Etos Pengusaha Muda

Document Sample
Etos Pengusaha Muda Powered By Docstoc
					ETOS PENGUSAHA MUDA (1)
di Bisnis Indonesia www.bisnis.com
Oleh Christovita Wiloto
http://www.wiloto.com
Managing Partner Wiloto Corp.

Indonesia William Henry Gates III, nama itu mungkin agak asing bagi kita. Tapi coba sebut, Bill Gates,
Anda pasti maklum. Dia lah pendiri Microsoft (bersama Paul Allen), dan kini tercatat sebagai orang
paling kaya di dunia versi Majalah Forbes. Tahun lalu, majalah itu menyebut kekayaan Bill Gates
mencapai US$46,5 triliun! Itu, sudah terpangkas separuh dari total asetnya pada 1999, yang mencapai
US$90 triliun. Di bawah kendali Gates, Microsoft tumbuh sebagai raksasa software dunia.
Mempekerjakan tak kurang dari 55.000 karyawan di 85 negara, pada semester I 2004, Microsoft mampu
menuai pendapatan hampir US$37 miliar. Gates juga terus memperbarui teknologi Microsoft, agar
semakin efektif dan ramah bagi setiap pengguna komputer.

Lahir di Seattle, pada 28 Oktober 1955, Gates sudah terpikat pada bidang peranti lunak pada usia yang
sangat muda. Dia bahkan mulai membuat program komputer saat usianya belum genap 14 tahun, dan
menciptakan bahasa BASIC pada 1973, ketika masih kuliah di Harvard University.

Lalu, sebut pula nama Steven Paul Jobs. Jobs juga tercatat sebagai pemain utama di industri komputer.
Bersama karibnya, Steve Wozniak, Jobs dikenal sebagai pendiri Apple Computer Co. Jobs membidani
kelahiran Apple dari garasi rumahnya yang sederhana, dan resmi mengibarkan bendera Apple pada
1976. Belakangan, sekitar 1986, Jobs-yang sangat dikagumi karena keahliannya meyakinkan orang dan
kemampuannya sebagai salesman unggul-merambah industri animasi. Bersama Edwin Catmull, dia
mendirikan Pixar, sebuah studio animasi komputer di Emeryville, California. Karena kepemimpinannya di
Pixar, dan kemapanannya di Apple, Jobs dinilai banyak pengamat industri hiburan, sebagai salah satu
calon pengganti Michael Eisner, pemimpin Walt Disney Company, yang mendistribusikan dan mendanai
film buatan Pixar.

Paradigma baru Kisah sukses Bill Gates dan Steve Jobs, barangkali telah menjadi klasik. Cerita mereka
memulai usaha, kerap dijadikan contoh, betapa sebuah obsesi bisa membawa seseorang ke puncak
ketenaran-baik karena kualitas karyanya maupun kekayaannya. Betapa sebuah ide orisinal yang
mungkin awalnya tak diperhitungkan, ditambah dengan tekad yang membara, kelak terbukti mampu
mengubah dunia.

Setelah era konglomerasi di Indonesia 'rontok', sebenarnya kini saatnya bagi para generasi muda untuk
berani tampil menjadi para pengusaha muda yang tangguh. Indonesia membutuhkan banyak sekali para
pengusaha muda dengan etos kerja yang positif, smart dan profesional. Dan ini merupakan hal yang
mutlak! Semangat dan etos seperti di ataslah yang seharusnya ditiru para pengusaha muda kita agar
eksis di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Pengusaha muda kita perlu membekali diri dengan kreativitas dan tekad untuk selalu menciptakan nilai
tambah dari produk atau usahanya. Sehingga, nilai tambah itu nantinya dapat memberi manfaat bagi
industri yang digelutinya-menambah devisa negara, mendongkrak penerimaan pajak, menciptakan
lapangan kerja baru dan memberi layanan publik secara optimal, juga mengibarkan Merah Putih di
tengah dunia.

Pengusaha muda seperti itu di Indonesia, sebenarnya cukup banyak. Tapi mereka lebih kerap memilih
"diam dalam bekerja"-bahkan, cenderung menjauhi publikasi. Orang kemudian, baru mengenal mereka
dari karya-karya dan hasil kerjanya yang spektakuler.

Sayangnya, di Indonesia, pengusaha yang kerap muncul, adalah mereka yang sejatinya adalah politikus.
Atau pengusaha petualang. Yang biasanya memanfaatkan statusnya sebagai pengusaha untuk meraih
karier politik. Misalnya, menggalang dana masyarakat sebanyak-banyaknya, baik dari pasar modal atau
pinjaman bank, lalu mencoba menelikung hukum untuk mengemplang kewajibannya. Stop praktik
seperti itu! Dan mulai dengan hal-hal yang profesional dan etis!

Coba kita bayangkan jika para eksekutif muda di berbagai lini korporasi di Indonesia berani mengambil
keputusan untuk menjadi pengusaha muda. Pasti ekonomi Indonesia akan semakin semarak dengan
berbagai bisnis yang bergairah, juga dengan penemuan-penemuan yang luar biasa! Coba juga kita
bayangkan jika setiap setiap mahasiswa, membuat inkubator bisnis di masa akhir kuliahnya. Pasti Apple-
apple baru akan bermunculan di Indonesia. Mengapa tidak dari sekarang mengubah paradigma?
Menjadi pengusaha muda yang profesional?

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:39
posted:9/30/2011
language:Indonesian
pages:2