Docstoc

Modul Java

Document Sample
Modul Java Powered By Docstoc
					Pengenalan Bahasa Pemrograman
            Java
Apa yang Disebut Java ?
• Bahasa pemrograman berorientasi objek
  murni yang dibuat berdasarkan
  kemampuan-kemampuan terbaik bahasa
  pemrograman objek sebelumnya (C++,
  Ada, Simula).
• Diciptakan oleh James Gosling,
  developer dari Sun Microsystems pada
  tahun 1991.


                                          2
Karakteristik Java
• Sederhana, semudah C dan seampuh C++: berlawanan
  dengan anggapan orang-orang bahwa bahasa Java sulit
  untuk dipelajari, Java gampang untuk dipelajari terutama
  untuk orang yang sudah mengenal pemrograman tapi
  belum terlalu terikat pada paradigma pemrograman
  prosedural. Tentu saja ini berarti bahwa kita harus siap
  mempelajari salah satu teknologi yang berkembang paling
  cepat di dunia dalam dua tahun terakhir ini dengan
  banyak membaca tentunya baik dari buku maupun
  melalui web.




                                                         3
Karakteristik Java
• Sangat berorientasi obyek (OOP) dengan
  implementasi yang sangat baik
• Arsitekturnya yang kokoh dan pemrograman
  yang aman. Dalam Java program yang kita buat
  tidak mudah untuk “hang” karena konflik pada
  memori biasanya diselesaikan dengan
  mengumpulkan obyek-obyek yang sudah tak
  terpakai lagi secara otomatis oleh garbage
  collector. Penanganan kesalahan juga
  dipermudah dalam Java dengan konsep
  Exception

                                                 4
Karakteristik Java
• Bukan sekedar bahasa tapi juga platform sekaligus arsitektur.
  Java
• mempunyai portabilitas yang sangat tinggi. Ia dapat berada
  pada smartcard, pager, POS (Point of Service), handphone, PDA,
  palm, TV, Embedded device (PLC, micro controller), laptop, pc,
  dan bahkan server). Menyadari akan hal ini Sun membagi
  arsitektur Java membagi tiga bagian, yaitu:
• Enterprise Java (J2EE) untuk aplikasi berbasis web, aplikasi
  sistem tersebar dengan beraneka ragam klien dengan
  kompleksitas yang tinggi. Merupakan superset dari Standar Java
• Standard Java (J2SE), ini adalah yang biasa kita kenal sebagai
  bahasa Java, dan merupakan fokus kita sekarang.
• Micro Java (J2ME) merupakan subset dari J2SE dan salah satu
  aplikasinya yang banyak dipakai adalah untuk wireless
  device/mobile device

                                                               5
Karakteristik Java
• Program Java dijalankan menggunakan
  interpreter melalui Java Virtual machine (JVM).
  Hal ini menyebabkan source code Java yang
  telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat
  dijalankan pada platform yang berbeda-beda.
• Fitur-fitur utama yang lain:
  - Mendukung multithreading.
  - Selalu memeriksa tipe obyek pada saat
    runtime.



                                                6
Java Sun Microsystem
• Java 2 Software Developer Kit (J2SDK)
     Windows
     SPARC
     X86 Solaris
     Linux
• Versi terbaru Java SE 6




                                          7
Bagaimana Java Bekerja ?




                           8
Bagaimana Java Bekerja ? ( lanjutan )




                                        9
Java Platform
• Platform dapat diartikan sebagai lingkungan perangkat
  keras atau perangkat lunak dimana program dijalankan.
  Umumnya platform berdasarkan nama sistem operasi
  yang digunakan, misalnya Windows 2000, Linux, Solaris,
  atau MacOS.
• Platform Java mempunyai dua komponen, yaitu:
• Java Virtual machine (Java VM)
  Merupakan fondasi untuk platform Java yang dapat
  digunakan di berbagai platform perangkat keras.
• Java Application Programming Interface (Java API)
  Kumpulan komponen-komponen perangkat lunak siap
  pakai (ready-made software components) untuk berbagai
  keperluan

                                                       10
Membuat Program Java

• Persiapan
   Download dan Instalasi J2SDK
   Setting jalur eksekusi

• Penulisan program:
   Menulis program
   Kompilasi
   Eksekusi


                                   11
Persiapan

• Download dan Installasi J2SDK
 http://java.sun.com/javase/downloads/

• Setting jalur eksekusi
 Settings – Control Panel – System – Advanced
 – Environment Variables




                                            12
Identifier di Java
•   Identifier adalah nama yang diberikan kepada variabel, method, kelas,
    paket, dan interface
•   Adapun tatacara penamaan identifier:
    1. Case sensitive, huruf kapital dan kecil dibedakan
    2. Identifier yang diberikan oleh pemrogram tidak boleh sama dengan
       keyword yang ada di Java
    3. Dimulai dengan huruf atau underscore (garis bawah) atau tanda ($).
       Namun sebisa mungkin diawali dengan huruf karena mungkin
        identifier dengan awalan underscore dan ($) digunakan unruk
        pemrosesan internal dan file import
    4. Karakter berikutnya dapat berupa huruf atau angka 0 sampai 9.
       Simbol-simbol seperti „+‟ dan spasi tidak dapat digunakan




                                                                        13
Keywords di Java
• Keyword adalah identifier yang digunakan Java untuk suatu
  tujuan khusus. Daftar keyword Java adalah sebagai berikut:
   abstract    do      implements     private    this
   boolean     double import          protected throw
   break       else     instanceof     public     throws
   byte        extends       int      return      transient
   case        false     interface    short      true
   catch       final        long      static       try
   char        finally     native    strictfp     void
   class        float        new      super       volatile
   continue     for          null     switch       while
   default        if      package   synchronized




                                                               14
Contoh Penulisan Nama Variabel
yang Diizinkan
•   @2var
•   _status
•   tanggal
•   jumlahBarang
•   nama_kecil
•   final_test
•   int_float

                                 15
Tipe Data di Java

• Tipe data dalam Java dibagi dalam
  dua kategori:
  1. Sederhana (primitif)
  2. Komposit (referensi)




                                      16
Tipe data sederhana (primitif)
• Tipe data sederhana merupakan tipe inti. Tipe
  sederhana tidak diturunkan dari tipe lain.
  Terdapat delapan tipe data primitif di Java:
  - Empat tipe adalah untuk bilangan
    bulat (integer) : byte, short, int, long
  - Dua untuk tipe angka pecahan (floating point):
    float, double
  - Satu untuk tipe karakter, yaitu char
  - Satu untuk tipe boolean yang berisi nilai
    logika: true/false

                                                17
Tipe data sederhana (primitif)
 Integer:

  Tipe
         Panjang                  Rentang Nilai                    Contoh Nilai
  Data
 byte       8 bit    -27 sampai 27 - 1                        5
                     (-128 sampai 127 )                       -126
                     (256 kemungkinan nilai)
 short      16 bit   -215 sampai 215 - 1                      9
                     (-32.768 sampai 32.767)                  -23659
                     (65.535 kemungkinan nilai)
 int        32 bit   -231 sampai 231 - 1                      2067456397
                     ( -2.147.483.648 sampai 2.147.483.647)   -1456398567
                     (4.294.967.296 kemungkinan nilai)
 long       64 bit   -2-63 sampai 263 - 1                     3L
                     ( -9.223.372.036.854.775.808 sampai      -2147483648L
                     9.223.372.036.854.775.807)
                     (18.446.744.073.709.551.616              67L
                     kemungkinan nilai)

                                                                              18
Tipe data sederhana (primitif)
Floating Point:
   Tipe data floating point merupakan tipe data untuk untuk
   variabel yang nilai-nilainya adalah bilangan real (dapat
   mempunyai pecahan desimal).

          Tipe                 Contoh Penulisan Nilai yang
                   Panjang
          Data                      Diperbolehkan
       float        32 bit    78F
                             -34736.86F
                             6.4E4F ( sama dengan 6,4 x
                             104 )
       double       64 bit    -2356
                             3.5E7
                             67564788965.567


                                                             19
Tipe data sederhana (primitif)
Char:
   Tipe data textual merupakan tipe data untuk variabel yang
   nilai-nilainya adalah karakter tunggal. Tipe data yang
   merupakan tipe data textual adalah char yang memiliki panjang
   16 bit. Nilai variabel char ditulis dengan diberi tanda kutip
   tunggal „...‟. Berikut contoh penggunaan tipe data char :

   public char alphabet = „A‟;
   public char ascii = „\111‟; // jika dicetak, akan menghasilkan
                               // huruf „I‟;




                                                               20
Tipe data sederhana (primitif)
Logika (Boolean):
   Tipe data logika adalah tipe data yang hanya memiliki 2
   kemungkinan nilai, yaitu true atau false. Hanya satu tipe data
   logika pada teknologi Java, yaitu boolean. Berikut contoh
   penggunaan tipe data boolean :

   public boolean status = true;
   public boolean check = 10 < 5 ; // nilai check menjadi
                                  // false




                                                                    21
Tipe Data Komposit
 Tipe data komposit merupakan tipe data yang
 disusun dari tipe data sederhana atau tipe
 komposit lain yang sudah ada. Tipe ini dapat
 berupa array, string, kelas, dan interface.
 Khusus untuk String pada Java dikenali sebagai
 kelas, bukan sebagai array of character. String
 pada Java diapit oleh tanda petik ganda
 (“.....”), contoh:
 String s=”Saya makan nasi”;




                                                   22
Promosi dan Casting
Promosi adalah proses pengubahan representasi bit variabel
primitif dari representasi bit yang lebih rendah ke
representasi bit yang lebih tinggi. Promosi dapat terjadi
apabila :
a. Jika terjadi assigning nilai dari tipe data dengan
    representasi bit yang lebih kecil ke tipe data dengan
    representasi bit yang lebih besar, seperti yang
    diperlihatkan pada contoh berikut ini:

   short a = 12;
   int b = a ;



                                                         23
Promosi dan Casting
b. Jika terjadi assigning nilai dari tipe data integral ke tipe
   data floating-point, seperti yang diperlihatkan pada
   contoh

   int a = 30;
   float b = a ;




                                                                  24
Promosi dan Casting
 Casting tipe merupakan proses pengubahan representasi
 bit variabel primitif dari representasi bit yang lebih tinggi
 ke representasi bit yang lebih rendah. Sintak dari type
 casting adalah sebagai berikut :

 identifier = (target_type) value ;

 ket:
  – identifier = nama variabel yang menjadi tempat
    penyimpanan nilai;
  – target_type- = tipe data yang diinginkan menjadi tipe
    data dari value;
  – value = nilai yang akan di--casting.

                                                            25
Promosi dan Casting
Berikut contoh casting tipe

  int num1 = 34;
  int num2 = 45;
  short num3 = (short)(num1 + num2 );
  System.out.println(num3);




                                        26
Operator di Java

• Operator Unary
     Arti Operator     Operator     Contoh Pemakaian
     Pre-Increment    ++operand int i = 8 ;
                                  int j = ++i;
                              i bernilai 9, j bernilai 9
     Post-Increment operand++ int i = 8;
                                  int j = i++;
                                  i bernilai 9, j bernilai 8
     Pre-Decrement    --operand   int i = 8 ;
                                  int j = --i;
                                  i bernilai 7 , j bernilai 7
     Post-Increment   operand--   int i=8;
                                  int j = i--;
                                  i bernilai 7, j bernilai 8
                                                                27
• Operator Binary
    Arti Operator   Operator    Contoh Pemakaian                   Keterangan


   Penjumlahan         +       sum=num1 + num2


   Pengurangan         -       diff=num1 - num2


   Perkalian           *       prod=num1 * num2


   Pembagian           /       quot=num1 / num2    jika num1 dan num2 adalah integer,
                                                   pembagian akan menghasilkan nilai integer
                                                   tanpa mengikutsertakan sisa, jika terdapat
                                                   sisa.


   Sisa                %       mod=num1 % num2     Hasil operasi modulus adalah sisa dari
                                                   operasi num1 / num2.
   (modulus)
                                                   Hasil operasi modulus memiliki tanda ( +/- )
                                                   yang sama dengan operand pertama




                                                                                                  28
Prioritas Operator
• operator yang berada dalam tanda kurung “( ... )” atau
  disebut juga parantheses;
• operator-operator increment atau decrement;
• operator - operator perkalian atau pembagian, yang
  urutan operasinya dari kiri ke kanan;
• operator-operator penjumlahan atau pengurangan, yang
  urutan operasinya dari kiri ke kanan;




                                                           29
• Contoh

int c = 12 * 3 +5 / (8 - 3) ;
Maka urutan operasinya adalah sebagai berikut :

int   c   =   12 * 3 + 5 / 5 ;
int   c   =   36 + 5 / 5;
int   c   =   36 + 1 ;
int   c   =   37;




                                                  30
• Operator Relasi
         Condition          Operator                  Example
 Is equal to                           int i = 1;
                              ==       System.out.println(i==1);   // (output
 (atau “is the same as”)               : true)
 Is not equal to                       int i = 1;
 (atau “is not the same        !=      System.out.println(i!=1);   // (output
 as”)                                  : false)
                                       int i = 1;
 Is less than                  <       System.out.println(i<1); // (output
                                       : false)
                                       int i = 1;
 Is less than or equal to     <=       System.out.println(i<=1); //(output
                                       : true)
                                       int i = 1;
 Is greater than               >       System.out.println(i>1); //(output :
                                       false)
                                       int i = 1;
 Is greater than or equal
                              >=       System.out.println(i>=1); // (output
 to
                                       : true)
                                                                        31
Operator kondisional
           Condition              Operator                Example
 If one condition AND another       &&       int i = 1;
 condition                                   int j = 2;
                                             System.out.println((i<1)&&(j>0));
                                             // (output : false)

 If either condition OR another      ||      int i = 1;
 condition                                   int j = 2;
                                             System.out.println((i<1)||(j>0));
                                             // (output : true)

 NOT                                 !       int i = 1;
                                             System.out.println(!(i<3));
                                             // (output : false)




                                                                             32
Kata Kunci Final

 Dalam aplikasi terkadang
 dibutuhkan suatu variabel yang
 dicegah untuk dimodifikasi oleh
 program lainnya. Hal ini dilakukan
 untuk menjaga agar logika program
 tetap terjaga. Untuk membuat
 konstanta, digunakan sebuah
 modifier final.

                                  33
Kata Kunci Final
• Contoh
class Lingkaran{
   final double pi = 3.14; //konstanta yg nilainya tidak
   dapat
                   //diubah lagi oleh program lain
   double jari2;
   double luas;

    public double hitungLuas(){
         luas = pi*jari2*jari2;
         return luas;
    }
    public double hitungKeliling(){
         return 2*pi*jari2;
    }
}
                                                       34
Konstruksi Pengambilan Keputusan

Konstruksi if
Konstruksi if merupakan bentuk konstruksi pengambilan
keputusan dengan 2 kemungkinan keputusan. Kemungkinan-
kemungkinan keputusan itu akan dipilih berdasarkan suatu
kondisi yang diperiksa. Kondisi tersebut merupakan suatu
ekspresi boolean / boolean-- expression.
Sintaks dasarnya:

if ( boolean_expression ){
  code block;
}


                                                       35
36
Contoh:
public class HasilUjian{
   public static void main(String[] args){
         int nilai1 = 8;
         int nilai2 = 7;
         int nilai3 = 5;
         float rata_rata = (float)(nilai1 + nilai2 + nilai3)/3;
         if(rata_rata<5){
                  System.out.println(“Tidak Lulus”);
         }
         System.out.println(“Nilai Rata-rata = ”+rata_rata);
   }
}




                                                                  37
Konstruksi if..else..

Konstruksi if / else digunakan sebagai konstruksi
pengambilan keputusan yang memiliki beberapa
kemungkinan keputusan. Sintak dasarnya adalah seperti
berikut :
        if ( boolean_expression_1 ){
               code block 1;
        } else if ( boolean_expression_2 ){
               code block 2;
        }
        .
        .
        .
        else{
               code block n;
        }                                               38
39
Contoh
public class HasilUjian{
   public static void main(String[] args){
          int nilai1 = 8;
          int nilai2 = 7;
          int nilai3 = 5;
          float rata_rata = (float)(nilai1 + nilai2 + nilai3)/3;
          if(rata_rata<5){
                      System.out.println(“Tidak Lulus”);
          } else if ((rata_rata>=5) && (rata_rata<6)){
                      System.out.println(“Harus ikut ujian perbaikan”);
          } else { // rata_rata >= 6
                      System.out.println(“Lulus”);
          }
          System.out.println(“Nilai Rata-rata = ” + rata_rata);
   }
                                                                          40
}
Konstruksi Switch
Konstruksi switch adalah konstruksi pengambilan keputusan
yang mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan nilai dari
variabel yang dievaluasi. Bentuk umum syntax konstruksi
switch adalah sebagai berikut:
  switch( variabel ) {
       case nilai_literal_1 :
              code_block_1;
              break;
       case nilai_literal_2 :
              code_block_2;
              break;
       .
       .
       default:
       code_block_default;
       break;
  }                                                     41
Keterangan:
    – switch adalah kata kunci yang mengindikasikan dimulainya
       konstruksi switch;
    – variabel adalah variabel yang nilainya akan dievaluasi.
       variabel hanya dapat bertipe-data char, byte, short, atau
       int;
    – case adalah kata kunci yang mengindikasikan sebuah nilai
       yang diuji. Kombinasi kata kunci case dan nilai_literal
       disebut case label;
    – nilai_literal_k adalah nilai yang mungkin akan menjadi nilai
       variabel. nilai_literal_k tidak dapat berupa variabel,
       ekspresi, atau method, tetapi dapat merupakan konstanta.
       k = {default, 1,2,...,n };
    – break adalah pernyataan yang sifatnya opsional, yang
       mengakibatkan aliran program keluar dari blok switch. Jika
       setelah code_block_k tidak terdapat pernyataan break,
       maka aliran program akan masuk ke case berikutnya. k =
       {default, 1,2,3,...,n};
    – default adalah kata kunci yang mengindikasikan
       code_block-_default akan dieksekusi jika semua case yang
       diuji tidak sesuai dengan nilai variabel .                42
Contoh:
public class HasilUjian{
    public static void main(String[] args){
            int nilai1 = 8;
            int nilai2 = 7;
            int nilai3 = 5;
            float rata_rata = (float)(nilai1 + nilai2 + nilai3)/3;

            switch((int)rata_rata){
                        case 0 :
                        case 1 :
                        case 2 :
                        case 3 :
                        case 4 :
                                      System.out.println(“Tidak Lulus”);
                                      break;
                        case 5 :
                                      System.out.println(“Ikut ujian perbaikan”);
                                      break;
                        default :
                                      System.out.println(“Lulus”);
                                      break;
            }
            System.out.println(“Nilai Rata-rata = ” + rata_rata);
    }
}


                                                                                    43
Konstruksi Pengulangan (looping)
While
Konstruksi while adalah konstruksi pengulangan yang jumlah
perulangannya tergantung pada suatu kondisi logika
tertentu. Bentuk umum konstruksi while adalah sebagai
berikut :

while(boolean_expression){
  code_block;
} //akhir dari konstruksi while




                                                         44
  Pada konstruksi while, langkah-langkah proses
  perulangannya adalah sebagai berikut :
• Sistem memeriksa boolean_expression.
• Jika nilai boolean_expression adalah true, maka
  code_block akan dieksekusi. Jika tidak, maka code_block
  tidak dieksekusi.
• Jika di dalam code_block terdapat pernyataan kondisi
  yang menyebabkan proses harus keluar dari blok while,
  maka proses akan keluar dari pengulangan, meskipun
  boolean_expression masih bernilai true.




                                                        45
Contoh:
public class Contoh1{
   public static void main(String[] args){
        int num1 = 0;
        int num2 = 23;
        int num3 = num1+num2;
        while(num3 > num1){
               num2-=3;
               num1+=2;
               num3 = num1+num2;
               System.out.println(“num1=”+num1+”,num3=“+num3);
        }
   }
}



                                                        46
public class Contoh9_2 {
  public static void main(String[] args){
    int variable = 20;
    while(true){
        System.out.println(“Nilai variable = ”+variable);
         --variable;
         if(variable<10){
                break;
         }
    }
  }
}




                                                            47
Konstruksi for
Bentuk umum dari konstruksi loop menggunakan for adalah :

for(initialize[,initialize];boolean_expression; update[,update]){
   code_block;
}

• bagian inisialisasi, yang berisi pernyataan pemberian
  nilai awal untuk suatu variabel parameter;
• bagian boolean_expression, yang berisi pernyataan logika
  yang akan diperiksa, sebagai syarat pengulangan terus
  dilanjutkan. Pengulangan akan dilanjutkan jika nilai
  ekspresi boolean pada segmen ini bernilai true.
• bagian update, yang berisi pernyataan updating
  parameter ketika satu putaran pada pengulangan selesai
  dieksekusi.
                                                               48
• bagian inisialisasi dapat diisi dengan
  lebih dari 1 pernyataan inisialisasi;
• bagian boolean_expression hanya
  dapat diisi oleh 1 pernyataan
  logika;
• bagian update dapat diisi dengan
  lebih dari 1 pernyataan update.


                                      49
Contoh

public class Contoh3{
  public static void main(String[] args){
    for(int variable=20; variable>=10;variable--){
       System.out.println(“Nilai variable =”+ variable);
    }
  }
}




                                                       50
public class Contoh4{
  public static void main(String[] args){
      for(int variable1=20, variable2=0; variable1>=10&& variable2<=5;variable1--,variable2++){
            System.out.println(“Nilai variable1= ”+ variable1);
            System.out.println(“Nilai variable2= ”+variable2);
      }
  }
}




                                                                                    51
public class Contoh5{
  public static void main(String[] args){
    int variable = 20;
    for( ;    ; ){
      System.out.println(“Nilai variable1= ”+variable);
      variable--;
      if(variable<10)break;
    }
  }
}




                                                          52
Konstruksi do…while
Konstruksi Pengulangan do/while mirip dengan konstruksi
while. Perbedaannya adalah pada urutan prosesnya, yaitu :
• Looping dijalankan terlebih dahulu;
• Dilakukan pemeriksaan kondisi.
public class Contoh6{
  public static void main(String[] args){
    int variable = 20;
    do{
        System.out.println(“Nilai variable1= ”+ variable);
        variable--;
    }while(variable>20);
  }
}

                                                            53

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:58
posted:10/14/2011
language:Indonesian
pages:53