Docstoc

OTO.KR01.016.01_Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Document Sample
OTO.KR01.016.01_Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Powered By Docstoc
					Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan

KODE UNIT JUDUL UNIT

: :

OTO.KR01.016.01 Mengikuti Prosedur Keselamatan Kerja Kesehatan dan

DESKRIPSI UNIT :

Unit ini mengidentifikasikan kompetensi yang dibutuhkan untuk: menghindari bahaya pada tempat kerja pemeliharaan kebersihan perlengkapan area kerja pengidentikasian jenis perlengkapan kebakaran dan penggunaannya prosedur pelaksanaan gawat darurat mengikuti prosedur keselamatan yang meliputi pertolongan pertama dan CPR.

ELEMEN KOMPETENSI 01 Mengikuti prosedur pada tempat kerja untuk mengidentifikasi bahaya dan penghindarannya 1.1

KRITERIA UNJUK KERJA Mengenali bahaya pada area kerja dan melakukan tindakan pengontrolan yang tepat. Mengikuti kebijakan yang syah pada tempat kerja dan prosedur pengontrolan resiko. Mematuhi tanda bahaya dan peringatan. Pemakaian pakaian peangamanan sesuai SI (Standard Intenational). Penggunaan teknik dan pengangkatan/ pemindahan secara manual yang tepat. Perlengkapan dipilah sebelum melakukan pembersihan dan perawatan secara rutin. Penggunaan metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. Peralatan dan area kerja dibersihkan/dipelihara sesuai dengan keamanan, jadwal pemeliharaan berkala, tempat penerapan dan spesifikasi pabrik.

1.2

1.3 1.4

1.5

02

Memelihara kebersihan perlengkapan dan area kerja

2.1

2.2

2.3

69
Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan

ELEMEN KOMPETENSI 03 Menempatkan dan mengindentifikasi jenis pemadam kebakaran, penggunaan dan prosedur pengoperasian ditempat kerja 3.1

KRITERIA UNJUK KERJA Pengidentifikasian pemadaman kebakaran yang sesuai pada tipe yang tepat untuk lingkungan tempat kerja. Seluruh kegiatan penerapan pemadaman kebakaran dan prosedur kerja diidentifikasikan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Mengikuti prosedur perlindungan mesin pada saat tanda bahaya muncul. Mengikuti prosedur alarm/peringatan/evakuasi di tempat kerja. Mengikuti prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat untuk melindungi mesin pada saat keadaan tanda bahaya muncul. Pelayanan darurat yang profesional dan tepat untuk memanggil pertolongan dengan segera dilakukan oleh orang yang berkuasa untuk melakukan hal tersebut. Kebijakan/prosedur keamanan dijalankan berdasarkan pelatihan perusahaan dan undangundang yang berlaku. Seluruh keamanan yang berhubungan dengan kejadian dicatat\dilaporkan pada formulir yang sesuai. Seluruh staf disarankan menggunakan prosedur keamanan perusahaan dan metode yang tepat dalam penerapannya. Seluruh kegiatan pertolongan pertama yang dilakukan dicatat/ dilaporkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undangundang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

3.2

04

Melaksanakan prosedur darurat

4.1

4.2

4.3

4.4

05

Menjalankan dasardasar prosedur keamanan

5.1

5.2

5.3

06

Melaksanakan prosedur penyelamatan pertama dan Cardio-PulmonaryResusciation (CPR)

6.1

70
Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan

Batasan Variabel 1. Batasan konteks: Standar kompetensi ini digunakan untuk jasa pelayanan pemeliharaan/servis & perbaikan di bidang perbengkelan. 2. Sumber informasi/dokumen dapat termasuk: 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8 2.9 3. Spesifikasi pabrik kendaraan SOP (Standard Operation Procedures) perusahaan Lembaran data keamanan material Prosedur evakuasi darurat/kebakaran Kebijakan/prosedur keamanan Prosedur/kebijakan kecelakaan Prosedur/kebijakan tanda bahaya Prosedur pertolongan pertama dan CPR (Cardio-PulmonaryResusciation) Persyaratan di tempat kerja/industri

Pelaksanaan K 3 harus memenuhi: 3.1 3.2 Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Ketentuan di bidang industri.

4.

Sumber– sumber dapat termasuk: 4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 4.6 Perlengkapan kebakaran, pertolongan pertama, perlengkapan CPR. Pakaian keamanan individual. Perlengkapan dan bahan kebersihan. Perlengkapan yang sesuai, perlengkapan dan permesinan. Bahan pembersih dan pelumas. Pakaian yang aman.

5.

Kegiatan: Kegiatan harus dilaksanakan dibawah kondisi kerja normal dan harus termasuk: 5.1 5.2 5.3 5.4 Pembersihan peralatan/area tempat kerja dengan bantuan mesin atau secara manual. Laporan/mencatat kecelakaan dan bahaya-bahaya yang potensial. Melakukan simulasi pertolongan pertama dan CPR. Melaksanakan keputusan dalam komite manajemen K 3.

Panduan Penilaian 1. Konteks: 1.1 1.2 Pengetahuan dan ketrampilan dasar dapat dinilai melalui pekerjaan dan tidak melalui pekerjaan. Penilaian ketrampilan dapat dilakukan setelah periode pelatihan yang diawasi dan pengalaman melakukan sendiri pada tipe yang sama. Jika kondisi tempat kerja tidak memungkinkan, penilaian dapat dilakukan melalui simulasi.
71
Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan

1.3

Hasil yang telah ditentukan harus dapat tercapai tanpa pengawasan langsung.

2.

Aspek-aspek penting: Kompetensi penting diamati secara menyeluruh agar mampu menerapkan kompetensi pada keadaan yang berubah-ubah dan merespon situasi yang berbeda pada beberapa aspek-aspek berikut: 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 Pelaksanaan prosedur darurat. Pemilihan yang tepat untuk perlengkapan kebakaran jika dibutuhkan. Pemeliharaan kebersihan mesin, perlengkapan pada area kerja. Pengidentifikasian dan pencegahan bahaya di tempat kerja. Penerapan prosedur pertolongan pertama dan CPR. Penerapan prosedur keamanan dasar.

3

Pengetahuan dasar: 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6 3.7 3.8 3.9 3.10 3.11 Undang-undang tentang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Prosedur keamanan tempat kerja Persyaratan pemeliharaan perlengkapan dan area kerja Identifikasi bahaya dan pencegahan dalam tempat kerja Prosedur pertolongan pertama Prosedur CPR Prosedur keamanan dasar Penggunaan dan penerapan alat pemadaman kebakaran yang tepat Prosedur penanganan secara manual Syarat keselamatan diri Simbol-simbol bahaya.

4.

Penilaian praktek: 4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 4.6 4.7 4.8 4.9 4.10 4.11 Mengakses informasi yang aman Memelihara catatan yang berhubungan dengan keamanan Menggunakan perlengkapan dan perlengkapan yang benar Melaporkan dan/atau mengurangi bahaya-bahaya potensial Memelihara kebersihan mesin, perlengkapan dan area kerja Menempatkan dan mengidentifikasi perlengkapan pemadam kebakaran Melaksanakan prosedur-prosedur darurat Melakukan prosedur-prosedur keamanan dasar Bertindak sesuai dengan keadaan bahaya Menggunakan teknik penanganan secara manual Memperagakan prosedur pertolongan pertama dan CPR.

5. 6

Ketrampilan berbahasa, perbendaharaan dan perhitungan Keahlian berbicara dan mendengarkan meliputi: 6.1 6.2 6.3 Mendengarkan dan mengikuti instruksi verbal yang berhubungan dengan prosedur keselamatan Menjelaskan seluruh evakuasi dan kebutuhan keamanan untuk pelanggan dalam situasi darurat Menghubungi dan memberikan informasi untuk pelayanan darurat
72

Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan

6.4 6.5 6.6 6.7 6.8 6.9 7.

Melaporkan dengan telepon kepada perusahaan atau jasa pelayanan darurat mengenai tindakan yang telah diambil dalam situasi darurat Melaporkan dengan telepon kepada perusahaan atau pelayanan darurat seluruh tindakan yang telah dilakukan dalam situasi darurat Melaporkan kepada staf atau pelanggan tentang semua kecelakaan yang diterima pada situasi darurat Laporan secara lisan mengenai situasi bahaya dan kecelakaan Menanyakan pertanyaan untuk mencari tahu informasi keamanan perusahaan Mendengarkan dan memahami informasi keamanan perusahaan.

Ketrampilan menulis dan membaca dapat termasuk: 7.1 7.2 7.3 7.4 7.5 Pencatatan semua keamanan yang berhubungan dengan kejadian pencatatan Pembacaan dan pemahaman tanda keselamatan dan peringatan Membaca dan memahami label kimia dan lembaran data keamanan Membaca dan memahami spesifikasi pabrik untuk perlengkapan Mencatat dan melaporkan tindakan pengamanan terhadap kecelakaan yang terjadi dalam formulir perusahaan, contoh formulir kecelakaan, formulir laporan bahaya Mencatat informasi dalam komputer.

7.6 8

Unjuk Kerja dari ketrampilan yang diperlukan: 8.1 Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

8.2

8.3

Kompetensi Kunci No 1 2 3 4 5 6 7 Kompetensi Kunci Dalam Unit Ini Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas Bekerja dengan orang lain dan kelompok Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika Memecahkan masalah Menggunakan teknologi Tingkat 2 1 1 1 2 1

73
Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: SKKNI, OTOMOTIF
Stats:
views:14043
posted:8/9/2009
language:Indonesian
pages:5