APAKAH TERDAPAT HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN

					      KENAIKAN PANGKAT
      DG PENGEMBANGAN
KEPROFESIONALAN BERKELANJUTAN

        Dr. SOPAN ADRIANTO
                                CV’ KU
   NAMA     : SOPAN ADRIANTO
   ALAMAT     : KOMPLEK TVRI BLOK A-1/6
                KEL.JATIRAHAYU PONDOK MELATI
    T/TGL L   : PEMALANG, 07- 11 - 1963
    PENDIDIKAN: S3 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
    PEKERJAAN : KEPALA PUSAT PELATIHAN GURU & TENAGA
                KEPENDIDIKAN ( P2GTK ) PROV.DKI JKT
              : DOSEN PACASARJANA (S3) UNIV.NEGERI.JKT
                DOSEN PASCASARJANA (S2) UHAMKA JAKARTA
                DOSEN PASCASARJANA (S2) STIAMI JAKARTA
    ORGANISASI: IKATAN SARJ MNJMN PEND IND ( ISMaPI) JKT
               ASSOCIATION FOR EDUCATIONAL
                COMMUNICATIONS AND TECHNPLOGY (AECT)/USA
               THE INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY
    PHONE     : 081314992229
    Email
9/17/2011     : sopansop@yahoo.com
I. TUNTUTAN MASYARAKAT (Domain Private &
   Society) Akan suatu pelayanan optimal dari Domain
   Publik yang diikuti dengan suatu pergeseran
   Paradigma “From Need To Right”, dengan
   fenomena Demanding Community dan juga karena
   adanya “Knowledge Based Society” But Not
   Participation.

II. CULTURE yg berlaku dipengaruhi dan mempengaruhi
    perilaku Individu dan Perilaku Organisasi.
       III. UNDANG-UNDANG
  KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK


mendorong terjadinya reformasi penyelenggaraan
pemerintahan ke arah yang lebih transparan,
akuntabel, partisipatif, efektif, dan efisien,
serta sesuai dengan aturan hukum yang ada dan
kebijakan pemerintah akan makin mudah diakses dan
diawasi publik

             REFORMASI
        PELAYANAN INFORMASI
               PUBLIK
                          4. PENDIDIKAN KARAKTER
                Agama, Pancasila,
                   UUD 1945,
                                    PROSES PEMBUDAYAAN DAN
                 UU No. 20/2003     PEMBERDAYAAN
                  ttg Sisdiknas               INTERVENSI



                                        SATUAN                   MASYA-
    Teori                                             KELUARGA   RAKAT
                   Nilai-nilai                                             Perilaku
Pendidikan,                            PENDIDIKA
 Psikologi,         Luhur                                                 Berkarakter
                                          N
Nilai, Sosial
  Budaya



                  Pengalaman                       HABITUASI
                  terbaik (best
                  practices)dan
                  praktik nyata


                                          PERANGKAT PENDUKUNG
                                      Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya,
                                      Lingkungan, Sarana dan Prasarana,
                                      Kebersamaan, Komitmen pemangku
                                                 kepentingan.
                                                                                        5
                                               Kebijakan Umum
                                                    Daerah
              INTERNAL :
              Tuntutan guru
              profesional

                                         WAY
TANTANGAN                                OUT
                                                     PKB




            EKSTERNAL :
            Masyarakat dengan 2 Ciri :
            1.Knowledge based society.         Kebijakan Teknis
            2. Demanding Community.                  SKPD
            3. From Need to be Right
  Sebagai seorang
   manusia
Terkadang...
merasakan

      JENUH !!!
LELAH !!!
Cepat
MENYERAH!!!
Kurang kreatif inovatif
Karena   ILMU yang terbatas
Bagaimana Menghadapi
itu semua?
Lihatlah Lebih Dekat
  Diri kita…..
Dapatkan Perspektif.
     Adalah penting mengetahui
 kemana kita menuju sebelum kita
                mulai melangkah


    Kita tidak bisa mencapai apa pun
yang penting sebelum kita mengetahui
              kemana kita akan pergi.
Mulailah dari „kertas   kosong‟.
Jangan terjebak dengan apa yang
           dilakukan selama ini.
      “Mengapa kita harus selalu
  melakukan hal-hal seperti yang
                  sekarang ini?”
   Berpikirlah secara praktis
dan sederhana. Kompleksitas
        adalah pemborosan.
        “Be Clear in Mind.”
Lihatlah kenyataan apa adanya.
     Jangan membuat skenario
     berdasarkan angan-angan.
 Perolehlah ide-ide baru dari siapa
saja dan dimana saja. Selalu ada ide
 yang lebih baik. Adalah ide yang
 akan membawa perubahan besar,
   dan hal-hal besar berasal dari
    sebuah ide yang sederhana.
Selalu miliki „Plan B‟, bila hal-hal
     berjalan tidak seperti yang
    diharapkan. Bersiaplah untuk
     hal-hal yang tak diinginkan.
Learn from your past, not live in it




        Belajarlah dari masa lalu Anda,
              bukan hidup didalamnya
Have Fun.
     UNTUK DIRENUNGKAN

    Kemuliaan manusia dalam
 pandangan Tuhan tidak dilihat
dari berapa banyak ibadah yang di
   lakukan, akan tetapi berapa
   banyak kebaikan yang telah
     ditaburkan pada sesama
SUKSES sejati berpijak pada roadmap kehidupan sejati

        Darimana Aku               Untuk apa Aku            Akan kemana
        berasal ?                     hidup ?               setelah Mati ?

             Hubungan Penciptaan                   Hubungan Pembangkitan

            Hubungan                                 Hubungan Hisab Amal
            Perintah & Larangan



                                      Manusia
        Manusia Lahir                                       Manusia Mati
                                    Kehidupan
                                   Alam Semesta



                                       Hidup                   Manusia
          Manusia
                                      ibadah                   kembali
          diciptakan
                                      kepada                      pada
          Allah SWT
                                     Allah SWT               Allah SWT
KONDISI EKSISTING PNS
PEMPROV. DKI JAKARTA


JUMLAH PEGAWAI BERDASARKAN KELOMPOK/STATUS

      PNS      CPNS     PTT
                                KELOMPOK/
              3%                          JUMLAH
                                  STATUS
        16%                        PNS       67.492
                                   CPNS      13.554
                                   PTT       2.587
                      81%
                                   Total     83.633
 KONDISI EXISTING GURU
    DI DKI JAKARTA
           Guru DPK
             1.882    Guru CPNS
                                     Guru  PNS di DKI
                         3.446
                                    Jakarta berjumlah
                                    36.952 orang
                                    , yang tersebar di
                                    5 wilayah + P
                                    .Seribu

                                     Guru DPK di DKI
                                    Jakarta berjumlah
Guru PNS                            1.882 orang, yang
 36.952                             tersebar di 5
                           TOTAL
                                    wilayah + P. Seribu
                           42.280
                                     Guru CPNS di
                                    DKI Jakarta
                                    berjumlah 3.446
                                    orang, yang
                                    tersebar di 5
                                    wilayah +
                                    P. Seribu
DATA GURU HONOR & BANTU
     DI DKI JAKARTA



       GURU     GURU BANTU
      HONORER      6.952
       11.817




         GURU PNS
          36.952
DATA GURU YANG BELUM S1 PER WILAYAH



                                    Jakarta Timur
                    Jakarta Barat
                                        972
                        472

         Jakarta Selatan
              767


 Jakarta Utara
     572
                                                    JUMLAH
                                                     3,252
           Jakarta Pusat
               469
(Ps 1 (1) UUGD 2005)



             GURU ADALAH PENDIDIK PROFESIONAL
             DENGAN TUGAS UTAMA:



                   MENDIDIK, MENGAJAR,
                   MEMBIMBING, MENGARAHKAN,
                   MELATIH, MENILAI, DAN
                   MENGEVALUASI PESERTA DIDIK


  PROFESIONALISME GURU PLB         29
  13 OKT 2008
                     LAMA                       BARU

1.    MENGAJAR DAN                   1.   DERASNYA INFORMASI
      MENYODORI SISWA                     TIDAK MUNGKIN GURU
      DENGAN MUATAN                       BERSIKAP PALING TAHU
      INFORMASI PENGETAHUAN          2.   GURU MENGAJAR
                                          BAGAIMANA SISWA
2.    GURU DIPANDANG PALING               BELAJAR
      MENGETAHUI DAN
      SATU2NYA SUMBER                3.   BERUSAHA MENDAPATKAN
      INFORMASI                           INFORMASI DARI BERBAGAI
                                          SUMBER /FASILITASI
     PROFESIONALISME GURU PLB   30        KEBUTUHAN SISWA
     13 OKT 2008
                                GURU
               Kualifikasi, Kompetensi, dan Sertifikasi
             Memiliki      Diperoleh melalui pendidikan
             Kualifikasi   tinggi program S1 atau D4
             Akademik
                           Pedagogik: Kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik,
                           perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan
                           pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi
                           yang dimilikinya.

                           Kepribadian: Kemampuan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif,
                           dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia.
G
U                          Profesional: Kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas
                           dan mendalam yang memungkinkannya membimbing peserta didik
            Memiliki       memenuhi standar kompetensi.
R   WAJIB   Kompetensi
                           Sosial: Kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk
                           berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama
U                          pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat
                           sekitar.
                           Sertifikasi Pendidik diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi yang memiliki
             Memiliki      program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi yang ditunjuk
             Sertifikat    oleh Pemerintah.
             Pendidik
                           Pemerintah dan Pemda wajib menyediakan anggaran utk peningkatan
                           kualifikasi akademik & sertfikasi pendidik bagi guru dalam jabatan yang
                           diangkat oleh satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah,
                           Pemda, dan masyarakat
      KEDUDUKAN, FUNGSI, DAN TUJUAN
                              GURU

Kedudukan:
Sebagai tenaga profesional
pada jenjang pendidikan
dasar pendidikan menengah,                Tujuan:
dan pendidikan anak usia
dini pada jalur pendidikan        Berkembangnya potensi
formal, yang dibuktikan          peserta didik agar menjadi
dengan sertifikat pendidik.
                                 manusia yang beriman dan
                                bertakwa kepada Tuhan Yang
Fungsi:                          Maha Esa, berakhlak mulia,
• meningkatkan martabat         sehat, berilmu, cakap, kreatif,
  dan peran guru sebagai        mandiri, serta menjadi warga
  agen pembelajaran,            negara yang demokratis dan
• meningkatkan mutu                  bertanggung jawab.
  pendidikan nasional.
                                    HAK GURU


                                                           Memperoleh kesempatan
Memperoleh         Memperoleh perlindungan,                   utk meningkatkan
penghasilan di     rasa aman & jaminan                      kompetensi, kualifikasi
atas kebutuhan     keselamatan, dan memiliki                   akademik, serta
                   kebebasan berserikat dalam               memperoleh pelatihan
hidup minimum
                   organisasi profesi                        dan pengembangan
                                                               profesi dan cuti

            •Gaji pokok
            •Tunjangan Profesi (yg telah memiliki sertifikat pendidik sebesar 1
             x gaji pokok)
            •Tunjangan Kinerja Daerah
                     KEWAJIBAN GURU



merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses
pembelajaran yang bermutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil
pembelajaran;
meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan
kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan
ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
bertindak objektif dan tidak diskriminatif atas dasar pertimbangan
jenis kelamin, agama, suku, ras, dan kondisi fisik tertentu, atau
latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi peserta didik
dalam pembelajaran;
menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan
kode etik guru, serta nilai-nilai agama dan etika; dan
memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa;
            DKI JAKARTA

     DKI Jakarta memiliki banyak tuntutan
termasuk tuntutan urusan kualitas pendidikan.
  Jakarta juga dikehendaki sebagai barometer
            pendidikan di Indonesia
Perlukah guru
melakukan
pengembangan
profesinya ?
9/17/2011   37
Dengan berlakunya aturan baru untuk kenaikan
pangkat/jabatan guru maka jabatan guru saat ini ada
4 tingkat jabatan, yaitu :

1. Guru Pertama – Pangkat Penata Muda, Golongan
   Ruang III/a dan Penata Muda Tingkat 1, III/b
2. Guru Muda – Pangkat Penata, Golongan Ruang
   III/c dan Penata Tingkat 1, III/d
3. Guru Madya – Pangkat Pembina, Golongan
   Ruang
   IV/a, Pembina Tingkat 1, IV/b, dan Pembina Utama
   Muda, IV/c
4. Guru Utama – Pangkat Pembina Utama Madya,
   Golongan Ruang IV/d dan Pembina Utama, IV/e
        JABATAN FUNGSIONAL GURU
LAMA                         BARU
                    GOLONGAN      PANGKAT               JABATAN
IV/e                IV/e          PEMBINA UTAMA
                                                        GURU
IV/d                IV/d          PEMBINA UTAMA MADYA
                                                        UTAMA
IV/c                IV/c          PEMBINA UTAMA MUDA
IV/b                IV/b          PEMBINA TK. I         GURU
IV/a        (KTI)   IV/a          PEMBINA               MADYA
III/d               III/d         PENATA TK. I          GURU
III/c               III/c         PENATA                MUDA
III/b               III/b (KTI)   PENATA MUDA TK. I
III/a               III/a         PENATA MUDA
                                                        GURU
II/d
                                                        PERTAMA
                    -
II/c                -
II/b                -
II/a                -
9/17/2011                                                         39
Aturan Baru untuk Kenaikan
Pangkat/Jabatan Bagi Guru
1,                                               wajib melaksanakan
   kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif
   guru) yang besarnya 3 angka kredit.
2.                                               wajib melaksanakan
   kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif
   guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya
   inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran,
   karya teknologi/seni) dengan 4 angka kredit.
3.                                              wajib melaksanakan
   kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif
   guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya
   inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran,
   karya teknologi/seni) dengan 6 angka kredit.
    Kenaikan pangkat dari III/d ke IV/a wajib melaksanakan
  kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif
  guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya
  inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat
  pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 8 angka kredit.
5.Kenaikan pangkat dari IV/a ke IV/b wajib melaksanakan
  kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif
  guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya
  inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat
  pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit
    Kenaikan pangkat dari IV/b ke IV/c wajib melaksanakan
   kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif
   guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya
   inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat
   pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit (dan
   harus presentasi di depan tim penilai).
7. Kenaikan pangkat dari IV/c ke IV/d wajib melaksanakan
   kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif
   guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya
   inovatif (karya tulis ilmiah dengan 14 angka kredit.
8. Kenaikan pangkat dari IV/d ke IV/e wajib melaksanakan
   kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif
   guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya
   inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat
   pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 20 angka kredit
Jenis Kegiatan




                 :
                            Kegiatan kolektif ini dapat
berupa Workshop/Lokakarya Penyusunan KTSP,
Penyusunan Bahan Ajar, Penyusunan Soal dan
sejenisnya atau menjadi pembahas/peserta pada
kegiatan ilmiah (seminar, koloqium, diskusi panel).
1. Presentasi pada forum ilmiah (menjadi pemrasaran/narasumber pada
    seminar,lokakarya ilmiah, seminar, koloqium, diskusi panel), untuk
    membuktikannya guru harus menyertakan Makalah Prasarannya untuk dinilai.
2. Laporan hasil penelitian yang dibukukan.
3. Laporan hasil penelitian yang dimuat pada majalah/jurnal
  ilmiah Nasional, Provinsi atau kabupaten/kota yang
  terakreditasi.
4.Laporan hasil penelitian yang diseminarkan di sekolahnya
  dan disimpan di perpustakaan.
5. Makalah tinjauan ilmiah.
    Menulis Artikel Ilmiah Populer pada media massa
   nasional/lokal
7. Menulis Artikel Ilmiah pada majalah/jurnal ilmiah tingkat
   Nasional, provinsi, kabupaten/kota atau sekolah/madrasah.
8. Membuat Buku Pelajaran
9. Membuat Modul/Diktat
10. Membuat Buku dalam Bidang Pendidikan
11. Membuat karya hasil terjemahan
12. Membuat buku pedoman guru
                                           :

1. Menemukan/membuat       Teknologi   Tepat   Guna,                   yang
   selanjutnya disebut KARYA SAINS/ TEKNOLOGI, berupa:

 - Media Pembelajaran/Bahan Ajar Interaktif Berbasis Komputer;
 - Program Aplikasi Komputer
 - Alat/mesin yang bermanfaat untuk pendidikan
 - Alat/mesin yang bermanfaat untuk masyarakat
 - Bahan tertentu hasil penemuan/modifikasi baru
 - Konstruksi dengan bahan tertentu untuk pendidikan atau masyarakat
 - Hasil eksperimen/percobaan sains/teknologi

                                     LAPORAN PEMBUATAN
DAN PENGGUNAAN atau LAPORAN HASIL EKSPERIMEN
2. Menemukan/menciptakan KARYA SENI, berupa :
-




Bukti hasil kinerja yang dinilai adalah berupa LAPORAN PEMBUATAN
DAN BUKTI PUBLIKASI KARYA SENI, dilampiri dengan karya seninya
(untuk karya berupa buku dan sejenisnya) atau foto/film saat membuat
dan dipublikasikan (pameran, pertunjukan dan sejenisnya)
3.Membuat/modifikasi ALAT PELAJARAN,
berupa :
- Alat bantu presentasi
- Alat bantu olahraga
- Alat bantu praktik
- Alat lain untuk membantu kelancaran
pembelajaran/pendidikan
Bukti hasil kinerja yang dinilai adalah berupa
LAPORAN PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN yang  dilampiri
dengan foto pembuatan dan penggunaan.
4. Membuat/modifikasi ALAT PERAGA, berupa:
- poster/gambar untuk pelajaran
- alat permainan pendidikan
- model benda/barang atau alat tertentu
- benda potongan (cutaway object)
- film/video pembelajaran
- gambar animasi komputer
Buktihasil kinerja yang dinilai adalah berupa
LAPORAN PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN yang
dilampiri dengan foto pembuatan dan penggunaan
atau bagi karya hasil komputer maka hasil karya
disertakan dalam CD.
5. Membuat/modifikasi ALAT PRAKTIKUM,




LAPORAN PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN yang
dilampiri dengan foto pembuatan dan penggunaan.
6.Mengikuti kegiatan Pengembangan Standar,
Pedoman, Soal dan sejenisnya


Bukti hasil kinerja yang dinilai adalah
berupa LAPORAN PELAKSANAAN DAN HASIL
KERJA   yang dilampiri dengan contoh
DOKUMEN HASIL KERJAnya dan surat keterangan

dari panitia penyelenggara kegiatan.
suhardjono   2010   55

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:72
posted:9/18/2011
language:Indonesian
pages:55