Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

tata-kalimat

VIEWS: 75 PAGES: 42

									TATA KALIMAT

  PERTEMUAN VI
       TATA KALIMAT (SINTAKSIS)

         Atur/susun            syntax
Tujuan Instruksional Khusus :
Mahasiswa mampu menyusun kalimat dengan
berbagai struktur yang baku; mampu menyusun
gagasan dalam kalimat yang ringkas, jelas, logis,
lugas, dan sistematis.
       Kalimat          informasi

         Penyapa          pesapa

              Diksi/pilihan kata

Agar informasi sampai              kaidah bahasa
                                   ilmu

                                   Baku & efektif
Yang menyebabkan struktur kalimat salah
bila
1. terpengaruh bahasa daerah
2. terpengaruh bahasa asing
3. kalimat rancu
4. kalimat taksa
5. kalimat mubazir/berlebihan
6. kalimat tidak lengkap/nirlengkap
7. kalimat tidak logis/nirlogis
Contoh
I.   Pengaruh struktur bahasa daerah
a. Buku itu dibeli oleh saya buku eta dipeser ku
                         abdi
b. Apa kamu sudah membacanya  Opo kowe . . . .


c. Atas perhatian Saudara kami haturkan terima
     kasih.
d. Teknologinya Jepang jauh lebih maju dari kita
e. Kita punya kemampuan terbaik.
f.Pengendara motor dilarang lewat jalan ini
  kecuali yang pakai helm.
g.Permintaan para langganan belum ada
  yang terpenuhi karena persediaannya
  sudah pada habis.
h.Bab II yang sudah dikerjakan oleh saya.

Bagaimana kalimat yang benar?
Urutan yang salah             urutan yang benar
 saya belum ketahui          Belum saya ketahui
 kami pernah lampirkan       Pernah kami lampirkan
 saya ingin ajukan           Ingin saya ajukan
 saya akan sampaikan         Akan saya sampaikan
 Saya telah/sudah sebutkan   Telah/sudah saya
                              sebutkan
II. Pengaruh bahasa asing
a. My name is Farah
b. He knows a restaurant where we can get a drink.
c. Aeroplanes which cross the Atlantic are jets.
d. The man to whom the letter was addressed had died months before.
e. The travelers with whom I had spoken came from distant town.

Kalimat terjemahan sebagai berikut
• nama saya adalah Farah.
• Dia tahu rumah makan di mana kita bisa mendapatkan
  minuman.
• Pesawat-pesawat yang mana mengarungi Lautan Atlantik itu
  adalah jet.
• Orang kepada siapa surat itu dialamatkan telah meninggal
  beberapa bulan lalu.
• Para pelancong dengan siapa saya telah berbicara datang dari
  kota yang jauh.
1. X + y = 2 dimana X = 4        berapa y?
   Where, Is, which,to whom,with whom.

  dimana, Adalah, yang mana, kepada siapa,
  dengan siapa



  bukan kata sambung/konjungsi  kalimat
  tanya
  Dimana Anda tinggal?
 Kelompok kerja Anda yang mana?

 Dengan siapa saya harus pergi ke pesta itu?

 Kepada siapa saya harus mengemukakan pendapat
   ini?
2. Burung itu segera terbang ke sarang di mana ia
   meninggalkan anak-anaknya.
 Burung itu segera terbang ke sarang tempat ia
   meninggalkan . . . .
3. Acara berikutnya adalah “Kuis Siapa Berani” di
   mana Alya Rohali menjadi pembawa acaranya.
 Acara berikutnya adalah “Kuis Siapa Berani” dengan
   Alya Rohali sebagai pembawa acaranya
4. Pemerintah akan membangun jembatan yang mana jembatan
   itu dapat menghubungkan kedua daerah itu.
 Pemerintah akan membangun jembatan yang dapat
   menghubungkan kedua daerah itu.

5. Sekolah dimana saya menuntut ilmu.
 Sekolah tempat saya menuntut ilmu



6. Rumah di mana ia tinggal sangat luas.
 The house where he lives is very large

 Rumah tempat ia tinggal sangat luas.


7. Sektor pariwisata yang mana merupakan tulang punggung
   perekonomian negara harus senantiasa ditingkatkan.
a. The tourism sector which is the econominal back bone of the
   country must always be intensified.
 Sektor pariwisata yang merupakan tulang punggung
   perekonomian negara harus senantiasa ditingkatkan.
Penggunaan Makna Jamak Ganda
1. Sejumlah desa-desa yang dilalui Sungai Citarum dilanda
   banjir.
2. Dalam pembangunan jembatan Pasupati, banyak persoalan-
   persoalan ekstern yang muncul.
Kata yang menyatakan makna jamak adalah
 Semua                     banyak
 sebagian besar            berbagai
 segenap                   seluruh
 segala                    beberapa
 para
3. Bersama surat ini saya lampirkan daftar nama-nama calon anggota
   DPR.
   Bersama surat ini saya lampirkan daftar nama calon anggota himpunan.
   Bersama surat ini saya lampirkan nama-nama calon anggota himpunan.
III. Kalimat Rancu
Sebuah kalimat menjadi salah disebabkan
rancu/kontaminasi/kacau/hiperkorek yakni kekacauan
penggabungan (dua bentuk yang benar disatukan)
a. diperlebarkan        dilebarkan/diperlebar
b. Seringkali           sering-sering/ berkali-kali
c. dan lain sebagainya dan lain-lain/dan sebagainya
d. Kadangkala           kadang-kadang/Adakala
e. zaman dahulu kala    zaman/kala
f. Dalam seminar itu membicarakan . . . .
   Dalam seminar itu dibicarakan . . . .
   Seminar itu membicarakan . . . . (X)
   Pemakalah seminar itu membicarakan . . . .
g. Permasalahan negara dapat diatasi dengan cepat tergantung
    dari pemimpinnya.
 Pada dinding itu tergantung lukisan.

 Permasalahan negara dapat diatasi dengan cepat bergantung
    pada pimpinannya.
h. Walaupun minat baca mahasiswa tinggi, tetapi harga buku
    masih mahal.
i. Hasil penelitian itu terbukti hipotesis itu benar.
Kalimat (i.) berasal dari penggabungan kalimat di bawah ini
 Hasil penelitian itu membuktikan hipotesis itu benar.

 Dari hasil penelitian itu, terbukti hipotesis itu benar.
Penggunaan Ungkapan Berpasangan
i. Walaupun minat baca mahasiswa tinggi, tetapi harga
   buku masih mahal.
j. Karena kekurangan air, maka tanaman itu menjadi
   layu.
 Karena kekurangan air, tanaman itu menjadi layu.

 Tanaman itu menjadi layu karena kekurangan air.

 *Maka tanaman itu menjadi layu kekurangan air.

 walaupun…tetapi….            karena…maka….
K. Pemimpin proyek tidak menyetujui lokasi itu karena sering
   dilanda banjir.
 Karena sering dilanda banjir, pemimpin proyek tidak
   menyetujui lokasi itu.
Dalam kalimat majemuk bertingkat, bila S pada anak kalimat dan
induk kalimat sama, S pada anak kalimat tidak perlu
dimunculkan agar kalimat tersebut efektif.
 *Pemimpin proyek tidak menyetujui lokasi itu karena
   pemimpin proyek sering dilanda banjir.
 *karena pemimpin proyek sering dilanda banjir, Pemimpin
   proyek tidak menyetujui lokasi itu.
 Pemimpin proyek tidak menyetujui lokasi itu karena lokasi itu
   sering dilanda banjir.
 Karena lokasi itu sering dilanda banjir, pemimpin proyek tidak
   menyetujuinya.
Bila S akan dibuat sama,
 Lokasi itu tidak disetujui pemimpin proyek karena
  (lokasi itu) sering dilanda banjir.
 Karena sering dilanda banjir, lokasi itu tidak disetujui

  pemimpin proyek.

IV. Kalimat Taksa (takesa/tidak tunggal makna)
a. Lukisan Jamilah dipajang juga dalam pameran itu.
b. Garasi mobil yang mewah itu selalu terpelihara.
c. Ibu Indra sakit
d. Tahun ini SPP mahasiswa baru dinaikkan
 Tahun ini SPP mahasiswa-baru dinaikkan 
   baru menerangkan mahasiswa
 SPP mahasiswa tahun ini baru dinaikkan. 
   baru menerangkan dinaikkan
e. Rumah sang jutawan yang aneh itu akan
   dijual.
 Rumah aneh milik sang jutawan itu akan
   dijual. „rumah‟
 Rumah sang jutawan aneh itu akan dijual.

   „sang jutawan‟
V. Kalimat Nirlengkap (tidak lengkap/
    kalimat rumpang)
kalimat lengkap harus mempunyai :S & P;
berintonasi selesai
a. Jika tidak ada dukungan masyarakat, tidak
   akan terwujud.
b. Film produksi dalam negeri yang kurang
   bermutu yang tidak mampu bersaing di
   pasaran.
c. Dua orang mahasiswa jurusan Mesin yang
  sedang mengadakan penelitian ke Bontang.
    KALIMAT NIRLENGKAP
   Kalimat nirlengkap  tidak adanya salah satu
    jabatan yang diperlukan, hadir dalam kalimat.
Contoh :
a. Pengamatan yang dilakukan dengan cara
    menyebarkan angket yang berisi soal-soal
    matematika tentang penjumlahan dan pengurangan
    serta penulisan angka-angka yang diketahui anak
    dengan waktu yang telah ditentukan (nirlengkap)
b. Pengamatan dilakukan dengan cara
    menyebarkan angket yang berisi soal-soal
    matematika tentang penjumlahan dan
    pengurangan serta penulisan angka-angka
    yang diketahui anak dengan waktu yang telah
    ditentukan (lengkap)
c. Pengamatan yang dilakukan dengan cara
    menyebarkan angket yang berisi soal-soal
    matematika tentang penjumlahan dan
    pengurangan serta penulisan angka-angka
    yang diketahui anak dengan waktu yang telah
    ditentukan berhasil baik. (lengkap)
d. Dari hasil penelitian laboratorium kriminal
   membuktikan bahwa pelaku tindak kejahatan itu
   seorang wanita.
 Hasil penelitian laboratorium kriminal membuktikan
   bahwa pelaku tindak kejahatan itu seorang wanita.
 Dari hasil penelitian laboratorium kriminal terbukti
   bahwa pelaku tindak kejahatan itu seorang wanita.

e. Kepada warga masyarakat kami harap tetap tenang
   dan waspada.
 Warga masyarakat kami harap    tetap tenang dan
   waspada
 Kepada warga masyarakat kami berharap tetap
   tenang dan waspada
f. Pada bab simpulan ini tidak memuat ikhtisar atau
   rangkuman,tetapi mengemukakan hasil analisis.
1. Bab simpulan ini tidak memuat ikhtisar atau
   rangkuman, tetapi mengemukakan hasil analisis.
2. Pada bab simpulan ini tidak dimuat ikhtisar atau
   rangkuman, tetapi dikemukakan hasil analisis.
g. Meskipun perusahaan itu belum terkenal, tetapi
   produksinya banyak dibutuhkan orang.
1. Meskipun perusahaan itu belum terkenal, produksinya
   banyak dibutuhkan orang.
2. Perusahaan itu belum terkenal, tetapi produksinya
   banyak dibutuhkan orang.
h. Untuk penyusunan laporan yang lengkap ini
   memerlukan waktu yang cukup lama.
1. Penyusunan laporan yang lengkap ini memerlukan
   waktu yang lama.
2. Untuk penyusunan laporan yang lengkap ini
   diperlukan waktu yang cukup lama.
3. Waktu yang cukup lama diperlukan untuk
   penyusunan laporan yang lengkap ini.
i. Jika tidak ada dukungan masyarakat, tidak akan
   terwujud.
j. Film produksi dalam negeri yang kurang bermutu
   yang tidak mampu bersaing di pasaran.
VI. Kalimat nirlogis  tidak logis/tidak masuk akal

ketidakcermatan pemakaian diksi (pilihan kata)
Contoh :
a. Yang kencing harus disiram  orangnya yang
   disiram
b. Dilarang keras membuang sampah ke sungai
c. Kepada yang tidak berkepentingan dilarang masuk
Siapa yang tidak berkepentingan? Kepada
d. Daerah bebas parkir  berarti boleh parkir di mana
                          saja.
e. Waktu dan tempat kami persilakan.
f. Bapak/Ibu/Saudara …, kami persilakan.
g. Mereka tidak paham dan mengerti masalah
   politik.

VII. Kalimat Mubazir/Pleonasme
Jika kalimat tersebut menggunakan kata/kelompok kata
yang maknanya berlebihan.
   Adalah merupakan
   Mulai sejak
   Ulang kembali
   Naik ke atas
   Turun ke bawah
   Amat sangat sekali
Berdasarkan pada  berdasar pada . . . .
                        Berdasarkan . . . .
Disebabkan karena  disebabkan . . .
Sebelum . . . terlebih dahulu 
sebelum berangkat terlebih dahulu . . .
Sebelum berangkat . . . .
membicarakan mengenai/tentang 
berbicara tentang/mengenai
membicarakan . . . .
a. Hasil daripada penjualan saham akan
   digunakan untuk memperluas bidang usaha.
 Kata daripada digunakan untuk

   membandingkan dua hal. Misalnya, tulisan itu
   lebih baik daripada tulisan saya.
b. Baik pedagang ataupun konsumen masih
   menunggu kepastian harga sehingga tidak
   terjadi transaksi jual beli.
c. Bukan harga sembilan bahan pokok yang
   mengalami kenaikan harga tetapi harga produk
   yang menggunakan bahan baku impor.
d. Sebagian pedagang tidak menaikkan harga
   melainkan menimbun sebagian barang
   dagangannya.
e. Antara kemauan konsumen dengan kemauan
   pedagang terdapat perbedaan dalam penentuan
   kenaikan harga.
 Ada sejumlah kata yang penggunaannya

   berpasangan (konjungsi korelatif), seperti
   baik…maupun; bukan…melainkan;
   tidak…tetapi….; antara…dan….
  Pemakaian dua kata yang bermakna sama
f. Peningkatan mutu penggunaan bahasa Indonesia
   adalah merupakan kewajiban kita semua.
g. Kita harus bekerja keras agar supaya dapat mencapai
   cita-cita.
h. Mulai sekarang marilah kita tingkatkan mutu sumber
   daya manusia kita demi untuk masa depan bangsa.
i. Peningkatan mutu tersebut memerlukan keterlibatan
   para ahli dalam berbagai bidang ilmu, seperti
   misalnya ahli komunikasi, ahli komputer, dan lain-
   lain.
Catatan
 Suatu rincian yang sudah didahului seperti, misalnya,
    contohnya, umpamanya, dan antara lain tidak perlu diakhiri
    dengan ungkapan dan lain-lain, dan sebagainya, atau dan
    seterusnya karena sebenarnya keempat kata di atas sudah
    membatasi rincian.
j. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas, perak, timah, dan
    lain-lain.
 Jenis-jenis logam itu misalnya emas, perak, timah.

 Jenis-jenis logam itu adalah emas, perak, timah, dan lain-lain.

k. Tanpa dengan bantuan rakyat, uasaha pemerintah tidak akan
    berhasil baik.
 Tanpa bantuan rakyat, usaha pemerintah tidak akan berhasil
    baik.
 tanpa bersinonim dengan tidak dengan.
ungkapan idiomatik
 pergi ke ….;                  terdiri atas/dari….;   sesuai dengan
  ….;
 Tertarik pada….;              terbuat dari….;
 terhindar dari….;             terlepas dari….;       berasal dari….;
 terletak di/pada….;           jatuh di/ke/dari….;    naik ke/di….;
 (bertempat) tinggal di        (ber) ada di
 bermukim di                   terjun ke/di/dalam     tercatat di/pada
 terpikat oleh/dengan          cocok dengan
 berbeda dari/dengan
 berbicara tentang/mengenai
 Bergantung kepada/pada/di….;
 tertarik pada/oleh/dengan/akan….;
 Berkenaan dengan              sejalan dengan
 Berkaitan dengan              sehubungan dengan      berdasar pada
                                                      Berdasarkan
a. Menurut beberapa ahli geologi itu menyatakan
   bahwa perembesan air laut telah sampai di wilayah
   Jakarta Pusat.
1. Menurut beberapa ahli geologi itu, perembesan air
   laut telah sampai di wilayah Jakarta Pusat
2. Ahli geologi itu menyatakan bahwa perembesan air
   laut telah sampai di wilayah Jakarta Pusat.
b. Berdasarkan pengarahan pimpinan yang menyatakan
   bahwa penerimaan mahasiswa baru dapat
   dilaksanakan secara bertahap.
1. Pimpinan menyatakan bahwa penerimaan mahasiswa
   baru dapat dilaksanakan secara bertahap.
2. Berdasarkan pengarahan pimpinan, penerimaan
   mahasiswa baru dapat dilaksanakan secara bertahap.
l. Sebagaimana kita ketahui bahwa panas matahari dapat
    dijadikan sumber
   energi.
 Sebagaimana kita ketahui, panas matahari dapat dijadikan
    sumber energi
 Kita ketahui bahwa panas matahari dapat dijadikan sumber
    energi.

Penggunaan makna kesalingan (resiprokal) secara berganda
 Makna kesalingan adalah makna yang menyatakan tindakan
  berbalasan. Jadi, pelaku tindakan ada dua orang atau lebih.

m. Ia berjalan bergandengan
 Mereka berjalan bergandengan

 Ia berjalan bergandengan dengan adiknya.
   Saling berpengaruh, saling pengaruh
   Saling berangkulan
   Saling berpapasan
   Saling bertabrakan
   Saling meminjam, saling pinjam
   Saling menuduh, saling tuduh
   Saling memukul, saling pukul
Bentuk ulang pun dapat digunakan untuk menyatakan tindakan berbalasan.
Contoh
   Pengaruh-mempengaruhi
   Pinjam-memimjam
   Tuduh-menuduh
   Pukul-memukul
Penggunaan kata yang berlebihan yang menyebabkan kemubaziran lainnya
bila kata saling diikuti bentuk ulang. Contoh
   Saling pengaruh-mempengaruhi
   Saling pinjam-memimjam
   Saling tuduh-menuduh
   Saling pukul-memukul
Variasi Kalimat
Tujuan : agar mahasiswa tidak menggunakan
         pola-pola kalimat yang sama, karena
         akan menimbulkan kebosanan, misalnya
         ada mahasiswa yang senang membuat
         kalimat-kalimat panjang, atau ada pula
         yang senang membuat kalimat-kalimat
         pendek.
Variasi kalimat ada empat macam
 menggabungkan beberapa kalimat pendek menjadi

   satu kalimat panjang
Contoh : Peralatan untuk bernafas dalam air telah
   ditemukan. Peralatan itu memungkinkan
   dilakukannya pengumpulan hewan laut dalam
   keadaan segar.
 syarat

a. apakah ada unsur-unsur kalimat yang sama, jika ada
   unsur kalimat yang sama, hanya disebutkan satu
   dalam kalimat ubahan
Contoh : unsur yang sama  peralatan
b) Karena menggabungkan beberapa kalimat pendek, kita harus
   menggunakan kata sambung antarkalimat
Contoh : dan, kalau  maknanya untuk menggabungkan/aditif
         Atau  maknanya pilihan/alternatif
         Sebab, karena  maknanya hubungan kausal
         Tetapi  maknanya hubungan perlawanan
Contoh : Peralatan untuk bernafas dalam air telah ditemukan
         sehingga memungkinkan dilakukannya pengumpulan
         hewan laut dalam keadaan segar.
c) apakah makna kalimat tersebut tidak berubah bila berubah
     maka gabungan tersebut salah walaupun digabungkan
     maknanya harus sama.
   Memenggal satu kalimat panjang menjadi beberapa
    kalimat pendek.
Syarat
a). setiap penggalan minimal harus memiliki syarat
    Subyek dan peredikat
b). gunakan konjungsi (kata sambung) antarkalimat
    contoh : oleh karena itu; dengan demikian; jadi; . .
    .dan lain-lain.
c). perhatikan apakah antarkalimat yang menjadi
    kalimat penggalan tersebut mempunyai
    koherensi/tidak.
Contoh pada halaman 14 latihan H (kalimat panjang)
    Mengubah kalimat dengan kata yang berada
   dalam kurung
Syarat
  pusatkan perhatian Anda pada kata yang berada
   dalam kurung. Apakah dalam kalimat tersebut ada
   kata yang bersinonim dengan kata yang berada
   dalam kurung.
  Pusatkan perhatian Anda pada kata yang berada
   dalam kurung, apakah kata yang berada dalam
   kurung itu mengubah jenis kata/kelas kata.
Contoh ; Ledakan penduduk menyebabkan lajunya
         urbanisasi. (penyebab)
Menjadi
         penyebab lajunya urbanisasi adalah ledakan
         penduduk.
   Apakah kata yang berada dalamkurung tersebut
    mengubah kategori kata atau tidak
Contoh;
me(N) mempunyai kategori        aktif
Di     mempunyai kategori       pasif
a. Penelitian itu memerlukan tikus. (diperlukan)
- Tikus diperlukan untuk penelitian.
   Bila Anda mengalami kesulitan, ajukan pertanyaan
    pada kata yang ada dalam kurung.
Contoh
b. Penyebab lajunya urbanisasi adalah/yaitu ledakan
   penduduk
    Mengubah kalimat dengan memindahkan letak gatra


      Kata/kelompok kata yang mempunyai fungsi dalam kalimat



                                            S, P, atau O
Syarat
     bagilah kalimat itu berdasarkan gatra, misalnya dalam satu kalimat ada 4
      gatra
contoh : Dua hari yang lalu  teman saya  pergi  ke manila.
                  1                 2           3          4
     pindahkan gatra-gatra tersebut agar kalimat bervariasi
4–1–2–3
1 – 3 – 2- 4
dst…
     pada waktu memindahkan gatra, dilarang menambahkan/mengurangi
      kata.

								
To top