Docstoc

TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN

Document Sample
TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN Powered By Docstoc
					TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN |1|

Adikku, saat logika tidak mampu lagi menerima tetaplah dalam keyakinan bahwasannya
sayap sayap pertolongan Allah tetap disana bersamamu, menaungimu, meneduhkan
resah, menundukan segala prasangka, membuka tabir-tabir. Jangan pernah risau, karena
tunas tunas masalah yang menaburi lembah dihatimu itu adalah sebuah nuansa yang
beriringan, ia tak akan menyentuhmu tanpa sebuah jawaban. Ujian adalah bagian dari
rahasia kehidupan, dan bukan ujian namanya jika kita telah tahu cara penyelesaiannya.


Jangan biarkan dirimu terhanyut, bersiap siagalah karena diantara diamnya sungai
kehidupan terdapat lukisan lukisan air terjun yang akan melemparkanmu kebebatuan.
Jangan terus berdiam karena air akan terus menghayutkanmu, mengantarmu kepada
lautan yang tidak kamu kenali.

Berhentilah menduga duga..
Saat logika tidak mampu menerima, maka merendahlah, lembutkan hatimu dan redam
kegelisahannya dengan Shalat. Temui RABBmu disana, lalu katakanlah, ungkapkanlah,
curahkanlah titik titik bening disudut matamu. Ungkapkan semua kepada RABBmu
disana, diantara fajar fajar yang sering terlupakan..

Berdiamlah hingga fajar berakhir..
Lalu bangkit dan keluarlah, perhatikan kembali pagi yang terseyum kepadamu dan
tersenyumlah, perlihatkanlah seakan semua baik baik saja.

Jika semilir angin yang menyapa pagi seperti mengejekmu, maka bersabarlah..
Sesungguhnya Tuhanmu tidak begitu, DIA memiliki rencana yang sempurna untuk
kesempurnaanmu. Maka sempurnakanlah kesabaranmu..

Jika sabar itu mudah, tentu semua orang bisa melakukannya..
Tetaplah dalam kesabaran, jika fikiranmu masih mengatakan sabar itu ada batasnya,
artinya kamu belum sabar. Tetaplah dalam kesabaran, karena seperti itulah sabar..

Tetaplah dalam kesabaran, karena batas kesabaran itu adalah Syurga..

Tetaplah dalam kesadaran dan sadarilah, mungkin ketika dirimu mulai merasa pantas
untuk marah,..
Disana iblis sedang bersiap siap merayakan kemenangannya, kenalilah bisikannya: "sabar
itu ada batasnya, lampiaskanlah... lampiaskanlah..."

Ingatlah usia iblis itu lebih tua dari Adam Alahihissalam sekalipun, jadi waspadai
kehalusannya, perhitungkan pengalamannya, ingatlah selalu misi panjangnya dalam
menjerumuskan seluruh Manusia kedalam jurang Neraka. Na'udzubillah!

Dunia ini hanyalah persinggahan, selagi kita singgah nikmatilah seadanya..
Tapi jangan lupa tempat singgah yang indah ini akan kita tinggalkan untuk selama
lamanya. Kesuluruhan hari kita di Dunia ini hanyalah persiapan persiapan menuju kota
Akhirat yang pasti akan kita temui.

Adikku. Kita tidak memiliki tubuh ini.

Kita tidak memiliki mereka yang mencintai tubuh ini. Raga ini milik Allah, jiwa ini
kepunyaan Allah, hati ini ciptaan Allah, merekapun milik Allah. Bahkan, Cinta itu juga
milik Allah. Segera redakanlah gemuruh itu, palingkanlah hatimu dari Cemburu yang
menipu..

Jika cinta tak bersambut, maka kembalikanlah kepada Dzat yang telah menciptakan dan
menebarkan cinta cinta di bumi ini. Murnikan kembali cinta itu, karena disanalah
Cintamu tidak akan pernah disia siakan! tidak akan pernah.

Jangan risau jika kamu benar, karena bumi ini milik Allah!
Kesedihanmu hari ini tidak akan mengurangi kesedihan yang akan terjadi dihari esokmu.
Kebahagiaanmu hari ini tidak akan mengurangi kebahagiaan yang mungkin akan kamu
temui besok. Jadi berbahagialah, agar kebahagiaanmu lebih lama.

Hati manusia itu sejatinya indah dan cendrung senang terhadap keindahan, karena Allah
Azza wajala sendiri Maha Indah dan menyenangi keindahan. Ketahuilah, bahwa
sesungguhnya fitrah hati manusia itu indah... tapi penyakit hati telah merusaknya hingga
Dunia yang luas ini terasa sesak.

Jika embun tak lagi bening, jangan salahkan debu atau dedaunan yang setia
menahan'nya.. Karena daun'pun tidak pernah menyalahkan angin ketika ia terlempar,
belajarlah dari keikhlasannya merelakan pucuk pucuk segar yang mengintip di celah
ranting menggantikannya...

Pahamilah, sungguh tidak ada kata yang lebih bijak dari pemahaman.
Sakit hati tidak lain hanyalah buah dari pemahaman yang salah, sakit hati hanyalah
sebuah situasi dimana hatimu saat itu penuh dengan keduniaan. Pahamilah, karena
didalam pemahaman terukir indah rangkaian kata maaf, empathy dan cinta bahkan
Ikhlas!

Pahamilah Adikku, bahwa tiap gesekan yang memilukan itu adalah untuk mempertajam
pisau mata hatimu, agar peka terhadap Dunia yang tak terduga ini, setiap butiran air mata
yang terjatuh tidaklah diam ia telah menembus jarak dan waktu untuk mengadu,
menemui Rabbnya disana.

Maka mintalah disana..
Adukan keluhanmu kepada Nya, kepada Nya saja.

Adikku, Kita tidak mungkin bisa menjadi sempurna tapi kita bisa terus mencobanya.
Kita tidak mungkin bisa memeluk Dunia yang luas ini dengan keseluruhan ilmu dan
upaya yang kita upayakan tapi, tetap kita harus mencarinya. Karena itulah kehidupan..
Jika kamu mencari, kamu bakal menemukan
Jika kamu telah menemukan kamu akan penasaran,
Jika kamu penasaran kamu bakal bertanya,
Jika kamu bertanya kamu bakal tahu, setelah tahu kamu bakal ingin lebih tahu lagi.
Saat kamu merasa ingin lebih tahu lagi, disanalah kamu hidup.
Hidup untuk mepersiapkan kehidupan yang Maha Hidup..

Belajarlah karena keseluruhan hidup ini adalah pembelajaran...
Tebarkanlah senyum, karena kemungkinan terjelek dari senyum adalah saat senyumu
tidak dibalas, selebihnya adalah manfaat dan kebaikan.

Tebarkanlah kebaikan kepada siapa saja, insya Allah kebaikan akan datang dari sudut
sudut yang tidak kamu duga saat kamu butuh kebaikan dari orang lain. Kebaikan yang
kita perbuat akan meringankan langkah kita, memperlebar sayap kita untuk terbang
mengarungi dunia ini ..

Adikku, ketahuilah.
Jika gairah semangat yang mengalir dari hatimu melemah, maka seluruh tubuhmu akan
lemah. Ketahuilah bahwa tubuhmu itu sesungguhnya kuat dengan segala
kesempurnaannya, yang lemah adalah hatimu. Maka jagalah kobaran semangat di hati
dan jiwamu, tetap melangkah, dan bangkitlah karena waktu akan meninggalkanmu sejauh
lamanya waktu kamu terhenti disana.

Selama itu kamu memutuskan untuk bersedih, selama itu pula kamu akan bersedih..
Jangan tunggu hingga kenyataan lain menghentakmu!

Dunia ini sesaat sahaja,
Dan masa yang sesaat ini adalah persiapan untuk masa yang Abadi.
Jangan tukar kebahagiaan sesaatmu dengan tangisan Abadi di ahirat.

Takut pada kematian itu salah, takut hidup juga sangat salah.
Keduanya harus kita persiapkan, management kematian itu penting bahkan lebih penting
dari managerial hidup. Karena kita tidak akan pernah tahu, kapan hidup kita akan
berakhir.

Adiku, Prahara kekhawatiran itu ada, dan akan selalu ada.
Kita tidak bisa menolaknya, tugas kita adalah memahami dengan Iman, meredamnya dan
menetralisirnya dengan ikhlas.

Sabar yang berkuaitas itu bukan pasrah setelah tidak ada pilihan, tapi berani bersabar dan
tabah TEPAT saat musibah itu terjadi. Rasulullah Sholallahu Alaihi wassalam bersabda;
"Sabar yang sebenarnya ialah sabar pada saat bermula (pertama kali) tertimpa musibah".
(HR. Bukhari)

Orang tegar adalah bukan orang yang tak pernah bersedih, karena semua dari kita terlahir
dari masa lalu dengan segala 'kenangan'nya. Orang tegar adalah sebuah pribadi yang
mampu mengalihkan dan mengendalikan segala kesedihan dimasalalunya untuk
kemudian ia ubah menjadi energi positif untuk membangun hari ini agar menjadi
kenangan indah untuk masa depannya.

Ingatlah Adikku, hari ini pun akan menjadi masa lalu.
Ingatlah, bahwa hari ini adalah masa depan yang dulu kita ceritakan. Ingatlah lagi bahwa
hari ini akan menjadi masa lalu yang nanti akan kita ceritakan. Maka jadikanlah hari ini
indah, agar masa lalu dimasa depan kita nanti indah

Merasa sepi tak berarti memang sesekali terjadi dalam derap langkah kehidupan. Tidak
usah menyalahkan siapapun, biarkan nyanyian itu mengalun sesaat mewarnai.. tapi
jangan terlarut, karena ketika hatimu sepi disana bisikan bisikan kebosanan hidup akan
berhembus.

Hangatkan hatimu dzikir..
Jangan biarkan dirimu tertipu dengan keindahan Dunia ini.
Jangan biarkan hatimu mengeras lagi setelh Allah lembutkan..
Jangan biarkan sayap kesombongan membawamu terus terbang hingga kamu terlupa
bahwasammua sayap itupun pemberian dari Allah..

Adikku, Hidup ini tidak akan selamanya bersahabat.
Bersiaplah sebelum badai itu datang, bersiaplah sebelum prahara itu mengikat hati dan
logikamu.

Bersiaplah, hari hari yang kita lewati tidak akan pernah mudah. Jika badai itu
menemuimu, maka sambutlah, hadapilah, karena pertolongan Allah itu dekat. Guncangan
itu semata untuk menguatkan pilar pilar imanmu..

Selagi badai itu belum terlihat, berbahagialah..
Mulailah harimu, pelihara hatimu, redam kegelisahannya dan larutkan marahmu dengan
senyuman. Saat tersenyumlah kebahagian kecil terlahir dihatimu, dunia akan tersenyum
kepadamu saat kamu tersenyum kepadanya.

Cinta itu seperti desiran angin,
Tak perlu tergesa, berlari lari untuk membuktikan keberadaannya.
Desiran itu cukup membuktikan kehadirannya.

Jangan tergesa.
Semua manusia yang berfikir, tepat saat ini dan seterusnya sedang berlari mengejar
harapannya masing masing. Berlarilah... jangan berhenti, karena selama kamu berhenti
selama itu kamu tertinggal,.

Airmata adalah bahasa kejujuran.
Cerminan hati yang lembut, yang mencintai keindahan. Biarkan ia menetas hingga resah
itu hilang, jika resah itu masih bersemayam, maka biarkanlah ia mengadu kepada
peraduan terindahnya. Allah. Allahlah tempat mengadu.

Jangan segan untuk merendahkan hati serendah rendahnya, semakin kita merendahkan
hati kita, semakin Allah mengangkat derajat kita.

Rasulullah Shalallahualaihi wassalam bersabda;
"Barangsiapa rendah hati kepada saudaranya semuslim maka Allah akan mengangkat
derajatnya, dan barangsiapa mengangkat diri terhadapnya maka Allah akan
merendahkannya". (HR. Ath-Thabrani)

Merendahlah,
Karena air hanya akan mengalir ke lembah yang rendah
Melembutlah,
Karena air hanya akan meresap kepada tanah yang lembut.

Hatimu adalah radar kendali
Ia akan menuntunmu kemanapun langkahmu terayun, dengarkanlah fatwanya.
Sesungguhnya tak ada yang lebih halus dari suara Hati di kala ia menegur tanpa suara.
Tak ada yang lebih jujur dari Nurani, ketika ia menyadarkan kita tanpa kata-kata. Tak ada
yang lebih tajam dari mata hati, ketika ia menghentak kita dari berbagai kesalahan dan
kealpaan yang berulang ulang.

Maksimalkan professionalitas dalam beramal.
Awali dengan do'a disetiap permulaanya, jaga kadar keistiqamahan dijalanannya...

Taburi senyuman berkualitas disetiap persimpangannya ..
Tanamkan keikhlasan disetiap kegagalannya, dan berbaik sangkalah kepada Allah agar
tak ada gelisah disetiap pengujungnya. Apapun itu.

Insya Allah,
Disana tunas tunas kebahagiaan akan bertebaran disetiap jalanan yang kalian lalui.

Hatimu adalah radar kendali,.
Ia adalah lentera yang akan menuntunmu kemanapun langkah itu terayun, dengarkanlah
fatwanya.
Sesungguhnya tak ada yang lebih halus dari suara Hati di kala ia menegur tanpa suara.
Tak ada yang lebih jujur dari Nurani, ketika ia menyadarkan kita tanpa kata-kata. Tak ada
yang lebih tajam dari mata hati, ketika ia menghentak kita dari berbagai kesalahan dan
kealpaan yang berulang ulang.

Nasihat ini dikumpulkan dari renungan renungan fajar October-November 2010
Created on January 18, 2011 at 2:24am
Revised on July 24, 2011 at 3:19am


===to be continued, insha Allah====
♫ TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN |2| ✿‫ܓ‬
Silahkan di shared untuk adik adik dan sahabat tercintanya..

Semoga dengan seizin Allah, rangkaian kata sederhana ini bisa menumbuhkan tunas
tunas kebahagiaan dihati kita untuk senantiasa berbahagia dalam Al Islam kita.

SAHABATFILLAH,
Page ini Insya Allah akan disi tausiyah harian selama Ramadhan saja.. jika terkesan dan
ingin tetap menyimak catatannya selepas Ramadhan nanti, ana undang secara resmi di
page resmi ana dialamat berikut:

Ditunggu Silaturahimnya, di:
www.facebook.com/Nuruddin.Al.Indunissy.OfficialPage
===

Salam Penuh Kebahagiaan,
NURUDDIN AL INDUNISSY
RIYADH 2011
Posted By Nuruddin Al-Indunissy Jam


¨•♫ TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN |2| ✿‫ܓ‬

Adikku✿‫ܓ‬   mari sejenak lepaskan penat, longgarkan sumbat sumbat emosi yang
membebani fikiranmu, Nasihat ini sengaja kutulis dalam bentuk sederhana untuk
meregangkan dan menggugah hatimu. Berilah hatimu celah untuk tersenyum. Tak usah
khawatir dengan dunia ini, jangan terlalu di dramatisir. Jika dunia memberi seribu alasan
untuk menangis, maka ciptakan sejuta alasan untuk tersenyum.



Hidup itu tidak jauh beda dengan sugesti difikiran mu.

Adikku✿‫ܓ‬    menangis itu sendiri tidak menandakan kamu lemah, sejak kamu lahir dulu,
menangis itu adalah tanda bahwa kamu hidup, jadi jika kamu pagi ini merasa menyerah
dan sedih, maka coba tersenyumlah, setidaknya itu tandanya bahwa saat ini dirimu masih
hidup ;)

Tak usah khawatir dengan dunia ini. .
Hidup di dunia ini mudah, saat kita kepanasan masih banyak pohon untuk berteduh. Saat
kita tersesat masih banyak pejalan kaki untuk kita tanya,. Saat kita tak punya, masih ada
teman untuk kita pinjam...

Tak usah khawatir dengan dunia ini. .
Lihatlah se'ekor cicak yang tubuhnya gemuk dan sehat. Amatilah, apakah ia punya
sayap? Sedangkan makanan beliau beliau ini adalah nyamuk? Nyamuk yang punya sayap
dan terbang? Tapi mereka tetap bahagia dengan keluarga dan anak anaknya dan mereka
tetap hidup hingga akhir jaman ini?

Tak usah khawatir dengan dunia ini. .
Tahukah bahwa bakteri bisa menggandakan dirinya hingga 60 juta dalam 4 jam?
Bayangkanlah 60 juta bakteri itu dalam 4 jam kemudian? Fikirkanlah siapa yang
memberikan nyawa atas bakteri bakteri itu? Siapa yang memelihara hidup dan
menentukan kematiannya secara sistematis hingga Dunia dan kehidupannya ini tetap
stabil ?

Tak usah khawatir dengan dunia ini. .
Dunia ini indah dan menakjubkan, isi dunia ini telah Allah cukupkan untuk mengisi jiwa
jiwa dan perut perut mahluknya, hanya saja manusia kadang terlalu rewel dan memilih,
hingga ia tidak "benar benar hidup" dalam hidupnya. Terlalu banyak teori hingga lupa
membahagiakan hatinya.

Jadi kepala 'cacing' itu memang lebih terhormat daripada menjadi ekor 'ular',.
Tapi jika dirimu merasa diri hanya sebagai 'cacing' di dunia ini, jangan pernah
menyalahkan siapapun jika suatu saat dirimu 'terinjak injak.

Ingat bahwa umpan yang baik harus disertai kail yang baik pula, doran yang kuat harus
dilengkapi tali yang kuat pula, pilihan waktu dan tempat yang strategis juga harus
direncanakan.. baru disana kita boleh mengharapkan ikan. Besar kecilnya ikan yang kita
dapat'pun berbanding dengan kesabaran dan keyakinan yang kita bubuhkan.

Adikku✿‫ܓ‬
Kadang dunia memang tidak bersahabat!
Itulah dunia, dan kita sedang hidup di dunia, maka berusahalah.
Kesempatan itu harus dicari, seperti halnya hidayah yang harus kita jemput..
Dari kesemua teori teori, usaha dan realitas dilapanganlah yang paling menentukan
kesuksesanmu. Allah'pun melihat seberapa keras keinginan dan kesungguhan kita.

Ingat, untuk bisa lari cepat kita butuh pemicu dan pemacu!
Ketika kita ketakutan karena dihampiri anjing rabies, disana kita di picu untuk berlari
dengan rasa takut, dan di pacu dengan anjing yang terus menerus mengejar.. hingga kita
tidak merasa terpaksa untuk berlari.

Jadi jangan mengeluh dengan ujian hidup yang terus menerus menampar kita, karena itu
adalah pemacu agar kita tetap hidup.

Bencana yang menimpamu bukanlah untuk menghancurkan semangatmu, tapi untuk
mengujimu, mengukuhkan imanmu, menguatkan pilar-pilar keyakinanmu. Allah
memberikan ujian itu agar kita ingat kepada Nya, sentuhan lembut agar kita tidak bosan
dengan hidup ini..

Karena saat kita baik baik saja, kita cendrung lupa dan melupakan Nya.
Coba lihat; ketika salah satu saja gigi kita sakit, disana kita menyadari seberapa penting
harga dan arti gigi itu. Tapi ketika gigi kita sehat, kita cendrung lupa dan melupakan
fungsinya yang hebat.

Saat jari kita terluka lah, kita menyadari betapa pentingnya arti jari tersebut.
Jika hidup terasa mulai tidak adil dan merasa tak ada yang peduli dengan dirimu,
ingatkah Tuhanmu masih ada disana, hanya kamu saja yang lupa hingga Dia
melupakanmu.

Memang tidak dipungkiri, suatu saat kita merasakan diri kita terjebak dalam satu hal
tersulit! disana tidak ada celah dan penolong! tapi jika saat itu kita menyadari bahwa
Allah masih ada disana, maka Allah tidak akan berpaling darimu.

Adikku✿‫ܓ‬
Sempatkan tersenyum untuk hatimu; jika masih saja sakit, ikhlaskan.
Karena itulah satu satunya obat terbaik untuk menetralisir setiap penyakit hati yang
menjalar di dadamu.

Jangan bosan dengan kata Ikhlas ini, mari kita sederhanakan..
Ikhlas itu arti sederhananya rela, kerelaan yang berdasarkan pengetahuan.
Lihat saja reaksi wajah temen kita saat ada anjing galak yang menghampirinya. Pasti dia
akan lari secara sukarela.. tanpa dipaksa. Bahkan setelah lari menempuh ratusan meter
lalu anjing itu pergi, ia tersenyum puas dan berbahagia.. tidak mengeluh meski dadanya
terengah engah.

Seperti itulah Ikhlas.
Kita akan ikhlas dan berbahagia jika kita sadari bhwa susah payah yang kita jalani itu
adalah telah direncanakan untuk kebaikan kita, kebaikan yang abadi diakhirat!

Saat kita marah, saat dada kita terasa sesak. Saat hati kita terasa membesar memenuhi
dada, sebuah situasi saat kita merasakan hati pegal pegal, disaat itulah mungkin Allah
ingin menunjukan kepada kita tentang keberadaan hati kita yang sering kita lupakan....

Jika sabar itu mudah, tentu semua orang bisa melakukannya. .
Saat hatimu berkata sabar itu ada batasnya, itu artinya kamu belum bersabar!

Ingat bahwa semua dari kita pagi ini telah diberi kepercayaan oleh Allah untuk hidup
kembali di hari ini, mencari kebahagiaan dan bekal. Sungguh, Allah ta'ala telah
meletakan kedua mata kita di depan, agar kita melihat kedepan, karena melihat kedepan
itu lebih penting dari pada melihat kebelakang. .

Adikku✿‫ܓ‬
Orang sukses dan orang gagal itu sama, mereka sama sama memiliki mimpi yang indah.
Bedanya 'sedikit saja. Jika 'orang sukses' ketika pagi datang ia terbangun dari mimpi dan
berlari mengejarnya. Orang gagalpun sebenarnya bangun, tapi dia tidur lagi... lalu setan
membisiki di telinganya "tidurlah malam masih panjang"... dan orang gagal menurutinya.

Orang sukses adalah orang biasa biasa yang memiliki keteguhan luarbiasa.
Keteguhan dlm berkeinginan - merealisasikan - istiqamah menjalani, untuk kemudian
bersabar menerima hasil dan ikhlas menjalani perannya di dunia ini.

Orang bahagia, itu bukan orang besar, bukan juga orang kecil. tapi orang yg bersyukur
dan menyukuri serta rela dan merelakan diri atas peran yang dipilihkan Allah ta'ala

Beban orang kecil itu lebih kecil.
Beban orang besar itu lebih Besar.
Belajarlah dari "peluru" yang bisa menembus apa saja.
Besar kecil itu sama sekali tidak berpengaruh, kualitas dan kecepatanlah yang akan
membuatmu tampil beda dan diperhitungkan.

Adikku✿‫ܓ‬
Aktor yang sukses dan menjadi besar adalah aktor yang patuh dan mengikuti apa
skenario dan sutradara..
Mereka menerima serta menikmati perannya di panggung. Duniapun panggung
sandiwara, skenarionya AlQur'an yang dijelaskan dengar Al Hadits, sutradaranya Allah
ta'ala. Patuhlah sama sutradara karena kebahagiaan ada pada penerimaan, penerimaan >
keikhlasan. Disana kita akan sukses dan bahagia, apapun peran kita.

Adikku✿‫ܓ‬     jangan membantah!
Ingatlah, salah satu ciri komputer "tidak sehat" adalah ketika diperintah ia dia diam saja
alias "hang" atau malah "membantah!" dengan bahasa dia. Saat manusia diperintah
Tuhannya melalu seruan seruan yang menyentuhnya lalu ia membantah, maka sadarilah -
saat itu jiwamu sedang tidak sehat atau sakit.

Jika Allah ta'ala menjadikan Islam itu Mudah..
Bukan berarti hal Wajib bisa menjadi Sunnah, tidak semua wanita berjilbab itu soleha,
tapi wanita soleha itu pasti berjilbab ;)

Segera dipakai jilbabnya yah..
Jangan seperti komputer yang sakit.
Atau kamu memang benar benar sakit ...
Maaf, disengaja..

Adikku✿‫ܓ‬     lebih baik berfikir dua, tiga kali daripada dua, tiga kali menempuh jarak yg
sama..
Berfikir sebelum melangkah. manfaatkan waktu dengan cerdas. karena jika kita pergi
suatu tempat yg tidak kita ketahui, kemungkinan kita akan berhenti disuatu tempat yg
tidak kita ketahui juga. .

Adikku✿‫ܓ‬
Waktu terus bergeser..
Mari kita belajar untuk menghargai waktu.
Fikirkanlah..saat kita terjebak macet, sementara jam sudah bergeser 5 menit dari jadwal
kerja disanalah kita merasakan betapa harga 5 menit itu. Tanpa kita sadari macet ingin
mengingatkan kita, begitu banyak waktu berharga kita yang terbuang sia sia dalam 24
jam keseharian kita?

Adikku✿‫ܓ‬
Hati yang lembut akan menerima kebenaran dengan mudah, dari siapapun datangnya.
Berbahagialah kepada hati hati yang sedang lembut, karena itu adalah salah satu Nikmat
dari Allah..

Semoga bisa diambil kebaikannya.
Kita bisa mengambil Nasihat baik dari manapun sumbernya, karena kebaikan itu datang
dari Allah.

Rasulullah Bersabda; "Kebijaksanaan adalah tongkat yang hilang bagi seorang mukmin.
Dia harus mengambilnya dari siapa saja yang didengarnya, tidak peduli dari sumber
mana datangnya". (HR. Ibnu Hibban)

Tidak selalu wajah tersenyum itu mencerminkan Hati yang berbahagia, tetapi Hati yang
berbahagia Pasti akan memancarkan wajah yang Tersenyum. Jaga Hatimu, buat hatimu
tersenyum ^_^

✿‫ܓ‬  Ingat pesan kaka..
Jangan sering mengeluh, jangan buruk sangka, apalagi bersuudzon sama RABBmu..
Biasanya kita sangat menyesal, saat kita tahu kita telah suudzon terhadap sahabat kita,
padahal ternyata dia benar. Bayangkanlah akan seberapa hebatkan penyesalan kita dihari
Hisab nanti saat hidup kita dipenuhi suudzon kepada Allah, padahal sudah menjadi
kepastian bahwa Allah itu Maha Benar dan semua perencanaannya sempurna..

Semoga Nasihat Nasihat yang disuguhkan dalam bentuk Canda dan Kata Sederhana dan
Analogi ini meregangkan hati sesiapa saja yang membacanya, sedikit melembutkan dan
menumbuhkan tunas tunas kebahagiaan didalamnya.

Diringkas dari renungan renungan fajar Agustus-September 2010.
Create on Wednesday, January 19, 2011 at 1:40am
Revised on Jully 24, 2011 at 14:00Pm

===to be continued, insha Allah====
BERSAMBUNG KE ¨•♫ TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN |3| ✿‫ܓ‬
Silahkan di shared untuk adik adik dan sahabat tercintanya..

Semoga dengan seizin Allah, rangkaian kata sederhana ini bisa menumbuhkan tunas
tunas kebahagiaan dihati kita untuk senantiasa berbahagia dalam Al Islam kita.
Ditunggu Silaturahimnya, di:
www.facebook.com/Nuruddin.Al.Indunissy.OfficialPage

¨•♫♥ TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN |3| ♥✿‫ܓ‬

✿‫ܓ‬  Jalanan ini indah Adikku...
Hidup ini sulit dan Islam telah memudahkan dengan kesempurnaannya, temukan
kebahagiaan didalam Islam-mu, temukan kebahagiaan dalam dirimu. Karena jika kamu
mencari kebahagiaan diluar dirimu, maka kamu akan menemukan kebahagiaan itu selalu
milik orang lain..



Adikku ✿‫ܓ‬
Islam ini bukan hanya sekedar bahasa, halal atau haram.
Islam adalah sebuah jalanan indah yang membimbing kita kepada sebuah kebahagiaan
yang sesungguhnya - laksana sebuah mercusuar dilautan yang gelap - Islam adalah
penunjuk arah, agar langkah itu tetap terarah sesuai fitrahnya.

Adikku ✿‫ܓ‬    Iman itu tidak sekedar Percaya.
Iman adalah seni memahami sepenuh hati dan segenap keyakinan, bahwasannya segala
details yang terjadi disetiap detik detik kedipan mata kita, disetiap desiran keinginan yang
melinatasi langit langit dihati kita, setiap luka, kesedihan, goresan goresan yang
menyayat hati kita - semua telah tertulis dalam perencanaan dan ketentuan takdir Allah
Azza wajala yang sempurna.

Iman laksana sebuah pohon dihati kita, naungannya memberi kesejukan.
Dari pohonnya tunas tunas harapan akan terus terlahir, jika terus kita sirami dia akan
berbunga kebahagiaan yang harumnya menebari jalanan yang kita lalui. Seiring
keistiqamahan yang terjaga dari bunga itu lahir buah yang bernama Ikhlas.

Mari kemari..

Mencari kita terjemahkan kembali, tentang indahannya nuansa Al Islam disuasana wajah
wajah pagi kalian yang masih segar. Mari kita tanamkan sebuah pemahaman yang kokoh,
sebelum badai kehidupan mengguncang dan membawamu semakin menjauh dari cahaya
Illahi.

Mari pahami kembali, bahwasannya kewajiban itu adalah bukan sebuah paksaan.
Kewajiban adalah bentuk pengkondisian, agar Manusia dan hatinya menemui seni
kebahagiaan dalam naungan cintai Rabb-nya, agar mencapai kebahagiaan di dunia dan
akhirat. Sementara, Syurga & Neraka adalah konsequensi- yang tak terelakan, karena kita
adalah Hamba Hamba Nya..

Segala bencana dan ujian ujian di Dunia ini hanyalah sebuah sentuhan,
Agar kita kokoh dan lebih siap lagi mengarungi Dunia ini. Agar kamu tidak bosan
dengan dunia ini. Seyum-tangis, sedih senang itu adalah warna yang mewarnai jalanan
kita dalam mencari bekal untuk kehidupan yang sebenarnya; yaitu Akhirat yang Abadi.

Orang cerdas adalah mereka yang senantiasa mengingat kematian lalu
mempersiapkannya.
Ingatlah waktu kita dihitung mundur menuju kematian. Pagi demi pagi yang menemui
kita adalah kesempatan kesempatan, jangan sibukan diri dengan meratapi kekalahan..

Sehebat apapun guncangan yang menggetarkan kita..
Kita harus senantiasa ingat, bahwa itu hanyalah sapaan atau mungkin teguran dari Allah.
Tidak ada satu bencanapun yang menimpa kita tanpa seizin Allah.

Jika bukan dengan keguncangan itu,
Lalu dengan apa lagi kita akan sedikit saja teringat..?

Segera seketika Ujian itu akan berakhir, disana ada guncangan.
Seperti halilintar yang menandai berakhirnya mendung, disanalah hujan akan turun
menebar titik titik harapan, menyemai tunas tunas baru.

Perahu kehidupan yang kita arungi ini tidak akan selalu setabil,
Lautan tidak selamanya indah, pasti akan ada badai dan gelombang..
Bekali diri dengan ilmu untuk mempelajari segala kemungkinan, jangan terlalu banyak
membawa makanan yang menambah beban perahu kehidupan.
Disekitaran banyak ikan yang Tuhan sediakan..

Jangan terlalu khawatir dengan hidup ini,
Perhatikan saat kita lapar, siapa yg memberi kita makanan?
Tuhanmulah sesungguhnya yang mengantarkan kepada kita berpiring piring nasi itu.
Melalui tangan tangan yang Ia kehendaki. Lalu usia kita dipanjangkan, hingga pagi ini.

Sejatinya dunia itu indah dan teramat luas, ketika kita merasakannya sempit, dapat
dipastikan saat itu ada yang salah dengan cara kita memandang. Karena keindahan dan
keluasannya sangat tergantung kepada seluas apa penglihatan dan pemahaman kita.

Kondisi hati kita selalu berubah ubah dan fikiran menari mengikutinya,.
Pujilah nama Rabb-mu selagi hati itu lembut, karena di dalam hati yang lembut itu
tersimpan sebuah kekuatan yang akan meredam berbagai gejolak kehidupan yang tidak
bersahabat dengan kita.

Hidup ini memang teramat melelahkan jika kita tidak tahu arah.
Berhentilah sejenak untuk bertafaqur, menyegarkan kembali cara mata kita memandang,
melonggarkan belantara dada yang sesak dan penuh obsesi keduniawian, hati yang letih
dan terus tertindih..

Berhentilah sejenak untuk berteduh, menghela nafas mengumpulkan energy untuk
memperkokoh jiwa kita agar tetap siap siaga menghadapi berbagai gelombang dihadapan.


Diamlah sejenak dan pahami.
Berdiamlah sejenak diantara fajar, ketika semua mata terlelap..
Bangunlah dan katakanlah semua keresahan itu kepada yang berhaq mendengarnya.
Kepada DZAT yang telah menciptakan hati dan tubuhmu. Curhatlah kepada Nya disana.

Jika hatimu harus merintih, arahkanlah rintihannya selalu kepada Rabbmu..
kepada Allah saja..

Jika hatimu terasa pedih atas sesuatu yang tidak dimengerti. Jangan diam, segera
bangkitlah.
Format ulang partisi partisi hati yang membingungkan itu, simpanlah data data prosanya
sebagai kenangan saja. Lalu simpan semua files dan historiesnya di folder masalalu.
Install Antivirus yang uptodate, jangan biarkan trojan trojan Cinta mencemari nuansa
memori dihatimu.

Cinta dan Benci itu ada,
Berdekatan dan saling mengikuti. Karena itu bagian dari jelmaan fitrah manusia.

"Cinta itu berkelanjutan (diwariskan) dan benci berkelanjutan". (HR. Bukhari)
"Barangsiapa mengutamakan kecintaan Allah atas kecintaan manusia maka Allah akan
melindunginya dari beban gangguan manusia". (HR. Ad-Dailami)

Adikku✿‫ܓ‬
Cinta akan mengajari dan memberimu sayap untuk terbang melintasi harapan. Tapi cinta
tidak akan mengajarimu cara untuk kembali kebumi, cinta akan meninggalkanmu di
tempat yang tidak kamu kenal. Sementara kamu harus kembali terbang kebumi..
Persiapkanlah sayap untuk mengimbanginya,.
Agar kelak saat cintamu terjatuh Untuk pulang itu sebelum cintamu terjatuh dan
menjatuhkanmu.

Boleh jadi kamu menyukai banyak hal, tapi pasti, cintamu hanya satu.
Mungkin cintamu itu terbagi, terjatuh, terbalas dan bersahutan kepada sosok dan situasi,
tapi pasti tak abadi. Ada ujung dan kekecewaan, ada kala tak berbalas...

Tapi ketahuilah, ada satu cinta yg pasti abadi dan bersahutan...
Itulah Cinta dalam lautan Mahabbatullah..
Cinta yang senantiasa bersahutan..

Cinta yang tidak akan pernah mengenal untung rugi atau sesal ditepiannya.

Adikku✿‫ܓ‬     Hati itu bagaikan sebuah cermin, jika kita bersihkan tiap hari dia akan bening.
Jika kita lupa membersihkannya mungkin akan berdebu dan lama lama tepiannya akan
BERKARAT, dalam kondisi penuh karat itulah hati terasa sakit saat kita bersihkan.

Arahkan hatimu, jaga hatimu, sayangi hatimu, cintai hatimu, dan dengarkanlah
nasihatnya mintalah fatwanya.
Jika dinding itu bergetar lagi, atas debaran debaran, redamlah, karena dia tidak bisa
berkata kata saat tersentuh nafsu. jadilah orang pertama yang peduli atas hatimu sendiri.

Lepaskanlah, maafkanlah..
Islam mengajarkan kita memaafkan dengan Sempurna,
Lupakan siapa yang bersalah atau siapa yg harusnya minta maaf. lembutkan hati dan
ulurkan maaf, karena minta maaf tidak akan merugikan amal dan harta kita.

"Barangsiapa tidak mengasihi dan menyayangi manusia maka dia tidak dikasihi dan tidak
disayangi Allah". (HR. Bukhari) dan "Barangsiapa memaafkan saat dia mampu
membalas maka Allah akan memberinya maaf pada hari kesulitan". (HR. Ath-Thabrani)

Telanlah marahmu..
Telan saja..biarkan menyesakan isi dadamu, ada saatnya kehidupan menyeret kita ke
sudut itu. Telan saja, Islam pun mengajarkan begitu.

"Tidak ada sesuatu yang ditelan seorang hamba yang lebih afdhol di sisi Allah daripada
menelan (menahan) amarah yang ditelannya karena keridhoan Allah Ta'ala". (HR.
Ahmad)
Adikku, sabar itu bukan untuk Allah, tapi untuk dirimu.

"...Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji
mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa
murka maka baginya murka Allah". (HR. Tirmidzi)

Memang tekanan hidup ini, kadang membuat kita benar benar terlupa akan adanya
Akhirat. Tentang penderitaan lain dihari yang lebih dahsyat. Padahal Rasulullah
Shalallahu 'Alaihi wassalam telah mengingatkan kita bahwasannya; "Perbandingan dunia
dengan akhirat seperti seorang yang mencelupkan jari tangannya ke dalam laut lalu
diangkatnya dan dilihatnya apa yang diperolehnya. (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

Seperti itulah dunia..
Dunia yang nanti akan kita campakan..

Adikku✿‫ܓ‬    Segera tata, tatanan hatimu..
Hati adalah sumber kebaikan dan keburukan, jika kondisi hati baik maka baiklah kondisi
seluruh tubuh dengan pola fikir dan tindakannya. Menata hati adalah rutinitas yang
seharusnya kita perhatikan. Menata hati adalah tahapan pertama sebelum kita
mengarahkan pola fikir kita untuk rekontruksi diri agar lebih tegar dan segar dalam
menghadapi kehidupan.

Ada garansi kebahagiaan bagi hati hati yang beriman, dan tidak ada tawar menawar
didalamnya. Tanyakanlah kepada dinding yg bergetar dibelantara dadamu, kepada siapa
marah yang kamu pendam? Adakah Allah telah salah?

Adakah Allah merugikanmu?

Katakan tidak, dan bangkitlah

PILIHAN ALLAH TIDAK AKAN MERUGIKANMU SEDIKITPUN.
Kita hanya belum mengenali atau menyadari tentang kebaikan didalamnya, renungkanlah
sekali lagi dan perhatikan baik baik, sayangi dirimu, sayangi hatimu, berhentilah
menyesal jadilah orang pertama yang menyayangi hatimu.

Adikku, mulailah jangan berlama lama terdiam.
Mulailah dan janganlah menanti ujung yg mungkin tak akan kau temui untuk bahagia,
temukan energi kebahagiaan dalam ungkapan syukur dan positive feeling.

Sertakan ikhlas disetiap dasar peletakan target target yang direncanakan, ikuti dengan
keistiqamahan niat, dan bersungguh sungguhlah! taburi setiap jalanan dengan do'a, sabar
dalam ujian dan tersenyumlah disetiap persimpangannya.

Jangan pernah takut gagal.
Jika dirimu bertanya kepadaku..
Tentang siapa guru terbaik dalam hidupku ini, maka jawabannya adalah 'kegagalan'.
Orang orang bijak selalu berguru pada setiap kegagalan di jurang dimana ia terperosok,
melawan terjalnya tebing keraguan yang merintangi setiap jalanan yang mereka tempuh.
Sehingga mereka semakin bijak..

Adikku✿‫ܓ‬
Dewasalah, bijaklah, jaga lisanmu..
Menjaga lisan bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan berkata baik - atau kalau
tidak mampu - maka diam. Dengan demikian diam kedudukannya lebih rendah dari pada
berkata baik, namun masih lebih baik dibandingkan dengan berkata yang tidak baik.

Diam bukan marah,
Diam adalah situasi terkondisi dimana ia menjadi bahasa.
Mungkin pedih atau rindu rindu tertahan, biarkanlah ia terhempas hempas pada dinding
yang bergetaran. Diam adalah kesimpulan rahasia rahasia, keindahan, dari berbagai rasa
yang diungkapkan waktu pada suasana.

Adikku✿‫ܓ‬
Lupakanlah siapa yang menulis nasihat ini..
Dia bukan kakakmu yang sebenarnya, dia bahkan tidak mengenalmu..
Lupakanlah siapa pemilik nasihat ini, tapi ingatlah senantiasa pesan indah didalamnya,
agar hatimu tetap indah. .

Bersyukurlah saat inspirasi menyentuhmu,
Sambutlah saat ia menemui lorong fikiranmu..
Sesungguhnya inspirasi itu sangat mahal dan tidak bisa diciptakan atau dihadirkan
sesaatpun..
Maka catatlah dihatimu,

Wahai Allah yang Maha Indah..
Catatatkanlah, ini adalah ungkapan syukurku kepada MU..

Atas inspirasi yang bertebaran dilembah hatiku..

Semoga dengan seizin Allah, rangkaian kata sederhana ini bisa menumbuhkan tunas
tunas kebahagiaan dihati kita untuk senantiasa berbahagia dalam Al Islam kita

BERSAMBUNG KE ¨•♫ TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN |4| ✿‫ܓ‬
Insha Allah,

Created on January 20, 2011 at 2:45am
Revised on July 25, 2011 at 2:05am

Salam Bahagia,
NURUDDIN AL INDUNISSY - RIYADH 2011
www.facebook.com/Nuruddin.Al.Indunissy.Offic
¨•♫TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN |4|✿‫ܓ‬

Semoga rangkaian nasihat panjang ini, dengan izin Allah akan menjadi peneduh hatimu
yang gundah, perekat hati yang patah, mengubah dan mengarahkanmu menjadi pribadi
yang siap menjemput kebahagiaan dengan prosa indah Al Islam dalam kesederhanaan
dan indahnya Mahabatullah!



Adikku✿‫ܓ‬   cerita cinta sederhana yang menyapamu akan mampu menerbangkanmu,
menerangi keseluruhan langit dihatimu, sesaat seperti indah. Kadang memang, satu nama
yang menghiasi fikiran kita begitu mudah memalingkan hampir keseluruhan hidup ini.
Hingga perpisahan tiba, kenyataan mematahkan harapan, merasa gagal dan tak berguna,..

Disana adalah sebuah masa, dimana kita harus menyadari kembali.
Menunduklah.. renungkanlah sekali lagi, apa sebenarnya tujuan kita dibangunkan Allah
azza wajala tadi pagi dan ribuan pagi sebelumnya?

Adikku✿‫ܓ‬Ada energi besar dalam kekecewaan
Jangan memendam kekecewaan terlalu lama, segera cairkan kekecewaan dengan maaf
lalu arahkanlah..
Hanya orang yang cerdas yang bisa mengalirkan gas yang bergejolak dari sebuah tabung
menjadi hal yang bermanfaat, alirkanlah kekecewaan yang bergejolak didadamu, jangan
terus dipendam hingga ia meledak.

Seperti itulah kekecewaan,
Kita pun bisa mengalirkan kekecewaan mendalam kedalam karya karya berkualitas..
Orang bahagia adalah bukan mereka yang tidak pernah kecewa, tapi mereka yang mampu
memaafkan dan melepaskan kekecewaan itu kemudian berdiri mengendalikannya.

Hal yang sering tidak kita sadari
Dan membuat kita jatuh dan merasa tidak berguna adalah ..
Ketika kita lupa menyayangi hati dan diri sendiri, kemudian terus menerus
menyalahkannya.
Padahal semua dari kita tahu, bahwa semua orang tidak ada yang sempurna dan masing
masing mereka sibuk memikirkan kekurangannya.

Jika dirimu tidak bisa melupakan orang yang kamu cintai itu adalah wajar, alasannya
karena dirimu terlalu sering melihat kebelakang, coba lihat kedepan; lihat 40 tahun
kedepan, mungkin dia telah berubah menjadi nenek nenek atau kakek kakek yang
mungkin juga sudah dikubur atau mungkin kamu yang dikubur duluan ^_^

Adikku✿‫ܓ‬   tetap berbahagialah dengan kesendirianmu.
Jangan 'kesendirian' membuatmu khawatir tentang apa yang difikirkan orang lain
tentangmu. Segera perbaharui lagi niatmu dan katakanlah; "kesendirianku ini adalah
cerminan ketangguhan..dan kemenanganku dalam menghindari hal hal yang di inginkan"

Agar kamu bahagia dalam kesendirian sebelum pilihan Allah menemuimu.

Biarkan dia, mereka atau siapapun..
berfikir tentangmu, tentang Apapun. Itu tidak akan mengurangi atau mencuri
kebahagiaanmu sedikitpun selama hatimu tidak tergoyahkan.

Kita tidak bertanggungjawab atas apa yg orang pikirkan tentang kita, tapi kita
bertanggungjawab atas apa yang telah kita lakukan sehingga mereka 'berfikir' tentang
kita.

Tidak usah menyesali hal hal yang tidak berharga;
Kita bisa membayangkan dengan mudah penyesalan penghuni Neraka, tapi tahukah
bahwa Rasulullah saw memberitakan bahwa penghuni syurgapun ada yang menyesal ^_^

Rasulullah saw bersabda;
"Tiada sesuatu yang disesali oleh penghuni surga kecuali satu jam yang mereka lewatkan
(di dunia) tanpa mereka gunakan untuk berzikir kepada Allah Azza wajalla". (HR. Ad-
Dailami)

Sesungguhnya, cahaya yang kita butuhkan itu sedikit, porsi cinta yang terlalu banyak
akan membakar dan membutakanmu.

Adikku✿‫ܓ‬    cerdaslah menyikapi masalalu.
Tarik nafas dan regangkanlah syaraf syaraf obsesimu tentang esok hari yang belum tentu
kamu lalui. Kendalikan dan arahkan serta tata ulang hatimu, siapkan stock sabar, dan
sempurnakan dengan Ikhlas.

Sebenarnya Tuhanmu telah menyediakan obat yg cocok disegala situasi dan kondisi,
hanya obat ini sangat berharga jadi disediakan bagi mereka yang berfikir saja; IKHLAS
adalah obat yang sangat tepat bagi semua macam bentuk penyakit yang mengguncang
tubuh maupun jiwa termasuk kegagalan dan segala bentuk kekecewaan, BAHKAN
KEMATIAN.
Ikhlas adalah obat dari segala obat, yang akan meredam semua kegelisahan dari berbagai
situasi kegagalan atas obsesi obsesi yang tidak atau belum terwujud.

Bayangkan sebuah suasana, ketika kita diberi maaf oleh seseorang setelah tahu kita
begitu bersalah. Disana kita begitu berbahagia dianugerahi maaf. Dalam seni memaafkan,
kita juga harus berani 'memberi kebahagiaan' kepada saudara atau yang memusuhi kita
dengan kata 'maaf'. Karena Islam mengajarkan maaf yang sempurna.

Maka maafkanlah, relakanlah.. Ikhlaskanlah!
Ingatlah, jika hati kita sehat, prasangka kita juga sehat, jiwa kamu juga sehat.. Jika kita
mulai iri, curiga, apalagi ber-prasangka saat itu hati kita lagi ga sehat, artinya jiwamu
juga tidak sehat.. alias sakit.

Sedahsyat apapun, badai kegelisahan yang datang pasti akan kembali; kembali kelautan.

Ketahuilah, Gelombang ujian akan selalu datang..
Jangan menghabiskan energi untuk menghindar atau melawannya, sikapi dengan tenang
dan cerdas! Bangkit dan berselancarlah bersama gelombang itu. Berselancarlah bersama
deru derunya, dan temukan keindahannya...

Buktikanlah bahwa pilihan Allah tidak akan pernah merugikanmu.

Cinta sejati adalah Cinta yg senantiasa bersahutan, berderu deru dalam gemuruh ombak,
beriak digelisah lautan, diam dalam ketenangan ikan ikan, indah dalam kesedihan, nikmat
dalam kekecewaan dan tidak mati dengan kematian. Cinta yang akan tetap indah, meski
terbagi miliyaran angka tak terbatas semesta..

Itulah mahabbatullah,
Arahkan cinta kita untuk meraih Cinta-Nya.
Agar Tuhanmu Ridha kepadamu..

Bayangkan ketika kekasihmu ridha kepadamu..
Kekasihmu tentu akan memberi hampir semua hal yang dirimu inginkan, dan dia akan
melakukannya dengan senang ketika ia mampu melakukannya. Apa yang akan terjadi
jika Tuhanmu ridho kepadamu, sedangkan Dia mampu memberi apapun bahkan hal yg
tidak mungkin bagi logikamu?

Saat Tuhanmu Ridha-lah, disana kamu Sukses!

Jangan pernah menyesali apa yang telah terjadi, tentang apa apa yang telah kita pilih dan
kita lakukan di semua masalalu kita. Yakinkanlah bahwa dirimu telah melakukan hal
terbaik yang mengantarkan kita kepada hari ini -dan berakhir indah dengan cerita yang
saat ini kau genggam.

Kadang mimpi kita kepada kebahagiaan besar yang kita rencanakan, membuat kita
melupakan kebagagiaan kebahagiaan kecil disekitar kita. Manusia sering lupa untuk
berterimakasih kepada matahari yang ikhlas menyinari setiap jalanan yg kita lewati
seharian

Adikku✿‫ܓ‬   kehidupan itu sederhana.
Seseorang tiba tiba saja datang dikehidupan kita menyatu dalam jiwa, mengubah arah
penglihatan kita bercerita berencana dan seterusnya...hingga waktu semakin tidak kita
mengerti, dan akhirnya dia pergi. lalu kemudian sosok lain datang menggantikannya

Akan kau temui, sebuah sosok yang dengan sederhana muncul sesaat dan terlibat dalam
hidup kita, kemudian kisahnya membekas untuk selamanya.

Sederhana.
Seperti itulah kehidupan,
Keseluruhannya adalah pelajaran, kesemuanya fatamorgana, penuh dinamika dan
berubah ubah mengikuti desiran waktu yang beriak.

Kadang kita merasa disakiti, kadang kita menyakiti.
Adikku. Ingat lagi, bahwa perhitungan Allah tidak akan merugikanmu..
Hati itu pun akan diadili, dengan sebaik baiknya pengadilan. Dimana Allah sebagai
Hakim Nya,

Adikku✿‫ܓ‬    Kebahagiaan itu sederhana,
Lepaskanlah sumbat sumbat emosi yang mengikat jiwamu atas kemarin yang telah kamu
lewati, meski kita semua tahu bahwa kita terlahir dari masalalu dan dipengaruhinya.
Jadikan itu cerita indah agar kamu tidak terjerumus di lobang yang sama.

Adikku✿‫ܓ‬    Kebahagiaan itu dihatimu.
Jika niatmu indah, jalanan yang kamu lalui akan indah - meski hasilnya belum tentu
indah - setuju atau tidak itu tak penting, tapi percayalah, niat yang kurang indah hasilnya
tak akan pernah indah karena kebahagiaan itu dihatimu.

Penderitaan hatimu adalah hanya kesalahan perspectivemu sendiri dalam memandang
dunia ini, kamu terbuai dalam mimpi mimpi keindahan yang belum diraih lalu melupakan
kebahagian kebahagiaan sederhana disekitarmu. Kamu terus lalai dan terbuai dengan
obsesi duniawi, padahal dunia ini akan ditinggalkan..

Sering kita mengira kebahagiaan akan terlahir saat kita terlepas dari ujian yang saat ini
mengguncang kehidupan kita, hingga kita terjebak dan terus menunggu gelombang itu
hilang, semantara badai tak kunjung reda, silih berganti menekan logika menerpa jiwa
dan menggetarkan kokohnya keimanan, hampir saja manusia berkata "lelah... apakah ini
taqdir?

Ketahuilah bahwa Allah tidak melihat hasil,
tapi kesungguhanmu dalam menerjemahkan ketenangan ikan ikan dibalik gelisahnya
lautan.
Terkadang niat baik tidak selamanya bersahutan dengan kebaikan, ketika kemudian
perbuatan baik kita bertabrakan dengan idealisme yang bertolak belakang - disanalah -
saatnya kita mengokohkan kembali niat yg menyelinap dan bertahta dihati kita.

Adikku✿‫ܓ‬    Hidup itu indah..
Ketika kita mengatakan hidup ini sulit, secara tidak kita sadari kita telah mengintruksikan
kepada pemikiran bawah sadar kita bahwa hidup itu sulit, sehingga pikiran kita sempit,
selalu negatif, lupa bersyukur dan segala sesuatunya kemudian benar benar menjadi sulit
karena dari awal kita sudah pesimis.

Ketika kita mengatakan hidup ini Indah..
Secara tidak langsung kita telah mengatakan kepada pikiran bawah sadar kita
bahwasannya hidup ini penuh dengan keindahan.. dan kita berada dalam suatu zona
tenang, mempermudah situasi, berfikir jernih dan selalu mempelajari setiap kejadian dari
sisi baiknya sehingga kita selalu berprasangka baik dan hidup penuh syukur yang
kemudian melahirkan hari hari yang indah dengan sendirinya.

BELAJARLAH DARI KUPU KUPU✿‫ܓ‬
Lihatlah, mereka tidak mengeluh atas hidupnya yang sebentar, tapi dalam hidupnya yang
begitu singkat dia telah menebarkan keindahan dan membuat orang yang melihatnya
senang,. ^_^

Kesenangan buat kita, untuk manusia yang memahami.
Karena semua Mahluk yang Allah ciptakan itu telah sempurna, untuk menyempurnakan
keindahan hati kita, agar kita bersyukur.

Seakan kupu kupu ingin menyampaikan pesan;
"Berhentilah menyesal, wahai manusia... jangan terlarut dalam penyesalan. karena kita
dihidupkan Hari ini bukan Untuk disesali, tapi dijalani dan disyukuri. Agar kamu Bahagia
lebih lama lagi, hingga menemui kebahagiaan yang abadi. Nanti,"

BELAJARLAH DARI HIDUP LEBAH✿‫ܓ‬
Belajarlah dari lebah yg hidupnya baik, bermain dan bekerja ditempat yang baik baik dan
menghasilkan sesuatu yang baik baik, bahkan namanya diabadikan Allah Ta'ala dalam Al
Qur'anulkariim -kebaikan hidupnya yang singkat bisa kita jadikan bahan tafakur pagi ini.

Lihat saja si lebah kecil itu,
Mereka kecil tapi tidak diam saat musuh mengganggu anak anaknya yang sangat mereka
sayangi, lebah yg indah berubah menjadi pemberani dan diperhitungkan bahkan sama
manusia dan teman temannya.

Atas kekuasaan Allah, mereka mampu membuat rumah yang juga bermanfaat bagi
manusia; sarang madu, dia ambil madu dari bunga bungaan...bunga yg ia hinggapi juga
tidak merasa rugi bahkan terbantu proses penyerbukannya agar si serbuk sarinya menjadi
buah.
BELAJARLAH DARI PADI✿‫ܓ‬
Padi bisa berdiri kokoh di atas lumpur basah karena saling berpegangan sama
saudaranya, hidup rukun dan saling menguatkan.. mereka juga hidup hanya sebentar, tapi
dari waktu yang singkat itu mereka bisa membuat manfaat yang begitu besar bagi
kehidupan manusia dan mahluk lain disekitarnya.

Dalam hidupnya yag singkat juga terdapat pelajaran yang indah,
Lihat saja; padi yang mulai berisi dia menunduk, sama sekali tidak takabur, dia semakin
menunduk dari hari kehari mempersiapkan dirinya hingga dia benar benar matang untuk
kemudian di ambil petani sebagai makanan, sebagiannya disemai kembali. Jikapun ada
salah satu padi itu yang berdiri congkak, itu juga pelajaran, laksana manusia yang kosong
tidak berilmu.

BELAJARLAH DARI KOMPUTER DIHADAPANMU✿‫ܓ‬
Perhatikanlah, begitu cerdasnya komputer. Saat diperintah dia langsung laksanakan
dalam 0,00 sekian detik. Normalnya Begitu. Tapi ada kalanya, saat tidak normal, dia suka
mals saat diperintah; lemotszz dan lola..

Jadi manusia yang diperintah Tuhannya, lalu malas juga tidak normal.
Malah sibuk ngurusin patahati ^_^

Jika hatimu terasa pedih atas sesuatu yang tidak dimengerti.
Jangan diam, bangkitlah segera. Format ulang partisi partisi hati yang membingungkan
itu, simpanlah data prosa prosa itu sebagai kenangan saja dan simpan semua files backup-
nya di folder masalalu.

Adikku✿‫ܓ‬     Hari ini milikmu; maka Berbahagialah!
Saat terbangun dipagi hari, tanamkan keyakinan dihatimu bahwa tepat dhari itu kamu
telah terlahir kembali karena Allah telah mempercayaimu untuk kembali hidup dihari ini
agar kita mempersiapkan diri untuk bekal di Akhirat. Bukan untuk menyesali hari
kemarin, atau mengawali penderitaan masa depan.

Kita terlahir lagi dalam satu kesempatan waktu yang sama untuk memperbaiki diri dari
masalalu, mencari bekal sebanyak banyaknya bekal, karena Akhirat itu Abadi dan tiada
Akhir. Jangan awali pagimu dengan mengeluh ^_^

Yakinkan sekali lagi bahwa Allah telah mempercayaimu. Yakinkan, agar bibirmu
bergetar dan melantunkan syukur. Hari ini milikmu. Milik Kita semua, mungkin Allah
tidak pernah menciptakan kesedihan dihatimu, itu hanya kesalahan penerjemahan
perspective mu.

Bahagialah dalam Islam-mu✿‫ܓ‬
Islam tidak sekedar bahasa halal haram atau retorika syurga dan neraka, iSlam adalah
seni - jalanan indah nan sempurna menuju Cinta Tuhanmu, Cinta yang terlahir karena
pemahaman bukan Cinta pengatas namaan..
Jika kita mendambakan kebahagiaan orang lain, maka kamu akan mendapati kebahagiaan
itu selalu menjadi milik orang lain. Kita umat Islam, carilah kebahagiaan didalamnya dan
berbahagialah dengan Islam mu.

Berbahagialah dengan hal hal kecil, sebelum hal besar itu kau genggam ditanganmu ^_^

"...Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam sesuap makanan
yang diangkatnya ke mulut isterinya". (Al-Hadits, riwayat Ahmad dan Abu Dawud)

Ada berjuta juta Alasan untuk berkata Alhamdulillah, bahkan melebihi batas batas angka.
termasuk Alasan, kenapa kita dibangunkan kembali pagi ini.

Adikku✿‫ܓ‬     dewasalah...
Hal yang lebih bahaya dari kebodohan adalah ketika orang pintar merasa benar dan
'membenarkan' kebenarannya dengan 'pembenaran pembenaran', lalu orang bodoh
disekitar ikut membenarkannya.

Islam✿‫ܓ‬ini sedang dipersimpang jalan saudaraku...
Lembutkan hatimu, saat hati mengeras kita akan sangat sulit menerima kebenaran yang
sebenarnya.

         ini
Islam✿‫ ܓ‬sedang dipersimpang jalan saudaraku...
Penuh duri duri yang tidak seluruhnya kita mengerti. Jalanan ini semakin bercabang...
Jangan karena terbius 'tsiqah', kita melupakan kewajiban untuk 'mencari ilmu' dan meraih
ridha-Nya,

         ini
Islam✿‫ ܓ‬sedang dipersimpang jalan saudaraku...
Memang berat, dirimu bersungguh sungguh saat semua teman temanmu bercanda canda
dalam kelalaliannya.
Jangan menyerah, jangan berkata sulit.

Jangan berkata sulit..
Saat bibirmu berkata "sulit" itu adalah kesimpulan dari apa yang kamu fikirkan,
Secara tidak disadari kata itu juga menjadi kesimpulan yang akan diterjemahkan aktifitas
berfikirmu yang akan mempengaruhi aktifitas tubuhmu dan membebaninya, hingga
kehidupanmu terasa berat dan benar benar menjadi sulit.

✿‫ܓ‬  Teruslah mencoba,
Kita memang tidak akan pernah bisa menjadi sempurna, tapi kita bisa mencobanya.
Senyum yang di ukir bibirmu pun adalah sebuah signal yang mengintruksikan pesan
kepada tubuh bahwa dirimu baik baik saja, kemudian hatimu menjadi baik.

Tetaplah berharap✿‫ܓ‬  ..
Jika kamu ingin, kamu akan mencari.
Jika kamu mencari kamu akan menemukan.
Jika kamu menemukan, kamu akan ragu.
Jika kamu ragu, kamu akan bertanya.
Jika kamu bertanya, kamu akan mengerti.
Jika kamu mengerti kamu akan pahami.
Jika kamu telah paham kamu pasti akan ingin lebih paham lagi,
Saat itulah hidupmu benar benar hidup dan hidup dengan pengalaman pengalaman itu.

Because Islam Is Art.
This live is just Amazing✿‫ܓ‬     ..
Take a look deeply, this world are so colorful.
How beautiful it is, totally depend to how smart u paint on it. Than u'll find, there is no
single reason to complaint about, to His perfectness. Just open your heart and see. In the
end of the day, u'll realize there was a million millions reason to say Alhamdulillah.

Semoga dengan seizin Allah, rangkaian kata sederhana ini bisa menumbuhkan tunas
tunas kebahagiaan dihati kita untuk senantiasa berbahagia dalam Al Islam kita

¨•♫ TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN |5 ✿‫ܓ‬

Sungguh tidak pernah ada kata kebetulan dalam kamus Iman, setiap orang yang datang
dikehidupanmu sudah dalam perencanaan Allah ta'ala - keseluruhan hidup ini adalah
rangkaian peristiwa peristiwa yang saling berkaitan - tegaklah, tetaplah berdiri seperti
pilar pilar yang tetap kokoh meski istana harapan seperti runtuh, ingatlah bahwa Cinta
dan Kebencian itu adalah tenaga spektakuler yang bisa kita arahkan... !!!


Adikku✿‫ܓ‬
Jika gerimis khawatir mulai bertaburan menuruni senja dihatimu, jika harapan itu seakan
hilang dan semua seakan menyalahkanmu, maka perhatikanlah...

Perhatikanlah lagi bahwa semua ini bukanlah akhir dari Duniamu, jika dunia ini pun
berakhir, maka kematianpun bukan akhir tapi awal dari kehidupan yang sebenarnya.

Dunia ini tidak akan selamanya ramah,

Dunia ini tidak selamanya menari dengan keinginan kita.

Teguhkanlah hatimu, dan tetap tabahlah. Jika pun keseluruhan Dunia ini adalah
penderitaan, tetap Dunia ini akan berakhir. Sedangkan Neraka itu Abadi.

Jangan pernah menukar kesenangan sesaat di Dunia ini dengan tangisan abadi di Akhirat
kelak.
Hidup yang sebentar ini memang bukan untuk main main, dan kita harus segera dewasa.

Kita memang terlahir dari masa lalu..
Tapi kita tetap hidup dihari ini dan untuk besok, jangan biarkan masa lalu itu
mengganggumu dan menjerat langkah langkahmu. Lupakan hari yang udah terlewati, dan
abaikan saja setiap getaran yang masih tersimpan.

Kita semua berdiri di hari ini, sebuah 'situasi' yang dulu kita sebut masa depan..
Allah telah meletakan kedua mata kita di depan, agar kita melihat kedepan, karena
melihat kedepan lebih penting dari pada melihat kebelakang.

Lukislah hari ini seindah mungkin,
Karena jejak kita hari ini akan menjadi masalalu yang nanti akan kita kenang. Ciptakan
kenangan yang indah untuk masa depan kita kelak, di Akhirat.

Berfikirlah sebelum melangkah, karena jika kita pergi kesuatu tempat yang tidak kita
ketahui, maka pasti kita akan berhenti 'disuatu tempat' yang tidak kita ketahui juga. . lebih
baik berfikir dua, tiga kali sebelum melangkah daripada dua, tiga kali menempuh jarak
yang sama..

Jalanan ini indah adikku..
Hidup ini sulit dan Islam telah memudahkan dengan kesempurnaannya, temukan
kebahagiaan didalam Islam-mu, temukan kebahagiaan dalam Dirimu. karena jika kamu
mencari kebahagiaan diluar dirimu, maka kamu akan menemukan kebahagiaan itu selalu
milik orang lain..

Jangan lelah, jangan patah..
Lihatlah air yang tak pernah berkata lelah menelusuri lembah dan bebatuan, diam
selamanya diam, tetap diam meski panas dan mendidih hingga dingin dan membeku..

Lihatlah air yang tak pernah membantah saat diperintah.
Meski dicaci, meski dibenci...meski kotor, di rawa atau dikota..
Ia tetap sejuk dan berusaha menjadi bening, menetapi fitrahnya mengalir merendah meski
tersiksa di bebatuan atau dihempas hempas menjadi badai. Tetap semangat menuju
pantai, tetap sabar.. meski pantai kadang diam dan mengusirnya kelautan. Tetaplah
lembut seperti air yang tak sesiapapun bisa meniru warnanya, yang tetap berjalan
bersamaan diseluruh waktu. beriak riak melukis symphony...

Tersenyumlah, lagi jangan patah..
Ketika tunas tunas daun tumbuh, akarpun diam diam tumbuh dibawah tanah,.
Begitupun tunas tunas kebahagiaan yang akan selalu tumbuh bersama akar akar masalah
yang menyertainya sebagai sebuah sequence yang harus kita hadapi.

Hadapilah.. Jangan patah!
Hidup ini tidak mudah, tapi jangan mempersulitnya dengan mengatakan hari ini sulit.
Hadapilah, inilah Hidup.

Jangan mengatakan Ikhlas itu sulit.
Karena kata itulah yang akan menyulitkan hatimu, menyulitkan fikiranmu dan membuat
hidupmu benar benar sulit. Ikhlas harus terus dilatih dan disirami, karena dia adalah
buahnya Iman. Pohon iman tidak akan pernah tumbuh jika kita enggan menyiraminya di
pagi atau sore hari kita..

Adikku✿‫ܓ‬
Setiap ujian itu pasti sulit,
Dan bukan ujian namanya jika kita sudah tahu cara penyelesaiannya.
Senantiasa ingat bahwa Allah akan melihat proses dalam usaha yang kita pilih untuk
menyelesaikannya, bukan hasil atau sebuah kata lulus tidaknya.. karena sangat mudah
bagi Allah untuk memberi sebuah 'hasil tersebut' tanpa usaha tangan manusia sekalipun.

Berbaik sangka itu baik untuk hatimu,
Baik untuk fikiranmu, baik untuk hidupmu dan baik untuk masa depan Akhiratmu.
Manjakan hatimu dengan baik sangka, karena itu lebih baik dan dianjurkan syariat ^_^

Iri akan membuatmu tidak menghargai kelebihanmu.
Iri ini adalah salah satu penyakit natural dihati manusia. Allah dan Rasullnya telah
melarangnya karena kebahagiaan manusia itu tidak akan pernah tertukar, intensitasnya
akan sesuai dengan porsi usahanya.

Jangan mengantar rasa khawatirmu.
Kehawatiranmu adalah cerminan bahwa stabilitas Iman didadamu sedang tidak stabil.
Saat stabilitas Imanmu prima, maka tidak akan ada bentuk bentuk kekhawatiran untuk
apapun di tanah persinggahan yang akan kita tinggalkan ini..

Adikku✿‫ܓ‬
Pertemuan, perpisahan, cinta, luka dan apapun itu akan menjadi hal yang manis jika
dirimu menyadari bahwa itu adalah rencana dari Allah sebagai salah satu hadiah dari
bagian skenario Nya, untuk keindahan masa depanmu di Akhirat.

Jika Dunia ini tidak cukup untuk menerjemahkannya, segera rubahlah fokus fikiranmu
kepada Akhirat... sebelum penglihatanmu benar benar buta terhadap Dunia.

Jika kita tdak tahu jalan, kemungkinan besar kita akan tersesat.
Jika kita tersesat di kota dunia ini, kita akan temui banyak pilihan. Tapi tersesat di
Akhirat tidak ada pilihan selain Neraka yang kekal.


Sederhana saja;
Jika Tuhanmu tidak memenuhi semua keinginan di dadamu itu karena Dunia ini terlalu
sempit dan sebentar, hingga tidak cukup untuk memenuhi keserakahanmu. Hingga
sebagian do'a mu dikabulkan di akhirat kelak, di Syurga Nya yang luas dan Abadi .

Adikku✿‫ܓ‬
Beban yang menindihmu tidak akan membuatmu mati lebih cepat karena kematian telah
ditentukan..
Berbahagialah selama kamu masih hidup. Jangan pernah menukar kebahagiaan yang
seharusnya menjadi milikmu di hari ini dengan kekhawatiran panjang tentang apa apa
yang akan terjadi besok. Apalagi harus menyesali hal hal yang telah terjadi kemarin,
padahal kamu hidup di hari ini.

Arahkan setiap sepi dalam sendirimu, untuk mendekatkan hatimu RABBnya.
Karena diri ini, jiwa ini, hati ini, cinta ini dan segala warna rasa didalamnya adalah milik
Allah.
Kita tidak memiliki.

Jika kekasihmu tidak dihatimu lagi,
Perhatikanlah mungkin ada sahabatmu yang sedang tersenyum dari kejauhan.
Jika itupun tak ada. Yakinkan senyum ibu yang meraihmu atau ayah yang biasa menepuk
bahumu, menguatkanmu. Jika merekapun tiada, maka Allah ada dimanapun kakimu
berpijak.

Kita akan segera kembali, peluru kematian sedang menuju kita.
Bersegeralah menata hati, jangan luangkan waktu untuk menyesal.


TEGUHKANLAH HATIMU IKHWAHFILLAH..
Dalam langkah waktu yang kita lalui melewati ribuan hari hari, sesekali kita akan
menemukan sebuah 'titik diam'. Jiwa kita akan dipertemukan pada sebuah titik jenuh dari
kehidupan.


Meski bibir diam, tapi hati tidak pernah diam.
Berkata dan bertanya, sering terlintas sebuah nuansa tanya;

Kenapa diri ini tidak sesempurna mereka yang hidup serba mudah?

Dimanakah rangkaian ujian ini bermuara?
Dimana langkah lelah ini berakhir?

Untuk apa sebenarnya hidup ini?


Hampir saja kita mengeluh..
Dan menyesali tentang diri yang sering terjatuh dalam kegagalan dan semakin tertinggal,
sementara usia terus berkurang dan hari hari tidak pernah kembali.

Inilah hidup yang tak akan selamanya bersahabat.
Hidup yang tak akan selamanya sejalan dengan rencana rencana kecil kita.

Adalah mudah untuk dipahami, jika kita mau berfikir bahwasannya hidup itu sendiri
bukan sebuah tujuan yang harus kita tuntaskan di Dunia ini.
Akan ada begitu banyak beban yang menindih kita,
Jika lintasan lintasan itu terus kita kejar di keseluruhan hidup kita.
Adalah melelahkan jika semua rangkaian rencana itu harus kita wujudkan.
Adalah tidak mungkin jika ambisi ambisi itu dipaksakan tanpa mengakui sebuah
perencanaan terindah Allah subhanahuwwatala yang paling mengetahui hal hal terbaik
untuk diri dan kehidupan kita.

Hidup ini laksana proses panjang,.
Letak keindahannya terletak dalam keseluruhan proses, bukan diakhir sebuah cerita.
Jika kita memimpikan sebuah ujung, maka tidak lain ujung dari semua ambisi kita adalah
kematian.

Saat inilah, hari inilah hidup kita yang harus kita maknai.
Kita harus cerdas memaknai hidup dengan 'menghubungkan' segala sesuatu yang terjadi
pada diri kita kepada Allah. Hingga hati kita akan lembut dan mudah memahaminya,.

Suasana hidup ini, adalah saat ini.
Saat mata kita masih terang benderang, saat suara kita lantang dan saat ujian demi ujian
menerpa seakan ingin menggoyahkan tegapnya bahu kita..

IKHWAHFILLAH..
Kesulitan dan Prahara Ujian itu akan selalu menemui kita, dalam semua tingkatan Iman.
Itulah sebuah seni manusia hidup, Rasullullah saw telah membuat analogi yang indah
tentan Ujian ini. Rasulullah saw telah mendefinisikan dengan Indah tentang Prahara yang
memang akan senantiasa menemui seorang Muslim.

Dari Kaab bin Malik ra, Rasulullah Saw bersabda:
"Perumpamaan orang mukmin itu seperti tanaman lunak dan lembut yang dapat
digoyangkan oleh hembusan angin, sesekali miring dan kemudian tegak kembali
sehingga bergoyang-goyang. Sedangkan perumpamaan orang kafir adalah seperti pohon
cemara yang tegak berdiri di atas akarnya tidak dapat digoyangkan oleh sesuatu apapun
sehingga ia tumbang sekaligus". (Shahih Muslim No.5025)

Ibnu Umar ra berkata:
Rasulullah saw memegang kedua pundakku dan bersabda:
"Hiduplah di dunia ini seakan-akan engkau orang asing atau orang yang sedang lewat."
Ibnu Umar ra berkata: Jika engkau memasuki waktu sore, maka janganlah menunggu
pagi; dan jika engkau memasuki waktu pagi, janganlah menunggu waktu sore; ambillah
kesempatana dari masa sehatmu untuk masa sakitmu dan dari masa hidupmu untuk
matimu." (Riwayat Imam Bukhari)

Rasulullah saw bersabda;
"Apabila Allah menyenangi hamba maka dia diuji agar Allah mendengar permohonannya
(kerendahan dirinya)". (HR. Al-Baihaqi)

"Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan baginya maka dia diuji (dicoba dengan suatu
musibah)". (HR. Bukhari)

"Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa.
(HR. Bukhari dari Sa'ad bin Abi Waqqash)

Sungguh, ujian itu datang untuk mengujimu.
Dan tidaklah sesuatu bisa dikatakan ujian jika kita tahu cara pemecahannya, atau mudah
kita pahami dengan logi dalam takaran yang wajar.

Jadikan prahara Ujian itu tamu berharga,
Yang harus kita sambut dengan seluruh kesungguhan, ketabahan dan kesabaran serta
keikhlasan.
Bersabarlah lagi, karena sabar itu tidak ada batasnya, batasnya adalah kematian dan
hadiahnya adalah syurga Allah yang kekal tanpa batas.

Bersabarlah lagi,
Karena jika sabar itu mudah tentu semua orang bisa melakukannya.
Bersabarlah lagi,
Karena Ujian memang untuk orang beriman!

Dunia ini bukan panggung komedi!
Management kematian harus segera dipersiapkan, sebelum peluru kematian yang saat ini
melesat tiba dihadapanmu. Saat itu kita tidak bisa mengelak, semuanya telah begitu
terlambat.

Saat ini, saat nafas ini lega, semuanya masih berbentuk kesempatan.
Pilihlah kesempatan terbaikmu, ketika ujian dan musibah itu terus menghantammu maka
ingatlah saat ini dirimu masih berada dalam ruas kehidupan dimana kamu bisa menari
bersamanya. Jika hatimu begitu lelah, maka jangan sampai terlitas ingin mati, tapi
ingatlah pedihnya kematian... dan penderitaan lain setelah kematian!

Saat ini dirimu masih hidup,
Saat matamu masih berkedip kedip dan nadimu masih berdenyut denyut...
Maka bangkitlah, jangan sia siakan kepercayaan RABBmu yang telah membangunkanmu
tadi pagi dan ribuan pagi sebelumnya.

Lembutkanlah hatimu, menunduklah..
Perhatikanlah Air yang senang mengalir ke lembah yang rendah.
Ilmu dan Kebenaranpun demikian; Ia akan mengalir kelembah Hatimu yang rendah.
Rendahkanlah Hatimu, dan Lembutkanlah. Karena Airpun tidak akan Meresap kedalam
batu yang keras, tapi Tanah yang Lembut.

Hati yang lembut akan menerima kebenaran dengan mudah, dari siapapun datangnya.
Berbahagialah kepada hati hati yang sedang lembut, karena itu adalah salah satu
Anugerah dan nikmat dari Allah..
Mudah mudahan bisa diambil sisi baiknya,
Pemikiran dan gagasan ini tentunya tidak luput dari khilaf, hanya berbagi inspirasi.
Semoga Allah memaafkan segala khilaf dan keterbatasan pemahaman penulis.

Sengaja rangkaian panjang perenungan ini saya tulis dalam bentuk nasihat, tidak
sedikitpun terlintas ingin menceramahi siapapun. Tulisan ini kualirkan dari hatiku
melalui jari jariku. Allah lah RABB yang Maha Perkasa yang telah mengantarkan pesan
ini kehadapanmu..

Atas izin NYA lah pena ini tergores,

_ღSaat hidayah itu menyapamu, saat bait bait itu menyentuh langit dihatimu,
menggetarkan, menghentak dan meluluhkan kerasnya hati hingga ia tunduk menerima
kebenaran..

Disana aku telah berbahagia, ada sepercik kebahagiaan dariNya.
Maka jangan brkata terimakasih untukku yg kotor ini. ✿‫ܓ‬  Berterimakasihlah padaNya,
pujilah Dia Yang MAHA TERPUJI , yang telah menyembunyikan aib aibku hingga
pujian dan doa bertaburan..

Tidak usah bertanya kepada siapapun jika kamu ingin melihat pribadimu yang
sebenarnya. Lihatlah dirimu ketika terjebak dalam ruang gelap dan tak ada cahaya
sedikitpun. Itulah dirimu. Kamu yang membutuhkan orang lain untuk membawakanmu
lilin dan menyalakannya lalu duduk disampingmu, meraihmu dan membisikan harapan..

Semoga Catatan "TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN" Seri 1-5 ini menjadi lilin yang
menghangatkan hatimu. Menerangi langkahmu dan melahirkan kembali tunas tunas
kebahagiaan dari pohon iman dihatimu.

C_u in the next beautiful session.
Let me End this session with the Greeting from Paradise,
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Diringkas dari renungan renungan fajar February - April 2011

SECANGKIR KEBAHAGIAAN

Kebahagiaan tidak akan pernah tertukar, karena itu Anugerah Nya. Kebahagiaan
seseorang dengan se-cangkir teh manisnya dipagi hari, belum tentu sebanding dengan
kebahagiaan direktur perusahaan teh manis yang memiliki ribuan gudang teh manis..

Mungkin bapak direktur pemilik perusahaan teh itu pagi ini malah sedang bingung
dengan penjualannya yang rugi tahun ini, atau sibuk memikirkan karyawannya yang
turun kejalan minta naik gaji hingga ia terlupa menikmati se-cangkir teh manis yang ia
buat di perusahaannya..
Seperti itulah kebahagiaan,..
Kita sering terobsesi dengan kebahagiaan besar yang belum kita capai dan terus berlari
bersusah payah mengejarnya hingga melupakan kebahagiaan kebahagiaan kecil disekitar
kita.

Rasulullah saw bersabda;
"Telah sukses orang yang beriman dan memperoleh rezeki yang kecil dan hatinya pun
akan disenangkan Allah dengan pemberianNya itu". (HR. Muslim)

Disenangkan maksudnya, bahwa orang beriman akan diberi rasa senang dengan rizki
yang sedikit itu.,
Hingga mereka akan merasa bahagia dalam setiap suap nasi yang mereka terima dari
Allah, mereka mensyukurinya dengan mengucap hamdalah hingga nikmat itu terasa
berkualitas.

Sering kita mengira kebahagiaan akan terlahir saat kita terlepas dari ujian yang saat ini
mengguncang kehidupan kita, hingga kita terjebak didalamnya dan terus menunggu
gelombang ujian itu hilang. Semantara badai tak kunjung reda, silih berganti
membungkam logika menerpa jiwa, menggetarkan kokohnya keimanan...

Hampir hampir manusia berkata, "Lelah... Apakah ini taqdir?"

Padahal jika kita memaknai tentang makna dibalik ujian ujian yang ditebarkan disetiap
jalanan ini, kita tidak akan mengunggu terlalu lama untuk berbahagia. Kita tidak akan
menunggu hingga dipuncak gunung yang kita daki untuk melihat keindahan yang kita
bayangkan, mungkin saja dari puncak itu keindahan terhalang kabut tebal dengan
udaranya yang beku?

Lihatlah sekitaran.
Dijalanan menuju puncak yang kita tuju, sebetulnya kita bisa menemukan keceriaan alam
yang menyambut pagi, air yang berlomba berkejaran menuruni lembah, dedaunan yang
melindungi kita, atau kicau burung yang menghibur kesedihan kita dengan ikhlas.

Jujur, belakangan ini inbox email saya sering diserang pertanyaan pertanyaan yang
serupa. Bernada setengah curhat dan padahal isinya keluhan:

"Akhi... Kenapa ujian demi ujian, kepedihan demi kepedihan, dan penderitaan ini seperti
tiadak akhir.
Padahal sebisa mungkin ana telah berusaha bersabar dan terus berjalan diatas syariah..
saya shalat, saya dzikir, saya puasa... baca Qur'an....tapi kenapa tetap saja nafas ini sesak,
jalanan ini seperti sempit..??"

Saya biasanya hanya tersenyum ^_^
Apakah mereka kira saya ini orang penuh kebahagiaan dan tidak punya kesulitan hingga
tulisan saya bertabur kebahagiaan?

Tidak, hingga detik ini beban dipundak saya masih teramat berat,
Namun saya tidak ingin mencemari tulisan ini dengan keluhan, karena nikmat bisa corat
coret di facebook ini sendiri adalah atas kemurahan Nya yang seharusnya kita syukuri.

Akhi, ukhti..
Saudaraku, saudariku..

Rasulullah saw bersabda;
"Barangsiapa ridho dengan rezeki yang sedikit dari Allah maka Allah akan ridho dengan
amal yang sedikit dari dia, dan menanti-nanti (mengharap-harap) kelapangan adalah
suatu ibadah". (HR. Bukhari)

Menanti nanti kelapangan dalam konteks diatas bisa kita terjemahkan;
Bahwasannya lama-nya rintihan kita dalam do'a meminta kelapangan, rintihan kita
selama dalam lembah penderitaan, dan penantian kita untuk meminta kesembuhan itu
dihitung sebagai sebuah ibadah.

Selama itu kita menanti...
Selama itu, selama masa sulit itu, sepanjang jalanan kita dalam rintihan berdo'a meminta
kelapangan itu dihitung ibadah!

Banyangkanlah jika kesulitan itu terjadi sepanjang tahun atau bahkan bertahun tahun
dalam keadaan sulit?
Maka perkataan Rasulallah saw adalah benar, selama itu selama kita dalam kedaan tidak
lapang itu waktu kita dicatatkan sebagai nilai ibadah!

Namun ada satu hal yang perlu kita ketahui.
Musibah yang menimpa kita, tidak selamanya dikategorikan ujian..

Bencana atau kesulitan tanpa hujung itu bisa saja berupa Adzab yang disegerakan di
dunia, agar hukuman atas dosa dosa dan kelalaian kita lebih ringan dihari akhir kelak.

Rasulullah saw bersabda;
"Tiada seorang mukmin ditimpa rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyakit atau
kesedihan (kesusahan) sampai pun duri yang menusuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah
menghapus dosa-dosanya. (HR. Bukhari)

Jika kita telah berjalan dalam jalanan yang lurus dan berusaha untuk memenuhi
kewajiban kita sebagai Hamba Nya, maka rangkaian musibah musibah itu adalah berupa
Ujian .

Ujian adalah sebuah sequence, bagi mereka yang telah mengatakan "Aku beriman!".
Kadar ujian pun sebanding dengan seberapa kokohnya dinding iman kita. Hingga orang
orang sholeh ujiannya lebih berat, ia akan diuji hinga benar benar teruji.

Jika kita tidak berjalan dalam jalanan yang lurus,
Masih lalai dalam memenuhi kewajiban, dosa terus bertumpuk tanpa ada keinginan untuk
menghapusnya dengan taubat, maka musibah itu bukan lagi Ujian tapi keberadaannya
adalah ADZAB atau peringatan dari Allah.

Musibah itu adalah sentuhan lembut dari Rabbmu, adanya adalah bentuk kasih sayang
Nya untuk mengurangi beban dosa kita, karena Allah maha tahu kita tidak akan mampu
menahan Adzab Nya di akhirat kelak.

Manusia memang cendrung pelupa, padahal mereka mengatakan dirinya ber-Iman.
Tentu saja keimanan didada kita yang telah di ikrarkan mulut itu tidak akan dibiarkan
begitu saja, keimanan itu akan terus di uji, dikokohkan dan dinaikan derajatnya melalui
ujian ujian.

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: " Kamikami
telah beriman" , sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS Al Ankabut : 2)

Mari kita pahami lagi,
Bahwassannya ujian itu akan terus menerus menerpa setiap jiwa selama jiwa itu hidup,
baik berupa kesenangan atau kemelaratan..baik dalam tawa atau kesedihan.. baik dalam
kondisi luhurnya ilmu atau kemiskinan ilmu, baik itu adalam nikmat nikmat atau
bencana.

Kesemuanya adalah rangkaian perencanaan Allah untuk menguatkan kita.
Bukankah setiap gesekan itu pedih?
Lalu dengan apalagi pisau itu akan tajam kalau tidak digesek?
Gesekan itu adalah untuk mempertajam mata hati kita agar peka terhadap kehidupan ini,
agar ingat bahwa kita semua akan kembali.

Manusia memang cendrung ingat kepada RABBnya hanya ketika dalam keadaan
terpojok, saat disana tidak ada kemungkinan untuk berlari. Seharusnya dari sini kita
menyadari, mungkin saat kita sedang tenggelam dalam kesedihan dan terhimpit
kesempitan itulah Allah sedang menyentuh kita untuk mengingat-Nya lagi..

Jangan iri dengan mereka yang hidup serba mudah dengan hartanya..
Karena itu tidak jaminan untuk kebahagiaan, yang kita butuhkan di dunia ini hanyalah
tempat untuk berteduh dan sesuap makanan untuk menegakkan tulang punggung kita..

Kita kadang terus berlari sekuat tenaga mengejar sebuah titik yang kita bayangkan
dengan berbagai target dan imaginasi, padahal apa yang kita cari setelah sukses itu adalah
kebahagiaan dan ketenangan.

Secara tidak sadar kita terus berlari dan berlari kearah yang berlawanan dengan
kebahagiaan - kadang bahkan tidak peduli lagi dengan ketentuan ketentuan syariah -
hingga tubuh ini melemah dan lelah, sementara kebahagiaan tak juga didapat.

Tentu saja, sesuatu itu harus dengan ilmunya agar kita tidak tersesat.
Allah itu maha adil, cukup keyakinan itu akan menentramkan kita jika kita pahami secara
mendalam, karena kebahagiaan tidak akan tertukar.

Jika kita beriman, dan bahagia dengan keimanan itu maka bersyukurlah dan
beristiqamahlah..
Jika kita merasa telah beriman lalu tidak bahagia, maka jangan salahkan siapapun
sebelum kita yakin kadar kesungguhan kita telah berada ditahap mana..

Karena Allah tidak membutuhkan keimanan kita,
Keimanan itu adalah untuk kita sendiri, sebagai sebuah energi yang akan menguatkan
kita. Sebagai cahaya yang akan menerangi hati kita dan menuntun langkah kita menuju
RABBnya.

Allah tidak membutuhkan iman kita,
Allahlah yang menciptakan dan kemudian menganugerahkan rasa keimanan itu untuk
menjadi lentera hati kita dan menerangi jalanan yang kita lewati agar terang benderang
hingga kita menemui jembatan yang akan menghubungkan kita kepada kehidupan yang
abadi dengan selamat.

"Dan barang siapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya
sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari
Semesta Alam". (QS Al Ankabut : 6)

Bangkitlah!
Jangan Diam..

Created on Tuesday, February 22, 2011 at 5:31pm
Revised Jully 10, 2012

Salam bahagia,
NURUDDIN AL INDUNISSY
RIYADH 2011

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:66
posted:10/13/2011
language:Indonesian
pages:35