Docstoc

k3 BEJANA TEKANAN

Document Sample
k3 BEJANA TEKANAN Powered By Docstoc
					ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB
K.3 BEJANA BERTEKANAN
  K.3 BEJANA BERTEKANAN

A.Pengertian : (Permenaker No.01/MEN/1982)

Bejana tekanan adalah bejana selain pesawat
uap yang didalamnya terdapat tekanan yang
melebihi udara luar, dipakai untuk menampung
gas atau gas campuran termasuk udara baik
terkempa menjadi cair atau dalam kea daan
larut atau beku.
     LATAR BELAKANG
A.   Perkembangan Pemakaian
B.   Bahaya & Kecelakaan Kerja
C.   Keterbatasan Peg.Pengawas
D.   Pengawasan belum optimal
E.   Banyaknya BT dari luar Negeri
F.   Konstruksinya dilas
G.   Pengangkutan yang salah
H.   Pengoperasian yang salah
I.   Dll
                TUJUAN
1.   UMUM
     Peserta dapat memahami K3 Uap & BT
2.   KHUSUS
     DAPAT MENJELASKAN :
     a. LATAR BELAKANG
     b. DASAR HUKUM
     c. PENGERTIAN PENGAWASAN
     d. ALAT SAFETY
       RUANG LINGKUP
1.   Dasar Hukum
2.   Pengertian
3.   Pengawasan BT
4.   Alat SafetyPemeriksaan
     dan Pengujian
             Dasar Hukum
1.   Undang-undang No. 1 Th.1970
     tentang Keselamatan Kerja
2.   Undang-undang Uap Th. 1930
3.   Peraturan Uap Th.1930
4.   Permenaker No.PER.01/MEN/1982
     tentang K3 Bejana Tekanan
5.   Permenaker No.PER.02/MEN/1982
     tentang Kwalifikasi juru las
6.   Permenaker No.PER.01/MEN/1988
     tentang Operator PU
7.   Keputusan / Instruksi Menaker
8.   Keputusan/Edaran Dirjen Binawas
9.   Standar Nasional Indonesia maupun
     internasional yang diterima Pemerintah RI
Yang termasuk bejana tekanan
          adalah :
A.   Bejana penampung atau storage
     tank
B.   Bejana pengangkut atau bejana
     bejana transport
C.   Botol baja atau tabung gas
D.   Instalasi atau pesawat pendingin
E.   Instalasi pipa gas atau udara
F.   Reaktor
     ALAT PERLENGKAPAN DAN ALAT
              PENGAMAN
1.   Pelat nama (name plate)
2.   Kran masuk / Keluar
3.   Pengukur tekanan (pressure
     gauge/manometer)
4.   Gelas penduga (level gauge)
5.   Pengukur panas (thermometer)
6.   Tingkap pengaman      (safety valve)
                 Gas Bertekanan

1.   Gas yang dapat mengurangi
     kadar zat asam (O2) (Innert gases =
     Asphisixian gases)
     Argon, Helium, Neon, N2, CO2 dll
2.   Gas mudah terbakar
     (Flammable gases)
     C2H2, H2, Butane, Propane, dll
                    Gas Bertekanan
3.   Gas menyengat (Corrosive gases) Chlore,
     Sulfur dioksida, Anhydrous Amonia, dll

4.   Gas mengoksid (Oxsidizing gases)
                     Gas Bertekanan
5.   Gas campuran
     (Mixture Gases)
     (100%) dan Gas cair (90%)
6.   Gas cair
   (Liquid gases)
7. Gas untuk keperluan kesehatan
   (Medical gases)
   Oksigen, udara tekan
   (Liquid gases)
        K.3 BEJANA BERTEKANAN
B.    Disain / Perencanaan :
1.    Tekanan desain
2.    Tekanan kerja maksimum
3.    Tekanan kerja normal
4.    Tekanan pemadatan
5.    Suhu kerja/operasi
6.    Suhu desain
7.    Nilai tegangan tarik
8.    Nilai tegangan maksimum
9.    Tebal pelat dinding
10.   Effisiensi sambungan las
11.   Nilai batas mulur
         PEMILIHAN MATERIAL :
I.   LOGAM                     II.   NON LOGAM
        Baja tuang                     Kayu
        Baja campuran                  Batu
        Baja lunak (mild steel)        Karet
        Baja tahan karat               Asbes
        Alluminium                     Dll
        Timah
        Tembaga
        Nikel
        Perunggu
        Kuningan
   BENTUK DAN KEDUDUKAN
a. Silindrical BEJANA
b.   Spherical
c.   Dng tutup ellip
d.   Dng tutup torisperical
e.   Dng tutup hemispherical
f.   Dng tutup semi elliptical
g.   Dng tutup rata
h.   Kedudukan horizontal
i.   Kedudukan vertical
       SUMBER BAHAYA
a.   Kebakaran
b.   Keracunan dan iritasi
c.   Pernapasan tercekik/aspisia
d.   Peledakan
e.   Cairan sangat dingin/cryiogenic
      BOTOL BAJA ATAU TABUNG GAS
A. Pewarnaan
NO JENIS GAS                               WARNA             KETERANGAN
1    Gas Oksigen                          Biru Muda
2    Gas Oksigen untuk Kesehatan             Putih
3    Gas Nitrogen                           Abu-abu
4    Gas-gas Mulia (Ar, Kr, Xr,Ne)          Abu-abu
5    Gas Freon                           R12 – Putih
                                      R134a – Hijau Muda
6    Gas-gas beracun (Arsine Carbon
     dioksida, Asam Fenol, dll)
7    Gas-gas menyengat (Amoniak          Kuning muda
     Clor, Sulfur Dioksida)
8    Gas hidrogen                           Merah
9    Gas Hidrokarbon                        Merah
10   Gas Karbondioksida                     Abu-abu
11   Gas-gas campuran                 Sesuai dng jenis gas
                                          campuran
     BOTOL BAJA ATAU TABUNG GAS
B.    IDENTITAS DENGAN HURUF :
      Ditulis huruf balok dan hitam pada bagian tabung yang
      aman
C.    IDENTITAS DENGAN LABEL
     1.   Ditempelkan pada pundaknya
     2.   Ukuran disesuaikan
     3.   Keterangan yang jelas
D.    IDENTITAS DNG PLATNAMA/SLAGLETTER
      Disetempel dipundaknya :
     *Nama pemilik
     *Nama Gas
     *Berat botol baja
     *Tekanan
     *Berat max.gas yang diisikan
     *Volume Air
     *Tanda gas bila Asetyline
     *Bulan dan Tahun Uji pertama
           INSTALASI PIPA
Jaringan pipa yang menghubungka pesawat uap atau
bejana tekanan antara satu sama lainnya atau bagian
buangan

I.     Jaringan pipa gas
II.    Jaringan pipa uap
III.   Jaringan pipa air
IV.    Jaringan pipa cairan lainnya
              PEWARNAAN
NO     PIPA   JENIS FLUIDA /         WARNA
                     GAS
1    Air      Air baku         Biru tua
              Air pendingin    Hijau muda
              Air minum        Hijau tua
              Air proses       Hijau
              Air boiler       Hijau pita aluminium
              Air limbah       Hitam pita hijau
              Air hidrant      Merah
              PEWARNAAN
NO    PIPA    JENIS FLUIDA        WARNA
                    / GAS
2    Minyak   Minyak ringan Hitam
              Minyak berat  Hitam
3    Uap      Uap / Steam   Perak / Silver
             PEWARNAAN
NO    PIPA   JENIS FLUIDA           WARNA
                  / GAS
4    Gas     Gas alam          Violet
             Karbon dioksida   Kuning tua
             Hydrogen          Merah
             Chlorida          Kuning
             Oksigen           Biru muda
             Nitrogen          Abu-abu
            PEWARNAAN
NO   PIPA   JENIS FLUIDA        WARNA
                 / GAS
5           Argon          Abu-abu
            Udara tekan    Biru
            Udara panas    Biru tua
            Amoniaok       Kuning tua
            Gas syntesis   Coklat
              PEWARNAAN
NO PIPA JENIS FLUIDA / GAS                 WARNA
6   Bahan Asam sulfat                Orange
    kimia Aluminium sulfat           Orange berat abu-abu
          Asamphosphoric             Pita kuning coklat
          Larutan urea & carbonate   Mass green/hijau
          Asam fluosilisic           Pita abu-abu coklat
          Larutan benfield           Pita Fan-pink
          Larutan caustic            Pita kuning-hijau
          Caustic soda               Pink
          Kapur                      Putih
          Polimer                    Ungu
            DENGAN TANDA
   Nama fluida/gas
   Besarnya tekanan
   Tanda arah aliran fluida
     RUANG LINGKUP PENGAWASAN K3
           BEJANA TEKANAN
                (Permenaker No.01/MEN/1982)

1.   Perencanaan/desain
2.   Pembuatan
3.   Pemasangan/perakitan
4.   Reparasi/modifikasi
5.   Pemeliharaan
            PRINSIP DESAIN
1.   Gambar konstruksi utama
2.   Gambar bagian / Detail
3.   Prosedur pembuatan
4.   Prosedur Riksa & Uji
       SPESIFIKASI BAHAN
1.   Spesifikasi bahan
2.   Nomor dan tanggal,bln,thn
3.   Ukuran ukuran
4.   Hasil pengujian
5.   Pengesahan/legalisasi

sertifikat bahan diperlukan untuk bagian
konstruksi utama
   METODE KONSTRUKSI
Pesawat Uap dan Bejana tekanan pada
umumnya dikonstruksi dng cara pengelasan,
sedangkan jurulas yang mengerjakan
setidak-tidaknya juru las klas I untuk Ketel uap
dan Klas II untuk Bejana Tekan
(Permenaker No.02/MEN/1982)
      PEMERIKSAAN DAN
         PENGUJIAN
A. PENGERTIAN
 a.   PEMERIKSAAN serangkaian kegiatan
      secara langsung untuk mendapatkan
      identitas secara lengkap
 b.   PENGUJIAN serangkaian kegiatan
      secaralangsung dg memberi beban lebih
      besar dari kapasitasnya
        PEMERIKSAAN DAN
           PENGUJIAN
B. TUJUAN
a.   Jaminan kualitas/mutu
b.   Jaminan perlindungan K3
c.   Mewujudkan kesadaran pentingnya
     kualitas/mutu hasil produksi
d.   Menjamin kesesuaian tujuan pemakai dan
     produsen
e.   Mewujudkan tercapainya kesamaan
     pandangan antara pemakai dan produsen
      PEMERIKSAAN DAN
         PENGUJIAN
C. RUANG LINGKUP

 1.   Tahap Pembuatan (fabrikasi)
 2.   Tahap Perakitan / pemasangan
 3.   Tahap Perakitan / pemasangan
 4.   Reparasi atau modifikasi
 5.   Khusus
      PERIODE RIKSA UJI
PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN
BERKALA :
   Untuk Ketel Uap     : 2 Th sekali
   Untuk Bejana Uap : 4 Th sekali
   Untuk Bejana Tekan : 5 Th sekali
      PERIODE RIKSA UJI
PEMERIKSAAN KHUSUS :
   Ketel Uap rusak waktu operasi
   Ketel Uap berusia 35 Th
   Ketel Uap berusia 65 Th
   Ketel Uap tanpa identitas
                     IDENTITAS :
       A.BOTOL BAJA ATAU TABUNG GAS :
a.   Dengan pewarnaan (hal.32)
b.   Dengan huruf
c.   Dengan label
d.   Dengan pelat nama / slagletter
       1.    Nama pemilik
       2.    Nama pembuat
       3.    No.serie
       4.    Th.pembuatan
       5.    Gas yang diisikan (simbul kimia)
       6.    Berat botol/tabung
       7.    Tekanan yang diijinkan
       8.    Berat mak.gas cair yang diisikan
       9.    Kapasitas tampung air
       10.   Tanda bhn pengisi bila asetylene
       11.   Bulan dan th.uji tekan yang pertama
B. BEJANA PENAMPUNG DAN
    BEJANA TRANSPORT :
a. Dengan pewarnaan
b. Dengan pelat nama
  1. flow diagram
  2. label isi dan data identitas :
  3. nama pabrik pembuat,lokasi pembuatan,th pembuatan
  4. nomor serie
  5. tek.desain dan temperaturnya
  6. kapasitas volumenya
  7. ukuran (diameter x panjang)
  8. jenis NDT
  9. tanggal Hydrostatic test
  10. berat isi bejana dan nama gas
  11. tanda-tanda pengesahan
B. BEJANA PENAMPUNG DAN
    BEJANA TRANSPORT :
c. Dengan tanda-tanda bahaya dan simbul
   - jenis gas
   - symbol/stiker bahaya gas
   - peringatan tanda bahaya
   - khusus bejana transport pakai bendera
     merah
Contoh tanda bahaya/stiker :
1.   AWAS BAHAYA
     GAS MUDAH TERBAKAR
2.   GAMBAR TANDA SILANG DENGAN TENGKORAK
     DAN BERTULISKAN
     AWAS BERBAHAYA GAS BERACUN
3.   DLL
           C. INSTALASI PIPA :
a.   Instalasi pipa diberi warna berbeda menurut
     jenisfluida/gas yang mengalir didalamnya
b.   Identitas dengan tanda
     i. Nama fluida/gas ditulis lengkap dng simbul
          kimianya
     ii. Besarnya tekanan
     iii. Arah aliran fluidanya
D. MUTU CAT DAN CARA PENGECATAN :

1.   MUTU CAT
      daya lekat
      keras dan lentur
      tidakmudah terbakar
      tidak luntur
      tahan cuaca
2.   PENGECATAN BARU
     Dilakukan sesuai jenis medianya
3.   PENGECATAN ULANG
     Pengecatan ulang harus dilakukan karena :
      warna tidak jelas
      penggantian jenis gas
      cat hilang/tertutup >50 %
4.   PENEMPATAN IDENTITAS DNG
     TANDA ATAU PELAT NAMA
     a.   Slagletter pada pundak tabung
     b.   Pelat nama pada bagian yang mudah dilihat
     c.   Slagletter dilarang untuk < 4,0 mm
     d.   Tanda untuk pipa >2 “ ditulis dipipanya dan
          <1,5” digantung
     e.   Pipa terpendam ditulis diatasnya 10 Cm
     IDENTIFIKASI dan ANALISA
          SUMBER BAHAYA
a.   Konstruksi tdk memenuhi
b.   Alat pengaman
           1. Tidak ada
           2. Tidak cukup
           3. Tidak fungsi
c.   Pemeriksaan salah
d.   Proses kerja tidak standart
e.   Pelayanan tidak prosedur
f.   Konstruksi cacat saat operasi
          PENGENDALIAN
a.   Saat pembuatan/perakitan :
          1. Penilaian perencanaan
          2. Penilaian PJK3 Konstruksi
          3. Penilaian PJK3 Inspeksi
b.   Saat pemakaian :
          1. Penilaian perencanaan
          2. Penilaian PJK3 Konstruksi
          3. Penilaian PJK3 Inspeksi
             KESIMPULAN
Untuk menjamin K3 Pesawat uap
dan Bejana Tekanan Harus
memperhatikan :
a.   Pesawat/bejana alat
     perlengkapan/pengamannya
b.   Tenaga kerja yang melayani
c.   Manajemen keselamatan kerja/operasi
PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN

PERSIAPAN – PERSIAPAN :
1.   Penyediaan dokumen terkait
2.   Penyiapan pesawat uap/bejana/instalasi
3.   Penyiapan peralatan/tenaga kerja
4.   Pemasangan rambu
5.   Penyiapan sarana lain yang diperlukan
PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN

PELAKSANAAN :
1.   Riksa sifat tampak dan dimensi
2.   Pengujian tdk merusak yang sesuai
3.   Hydrostatik test
      TERIMA KASIH
WASSALAMU’ALAIKUM WR.WB

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:1828
posted:9/16/2011
language:Indonesian
pages:47