PANCASILA PKN

					                    PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA       PERTAHANAN DAN KEAMANAN


    Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Pertahanan Keamanan
Salah satu tujuan bernegara Indonesia adalah     Menurut Thomas Kuhn, Orang yang pertama
melindungi segenap bangsa Indonesia dan          kali mengemukakan istilah tersebut
seluruh tumpah darah Indonesia. Hal ini          menyatakan bahwa ilmu pada waktu tertentu
mengandung makna bahwa tugas dan                 didominasi oleh suatu paradigma.
tanggung jawab tidak hanya oleh                  Paradigma adalah pandangan mendasar dari
penyelenggara negara saja, tetapi juga rakyat    para ilmuwan tentang apa yang menjadi
Indonesia secara keseluruhan. Atas dasar         pokok persoalan suatu cabang ilmu
tersebut, sistem pertahanan dan keamanan         pengetahuan. Dengan demikian, paradigma
adalah mengikut sertakan seluruh komponen        sebagai alat bantu para illmuwan dalam
bangsa. Sistem pembangunan pertahanan dan        merumuskan apa yang harus dipelajari, apa
keamanan Indonesia disebut sistem pertahanan     yang harus dijawab, bagaimana seharusnya
dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata).     dalam menjawab dan aturan-aturan yang
                                                 bagaimana yang harus dijalankan dalam
Sistem pertahanan yang bersifat semesta          mengetahui persoalan tersebut.
melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan    Suatu paradigma mengandung sudut pandang,
sumber daya nasional lainnya, serta              kerangka acuan yang harus dijalankan
dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan     oleh ilmuwan yang mengikuti paradigma
diselenggarakan secara total terpadu, terarah,   tersebut. Dengan suatu paradigma atau
dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan        sudut pandang dan kerangka acuan tertentu,
negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan        seorang ilmuwan dapat menjelaskan
segenap bangsa dari segala ancaman.              sekaligus menjawab suatu masalah dalam ilmu
Penyelenggaraan sistem pertahanan semesta        pengetahuan.
didasarkan pada kesadaran atas hak dan           Istilah paradigma makin lama makin
kewajiban warga negara, serta keyakinan pada     berkembang tidak hanya di bidang ilmu
kekuatan sendiri.                                pengetahuan, tetapi pada bidang lain seperti
                                                 bidang politik, hukum, sosial dan
Sistem ini pada dasarnya sesuai dengan nilai-    ekonomi. Paradigma kemudian berkembang
nilai pancasila, di mana pemerintahan dari       dalam pengertian sebagai kerangka pikir,
rakyat (individu) memiliki hak dan kewajiban     kerangka bertindak, acuan, orientasi, sumber,
yang sama dalam masalah pertahanan negara        tolok ukur, parameter, arah dan
dan bela negara. Pancasila sebagai paradigma     tujuan. Sesuatu dijadikan paradigma berarti
pembangunan pertahanan keamanan telah            sesuatu itu dijadikan sebagai
diterima bangsa Indonesia sebagaimana            kerangka, acuan, tolok ukur, parameter, arah,
tertuang dalam UU No. 3 Tahun 2002 tentang       dan tujuan dari sebuah kegiatan.
pertahanan Negara. Dalam undang-undang           Dengan demikian, paradigma menempati
tersebut dinyatakan bahwa pertahanan negara      posisi tinggi dan penting dalam
                                                 melaksanakan segala hal dalam kehidupan
bertitik tolak pada falsafah dan pandangan
                                                 manusia.
hidup bangsa Indonesia untuk menjamin
keutuhan dan tetap tegaknya Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang berdasarkan
                                             1. Pancasila sebagai paradigma
Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
                                             pembangunan
PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA                  Pancasila sebagai paradigma, artinya nilai-
PEMBANGUNAN                                  nilai dasar pancasila secara normatif
Istilah paradigma pada mulanya dipakai dalam menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolok ukur
bidang filsafat ilmu pengetahuan.            segenap aspek pembangunan nasional
                                             yang dijalankan di Indonesia. Hal ini sebagai
©HARUN ARRASHID| M APRIYANTO WIJAYA| MUAMAR RIDHA ALGADRI
XII- IPA 2011
MA NEGERI CIMAHI
                   PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA          PERTAHANAN DAN KEAMANAN


konsekuensi atas pengakuan dan                  dapat meningkatkan harkat dan martabat
penerimaan bangsa Indonesia atas Pancasila      manusia. Sistem politik Indonesia yang
sebagai dasar negara dan ideologi               bertolak dari manusia sebagai subjek
nasional. Hal ini sesuai dengan kenyataan       harus mampu menempatkan kekuasaan
objektif bahwa Pancasila adalah dasar           tertinggi pada rakyat. Kekuasaan adalah dari
negara Indonesia, sedangkan negara              rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Sistem
merupakan organisasi atau persekutuan hidup     politik Indonesia yang sesuai
manusia maka tidak berlebihan apabila           pancasila sebagai paradigma adalah sistem
pancasila menjadi landasan dan tolok ukur       politik demokrasi bukan otoriter
penyelenggaraan bernegara termasuk dalam        Berdasar hal itu, sistem politik Indonesia harus
melaksanakan pembangunan.                       dikembangkan atas asas
Nilai-nilai dasar Pancasila itu dikembangkan    kerakyatan (sila IV Pancasila). Pengembangan
atas dasar hakikat manusia. Hakikat             selanjutnya adalah sistem politik
manusia menurut Pancasila adalah makhluk        didasarkan pada asas-asas moral daripada sila-
monopluralis. Kodrat manusia yang               sila pada pancasila. Oleh karena
monopluralis tersebut mempunyai ciri-ciri,      itu, secara berturut-turut sistem politik
antara lain:                                    Indonesia dikembangkan atas moral
a. susunan kodrat manusia terdiri atas jiwa dan ketuhanan, moral kemanusiaan, moral
raga                                            persatuan, moral kerakyatan, dan moral
b. sifat kodrat manusia sebagai individu        keadilan. Perilaku politik, baik dari warga
sekaligus sosial                                negara maupun penyelenggara negara
c. kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk     dikembangkan atas dasar moral tersebut
pribadi dan makhluk tuhan.                      sehingga menghasilkan perilaku politik
Berdasarkan itu, pembangunan nasional           yang santun dan bermoral.
diarahkan sebagai upaya meningkatkan            b. Pancasila Sebagai Paradigma
harkat dan martabat manusia yang meliputi       Pembangunan Ekonomi
aspek jiwa, raga,pribadi, sosial, dan           Sesuai dengan paradigma pancasila dalam
aspek ketuhanan. Secara singkat,                pembangunan ekonomi maka sistem dan
pembangunan nasional sebagai upaya              pembangunan ekonomi berpijak pada nilai
peningkatan                                     moral daripada pancasila. Secara khusus,
manusia secara totalitas.                       sistem ekonomi harus mendasarkan pada dasar
Pembangunan sosial harus mampu                  moralitas ketuhanan (sila I
mengembangkan harkat dan martabat manusia       Pancasila) dan kemanusiaan ( sila II
secara                                          Pancasila). Sistem ekonomi yang mendasarkan
keseluruhan. Oleh karena itu, pembangunan       pada moralitas dam humanistis akan
dilaksanakan di berbagai bidang yang            menghasilkan sistem ekonomi yang
mencakup seluruh aspek kehidupan manusia.       berperikemanusiaan. Sistem ekonomi yang
Pembangunan, meliputi bidang politik,           menghargai hakikat manusia, baik selaku
ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan          makhluk individu, sosial, makhluk pribadi
keamanan. Pancasila menjadi paradigma           maupun makhluk tuhan. Sistem ekonomi
dalam pembangunan politik, ekonomi, sosial      yang berdasar pancasila berbeda dengan
budaya, dan pertahanan keamanan.                sistem ekonomi liberal yang hanya
a. Pancasila Sebagai Paradigma                  menguntungkan individu-individu tanpa
Pembangunan Politik                             perhatian pada manusia lain. Sistem
Manusia Indonesia selaku warga negara harus     ekonomi demikian juga berbeda dengan sistem
ditempatkan sebagai subjek atau                 ekonomi dalam sistem sosialis yang
pelaku politik bukan sekadar objek politik.     tidak mengakui kepemilikan individu.
Pancasila bertolak dari kodrat                  Pancasila bertolak dari manusia sebagai
manusia maka pembangunan politik harus          totalitas dan manusia sebagai subjek.
©HARUN ARRASHID| M APRIYANTO WIJAYA| MUAMAR RIDHA ALGADRI
XII- IPA 2011
MA NEGERI CIMAHI
                  PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA        PERTAHANAN DAN KEAMANAN


Oleh karena itu, sistem ekonomi harus         menciptakan kesenjangan, kecemburuan,
dikembangkan menjadi sistem dan               diskriminasi, dan ketidakadilan sosial.
pembangunan ekonomi yang bertujuan pada       d. Pancasila Sebagai Paradigma
kesejahteraan rakyat secara keseluruhan.      Pembangunan Pertahanan Keamanan
Sistem ekonomi yang berdasar pancasila        Salah satu tujuan bernegara Indonesia adalah
adalah sistem ekonomi kerakyatan yang         melindungi segenap bangsa Indonesia
berasaskan kekeluargaan. Sistem ekonomi       dan seluruh tumpah darah Indonesia. Hal ini
Indonesia juga tidak dapat dipisahkan         mengandung makna bahwa tugas dan
dari nilai-nilai moral kemanusiaan.           tanggung jawab tidak hanya oleh
Pembangunan ekonomi harus mampu               penyelenggara negara saja, tetapi juga rakyat
menghindarkan diri dari bentuk-bentuk         Indonesia secara keseluruhan. Atas dasar
persaingan bebas, monopoli dan bentuk         tersebut, sistem pertahanan dan
lainnya yang hanya akan menimbulkan           keamanan adalah mengikut sertakan seluruh
penindasan, ketidakadilan, penderitaan, dan   komponen bangsa. Sistem pembangunan
kesengsaraan warga negara.                    pertahanan dan keamanan Indonesia disebut
c. Pancasila Sebagai Paradigma                sistem pertahanan dan keamanan rakyat
Pembangunan Sosial Budaya                     semesta (sishankamrata).
Pancasila pada hakikatnya bersifat humanistik Sistem pertahanan yang bersifat semesta
karena memang pancasila bertolak              melibatkan seluruh warga negara,
dari hakikat dan kedudukan kodrat manusia itu wilayah, dan sumber daya nasional lainnya,
sendiri. Hal ini sebagaimana                  serta dipersiapkan secara dini oleh
tertuang dalam sila Kemanusiaan yang adil     pemerintah dan diselenggarakan secara total
dan beradab. Oleh karena itu,                 terpadu, terarah, dan berlanjut
pembangunan sosial budaya harus mampu         untuk menegakkan kedaulatan negara,
meningkatkan harkat dan martabat manusia,     keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap
yaitu menjadi manusia yang berbudaya dan      bangsa dari segala ancaman. Penyelenggaraan
beradab. Pembangunan sosial budaya yang       sistem pertahanan semesta didasarkan
menghasilkan manusia-manusia biadab,          pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga
kejam, brutal dan bersifat anarkis jelas      negara, serta keyakinan pada
bertentangan dengan cita-cita menjadi manusia kekuatan sendiri.
adil dan beradab. Manusia tidak               Sistem ini pada dasarnya sesuai dengan nilai-
cukup sebagai manusia secara fisik, tetapi    nilai pancasila, di mana
harus mampu meningkatkan derajat              pemerintahan dari rakyat (individu) memiliki
kemanusiaannya. Manusia harus dapat           hak dan kewajiban yang sama dalam
mengembangkan dirinya dari tingkat homo       masalah pertahanan negara dan bela negara.
menjadi human.                                Pancasila sebagai paradigma
Berdasar sila persatuan Indonesia,            pembangunan pertahanan keamanan telah
pembangunan sosial budaya dikembangkan        diterima bangsa Indonesia sebagaimana
atas                                          tertuang dalam UU No. 3 Tahun 2002 tentang
dasar penghargaan terhadap nilai sosial dan   pertahanan Negara. Dalam
budaya-budaya yang beragam si                 undang-undang tersebut dinyatakan bahwa
seluruh wilayah Nusantara menuju pada         pertahanan negara bertitik tolak pada
tercapainya rasa persatuan sebagai bangsa.    falsafah dan pandangan hidup bangsa
Perlu ada pengakuan dan penghargaan           Indonesia untuk menjamin keutuhan dan tetap
terhadap budaya dan kehidupan sosial          tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia
berbagai kelompok bangsa Indonesia sehingga   yang berdasarkan Pancasila dan
mereka merasa dihargai dan diterima           Undang-Undang Dasar 1945.
sebagai warga bangsa. Dengan demikian,        2. Pancasila Sebagai Paradigma Reformasi
pembangunan sosial budaya tidak
©HARUN ARRASHID| M APRIYANTO WIJAYA| MUAMAR RIDHA ALGADRI
XII- IPA 2011
MA NEGERI CIMAHI
                   PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA         PERTAHANAN DAN KEAMANAN


Pada saat ini Indonesia tengah berada pada era  penataan kehidupan yang penuh penghargaan
reformasi yang telah                            atas harkat dan martabat manusia.
diperjuangkan sejak tahun 1998. ketika          c. Reformasi yang berdasarkan nilai persatuan.
gerakan reformasi melanda Indonesia maka        Artinya, gerakan reformasi harus
seluruh tatanan kehidupan dan praktik politik   menjamin tetap tegaknya negara dan bangsa
pada era Orde Baru banyak                       Indonesia sebagai satu kesatuan.
mengalami keruntuhan. Pada era reformasi ini,   Gerakan reformasi yang menghindarkan diri
bangsa Indonesia ingin menata                   dari praktik dan perilaku yang dapat
kembali (reform) tatanan kehidupan yang         menciptakan perpecahan dan disintegrasi
berdaulat, aman, adil, dan sejahtera.           bangsa.
Tatanan kehidupan yang berjalan pada era        d. Reformasi yang berakar pada asas
orde baru dianggap tidak mampu memberi          kerakyatan. Artinya, seluruh penyelenggaraan
kedaulatan dan keadilan pada rakyat.            kehidupan berbangsa dan bernegara harus
Reformasi memiliki makna, yaitu suatu           dapat menempatkan rakyat sebagai subjek
gerakan untuk memformat ulang, menata           dan pemegang kedaulatan. Gerakan reformasi
ulang atau menata kembali hal-hal yang          bertujuan menuju terciptanya
menyimpang untuk dikembalikan pada format       pemerintahan yang demokratis, yaitu rakyat
atau bentuk semula sesuai dengan nilai-nilai    sebagai pemegang kedaulatan.
ideal yang dicita-citakan rakyat.               e. Reformasi yang bertujuan pada keadilan
Apabila gerakan reformasi ingin menata          sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
kembali tatanan kehidupan yang lebih            Artinya, gerakan reformasi harus memiliki visi
baik, tiada jalan lain adalah mendasarkan       yang jelas, yaitu demi
kembali pada nilai-nilai dasar                  terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh
kehidupan yang dimiliki bangsa Indonesia.       rakyat. Perlu disadari bahwa
Nilai-nilai dasar kehidupan yang baik           ketidakadilanlah penyeban kehancuran suatu
itu sudah terkristalisasi dalam pancasila       bangsa.
sebagai dasar dan ideologi negara.
Oleh karena itu, pancasila sangat tepat sebagai
paradigma, acuan, kerangka, dan
tolok ukur gerakan reformasi di Indonesia.
Dengan pancasila sebagai paradigma
reformasi, gerakan reformasi harus diletakkan
dalam kerangka perspektif sebagai landasan
sekaligus sebagai cita-cita. Sebab
tanpa suatu dasar dan tujuan yang jelas,
reformasi akan mengarah pada suatu
gerakan anarki, kerusuhan, disintegrasi, dan
akhirnya mengarah pada kehancuran
bangsa. Reformasi dengan paradigma
pancasila adalah sebagai berikut :
a. Reformasi yang ber-Ketuhanan Yang Maha
Esa. Artinya, gerakan reformasi
berdasarkan pada moralitas ketuhanan dan
harus mengarah pada kehidupan yang baik
sebgai manusia makhluk tuhan.
b. Reformasi yang berperikemanusiaan yang
adil dan beradab. Artinya, gerakan
reformasi berlandaskan pada moral
kemanusiaan yang luhur dan sebagai upaya
©HARUN ARRASHID| M APRIYANTO WIJAYA| MUAMAR RIDHA ALGADRI
XII- IPA 2011
MA NEGERI CIMAHI

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:247
posted:9/29/2011
language:Indonesian
pages:4