Docstoc

katalog buku coreldraw 12

Document Sample
katalog buku coreldraw 12 Powered By Docstoc
					            Katalog Buku
           CorelDraw 12
    ©Jubilee Enterprise &
PT Elex Media Komputindo
Selamat Datang!

         Apa kabar pembaca setia buku-buku produksi Jubilee
         Enterprise yang berbahagia…!
         Sejak tahun 2004 sampai 2006, kami telah merancang
         banyak sekali buku bertema CorelDraw yang semuanya
         diterbitkan oleh PT Elex Media Komputindo. Beberapa di
         antaranya mungkin sudah menempati posisi strategis di
         dalam rak-rak buku Anda.
         Memang, dunia CorelDraw sangat menarik untuk diikuti.
         Agar Anda dapat mengenal naskah produksi kami yang
         berhubungan dengan CorelDraw, maka mulai tahun 2006
         ini, kami akan membuat katalog buku-buku produksi kami
         yang dapat Anda lihat, pelajari, dan—harapan kami—
         memikat Anda untuk membelinya.
         Kami telah berusaha keras menghadirkan buku-buku
         CorelDraw yang kreatif, unik, dan original. Berkat dukungan
         Anda dengan membeli buku-buku karangan kami, Jubilee
         Enterprise bisa tetap eksis hingga saat ini dan terus akan
         mengembangkan naskah-naskah terbaik sekuat hati kami.
         Semoga katalog ini berkenan di hati Anda dan dapat
         menginspirasi Anda semuanya. Akhir kata, selamat
         membaca buku-buku CorelDraw yang telah kami rancang
         dengan semangat tinggi!


         Gregorius Agung
         Founder, Director
         Jubilee Enterprise
         Yogyakarta

                                                                  2
 Kreasi Logo
      dengan
CorelDraw12
  Jubilee Enterprise (2006)




                          3
4
2
Logo SCTV




Dibanding logo sebelumnya, logo SCTV yang baru ini cenderung lebih
simpel. Hanya tulisan dan motto, plus lingkaran kecil yang ada di sudut
kiri atas saja. Logo ini menjadi tampak menarik karena adanya
permainan warna gradasi yang menguasai seluruh logo. Agar lebih
cantik, kami berinisiatif untuk menciptakan efek bayangan teks di sisi
kanan pada kanvas.
                                                                          5
Logo SCTV ini telah siap untuk dibuat. Coba Anda ikuti deret langkah-
langkah di bawah ini.
11.. Siapkan sebuah kanvas—atau kertas—baru untuk menampung logo
      SCTV yang kaya warna ini.
2.. Awalnya, kita hanya memanfaatkan sebuah teks saja karena logo ini
2
     memang didominasi oleh keberadaan teks alih-alih bentuk bangun
     dasar. Kliklah Text Tool.
3.. Ketiklah teks “SCTV” di dalam kertas itu.
3
            a. Ada banyak jenis font yang bentuknya menyerupai logo
               asli perusahaan TV swasta ini. Tapi kami menemukan,
               bentuk font Myriad-Bold mirip dengan logo aslinya.




                    Gambar 2.1. Bentuk Awal Logo SCTV

4.. Karena huruf-huruf di atas akan diedit satu demi satu—saling
4
     berbeda—maka kita akan memecahnya menjadi huruf-huruf yang
     tidak terkait satu dengan lainnya. Klik Arrange > Break Artistic Text.




                                                                         6
                 Gambar 2.2. Memilih Break Artistic Text

5.. Tugas Anda berikutnya adalah memilih Pick Tool.
5
6.. Kini, seret huruf-huruf itu ke arah kiri sehingga berdempetan satu
6
     dengan lainnya.




     Gambar 2.3. Menggeser Huruf Demi Huruf Agar Saling Berdempetan

7.. Seleksi huruf “T” dan “V” dengan cara menjaringnya. Gunakan Pick
7
     Tool untuk menjaring kedua huruf itu.


                                                                      7
                  Gambar 2.4. Menyeleksi Huruf “T” dan “V”

8.. Awalnya, teks itu adalah sebuah teks yang susah untuk dimodifikasi
8
     bentuknya. Agar bisa dimodifikasi, seperti langkah yang telah kita
     pelajari di bab lalu, teks itu harus diubah ke kurva terlebih dulu. Klik
     Arrange > Convert to Curve.
9.. Dempetkan garis-garis yang saling bersinggungan pada huruf “T” dan
9
    “V” itu menggunakan Weld          .
110.. Jika huruf “T” dan “V” sudah saling berdempet, lakukan hal yang
  0
       sama untuk huruf “S” dan “C”.
             a. Gunakan teknik yang telah kita pelajari di atas. Lihat
                screenshot berikut ini yang menunjukkan huruf “S” dan
                “C” telah menyatu.




         Gambar 2.5. Huruf “S” dan “C” yang Menempel Menjadi Satu

                                                                           8
111.. Kita akan mewarnai logo “SCTV” ini terlebih dulu. Mengingat huruf
       “SC” dan “TV” memiliki corak warna yang berbeda, maka kita
       seleksi dulu huruf “TV” dengan menggunakan Pick Tool.




             Gambar 2.6. Penggabungan Huruf “TV” untuk Diwarnai

112.. Kliklah Fill Tool.
  2
113.. Dari sederet model pewarnaan yang telah disediakan, pilihlah
  3
      Fountain Fill.
114.. Setelah Anda berada di dalam Fountain Fill Dialog, lakukan
  4
       penyetingan seperti point-point di bawah ini.
              a. Type             : Linear
              b. Angle            : 144
              c.   Warna          : Blue, Sky Blue, dan Blue




                                                                     9
                  Gambar 2.7. Kotak Dialog Fountain Fill

115.. Tekanlah tombol OK.
  5
116.. Setelah itu, lakukan hal yang sama dengan menggunakan pola gradasi
  6
       seperti di atas. Berikut hasilnya.
            a. Walaupun warna gradasinya sama, namun karena huruf
               “SC” dan “TV” berdiri sendiri-sendiri maka warna untuk
               keduanya akan tertata apik.




               Gambar 2.8. Huruf “SC” yang telah Diwarnai



                                                                     10
117.. Kita akan menggambar lingkaran di sisi kiri atas. Awali prosesnya
  7
       dengan mengklik Ellipse Tool.
118.. Gambarlah sebuah lingkaran di ujung kiri atas pada huruf “S”.
  8
             a. Untuk ukurannya, buat agar sebesar 3,052cm.
             b. Usahakan agar lingkaran itu memiliki jari-jari yang sama.
                Saat membuat, tekan tombol Ctrl agar lingkaran itu tidak
                penyot.




          Gambar 2.9. Bentuk Lingkaran di Ujung Kiri Atas Huruf “S”

119.. Lingkaran ini—seperti logo aslinya—memiliki warna kuning yang
  9
       dipoles secara gradasi. Bagaimana membuatnya? Klik Fill Tool.
20.. Pilih Fountain Fill Dialog.
20
211.. Pewarnaan gradasinya diatur sebagai berikut:
2
             a. Type               : Radial
             b. Horizontal         : 32
             c.   Vertical         :3

                                                                      11
           d. From              : Hot Pink
           e. To                : Yellow
           f.   Mid-Point       : 53




            Gambar 2.10. Sesi Pembuatan Warna Gradasi Linear

22.. Tekan tombol OK.
22
23.. Ciptakan sebuah motto di bawah logo SCTV itu, “Satu Untuk Semua”
23
      yang digarap menggunakan Text Tool.
           a. Ketik dengan huruf kapital semuanya.
           b. Pakai font Interstate-Bold




                   Gambar 2.11. Motto di Bawah Logo



                                                                  12
24.. Logo utama televisi stasiun swasta ini sebenarnya sudah selesai
24
     dibuat. Namun, agar tampak lebih manis, kita ciptakan variasi-
     variasi tambahan. Klik Rectangle Tool.
25..Sketsa sebuah persegi empat melingkupi seluruh logo yang telah kita
25
     ciptakan sebelumnya.
             a. Ukuran persegi empat itu kira-kira sebesar 15,813cm x
                8,405cm.
             b. Letakkan di bagian paling belakang terhadap objek-objek
                lainnya yang sudah ada di situ. Pakai metode Arrange >
                Order > To Back.




         Gambar 2.12. Persegi Empat di Belakang Logo-Logo Lainnya

26.. Duplikat huruf “SC” dan perbesar dengan metode klik dan drag
26
     menggunakan Pick Tool.
27..Putarlah ia dan letakkan ia di sisi kanan.
27



                                                                    13
                   Gambar 2.13. Menduplikat Huruf “SC”

28..Buat bentuk bangun persegi seperti pada contoh di bawah ini.
28
            a. Untuk membuatnya, bisa gunakan Bezier Tool.
            b. Pastikan huruf “C” dan “S” yang keluar dari kotak utama
               yang telah kita rancang lebih kecil dibanding bangun
               persegi yang kita gambar di atas.




          Gambar 2.14. Bentuk Bangun Menutup Huruf “S” dan “C”

                                                                   14
29.. Seleksi huruf “SC” dan bangun persegi itu.
29

30.. Lalu, gunting dengan mengklik icon Back Minus Front
30                                                               .
311.. Klik kotak luar tersebut.
3
32.. Beri warna dessert blue dengan mengklik warna tersebut di kotak
32
      warna.
33.. Selanjutnya, pilih Interactive Transparency Tool.
33
              a. Tarik garis dari kanan ke arah kiri. Berhentilah tepat di
                 tengah-tengah logo untuk menghasilkan kreasi seperti ini.




                 Gambar 2.15. Menarik Garis dari Kanan ke Kiri

34.. Tugas terakhir adalah, hilangkan garis outline yang membentu huruf
34
      “SC” dengan mengklik kanan warna None.
35.. Setelahnya, beri warna huruf itu dengan rumus RGB masing-masing
35
      135, 166, dan 197. Ini akan menghasilkan warna biru muda.
36.. Gagahkan huruf itu dengan menggunakan Interactive Transparency
36
     Tool.
                                                                       15
           Gambar 2.16. Membuat Teks Tampak Lebih Menarik



CATATAN KECIL
Logo ini kami buat serealistis     Tulisan “SC” yang dibuat
mungkin, mendekati wujud           transparan di sisi kanan pada
aslinya. Memang jenis font yang    intinya hanya berfungsi sebagai
dipakai tidak menjamin bahwa       penghias semata. Apabila Anda
karya tersebut 100% identik.       ingin membuat kop surat,
Tetap saja, kita harus berusaha    misalnya, maka efek kabur
untuk memadukan font-font          tersebut bisa Anda manfaatkan.
yang ada dengan gambar             Tapi kalau untuk stempel, lebih
aslinya.                           baik tidak perlu melibatkan efek
                                   itu.




                                                                      16
Kreasi Brosur
       dengan
CorelDraw 12
   Jubilee Enterprise (2006)




                          17
18
19
1
Brosur Anime




       Inspirasinya muncul ketika kami melewati
       toko penjual CD game dan playstation.
       Karena sebagian permainan elektronik itu
       berasal dari Jepang dan negara Asia lain
       yang berada di sekitarnya, maka tokoh-
       tokoh yang ada di dalam brosur juga
       sebagian besar menggunakan karakter
       Jepang dan negara Asia, alih-alih model
       karakter barat yang cenderung lebih serius.
       Kita menempatkan brosur anime ini
       sebagai langkah awal dalam buku ini
       mengingat mudahnya pembuatan brosur
       seperti ini.

                                               20
Berikut langkah-langkah pembuatan brosur Anime tersebut:
1. Luncurkan CorelDraw 12 sampai Anda siap dengan sebuah kanvas
   baru.
2. Klik Rectangle Tool yang ada di toolbox.
3. Setelah itu, gambarlah sebuah persegi empat di dalam kanvas.
       •   Agar menarik, atur ukuran persegi empat itu kira-kira
           berukuran 12cm x 16cm.




            Gambar 1.1. Sebuah Persegi Empat di dalam Kanvas

4. Kita akan menciutkan sisi-sisi persegi empat itu, tepatnya di bagian
   kanan dan kiri, persis seperti bentuk pipi orang tua yang sudah
   kempot. Agar terwujud, aktifkan Interactive Envelope Tool

                          .

                                                                    21
5. Agar melengkung, gunakan Shape Tool dengan mengklik tool ini di
    dalam toolbox.
6. Klik dan drag titik yang ada di sisi kiri-tengah dan juga kanan-tengah,
    masing-masing ke arah dalam.




            Gambar 1.2. Sisi-Sisi Persegi Empat yang Masuk ke Dalam

7. Mari kita warnai terlebih dulu. Untuk urusan pewarnaan, serahkan

    pada Fountain Fill Dialog                            .
8. Anda akan masuk ke dalam Fountain Fill. Pakai setting warna di
    bawah ini:
        •     Angle        : 90
        •     From         : pastel blue
        •     To           : white
                                                                       22
       •   Mid-Point : 36




             Gambar 1.3. Isian di Kotak Dialog Fountain Fill

9. Tekan tombol OK untuk mengisikan warna gradasi itu langsung ke
   dalam objek brosur.
10.    Pakailah Pick Tool untuk proses berikutnya.
11.   Perkecil bentuk bingkai brosur di atas dengan menggunakan
   metode klik dan drag ke arah dalam. Sesudah itu, klik tombol kanan
   mouse dan objek ini pun akan tergandakan.
12.    Untuk jarak keduanya, pakailah selisih sebesar 0,5cm.




                                                                  23
       Gambar 1.4. Menggandakan Bentuk Brosur Agar Lebih Kecil

13.   Pastikan bentuk bagian dalam yang saat ini terseleksi.
14.   Kalau sudah, klik warna white sehingga bagian dalam brosur itu
  tergantikan dengan warna putih.
15.  Untuk warna outline-nya, klik tombol kanan mouse pada pale
  purple sehingga ia tergantikan dengan warna ungu.




      Gambar 1.5. Bentuk Brosur yang Tengahnya Berwarna Putih

                                                                 24
16.   Tekan tombol Ctrl+I untuk meng-import gambar karakter
  kartun anime ke dalam kanvas.
17.  Cari gambar seperti terlihat pada ilustrasi di bawah ini di dalam
  CD yang telah disediakan. Jika sudah ditemukan, masukkanlah ia
  dengan cara mengklik di tempat ia akan ditaruh.




      Gambar 1.6. Tampilan Karakter Kartun Anime di dalam Brosur

18.   Kalau Anda sudah tahu prinsip-prinsip memasukkan gambar ke
  dalam brosur, lakukan langkah-langkah serupa untuk menyisipkan
  gambar-gambar lainnya.
19.   Atur posisi tiap-tiap gambar agar tidak saling berbenturan dan
  sediakan ruang lega untuk teks yang nanti akan kita masukkan.




                                                                   25
      Gambar 1.7. Brosur yang telah Dipenuhi oleh Gambar-Gambar

20.   Masukkan pula logonya ke sudut kanan bawah pada brosur
  (biasanya, logo diletakkan di pojok-pojok brosur).




          Gambar 1.8. Memasukkan Logo ke dalam Pojok Brosur

21.   Kita akan memasukkan teks ke dalam brosur. Kliklah Text Tool
      .


                                                                  26
22.   Ketikkan alamat perusahaan yang me-release brosur tersebut.
  Biasanya, teks itu diletakkan di bawah logo perusahaan.




                Gambar 1.9. Alamat di dalam Brosur

23.  Jika Anda melihat ada bagian-bagian yang kosong, lebih baik
  masukkan gambar ke tempat itu agar brosur tersebut terkesan ramai.




          Gambar 1.10. Mengisi Kekosongan di dalam Brosur

24.  Ramaikan dengan tulisan-tulisan tambahan, bisa tulisan tentang
  produk, motto, atau lainnya.
25.    Agar meriah, beri warna yang berbeda untuk masing-masing
  tulisan. Lihat ilustrasinya di bawah ini.



                                                                 27
    Gambar 1.11. Brosur yang Penuh dengan Tulisan




Hasil Jadi…!



                                                    28
        Kreasi
    Undangan
       dengan
CorelDraw 12
    Jubilee Enterprise (2006)




                           29
30
2
Undangan Pesta Emas




        Di latihan kedua ini, kita mengambil
        tema yang biasanya sangat langka
        terjadi. Acara yang kita pilih adalah
        pesta emas, yaitu pesta untuk
        menyambut 50 tahun usia pernikahan
        yang dijalani oleh sepasang suami istri.
        Mengapa langka? Karena biasanya
        jarang yang bisa mencapai usia
        pernikahan selama ini.
        Oleh karena itulah, kami bertekad untuk
        menghadirkan sebuah contoh undangan
        yang mengambil tema tentang pesta emas
        ini, yaitu pesta 50 tahun usia
        pernikahan.

                                             31
Bentuk kertas undangan pesta emas di atas memang cukup unik karena
tidak sekedar lurus-lurus saja. Mari kita ikuti deretan langkah di bawah
ini untuk pembuatannya:
1. Siapkan kertas atau kanvas baru dengan menggunakan CorelDraw 12.
2. Klik Rectangle Tool.
        •   Buat gambar persegi empat di dalam kertas.
        •   Ukuran persegi empat itu kira-kira sebesar 17 x 17cm.




    Gambar 2.1. Buat Persegi Empat untuk Mengawali Proses Pembuatan
                         Undangan Pesta Emas Ini

3. Kita akan memotong tepi-tepi kertas mengikuti pola sebuah ellipse.

    Klik Ellipse Tool     .
4. Selanjutnya, lakukan tahapan berikut ini.
                                                                      32
        •   Buat sebuah ellipse yang mengenai sisi atas persegi empat.
        •   Ukuran ellipse itu kira-kira sebesar 6 x 1,5cm.




               Gambar 2.2. Ellipse di Sisi Atas Persegi Empat

5. Aktifkan Pick Tool.
6. Gandakan ellipse itu dengan menyeretnya ke arah kanan. Metodenya
   adalah klik dan drag.
        •   Lantas, sembari menekan tombol kiri mouse, tekan tombol
            kanan mouse untuk menggandakannya.
        •   Jika terlalu beribet, cukup tekan tombol Ctrl+D.




             Gambar 2.3. Menggandakan Ellipse ke Arah Kanan

7. Seleksi dua buah ellipse itu. Klik sambil menekan tombol Shift, inilah
    cara tercepat untuk menyeleksi lebih dari satu objek.




                                                                         33
            Gambar 2.4. Menyeleksi Dua Buah Ellipse Sekaligus

8. Gandakan dan taruh ke arah bawah.




        Gambar 2.5. Dua Buah Lingkaran Digandakan ke Arah Bawah

9. Seleksi lagi dua buah lingkaran di bawah hasil penggandaan tersebut.
    Anda bisa pakai metode seleksi yang lain, misalnya dengan mengklik
    Pick Tool dan menjaring seluruh objek yang akan diseleksi.




      Gambar 2.6. Menyeleksi Menggunakan Metode Penjaringan Objek

10. Duplikat lagi dan geserlah ke tengah-tengah persegi empat.

                                                                    34
 Gambar 2.7. Menggandakan Dua Buah Ellipse dan Meletakkannya ke Tengah-
                               Tengah

11. Putar dua buah lingkaran atau ellipse di atas.
         •   Cara lain untuk memutar adalah dengan memasukkan angka
             derajat tertentu ke kotak Angle of Rotation. Misalnya 90

             derajat ke kotak itu                    .
12. Tarik ke samping kiri mengenai garis bagian tepi persegi empat itu.




               Gambar 2.8. Meletakkan Kedua Ellipse di Sisi Kiri

13. Seleksi dua ellipse yang ada di sisi kiri itu.

                                                                          35
               Gambar 2.9. Menyeleksi Lagi Ellipse Bagian Kiri

14. Gandakan dan letakkan ia ke sisi kanan pada persegi empat.




      Gambar 2.10. Kini, Semua Sisi Persegi Empat Sudah Diberi Ellipse

15. Pilih Pick Tool.
16. Potonglah persegi empat itu berdasarkan bentuk dari ellipse tool.

                                                                         36
        •    Pertama-tama, jaringlah seluruh objek dengan menggunakan
             Pick Tool.




  Gambar 2.11. Menjaring atau Menyeleksi Seluruh Objek yang Pernah Kita
                           Gambar Sebelumnya


        •     Tekan icon Back Minus Front       .
17. Maka akan dihasilkan gambar seperti ilustrasi di bawah ini.




            Gambar 2.12. Bentuk Persegi Empat yang Sudah Dipotong
                                                                          37
18. Klik Rectangle Tool.
19. Buatlah persegi empat berukuran kira-kira 12,3 x 12,3cm untuk
     membentuk persegi empat sama sisi.
20. Letakkan di tengah objek sebelumnya.




      Gambar 2.13. Persegi Empat di Tengah-Tengah Objek Sebelumnya

21. Kita warnai objek bagian luar. Kliklah ia.




                 Gambar 2.14. Menyeleksi Objek Bagian Luar
                                                                     38
22. Pilih Texture Fill Dialog                                 .
23. Pakai pengaturan seperti di bawah ini:
        •      Texture Library      : Styles
        •      Texture List         : Rings Hard 2C
        •      Shade                : Gold




                       Gambar 2.15. Pengaturan Texture Fill

24. Klik OK.
25. Sekarang, pilih persegi empat yang ada di tengah dan pilihlah warna
     putih. Hasil secara keseluruhan pada dua objek itu adalah seperti
     gambar di bawah ini.




                                                                    39
          Gambar 2.16. Warna Kertas Undangan Sampai Saat Ini

26. Kita akan beri hiasan di tiap-tiap ujung kertas undangan
     menggunakan fitur karakter yang ada di CorelDraw 12.
      •   Klik Text > Insert Character.




                 Gambar 2.17. Pilihlah Insert Character

      •   Di bagian Font pilihlah font wingdings 2.


                                                               40
        •   Pilih model karakter yang ditampilkan seperti gambar di
            bawah ini.




                 Gambar 2.18. Pilih Karakter Tengah Bawah

27. Letakkan di setiap sisi dengan arah yang berbeda-beda.
28. Kemudian, beri warna putih.




            Gambar 2.19. Karakter di Tiap Sudut Kertas Undangan



                                                                  41
29. Kita akan menghadirkan objek-objek bunga di tempat-tempat

    tertentu. Klik Artistic Media Tool                       .

30. Pilih jenis Sprayer    .
31. Kemudian, pilihlah jenis sprayer seperti contoh gambar di samping

    ini                   .
32. Goreskan di sisi kanan atas pada objek.




          Gambar 2.20. Objek Bunga Lewat Fitur Artistic Media Tool

33. Pilih jenis gambar daun ginko. Lihat tampilan di samping
                      .
34. Oleskan di sisi kiri bawah. Lihat wujudnya pada gambar di bawah ini.




                                                                      42
             Gambar 2.21. Pengolesan Daun Ginko di Bawah

35. Lantas, Anda bisa memasukkan foto utama ke dalam undangan.
       •   Apabila Anda ingin meletakkan foto yang merayakan pesta
           emas, taruhlah di tengah namun dengan opacity (tingkat
           transparansi) yang rendah sehingga tampak kabur.




      Gambar 2.22. Foto Utama di Tengah dalam Tampilan yang Kabur
                                                                    43
       •   Sedangkan foto kedua yang berukuran lebih kecil bisa tampak
           lebih jelas. Taruh di sisi kiri atas.
       •   Untuk memasukkan foto-foto itu, gunakan teknik Import
           dengan mengklik Ctrl+I seperti biasa.




              Gambar 2.23. Foto yang Ada di Sisi Kiri Atas

36. Kita akan memasuki sesi penulisan materi undangan. Awalnya, kita
     akan menulis di dalam undangan itu bahwa ini adalah acara pesta
     emas. Buat tempatnya terlebih dulu.
       •   Klik Rectangle Tool dan buatlah persegi empat panjang
           berukuran cukup.




              Gambar 2.24. Persegi Empat Berukuran Cukup



                                                                   44
        •    Ubah angka di Rectangle Corner Roundness masing-masing

             menjadi 90                          .
        •    Letakkan di sisi bawah pada objek undangan.




              Gambar 2.25. Meletakkan Objek di Bawah-Tengah

37. Warnai        dengan          mengklik   Fountain      Fill     Dialog

                                      .
38. Spesifikasi warna fountain fill dapat Anda pakai setting di bawah ini.
        •    Type          : Linear
        •    Angle         : 90
        •    From          : Deep Yellow
        •    To            : White




                                                                         45
                   Gambar 2.26. Pengaturan Fountain Fill

39. Tekan tombol OK.
40. Pilih Pick Tool dan klik serta drag objek kapsul itu ke arah dalam lalu
     tekan tombol kanan mouse untuk menggandakannya.




           Gambar 2.27. Menggandakan Objek Menjadi Lebih Kecil

41. Taruh objek yang lebih kecil hasil dari duplikasi itu di tengah-tengah
     kapsul yang lebih besar.


42. Klik Mirror Button       bagian bawah untuk memutarnya.



                                                                        46
        Gambar 2.28. Bentuk Objek Setelah Diwarnai dan Digandakan

43. Letakkan teks di atas tempat itu.
        •   Klik Text Tool dan pakai font AdineKirnberg seperti ini




                                           .
        •   Ketikkan teks “Pesta Emas”
        •   Taruh teks itu di dalam kapsul yang telah kita rancang
            sebelumnya.




              Gambar 2.29. Teks “Pesta Emas” di dalam Kapsul

44. Tambahkan teks “50th” di bawah teks sebelumnya dengan jenis font
     yang sama.

                                                                    47
           Gambar 2.30. Teks “50th” di Bawah Teks “Pesta Emas”

45. Ketik teks “Undangan” dengan jenis font Arenski (ukuran kira-kira
     30pt).
46. Letakkan di sisi kanan atas pada undangan dan beri warna magenta.




             Gambar 2.31. Teks “Undangan” di Sisi Kanan Atas


47. Klik Artistic Media Tool    .

48. Pilih jenis Preset         dan ambil bentuk coretan seperti ini
                    .
49. Goreskan di bawah teks “Undangan” dan ubah warnanya menjadi
    Magenta.

                                                                        48
              Gambar 2.32. Coretan di Bawah Teks “Undangan”


50. Pilihlah Text Tool    .
51. Buatlah kotak teks tempat Anda menuliskan paragraph text.




      Gambar 2.33. Kotak Teks Tempat Kita Merancang Paragraph Text

52. Gunakan font Arenski dengan ukuran 13pt.
53. Ketikkan teks pembukaan pada undangan.




               Gambar 2.34. Teks Pembukaan pada Undangan

                                                                     49
54. Ubahlah perataan teks itu ke tengah dengan mengklik Center di
    dalam horizontal alignment.




                  Gambar 2.35. Memilih Perataan Tengah

55. Klik tombol kanan mouse dan pilih Convert to Artistic Text.
56. Ketikkan teks-teks tambahan di bawah ini.
        •   Tulis tempat, tanggal, waktu, dan acara di dalam undangan
            menggunakan font dan perataan yang sama.




                Gambar 2.36. Ketikkan Informasi Acaranya

        •   Tutup dengan ucapan terima kasih dan nama si pengundang.

                                                                   50
       Gambar 2.37. Ketikkan Teks Penutupnya




Hasil Jadi…!




                                               51
   Trik Cepat
Desain 3D dgn
 CorelDraw12
    Jubilee Enterprise (2006)




                           52
53
                                                                             3
                                       Objek Jam Weker




Objek tiga dimensi kedua yang akan kita rancang adalah jam weker. Model jam
weker biasanya klasik dan memiliki banyak sekali asesoris. Itulah mengapa kita
memilihnya dan bukan menunjuk jam dinding masa kini yang biasanya
didominasi oleh bentuk persegi empat yang kaku dan biasa-biasa saja. Pada latihan
kali ini, kita akan menciptakan efek-efek cahaya yang dominan di bagian
logamnya. Karena disorot dari depan dan sifat logam adalah memantulkan, maka
kita harus memperhitungkan sorot cahaya yang mengarah ke logam jam weker itu.

Membuat Badan dan Lonceng Jam Weker
Kita mulai dari ritual awal dimana objek yang ada di bagian paling atas selalu
dibuat terlebih dulu dan baru bagian bawahnya. Kita akan merancang bodi jam
weker dan lonceng jam yang kita buat seolah-olah menyerupai sebuah logam yang
memantulkan cahaya.
Berikut deretan langkah-langkah pembuatannya:



                                                                              54
1.   Kita akan ciptakan lingkaran terlebih dulu dengan mengaktifkan Ellipse Tool

           .
2.   Rancanglah sebuah lingkaran. Klik dan drag untuk melakukan hal tersebut.
     Jangan lupa, lakukanlah sambil menekan tombol Ctrl agar ukuran lingkaran
     itu sama di setiap sisinya.
3.   Akhirnya, Anda akan memiliki sebuah lingkaran di dalam kanvas.




                  Gambar 3.1. Bentuk Lingkaran di dalam Kanvas

4.   Agar ukurannya sama dengan yang terilustrasi pada gambar di atas, ubahlah
     besarnya lingkaran itu sampai berukuran 7,3 cm              .
5.   Gandakan lingkaran itu sehingga ada 2 buah lingkaran di dalam kanvas.
6.   Untuk lingkaran hasil duplikasi tersebut, kecilkanlah dan letakkan di tengah-
     tengah lingkaran yang berukuran lebih besar.




                  Gambar 3.2. Lingkaran Kedua yang Lebih Kecil




                                                                               55
7.   Untuk lingkaran hasil duplikasi itu, aturlah agar berukuran 6 cm

                .
8.   Kita cukupkan terlebih dulu untuk jam wekernya. Sekarang, kita akan

     membuat loncengnya. Gunakan Rectangle Tool          yang ada di toolbar.
9.   Buat persegi empat dan letakkan di sisi kanan atas pada lingkaran yang telah
     kita buat sebelumnya.




                     Gambar 3.3. Lingkaran di Sisi Kanan Atas

10. Klik Rectangle Corner Roundness sampai tertulis angka 90 di bagian itu. Ini
    akan membuat sudut persegi empat menjadi lebih tumpul

                               .
11. Putarlah objek itu seperti ilustrasi di gambar berikut ini:




                                                                              56
                    Gambar 3.4. Persegi Empat yang Diputar

12. Tentu, tidak ada bentuk lonceng jam weker yang membulat seperti ilustrasi di
    atas. Agar bentuknya lebih sesuai, kita harus memotongnya. Triknya cukup
    sederhana, buat persegi empat di atas persegi empat yang telah tumpul sudut-
    sudutnya itu.




       Gambar 3.5. Membuat Persegi Empat di Atas Persegi Empat yang Lain

13. Putarlah persegi empat itu kira-kira sebesar 328 derajat. Ini akan membuat
    persegi empat itu menjadi miring mengikuti persegi empat bersudut tumpul
    yang sudah ada sebelumnya.




    Gambar 3.6. Putar Persegi Empat Itu Mengikuti Persegi Empat Sebelumnya

14. Seleksi kedua buah objek tersebut dengan menggunakan Pick Tool. Klik dan
    drag sampai menjaring dua objek tersebut.

                                                                             57
        Gambar 3.7. Seleksi Objek-Objek di Atas Menggunakan Pick Tool


15. Pilih option Back Minus Front                     . Ini akan membuat
    bentuk lonceng menjadi lebih sempurna.
16. Kita akan hias lonceng itu dengan meletakkan lingkaran di atasnya. Pilih
    Ellipse Tool dan buatlah lingkaran kecil.




               Gambar 3.8. Buat Lingkaran Kecil di Atas Lonceng


17. Selanjutnya, rancanglah gagang loncengnya. Pilih Rectangle Tool . Buat
    seperti gambar di bawah ini. Tentu, Anda belum memperhitungkan
    kemiringannya terlebih dulu.


                                                                         58
                  Gambar 3.9. Persegi Empat di Dekat Lonceng

18. Putarlah objek itu dalam sudut yang sama dengan persegi empat sebelumnya,
    yaitu 328 derajat. Ini akan membuat tampilan lonceng menjadi lebih lengkap.




                Gambar 3.10. Putarlah dalam Derajat yang Sama

19. Seleksi lingkaran kecil yang ada di atas lonceng dan persegi empat yang
    berperan sebagai gagang lonceng tersebut. Kita akan menggabungkannya.




             Gambar 3.11. Pilih Lingkaran dan Gagang Loncengnya



                                                                            59
20. Pilihlah Weld     untuk mengeksekusi penggabungan tersebut.
21. Kini, kita akan menciptakan efek pendar cahaya pada logam jam weker

    tersebut. Mulailah dengan mengaktifkan Ellipse Tool       .
22. Sesudahnya, buat di dalam lonceng yang telah kita ciptakan sebelumnya.




              Gambar 3.12. Buat Lingkaran Ellipse di dalam Lonceng

23. Rotasikan objek ellipse itu agar setara posisinya dengan lonceng.




    Gambar 3.13. Putar Lingkarannya dan Sesuaikan dengan Posisi Loncengnya

24. Kemudian, ubah dengan menggunakan Shape Tool seperti terlihat pada
    gambar di bawah ini.
25. Warnai gagang penyangga lonceng jam weker itu dengan terlebih dulu
    mengkliknya. Lantas, ambil warna hitam.



                                                                             60
           Gambar 3.14. Pilih Gagang Lonceng dan Beri Warna Hitam

26. Klik objek lonceng bagian luar. Kita akan mewarnai lonceng ini dengan warna
    gradasi agar menciptakan kesan 3 dimensi. Pilihlah Fountain Fill Dialog

                             .
27. Pada bagian Type, pilihlah Radial. Posisikan agar pusat gradasi berada di
    ujung kiri pada lonceng.




                   Gambar 3.15. Posisi Warna Gradasi Radial

28. Selanjutnya, pada Color Blend, ramulah warna gradasi dari Black ke 40%
    Black.




                                                                            61
                     Gambar 3.16. Pengaturan Color Blend

29. Klik tombol OK.
30. Selesai dengan loncengnya, kita akan mewarnai objek yang akan menjadi
    pantulan cahaya pada lonceng tersebut. Klik objek pantulan cahaya itu.




                   Gambar 3.17. Klik Objek Pantulan Cahaya

31. Pilih Fountain Fill Dialog seperti yang telah kita lakukan berulang-ulang.
32. Di bagian Type, pilihlah Radial. Untuk warnanya, pilih dari 70% Black ke
    White.




                 Gambar 3.18. Fountain Fill untuk Efek Cahaya


                                                                           62
33. Tekan tombol OK.
34. Hilangkan outline-nya dengan mengklik option None dengan menggunakan
    tombol kanan mouse.
35. Seleksi objek lonceng tersebut.




                       Gambar 3.19. Seleksi Objek Lonceng

36. Group objek tersebut agar menjadi satu.
37. Gandakan objek itu dan seret ke sebelah kiri.




                  Gambar 3.20. Gandakan dan Seret ke Arah Kiri



38. Putar dengan mengklik icon Mirror Buttons bagian atas        .

39. Klik Rectangle Tool       dan kita akan membuat persegi empat di antara
    kedua lonceng yang sudah ada sebelumnya.
40. Buat persegi empat dengan ukuran 0,702 cm x 0,234 cm.

                                                                        63
              Gambar 3.22. Buat Persegi Empat di Antara Lonceng

41. Duplikat objek tersebut agar menjadi 2 persegi empat namun dengan ukuran
    yang lebih kecil.




                Gambar 3.23. Gandakan Objek Persegi Empat Itu

42. Beri warna kedua persegi empat itu, satu dengan warna abu-abu tua (50%
    Black) dan lainnya dengan abu-abu muda (30% Black).




           Gambar 3.24. Beri Warna untuk Dua Persegi Empat Tersebut


43. Pilihlah Rectangle Tool   .
44. Ciptakan bentuk persegi empat di tengah-tengah objek kotak yang baru saja
    kita ciptakan.



                                                                          64
            Gambar 3.25. Buat Persegi Empat Berukuran Lebih Kecil



45. Warnai dengan 50% Black       .
46. Buatlah kotak baru dengan memilih Rectangle Tool lagi.
47. Kotak yang baru ini dibuat dengan ukuran 10,142 cm x 16,591 cm.




                    Gambar 3.26. Buat Persegi Empat Baru

48. Kita akan memodifikasi bentuk persegi empat ini. Agar bisa dimodifikasi,
    persegi empat ini harus diubah ke bentuk Curves terlebih dulu. Klik menu
    Arrange > Convert to Curves.
49. Gunakan Shape Tool untuk mengubah bentuk persegi empat itu menjadi
    kreasi baru. Lihat tampilan di bawah ini.




                                                                         65
              Gambar 3.27. Persegi Empat yang telah Dimodifikasi

50. Gandakan objek tersebut. Klik dan drag serta tekan tombol kanan mouse
    untuk menggandakannya.




                   Gambar 3.28. Duplikat Persegi Empat itu

51. Lantas, perkecilah persegi empat yang baru saja kita gandakan itu serta
    letakkan ia di tengah-tengah persegi empat yang berukuran lebih besar.




                                                                        66
           Gambar 3.29. Dua Persegi Empat yang telah Diubah Bentuknya



52. Klik Back Minus Front                             .
53. Pilihlah warna hitam.



Membuat Kaki Jam Weker
Selesai dengan objek bagian atas, kita akan turun ke bawah. Kali ini, kita akan
membuat kaki jam weker dengan menggunakan langkah-langkah yang mirip
namun dengan modifikasi bentuk yang sama sekali berbeda. Ikuti tahapan-
tahapan di bawah ini:


1.   Pilihlah Bezier Tool    .
2.   Gambarlah kaki jam weker itu. Mulailah dari sebelah kiri terlebih dulu. Lihat
     ilustrasi di bawah ini.




                                                                               67
                       Gambar 3.30. Buat Kaki di Sebelah Kiri

3.   Editlah bentuk itu menggunakan Shape Tool. Hasilnya, bentuk kaki jam
     weker yang mirip dengan aslinya. Lebih dinamis dan menarik.




                   Gambar 3.31. Bentuk Kaki yang Lebih Dinamis

4.   Kita   akan    mewarnai       kaki   tersebut.   Pilih   Fountain    Fill   Dialog

                               .
5.   Pada bagian Type, pilihlah Linear. Edit nilai Angle sebesar -24,9.




                                                                                    68
                Gambar 3.32. Atur Fountain Fill Seperti Gambar di Atas

6.   Pilihlah warna gradasi dari Black ke White seperti gambar berikut ini. Untuk
     Mid-Point, setel ke angka 34.




           Gambar 3.33. Pengaturan Warna Gradasi yang Cukup Simpel

7.   Tekan tombol OK.
8.   Gandakan objek kaki itu dan seret ke arah kanan. Letakkanlah ia di sisi
     sebelah kanan.
9.   Putarlah      kaki    tersebut    dengan      mengklik     Mirror   Buttons

                            .


Memoles Bagian Tubuh

                                                                              69
Secara teknis, jam weker ini sudah selesai. Kita hanya akan memberinya polesan-
polesan yang akan membuat ia tampak seperti objek 3 dimensi yang
sesungguhnya. Ikuti tahapan-tahapan menarik berikut ini:
1.   Klik lingkaran jam weker bagian luar.
2.   Duplikat lingkaran itu dan perkecil ukurannya sehingga membentuk objek
     seperti gambar di bawah ini.




        Gambar 3.34. Gandakan Lingkaran Bagian Luar dan Perkecil Sedikit

3.   Beralihlah ke lingkaran sebelah dalam. Duplikat juga dan buatlah agar
     menyerupai tampilan di bawah ini.




                                                                            70
               Gambar 3.35. Lingkaran Sisi Dalam Ikut Digandakan

4.   Kedua lingkaran hasil duplikasi itu kita buat untuk menghasilkan efek kilau
     pada jam weker.
5.   Sekarang, kita akan menciptakan efek kilau pada jam weker sisi kiri bawah.
     Buatlah sketsa kilauan itu menggunakan Bezier Tool.




                  Gambar 3.36. Sketsa Menggunakan Bezier Tool

6.   Editlah menggunakan Shape Tool sehingga bentuknya menjadi seperti
     ilustrasi di bawah ini.

                                                                             71
              Gambar 3.37. Ubah Bentuknya Menggunakan Shape Tool

7.   Duplikat efek kilau ini. Kita akan meletakkan objek duplikat ini ke sisi sebelah
     kanan.




                       Gambar 3.38. Gandakan Efek Kilau itu

8.   Putar agar ia bisa pas masuk ke dalam jam weker sisi kanan.




                                                                                  72
      Gambar 3.39. Putarlah Efek Kilau itu Supaya Masuk ke dalam Tempatnya



Membuat Angka-Angka Jam Weker
Jam weker bukanlah sebuah jam sampai kita meletakkan angka-angka penunjuk
waktu di dalam tubuh jam weker itu. Meletakkan angka-angka jam weker
memang tidak begitu sulit. Kita hanya harus menuliskan angka-angkanya saja dan
meletakkannya satu demi satu ke tempatnya yang pas.

1.   Supaya kita bisa mulai menulis, kliklah Text Tool      .
2.   Tulislah angka dari 1 sampai 12. Buatlah dimana saja sampai kita nanti
     memecahnya satu demi satu.



                     Gambar 3.40. Tulis Teks dari 1 Sampai 12

3.   Pecahlah teks itu satu demi satu. Caranya, klik menu Arrange > Break Artistic
     Text.
4.   Agar cukup besar, Anda bisa menggunakan ukuran font sebesar 24.
5.   Letakkan angka-angka itu sesuai pada tempatnya. Lihat ilustrasi berikut ini.
                                                                                    73
            Gambar 3.41. Letakkan Angka-Angkanya di Posisi yang Tepat

6.   Selesai dengan angka, kita akan menciptakan jarum jamnya. Mulailah dengan

     bulatan kecil di tengah-tengah jam weker. Klik Ellipse Tool        .
7.   Buatlah lingkaran kecil dan letakkan ia di tengah jam weker itu.




        Gambar 3.42. Buat Lingkaran Kecil dan Letakkan di Tengah-Tengah




                                                                            74
8.   Beri warna hitam dengan mengklik Black          di dalam kotak-kotak warna.
9.   Aktifkan    Freehand      Tool       untuk    menggambar     jarum     jamnya

                                      .
10. Buatlah garis miring seperti pada contoh di bawah ini.




                Gambar 3.43. Buat Garis Miring Seperti Wujud di Atas

11. Agar     garis    itu    cukup        tebal,   pilihlah   2   Point    Outline

                                            .
12. Untuk anak panah yang menunjuk pada salah satu angka jam weker, kita
    akan merancangnya tidak secara manual, namun dengan bantuan salah satu
    font. Klik Insert Character dan pilihlah font Wingding 3.
13. Pilih tanda anak panah atas dan pindahkan ke kanvas dengan metode klik dan
    drag.


                                                                                   75
             Gambar 3.45. Pilih Anak Panah Atas dan Seret ke Kanvas

14. Tarik anak panah itu memanjang ke bawah sehingga lebih besar.




                 Gambar 3.46. Buat Anak Panah itu Lebih Besar

15. Beri warna hitam pada anak panah itu.
16. Letakkan ia menghadap angka 12 seperti pada contoh berikut ini.




                                                                      76
          Gambar 3.47. Meletakkan Jarum Jam Menghadap ke Angka 12

17. Masukkan anak panah yang menghadap serong ke arah kiri dan letakkanlah ia
    menunjuk ke sisi jam 7.



         Gambar 3.48. Letakkan Arah Jarum Jam Menghadap ke Sisi Kiri

18. Klik lingkaran bagian tengah.


19. Beri warna dengan warna Sand        . Berikut wujud jam weker itu setelah
    diberi warna pasir.




                                                                          77
             Gambar 3.49. Beri Warna Sand pada Lingkaran Tengah

20. Klik lingkaran yang ada di atasnya untuk menciptakan efe bayangan. Ingat,
    bukan lingkaran yang terluar, tapi hanya sekedar lingkaran yang ada di atas
    bulatan pertama.




              Gambar 3.50. Pilih Lingkaran Kedua yang Lebih Besar


21. Klik Fountain Fill Dialog                        .

                                                                            78
22. Buat warna gradasi bertipe Linear. Atur nilai Angle ke level 90. Untuk warna
    gradasinya, pilih dari Black ke White.




          Gambar 3.51. Lakukan Pewarnaan Menggunakan Fountain Fill

23. Tekan tombol OK dan hilangkan outline-nya.
24. Klik lingkaran pada jam weker bagian bawah untuk bayangan kedua.




                                                                             79
            Gambar 3.52. Klik Lingkaran untuk Bayangan di Sisi Bawah


25. Gunakan lagi jasa Fountain Fill Dialog                             .
26. Pilih Angle ke sudut 270.




      Gambar 3.53. Atur Fountain Fill untuk Lingkaran Bayangan Sisi Bawah

27. Tekan tombol OK dan hilangkan outline-nya.
28. Klik lingkaran bagian luar. Kali ini, kita akan mewarnai jam wekernya.




                                                                             80
                     Gambar 3.54. Klik Lingkaran paling Luar


29. Beri warna hitam (Black)       .
30. Untuk menghasilkan kesan dalam pada jam weker, kita akan gandakan
    lingkaran bagian dalam. Gandakanlah.
31. Perkecil lingkaran tersebut.




              Gambar 3.55. Menggandakan Lingkaran Bagian Dalam
                                                                  81
32. Edit bentuknya menggunakan Shape Tool sehingga hanya menyerupai
    potongan bulan sabit.




               Gambar 3.56. Edit Bentuknya Menyerupai Bulan Sabit




33. Beri warna coklat talut       .
34. Buat agar ia menjadi lebih transparan dengan memilih Interactive

    Transparency Tool                            .
35. Tarik garis transparansi seperti pada contoh di bawah ini.




                                                                    82
               Gambar 3.57. Tarik Garis Transparan Seperti di Atas



Kini, jam weker ini sudah jadi. Anda bisa mencocokkan hasil finalnya dengan yang
tampak pada gambar di bawah ini. Agar menarik, Anda bisa mengganti angkanya
dengan angka Romawi yang terkesan lebih klasik. Selamat mencoba!




             Gambar 3.58. Jam Weker Menggunakan Angka Romawi

                                                                             83
Kreasi Bingkai
          dgn
CorelDraw 12
    Jubilee Enterprise (2006)




                           84
85
86
Bab 15
Bingkai Kaki
Beruang




              Gambar 15.1. Tampilan Bingkai Kaki Beruang

Tema yang kita angkat kali ini memang cukup berbeda, karena kita
mengambil objek kaki. Lantas, kaki apa yang akan kita jadikan sampel
tersebut? Kaki beruang tampaknya menarik karena bentuknya sangat
                                                                 87
unik. Lagipula, ia menyisakan ruang kosong di tengah-tengah kaki
tersebut yang pas apabila dimasuki sebuah foto.


Langkah-Langkah Membuat Bingkai Kaki Beruang
Meskipun bentuk kaki beruang seperti di atas dapat kita temukan di
salah satu jenis font tertentu, tapi alangkah baiknya kalau saat ini kita
mencoba untuk menciptakannya secara manual.
Berikut proses pembuatan bingkai kaki beruang itu.
1. Bagian pertama yang akan kita gambar adalah telapak kaki si beruang.
    Ini bisa kita ciptakan lewat bentuk yang cukup sederhana. Gunakan
    Bezier Tool     .
2. Lukis sketsa telapak kaki beruang seperti gambar di bawah ini.




              Gambar 15.2. Sketsa Awal Telapak Kaki Beruang

3. Gantilah ukuran telapak kaki beruang tersebut. Set dengan ukuran
   kira-kira sebesar 12,46cm x 6,705cm.
4. Kliklah Shape Tool.
5. Dengan menggunakan tool ini, ubahlah sedikit bentuk telapak kaki
   itu agar lebih lebar sisi kiri dan kanannya.
                                                                      88
        Gambar 15.3. Bentuk Telapak Kaki yang telah Dimodifikasi

6. Kalau sudah, gunakan tool yang sama untuk mengubah sudut-sudut
    tajam menjadi melengkung. Ini membutuhkan proses kehati-hatian
    dan ketelatenan agar hasilnya benar-benar menarik dan halus.
7. Setelah selesai dengan telapak kakinya, coba gambarlah sebuah jari.
    Mulailah dari jari kiri terlebih dulu. Gambar jari kiri itu
    menggunakan Bezier Tool.




               Gambar 15.4. Tampilan Jari Kiri untuk Kaki

8. Ukurannya dapat Anda seimbangkan sendiri. Sebagai pedoman,
   pakailah ukuran sebesar 3,302cm x 2,752cm.

                                                                   89
9. Haluskan sudut-sudut tajam pada segitiga itu menggunakan Shape
   Tool. Ini akan membuat segitiga itu berubah menjadi jari sebelah kiri
   atas.




               Gambar 15.5. Bentuk Jari yang Sudah Dihaluskan

10. Untuk jari kedua, kita tidak perlu menggambar ulang jari baru.
    Cukup klik Pick Tool.
11. Lantas, klik dan drag jari sebelah kiri itu ke sisi kanannya.
12. Begitu sudah sampai di posisi yang kita inginkan, tekan tombol kanan
     mouse untuk menduplikat jari itu.
13. Dengan masih menggunakan Pick Tool, klik dan drag handle-handle
    (kotak hitam) yang mengelilingi objek jari kedua itu ke arah luar. Ini
    akan membuat jari tersebut tampak membesar.
14. Klik 2x sehingga handle itu berubah bentuk menjadi anak panah
     rotasi.
15. Klik dan drag salah satu anak panah dan putarlah jari kedua itu
     barang sedikit agar orientasinya tepat.
                                                                       90
                    Gambar 15.6. Model Jari Kaki Kedua

16. Kini, kita sudah punya 2 buah jari kiri. Seleksi kedua kaki kiri itu
     menggunakan Pick Tool.
17. Tekan tombol Ctrl+D untuk menduplikat kedua jari tersebut.
18. Seret ke arah kanan menggunakan Pick Tool.




    Gambar 15.7. Duplikasi 2 Jari Kaki Beruang Sehingga Ada 4 Jari di Situ



                                                                             91
19. Putar kedua jari hasil duplikasi itu dengan mengklik Mirror Button

    bagian atas     .
20. Lihat hasilnya seperti tampak pada gambar di bawah ini.




                   Gambar 15.8. Jari-Jari Kaki Beruang

21. Sekarang, kita ciptakan lingkaran-lingkaran untuk tempat fotonya.
     Klik Ellipse Tool.
22. Gambar sebuah bentuk oval (menyerupai telur) di dalam telapak kaki
    beruang ini terlebih dulu.




                                                                   92
           Gambar 15.9. Lingkaran di Tengah-Tengah Telapak Kaki

23. Setelah itu, buatlah lingkaran untuk tiap-tiap jari.




                  Gambar 15.10. Lingkaran di Tiap-Tiap Jari

24. Pada tahapan berikutnya, kita akan mewarnai telapak kaki itu plus
     jari-jarinya. Mulailah dari telapak kakinya terlebih dulu dengan
     mengkliknya.



                                                                  93
                Gambar 15.11. Memilih Telapak Bagian Luar

25. Tekan icon Fill Tool.

26. Pilihlah Texture Fill Dialog                     .
27. Jatuhkan pilihan Anda pada opsi Samples 6 yang ada di bagian
     Texture Library. Untuk Texture List, pakailah pola Brake Light.




                   Gambar 15.12. Pewarnaan Texture Fill

                                                                 94
28. Tekan tombol OK.
29. Sedangkan untuk lingkaran-lingkaran yang ada di dalamnya, pakailah
     warna putih.
30. Aplikasikan teknik pewarnaan di atas untuk tiap-tiap jari-jari kaki
     beruang itu.
31. Berikut hasil sementaranya.




      Gambar 15.13. Warna-Warna Putih di Telapak Kaki dan Jari-Jari

32. Nyalakan kembali Pick Tool dengan mengklik tool tersebut.
33. Klik dan drag lingkaran yang ada di tengah-tengah telapak kaki dan
     perkecil sedikit.
34. Tekan tombol kanan mouse untuk menggandakannya.




                                                                      95
           Gambar 15.14. Penggandaan Lingkaran di Telapak Kaki

35. Ulangi proses-proses di atas untuk lingkaran yang ada di tiap-tiap jari.




Gambar 15.15. Duplikat Lingkaran-Lingkarna yang Ada di Tiap-Tiap Kaki Juga

36. Lanjutkan dengan mengklik lingkaran bagian luar yang dimulai dari
     telapak kaki terlebih dulu.
37. Pilih warna Blue.

                                                                         96
38. Lakukan hal yang sama untuk lingkaran-lingkaran bagian luar pada
     tiap-tiap jari.




        Gambar 15.16. Warna untuk Lingkaran-Lingkaran Bagian Luar

39. Beri bayangan dengan mengaktifkan Interactive Drop Shadow Tool

                                   .
40. Tarik garis dari telapak kaki bagian kiri atas ke arah bawah.




                                                                    97
         Gambar 15.17. Tarik Garis Transparan dari Atas ke Bawah

41. Di bagian Feathering Direction, pilihlah Inside.




              Gambar 15.18. Pilih Inside di Feathering Direction

42. Sedang di bagian Feathering Edges, pakailah opsi Inverse Squared.




                    Gambar 15.19. Pilih Inverse Squared

Bingkai telapak kaki beruang ini memang tidak memiliki ruang tempat
foto yang cukup luas. Namun, Anda akan memiliki paling tidak 5 tempat
foto yang saling berbeda, yaitu di telapak kaki dan di tiap-tiap jari-jari
kaki.
                                                                        98
Gambar 15.20. Bingkai Telapak Kaki Beruang




                                             99
      Kreasi Manga
               dgn
      CorelDraw12
Bayu Stevano & Jubilee Enterprise (2005)




                                      100
101
3
Menggambar Objek Manga
Angie



Objek Manga Angie adalah objek ketiga yang akan kita buat. Kali ini kita
akan mencoba untuk membuat objek yang berjenis wanita, sehingga
nampak terlihat perbedaan pembuatannya terutama bagian wajah,
rambut, mata maupun bentuk badannya. Di sini ada banyak penggunaan
pewarnaan dan kita akan mencoba untuk memanfaatkan teknik
pewarnaan PostScript Fill Dialog.


Membuat Gambar Objek Manga Angie
Pada dasarnya proses pembuatan objek manga Angie tidak begitu susah.
Kita akan menggambar sosok yang terlihat cantik, anggun namun tetap
feminim, dan ekspresi wajah yang ceria akan kita ciptakan dengan gaya
yang tetap ringan.


                                                                    102
              Gambar 3.1. Kreasi Gambar Objek Manga Angie



1. Membuat Bagian Kepala
Ikuti langkah-langkah di bawah ini:
    1.   Buka program CorelDraw 12 kemudian siapkan lembar
         halaman baru.
    2.   Langkah pertama, yaitu membuat Wajah dan Leher. Gunakan
         Bezier Tool   pada Toolbox lalu buatlah 2 sketsa wajah dan
         leher .
    3.   Edit gambar hingga membentuk gambar sketsa wajah yang
         dikehendaki, manfaatkan pengeditan dengan mengklik Shape
         Tool    pada Toolbox (F10).


             4,07 x 4,1 cm                        1,1 x 0,72 cm


                                                                  103
                4,57 x 4,47 cm                           1,1 x 0,72 cm
 Gambar                                                                   3.2.
 Sketsa                                                                  Wajah
dan Hasil
                                 Pengeditannya

    4.      Klik Interactive Fill Tool   (G) kemudian ikuti setting; Fill
            Type: Uniform Fill, Uniform Fill Type: CMYK: 1,2,10,0.




                        Gambar 3.3. Hasil Pengaturan Interactive Fill

    5.      Posisikan objek leher di belakang objek wajah.




                                  Gambar 3.4. Hasil Penempatan

                                                                           104
6.   Kedua, kita akan membuat Rambut. Buatlah 4 sketsa rambut
     dengan Bezier Tool, lalu edit gambar dengan Shape Tool.


                                4,2 x 1,07 cm

                                                      2,05 x 6,95 cm
      5,45 x 4,95 cm



                                5,34 x 3,33 cm
                                4,2 x 1,07 cm

                                                      2,08 x 6,95 cm
     5,45 x 4,95 cm



                               5,81 x 3,33 cm


                             Gambar 3.5. Sketsa Rambut 1

7.   Manfaatkan pewarnaan Interactive Fill Tool kemudian ikuti
     setting berikut; Fill Type: Uniform Fill, Uniform Fill Type:
     CMYK, sedangkan untuk pengaturan nilainya lihat gambar.

                               0,25,70,55
                        1       2               4
                                                    Black
                                    3                         Gambar
        0,20,85,70
                                                             3.6. Hasil


                               0,20,85,70
                                                                   105
                            Pengaturan Interactive Fill

8.   Pilih objek 2 lalu hilangkan outlinenya, seleksi objek 1, 3, dan 4
     kemudian klik kanan warna white. Posisikan objek 1 di atas
     objek 2, lalu tempatkan objek 3 di belakang objek kepala.
9.   Tempatkan objek 1 dan 2 di depan objek kepala.
10. Pilih objek 4 lalu gandakan. Setelah itu gunakan fasilitas menu
    Arrange > Transformation > Scale, pilih Horizontal Mirror
    Buttons lalu klik Apply To Duplicate.




                  Gambar 3.7. Hasil Penempatan

11. Ketiga, kita akan membuat Kilau Rambut. Buatlah sketsa kilau
    rambut, kemudian editlah agar tampak lebih dinamis seperti
    terlihat pada gambar di sampingnya.

                                                                   106
Gambar                                                          3.8.
Sketsa           4,4 x 1,15 cm                4,41 x 1,16 cm   Kilau
Rambut

   12. Warnai dengan Interactive Fill Tool; Fill Type: Uniform Fill,
       Uniform Fill Type: CMYK, lalu ikuti setting nilai seperti
       petunjuk pada gambar.




                            0,0,10,0


             Gambar 3.9. Hasil Pengaturan Interactive Fill

   13. Seleksi objek kilau rambut lalu posisikan dengan menggunakan
       fasilitas Order > In Front Of, lalu klik objek rambut.


              Klik in front of
                  di sini




                            Gambar 3.10. Hasil Penempatan

                                                                  107
14. Keempat, kita akan membuat Telinga. Klik Bezier Tool lalu
    buatlah 2 sketsa telinga, edit seperti terlihat pada gambar.


                                       0,45 x 0,96 cm
          0,65 x 1,11 cm


                                    0,22 x 0,21 cm



         0,69 x 1,38 cm                  0,53 x 1,16 cm




                                    0,27 x 0,25 cm




                     Gambar 3.11. Sketsa Telinga

15. Kita warnai lagi dengan Interactive Fill Tool, ikuti setting; Fill
    Type: Uniform Fill, Uniform Fill Type: CMYK lalu ikuti
    setting nilai seperti gambar berikut.

                                              10,25,40,10

                  8,9,24,0

                                              Blue
                                                                Gambar
                      3.12. Hasil Pengaturan Interactive Fill



                                                                   108
16. Seleksi semuanya lalu klik kanan warna white, kemudian
    posisikan satu sama lainnya. Setelah itu seleksi semua dan
    gandakan.




       Gambar 3.13. Hasil Penempatan dan Penggandaan

17. Pilih keduanya dan tempatkan di kanan kiri objek gabungan
    kepala, lihat hasilnya.




              Gambar 3.14. Hasil Memposisikan




                                                          109
18. Langkah kelima, yaitu membuat Mata dan Alis. Buatlah 5
    sketsa mata dan alis. Gunakan Bezier Tool dan Shape Tool
    pada Toolbox

               0,83 x 0,45 cm


                                              0,32 x 0,35 cm
                                               0,28 x 0,34 cm




                 0,72 x 1,09 cm   0,52 x 0,99 cm


               0,83 x 0,49 cm


                                             0,35 x 0,37 cm
                                              0,3 x 0,36 cm




                 0,88 x 1,23 cm   0,54 x 1,02 cm


              Gambar 3.15. Sketsa Mata dan Alis

19. Beri warna Interactive Fill Tool kemudian ikuti pengaturan;
    Fill Type: Uniform Fill, Uniform Fill Type: CMYK, lalu ikuti
    setting nilai seperti petunjuk pada gambar.
20. Untuk objek yang lainnya warnai sesuai petunjuk pada gambar.


                                                                110
                40,35,0,65


                                           White




                    White     Murky Green Khaki

Gambar 3.16.                                         Hasil Pewarnaan

   21. Seleksi semua objek kecuali objek 1 lalu hilangkan outlinenya,
       posisikan semua objek seperti terlihat pada gambar di bawah
       ini.




                  Gambar 3.17. Hasil Memposisikan

   22. Buatlah objek bulu mata dengan membuat 3 objek garis
       kemudian diedit, ubahlah ketebalannya menjadi 2 pt.




                                                                 111
                 Gambar 3.18. Objek Bulu Mata

23. Posisikan objek bulu mata tersebut dengan objek mata,
    gunakan fasilitas Order > To Back.




                Gambar 3.19. Hasil Penempatan

24. Seleksi semua objek lalu gandakan. Setelah itu gunakan fasilitas
    Mirror Buttons pada property bar, pilih Horizontal.




               Gambar 3.20. Hasil Menggandakan

25. Seleksi kedua objek tersebut lalu posisikan tepat di atas objek
    wajah, lihat hasilnya.




                                                                112
               Gambar 3.21. Hasil Menempatkan

26. Keenam, kita akan membuat Hidung dan Mulut. Klik Bezier
    Tool      pada Toolbox lalu buatlah sketsa Mulut dan buatlah
    objek garis (ganti ketebalannya menjadi 1 pt), kemudian edit
    sedikit seperti terlihat pada gambar.

               1,8 x 0,34 cm



               1,8 x 0,39 cm


            Gambar 3.22. Sketsa Hidung dan Mulut

27. Warnai objek mulut dengan warna Dark Brown, posisikan
    kedua objek dengan objek wajah.

                  Dark Brown




                                                            113
                    Gambar 3.23. Hasil Akhir Objek Kepala



B. MEMBUAT BAGIAN BADAN
    1. Pertama, kita akan membuat Baju. Seperti biasa lakukan
       penggambaran sketsa baju terlebih dulu kemudian diedit hingga
       gambar tampak lebih menyerupai baju.



                                                                      Gambar
        6,81 x 13,74 cm                             6,81 x 13,75 cm
3.24.                                                                 Sketsa
Baju




    2. Beri warna Interactive Fill dengan settingan sebagai berikut; Fill
       Type: Radial, Fill Dropdown: Ice Blue, perhatikan posisi jarak
       dan arah gradasi warnanya.
                                                                         114
           Gambar 3.25. Hasil Pengaturan Interactive Fill

3. Langkah kedua, buatlah 2 sketsa kerah baju kemudian edit
   seperti tampak pada gambar .

                                                                  Gamb
                                                                    ar
   2,4 x 0,33 cm                                  2,4 x 0,69 cm    3.26.
                                                                  Sketsa
                                                                  Kerah
                                                                   Baju
              6,74 x 0,79 cm            6,85 x 1,23 cm

4. Pilih kedua objek lalu klik Interactive Fill Tool    (G) ikuti
   pengaturan; Fill Type: Radial, Fill Dropdown: Blue, perhatikan
   jarak dan pengaturan gradasinya.




                                                                    115
            Gambar 3.27. Hasil Pengaturan Interactive Fill

  5. Posisikan kedua objek terhadap objek baju.




                   Gambar 3.28. Hasil Memposisikan

  6. Ketiga, kita akan membuat Hiasan Baju. Gambarlah 2 sketsa
     hiasan baju dan 1 objek elips, kemudian edit sedikit seperti
     terlihat pada gambar.

                                               0,43 x 0,36 cm

            3,88 x 0,76 cm   3,4 x 0,22 cm

                                                0,43 x 0,36 cm
Gambar                                                            3.29.
Sketsa      3,88 x 0,76 cm   3,5 x 0,49 cm                       Hiasan
 Baju

  7. Pilih objek 1 warnai dengan Interactive Fill lalu atur settingan;
     Fill Type: Linear, Fill Dropdown: Blue, lakukan pengaturan
     gradasi warnanya.
                                                                    116
   8. Seleksi objek 2 kemudian ganti pengaturan untuk; Fill Type:
      Radial, Fill Dropdown: Yellow, ubah jarak dan posisi gradasi
      warna.
   9. Klik objek elips selanjutnya beri warna Red.



 Gambar                                                       3.30. Hasil
                     Linear Blue          Radial Yellow Red
Pengaturan                                                    Interactive
                                   Fill

   10. Posisikan ketiga objek tersebut seperti terlihat pada gambar di
       bawah ini.




                     Gambar 3.31. Hasil Penempatan

   11. Posisikan terhadap objek baju, lihat hasilnya.




                                                                     117
                 Gambar 3.32. Hasil Penempatan

12. Keempat, gambarlah objek Belahan Baju Bawah. Klik Bezier
    Tool       pada Toolbox lalu buatlah sketsa belahan kemudian
    edit sedikit seperti terlihat pada gambar.




           0,68 x 6,49 cm              0,68 x 6,5 cm




                   Gambar 3.33. Sketsa Belahan

                                                            118
13. Klik Interactive Fill Tool    (G) ganti settingan; Fill Type:
    Linear, Fill Dropdown: Blue, lakukan pengaturan untuk jarak
    dan posisi gradasi warnanya.




           Gambar 3.34. Hasil Pengaturan Interactive Fill

14. Posisikan terhadap objek baju, lihat gambar di bawah ini.




                  Gambar 3.35. Hasil Penempatan
                                                                119
15. Kelima, kita akan membuat Lengan Kiri dan Sarung Tangannya.
    Gambarlah 2 sketsa kemudian edit langsung seperti terlihat pada
    gambar.




         1,25 x 4,27 cm                    2,16 x 3,08 cm




          1,29 x 4,28 cm                  2,33 x 3,22 cm




         Gambar 3.36. Sketsa Lengan Kiridan Sarung Tangan

16. Beri warna Interactive Fill kemudian ikuti pengaturan; Fill Type:
    Radial, Fill Dropdown: Deep Yellow, perhatikan posisi dan arah
    gradasinya, pilih objek 1 lalu ganti Fill Type: CMYK, ikuti setting
    nilai seperti petunjuk pada gambar.



           1,2,10,0                      Radial Deep
                                           Yellow
                                                                   120
            Gambar 3.37. Hasil Pengaturan Interactive Fill

  17. Posisikan kedua objek tersebut, lihat hasilnya pada gambar di
      bawah ini.




                    Gambar 3.38. Hasil Penempatan

  18. Keenam, kita akan membuat Gradasi Sarung Tangan. Buatlah 2
      objek sketsa, kemudian edit dengan fasilitas Shape Tool.


          1,44 x 1,54 cm                       1,28 x 0,67 cm
Gambar                                                           3.39.
Sketsa                                                          Gradasi
Sarung                                                          Tangan
          1,51 x 1,64 cm
                                               1,36 x 0,72 cm


                                                                    121
19. Seleksi semua objek gradasi sarung tangan kemudian beri warna
    Gold.




                  Gambar 3.40. Hasil Pewarnaan

20. Hilangkan outline kedua objek, lalu posisikan kedua objek di
    atas objek sarung tangan.




                Gambar 3.41. Hasil Memposisikan

21. Buatlah objek garis sebanyak 6, lalu edit sedemikian rupa setelah
    itu ganti ketebalannya menjadi 2 pt.




                                                                 122
                    Gambar 3.42. Objek Garis

22. Buatlah formasi seperti gambar di bawah ini.




                   Gambar 3.43. Hasil Formasi

23. Posisikan terhadap objek sarung tangan.




                                                   123
               Gambar 3.44. Hasil Memposisikan

24. Seleksi semua objek kemudian gandakan dengan menekan
    Ctrl+D, balikkan arahnya dengan memilih Horizontal Mirror
    Buttons, dan posisikan terhadap objek baju. Gunakan fasilitas
    Order To Back.




                Gambar 3.45. Hasil Menduplikat




                                                             124
                  Gambar 3.46.Hasil Menempatkan

  25. Seleksi semua objek lalu posisikan dengan objek kepala, lihat
      hasilnya di bawah ini.




                 Gambar 3.47. Hasil Memposisikan



C. Membuat Bagian Kaki
  1. Setelah bagian tubuh selesai, langkah selanjutnya kita akan
     membuat Kaki. Seperti biasa klik Bezier Tool pada Toolbox lalu
     buatlah 4 sketsa kaki.

                                                               125
                       1,17 x 0,61 cm   1,14 x 0,78 cm




                 1,38 x 2,07 cm 1,41 x 2,08 cm


                     Gambar 3.48. Sketsa Objek Kaki

2. Pilih objek 1 dan 3 lalu beri warna Pale Yellow, pilih objek 2 dan
   4 kemudian beri warna Black .

                               Black




                       Pale Yellow


                  Gambar 3.49. Hasil Pewarnaan

3. Posisikan kedua objek tersebut, lihat hasilnya.




                 Gambar 3.50. Hasil Penempatan
                                                                 126
4. Kedua, kita akan membuat Kaos Kaki. Buatlah 4 sketsa sepatu,
   kemudian diedit menggunakan fasilitas Shape Tool.

                           2,34 x 1,23 cm               2,2 x 1,68 cm




          2,67 x 1,65 cm                     2,56 x 1,83 cm




                            2,53 x 1,59 cm               2,4 x 1,72 cm




           2,7 x 1,94 cm                2,64 x 2,09 cm


                           Gambar 3.51. Sketsa Kaos Kaki

5. Pilih objek 1 dan 3 lalu beri warna Moon Green, pilih objek 2
   dan 4 kemudian beri warna Martian Green.

                                     Martian Green




                       Moon Green




                  Gambar 3.52. Hasil Pewarnaan



                                                                         127
6. Seleksi objek 2 dan 4 kemudian hilangkan outlinenya, posisikan
   objek 2 dengan objek 1 setelah itu lakukan hal yang sama untuk
   objek 4 dengan objek 3. Lihat gambar.




                Gambar 3.53. Hasil Memposisikan

7. Seleksi kedua objek lalu tempatkan dengan objek kaki.




                 Gambar 3.54. Hasil Penempatan

8. Ketiga, kita akan membuat Sepatu. Klik Bezier Tool    pada
   Toolbox lalu buatlah 2 sketsa sepatu, kemudian edit sedikit
   seperti terlihat pada gambar.




                                   4,14 x 1,15 cm
                  4,19 x 3,37 cm

                                                             128
                                   4,23 x 1,37 cm

                4,31 x 3,37 cm



                        Gambar 3.55. Sketsa Sepatu

9. Pilih objek 1 lalu beri warna Radial, Fill Dropdown: Dull Green,
   lakukan pengaturan posisi dan arah gradasi warna. Selanjutnya
   pilih objek 2 kemudian beri warna Green.


                                   Green




                                 Radial Dull Green

              Gambar 3.56. Hasil Pengaturan Interactive Fill

10. Posisikan kedua objek tersebut seperti terlihat pada gambar di
    bawah ini.




                                                               129
                Gambar 3.57. Hasil Memposisikan

11. Klik objek 1 lalu tekan tanda + pada keyboard, kemudian masih
    dalam keadaan terseleksi klik Fill Tool > PostScript Fill Dialog,
    lalu pada pilihan PostScript Texture pilih Star Shapes, klik OK.




                Gambar 3.58. Memilih Star Shapes




                                                                 130
               Hasil 3.59. Pengaturan PostSript Fill

12. Keempat, buatlah Motif Sepatu. Klik Bezier Tool         pada
    Toolbox dan gambarkan 2 sketsa motif sepatu di atas lembar
    kerja, kemudian klik Shape Tool untuk mengedit sketsa gambar
    motif tersebut.




                2,79 x 1,56 cm        3,46 x 1 cm




                2,79 x 1,63 cm      3,64 x 1,34 cm


                     Gambar 3.60. Sketsa Motif Sepatu

13. Seleksi kedua objek lalu klik Fill Tool kemudian pilih PostScript
    Fill Dialog. Pada pilihan PostScript Texture pilih Carpet, klik
    OK.




                                                                 131
                  Gambar 3.61. Memilih Carpet




      Gambar 3.62. Hasil Pengaturan PostScript Fill

14. Seleksi kedua objek lalu hilangkan outlinenya, posisikan
    terhadap objek sepatu dan lihat hasilnya.




                                                         132
                 Gambar 3.63. Hasil Memposisikan

15. Kelima, objek yang dibuat adalah Aksesoris Sepatu. Klik Bezier
    Tool dan buatlah 2 sketsa aksesoris sepatu kemudian edit sedikit
    seperti terlihat pada gambar.




               2,45 x 0,73 cm       3,15 x 1,83 cm




             2,47 x 0,76 cm
                                  3,15 x 1,83 cm


                   Gambar 3.64. Sketsa Aksesoris Sepatu

16. Seleksi kedua objek lalu klik Fill Tool. Kemudian pilih PostScript
    Fill Dialog, pada pilihan PostScript Texture pilih Reptiles, klik
    OK.
                                                                  133
                 Gambar 3.65. Memilih Reptiles




      Gambar 3.66. Hasil Pengaturan PostScript Fill

17. Seleksi kedua objek, hilangkan outlinenya lalu posisikan
    terhadap objek sepatu. Lihat hasilnya.




                                                         134
                Gambar 3.67. Hasil Memposisikan

18. Seleksi semua objek kemudian tekan tanda + pada keyboard,
    setelah itu klik Horizontal Mirror Buttons.




               Gambar 3.68. Hasil Menggandakan

19. Seleksi kedua objek kaki dan kaos kaki lalu posisikan terhadap
    kedua objek sepatu.




                                                              135
               Gambar 3.69. Hasil Memposisikan

20. Seleksi semua objek kaki dan sepatu lalu posisikan terhadap
    objek badan dan kepala.




                                                           136
Gambar 3.70. Hasil Akhir Objek Manga Angie




                                             137
101 Tip dan Trik
  CorelDraw12
   Derry Iswidharmanjaya & Jubilee
                 Enterprise (2006)




                                138
                                                                           5
                                      Manipulasi Objek



CorelDraw 12 memiliki banyak sekali fasilitas untuk memanipulasi objek sehingga
objek asli akan menjadi sangat berbeda dibanding dengan objek yang telah
dimanipulasi itu. Dibanding dengan software desain grafis sejenis, CorelDraw 12
memiliki fitur-fitur yang khas dan unik yang tak dijumpai di tempat lain.



  37
 Penggunaan Envelope

Untuk tip pertama dalam bab 5 ini adalah tip dalam memfungsikan envelope
khususnya untuk mengubah bentuk objek path dengan sebuah preset atau pola
yang telah ada dalam CorelDraw 12.
Dengan menggunakan path tersebut, maka Anda tidak perlu menggunakan Shape
tool dalam mengkreasikan bentuk objek.
Berikut adalah contoh serta langkah dalam penggunaan envelope:
    1.   Sebelumnya, Anda telah membuat objek path terlebih dahulu. Sebagai
         contoh, saya akan membuat sebuah gambar objek berupa segi empat.

                                                                           139
                     Gambar 5.1. Gambar objek awal

2.   Drag objek tersebut, lalu klik Effect > Envelope atau tekan Ctrl+F7 maka
     panel Envelope akan muncul.
3.   Pada panel Envelope tersebut, klik Add Preset untuk memilih pola yang
     akan digunakan, kemudian klik Single Arch.




                       Gambar 5.2. Panel Envelope

4.   Tarik bagian tengah node objek ke atas .

                                                                         140
             Gambar 5.3. Perubahan gambar objek setelah di envelope

Anda dapat mengkreasikan dengan bentuk-bentuk dan pola-pola lain yang telah
disediakan oleh fasilitas Envelope.



  38
 Penggunaan Interactive Blend

Berikutnya adalah kreasi objek dengan menggunakan Interactive Blend. Misalnya
Anda ingin menghubungkan dua objek, lalu menginginkan dua objek tersebut
mengalami sebuah transformasi. Untuk lebih jelasnya simak langkah-langkah
berikut di bawah ini:
    1.   Buatlah dua buah objek yang berbeda bentuknya.




                      Gambar 5.4. Dua buah objke berbeda

                                                                         141
    2.   Klik kotak Interactive Drop Shadow > Interactive Blend Tool tepatnya
         pada Toolbox.
    3.   Kemudian, arahkan pointer yang sudah berubah menjadi bentuk ikon
         Interactive Blend ke arah objek kedua, lalu lepaskan.




                         Gambar 5.4. Transformasi objek


  39
 Penggunaan Interactive Contour

Interactive Contour ini memang hampir sama dengan interactive blend yang
merupakan fasilitas CorelDraw 12 untuk mengkreasikan bentuk objek. Tetapi
bedanya, Interactive Contour digunakan untuk membuat kreasi penggandaan
objek ke arah luar dengan bertitik tumpu pada objek yang asli.
Untuk lebih jelasnya simak tip berikut:
    1.   Buatlah sebuah objek.




                                                                         142
                         Gambar 5.5. Objek awal

 2.   Klik Interactive Blend Tool > Interactive Countour Tool pada Toolbox.
 3.   Arahkan pointer yang telah berubah menjadi ikon Interactive Contour
      pada objek tepatnya mengenai objek, lalu tarik pointer itu ke arah luar
      objek.




                     Gambar 5.6. Hasil kreasi Contour


40
Penggunaan Interactive Distortion

                                                                         143
Interactive Distortion adalah tool yang digunakan untuk membuat bentuk-bentuk
objek yang diminimalisasikan menjadi bentuk abstrak. Anda ingin mencoba tool
ini? Ikuti langkah-langkah berikut:
    1.   Buatlah sebuah objek, aktifkan objek tersebut dengan mendragnya.




                            Gambar 5.7. Gambar Awal

    2.   Klik Interactive Bland Tool > Interactive Distortion Tool di Toolbox.
    3.   Arahkan pointer yang telah berubah menjadi ikon Interactive Distortion
         pada objek, arahkan pada salah satu node objek, lalu tarik sesuai
         keinginan Anda. Maka objek akan berubah bentuk.




                         Gambar 5.8. Hasil kreasi distorsi

                                                                             144
  41
  Kesan 3 Dimensi

Untuk membuat kreasi objek menjadi 3 dimensi maka gunakan Interactive
Extrude Tool. Dengan tool tersebut maka objek yang tadinya adalah bangun datar
dapat terkesan menjadi 3 dimensi seperti memiliki volume.
Berikut adalah langkah-langkah untuk mengaktifkan tool tersebut:
    1.   Buatlah objek berupa bangun datar, lalu aktifkan objek tersebut dengan
         mendragnya.




                            Gambar 5.9. Objek Awal

    2.   Klik Interactive Blend Tool > Interactive Extrude Tool pada Toolbox.
    3.   Arahkan pointer yang telah berubah menjadi ikon Interactive Extrude
         Tool pada objek, lalu tarik objek itu ke arah luar objek.




                                                                            145
                            Gambar 5.10. Kreasi 3 D


  42
  Efek Bayangan pada Objek

Selain memberikan kesan 3D, Anda dapat pula menambahi kreasi objek Anda
tersebut dengan efek bayangan, dengan demikian objek itu benar-benar terkesan
seperti sebuah benda yang tampak nyata.
Berikut adalah langkah serta contohnya:
    1.   Saya akan menggunakan contoh objek 3D untuk diberi efek bayangan.
    2.   Aktifkan objek tersebut terlebih dahulu, yaitu dengan mendragnya.




                                                                             146
                        Gambar 5.11. Objek Awal

 3.   Klik Interactive Blend Tool > Interactive Drop Shadow pada Toolbox.
 4.   Arahkan pointer yang telah berubah menjadi ikon Interactive Drop
      Shadow pada objek, lalu tarik ke arah luar. Atur jatuhnya bayangan
      dengan mengarahkan pointer, lalu lepaskan mouse.




                  Gambar 5.12. Hasil kreasi efek byangan


43
Efek Transparansi
                                                                        147
Dengan efek transparansi ini warna objek akan tampak pudar sehingga membuat
kesan warna tersebut transparan.
Berikut adalah langkah-langkahnya:
    1.   Buatlah sebuah objek, lalu warnailah.
    2.   Aktifkan objek tersebut dengan mendragnya.




                            Gambar 5.13. Objek awal

    3.   Klik Interactive Blend Tool > Interactive Transparency Tool pada
         Toolbox.
    4.   Arahkan pointer yang telah berubah menjadi ikon Interactive
         Transparency ke arah objek, lalu tarik ke luar. Aturlah efek transparansi
         pada objek.




                                                                              148
                      Gambar 5.14. Hasil kreasi transparasi


  44
 Membelah Objek dengan Knife
 Tool

Adakalanya, saat Anda mengkreasikan objek harus membuat pemotongan.
Misalnya saja, Anda harus membuat sebuah logo lingkaran dan tengahnya harus
dipotong. Agar potongan terlihat rapi, maka gunakan Knife Tool yang terletak
pada Shape Tool.
Berikut adalah penerapannya:
    1.   Buat sebuah objek berupa lingkaran.
    2.   Aktifkan objek dengan mendragnya.




                                                                        149
                       Gambar 5.15. Objek Awal

3.   Klik Shape Tool > Knife Tool pada Toolbox.
4.   Arahkan pointer yang telah berubah menjadi ikon Knife Tool pada objek,
     lalu lakukan pemotongan seperti gambar berikut di bawah ini.




                    Gambar 5.16. Pemotongan objek

5.   Jika sudah terpotong, maka objek itu terbelah menjadi dua bagian, lalu
     geser objek yang posisinya di atas sedikit dengan menggunakan Pick
     Tool.




                                                                       150
                    Gambar 5.17. Penggeseran Objek

6.   Warnailah dua objek itu dengan warna yang berbeda.




                    Gambar 5.18. Pewarnaan Objek




                                                          151
  45
  Menghapus Bidang Objek

Menghapus bukan berarti karena adanya kesalahan, tetapi menghapus juga bisa
dalam rangka membuat kreasi objek. Tool yang digunakan untuk menghapus
bidang objek ini adalah Eraser tool. Anda ingin mengetahui caranya?
Berikut adalah contoh beserta langkah–langkah penerapannya:
    1.   Buatlah sebuah objek, lalu drag untuk mengaktifkan objek tersebut.




                            Gambar 5.19. Objek awal

    2.   Klik Shape Tool > Eraser Tool pada Toolbox.
    3.   Pada property bar atur ukuran Eraser Tool dengan Eraser Thickness
         sesuai kebutuhan.
    4.   Arahkan pointer yang telah berubah menjadi ikon Eraser Tool pada
         objek.




                        Gambar 5.20. Hasil kreasi Eraser

                                                                              152
  46
  Menghubungkan Objek-Objek

Dalam membuat kreasi objek, batasannya tidak hanya pada satu objek. Jika
objeknya terlalu banyak, maka biasanya akan membingungkan saat pewarnaan
maupun pengaturan posisi. Untuk menangani hal itu, CorelDraw 12 telah
memiliki fasilitas yang berfungsi menghubungkan objek-objek. Weld, Trim, dan
Intersect adalah perintah untuk menghubungkan objek-objek gambar. Weld
berfungsi menggabungkan objek-objek menjadi satu bagian, sedang Trim dan
Intersect digunakan untuk perpotongan dua buah objek.
Berikut ini adalah cara-cara penerapannya untuk Trim:
    1.   Buatlah dua buah objek yang saling menumpuk.




                           Gambar 5.21. Objek awal

    2.   Aktifkan objek-objek itu dengan mendragnya.




                                                                        153
                       Gambar 5.13. Drag seluruh gambar

    3.   Klik pada menu Arrange > Shaping > Weld atau Anda dapat
         mengaktifkan Weld dengan mengklik ikon Weld pada Property bar yang
         muncul.




                       Gambar 5.14. Penghubungan Weld

Selanjutnya, adalah cara-cara penerapan Trim:
    1.   Buatlah 2 buah objek yang saling bertumpuk.

                                                                       154
                       Gambar 5.15. Objek awal

2.   Aktifkan objek-objek tersebut dengan mendragnya.




                       Gambar 5.16. Drag objek

3.   Klik menu Arrange > Shaping > Trim atau klik ikon Trim pada Property
     Bar yang muncul. Geserlah salah satu objek untuk melihat hasil Trim




                                                                     155
                    Gambar 5.17. Penghubungan Trim

Terakhir adalah penerapan Intersect:

1.   Buatlah 2 buah objek yang saling bertumpukan.




                        Gambar 5.18. Objek awal

2.   Aktifkan dua objek tersebut.



                                                     156
                       Gambar 5.19. Drag objek

3.   Klik menu Arrange > Shaping > Intersect atau klik ikon Intersect yang
     muncul pada Property bar.
4.   Untuk memperjelas hasil Intersect warnailah perpotongan di antara dua
     objek tersebut.




                                                                      157
                      Gambar 5.20. Penghubungan Intersect


  47
  Manfaat Power Clip

Jika Anda ingin memasukkan objek gambar menjadi sebuah fill yang telah dibuat
ke dalam objek lain, maka manfaatkan fasilitas Power Clip. Sebenarnya caranya
cukup mudah.
Berikut adalah langkah-langkahnya:
    1.   Buatlah objek yang akan difungsikan sebagai fill.




                                                                         158
                       Gambar 5.21. Objek pertama

2.   Lalu, buatlah objek kedua yang digunakan sebagai bingkai fill




                        Gambar 5.22. Objek kedua

3.   Aktifkan gambar pertama dengan mendragnya.
4.   Kemudian, klik menu Effect > Power Clip > Place Inside Container.
5.   Jika sudah, pindah pointer yang berbentuk ikon panah pada objek kedua.




                                                                         159
                      Gambar 5.23. Pewarnaan Power Clip

Apabila saat Anda memindahkan objek pertama ke objek kedua sebagai fill tidak
serasi, maka Anda bisa mengeditnya. Caranya klik menu Effect > Power Clip >
Edit Contents, lalu atur posisi objek satu tersebut jika sudah, kembali ke menu
Effect > Power Clip > Finish Editing This Level.



  48
  Merapikan Posisi Objek

Apabila Anda ingin merapikan posisi objek yang sudah selesai dikreasi,
gunakanlah Align and Distribution. Sebenarnya cara manual juga dapat dilakukan,
yaitu dengan memindah dan menata objek-objek tersebut, tetapi kendalanya
adalah terlalu lama dan keakuratannyapun tidak terjamin. Berikut adalah tip
untuk merapikan posisi objek:
    1.   Sebagai ilustrasi, berikut adalah contoh objek yang akan dirapikan
         posisinya.



                                                                           160
                       Gambar 5.24. Contoh objek

2.   Drag kedua objek itu untuk mengaktifkannya.
3.   Lalu, klik menu Arrange > Align Distribution.
4.   Pilih perintah yang Anda butuhkan. Pada contoh ini saya gunakan Align
     Centers Vertically.




                  Gambar 5.25. Merapikan posisi objek


                                                                      161
Tentang Kami


Jubilee Enterprise telah merancang banyak buku tentang dunia teknologi
informasi dan sampai saat ini berusaha dengan sekuat tenaga untuk menghadirkan
naskah-naskah paling populer dan menarik. Banyak di antaranya yang telah
mencapai bestseller, seperti 101 Tip dan Trik MS Excel 2003, Desain Brosur
Profesional dengan Photoshop CS, Membuat Presentasi Cantik Menggunakan
PowerPoint 2003 dan Photoshop CS, 95 Tip dan Trik Registry Windows XP, 101
Tip dan Trik Windows XP, dan banyak lagi.




Selain merancang naskah teknologi informasi, perusahaan yang berbasis di
Yogyakarta ini juga membantu banyak orang yang ingin meniti karir di dunia
penulisan buku. Dengan moto “Now Everyone Can Write”, perusahaan ini telah
membimbing, membantu, dan melancarkan penerbitan naskah sejumlah buku
populer, seperti Kiat Merawat Gigi Anak (Drg. Chaerita Maulani), Today’s Bussines
Ethic On Tourism (Bartono PH), 14 Langkah Meningkatkan Karir dan Jabatan
(Bartono PH), Persaingan Bisnis Restoran (Bartono PH), dan masih banyak lagi.
Semuanya diterbitkan oleh PT Elex Media Komputindo.




Jika Anda ingin berhubungan dengan kami, baik untuk menanyakan produk-produk
yang telah kami buat atau ingin kami bantu untuk menyelesaikan naskah yang
Anda tulis, silakan kontak kami di:


Jubilee Enterprise
Jl. Balirejo I/12 Yogyakarta 55165
Telp. 0274-7806568 atau 0274-518079
E-Mail: jubileesite@yahoo.com
                                                                             162

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:104
posted:10/17/2011
language:Malay
pages:162