RPL - DOC by sucarman

VIEWS: 4,926 PAGES: 13

									BAHAN AJAR:

DASAR DASAR PEMROGRAMAN
STANDAR KOMPETENSI: MENGGUNAKAN ALGORITMA PEMOGRAMAN TINGKAT DASAR KOMPETENSI DASAR: MENJELASKAN VARIAN DAN INVARIAN

Disusun Oleh: SUCARMAN sucarman@gmail.com

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

PELITA KARYA
Jln.Raya Borbok Desa Cicau Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Tahun 2009

Pendahuluan Latar belakang penulisan modul/bahan ajar ini lebih didasarkan kepada masih sedikitnya bahan ajar untuk SMK Jurusan RPL untuk semua mata pelajaran Produktif. Sebetulnya bukan tidak ada, namun materi-materi tersebut masih berserakan di ribuan artikel tentang rekayasa perangkat lunak baik yang berupa buku maupun CD. Bagi seorang Guru yang mempunyai waktu didepan computer relative lebih sedikit, mungkin akan kerepotan mencari bahan ajar yang sudah spesifik. Tujuan penulisan materi ini bukan karena kelebihan pengetahuan, melainkan sekedar “belajar menulis”, mudah-mudahan tulisan ini jadi pemicu bagi lahirnya modul-modul lain yang lebih berbobot yang bisa dipakai untuk kemajuan anak Bangsa. Penggunaan Bahasa Pemrograman dalam mempraktekan modul ini akan sangat bergantung kepada Latar Belakang Guru dalam menguasai Bahasa Pemrograman. Namun pada dasarnya semua bahasa pemrograman dapat dipakai. Bagi yang mempunyai “input” <baca:siswa> di daerah yang sudah maju, penggunaan VB, Delphi, Visual C++ akan lebih mudah dibanding di daerah yang siswanya masih awam computer. Dalam hal ini penulis menyarankan Program BASIC dan Pascal akan lebih gampang diserap dan dimengerti oleh para siswa pada level pemula. Program BASIC yang lebih kompatibel dengan OS Microsoft Windows adalah “Liberty Basic” yang dapat didownload secara free (Silver lisensi) di websitenya yakni http://www.libertybasic.com , sedangkan Pascal yang benar-benar Free adalah FreePascal yang bersifat open source dan free ware. Free Pascal ini juga merupakan bahasa pemrograman yang secara resmi dipakai untuk Olimpiade Komputer baik tingkat Nasional maupun Internasional. Tulisan ini disusun dan diramu dari berbagai sumber buku/artikel computer yang telah disesuaikan dengan kondisi anak-anak kelas X SMK, Contoh program sengaja didekatkan dengan mata pelajaran yang berkaitan dengan Pelajaran Matematika agar tercapai Match & Link dengan kehidupan mereka di sekolah. Akibat hal tersebut, mungkin banyak kemiripan tulisan ini dengan literature atau tulisan yang telah ada di tempat lain. Plagiat atau bukannya, kami serahkan kepada pembaca sekalian, Penulis sekedar ingin berbagi. Kritik, saran dan tanggapannya sangat dinanti demi perbaikan penulisan pada bahan ajar yang lain dimasa yang akan datang.

Penulis. TUJUAN Setelah mempelajari modul ini diharapkan siswa mampu:  konstanta dan tipe data  variabel dan konstanta  Mampu menerapkan tipe data yang tepat dan mampu menggunakannya dalam bentuk program computer yang sederhana 1. Data Variabel, konstanta dan tipe data adalah 3 hal yang selalu akan ditemukan ketika kita membuat program komputer. Bahasa pemrograman senantiasa memerlukan ketiga hal tersebut, baik bahasa pemrograman tingkat rendah, menengah maupun bahasa pemrograman tingkat tinggi. Oleh sebab itu kita harus benar-benar mengerti/paham serta mampu mengidentifikasi serta menggunakannya. Variabel, Konstanta dan Tipe Mampu membedakan Mengetahui variabel,

1.1.

Variabel Variabel adalah tempat dimana kita dapat mengisi dan mengosongkan nilainya, serta dapat dipanggil kembali saat dibutuhkan. Variabel terdiri dari dua bagian yaitu nama (identifier/identitas) dan nilai (value). Perhatikan contoh dibawah ini;
Identifier Nama NamaSekolah Jumlah Harga Nilai “Suryanto” “SMK RPL” 4500 250

= = = =

Pada contoh diatas; Nama, NamaSekolah, Jumlah dan Harga adalah nama variabel, sedangkan “Suryanto”, “SMK RPL”, 4500 dan 250 adalah nilai dari masing-masing variabel yang berada disebelah kirinya. Nilai nilai tersebut akan tersimpan dalam nama variabel masing masing, selama kita tidak merubahnya. Dalam beberapa pemrograman cara penulisan variabel bisa berbeda satu dengan lainnya tergantung dari aturan penulisan (syntax) yang berlaku bagi bahasa tersebut.

Selain syntax tersebut pada bahasa pemrograman yang lebih terstruktur maka variabel tersebut harus dinyatakan dahulu, yang dalam bahasa pemrograman dikenal dengan mendeklarasikan. Dalam Bahasa Pemrograman Turbo Basic, Basica atau GWBasic boleh saja variabel tidak dideklarasikan terlebih dahulu, namun pada pemrograman lainnya pendeklarasian variabel adalah syarat mutlak agar program tersebut berjalan. Tidak dideklarasikannya sebuah dan atau beberapa variabel akan menyebabkan “compiller” tidak mengenal identitas variabel tersebut sehingga compiller tidak melakukan proses kompilasinya. Seperti cara penulisan program, penulisan variabelpun mempunyai aturan masing-masing, namun secara umum yang berlaku pada hampir setiap bahasa pemrograman adalah:  Nama variabel harus diawali dengan huruf  Tidak mengandung spasi, sebagai penggantinya bisa dipakai underscore (_)  Tidak boleh mengandung karakter khusus yang biasa dipakai dalam operasi matematika komputer seperti : ., +, -, *, /, \, <, >, &, (,) dan lain-lainnya.  Tidak boleh menggunakan “key word”/kata kunci yang berlaku di bahasa pemrograman tersebut.  Boleh menggunakan kombinasi huruf dan angka, namun harus tetap diawali huruf.

Tabel 1. Contoh penamaan Variabel: BENAR Nama_Siswa XYZ123 RataRata Luas_Segi_Tiga Forklift AlasKaliTinggi SisiMiring SALAH Nama Siswa (mengandung spasi) 123XYZ ( diawali oleh angka) Rata-Rata ( ada tanda -) Luas Segi Tiga ( Mengandung Spasi) For ( key word/kata kunci bahasa pemrograman) Alas*Tinggi (ada character *) Sisi/Miring ( Mengandung tanda /)

2.

Konstanta

Konstanta adalah merupakan variabel yang nilainya tetap dan tidak bisa diubah. Jika Variabel nilainya tetap sepanjang program berjalan, maka sebaiknya didefinisikan sebagai konstanta saja. Jika kita melakukan perhitungan dengan menggunakan nilai phi (3,14159) maka sebaiknya phi diberlakukan sebagai konstanta yang mempunyai nilai tetap. Hal ini akan mempermudah pemanggilan nilai phi jika dibutuhkan, daripada mengulang-ulang penulisan 3,14159. Berikut ini contoh penggunaan variabel dan konstanta dalam Bahasa Basic (Liberty Basic) ;
'Program Menghitung Luas dan Keliling Lingkaran phi=3.14159 ' phi merupakan konstanta Input " Masukkan nilai jari-jarinya : "; R yang nilai ditentukan oleh user Luas= phi*R^2 ' Luas adalah variabel yang nilainya adalah hasil perkalian konstanta phi dengan variabel R Keliling=2*phi*R ' Keliling adalah variabel Print Print "Luas Lingkaran= ";Luas 'Nilai luas dipanggil untuk ditampilkan Print "Keling Lingkaran=";Keliling end 'R merupakan variabel

Jika Program ini dijalankan maka akan menampilkan :
Masukkan nilai jari-jarinya : 5 Luas Lingkaran= 78.53975 Keling Lingkaran=31.4159

Dari contoh sederhana diatas diharapkan dapat memahami persamaan dan perbedaan antara variabel dan konstanta, serta penggunaannya. Baik variabel maupun konstanta, ketika dipanggil dalam program akan memberikan nilai dari

variabel/konstanta tersebut, bukan namanya.

Konstanta adalah Variabel juga, namun mempunyai nilai yang tetap. Jika variabel sepanjang program tersebut mempunyai nilai yang tetap, sebaiknya diperlakukan / didefinisikan sebagai konstanta

3.

Tipe Data Tipe data adalah merupakan jenis data yang menjadi nilai variabel/konstanta yang dapat diolah oleh Komputer. Bahasa Pemrograman sebagian besar mengharuskan kepada kita untuk menentukan tipe data yang akan digunakan oleh variabel/konstanta. Pendefinisian tipe data yang baik dan tepat dapat lebih menguntungkan bagi programmer, karena:    Program dapat berkerja lebih efisien karena alokasi memory yang optimal. Program mempunyai kinerja yang lebih tinggi. Tingkat Presisi yang lebih baik terutama program program yang banyak menggunakan bilangan pecahan dengan digit dibelakang koma yang banyak. Secara umum pengelompokkan tipe data adalah sebagai berikut; 1. Tipe data Primitive 1.1. 1.2. 1.3. 2. Composite 2.1. 2.2. 2.3. 2.4. 2.5. Array Record Image Data Time Lainnya (sub.range, enumerasi, dll) Numeric Character Boolean

Tipe data primitive adalah tipe data dasar yang sudah tersedia dalam setip bahasa pemrograman, sedangkan komposit merupakan bentukan programmer yang diijinkan oleh bahasa pemrograman yang terdiri dari dua atau lebih data primitive.

Tipe data numeric

Digunakan pada varibel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk bilangan atau angka. Setiap bahasa pemrograman menyediakan tipe data numeric, namun ada beberapa perbedaan dalam jenis data numeric yang diakomodasinya. Data numeric terdiri dari Integer (bilangan bulat) dan float (bilangan pecahan), sedangkan floating itu sendiri bisa tipe data Single atau Double. Pengertian Single atau double dimaksudkan untuk membedakan presisi dalam bilangan pecahan. Dalam beberapa bahasa tertentu integerpun dikasifikasikan dengan single dan double, namun bukan presisi pecahannya melainkan range/jangkauannya saja yang lebih luas. Tipe data ini lebih dikenal dengan Short Integer dan Long Integer. Bahasa Pemrograman Pascal lebih merinci Tipe data sebagai berikut:

Diagram 1. Klasifikasi tipe data dalam Pascal

Sebelumnya telah disinggung bahwa pendeklarasian tipe data yang tepat dapat menimbulkan kinerja yang tinggi bagi sebuah program. Hal ini karena sumber daya terutama memori computer akan mengalokasikan jumlah memory yang berbeda untuk setiap tipe data yang kita deklarasikan. Semisal kita hanya akan melakukan operasi pada bilangan bulat, maka seharusnya kita deklarasikan bahwa variabel yang kita gunakan adalah variabel numeric dengan tipe integer.

Tabel 2. Bilangan Bulat/integer Tipe shortint integer byte word longint Jangkauan Nilai -128 ,….,……,……,127 -32768,….,….,….,….,32767 0,…..,……,……,255 0,….,…..,…..,65535 -2147483648,……,……,….., 2147483647 Ukuran Memory(Byte) 1 2 1 2 4

Tabel 2. Bilangan real Tipe real single double Jangkauan Nilai 2,9 x 10-39 …………..1,67 x 1038 1,5 x 10-45………….3,4 x 1038 5,0 x 10-324……1,7 x 10308 Ukuran Memory(Byte) 6 4 8

Berikut ini contoh dalam Bahasa Pascal tentang penggunaan variabel yang bertipe data numeric real;
program program_1; uses wincrt; var panjang,lebar,luas:real; begin clrscr; panjang:=10; lebar:=5; luas:=panjang*lebar; writeln (luas:4:2); readln; end.

Jika program tersebut disalin dengan benar, kemudian dijalankan/run/compile, maka pada layar akan tercetak angka 50,00. Angka ini adalah hasil perkalian antara variabel/konstanta panjang (10) dengan variabel/konstanta lebar (5) yang disimpan dalam variabel luas (5 x 10). Untuk bahan praktek silahkan ganti-ganti deklarasi variabelnya dengan tipe data yang lain, kemudian amati proses kompilasinya serta hasil besaran file executablenya. Character Seperti halnya numeric, character (char) merupakan tipe data yang banyak digunakan dalam pemrograman. Dalam beberapa bahasa pemrograman character atau char sering disebut string. String sebenarnya adalah bentuk array/larik sederhana (satu dimensi) dari beberapa aray. Tipe data string dapat menampung teks apapun, selama teks tersebut diapit oleh tanda (“…….”) atau („………‟).

Perhatikan contoh berikut ini:
program KonstantaString; uses wincrt; const nama='Amir '; sedang='sedang makan pisang'; tempat=', di kantin belakang sekolah.'; begin clrscr; writeln (nama,sedang,tempat); readln; end. Jika program tersebut dijalankan maka pada layar akan tercetak;

Amir sedang makan pisang, di kantin belakang sekolah. Setiap teks yang diapit dengan tanda („…‟) akan dianggap satu nilai. Sekali mlagi diingatkan bahwa penandaan „…‟ dalam beberapa bahasa pemrograman digantikan oleh “….”.

Boolean

Tipe data Boolean digunakan untuk menyimpan nilai Salah atau Benar (True/False). Nilai Boolean “0” dianalogikan sebagai “False” sedangkan selain Nol (biasanya 1) dianggap sebagai nilai yang “True”. Type Data ini banyak dipergunakan melakukan pengujian suatu kondisi untuk pengambilan keputusan pada struktur pencabangan dengan IF….THEN atau IF…THEN….ELSE.

Array Array atau dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai larik, adalah suatu tipe data yang sudah terstruktur dengan baik, meskipun masih dalam bentuk yang sederhana. Array mampu meyimpan sejumlah data dengan tipe yang sama. Contoh array dalam pelajaran Matematika adalah Matriks. Pengertian tentang arraya dan penggunaannya akan dibahas dalam materi lain masih dalam modul ini juga.

Record atau Struct Adalah merupakan tipe data yang terstruktur dan dapat menampung nilai dari berbagai tipe data (heterogen). Istilah Struct dikenal dalam bahasa pemrograman C++ sedangkan record dikenal dalam bahasa Delphi/Pascal/VB. Dalam suatu array kita hanya bisa menampung sejumlah data yang berjenis sama, misalnya; integer semua. Sedangkan dalam record kita bisa menampung beberapa data yang mempunyai tipe data yang berbeda; Sebagai ilustrasi, misalnya kita akan mendeklarasikan sebuah variabel dengan tipe data record, yang diberi nama DaftarSiswa dengan Turbo Pascal; program DaftarSiswa; uses wincrt;
Type NamaSiswa=record Nama_Siswa: String; Alamat : String ; Usia : Integer; End; begin clrscr;

writeln ('Contoh pendeklarasian Record dalam Turbo Pascal') ; writeln writeln writeln writeln readln; end. ('NamaSiswa=record'); ('Nama_Siswa: String'); ('Alamat : String') ; ('Usia : Integer');

Image Adalah tipe data grafik. Image dikenal sebagai type data grafik untuk menyimpan photo, gambar, video atau Graphik. Dalam bahasa pemrograman modern (saat ini) dukungan terhadap type data ini sangat diperhatikan dan sudah mendapat dukungan yang sangat baik. Type data ini sangat besar menggunakan memory, sehingga ukuran file dan programnyapun menjadi sangat besar. Penggunaan Image juga sangat membutuhkan Kartu Grafik yang baik dan layar yang beresolusi tinggi. Namun demikian kita tidak perlu khawatir mengingat peralatan (peripheral) computer saat ini sudah sangat mendukung untuk menampilkan data grafis.

Date Time Tipe data Date Time merupakan tipe komposit karena merupakan bentukan dari beberapa tipe data. Tipe data time bisa dipergunakan untuk menyimpan nilai dalam format tanggal maupun waktu

Subrange Tipe data ini merupakan data bilangan yang mempunyai range (jangkauan). Jangkauan bilangan biasanya didefinisikan minimum dan maksimumnya, dimana besaran nilainya tergantung dari programmer itu sendiri.Tipe ini sangat didukung oleh bahasa pemrograman Delphi.

Contoh mendefinisikan tipe data subrange dan mendeklarasikannya, dalam bahasa Pascal (Turbo Pascal);
program SubRange; uses wincrt; Type

batasUsia=20..48; RentangTahun= 1960..1989; Var Indeks:batasUsia; Tahun:RentangTahun; Begin Writeln('Cara definisi data SubRange'); end.

Object Type data object digunakan untuk menyimpan nilai atau untuk menjalankan program/sebagian program, terutama yang berhubungan dengan objek objek yang disediakan oleh bahasa pemrograman berbasis GUI (Graphic User Interface) semisal VB, Delphi, Visual C, dll. Sebagai ilustrasi, berikut ini tampilan hasil dari sebuah program sederhana yang dibuat dengan Visual Basic 6.00; Jika kita mengisikan nilai pada diameter tabung dan Tinggi Tabung, maka ketika kita meng “klik” tombol HITUNG, maka Program akan melakukan perhitungan Volume Tabung, yang hasilnya akan ditampilkan pada kotak yang tersedia pada kolom Volume Tabung. Nah Tombol HITUNG dan EXIT

dianggap sebagai Object, dimana kalau di- klik, akan menjalankan perintah/program selanjutnya yang telah kita definisikan sebelumnya. Program ini akan terus berjalan sampai kita menekan tombol EXIT. Langkah yang dilakukan computer pada saat kita menekan tombol HITUNG dan EXIT sangatlah sederhana, adalah sebagi berikut: Ketika tombol HITUNG ditekan:
Private Sub Command2_Click()

Volume = 0.7854 * Text1 ^ 2 * Text2 Text3 = Volume End Sub

Sedangkan pada saat tombol EXIT ditekan, kita memerintah computer untuk menghentikan programnya dan keluar dari program dengan perintah;
Private Sub Command1_Click() End End Sub


								
To top