EPISIOTOMI_LUKA PERENIUM DAN JAHITAN mama by ayurai

VIEWS: 19,280 PAGES: 37

									By: IGA AJU NITYA D : bidankusahabatku@gmail.com Http :// ayurai.wordpress.com/ BIDANKUSAHABATKU
agustus 2009 Email: bidankusahabatku@gmail.com 1

agustus 2009

1. Definisi 2. Tujuan 3. Indikasi 4. Anatomi 5. Macam macam episiotomy 6. Keuntungan dan kegagalan episiotomy 7. Tehnik epsiotomy Email: 8. Cara menjahit bidankusahabatku@gmail.com

2

1

Tujuan umum : Diharapkan mahasiswa dapat

memahami serta mempraktekkan cara penjahitan luka episiotomy.

2

Tujuan khusus :
- Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian, tujuan, serta indikasi episiotomy - Mahasiswa memahami tehnik pelaksanaan episiotomy - Mahasiswa dapat menjahit luka episiotomy - Mahasiswa mampu menjelaskan keuntungan episiotomy

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

3

Definisi ? Tujuan ? Indikasi ? Anatomi ? Macam episiotomi ? Saat yang tepat ? Tekhnik episiotomi ? Cara penjahitan / merepair ? Sebab-sebab kegagalan episiotomi ?
agustus 2009 Email: bidankusahabatku@gmail.com 4

Suatu potongan yang dibuat di perineum pada akhir kala dua persalinan untuk mencegah robekan atau mempercepat kelahiran bayi. Episiotami adalah; Insisi perinium yang menyebabkan terpotongnya selaput lendir Vagina,cincin himen, jaringan septum, retro vaginal, otot dan fasta perinium serta kulit sebelah depan perinium untuk melebarkan jalan lahir sehingga mempemudah kelahiran (Mansyoer,1999). Prinsip dasar episiotomi adalah pencegahan kerusakan yang lebih hebat pada jaringan lunak akibat daya regang yang melebihi kapasitas adaptasi atau elastisitas jaringan tersebut (Saifuddin , 2002 )
agustus 2009 Email: bidankusahabatku@gmail.com 5

Menurut Manuaba ( 1998

Mencegah ruptur perinei totalis

) Tujuan episiotomi adalah
Mempercepat dengan cara persalinan memperlebar

Mencegah

terjadinya

sistokel,

rektokel, inkontinensia urine/alvi Mencegah ruptur sphincter ani &

jalan lahir lunak
Mengendalikan perinium robekan untuk

rektum
Episiotomi tidak dilakukan secara rutin Penyembuhan ruptur perinei tk III/IV tak baik

mempermudah penjahitan.

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

6

1. 2. 3. 4. 5.

Perineum kaku Letak sungsang Persalinan dengan tindakan (vacum/forleps) Persalinan janin prematur Letak Puncak

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

7

Indikasi Episiotomi
1. Fasilitas untuk persalinan dengan tindakan atau menggunakan instrumen. 2. Mencegah robekan perenium yang kaku atau diperkirakan tidak mampu beradaptasi terhadap regangan yang berlebihan (misalnya bayi yang sangat besar ataumakrosomia).

3.

Mencegah kerusakan jaringan pada ibu dan bayi pada kasus letak
atau presentasi abnormal dengan menyediakan tempat lebih luas untuk persalinan yang aman ( Saifuddin, 2001).

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

8

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

9

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

10

Jenis/macam Episiotomi
Jenis Episiotomi • Manuaba ,( 1998 ) ada beberapa jenis episiotomi yaitu :
– Episiotomi media – Epsiotomi lateral – Episiotomi mediolateral

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

11

1. Bila perineum sudah tipis atau kepala bayi tampak 3 – 4 cm 2. Sebelum / saat tindakan 3. Bila terlambat dilakukan bisa terjadi ruptur perinei
agustus 2009 Email: bidankusahabatku@gmail.com 12

agustus 2009

- Lampu atau sumber cahaya yang cukup terang - Cairan anti septik - Gunting epis - Pincet - Benang jahit dan jarum ( dalam dan luar ) - Bol lampon - Obat onesthosi lokal ( Lidolcia HcL 1% ) Email: 13 - Spcent 5 cc bidankusahabatku@gmail.com

1. 2. 3.

4.

Operator berdiri disamping kanan pasien atau didepan vulva Telapak tangan kiri masuk melindungi kepala bayi dari sentuhan gunting Satu daun gunting dimukosa vagina yang satu lagi dikulit perineum Sudut gunting tepat di median raphe atau 1 cm dari mid line mengarah ke pertengahan antara anus dengan tuberosity ischium.

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

14

Pasien diberi anestesi infiltrasi / lokal. 6. Perineum yang meregang ditekan diantara telunjuk dan ibu jari sebelum digunting pada saat ada HIS. 7. Insisi / guntingan harus dilakukan dengan sekali , panjang insisi  3 – 4 cm. 8. Perdarahan dikontrol / ditekan dengan kasa teril. 9. Kepala/bayi harus segera lahir setelah episiotomy agustus 2009 Email:
5.
bidankusahabatku@gmail.com

15

10. Setelah bayi lahir perdarahan
akan berhenti spontan, bila tidak lakukan tampon padat sebelum direpair. 11. Segera repair karena dapat menyebabkan perdarahan yang cukup banyak (considerable blood can be lost)

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

16

- Mempercepat kala ll

- Menurunkan resiko : Kektocele, Cystocele, Incontinensia Urine.

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

17

1. 2. 3. 4. 5.

Cara penjahitan Faktor benang Infeksi Cairan vagina Personal hygenis
Email: bidankusahabatku@gmail.com 18

agustus 2009

• • • • • • • •

Daerah penyembuhan luka yang lambat Menyebabkan nyeri perineal yang berlebih Resiko perdarahan, dyspareunia, infeksi Belum ada eviden dari efek proteksi janin Menganggu proses pengembangan laktasi Memperlemah otot dasar panggul Resiko terjadinya inkontinensia urine dan alvi Bisa mengganggu aktifitas seksual

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

19

Sebelum merepair luka epis, jalan lahir harus di expose dengan spekulum vagina yang besar. 2. Cari adanya laserasi cervik atau vagina jika ada harus direpair terlebih dahulu. 3. Setelah itu tampon padat masukkan kepuncak vagina untuk menahan perdarahan dari dalam uterus untuk sementara sehingga luka episiotomi tampak jelas.
1.

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

20

Jari ke II dan III operator masukkan dalam vagina  regangkan didnding vagina, exposkan batas atas (ujung) dimana jahitan akan dimulai. 5. Puncak insisi vagina disatukan dan dijahit dengan cat gut I terus ke bawah sampai  2 cm diatas posterior commissura. 6. Rekonstruksi diaphragma urogenital dengan chromic cat gut 2-0 . 7. Jahitan diteruskan lapis demi lapis sampai terakhir menutup kulit perineum.
4.
agustus 2009 Email: bidankusahabatku@gmail.com 21

• • • • • • •
agustus 2009

Luka dehisensi Gejala klinis infeksi Prolapsus uteri Gangguan seksual Fistel Kala II lebih cepat Gangguan rasa nyeri, psikologis
22

Email: bidankusahabatku@gmail.com

Ruptur Perineum
Pengertian Ruptur Perineum
– Adalah ruptur perineum merupakan robekan yang terjadi pada saat persalinan ( Hakimi,1996 )

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

23

Penyebab Ruptur Perineum
1. Penyebab Maternal mencakup 1. Partus presipitatus yang tidak 2. Faktor-faktor Janin dikehendaki dan tidak ditolong 1. Bayi yang besar 2. Pasien tidak mau berhenti 2. Posisi kepala yang mengejan abnormal 3. Partus diselesaikan secara 3. Kelahiran bokong tergesa-gesa dengan dorongan 4. Ekstraksi Forsep fundus yang berlebihan yang sukar 4. Edema ,kerapuhan pada perineum 5. Distosia Bahu 5. Vasikosita vulva yang 6. Anomali melemahkan jaringan perineum Congenetal 6. Arkus pubis sempit dengan (Hakimi, 1996) pintu bawah panggul yang sempit pula sehingga menekan agustus 2009 Email: 24 kapala bayi kearah posterior bidankusahabatku@gmail.com

Tingkat Ruptur Perineum
Menurut Saifuddin ( 2002 ) Robekan Perineum dibagi menjadi 4 tingkat yaitu : • Tingkat Pertama (satu ) – Robekan terjadi hanya pada selaput lendir vagina dengan atau tanpa mengenai kulit parineum. • Tingkat Kedua – Robekan mengenai selaput lendir vagina dengan atau transversalis tetapi tidak mengenai spingter ani. • Tingkat Ketiga – Robekan mengenai perineum sampai dengan otot spingter ani • Tingkat Empat – Robekan mengenai perineum sampai mukosa dan agustus 2009 Email: 25 mukosa rektum
bidankusahabatku@gmail.com

Penjahitan Robekan Perineum

Menurut (Sarwono, 2006) Penjahitan luka episiotomi dapat dilakukan pada waktu menunggu pelepasan placenta terutama untuk robekan Tk I dan Tk II, sedangkan robekan Tk III dan TK IV sebaiknya dilakukan setelah placenta lahir karena memerlukan waktu yang lama. Email: • agustus 2009 Penjahitan luka episiotomi atau robekan spontan.26 bidankusahabatku@gmail.com

Prinsip dasar penjahitan luka episiotomi atau robekan perinium
1. Atur posisi ibu menjadi posisi litotomi dan arahkan cahaya lampu sorot pada daerah yang benar. 2. Keluarkan sisa darah dari dalam lumen vagina bersihkan daerah vulva dan perineum. 3. Kenakan sarung tangan yang bersih. Bila diperlukan pasanglah tampon atau kasa kedalam vagina untuk mencegah darah mengalir kedaerah yang akan dijahit. 4. Letakkan handuk atau kain bersih di bawah bokong ibu . 5. Uji efektifitas anestesilokal yang diberikan sebelum episiotomi masih bekerja, jika tersa sakit tambahkan anestesi lokal sebelum penjahitan dimulai.
agustus 2009 Email: bidankusahabatku@gmail.com 27

Prinsip dasar penjahitan luka episiotomi atau robekan perenium.............
6. Atur posisi penolong sehingga dapat bekerja dengan leluasa dan aman dari ancaman.
1. Telusuri daerah luka menggunakan jari tangan dan tentukan secara jelas batas luka,lakukan jahitan pertama-tama kira-kira 1 cm diatas ujung luka didalam vagina , ikat dan potong salah satu ujung benang dengan menyisakan benang kurang lebih 0,5 cm. Jahitlah mukosa vagina dengan menggunakan jahitan jelujur dengan derajat kebawah sampai lingkaran sisa himen. Kemudian tusukkan jarum menembus mukosa vagina didepan himen dan keluarkan pada sisi dalam luka perinium. Periksa jarak tempat keluarnya jarum diperineum dengan batas atas irisan episiotomi.

2. 3.

7.

8.

Lanjutkan jahitan jelujur dengan jerat pada lapisan subtkutis dan otot sampai ke ujung luar luka (pastikan setiap jahitan pada ke 2 sisi memiliki ukuran yang sama dan lapisan otot tertutup dengan baik). Setelah mencapai ujung luka, balikkan arah jarum ke lumen vagina dan mulailah merapatkan kulit perineum dengan jahitan subkutikuler.

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

28

Prinsip dasar penjahitan luka episiotomi atau robekan perenium....... 9. Bila telah sampai mencapai lingkaran himen tembuskan jarum ke luar mukosa vagina pada sisi yang berlawanan dari tusukan terakhir subkutikuler. 10. Tahan benang ( sepanjang 2 cm ) dengan klem ,kemudian tusukkan kembali jarum pada mukosa vagina dengan jarak 2 mm dari tempat keluarnya benang dan silangkan kesisi berlawanan hingga menembus mukosa pada sisi berlawanan. 11. Ikat benang yang dikeluarkan dengan benang pada klem dengan simpul kunci. 12. Lakukan kontrol dengan pemeriksaan colok dubur. 13. Tutup jahitan luka episiotomi dengan kasa yang dibubuhi cairan anti septik.
agustus 2009 Email: bidankusahabatku@gmail.com 29

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

30

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

31

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

32

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

33

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

34

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

35

DAFTAR PUSTAKA
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Carlough,M.1999 . Post Partum Dan New Born Care : a self – study manual, Primen / Intrah : Chepel Hill . NC Carolyn L,Gegor,Helen Varney.2002.Buku Ajar Asuhan Kebidanan Edisi 4 : Jakarta .EGC Harjono Soedigdomanto.1979 . Perawatan Ibu Di Puskesmas Edisi Pertama. Dipkes RI Hamilton,persus mary. 1995 .Dasar-Dasar Keperawatan Maternitas Edisi 6. Jakarta : EGC Hidayat ,A.Aziz Alimul. 2006 . Ketrampilan Dasar Praktek Klinik Kebidanan .Jakarta : Salemba Medika Manuaba, Ida Bagus Gede .1998 . Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan . Jakarta : EGC Mochtar, Rustam. 1998 . Sinopsis Obstetri Jilid 1 . Jakarta : EGC Mansyoer , Griep, dkk. 1999 .Kapita selekta kedokteran edisi 3 jilid 1. Jakarta : Media Aesculapius Prawirohardjo , Sarwono . 2002 .Ilmu Kebidanan . Jakarta :Yayasan Bina Pustaka.Sarwono Prawirohardjo 10. Prawirohardjo, Sarwono .2006. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka .Sarwono Prawirohardjo 11. Winkjosastro Hanifa .2002 Ilmu kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo agustus 2009 Email: bidankusahabatku@gmail.com 36

http://ayurai.wordpress.com/bidankusahabatku http://ayurai.blogspot.com/duniaayu http://ayurai.blog.friendster.com/sekretaris,komunikasi,humas

agustus 2009

Email: bidankusahabatku@gmail.com

37


								
To top