aik4_iptek

Document Sample

Shared by: Dena Rudiana
Categories
Tags
Stats
views:
544
posted:
8/1/2009
language:
Indonesian
pages:
26
IPTEK dalam Perspektif Islam



Oleh: Faiz Rafdhi Ch



STMIK Muhammadiyah Jakarta



Mukjizat Ilmiah al-Quran







 



Pengertian Mukjizat Unsur Mukjizat Tujuan & Macam Mukjizat Beberapa Aspek Kemukjizatan Al-Quran



Pengertian Mukjizat





Bahasa  berasal dari kata yg berarti melemahkan atau menjadikan tdk mampu Pelakunya (yg melemahkah) dinamai Bila kemampuannya melemahkan pihak lain amat menonjol shg mampu membungkam lawan, dinamai Tambahan (ta’ marbuthah) pd akhir kata mengandung makna mubalaghah (superlatif)



 







Unsur Mukjizat

















Hal atau peristiwa yg luar biasa Terjadi atau dipaparkan oleh seorang yg mengaku nabi Mengandung tantangan terhadap yg meragukan kenabian Tantangan tersebut tdk mampu atau gagal dilayani



Tujuan & Macam Mukjizat









Tujuan & Fungsi Mukjizat: berfungsi sbg bukti kebenaran para nabi & risalah yg dibawanya. Macam-macam Mukjizat: a. Mukjizat yg bersifat material indrawi lagi tdk kekal, dan b. Mukjizat imaterial, logis, lagi dpt dibuktikan sepanjang masa.



Aspek Kemukjizatan Al-Quran





Dari segi susunan bahasanya: a. Nada dan langgamnya b. Singkat dan padat c. Memuaskan para pemikir dan orang kebanyakan d. Memuaskan akal dan jiwa e. Keindahan dan ketepatan maknanya



Aspek Kemukjizatan Al-Quran





Dari segi isi kandungan: a. Agama Islam sesuai dg fitrah b. Prinsip-2 moral yg tinggi c. Prinsip-2 hukum yg mengatur tertib hidup manusia d. Memberitakan ilustrasi iptek e. Mengabarkan berita yg ghaib f. Petunjuk pemanfaatan SDA.



Aspek Kemukjizatan Al-Quran





Dari segi rahasia bilangan & keseimbangan: a. jmlh bilangan kata dg antonimnya b. jmlh bil. kata dg sinonim/ makna yg dikandungnya c. jmlh bil. kata dg jumlah kata yg menunjuk kpd akibatnya d. jmlh bil. kata dg kata penyebabnya e. keseimbangan-keseimbangan khusus.



Metodologi Ilmiah (Quraniyah) (1)





Metode Historis:

pernyataan Quran yg mengajak manusia utk melihat masa lampau utk dijadikan ibrah pd masa a.d. Ex: kehancuran Fir‟aun, Bani „Ad, Tsamud, Luth, dll.







Metode Komparatif:  digunakan para ahli



genetika tanaman utk mencari varietas baru. “Di bumi ini trdpt bagian-2 yg berdampingan, dan kebun-2 anggur, tanaman-2 dan pohon kurma yg bercabang & tdk bercabang, disirami dg air yg sama. Kami melebihkan sebagian atas sebagian yg lain ttg rasanya. Sesungguhnya yg dmkn itu trdpt tanda-2 kebesaran Allah bg kaum yg berfikir” (Q.S. 13: 4)



Metodologi Ilmiah (Quraniyah) (2)





Metode Peramalan: mrpk cara utk meng-



ungkapkan apa yg akan terjadi di masa a.d. “Tlh dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yg terdekat and mrk sesdh dikalahkan itu akan menang dlm bbrp th lagi. Bagi Allah-lah urusan seblm & sesudah (mrk menang). Dan di hari kemenangan itu bergembiralah org-2 yg beriman”







Metode Observasi:

pengamatan trhd objek sekitar, spt: planet, manusia, hewan, tumbuhan, dll



Metodologi Ilmiah (Quraniyah) (3)





Metode Klinis:

Berhubungan dg perhatian individual/ kel. yg sangat intensif & dikembangkan o/ Rasul s.a.w dg dialog langsung & terapi atas persoalan masy.







Metode Pemicu

cara yg dikembangkan menggunakan terobosan pd satu sistem yg blm sesuai dg standar agama. Ex: QS. al-Kafirun







Metode Perilaku berkaitan dg kesamaan perilaku & adat istiadat. Ex: perilaku kafir, muslim, mukmin, dll



Teori Ilmiah dlm al-Quran

Pengetahuan yg pd dasarnya ilmiah mempunyai tiga fungsi, yaitu:  menjelaskan  meramalkan  mengendalikan



Pengertian Ilmu (1)









Secara etimologis kata ilmu berasal dari bhs Arab yang padanannya dalam bahasa Inggris science, dalam bahasa Jerman wiisenschaft dan dalam bahasa Belanda watenschap. Kata ilmu merupakan suatu istilah yang memiliki makna ganda.  ilmu secara umum (science in general) & ilmu menunjuk pada masing-2 bid. pengetahuan ilmiah yang mempelajari suatu bidang tertentu, seperti: sosiologi, biologi, antropologi, psikologi, dll.



Pengertian Ilmu (2)





'ilm (segi bahasa) berarti kejelasan segala











yg terbentuk dari akar katanya mempunyai ciri kejelasan. e:x: 'alam (bendera),'ulmat (bibir sumbing) 'a'lam (gunung-2), 'alamat (alamat) Secara terminologis, ilmu diartikan sbg pengetahuan yang objektif, metodologis dan sistematis mengenai dunia fisik dan material. Dlm pandangan al-Quran, ilmu adalah keistimewaan yg menjadikan manusia unggul thd makhluk-2 lain guna menjalankan fungsi kekhalifahan. (QS. al-Baqarah [2]: 3l-32.



Term-term yang secara tidak Langsung Menunjuk kata Ilmu





Dlm al-Qurän selain kata ilmu, trdpt ungkapan yg mengisyaratkan/ menunjuk kpd arti ilmu/ proses pencarian ilmu, a.l: iqra, nazhar, al-ra’-yu al-bashar, al-sam’u, al-fikr, al-‘aql, al-tadab-bur, al-fiqh, al-fahm, alma’rifat, al-zikr, dll.







Iqra' berarti menghimpun  lahir aneka makna spt menyampaikan, menelaah. mendalami, meneliti, mengetahui ciri sesuatu,



Makna Akal dan Wahyu (1)









Kata akal berasal dari kata Arab al-‘aql ( ) trdpt dlm al-Quran hanya bentuk kata kerjanya ‘aqalûh/ 1 ayat, ta’qilûn/ 24 ayat, ya’qilûn/ 22 ayat, ya’qiluha/ 1 ayat, dan na’qil/ 1 ayat. Kata-2 tsb berarti faham & mengerti. ‘Aqala berarti mengikat & menahan. Maka tali pengikat sorban disebut dg ‘iqâl ( ), menahan org di penjara disebut i’taqala ( ), penjara disebut mu’taqal ( ). Kata ‘aqala mengandung arti mengerti, memahami dan berfikir.



Makna Akal dan Wahyu (2)













Wahyu berasal dari kata Arab al-wahy ( ) Kata tsb berarti suara, api & kecepatan. Ia juga mengandung arti bisikan, isyarat, tulisan dan kitab. Al-wahy ( ) selanjutnya mengandung arti pemberitahuan scr tersembunyi & dg cepat Wahyu berarti “apa yg disampaikan Tuhan kpd nabi-2  penyampaian sabda Tuhan kpd orang pilihan-Nya agar diteruskan kpd ummat manusia utk dijadikan pegangan hidup. Sabda Tuhan tsb mengandung ajaran, petunjuk & pedoman



Kedudukan Akal dan Wahyu









Dlm al-Quran dijelaskan bhw Allah murka thd orang-2 yg tidak mau menggunakan akalnya (QS. 10: 100). Sebab akalnya, manusia dpt mencapai peradaban dan kebudayaan, dan dg akalnya pula manusia dpt mengemban tugas sbg khalifah di muka bumi ini. Akal berfungsi utk memecahkan masalah, wahyu memberikan wawasan moralitas atas pemecahan masalah yg diambil oleh akal, juga utk menginformasikan hal-2 yg tdk terjangkau oleh akal.



Isyarat Ilmiah al-Quran (1): Ihwal Gunung





QS. al-Naml [27]: 88



dari hasil rekaman satelit diperoleh bukti bhw jazirah Arab beserta gunung-2 nya bergerak mendekati Iran bbrp cm setiap th.  Sekitar 5 jt th yg lalu Arab bergerak memisahkan diri dari Afrika dan membentuk laut merah





Isyarat Ilmiah al-Quran (2): Ihwal Pohon Hijau





QS. Yasin [36]: 80 “zat hijau daun/chlorophyll/klorofil Dlm plasma sel tumbuh-2 an terdpt zat chromatophone (pembawa zat warna). Klorofil terdiri dari zat-2 karbon, hidrogen, nitrogen & magnesium  proses fotosintesis (mengadakan sintesis dg photon (cahaya)  ditemukan o/ J. Ingenhousz (18 M) Klorofil mengubah tenaga radiasi matahari menjadi tenaga kimiawi

















Isyarat Ilmiah al-Quran (3): Ihwal Kalender Syamsiah & Qamariah





QS. al-Kahfi [18]: 25 Ayat di atas berkisah ttg Ashabul Kahfi yg tinggal di dlm gua selama 300 th + 9 th Tambahan 9 th dikarenakan perbedaan/ selisih 11 hr antara kalender syamsiyah dan qamariyah  M – H = 365 – 354 = 11 300 x 11 (selisih) = 3.300 : 365 = 9,041















Isyarat Ilmiah al-Quran (4): Ihwal Kejadian alam semesta





QS. al-Anbiya’ [21]: 30







observasi Edwin P. Hubble (1889-1953) via teropong bintang pd th 1929  terjadi pemuaian alam semesta  alam semesta berexpansi (QS. al-Dzariyat [51]: 47 



Ihwal Kejadian alam semesta













Expansi tsb (George Gamow) melahirkan 100 milyar galaxi yg masing-2 memiliki 100 miliar bintang  sebelumnya mrpk satu gumpalan yg terdiri dari neutron Hubble (1925)  galaxi-2 tsb berotasi & menjauhi bumi (the expanding universe)  bhw alam semesta bersifat spt balon QS. al-Ghasyiyah [88]: 17-18



Isyarat Ilmiah al-Quran (5): Ihwal Reproduksi Manusia





QS. al-Qiyamah [75]: 36-39







QS. al-Qiyamah [75]: 36-39 QS. al-Qiyamah [75]: 36-39







Ihwal Reproduksi Manusia

















Kata nuthfah = setetes yg dpt membasahi Pancaran mani mengandung sekitar 200 jt benih manusia, sedangkan yg berhasil bertemu dg ovum hanya satu. Nuthfah yg memancar tsb terdpt 2 jenis  kandungan sperma terdpt 2 kromosom: X utk pr, dan Y utk lk-2 Bila X + Y = Y, dan X + X = X  QS. alBaqarah [2]: 223



Ihwal Reproduksi Manusia





Hasil pertemuan antara sperma & ovum dinamai Quran dg nuthfah amsyaj  QS. al-Insan [76]: 2







Nuthfah tsb dlm proses selanjutnya menjadi ‘alaqah  QS. al-Mu‟minun [23]: 14




Share This Document


Other docs by Dena Rudiana
SD_-_PPKn_2005
Views: 120  |  Downloads: 20
# RPP KTSP TIK
Views: 5815  |  Downloads: 659
KELAS 1
Views: 2748  |  Downloads: 261
cara Merakit Komputer
Views: 5138  |  Downloads: 241
2 B INGGRIS
Views: 501  |  Downloads: 11
SD_-_Bahasa_Indonesia_2007
Views: 272  |  Downloads: 43
KELAS 3
Views: 2298  |  Downloads: 239
PROGRAM TAHUNAN KLS V SMT 1 _ 2
Views: 2241  |  Downloads: 106
SD_-_Bahasa_Indonesia_1996
Views: 246  |  Downloads: 20
2 B INGGRIS
Views: 481  |  Downloads: 36
by registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!