PENGANTAR MANAJEMEN KEUANGAN (DOC) by jizhen1947

VIEWS: 259 PAGES: 10

									                       MANAJEMEN SUMBER DANA

TIGA JENIS SUMBER DANA, yaitu :
A. Sumber intern : hasil operasi perusahaan
B. Sumber ekstern : pinjaman dari pihak luar
C. Modal sendiri : dari pemilik perusahaan



A. SUMBER INTERN

pembelanjaan intern  Laba
pembelanjaan intensif  akumulasi depresiasi.



                    MODAL
                    KERJA


                                        BARANG JADI      LABA
    KAS                                 PENYUSUTAN    AKUM. PENYUS

                    AKTIVA
                    TETAP

                  PENYUSU
                    TAN




B. SUMBER EKSTERN

Berdasarkan jangka waktunya :
1. Pinjaman jangka pendek  Maks 1 Th
2. Pinjaman jangka menengah  1 s/d 5 Th
3. Pinjaman jangka panjang  Min 5 Th




                                                                     1
1. Pinjaman Jangka Pendek
   a) Pos-pos akrual (Accruals)
   b) Kredit leveransir / Utang Dagang (trade credit)
   c) Promes
   d) Wesel
   e) Akseptasi bank
   f) Warkat komersial (Commercial paper)
   g) Kredit beragunan (Secured loan)
   h) Pembiayaan melalui piutang usaha
   i) Pembiayaan dengan persediaan

2. Pinjaman Jangka Menengah
   a.Kredit Modal kerja permanen (KMKP)
   b.Kredit Investasi Kecil (KIK)
   c.Leasing :        1) Sale and lease back
                      2) Operating Leases atau Service Leases
                      3) Financial Leases

2. Pinjaman Jangka Panjang
    a.Kredit Hipotek
    b.Kredit Obligasi :
      1) Income bonds  jika rugi bunga dibayar secara kumulatif
      2) Participating bonds  bunga tetap + bagian laba
      3) Convertible bonds  dapat ditukar dg saham
      4) Registered bonds  mencantumkan nama pemilik
      5) Sinking funds bonds pelunasan pinjaman obligasi diangsur
      6) Guaranteed bonds  jaminan dari perusahaan penerbit + perusahaan lain.
      7) Joint bonds,  pinjaman obligasi oleh dua perusahaan/lebih.

C. MODAL SENDIRI
   Kebaikan modal sendiri:
   1. Tidak dibebani bunga
   2. Meningkatkan kemampuan untuk bertahan jika terjadi depresi.
   3. Tidak perlu dipikirkan masalah pinjaman
   4. Pendapatan perusahaan tidak perlu dibagikan kepada kreditur.
   5. Jika perusahaan dilikuidasi, kekayaan perusahaan hanya dibagi diantara
      pemiliknya.

   Perusahaan perseorangan  MS berasal dari pemilik  pengelolanya.
   Firma  MS berasal dari beberapa pemilik  mengelola bersama
   CV  MS berasal dari pemilik (pengelolanya) + pemilik komanditer.
   PT  MS dari pemiliknya  penjualan saham: Saham Biasa & saham preferen



                                                                                  2
    STATUSNYA    PRIODENYA    JENISNYA


                                KREDIT
                               PENJUAL

                                KREDIT
                 JANGKA
                               BANK/LKL
                 PENDEK
                                KREDIT
                               PEMBELI      E

                                            K

      KREDI                  KREDIT BANK    S
       TUR       JANGKA                     T
                MENENGAH
                               LEASING
                                            E
S
U                              HIPOTEK      R
M                JANGKA
                PANJANG                     N
B                              OBLIGASI
E
R
                               PARTNER
M
O                               SAHAM
D                JANGKA
                PANJANG
A
L                            PENYERTAAN
                                BANK
      PEMI
       LIK
                             LABA DITAHAN   I
                                            N
                 JANGKA                     T
                MENENGAH      AKUMULASI     E
                                            R
                             PENYUSUTAN
                                            N




                                            3
PERHITUNGAN RATE (biaya efektif) Pinjaman Jangka Pendek:

1. Sumber Tanpa Agunan
   Pos-pos akrual (Accruals) :
     Sebagai pembiayaan sprontan  Utang Upah, Utang Gaji, dsb

   Kredit leveransir / Utang Dagang
     Manfaat : mudah diperoleh, informal dan fleksibel

                 Bunga     360
     Rate               
              Nilai Pokok Periode

     Hitung rate untuk :2/10,N/30; 2/10,N/60; 5/10,N/30 dan 5/10,N/60 ?
                                             2 360
                                       Rate   
                                            98 20
     Contoh untuk syarat 2/10,N/30 :                       , hitung rate lainnya ?
                                             720
                                     Rate         36,73%
                                            1.960

   Wesel, Promes dan Akseptasi Bank
     Wesel : surat perintah untuk membayar  Promes : surat janji untuk membayar
     Bunga Wesel : Berbunga dan tanpa bunga
     Jika wesel/promes diaksep oleh bank  Akseptasi Bank

   Warkat komersial (Commercial paper)
     Manfaat : suku bunga rendah, tanpa rekening penyeimbang, jumlah dana besar
     dan sebagai prestise perusahaan.
              Bunga  Fee Agen    360
     Rate                     
                Nilai Pokok      Periode

     Hitung rate jika CP senilai Rp 100 juta, berjangka 270 hari, bunga 12% dan fee
     agen Rp 100.000 ?
     Bunga = 100.000.000 x 12% x 270/360 = Rp 9.000.000
                      Rp 9.000.000  Rp100.000           360
     Rate                                                   13,35%
              Rp 100.000.000 - Rp100.000 - Rp 9.000.000 270

   Kredit Bank
     Line of credit  revolving trade agreement
                 Bunga          360
     Rate                              atau
            Pokok Pinjaman Periode
                       Bunga               360
     Rate                             
            Pinjaman - Rek. Penyeimbang Periode




                                                                                      4
     Contoh : Line credit $ 300.000, rekening penyeimbang 10%, bunga 12%/th
     Jika Perush telah meminjam $ 200.000 selama 6 bulan, hitung rate ?
     Pokok = $ 200.000 / 0,9 = $ 222.222
     Bunga = $ 222.222 x 12% x 6/12 = $ 13.333,32 , jadi :

               $13.333,32 360
      Rate                   13,33%
                $ 222.222 180

     Transaction loan  menerbitkan surat promes

2. Kredit beragunan (Secured loan)
    Pembiayaan melalui piutang usaha (pledging of account) dijaminkan
      kepada bank
               Bunga  Biaya lain - lain    360
      Rate                              
                Kredit yang diterima       Periode
     Hitung Rate, jika diketahui rata-rata penjualan kredit per bulan $ 100.000, syarat
     penjualan Net 60, piutang dagang $ 200.000, kredit 70% dari piutang, bunga 13%
     di atas prime rate, biaya lain-lain 1% dari penjualan dan prime rate 10% ?
     Jawab :
     Bunga = 13% x 70% x $ 200.000 = $ 18.200
     Biaya lain-lain = 1% x $ 100.000 x 12 bulan = $ 12.000
     Kredit yang diterima = 70% x $ 200.000 = $ 140.000, jadi

               $18.200  $12.000 360
      Rate                           21,57%
                   $ 140.000      360

   Anjak Piutang (Factoring)
     Disamping bunga, biasanya Factor akan membebankan biaya penilaian piutang,
     dan kredit yang diterima dikurangi fee (biaya penagihan = 1-3%) dan reserve 6-
     10% dari nilai nominal. Kredit = $ 100.000, Net 60 = 60/360 = 1/6. Biaya penilaian
     piutang 1%.
               Bunga  Biaya penilaian piutang    360
      Rate                                    
                   Kredit yang diterima          Periode

     Mengikuti contoh sebelumnya :
     Bunga = 13% x 70% x $ 100.000 x 1/6 = $ 1.516,67
     Jika Biaya penilaian piutang= 1% x $ 100.000 = $ 1.000
     Kredit yang diterima = 70% x $ 100.000 = $ 70.000, maka

               $ 1.516,67  $1.000 360
      Rate                            21,57%
                    $ 70.000        60




                                                                                          5
  Jika nilai piutang yang diagunkan $ 100.000, jangka waktu 60 hari, biaya
  Penagihan 2%, reserve 6%, dan bunga pinjaman 1% per bulan, hitung rate ?

  Nilai nominal pinjaman                 $ 100.000
  (-) Biaya penagihan (2% x $ 100.000)    ( $ 2.000)
  (-) Reserve (6% x $ 100.000)            ( $ 6.000)
  (-) Bunga (1% x 70% x$ 100.000 x 2 bln) ( $ 1.840)
          Kredit yang diterima             $ 90.160

            $ 1.840  $2.000 360
   Rate                         25,55%
                $ 90.160      60

 Pembiayaan dengan persediaan

            Bunga  Biaya pengawasan persediaan    360
   Rate                                        
                   Kredit yang diterima           Periode

  Contoh : Nilai persediaan $ 200.000, kredit 70% dari nilai persediaan, bunga 14%
  per thn dan biaya pengawasan persediaan $ 2.000, periode 2 bulan, hitung rate ?
  Jawab :
  Bunga = 14% x 70% x $ 200.000 x 60/360 = $ 3.267, jadi

            $3.267  $2.000 360
   Rate                        22,57%
               $ 140.000     60




                                                                                     6
    PEMBIAYAAN DG LEASING
    1) Sale and lease back
    2) Operating Leases atau Service Leases
    3) Financial Leases atau Capital Lease

    Analisis Leasing – Pembelian :

                                          Hitung
                                          NPV (P)


                          Ya                                Tidak
                                       NPV (P) ≥ 0

                 Hitung                                            Hitung
                 NAL                                               NAL



                NAL > 0                                           NAL > 0
       Ya                      Tidak                      Ya                      Tidak


    Pilih                   Pilih                                                 Tolak
   Leasing                Pembelian                                               Proyek

                                                     NAL + NPV (P) ≥ 0
                                              Ya                         Tidak


                                             Pilih                       Tolak
                                            Leasing                      Proyek

SOAL :
PT PLN memutuskan untuk mengadakan sebuah mesin PLTB baru. Dg harga $ 15.000.000, dan untuk
keperluan perpajakan akan disusutkan hingga mencapai nilai likuidasi = 0 selama 5 tahun. Namun diakhir
tahun kelima mesin tsb masih memiliki nilai likuidasi sebesar $ 2.100.000, pajak marginal sebesar 30%.
Sehingga nilai likuidasi yang dinikmati perusahaan tinggal $ 1.470.000. Metode penyusutan garis lurus,
pendapatan tunai diharapkan naik sebesar $ 5.000.000 per tahun selama 5 tahun. Pendapatan tsb sudah
dikurangi biaya-biaya operasional (kecuali biaya depresiasi dan pajak). target rasio utang 40% untuk proyek
tsb dengan patokan biaya modal 12% per tahun. PT PLN dapat memperoleh kredit dg bunga 10% per tahun,
jika memilih leasing perusahaan membayar biaya sewa $ 4.200.000 per tahun dan biaya operasional
ditanggung lessor sebesar $ 1.000.000/th.
Diminta :
1) Susun cashflows
2) Tentukan apakah investasi mesin baru tsb layak (gunakan criteria NPV)
3) Apakah PT PLN akan menggunakan leasing atau beli melalui kredit mesin tsb
                                                                                                 Jawab
   Rumus
    NAL =                                    -

 Ot=Cash flows operasional dibayar oleh lessor, Rt=By sewa tahunan, T=Tk Pajak, It = By Bunga Leasing,
 D=Depresiasi, V=Nilai sisa, K=Tk Diskonto, IO=Harga aktiva, R=Bunga Pinjaman
                                                                                                          7
ISTILAH-ISTILAH DASAR :

   NILAI PARI (NILAI NOMINAL) : $ 1,000
   SUKU BUNGA KUPON : 13%
   MATURITAS (JATUH TEMPO)
   TRUSTEE (PENGAWAS KEUANGAN)
   IDENTUR (PERJANJIAN RESMI)
   CURRENT YIELD :
     PEMBAYARAN BUNGA
    ------------------------------------
    HARGA PASAR OBLIGASI

  YIELD TO MATURITY
             I           M
 Po = ∑ ---------- + -----------
       (1 + Kd)t     (1 + Kd)n

   PERINGKAT OBLIGASI

                       Investment Grade                             Junk Bond
Standard & Aaa          Aa         A        Baa         Ba         B         Caa         C
Poor Corp.
           AAA          AA         A        BBB         BB         B        CCC          D
Moody’s

   BOND REFUNDING

Contoh :
PT X yg memiliki obligasi $ 50 juta, bunga 9%, maturitas 20 th, tax 34%, diskonto dan biaya
pengambangan lainnya yg tidak diamortisasi $ 3 juta.
Obligasi disertai call provision dan bisa dibeli kembali seharga $ 104 / lbr (nilai nominal $ 100)
Jika suku bunga terus merosot, obligasi lama diganti dg obligasi baru sebesar $ 50 juta,
maturitas 20 th, tapi bunga 8%. Setelah biaya pengambangan PT akan memperoleh $ 48 juta.
Berarti diskonto = $ 50 juta - $ 48 juta = $ 2 juta.
Jika PT mengeluarkan biaya penerbitan $ 400.000, periode overlap (beredar bersamaan).
Karena pajak marginal 34%, maka tk diskonto yg layak = 8% (1 – 34%) = 5,28%
Apakah pembelian kembali obligasi layak untuk dilakukan ?


                                                                                                8
    ILUSTRASI KALKULASI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI :

    Langkah 1 : HITUNG PENGELUARAN AWAL

    a. Tentukan selisih antara pemasukan yg diterima dari
       penerbitan obligasi baru dan pengeluaran untuk membeli
       obligasi lama :
       - Bi pembelian kembali obligasi lama :
            ($ 50.000.000 x 1,04)                                           $ 52.000.000
       - Hasil penerbitan obligasi baru setelah dikurangi biaya               48.000.000
       - Selisih antara pemasukan dan pengeluaran                           $ 4.000.000
    b. Hitung seluruh penerbitan dan selama periode overlap :
       - Biaya penerbitan obligasi baru                         $ 400.000
       - Pembayaran bunga obligasi lama selama period overlap       375.000
    c. Tambahkan ke total pengeluaran awal                                  $ 775.000
                                                                            $ 4.775.000
    d. Hitung biaya-biaya terpotong pajak :
       - Biaya bunga selama periode overlap                     $ 375.000
       - Diskonto dan biaya pengambangan yg tidak diamortisasi $ 3.000.000
       - Call premium                                             2.000.000
       - Total                                                  $ 5.375.000
    e. Dikurangi penghematan pajak
        (total biaya terpotong pajak x tk pajak marginal, 34%)  x 0,34      $ 1.827.500
    f. Total Pengeluaran Awal                                               $ 2.947.500


    Langkah 2 : HITUNG KEUNTUNGAN KAS TAHUNAN KARENA PENGGANTIAN OBLIGASI
    LAMA

    a. Hitung biaya bunga tahunan (9% x $ 50.000.000)                  $ 4.500.000
    b. Hitung biaya-biaya terpotong pajak :
       - Biaya bunga tahunan                               $ 4.500.000
       - Amortisasi tahunan atas biaya pengambangan dan
           diskonto obligasi lama ($3.000.000/20)              150.000
       - Total                                             $ 4.650.000
    c. Dikurangi penghematan pajak tahunan
       (total by terpotong pajak x tk pajak marginal, 34%) x 0,34      $ 1.581.000
    d. Total keuntungan dari penghapusan obliasi lama                  $ 2.919.000
l




                                                                                       9
    Langkah 3 : HITUNG CASH FLOWS TAHUNAN DARI PENERBITAN OBLIGASI BARU

    a. Hitung biaya bunga tahunan (8% x $ 50.000.000)                     $ 4.000.000
    b. Hitung biaya-biaya terpotong pajak :
       - Biaya bunga tahunan                                  $ 4.000.000
       - Amortisasi diskonto obligasi tahunan ($2.000.000/20)     100.000
       - Amortisasi tahunan biaya penerbitan Obligasi
           ($400.000/20)                                           20.000
       - Total                                                $ 4.120.000
    c. Dikurangi penghematan pajak tahunan
       (total by terpotong pajak x tk pajak marginal, 34%)    x 0,34      $ 1.400.800
    d. Total cash flow tahunan dari penerbitan obligasi baru              $ 2.599.000
l

    Langkah 4 : HITUNG KEUNTUNGAN KAS BERSIH TAHUNAN (SELISIH ANTARA
                KEUNTUNGAN DAN BIAYA TAHUNAN) DARI PEMBELIAN KEMBALI
                OBLIGASI

    a. Tambahkan keuntungan : keuntungan kas tahunan dari
       penarikan obligasi lama (dari langkah 2)                          $ 2.919.000
    b. CASH FLOWS TAHUNAN DARI PENERBITAN OBLIGASI
       BARU (dari langkah 3)                                              2.599.000
    c. Keuntungan kas bersih tahunan keseluruhan                         $ 319.000


    Langkah 5 : HITUNG NILAI SEKARANG DARI KEUNTUNGAN KAS TAHUNAN SELAMA 20
                TAHUN

    a. Kenaikan diskonto atas anuitas tahunan selama 20 tahun
       (dari langkah 4) : ($ 319.000 x (PVA n=20, i=5,28%)               $ 3.892.471
       ($ 319.000 x 12.1715778) =


    Langkah 6 : HITUNG NILAI SEKARANG DARI KEPUTUSAN PEMBELIAN KEMBALI
                OBLIGASI

    a. Nilai sekarang dari keuntungan kas bersih tahunan (dari
       langkah 5)                                                        $ 3.892.471
    b. Kurangi dengan pengeluaran awal (dari langkah 1)                    2.947.500
    c. Nilai bersih sekarang                                             $ 944.971




                                                                                   10

								
To top