Docstoc

PORT

Document Sample
PORT Powered By Docstoc
					                                KATA PENGANTAR

      Syukur Alhamdulillah kami panjatkan ke hadirat ALLAH SWT yang telah
memberikan rahmat dan petunjuk-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan
pembuatan makalah yang berjudul PORT ini dengan baik. Kami telah membuat
makalah ini dengan dengan mengambil referensi-referensi dari beberapa buku
maupun dari situs-situs internet. Hal tersebut kami lakukan untuk mendapatkan
informasi yang akurat tentang PORT.

      Makalah ini berisi tentang pengertian-pengertian dari PORT. Di dalamnya juga
terdapat penjelasan-penjelasan tentang PORT itu sendiri. Maka dengan membuat
makalah ini kami dapat mengetahui arti dan penjelasan dari PORT. PORT sangat
berguna bagi kinerja computer. Dengan menggunakan PORT kinerja system-sistem
computer dapat meningkat. Hal tersebut dapat mempengaruhi kenyamanan dalam
memakai computer. Sehingga penting bagi kita untuk mengetahui penjelasan
tentang PORT.

      Kami menyadari bahwa makalah ini masih mempunyai kekurangan. Oleh
karena itu, kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi perbaikan
untuk makalah selanjutnya. Akhirnya, kami berharap mudah-mudahan makalah ini
dapat memenuhi harapan kita semua.



………………… , Februrari 2009



Penulis
                                 PENDAHULUAN

       Port adalah bagian dalam sebuah system computer yang sangat umum dan
selalu tersedia. Port ini berguna sebagai tempat untuk meletakkan atau memasang
peralatan tambahan bagi computer anda. Port menurut kebutuhan dan
kemampuannya telah dibeda-bedakan, disesuaikan dengan kebutuhan dari system
itu sendiri. Misalnya sebuahcomputer biasa tidak perlu memiliki Port untuk EISA
untuk SCSI, namun server sangat membutuhkan fasilitas Port ini. Sehingga bagi
yang ingin memiliki serverada baiknya untuk memperhatikan fasilitas Port yang
tersedia pada motherboard tersebut.

        Masing – masing port dibedakan berdasarkan bentuk, kecepatan kinerja dan
fasilitas yang dimiliki. Hal ini menyebabkan sebuah motherboard akan
mempengaruhi harga dan kinerja dari system itu sendiri. Sehingga port itu sendiri
sangat penting bagi sebuah motherboard ataucomputer . Pada zaman yang sudah
modern seperti sekarang kinerja port dibutuhkan untuk mempercepat kinerja sebuah
system. Hal tersebut semakin meningkatkan kinerja fasilitas-fasilitas yang dipakai.
Beberapa port yang sering digunakan adalah port ISA, EISA, MCA, VESA, PCI dan
PCMCIA. Setiap Port tersebut memiliki bentuk yang berbeda dan memiliki kecepatan
kinerja yang berbeda pula. Sehingga kita harus dapat mengetahui kinerja dari setiap
port agar apabila kita membutuhkan salah sebuah port, kita dapat memilih atau
menenytukan mana port yang tepat untu digunakan agar kinerjacomputer yang kita
pakai semakin cepat.
                       DAFTAR ISI



Kata Pengantar                      1

Pendahuluan                         2

Daftar Isi                          3

Pembahasan .                        4-21

1. Daftar Pustaka ..                22
Macam Port Sistem Unit (Console)

Satu unit komputer terdiri dari CPU, Monitor, Keyboard dan Mouse. Pada CPU yang
merupakan sistem unit atau console memiliki beberapa port. Port pada komputer
berfungsi sebagai antarmuka antara sebuah komputer dengan komputer atau
dengan unit (device) lain. Umumnya, port digunakan untuk menghubungkan
monitor, keyboard, mouse, modem dan periferal lainnya. Port memiliki standar
bentuk sendiri, seperti port untuk keyboard berbentuk bulat. Pertama kali komputer
desktop diciptakan, memiliki dua port yaitu port serial dan port parallel. Pemasangan
kabel monitor, keyboard dan mouse harus sesuai dengan portnya. Kesalahan
pemasangan dapat menyebabkan tidak berfungsinya komputer. Untuk dapat
memasang port sesuai dengan posisinya, berikut ini terdapat beberapa port console.


1. Port serial, port ini memiliki sembilan pin yang digunakan untuk menghubungkan
mouse, joystick dan modem eksternal. Port serial bekerja dengan mengirim data 1
bit pada satu saat melalui kabel tunggal.


2. Port parallel, port ini digunakan untuk menghubungkan CPU dengan printer dan
modem eksternal serta periferal lainnya yang memiliki kabel untuk port parallel. Port
paralel bekerja dengan mengirim dan menerima beberapa bit pada satu saat melalui
satu set kabel. Termasuk dalam port paralel adalah port penghubung printer,
modem, dan port penghubung disk drive.


3. PS / 2, port ini disebut dengan port serial type 2 yang digunakan untuk
menghubungkan keyboard dan mouse. Untuk port keyboard berwarna biru dan
untuk port mouse berwarna hijau.


4. USB (Universal Serial Bus), Port ini merupakan port multi fungsi yang dapat
digunakan pada beberapa perangkat atau feriperal lainnya seperti mouse, keyboard,
modem, card wireless, dan lain sebagainya. Port USB merupakan pengembangan
dari port serial. Saat ini, port usb paling populer digunakan, misalnya untuk flash
disk, harddisk eksternal, mouse, keyboard. Kelebihan dari port USB adalah
kemudahannya dalam melakukan koneksi device ke komputer, sehingga banyak alat
dapat dipasang secara plug and play. USB ini dirancang tidak tergantung pada
ekspansion slot, dan USB yang dipasang tidak perlu melakukan booting ulang
komputer. Selain itu, USB juga mendukung arsitektur daisy-chain ganda, yaitu
penggunaan USB hub. Sebuah USB hub dapat menampung banyak device USB.
Jumlah tingkat atau level USB hub yang tersusun maksimal 5 tingkat, sedangkan
jumlah USB device yang dapat terkoneksi ke sebuah kontroler USB maksimal 127
buah. Untuk memasang port-port komputer tersebut, sebaiknya komputer dalam
keadaan mati untuk menghindari kerusakan pada CPU maupun perangkat lainnya,
dengan posisi yang tepat, dan tidak terbalik.

Daftar Port Komputer :
Port Application Status

1/TCP,UDP TCP Port Service Multiplexer Official

2/TCP,UDP Management Utility Official

3/TCP,UDP Compression Process Official

5/TCP,UDP Remote Job Entry Official

7/TCP,UDP Echo Official

9/TCP,UDP Discard Official

11/TCP,UDP Active Users Official

13/TCP,UDP DAYTIME - (RFC 867) Official

17/TCP,UDP Quote of the Day Official

18/TCP,UDP Message Send Protocol Official

19/TCP,UDP Character Generator Official

20/TCP FTP - data Official

21/TCP FTP—control (command) Official

22/TCP,UDP Secure Shell (SSH)—used for secure logins, file transfers (scp, sftp) and
port forwarding Official

23/TCP Telnet protocol—unencrypted text communications Official

25/TCP Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)—used for e-mail routing between mail
servers Official

26/TCP,UDP RSFTP—a simple FTP-like protocol Unofficial

35/TCP,UDP Any private printer server protocol Official

35/TCP,UDP QMS Magicolor 2 printer server protocol Unofficial

37/TCP,UDP TIME protocol Official

39/TCP,UDP Resource Location Protocol[3] (RLP)—used for determining the location
of higher level services from hosts on a network Official

41/TCP,UDP Graphics Official
42/TCP,UDP nameserver, ARPA Host Name Server Protocol Official

42/TCP,UDP WINS Unofficial

43/TCP WHOIS protocol Official

49/TCP,UDP TACACS Login Host protocol Official

52/TCP,UDP XNS (Xerox Network Services) Time Protocol Official

53/TCP,UDP Domain Name System (DNS) Official

54/TCP,UDP XNS (Xerox Network Services) Clearinghouse Official

56/TCP,UDP XNS (Xerox Network Services) Authentication Official

56/TCP,UDP RAP (Route Access Protocol)[4] Unofficial

57/TCP MTP, Mail Transfer Protocol Unofficial

58/TCP,UDP XNS (Xerox Network Services) Mail Official

67/UDP Bootstrap Protocol (BOOTP) Server; also used by Dynamic Host
Configuration Protocol (DHCP) Official

68/UDP Bootstrap Protocol (BOOTP) Client; also used by Dynamic Host Configuration
Protocol (DHCP) Official

69/UDP Trivial File Transfer Protocol (TFTP) Official

70/TCP Gopher protocol Official

79/TCP Finger protocol Official

80/TCP Hypertext Transfer Protocol (HTTP) Official

81/TCP Torpark—Onion routing Unofficial

82/UDP Torpark—Control Unofficial

83/TCP MIT ML Device Official

88/TCP Kerberos—authentication system Official

90/TCP,UDP dnsix (DoD Network Security for Information Exchange) Securit
Attribute Token Map Official

90/TCP,UDP Pointcast Unofficial
101/TCP NIC host name Official

102/TCP ISO-TSAP (Transport Service Access Point) Class 0 protocol[5] Official

104/TCP,UDP ACR/NEMA Digital Imaging and Communications in Medicine Official

107/TCP Remote TELNET Service[6] protocol Official

109/TCP Post Office Protocol 2 (POP2) Official

110/TCP Post Office Protocol 3 (POP3) Official

111/TCP,UDP Sun Remote Procedure Call Official

113/TCP ident—old user identification system, still used by IRC servers to identify
users Official

113/TCP,UDP Authentication Service (auth) Official

115/TCP Simple File Transfer Protocol (SFTP) Official

117/TCP UUCP Path Service Official

118/TCP,UDP SQL (Structured Query Language) Services Official

119/TCP Network News Transfer Protocol (NNTP)—used for retrieving newsgroup
messages Official

123/UDP Network Time Protocol (NTP)—used for time synchronization Official

135/TCP,UDP DCE endpoint resolution Official

135/TCP,UDP Microsoft EPMAP (End Point Mapper), also known as DCE/RPC Locator
service[7], used to remotely manage services including DHCP server, DNS server
and WINS Unofficial

137/TCP,UDP NetBIOS NetBIOS Name Service Official

138/TCP,UDP NetBIOS NetBIOS Datagram Service Official

139/TCP,UDP NetBIOS NetBIOS Session Service Official

143/TCP,UDP Internet Message Access Protocol (IMAP)—used for retrieving,
organizing, and synchronizing e-mail messages Official

152/TCP,UDP Background File Transfer Program (BFTP)[8] Official

153/TCP,UDP SGMP, Simple Gateway Monitoring Protocol Official
156/TCP,UDP SQL Service Official

158/TCP,UDP DMSP, Distributed Mail Service Protocol Unofficial

161/TCP,UDP Simple Network Management Protocol (SNMP) Official

162/TCP,UDP Simple Network Management Protocol Trap (SNMPTRAP)[9] Official

170/TCP Print-srv, Network PostScript Official

177/TCP,UDP X Display Manager Control Protocol (XDMCP) Official

179/TCP BGP (Border Gateway Protocol) Official

194/TCP IRC (Internet Relay Chat) Official

201/TCP,UDP AppleTalk Routing Maintenance Official

209/TCP,UDP The Quick Mail Transfer Protocol Official

213/TCP,UDP IPX Official

218/TCP,UDP MPP, Message Posting Protocol Official

220/TCP,UDP IMAP, Interactive Mail Access Protocol, version 3 Official

259/TCP,UDP ESRO, Efficient Short Remote Operations Official

264/TCP,UDP BGMP, Border Gateway Multicast Protocol Official

311/TCP Mac OS X Server Admin (officially AppleShare IP Web admistration) Official

308/TCP Novastor Online Backup Official

318/TCP,UDP PKIX TSP, Time Stamp Protocol Official

323/TCP,UDP IMMP, Internet Message Mapping Protocol Unofficial

366/TCP,UDP ODMR, On-Demand Mail Relay Official

369/TCP,UDP Rpc2portmap Official

371/TCP,UDP ClearCase albd Official

383/TCP,UDP HP data alarm manager Official

384/TCP,UDP A Remote Network Server System Official
387/TCP,UDP AURP, AppleTalk Update-based Routing Protocol Official

389/TCP,UDP Lightweight Directory Access Protocol (LDAP) Official

401/TCP,UDP UPS Uninterruptible Power Supply Official

402/TCP Altiris, Altiris Deployment Client Unofficial

411/TCP Direct Connect Hub Unofficial

412/TCP Direct Connect Client-to-Client Unofficial

427/TCP,UDP Service Location Protocol (SLP) Official

443/TCP Hypertext Transfer Protocol over TLS/SSL (HTTPS) Official

444/TCP,UDP SNPP, Simple Network Paging Protocol (RFC 1568) Official

445/TCP Microsoft-DS Active Directory, Windows shares Official

445/UDP Microsoft-DS SMB file sharing Official

464/TCP,UDP Kerberos Change/Set password Official

465/TCP Cisco protocol Unofficial

465/TCP SMTP over SSL Unofficial

475/TCP tcpnethaspsrv (Hasp services, TCP/IP version) Official

497/TCP Dantz Retrospect Official

500/UDP Internet Security Association and Key Management Protocol (ISAKMP)
Official

502/TCP,UDP Modbus, Protocol Unofficial

512/TCP Rexec, Remote Process Execution Official

512/UDP comsat, together with biff Official

513/TCP Login Official

513/UDP Who Official

514/TCP Shell—used to execute non-interactive commands on a remote system
Official
514/UDP Syslog—used for system logging Official
515/TCP Line Printer Daemon—print service Official

517/UDP Talk Official

518/UDP NTalk Official

520/TCP efs, extended file name server Official

520/UDP Routing—RIP Official

524/TCP,UDP NCP (NetWare Core Protocol) is used for a variety things such as
access to primary NetWare server resources, Time Synchronization, etc. Official
525/UDP Timed, Timeserver Official

530/TCP,UDP RPC Official

531/TCP,UDP AOL Instant Messenger, IRC Unofficial

532/TCP netnews Official

533/UDP netwall, For Emergency Broadcasts Official

540/TCP UUCP (Unix-to-Unix Copy Protocol) Official

542/TCP,UDP commerce (Commerce Applications) Official

543/TCP klogin, Kerberos login Official

544/TCP kshell, Kerberos Remote shell Official

546/TCP,UDP DHCPv6 client Official

547/TCP,UDP DHCPv6 server Official

548/TCP Apple Filing Protocol (AFP) over TCP Official

550/UDP new-rwho, new-who Official

554/TCP,UDP Real Time Streaming Protocol (RTSP) Official

556/TCP Remotefs, RFS, rfs_server Official

560/UDP rmonitor, Remote Monitor Official

561/UDP monitor Official

563/TCP,UDP NNTP protocol over TLS/SSL (NNTPS) Official
587/TCP e-mail message submission[10] (SMTP) Official

591/TCP FileMaker 6.0 (and later) Web Sharing (HTTP Alternate, also see port 80)
Official

593/TCP,UDP HTTP RPC Ep Map, Remote procedure call over Hypertext Transfer
Protocol, often used by Distributed Component Object Model services and Microsoft
Exchange Server Official

604/TCP TUNNEL profile[11], a protocol for BEEP peers to form an application layer
tunnel Official

623/UDP ASF Remote Management and Control Protocol (ASF-RMCP) Official

631/TCP,UDP Internet Printing Protocol (IPP) Official

636/TCP,UDP Lightweight Directory Access Protocol over TLS/SSL (LDAPS) Official

639/TCP,UDP MSDP, Multicast Source Discovery Protocol Official

646/TCP,UDP LDP, Label Distribution Protocol, a routing protocol used in MPLS
networks Official

647/TCP DHCP Failover protocol[12] Official

648/TCP RRP (Registry Registrar Protocol)[13] Official

652/TCP DTCP, Dynamic Tunnel Configuration Protocol Unofficial

654/TCP AODV (Ad-hoc On-demand Distance Vector) Official

655/TCP IEEE MMS (IEEE Media Management System)[14][15] Official

657/TCP,UDP IBM RMC (Remote monitoring and Control) protocol, used by System
p5 AIX Integrated Virtualization Manager (IVM)[16] and Hardware Management
Console to connect managed logical partitions (LPAR) to enable dynamic partition
reconfiguration Official

660/TCP Mac OS X Server administration Official

665/TCP sun-dr, Remote Dynamic Reconfiguration Unofficial

666/UDP Doom, first online first-person shooter Official

674/TCP ACAP (Application Configuration Access Protocol) Official

691/TCP MS Exchange Routing Official
692/TCP Hyperwave-ISP Official

694/UDP Linux-HA High availability Heartbeat Unofficial

695/TCP IEEE-MMS-SSL (IEEE Media Management System over SSL)[17] Official

698/UDP OLSR (Optimized Link State Routing) Official

699/TCP Access Network Official

700/TCP EPP (Extensible Provisioning Protocol), a protocol for communication
between domain name registries and registrars (RFC 4934) Official

701/TCP LMP (Link Management Protocol (Internet))[18], a protocol that runs
between a pair of nodes and is used to manage traffic engineering (TE) links Official

702/TCP IRIS[19][20] (Internet Registry Information Service) over BEEP (Blocks
Extensible Exchange Protocol)[21] (RFC 3983) Official

706/TCP SILC, Secure Internet Live Conferencing Official

711/TCP Cisco TDP, Tag Distribution Protocol[22][23][24]—being replaced by the
MPLS Label Distribution Protocol[25] Official

712/TCP TBRPF, Topology Broadcast based on Reverse-Path Forwarding routing
protocol (RFC 3684) Official

712/UDP Promise RAID Controller Unofficial

720/TCP SMQP, Simple Message Queue Protocol Unofficial

749/TCP,UDP Kerberos administration Official

750/TCP rfile Official

750/UDP loadav Official

750/UDP kerberos-iv, Kerberos version IV Official

751/TCP,UDP pump Official

751/TCP,UDP kerberos_master, Kerberos authentication Unofficial

752/TCP qrh Official

752/UDP qrh Official

752/UDP userreg_server, Kerberos Password (kpasswd) server Unofficial
753/TCP Reverse Routing Header (rrh)[26] Official

753/UDP Reverse Routing Header (rrh) Official

753/UDP passwd_server, Kerberos userreg server Unofficial

754/TCP tell send Official

754/TCP krb5_prop, Kerberos v5 slave propagation Unofficial

754/UDP tell send Official

760/TCP,UDP ns Official

760/TCP,UDP krbupdate [kreg], Kerberos registration Unofficial

782/TCP Conserver serial-console management server Unofficial

783/TCP SpamAssassin spamd daemon Unofficial

829/TCP CMP (Certificate Management Protocol) Unofficial

860/TCP iSCSI (RFC 3720) Official

873/TCP rsync file synchronisation protocol Official

888/TCP cddbp, CD DataBase            (CDDB)    protocol   (CDDBP)—unassigned   but
widespread use Unofficial

901/TCP Samba Web Administration Tool (SWAT) Unofficial

901/TCP, UDP VMware Virtual Infrastructure Client (UDP from server being managed
to management console) Unofficial

902/TCP VMware Server Console (TCP from management console to server being
Managed)[27] Unofficial

904/TCP VMware Server Alternate (if 902 is in use, i.e. SUSE linux) Unofficial
911/TCP Network Console on Acid (NCA)—local tty redirection over OpenSSH
Unofficial

953/TCP,UDP Domain Name System (DNS) RDNC Service Official

981/TCP SofaWare Technologies Remote HTTPS management for firewall devices
running embedded Check Point FireWall-1 software Unofficial

989/TCP,UDP FTPS Protocol (data): FTP over TLS/SSL Official
990/TCP,UDP FTPS Protocol (control): FTP over TLS/SSL Official

991/TCP,UDP NAS (Netnews Administration System) Official

992/TCP,UDP TELNET protocol over TLS/SSL Official

993/TCP Internet Message Access Protocol over SSL (IMAPS) Official

995/TCP   Post   Office  Protocol        3    over    TLS/SSL     (POP3S)      Official
1023/TCP,UDP Reserved[1]



Serial Port Computer & Pemrogramannya Dengan VB6.0

       Ada 2 macam cara komunikasi data serial yaitu Sinkron dan Asinkron. Pada
komunikasi data serial sinkron, clock dikirimkan bersama sama dengan data serial,
tetapi clock tersebut dibangkitkan sendiri – sendiri baik pada sisi pengirim maupun
penerima.Sedangkan pada komunikasi serial asinkron tidak diperlukan clock karena
data dikirimkan dengan kecepatan tertentu yang sama baik pada pengirim /
penerima.


       Pada IBM PC kompatibel port serialnya termasuk jenis asinkron. Komunikasi
data serial ini dikerjakan oleh UART (Universal Asynchronous Receiver Transmitter).
IC UART dibuat khusus untuk mengubah data parallel menjadi data serial dan
menerima data serial yang kemudian dirubah lagi menjadi data parallel.IC UART
8250 merupakan salah satunya. Selain berbentuk IC mandiri berbagai macam
mikrokontroller juga ada yang dilengkapi dengan UART, misalnya AT89S51/52/53
atau PIC16F877.

       Pada UART, kecepatan pengiriman data ( atau yang sering disebut dengan
Baud Rate ) dan fase clock pada sisi transmitter dan sisi receiver harus sinkron.
Untuk itu diperlukan sinkronisasi antara Transmitter dan Receiver. Hal ini dilakukan
oleh bit ―Start‖ dan bit ―Stop‖. Ketika saluran transmisi dalam keadaan idle, output
UART adalah dalam keadaan logika ―1‖.

       Ketika Transmitter ingin mengirimkan data, output UART akan diset dulu ke
logika ―0‖ untuk waktu satu bit. Sinyal ini pada receiver akan dikenali sebagai sinyal
―Start‖ yang digunakan untuk menyinkronkan fase clocknya sehingga sinkron
dengan fase clock transmitter.

       Selanjutnya data akan dikirimkan secara serial dari bit yang paling rendah
(bit0) sampai bit tertinggi.Selanjutnya akan dikirimkan sinyal ―Stop‖ sebagai akhir
dari pengiriman data serial.

       Sebagai contoh misalnya akan dikirimkan data huruf ―A‖ dalam format ASCII
(atau sama dengan 41 heksa atau 0100 0001.
PENGIRIMAN HURUF ―A‖ TANPA BIT PARITAS

Kecepatan transmisi (baud rate) dapat dipilih bebas dalam rentang tertentu.Baud
rate yang umum dipakai adalah 110, 135, 150, 300, 600, 1200, 2400, dan 9600
(bit/perdertik).Dalam komunikasi data serial, baud rate dari kedua alat yang
berhubungan harus diatur pada kecepatan yang sama. Selanjutnya harus ditentukan
panjang data (6,7 atau 8 bit), paritas (genap, ganjil, atau tanpa paritas), dan jumlah
bit ―Stop‖ (1, 1 ½ , atau 2 bit).

Karakteristik Sinyal Port Serial

Standar sinyal komunikasi serial yang banyak digunakan adalah Standar RS232 yang
dikembangkan oleh Electronic Industri Association (EIA/TIA) yang pertama kali
dipublikasikan pada tahun 1962.Ini terjadi jauh sebelum IC TTL populer sehingga
sinyal ini tidak ada hubungan sama sekali dengan level tegangan IC TTL. Standar ini
hanya menyangkut komunikasi antara (Data Terminal Equipment – DTE) dengan
alat – alat pelengkap komputer (Data Circuit Terminating Equipment – DCE).
Standar sinyal RS232 memiliki ketentuan level tegangan sebagai berikut :
• Logika 1 disebut ‗Mark‘ terletak antara -3 Volt sampai -25 Volt
• Logika ‗0‘ disebut ‗space‘ terletak antara +3 Volt samapai +25 Volt.
• Daerah tegangan antara -3 Volt sampai +3 Volt adalah invalid level, yaitu daerah
tegangan yang tidak memiliki level logika pasti sehingga harus dihindari. Demikian
juga level tegangan dibawah -25 Volt dan diatas +25 Volt juga harus dihindari
karena        bisa     merusak     line     driver     pada     saluran     RS232
Gambar dibawah adalah contoh level tegangan RS232 pada pengiriman huruf ―A‖
dalam format ASCII tanpa bit paritas.

Level Tegangan       RS232     pada   pengiriman   huruf   ―A‖   Tanpa   Bit   Paritas.
Flow Control

Jika kecepatan transfer data dari DTE ke DCE (misal dari komputer / modem) lebih
cepat dari pada transfer data dari DCE ke DCE (modem ke modem) maka cepat atau
lambat kehilangan data akan terjadi karena buffer pada DCE akan mengalami
overflow. Untuk itu diperlukan sistem flow control untuk mengatasi masalah
tersebut.Ada 2 macam flow control yaitu secara hardware dan secara software.
Flow control secara software atau yang sering disebut dengan Xon (karakter ASCII
17) dan Xoff (karakter ASCII 19).DCE akan mengirimkan Xoff ke komputer untuk
memberitahukan agar komputer menghentikan pengiriman data jika buffer pada
DCE telah penuh.Jika buffer telah kembali siap menerima data DCE akan
mengirimkan karakter Xon ke komputer dan komputer akan melanjutkan pengiriman
data sampai data terkirim semua.Keuntungan Flow Control ini adalah hanya
diperlukan kabel sedikit karena karakter kontrol dikirim lewat saluran TX RX.
Flow Control secara hardware atau sering disebut RTS / CTS menggunkan dua kabel
untuk melakukan pengontrolan.Komputer akan men-set saluran Request to Send
(RTS) jika akan mengirimkan data ke DCE. Jika buffer di DCE siap menerima data,
maka DCE akan membalas dengan men-set saluran Clear to Send (CTS) dan
komputer akan mulai mengirimkan data.Jika buffer telah penuh, maka saluran akan
di reset dan komputer akan menghentikan pengiriman data sampai saluran ini di-set
kembali.


Konfigurasi Port Serial


Konektor DB-9 pada bagian belakang komputer adalah port serial RS232 yang biasa
dinamai dengan COM1 dan COM2.

Keterangan mengenai fungsi saluran RS232 pada konektor DB-9 adalah sebagai
berikut :

   1. Received Line Signal Detect, dengan saluran ini DCE memberitahukan ke DTE
      bahwa pada terminal masukan ada data masuk.
   2. Receive Data, digunakan DTE menerima data dari DCE.
   3. Transmit Data, digunakan DTE mengirimkan data ke DCE.
   4. Data Terminal Ready, pada saluran ini DTE memberitahukan kesiapan
      terminalnya.
   5. Signal Ground, saluran ground
   6. DCE ready, sinyal aktif pada saluran ini menunjukkan bahwa DCE sudah siap.
   7. Request to Send, dengan saluran ini DCE diminta mengirim data oleh DTE.
   8. Clear to Send, dengan saluran ini DCE memberitahukan bahwa DTE boleh
      mulai mengirim data.
   9. Ring Indicator, pada saluran ini DCE memberitahukan ke DTE bahwa sebuah
      stasiun             menghendaki             hubungan              dengannya.
      Untuk dapat menggunakan port serial harus diketahui dahulu alamat dari port
      serial tersebut. Biasanya tersedia dua port serial pada CPU, yaitu COM1 dan
      COM2. Base Address COM1 biasanya 1016 (3F8h) dan COM2 biasanya 760
      (2F8h). Alamat tersebut adalah alamat yang biasa digunakan, tergantung
      komputer yang digunakan.Tepatnya kita bisa melihat pada peta memori
      tempat menyimpan alamat tersebut, yaitu memori 0000.0400h untuk COM1
      dan 0000.0402h untuk COM2.

       Berikut adalah nama – nama register yang digunakan beserta alamatnya.

Keterangan Register

• RX Buffer , digunakan untuk menampung dan menyimpan data dari DCE.
• TX Buffer , digunakan untuk menampung dan menyimpan data yang akan dikirim
ke port serial.

• Baud Rate Divisor Latch LSB , digunakan untuk menampung byte bobot rendah
untuk pembagi clock pada IC UART agar didapat baud rate yang tepat.
• Baud Rate Divisor Latch MSB , digunakan untuk menampung byte bobot tinggi
untuk pembagi clock pada IC UART sehingga total angka pembagi adalah 4 byte
yang        dapat        dipilih     dari       0001h      sampai    FFFFh.
Berikut adalah tabel angka pembagi yang sering digunakan :
Sebagai catatan, register Baud Rate Divisor Latch ini bisa diisi jika bit 7 pada register
Line Control Register diisi 1.

Alasan Penggunaan Port Serial

Dibandingkan dengan menggunakan port parallel penggunaan port serial terkesan
lebih rumit. Berikut adalah keuntungan penggunaan port serial dibandingkan
penggunaan port parallel.

1. Pada komunikasi dengan kabel yang panjang, masalah cable loss tidak akan
menjadi masalah besar daripada menggunakan kabel parallel. Port serial
mentransmisikan ―1‖ pada level tegangan -3 Volt sampai -25 Volt dan ―0‖ pada level
tegangan +3 Volt sampai +25 Volt, sedangkan port parallel mentransmisikan ―0‖
pada level tegangan 0 Volt dan ―1‖ pada level tegangan 5 Volt.
2. Dubutuhkan jumlah kabel yang sedikit, bisa hanya menggunakan 3 kabel yaitu
saluran Transmit Data, saluran Receive Data, dan saluran Ground (Konfigurasi Null
Modem)
3. Saat ini penggunaan mikrokontroller semakin populer. Kebanyakan
mikrokontroller sudah dilengkapi dengan SCI (Serial Communication Interface) yang
dapat     digunakan     untuk   komunikasi      dengan    port   serial   komputer.
Pengaksesan            Port        Serial          Pada         Visual         Basic
Untuk pengaksesan port serial kita dapat mengaksesnya secara langsung
menggunakan kontrol MSComm yang telah disediakan Visual basic.Kontrol MSComm
menyediakan fisilitas komunikasi antara program aplikasi yang kita buat dengan port
serial untuk mengirim atau menerima data melalui port serial.Setiap MSComm hanya
menangani satu port serial sehingga jika kita ingin menggunakan lebih dari satu port
serial harus digunakan MSComm lain.

Properti MSComm

Jumlah properti pada MSComm sangat banyak, dan hanya beberapa properti yang
perlu kita ketahui. Properti yang sering digunakan adalah :

CommPort
Digunakan untuk menentukan nomor port serial yang akan dipakai.
Setting
Digunakan untuk menset nilai baud rate, pariti, jumlah bit data, dan jumlah bit stop.
PortOpen
Digunakan untuk membuka ataupun menutup port serial yang dihubungkan dengan
MSComm ini.

Input
Digunakan untuk mengambil data string yang ada pada buffer penerima.
Output
Digunakan untuk menulis data string pada buffer kirim.
Berikut adalah contoh penggunaan properti tersebut

'==============================================
Private Sub Form_Load ()

MSComm1.ComPort = 1

MSComm1.Setting = ―9600,N,8,1‖

MSComm1.InputLen = 0

MSComm1.PortOpen = True

MSComm1.Output = ―ATV1Q0‖ & Chr$(13)

Do
DoEvents
Buffer$ = Buffer$ & MSComm1.Input

Loop Until InStr (Buffer$, ―OK‖

& vbCLRF)

MSComm1.PortOpen = False

End Sub

'==============================================
Kode – kode program pada prosedur diatas akan melakukan aksi sebagai berikut :

• Port serial yang digunakan adalah COM1

• Setting MSComm adalah : Baud rate 9600, tanpa paritas, jumlah data 8 bit, dan
jumlah bit stop adalah 1 bit

• Memerintahkan kontrol MSComm membaca seluruh isi buffer ketika menggunakan
perintah input (MSComm1.InputLen = 0)

• Membaca port serial

• Mengirim perintah ―ATV1Q0‖ diikuti ASCII 13 (enter) ke modem
•   Menunggu       modem mengirimkan jawaban ―OK‖    ke komputer
• Menutup port serial
Even Pada MSComm


MSComm hanya mempunyai satu even saja, yaitu even OnComm. Even OnComm
dibangkitkan jika nilai properti dari CommEvent berubah yang mengindikasikan telah
terjadi even pada port serial baik even komunikasi maupun even error.
Tabel berikut adalah tabel mengenai nilai – nilai dari properti CommEvent, nilai
properti ini tidak tersedia pada saat design time, tetapi hanya dapat dibaca pada
saat run time.


Berikut adalah contoh penggunaan even OnComm untuk komunikasi menggunakan
mikrokontroller.    Akan    dibaca   hanya   even    comEvReceive     saja
'==============================================
Private Static Sub MSComm1_OnComm ()

Dim Buffer As Variant

Select Case MSComm1.CommEvent

Case comEvReceive

If MSComm1.InVufferCount >= 3

then
buffer = CStr (MSComm1.Input)

If Mid (Buffer,1,1) = ―0‖

then
if Mid (Buffer,2,1)= ―K‖

then
StatusBar1.Panels
(―Value‖).Text = ―Value : ― &

Asc(Mid(Buffer,3,1))
StatusBar1.Panels
(―Status‖).Text = ―Status :

Connect‖
End If

End If

End If
End Select

End Sub

'==============================================
Kode – kode program pada prosedur diatas akan melakukan aksi sebagai berikut :
• Mendeteksi even comEvenReceive, kemudian menentukan apakah sudah diterima
tiga        buah         karakter   pada         buffer       penerima         .
• Menentukan apakah karakter yang diterima adalah karakter ―OK‖. Jika karakter
yang diterima adalah ―OK‖ maka akan diubah nilai ―Value‖ dan nilai ―Status‖ pada
properti panel kontrol StatusBar1.

Selamat Mencoba.... God Luck.

Definisi Port USB

Menurut bahasa, Port USB terdiri dari dua kata, yang pertama Port adalah tempat
untuk memasukkan kabel / peripheral lainnya ke komputer kita, serta USB
merupakan singkatan dari Universal Serial Bus dengan makna lain dapat dikatakan
standar interface sebuah device, dengan kata lain pengertian dari Port USB adalah
hubungan           serial         antara        periferal       dengan        komputer.
Port USB merupakan suatu teknologi yang memungkinkan kita untuk
menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti scenner, printer, mouse, papan
ketik (keyboard), alat penyimpan data (zip drive), flash disk, kamera digital atau
perangkat                 lainnya              ke             komputer             kita.
Komputer (Personal Computer) saat ini, umumnya sudah memiliki port USB.
Biasanya disediakan minimal 2 port. Jika dibandingkan dengan paralel port dan serial
port,    penggunaan         port    USB    lebih    mudah      dalam    penggunaannya.
Konektivitas antara PC (Personal Computer) dengan perangkat USB dihubungkan
dengan kabel khusus. Sebuah kabel berisi empat buah kawat menghubungkan
periferal ke PC melalui port USB yang terdapat pada keduanya. Di dalam kabel
tersebut, dua kawat akan menangani transmisi data, sebuah lagi menangani ground
dan sebuah lagi memasok daya sebesar lima volt ke periferal.
USB atau yang lebih dikenal sebagai Universal Serial Bus adalah sebuah jalur koneksi
serial elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segala
macam device yang bersifat eksternal. USB merupakan teknologi standard bas Serial
untuk antaramuka peranti yang membenarkan perhubungan pada soket antaramuka
tunggal. Ia juga turut dicipta untuk meningkatkan keupayaan Plug and Play dengan
membenarkan peranti disambungkan (connect) dan merungkai sambungan
(disconnect)     tanpa       perlu    ‗reboot‘    Hot     Swapping   pada     komputer.
Pada awalnya USB diciptakan untuk menghubungkan Smart Phone dengan Personal
Computer (PC), namun pada akhirnya penggunaannya berkembang bahkan sampai
kepada     device     seperti      mouse,    printer,    speaker,   MP3    player,  dll.
Awal kemuculan USB yaitu sekitar tahun 1995 hingga 1996, USB 1.0 yang
ditawarkan kepada pengguna adalah pada kadar kelajuan hanya 1.5Mbit sesaat
(kelajuan-rendah) dan 12Mbit sesaat untuk kelajuan tinggi. Kemudian muncul pula
USB 2.0 pada April 2000 yang memperkenalkan kelajuan 480Mbit sesaat (kelajuan
tinggi) untuk pemindahan data. Ia merupakan teknologi yang banyak kita gunakan
masa kini.

Teknologi USB yang paling digemari adalah teknologi USB flash drive. Sebuah
teknologi memory yang benar-benar ada karena kebutuhan pasar. Dengan
kapasitasnya yang besar, ukuran yang kecil, serta kecepatan yang baik, USB Flash
drive banyak diminati oleh masyarakat. USB Flash drive berfungsi sebagai media
penyimpanan yang portable. Walaupun tidak sebesar external hard drive tetapi
dengan ukurannya yang kecil, teknologi ini menjadi semakin banyak peminatnya.
USB flash drive juga dikenal dengan nama Thumb Drive, Jump Drive, Pen Drive, Key
Drive, Token, atau secara mudah dapat dikenal dengan sebutan USB drive.
Tidak seperti teknologi removable storage memory lainnya, USB dapat berjalan
tanpa bantuan tenaga tambahan, tidak memerlukan proses booting, dan yang
terpenting adalah tidak bergantung kepada salah satu macam platform sistem
operasi. USB Flash drive memiliki beberapa komponen. Komponen-komponen
tersebut dapat dipisahkan dalam dua golongan yaitu komponen penting dan juga
komponen tambahan. Komponen penting yang harus ada dalam sebuah USB Flash
drive adalah USB connector, USB mass storage controller device, Flash memory chip,
dan Crystal Oscillator.

Komponen ini dilengkapi oleh komponen tambahan yaitu Test points, LED,
Unpopulated space, USB Connector Cover, dan juga transport Aid. Komponen-
komponen ini bergabung membentuk satu Flash Drive secara utuh. Dalam
sejarahnya, USB Flash Drive memiliki masalah yang berat dalam status kepemilikan
hak ciptanya. Banyak perusahaan besar yang mengklaim bahwa USB drive adalaha
teknologi yang mereka buat.

Yang pertama memproduksinya sendiri adalah perusahaan Trek dengan merk
dagang Thumbdrive. Perusahaan inilah yang menyatakan dengan serius bahwa
merekalah penemu pertama teknologi ini. Kata orang menanti kelahiran anak
pertama sungguh mendebarkan. Mungkin itulah yang dirasai oleh pengikut dunia IT
di luar sana. Berdebar-debar dan teruja menantikan kelahiran atau kemunculan
bukan anak tetapi teknologi Universal Serial Bus (USB) 3.0 yang akan memberi
kelajuan dan kecekapan 10 kali ganda lebih tinggi berbanding USB 2.0. Bayangkan
bagaimana agaknya keadaaan apabila teknologi USB 3.0 berupaya memindahkan
data pada kelajuan bukan satu tetapi sepuluh kali ganda berbanding spesifikai USB
yang anda gunakan sekarang.

Perkembangan teknologi seperti ini sangat ditunggu oleh dunia informasi dan
telekomunikasi. Perkembangan tersebut amat dinanti-nanti dengan harapan dapat
membantu proses-proses yang ada dalam sebuah organisasi. Dengan bermodalkan
berjuta-juta dollar amerika,ataupun bahkan bermilyar-milyar dollar amerika, para
peneliti dan perusahaan-perusahaan teknologi rela merogoh kocek mereka demi
mendapatkan teknologi yang paling ungul dan paling modern. Alasan yang
mendukung teknologi ini adalah kebutuhan akan sebuah storage penyimpanan yang
handal dan cepat serta dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penelitian
akan memory berlangsung cepat dan juga menguntungkan dalam segi bisnis.
Perjalanan teknologinya sendiri bisa dibilang amat cepat. Mulai dari teknologi USB
1.0 sampai dengan sekarang yaitu USB 3.0 bahkan menembus ke arah WUSB atau
Wireless Universal Serial Bus. Perjalanan dari versi 1.0 ke 2.0 hanya membutuhkan
waktu satu tahun. Hal ini membuktikan amat pesatnya perkembangan teknologi ini.
Versi 2.0 sendiri sudah cukup memuaskan para penggemarnya. Versi 2.0 ini sering
disebut sebagai Hi-Speed USB karena memiliki kecepatan transfer sebesar 480
Mbits/detik jauh meninggalkan pendahulunya yang hanya memiliki kecepatan 12
Mbits/ detik.


Untuk versi 3.0, masih dalam pengembangan dalam penelitian. Versi terbaru ini
diramalkan dapat meramaikan pasar USB Flash drive dan juga memberikan
keuntungan yang banyak bagi teknologi informasi. Versi ini dibuat dengan harapan
dapat menyaingi sebuah teknologi koneksi baru yaitu Firewire. Dalam
pengembangannya, versi ini dikerjakan berbarengan dengan pengerjaan proyek
Wireless Universal Serial Bus yang akan menghadirkan terobosan baru dalam
teknologi USB.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:336
posted:10/3/2011
language:Indonesian
pages:22