WASPADAI BANJIR

Document Sample
WASPADAI BANJIR Powered By Docstoc
					                         WASPADAI BANJIR
        Bencana banjir hampir setiap musim penghujan melanda Indonesia.
Berdasarkannilai kerugian dan frekuensi kejadian bencana banjir terlihat adanya
peningkatan yangcukup berarti. Kejadian bencana banjir tersebut sangat dipengaruhi
oleh faktor alamberupa curah hujan yang diatas normal dan adanya pasang naik air
laut.Banjir mengakibatkan banyak faktor negatif dan faktor positif . Faktor
negatifnyaseperti : lumpuhnya perekonomian, sarana vital & infrastructure ( jalan tol
, jalanprotokol) , publict transportation ( kereta api, bis, pesawat udara ) , kantor-
kantor ,pertokoan pun mendapatkan imbas dari banjir. Sedangkan faktor postitif
yangditimbulkan oleh banjir adalah nama Indonesia terutama Jakarta makin ngetop,
hitung –hitung nebeng promosi pariwisata banjir.

        Disamping itu faktor ulah manusia juga berperan penting seperti penggunaan
lahan yang tidak tepat (pemukiman di daerah bantaran sungai, di daerah resapan,
penggundulan tanah, dan sebagainya), pembuangan sampah ke dalam sungai,
pemukimandi daerah dataran banjir dan sebagainya.Yang terpenting dalam keadaan
banjir adalah bahaya timbulnya penyakit akibatbanjir yang mengancam
masyarakat dari semua golongan. Hal ini dikarenakanbanyaknya sampah yang
terhanyut terbawa air banjir, air got yang bersatu dengan air banjir yang
menimbulkan bau yang tidak sedap ataupun septik tank yang luber dan
isinyaterbawa air kemana-mana. Akibatnya lingkungan kita menjadi sangat kotor,
sehinggamempermudah timbulnya penyakit pasca banjir : Diare, DBD, Leptospirosis,
ISPA,Cacingan dan berbagai penyakit lain. Bahkan tidak jarang juga menimbulkan
kasuspenyakit yang luar biasa (outbreak). Banjir juga menimbulkan dampak
menurunnyakondisi tubuh dan daya tahan terhadap stress.




                                                                   ReLIance InfoSehat
                                                                      Edisi April 2010
DIARE




        Adalah suatu penyakit dengan adanya tanda-tanda perubahan pada
tinja,yang lembeksampai mencair dan bertambahnya frekuensi BAB(buang air besar)
3 kali atau lebihdalam satu hari disertai rasa mulas, biasanya terjadi karena hasil
rangsangan atau radangpelapis usus yang mengakibatkan buangan dalam usus
besar tidak mempunyai waktuuntuk menyerap air.

        Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga
seringkali akibatdari racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan
makanan mencukupiserta dengan air yang tersedia, pasien dapat sembuh dari
infeksi virus umumnya dalambeberapa hari saja. Namun untuk individu yang sakit
atau kurang gizi, diare dapatmenyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat berakibat
fatal bila tanpa perawatan.Perawatan untuk diare melibatkan pasien mengkonsumsi
sejumlah air yang mencukupiuntuk menggantikan yang hilang, maka disarankan
untuk meminum larutan oralit guna menggantikan kehilangan cairan tersebut.
Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam
lambung. Makan makanan yang rendah serat seperti bubur nasi atau nasi lunak.
Selain itu juga dianjurkan untuk istirahat yang cukup. Jika kondisi makin melemah
segeralah untuk dibawa ke RS terdekat guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.




                                                                 ReLIance InfoSehat
                                                                    Edisi April 2010
ISPA




       Infeksi saluran nafas atas dalam bahasa Indonesia juga di kenal sebagai ISPA
(InfeksiSaluran napas Akut) atau URI dalam bahasa Inggris adalah penyakit infeksi
akut yangmelibatkan organ saluran pernafasan, hidung, sinus, faring, atau laring.
Yang termasukgejala dari ISPA adalah badan pegal pegal (myalgia), beringus
(rhinorrhea), batuk, sakitkepala, sakit pada tengorokan. Penyebab terjadinya ISPA
adalah virus, bakteri dan jamur.kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus yang dapat
sembuh dengan sendirinya tanpapemberian obat obatan terapeutik, pemberian
antibiotik dapat diberikan jika memang terjadi infeksi sekunder ataupun jika
disebabkan oleh non virus. Namun pemberian Antibiotik dapat dilakukan jika
memang sudah diperiksa oleh dokter dan akan diresepkan oleh dokter yang
memeriksa. Pemberian maupun pemilihan antibiotik pada penyakit ini harus
diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi resistensi kuman/baterial dikemudian
hari.




                                                                 ReLIance InfoSehat
                                                                    Edisi April 2010
DBD




       Aedes Aegypti merupakan vektor untuk jenis penyakit ini. Genangan air
akibat banjir dapat menimbulkan sarang nyamuk, selain itu baju yang
bergelantungan di kamar dan tumpukan sampah maupun kaleng juga dapat
menimbulakan sarang nyamuk.Penyakit ini dapat menyrang segala umur dengan
ditunjang oleh daya tahan tubuh yang rendah. Gejalanya antara lain demam 3
sampai 7 hari, sakit kepala, flu like syndrome, mual, muntah, pada kasus yang parah
sampai timbul mimisan, perdarahan. Bahkan bisa menyebabkan presyok/
syok.Gejala diawali oleh demam, jika demam sudah berlangsung selama 3 hari
segeralah untuk diperiksa ke dokter guna diperiksa untuk laboratorium darah dan
dapat diberikan terpi lanjutan.

Pencegahan.

       Pencegahan dilakukan dengan MENGHINDARI GIGITAN NYAMUK di sepanjang
siang hari (pagi sampai sore) karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam
hari). Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan menghindari berada di lokasi-lokasi
yangbanyak nyamuknya di siang hari, terutama di daerah yang ada penderita DBD
nya. Bilamemang sangat perlu untuk berada di tempat tersebut KENAKAN PAKAIAN
YANGLEBIH TERTUTUP, celana panjang dan kemeja lengan panjang misalnya.
GUNAKAN CAIRAN/KRIM ANTI NYAMUK (MOSQUITO REPELLANT) yang banyak dijual
di toko-toko, pada bagian badan yang tidak tertutup pakaian. Buang atau timbun
bendabenda tak berguna yang menampung air, atau simpan sedemikian rupa
sehingga tidak menampung air. Taburkan serbuk abate (yang dapat dibeli di apotik)
pada bak mandi dan tempat penampung air lainnya, juga pada parit / selokan di
dalam dan di sekitar rumah, terutama bila selokan itu airnya tidak / kurang
mengalir. Kolam / akuarium jangan dibiarkan kosong tanpa ikan, isilah dengan ikan
pemakan jentik nyamuk. Semprotlah bagian-bagian rumah dan halaman yang
merupakan tempat berkeliarannya nyamuk, dengan obat semprot nyamuk (yang
banyak dijual di toko-toko) BILA TAMPAK NYAMUK BERKELIARAN DI PAGI / SIANG /
SORE HARI. Hubungi PUSKESMAS setempat untuk meminta fogging di rumah-rumah
di lingkungan setempat untuk pembersihan sarang nyamuk ( PSN) atau lakukan
Abatisasi untuk memutuskan mata rantai pembiakan




                                                                 ReLIance InfoSehat
                                                                    Edisi April 2010
LEPTOSPIROSIS




        Adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penularan penyakit
ini bisa melalui tikus, babi, sapi kambing, kuda dll. Untuk kasus banjir penularannya
melalui air kencing tikus. Dimana air kencing tikus terbawa banjir masuk dalam
tubuh manusia. Kuman Leptospira biasanya memasuki tubuh lewat luka atau lecet
kulit, dan kadangkadang lewat selaput di dalam mulut, hidung dan mata. Berbagai
jenis binatang bisa mengidap kuman Leptospira di dalam ginjalnya. Penyampaiannya
bisa terjadi setelah tersentuh air kencing hewan itu atau tubuhnya. Tanah, lumpur
atau air yang dicemari.

      Gejala dini umumnya adalah demam, sakit kepala parah, nyeri otot, merah,
muntah dan mata merah. Aneka gejala ini bisa meniru gejala penyakit lain seperti
selesma, jadi menyulitkan diagnosa. Malah ada penderita yang tidak mendapat
semua gejala itu. Segera ke dokter jika terdapat keluhan seperti ini. Pengobatan
dengan antibiotika dianggap paling efektif jika dimulai dini namun tetap dengan
rekomendasi dari dokter pemeriksa.

CACINGAN
       Kunci pemberantasan cacingan adalah memperbaiki higiene dan sanitasi
lingkungan. Misalnya, tidak menyiram jalanan dengan air got. Sebaiknya, bilas sayur
mentah dengan air mengalir atau mencelupkannya beberapa detik ke dalam air
mendidih. Juga tidak jajan di sembarang tempat, apalagi jajanan yang terbuka.
Biasakan pula mencuci tangan sebelum makan, bukan hanya sesudah makan.
Dengan begitu, rantai penularan cacingan bisa diputus. Obati segera semua anak
yang menderita cacingan , beri obat cacing, tak berarti masalah cacingan akan
selesai saat itu juga. Cacingan telah merugikan negara miliaran rupiah.
Pekerjaannya mencuri makanan di usus kita. Akibatnya, banyak murid SD yang
seharusnya pandai menjadi kurang gizi dan ngantukan karena cacingan. Begitulah
cacing yang hidup di perut kita. Siklus hidupnya melewati tempat-tempat kotor.
Namun, nama-nama mereka lumayan elok. Ada Trichuris trichuria (cacing cambuk),
Ascaris lumbricoides (cacing gelang), Necator americanus dan Ancylostoma
duodenale (tambang), serta Enterobius vermicularis (cacing keremi).
                                                                  ReLIance InfoSehat
                                                                     Edisi April 2010
DEMAM CHIKUNGUNYA




        Merupakan suatu jenis penyakit akibat virus Chikungunya dengan gejala
demam mendadak, nyeri sendi terutama di sendi siku, lutut, pergelangan kaki dan
sendi-sendi kecil pergelangan tangan dan kaki, disertai juga nyeri otot yang
berlangsung selama beberapa hari sampai minggu. Pada kebanyakan penderita,
radang sendi diikuti dengan bintik bintik merah (ruam) selang waktu sekitar 1 – 10
hari,biasanya bintik merah tersebut gatal, namun ada juga yang tidak gatal.
Penyakit ini dapat sembuh sendiri (self limiting disease). Terjadi penyembuhan
sempurna dan diikuti dengan terbentuknya imunitas di dalam tubuh penderita.
Pertolongan dini berikan obat analgetik untuk menghilangkan nyeri , latihlah untuk
mengerakkan persendiannya, segeralah untuk dirujuk ke Rumah Sakit




                                                                ReLIance InfoSehat
                                                                   Edisi April 2010
Bagaimana menghindari timbulnya penyakit Pasca Banjir

1. Bersihkan lingkungan tempat tinggal,kumpulkan & buanglah sampah yang
terbawa arus air ke dalam lubang dihalaman rumah / atau ketempat sampah .
Bersihkan lantai & dinding didalam rumah bersihkan dengan cairan desifektan

2. Kuburlah lubang-lubang bekas air.

3. Air sumur atau air keran yang berpotensi terkontaminasi, sebaiknya tidak
digunakan dulu , meskipun akan dimasak/ direbus dulu sebelum digunakan.
Check dahulu air yang akan digunakan secara fisik ( warna, rasa, bau) dan
diajurkan untuk menganalisa air secara kimia ( PH,Fe,Na, Ni, Chlor dll),dan
biologi ( E Coli). Sampai dipastikan bahwa air tersebut layak untuk dikonsumsi.

4. Pakai Alat pelindung yang beralas keras ( Sandal / sepatu) apabila berjalan dalam
genangan air

5. Tingkatkan daya tahan tubuh , minumlah supplemen vitamin, konsumsilah
makanan yang bergizi dan teratur, istirahatlah yang cukup

6. Buanglah makanan yang telah terkontaminasi

7. Cucilah sayuran terlebih dahulu sebelum dimasak, hindari mengkonsumsi sayuran
yang telah terkontaminasi. Tutuplah makanan yang akan disajikan

8. Obati luka yang terbuka dengan plester tahan air

9. Cucilah tangan dengan sabun sebelum atau sesudah makan

10. Laranglah anak anak anda bermain didaerah banjir, bila melakukannya mandi &
cuci tangan yang bersih.

11. Hindari tempat persembunyian tikus, dengan menutup lobang tikus yang ada




                                                                  ReLIance InfoSehat
                                                                     Edisi April 2010

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:10
posted:8/25/2011
language:Indonesian
pages:7