. Maka jendela dialog akan muncul.
35
Gambar 35. cara untuk mengubah tampilan list Pada dropdown type anda bisa memilih tampilan dari bullet anda. Cobalah.
−
ordered list ordered list berarti list yang berurutan. Setiap list ddari atas sampai ke bawah diurutkan berdasarkan nomor. Hal ini sama dengan numbering, jika kita pernah menggunakan microsoft word. Pembuatan jenis list ini sama dengan unordered list. Kita tinggal meng-klik icon ordered list pada property inspector. Selanjutnya sama dengan unordered list.
Gambar 36. Cara yang digunakan untuk membuat list yang berurutan Ordered list sendiri mempuyai beberapa style. Anda bisa penomorannya bisa anda ubah menjadi alfabet (a, b, c,...), atau angka romawi (i, ii, iii, ...). caranya adalah dengan menempatkan cursor pada salah satu list kemudian mengklik tombol list item yang ditunjukkan tanda panah biru pada gambar di atas.
−
Nested list Merupakan kombinasi dari kedua model di atas atau bahkan kombinasi style dari masing-masing jenis list di atas. Perhatikan contoh berikut:
36
Cara membuatnya dapat anda lihat pada ilustrasi di bawah:
Gambar 37. Cara yang digunakan untuk membuat berbagai variasi list 1. Pertama kita aktifkan dulu tombol ordered list. Kemudiann ketik urutannya. Kita tidak perlu menuliskan hirarki yang tinggi dulu. Tulis saja berurutan tanpa mempedulikan hirarki. 2. Blok pada hirarki yang lebih rendah. Perhatikan gambar di atas, nomor 3 sampai nomor 8 saya blok 3. Klik pada tombol indent, maka secara otomatis bagian yang anda blok akan membuat penomoran sendiri. Karena pada contoh tersebut hirarki yang ke dua mempunyai style romawi, kita ubah stylenya dengan mengklik sembarang tempat pada hirarki yang kedua kemudian menekan tombol “list item”. Dan merubahnya menjadi romawi 4. Ulangi langkah diatas untuk hirarki yang ke-tiga, kemudian ketika masih terblok, klik padatombol unordered list.
37
Tentang tabel
Tabel merupakan bagian yang sangat sangat penting dalam pendesainan web. dengan tabel, kita dapat membuat tampilan web lebih bervariasi. Namun tabel bukannya tanpa kekurangan. Penyusunan tabel yang terlalu rumit, bertumpuk, akan menyebabkan pembacaan yang lebih lama oleh browser. Efisiensi dalam penggunaan tabel sangat penting disini. Kita mulai dengan property-property dasar tabel. Memasukkan tabel Kita dapat membuat tabel dengan tiga cara, yaitu: Menggunakan tombol tabel pada insert bar di tab common atau di tab table
Gambar 38. icon yang digunakan untuk memasukkan tabel Menggunakan menu insert > table Menggunakan shortcut ctrl + alt + T
Pertama kali jendela yang muncul ketika anda memasukkan tabel adalah seperti di bawah:
Gambar 39. Jendela yang pertama kali muncul ketika memasukkan table. Rows : disini kita isikan jumlah baris yang diinginkan Colums : disini kita isikan jumlah kolom yang diinginkan Width : panjang tabel. Secara default nilainya adalah 75 persen. Hal tersebut berarti lebar tabel yang kita buat adalah 75 persen dari panjang tampilan. Jika kita memilih satuan persen, maka tabel kita bisa berubah-ubah panjangnya menurut browser. Sedangkan jika kita memilih satuan pixel, maka panjang tabel kita tetap menurut yang kita isikan. Border adalah bingkai dari tabel kita (tanda panah hitam) Cell padding : adalah jarak antara dinding sel dengan sesuatu yang diisikan dalam sel tersebut (tanda warna biru) Cell spacing : jarak antar sel (tanda warna merah)
38
Gambar 40. Penjelasan mengenai bagian-bagian tabel Menyeleksi elemen dalam tabel Untuk menjelaskan bab ini silahkan buat tabel 3 x 3 dengan property default. Berikut ini contoh tabel yang sudah saya beri notasi:
Misalkan kita ingin menyeleksi kolom bagian tengah saja kita bisa kita bisa melkukannya dengan: menempatkan cursor pada sel nomor 2 kemudian klik dan seret ke bawah sampai nomor 8. Menekan ctrl kemudian mengklik sel yang diinginkan.
Sedangkan untuk menyeleksi seluruh tabel kita bisa melakukannya dengan mengklik pada daerah di luar tabel kemudian menyeretnya melewati tabel atau dengan mengklik bordernya. Tapi bila menggunakan cara tersebut kita akan dapat kesulitan ketika tabel kita berada dalam tabel yang lain yang semuanya tidak mempunyai border seperti contoh di bawah:
39
Gambar 41. jika table kita bertumpuk-tumpuk, bisa sangat sulit untuk menyeleksi table tertentu. Untuk mempermudahnya gunakanlah tag selector. Untuk dengan mudah menyeleksi “tabel a” caranya adalah: 1. tempatkan cursor pada tabel a 2. perhatikan bagian tag selector yang terdapat di kiri bawah di atas property inspector berubah menjadi beberapa tombol dengan tulisan tag-tag tertentu. Dalam pekerjaan saya terlihat seperti ini:
Tombol tersebut merupakan alat untuk mempermudah kita memilih tag-tag yang terdapat pada tampilan. Coba klik tombol tersebut dari yang paling kanan, maka yang terseleksi adalah tampilan hasil dari tag , begitu seterusnya 3. klik pada maka tabel yang berada pada kolom tersebut akan terseleksi Setelah anda seleksi, maka property-property dari elemen tersebut akan tertampil pada property inspector. Dari situ kita bisa merubah property dari obyek yang kita buat. Property dari setiap apa yang kita seleksi akan tertampil di property inspector. Mengubah property tabel Sama dengan mengubah ukuran gambar, kita bisa mengubahnya melalui property inspector atau langsung dengan menggunakan cursor.
40
Gambar 42. cara untuk mengubah property tabel Untuk mengubah ukuran tabel kita bisa menggunakan kotak “W” dan “H” Untuk mengubah warna background kita bisa gunakan “Bg Color” Untuk mengubah warna bingkai (border) kita bisa gunakan “Brdr color” Untuk memberikan background dengan obyek tertentu kita bisa menggunakan “Bg Image”. Untuk mengatur penempatan tabel kita bisa gunakan “Align”
Tentang hyperlink
Link merupakan elemen terpenting dalam sebuah situs. Elemen ini merupakan jembatan untuk berpindah dari satu halaman ke halaman yang lain dari topik satu ke topik yang lain dalam satu halaman, atau bahkan ke halaman web yang lain atau ke alamat email. Di bawah ini adalah sintak penulisan html untuk membuat link text atau gambar Misalkan untuk membuat link menuju ke halaman kontak.html pada text tertentu maka htmlya adalah: text tertentu Sedangkan untuk memberikan link pada gambar tentu saja didalam tag terdapat tag
41
Dijelaskan di atas bahwa kita bisa membuat link yang menuju ke halaman tertentu, situs tertentu, dan bahkan alamat email tertentu. Di bawah ini adalah contoh html untuk beberapa jenis alamat tersebut: link menuju ke google mengirim email ke dk_arismawan@yahoo.com Sedangkan untuk membuka alamat link ke jendela browser yang baru kita bisa menggunakan target=”_blank” link menuju ke google
Untuk membuat link di dreamweaver sangatlah mudah. Kita tinggal menyeleksi text atau gambar mana yang ingin digunakan sebagai hyperlink kemudian tinggal mengisikan alamat yang ingin dituju pada kotak “link” pada property inspector.
Gambar 43. Cara memasukkan link pada text Cara kedua adalah dengan meng-klik icon folder (panah merah) kemudian mencari file yang kita tuju. Jika file kita berada di luar root site yang telah kita definisikan maka dreamweaver akan mengcopy file tersebut ke root site kita sehingga nantinya tidak akan terjadi kesalahan alamat.
42
Cara yang ketiga adalah dengan megklik icon target (tanda panah biru) kemudian menyeretnya pada file yang terdapat pada site panel kita. Ini merupakan cara paling unik yang mempermudah kita membuat situs dengan cepat
Gambar 44. menentukan target link menggunakan target, kita hanya perlu mengklik kemudian drag ke dokumen yang dituju pada panel file. Link untuk menuju ke tempat tertentu dalam satu dokumen Kita dapat memberikan link untuk menuju ke tempat tertentu dalam satu dokumen. Link jenis ini sering disebut sebagai anchors. Tempat tertentu dalam sebuah dokumen kita beri named anchor sebagai target untuk link. Untuk lebih jelasnya silahkan ikuti lagkah berikut: 1. pertama kita buat halaman baru pada situs kita yang mempunyai banyak teks dan paragraf. Disini kita buat saja tiga paragraf yang mempunyai banyak isi. Buat juga tulisan “paragraf 2” pada bagian paling atas dokumen. 2. posisikan cursor anda pada awal paragraf ke dua. Kemudian menu insert > named anchor atau dengan shortcut ctrl + alt + A. Maka akan kelihatan tanda . 3. blok tulisan “paragraf 2” di bagian paling atas. Kemudian gunakan klik target seret dan arahkan ke tanda .
43
Gambar 45. dengan anchor point kita bisa menuju ke tempat tertentu dalam satu halaman ketika sebuah link di-klik. 4. sekarang anda telah mempunyai link menuji ke tempat tertentu dalam halaman anda. Tekan F12 untuk melihatnya di browser kemudian klik link anda. Apa yang terjadi? NB : jika ingin melihat perbedaannya maka halaman anda harus panjang sampai bisa di-scroll, atau dengan mengecilkan windows borowser.
Tentang image maps
Jika anda membuat link pada sebuah gambar, maka sudah pasti bahwa area yang bisa anda klik berupa kotakan dengan ukuran sama dengan gambar bukan? Nah dengan image maps kita bisa membuat area link tidak hanya kotak, namun bisa berupa elips atau bangun tak beraturan. Selain kemampuan tersebut, dengan image maps kita juga bisa membuat area link lebih dari satu buah sehingga kita tidak perlu memecah gambar tersebut menjadi beberapa bagian untuk bisa diberi link yang berbeda. Untuk bisa membuatnya ikuti langkah berikut ini : 1. Buat halaman baru kemudian masukkan gambar yang besar di dalamnya. Masukkan saja image “imagemaps.gif” yang ada pada cd rom. 2. seleksi gambar yang kita masukkan kemudian silahkan mulai menggambar maps pada gambar anda.
44
Gambar 46. dengan imagemaps kita bisa membuat lebih dari satu area link pada sebuah gambar.
Untuk “link 1” kita gambar dengan menggunakan icon yang ditunjukkan tanda panah kuning. Untuk “link 2” kita gambar menggunakan icon yang ditunjukkan tanda panah hijau. Untuk “link 3” kita menggunakan icon yang ditunjukkan tanda panah biru. Jika kita ingin menyeleksi map yang kita buat, maka kita bisa menggunakan icon yang ditunjukkan oleh tanda panah merah. Untuk memberikan nama map, gunakanlah textbox yang ditunjukkan oleh tanda panah hitam. Nah, masing-masing map yang kita buat dapat kita masuki alamat link. Untuk melakukannya, alamat link kita masukkan ke dalam textbox yang ditunjukkan oleh tanda panah warna ungu. Setelah selesai silahkan lihat di browser dan klik link yang telah kita buat (F12). Perhatikan area yang bisa di klik.
45
LATIHAN 1
Sebuah Lembaga Bimbingan Belajar ingin memperkenalkan dirinya ke dunia melalui internet dengan harapan mendapatkan murid yang lebih banyak. Cobalah membuat situs lengkap untuk membantu mewujudkan cita-cita lembaga tersebut. Aplikasikanlah semua yang sudah dipelajari sebelumnya.
46
Desain web tingkat lanjut dengan dreamweaver
Menggunakan tabel untuk mengatur tampilan Table tidak hanya dapat berfungsi sebagai penampil data-data saja, namun dapat juga dipakai untuk mengatur tampilan situs yang lebih rumit. Kita ambil contoh beberapa situs http://oke.or.id berikut:
Dapat anda lihat bahwa dalam situs tersebut berbagai text ditempatkan pada koordinat tertentu dengan baground tertentu pula, belum lagi penempatan gambar-gambar yang ada disitu. Penempatan-penempatan ini nantinya dapat kita atur melalui table. Untuk tutorial ini kita akan membuat layout web yang umum. Setelah anda mempelajarinya, cara-cara yang diajarkan dapat juga diaplikasikan untuk berbagai jenis website Sebelumnya kita perlu tahu dulu tentang apa itu seperti apa web layout yang umum. Gambar di atas merupakan contoh yang bagus untuk layout web yang umum. Disana terdapat header, isi dan footer. Header web umumnya diisi dengan nama web dan navigasi umum web. Sedangkan bagian isi dibagi lagi menjadi tiga kolom, yaitu bagian kiri yang biasanya sebagai tempat link-link tertentu, bagian tengan adalah untuk isi dari halaman web tertentu, dan bagian kiri dapat digunakan untuk menampilkan beberapa isi dari halaman yang lainnya. Sedangkan bagian footer biasanya digunakan untuk menampilkan link-link pembantu dan tulisan hak cipta. Tentu saja tidak sekaku itu dalam membuat website. Kita harus juga melihat kebutuhan dari klien dan juga jenis web yang akan dibuat. Namun apabila anda perhatikan pada kebanyakan website, mereka menggunakan jenis layout yang menyerupai contoh di atas.
47
Dalam sebuah situs web, kita sering mendengar kata “homepage”. Ini artinya adalah halaman muka, atau halaman yang pertama kali dilihat oleh user. Halaman muka biasanya berbeda dengan halaman-halaman yang lain. Halaman muka tersebut dirancang untuk mewakili isi keseluruhan dari situs. Perhatikan situs http://cnn.com lihatlah bahwa halaman utamanya berbeda dengan halaman isinya. Halaman utama situs cnn:
48
Halaman isi situs cnn
Perhatikan layoutnya mirip dengan yang kita bicarakan tadi bukan?. Sekarang kita mulai saja membuat situs umum yang mirip dengan desain di atas. Yang tertulis disini merupakan pengalaman penulis yang dirasa cukup efisien dalam pembuatannya. Tutorial ini menggabungkan dua software, yaitu photoshop dan dreamweaver. Namun disini kita tidak akan membahas bagaimana membuat tampilan di dalam photoshop, sehingga kita gunakan file gambar yang sudah disediakan dalam CD ROM. Di folder “table desain” dalam CD ROM anda terdapat gambar tampilan situs yang akan kita buat dengan nama file “mock up.gif”. Mock up.gif tersebut sebelumnya kita buat di photoshop, kemudian kita potong-potong kemudian digabung lagi dalam dreamweaver dengan menggunakan table. Jadi disini intinya adalah, jika kita mendesain situs dengan tampilan yang kompleks, sebelumnya kita buat tampilannya dalam photoshop. Aturlah komponen-komponen web seperti link, gambar, dan lain-lain sampai membentuk tampilan yang kita inginkan. Aplikasikan dasar-dasar dalam mendesain situs disini. Buatlah tampilan semenarik mungkin dengan tanpa membingungkan user ketika melihat situs kita. Setelah selesai, kita potong gambargambar yang diperlukan untuk membuat tampilan seperti itu. Sekarang kita pelajari teknisnya.
49
Bukalah file mockup.jpg.
Kita akan membuat tampilan yang kompleks seperti halaman di atas dengan menggunakan bantuan table. Ketika desain dalam photoshop anda sudah selesai, sekarang anda menentukan bagian mana yang harus dimasukkan dalam bentuk gambar dan bagian mana yang bisa dibuat background. Pertama kali kita bagi desain kita menjadi tiga bagian, yaitu bagian header, body, dan footer. Hal ini dilakukan untuk mempermudah kita dalam meng-edit situs nantinya.
50
Setelah kita menentukan bagian-bagian tersebut, kemudian kita tentukan bagian mana yang harus dijadikan gambar dalam sebuah website. Saya ambil contoh bagian body.
Perhatikan bagian yang dilingkupi warna merah. Kita tidak perlu memasukkan gambar sebesar (15px x 539px) dalam halaman web kita. Kita hanya perlu menggunakan gambar sebesar (15px x 1px) kemudian menempatkannya sebagai background pada baris table sepanjang 539px. Kita kerjakan bagian header dulu: Bagian header saya bagi menjadi seperti gambar di bawah:
Bagian 1 dan 3, karena mempunyai warna yang banyak saya simpan dalam bentuk jpeg. Sedangkan bagian tengah tidak mempunyai banyak warna sehingga format gif merupakan pilihan yang baik untuk mengurangi ukuran file. Bagian 4 tidak perlu saya save dalam bentuk gambar karena dapat diwakili dengan membuat baris table dengan background warna seperti tersebut. Bagian yang perlu untuk disimpan dalam file gambar adalah icon rumah disamping tulisan “home”. Sedangkan nomor 5 dan 6 kita hanya perlu membuat gambar dengan ukuran panjang 23x1 pixel kemudian menjadikannya background dari table. Berikut ini rancangan table yang akan digunakan:
Disini kita membuat table dengan tiga kolom (lihat warna merah) kemudian kolom tengah kita isi table baru dengan pembagian antar cellnya seperti gambar hijau. Hal ini dilakukan untuk menghindari pecahnya tampilan jika kita menggunakan satu table dengan banyak cell yang tidak simetris. Dengan membaginya dengan table baru di dalam table, maka jika salah satu sel bertambah ukurannya, maka tidak akan mengganggu table yang lain. Sebelum memulai bekerja, ada baiknya kita review ulang mengenai bagaimana mengubah property table menggunakan property inspector. Anda bisa membaca pada bagian pertama (berkenalan dengan dreamweaver) Sekarang kita mulai menyusun ganmbar tersebut dalam dreamweaver. Copy dan paste folder images dalam CD ROM ke dalam folder baru dalam hardisk anda. Kita namakan folder baru tersebut “situs baru”. Kemudian definisikan situs dalam folder tersebut sebagaimana cara yang sudah kita pelajari pada bab sebelumnya.
51
1. Buatlah table dengan tiga kolom dengan ukuran 770px tepat seperti panjang desain yang kita buat di photoshop. Tabel yang kita buat harus mempunyai border=0, cellpadding=0, cellspacing=0 sehingga tidak akan kelihatan jika dilihat dalam browser.
2. Klik pada kolom pertama kemudian ubah panjang kolom tersebut menjadi sama seperti gambar “header left” yaitu 23 pixel. Kemudian isi backgroundnya dengan gambar “header_left”.
3. Sekarang ulangi langkah nomor 2 untuk kolom paling kiri. Gunakan gambar “header_left” untuk backgroundnya. 4. Sekarang kita masukkan table baru pada kolom yang ditengah. Klik pada kolom di tengah kemudian masukkan table dengan width 724px. Table tersebut mempunyai properties seperti di bawah ini: Row = 3, Column = 3, Border=0, Left padding = 0, Right padding=0 5. sekarang kita akan mengisi masing-masing kolom pada baris satu dengan gambar-gambar yang sudah disediakan. Isi kolom kiri dengan “header1.jpg” kemudian kolom tengah dengan “header2.gif”, dan kolom kanan dengan “header3.jpg”. Nah, kini tampilan header sudah selesai. Kita tinggal meletakkan table tampilan tersebut tepat di tengah tampilan. Caranya dengan mengubah align dari table paling luar menjadi “center”. Untuk menyeleksi table bagian luar kita bisa menggunakan bantuan tag selector sebagaimana gambar dibawah hanya kita tinggal klik sembarang di kolom. Kemudian kita pilih tombol paling kiri. 6. Sekarang kita akan menggabungkan tiga kolom pada baris ke dua table tersebut. Caranya seleksi ketiga kolom tersebut. Tekan control terus klik pada cell yang diinginkan. Kemdian tekan icon yang ditunjukkan oleh tanda panah.
52
7. Ubah warna background baris tersebut menjadi #A3ADA2 anda bisa mengisikan langsung angka tersebut dalam kolom warna seperti yang ditunjukkan gambar di bawah. Kemudian ubah horizontal alignment-nya menjadi right.
8. Secara umum tampilan header kita telah selesai, kita tinggal mengisi bagian text. Silahkan isi text seperti tampilan yang diinginkan pada baris kedua bagian table yang dalam. Seperti ditunjukkan oleh gambar. Jangan lupa memasukkan juga icon home yang sudah disediakan.
53
OK untuk sementara bagian header selesai. Masalah warna dan jenis font kita setting nanti. Sekarang kita beranjak ke bagian body. Bagian ini akan sedikit rumit. Pertama kita bagi bagian body tersebut menjadi seperti bagian di bawah:
Gambar di atas memperlihatkan pembagian dari gambar. Masing-masing warna garis di atas dapat dianggap sebagai calon table yang akan kita buat. Berarti nanti kita akan buat tiga table. Dari situ kira mendapat gambaran tentang gambar mana yang bisa dijedikan background dan bagian mana yang harus disimpan dalam bentuk gambar utuh. Sekarang kita mulai membuat tabelnya. 1. Di bawah table yang kita buat sebelumnya, kita buat table yang mempunyai 5 kolom (perhatikan warna merah gambar di atas). Untuk bisa membuat table di bawah. Masukkan property table berikut: width=770px, cellpadding=0, cellspacing=0, boder=0. 2. Klik pada kolom 1, kemudian masukkan properties berikut ini: width=23px, background=”header_left.gif”. 3. klik kolom ke-dua kemudian ubah propertynya sebagai berikut: width=151, bgcolor=”#D2DCD1”, vertical alignment = top.
4. klik kolom ketiga, ubah propertynya jadi sebagai berikut: width=33px, background=”body3.gif”, vertical alignment = top. Kemudian isi kolom tersebut dengan gambar “body3img.gif”.
5. klik pada kolom 4 kemudian masukkan property sbb: width=540px, bgcolor=” F6F8F4”, vertical alignment = top.
54
6. klik pada kolom ke lima kemudian masukkan property sbb: width=23, background=”header_right.gif”. nah kita sudah membuat base untuk bagian bodynya. Sekarang kita kerjakan bagian menu. Bagian menu tersebut terletak pada kolom ke dua pada table yang telah kita buat sebelumnya, sehingga kita klik terlebih dahulu kolom kedua tersebut sehingga nantinya kolom yang kita buat terletak di situ. Untuk lebih jelasnya kita langsung aplikasikan cara di atas. Klik pada kolom kedua kemudian shift + enter terlebih dahulu. 1. Buat table dengan property: width = 151, bgcolor=”# C8D3C7”, column=2, rows=15, cellpadding = 0, cellspacing = 0.’ 2. seleksi kolom ke dua, kemudian merger semua baris pada kolom tersebut, kemudian ubah bgcolor= DEE5DD. Masukkan image 1px.gif kemudian ubah widthnya menjadi 1px. 3. Klik pada kolom pertama baris paling atas kemudian isi dengan gambar headmenu.gif 4. Klik pada kolom pertama baris ketiga. Kemudian isi dengan property berikut: width=”150px”, bgcolor= DEE5DD. Kemudian isi baris tersebut dengan gambar 1px.gif. dengan begitu maka lebarnya akan berubah menjadi 1 px, mengkuti ukuran dari gambar yang kita masukkan. 5. Ulangi langkah nomer 4 untuk baris yang ganjil (5,7,9,dst). 6. klik pada baris ke dua, kemudian ubah horizontal alignmentnya menjadi right. Isi baris ini sesuai dengan menu yang disediakan. 7. Ulangi langkah nomor 6 untuk baris-baris genap. Sekarang kita membuat table bagian kanan. Klik pada kolom ke empat table yang berukuran 770 kemudian masukkan table dengan panjang 100% dengan 1 kolom dan 1 baris. Pada baris pertama isi dengan gambar “atasisi.gif” kemudian isi backgroundnya dengan gambar itu juga. Tekan tab kemudian masukkan tulisan seperti yang ada di tampilan anda. Terserah anda ingin memasukkan tulisan apapun di situ. Masukkan juga gambar “isi.gif” Sekarang anda mempunyai tampilan yang mirip dengan desain kita sebelumnya, hanya font dan peletakan isinya yang tidak sama. Anda tidak perlu merisaukan hal ini. Nantinya hal tersebut akan kita ubah tampilannya menggunakan beberapa cara. Kita lanjutkan saja dengan membuat bagian footernya. Di bagian footer kita hanya perlu membuat table dengan empat kolom dengan background=”footer.gif”. Kolom yang pertama berukuran 23 pixel dan mempunyai background “header_left.gif”. Klik pada kolom kedua dan ubah panjangnya menjadi 10px Klik pada kolom ke tiga kemudian ubah panjangnya menjadi 714px, dengan horizontal alignment = center. Klik pada kolom ke empat kemudian ubah panjangnya menjadi 23px dan dengan background=header_right.gif. Untuk bagian menunya, kita bisa masukkan sembarang link. Gunakan saja tanda “#” untuk mewakili link.
55
Sekarang pekerjaan anda akan tertampil seperti di bawah:
Hal terakhir yang kita lakukan adalah mengubah jenis font dan mengatur penempatanya. Ada dua cara yang bisa kita lakukan untuk mengubah gambar tersebut. Cara yang pertama adalah dengan menggunakan property inspector untuk mengubah property dari text. Caranya kita hanya tinggal memblok teks yang akan kita ubah kemudian kita ubah propertynya menggunakan property inspector. Pada desain di atas kita menggunakan jenis font Tahoma 11 px dengan ukuran 11 px. Di property inspector property tersebut tidak tertampil, maka kita harus menulis “Tahoma” pada jenis font dan mengubah ukurannya menjadi 2pt.
Jika diperlukan font bold, kita hanya perlu meng-klik tombol B saja. Sedangkan cara yang berikutnya adalah dengan menggunakan CSS (Cascading Style Sheet). Dengan CSS kita bisa mengellompokkan settingan-settingan dari property font di atas pada tempat tersendiri bahkan pada file lain. Karena fleksibilitas dan kemudahannya, kita akan menggunakan cara ini untuk mengatur teks dan properties yang lain. Bagian yang perlu dirubah untuk bisa memenuhi tampilan desain sebelumnya adalah sbb:
56
Sekarang kita akan men-setting teks yang telah kita buat menggunakan CSS. Hal pertama yang dilakukan adalah mebuat CSS terlebih dahulu. Caranya adalah dengan menggunakan panel css. Ditunjukkan pada gambar di bawah:
gambar. Untuk membuat css klik pada icon yang ditunjukkan oleh tanda panah setelah anda klik maka akan muncul jendela dialog seperti di bawah:
Gambar Kotak dialog pembuatan css Kotak nama digunakan untuk menentukan nama dari elemen css yang nantinya kita load dalam desain kita. Pada bagian type terdapat 3 pilihan, yaitu Make custom style sheet Digunakan apabila kita ingin membuat konfigurasi style baru. Redefine HTML Tag digunakan apabila kita langsung ingin mengatur konfigurasi tampilan darji tag-tag html kita. Sehingga setelah kita buat css untuk tag , maka dalam html nantinya setiap tag akan diaplikasikan konfigurasi tampilan yang kita definisikan dalam css tadi Use CSS Selector digunakan apabila kita ingin memasukkan atau memodifikasi tampilan link. Bagian Define in digunakan untuk menentukan apakah css kita nantinya dibuat dalam html itu sendiri (dalam elemen head) ataukan dipisah ke file lain. Sekarang kita akan memperbaiki tampilan situs kita sebelumnya menggunakan css. Beberapa property yang kita atur adalah:
57
1. Bagian tag body mempunyai property : semua margin = 0, dan tidak mempunyai padding, sehingga tampilan kita akan berhimpit ke batas atas kanvas browser. 2. Bagian link menu mempunyai jenis font Tahoma bold, jika mouse dilewatkan, warna font akan berubah menjadi merah. 3. Bagian isi (yaitu tiap paragrafnya) sedikit menjorok ke kanan sekitar 10 pixel. 4. Bagian link pembantu (kanan atas) mempunyai property warnanya putih, jenis font verdana 10px, dan jika mouse dilewatkan akan berubah menjadi hitam. Sekarang kita mulai membuat CSS untuk memenuhi criteria yang saya sebutkan di atas. Ikutilah langkah-langkah berikut: Sekarang kita buat css untuk mengatur elemen body. 1. Klik pada “New CSS Style” pada bagian kanan bawah panel design kemudian jendela dialog akan muncul. Pilih pada “redefine html tag” kemudian klik pada dropdown dan pilih . Maka jendela baru akan muncul.
Kotak dialog untuk memasukkan style. Perhatikan juga pada bagian “Define In” saya memilih This Document Only. Hal tersebut berarti Style kita dikelompokkan pada elemen head dokumen kita. Setelah kita klik OK, kotak dialog di bawah akan muncul:
58
Dalam Kotak Dialog ini kita memilih property apa saja yang ingin kita masukkan 2. Pilih pada Background kemudian masukkan #374948 pada kotak Background Colornya. 3. Pilih pada box kemudian masukkan angka 0 pada margin dan padding. Pastikan checkbox same for all tercentang. Klik apply, perhatikan perbedaannya. Gini tampilan table yang kita buat berhimpit pada bagian atas. Hal tersebut karena kita mengatur property dari body yang secara default mempunyai margin dan padding sekarng tidak (margin=0 padding=0). Sekarang masuk ke bagian link menu (bagian kiri). Pada bagian menu tersebut berarti kita akan mengatur tampilan dari link. Untuk membuatnya silahkan ulangi langkah kesatu di atas, namun dengan property seperti yang ditunjukkan gambar berikut: 1. Klik pada “New CSS Style”
Pilih Use CSS Selector Untuk mengatur tampilan link Jika anda memilih Use CSS Selector maka anda akan menjumpai tiga jenis css yang bisa diaplikasikan ke link, yaitu: A:link Digunakan untuk mengubah tampilan link A:visited Digunakan untuk mengubah tampilan link yang telah dikunjungi
59
A:hover Digunakan untuk mengubah property link ketika cursor melewatinya A:active Digunakan untuk mengubah property link ketika kita mengkliknya. Dari sini masukkan property masing-masing jenis style link di atas. Berikut ini property-property yang saya masukkan ke dalam masing-masing jenis di atas: Untuk a:link :
Untuk a:visited:
60
Untuk a:hover
Untuk a:active
Nah sekarang tampilan setiap link akan memenuhi CSS yang kita buat. F12 untuk melihat aksinya Perhatikan bahwa Style yang kita buat sebelumnya tersebut mempunyai efek pada semua tag link yang ada dalam dokumen, padahal jika kita melihat desain yang kita buat sebelumnya, pada bagian link pembantu kanan atas linknya berwarna putih. bagaimana membuat link yang berbeda tersebut adalah dengan membuat custom style
61
sheet untuk link di atas. Kita tidak perlu repot-repot mengulangi langkah-langkah seperti sebelumnya. Kita hanya perlu memodifikasi scriptnya secara langsung. Hal ini dirasa jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan membuat css baru satu per satu. Sekarang masuklah ke tampilan code kemudian perhatikan dalam elemen terdapat script sebagai berikut: Nah script di atas adalah script CSS yang sudah kita buat sebelumnya. Sekarang kita akan membuat css sendiri untuk bagian link kanan atas. Siahkan copy paste script link yang ada di atas kemudian ubah scriptnya seperti di bawah: Sekarang anda sudah membuat style khusus untuk link kanan atas. Yang kita lakukan sesudahnya adalah memanggil code CSS yang kita buat tersebut ke dalam link pembantu. Caranya adalah: Klik pada salah satu link pembantu kemudian dengan code selector klik pada tag kemudian aplikasikan style tersebut dengan memilih css yang sudah kita buat sebelumnya dalam property inspector perhatikan gambar di bawah:
64
Sedangkan kalau kita lihat pada bagian isi, tulisannya masih dalam bentuk standart. Kita ingin mengubahnya menjadi Tahoma 11 px. Perhatikan juga dalam isi tersebut mempunyai beberapa paragraph. Untuk mempersingkat pekerjaan kita bisa mengaplikasikan style baru pada tag paragraph . Silahkan buat style baru untuk P:
Pilih redefine HTML tag dan pilih p
Masukkan property font
65
Masukkan property box Klik apply dan kemudian OK. Maka sekarang tampilan anda akan terlihat seperti berikut ini:
66
Hal terakhir yang kita lakukan adalah mengubah align dari semua table dasar menjadi center. Sedangkan bagian link kiri anda lihat masih berhimpit pada table. Anda bisa menggunakan karakter spasI ( ) untuk membuatnya lebih menjorok ke kiri.
67
Modul
Views: 1804 | Downloads: 146
modul
Views: 339 | Downloads: 54
| |