Docstoc

Surat Perjanjian Sewa Rumah

Document Sample
Surat Perjanjian Sewa Rumah Powered By Docstoc
					                                   SURAT PERJANJIAN
                               SEWA KONTRAK RUMAH

Pada hari ini, Senin, tanggal Dua Puluh Bulan Sembilan Tahun Dua Ribu Sebelas (20-09-2011),
bertempat di Malang, yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama           : Paiman

Alamat         : Perum Graha Pesona Blok H1 RT 004/019 Kalurahan Jaten Kecamatan Jaten Kab.
               Karanganyar 57771

No. KTP        : 33.1311.150677.0002

Pekerjaan      : Wiraswasta

Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA



Dengan ini menerangkan bahwa :

Nama           : MISGIYANTI

Alamat         : Jl. Serma Abd. Rahman 09 RT 002 RW 001 Kel. Wiroborang Kec. Mayangan Probolinggo

No. KTP        : 35.7403.680285.0001

Pekerjaan      : Swasta

Selanjutnya di sebut PIHAK KEDUA



Kedua belah pihak sepakat mengikatkan diri dengan perjanjian sewa-kontrak rumah ini dengan
ketentuan sebagai berikut :



                                                Pasal 1

Dalam hal ini, Pihak Pertama menyewakan/mengontrakkan rumah tinggal kepada pihak Kedua yaitu
sebuah bangunan, dinding batu bata, atap genteng, lantai keramik, berikut aliran listrik, dan pompa air,
yang beralamat di Jalan Cengger Ayam IA.
                                             Pasal 2

Kedua belah pihak sepakat bahwa sewa-kontrak rumah tersebut dilangsungkan dan diterima dengan
harga Rp. 15.000.000,00 (Lima Belas Juta Rupiah) selama satu tahun. Uang sewa tersebut telah
dibayarkan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama secara Tunai pada saat ditandatanganinya
perjanjian ini dan perjanjian ini sebagai kuitansinya.

                                             Pasal 3

Jangka waktu perjanjian ini adalah selama 1(satu) tahun, terhitung mulai tanggal Dua Puluh bulan
Sembilan tahun dua ribu sebelas (20-09-2011) sampai dengan tanggal Sembilan belas bulan Sembilan
tahun dua ribu dua belas(19-09-2011).

                                             Pasal 4

Pihak Pertama menjamin bahwa rumah tersebut :

1. Tidak disewakan kepada pihak lain.
2. Tidak dalam sengketa suatu masalah dengan orang lain atau pihak keluarga.


                                             Pasal 5

1. Pihak Kedua wajib memelihara dan memperbaiki kerusakan-kerusakan terhadap rumah tersebut
   selama masa kontrak.
2. Selama masa kontrak Pihak Kedua bertanggung jawab terhadap pembayaran Listrik, Air dan Iuran
   bulanan warga.
3. Ketika masa akhir selesai kontrak Pihak Kedua siap untuk mengecat ulang rumah obyek kontrak.


                                             Pasal 6

Pihak Kedua tidak diperbolehkan menambah/mengurangi bangunan tersebut kecuali ada
kesepakatan/persetujuan dari Pihak Pertama.



                                             Pasal 7

   1. Rumah yang disewakan kepada Pihak Kedua hanya dapat digunakan sebagai Rumah Tinggal bagi
      Pihak Kedua dan Pihak Kedua dapat menyewakan rumah tersebut kepada pihak lain.
   2. Apabila di kemudian hari dipergunakan oleh Pihak Kedua untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan
      perjanjian ini, atau menyalahi/melanggar hukum,maka perjanjian ini berakhir tanpa perlu
      persetujuan dari Pihak Kedua dan Pihak Pertama tidak perlu membayar ganti rugi kepada Pihak
      Kedua.
                                               Pasal 8

Apabila dikehendaki perjanjian ini, dapat diperpanjang setelah jangka waktu selesai, dengan harga sewa
dan syarat-syarat yang akan ditetapkan kemudian secara musyawarah dan mufakat sekurang-kurangnya
2(dua) bulan sebelum masa berakkhir sewa.

                                               Pasal 9

1. Terhadap pembatalan akibat Force Majure, Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat menaggung
   kerugiannya masing-masing.
2. Force Majure yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah suatu keadaan memaksa di luar batas
   kemampuan kedua belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagalkan terlaksananya
   perjanjian ini, seperti bencana alam, epidemic,peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan
   masyarakat, blockade, kebijaksanaan pemerintah khususnya di bidang moneter, kecelakaaan atau
   keterlambatan yang disebabkan oleh keadaan di luar kemampuan manusia.

                                              Pasal 10

1. Apabila terjadi perselisihan antara kedua belah pihak, maka akan diselesaikan dengan cara
   musyawarah untuk mufakat.
2. Apabila dalam musyawarah belum tercapai kata mufakat, maka kedua belah pihak sepakat untuk
   menyelesaikannya melalui jalur hukum
3. Untuk itu, kedua belah pihak memilih domisili hukum yang tetap di Kantor Panitera Pengadilan
   Negeri Malang.

                                              Pasal 11

Demikian perjanjian ini di buat rangkap 2(dua) dengan dibubuhi materai secukupnya, dan di
tandatangani oleh para pihak dalam keadaan sehat jasmani dan rohani serta tanpa adanya paksaan dari
pihak manapun.



PIHAK PERTAMA                                                 PIHAK KEDUA




PAIMAN                                                        MISGIYANTI

Saksi :

    1. ………………………………………………………

    2. ………………………………………………………

				
DOCUMENT INFO
Tags:
Stats:
views:1974
posted:9/16/2011
language:Indonesian
pages:4