Pengenalan Java_5_ by hcj

VIEWS: 5 PAGES: 38

									Primitif Tipe data
dan Operator
Pemberian Nama
Tipe Data Primitif
Variabel dan Konstanta
Operator
Standar Input/Output
                                              Penamaan dalam Java

   Jika kita melihat pada program pertama kita dan program-program
 selanjutnya bahwa Java classes, methods, dan Variables semuanya
 mempunyai nama.
  Penamaan didalam java boleh memiliki kombinasi dari letters,
 numbers, dan Underscore character(_), tetapi karakter pertama dari
 penulisan nama haruslah dimulai dengan huruf.
  Penulisan nama didalam java minimal terdiri dari satu karakter, dan
 tidak memiliki batasan maksimum.

 Contoh penulisan nama yang dibolehkan didalam java.
       Hello ThisIsTest        ABC     A1B2 a_12
 Contoh penulisan nama yang tidak dibolehkan didalam java.
       1Day _toupper           dan lain lain
       ditambah dengan reserved keywords
Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks   2
                                              Penamaan dalam Java

 Hasil dari sebuah konfrensi :
     Nama class java, selalu dimulai dengan huruf besar.
     Nama Methods dan Variables, dengan huruf kecil.
     Nama Class, Methods dan Variabel jika terdiri dari dua atau lebih
      suku kata, awal kata ke dua dan seterusnya awali dengan huruf
      besar.

 Contoh untuk class.
     HelloWorld       ThisIsTest
 Contoh untuk methods dan variables.
     getString        toUpperCase                        statusPerkawinan




Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks         3
                                                   Penamaan dalam Java

                                       Reserved Keywords

     abstract           continue          float               long            short         try

     boolean             default           for               native           static       void

       break                   do         goto                now             super       volatile

        byte             double             if                null         synchronized    while

       case               else       implements            package             this

       catch            extends          import             private           throw

        char              false       instanceof           protected          throws

       class              final            iInt              public          transient

       const             finally       interface             return            true



Fakultas Teknologi Informasi        Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                           4
                                                                      Tipe Data


     Bahasa pemrograman java memiliki 2 katagori tipe data:
      primitive dan reference. Sebuah variabel dengan tipe
      primitive memuat sebuah nilai tunggal dengan format
      dan ukuran yang sesuai tipenya. Sedangkan Reference
      tipe data merupakan sebuah tipe data berjenis class,
      yang dapat memiliki fungsi atau metode.




Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks          5
                                                                                       Tipe Data

 Tipe Data Primitive
     Kata Kunci                         Keterangan                                Size/Format


                                                        (integers)

        byte                         Byte-length integer                     8-bit two's complement

        short                           Short integer                        16-bit two's complement

         int                               Integer                           32-bit two's complement

        long                            Long integer                         64-bit two's complement

                                                     (real numbers)

        float                  Single-precision floating point                   32-bit IEEE 754

       double                  Double-precision floating point                   64-bit IEEE 754

                                                     (other types)

        char                         A single character                      16-bit Unicode character

      boolean                  A boolean value (true or false)                     true or false




Fakultas Teknologi Informasi          Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                              6
                                                                                            Tipe Data

  Contoh Tipe Data Primitive
                               Contoh                                           Tipe Data
                                 178                                               Int
                               8864L                                              long
                               37.266                                            double
                               37.266D                                           double
                               87.363F                                            float
                               26.77e3                                           double
                                 'c'                                              char
                                True                                            boolean
                                False                                           boolean


     Secara umum, sederet digit dengan tanpa titik decimal (dalam notasi Internasional)
     atau koma decimal (notasi Indonesia) ditipekan sebagai sebuah integer. Kita juga
     dapat menspesifikasi sebuah integer Long dengan menempatkan 'L' atau 'l' setelah
     angkanya. 'L' ditunjukkan agar tidak membingungkan dengan didgit '1'. Sebuah
     deretan digit dengan ada sebuah titik desimalnya adalah bertipe double. Kita juga
     dapat menspesifikasi sebuah float dengan menempatkan 'f' atau 'F' setelah angka.
     Sebuah karakter harfiah adalah sebuah karakter Unicode tunggal diantara tanda petik.
     Dua karakter Boolean adalah true dan false (benar dan salah)


Fakultas Teknologi Informasi             Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                      7
                                                                      Tipe Data

 Tipe Data Reference

    Arrays, class, dan interface adalah tipe-tipe referensi. Nilai dari
    variable tipe referensi, berbeda dengan tipe primitive, adalah
    sebuah referensi untuk (sebuah alamat dari) nilai atau kumpulan
    nilai dari nilai-nilai yang ditunjukkan oleh variable.




Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks          8
                                                         Variabel Tipe Data


   Variabel Primitif adalah variabel dengan tipe data primitif. Mereka
    menyimpan data dalam lokasi memori yang sebenarnya di mana
    variabel tersebut berada.
         contoh: int num = 10;


   Variabel reference adalah variabel yang menyimpan alamat dalam
    lokasi memori yang menunjuk ke lokasi memori di mana data
    sebenarnya berada.
         contoh: String nama = “adi”




Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks      9
                                                   Konstanta dan Variabel
 Konstanta adalah sebuah tempat penyimpanan data didalam memory
      komputer yang mana nilai yang ada didalamnya sudah tidak
      dapat berubah selama program dijalankan. Sedangkan
 Variabel sebaliknya, dimana nilai-nya dapat berubah selama program
      berjalan.

 Tipe data didalam java, yang tergolong kedalam tipe data primitif :
   Tipe               Bit                       Range / Jangkauan                        Sub-Tipe
   boolean             1                              True or false
   char               16                          „\u0000‟ to „\uFFFF‟                       -
   byte                8                              -128 … 127
   short              16                           -32,768 … 32,767
   int                32                   -2,147,483,648 … 2,147,483,647                 Integer

   long               64       -9,223,372,036,854,775,808... 9,223,372,036,854,775,807

   float              32                          -3.4e+38…3.4e+38                        Floating
   double             64                         -1.7e+308…1.7e+308                        Point

Fakultas Teknologi Informasi          Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                           10
                                            Konstanta dan Variabel
 Integer Konstanta dan Variabel adalah bilangan bulat posistif atau
      negatif dengan range yang sudah disebutkan pada tabel
      sebelumnya.
 Contoh yang dibolehkan:
      12
      0
      -123456
      9999999999L       // tipe long
 Contoh yang tidak diperbolehkan :
      1,024             // memiliki tanda berkoma
      9999999999        // terlalu besar untuk tipe int
 Deklarasi variabel integer sbb:
      int var1, var2;
      short var3;
      int var4 = 100    // deklarasi dan inisialisasi nilai 100 ke var4
Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks       11
                                            Konstanta dan Variabel
 Real Konstanta dan Variabel adalah bilangan pecahan posistif atau
      negatif dengan range yang sudah disebutkan pada tabel
      sebelumnya.
 Contoh yang dibolehkan:
     12.               // tipe double
     12E2              // tipe double
     12.0e2            // tipe double
     3.14159F          // tipe float
 Contoh yang tidak diperbolehkan :
     1,024.0            // memiliki tanda berkoma
     1.2e108F           // terlalu besar untuk tipe float
 Deklarasi variabel real sbb:
      double x;
      float pi = 3.14159F ;


Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks   12
                                            Konstanta dan Variabel
 boolean Konstanta dan Variabel adalah data yang berisi nilai dua
      kemungkinan, yaitu nilai benar atau salah.
 Contoh yang dibolehkan:
     true
     false
 Deklarasi variabel boolean sbb:
      boolean test = false;

 character Konstanta dan Variabel adalah character dan string
      didalam java menggunakan unicode character set. Dimana
      disimpan didalam bentuk 16 bit memori, yang memungkinkan
      menyimpan sebanyak 65,536 karakter. Nilai Karakter ditandai
      dengan diapit dengan dengan tanda petik tunggal. Data ini juga
      dapat direpresentasikan dengan escape character, seperti
      terlihat pada tabel dibawah ini. Sedangkan string diapit dengan
      tanda petik ganda.
Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks   13
                                             Konstanta dan Variabel
 Contoh yang dibolehkan:
      „a‟         „1‟     “abc” “C”
 Deklarasi variabel char sbb:
      char test = „A‟;
      string test = ”Universitas Budi Luhur”;

  Escape   Description
  sequence
  \n       Baris baru. Posisi cursor diawal baris berikutnya.
  \t       Horizontal tab. Memindahkan kursor ke tab berikutnya
  \r       Carriage return. Posisi cursor diawal baris yang sedang aktif
  \\                  Backslash. Mencetak karakter backslash.
  \"                  Double quote. Mencetak tanda petik ganda,
                          System.out.println( "\"in quotes\"" );
                      displays
                          "in quotes"
Fakultas Teknologi Informasi    Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks   14
                                            Konstanta dan Variabel
 Keeping Constants Consisten in a Program adalah bagaimana
     membentuk nilai konstanta menjadi tetap dan tidak dapat berubah
     sepanjang program berjalan. Untuk itu dapat dilakukan dengan
     menggunakan keyword “final” didepan tipe data dari sebuah
     konstanta. Dan nama constanta menggunakan huruf besar semua
 Contoh program sbb:
 1.      public class Constant {
 2.        public static void main(String[] args) {
 3.                   final float PI = 3.14159F;
 4.                   Syatem.out.println(“2*pi = “ + 2*PI);
 5.        }
 6.      }

 Hasilnya sbb:
       2*pi = 6.28318

 Jika antara baris 3 & 4 disisipkan perintah sbb:
        PI = 3.0F
 Hasilnya sbb:
        can‟t assign a value to final variable: PI                    1 error
Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks             15
                                                  Konstanta dan Variabel
 Latihan :
      Pertanyaan 1 – 8 jawablah dengan pernyataan valid atau tidak
      valid dan berikan alasannya kalau tidak valid.
 1.      10.0                                      5.          -100,000
 2.      123E-5                                    6.          „T‟
 3.      „„„                                       7.          3.14159
 4.      “Siapa kamu?”                             8.          True
         Pertanyaan 9 – 11, apakah sama atau tidak nilai real disisi kiri
         dengan disisi kanan?
 9.      4650.;            4.65E+3
 10.     -12.71;           -1.27E1
 11.     0.0001;           1.0e4
         Pertanyaan 12 – 15, apakah valid atau tidak penulisan nama
         berikut, jika tidak berikan alasannya?
 12.     isVector                                  14.         2ndChance
 13.     MyNewApp                                  15.         MIN_DISTANCE


Fakultas Teknologi Informasi         Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks     16
                                            Konstanta dan Variabel
 Latihan :
      Pertanyaan berikut, jawablah dengan pernyataan valid atau tidak
      valid dan berikan alasannya kalau tidak valid, untuk penulisan
      deklarasi variabel dan konstanta berikut.
 16.  int firstIndex = 20;
 17.     Final short MAX_COUNT = 100000;
 18.     Char test = “Y”;


         Pertanyaan terakhir, apakah legal atau tidak program dibawah ini,
         jika legal apa hasil dari program tersebut, jika tidak dimana letak
         kesalahannya?
         int I, j;
         final int k = 4;
         I = k * k;
         j = I / k;
         k = I + j;



Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks      17
Operator

   Operator merupakan simbol yang biasa digunakan dalam menulis
    suatu penyataan (statement) dalam bahasa pemrograman apapun.
    Operator akan melakukan suatu operasi terhadap operand sesuai
    dengan fungsinya. Contoh operasi antara lain penjumlahan,
    pengurangan, pembagian dan sebagainya.

             3+8*4
             3 8 4 adalah operand
             + * adalah Operator




Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks   18
                                                                        Operator
    Operator Penugasan
         Operator ini adalah operator yang paling sederhana dan hanya
          dilambangkan dengan karakter ‟=‟. Operator ini digunakan untuk
          menugaskan suatu nilai ke suatu variabel. Contoh :
                    int hitung = 4;

         yang unik dari operator ini dalam Java adalah kita dapat menggunakan
          operator ini secara berantai dalam suatu ekspresi, contoh:
                          int a, b, c;
                          a = b = c = 99;

         Bentuk Umumnya sebagai berikut:
                          variable_name = expression;
                          yaitu : menyimpan nilai dari expression ke dalam
                          variable_name
Fakultas Teknologi Informasi     Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks         19
                                                                          Operator
    Operator Matematika
         Operator ini digunakan dalam ekspresi matematika. Berikut ini daftar
          operator matematika yang dikenal dalam Java:

            Type                     Symbol       Algebraic Expression    Java Expression


            Additon                      +                   a+b               a+b
            Subtraction                  -                   a–b               a–b
            Multiplication               *                     ab               a*b
            Division                     /               a / b or a † b        a/b
            Modulus (Remainder)         %                   a mod b            a%b


         Nilai dari ekspresi dapat berupa proses kalkulasi matematik dimana kita
          sebut dengan assignmnet operator. Contoh
                          a = a + 10
Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                   20
                                                                          Operator
     Superioritas Operator.
      1.       Operator dapat dikombinasikan ke dalam ekspresi yang kompleks
                           result   =   total + count / max - offset;
      1.       Operator memiliki superioritas yang terdefinisi secara baik, yang menentukan
               urutan mereka dievaluasi
      2.       Perkalian, pembagian dan remainder dievaluasi sebelum pengurangan,
               penjumlahan dan penggabungan string
      3.       Operator aritmatik dengan superioritas sama dievaluasi dari kiri ke kanan
      4.       Kurung dapat digunakan untuk memaksa urutan evaluasi


      Contoh :
               a + b + c + d + e                              a + b * c - d / e
                 1   2   3   4                                  3   1   4   2
             a / (b + c) - d % e                         a / (b * (c + (d - e)))
               2    1    4   3                             4    3    2    1

Fakultas Teknologi Informasi    Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                       21
                                                                            Operator
     Numeric Promotion of Operands
          Adalah sebuah aturan dari hasil sebuah perhitungan matematik
          dimana atruran tersebut adalah:

          1.   Jika dalam operand tersebut terdapat nilai double maka operand lain akan di
               konvert ke nilai double
          2.   Selain itu, jika dalam operand tersebut terdapat nilai float maka operand lain
               akan di konvert ke nilai float.
          3.   Selain itu, jika dalam operand tersebut terdapat nilai long maka operand lain
               akan di konvert ke nilai long
          4.   Selain itu, semua operand akan di konvert ke nilai int.

          Contoh :
                           Expression          Result
               1.          1+1/4               1
               2.          1.0 + 1 / 4         1.0
               3.          1 + 1.0 / 4         1.25
Fakultas Teknologi Informasi     Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                      22
                                                                          Operator
      Ilustrasi Program
 1.      public class TestPromotion {
 2.           public static void main(String[] args) {
 3.                        System.out.println(1 + 1/4);
 4.                        System.out.println(1.0 + 1/4);
 5.                        System.out.println(1 + 1.0/4);
 6.           }
 7.      }
 Jika dikompile dan dijalankan akan menghasilkan sbb:
 C:\>javac TestPromotion.java
 C:\>java TestPromotion
 1
 1.0
 1.25
Fakultas Teknologi Informasi       Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks         23
                                                                      Operator
     Assignment Conversion - Casting Conversion
 Terkadang kita perlu melakukan Assignment Conversion (konversi terhadap
 data dari satu tipe data ketipe data yang lain), konversi harus dilakukan secara
 hati-hati, untuk menhindari terjadinya kehilangan data. Adapun jenis assignment
 conversion ini adalah
 1. Widening Conversion : perubahan dilakukan dari tipe data yang kecil
     ketipe data yang lebih besar. Contoh :
            int x = 4;
            double y;
            y = x;           // legal y = 4.0
 2. Narrowing Conversion : perubahan dilakukan dari tipe data yang besar
     ketipe data yang lebih kecil. Contoh :
            int x;
            double y=1.25;
            x = y;           // illegal, karena y bilangan pecahan.


Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks          24
                                                                            Operator
  Assignment Conversion - Casting Conversion
 Untuk mengatasi masalah tersebut, maka perlu dilakukan pemaksaan
 tipe data dengan menggunakan teknik “Casting”, yaitu dengan
 memberikan tipe data lain pada data yang ingin dirubah tipenya.
 Contoh :
        x = (int) y;
 Contoh Program sbb:
 1.      public class TestCast {
 2.         public static void main(String[] args) {
 3.                    double x = 3.99,      y = 1.1e38
 4.                    System.out.println(“(int) x = “ + (int) x);
 5.                    System.out.println(“(int) y = “ + (int) y);
 6.         }
 7.      }
 Hasil dari program diatas dbb:
       (int) x = 3
       (int) y = 2147483647                    // nilai maksimal int, y lebih besar dari hasil
Fakultas Teknologi Informasi     Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                      25
                                                                      Operator
     Assignment Conversion - Casting Conversion
 Latihan :
 Perhatikan potongan program dibawah ini, legal atau tidak, hasil dari
 potongan program tersebut. Jika legal hasilnya seperti apa, jika tidak
 baris mana yang salah, dan berikan solusinya.

 1.      int x = 16, y = 3;
         double result;
         result = x + y / 2.0;

 2.      int x = 16, y = 3;
         int result;
         result = x + y / 2.0;




Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks         26
                                                                                   Operator
  Assignment Statement & Assignment Operator
 Java juga memiliki spesial assingment operators dengan
 mengkombinasikan assignment dengan binary operator menjadi sebuah
 ekpresi tunggal.
 1.      Assignment Statement
         a = a + 5;
         dapat digantikan dengan menggunakan Addition assignment
         operator +=. Sehingga dituliskan sbb:
         a += 5;
 2.      Arithmatic Assignment Operators
           Assignment Operators         Sample Expression            Expanded Expression   Result
           Assume: int a = 3, b = 11;
                        +=                        a += 3                   a=a+3              6
                        -=                        a -= 2                   a=a–2              1
                        *=                        a *= 4                   a=a*4             12
                        /=                        a /= 2                   a=a/2              1
                        %=                       b %= 3                    b=b%3              2
Fakultas Teknologi Informasi        Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                          27
                                                                                   Operator
  Operator Increment dan Decrement
 Java memiliki unary Increment Operator (++) dan unary Decrement
 Operator (--). Biasanya data disimpan dalam bentuk penambahan nilai
 integer dengan satu.

 Bila anda perhatikan maka pernyataan ini akan sama maknanya,
 walaupun menggunakan cara yang berbeda-beda.
      c = c + 1;
      c += 1;
      c++;
 Tabel : Increment and Decrement Operator
               Operator        Sample Expression               Expanded Expression Result
             preincrement              ++a                    Hasil cetak setelah a ditambah 1
             postincrement             a++                   Hasil cetak sebelum a ditambah 1
             Predecrement              --a                    Hasil cetak setelah a dikurangi 1
            postdecrement              a--                   Hasil cetak sebelum a dikurangi 1


Fakultas Teknologi Informasi      Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                            28
                                                                              Operator
  Operator Increment                          dan Decrement
 Contoh Program :
 1.      public class TestIncrement {
 2.        public static void main(String[] args) {
 3.                   int i = 4, k = 0;
 4.                   k = i-- + 2 * i * ++i;
 5.                   System.out.println( “i = “ + i );
 6.                   System.out.println( “k= “ + k );
 7.
 8.                        k = --i + 2 * i * i++;
 9.                        System.out.println( “i = “ + i );
 10.                       System.out.println( “k= “ + k );               Hasilnya :
 11.          }                                                               4
 12.     }                                                                   28
                                                                              4
                                                                             21

Fakultas Teknologi Informasi       Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                29
                                                                      Operator
   Logika
    Apabila 2 operand bernilai boolean (Contoh A dan B) dan keduanya
    digunakan dalam operasi AND, OR, XOR, dan NOT maka nilai yang
    dihasilkan antara lain:
       Operasi AND hanya akan menghasilkan nilai true apabila kedua operand
        (A dan B) bernilai true;
       Operasi OR hanya akan menghasilkan nilai false apabila kedua nilai
        operand false;
       Operasi XOR hanya akan menghasilkan nilai true apabila salah satu
        operand-nya (bukan kedua-duanya) bernilai true; sedangkan
       Operasi NOT akan menghasilkan negasi atau kebalikan dari nilai
        sebelumnya.


    Contoh Program : DemoOperatorLogika.java

Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks         30
                                                                                   Operator
   Relasi
    Relational and Logical Operator adalah dua buah type operator
    yang menghasilkan nilai boolean true atau false. Biasanya
    digunakan untuk mengontrol banyak pengulangan dan struktur
    percabangan didalam java.
    Tabel Relational Operators:

       Operator                Sample Expression                          Meaning
                                          Relatinal operators:
            >                         x>y                                 True if x > y
            <                         x<y                                 True if x > y
            >=                       x >= y                               True if x ≥ y
            <=                       x <= y                               True if x ≤ y
                                          Equality operators:
            ==                       x == y                               True if x = y
            !=                       x != y                               True if x ≠ y
Fakultas Teknologi Informasi       Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                   31
                                                                      Operator
   Relasi

   Contoh Program: RelasiDemo.java




Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks         32
Contoh Program:
1.      public class TestAnd {
2.        public static void main(String[] args) {
3.                 int i = 10, j = 9;
4.                 boolean test;
5.                 test = i > 10 && j++ > 10;
6.                 System.out.println(i);
7.                 System.out.println(j);
8.                 System.out.println(test);
9.
10.                       test = i > 10 & j++ > 10;
11.                       System.out.println(i);
12.                       System.out.println(j);
13.                       System.out.println(test);
14.          }
15.     }
Fakultas Teknologi Informasi      Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks   33
                                      Operator
   Operator kondisi (?:)
   ?: merupakan operator ternary.
       Sintaks; exp1 ? Exp2 : exp3
 Standard Input and Output

 Pada bahasa pemrograman selalu digunakan sesuatu untuk
 membaca data untuk diproses, dan menulis kembali dalam bentuk
 cetakan setelah memperoleh sebuah hasil. Ini lah yang kita sebut
 standart input dan output.
 Pemrograman java memiliki tiga standar input dan output objek. Yaitu:
 1. System.in : merepresentasikan standard input stream, biasanya
    melalui keyboard.
 2. System.out : merepresentasikan standard output stream, biasanya
    melalui layar monitor.
 3. System.err : merepresentasikan standard error sttream, khusunya
    untuk menampilkan pesan-pesan error pada program.




Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks   35
 Standard Input and Output

 Using the standard input stream:
 Digunakan untuk membaca data dari keyboard, atau dari media input
 lainnya. Membaca data menggunakan metode standar java sangatlah
 komplek. Pada kesempatan ini kita akan mencoba menggunakan
 class BufferedReader dengan InputStreamReader untuk membaca data
 pada program-program berikut.
 Untuk menggunakan class ini dan metode yang terdapat didalamnya
 haruslah mengimport paket java.io kedalam program yang kana
 dibuat.
 Metoda yang digunakan sbb:
   readLine()
 Contoh penggunaan sbb:
   BufferedReader       stdin      =                      new         BufferedReader(new
         InputStreamReader(System.in));
   ………
   stdin.readLine();
Fakultas Teknologi Informasi   Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                   36
Standard Input and Output
Contoh Program:
1.            import java.io.*;
2.            public class ReadStdIn {
3.                         public static void main(String[] args) throws IOException {
4.                                    double v1; int i1; float b1;
5.                                    BufferedReader stdin = new BufferedReader(new
                                      InputStreamReader(System.in));
 6.                                   try {
 7.                                             System.out.println("Enter a double value: ");
 8.                                             v1 = Double.parseDouble(stdin.readLine());
 9.                                             System.out.println("Value = " + v1);
 10.                                            System.out.println("Enter a int value: ");
 11.                                            i1 = Integer.parseInt(stdin.readLine());
 12.                                            System.out.println("Value = " + i1);
 13.                                            System.out.println("Enter a float value: ");
 14.                                            b1 = Float.parseFloat(stdin.readLine());
 15.                                            System.out.println("Value = " + b1);
 16.                                  }
 17.                                  catch(Exception e) {
 18.                                            System.out.println("Error : " + e);
 19.                                  }
 20.                       }
 21.          }
Fakultas Teknologi Informasi        Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks                        37
 Standard Input and Output
 Latihan :
      Buatlah sebuah class konversi derajat Fahrenheit ke derajat Kelvins. Dimana
      derajat Fahrenheit diinput dari keyboard dengan rumus konversi sbb:

              Dejarat Kelvin = ( 5. / 9. ) * (Derajat Fahrenheit – 32.) + 273.15




Fakultas Teknologi Informasi     Pemrograman Berorientasi Objek-3 sks               38

								
To top