Docstoc

Strategi Bisnis Bank

Document Sample
Strategi Bisnis Bank Powered By Docstoc
					                                                  Visi Kami
                                                  menjadi kebanggaan bangsa
                                                  Misi Kami
                                                  mewujudkan hubungan baik yang
                                                  berkesinambungan dengan nasabah melalui
                                                  pelayanan jasa keuangan yang prima dan
                                                  kemampuan kinerja organisasi terbaik untuk
                                                  meningkatkan nilai bagi pemegang saham
                                                  Nilai-Nilai Kami
                                                  kewirausahaan, etika, kerja sama, dinamis,
                                                  komitmen



                                                  Our Vision
                                                  pride of the nation
                                                  Our Mission
                                                  deliver sustainable customer relationships
                                                  by means of superior financial service
                                                  offerings and excellent organization
                                                  capabilities to increase shareholders’ values
                                                  Our Values
                                                  entrepreneurship, ethics, teamwork,
                                                  dynamic, commitment




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                        1
    Daftar Isi
    Contents

    Visi, Misi, Strategi              01    Laporan Tata Kelola Perusahaan     105
    Vision, Mission, Strategy               Good Corporate Governance Report

    Pengantar: Inspiring Forces       03    Satuan Kerja Audit Internal        174
    Introduction                            Internal Audit Working Unit

    Infinite Spirit                   05    Penanganan Risiko                  178
                                            Risk Management
    Everlasting Inspiration           07
                                            Tanggung Jawab Sosial Perusahaan   185
    Eternal Leap                      09    Corporate Social Responsibility

    Sekilas Bank Mega                 10    Data Perusahaan                    189
    Bank Mega at a Glance                   Corporate Data

    Ikhtisar Keuangan                 14    Struktur Usaha                     190
    Financial Highlights                    Business Structure

    Kaleidoskop 2007                  16    Informasi Pemegang Saham           192
    2007 Kaleidoscope                       Shareholders Information

    Laporan Komisaris Utama           20    Dewan Komisaris                    194
    President Commissioner’s Report         Board of Commissioners

    Laporan Direktur Utama            28    Dewan Manajemen                    196
    President Director’s Report             Board of Management

    Menjadi Kebangsaan Bangsa         40    Komite, Sekretaris Perusahaan      200
    Pride of The Nation                     Committees, Corporate Secretary

    Tinjauan Usaha                    43    Produk Kami                        206
    Business Review                         Our Products

    Tinjauan Keuangan                 91    Jaringan Cabang                    207
    Financial Review                        Branch Networks

    Analisis dan Pembahasan oleh      94    Pertanggungjawaban Laporan         214
    Manajemen                               Keuangan
    Management Analysis and                 Management Responsibility of
    Discussion                              Financial Report

    Penghargaan Tahun 2007            102   Laporan Keuangan                   215
    Awards 2007                             Financial Statements




2
       I n s p i r in g Force s
       Perpaduan beberapa kekuatan membentuk satu sinergi yang dapat
       menghasilkan pencapaian yang jauh lebih besar jika dibanding hanya
       mengandalkan salah satu kekuatan saja. Bank Mega terbentuk dari
       kelompok individu yang memiliki talenta serta keselarasan pemikiran
       dalam mewujudkan suatu Bank dengan menawarkan produk dan
       pelayanan yang lebih baik serta potensi pertumbuhan yang tinggi.

       Hasil kinerja yang dicapai dengan target berkelanjutan, menciptakan
       kepuasan atas pencapaian pertumbuhan yang pesat. Hal ini akan
       memberikan inspirasi bagi seluruh pihak terkait.

       Synergy is the combination of inspiring forces that work together in the creation of
       an enterprise far greater than any of those forces could achieve individually.
       Bank Mega represents a combination of talents and like-minded associations that
       have come together to produce a bank that offers more, and delivers more, with the
       unlimited power to grow.

       Inspiring is the sensation that emerges from the emergence and sustainability of
       an enterprise that delivers a deep well of satisfaction in the act of creation and the
       nurturing of a growing dream of greatness to achieve a noble cause.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                      3
    243,3%
    Pertumbuhan Laba Bersih
    yang dicapai oleh Bank
    Mega




4
               In f i n ite S p i r i t

               Bank Mega selalu menciptakan satu nilai melalui
               penerapan filosofi usaha dan tatanan nilai yang telah
               memberikan inspirasi dalam keberhasilan kinerja
               Perusahaan. Keberhasilan tersebut merupakan hasil
               nyata dari semangat yang dimiliki oleh Perusahaan.

               Bank Mega continuously creates value by the application of a
               business philosophy and system of values that inspires the whole
               company to achieve great things. It becomes successful as a product
               of the spirit of the company.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T           5
    110,3%
    Pertumbuhan Kartu
    Kredit Bank Mega




6
           Eve r last i n g
           In sp irat i on
           Bank Mega optimis menatap masa depan,
           memproyeksikan kesuksesan dan merealisasikannya
           melalui perencanaan dan pelaksanaan strategi bisnis
           yang kreatif serta penyediaan produk dan jasa yang
           inovatif.

           Bank Mega is able to look to the future, visualize success and make
           it happen by the design and implementation of creative business
           strategies and innovative products and services.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T       7
    104,4%
     Pertumbuhan Giro
     Bank Mega




8
               E te r n al Le a p

               Kemampuan Bank Mega menjaga kelanjutan
               kinerja yang baik di tengah lingkungan yang
               penuh tantangan, telah terbukti dan teruji
               kehandalannya. Positioning sebagai Perusahaan
               yang memiliki visi dan tujuan jelas serta hasil
               kinerja yang kuat dan dikelola dengan efektif
               akan menjamin tingkat pertumbuhan yang
               berkelanjutan.

               Bank Mega’s sustained ability to generate significant
               performance in the current positive but challenging
               environment has been amply demonstrated. Continued growth
               will stem from its positioning as a company clear in its vision
               and objectives, strong in performance and effective in its
               governance.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T       9
     Se k ila s B a n k M e g a
     Bank Mega at a Glance


     Berawal dari sebuah usaha milik keluarga bernama PT. Bank
     Karman yang didirikan pada tahun 1969 berkedudukan di
     Surabaya, selanjutnya pada tahun 1992 berubah nama menjadi
     PT. Mega Bank dan melakukan relokasi Kantor Pusat ke
     Jakarta. Seiring dengan perkembangannya PT. Mega Bank
     pada tahun 1996 diambil alih oleh PARA GROUP (PT. Para
     Global Investindo dan PT. Para Rekan Investama). Untuk lebih
     meningkatkan citra PT. Mega Bank, pada bulan Juni 1997
     melakukan perubahan logo dengan tujuan bahwa sebagai
     lembaga keuangan kepercayaan masyarakat, akan lebih
     mudah dikenal melalui logo perusahaan yang baru tersebut.



     Beginning with a family business known as PT. Bank Karman formed in 1969
     and located in Surabaya, in 1992 its name was changed to PT. Bank Mega and
     its headquarters were moved to Jakarta. As PT. Bank Mega grew, in 1996 it was
     acquired by the PARA GROUP (PT. Para Global Investindo and PT. Para Rekan
     Investama). In order to further improve the image of PT. Bank Mega, in June
     1997 the logo of the bank was changed with the aim of establishing the bank in
     the public mind as a trusted financial institution.




10
Pada tahun 2000 melakukan perubahan                           In 2000, the name of the bank was
nama dari PT. Mega Bank menjadi PT. Bank                      changed from PT. Mega Bank to become
Mega. Dalam rangka memperkuat struktur                        PT. Bank Mega. In order to improve the
permodalan maka pada tahun yang sama                          capital structure, in the same year PT.
PT. Bank Mega melaksanakan Initial Public                     Bank Mega undertook an Initial Public
Offering dengan menawarkan saham kepada                       Offering by offering its shares to the
masyarakat, dengan demikian sebagian                          public, then becoming PT. Bank Mega
saham PT. Bank Mega dimiliki oleh publik                      Tbk. Today, PT. Bank Mega Tbk. has
dan berubah namanya menjadi PT. Bank                          received a license from Bank Indonesia
Mega Tbk. Saat ini PT. Bank Mega Tbk.                         as a Foreign Exchange Bank, enabling a
telah mendapatkan izin dari Bank Indonesia                    widening of its business operations.
sebagai Bank Devisa sehingga memungkinkan
memperluas dan menjangkau bisnis yang lebih                   PT. Bank Mega Tbk., known to the public
luas lagi.                                                    through its slogan “Mega Tujuan Anda”
                                                              (Your Grand Design), developed strongly
PT. Bank Mega Tbk. yang bersemboyan “Mega                     and in a focused manner to become a
Tujuan Anda” tumbuh dengan pesat dan                          well known financial institution capable
terkendali serta menjadi lembaga keuangan                     of ranking with major banks in the
ternama yang mampu disejajarkan dengan                        Asia Pacific and which has received a
bank-bank terkemuka di Asia Pasifik dan                       variety of awards and prestige both at
telah mendapatkan berbagai penghargaan                        the national level and in the region and
dan prestasi baik di tingkat nasional,                        internationally. In its efforts to realize
regional maupun internasional. Dalam upaya                    a level of performance in line with the
mewujudkan kinerja sesuai dengan nama yang                    significance of its name, PT. Bank Mega
disandangnya, PT.Bank Mega Tbk. berpegang                     relies on professionalism, transparency
pada azas profesionalisme, keterbukaan dan                    and prudential standards in terms of its
kehati-hatian dengan struktur permodalan                      strong capital structure and up-to-date
yang kuat serta produk dan fasilitas                          banking products and facilities.
perbankan terkini.
                                                              With the vision of “Pride of the Nation”
Dengan visi “Menjadi Kebanggaan Bangsa”,                      PT. Bank Mega Tbk. has realized a
PT. Bank Mega Tbk. merealisasikan berbagai                    number of Company strategies aimed
strategi Perusahaan sehingga dapat tumbuh                     at achieving strong growth and
dan berkembang dengan pesat.                                  development.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                 11
     S eki la s Ban k M e g a
     B a n k Me g a at a Gl an ce




     Dalam perjalanan usaha selanjutnya,              In the conduct of its operations, the Company
     Perusahaan terus meningkatkan fasilitas          has continued to improve the quality of its
     produk dan kualitas layanan agar dapat           products and services in order to be able to
     bersaing dan sejajar dengan bank-bank            compete on a level with banks recognized
     terkemuka lainnya di Asia Pasifik. Atas          across the Asia Pacific. With the results of
     penilaian kinerja yang telah dicapai, Bank       its performance achieved so far, Bank Mega
     Mega berhasil meraih bererapa prestasi dan       has been able to win prestige and awards
     penghargaan baik di tingkat nasional, regional   at national, regional and international level
     maupun internasional, antara lain:               including the following:
     • Bank dengan Pertumbuhan Asset                  Bank with the Highest Asset Growth in Asia
       Tertinggi se Asia Pasifik versi majalah        Pacific, according to Asia Week magazine in
       Asia Week pada tahun 1999;                     1999;
     • Bank Terbaik versi majalah                     • Best Bank according to Swasembada
       Swasembada pada tahun 2002 dan                    magazine in 2002 and 2003;
       2003;                                          • Banking Service Excellence based on a
     • Bank dengan Pelayanan Terbaik                     survey by Marketing Research
       (Banking Service Excellence)                      Indonesia
       berdasarkan Survey Marketing                      in cooperation with Infobank magazine;
       Research Indonesia kerjasama dengan            • Best Listing in the banking sector in
       majalah Infobank.                                 2003 according to Investor magazine;
     • Emiten Terbaik untuk sektor perbankan          • Best Bank for a five-year period 2001-
       versi majalah Investor pada tahun 2003;           2005 according to Infobank magazine;
     • Predikat Bank yang Sangat Bagus                • Award for Mega Visa in the category
       selama 5 tahun berturut-turut versi               Outstanding Performer and Volume
       majalah Infobank dari tahun 2001-                 Growth Award from Visa International
       2005;                                             for 2006;
     • Penghargaan untuk Mega Visa dalam              • Kriya Pranala Award in the Linkage
       kategori Outstanding Performer                    Program at “Best Newcomer” from
       dan Volume Growth Award dari Visa                 Bank Indonesia, 2006;
       International pada tahun 2006;                 • Global Transaction Services USD
     • Kriya Pranala Award dalam Linkage                 Straight-Through Processing Award
       Program sebagai ”The Best New Comer”              from Citibank, Jakarta;
       dari Bank Indonesia pada tahun 2006.           • Gold Medal Quality Crown Award from
     • Global Transaction Services USD                   Business Initiative Direct
       Straight Through Processing Award
       dari Citibank



12
• Gold Medal Quality Crown Award                              • Yungky Setiawan, CEO of Bank Mega,
  dari Business Initiative Direction yang                       as Best CEO according to Warta
  berkedudukan di Spanyol                                       Ekonomi magazine;
• Yungky Setiawan – CEO Bank Mega,                            • Chairul Tanjung, President Commissioner
  salah satu CEO Terbaik versi Majalah                          of Bank Mega, as “Marketer of The Year” of
  Warta Ekonomi.                                                Indonesian Marketing Association together
• Chairul Tanjung – Komisaris Utama                             with MarkPlus.
  Bank Mega, “Marketer of The Year”                           • Chairul Tanjung, President Commissioner of
  versi The Indonesian Marketing                                Bank Mega, as one of the “Bankers of the
  Association bekerjasama dengan                                Year” of Globe Asia magazine.
  MarkPlus.
• Chairul Tanjung – Komisaris Utama                           Based on the Ministerial Decree of the Minister
  Bank Mega, salah satu “Bankers of The                       for Justice and Human Rights No. W7-04909
  Year” versi majalah Globe Asia.                             HT.01.04-TH.2007 dated 2 May 2007, the
                                                              holding company of PT Bank Mega Tbk
Berdasarkan SK Menteri Hukum & HAM Nomor:                     altered its name from PT. Para Inti Holdindo to
W7-04909 HT.01.04-TH.2007 tanggal 02                          become PT. CT Corpora. In addition, based on
Mei 2007, perusahaan induk PT Bank Mega                       Ministerial Decree of the Minister for Justice
Tbk berubah nama dari sebelumnya PT.                          and Human Rights No. C-03043 HT 01.04-
Para Inti Holdindo menjadi PT. CT Corpora.                    TH.2007 of 13 November 2007, a change in
Selanjutnya berdasarkan SK Menteri Hukum                      name was also performed under which the
& HAM Nomor: C-03043 HT.01.04-TH.2007                         name of the majority shareholder in PT. Bank
tanggal 13 Nopember 2007, juga telah                          Mega Tbk. was changed from PT. Para Global
dilakukan perubahan nama perusahaan                           Investindo to become PT. Mega Corpora.
pemegang saham mayoritas PT. Bank Mega
Tbk. dari PT. Para Global Investindo menjadi
PT. Mega Corpora.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                      13
     Ikh ti sa r Ke u an gan
     F in a n c ial Hi g hl i g ht s

     Angka-angka pada seluruh tabel dan grafik dalam laporan tahunan ini menggunakan notasi Bahasa Inggris
     Numerical notations in all tables and graphs in this annual report are in English

      Dalam miliar Rupiah kecuali bila disebutkan lain                                p2007-2006                 2007          2006          2005           2004         2003*)
      In billion of Rupiah, unless otherwise stated
                                                                                             (%)
      Laporan Laba Rugi                Statements of Income
      Pendapatan Bunga Bersih                                                                       86.6          1,391           746           738           878           611
      Net Interest Income
      Pendapatan Selain Bunga                                                                      108.6           245             118            70            47           78
      Non Interest Income
      Laba sebelum Pajak dan Kepentingan Minoritas                                                236.0            746            222           264           450           381
      Income before Tax and Minority Interest
      Laba Bersih                                                                                 243.3             521           152            179          320          266
      Net Income

      Data Saham             Share Data
      Jumlah saham yang beredar (dalam jutaan)                                                        5.0        1,625         1,548          1,394         1,394          940
      Shared issued (in million)
      Laba Bersih per Saham Dasar (Rupiah penuh)                                                  230.0            320              97           129          230           283
      Basic Earnings per Share (Full Amount)
      Dividen Tunai per Saham (Rupiah penuh)                                                                            -             -    136.00           113.17        76.66
      Dividend per Share (Full Amount)
      Dividen Saham per Saham (Rupiah penuh)                                                                            -             -     204.13                   -         -
      Dividen per Share (Full Amount)

      Sekilas Neraca Akhir Tahun                    Balance Sheets at Year End
      Total Aktiva                                                                                   12.7     34,908         30,973         25,109        18,643         13,878
      Total Assets
      Penempatan Pada Bank Indonesia Dan Bank Lain                                                   19.2        1,263         1,060           1,315          935          1,431
      Placements at Bank Indonesia and Other Banks
      Efek-Efek Dan Tagihan Lainnya                                                                (2.0)       14,832         15,130         9,409         6,425          2,700
      Securities and Other Receiveables
      Kredit Yang Diberikan                                                                          27.6      14,037        10,999          11,263          7,581        6,376
      Loans
      Simpanan Pihak Ketiga                                                                          16.6      30,031        25,756         21,977        15,534         11,464
      Third Party Funds
      Total Ekuitas                                                                                 52.0        2,939          1,934          1,277          1,177        1,008
      Total Equity

      Rasio Kinerja Tertentu (%)                        Selected Performance Ratios (%)
      Marjin Pendapatan Bunga Bersih
      Net Interest Margin (NIM)
      Imbal Hasil Aktiva (ROA)                                                                                  2.33%         0.88%          1.25%         2.99%         3.24%
      Return on Assets (ROA)
      Imbal Hasil Ekuitas (ROE)                                                                               25.52%           9.10%         15.11%       31.58%         32.51%
      Return on Equity (ROE)
      Kredit Diberikan terhadap Total Dana Masyarakat                                                         46.74% 42.70%                51.25% 48.80%                 55.61%
      Loan to Deposits Ratio (LDR)
      Kredit Diklasifikasikan Bruto terhadap Total Kredit                                                        1.53%         1.68%         1.43%         1.98%          1.54%
      Non Performing Loans - Gross (NPL)
      Rasio Kecukupan Modal Risiko Kredit                                                                      14.21%        15.92%          11.13%       13.53%         14.04%
      Capital Adequacy Ratio (CAR) Credit Risk
      Rasio Kecukupan Modal Risiko Pasar                                                                       11.84%        15.73%          11.12%                  -         -
      Capital Adequacy Ratio (CAR) Marlet Risk
      Rasio Biaya terhadap Pendapatan                                                                          79.21%       92.78%         88.78%        73.74% 76.58%
      Cost to Income Ratio

      Karyawan dan Cabang                    Employees and Branches
      Jumlah Cabang (Angka Penuh)                                                                     7.4           160           149            122           102           87
      Number of Branches (Full Amount)
      Jumlah Karyawan (Angka Penuh)                                                                  19.7       4,072         3,403          3,082         2,605          1,944
      Number of Employees (Full Amount)




     *) Ikhtisar keuangan tahun 2003 adalah data keuangan konsolidasi dengan PT Mega Capital Indonesia, anak perusahaan yang telah dijual pada tanggal 18 Mei 2005
        Financial figures for 2003 are consolidated figures with PT Mega Capital Indonesia, a subsidiary which was sold on May 18, 2005



14
                                                                                                                                                                   2007

                                                                                                                                                     2006
                                                                      2007


                                                                                                                                       2005


                                                     2006                                                               2004




                                                                                                                                                                    34,908
                                                                                                                                                          30,973
                                        2005                                                            2003*)


                                                                          2,939
                        2004
        2003*)




                                                                                                                                           25,109
                                                                                                                           18,643
                                                          1,934




                                                                                                             13,878
                                           1,277
                            1,177
             1,008




  Total Ekuitas (dalam miliar rupiah)                                                             Total Aktiva (dalam miliar rupiah)
  Total Equity (in billion rupiah)                                                                Total Assets (in billion rupiah)




                                                                      2007                                                                                         2007

                                                     2006

                                                                                                                                       2005           2006
                                       2005



                        2004                                                                                             2004
                                                                          30,031




                                                                                                                                                                     14,037



                                                                                                        2003*)
        2003*)
                                                          25,756




                                                                                                                                                          10,999
                                                                                                                                           11,263
                                           21,977
                           15,534




                                                                                                                            7,581
                                                                                                             6,376
             11,464




  Simpanan Pihak Ketiga (dalam miliar rupiah)                                                      Kredit Yang Diberikan (dalam miliar rupiah)
  Third Party Funds (in billion rupiah)                                                           Loans (in billion rupiah)




  *) Ikhtisar keuangan tahun 2003 adalah data keuangan konsolidasi dengan PT Mega Capital Indonesia, anak perusahaan yang telah dijual pada tanggal 18 Mei 2005
     Financial figures for 2003 are consolidated figures with PT Mega Capital Indonesia, a subsidiary which was sold on May 18, 2005




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                                                                    15
     Kal eid o s kop 2 007
     2 0 07 Kal e i d o sco p e




     Januari January                                              Februari February
     29 Januari                                                   8 Februari
     Peluncuran Krida Mega Pass di Mataram.                       Mega Peduli dengan memberikan sumbangan bagi
     Launch of Krida Mega Pass in Mataram.                        korban banjir ke beberapa lokasi di Jakarta.
                                                                  Mega Peduli (Mega Cares) provided assistance to victims
                                                                  of flooding in a number of areas of Jakarta.




     Mei May                                                      Juni June
     4 Mei                                                        8 Juni
     Peluncuran Mega Link Protected Fund, produk                  Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
     gabungan antara simpanan dan asuransi yang                   Jakarta – Mega Plaza.
     memberikan bunga lebih tinggi dengan asuransi                Opening of Bank Mega sub branch Jakarta – Mega Plaza.
     jiwa.
     Launch of the Mega Link Protected Fund, a product            22 Juni
     combined savings and insurance that provides higher
                                                                  Kerjasama Pembiayaan Tol Waru - Surabaya
     interest for life insurance.
                                                                  Joint Financing for Tol Waru Project - Surabaya

     9 Mei                                                        25 Juni
     Peluncuran Produk Mega Dollar berhadiah langsung             Relokasi Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
     tahap IV                                                     Jakarta – Saharjo.
     Launch of stage IV of the Mega Dollar product with instant
                                                                  Relocation of Bank Mega sub branch Jakarta
     gifts.
                                                                  – Saharjo.

     14 Mei
     Relokasi Bank Mega Kantor Cabang Bekasi – A. Yani.
     Relocation of the Bank Mega branch at Bekasi - A. Yani.


     25 Mei
     Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
     Bekasi Jababeka.
     Opening of Bank Mega sub branch at Bekasi - Jababeka.




16
                                             12 April             22 Juni               9 Juli


                                      17 Maret             28 Maret            30 Maret




Maret March                                                   April April
17 Maret                                                      12 April
Penandatanganan Nota Kesepahaman Bank Mega                    Bank Mega memperoleh Call Center Award dari
dengan Bank Syariah Mega Indonesia tentang                    Carre CCSL dan Majalah Marketing.
aliansi bisnis layanan perbankan.                             Bank Mega wins Call Center Award from Carre CCSL and
Signature of a Memorandum of Understanding between            Marketing magazine.
Bank Mega and Bank Syariah Mega Indonesia on an alliance
in banking services.
                                                              18 April
                                                              Peluncuran Mega Rencana Paket Promo V, yaitu
28 Maret                                                      suatu produk tabungan dengan hadiah langsung
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar                    bagi nasabah yang membuka tabungan Mega
Biasa Bank Mega.                                              Rencana.
Annual Shareholders’ General Meeting and Extraordinary        Launch of Mega Rencana Paket Promo V, a savings product
General Meeting of Bank Mega.                                 with gifts for customers who open such accounts.

30 Maret
Peresmian Taman Bermain dan Perpustakaan Bank
Mega di samping gedung Menara Bank Mega
Inauguration of Play Park and the Bank Mega Library next
to Bank Mega Tower.



Juli July                                                     Agustus August
2 Juli                                                        9 Agustus
Relokasi Bank Mega Kantor Cabang Jakarta – Pluit.             Mid Year Rapat Kerja Bank Mega.
Relocation of Bank Mega branch Jakarta – Pluit.               Mid Year Business Meeting of Bank Mega.


9 Juli                                                        20 Agustus
Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Jakarta                     Press Gathering Bank Mega.
                                                              Press Gathering Bank Mega.
– Sudirman.
Opening of Bank Mega branch Jakarta – Sudirman.
                                                              31 Agustus
Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu                    Bank Mega Peduli Pendidikan Bangsa, Rangkaian
Jakarta – Sampurna Square.                                    Hibah 1000 Komputer di Yogyakarta.
Opening of Bank Mega sub branch Jakarta – Sampurna            Bank Mega Cares for National Education; providing a gift of
Square.                                                       1,000 computers in Yogyakarta.


12 Juli
Pembukaan Bank Mega Kantor Wilayah Makasar.
Opening of Bank Mega Makasar regional office.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                  17
     Kal eid o s kop 2 007
     2 0 07 Kal e i d o sco p e




     September September                                       Oktober October
     4 September                                               2 Oktober
     Edukasi Perbankan di SMA Al Azhar 3 Kebayoran             Customer Gathering di Pontianak.
     Baru – Jakarta Selatan.                                   Customer Gathering, Pontianak.
     Banking Education at the Al Azhar 3 Senior High School,
     Kebayoran Baru – South Jakarta.                           3 Oktober
                                                               Customer Gathering di Jakarta.
     11 September                                              Customer Gathering, Jakarta.
     Donor Darah karyawan Bank Mega.
     Blood donations by employees of Bank Mega.                4 Oktober
                                                               Customer Gathering di Jambi.
     18 September                                              Customer Gathering, Jambi
     Customer Gathering di Jakarta.
     Customer Gathering, Jakarta.                              5 Oktober
                                                               Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
     20 September                                              Jakarta – Universitas Tarumanegara.
                                                               Opening of Bank Mega sub branch Jakarta – University of
     Customer Gathering di Pekanbaru.                          Tarumanegara.
     Customer Gathering, Pekanbaru.

                                                               9 Oktober
     24 September
                                                               Mega Berbagi, pemberian bantuan sembako kepada
     Customer Gathering di Bandung
     Customer Gathering, Bandung.
                                                               masyarakat kurang beruntung dan yatim piatu
                                                               di lingkungan sekitar Kantor Pusat dan seluruh
     26 September                                              Cabang di Indonesia dalam memperingat Hari Raya
     Customer Gathering di Surabaya.                           Idul Fitri.
                                                               Mega Berbagi: provision of basic food aid to poor people
     Customer Gathering, Surabaya.
                                                               and orphans in the area around the bank’s headquarters
                                                               and all branches across Indonesia in celebration of Idul
     27 September                                              Fitri.
     Customer Gathering di Malang.
     Customer Gathering, Malang.
                                                               23 Oktober
                                                               Customer Gathering di Yogyakarta.
     28 September                                              Customer Gathering, Yogyakarta.
     Customer Gathering di Kediri.
     Customer Gathering, Kediri.
                                                               25 Oktober
                                                               Customer Gathering di Makasar.
                                                               Customer Gathering, Makasar.

                                                               29 Oktober
                                                               Sumbangan bagi pengungsi korban Gunung Kelud.
                                                               Donations for evacuees from eruption of Gunung Kelud.

                                                               30 Oktober
                                                               Customer Gathering di Lampung.
                                                               Customer Gathering, Lampung.

                                                               31 Oktober
                                                               Due Diligence Meeting & Public Expose Penawaran
                                                               Umum Obligasi Subordinasi Bank Mega Tahun 2007.
                                                               Due Diligence Meeting & Public Expose of Public Offering
                                                               of Subordinate Obligations of Bank Mega, 2007.



18
                                              8 November               19 November                 13 Desember

                                        11 September             18 September              31 Oktober




November November                                             Desember December
2 November                                                    3 Desember
Customer Gathering di Banjarmasin.                            Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Purwakarta.
Customer Gathering, Banjarmasin.                              Opening of Bank Mega branch Purwakarta.

5 November                                                    4 Desember
Edukasi Perbankan SMP Lab School Kebayoran Baru               Peluncuran Teknologi EMV (Euro Master Visa) Kartu
di Kantor Pusat Bank Mega.                                    Kredit Mega Visa.
Banking Education for junior high school students Lab         Launch of EMV (Euro Master Visa) technology for Mega
School Kebayoran Baru at Bank Mega.                           Visa credit cards.

                                                              5 Desember
6 November
                                                              Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Bojonegoro.
Customer Gathering di Samarinda.                              Opening of Bank Mega branch Bojonegoro.
Customer Gathering, Samarinda.
                                                              6 Desember
8 November                                                    Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Garut.
Bank Mega Peduli Pendidikan Bangsa, Rangkaian                 Opening of Bank Mega branch Garut.
Hibah 1000 Komputer di Universitas Islam Bandung.
Bank Mega Cares for National Education, gift of 1,000         7 Desember
computers to Islamic University, Bandung.                     Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
                                                              Jakarta – CBD Pluit.
9 November                                                    Opening of Bank Mega sub branch Jakarta – CBD Pluit.
Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
Pati.                                                         10 Desember
Opening of Bank Mega sub branch Pati.                         Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
                                                              Denpasar – Seminyak.
Customer Gathering di Medan.                                  Opening of Bank Mega sub branch Denpasar – Seminyak.
Customer Gathering, Medan.
                                                              13 Desember
13 November                                                   Komisaris Utama Bank Mega Chairul Tanjung
Customer Gathering di Palembang.                              Mendapatkan Penghargaan Marketer Of The Year
Customer Gathering, Palembang.                                dari MarkPlus.
                                                              Chairul Tanjung, President Commissioner of Bank Mega
                                                              awarded as Marketer of The Year from MarkPlus.
16 November
Pembukaan Bank Mega Kantor Wilayah Medan.                     19 Desember
Opening of Bank Mega Medan regional office.
                                                              Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
Customer Gathering di Denpasar.                               Jakarta – Pantai Indah Kapuk.
                                                              Opening of Bank Mega sub branch Jakarta – Pantai Indah
Customer Gathering, Denpasar.
                                                              Kapuk.

19 November                                                   27 Desember
Public Expose Bank Mega.                                      Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
Public Expose Bank Mega.
                                                              Klaten.
                                                              Opening of Bank Mega sub branch Klaten.

                                                              28 Desember
                                                              Pembukaan Bank Mega Kantor Cabang Pembantu
                                                              Medan – Pulo Brayan
                                                              Opening of Bank Mega sub branch Medan – Pulo Brayan.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                             19
     L apo ra n Ko m i s a ris U t a ma
     P re s id e n t Co mmi ssi o n e r ’s Report


     Kondisi perekonomian nasional yang kondusif pada tahun 2007,
     dengan tingkat inflasi yang relatif rendah dan menguatnya nilai tukar
     Rupiah terhadap Dollar Amerika, telah menciptakan suatu momentum
     positif bagi kinerja Bank Mega. Di samping itu, peningkatan Indeks
     Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia secara signifikan juga telah
     membuktikan bertambahnya tingkat kepercayaan investor asing terhadap
     iklim pasar di Indonesia. Satu hal yang juga perlu dicatat adalah
     indikator-indikator makro ekonomi lainnya juga menunjukkan kondisi
     yang baik untuk mendukung pertumbuhan perekonomian.




20
National economic conditions developed
positive momentum during 2007, creating
conditions that produced positive benefits for
Bank Mega. Inflation was relatively low and the
                                                                             Rp
                                                                               521,0
Rupiah strengthened against the US Dollar.                                                 miliar
The Composite Index at the Indonesia Stock                                     Laba Bank Mega
Exchange rose strongly throughout the year                                     meningkat hampir
in evidence of increasing confidence in the                                    3x lipat dari
Indonesian market among foreign investors.                                     tahun 2006
Macroeconomic statistics also provided
evidence of sound conditions to support
continuing economic growth




Kondisi tersebut telah meningkatkan                           These conditions provided optimism for
optimisme Perusahaaan untuk terus dapat                       positive future development for Bank Mega,
mengembangkan Bank Mega, yang telah                           which has achieved an improvement in brand
memiliki brand awareness dan product                          awareness and is now moving to improve
awareness, dan memacu laju pertumbuhan                        product awareness in order to create a cycle
Bank Mega diatas rata-rata pertumbuhan                        of growth above the average level for the
sektor perbankan umumnya, sehingga                            banking sector in order to develop its scale of
pengembangan Bank Mega di bidang                              operations within a short period of time.
operasional dapat dicapai dalam waktu yang
tidak terlalu lama.                                           The Board of Commissioners is happy to
                                                              report that Management successfully steered
Dengan penuh rasa bangga, dapat saya                          Bank Mega through a major paradigm shift
sampaikan bahwa pada tahun 2007,                              in 2007. The contract management that was
Manajemen Bank Mega telah berhasil                            introduced at all branches brought a significant
memperoleh kesuksesan dalam kinerja                           improvement in performance. A number of
Perusahaan melalui suatu perubahan                            branches demonstrated profits above set
paradigma. Sistem kontrak manajemen yang                      target levels. In line with this contractual
diterapkan di seluruh cabang telah membawa                    system, a proportion of additional profits
peningkatan kinerja secara signifikan.                        was provided as a bonus for branches that
Beberapa kantor cabang berhasil membukukan                    overachieved their targets.
pencapaian laba lebih dari target yang
ditetapkan. Sesuai dengan skema kontrak,                      Inspiring Forces
maka kelebihan dari target yang ditetapkan                    The successful performance achieved by Bank
dibagikan sebagai bonus untuk cabang yang
                                                              Mega represents the result of synergy between
mencapai laba diatas target melalui formula
                                                              all organizational units of the Company,
tertentu.
                                                              which worked strongly side by side to achieve
                                                              or to surpass targets set by the Company.
Inspiring Forces                                              This achievement will support Bank Mega in
Kesuksesan kinerja yang diraih Bank Mega                      becoming a Bank capable of offering improved
tersebut merupakan hasil suatu sinergi dari                   products and services and with the potential
seluruh unsur organisasi perusahaan yang telah                for rapid growth. It is hoped that this result will
saling bahu membahu dan bekerja keras dalam                   provide inspiration for steps of the Company in
mencapai bahkan melewati target yang telah                    the future.
ditetapkan Perusahaan. Keberhasilan ini akan
dapat mendukung Bank Mega menjadi suatu
Bank yang mampu menawarkan produk dan
pelayanan yang lebih baik dan memiliki potensi
pertumbuhan yang tinggi. Hasil pencapaian
ini diharapkan akan memberikan inspirasi bagi
langkah Perusahaan di masa depan.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                          21
     Laporan Komisaris Utama
     President Commissioner’s Report




     Perubahan Strategi                              Change in Strategy
     Kami sangat mendukung langkah manajemen         The Board of Commissioners strongly supports
     Bank Mega untuk melakukan perubahan             the Management of Bank Mega in introducing
     strategi dalam mengelola perusahaan yaitu       strategic changes in the management of the
     menetapkan objektif, baik target keuangan
                                                     Company such as establishing objectives
     maupun non keuangan yang ingin dicapai
                                                     either in the form of financial and non-financial
     pada tahun 2007. Dari sisi bisnis pembiayaan,
     Bank Mega menetapkan target secara              targets for 2007. From the aspect of business
     agresif pada seluruh segmen, yaitu korporasi,   credits, Bank Mega set aggressive targets in
     komersial dan konsumer. Untuk itu, Perusahaan   all areas, that is corporate, commercial and
     juga mengambil langkah terkait perubahan        consumer. The Company also took associated
     organisasi serta memperkenalkan produk-         organizational steps and introduced new
     produk baru, termasuk warehouse financing       products, including warehouse financing
     dan asset-based financing. Industri yang        and asset-based financing. Industries that
     termasuk dalam fokus pembiayaan ini adalah
                                                     were included in these credit programs were
     infrastruktur, perkebunan dan transportasi.
                                                     infrastructure, plantations and transportation.
     Pada akhir tahun, Bank Mega berhasil mencatat
     kenaikan laba sebesar 243,3 % atau hampir       At the end of the year, Bank Mega achieved
     tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.     an improvement in profit of 243.3%
     Kompetisi dengan bank asing berskala            or almost three times that of the year
     internasional merupakan kendala yang perlu      before. Competition with major foreign
     diperhitungkan dalam usaha mempertahankan       banks represents a challege that requires
     tingkat pertumbuhan yang telah dicapai oleh     consideration in maintaining the level of growth
     Bank Mega.
                                                     that has been achieved by Bank Mega.
     Perusahaan berhasil memperoleh pencapaian
     laba tersebut melalui efisiensi biaya atas      The Company achieved the level of profit by
     pendanaan dari sebesar 10,4% pada tahun         means of credit dispersion efficiency from
     2006 menjadi 6,9% pada tahun 2007.              10.4% in 2006 to 6.9% in 2007. This reduction
     Penurunan sebesar 3,5% itu lebih baik dari      of 3.5% outperformed the reduction in the
     penurunan tingkat bunga Sertifikat Bank         level of interest for Bank Indonesia Certificates
     Indonesia yang tercatat sebesar 2,25%, dari     of 2.25%, from 10.25% to 8% during the year.
     10,25% menjadi 8% dalam tahun tersebut.         Other endeavors also reduced the cost of
     Usaha lain yang ditempuh guna menurunkan
                                                     funds, with the Company achieving a shift of
     biaya pendanaan adalah keberhasilan
                                                     43.6% of high-cost funds to low-cost funds
     Perusahaan dalam menggeser 43,6% komposisi
     dana mahal menjadi dana murah dengan            with a lower level of interest.
     tingkat suku bunga yang lebih rendah.
                                                     Growth in credit card operations also
     Pertumbuhan kartu kredit juga meningkat         demonstrated extraordinary growth of 110.3%
     dengan jumlah peningkatan yang luar biasa,      to 315,000 cards issued by the end of 2007.
     tumbuh sebesar 110,3% menjadi 315 ribu kartu    Outstanding credit card loans grew by 94.7%
     pada Desember 2007. Sedangkan untuk             from Rp 311.2 billion at December 2006 to
     outstanding kartu kredit tumbuh sebesar
                                                     Rp 605.9 billion at December 2007. This was
     94,7%, dari sebesar Rp 311,2 miliar pada
                                                     achieved by the implementation of interesting
     Desember 2006, menjadi Rp 605,9 miliar pada
     Desember 2007. Hal ini dapat tercapai berkat    programs and a high quality of service. Bank
     program-program yang menarik serta kualitas     Mega credit cards have become a normal
     pelayanan yang handal. Kartu kredit Bank Mega   part of the daily life of many Indonesians,
     sudah menjadi produk yang umum digunakan        encouraging the Company to further utilize the
     oleh masyarakat sehingga Perusahaan perlu       change in lifestyle to more optimal ends. The
     memanfaatkan perubahan gaya hidup ini           majority ownership by the Para Group of PT
     lebih optimal lagi. Kepemilikan mayoritas       Mahagaya with its 15 licenses for fashion brands
     Para Group di PT Mahagaya yang memegang
                                                     and ownership of the travel companies Anta
     lisensi atas 15 merek fashion ternama dan
                                                     Tour and Vaya Tour have created a synergy to
     kepemilikan di perusahaan perjalanan Anta
     Tour dan Vaya Tour telah membentuk sinergi      assist growth in the credit card business by



22
dalam meningkatkan bisnis kartu kredit terkait                way of the launch of new programs. We are
program-program baru yang diluncurkan. Kami                   optimisticthat Bank Mega’s credit card business
optimis, bisnis kartu kredit Bank Mega akan                   will continue to grow significantly.
tumbuh dengan sangat signifikan.
                                                              By the end of 2007, Bank Mega possessed
Bank Mega yang pada akhir tahun 2007 telah
                                                              a network of 160 branches and will open a
memiliki 160 cabang akan membuka 18 cabang
lainnya pada awal tahun 2008 dari total                       further 18 branches at the beginning of 2008,
penambahan 72 cabang yang direncanakan.                       as part of a program of adding 72 branches
Selanjutnya, Bank Mega akan fokus pada                        during the year. Bank Mega will then focus on
konsolidasi sebelum meningkatkan lagi jumlah                  consolidation before raising the number of its
cabangnya menjadi 250 pada tahun 2009                         branches to 250 in 2009 and opening branches
termasuk pembukaan cabang di luar negeri.                     overseas.

Pada tahun 2008, Bank Mega mentargetkan
                                                              In 2008, Bank Mega targets an increase in
peningkatan anggaran SDM sebesar 32% yang
                                                              its human resources budget of 32% in order
dialokasikan untuk peningkatan jumlah dan gaji
karyawan. Dewan Komisaris beserta Dewan                       to improve the number of and the wages of
Direksi percaya bahwa kesejahteraan karyawan                  employees. The Board of Commissioners and
dapat meningkatkan kinerja Perusahaan.                        the Board of Directors believe that employee
Kenaikan gaji ini akan berlaku efektif mulai                  welfare can produce benefits for performance
bulan April 2008 dan penghargaan ini                          at the Company. Pay rises will become effective
diharapkan akan mendorong para karyawan                       beginning in April 2008 and this recognition
untuk dapat terus berprestasi dengan lebih                    is hoped to further encourage employees to
baik lagi.
                                                              continue to improve their performance.
                                                              Customer service is a vital part of the Bank
Pelayanan nasabah memiliki peran penting bagi
keberhasilan Bank Mega. Penerapan metode                      Mega recipe for success. Our move to a full-
full-service telah memberikan kontribusi dalam                service bank provides additional branch
peningkatan laba yang diperoleh cabang                        income and during 2008 training will intensify
dan diharapkan akan lebih meningkat lagi                      to improve capacities in this area. Appropriate
sejalan dengan beberapa pelatihan yang                        funding will be made available for training
akan diberikan di tahun 2008. Anggaran                        programs that will not be conducted only in
yang memadai akan dialokasikan terkait                        Indonesia but also overseas in countries with
pengembangan ini mengingat pelatihan-
                                                              advanced technology in Treasury services. The
pelatihan tidak hanya dilakukan di dalam negeri
                                                              Company will provide the opportunity for this
akan tetapi juga di luar negeri terutama untuk
pelatihan bidang Treasury dengan teknologi                    training to employees with more than five years
canggih. Perusahaan memberikan kesempatan                     of service.
pelatihan ini bagi karyawan dengan masa kerja
minimal lima tahun.                                           Significant progress in Operations and IT will
                                                              be further developed to reduce the level of
Keberhasilan peningkatkan kualitas TI dan                     problems that have the capacity to disturb
Operasional akan terus dikembangkan lagi                      business operations, both at branch level or at
oleh Bank Mega untuk meminimalkan masalah-
                                                              head office. The Company has set targets for a
masalah yang dapat mengganggu jalannya
                                                              significant reduction in the level of breakdowns
usaha, baik di tingkat cabang maupun di kantor
pusat. Perusahaan menargetkan penurunan                       in ATM networks during 2008.
signifikan pada kerusakan jaringan ATM di
tahun 2008.                                                   In the long run, business sizing is an important
                                                              key to improving the size of our assets, with
Business sizing dalam jangka panjang                          emphasis on quantity, quality and price. The
memegang peranan penting terkait                              initial aspect is to achieve 90% third-party
peningkatan jumlah asset yang berfokus pada                   funds, with achievement of quality of long-
jumlah, kualitas dan nilai. Aspek pertama yaitu
                                                              term funding the second aspect in creating
perolehan dana pihak ketiga, ditargetkan
                                                              improved performance. The last aspect, value,
mencapai sebesar 90%, kualitas pendanaan
dengan jangka panjang, sebagai aspek



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       23
     Laporan Komisaris Utama
     President Commissioner’s Report




                              Nama                                         Saham                      %

         PT. Mega Corpora (d/h PT. Para Global Investindo)              897.562.265                 55,22

                  Masyarakat (kepemilikan <5%)                          727.880.923                 44,78

                               Total                                    1.625.443.188              100,00
     Komposisi Pemegang Saham per 31 Desember 2007
     Shareholders Composition per 31 December 2007



     kedua, diharapkan akan meningkatkan kinerja             is targeted as the major key to our funding
     Perusahaan sedangkan aspek terakhir yaitu               solutions. Net Interest Margins (NIM) have
     nilai, ditargetkan akan menjadi kunci utama             already been improved and can be further
     bagi solusi pendanaan. Peningkatan Net                  strengthened if the Company is able to reduce
     Interest Margin (NIM) yang telah dicapai akan
                                                             the cost of loan funds to third parties without
     dapat lebih ditingkatkan lagi jika Perusahaan
                                                             reducing competitiveness. Many cooperation
     dapat menekan biaya pinjaman yang diberikan
     kepada pihak ketiga, tanpa harus menurunkan             programs with Mega Life and Mega Capital
     kemampuan daya saing. Program-progam                    have resulted in a reduction in the cost of
     kerjasama antara Mega Life dengan Mega                  funds.
     Capital telah berhasilkan menurunkan biaya
     pendanaan.                                              In summary, 2008 is expected to be another
                                                             year of extraordinary growth, with the opening
     Kesimpulannya, dengan target pembukaan                  of the bank’s first overseas branches and the
     cabang pertama di luar negeri dan 250 kantor
                                                             expansion of the branch to reach 250 by the
     cabang pada akhir tahun 2009, Perusahaan
                                                             end of 2009. Assets will also be increased
     berharap dapat mempertahankan laju
     pertumbuhan yang luar biasa pada tahun 2008,            during 2008 to reach Rp 40.0 trillion, while
     dengan jumlah total Asset sebesar Rp 40,0               credit disbursement will increase as quickly
     triliun disertai penyaluran kredit yang efisien         as possible while maintaining a high quality of
     dan menjaga kualitas pinjaman dengan efektif.           loans.

     Jumlah kredit yang akan disalurkan tersebut             Credit disbursements are planned to reach no
     direncanakan berjumlah di atas Rp 19,5 Triliun,         less than Rp. 19.5 trillion compared to only Rp
     jauh lebih tinggi dibandingkan Rp 14,0 Triliun
                                                             14.0 trillion at the end of 2007. Efforts will also
     yang disalurkan selama tahun 2007. Beberapa
                                                             be taken to achieve more than 50 products
     usaha juga akan ditempuh guna menciptakan
     lebih dari 50 produk program gabungan                   for joint programs, with the contribution of
     dengan 20% tingkat turnover yang disumbang              credit card services rising to 20% of turnover.
     oleh kartu kredit. Selanjutnya, Perusahaan akan         To increase the level of service to customers,
     terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada            breakdowns in ATMs will be minimized and an
     nasabah, meminimalisir tingkat kerusakan ATM            additional 150 machines will be installed.
     dan menambah 150 mesin baru.
                                                             Changes to Leadership and Holding
     Pergantian Pengurus dan Perusahaan                      Company
     Induk                                                   We take this opportunity to announce that
     Pada kesempatan yang baik ini kami                      based on the Annual Shareholder’s General
     sampaikan bahwa berdasarkan Rapat Umum                  Meeting and Extraordinary General Meeting of
     Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa
                                                             28 March 2007, Bank Mega made changes to
     pada tanggal 28 Maret 2007, Bank Mega
                                                             its leadership by appointing Mr. J.B. Kendarto
     melakukan perubahan Susunan Pengurus,
     yaitu mengangkat Sdr. J. B. Kendarto sebagai            as a Director of the Company, in place of Mr.
     Direktur Perseroan menggantikan Sdr. Beny               Beny Witjaksono, who was appointed President
     Witjaksono. Selanjutnya Sdr. Beny Witjaksono            Director of Bank Mega Syariah Indonesia, a
     diangkat sebagai Direktur Utama Bank Syariah            sister company of Bank Mega.
     Mega Indonesia yang merupakan sister
     company Bank Mega.


24
Berdasarkan SK Menteri Hukum & HAM Nomor:                     Based on Decree of the Minister for Justice
W7-04909 HT.01.04-TH.2007 tanggal 02 Mei                      and Human Rights No. W7-04909 HT.01.04-
2007, tentang Persetujuan Akta Perubahan                      TH.2007 of 2 May 2007 on Approval of
Anggaran Dasar Perseroan Terbatas telah                       Changes in the Rules of Incorporation of
dilakukan perubahan nama PT. Para Inti
                                                              Limited Liability Companies, the name of the
Holdindo yang merupakan perusahaan
                                                              holding company of PT Bank Mega Tbk was
induk PT Bank Mega Tbk menjadi PT. CT
Corpora. Selanjutnya berdasarkan SK Menteri                   changed from PT. Para Inti Holdindo to become
Hukum & HAM Nomor: C-03043 HT.01.04-                          PT. CT Corpora. Then, based on Decree of the
TH.2007 tanggal 13 Nopember 2007, tentang                     Minister for Justice and Human Rights No.
Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar                     C-03043 HT.01.04-TH.2007 of 13 November
Perseroan telah dilakukan perubahan nama                      2007 on Approval of Changes in the Rules
PT. Para Global Investindo selaku pemegang                    of Incorporation of a Company, the name PT.
saham PT. Bank Mega Tbk. sebesar 55,22%                       Para Global Investindo, the holder of 55.22% of
menjadi PT. Mega Corpora. Adapun komposisi
                                                              shares in Bank Mega was changed to PT. Mega
pemegang saham PT. Mega Corpora adalah :
                                                              Corpora. The composition of shareholders in
a. PT. CT Corpora                99,99 %
b. PT. Para Rekan Investama      00,01 %.                     PT. Mega Corpora is as follows:
                                                              a. PT. CT Corpora              99,99 %
Komite-Komite                                                 b. PT. Para Rekan Investama 00,01 %.
Dalam melakukan pengawasan atas jalannya
perusahaan Komisaris Bank Mega dibantu oleh                   Committees
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan                      In performing oversight of the performance of
Komite Remunerasi & Nominasi.                                 the company, the Commissioners of Bank Mega
                                                              are assisted by the Audit Committee, the Risk
Komite Audit Bank Mega telah bertugas                         Monitoring Committee and the Remuneration
dengan baik diantaranya memastikan
                                                              and Nomination Committee.
bahwa laporan keuangan perusahaan yang
dipublikasikan telah memenuhi ketentuan-
ketentuan, risiko usaha telah dikelola                        The Audit Committee of Bank Maga has
dengan baik dan sistem pengendalian intern                    performed satisfactorily, including by ensuring
dilaksanakan dengan memadai, aktivitas usaha                  that published financial reports of the company
telah dilaksanakan dengan memperhatikan                       fulfill all requirements, that business risk has
etika dan telah sesuai dengan peraturan yang                  been managed well, the system of internal
berlaku dan melakukan penelaahan tingkat                      control has been performed in a satisfactory
kepatuhan perusahaan terhadap peraturan                       manner and that business operations have
perundang-undangan di bidang perbankan
                                                              been conducted in an ethical manner and in
dan pasar modal serta peraturan perundang-
                                                              conformance to prevailing regulations. It has
undangan lainnya yang berhubungan dengan
kegiatan perusahaan.                                          inspected the level of conformance to laws
                                                              and regulations in the banking sector, the
Sementara itu Komite Pemantau Risiko                          capital markets and other laws and regulations
Bank Mega juga telah melakukan tugas dan                      governing the operations of the company.
tanggung jawabnya antara lain memberikan
pendapat dan rekomendasi kepada Dewan                         Meanwhile the Risk Monitoring Committee
Komisaris mengenai Kebijakan Manajemen                        of Bank Mega performed its duties and
Risiko dan pelaksanaanya, mengidentifikasi
                                                              responsibilities through steps include the
hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan
                                                              provision of advice and recommendations
Komisaris sehubungan dengan pelaksanaan
manajemen risiko, melakukan penelaahan atas                   to the Board of Commissioners concerning
kualitas informasi Risk Profile Report yang                   Risk Management Policy and its operation,
telah disampaikan kepada Bank Indonesia dan                   identified issues that require the attention
melakukaan penelaahan atas berfungsinya                       of the Board of Commissioners involving the
manajemen risiko pada Bank Mega                               implementation of risk management, judged
                                                              the quality of information in the Risk Profile
                                                              Report delivered to Bank Indonesia as well as
                                                              the function of risk management at Bank Mega.



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       25
     Laporan Komisaris Utama
     President Commissioner’s Report




     Komite Remunerasi dan Nominasi telah            The Remuneration and Nomination Committee
     berfungsi dengan baik dalam membantu            has performed satisfactorily in assisting the
     Dewan Komisaris melakukan pemantauan            Board of Commissioners in evaluation of
     terhadap Kebijakan Remunerasi dan Nominasi      Remuneration and Nomination Policy as well
     serta tugas-tugas utama lainnya diantaranya
                                                     as other main functions including evaluation of
     melakukan evaluasi terhadap kebijakan
                                                     remuneration policy.
     remunerasi.

     Penutup                                         Conclusion
     Atas nama Dewan Komisaris, saya ingin           On behalf of the Board of Commissioners,
     menyampaikan rasa terima kasih serta            I wish to express thanks and the highest
     penghargaan setinggi-tingginya kepada Direksi   appreciation to the Directors and all employees
     dan seluruh karyawan atas usaha dan kerja       for their efforts and hard work throughout
     kerasnya selama tahun 2007 sehingga kinerja     2007, which has produced a significant
     usaha Bank Mega mengalami peningkatan           improvement in performance. Thanks are also
     yang cukup signifikan. Ucapan terima kasih      due to our business partners, customers and
     tidak lupa kami sampaikan kepada mitra
                                                     the banking authority for their continuing
     usaha, nasabah dan otoritas perbankan atas
                                                     support. We trust that all working units of Bank
     dukungannya selama ini. Kami berharap
     kepada seluruh unit kerja di Bank Mega untuk    Mega will maintain the spirit of cooperation
     dapat terus mempertahankan kerjasama dalam      in efforts to meet targets in the future. May
     upaya mewujudkan target-target di masa          Almighty God always provide his blessing to all
     datang. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu       of us. It is with confidence that we can see that
     melimpahkan rahmat dan karunia-Nya untuk        our hard work through 2008 will produce even
     kita semua. Dengan keyakinan, optimisme dan     better results for the advancement of us all and
     kerja keras kita sambut tahun 2008 dengan       the nation of Indonesia. Amen.
     hasil yang lebih maksimal untuk kemajuan kita
     semua dan bangsa Indonesia. Amin.
                                                     On behalf of the Board of Commissioners,
     Atas nama Dewan Komisaris,




                                            Chairul Tanjung
                                           Komisaris Utama
                                      President Commissioner




26
D ewan Ko m i s ar i s
B o a rd o f Co mmi ssi o n e r s




                                                                             1   2

                                                                             3


                                                                      1. Chairul Tanjung
                                                                         Komisaris Utama President Commisioner
                                                                      2. Achjadi Ranuwisastra
                                                                         Komisaris Independen Independent Commisioner
                                                                      3. Rachmat Maulana
                                                                         Komisaris Independen Independent Commisioner




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                              27
     L apo ra n D i re kt u r U t a ma
     P re s id e nt Di re cto r ’s Re port



     Dengan bangga saya sampaikan bahwa kinerja usaha Bank Mega selama
     tahun 2007 telah menunjukkan peningkatan yang baik dan signifikan
     dalam berbagai aspek usahanya. Ini merupakan kinerja terbaik sepanjang
     sejarah Bank Mega. Perusahaan tidak hanya menciptakan rekor terbaik
     dalam hal kinerja keuangan, tetapi juga keberhasilan atas implementasi
     strategi perusahaan yang mulai dilaksanakan pada awal tahun 2007 dan
     akan menjadi landasan yang sangat kokoh untuk melangkah pada tahun-
     tahun mendatang.




28
I am proud to be able to state that the
performance of Bank Mega through 2007
produced strong and significant improvement
in every aspect of operations. This represents
the best performance in the history of Bank
Mega. The Company not only set a new
                                                                             Rp
                                                                               30,0
record in its financial performance, but also                                           triliun
successfully implemented a corporate strategy                                pencapaian Dana
first introduced at the beginning of 2007 and                                Pihak Ketiga
which will become a strong foundation for
progress in years to come.




Bank Mega melakukan kebijakan dan langkah-                    Bank Mega implemented the policies and
langkah transformasi dalam strategi usaha                     steps toward transformation in its business
sebagai antisipasi atas kinerja Bank Mega yang                strategy in view of what was seen as a less than
masih belum maksimal pada tahun 2006. Hal                     maximum result in 2006. This was caused by a
ini merupakan akibat terjadinya gejolak dalam                 downturn in the Indonesian economy because
perekonomian Indonesia sebagai dampak dari
                                                              of the rise in prices of fuels toward the end of
kenaikan harga bahan bakar minyak pada akhir
                                                              2005. Based on this experience, Bank Mega
tahun 2005. Atas dasar tersebut, Bank Mega
mengambil langkah bijaksana untuk menelaah                    resolved to introduce a policy of repositioning
kembali arah yang paling tepat bagi Bank Mega                 to the most appropriate stance for the bank in
untuk tahun 2007.                                             2007.

Kinerja Usaha                                                 Business Performance
Usaha dan kerja kerja keras seluruh insan Bank                The efforts and hard work of all elements of
Mega selama kurun waktu 2007, membawa                         Bank Mega throughout 2007 allowed Bank
Bank Mega mencatat keberhasilan atas strategi                 Mega to record strong achievement as a result
yang telah dijalankan. Laba bersih mencatat                   of the policies implemented. Net income saw
pertumbuhan yang sangat signifikan, yaitu                     extremely significant growth, nearly three
mencapai hampir tiga kali lipat atau sebesar                  times higher or 243.3% up from Rp 152.0
243,3 %, dari sebesar Rp 152,0 miliar pada
                                                              billion at December 2006 to Rp 521.0 billion
Desember 2006 menjadi sebesar Rp 521,0
                                                              at December 2007. Assets grew by 12.7%,
miliar pada Desember 2007. Pertumbuhan
asset sebesar 12,7 % juga berhasil diraih oleh                representing another achievement for Bank
Bank Mega dari sebesar Rp 31,0 Triliun pada                   Mega, up from Rp 31.0 trillion at December
Desember 2006 menjadi Rp 35,0 Triliun pada                    2006 to Rp 35.0 trillion at December 2007.
Desember 2007. Pertumbuhan asset ini juga                     Asset growth was accompanied by an
diikuti oleh perbaikan dari sisi kualitasnya,                 improvement in quality, a concrete result of the
hasil nyata dari kebijakan reprofiling kredit                 introduction of credit and funding reprofiling
dan pendanaan yang berhasil dijalankan. Dana                  policy. Third-party funds rose by 16.6% from
Pihak Ketiga yang berhasil dihimpun meningkat                 Rp 25.8 trillion at December 2006 to Rp 30.0
sebesar 16,6 % dari sebesar Rp 25,8 Triliun pada              trillion at December 2007. Bank Mega recorded
Desember 2006 menjadi Rp 30,0 Triliun pada
                                                              a rise in credit dispersion of 27.6% from Rp 11.0
Desember 2007. Dari sisi kredit, Bank Mega
                                                              trillion at December 2006 to Rp 14.0 trillion at
mencatat pertumbuhan sebesar 27,6 % dari
sebesar Rp 11,0 Triliun pada Desember 2006                    December 2007.
menjadi Rp 14,0 Triliun pada Desember 2007.
                                                              Growth in credit dispersion per segment
Pertumbuhan kredit per segmen juga                            was also positive. Credit dispersed to SMEs
menggembirakan, Kredit SME tercatat                           saw the greatest rise of 120.7% from Rp 1.0
mengalami peningkatan yang terbesar,                          trillion at December 2006 to Rp 2.1 trillion
meningkat sebesar 120,7%, dari sebesar Rp 1,0                 at December 2007. Corporate credits grew
triliun pada Desember 2006, menjadi Rp 2,1                    by 68.1% from Rp 3.9 trillion at December
triliun pada Desember 2007. Kredit korporasi



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        29
     Laporan Direktur Utama
     President Director’s Report




     meningkat sebesar 68,1%, dari Rp 3,9 triliun     2006 to Rp 6.5 trillion at December 2007.
     pada Desember 2006 menjadi Rp 6,5 triliun        Direct consumer credit also rose significantly,
     pada Desember 2007. Kredit konsumer              up 117.1% from Rp 622.9 billion at December
     langsung meningkat signifikan sebesar 177,1%,    2006 to Rp 1.7 trillion at December 2007. In
     dari Rp 622,9 miliar pada Desember 2006,         line with the reprofiling strategy, there was
     menjadi Rp 1,7 triliun pada Desember 2007.
                                                      a reduction of 34.0% in indirect consumer
     Sejalan dengan strategi reprofiling, kredit
                                                      credit (MOJF), or motor vehicle ownership
     konsumer tidak langsung (MOJF) yaitu Kredit
     Pemilikan Kendaraan Bermotor bekerjasama         programs in association with multi-finance
     dengan perusahaan multi finance telah berhasil   companies, from Rp 5.6 trillion at December
     kami turunkan sebesar 34,0% dari sebesar         2006 to Rp 3.7 trillion at December 2007.
     Rp 5,6 triliun pada Desember 2006 menjadi        This was conducted in line with the endeavor
     Rp 3,7 triliun pada Desember 2007. Upaya         to balance the level of risk and continuity
     dilakukan dalam rangka menyeimbangkan            of revenue sources that earlier were heavily
     tingkat risiko dan kesinambungan sumber          concentrated in one area. Implementation of
     pendapatan yang sebelumnya terkonsentrasi        the reprofiling strategy achieved a significant
     pada satu sektor. Strategi reprofiling yang      shift in the composition of credit. At December
     dijalankan telah berhasil merubah komposisi
                                                      2006 the ratio of Non-MOJF credit and MOJF
     kredit secara signifikan. Pada bulan Desember
                                                      was 49.5% : 50.5%; while at December 2007
     2006, komposisi kredit Non MOJF dan MOJF
     adalah 49,5% : 50,5%; sedangkan pada             the ratio had become 73.7% : 26.3%. Bank
     Desember 2007 perbandingannya berubah            Mega also achieved reprofiling in overall credit
     menjadi 73,7% : 26,3%. Bank Mega juga telah      disbursements to create a better balance in
     berhasil dalam melakukan reprofiling pada        corporate, commercial and consumer credit.
     segmentasi kredit yaitu menyeimbangkan           The proportion of consumer credit, 56.1% of
     antara kredit segmen korporasi, komersial        total disbursements at December 2006, was
     dan konsumer. Penyaluran kredit yang semula      reduced to 38.6% at the end of December
     didominasi oleh kredit konsumer, yang            2007, while the proportion of credit disbursed
     mencapai 56,1% pada Desember 2006, turun         in corporate loans rose from 35.1% at December
     menjadi hanya sebesar 38,6%, sementara
                                                      2006 to 46.2% at December 2007. The level
     komposisi kredit segmen korporasi dari 35,1%
     pada Desember 2006 menjadi 46,2% pada            of credit for the SME sector rose from 9.0% at
     Desember 2007, sedangkan kredit segmen           December 2006 to 15.2% at December 2007.
     SME meningkat dari 9,0% pada Desember
     2006 menjadi 15,2% pada Desember 2007.           There was positive growth in credit card
                                                      operations through 2007 with a remarkable
     Perkembangan kartu kredit selama tahun           rise of 110.3% in issued cards from 150.1
     2007 menunjukkan hasil yang positif dimana       thousand at December 2006 to 315.7 thousand.
     mengalami peningkatan yang luar biasa dari       Outstanding credit card loans rose by 94.7%
     150,1 ribu kartu pada bulan Desember 2006,       from Rp 311.2 billion at December 2006 to Rp
     tumbuh 110,3% menjadi lebih dari 315,7 ribu
                                                      605.9 billion at December 2007.
     kartu. Sedangkan untuk outstanding kartu
     kredit tumbuh sebesar 94,7% dari sebesar



30
                                      177,1%
                                          Pertumbuhan Kredit
                                          Konsumer Langsung
                                                                             110,3%
                                                                              Peningkatan Jumlah Kartu
                                          yang signifikan                     kredit di tahun 2007




Rp 311,2 miliar pada Desember 2006, menjadi                   In the area of funding, the company also
Rp 605,9 miliar pada Desember 2007.                           implemented a policy of reprofiling by means
                                                              of improvement in the composition of third-
Dalam bidang pendanaan, perusahaan juga                       party funds, which earlier were dominated by
menjalankan kebijakan reprofiling melalui                     high-cost funds (term deposits) to an improved
perbaikan komposisi dana pihak ketiga, yang
                                                              balance with low-cost funds (demand deposits
semula didominasi oleh dana mahal (deposito)
                                                              and savings accounts). The ratio of demand
berubah menjadi seimbang dengan dana
murah (giro dan tabungan). Komposisi giro                     deposits and savings accounts to term deposits
dan tabungan dibandingkan deposito pada                       at December 2006 was 25.8% : 74.2%, while
Desember 2006 adalah 25,8% : 74,2%, dan                       after reprofiling it became 43.7% : 56.3% at
terus menunjukkan perbaikan pada Desember                     December 2007. This achievement was mainly
2007 dengan perbandingan yang mencapai                        the result of Bank Mega’s success in marketing
43,7% : 56,3%. Pencapaian ini terutama                        demand deposits savings, and structured
didorong oleh keberhasilan Bank Mega dalam                    products attractive to customers such as Mega
memasarkan produk-produk giro dan tabungan                    Rencana, Mega Absolut, Mega Optima and
yang menarik bagi nasabah seperti Mega                        other special products that contributed to the
Rencana, Mega Absolut, Mega Ultima, Mega
                                                              increase in profit through the reduction in cost
Optima dan produk unggulan lainnya dan pada
                                                              of funds.
akhirnya meningkatkan perolehan laba melalui
penurunan biaya dana.
                                                              The success in reprofiling can also be seen
Keberhasilan kebijakan reprofiling ini dapat                  from the significant rise in demand deposits of
juga dilihat dari pertumbuhan signifikan                      104.4% from Rp 3.3 trillion at December 2006
yang dicapai Giro, yaitu sebesar 104,4%, dari                 to Rp 6.8 trillion at December 2007, well above
sebesar Rp 3,3 triliun pada Desember 2006,                    the growth in demand deposits in the banking
menjadi Rp 6,8 triliun pada Desember 2007.                    sector as a whole at December 2007 of 20%.
Pertumbuhan giro ini jauh diatas pertumbuhan                  Savings account deposits also rose significantly
giro perbankan nasional per Desember 2007                     by 90.6% from Rp 3.3 trillion at December
sebesar 20 %. Demikian juga dengan Tabungan
                                                              2006 to Rp 6.3 trillion at December 2007. This
yang tumbuh dengan signifikan mencapai
90,6 %, dari Rp 3,3 triliun pada Desember                     rise was also well above the level of growth of
2006, menjadi Rp 6,3 triliun pada Desember                    31.3% in the level of savings bank deposits in
2007. Pertumbuhan tabungan ini juga jauh                      the banking sector as a whole.
di atas pertumbuhan tabungan perbankan
nasional per Desember 2007 sebesar 31,3 %.                    Company Strategy
                                                              As 2007 begins, there is considerable hope
Strategi Perusahaan                                           for changes that will have a positive impact on
Memasuki tahun 2007 ini, banyak diantara                      the nation, especially seen from the continuing
kita berharap bahwa tahun ini akan banyak                     improvement in economic indicators. Bank
membawa perubahan-perubahan yang                              Mega shares in this optimism for improvement
berdampak positif bagi bangsa, apalagi jika                   in its performance to achieve its objectives for
memperhatikan indikator-indikator ekonomi                     the year, both in financial and non-financial



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       31
     Laporan Direktur Utama
     President Director’s Report




     yang terus membaik. Demikian juga dengan         targets. In its non-financial targets, Bank Mega
     Bank Mega, sikap optimis dan semangat untuk      plans to expand its branch network to 188
     terus meningkatkan karya dan kinerja telah       across 50 cities in Indonesia. In its financial
     mendorong Bank Mega untuk menetapkan             targets, assets are planned to grow to Rp
     objektif, baik target keuangan maupun non        35 trillion, credit dispersion to rise to Rp 17.5
     keuangan, yang ingin dicapai pada tahun
                                                      trillion, third-party funds to Rp 28.5 trillion
     2007. Untuk target non keuangan, Bank Mega
                                                      and net income to achieve the level of Rp 750
     menargetkan jaringan kantor cabang mencapai
     188 kantor yang tersebar di 50 kota di seluruh   billion.
     Indonesia. Sedangkan untuk target keuangan,
     aset tumbuh menjadi Rp 35 triliun, kredit        To support the achievement of these targets,
     tumbuh menjadi Rp 17,5 triliun, Dana Pihak       appropriate strategies will be required. Bank
     Ketiga menjadi Rp 28,5 triliun dan laba bersih   Mega has designed its strategies based on nine
     diharapkan dapat mencapai Rp 750 miliar.         main pillars:
                                                      1. Stategic Reprofiling of Credit
     Untuk mendukung pencapaian target diatas,        2. Strategic reprofiling of third-party funds
     tentu dibutuhkan strategi-strategi yang tepat.   3. Strategic development of credit card
     Bank Mega menjabarkan stategi-strategi              business
     tersebut dan membaginya dalam sembilan pilar
                                                      4. Strategic increase in fee-based income
     utama yaitu:
                                                      5. Strategic expansion of working networks/
     1. Strategi Reprofiling Kredit
                                                         branch offices
     2. Strategi Reprofiling Dana Pihak Ketiga
                                                      6. Strategic application of International
     3. Strategi Pengembangan Bisnis Kartu Kredit
     4. Strategi Meningkatkan Fee Based Income           Standards for IT & Operations, Treasury
     5. Strategi Pengembangan Jaringan Kerja          7. Strategic improvement of HR quality
     6. Strategi Menetapkan Standar Internasional     8. Strategic creation of ‘Beautiful Branches’
        untuk IT & Operational, Treasury              9. Strategic Extraordinary Service
     7. Strategi Meningkatkan Kualitas Sumber Daya
        Manusia                                       In its strategy in the area of credit, Bank
     8. Strategi Menciptakan Cabang Cantik            Mega targets aggressive growth in credit in
     9. Strategi Pelayanan Prima                      all market segments, Corporate, Commercial,
                                                      Direct Consumer and Credit Cards. Bank
     Untuk strategi di bidang kredit, Bank Mega       Mega has taken a number of steps including
     menargetkan pertumbuhan kredit yang cukup        organizational changes, the launch of new
     agresif di seluruh segmen, yaitu Korporasi,
                                                      products including warehouse financing,
     Komersial, Konsumer Langsung dan Kartu
                                                      asset-based financing and other moves. Bank
     Kredit. Untuk itu Bank Mega telah melakukan
     beberapa hal seperti perubahan organisasi,       Mega has also expanded the areas of industries
     peluncuran produk-produk baru seperti            which it funds to include the infrastructure,
     warehouse financing, asset based financing dan   plantation and transportation sectors. In its
     lain sebagainya. Bank Mega juga memperluas       commercial SME credit strategies, Bank Mega is
     sektor industri yang dibiayai meliputi sektor    focused on developing the role of branches in
     infrastruktur, perkebunan dan transportasi. Di   order to make this the backbone of Bank Mega
     dalam strategi kredit SME (komersial), Bank      commercial credit operations. Meanwhile, to
     Mega berfokus untuk lebih memberdayakan          reduce the concentration of risk on one specific
     peranan cabang sehingga diharapkan segmen        segment, Bank Mega has issued a policy
     ini akan menjadi tulang punggung kredit di
                                                      called reprofiling, which involves a shift from
     Bank Mega. Sementara itu, untuk mengurangi
                                                      the earlier focus on indirect consumer credit
     risiko yang terkonsentrasi pada salah satu
     segmen tertentu, sejak akhir tahun 2006,         through Mega Oto Joint Financing (MOJF) to a
     Bank Mega mengeluarkan kebijakan yang            more balanced focus on direct credit.
     kami sebut strategi reprofiling, yaitu merubah
     konsentrasi dari semula yang terfokus pada       Meanwhile, in the area of funding, Bank
     kredit konsumer tidak langsung Mega Oto Joint    Mega is concentrating on efforts to
     Financing (MOJF) menjadi lebih seimbang          improve the composition of low-cost funds
     dengan kredit langsung.                          (Demand deposits and Savings Accounts). A




32
Sementara itu, dalam strategi di bidang                       composition with a higher level of low-cost
pendanaan, Bank Mega fokus pada usaha untuk                   funds will produce higher net interest margin.
meningkatkan komposisi dana murah (Giro                       In connection with this step, Bank Mega has
dan Tabungan). Komposisi dana murah yang                      launched a number of varieties of demand
semakin besar telah mendorong turunnya biaya                  deposits and savings accounts, from simple
dana (cosf of fund) sehingga memberikan
                                                              product to hybrid products that encompass all
kontribusi net interest margin yang semakin
                                                              groups.
besar. Sehubungan dengan upaya ini, Bank
Mega telah meluncurkan produk-produk giro
dan tabungan yang bervariasi, mulai dari                      In the area of credit cards, to support the
produk yang sederhana hingga produk hybrid                    growth of use of its cards, Bank Mega is
(campuran) yang menjangkau semua kalangan.                    implementing a marketing strategy to increase
                                                              card transactions such as Mega Food, Mega
Khusus dalam bidang kartu kredit, sebagai                     Fashion, Mega Pay, Mega Tronic and Mega
dukungan atas pertumbuhan dan penggunaan                      Travel.
kartu kredit, Bank Mega menjalankan strategi
pemasaran five stickiness yang terdiri dari                   In addition, Bank Mega is targeting an
Mega Food, Mega Fashion, Mega Pay, Mega
                                                              aggressive increase in fee-based income in
Tronic dan Mega Travel.
                                                              line with the increase in demand deposits and
Selanjutnya, Bank Mega juga menargetkan                       savings account deposits, as well the provision
pertumbuhan fee-based income yang agresif                     of additional banking services such as treasury,
seiring dengan kenaikan giro dan tabungan                     custodian, and payment services.
serta pertambahan ragam jasa-jasa perbankan
yang ditawarkan seperti jasa treasury, wali                   In the area of infrastructure, the company will
amanat, kustodian serta fasilitas pembayaran                  continue to develop its network operations
(payment services).                                           to provide services in a minimum of 50 cities
                                                              in Indonesia. Bank Mega is establishing office
Dalam bidang infrastruktur, Perusahaan                        buildings of a reasonable size to anticipate
terus mengembangkan jaringan kerja
                                                              rapid development in the future, since the
untuk memberikan pelayanan yang dapat
menjangkau minimal 50 kota di Indonesia.                      directions of operations will develop to
Bank Mega telah menetapkan pembangunan                        universal banking, in which every branch office
kantor-kantor dengan ukuran yang memadai                      of Bank Mega will function as a one-stop
untuk mengantisipasi perkembangan usaha                       financial solution point.
yang pesat di masa yang akan datang, karena
arah usaha kedepan akan berkembang menjadi                    Bank Mega is also striving to establish
universal banking, sehingga setiap kantor                     international standards for IT, Treasury,
cabang Bank Mega dapat berfungsi sebagai                      Operations and Human Resources, in order
one stop financial solution.                                  that in the future the operational systems
                                                              and standards of Bank Mega will be able to
Bank Mega juga berupaya menerapkan standar
                                                              compete regionally. As one example, Bank
internasional untuk IT, Treasury, Operation dan
Human Resources, sehingga pada saatnya                        Mega now possesses a Disaster Recovery
nanti, sistem operasi dan standar Bank Mega                   Center that operates with full-mirroring
dapat bersaing secara regional, bahkan global.                features.
Sebagai contoh, Bank Mega telah memiliki
Disaster Recovery Center yang dijalankan                      Realization of the creation of a culture based
secara full mirroring.                                        on the principles of enterpreneurship, that
                                                              is to operate in a maximal manner by way of
Sebagai perwujudan untuk membangun                            strong spirit and business ability, Bank Mega
budaya dan nilai-nilai enterpreneurship,                      has changed its paradigm and work culture
yaitu menjalankan usaha secara maksimal
                                                              so that each business unit leader genuinely
melalui spirit dan kemampuan wirausaha,
                                                              functions as an entrepreneur skilled in running
Bank Mega telah mengubah paradigma dan
budaya kerja dimana setiap pemimpin unit                      his business unit. This change will continue to
usaha benar-benar dapat berfungsi sebagai                     be combined with prudential banking practices.
enterpreneur yang piawai dalam mengelola                      This effort to raise the productivity of



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       33
     Laporan Direktur Utama
     President Director’s Report




     unit kerjanya. Namun, perubahan ini tetap          employees and increase the volume of business
     menjunjung budaya kehati-hatian (prudential        in a healthy way (both funding and credits)
     banking practises). Dalam upaya meningkatkan       is combined with a special incentive program
     produktivitas karyawan dan pertumbuhan             launched at the beginning of the year that has
     volume bisnis yang sehat (baik dana maupun         demonstrated its ability to change behavioral
     kredit), program insentif khusus telah
                                                        paradigms and increase business volume.
     diluncurkan pada awal tahun dan terbukti telah
     berhasil mengubah paradigma perilaku dan
     peningkatan volume usaha yang ada.                 Beginning in 2007, Bank Mega built branch
                                                        offices and sub-branch offices across Indonesia
     Dimulai pada tahun 2007, Bank Mega                 with an outstanding exterior and interior
     membangun gedung Kantor Cabang dan                 designs. All new branch offices and sub-branch
     Kantor Cabang Pembantu di seluruh Indonesia        offices are constructed at standards that
     dengan interior yang berbeda. Semua                have been set that are described as Beautiful
     gedung baru Kantor Cabang dan Kantor               Branches, with the hope that these will become
     Cabang Pembantu yang dibangun mengikuti            landmarks or icons in their respective areas
     standar yang telah ditetapkan dan disebut          and will be a source of pride for the local
     sebagai Cabang Cantik yang pada waktunya,
                                                        community.
     diharapkan akan menjadi landmark/icon dari
     daerah tersebut dan dapat dibanggakan oleh
     masyarakat setempat.                               As a realization of the high level of
                                                        commitment toward good quality service
     Sebagai wujud nyata dari komitmen yang             and in line with Bank Mega development
     tinggi terhadap pelayanan dan seiring dengan       plans so as to achieve Vision 1000, and in
     rencana pengembangan bisnis Bank Mega              keeping with the development of consistent
     guna mencapai Visi 1000 dan dalam rangka           quality service, Bank Mega has continued to
     peningkatan kualitas layanan yang konsisten,       introduce a number of Improvement programs,
     Bank Mega juga telah melakukan beberapa            especially where these involve frontliner staff.
     Improvement Programs secara kontinyu,              We emphasis that good quality service must
     khususnya pada frontliners. Kami menekankan
                                                        become the flesh and blood of all frontliners at
     bahwa service harus sudah mendarah daging
     dalam diri seluruh frontliners Bank Mega.          Bank Mega.

     Di bidang permodalan, Bank Mega mempunyai          Bank Mega has set itself the target to become
     target menjadi bank nasional dengan modal          a national bank with minimum capital of Rp
     minimal Rp 10,0 triliun sesuai dengan Arsitektur   10.0 trillion under the Indonesian Banking
     Perbankan Indonesia yang dicanangkan oleh          Architecture designed by Bank Indonesia. To
     Bank Indonesia. Untuk mencapai target              achieve this target, Bank Mega has taken a
     tersebut, Bank Mega telah melakukan strategic      number of strategic corporate actions: rights
     corporate actions: Right Issue, pada tahun         issues in 2002 and 2006 and the issuance of
     2002 dan 2006 dan menerbitkan obligasi
                                                        Rp 1.0 trillion in subordinate obligations in
     subordinasi sebesar Rp 1,0 triliun pada
                                                        2007. Bank Mega has also achieved increases
     tahun 2007. Bank Mega juga mengandalkan
     penambahan modal secara internal melalui           in capital by internal means through organic
     pertumbuhan organik, yaitu dari laba bersih        growth, with plans to raise net income
     yang kami targetkan untuk terus meningkat          significantly from year to year. Bank Mega’s
     signifikan pada tahun-tahun yang akan              achievement of the nine strategies has
     datang. Pencapaian dari penerapan sembilan         produced a positive result as outlined in the
     strategi yang dilakukan oleh Bank Mega telah       description of performance above.
     menunjukan hasil yang baik sebagaimana telah
     kami jabarkan pada hasil kinerja di atas.          Good Corporate Governance
                                                        The establishment of Good Corporate
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik                   Governance represents an important step that
     Penyelenggaraan tata kelola perusahaan             is fundamental to achieving trust from both the
     yang baik merupakan faktor penting dan             public and shareholders. The implementation of
     sangat fundamental untuk mendapatkan
                                                        Good Corporate Governance can support the
     kepercayaan masyarakat dan pemegang
                                                        business goals of the company, the growth of



34
saham. Penerapan tata kelola perusahaan                       its operations and profitability and will provide
yang baik dapat mendukung tujuan usaha                        added value for all stakeholders, as well as
perusahaan, pertumbuhan usaha, profitabilitas,                improve the capacity to sustain business in
serta memberikan nilai tambah bagi seluruh                    the long term. The implementation of Good
stakeholders, disamping dapat meningkatkan                    Corporate Governance includes aspects of
kemampuan agar kelangsungan usaha dalam
                                                              planning and monitoring of business strategies,
jangka panjang dapat dicapai. Lingkup
                                                              services and network, the development of
penerapan tata kelola perusahaan yang
baik meliputi perencanaan dan pemantauan                      human resources, risk management processes,
terhadap strategis usaha, pengembangan                        a high level of internal auditing and the
produk, layanan dan jaringan, pengembangan                    creation of modern and efficient operational
sumber daya manusia, proses manajemen                         processes.
risiko, pengendalian intern yang terpadu, dan
terciptanya proses operasional yang handal                    Bank Mega has implemented Good Corporate
dan effisien.                                                 Governance effectively but efforts will not stop
                                                              to improve and perfect systems to achieve
Bank Mega telah menerapkan tata kelola                        higher standards. This can be achieved by
perusahaan yang baik dengan baik, namun
                                                              raising the level of adherence to prudential
selanjutnya kami tidak akan berhenti melakukan
                                                              principles and good risk management,
penyempurnaan dan perbaikan untuk dapat
menjadi lebih baik lagi. Hal ini dapat dicapai                especially involving the provision of credit that
dengan lebih meningkatkan kepatuhan                           may create large exposures, and to establish
dalam prinsip kehati-hatian dan pengelolaan                   appropriate business strategies in order that
manajemen risiko yang baik, khususnya                         corporate plans and business plans can assist
terhadap pemberian kredit kepada debitur                      the Board of Directors in achieving strategic
besar (large exposures), menetapkan strategi                  decisions for the management of the company
bisnis yang tepat sehingga rencana korporasi                  as well as the socialization and establishment
dan rencana bisnis dapat tercapai yang diikuti                of a Code of Conduct in every area of the
dengan pelaksanaan etika bisnis, meningkatkan                 organization.
kepatuhan terhadap kewajiban pelaporan
eksternal, meningkatkan efektivitas kerja
Komite Eksekutif sehingga dapat membantu                      Corporate Social Responsibility
Dewan Direksi dalam mengambil keputusan                       In the area of corporate social responsibility,
strategis untuk mengelola perusahaan serta                    Bank Mega has consistently implemented the
sosialisasi dan penerapan Code of Conduct                     concept of social marketing sustainability,
pada seluruh jajaran organisasi.                              supporting the role of the company in the
                                                              development of a sustainable environment and
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan                              community. Every year, Bank Mega through
Dalam bidang tanggung jawab sosial                            its program Mega Berbagi (Mega Shares)
perusahaan, Bank Mega secara konsisten                        provides assistance for the unfortunate in
telah menerapkan konsep social marketing                      the population at the time of the Idul Fitri
sustainability yang mendukung peran                           celebration. Assistance programs in 2007
perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan                  included the provision food aid and medicines
dan komunitas. Setiap tahun, Bank Mega
                                                              to victims of the floods that hit Jakarta and
melalui Program Mega Berbagi memberikan
                                                              surrounding areas. Working together with
santunan kepada masyarakat yang kurang
beruntung pada saat Hari Raya Idul Fitri.                     other companies in the Para Group, Bank Mega
Bentuk kepedulian lainnya adalah memberikan                   also provided assistance to the victims of the
bantuan makanan dan obat-obatan kepada                        earthquakes in Yogyakarta and Bengkulu. We
para korban banjir yang melanda Jakarta dan                   also assisted in the development of recreational
sekitarnya. Selain itu, bekerjasama dengan                    areas and playgrounds in the neighborhood
perusahaan lain di bawah Para Group, Bank                     around Bank Mega Tower. To further improve
Mega memberikan bantuan untuk korban                          the sense of humanity in all of our employees,
gempa bumi di Yogyakarta dan Bengkulu.                        blood donation programs are held on a routine
Kami juga turut serta dalam pembangunan                       basis in cooperation with the Indonesia Red
Taman bacaan dan Taman Bermain yang
                                                              Cross, while other assistance programs include
berlokasi di sekitar Menara Bank Mega. Untuk
menumbuhkan rasa kemanusiaan pada setiap                      donations of computers for education.



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        35
     Laporan Direktur Utama
     President Director’s Report




     karyawan, kami secara rutin melakukan donor        Outlook
     darah, bekerjasama dengan Palang Merah             We remain optimistic and convinced that
     Indonesia serta pembagian komputer layak           Bank Mega can continue to grow in a sound
     pakai untuk pendidikan.
                                                        manner. This is influenced by projections for
                                                        improved growth in the Indonesian economy
     Tinjauan ke Depan                                  during 2008. As a precaution in view of global
     Kami tetap optimis dan mempunyai keyakinan
                                                        economic problems caused by the sub-prime
     bahwa Bank Mega akan terus dapat tumbuh
                                                        mortgage crisis and the rise in the price of
     dengan baik. Hal ini dipicu oleh perkiraan
     bahwa perekonomian Indonesia pada tahun            oil, Bank Mega has agreed to adopt a policy
     2008 juga akan membaik dan bertumbuh               of provision of direction to all levels of the
     positif. Namun demikian sebagai langkah            workforce to observe risk management and
     antisipasi terhadap gejolak perekonomian           implement sound monitoring principles.
     global yang merupakan dampak dari krisis           Distribution of credit to certain sectors will be
     suprime mortgage serta peningkatan harga           limited, with the establishment of maximum
     minyak dunia, Bank Mega mengambil kebijakan        loan levels, in order to reduce risk should there
     dengan memberikan pengarahan kepada para           be a downturn in performance in these sectors.
     semua jajaran untuk lebih memperhatikan
     pengelolaan risiko dan menerapkan prinsip
                                                        As 2008 begins, Bank Mega has set financial
     pengawasan yang baik. Penyaluran kredit pada
     sektor tertentu dibatasi dengan menetapkan         and non-financial targets. In the area of
     nilai maksimum pinjaman, yang juga akan            finances, assets are targeted to rise to Rp
     mengurangi risiko apabila terjadi kemunduran       41.7 trillion, credit disbursement to rise to
     kinerja pada sektor tersebut.                      Rp 19.5 trillion, third-party funds to rise to
                                                        Rp 35.1 trillion with the break-up of Rp8.5
     Memasuki tahun 2008, Bank Mega telah               trillion in Demand deposits, Rp 7.8 trillion in
     menetapkan terget baik keuangan dan non            Savings Accounts and Rp 18.8 trillion in Term
     keuangan. Dari sisi keuangan, Asset ditargetkan    Accounts, while net income is targeted at Rp
     tumbuh menjadi Rp 41,7 Triliun, Kredit yang        732.0 billion. In non-financial areas, Bank Mega
     disalurkan menjadi sebesar Rp 19,5 Triliun, Dana
                                                        plans to expand the number of branches to
     Pihak Ketiga mencapai Rp 35,1 Triliun dengan
                                                        250 across all cities in Indonesia, supported by
     perincian Giro 8,5 Triliun, Tabungan
     Rp 7,8 Triliun dan Deposito sebesar Rp 18,8        professional banking staff and world-standard
     Triliun, sementara itu Laba bersih diharapkan      IT & Operations systems.
     sebesar Rp 732,0 Miliar. Dari sisi non
     keuangan, Bank Mega merencanakan akan              Given these targets and in view of the
     menambah jumlah jaringan kerja hingga              achievement of implementation of strategies in
     menjadi 250 kantor yang tersebar di seluruh        2007, Bank Mega will continue to target its nine
     kota di Indonesia dengan didukung oleh             main pillars of strategies, with concentration
     SDM yang profesional di bidang perbankan,          on a number of factors. In the area of credit,
     IT & Operation system dengan standar               the achievement of balanced funds remains the
     internasional.
                                                        basic goal. The Company will also introduce
                                                        initiatives such as establishing improved
     Dalam target tersebut serta dengan
     mempertimbangkan atas keberhasilan                 industry analysis with a conservative credit
     penerapan startegi pada tahun 2007, Bank           scoring system. Oversight of problem loans will
     Mega masih akan melanjutkan target sembilan        be another focus through the establishment of
     pilar utama, tentunya dengan penekanan pada        a three-layer system: from branch level, then
     beberapa hal. Di bidang kredit pencapaian          Credit Division to Special Asset Management at
     keseimbangan tetap menjadi acuan sebagai           head office.
     dasar dalam mencapai pendapatan yang
     berkesinambungan. Perusahaan juga                  As an area of growth, SME credit will become
     melakukan inisiatif dengan menerapkan analisa      the driver of increases in credit portfolios
     industri yang lebih baik dan credit scoring
                                                        for Bank Mega. Additionally, third-party fund
     yang hati-hati. Pemantauan kredit bermasalah
                                                        management will continue to concentrate
     menjadi fokus dengan menerapkan 3 lapis
     yaitu dari Kantor Cabang, Bagian Kredit serta      on efforts to reduce the cost of funds by
     Special Asset Management di Kantor Pusat.          improvement in composition and prospective



36
Dari sisi pertumbuhan, kredit Small-Medium                    volumes. In 2008 Bank Mega will launch a
Enterprises (SME) akan menjadi motor                          number of interesting products that have the
penggerak peningkatan portofolio kredit Bank                  capacity to produce good return for customers
Mega. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga akan                   but also reduce the cost of funds for the
tetap konsentrasi pada upaya penekanan                        company. Ultimately, innovative products are
cost of fund dengan melakukan perbaikan
                                                              hoped to produce maximum results in the
komposisi. Untuk itu pada tahun 2008 Bank
                                                              improvement of the composition of third-party
Mega akan mengeluarkan produk-produk
menarik yang dapat memberikan hasil yang                      funds.
baik bagi nasabah tetapi menurunkan biaya
dana bagi perusahaan. Produk yang inovatif                    The expansion of operational networks is
pada akhirnya diharapkan akan membawa hasil                   needed by business operations in order to
yang maksimal dalam perbaikan komposisi                       achieve the following for the company.
dana pihak ketiga.                                            - Provide useful banking services to the public
                                                                as a whole.
Penambahan jaringan kerja mutlak diperlukan                   - Improve networks for market penetration and
untuk memperluas jangkauan usaha sehingga                       market share.
perusahaan dapat :
                                                              - Maximize the intermediary function by
- memberikan layanan perbankan yang
                                                                participating in developing the national
  bermanfaat bagi masyarakat luas.
- memperluas jaringan untuk penetrasi pasar.                    economy.
- memaksimalkan fungsi intermediasi dengan                    - In line with the company vision to be
  turut berpartisipasi dalam mengembankan                       “pride of the nation”, expansion of the
  roda perekonomian nasional.                                   network will increase the awareness of the
- selaras dengan visi perusahaan yaitu                          bank across Indonesia.
  menjadi kebangga bangsa, dengan semakin
  luas jaringan kerja akan semakin dikenal oleh               At the moment the number of Bank Mega
  masyarakat di seluruh Indonesia                             branches has reached 160 and the expansion
                                                              strategy normally adopted is to purchase a
Saat ini jumlah jaringan kantor Bank Mega
                                                              land in strategic areas of around 700-2,000
sudah mencapai 160 cabang dan strategi
ekspansi yang biasanya diterapkan adalah                      sq m. The new construction is targeted to
dengan melakukan pembelian lahan di                           reach up to 90 branches; even though to
berbagai lokasi strategis dengan luas antara                  attain suitable land is not a simple process the
700-2,000 m2. Target pembangunan kantor                       company will manage to reach the solution in
cabang baru adalah sebanyak 90 cabang,                        a prudent manner. This development is in line
meskipun untuk mendapatkan lahan yang                         with the transformation of the company, which
cocok bukan merupakan hal yang mudah                          includes SME, consumer banking and credit
namun solusi akan dapat dicapai dengan                        card business. This transformation represents
bijaksana oleh Perusahaan. Pengembangan ini                   a part of Bank Mega’s strategic business
sejalan dengan arah transformasi Perusahaan
                                                              direction toward universal banking.
yang meliputi pembiayaan SME, usaha
consumer banking dan pengelolaan kartu
kredit. Transformasi ini juga merupakan bagian                Other major challenges in achieving the
dari strategi usaha keseluruhan Bank Mega                     maximal result from the growth strategy of the
menuju universal banking.                                     company is in the area of high competency and
                                                              commitment of employees. In a competitive
Tantangan utama lainnya dalam pencapaian                      banking environment, human resources
hasil yang maksimal dari strategi pertumbuhan                 represent an extremley important factor. To
Perusahaan terletak pada kompetensi dan                       achieve the required level of growth, as well as
komitmen karyawan yang baik. Dalam                            introducing in-house training programs, Bank
lingkungan perbankan yang kompetitif, sumber                  Mega will search for trained personnel from
daya manusia merupakan hal yang sangat
                                                              beyond the company.
penting. Untuk mencapai skala pertumbuhan
yang diinginkan, disamping mengadakan
program-program pelatihan secara internal,                    Playing a greater role in the Indonesian
Bank Mega tetap mencari sumber daya yang                      banking sector and development into the
terlatih dari kalangan luar Perusahaan.                       region represents the long-term vision of



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       37
     Laporan Direktur Utama
     President Director’s Report




     Memainkan peranan yang lebih besar                 Bank Mega to 2018. Bank Mega possesses a
     dalam sektor perbankan Indonesia serta             vision to become one of the five largest banks
     pengembangan di kawasan regional                   in Indonesia by 2018 with 1,000 branches,
     merupakan visi jangka panjang Bank Mega            including overseas, and with total assets of Rp
     sampai tahun 2018. Bank Mega mempunyai             1,000 trillion.
     visi untuk menjadi salah satu dari lima bank
     terbesar di Indonesia pada tahun 2018, dengan
                                                        Although macroeconomic factors will make
     kantor cabang lebih dari 1.000 termasuk di luar
     negeri dan total asset sebesar Rp 1.000 triliun.   business competition more difficult, we are
                                                        convinced that conditions remain conducive.
     Meskipun faktor-faktor makro ekonomi               The coming year will represent a year of
     mengarah pada kompetisi usaha yang lebih           shining achievement for Bank Mega in working
     berat, kami yakin bahwa kondisi tersebut akan      towards its Vision 1000, the creation of an
     tetap kondusif. Tahun 2008 mendatang, akan         extraordinary company with extraordinary
     menjadi tahun gemilang bagi Bank Mega.             people and extraordinary growth. We are
     Dengan pencetusan visi 1000 yaitu penciptaan       certain that we will be able to create a strong
     extraordinary company with extraordinary           foundation to face the challenges of the future.
     people and extraordinary growth, kami yakin
     akan mampu membangun pondasi yang kokoh
     dalam menghadapi tantangan di masa depan.
                                                        Conclusion
                                                        To conclude, myself together with the
                                                        Board of Directors express our thanks and
     Penutup
     Mengakhiri sambutan ini, saya beserta segenap      appreciation to the shareholders, all employees
     Dewan Direksi menyampaikan terima kasih dan        who have provided a high level of inspiration
     penghargaan kepada para pemegang saham,            and dedication to the company and to all
     seluruh karyawan yang telah memberikan             associates and third parties for their support
     insipirasi dan dedikasi yang tinggi kepada         to Bank Mega. The achievement of the best
     Perusahaan serta kepada seluruh rekanan dan        standards of service, which represents the
     pihak ketiga atas dukungannya kepada Bank          main strategy of the bank, could not be
     Mega. Terwujudnya standar pelayanan terbaik        achieved without the unending support of our
     yang merupakan strategi utama di Perusahaan        customers, financial partners and the hard work
     tidak mungkin dapat diraih tanpa dukungan
                                                        of all our employees. May God Almighty always
     tiada henti dari para nasabah, mitra keuangan,
                                                        bless every step of the company in the future.
     dan kerja keras dari semua karyawan kami.
     Semoga Tuhan selalu memberkati setiap
     langkah Perusahaan di masa mendatang.              On Behalf of the Board of Directors

     Atas nama Dewan Direksi




                                             Yungky Setiawan
                                              Direktur Utama
                                             President Director




38
D ewan M an a j e m e n
B o a rd o f M an ag e me nt




Duduk, dari kiri ke kanan
Sitting, from left to rigt
Kostaman Thayib, Yungky Setiawan, Suwartini

Berdiri, dari kiri ke kanan
Standing, from left to rigt
Tjutjut Bramantoro, Dominador D. Jesus, J.B. Kendarto, Daniel Budirahaju




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T   39
Visi
Vis ion




Menjadi Kebanggaan Bangsa
Pride Of The Nation
Dengan visi ’Menjadi Kebanggaan Bangsa’, Bank Mega memiliki tujuan untuk dapat
menjadi aset bangsa yang:
• Dapat dibanggakan oleh bangsa Indonesia
• Dapat dijadikan teladan bagi komunitas
• Dapat memberikan nilai tambah atas keberadaannya
• Dapat diunggulkan sebagai acuan dalam berkarya
• Dapat memberikan kepuasan dan kesenangan yang tinggi bagi nasabahnya
• Dapat mensejahterakan karyawannya
• Dapat menimbulkan rasa memiliki atas hasil pengembangan bangsa sendiri
• Dapat mencerminkan citra positif atas perbankan dan bangsa secara keseluruhan
• Dapat memupuk dan menyebarkan nilai-nilai dan budaya bangsa Indonesia
  kepada lingkungan sekelilingnya
• Dapat memberikan lingkungan kerja yang memotivasi seluruh karyawan
  untuk selalu memberikan yang terbaik bagi nasabah dan kelangsungan yang
  terbaik bagi Bank Mega
• Dapat menjadi pelopor ke arah positif sejarah perbankan di Indonesia
• Dapat menarik sumber daya manusia berkwalitas terbaik untuk bergabung
• Dapat menjadi contoh kerja sama yang baik dengan para partner bisnis
• Dapat dijadikan sebagai acuan perbankan Indonesia oleh pihak luar negeri


With the vision to be “Pride of the Nation,” Bank Mega possesses a direction to
become a national asset that:
• All Indonesians can be proud of
• To be a model for the community
• Create added value by its presence
• To be regarded as a role model in its activities
• Provide a high level of satisfaction and pleasure for customers
• Improve the welfare of employees
• Create a sense of ownership in the results of development of the nation
• Reflect a positive image for banking and the nation as a whole
• Embed and extend the values and culture of the people of Indonesia in surrounding
  regions
• Provide a workplace environment that motivates all employees to always provide
  their best for customers and for the sustainability of Bank Mega
• Become a leading positive presence in the history of Indonesian banking
• Invite human resources of quality to join
• Be an example for positive cooperation with all business partners
• Become a role model of Indonesian banking for foreign interests
M i si
Miss io n




Mewujudkan hubungan baik yang berkesinambungan dengan nasabah melalui
pelayanan jasa keuangan yang prima dan kemampuan kinerja organisasi
terbaik untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Dengan misi tersebut, Bank Mega selalu memberi perhatian serta pelayanan
bagi nasabahnya, baik individu maupun non individu dimana masing-masing
nasabah memiliki nilai yang tinggi serta ciri yang khas. Bank Mega juga
memberikan layanan prima bagi nasabahnya dengan cara memenuhi harapan
dan mengantisipasi kebutuhan nasabah lebih dari yang diharapkan, sehingga
tercipta kepuasan nasabah yang optimal. Untuk itu, Bank Mega terus
mengembangkan kemampuan karyawan serta organisasinya. Kinerja Bank
Mega yang prima diharapkan dapat meningkatkan nilai Perusahaan di mata
masyarakat, baik di dalam maupun di luar negeri.




Deliver sustainable customer relationships by means of superior financial
service offerings and excellent organization capabilities to increase
shareholders’ values.

With this mission, Bank Mega continuously provides attention and service
to customers, both individuals and institutions, by which every customer
is considered to have high value and a special characteristic. Bank Mega
also provides premium service to customers by fulfilling their aspirations
and anticipating the needs of customers above their expectations in
order to create the optimal satisfaction. To this end Bank Mega continues
development to the highest level the capacity of its employees and its
organizational performance with the hope of raising the perception of the
company in the eyes of the public, both at home and overseas.
     St rate gi Pe r u sah aan
     Corporate Strategy




     Tumbuh dengan hasil optimal,                      To grow with an optimal financial
     risiko minimal dan patuh terhadap                 ratio, minimal risk and in line with
     ketentuan yang berlaku                            prevailing regulations
     Kinerja secara kuantitatif maupun kualitatif      Both quantitative and qualitative performance
     menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun       demonstrate increases from year to year at
     dengan tingkat pertumbuhan tertentu dan           a determined level of growth and guard the
     untuk menjaga kesinambungan pencapaian ini        quality of results so that every transaction
     maka setiap transaksi yang dilakukan dituntut     is performed in compliance to prevailing
     untuk patuh atas peraturan yang berlaku.          regulations.
     Memberi kepuasan nasabah dan                      Providing satisfaction to customers
     masyarakat                                        and the public
     Evaluasi rutin atas tingkat kepuasan nasabah
                                                       Routine evaluation of the level of customer
     dilakukan melalui suatu survey. Selain itu,
     Bank Mega juga memposisikan dirinya               satisfaction is conducted by means of a survey.
     sebagai partner dengan nasabah, baik terkait      Bank Mega also positions itself as a partner to
     perkembangan usaha maupun perilaku                its customers, both in developing business and
     nasabahnya.                                       in customer behavior.

     Penerapan Standar Internasional pada              Application of International Standards
     TI & Operations, Treasury                         for IT & Operations, Treasury
     Pengembangan infrastruktur TI & Operations,       The development of infrastructure of IT &
     Treasury dengan standar internasional             Operations, Treasury with the international
     di seluruh unit usaha Bank Mega yang              standards throughout Bank Mega’s business
     telah mapan sehingga memberikan                   units was established bringing sustainable
     kontribusi pertumbuhan perusahaan secara          growth to the company.
     berkesinambungan.
                                                       Standardization of human resources
     Menyelaraskan sumber daya                         and organization to the goals of the
     manusia dan organisasi untuk tujuan               company
     perusahaan                                        The human resources of Bank Mega need to
     Sumber daya manusia Bank Mega. perlu              be standardized in line with organizational
     diselaraskan dengan organisasi fungsional
                                                       functions in order to direct them to jointly
     agar dapat mengarah kepada tujuan
                                                       achieve the goals of the company and in order
     perusahaan yang sama, sehingga kondisi
                                                       to achieve optimum results. Measurement of
     dapat mewujudkan hasil optimal. Tolok
                                                       this standardization can in part be measured by
     ukur penyelarasan ini diantaranya adalah
     tingkat kepercayaan (trust level), tingkat        the level of trust, leadership performance and
     kepemimpinan (leadership), dan efektifitas        organizational effectiveness.
     berorganisasi (organizational effectiveness).
                                                       Based on these strategies of the company,
     Berdasarkan strategi-strategi perusahaan          Bank Mega identified 9 initiatives and
     tersebut diatas, Bank Mega mencanangkan 9         corporate activities in its efforts to achieve its
     inisiatif dan aktifitas korporat dalam upayanya   targets in 2007:
     mencapai target tahun 2007:                       1. Stategic Reprofiling of Credit
     1. Strategi Reprofiling Kredit                    2. Strategic reprofiling of third-party funds
     2. Strategi Reprofiling Dana Pihak Ketiga         3. Strategic development of credit card
     3. Strategi Pengembangan Bisnis Kartu Kredit         business
     4. Strategi Meningkatkan Fee Based Income         4. Strategic increase in fee-based income
     5. Strategi Pengembangan Jaringan Kerja           5. Strategic expansion of working networks/
     6. Strategi Menetapkan Standar Internasional         branch offices
        untuk IT & Operational, Treasury               6. Strategic application of International
     7. Strategi Meningkatkan Kualitas Sumber Daya        Standards for IT & Operations, Treasury
        Manusia                                        7. Strategic improvement of HR quality
     8. Strategi Menciptakan Cabang Cantik             8. Strategic creation of ‘Beautiful Branches’
     9. Strategi Pelayanan Prima
                                                       9. Strategic Extraordinary Service




42
Hasil Kinerja & Implementasi:

Tinjauan Usaha
Implementation & Results: Business Review


Seiring dengan transformasi strategi usaha Perusahaan,
sepanjang tahun 2007, Bank Mega berhasil
mengimplementasikan program-program usaha mapan dan
berkesinambungan yang meliputi bidang-bidang kredit, dana
pihak ketiga, IT & Operation dan Jaringan Kerja. Keberhasilan
tersebut tercapai melalui penerapan reprofiling pendanaan
yang meningkatkan komposisi dana murah dan menurunkan
cost of fund; peningkatan volume kredit langsung di seluruh
bidang usaha serta pertumbuhan fee based income yang
diperoleh dari peningkatan volume transaksi. Disamping
itu juga, Perusahaan meyakini peranan penting dari suatu
perubahan proses kerja dan peningkatan sinergi antar fungsi
unit kerja, khususnya pada key supporting area, dalam
mendorong pencapaian kinerja optimal.


In line with the strategy of transformation of the Company, Bank Mega
successfully achieved implementation of a mature and all-encompassing
business program through 2007. Bank Mega continued to develop
lending products with a concentration on prospective industry sectors. In
funding, the Company remained focused on increasing the level of low-
cost funds by means of innovative new products appropriate to the needs
of the market. The business strategies implemented produced satisfying
performance, including reprofiling of funds which raised the level of low-
cost funds and reduced the cost of funds; a rise in the level of direct
credit in all business areas; achievement of targets for fee-based income
based on increases in transaction volume.
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Strategi Reprofiling Kredit
     Strategic Reprofiling of Credit




     Keputusan untuk melaksanakan strategi reprofilling di
     bidang perkreditan pada tahun 2007 didasari kepada
     kondisi dan hasil usaha tahun-tahun sebelumnya yang
     sangat terfokus kepada pembiayaan secara tidak
     langsung melalui produk Mega Oto Joint Financing
     (MOJF) yang sebagian besar memberlakukan suku
     bunga tetap.

     The decision to adopt a strategy of reprofiling in the area
     of credit in 2007 was based on the condition and results of
     business in earlier years, which was strongly focused on indirect
     credits through Mega Oto Joint Financing (MOJF), which in the
     main paid fixed rates of interest.


     Hal ini disadari akan mengakibatkan                It was realized that this would produce a
     ketidaksinambungan di dalam sumber                 lack of balance in the source of revenue and
     pendapatan serta risiko yang terlalu               an excessively concentrated level of risk.
     terkonsentrasi, untuk itu Bank Mega                Bank Mega therefore targeted an aggressive
     menargetkan pertumbuhan kredit secara              increase in credit disbursement through
     agresif sepanjang tahun 2007 di seluruh            2007 in all segments: Consumer, Commercial
     segmen yaitu Konsumer, Komersial dan               and Corporate. To achieve these targets, the
     Korporasi. Untuk mencapai target tersebut,         Company adopted strategic steps including
     Perusahaan mengambil langkah strategis             changes in organization, the launch of new
     antara lain melakukan perubahan organisasi,
                                                        products and programs and the maintenance
     meluncurkan produk dan program baru serta
                                                        of the best service standards by means of
     menjaga kualitas pelayanan terbaik melalui
                                                        an acceleration of the credit process while
     percepatan proses kredit dengan tetap
                                                        retaining prudential standards. In addition,
     berpijak pada prinsip kehati-hatian. Selain itu,
     memperluas penyaluran kredit pembiayaan            credit disbursement was expanded from the
     dari sektor industri ke sektor infrastruktur,      industrial sector to the sectors of infrastructure,
     perkebunan dan transportasi.                       plantations and transportation.

     Kredit Konsumer                                    Consumer Credit
     Salah satu bentuk nyata dari implementasi          One clear form of the implementation of the
     strategi di segmen pinjaman konsumer               strategy in the area of direct consumer credit
     langsung adalah dengan meluncurkan produk          was through the launch of innovative credit
     kredit yang inovatif seperti produk Mega Griya     products such as Mega Griya and Mega Refund


44
                                                                               2007




                                                                                 2.134,1
                                                                   2006




                                                                       966,8
                                                               Kredit Komersial (dalam miliar rupiah)
                                                              Commercial Credit (in billion rupiah)



dan Mega Refund yang merupakan kredit                         which represented a combination of credit with
yang dikombinasikan dengan bancassurance                      bancassurance and which provided investment
dan memberikan manfaat investasi yaitu                        benefits, by a return of 100% of the lent
pengembalian pokok pinjaman 100% setelah                      amount after a defined period. These products
jangka waktu tertentu. Produk ini mendapat                    received a good reception from the public,
tanggapan positif dari masyarakat, sehingga                   assisting in achievement of targets for home
dapat mencapai target pencapaian kredit                       mortgages.
pemilikan rumah.
                                                              Other programs that produced a contribution
Program lain yang juga memberikan kontribusi                  to the achievement of consumer credit targets
pada pencapaian kredit konsumsi Bank Mega
                                                              at Bank Mega were the Kredit Mutliguna
adalah Kredit Multiguna yang dikemas dalam
                                                              (Multi-purpose Credit) program included in
implant banking program (KMG-IBP). Program
                                                              the implant banking program (KMG-IBP).
ini merupakan penyaluran kredit bagi para
pegawai suatu institusi tertentu, yang dilakukan              This program involves credit distribution to
secara kolektif melalui pola kerjasama yang                   employees of certain institutions in a collective
dilakukan bersama institusi yang bersangkutan.                manner through a cooperative program
                                                              conducted with the institution itself.
Hasil Kinerja Kredit Konsumer
Melalui program pemasaran yang terintegrasi                   Consumer Credit Performance
baik antara cabang, divisi konsumer kredit,                   By means of a marketing program integrated
agen properti dan pengembang, kredit                          between branches, the consumer credit
konsumer telah tumbuh dengan sangat                           division and property agents and developers,
mengembirakan dan secara langsung                             credit consumption grew in a very satisfactory
berdampak terhadap komposisi yang semula                      manner and had a direct influence on
didominasi oleh kredit konsumer tidak                         composition, which had earlier been dominated
langsung. Pertumbuhan kredit konsumer                         by indirect consumer credit. The growth of
khususnya produk Kredit Pemilikan Rumah                       consumer credit, especially Home Ownership
(KPR), mengalami peningkatan yang cukup                       Credit (KPR), saw a very satisfactory rise
besar yaitu mencapai sekitar 202,5% yang                      of 202.5%, assisted by the success of the
disumbang oleh keberhasilan pelaksanaan                       Mega Refund program. The highly promising
program Mega Refund. Mencermati potensi                       potential in the property sector encouraged
di bidang properti yang masih sangat
                                                              Bank Mega to commit to improve its networks
menjanjikan telah mendorong Bank Mega untuk
                                                              and to provide a wider variation of products
berkomitmen memperluas jangkauan serta
                                                              in line with the requirements of the public. In
menambah variasi produk yang sesuai dengan
                                                              addition, the Company also strove to improve
kebutuhan masyarakat. Disamping itu Bank
Mega juga berupaya meningkatkan pelayanan                     services to customers by means of a fast
kepada nasabah melalui proses kredit yang                     credit processing system by the use of the
cepat dengan menggunakan sistem Loan                          Loan Origination System, in order to further
Origination System, sehingga proses kredit                    accelerate the approval process.
akan menjadi lebih cepat.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        45
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review

                                                                                                Dalam Jutaan Rupiah
                                                                                                In Million Rupiah
                                                 Re al i s as i
                                                                                                Net Production
        Segmen                 3 1-D e c-07                             31-Dec-06

                      NOA       B. Debet       %           NOA           B. Debet      %      B. Debet       %
        Korporasi      1.776    6.482.773     46,19%          1.814      3.856.391   35,06%   2.626.382     68,10%

           KI            114    4.335.568     30,89%              69    2.060.216    18,73%   2.275.352    110,44%

          KMK          1.662     2.147.205    15,30%          1.745      1.796.175   16,33%     351.030     19,54%

        Komersil       7.198    2.134.083      15,21%       9.989         966.829     8,79%    1.167.254   120,73%

           KI         4.449       737.880      5,26%         9.076        473.636     4,31%    264.244      55,79%

          KMK          2.749    1.396.203      9,95%              913     493.193     4,48%    903.010     183,09%

        Konsumer     881.214   5.420.407      38,60%     967.446         6.175.463   56,15%    -757.959     -12,27%

          KMG        26.044      344.322       2,45%        18.437        220.961     2,01%      123.361    55,83%

          KPK        614.955    3.647.903     25,99%      827.028        5.371.499   48,84%   -1.723.595   -32,09%

          KPR          4.385      822.255      5,86%         2.884        271.829     2,47%    550.425     202,49%

     Perbandingan Pencapaian Kredit Per Segmen
     Comparison of Credit Performance Per Segment




     Kredit Komersial                                             Commercial Credit
     Pada segmen ini, Perusahaan melakukan                        In this area, the Company introduced a number
     berbagai implementasi strategi usaha dengan                  of strategies in its business practices by the
     meluncurkan beragam program, salah satunya                   launch of a number of programs, including
     adalah program penyaluran kredit kepada                      a program of credit distribution to Micro,
     usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dengan                      Small and Medium Enterprises for working
     tujuan penggunaan sebagai modal kerja dan                    capital and investment. This form of credit
     investasi. Penyaluran kredit ini juga sebagai                distribution also represents a form of support
     bentuk dukungan atas program Bank Indonesia                  for the program of Bank Indonesia to assist
     untuk mengembangkan sektor usaha Mikro,
                                                                  the development of Micro, Small and Medium
     Kecil dan Menengah melalui Linkage Program
                                                                  Enterprises by way of Linkage Programs with
     dengan Bank Perkreditan Rakyat.
                                                                  People’s Credit Banks.
     Selain itu, Perusahaan juga meluncurkan
     beberapa program lain yang memberikan                        The Company also launched a number of other
     fasilitas kredit modal kerja, salah satunya                  programs in the area of provision of working
     adalah Mega Inventory Financing (MIF), telah                 capital, including Mega Inventory Financing
     memberikan kontribusi secara positif pada                    (MIF), which produced positive benefit for the
     pertumbuhan kredit Bank Mega di tahun 2007.                  growth of credit disbursement at Bank Mega
     Produk ini memberikan fasilitas pembiayaan                   in 2007. This program provides working capital
     modal kerja yang disalurkan kepada Dealer/                   for official Dealer/Distributor units of Business
     Distributor resmi dari Business Partner terkait              Partners involved in the program based on
     pembelian produk inventory. Program lain                     inventory purchases. Other programs that
     yang juga dilaksanakan adalah Mega Supplier                  were introduced were Mega Supplier Financing
     Financing yang menyediakan pembiayaan                        which offers working capital credits for
     modal kerja kepada supplier/subkontraktor                    suppliers and contractors based on invoices to
     atas piutang (A/R) yang ditagihkan kepada                    business partners.
     Bussines Partner.
                                                                  As a company that constantly strives to
     Sebagai perusahaan yang selalu memberikan                    provide maximal service to customers, in
     pelayanan maksimal bagi nasabah, pada tahun                  2007 Bank Mega introduced an innovation
     2007 Bank Mega melakukan inovasi dengan                      with the launch of the Mega Warehouse
     meluncurkan produk Mega Warehouse Receipt
                                                                  Receipt Financing product. This represents
     Financing. Produk ini merupakan pembiayaan
                                                                  the provision of credit based on the value of
     atas komoditas unggulan Indonesia (stock/




46
commodity) yang aktif diperdagangkan, seperti                 stock or commodities that are actively traded,
lada, cengkeh, kayu manis, kopi, teh, coklat,                 such as pepper, cloves, cinnamon, coffee,
biji besi, biji baja, timah, batubara dan lain                tea, chocolate, iron ore, tin, coal and other
sebagainya.                                                   commodities.

Produk lain yang juga diluncurkan adalah                      Mega Asset-Based Financing (MAFB) was
Mega Asset Based Financing (MAFB) yang                        another product launched following the
kebijakannya disusun pada penghujung tahun                    establishment of required policies at the
2007. Produk ini merupakan pembiayaan                         end of 2007. This product represents credit
yang didasari oleh kelayakan usaha atas                       based on business performance by a business
suatu badan hukum atau perorangan dengan
                                                              entity or individual with the main guarantee
jaminan utama berupa barang yang dibiayai,
                                                              being purchased stock, by way of the active
dengan melibatkan peran aktif penjual barang
                                                              involvement of the supplier of the stock as
(supplier) untuk pembinaan dalam rangka
                                                              part of development of risk mitigation. In its
memitigasi risiko. Dalam tahap awal, sasaran
pemasaran produk ini adalah jenis pembiayaan                  initial stage, the target of marketing of this
Peralatan berat dan Truk komersial (CTV).                     product was credit for heavy equipment and
                                                              commercial trucks.
Satu program lainnya yang juga diluncurkan
oleh Bank Mega adalah program untuk                           Another program launched by Bank Mega was
mendukung pembiayaan terkait industri                         one to support payments connected to the
telekomunikasi. Pembiayaan ini disalurkan                     telecommunications industry. These payments
untuk mendukung kontraktor provider dalam                     are channeled to support contractors involved
membangun stasiun Base Transciever Station                    in the construction of Base Transceiver
(BTS). Dalam program Mega Pembiayaan BTS                      Stations (BTS). In this Mega Pembiayaan (Mega
ini, Bank Mega bekerjasama dalam bentuk                       Payment) program for BTS, Bank Mega worked
pemberian fasilitas kredit kepada debitur                     in a cooperative manner in the provision
(kontraktor/sub-kontraktor) untuk pembiayaan                  of credit to debitors (contractors and sub-
dan refinancing tower BTS dengan pola sewa                    contractors) for the payment and refinancing
sesuai dengan surat kontrak kerja antara                      of BTS towers utilizing a system of rental in line
debitur dan perusahaan telekomunikasi.                        with the working contract between the debitor
                                                              and the telecommunications company.
Upaya lain yang dilakukan Bank Mega untuk
mempercepat pertumbuhan kredit adalah
                                                              Other efforts taken by Bank Mega to improve
dengan melakukan perubahan organisasi baik
                                                              the rate of growth of credit disbursement were
di kantor pusat, wilayah maupun cabang.
                                                              to make changes in organization both at the
Pembentukan Credit Analyst Division di kantor
pusat dimaksudkan untuk mempercepat                           head office, in the regions and at branches.
proses kredit serta meminimalisasi risiko                     The formation of a Credit Analysis Division at
dimana divisi ini bertugas untuk melakukan                    head office was designed to increase the credit
asesmen terhadap proposal kredit dengan                       process and to minimalize risk, with the division
jumlah tertentu yang diajukan oleh cabang                     tasked with conducting assessments of credit




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                         47
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     maupun wilayah. Untuk wilayah Bank Mega          proposals of a set amount that are forwarded
     membetuk Deputi Pemimpin Wilayah bidang          by the branches or regions. In the regions, Bank
     komersial yang bertugas membina kemampuan        Mega created the position of Deputy Regional
     marketing, dan membantu cabang-cabang            Leader for commercial development whose
     dalam melakukan penetrasi pasar, serta juga      function is to develop marketing abilities, assist
     ditempatkan Deputi Pemimpin Wilayah bidang       branches in penetrating markets, and placed
     kredit analis. Bank mega juga membagi wakil      the Deputy Regional Leader within the credit
     kepala cabang menjadi Wakil Kepala Cabang        analysis Division. Bank Mega also divided
     bidang Dana dan Wakil Kepala Cabang bidang       the position of Deputy Head of each branch
     Kredit serta prekrutan tenaga pemasaran kredit   to become Deputy Branch Head for funding
     di setiap cabang.
                                                      and Deputy Branch Head for credit, and also
                                                      recruited credit marketing personnel at each
     Hasil Kinerja Kredit Komersial
                                                      branch.
     Melalui upaya yang komprehensif tersebut,
     baik dengan meluncurkan produk baru,
     pelatihan dan perubahan organisasi, Bank         Commercial Credit Performance
     Mega menilai tahun 2007 sebagai tahun            By means of the above comprehensive efforts,
     pertumbuhan kredit komersial, dimana Bank        both in launching new products, training
     Mega lebih mengoptimalkan perannya sebagai       and organizational improvement, Bank Mega
     intermediator pembiayaan di dunia usaha.         was able to make 2007 a year of growth for
     Perusahaan mencatat pertumbuhan kredit           commercial credit, in which it achieved a
     komersial sebesar 120,7% di akhir tahun 2007     more optimal role as an intermediary in the
     yang memberi kontribusi sebesar 15,2% dari       business community. The Company achieved
     total pinjaman yang disalurkan oleh Bank Mega.   growth in commercial credit of 120.7% by
     Sementara itu, secara komposisi kontribusi       the end of 2007, for a 15.2% contribution to
     segmen SME (komersial) meningkat dari 8,8%       total credit disbursement by Bank Mega.
     pada bulan Desember 2006 menjadi 15,2%           Meanwhile the contribution of the SME credit
     pada bulan Desember 2007.                        (commercial) segment rose from 8.8% at the
                                                      end of December 2006 to 15.2% at the end of
     Melalui Lingkage Program dengan Bank             December 2007.
     Perkreditan Rakyat di segmen kredit komersial,
     telah tercatat 25 BPR baru yang memiliki         By way of the Linkage Program with People’s
     linkage dengan Bank Mega dalam rangka
                                                      Credit Banks (BPR) in the area of commercial
     program pengembangan sektor usaha
                                                      credit, 25 additional BPR were linked with Bank
     Mikro, Kecil dan Menengah. Dengan total 32
                                                      Mega in this program to develop the Micro,
     BPR, melalui kerjasama ini Perusahaan telah
                                                      Small and Medium Enterprise sectors. With
     menyalurkan dana kepada seluruh BPR sebesar
     Rp 260,0 miliar.                                 a total of 32 cooperating BPR, the Company
                                                      was able to distribute total credits of Rp 260.0
                                                      billion.




48
                                                                 202,5%
                                                                             Pertumbuhan Kredit
                                                                             Pemilikan Rumah




Kredit Korporasi                                              Corporate Credit
Bank Mega tetap menjadikan segmen korporasi                   Bank Mega continued to make the corporate
sebagai faktor penunjang portofolio kredit.                   sector the leading edge of its credit portfolio.
Berbagai usaha dan strategi telah dilakukan                   A number of efforts and strategies were
untuk terus meningkatkan portofolio kredit                    conducted to continuously improve the
Korporasi sehingga dapat menunjang                            Corporate credit portfolio so that it would
portofolio kredit secara keseluruhan yaitu                    represent a leader in the entire credit program:
dengan:                                                       - Improve quality and quantity of human
- menambah kualitas dan kuantitas sumber                        resources in the Corporate Division in
  daya manusia di Divisi Korporasi sehingga
                                                                order to improve speed and efficiency of
  dapat melakukan penetrasi pasar lebih tepat
                                                                market penetration and by the expansion of
  dan cepat, hal ini juga di tunjang dengan
                                                                the corporate credit division to become two
  pemekaran divisi kredit korporasi menjadi
                                                                divisions;
  dua divisi
- fokus ke industri-industri tertentu dan                     - Focus on specific industries and the
  pengembangan basis debitur di industri                        development of debitor-based programs in
  tersebut; seperti memberikan pembiayaan                       these industries, such as by providing finance
  pada proyek tol di Jawa Timur dan Slawesi                     for toll road projects in East Java and South
  Selatan serta proyek pembangkit tenaga                        Sulawesi and for power generation projects;
  listrik                                                     - Increase initiation and participation in club
- meningkatkan inisiasi dan partisipasi dalam                   deals or syndications.
  berbagai club deal atau sindikasi.
                                                              The Company also directed its corporate
Perusahaan juga mengarahkan kredit korporasi                  credit programs to export-oriented sectors
kepada sektor dengan orientasi ekspor impor                   and offered cash management to improve
serta menawarkan cash management guna                         the volume of banking transactions from
meningkatkan volume banking transaction dari                  corporate debtors. The Company was selective
debitur korporasi. Perusahaan juga bertindak                  in choosing to distribute credit to sectors
selektif dalam menyalurkan kredit kepada                      with relative stability and that are not easily
segmen ini dengan memilih sektor industri                     influence by macro-economic shifts.
yang relatif stabil dan tidak rentan terhadap
pergerakan ekonomi makro.                                     Corporate Credit Performance
                                                              By means of a variety of programs and efforts
Hasil Kinerja Kredit Korporasi                                as outlined above, corporate credit in 2007
Melalui berbagi program dan upaya tersebut,
                                                              experienced growth of a very satisfying level of
tahun 2007 kredit korporasi mengalami
                                                              68.1%, for a contribution of 46.2% to total credit
pertumbuhan yang sangat baik yaitu sebesar
68,1%, dengan kontribusi 46,2% dari total kredit              disbursement by Bank Mega.
yang disalurkan Bank Mega.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                         49
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Administrasi Kredit                                  Credit Administration
     Keberhasilan suatu implementasi strategi             Achievement of implementation of business
     usaha tidak terlepas dari pelaksanaan                strategy cannot be separated from
     sistem administrasi yang tepat dan mantap.           incorporation of a sophisticated administration
     Terkait pelaksanaan sistem ini, Divisi Kredit        system. In connection with the implementation
     Administrasi Bank Mega berfungsi melakukan           of this system, the Credit Administration
     pengawasan dan pengadministrasian serta              Division of Bank Mega plays the role of
     pemrosesan transaksi kredit. Beberapa                oversight, administration and processing of
     hal yang telah dilakukan oleh Divisi Kredit          credit transactions. Steps taken by the Credit
     Administrasi ini antara lain:
                                                          Administration Division included the following:
     1. Memberikan layanan pemerosesan transaksi
                                                          1. Provision of accurate transaction processing
        yang akurat dengan waktu yang terukur.
                                                             services within a measurable timeframe.
     2. Membantu unit bisnis dalam melakukan
                                                          2. Assist business units in development,
        pembinaan, pengawasan dan
        pengadministrasian proses transaksi serta            oversight and administration of transaction
        analisa layanan dan produk perkreditan bank          processes together with analysis of services
        melalui pengadaan data dan                           and credit products of the bank by means
        informasi yang akurat dan sesuai kebutuhan.          of an accurate data and information system
     3. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja di      tailored to requirements.
        bagiannya melalui pengadaan workflow yang         3. Improvement of efficiency and effectiveness
        lengkap dan terkini, melakukan otomasi               of efforts through the latest and complete
        pekerjaan rutin, perencanaan sumber daya             workflow processes, automation of routine
        manusia sesuai kebutuhan kerja.                      operations and human resources planning in
     4.Menyampaikan laporan-laporan baik internal            line with work requirements.
        maupun eksternal secara akurat & tepat            4.Delivery of professional reports, both internal
        waktu.                                               and external, in an accurate and timely
                                                             manner.
     Divisi ini memiliki cakupan wilayah kerja secara
     nasional baik sebagai pemroses transaksi             This Division operates across the nation
     maupun sebagi pembina dari administrasi              both as the processor of transactions and
     kredit di cabang-cabang. Disamping itu               as a developer of credit administration at
     divisi ini juga bertanggung jawab terhadap           the branches. In addition, the division is also
     pemantauan kualitas kredit yang telah
                                                          responsible for oversight of the quality of
     diberikan.
                                                          credit that has already been disbursed.
     Hasil Kinerja Administrasi Kredit
     Sejalan dengan perkembangan bisnis Bank
                                                          Credit Administration Performance
     Mega yang semakin meningkat terutama                 In line with the rise in the level of business
     pada segmen kredit konsumer, komersial,              at Bank Mega, including in the credit sectors
     korporasi maupun Indirect Financing (Joint           of consumer, commercial, corporate and
     Financing), maka diperlukan koordinasi secara        Indirect Financing (Joint Financing), effective
     efektif dengan team administrasi seluruh             coordination is required with an administrative
                                                          team at every branch. To achieve this goal,


50
cabang. Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank                  Bank Mega conducted a Workshop on
Mega menyelenggarakan Workshop Credit                         Credit Administration to provide direction to
Administration untuk memberikan arahan                        coordination connected with the mechanisms
menyamakan persepsi dan pemahaman terkait                     and implementation of regulations and human
mekanisme dan pelaksanaan, regulasi maupun                    resource requirements.
kebutuhan sumber daya.
                                                              In this regard, based on commitment to
Untuk itu, dengan berpegang teguh pada                        possess a high standard of service for
komitmen untuk memiliki suatu standar                         customers (both internal and external), Bank
pelayanan yang baik terhadap nasabah                          Mega implemented Service Level Agreement
baik internal maupun eksternal, Bank
                                                              (SLA) in its operational systems and services in
Mega mengimplementasikan Service Level
                                                              a consistent manner and performed continuing
Agreement (SLA) terhadap sistem operasional
                                                              evaluation of the implementation with a view
dan layanan produk secara konsisten, serta
                                                              to perfection of the system.
juga mengadakan evaluasi atas implementasi
secara berkala sebagai salah satu langkah
penyempurnaan.                                                To guarantee the provision of accurate reports,
                                                              Bank Mega implements a Filing System
Untuk menjamin tersedianya laporan yang                       Mechanism for Credit Administration, which
akurat, Bank Mega melakukan Sistem                            represents one mechanism for document
Mekanisme Filing untuk Administrasi Kredit                    processing in a fast and efficient manner.
yang merupakan salah satu mekanisme                           Document processing in this manner provides
pengelolaan dokumen secara cepat dan                          security and document accuracy including
optimum. Pengelolaan dokumen dengan cara                      careful debtor data collection.
ini akan memberikan keamanan dan keakuratan
dokumen termasuk kecermatan pengelolaan                       Given that the growth target for Bank Mega in
data debitur.                                                 2007 concentrated on maximum credit growth
                                                              in the industry segment, one important factor
Mengingat target pertumbuhan Bank Mega                        that was required was effective monitoring of
di tahun 2007 memiliki prioritas pada                         Non-Performing Loans (NPL). This monitoring
pertumbuhan kredit yang maksimal pada                         aims to guard the ratio of NPL effectively so
segmen industri, maka salah satu hal yang                     that profit can be maximized through the
penting untuk dilakukan adalah pengawasan
                                                              application of the principles of prudential
kredit dengan melakukan monitoring Non
                                                              banking.
Performing Loan (NPL). Pengawasan ini akan
dapat menjaga rasio NPL dengan baik sehingga
                                                              At December 2007, Bank Mega’s NPL ratio
laba dapat ditingkatkan dan prinsip-prinsip
prudential banking dapat dipertahankan.                       was 1.53%, a reduction of 0.15% from the
                                                              level at December 2006. This represents
Pada bulan Desember 2007, rasio NPL                           an achievement for the oversight function
Bank Mega adalah 1,53% atau turun 0,15                        performed by Bank Mega in protecting the NPL
% dibandingkan Desember 2006. Hal                             ratio and dealing with problem accounts.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       51
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     ini merupakan keberhasilan dari fungsi            Achievement of Reprofiling
     pengawasan yang dilakukan Bank Mega dalam         In general, the application of the credit
     menjaga rasio NPL dan menangani rekening-         reprofiling strategy performed well, as
     rekening bermasalah.                              evidenced by the growth of credit in all
                                                       segments above the average industry level.
     Pencapaian Reprofilling                           Direct Consumer credit grew by 100.7%,
     Secara keseluruhan penerapan strategi
                                                       Commercial by 120.7% and Corporate by 68.1%,
     reprofilling kredit telah berjalan dengan baik,
                                                       so that the composition changed to become
     ini dibuktikan dengan pertumbuhan kredit di
                                                       Consumer 38.6%, Commercial 15.2% and
     semua segmen yang mencapai diatas rata-rata
                                                       Corporate 46.2%.
     pertumbuhan industri. Konsumer langsung
     tumbuh 100,7%, Komersial tumbuh 120,7%, dan
     Korporasi tumbuh 68,1%. Secara komposisi          Outlook
     telah terjadi perubahan menjadi Konsumer          In anticipation of the realization of a range of
     38,6%, Komersial 15,2%, dan Korporasi 46,2%.      promising business objectives in the future,
                                                       the Company will continue to introduce
     Tinjauan Ke Depan                                 business strategies to assist in the achievement
     Sebagai antisipasi untuk menangkap peluang        of growth through advanced portfolios and
     bisnis yang cukup menjanjikan di masa             performance.
     yang akan datang, Perusahaan akan terus
     menerapkan strategi usaha untuk dapat             In terms of increasing the distribution
     mencapai pertumbuhan dengan portofolio dan        of mortgage products (KPR) within the
     kinerja yang jauh lebih mapan.                    consumer credit sector, one strategy that will
                                                       be implemented during 2008 is to expand
     Dalam rangka meningkatkan penyaluran              cooperative networks with property agents in
     Kredit Pemilikan Rumah pada segmen kredit         creating joint promotions.
     konsumer, salah satu strategi yang akan
     dijalankan di tahun 2008 adalah dengan            In the commercial segment, the Company will
     perluasan jaringan kerjasama dengan               continue to create optimal networks at its
     pengembang dan agen-agen properti dalam
                                                       branch network in line with major industries in
     membuat promosi bersama.
                                                       their areas of operation, so that the distribution
                                                       of credit to industry and trade sectors can be
     Sedangkan untuk segmen komersial,
                                                       continually raised and become a source of
     Perusahaan akan terus mengoptimalkan
     jaringan cabang-cabang yang dimiliki, sesuai      profit for the company.
     dengan industri unggulan masing-masing
     wilayah, sehingga penyaluran kredit terhadap      Oversight of non-performing accounts (NPL)
     sektor perindustrian dan perdagangan              will continue to be conducted through a
     dapat terus meningkat dan menjadi sumber          monitoring mechanism that will be improved
     penyumbang laba bagi perusahaan.                  by means of:




52
                                                                                 2007




                                                                   2006




                                                                                   6.482,8
                                                                       3.856,4
                                                               Kredit Korporasi (dalam miliar rupiah)
                                                              Corporation Credit (in billion rupiah)



Pengawasan rekening-rekening bermasalah                       1. Acceleration of dealing with non-performing
(NPL) akan terus dilakukan dengan mekanisme                      credit
monitoring pengawasan yang akan lebih                         2. Creation of improved and complete
ditingkatkan melalui:                                            infrastructure
1. Percepatan penanganan kredit non lancar                    3. Socialization and coordination
2. Penyedian infrastruktur yang lebih baik dan                4.Special training for AMO
   lengkap
3. Sosialisasi dan koordinasi                                 Further, administration of credit at Bank
4.Training khusus untuk AMO                                   Mega will continue to see implementation
                                                              of customer quality standard and service
Selanjutnya, dari sisi administrasi kredit
                                                              measurements. Desired work targets will
Bank Mega akan terus mengimplementasikan
                                                              be achieved by means of the relating of
pengukuran standar kualitas dalam pelayanan
                                                              Operations and Service Level Agreement (SLA)
terhadap nasabah. Sasaran kerja yang ingin
dicapai dalam hubungan antara Operational                     to the provision of service in a consistently
dan Service Level Agreement (SLA) adalah                      accurate and timely manner. This represents
penyediaan layanan yang akurat serta tepat                    one strategy to develop SLA and a means
waktu secara konsisten. Hal ini merupakan                     of measurement of performance by means
salah satu strategi untuk membangun SLA                       of service indicators that represent a key
dan mengukur kinerja melalui service indicator                to success in achieving maximal levels of
yang menjadi salah satu kunci sukses dalam                    performance. To develop harmonization of
pencapaian hasil kinerja yang maksimal.                       work coordination between sections and
Dengan membina harmonisasi koordinasi                         business units in the coming year, SLA will be
kerja antar bagian maupun unit bisnis dan                     implemented at all Credit Administration units
pada tahun mendatang, SLA ini juga dapat                      at all branches across Indonesia.
diterapkan oleh seluruh Kredit Administrasi
yang berada di cabang-cabang seluruh                          Finally, to achieve the Grand Plan 2008 target
Indonesia.                                                    of total credit disbursements of Rp 19.5 trillion,
                                                              Bank Mega will strengthen its strategies
Pada akhirnya, untuk mencapai target Grand                    in programs in the following segments of
Plan 2008 dengan total pencapaian nilai                       consumer credit: credit cards, Mega Refund,
kredit sebesar 19,5 triliun, Bank Mega akan                   Mega Oto, Mega Guna and others. Additionally,
memperkuat strategi dalam menjalankan
                                                              the Company will conduct programs involving
program-program pada segmen kredit
                                                              business credit including Investment, Working
konsumer melalui kartu kredit, Mega Refund,
                                                              Capital, Accounts and Syndication.
Mega Oto, Mega Guna dan lain-lain. Selain itu,
Perusahaan juga akan melaksanakan program
melalui kredit usaha seperti Investasi, Modal
Kerja, Rekening Koran, dan Sindikasi.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                         53
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Strategi Reprofiling Dana
     Pihak Ketiga
     Strategic Reprofiling of Third-Party Funds




     Seiring dengan strategi Perusahaan yang berfokus pada usaha
     peningkatan komposisi dana murah, Giro dan Tabungan, Bank
     Mega telah melakukan reprofiling pada segmen pendanaan
     dengan meluncurkan produk-produk giro dan tabungan yang
     bervariasi mulai dari produk yang sederhana sampai dengan
     produk hybrid (campuran) yang menjangkau semua kalangan
     serta dapat memenuhi kebutuhan nasabah.
     As part of the Company’s strategy to focus on efforts to raise
     the composition of low-cost funds such as demand deposits
     and savings accounts, Bank Mega conducted reprofiling in the
     area of funding with the creation of new demand deposits and
     savings account variants beginning with simple products up
     to hybrid products that are attractive to all groups and which
     fulfill the requirements of customers.

     Hal ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan      This process aims to balance and reduce the
     dan menekan biaya dana / cost of fund yang    cost of funds, earlier concentrated on high-
     sebelumnya terkonsentrasi pada dana mahal /   cost funds such as term deposits, and achieve
     deposito menjadi lebih seimbang dengan dana   a better balance with low-cost funds such as
     murah / giro dan tabungan. Juga dimaksudkan   demand deposits and savings accounts. An
     agar perusahaan lebih kompetitif dalam        additional aim is to increase competitiveness
     menyalurkan kredit dan memperbesar Net        of the company in its ability to disburse credit
     Interset Margin/NIM sehingga akan berdampak   and improve its Net Interest Margin (NIM), so
     langsung pada perusahaan.                     the strategy therefore has a direct impact on
                                                   company performance.
     Untuk menopang pertumbuhan dana murah
     yang seimbang dengan dana mahal, Bank
                                                   In order to achieve growth in low-cost funds in
     Mega memberikan insentif khusus bagi tenaga
                                                   order to balance high-cost funds, Bank Mega
     marketing yang berhasil memasarkan produk-
     produk dana murah tersebut.                   provides special incentives to marketing staff
                                                   who achieve sales of low-cost products.
     Berbagai strategi, promosi dan program
     penghimpunan Dana Pihak Ketiga dilakukan      A number of strategies, promotions and
     oleh Bank Mega selama tahun 2007 yaitu :      programs involving third-party fund were




54
                                                                                  2007


                                                                    2006




                                                                                   30.031,0
                                                                       25.756,0
                                                              Simpanan Pihak Ketiga (dalam miliar rupiah)
                                                              Third Party Funds (in billion rupiah)



1. Sebagai agent Penjual ORI 002 dan ORI                      conducted by Bank Mega during 2007:
    003                                                       1. Agent for sales of ORI 002 and ORI 003
2. Program Co-Brand Penerbitan Kartu ATM                      2. Co-branding program with provider of Mega
    Mega Pass                                                     Pass ATM Card
3. Program Tabungan Mega Rencana Paket                        3. Promo V of program for Mega Rencana
    Promo V                                                       Savings
4. Program Promosi Mega Dollar Berhadiah                      4. Promotion program for Mega Dollar with
    Langsung Tahap IV                                             direct gifts, Stage IV
5. Pemasaran Mega Link Protected Fund                         5. Marketing of Mega Link Protected Fund
6. Peluncuran Program Kerjasama Pembayaran
                                                              6. Launch of Cooperative Payment Program
    Tagihan Air PDAM Tirta Janggi Tanjung
                                                                  for fresh water from PDAM Janggi
    Pinang.
                                                                  Tanjung Pinang
7. Special Promo Program Tabungan Mega
                                                              7. Special Promo Program for Mega Rencana
    Rencana (Gratis Nokia E90)
8. Program Customer Loyalty 2 Tabungan                            Savings, with gifts of Nokia E90
    Mega Dana.                                                8. Customer Loyalty Program 2 for Mega Dana
9. Peluncuran Tabungan Mega Absolut IDR                           Savings
10. Sebagai Agent Penjual Reksa Dana Mega                     9. Launch of Mega Absolut Savings IDR
    Capital                                                   10. Agent for Reksa Dana Mega Capital
11. Peluncuran Mega Depo Equity                               11. Launch of Mega Depo Equity
12. Peluncuran Mega Depo Premuium                             12. Launch of Mega Depo Premium
13. Peluncuran Tabungan Mega Absolut USD.                     13. Launch of Mega Absolut Savings USD

Keseimbangan komposisi antara deposito                        The balance of composition between term
berjangka dengan giro dan tabungan terus                      deposits and demand deposits and savings is
dijaga oleh Perusahaan dengan meningkatkan                    continuously monitored by the Company, which
jumlah giro dan tabungan melalui                              continues to strive to increase the number
pengembangan produk dan layanan loyalitas                     of demand deposits and savings accounts
nasabah, salah satunya dalam bentuk tabungan                  by means of the development of products
berhadiah. Program lain yang dilaksanakan                     and loyalty service for customers, one in the
adalah kegiatan promosi baik di media cetak                   form of deposits with gifts. Other programs
maupun media elektronik.                                      conducted include promotional activities both
                                                              in the printed media and the electronic media.
Selain itu, untuk mencapai target pertumbuhan
Dana Pihak Ketiga yang seimbang, Perusahaan
                                                              In addition, to achieve balanced growth in
juga mencanangkan corporate actions, salah
                                                              third-party funds, the Company also instituted
satunya adalah perluasan jaringan melalui
penambahan jumlah kantor cabang baru yang                     corporate actions, one of which was the
dilengkapi fasilitas-fasilitas kemudahan bagi                 expansion of networks by means of the
nasabah.                                                      opening of new branch offices complete with
                                                              all facilities required for the convenience of
                                                              customers.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                     55
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Hasil Kinerja                                   Performance
     Komposisi giro dan tabungan dibandingkan        The composition of demand deposits and
     deposito pada dari bulan Desember 2006          savings accounts compared to term deposits
     adalah 25,8% : 74,2%, terus menunjukkan         at December 2006 was 25.8% : 74.2%, but
     perbaikan dari triwulan ke triwulan. Pada       with continuing improvement from quarter to
     bulan Desember 2007 perbandingannya             quarter the composition at December 2007
     sudah mencapai 43,7% : 56,3%. Meningkatnya      had fallen to 43.7% : 56.3%. The increase in the
     komposisi dana murah terutama didorong oleh     proportion of low-cost funds was mainly driven
     keberhasilan Bank Mega dalam memasarkan         by the success of Bank Mega in marketing
     produk-produk giro dan tabungan yang
                                                     demand deposits and savings instruments of
     menarik bagi nasabah seperti Mega Rencana,
                                                     greater interest to customers such as Mega
     Mega Absolut, Mega Ultima,Mega Optima dll.
                                                     Rencana, Mega Absolut, Mega Ultima, Mega
                                                     Optima and others.
     Dengan membaiknya komposisi dana pihak
     ketiga tersebut menjadikan Bank Mega lebih
     kompetitif bahkan membaiknya komposisi dana     With this improvement in the composition of
     murah menyebabkan turunnya cost of fund         third-party funds Bank Mega became more
     yang pada akhirnya meningkatkan laba yang       competitive and the improvement in low-cost
     diperoleh.                                      funds achieved a reduction in the cost of funds,
                                                     producing a rise in profit.
     Kebijakan reprofiling atas dana pihak ketiga
     ini juga telah memberikan hasil yang cukup      The policy of reprofiling of third-party
     signifikan. Giro mencatat pertumbuhan yang      funds produced significant results. Demand
     signfikan, yaitu sebesar 104,4%, dari sebesar   deposits saw significant growth of 104.4%
     Rp 3,3 triliun pada bulan Desember 2006,        from Rp 3.3 trillion at December 2006 to Rp
     menjadi Rp 6,8 triliun pada bulan Desember      6.8 trillion at December 2007. This growth of
     2007. Pertumbuhan giro ini jauh diatas          demand deposits was well above the level of
     pertumbuhan giro perbankan nasional per         growth in the national banking industry for
     Desember 2007 sebesar 20,0%. Tabungan           2007 of 20.0%. Savings accounts also grew
     tumbuh signifikan, mencapai 90,6%, dari         significantly, by 90.6%, from Rp 3.3 trillion at
     sebesar Rp 3,3 triliun pada bulan Desember      December 2006 to Rp 6.3 trillion at December
     2006, menjadi Rp 6,3 triliun pada bulan         2007. This growth was also well in excess of
     Desember 2007. Pertumbuhan tabungan
                                                     the growth of savings accounts in the national
     ini juga jauh diatas pertumbuhan tabungan
                                                     banking industry at December 2007 of 31.3%.
     perbankan nasional per Desember 2007
     sebesar 31,3%.
                                                     The implementation of the reprofiling strategy
     Penerapan strategi di segmen pendanaan ini,     in this area of funding produced a contribution
     juga telah memberikan kontribusi terhadap       to profit that created cause for applause at
     perolehan laba yang sangat menggembirakan       the end of 2007. The result represented the
     hingga akhir tahun 2007. Pencapaian ini         success of the strategy of reprofiling in raising




56
                            90,6%                                  104,4%
                                Pertumbuhan
                                Tabungan yang                                Pertumbuhan
                                dicapai sampai                               Giro yang dicapai
                                akhir 2007                                   sampai akhir tahun
                                                                             2007




merupakan keberhasilan implementasi strategi                  the composition of low-cost funds to achieve a
reprofiling pendanaan dalam meningkatkan                      decrease in the cost of funds.
komposisi dana murah sehingga cost of fund
dapat diturunkan.                                             Outlook
                                                              To achieve the base target for third-party funds
Tinjauan Ke Depan                                             of Rp 35.1 trillion and in line with the Grand
Untuk mencapai target nilai Dana Pihak Ketiga                 Plan target for 2008, Bank Mega will continue
sebesar Rp 35,1 triliun dan sesuai dengan                     to increase the composition of low-cost funds
target Grand Plan 2008, Bank Mega akan                        by means of marketing of products such as
terus berusaha meningkatkan komposisi
                                                              Demand deposits Mega Pro, Mega Optima and
dana murahnya melalui pemasaran produk-
                                                              Mega Demand deposits Valas as well as Mega
produk seperti Giro Mega Pro, Mega Optima
                                                              Dana Savings, Mega Maxi, Mega Absolut, Mega
dan Mega Giro Valas serta Tabungan Mega
                                                              Depo Equity and Mega Rencana. In addition,
Dana, Mega Maxi, Mega Absolute, Mega Depo
Equity dan Mega Rencana. Selain itu, program-                 loyalty programs will be conducted in order
program loyalitas juga akan terus dijalankan                  that levels of service and other requirements
agar pelayanan dan kebutuhan nasabah dapat                    of customers are fully met, in line with the
dipenuhi dengan maksimal, sesuai dengan misi                  mission of the Company to become a One-Stop
Perusahaan untuk menjadi bank berkonsep                       Financial Services bank.
One Stop Financial Services.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       57
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Strategi Pengembangan
     Bisnis Kartu Kredit
     Strategic Development of Credit Card Business




     Sebagai salah satu sumber penghasil laba bagi Perusahaan,
     bisnis Kartu Kredit Bank Mega telah mencapai tingkat
     pertumbuhan yang sangat signifikan pada tahun 2007.
     Pencapaian ini diperoleh melalui keberhasilan penerapan
     di berbagai strategi serta dukungan fungsi operasional dan
     teknologi informasi yang semakin memadai.

     As a source of revenue for the Company, the Bank Mega Credit
     Card business achieved strong growth during 2007. This result
     was achieved through the success of the implementation of
     a number of strategies and with the support of operational
     functions and increasingly sophisticated IT systems.


     Kartu Kredit Bank Mega mempunyai komitmen     Bank Mega Credit Card is committed to
     untuk memberikan pelayanan yang berkualitas   provide quality service to all customers. To
     kepada seluruh nasabah. Untuk mencapai        achieve this, Bank Mega conducted a number
     tujuan tersebut, Bank Mega menjalankan        of programs, including:
     beberapa program, antara lain:
                                                   1. Acquisition Program
     1. Program Akuisisi                              This is designed to net potential customers
        Bertujuan untuk menjaring nasabah-
                                                      and is achieved through the widening of
        nasabah potensial yang dilaksanakan
                                                      marketing networks. The customer
        dengan perluasan jaringan pemasaran.
                                                      penetration program was implemented at
        Program penetrasi nasabah yang
        tersebar di seluruh cabang Bank Mega di       all branches of Bank Mega across Indonesia,
        seluruh Tanah Air ini telah meningkatkan      achieving new credit card business growth
        pertumbuhan kartu baru sebesar 45%.           of 45%. The important role of branch offices
        Peran penting Kantor cabang dalam             in this program prompted the Company to
        program ini telah mendorong Perusahaan        invest both in the opening of new branches
        melakukan investasi baik dalam pembukaan      and in the addition of 400 new Credit Card
        cabang-cabang baru serta penambahan           officers.
        hampir 400 tenaga Credit Card Officer
        yang baru.                                  The acquisition program also involves
                                                    telemarketing (Direct Acquisition through
      Program akuisisi ini juga dilakukan           Telemarketing); direct sales, in which
      melalui telemarketing (Direct Acquisition     cooperation programs are mounted with
      through Telemarketing); direct sales;         third parties; and especially corporate


58
                                                                    94,7%
                                                                             Pertumbuhan
                                                                             outstanding Kartu
                                                                             Kredit




  kerjasama dengan pihak ketiga; serta                          channels that achieved 65% of new card
  khususnya corporate channels yang                             business. The opening of new locations is the
  mencapai pertumbuhan kartu baru sebesar                       focus of Telemarketing, through the
  65%. Pembukaan lokasi baru secara fokus                       utilization of an accurate data base and by
  telah menunjang kegiatan Telemarketing,                       aggressive activation of corporate channels
  pengolahan database yang akurat serta                         with the target of gaining all employees of a
  dalam menjalankan implementasi agresif                        company as potential customers.
  atas corporate channel dengan target
  karyawan perusahaan besar sebagai calon
                                                                As an incentive for new holders of credit
  nasabah potensial.
                                                                cards, Bank Mega offered free annual fees for
                                                                the first year and also launched a secondary
  Sebagai insentif bagi pemegang baru kartu
  kredit, Bank Mega memberikan penawaran                        card program at the end of 2007.
  gratis iuran tahunan untuk tahun pertama
  dan juga meluncurkan program kartu                          2. Transformation of Mega Visa
  tambahan pada akhir tahun 2007.                                In order to provide the best service and value
                                                                 to customers, the Company is committed to
2. Transformasi Mega Visa                                        continue to raise the level of service including
   Untuk memberikan pelayanan terbaik                            security in credit card use. In the middle
   dan nilai lebih kepada nasabah, Perusahaan                    of the year, Bank Mega introduced the
   berkomitmen untuk terus meningkatkan                          new standard Mega Visa Euro Master Visa/
   kualitas pelayanan termasuk keamanan                          EMV card. Changes incorporate a security
   pada fungsi kartu kredit. Pada pertengahan                    system capable of reducing the level of
   tahun, Bank Mega memperkenalkan                               mistakes and fraudulent transactions. The
   kartu Mega Visa Euro Master Visa/EMV                          card features a dynamic style with
   standard yang baru. Perubahan ini dilengkapi                  a corporate flavor that reflects the
   dengan sistem keamanan yang dapat                             trustworthiness of Mega Visa holders. Bank
   mengurangi tingkat kesalahan dan pemalsuan
                                                                 Mega became the first bank in Indonesia to
   transaksi. Kartu ini memiliki tampilan yang
                                                                 introduce a credit card with the EMV
   dinamis dan gaya corporate yang
                                                                 standard of security.
   merefleksikan kepercayaan pemegang kartu
   Mega Visa. Bank Mega tercatat sebagai Bank
   pertama di Indonesia yang mengeluarkan                     3. Marketing Program
   kartu kredit dengan keamanan standard EMV.                    Marketing strategy was conducted with the
                                                                 support of the five stickiness theme,
3. Program Marketing                                             consisting of:
   Strategi pemasaran dilaksanakan dengan                        a. Mega Food: A discount of as much as
   dukungan strategi five stickiness, yang                          25%-50% for credit card holders in more
   terdiri dari :                                                   than 400 restaurants and cafes in 22
   a. Mega Food, diskon khusus sebesar 25%-                         locations in Indonesia.
      50% bagi pemegang kartu kredit yang                        b. Mega Fashion, a special discount for
      dapat digunakan di kurang lebih 400                           purchase of fashion premium products
      restoran/cafe di 22 lokasi di Indonesia.                      licensed by PT. Mahagaya (a company in



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                          59
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




      b. Mega Fashion, diskon khusus untuk              the Para Group) including Hugo Boss,
         pembelian produk-produk fashion                Prada, Aigner, Mango, Jimmy Choo and
         premium, terutama produk-produk                others.
         lisensi di bawah PT. Mahagaya               c. Mega Pay, a shopping program with
         (perusahan dibawah Para Group) seperti         installment payments at low rates of
         Hugo Boss,Prada, Aigner, Mango, Jimmy          interest. Holders of Bank Mega Credit Card
         Choo dan lain sebagainya.                      can utilize the program at around 500
      c. Mega Pay, program belanja dengan               outlets.
         pembayaran cicilan dan bunga yang
                                                     d. Mega Tronic, special discounts for buyers of
         ringan. Pemegang kartu kredit Bank
                                                        electronics.
         Mega dapat memanfaatkan program ini
                                                     e. Mega Travel, supported by Anta Tour &
        di kurang lebih 500 outlet.
      d. Mega Tronic, diskon khusus untuk               Travel, a subsidiary of the Para Group/CT
         pembelian produk-produk elektronik.            Corpora, provides promotional programs
      e. Mega Travel, didukung oleh Anta Tour           for purchase of tickets and travel packages
         & Travel, salah satu anak perusahaan           without transaction surcharges.
         Para Group/CT Corpora, memberikan
         program promosi pembelian tiket maupun     The considerations of Bank Mega in performing
         paket perjalanan tanpa dikenakan harga     these strategies to develop its credit card
         tambahan.                                  business are as follows:
                                                      - The potential of the credit card business
     Pertimbangan Bank Mega berinisiatif                in Indonesia is extremely large and full of
     melakukan strategi mengembangkan bisnis            potential
     kartu kredit adalah :                            - The positive direction of the economy
       - Peluang bisnis kartu kredit di Indonesia       produces an increasing trend in incomes
         sangat besar dan potensial
       - Perkembangan ekonomi yang baik             Performance
         mengakibatkan peningkatan pendapatan
                                                    Interesting programs supported by maximum
         masyarakat semakin meningkat
                                                    service standards have produced significant
                                                    growth. There was extraordinary expansion
     Hasil Kinerja                                  of 110.3% in the number of card holders from
     Program-program menarik yang didukung oleh
                                                    150.1 thousand cards at December 2006 to
     layanan yang maksimal telah menghasilkan
                                                    315.7 thousand at December 2007. Meanwhile
     pertumbuhan signifikan. Perkembangan
                                                    outstanding credit card loans grew by 94.7%
     kartu kredit selama tahun 2007 mengalami
     peningkatan yang luar biasa dari 150,1 ribu    from Rp 311.2 billion at December 2006 to Rp
     kartu pada bulan Desember 2006, tumbuh         605.9 billion at December 2007.
     110,3% menjadi lebih dari 315,7 ribu kartu.
     Sedangkan untuk outstanding kartu kredit       From the aspect of security, the level of fraud
     tumbuh sebesar 94,7% dari sebesar Rp 311,2     fell to 9.88% in 2007 while the level of write-
     miliar pada Desember 2006, menjadi Rp 605,9    offs also saw an improvement at 1.10% for the
     miliar pada Desember 2007.                     year.




60
Dari sisi keberhasilan pengamanan, tingkat                           Outlook
pemalsuan data menurun menjadi 9,88%                                 In the coming year the Mega Visa card will
di tahun 2007 sedangkan tingkat write-off                            continue to provide added value and other
menunjukkan perbaikan menjadi sebesar 1,10%                          returns to encourage customers to increase
di tahun 2007.                                                       their use of credit cards. The creation of an
                                                                     ‘amazing’ card that meets all the requirements
Tinjauan Ke Depan                                                    of customers and combines the offer of ease of
Tahun 2008 mendatang, kartu Mega Visa                                use and other facilities is of great importance in
akan terus meningkatkan nilai tambah                                 attracting the attention of potential customers.
dan keuntungan-keuntungan lainnya guna
                                                                     In order to maintain a high level of service,
mendorong nasabah untuk terus menggunakan
                                                                     these requirements must be continually
kartu kredit. Penciptaan kartu ‘hebat’ yang
                                                                     balanced with operational facilities and
dapat memenuhi kebutuhan setiap nasabah
melalui penawaran kemudahan dan fasilitas-                           leading-edge information technology, with at
fasilitas lainnya sangat penting dalam menarik                       all times an extremely high quality of service to
minat nasabah potensial. Untuk menjaga                               customers.
pelayanan yang tinggi, hal ini harus tetap
diimbangi dengan fasilitas operasional dan
teknologi informasi yang memadai serta
kualitas pelayanan nasabah yang sangat baik.




                                                                                                      Dalam Jutaan Rupiah
                                                                                                      In Million Rupiah
                                                  Re a l i s a s i
                                                                                                       Net Production
    Segmen                     3 1-D e c-07                                31 - D e c - 0 6

                     NOA         B. Debet         %             NOA           B. Debet         %      B. Debet      %

  Kartu Kredit      315.700      605.927         4,31         150.100          311.174        2.83%   294,753     94,7

Perbandingan Pencapaian Kredit
Comparison of Credit Performance




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                  61
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Strategi Meningkatkan
     Fee Based Income
     Strategic Increase in Fee Based Income




     Perusahaan berhasil mencatat kinerja yang cukup memuaskan
     atas implementasi strategi peningkatan pendapatan fee based
     income pada tahun 2007. Peningkatan pendapatan fee based
     income ini disumbang oleh pendapatan yang berasal dari
     pendapatan jasa administrasi, pendapatan dari segmen kartu
     kredit, keuntungan bersih surat berharga yang dijual, transaksi
     mata uang asing, perubahan nilai wajar surat berharga yang
     diperdagangkan dan lainnya.

     The Company achieved a satisfying result in the implementation
     of its strategy of raising the level of fee-based income in
     2007. The rise in the level of fee-based income was the result
     of receipts from administrative services, revenue from the
     credit card segment, net profit from commercial paper sold,
     foreign exchange transactions, changes in the traded value of
     commercial paper and other sources.


     Perkreditan                                   Credit Disbursement
     Seiring dengan perkembangan kredit Bank       In line with the increasing growth of credit
     Mega yang semakin besar, perusahaan           disbursed by Bank Mega, the company
     dapat meningkatkan Fee Based Income           achieved a rise in fee-based income from
     diantaranya adalah : biaya provisi, setiap    provisional payments; the requirement of all
     debitur wajib memanfaatkan jasa perbankan     debtors to use the services of Bank Mega
     Bank Mega sebagai bank operasional yaitu      as their operational bank and to process all
     seluruh transaksi perbankan harus dilakukan   banking transactions through Bank Mega;
     melalui Bank Mega serta menawarkan cash       together with the offer of cash management
     management guna meningkatkan volume
                                                   in order to raise the volume of banking
     banking transaction debitur korporasi.
                                                   transactions of corporate debtors.
     Perbankan Internasional
     Layanan remittance yang didukung oleh
                                                   International Banking
     seluruh kantor cabang menunjukkan             Through 2007, Bank Mega recorded fee-based
     pertumbuhan yang sangat signifikan. Faktor-   income from trade finance and remittances at
     faktor yang mendukung pertumbuhan ini         its International Banking services section. The
                                                   remittance service was supported by all branch


62
antara lain biaya yang kompetitif, rate nilai                 offices and showed significant growth. Factors
tukar yang sangat bersaing, layanan yang                      supporting this growth included competitive
memuaskan dan juga adanya penambahan                          costs, a competitive exchange rate, satisfying
jenis mata uang yang diterima Bank Mega                       service and an increase in the currencies
dalam transaksi remittance.                                   accepted by Bank Mega for remittance
                                                              transactions.
Peningkatan kinerja trade finance dan
remittance ini tidak lepas dari dukungan yang                 The rise in the level of trade finance and
telah diberikan oleh bank-bank koresponden                    remittances cannot be divorced from the
yang telah berkerjasama dengan Bank Mega.
                                                              support provided by correspondent banks to
Sejalan dengan meningkatnya kepercayaan
                                                              Bank Mega. Together with an improvement in
bank koresponden terhadap Bank Mega,
                                                              trust of correspondent banks for Bank Mega,
fasilitas kredit yang disediakan juga mengalami
                                                              credit facilities provided also saw improvement,
peningkatan yang signifikan dan didukung
dengan pricing yang semakin kompetitif.                       supported by competitive pricing. The result
Sehingga pada akhirnya, nasabah dapat                         was a rise in the level of customer satisfaction
menikmati pelayanan serta jasa Bank Mega                      with Bank Mega’s products and services.
secara lebih maksimal.
                                                              In order to expand the range of currency
Untuk memperluas ragam transfer valas serta                   transfers and to develop the express
mengembangkan jasa pelayanan express                          money transfer service, in 2007 Bank Mega
money transfer, pada tahun 2007 Bank Mega                     cooperated with MoneyGram International Ltd.
menjalin kerjasama dengan MoneyGram                           This service, known as MoneyGram Payment
International Ltd. Pelayanan yang dikenal                     Service, is a service of despatch and receipt of
dengan MoneyGram Payment Service ini adalah                   personal funds in which transfers of funds are
jasa pengiriman dan penerimaan uang secara                    achieved in around 10 minutes. The express
perorangan, dimana kiriman uang sudah dapat                   money transfer service has been implemented
diterima dalam waktu lebih kurang 10 menit.                   in around 50 Bank Mega banches since the
Jasa express money transfer ini telah berhasil                beginning of 2007.
dijalankan sejak awal tahun 2007 di sekitar 50
cabang Bank Mega.                                             Capital Market
                                                              Over a period of a number of years, Bank
Pasar Modal                                                   Mega services in the capital market sector
Selama beberapa tahun terakhir, pelayanan
                                                              have achieved trust and acceptance from the
Bank Mega di bidang pasar modal telah
                                                              wider public. In 2007, receipts from fee-based
mendapatkan kepercayaan dan dukungan
                                                              services related to capital market portfolios
dari masyarakat luas. Pada tahun 2007, total
pendapatan fee based income atas portofolio                   operated by Bank Mega achieved a significant
jasa-jasa pasar modal yang dimiliki oleh Bank                 improvement.
Mega berhasil mencapai peningkatan secara
signifikan.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       63
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Untuk memenuhi kebutuhan pasar modal,               In order to meet the requirements of the
     jasa-jasa layanan yang dimiliki oleh Bank Mega      capital markets, services offered by Bank Mega
     adalah:                                             area as follows:
     1. Wali Amanat                                      1. Trustee
        Wali Amanat Bank Mega memberikan                    Bank Mega Trustee provides services
        pelayanan antara lain; membantu penerbitan          including the issuance of obligations,
        obligasi, sebagai pihak yang mewakili               representation of holders of obligations in
        pemegang obligasi untuk menentukan hak              defending their rights and in monitoring the
        pemegang obligasi (PO) serta memantau               implementation of responsibilities that have
        pelaksanaan kewajiban-kewajiban yang telah
                                                            been jointly entered into.
        disepakati bersama.
                                                         2. Custodian
     2. Kustodian
                                                            Bank Mega Custodian provides the services
        Kustodian Bank Mega memberikan pelayanan
                                                            of safe keeping (deposit), delivery and
        sebagai safe keeping (deposit), delivery and
        receive,corporate action, proxy, reporting and      receipt, corporate action, proxy, reporting
        information.                                        and information.
     3.Agen Jaminan                                      3. Guarantee Agent
        Agen Jaminan Bank Mega memberikan                   Bank Mega Guarantee Agent provides
        pelayanan dalam melakukan pemantauan                services involved with the oversight of the
        terhadap penyerahan jaminan sesuai                  provision of guarantees in accordance with
        perjanjian, melakukan pengikatan jaminan            agreements, raises the level of guarantees
        dan mengurusi administrasi yang berkaitan           and performs administrative functions
        dengan jaminan yang bersangkutan.                   connected to guarantees and related issues.
     4.Agen Fasilitas                                    4.Facilitating Agent
        Agen Fasilitas Bank Mega memberikan                 Bank Mega Facilitating Agent provides
        pelayanan yang berhubungan dengan                   services connected with the provision of
        pemberian pinjaman sindikasi. Adapun tugas          syndicated loans. Its basic duty is to oversee
        pokoknya adalah memantau pelaksanaan                the protection of the rights of creditors and
        hak-hak para kreditur dan debitur sesuai            debtors in accordance with loan agreements
        dengan perjanjian pinjaman sindikasi yang           made between the parties.
        telah disepakati sebelumnya.
                                                         Treasury
     Treasuri                                            In its efforts to achieve significant development
     Dalam upaya mencapai perkembangan sumber
                                                         of sources of revenue from the Treasury unit,
     pendapatan yang signifikan dari unit usaha
                                                         the Company implemented a number of
     Treasuri, Perusahaan menjalankan beberapa
                                                         strategies including investment in the money
     implementasi strategi yang salah satunya
     dilakukan melalui investasi di pasar uang serta     market and foreign exchange trading with a
     transaksi valuta asing dengan penawaran harga       competitive pricing structure.
     yang kompetitif.




64
                                                                  117,0%
                                                                     Pertumbuhan
                                                                     Fee Based Income
                                                                     Jasa Pasar Modal




Terkait dengan strategi diatas, Perusahaan                    In line with this strategy, the Company
meluncurkan produk-produk yang lebih inovatif                 launched a number of more innovative and
dan advanced, sehingga dapat memberikan                       advanced products and achieved a satisfactory
kontribusi pada pendapatan fee based income                   increase in the level of fee-based income.
yang cukup tinggi bagi Perusahaan. Salah                      One of these products was the provision of
satunya adalah dengan menyediakan transaksi                   forex online transactions that provided a more
forex online yang dapat memberikan nilai kurs                 competitive exchange rate in a short period of
yang lebih kompetitif dalam waktu singkat                     time for customers.
kepada nasabah.
                                                              Services oriented to fee-based income offered
Adapun jasa-jasa layanan dengan orientasi
                                                              by the Company were as follows:
fee based income yang ditawarkan oleh
                                                              a) Bank Guarantee with Contra Guarantee
Perusahaan adalah sebagai berikut:
                                                                  from a third party or other issuer
a) Bank Garansi dengan Jaminan Kontra
                                                                  (such as insurance company: ASEI and
   Garansi dari pihak ketiga/penjamin lainnya
   (seperti perusahaan asuransi: ASEI dan                         others), that was also issued by Bank Mega
   lainnya), yang juga diterbitkan oleh Bank                      and used for performance guarantee,
   Mega dan digunakan untuk jaminan                               deposit guarantee, maintenance deposit and
   pelaksanaan, jaminan uang muka, jaminan                        other guarantee functions.
   pemeliharaan dan jaminan keperluan lainnya.                b) Letters of Credit and SKBDN with guarantee
b) Penjaminan L/C dan SKBDN dengan skema                          protection from a third party or other party
   penjaminan dari pihak ketiga/ penjamin                         (such as insurance company: ASEI and
   lainnya (seperti perusahaan asuransi: ASEI                     others).
   dan lainnya).                                              c) MoneyGram, cash express transfer service,
c) MoneyGram, yaitu jasa transfer kilat                           both despatch and receipt, with easy
   (pengiriman maupun penerimaan) tunai                           cashing by customers including walk-in
   dengan kemudahan pencairan bagi nasabah                        customers.
   maupun walk-in customer.                                   d) Mutual Fund Custodian, a service for
d) Kustodian Reksa Dana, yaitu jasa yang                          investment managers in the mutual fund
   diberikan kepada manajer investasi penerbit                    industry in the form of facilities for deposit
   reksadana dalam bentuk fasilitas penitipan                     of funds, administration of mutual funds,
   kekayaan reksadana, administrator kekayaan                     book-keeping and payment procedures.
   reksadana, administrator pencatatan dan
                                                              e) Sub-registry, providing administration
   pembayaran unit penyertaan.
                                                                  services for Bank Indonesia Certificates
e) Sub-registry, yaitu memberikan jasa
                                                                  (SBI) and Government Bond (SUN) including
   penatausahaan Sertifikat Bank Indonesia
                                                                 settlement transactions and ownership
   (SBI) dan Surat Utang Negara (SUN) yang
    meliputi: settlement transaksi dan                           registration.
   pencatatan kepemilikan.                                    f) Trustee Securitization, as a trustee services
f) Wali Amanat Sekuritisasi, yaitu memberikan                     in securitizing of assets in line with the
   jasa perwaliamanatan dalam sekuritisasi                        regulations of the capital markets with the




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                         65
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




                                                                                      Dalam Jutaan Rupiah
                                                                                      In Million Rupiah
      No                                 Pos                                           Jumlah

       1                  Pendapatan transaksi valuta asing                            20.128,0

       2               Pendapatan kenaikan nilai surat berharga                        2.239,0


       3                         Pendapatan lainnya                                  222.700,0

                                        Total                                        245.067,0

     Pendapatan Fee Based tahun 2007
     2007 Fee Based Income


        asset sesuai ketentuan pasar modal dengan            main duty of representing the interests of
        tugas pokok mewakili kepentingan                     the holder of securities.
        pemegang efek sekuritisasi.                       g) Trustee Sukuk, as a trustee services in the
     g) Wali Amanat Sukuk, yaitu memberikan jasa             issuance of sukuk in line with the regulations
        perwaliamanatan dalam penerbitan sukuk               of the capital markets with the main duty of
        sesuai ketentuan pasar modal dengan tugas            representing the interests of the holder of
        pokok mewakili kepentingan pemegang                  the sukuk.
        sukuk.                                            h) To increase the level of service to customers
     h) Untuk meningkatkan pelayanan kepada                  and increase the range of products/foreign
        nasabah dan menambah jenis produk/
                                                             exchange transations that can be provided
        transaksi valuta asing yang dapat diberikan
                                                             to customers, through the development of
        kepada nasabah, telah dikembangkan
                                                             forward transactions, currency swap,
        transaksi forward, currency swap, currency
                                                             currency vanilla option, structured product
        vanilla option, structured product yang
        merupakan enhancement dari berbagai                  which represent an enhancement of the
        instrumen serta perdagangan mata uang                number of instruments as well as foreign
        asing dengan metode leverage (margin                 exchange trading with the margin trading
        trading).                                            method.
     i) Mega Pass Co-Branding, yaitu strategi             i) Mega Pass Co-Branding, a strategy of co-
        Co-Branding untuk kartu Mega Pass bekerja            branding for the Mega Pass card in
        sama dengan pihak ketiga yang memiliki               cooperation with third parties that have high
        exposure bisnis yang tinggi.                         business exposure.
     j) Penerbitan prepaid card dengan strategi           j) The introduction of a prepaid card with
        untuk menambah customer based melalui                the strategy aiming to increase he customer
        penyediaan jenis kartu alat bayar prepaid            base by way of provision of a prepaid card
        card yang memiliki feature transaksi yang            as a payments card with transaction features
        hampir sama dengan Kartu ATM/Debit dan               virtually the same as ATM/Debit Cards and
        menambah Dana Pihak Ketiga tanpa                     by an increase of third party funds without
        kewajiban membayar bunga.                            the requirement of interest payments.
     k) Agen Penjual Reksa Dana, dimana produk            k) Agent for sale of Mutual Funds, in which
        reksa dana yang di jual saat ini adalah reksa        mutual fund products currently sold are
        dana dari manajer investasi PT. Mega Capital         from investment manager PT. Mega Capital
        Indonesia dan Standard Chartered Bank
                                                             Indonesia and Standard Chartered Bank as
        sebagai bank kustodian. Jasa yang
                                                             the custodian bank. The services offered and
        disediakan serta kerjasama dengan pihak-
                                                             the cooperation programs with external
        pihak eksternal tersebut nantinya dapat
                                                             parties will be developed with other external
        dikembangkan dengan pihak-pihak eksternal
        lainnya yang dapat memberikan keuntungan             parties to provide profit for Bank Mega.
        untuk Bank Mega                                   l) Mega Link Protected Fund, a product
     l) Mega Link Protected Fund, yaitu                      conducted together with Bancassurance
        produk kerjasama Bancassurance yang                  that provides a variety of insurance products
        memberikan asuransi manfaat hidup dan                including insurance for death in the case of




66
   asuransi manfaat meninggal dunia akibat                       sickness or personal accident with benefits
   sakit atau personal accident sebesar 150%                     of 150% or a maximum of Rp 1.0 billion
   atau maksimal Rp 1,0 miliar per polis                         per policy and Rp 5.0 billion for
   dan Rp 5,0 miliar untuk coordination                          coordination benefit. Bank Mega acts
   benefit. Dalam produk ini, Bank Mega                          as a sales agent for this product, targeting
   bertindak sebagai agen penjual dan                            marketing efforts at affluent customers.
   segmentasi nasabah yang ditargetkan                        m)Development of online payment at all
   adalah affluent.                                              electronic banking facilities (ATM, internet,
m)Pengembangan Layanan payment online di                         mobile banking, phone banking and
   seluruh electronic banking (ATM, internet,
                                                                 autopay) for payment of water fees, airline
   mobile banking, phone banking dan autopay)
                                                                 ticketing, credit card payments and transfers
   yang dapat digunakan untuk pembayaran
                                                                 to other banks.
   PAM, airline ticketing, tagihan kartu kredit/
                                                              n) Development of online payment services
   kredit bank lain.
n) Pengembangan Layanan payment online                           at payment points in cooperation with third
   di payment point, bekerjasama dengan pihak                    parties as technical acquirer.
   ketiga sebagai technical acquirer.                         o) Refinancing of Letters of Credit (LC) and
o) Produk L/C dan SKBDN refinancing bagi                         domestic guarantees (SKBDN) for payment
   bank pembiayaan yang diberikan oleh Bank                      banks by Bank Mega in rupiah currency or
   Mega dalam mata uang rupiah atau valas                        foreign currency at the request of other
   atas permintaan bank lain yang didasarkan                     banks based on the issue of LC/SKBDN by
   atas penerbitan L/C/SKBDN yang dilakukan                      these banks.
   oleh Bank tersebut.                                        p) Money transfer services overseas by non-
p) Layanan pengiriman uang ke luar negeri                        Bank Mega customers, in line with
   oleh nasabah non-Bank Mega, sesuai dengan                     availability of foreign currency at Bank Mega
   mata uang asing yang tersedia di Bank Mega                    and by means of special cooperation
   melalui kerjasama khusus Bank Mega dengan                     programs between Bank Mega and other
   bank lain dan financial institutions lainnya.                 banks and financial institutions.

Hasil Kinerja                                                 Performance
Sepanjang tahun 2007, Bank Mega telah                         In 2007 Bank Mega achieved an increase in fee-
berhasil mencatat pertumbuhan fee based                       based income (FBI) based on trade finance and
income (FBI) melalui trade finance dan
                                                              remittances of Rp 31.6 billion, a very significant
remittance sebesar Rp 31,6 miliar, suatu
                                                              improvement of nearly three times the level of
peningkatan yang sangat signifikan yaitu
                                                              achievement in 2006.
hampir tiga kali lipat jika dibandingkan dengan
pencapaian di tahun 2006.
                                                              Services for the capital markets also produced
Demikian juga pelayanan jasa pasar modal                      a much stronger contribution to the increase
telah menyumbang terhadap peningkatan                         in fee based income achieved by the Company.
fee based income yang diperoleh oleh                          During the past two years, the trustee service




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                         67
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Perusahaan secara signifikan. Selama dua            of Bank Mega has demonstrated excellent
     tahun terakhir ini, jasa wali amanat Bank           performance compared to results at other
     Mega telah menunjukkan kinerja yang baik            banks in terms of all obligations listed at the
     dibanding dengan Bank lain dari seluruh emisi       Indonesian Stock Exchange (BEI). In 2006
     obligasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia      and 2007, Bank Mega was in first position,
     (BEI). Pada tahun 2006 dan 2007, Bank               holding 32 listings with total listing value of
     Mega menduduki posisi pertama dan telah             Rp 18.5 trillion at the end of 2007. Elsewhere,
     menangani 32 emiten dengan total nilai emisi        Bank Mega custodial services also provided
     obligasi sebesar Rp 18,5 triliun pada akhir tahun   an improved contribution, growing by 360
     2007.Di sisi lain, jasa kustodian Bank Mega
                                                         serviced customers, with 87 customers during
     juga memberikan kontribusi yang meningkat
                                                         2006 rising to become 447 customers at the
     dengan bertambahnya 360 nasabah layanan,
                                                         end of 2007, with a volume of deposits of Rp
     dari 87 nasabah pada tahun 2006 menjadi 447
                                                         1,787 trillion. In services as a guaranteeing
     nasabah pada akhir tahun 2007 dengan jumlah
     volume penyimpanan mencapai sebesar                 agent, Bank Mega assisted 10 customers
     Rp 1.787 triliun. Sedangkan untuk jasa agen         with volume of Rp 1.8 trillion. In addition, the
     jaminan, Bank Mega telah menangani 10               custodian service of Bank Mega supported the
     nasabah dengan volume sebesar Rp 1,8 triliun.       issue of Government Retail Bonds (ORI) in an
     Di samping itu, jasa kustodian Bank Mega juga       active manner.
     mendukung penerbitan Obligasi Negara Ritel
     (ORI) secara aktif.                                 This combination of factors produced total
                                                         fee-based income from Bank Mega capital
     Dengan demikian, total fee based income yang        market services for 2007 of Rp 5.6 billion, an
     berhasil dibukukan oleh jasa pasar modal Bank       improvement of 117% on the target figure.
     Mega pada tahun 2007 mencapai sebesar
     Rp 5,6 miliar dimana pencapaian tersebut            Bank Mega also recorded a significant increase
     adalah 117% lebih tinggi dari target yang telah     in fee-based income from the Treasury division.
     ditetapkan sebelumnya.
                                                         Outlook
     Bank Mega juga membukukan peningkatan fee           Entering 2008, the Company will implement
     based income secara signifikan yang diperoleh       a more integrated strategy to achieve
     melalui divisi Treasury.                            improvement in public confidence and will
                                                         offer innovative products with a consistent
     Tinjauan Ke Depan                                   level of service, in order to achieve an increase
     Memasuki tahun 2008, Perusahaan akan
                                                         in the number of customers, especially in the
     melaksanakan strategi yang lebih terintegrasi
                                                         area of credit disbursement, which will result in
     untuk dapat meningkatkan kepercayaan
     masyarakat dan menyediakan penawaran                an increase in the level of fee-based income.
     produk-produk inovatif dan jasa pelayanan
     yang konsisten, sehingga jumlah nasabah             At the same time in the area of International
     dapat terus bertambah terutama dalam                Banking, Bank Mega will increase and expand
     segmen perkreditan yang pada akhirnya akan          the MoneyGram network to all branch offices.
     meningkatkan pertumbuhan fee based income.




68
Sedangkan dalam bidang Perbankan                              In the capital market area, Bank Mega will
Internasional, Bank Mega akan menambah serta                  continue to stress the need for service
memperluas jaringan MoneyGram pada seluruh                    excellence as a foundation for service to every
kantor cabang. Terkait bidang jasa pasar                      customer and, as an effort to increase selling
modal, Bank Mega akan selalu meletakkan                       points in the capital markets, will continue to
service excellence sebagai landasan pelayanan                 increase the range and variation of services.
kepada setiap nasabah dan sebagai upaya
untuk meningkatkan selling point di bidang                    Treasury operations are also hoped to continue
jasa pasar modal, Bank Mega akan terus                        to improve quality of service and the facilities
meningkatkan jenis jasa lainnya dengan lebih
                                                              of products offered.
bervariasi.

Bidang usaha Treasury juga diharapkan akan
terus meningkatkan kualitas pelayanan dan
fasilitas produk yang disediakannya.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       69
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Strategi Pengembangan
     Jaringan Kerja
     Strategic Expansion of Working
     Networks/Branch Offices


     Strategi perluasan jaringan distribusi melalui pembukaan
     kantor-kantor cabang yang tersebar di pelosok Indonesia
     merupakan langkah tepat bagi Bank Mega. Pelaksanaan
     strategi ini telah meningkatkan pertumbuhan tabungan
     dan giro yang pada akhirnya memberikan kontribusi pada
     peningkatan dana murah. Hal ini sejalan dengan target
     Perusahaan untuk menciptakan portofolio yang seimbang
     antara dana murah dan dana mahal.

     The strategy to widen the network through the opening of
     branches dispersed throughout Indonesia represents the correct
     step for Bank Mega. The execution of this stratey has increased
     growth of savings accounts and demand deposits which in the
     end have contributed to a surge in low-cost funds in line with
     the Company’s target to create a balanced portfolio between
     high- and low-cost funds.

     Pesatnya perkembangan bisnis telah             The acceleration of business development
     mendorong Perusahaan untuk mengambil           has encouraged the Company to establish a
     kebijakan dalam menambah jaringan, dengan      policy to further expand its network, with the
     tujuan untuk menjaga Service Level Quality     aim of maintaining Service Level Quality and
     dan mengimbangi tingkat pertumbuhan            balancing the pace of growth with appropriate
     dengan penyediaan layanan yang memadai dan     quality service.
     berkualitas.
                                                    In addition to the network of new offices, ATMs
     Disamping jaringan kantor-kantor baru,         are also an important factor in expanding
     ATM juga merupakan faktor penting dalam        products and services. The wide ATM network
     pengembangan produk dan layanan. Jaringan
                                                    has become a basic necessity for customers in
     ATM yang luas sudah menjadi kebutuhan
     pokok bagi nasabah dalam melakukan proses      carrying out transactions. To meet the needs
     transaksi. Untuk memenuhi kebutuhan nasabah    of customers for an ATM network facility, Bank
     akan fasilitas jaringan ATM, Bank Mega telah   Mega formed a collaboration program with
     menjalin kerja sama dengan jaringan ATM        ATM Bersama and ATM BCA (ATM Prima)
     Bersama dan ATM BCA (ATM Prima) disamping      networks, in addition to its own ATM network.
     memiliki jaringan ATM sendiri.
                                                    One of Bank Mega’s business missions in
     Salah satu misi usaha Bank Mega pada tahun     2008 is to attain performance growth of more
     2008 adalah mencapai pertumbuhan kinerja       than 20-25% in the banking industry. This
     lebih dari 20-25% di industri perbankan. Hal   is a consideration in executing Bank Mega’s


70
ini menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan                    strategy of disbursing funds to potential
salah satu strategi Bank Mega dengan                          business sectors. Another important initiative
menyalurkan dana untuk sektor-sektor usaha                    of Bank Mega in supporting the transformation
yang potensial. Inisiatif Bank Mega yang juga                 of business strategy was the increase in branch
sangat penting dalam mendukung transformasi                   offices throughout 2007. At present, the total
strategi usaha adalah peningkatan jumlah                      of Bank Mega branch offices has reached 160
kantor cabang sepanjang tahun 2007. Saat                      branches and the expansion strategy which is
ini jumlah kantor cabang Bank Mega sudah                      typically utilized involves the purchase of land
mencapai 160 cabang, dan strategi ekspansi                    in various strategic locations of a size between
yang biasanya diterapkan adalah dengan                        700-2,000 m2. The target for new branch
melakukan pembelian lahan di berbagai
                                                              offices for 2008 is 90, although obtaining
lokasi strategis dengan luas antara 700-2.000
m2. Target pembangunan kantor cabang                          the correct land is not an easy task, with
baru adalah sebanyak 90 cabang, meskipun                      the Company to seek solutions in a sensible
untuk mendapatkan lahan yang cocok bukan                      manner.
merupakan hal yang mudah namun solusi
akan dapat dicapai dengan bijaksana oleh                      Performance
Perusahaan.                                                   Up to the end of December 2007, Bank Mega
                                                              succeeded in opening 12 new offices to take
Hasil Kinerja                                                 the total to 160 branch offices dispersed in
Sampai dengan akhir Desember 2007, Bank                       big cities across Indonesia. Growth of savings
Mega telah berhasil membuka jaringan                          made a positive contribution to efforts to
kantor baru sebanyak 12 kantor sehingga                       increase the growth of low-cost funds.
total keseluruhan menjadi 160 kantor cabang
yang tersebar di kota-kota besar di seluruh
Indonesia.
                                                              Outlook
                                                              To provide maximum service and to support
Tinjauan Ke Depan                                             the growth of company performance, Bank
Untuk memberikan pelayanan yang maksimal                      Mega aims to create a network of 250 branch
serta mendukung pertumbuhan kinerja                           offices by the end of 2008. This is in line
perusahaan, Bank Mega menargetkan jumlah                      with future business directions to become a
kantor cabang sebanyak 250 cabang pada                        Universal Banking provider with One-Stop
tahun 2008. Hal ini sejalan dengan arah usaha                 Financial Solutions, which:
ke depan untuk menjadi Universal Banking                      • aids customer accessibility as a means to
dengan One Stop Financial Solution sehingga:                    grow savings and demand deposits products
• mempermudah aksesibilitas nasabah yang                        and improve the composition of public funds,
  merupakan salah satu kunci berkembangnya                    • become a potential source of fee-based
  produk tabungan dan giro, sehingga                            income in line with the development of
  komposisi dana masyarakat menjadi lebih                       savings and demand deposits products
  baik.                                                       • guarantee stability in business growth, and
• menjadikan sumber potensi fee based income                  • maintain Service Level Quality since business
  sejalan dengan berkembangnya produk                           growth that is not balanced with
  tabungan dan giro.                                            infrastructure and network improvements
• lebih menjamin stabilitas pertumbuhan usaha.                  would decrease service quality.
• menjaga Service Level Quality karena
  pertumbuhan bisnis yang tidak diimbangi
  dengan pertambahan jaringan dan
  infrastruktur dapat menurunkan kualitas
  layanan.



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       71
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Strategi Menetapkan
     Standard International untuk IT &
     Operasional, Treasury
     Strategic Application of International Standards
     for IT & Operations, Treasury


     Kinerja Teknologi Informasi (TI) yang didukung dengan
     implementasi pengembangan infrastruktur sesuai
     standar internasional telah berhasil memberikan
     kontribusi besar bagi perkembangan pesat Bank Mega
     selama tahun 2007.

     The performance of the Information Technology department,
     supported by implementation of infrastructure development in
     accordance with international standards, succeeded in making
     a major contribution to the rapid development of Bank Mega
     throughout 2007.


     Teknologi Informasi (TI)                          Information Technology (IT)
     Tantangan yang dihadapi TI dalam upaya            Challenges faced by the IT department in
     memenuhi standar internasional ditempuh           attaining international standards were resolved
     melalui langkah-langkah berikut:                  by taking the following steps:

     1) Melanjutkan pengembangan Straight              1. Continue the development of Straight
        Through Processing atas beberapa proses           Through Processing in several business
        bisnis seperti proses Incoming Debit SKN,         processes such as Incoming Debit SKN,
        Incoming Remittance, pembuatan interface          Incoming Remittance, creation of interface
        antar aplikasi untuk menghilangkan re-input,
                                                          between applications to remove re-input in
        sehingga proses menjadi lebih cepat, dan
                                                          order to accelerate processing and guarantee
        akurasi data terjamin.
                                                          data accuracy.
     2) Pengembangan sistem same day effective
                                                       2. Develop effective same day clearance
        untuk transaksi setoran kliring di wilayah
                                                          transactions in BI clearance areas which
        wilayah kliring BI yang menerapkan
                                                          employ settlement H+1.
        settlement H+1.
     3) Mengembangkan sistem Credit Monitoring         3. Develop a reliable system of Credit
        yang handal sehingga Non Performing Loan          Monitoring to reduce Non-Performing Loans
        (NPL) dapat ditekan dibawah rata-rata             (NPL) to less than the average industry NPL.
        industri NPL.




72
                                 Global Transaction Services
                                    USD Straight Processing
                                         Award dari Citibank




4) Peningkatan kualitas Disaster Recovery                      4.Boost the quality of Disaster Recovery Center
   Centre (DRC) yang berhasil melakukan live-                     (DRC) to successfully employ a live-test for
   test untuk DR Core Banking dan sistem ATM                      DR Core Banking and ATM systems to
   yangberoperasi selama 1 minggu penuh                           operate for a whole week without significant
   tanpa kendala yang berarti, dengan proses                      problems, using a switch-over process taking
   switch-over yang hanya memerlukan waktu                        only 20 minutes.
   20 menit saja.                                              5. Improve the capacity of credit card systems
5) Implementasi peningkatan kapasitas sistem                      by means of an upgrade of cardpro software
   kartu kredit dengan melakukan upgrade                          versions and replacement of hardware with
   versi software cardpro serta penggantian
                                                                  higher capacity to anticipate a significant
   hardware dengan kapasitas yang jauh lebih
                                                                  growth of credit card business in 2007 and
   tinggi, untuk mengantisipasi pertumbuhan
                                                                  beyond.
   bisnis kartu kredit yang sangat signifikan
                                                               6. Implement a system of synthetic saving,
   di tahun 2007 dan pada tahun-tahun
                                                                  Mega Absolut, which succeeded in increasing
   selanjutnya.
                                                                  third-party funds and influenced asset
6) Implementasi sistem tabungan sintetik Mega
   Absolut yang berhasil meningkatkan dana                        growth at Bank Mega.
   pihak ketiga dan memberikan dampak pada                     7. Implement and increase compliance, for
   pertumbuhan asset Bank Mega.                                   instance by issuing chip-based credit cards
7) Implementasi dan peningkatan kepatuhan                         (EMV compliance), development of a Loss
   (compliance) seperti penerbitan kartu kredit                   Database system and improvement of the
   berbasis chip (EMV compliance),                                KYC system.
   pengembangan sistem Loss Database serta                     8. Maintain Service Level Agreement (SLA) in IT
   improvement pada sistem KYC.                                   systems in accordance with the standard
8) Mempertahankan Service Level Agreement                         jointly agreed by IT users.
   (SLA) pada sistem TI sesuai dengan standar
   yang disepakati bersama pengguna TI.                        These steps were realized by continuous
                                                               development of human resources such as
Langkah-langkah tersebut di atas dapat                         through recruitment of reliable new employees,
direalisasikan melalui pengembangan sumber                     improving the organization’s efficiency
daya manusia yang berkesinambungan antara                      and by supporting the initiative of product
lain melalui recruitment tenaga kerja baru yang                development from the Company’s business
handal, pembenahan efisiensi organisasi serta                  units.
mendukung inisiatif pengembangan produk
dari unit-unit bisnis Perusahaan.
                                                               Operational
                                                               At the beginning of 2007, Bank Mega became
Operasional
                                                               one of several banks in Indonesia implementing
Pada awal tahun 2007, Bank Mega mulai
                                                               the State Income Module (MPN) system for tax
menjadi salah satu bank persepsi di Indonesia



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       73
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     yang mengimplementasikan penggunaan               revenues and state receipts. The application of
     Sistem Modul Penerimaan Negara (MPN) untuk        the MPN system assisted the process of faster
     layanan penerimaan pajak dan setoran negara.      and more accurate tax transactions and state
     Aplikasi sistem MPN ini menjadikan proses         payment receipts handling at Bank Mega.
     penanganan transaksi pajak dan setoran negara
     di Bank Mega dapat dilakukan dengan lebih         To meet international standards, Bank Mega
     cepat dan akurat.                                 applied the concept of Straight Through
                                                       Processing (STP) in several systems and
     Untuk memenuhi standar internasional, Bank        operational processes. The application of
     Mega telah menerapkan konsep Straight
                                                       this concept is designed to increase service
     Through Processing (STP) pada berbagai
                                                       levels and accuracy of the whole operational
     sistem dan proses operasional. Penerapan
                                                       process by minimizing human intervention
     konsep ini bertujuan untuk meningkatkan
                                                       and by observing required aspects of control,
     service level dan akurasi seluruh proses
                                                       compliance and security.
     operasional dengan meminimalkan intervensi
     manual serta tetap memperhatikan aspek
     kontrol, compliance dan security yang             The Company is also committed to continue
     diperlukan.                                       providing more reliable, secure and rapid
                                                       services to create an efficient and effective
     Perusahaan juga memiliki komitmen untuk           operational process.
     terus dapat memberikan layanan yang lebih
     andal, aman dan cepat sehingga tercipta suatu     Improvements in Service Level Agreement
     proses operasi yang efisien dan efektif.          (SLA) became an indicator in measuring the
                                                       standard of service quality for customers in line
     Peningkatan Service Level Agreement (SLA)         with the increasing competition in the banking
     yang menjadi indikator dalam pengukuran           industry.
     standar kualitas pelayanan, pada nasabah terus
     difokuskan sejalan dengan semakin tingginya       Process organization and operational
     tingkat persaingan dalam bisnis perbankan.        innovation were carried out continuously, such
                                                       as in the production of forms and transaction
     Pembenahan proses serta inovasi operasional       applications in order to increase process
     terus dilakukan seperti pembuatan formulir-       efficiency. Several processes which do not
     formulir dan aplikasi-aplikasi transaksi yang     have a value-added aspect were removed,
     dapat meningkatkan efisiensi proses. Beberapa     but control function and operational security
     proses yang dianggap tidak memberi value
                                                       remained well maintained.
     added ditiadakan, namun fungsi kontrol dan
     keamanan operasional tetap dijaga.
                                                       The strategy to develop human resources
                                                       quality was improved in a consistent manner.
     Strategi pengembangan kualitas sumber daya
                                                       The increase of new products launched also
     manusia secara konsisten terus ditingkatkan.
                                                       encouraged execution of publicity programs
     Peningkatan jumlah produk-produk baru yang
     diluncurkan juga telah mendorong pelaksanaan      based on policies and operational procedures
     program sosialisasi atas kebijakan dan prosedur   with the right level of quality and quantity.
     operasional dengan kualitas dan kuantitas yang
     baik.                                             Treasury
                                                       Bank Mega consistently provided the best
     Treasuri                                          service and pricing for customers. In addition
     Bank Mega selalu memberikan layanan dan           to product development and increase in
     pricing terbaik bagi para nasabah. Selain         service, Bank Mega systematically developed
     pengembangan produk dan peningkatan               infrastructure, including online forex
     pelayanan, secara sistematis Bank Mega            transactions, so that branch offices could offer




74
mengembangkan infrastruktur, diantaranya                      a faster and more competitive exchange rate to
transaksi forex online, sehingga cabang dapat                 customers.
memberikan kurs yang lebih kompetitif dan
lebih cepat kepada nasabah.                                   Activities which have been under taken by
                                                              the Treasury department of Bank Mega are as
Hal-hal yang telah dilaksanakan oleh Treasuri                 follows:
Bank Mega, antara lain:                                       1. Pricing Model
1. Pricing Model                                                 Bank Mega provides the best competitive
   Bank Mega memberikan harga                                    price compared to other banks, where the
   terbaik dan kompetitif dibandingkan dengan                    Treasury division acts as risk taker and
   bank lain, dimana divisi Treasuri bertindak
                                                                 branch offices act as sales agent or
   sebagai risk taker dan cabang bertindak
                                                                 distributor of Treasury products. Branch
   sebagai agen penjual atau distributor
                                                                 offices can also determine prices based on
   produk-produk Treasuri. Namun, kantor
                                                                 prevailing local prices.
   cabang juga dapat menentukan harga
   berdasarkan harga lokal yang berlaku.
                                                              2. Transaction Facility
2. Transaction Facility                                          Bank Mega provides non-cash credit facilities
   Bank Mega memberikan fasilitas kredit                         for customers who require exchange rate
   non-cash kepada nasabah yang memiliki                         protection with a simpler and more efficient
   kebutuhan akan perlindungan nilai tukar                       procedure.
   dengan prosedur yang lebih sederhana dan
   efisien.                                                   3. Reward Program
                                                                 Bank Mega provides monthly incentives for
3. Reward Program                                                every forex sales agent at branch offices.
   Bank Mega memberikan insentif bulanan
   untuk setiap agen penjualan forex di cabang.               4.Enhanced Online System
                                                                Additional features that allow on-line
4. Enhanced Online System                                       confirmation of transactions.
   Penambahan beberapa features yang
   memungkinkan konfirmasi transaksi secara                   To meet customers’ needs, Bank Mega also
   online.                                                    offers another foreign currency, GBP.

Untuk memenuhi kebutuhan nasabah, Bank                        Performance
Mega juga telah melengkapi jenis valuta asing
                                                              IT development in 2007 contributed strongly
lain yaitu GBP.
                                                              to growth and company portfolio balance.
                                                              Bank Mega owns a Disaster Recovery Center
Hasil Kinerja
                                                              (DRC) with facilities such as a mirroring system
Pengembangan TI pada tahun 2007 telah
                                                              (Mimix) of data backup network, and an
memberikan kontribusi yang besar terhadap
                                                              additional network accelerator system. Results
pertumbuhan serta keseimbangan portofolio
perusahaan. Bank Mega telah memiliki Disaster                 of a trial test proved that the Company can
Recovery Center (DRC) dengan fasilitas                        run the main core banking system and ATMs
mirroring system (Mimix) sarana jaringan data                 entirely from the DRC. Systems run alternately
backup serta tambahan network accelerator                     (flip flop) between both data centers. This is
system. Hasil uji coba telah membuktikan                      a sophisticated form of system and personnel
bahwa Perusahaan dapat menjalankan sistem                     preparedness to cope with malfunction or
utama core banking dan ATM secara penuh                       trouble in the data center. The backup system
melalui data center. Sistem dilakukan secara                  for other applications will soon be applied to
bergantian (flip flop) antara kedua data center.              complete the Bank Mega Disaster Recovery
                                                              Center.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       75
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Hal ini merupakan suatu kesiapan sistem dan       In addition to the success of DRC function,
     personil yang tinggi dalam menghadapi mal-        IT development also supported improvement
     function atau gangguan di data center. Sistem     in service for customers, such as by payment
     backup untuk aplikasi lainnya akan segera         facilities using MoneyGram through the
     diaplikasikan untuk melengkapi Data Center        internet, SKN incoming/outgoing transactions,
     Bank Mega.                                        RTGS and remittance products, and a system
                                                       that supports accounting centralization and the
     Selain keberhasilan fungsi DRC, pengembangan      back office.
     TI juga telah mendorong peningkatan layanan
     bagi nasabah, seperti fasilitas pembayaran
                                                       In the area of credit, in order to increase
     MoneyGram melalui internet, incoming/
                                                       efficiency in the credit card approval process,
     outgoing SKN, RTGS dan remittance serta
                                                       Bank Mega introduced automation through the
     sistem pendukung sentralisasi accounting dan
                                                       implementation of a loan origination system
     back office.
                                                       (LOS). With this system, the credit process
                                                       is accelerated provides higher accuracy. In
     Di bidang perkreditan, untuk meningkatkan
     efisiensi proses persetujuan kartu kredit, Bank   addition, the IT division supported the Bank
     Mega telah mengotomatisasi proses tersebut        Indonesia program to boost the performance
     dengan implementasi Loan Origination System       of Rural Bank (BPR) by use of the Generic
     (LOS). Dengan sistem ini, proses kredit akan      Model Linkage Program.
     menjadi lebih cepat dan akurat. Di samping itu,
     divisi TI juga turut mendukung pelaksanaan        The application of Straight Through Processing
     program dari Bank Indonesia untuk                 (STP) succeeded in implementation of the
     meningkatkan kinerja Bank Perkreditan Rakyat      following systems:
     (BPR) melalui Generic Model Linkage Program.      1. National Clearance System – Bank Indonesia
                                                          (SKNBI) as well as Bank Indonesia – Real
     Penerapan konsep Straight Through Processing         Time Gross Settlement System (BI-RTGS)
     (STP) telah berhasil mengimplementasikan             - for transfer and clearance processes,
     sistem-sistem berikut:                            2. Incoming Remittance System, to process
     1) Proses kliring dan transfer yang                  transactions of receipt of transfers in foreign
        menggunakan Sistem Kliring Nasional – Bank        currency,
        Indonesia (SKNBI) maupun Bank Indonesia        3. Spectrum Interface, to process treasury
        – Real Time Gross Settlement System               transactions,
        (BI-RTGS),                                     4.Automatization of a reporting system to
     2) Incoming Remittance System, untuk
                                                          Bank Indonesia.
        memproses transaksi penerimaan transfer
        dalam valuta asing,
                                                       The accomplishment of the STP concept
     3) Spectrum Interface, untuk memproses
                                                       allowed Bank Mega to achieve the Straight
        transaksi treasuri,
                                                       Through Processing Award from Citibank
     4) Otomasi sistem pelaporan ke Bank
                                                       Jakarta for the lowest level of transaction
        Indonesia.
                                                       mistakes.
     Keberhasilan konsep STP ini telah menghantar
     Bank Mega meraih penghargaan Straight             In addition, based on benchmarking, a rise
     Through Processing Award dari Citibank            in SLA applications in various operational
     Jakarta dengan tingkat kesalahan transaksi        processes was achieved, such as time for
     terendah.




76
Selain itu, berdasarkan benchmarking yang                     transaction handling at counters, Trade Finance
dilakukan, terdapat peningkatan penerapan                     transaction handling, as well as performance of
SLA dalam berbagai proses operasional,                        ATM transactions.
baik dari segi waktu penanganan transaksi di
counter, penanganan transaksi Trade Finance                   Development efforts by Treasury, such as a
maupun performance transaksi ATM.                             better pricing model, a shorter process for
                                                              providing transaction facilities, improvement
Upaya pengembangan yang telah dilakukan                       in communication quality, and improved and
oleh Treasuri, seperti pricing model yang lebih               wider marketing, all helped expand the level of
baik, proses pemberian fasilitas transaksi yang               foreign exchange transactions with customers.
lebih singkat, peningkatan mutu komunikasi,
                                                              The significant increase during 2007 increased
serta marketing yang lebih luas dan berkualitas
                                                              volume to a total of USD 4,323 million with a
telah berhasil meningkatkan transaksi valuta
                                                              total of 66,787 transactions.
asing dengan nasabah. Peningkatan signifikan
pada tahun 2007 ini telah meningkatkan
volume dengan nilai total sebesar USD 4.323
                                                              Outlook
juta dan jumlah item transaksi sebanyak 66.787.               The IT divisions are expected to continue
                                                              to develop infrastructure in 2008 and to
Tinjauan Ke Depan                                             continue to implement a suitably established
Divisi TI diharapkan dapat terus melakukan                    international standard in order to continue
pengembangan infrastrukturnya pada tahun                      significant contributions to the Company’s
2008 dan tetap dapat menerapkan standar                       growth.
internasional yang telah cukup mapan agar
kontribusi terhadap pertumbuhan Perusahaan                    Bank Mega will face challenges in the future
dapat berkesinambungan.                                       and must continue to heighten its standard
                                                              of service quality, expand standardization in
Menghadapi tantangan dimasa yang akan                         its entire office network and apply BASEL
datang, Bank Mega harus terus meningkatkan                    II principles in implementing operational
standar kualitas layanan, mengembangkan                       activities.
standarisasi di seluruh kantor jaringan
serta menerapkan prinsip BASEL II dalam                       The same factors apply to the Treasury
pelaksanaan aktifitas operasionalnya.                         division. In the future this division must always
                                                              maintain and develop the quality of facilities
Begitu pula dengan divisi Treasuri, pada                      and services, particularly in foreign currency
masa yang akan datang divisi ini harus tetap
                                                              transactions.
menjaga serta meningkatkan mutu fasilitas
serta layanan, khususnya dalam transaksi valuta
asing.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        77
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Strategi Meningkatkan Kualitas
     Sumber Daya Manusia
     Strategic Improvement of Human
     Resources Quality


     Sumber daya manusia merupakan salah satu aset terpenting
     bagi Bank Mega. Sejalan dengan kebijakan strategi usaha,
     Perusahaan secara sistematis telah mencanangkan program-
     program peningkatan sumber daya manusia, baik dari sisi
     kuantitas maupun kualitas. Peningkatan jumlah sumber daya
     manusia seharusnya disertai dengan program peningkatan
     kualitas agar tercipta efisiensi dalam organisasi serta
     produktifitas kerja yang efektif.

     Human Resources is one the most important assets of
     Bank Mega. In line with business strategy, the Company
     has systematically planned human resources advancement
     programs in terms of both quantity and quality. Increase of
     human resources quantity must be accompanied by quality
     advancement programs to create efficiency in organization and
     effective productivity.

     Pengembangan aspek sumber daya manusia          Development of aspects of human resources
     (SDM) dilaksanakan Bank Mega secara             is executed by Bank Mega in a comprehensive
     komprehensif dan berkesinambungan               and continuous manner to build competent
     agar tercipta SDM yang berkualitas dan          and reliable human resources in all respects,
     handal dalam segala aspek, terutama             particularly in the banking business so as to
     dalam bisnis perbankan sehingga mereka          create the capability to face challenges in
     mampu menghadapi tantangan dalam                developing and advancing the Company’s
     mengembangkan serta memajukan usaha             business.
     Perusahaan.
                                                     In addition, the Company employs the culture
     Selain itu, Perusahaan juga menerapkan budaya   and values of entrepreneurship which assists in
     serta nilai-nilai enterpreunership, sehingga    maximal management of every unit yet which
     setiap unit dapat benar-benar dikelola secara   is still based on prudential banking standards.
     maksimal namun tetap didasari oleh kegiatan
     perbankan yang hati-hati.                       Development and knowledge of employees
                                                     are synchronized with strategies and plans
     Pengembangan pengetahuan karyawan               of the Company in advancing business in the
     disesuaikan dengan rencana dan strategi         retail field, with training programs focused on
     Perusahan dalam peningkatan usaha di bidang



78
                 Jumlah Pegawai                                                   6.692
                     Pendidikan                                  Jumlah Pegawai                   %

                    Sekolah Dasar                                            44                 0.7%

            Sekolah Menengah Pertama                                         28                 0.4%

               Sekolah Menengah Atas                                   1.568                   23.4%

                   Diploma (D1-D3)                                       857                    12.8%

                     Sarjana (S1)                                      4.026                   60.2%

                     Master (S2)                                         169                    2.5%

Komposisi Pegawai
Employees Composition




retail, sehingga pelatihan-pelatihan difokuskan               enhancement of service quality in the areas of
kepada peningkatan service quality dalam                      credit, marketing and operations.
bidang credit, marketing dan operation.
                                                              Implementation of program development is
Implementasi pengembangan program                             carried out periodically and consistently. The
pelatihan tersebut dilakukan secara berkala dan               Company is convinced that training programs
konsisten. Perusahaan yakin bahwa pelatihan                   have the capacity to improve the competency
ini dapat meningkatkan keterampilan serta                     and expertise of every employee in their
keahlian setiap karyawan dalam bidang profesi                 respective professions and to strengthen the
masing-masing dan dapat memperkuat fondasi                    organization’s foundation.
organisasi.
                                                              Human Resources development programs
Program-program pengembangan SDM yang                         executed by Bank Mega include the following:
dilakukan oleh Bank Mega, antara lain:
                                                              Specific Development Program (PPK)
Program Pengembangan Khusus                                   This program is designed to develop
(PPK)                                                         employees’ career, promotions, and to groom
Program ini bertujuan untuk pengembangan                      future leaders as a preparation for the opening
karir karyawan, suksesi serta mempersiapkan                   of new branches and as leaders of other work
the future leader sebagai persiapan                           units in the regions as well as at headquarters.
pembukaan cabang baru dan pemimpin unit                       Some of PPK training programs are:
kerja lainnya baik di wilayah maupun di kantor                a. Operational Officer Development Program
pusat. Beberapa program pelatihan PPK,                           (OODP)
diantaranya adalah:                                              A program to fill the position of Operational
a) Operational Officer Development Program                       Coordinator and Operational Supervisor in
   (OODP)                                                        Branch Offices and Sub-branch Offices.
   Program untuk memenuhi posisi                              b. Officer Development Program (ODP)
   Koordinator Operasional dan Supervisor                        A program to prepare manager senior
   Operasional di Kantor Cabang maupun                           supervisor candidates.
   Kantor Cabang Pembantu.                                    c. Executive Master of Business (EMBA)
b) Officer Development Program (ODP)                             A program of preparation for executive
   Program untuk mempersiapkan kader                             positions.
   manajer dan posisi senior supervisor
c) Executive Master of Business (EMBA)
                                                              Programs related to areas of duty
   Program untuk mempersiapkan posisi
   jabatan eksekutif.                                         (Regular)
                                                              This program aims to increase employees’
Program yang berhubungan dengan                               knowledge and skills related to main areas
                                                              of duty. The program is conducted in two
bidang tugas (Reguler)                                        activities, as a scheduled program from the
Program ini bertujuan untuk meningkatkan
                                                              Training Work Unit (in-house) and as a product
pengetahuan maupun ketrampilan karyawan
                                                              conducted outside the Company (off-house).
yang berhubungan dengan bidang tugas



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       79
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review



                         Status                         Jumlah Pegawai                    %
                       Permanen                              4.072                    60,85%

                        Kontrak                              2.620                    39,15%



               Jenis Kelamin Jenis Kelamin              Jumlah Pegawai                     %
                          Pria                               3.964                     59,2%

                         Wanita                              2.728                     40,8%

     Komposisi Pegawai
     Employees Composition




     pokok. Program ini dilaksanakan dalam dua       The Company also possesses other training
     kegiatan yaitu program yang terjadwal dari      programs, particularly in the area of service,
     Unit kerja Pelatihan (In-house) dan program     as part of the Company’s commitment
     yang dilaksanakan diluar perusahaan (Off-       to consistently improve service quality to
     house).                                         customers.

     Perusahaan juga memiliki beberapa program       The Company is also commited to the granting
     pelatihan lainnya, terutama dalam bidang        of awards to achieving employees. These
     pelayanan sebagai bentuk komitmen               awards are in the form of improved welfare
     Perusahaan dalam meningkatkan kualitas          conditions that are expected to raise the level
     pelayanan kepada nasabah secara konsisten.      of enthusiasm and enhance work motivation,
                                                     thereby increasing performance of human
     Selain itu, Perusahaan juga memiliki komitmen   resources. The forms of awards are not only
     untuk memberikan penghargaan bagi karyawan      in the form of improvements in base salary
     yang berprestasi. Penghargaan ini diberikan     and recognition of work status but also by
     dalam bentuk peningkatan kesejahteraan          means of welfare condiitons such as Jamsostek
     yang diharapkan akan menjadi kunci pemicu       (social insurance), health insurance, meals and
     semangat serta meningkatkan motivasi kerja,     transport benefits, national holiday bonus,
     sehingga kinerja SDM dapat terus meningkat.     leave entitlements, living allowance for certain
     Bentuk penghargaan yang diberikan tidak         regions with higher living costs, risk benefits
     hanya gaji pokok dalam bentuk netto dan jasa    for employees in certain positions, promotion
     prestasi kerja, namun juga melalui tunjangan    benefits, benefits for transferred executives,
     kesejahteraan lainnya seperti tunjangan         vehicle support/COP for executive officers,
     jamsostek, tunjangan kesehatan, tunjangan
                                                     work vehicle support and overtime.
     makan, tunjangan transportasi, tunjangan hari
     raya, tunjangan cuti, tunjangan kemahalan
                                                     In addition to welfare improvements, the
     pada daerah tertentu, tunjangan risiko bagi
                                                     Company also expresses its appreciation in the
     karyawan dengan posisi tertentu, tunjangan
                                                     form of individual career development, either
     jabatan, tunjangan mutasi pejabat, tunjangan
                                                     at headquarters or in the regions and branch
     kendaraan/COP bagi pejabat eksekutif,
                                                     offices. Development of individual talents is
     tunjangan kendaraan dinas serta lembur.
                                                     performed by provision of advanced training
                                                     followed by continuous employee performance
     Selain peningkatan kesejahteraan, Perusahaan
     juga memberikan penghargaan berupa              monitoring in the form of guidance and
     pengembangan karir individu baik di kantor      tutoring, assisted by the policy of promotion of
     pusat maupun wilayah dan cabang-cabang.         deserving employees.
     Pengembangan talent-talent individu dilakukan
     melalui pemberian pelatihan yang signifikan     Performance
     yang kemudian diikuti dengan monitor kinerja    The implementation of various programs of HR
     karyawan secara berkesinambungan dalam          development and the application of the culture
     bentuk bimbingan dan penyuluhan serta           and values of entrepreneurship succeeded
     ditunjang dengan kebijakan pemberian promosi    in enhancing the Company’s performance
     kepada karyawan yang bersangkutan.              in 2007. The Company possesses human



80
                                                  Education Special
       In House               Off House                                      Risk Management    Total Pelatihan
                                                      Program
          569                     158                      5                       13                745

Jenis & Jumlah Training Tahun 2007
Types & Total Number of Trainings in 2007

                                                  Education Special
       In House               Off House                                      Risk Management    Total Pelatihan
                                                      Program
        14840                     158                      117                    332               15447

Jumlah Peserta Training Tahun 2007
Total Number of Training Participants in 2007




Hasil Kinerja                                                    resources that proved to be well trained to
Hasil implementasi berbagai program                              face challenges throughout 2007, in a manner
pengembangan SDM serta penerapan budaya                          that allowed every planned strategy to be fully
dan nilai-nilai enterpreunership telah berhasil                  implemented with results that exceeded the
meningkatkan Kinerja Perusahaan pada tahun                       predesigned outcome target.
2007. Perusahaan memiliki SDM yang telah
terbukti terlatih dalam menghadapi tantangan                     Outlook
selama tahun 2007, sehingga seluruh strategi                     To maintain satisfactory performance, the
yang direncanakan dapat diimplementasikan                        Company will continue to apply human
secara maksimal dan hasilnya melampaui                           resources development strategies in a more
target perolehan yang sudah ditetapkan.                          comprehensive manner to reach every
                                                                 position, beginning with the first stage of new
Tinjauan Ke Depan                                                employee selection, assessment processes and
Untuk mempertahankan kinerja yang mapan,                         employee relations through to career system
Perusahaan akan terus menerapkan strategi                        management.
pengembangan sumber daya manusia secara
lebih komprehensif dan menyentuh seluruh
jajaran, mulai dari proses seleksi karyawan
baru, proses assessment, employee relation
sampai dengan sistem karir pegawai.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                         81
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Strategi Menciptakan
     Cabang Cantik
     Strategic Creation of Beautiful
     Branches


     Pembukaan Cabang Cantik adalah salah satu strategi lain
     yang diimplementasikan oleh Bank Mega dalam meningkatkan
     kepercayaan dan loyalitas nasabah serta memberikan nilai lebih
     bagi para pemegang saham

     The opening of Beautiful Branches is another strategy
     implemented by Bank Mega to increase the trust and loyalty of
     customers and to provide additional value to shareholders.



     Cabang cantik ini merupakan kantor cabang         Beautiful branches are branch offices that give
     yang memberikan penekanan pelayanan lebih         more importance to service above the normal
     dari sekedar pelayanan standar yang biasa         level of service provided at other branches.
     dilakukan di cabang-cabang lain. Pelayanan        The service is supported by an atmosphere of
     ini didukung oleh suasana kantor cabang yang      a clean, comfortable branch office, complete
     bersih, nyaman dengan tata letak ruang tunggu     with an interestingly designed banking hall and
     yang menarik. Selain itu, penampilan front        charming frontliners with a positive attitude.
     liners kantor cabang yang menarik dan attitude    With the presence of such branch offices
     positif yang dimiliki. Dengan keberadaan kantor   that can become landmarks or icons in cities
     cabang yang dapat dijadikan landmark/icon di      where Bank Mega is present, it is expected that
     kota Bank Mega berada, diharapkan nasabah         customers will be proud to be clients of Bank
     akan merasa bangga menjadi nasabah Bank           Mega and to transact business at Bank Mega.
     Mega dan melakukan transaksi di Bank Mega.
                                                       Performance
     Hasil Kinerja                                     In 2007 Bank Mega developed its network
     Selama tahun 2007, Bank Mega telah                with 12 new offices. Each new office is built
     menambah jaringan kerja sebanyak 12 kantor.       according to Beautiful Branch standards with
     Keseluruhan kantor baru tersebut dibangun         customized design and interior. Beautiful
     sesuai dengan standar Cabang Cantik               Branches are intended to be a landmark or icon
     dengan disain dan interior yang sudah baku.       of Bank Mega’s presence in a city.
     Cabang Cantik diharapkan jadi landmark/icon
     keberadaan Bank Mega di kota tersebut.




82
Tinjauan Ke Depan                                             Outlook
Strategi Beauty Branch ini akan dikembangkan                  The Beautiful Branch strategy will be
lebih lanjut oleh Perusahaan guna menghadapi                  developed further by Bank Mega to meet
tantangan persaingan yang tinggi di bisnis                    the high level of competition in the banking
perbankan seiring dengan komitmen untuk                       industry in line with its commitment to always
selalu menjawab kebutuhan para nasabahnya.                    answer the needs of customers.

Langkah ini diharapkan dapat memebrikan                       This step is expected to contribute to
sumbangan dalam peningkatan hasil usaha                       improvement in business performance of the
Perusahaan di masa yang akan datang.                          Company in years ahead.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                     83
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




     Strategi Pelayanan Prima
     Strategic Extraordinary Service




     Pencapaian kinerja yang signifikan juga didukung
     dengan kualitas pelayanan yang extraordinary.
     Significant performance achievement is also supported by
     extraordinary quality of service.



     Untuk mencapai strategi ini, Perusahaan          To attain this strategy, the Company has
     telah melakukan Program Pengembangan             implemented a Continuous Improvement
     Berkelanjutan meliputi Program Layanan,          Program including Service Program, Service
     Pengembangan Standarisasi Layanan,               Standardization Development, Human
     Pengembangan Sumber Daya Manusia,                Resources Development, Service Competition
     Kompetisi Layanan – Service Grand Prix, serta    – Service Grand Prix and Business Process
     Business Process Improvement.                    Improvement.

     1. Program We Love Our Customer                  1. We Love Our Customer Program
        Program monitoring yang merupakan                This program of monitoring, which represents
        implementasi Service Tag Line – ‘We Love
                                                         implementation of Service Tag Line – ‘We
        Our Customer’ bertujuan untuk meningkatkan
                                                         Love Our Customer,’ is designed to increase
        awareness front liners terhadap komitmen
                                                         frontliners’ awareness of Bank Mega service
        pelayanan Bank Mega pada masyarakat.
                                                         commitment to the public. Acitivities
        Aktifitas yang termasuk dalam program We
        love Our Customer adalah standar greetings       included in this program are standard
        dan groomings, perilaku yang ramah dan           greetings and grooming, polite and warm
        sopan, serta melakukan cross selling sesuai      manner and cross selling according to
        strategi pertumbuhan kinerja.                    performance growth strategy.

     2. Program Service Day                           2. Service Day Program
        Program ini merupakan program Lead               This is a Lead by Example program,
        by Example, yang dilaksanakan serentak di        implemented at the same time in every
        seluruh cabang Bank Mega. Dalam program          branch of Bank Mega. In this program,
        ini manajemen turun langsung ke cabang           the management directly visits branches to
        untuk turut melayani nasabah, suatu bukti        serve customers, as a proof of the Company’s
        komitmen perusahaan terhadap pelayanan.          commitment to service. This program
        Program ini merupakan bentuk partisipasi         represents a form of participation by Bank
        Bank Mega pada Hari Pelanggan Nasional           Mega in the National Customer Day
        yang dicanangkan oleh Pemerintah.                established by the Government.

      Pelayanan extraordinary dan kesempatan           This extraordinary service and the
      untuk berkomunikasi langsung dengan
                                                       opportunity to directly communicate with


84
  manajemen Perusahaan telah mendapat                           the Company’s management has received
  respon yang sangat positif dari para nasabah.                 extremely positive responses from
  Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi                    customers. This is clearly beneficial to Bank
  Bank Mega karena kebutuhan serta                              Mega since the requirements and aspirations
  harapan nasabah akan terkomunikasikan                         of customers will be directly communicated
  secara langsung sehingga strategi bisnis dan                  to help improve the targeting of business
  layanan ke depan akan lebih tepat sasaran.                    strategies and service in the future.

3. Program Morning Briefing                                   3. Morning Briefing Program
   Program yang ditargetkan bagi Pemimpin                        The is a program targeted to Branch Office/
   Cabang/Service Leader untuk menyusun
                                                                 Service Leaders to arrange and organize
   serta mengatur strategi bisnis demi
                                                                 business strategies to attain established
   tercapainya target yang telah ditentukan
                                                                 targets and to manage productive and non-
   serta dapat mengelola aktiva produktif dan
                                                                 productive assets such as buildings, office
   non produktif seperti gedung, kelengkapan
   kantor, dan ketersediaan aspek penunjang                      equipment and the availability of aspects
   operasional. Program morning briefing yang                    of operational support. The morning briefing
   dilaksanakan mulai di tahun 2007 bertujuan                    program which began in 2007 is intended to:
   untuk:                                                        a) create optimal leadership of branch
   a) mengoptimalkan leadership dari para `                         managers in order to provide motivation
      pemimpin cabang sehingga dapat                                and positive influence to the whole staff.
      memberikan motivasi dan pengaruh yang                      b) identify problems in branch offices
      positif terhadap seluruh staf.                                immediately and accurately.
   b) mengidentifikasi permasalahan di cabang                    c) function as a facility for communication
      dengan lebih cepat dan tepat.                                 of every new policy or procedure issued by
   c) sarana penyampaian setiap kebijakan                           headquarters.
      ataupun prosedur baru yang dikeluarkan                     d) function as a facility for sharing of
      oleh kantor pusat.                                            knowledge and information from the
   d) sarana berbagi pengetahuan dan                                branch manager to the staff and vice
      informasi baik dari pemimpin cabang                           versa.
      kepada seluruh staf maupun sebaliknya.                     e) accelerate the process of problem solving
   e) mempercepat proses penyelesaian                               in branch offices.
      permasalahan di cabang.
                                                                 f) function as a facility to create
   f) sarana untuk mewujudkan kebersamaan
                                                                    togetherness and better teamwork.
      serta teamwork yang lebih baik.
                                                              Other programs include programs for
Program lain yang juga dilakukan adalah
program pengembangan dalam standarisasi                       development of service standardization,
layanan yang meliputi:                                        covering:
• Standarisasi kelengkapan cabang                             • Complete branch standardization project
  Untuk menunjang peningkatan kualitas                          To support an increase in the quality
  pelayanan Bank Mega kepada nasabah,                           of service of Bank Mega to customers,
                                                                standardization of supporting aspects



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       85
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




      diperlukan standarisasi unsur-unsur             such as waiting room and reception area,
      pendukung seperti ruang tunggu dan tempat       and especially the Banking Hall, is required.
      menerima nasabah, khususnya di Banking          Bank Mega has set standards for Banking
      Hall. Bank Mega membuat standar                 Hall provisions as an important means of
      kelengkapan Banking Hall sebagai aspek          presenting a professional and comfortable
      yang harus diperhatikan agar tercermin kesan    image in line with the service strategy of
      profesional dan nyaman sesuai dengan            Bank Mega to provide a positive experience
      strategi pelayanan Bank Mega dalam              for every customer.
      memberikan pengalaman yang positif pada
      setiap nasabah yang berkunjung.
                                                     • Standardization of Appearance and Service
                                                       A standard of appearance and service has
     • Standarisasi Penampilan dan Layanan
                                                       been developed in multimedia form, to aid
       Standar Penampilan dan Layanan telah
                                                       all branches or new employees to adapt with
       dikembangkan dalam bentuk multi media,
       sehingga seluruh cabang baru ataupun            the Bank Mega standard of Appearance and
       pegawai baru dapat langsung menyesuaikan        Service.
       dengan standar Penampilan dan Layanan
       Bank Mega.                                    A number of programs to develop quality of
                                                     human resources to advance the standard of
     Beberapa program pengembangan kualitas          premium service are:
     sumber daya manusia untuk meningkatkan
     standar pelayanan prima adalah :                • Strategic Service Intent (SSI)
                                                       In 2007, SSI training was conducted in 5
     • Strategic Service Intent (SSI)                  batches with a total of 150 employees, with
       Pada tahun 2007, pelatihan SSI sudah            the aim to standardize perceptions and to
       dilakukan sebanyak 5 batch dengan total         create a positive attitude in comformance
       peserta 150 karyawan, dengan tujuan untuk       with the service culture of Bank Mega.
       menyamakan persepsi dan membentuk
       Attitude yang positif dengan mengacu pada     • Service Impact for Frontliners (SIF)
       budaya pelayanan Bank Mega.                     SIF training employs a combination
                                                       of material on internalization of service
     • Service Impact for Front Liners (SIF)           paradigms: an understanding of Bank Mega
       Pelatihan SIF menggunakan materi
                                                       service strategy and special skills in serving
       penggabungan antara internalisasi service
                                                       customers with focus on 2 (two) aspects:
       paradigm – pemahaman terhadap strategi
                                                       a. Intelligence (IQ), a person’s intellectual
       pelayanan Bank Mega dan ketrampilan
                                                          potential to develop themselves further in
       khusus dalam melayani nasabah dengan
       memfokuskan pada 2 (dua) aspek:                    terms of knowledge and technical skills.
       a. Intelegensi (IQ) merupakan potensi           b. Emotional Intelligence (EQ), representing a
          intelegensi seseorang untuk dapat               positive attitude and high motivation in
          berkembang lebih jauh secara                    self-development and to produce
          pengetahuan dan technical skills.               achievement.
       b. Emotional Intelligence (EQ), merupakan
          sikap positif dan motivasi yang tinggi
          dalam mengembangkan diri dan mencapai
          keberhasilan.




86
  Materi-materi yang diterapkan adalah peran                    Materials include the role of frontliners,
  front liners, etiket komunikasi, melayani                     communication ettiquete, serving the world
  dunia nasabah, memenuhi kebutuhan                             of customers, meeting the unexpressed
  nasabah yang tidak diungkapkan, standar                       requirements of customers, service standards
  pelayanan Bank Mega (greetings dan                            of Bank Mega (greeting and grooming),
  grooming), etika bertelepon, complaint                        telephone ethics, complaint handling and
  handling, dan role play (simulasi). Pelatihan                 role play (simulation). These training
  ini telah terselenggara sebanyak 39 batch di                  programs were implemented in 39 batches
  seluruh Indonesia dengan peserta mencapai                     throughout Indonesia with the participation
  lebih kurang 1.970 front liners dan staf                      of 1,970 frontliners and marketing staff.
  marketing.
                                                              • Beauty Plus Training
• Beauty Plus Training
                                                                This training program is designed specifically
  Pelatihan ini diadakan khusus untuk
                                                                for Customer Service, Teller and Marketing
  Customer Service, Teller dan Marketing
  Officer agar berpenampilan profesional                        Officers to assist them to appear professional
  sehingga dapat menciptakan pribadi–pribadi                    and to create interesting and positive
  yang menarik dan positif baik dari sisi inner                 personalities both inwardly and in terms of
  maupun sisi appearance. Pelatihan ini telah                   appearance. These training programs were
  diselenggarakan sebanyak 39 batch dengan                      arranged in 39 batches with participation of
  total peserta mencapai kurang lebih 1.190                     1,190 staff from all over Indonesia.
  staf di seluruh Indonesia.
                                                              • Service Coaching/briefing
• Service Coaching/briefing                                     Socialization of service standards is
  Sosialisasi standar pelayanan dilakukan oleh                  performed by Bank Mega to strengthen
  Bank Mega guna memperkuat pemahaman                           understanding of implemented training by
  atas pelatihan-pelatihan yang telah                           means of additional service knowledge for
  dilaksanakan melalui additional service                       frontliners. This is performed in accordance
  knowledge bagi frontliners. Hal ini                           with development of aspects of service and
  dilaksanakan seiring dengan perkembangan                      the increasing desire of customers for quality
  aspek–aspek layanan dan meningkatnya                          service.
  harapan nasabah akan kebutuhan layanan
  yang berkualitas.
                                                              • Front Liners Quiz (On-Line Test System)
                                                                This training program develops the quality
• Front Liners Quiz (Test by On Line System)
                                                                of frontliners through a test mainly related
  Meningkatkan kualitas front liners melalui
                                                                to product knowledge, operational policy
  test terutama yang berhubungan dengan
  product knowledge, kebijakan operasional                      and service standards of Bank Mega. The test
  dan standar layanan Bank Mega. Test                           is implemented periodically three times a
  dilaksanakan secara periodik tiga kali dalam                  year.
  satu tahun.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       87
     Tin ja u a n Usah a
     Business Review




      Dalam usaha meningkatkan motivasi kerja         In an attempt to improve work motivation,
      Bank Mega juga mengadakan kompetisi             Bank Mega also conducts service competitions
      layanan front liners di seluruh cabang yang     for frontliners in every branch, entitled Service
      juga disebut Service Grand Prix, yang terdiri   Grand Prix, which comprises two activites:
      dari dua kegiatan:                              • Branch Service Competition
      • Branch Service Competition                      Inter-branch competition program covering
        Program kompetisi antar cabang meliputi         cleanliness, tidiness and comfort of a
        kebersihan, kerapihan serta kenyamanan          branch as an indicator of value. This targets
        cabang sebagai indikator penilaian.             improved service awareness. The competition
        Kompetisi ini bertujuan untuk
                                                        was conducted in every branch in the Greater
        meningkatkan service awareness. Kompetisi
                                                        Jakarta area in the period August –
        ini telah diselenggarakan di seluruh cabang
                                                        December 2007.
        se-Jabodetabek pada Bulan Agustus
                                                      • Front Liners CHAMP Competition
        – Desember 2007
      • Front Liners CHAMP Competition                  The ‘quick and smart’ method for Bank Mega
        Metode cerdas cermat bagi frontliners           frontliners is aimed to measure capability
        Bank Mega yang bertujuan untuk mengukur         and competence to support performance as
        kemampuan dan kompetensi demi                   bearers of Bank Mega’s professional image.
        mendukung kinerja sebagai pembawa citra         Aspects graded are Product Knowledge,
        profesional Bank Mega. Aspek yang dinilai       Banking Operations, Service Knowledge, Risk
        adalah Product Knowledge, Banking               Management and Know Your Customer
        Operational, Service Knowledge, Risk            (KYC).
        Management, dan Know Your Customer
        (KYC).                                        Other development programs are performed
                                                      through Business Process Improvement which
     Pengembangan lain juga dilakukan melalui         covers:
     Bussiness Process Improvement yang lingkup       a) ATM Monitoring
     kegiatannya mencakup:                                Periodical monitoring of Bank Mega
     a) ATM Monitoring                                    ATM from both Tangible and System
        Program pemantauan secara berkala atas            factors, two factors which are highly
        ATM Bank Mega dari faktor Tangible dan            instrumental in determining the service
        System, kedua faktor ini sangat dominan           quality of Bank Mega toward customers.
        dalam menentukan kualitas pelayanan Bank
        Mega terhadap nasabah.
                                                      b.) Q Management System (Q-Matic)
                                                          Service innovation in branches with high
     b) Q Management System (Q-Matic)
                                                          transaction levels, with a queuing system
        Inovasi dalam pelayanan di cabang-
        cabang yang memiliki transaksi yang cukup         that uses position numbers and LCDs.
        tinggi, dengan mengadakan sistim antrian
        menggunakan nomor dan LCD di cabang.          c)   Business Process Transaction
                                                           Monitoring of development and efficiency
     c) Business Process Transaction                       in transaction processes in branch offices
        Melakukan pemantauan, pengembangan                 in order to provide comfort for customers
        dan efisiensi dalan proses transaksi di            engaged in transactions.
        cabang demi tercapainya kenyamanan
        nasabah dalam bertransaksi.




88
Hasil Kinerja                                                 Performance
Melalui berbagai program, Bank Mega dapat                     Through a variety of programs, Bank Mega
memberikan mutu pelayanan dengan kualitas                     provides services with the highest quality
terbaik, sehingga nasabah akan merasa                         in order to create a sense of comfort while
nyaman untuk melakukan transaksi. Disamping                   making transactions. Moreover, with good
itu dengan kualitas pelayanan yang baik,                      service quality, the trust of customers in the
kepercayaan nasabah terhadap Perusahaan                       Company will be increased, with a subsequent
akan meningkat yang selanjutnya akan                          increase in the loyalty of customers to products
menambah tingkat loyaltas nasabah tersebut                    offered by Bank Mega.
terhadap produk-produk yang disediakan Bank
Mega.
                                                              The maximum efforts expended by Bank Mega
                                                              on service quality have received encouraging
Upaya maksimal yang dilakukan oleh
                                                              recognition. Bank Mega continues to be
Bank Mega pada sisi pelayanan mendapat
pengakuan yang menggembirakan. Bank Mega                      successful in being included in the ‘big ten’
selalu mendapatkan penghargaan masuk dalam                    award for Banks with the best service from
sepuluh besar Bank dengan pelayanan terbaik                   Infobank Magazine in collaboration with
dari Majalah Infobank bekerjasama dengan                      Marketing Research Indonesia.
Marketing Research Indonesia.
                                                              Outlook
Tinjauan Ke Depan                                             The Company possesses a mission to become
Perusahaan memiliki misi untuk menjadi                        a One-Stop Financial Service, with this
One Stop Financial Service, sehingga                          determining the importance of service quality
pengembangan kualitas layanan baik dari                       development in terms of facilities as well as
sisi fasilitas maupun sumber daya manusia                     human resources. To achieve this target, the
menjadi sangat penting. Untuk itu, Perusahaan                 Company will continue to implement a variety
akan terus melaksanakan berbagai program                      of more integrated training programs for all
pelatihan yang lebih terintegrasi agar seluruh                employees and particularly those directly
karyawan, khususnya yang bersentuhan                          involved in service delivery, to continue to
langsung dengan pelayanan, dapat terus                        develop and to be competent in providing
berkembang dan mampu memberikan                               quality service to customers.
pelayanan yang berkualitas pada nasabah.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       89
Rp
     3.343,9
                     miliar
 Pendapatan Bunga Bank
 Mega tahun 2007




Rp
     1.390,9
                     miliar
     Pendapatan
     Bunga Bersih




Rp   34.907,7
                     miliar
     Jumlah Aktiva
     Bank Mega
Tinjauan Keuangan
Financial Review

Perekonomian nasional di awal tahun 2007 menunjukan trend
membaik dengan beberapa indikator seperti menguatnya
nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat; stabilnya
tingkat suku bunga SBI; dan pergerakan inflasi yang cukup
baik. Selain itu, kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan
(IHSG) secara signifikan mengindikasikan peningkatan
kepercayaan investor terhadap pasar modal di Indonesia.

Indikator-indikator makro seperti disebutkan di atas
diharapkan akan membawa dampak positif pada kondisi
perekonomian nasional sehingga dapat mendukung
pertumbuhan dan perkembangan Perusahaan, baik dalam
kinerja keuangan maupun non-keuangan di masa depan.



The national economy at the beginning of 2007 showed an improved
trend with several indicators such as the strengthening of the exchange
rate of the Rupiah to the US Dollar, stability in the SBI interest level, and
reasonable inflation levels. Additionally, the significant increase in the
composite index indicated growing investor trust in the stock market in
Indonesia.


Macro indicators such as those mentioned above are expected to create
a positive influence on the national economy that will allow future
growth and development of the Company in terms of both financial and
non-financial performance.
     Tin ja u a n Ke uan g an
     Financial Review



     Kinerja Keuangan
     Financial Performance

     Memasuki tahun 2007, kondisi perekonomian          As 2007 begins, the condition of the
     dan pasar Indonesia kedepan masih akan             Indonesian economy and market continued to
     terus ditopang oleh industri-industri berbasis     be supported by resources-based economy
     resources-based economy seperti agribisnis         industries such as agribusiness and mining. In
     dan pertambangan. Disamping sektor                 addition to the corporate sector, in terms of
     korporasi, secara skala industri, sektor Usaha     industry scale, the sectors of Micro-scale and
     Mikro dan Usaha Kecil Menengah tetap akan          Small and Medium Enterprises remained the
     menjadi perhatian utama pemerintah dan
                                                        main focus of the government and business
     pelaku usaha. Menyikapi kondisi tersebut,
                                                        players. In confronting these conditions, the
     Perusahaan memiliki keyakinan dan juga
     semangat untuk terus meningkatkan karya dan        Company is assured and enthusiastic of the
     kinerja. Untuk itu, Perusahaan telah menetapkan    continued development of its efforts and
     serta mengimplementasikan strategi-strategi        performance. With this goal, the Company
     maupun target-target yang ingin dicapai di         established and implemented strategies and
     tahun 2007.                                        targets for achievem ent in 2007.

     Bank Mega sepanjang tahun 2007 terus               Throughout 2007 Bank Mega continued to
     mengembangkan produk-produk lending                develop lending products by concentrating
     dengan konsentrasi pada sektor-sektor              on prospective industry sectors while, on
     industri andalan tersebut di atas, sementara
                                                        the funding side, the Company focused on
     dari sisi funding Perusahaan tetap fokus pada
                                                        strategies to increase low-cost funds through
     strategi untuk meningkatkan dana murah
                                                        new and innovative products appropriate to the
     melalui produk-produk baru yang inovatif
     sesuai dengan kebutuhan pasar. Strategi usaha      requirement of the market. Business strategy
     tersebut mencakup reprofiling pendanaan,           including funds reprofiling, i.e. increasing
     yaitu meningkatkan komposisi dana murah            the composition of low-cost funds to attain
     untuk mencapai penurunan cost of fund;             a reduction in the cost of funds; increasing
     meningkatkan volume kredit langsung di             volume of direct credit in all business areas;
     seluruh bidang usaha; serta target pencapaian      and the establishment of targets for fee-based
     fee based income yang diperoleh dari               income achieved by an increase of transaction
     peningkatan volume transaksi.                      volume.
     Bank Mega telah mengambil beberapa
                                                        Bank Mega has decided on a number
     kebijakan dan secara berhati-hati telah
                                                        of policies and, in a cautious manner,
     melaksanakan strategi usaha yang
     berkelanjutan disertai pengelolaan manajemen       implemented a sustainable business strategy
     yang baik sehingga pada tahun 2007,                combined with sound management to produce
     Perusahaan berhasil meraih peningkatan             a satisfactory increase in income in 2007. The
     pendapatan dengan menggembirakan. Bank             Company generated net profits recorded at Rp
     Mega mencatat pendapatan laba bersih yang          520.72 billion, a 243.26% increase from the year
     siginifikan sebesar Rp 520,72 miliar atau          before. Asset growth was 12.70% with third-
     243.26% meningkat hampir tiga kali lipat           party fund accumulation growing by 16.60%.
     dibandingkan dengan tahun sebelumnya.              Low-cost funds (demand deposits and savings)
     Pertumbuhan Asset tercatat sebesar 12,70%          saw extremely positive growth with demand
     dengan Penghimpunan dana pihak ketiga              deposits growing by 104.44% and Savings
     (DPK) yang tumbuh mencapai 16,60%. Khusus          by 90.60%. On the credit side, the Company
     untuk dana murah (giro dan tabungan), tercatat     recorded an increase in credit of 27.63% while
     peningkatan yang sangat menggembirakan             fee based income from Credit Cards grew by
     dengan tingkat pertumbuhan Giro sebesar
                                                        as much as 94.73%. Additionally, the Company
     104,44% dan Tabungan sebesar 90,60%. Dari
                                                        also performed credit portfolio reprofiling
     sisi kredit, Perusahaan mencatat kenaikan kredit
                                                        from the previous emphasis on indirect credits
     sebesar 27,63% dan pemasukan dana dari Kartu
     Kredit meningkat sebesar 94,73%. Selain itu,       or MOJF (Mega Otto Joint Financing) to a
     Perusahaan juga telah melakukan reprofiling        position dominated by non-MOJF (direct loan)
     portofolio kreditnya yang yang semula              credit.
     didominasi oleh kredit tidak langsung atau
     MOJF (Mega Otto Joint Financing) menjadi
     didominasi oleh kredit non MOJF (direct loan).


92
Kinerja Non Keuangan
Non Financial Performance

Sepanjang tahun 2007, Perusahaan berhasil                     Throughout 2007, the Company succeeded in
menambah jaringan kantor menjadi 57 Kantor                    developing its network to become 57 Branch
Cabang, 102 Kantor Cabang Pembantu dan 1                      Offices, 102 Sub-Branches and 1 Treasurer
Kantor Kas. Penambahan kantor ini dilakukan                   Office. These additional offices are located
di beberapa wilayah yang dinilai potensial.                   in several regions with potential. Considered
Menilik perbandingan pertumbuhan laba bersih                  in terms of net profit growth compared to
terhadap pertumbuhan jaringan kantor cabang,                  the growth of the branch office network,
Perusahaan melihat suatu perubahan yang                       the Company sees a very positive change in
sangat positif pada peningkatan produktifitas                 increases in productivity and the quality of
dan kualitas kerja dari seluruh jaringan kantor               work across the whole branch network.
cabang.
                                                              The public’s brand awareness improved
Selain itu, brand awareness di mata                           significantly, encouraging the Company to
masyarakat meningkat secara signifikan,                       continue to increase product awareness in the
sehingga mendorong Perusahaan untuk                           marketplace in a relatively short time in order
terus meningkatkan pertumbuhan product                        to assist sustainable business growth for the
awareness dalam kurun waktu yang relatif                      Company above the average level of banking
singkat guna mendukung pertumbuhan usaha                      growth.
berkelanjutan Perusahaan di atas rata-rata
tingkat pertumbuhan perbankan secara umum.                    Considering the very strong growth in net
                                                              profit which multiplied almost three times from
Mencermati pertumbuhan laba bersih yang                       the year-earlier performance, and supported
sangat signifikan yang hampir mencapai tiga                   by a sound business strategy and growth
kali lipat dari kinerja tahun sebelumnya serta
                                                              in non-financial performance, Bank Mega’s
didukung oleh strategi usaha dan pertumbuhan
                                                              improved net profit was far higher than the
kinerja non keuangan yang menggembirakan,
                                                              average net profit growth of the 15 biggest
Bank Mega membukukan pertumbuhan
                                                              banks in Indonesia. The Company is proud and
laba bersih yang jauh lebih tinggi dibanding
                                                              extremely grateful for the success achieved in
dengan rata-rata pertumbuhan laba bersih 15
                                                              2007.
bank terbesar di Indonesia. Atas pencapaian
ini, Perusahaan merasa bangga dan sangat
mensyukuri prestasi yang diraih pada tahun
2007 ini.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                      93
     Tin ja u a n Ke uan g an
     Financial Review




     Analisis dan Pembahasan
     oleh Manajemen
     Management Analysis and Discussion



     Manajemen berpendapat bahwa keberhasilan          Management believes that the success attained
     yang diraih Bank Mega tahun 2007 adalah           by Bank Mega in 2007 was the result of the
     hasil atas implementasi strategi perusahaan       implementation of business strategy that
     sebagai antisipasi perubahan yang terjadi         anticipated changes in technology, economic
     antara lain perubahan teknologi, kondisi          conditions, market condition, consumer
     ekonomi, kondisi pasar, perilaku konsumen         behavior, as well as changes in the competitive
     maupun perubahan yang terjadi pada                environment.
     kompetitor.
                                                       In anticipation of these changes, the Company
     Untuk mengantisipasi perubahan di atas            conducted communication with every level of
     perusahaan melakukan komunikasi dengan            marketing, monitored customer transaction
     seluruh jajaran marketing; pemantauan             activities, the activities of competitors
     terhadap aktivitas transaksi nasabah; aktivitas   and by periodical mapping of product
     kompetitor; serta melakukan product               competitiveness.
     competitiveness mapping secara berkala.
                                                       Some of the strong products of Bank
     Produk andalan Bank Mega antara lain Mega         Mega such as Mega Rencana, Mega Ultima,
     Rencana, Mega Ultima, Mega Absolut dan            Mega Absolut and Mega Depo Equity are
     Mega Depo Equity saat ini cukup bersaing          sufficiently competitive with similar products
     dengan produk-produk sejenis dari kompetitor.     of competitors at the present time. On the
     Sedangkan di sisi lending perusahaan              credit side, the Company now possesses
     memiliki Mega Warehouse Receipt Financing,        Mega Warehouse Receipt Financing, Asset-
     Asset Based Financing dan Mega Refund.            Based Financing and Mega Refund. To adapt
     Menghadapi perubahan teknologi, perusahaan        to changes in technology, the company
     senantiasa melakukan pengembangan kualitas        continuously conducted development of
     layanan dan kebutuhan akses nasabah melalui       service quality and met the requirements of
     pengembangan fitur elektronik banking,            customer access through the introduction
     baik melalui ATM, mobile banking maupun           of electronic banking features, both by ATM,
     internet banking. Sedangkan untuk memenuhi        mobile banking and internet banking. In order
     kebutuhan segmen affluent, perusahaan             to meet the needs of the affluent segment of
     mengembangkan satu produk dan layanan             the market, the company developed specific
     khusus, yakni layanan Mega First.                 services and products such as the Mega First
                                                       service.
     Selanjutnya, manajemen memiliki sikap sangat
     optimis bahwa kondisi likuiditas perusahaan       Furthermore, management holds a highly
     akan tetap kuat di tahun mendatang, dengan        optimistic view that the condition of company
     beberapa pertimbangan sebagai berikut:            liquidity will remain strong in the coming years,




94
• Stabilnya pertumbuhan “core deposits”;                      with a number of considerations as follows:
• Terus berkembangnya aktivitas giro oleh                     • Stability of “core deposits” growth;
  debitur;                                                    • Continued development of giro activities by
• Kesuksesan produk-produk liabilities                          debtors;
  Perusahaan bersamaan dengan terus                           • Success of the Company’s liabilities products
  meningkatnya pangsa pasar dana pihak                          accompanied with a rise in the Company’s
  ketiga Perusahaan;                                            third-party fund market;
• Pertambahan jumlah counterparty                             • Increase in quantity of interbank
  interbank;                                                    counterparts;
• Rencana pengembangan aktivitas bisnis                       • Plan of business activity development of
  Perusahaan yang secara langsung ataupun                       the Company which directly or indirectly
  tidak langsung memiliki dampak positif                        has a positive influence toward the matters
  kepada hal-hal di atas;                                       mentioned above;
• Terjaganya porsi dari surat-surat berharga;                 • Maintenance on the level of commercial
                                                                paper.
Perubahan perilaku konsumen
terhadap teknologi baru dan kondisi                           Changes in consumer habits toward
demografis                                                    new technology and demographic
Manajemen menilai bahwa perilaku konsumen                     condition
perbankan terhadap teknologi baru sangat                      Management believes that the behavior of bank
bergantung dari latar belakang sosial dan                     consumers toward new technology is heavily
demografis kelompok konsumen tersebut,                        dependent on the social and demographic
dimana tingkat pendidikan formal, usia serta                  background of the consumer groups, where
keadaan ekonomi menjadi variabel-variabel                     formal education level, age, and economic
utama.                                                        condition become main variables.


Variabel-variabel tersebut menjadi bahan                      These variables became main considerations in
pertimbangan utama dalam pemilihan target                     target market selection as well as appropriate
pasar maupun pengembangan produk yang                         product development and, in anticipation,
sesuai dan sebagai antisipasinya, Perusahaan                  the Company focused on consumer groups
memfokuskan diri kepada kelompok-kelompok                     and banking services/products which do not
konsumen dan produk/jasa perbankan yang                       possess major technology pioneering in order
tidak mengandung technology pioneering yang                   to minimize the risk from technology and
besar sehingga risiko teknologi maupun risiko                 consumer education.
edukasi konsumen dapat diminimalisir.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                      95
     Tin ja u a n Ke uan g an
     Financial Review




     Perubahan metode pemasaran dan                     Changes in marketing methods and
     kompetitor                                         competitors
     Beberapa metode pemasaran dan                      Some of the marketing methods and business
     pengembangan bisnis, baik tradisional maupun       developments, both traditional and non-
     non-tradisional yang menjadi fokus Perusahaan,     traditional, which have been the focus of the
     antara lain:                                       Company are as follows:
     • Penetrasi pasar melalui perluasan jaringan       • Market penetration through expansion of
       kantor                                             office network
     • Penggunaan Direct Sales Representatives          • Employment of Direct Sales Representatives
     • Penggunaan SMS untuk mempromosikan               • Employment of SMS to promote banking
       produk dan jasa perbankan                          products and services
     • Kerjasama eksklusif dengan berbagai retail       • Exclusive collaboration with various retail
       consumer products seperti restoran                 consumer products such as restaurants and
       maupun gerai butik fashion                         fashion boutiques
     • Kerjasama dengan pengembang-                     • Collaboration with property developers
       pengembang property                              • Collaboration with insurance companies
     • Kerjasama dengan perusahaan asuransi               and investment companies for product
       maupun investasi untuk pengembangan                development and marketing
       dan pemasaran produk                             • Bancassurance products
     • Produk bancassurance                             • Well-targeted promotion and advertising
     • Promosi dan pengiklanan yang tepat
                                                        On the whole, the Company utilized an
     Secara keseluruhan, Perusahaan melakukan           integrated marketing method to cover
     metode pemasaran yang terintegrasi untuk           all cycles starting from fund placement,
     mencakup seluruh siklus mulai dari kebutuhan       retail consumer spending, investment,
     konsumen dalam penempatan dana, retail             credit requirements of both individuals and
     consumer spending, investasi, kebutuhan            companies and simplicity in payment systems.
     dana perorangan maupun perusahaan dan
     kemudahan sistem pembayaran.                       The choice of this method was closely related
                                                        to the emergence of new competition from
     Pemilihan metode ini erat hubungannya              non-bank industries such as insurance,
     dengan munculnya kompetisi baru dari               investment, multifinance and consumer goods
     industri-industri non perbankan yaitu: asuransi,   companies that offer products similar to
     investasi, multifinance, perusahaan consumer       banking products (e.g. shopping cards – credit
     goods yang menawarkan produk-produk yang           cards issued by many supermarkets).
     mirip dengan produk perbankan (seperti kartu
     belanja – kartu kredit yang dikeluarkan oleh
     berbagai pasar swalayan).


96
                                                       2007


                                           2006



                               2005




                                                         3.343,9
                   2004
      2003

                                             3.037,8
                                 2.292,7
                     1.701,8
         1.589,0




  Pendapatan Bunga (dalam miliar rupiah)
  Interest Income (in billion rupiah)




Perubahan pada tingkat suku bunga                                  Changes in rates of interest and in
dan persoalan nasabah                                              customer drawbacks
Perubahan tingkat suku bunga merupakan                             Change in interest rates is always an influencing
faktor yang selalu menjadi penentu kebijakan                       factor in banking policy, both operationally
institusi perbankan baik secara operasional                        and strategically. In terms of operations, the
maupun secara strategis. Dari sisi operasional,                    Company focuses on product development
Perusahaan memfokuskan diri kepada                                 which has aspects of investment and
pengembangan produk yang memiliki fitur-fitur                      bancassurance features through collaboration
investasi dan bancassurance melalui kerjasama                      with investment and insurance companies that
dengan perusahaan investasi maupun asuransi                        can generate a competitive product interest
yang dapat menghasilkan tingkat suku bunga                         rate for customers without burdening cost of
produk yang cukup kompetitif untuk nasabah                         funds of the Company. Meanwhile from the
tanpa memberatkan cost of fund Perusahaan.                         strategic point of view, management of interest
Sedangkan dari sisi strategis, pengelolaan                         rate changes is performed by the Asset &
perubahan suku bunga dilakukan oleh                                Liabilities Committee (ALCO) which is tasked
Asset & Liabilities Committee (ALCO) yang                          with studying the possibility of and impact of
memiliki tugas untuk mengkaji kemungkinan                          interest rate changes and with determining the
dan dampak perubahan suku bunga serta                              right business strategy.
menentukan strategi bisnis yang tepat.
                                                                   As customers are among the most important
Nasabah merupakan salah satu stakeholder                           stakeholders of Bank Mega, the handling of
terpenting bagi Bank Mega sehingga                                 their complaints and problems receives a large
penanganan persoalan dan keluhan nasabah                           part of the Company’s attention. Treatment of
mendapat porsi perhatian yang sangat besar                         problems and complaints from customers is
dari Perusahaan. Penanganan atas persoalan                         managed through the Call Center, at branch
dan keluhan nasabah yang terjadi dikelola                          offices and also the internet. In another form of
melalui Call Center, pelayanan dari kantor                         support, the divisions of Corporate Secretary
cabang maupun internet. Sebagai dukungan                           and Service actively monitor the process of
lainnya, Divisi Corporate Secretary dan                            resolution of customer problems in accordance
Service secara aktif terus memantau proses                         with regulations, such as banking mediation,
penyelesaian persoalan-persoalan nasabah                           product transparency and wise handling of
dalam koridor yang sesuai dengan regulasi,                         customers’ complaints.
antara lain: mediasi perbankan, transparansi
produk, serta penanganan keluhan nasabah
yang bijaksana.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                             97
     Tin ja u a n Ke uan g an
     Financial Review


                                                                                                                        2007
                                             2006

                                                         2007
                                                                                     2004

                                                                                               2005       2006
                                 2005

                                                                         2003




                                                                                                                         1.390,9
          2003



                                               2.292,3



                                                          1.953,1
                      2004




                                                                                       878,0




                                                                                                                745,5
                                                                                                  737,7
                                   1.551.1




                                                                             611,5
              977,5



                         823,8




       Beban Bunga (dalam miliar rupiah)                              Pendapatan Bunga Bersih (dalam miliar rupiah)
       Interest Expenses (in billion rupiah)                          Net Interest Income (in billion rupiah)




     Pendapatan Bunga                                               Interest Income
     Bank Mega berhasil mencatat pendapatan                         Bank Mega recorded interest income for 2007
     bunga pada tahun 2007 sebesar Rp                               of Rp 3,343.9 billion, a rise of 10.1% compared
     3.343,9 miliar, suatu kenaikan sebesar 10,1%                   with the previous year. The rise in income from
     dibandingkan dengan hasil kinerja pada tahun                   interest was mainly generated by an increase
     sebelumnya. Kenaikan pendapatan bunga ini                      in the amount of productive assets and by an
     terutama dihasilkan oleh peningkatan jumlah                    increase in average interest rates of productive
     aktiva produktif.                                              assets.

     Peningkatan jumlah aktiva produktif dalam                      An increase in productive assets in both 2006
     tahun 2006 dan 2007 tersebut terwujud berkat                   and 2007 reflected the result of the Company’s
     strategi Perusahaan dalam meningkatkan total                   strategy to increase the total assets, with most
     asset, yang sebagian besar peningkatannya                      of the increase in the form of productive assets,
     berupa aktiva yang produktif, sehingga dapat                   resulting in increased income for the Company.
     meningkatkan pendapatan Perusahaan.
                                                                    Interest Expenses
     Beban Bunga                                                    The expenses of interest carried by the
     Beban bunga yang ditanggung oleh                               Company in 2007 was Rp 1,953.1 billion, a fall
     Perusahaan pada tahun 2007 adalah sebesar                      of 14.8% compared to 2006. The increase in
     Rp 1.953,1 miliar atau turun sebesar 14,8%                     savings accounts and a higher average interest
     dibandingkan dengan tahun 2006. Penurunan                      rate on savings were the major contributors
     beban bunga tersebut selain disebabkan                         to a rise in interest expenses. The increase in
     penurunan suku bunga dana pihak ketiga juga                    savings volume was a result of the Company’s
     terkait dengan keberhasilan strategi Bank Mega                 strategy to increase the composition of low-
     dalam meningkatkan komposisi dana murah.                       cost funds, reducing the interest expenses on
                                                                    the Company.
     Pendapatan Bunga Bersih
     Pada tahun 2007, Perusahaan berhasil meraih                    Net Interest Income
     pendapatan bunga bersih sebesar Rp 1.390,9                     In 2007, the Company achieved net interest
     miliar, yang merupakan peningkatan sebesar                     income of Rp 1,390.9 billion, a rise of 86.6%
     86,6% dibandingkan dengan kinerja tahun                        compared to the previous year’s performance.
     sebelumnya.
                                                                    Other Operational Income
     Pendapatan Operasional Lainnya                                 Other operational income was derived from
     Pendapatan operasional lainnya merupakan                       administrative services, net income from bond
     pendapatan yang diperoleh dari pendapatan                      sales, foreign exchange transactions, changes
     jasa administrasi, keuntungan bersih penjualan                 in face value of traded bonds and other




98
                                                                                                            2007
                                                 2007

                                    2006
                                                                              2004                2006

                                                                                        2005
      2003
                          2005




                                                                                                              93,0
                                                   245,1
                2004

                                        117,5




                                                                                                    48,3
                                                                                 47,6
                                                                     2003




                                                                                           40,4
         77,9




                             70,5
                   47,5




                                                                      6,5
  Pendapatan Operasional Lainnya                                 Beban Penyisihan Kerugian Aktiva Produktif
  (dalam miliar rupiah)                                          & Non Produktif (dalam miliar rupiah)
  Other Operational Income (in billion rupiah)                  Provision Possible Losses on Earning and Non-earning Assets
                                                                (in billion rupiah)

surat berharga, transaksi mata uang asing,                    sources. In 2007, other operational income
perubahan nilai wajar surat berharga yang                     increased to Rp 127.6 billion, an increase of
diperdagangkan dan lainnya. Pada tahun                        108.6% compared to performance in 2006. An
2007, pendapatan operasional lainnya                          increase in income from administrative services
meningkat sebesar Rp 127,6 miliar atau tumbuh                 was the major contributer to the increase in
sebesar 108,6% dibandingkan dengan kinerja                    other operational income in 2007.
tahun 2006. Peningkatan pendapatan jasa
administrasi dan keuntungan penjualan surat                   In addition to earnings from growth of
berharga memberikan sumbangan terbesar                        customer accounts and transactions, higher
atas kenaikan pendapatan operasional lainnya                  administrative service income was also
selama tahun 2007.                                            derived from higher credit card income,
                                                              which grew significantly in terms of both
Selain diperoleh melalui pertumbuhan jumlah                   the number of card holders and transaction
rekening nasabah dan transaksi yang dilakukan                 values. This increase was also a result of the
nasabah, peningkatan jasa administrasi juga                   implementation of the Company’s strategy of
diperoleh dari peningkatan pendapatan kartu                   meeting customers’ requirements and service
kredit yang tumbuh secara signifikan, baik                    enhancement, by means of additions to the
dari jumlah pemegang kartu maupun jumlah                      branch office network, ATMs, other electronic
transaksi. Peningkatan ini juga merupakan                     facilities and other new products.
hasil implementasi strategi Perusahaan dalam
memenuhi kebutuhan dan meningkatkan                           Provision Possible Losses on Earning
pelayanan kepada nasabah, baik melalui                        and Non-earning Assets
penambahan jaringan kantor cabang, ATM                        In 2007, Bank Mega recorded a provision
maupun fasilitas elektronik serta produk-                     possible losses on earning and non-earning
produk baru lainnya.                                          assets of Rp 92.7 billion, a rise of 93.0%
                                                              compared to the previous year. The rise is a
Beban Penyisihan Kerugian Aktiva                              consequence of an increase in earning assets
Produktif dan Non Produktif                                   volume in 2007, which mainly attained from the
Pada tahun 2007, Bank Mega mencatat jumlah                    provisions of credit.
beban penyisihan kerugian aktiva produktif
sebesar Rp 93,0 miliar, atau mengalami
kenaikan sebesar 92,7% dibandingkan dengan
tahun sebelumnya. Kenaikan ini merupakan
akibat dari adanya peningkatan volume aktiva
produktif pada tahun 2007 yang terutama
merupakan kredit yang diberikan.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                    99
      Tin ja u a n Ke uan g an
      Financial Review


                                                                                                                          2007
                                                                                                             2006

                                                      2007

                                                                                                2005


                                                                                    2004




                                                                                                                            34.907,7
                       2004




                                                                                                               30.972,9
            2003




                                                        520,7
                                                                      2003




                                                                                                  25.109,4
                                  2005




                                                                                     18.642,8
                                            2006
                          320,0




                                                                         13.877,8
               266,1




                                    179,4



                                              151,7




        Laba Bersih (dalam miliar rupiah)                         Aktiva (dalam miliar rupiah)
        Net Income (in billion rupiah)                            Assets (in billion rupiah)




      Beban Operasional Lainnya                                 Other Operational Expenses
      Sedangkan jumlah beban operasional lainnya                Meanwhile other operational expenses
      mencapai Rp 789,5 miliar atau meningkat                   reached Rp 789.5 billion, an increase of 35.0%
      sebesar 35,0 % dibandingkan dengan                        compared to the figure for 2006. Increases
      tahun 2006. Peningkatan biaya umum dan                    in administrative and general costs as well as
      administrasi serta biaya gaji dan kesejahteraan           employee salaries and welfare benefits were
      karyawan merupakan pos-pos biaya yang                     other expenditure posts which produced the
      menyebabkan kenaikan beban operasional di                 rise in operational expenses in 2007.
      tahun 2007 ini.
                                                                Net Income
      Laba Bersih                                               The Company recorded growth in net income
      Perusahaan mencatat pertumbuhan Laba                      of Rp 520.7 billion or an increase of 243.3% in
      bersih sebesar Rp 520,7 miliar atau 243,3%                2007, representing exceptionally significant
      pada tahun 2007, suatu pertumbuhan yang                   growth, almost three times the result in 2006.
      sangat signifikan, hampir tiga kali lipat                 The increase in net income came largely from
      dibandingkan dengan hasil kinerja pada                    Bank Mega’s achievement in conducting
      tahun 2006. Peningkatan laba bersih ini                   reprofiling of aspects of funding, by raising the
      terutama diperoleh melalui keberhasilan Bank              composition of low-cost funds to reduce the
      Mega dalam menjalankan reprofiling di sisi                cost of funds; a rise in the level of direct credit
      pendanaan, yaitu peningkatan komposisi dana               volumes in every field of business - corporate,
      murah sehingga terjadi penurunan cost of fund;            commercial and consumer - and by increasing
      peningkatan volume kredit langsung di segmen              fee-based income achieved as a result of an
      korporasi, komersial dan konsumer; serta                  increase in transaction volumes.
      peningkatan fee based income yang diperoleh
      dari peningkatan volume transaksi.                        Assets
                                                                Total Company assets recorded at December
      Aktiva                                                    31, 2007 were Rp 34,907.7 billion, an increase
      Jumlah aktiva Perseroan yang tercatat pada                of 12.7% compared to December 31, 2006.
      tanggal 31 Desember 2007 adalah sebesar                   The increase was derived mainly from a rise in
      Rp 34.907,7 miliar atau meningkat sebesar                 credit disbursal of Rp 3,038.6 billion, from Rp
      12,7 % dibandingkan per 31 Desember 2006.                 10,998.7 billion in 2006 to Rp 14,037.3 billion in
      Peningkatan tersebut terutama diperoleh                   2007.
      melalui peningkatan kredit yang diberikan
      sebesar Rp 3.038,6 miliar, dari Rp 10.998,7
      miliar pada tahun 2006 menjadi Rp 14.037,3
      miliar pada tahun 2007.




100
                                                                                                                               2007

                                                            2007
                                               2006

                                  2005                                                                             2006

                     2004




                                                                                                                                 2.939,1
                                                                                                        2005




                                                              31.968,6
                                                                                            2004
      2003
                                                 29.038,6
                                                                               2003
                                    23.832,8




                                                                                                                     1.934,3
                       17.466,2




                                                                                                         1.276,6
          12.869,4




                                                                                              1.176,7
                                                                                  1.008,1
  Kewajiban (dalam miliar rupiah)                                          Total Ekuitas (dalam miliar rupiah)
  Liabilities (in billion rupiah)                                          Total Equity (in billion rupiah)




Kewajiban                                                                Liabilities
Kewajiban Bank Mega yang tercatat pada 31                                Liabilities of Bank Mega at December 31, 2007
Desember 2007 adalah sebesar Rp 31.968,6                                 stood at Rp 31,968.6 billion, an increase of
miliar atau mengalami peningkatan sebesar                                10.1% compared to the previous year. This was
10,1 % dibandingkan tahun sebelumnya. Hasil                              the result of an increase in the level of public
kinerja tersebut diperoleh dari peningkatan                              savings, mostly an increase in giro and savings.
simpanan dana masyarakat, terutama                                       On the other hand, term deposits decreased.
peningkatan giro dan tabungan.
                                                                         Equity
Ekuitas                                                                  The Company’s equity grew by 52.0%
Jumlah ekuitas Perusahaan meningkat sebesar                              compared to the previous year to Rp 2,939.1
52,0 % dibanding tahun sebelumnya, menjadi                               billion at December 31, 2007. This performance
Rp 2.939,1 miliar per 31 Desember 2007.                                  was achieved by means of earnings from net
Kinerja ini tercapai berkat penghasilan laba                             income and deferred profit from the rise in the
bersih serta keuntungan yang belum direalisasi                           value of bonds offered for sale.
atas kenaikan harga surat berharga yang
tersedia untuk dijual.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                                 101
102
Penghargaan Tahun 2007
Awards 2007

BPR Linkage Program – Kriya Pranala Award dari Bank Indonesia
BPR Linkage Program – Kriya Pranala Award from Bank Indonesia

Service Excellence Award dari MRI dan Infobank
Service Excellence Award from MRI and Infobank

Infobank Award dengan predikat Sangat Bagus
Infobank Award with Excellent category

Global Transaction Services USD Straight Through Processing Award
dari Citibank - Jakarta
Global Transaction Services USD Straight Through Processing Award
from Citibank - Jakarta

Visa Internasional untuk kategori Outstanding Performer
- Volume Growth Award
Visa Internasional for Outstanding Performer category
- Volume Growth Award

Call Center Award dari Carre CCSL dan Majalah Marketing
Call Center Award from Carre CCSL and Marketing Magazine

Gold Medal Quality Crown Award dari Business Initiative Direction
yang berkedudukan di Spanyol
Gold Medal Quality Crown Award from Business Initiative Direction
located in Spanyol

Yungky Setiawan – CEO Bank Mega, terpilih sebagai salah satu
CEO Terbaik versi Majalah Warta Ekonomi
Yungky Setiawan – CEO Bank Mega, was chosen as one of the Best CEO by Warta
Ekonomi magazine

Chairul Tanjung – Komisaris Utama Bank Mega dinobatkan sebagai “Marketer of The
Year” yang diselenggarakan oleh The Indonesian Marketing Association bekerjasama
dengan MarkPlus
Chairul Tanjung – President Commissioner of Bank Mega was awarded “Marketer of The
Year” conducted by The Indonesian Marketing Association in cooperation with MarkPlus

Chairul Tanjung – Komisaris Utama Bank Mega terpilih sebagai
salah satu “Bankers of The Year” oleh majalah Globe Asia
Chairul Tanjung – President Commissioner of Bank Mega was chosen as one of “Bankers
of The Year” by Globe Asia Magazine




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T             103
104
Laporan Tata Kelola Perusahaan:

Ko m itme n Yan g Tin ggi
D a la m Pen e rapan
Tat a Kelola Pe ru sah aan
Corporate Governance Report :
Our Commitment On Corporate Governance Implementation


Bank Mega mempunyai keyakinan bahwa
penerapan tata kelola perusahaan yang baik
akan menjadi landasan dan faktor utama dalam
mendukung kinerja Perusahaan, mengingat
integritas dan rasa aman adalah sangat penting
bagi terciptanya kepercayaan para nasabah dan
masyarakat kepada Perusahaan.
Bank Mega believes that the application of good corporate
governance will become a foundation and primary factor in
supporting performance of the Company, given that improving
integrity and security are of great importance in the creation of
trust among customers and the public toward the Company.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T   105
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Prinsip Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance Principle




      Saat ini, Bank Mega telah memiliki kerangka
      kebijakan dan panduan tata kelola Perusahaan yang
      komprehensif dan telah diterapkan sejalan dengan
      langkah-langkah baru dan tranformasi strategi
      usaha yang telah dicanangkan di awal tahun 2007.
      Keberhasilan kinerja yang cukup menggembirakan dari
      strategi usaha tersebut tidak terlepas dari komitmen
      Perusahaan dalam menjalankan tata kelola perusahaan
      dengan baik dan bertanggung jawab.

      Bank Mega now possesses a comprehensive framework
      of policies and practices for the management of the bank
      that have been established in line with new measures and a
      transformation of business strategies imposed at the beginning
      of 2007. Sufficiently rewarding performance was achieved as
      a result of these strategies combined with the unwavering
      commitment of the Company in managing business activities in
      a responsible and effective manner.


      Penyelenggaraan tata kelola perusahaan yang   The application of Good Corporate Governance
      baik merupakan faktor penting dan sangat      represents an important and fundamental
      fundamental dalam mendapatkan kepercayaan     factor in the achievement of trust both from
      baik dari masyarakat maupun para pemegang     the public and the shareholders. Bank Mega
      saham. Oleh karenanya Bank Mega senantiasa    therefore consistently strives to implement
      berusaha menerapkan tata kelola perusahaan    Good Corporate Governance in line with all
      sebagaimana ketentuan yang berlaku agar       prevailing conditions in order to support
      dapat mendukung tujuan bisnis, pertumbuhan    business targets, growth, profitability and
      usaha, profitabilitas, dan memberikan nilai   to provide added value to all stakeholders,
      tambah bagi seluruh stakeholders, disamping   as well as to improve capacities in order to
      dapat meningkatkan kemampuan agar
                                                    successfully sustain business for the long term.
      kelangsungan usaha dalam jangka panjang
                                                    The scope of application of Good Corporate
      dapat dicapai. Lingkup penerapan tata
                                                    Governance includes planning and oversight of
      kelola perusahaan meliputi perencanaan
      dan pemantauan terhadap strategis usaha,      all business strategies, product development,



106
pengembangan produk, layanan dan jaringan,                    service and networks, the development of
pengembangan sumber daya manusia, proses                      human resources, risk management processes,
manajemen risiko, pengendalian intern yang                    appropriate internal controls and the creation
terpadu, dan terciptanya proses operasional                   of up-to-date and efficient operational
yang handal dan effisien.                                     processes.

Seiring dengan tumbuh kembangnya usaha                        Together with the rapid growth of Bank
Bank Mega secara pesat dan terjadinya                         Mega’s business and the changes and growth
perubahan-perubahan serta persaingan yang                     of competition in the banking industry, Bank
cukup signifikan pada industri perbankan,                     Mega must continuously improve its capacities
maka Bank Mega harus senantiasa dapat
                                                              by means of organizational adaptation and
memperbaiki diri dengan melakukan adaptasi
                                                              by continuing to introduce improvements in
organisasi dan melakukan perbaikan secara
                                                              order to produce competent human resources
terus menerus sehingga menciptakan
sumber daya manusia handal yang mampu                         capable of balancing the speed of business
mengimbangi kecepatan pertumbuhan usaha                       growth with the growth of leadership values,
dengan peningkatan nilai-nilai kepemimpinan,                  integrity and professionalism. These goals
integritas dan profesionalisme. Hal tersebut                  can be achieved through the application of
dapat dicapai dengan adanya komitmen                          a high level of commitment from the Board
yang tinggi dari Dewan Komisaris, Direksi dan                 of Commissioners, the Directors and all
seluruh karyawan Bank Mega.                                   employees of Bank Mega.

Prinsip-prinsip GCG serta nilai-nilai                         The principles of GCG and the values of
Transparansi, Akuntabilitas, Tanggung jawab,                  Transparency, Accountability, Responsibility,
Independensi dan Kesetaraan, minimal harus                    Independence and Fairness must be realized, at
dapat diwujudkan dalam :                                      a minimum, as follows:
• Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab                        • Performance of duties and responsibilities of
   Dewan Komisaris dan Direksi                                  the Board of Commissioners and Directors.
• Kelengkapan dan pelaksanaan tugas                           • Thoroughness of performance of duties of
   Komite                                                       Committees.
• Penanganan benturan kepentingan                             • Management of conflicts of interest.
• Penerapan fungsi kepatuhaan, Audit                          • Implementation of compliance function,
   Internal dan Audit Eksternal
                                                                internal audit and external audit.
• Penerapan manajemen risiko termasuk
                                                              • Implementation of risk management,
   sistem pengendalian intern
                                                                including internal control system.
• Penyediaan dana kepada pihak terkait
   (related party) dan penyediaan dana                        • Provision of funds to related parties and large
   besar (large exposures)                                      fund exposures.
• Transparansi kondisi keuangan dan non                       • Transparancy of the Bank’s financial and
   keuangan Bank, laporan pelaksanaan                           non-financial condition, report of GCG
   tata kelola perusahaan dan pelaporan                         implementation, and internal reporting.
   internal.                                                  • The Bank’s strategic planning.
• Rencana strategis Bank.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        107
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Pelaksanaan Tata Kelola
      Perusahaan
      Corporate Governance Implementation




      Rapat Umum Pemegang Saham                        Annual Shareholders General Meeting
      (RUPS)                                           The Annual Shareholders General Meeting
      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                 is an organizational element which has the
      merupakan organ organisasi yang memiliki         highest authority in Bank Mega’s organizational
      kewenangan tertinggi dalam struktur organisasi   structure. The AGM has the authority to
      Bank Mega. RUPS berwenang mengangkat dan         appoint and release the members of the
      memberhentikan anggota Dewan Komisaris           Boards of Commissioners and Directors, agree
      dan Direksi, menyetujui perubahan Anggaran       to changes in the Articles of Association,
      Dasar, menyetujui Laporan Tahunan dan            approval of the Annual Report and to set
      menetapkan remunerasi dan fasilitas lain bagi    remuneration and other facilities for the Boards
      Dewan Komisaris dan Direksi.                     of Commissioners and Directors.

      Pada tahun 2007, Bank Mega telah                 In 2007, Bank Mega held an Extraordinary
      menyelenggarakan satu kali RUPSLB tahunan        General Meeting (EAGM) on March 28,
      pada tanggal 28 Maret 2007 terkait dengan        2007, related to a conflict of interests and
      adanya transaksi benturan kepentingan dan        replacement of the Treasury & International
      penggantian Direktur Treasury & International    Banking Director.
      Banking.
                                                       Implementation of Duties and
      Pelaksanaan Tugas dan Tanggung                   Responsibilities of the Boards of
      Jawab Dewan Komisaris dan Direksi                Commissioners and Directors
      Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris         Duties and responsibilities of the Boards of
      dan Direksi dalam melakukan pengelolaan          Commissioners and Directors in managing the
      perusahaan diatur dalam Undang-undang            company are set down in the Law on Limited
      Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar,              Liability Companies, the Articles of Association,
      Peraturan Bank Indonesia mengenai Tata           Bank Indonesia’s regulations on GCG, and
      Kelola Perusahaan dan aturan Internal Bank       Bank Mega internal regulations. These
      Mega, dimana secara keseluruhan merupakan        regulations represent guidance for the Boards
      panduan Dewan Komisaris dan Direksi dalam        of Commissioners and Directors in performing
      melaksanakan pengelolaan perusahaan.             good corporate management.

      Dalam rangka evaluasi hasil temuan audit,        In the evaluation of audit results, the
      efektivitas penerapan risk-management            effectiveness of risk-management
      dan pemantauan system remunerasi serta           implementation and remuneration system
      jenjang karir kepegawaian berikut pemenuhan      monitoring as well as employees career
      organisasi di-tingkat Komisaris dan Direksi,     development and the expansion of organisation
      Dewan Komisaris dibantu oleh Komite              in the level of Commissioners and Directors,
      Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite         the Board of Commissioners are supported by
      Remunerasi & Nominasi.                           Audit Committee, Risk Monitoring Committee
                                                       and Remuneration & Nomination Committee.




108
Sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan                    In Decree of Directors No. KEP.048/DIRBM/06
Direksi No. KEP.048/DIRBM/06 tanggal 11                       of December 11, 2006, Bank Mega has arranged
Desember 2006, Bank Mega telah menyusun                       Policies and Implementation Procedures for
Kebijakan dan Prosedur Pelaksanaan Tata                       GCG in an official document which regulates
Kelola Perusahaan dalam bentuk dokumen                        in detail the duties and responsibilities of the
resmi yang mengatur secara rinci tugas dan                    Board of Commissioners, as follows:
tanggung jawab Dewan Komisaris, yaitu                         1. The Board of Commissioners is obliged to
sebagai berikut:                                                 ensure GCG implementation in every
1. Dewan Komisaris wajib memastikan                              business operation of the Bank at every level
   terselenggaranya pelaksanaan Good                             or section of the organization.
   Corporate Governance dalam setiap
   kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan                 2. The Board of Commissioners is obliged to
   atau jenjang organisasi.                                      monitor the implementation of duties and
                                                                 responsibilities of the Directors and provide
2. Dewan Komisaris wajib melakukan                               advice to the Directors, including giving
   pengawasan terhadap pelaksanaan                               direction, observation and evaluation of the
   tugas dan tanggung jawab Direksi serta                        Bank’s strategic operation.
   memberikan nasehat kepada Direksi,
   termasuk mengarahkan, memantau dan                         3. In conducting supervision, the Board
   mengevaluasi pelaksanaan strategis Bank.                      of Commissioners may not be involved in
                                                                 decision making on the Bank’s operational
3. Dalam melakukan pengawasan, Dewan                             activities, except in the provision of funds
   Komisaris dilarang terlibat dalam                             for related parties in accordance with the
   pengambilan keputusan kegiatan                                regulations regarding Maximum Limit of
   operasional Bank, kecuali penyediaan dana                     Credit Provision (BMPK) and other issues
   kepada pihak terkait sesuai ketentuan                         regulated in the Bank’s Articles of
   mengenai Batas Maksimum Pemberian Kredit                      Association or other prevailing regulations.
   (BMPK) dan hal-hal lain yang ditetapkan
   dalam Anggaran Dasar Bank atau peraturan                   4. Decision making by the Board of
   perundangan yang berlaku.                                     Commissioners does not eliminate the
                                                                 responsibility of the Directors in
4. Pengambilan keputusan oleh Dewan                              implementing the governance of Bank Mega
   Komisaris tidak meniadakan tanggung jawab                     as a corporate entity.
   Direksi atas pelaksanaan kepengurusan Bank
   Mega sebagai Perseroan.                                    5. The Board of Commissioners is obliged to
                                                                 ensure that the Directors have followed
5. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa                        up on audit findings and recommendations
   Direksi telah menindaklanjuti temuan audit                    made by the Bank’s internal audit unit,
   dan rekomendasi dari satuan kerja                             external auditors, Bank Indonesia inspections
   audit intern Bank, auditor eksternal, hasil                   and/or inspections by other authorities.
   pengawasan Bank Indonesia dan/atau hasil
   pengawasan otoritas lain.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       109
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      6 Dewan Komisaris wajib memberitahukan            6. The Board of Commissioners is obliged
        kepada Bank Indonesia paling lambat 7              to advise Bank Indonesia at least 7
        (tujuh) hari kerja sejak ditemukannya              (seven) working days after any finding
        pelanggaran peraturan perundang-                   of an infringement of regulations or laws
        undangan di bidang keuangan dan                    in the financial or banking sector, and of any
        perbankan, dan keadaan atau perkiraan              condition or presumption of condition which
        keadaan yang dapat membahayakan                    would damage the continuity of the Bank’s
        kelangsungan usaha Bank.                           operations.

      7. Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan        7. To support the effectiveness of the conduct
         tugas dan tanggung jawabnya, Dewan                of its duties and responsibilities, the Board of
         Komisaris wajib membentuk :                       Commissioners is obliged to form:
         • Komite Audit                                    • Audit Committee
         • Komite Pemantau Risiko                          • Risk Management Committee
         • Komite Remunerasi dan Nominasi                  • Nomination and Remuneration Committee

        Pengangkatan anggota Komite dilakukan             The appointment of Committee members
        oleh Direksi berdasarkan keputusan rapat          is conducted by the Directors according
        Dewan Komisaris.                                  to decisions made by the Board of
                                                          Commissioners.
      8. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa
         komite yang dibentuk telah menjalankan         8. The Board of Commissioners is obliged
         tugasnya secara efektif serta telah               to ensure that these committees perform
         menyusun pedoman dan tata tertib kerja            their duties effectively and that they have
         komite.                                           established guidelines and code of conduct
                                                           of the committees.
      9. Dewan Komisaris wajib memiliki pedoman
         dan tata tertib kerja yang bersifat mengikat   9. The Board of Commissioners is obliged to
         bagi setiap anggota Dewan Komisaris yang          possess guidelines and a code of conduct
         minimal mencantumkan pengaturan etika             which are binding upon every member of the
         kerja, waktu kerja dan pengaturan rapat.          Board of Commissioners and, as a minimum,
                                                           regulate work ethics, work periods and
      10. Dewan Komisaris harus menyediakan waktu          regulations of meetings.
         yang cukup untuk melaksanakan tugas dan
         tanggung jawab secara optimal.                 10.The Board of Commissioners must reserve
                                                           sufficient time to perform their duties and
      11. Dewan Komisaris wajib melakukan tindak           responsibilities in an optimal manner.
          lanjut dari hasil pengawasan dan
          rekomendasi yang diberikan, terutama          11. The Board of Commissioners is obliged
          dalam hal terjadi penyimpangan terhadap           to follow up on the results of oversight
          ketentuan perundang – undangan, anggaran          and recommendations, especially in cases
          dasar, prudential banking practices dan           of infringement of requirements of the law,
          strategi Bank Mega.                               the Articles of Association, prudential
                                                            banking practices and the strategy of Bank
      Komisaris Independen                                  Mega.
      Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia
      No. 8/14/PBI/2006 tentang pelaksanaan Good        Independent Commissioners
      Corporate Governance Bagi Bank Umum,              According to Bank Indonesia Regulation No.
      Komisaris Independen adalah anggota Dewan         8/14/PBI/2006 on implementation of Good
      Komisaris yang tidak memiliki hubungan            Corporate Governance by Public Banks,



110
              Nama                                 Efektif Penunjukan                     Tahun Berakhir


                                        Persetujuan BI                  RUPS

        Chairul Tanjung                  16 April 1997             24 Maret 2006               2009

    Achjadi Ranuwisastra                 18 Mei 2004               24 Maret 2006               2009

       Rachmat Maulana                   21 Juni 2005              24 Maret 2006               2009

Anggota Dewan Komisaris
Board of Commissioners



keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham                     Independent Commissioners are members
dan atau hubungan keluarga dengan anggota                     of the Board of Commissioners who have no
Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau                     connection in terms of financial, management,
pemegang saham pengendali atau hubungan                       shareholding, and/or family relation with
dengan Bank yang dapat mempengaruhi                           other members, Directors and/or controlling
kemampuannya untuk bertindak independen.                      shareholders or any relation with the Bank
                                                              which would influence the capacity to act
Menurut ketentuan Bapepam & LK No.KEP.29/                     independently.
PM/2004, Kamisaris Independen adalah
anggota Dewan Komisaris yang berasal dari                     While according to regulation No. KEP 29/
luar emiten atau perusahaan publik, tidak                     PM/2004 of the Indonesian Capital Market
mempunyai saham, baik langsung maupun                         Supervisory Agency - Financial Institutions
tidak langsung pada etimen atau perusahaan                    (Bapepam & LK), Independent Commissioners
publik, tidak mempunyai hubungan afiliasi                     are members of the Board of Commissioners
dengan emiten atau perusahaan publik, Dewan                   who come from outside the issuer or public
Komisaris, Direksi atau pemegang saham                        company, have no shares, either directly or
utama etimen atau perusahaan publik, serta                    indirectly in the issuer or public company, have
tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung                  no affiliation with the issuer or public company,
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan                   Board of Commissioners, Directors, or main
kegiatan usaha emiten atau perusahaan publik.                 shareholders of the issuer or public company,
                                                              and have no business relation, directly or
Untuk memenuhi ketentuan Bank Indonesia                       indirectly, related with the issuer’s or public
(SE No.9/12/DPNP/07), dua orang Komisaris                     company’s business.
yaitu Achjadi Ranuwisastra dan Rachmat
Maulana telah ditetapkan sebagai Komisaris                    To comply with Bank Indonesia regulation SE
Independen dengan persetujuan Bank                            No. 9/12/DPN/07, two Commissioners, Achjadi
Indonesia pada tanggal 15 Agustus 2007.                       Ranuwisastra and Rachmat Maulana, were
                                                              appointed as Independent Commissioners of
Komisaris Utama Bank Mega, juga                               Bank Mega with the approval of Bank Indonesia
menjalankan tugas fungsional lainnya dari                     on August 15, 2007.
ultimate shareholder, yaitu PT. CT Corpora
(dahulu bernama PT. Para Inti Holdindo)                       President Commissioner of Bank Mega, apart
sebagai Komisaris Utama pada Perusahaan                       from his role as ultimate shareholder, also
bukan lembaga Keuangan yaitu : PT. Televisi                   assigns in other functional duty which is PT.
Transformasi Indonesia, PT. Para Inti Energy,                 CT Corpora (formerly PT Para Inti Holdindo) to
PT. Duta Visual Nusantra Tivi Tujuh, dan                      act as President Commissioner to non-financial
PT. Mahagaya Perdana.                                         organizations, such as: PT Televisi Transformasi
                                                              Indonesia, PT Para Inti Energy, PT Duta
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi                              Visual Nusantara Tivi Tujuh and PT Mahagaya
Tugas dan tanggung jawab Direksi secara                       Perdana.
umum dicantumkan pada Anggaran Dasar
Bank Mega, yaitu melakukan pengelolaan Bank                   Duties and Responsibilities of the
Mega untuk kepentingan perusahaan dalam                       Directors
mencapai maksud dan tujuannya. Untuk itu                      The duties and responsibilities of the Directors
Direksi berhak mewakili Bank Mega didalam                     in general are defined in Bank Mega’s
dan diluar pengadilan, mengikat Bank Mega                     Articles of Association, which are to manage
dengan pihak lain serta menjalankan tindakan                  Bank Mega according to the interests of
dengan batasan tertentu. Dalam menjalankan                    the company and to attain its mission and
tugasnya Direksi tidak diperkenankan untuk                    objectives. To accomplish this, the Directors
memberikan kuasa secara penuh kepada pihak                    have the right to represent Bank Mega inside



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        111
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      lain sehingga seluruh tugas dan tanggung           and outside court, to form an affiliation for
      jawab Direksi beralih kepada pihak lain            and on behalf of Bank Mega with other parties,
      tersebut.                                          and to take action within certain limits. In
                                                         performing their duties, the Directors may not
      Kebijakan dan Prosedur Pelaksanaan Good            entirely pass their authority to other parties in
      Corporate Governance mengatur secara rinci         a manner which could cause their duties and
      mengenai tugas dan tanggung jawab Direksi          responsibilities to be conveyed to other parties.
      sehubungan dengan pelaksanaan tata kelola
      perusahaan, yaitu sebagai berikut :                The Policy and Procedures of GCG regulate
      1. Direksi bertanggung jawab penuh atas            in detail the duties and responsibilities of the
         pelaksanaan kepengurusan Bank dan               Directors relating to performance of good
         pengelolaan Bank sesuai dengan                  corporate management, as follows:
         kewenangan dan tanggung jawabnya                1. Directors are fully responsible for the
         sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar            administration and management of the
         dan peraturan perundang-undangan yang              Bank according to their authorities and
         berlaku.                                           responsibilities as defined in the Articles
                                                            of Association and other applicable law and
      2. Direksi menetapkan tujuan dan strategi             regulations.
         Perseroan jangka panjang, menengah
         maupun tahunan dan wajib                        2. Directors set objectives and strategies of the
         melaksanakannya.                                   Company for the long-term, mid-term, as
                                                            well as annually, and are obliged to carry
      3. Direksi menetapkan organisasi, merekrut            them out.
         pegawai, menciptakan proses kerja operasi,
         mengembangkan sistem pemantauan dan             3. Directors approve the organization, recruit
         pengendalian.                                      employees, create operating processes,
                                                            develop systems of inspection and control.
      4. Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip
         GCG dalam setiap kegiatan usaha Bank pada       4. Directors are obliged to implement
         seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.         principles in each of the Bank’s business
                                                            activities, in every stage or level of the
      5. Direksi wajib menindaklanjuti temuan               organization.
         audit dan rekomendasi dari satuan kerja
         auditor intern Bank, auditor eksternal, hasil   5. Directors are obliged to follow up on audit
         pengawasan Bank Indonesia dan/atau hasil           findings and recommendations from the
         pengawasan otoritas lain.                          Bank’s internal auditors, external auditors,
                                                            Bank Indonesia’s inspection results and/or
      6. Dalam rangka melaksanakan prinsip-prinsip          the inspections of other authorities.
         Good Corporate Governance, Direksi wajib
         membentuk :                                     6. In order to implement GCG principles,
         • Satuan Kerja Audit Intern                        Directors are obliged to form:
         • Satuan Kerja Manajemen Risiko dan                • Internal Audit Working Unit
           Komite Manajemen Risiko serta                    • Risk Management Unit and Committee on
         • Satuan Kerja Kepatuhan                             Risk Management
                                                            • Compliance Unit
      7. Direksi harus mempertanggungjawabkan
         pelaksanaan tugasnya kepada pemegang            7. Directors have to account to the
         saham melalui Rapat Umum Pemegang                  shareholders for their performance of their
         Saham.                                             duty at the Annual Shareholders General
                                                            Meeting.



112
8. Direksi wajib mengungkapkan pada pegawai                   8. Directors are obliged to advise employees of
   kebijakan Bank yang bersifat strategis di                     Bank policy of a strategic nature in the area
   bidang kepegawaian.                                           of human resources.

9. Direksi dilarang menggunakan penasihat                     9. Directors are not allowed to employ
   perorangan dan/atau jasa profesional                          individual advisors and/or professional
   sebagai konsultan kecuali untuk proyek                        services as consultants except for special
   bersifat khusus yang didasari oleh kontrak                    projects which are based on clear contract
   yang jelas yang sekurang-kurangnya                            and describe at least the scope of work,
   mencakup lingkup kerja, tanggung jawab                        responsibilities, time period of the work and
   dan jangka waktu pekerjaan serta biaya.                       the fee. Consultants employed should be
   Konsultan yang digunakan adalah pihak
   independen yang memiliki kualifikasi untuk                 10.Directors are obliged to make available data
   mengerjakan proyek yang bersifat khusus.                      and information which are accurate, relevant
                                                                 and timely to the Board of Commissioners.
10. Direksi wajib menyediakan data dan
    informasi yang akurat, relevan dan tepat                  11. Directors are obliged to possess guidelines
    waktu kepada Dewan Komisaris.                                 and a code of conduct which are mandatory
                                                                  for every Director. The guidelines and
11. Direksi wajib memiliki pedoman dan tata                       code of conduct at the least should include
    tertib kerja yang bersifat mengikat                           regulation of work ethics, work period,
    bagi setiap anggota Direksi. Pedoman                          and meeting guidelines. Every decision made
    dan tata tertib kerja sekurang-kurangnya                      by the Directors has to follow the guidelines
    mencantumkan pengaturan etika kerja,                          and code of conduct, binding them in order
    waktu kerja dan pengaturan rapat. Segala                      that they become the responsibility of every
    keputusan Direksi yang diambil harus                          director.
    sesuai dengan pedoman dan tata tertib
    kerja, mengikat serta menjadi tanggung
    jawab seluruh anggota Direksi.




                Nama                                   Efektif Penunjukan                   Tahun Berakhir


                                            Persetujuan BI                   RUPS

         Yungky Setiawan                     18 Mei 2004               24 Maret 2006             2008

              Suwartini                     11 April 2000              24 Maret 2006             2008

         Kostaman Thayib                     18 Mei 2004               24 Maret 2006             2008

         Daniel Budirahaju                   21 Juni 2005              24 Maret 2006             2008

           J. B. Kendarto                     5 Juli 2007              28 Maret 2007             2008

        Tjutjut Bramantoro                   12 Mei 2006               24 Maret 2006             2008

Anggota Dewan Direksi
Board of Directors




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        113
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Kepemilikan saham, hubungan                   Share ownership, management
      kepengurusan, hubungan keuangan,              relationships, financial relationships,
      hubungan keluarga dan hubungan                family relationships, and Bank
      Bank dengan Dewan Komisaris dan               relationships with the Board of
      Direksi                                       Commissioners and the Directors
      Diantara anggota Dewan Komisaris, Direksi     With the exception of the President
      dan Pemegang Saham Pengendali tidak saling    Commissioner, no one among the Board
      memiliki hubungan kepemilikan, hubungan       of Commissioners, Directors or Ultimate
      kepengurusan, hubungan keluarga, dan          Shareholders should have a relationship of
      hubungan keuangan, kecuali Komisaris Utama.   ownership, management, family or financial.

      Komisaris Utama merupakan pemegang saham      This exception relates to share ownership by
      pada perusahaan yang merupakan perusahaan     the President Commissioner of a company
      pengendali pada Bank Mega.                    which is the controlling company of Bank
                                                    Mega.

       No.               Nama Perusahaan               Jenis Saham              Jumlah Saham


         1                PT. CT Corpora                   Biasa                  247.810.125

        2            PT. Para Rekan Investama              Biasa                     38.000

        3              PT. Para Multi Finance              Biasa                  2.000.000

      Kepemilikan Saham Komisaris Utama
      Shares Ownership of President Commissioner

      Pemilik saham PT. Bank Mega Tbk. per posisi   The owner of PT Bank Mega Tbk. shares as
      31 Desember 2007 adalah PT. Mega Corpora      from December 31, 2007 is PT. Mega Corpora
      (dahulu bernama PT. Para Global Investindo)   (formerly PT. Para Global Investindo) - 55.22%
      sebesar 55,22% dan masyarakat sebesar         and public - 44.78%.
      44,78%.
                                                    With 99.99% share ownership PT Mega
      Pemegang Saham Pegendali PT Mega Corpora      Corpora (formerly PT Para Inti Holdindo) is
      adalah PT. CT Corpora (dahulu bernama         the Controlling Shareholder of PT Para Global
      PT. Para Inti Holdindo) dengan kepemilikan    Investindo where the President Commissioner
      saham sebesar 99,99%, dimana Komisaris        (Chairul Tanjung) is the Controlling Shareholder
      Utama (Chairul Tanjung) merupakan Pemegang    of PT CT Corpora with 97.60% share ownership.
      Saham Pengendali pada PT. CT Corpora
      dengan kepemilikan saham sebesar 97,60%.      Evaluation of Performance of the
                                                    Boards of Commissioners and
      Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dan          Directors
      Direksi                                       At the Extraordinary Annual General
      Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar          Meeting (EAGM) held on March 28, 2007,
      Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada      the shareholders carried out an evaluation
      tanggal 28 Maret 2007, para pemegang          of the performance of the Boards of
      saham telah melakukan evaluasi terhadap       Commissioners and Directors. A change in the
      kinerja Dewan Komisaris dan Direksi           composition of Bank Mega’s board occurred
      beserta anggotanya. Bersamaan dengan          at the meeting, with J B Kendarto replacing



114
diselenggarakannya RUPSLB tersebut, telah                     Benny Witjaksono as Director of Treasury
dilakukan perubahan susunan pengurus Bank                     and International Banking. The proposition
Mega, yaitu ditetapkannya J B Kendarto                        to appoint the Director did not yet abide by
sebagai Direktur Treasury dan International                   the recommendation of the Committee of
Banking menggantikan Benny Witjaksono.                        Remuneration and Nomination, given that
Terhadap usulan pengangkatan Direksi tersebut                 the Committee was only formed on May
belum memperhatikan rekomendasi dari                          24, 2007, while the performance evaluation
Komite Remunerasi dan Nominasi, mengingat                     of the Directors, individually as well as
Komite tersebut baru dibentuk pada tanggal                    comprehensively, was performed by the Board
24 Mei 2007. Kinerja Direksi sendiri, baik                    of Commissioners in their weekly meetings
masing-masing maupun secara keseluruhan                       with the Directors. Beside performance
telah dievaluasi oleh Dewan Komisaris dalam                   evaluation, the Board of Commissioners also
rapat bersama Direksi dan Dewan Komisaris                     measured the effectiveness of supervision
yang diselenggarakan setiap minggu.                           performed by the Board of Directors.
Dewan Komisaris juga mengukur efektivitas
pengawasan yang telah dilakukan.                              Meetings of the Board of
                                                              Commissioners and Directors
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi                             The Board of Commissioners holds four
Dewan Komisaris mengadakan rapat empat                        meetings each month, every Wednesday, while
kali dalam sebulan (hari Rabu), demikian                      the Directors assemble four times each month,
pula halnya dengan Direksi juga mengadakan                    every Monday, with an agenda consisting of
rapat empat kali dalam sebulan (hari Senin)                   business development of Bank Mega in general
guna membahas perkembangan usaha                              and any problems faced, together with the best
Bank Mega secara umum dan permasalahan                        solutions. During 2007, there were 27 Board
yang dihadapi berikut solusi terbaik dalam                    of Commissioners meetings and 38 Directors
penyelesaiannya. Selama periode tahun 2007                    meetings.
telah diselenggarakan rapat Dewan Komisaris
sebanyak 27 kali dan rapat Direksi sebanyak 38
kali.                                                         Remuneration Policy
                                                              The Articles of Association of Bank Mega
Kebijakan Remunerasi                                          state that the Annual General Meeting
Dalam Anggaran Dasar Bank Mega dinyatakan                     decides on remuneration of the Board
bahwa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                        of Commissioners and subsequently the
akan menentukan remunerasi bagi Dewan                         remuneration of Directors is decided by the
Komisaris, dan selanjutnya remunerasi bagi                    Board of Commissioners. The amount of these
Direksi akan ditentukan oleh Dewan Komisaris.                 remunerations and other facilities received by
Besaran remunerasi dan fasilitas lainnya yang                 the Boards of Commissioners and Directors
diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi                     and the comparative ratio can be seen from the
berserta rasio perbandingannya dapat dilihat                  table on page 119.
pada tabel di halaman 119.
                                                              In the table, salary is the right of
Pada tabel, yang dimaksud dengan gaji adalah                  Commissioners and Directors which is received
hak pegawai yang diterima dan dinyatakan                      and declared in the form of cash as a wage
dalam bentuk uang tunai sebagai imbalan                       from a company to its Commissioners and
dari perusahaan atau pemberi kerja kepada                     Directors that have been approved and paid
pegawai yang ditetapkan dan dibayarkan                        according to a work contract, agreement, or
menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan,                  regulations, including provision for employees
atau peraturan perundang-undangan, termasuk                   and their families for their work / services.
tunjangan bagi pegawai dan keluarganya
atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah
dilakukannya.


B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                     115
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji                     Salary comparison is provided of the ratio
      adalah imbalan yang diterima oleh anggota                      between wages received by the Board of
      Dewan Komisaris, Direksi dan pegawai dalam                     Commissioners, Directors and employees in
      satu bulan.                                                    one month.




                                               Kehadiran dalam Rapat               Kehadiran dalam Rapat Komisaris &
            Nama Peserta Rapat
                                                      Direksi                                    Direksi


              Chairul Tanjung                              -                                      27

          Achjadi Ranuwisastra                             -                                      27

            Rachmat Maulana                                -                                      27

             Yungky Setiawan                              38                                      25

                  Suwartini                               38                                      26

             Kostaman Thayib                              38                                      26

             Daniel Budirahaju                            38                                      26

               J.B. Kendarto                              29                                      20

            Tjutjut Bramantoro                            38                                      26

           Benny Witjaksono *                              9                                      5

                Total Rapat                               38                                      27

       * Per 28 Maret 2007 pindah tugas menjadi Dirut di Bank Syariah Mega Indonesia.


      Data Kehadiran Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Direksi
      Record of Attendance of Board of Commissioners Meeting and Board of Directors Meeting




116
                                                             Jumlah Diterima dalam 1 Tahun
      Jenis Remunerasi dan
                                                         Dewan Komisaris               Dewan Direksi
          Fasilitas Lain
                                      Orang            Jutaan Rupiah           Orang             Jutaan Rupiah




   Remunerasi (gaji, bonus,
   tunjangan rutin, tantiem,              3                 6.524                  6                   14.445
  dan fasilitas lainnya dalam
     bentuk non-natura)




  Fasilitas lain dalam bentuk
  natura (perumahan, trans-
 portasi, asuransi kesehatan,             3                 2.060                  6                   4.339
   dan sebagainya) yang *) :
        a. Dapat dimilki
    b. Tidak dapat dimiliki



                 Total                                      8.584                                      18.784

 *) Dinilai dalam ekuivalen Rupiah

Data Remunerasi dan Fasilitas Lain Dewan Komisaris dan Direksi
Remunerations and Other Facilities of Board of Commissioners and Directors




   Jumlah Remunerasi per orang dalam 1 Tahun *)                   Jumlah Direksi               Jumlah Komisaris


                    diatas Rp. 2 miliar                                  4                               2


          diatas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2 miliar                           2                               1


         diatas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 miliar                            -                               -


                 Rp. 500 juta ke bawah                                   -                               -

 *) diterima secara tunai

Data Tingkat Penghasilan Dewan Komisaris dan Direksi
Remunerations of Board of Commissioners and Directors




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        117
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




                                                Gaji Tertinggi         Gaji Terendah       Skala Perbadingan
                  Keterangan
                                               (jutaan rupiah)        (jutaan rupiah)            (Rasio)

                  Komisaris
                                                  225,63                  106,35                 68 : 32

                    Direksi
                                                   241,01                 133,32                 64 : 36

                   Pegawai
                                                    62,8                   1,20                  99 : 1



        Rasio Gaji Direksi tertinggi dan                                                        80 : 20
              Pegawai Tertinggi


      Data Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
      Ratio of Highest and Lowest Salary



      Bank Mega memiliki ukuran kinerja terhadap                 Bank Mega has a scale of measurement for all
      semua jajaran berdasarkan ukuran-ukuran                    levels based on clearly measurable guidelines,
      yang jelas, konsisten dengan nilai perusahaan,             consistent with the company’s values, business
      sasaran usaha dan strategi Bank Mega serta                 objectives and strategy, as well as a reward and
      memiliki sistim reward dan punishment.                     punishment system.

      Bank Mega tidak memiliki shares option, karena             Bank Mega does not hold an option scheme
      tidak terdapat program kepemilikan saham                   since it has neither a system of share ownership
      oleh anggota Dewan Komisaris, anggota                      for members of the Board of Commissioners,
      Direksi dan Pejabat Eksekutif yang dilakukan               Directors, or Executive Officers by way of share
      melalui penawaran saham atau penawaran opsi                offers or share option offers as compensation
      saham dalam rangka pemberian kompensasi                    for Board of Commissioners, Directors, or
      kepada Dewan Komisaris, anggota Direksi                    Bank’s Executive Officers. Neither the Annual
      dan Pejabat Eksekutif Bank maupun yang                     Shareholders General Meeting nor the Bank’s
      ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang                       Articles of Association provide for such a
      Saham (RUPS) atau Anggaran Dasar Bank.                     scheme.

      Bank tidak melakukan pembelian kembali                     Bank Mega does not perform buy-back of its
      saham dan atau obligasi sebagai upaya                      shares and/or bonds as an effort to reduce the
      pengurangan jumlah saham atau obligasi                     amount of shares or bonds issued by the Bank
      yang diterbitkan oleh Bank (buy back shares                where payment is performed using the profit
      dan buy back obligasi) yang pembayarannya                  achieved by the Bank.
      dilakukan dengan menggunakan keuntungan
      Bank.




118
Laporan Komite Audit
Audit Committee’s Report




Sebagaimana tertuang dalam ketentuan                          As defined in Banking regulations as well as
Perbankan maupun ketentuan Bapepam,                           those of Bapepam, the Audit Committee is
Komite Audit bertugas untuk membantu                          assigned to assist the Board of Commissioners
Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi                     by carrying out a supervisory function which
pengawasan, yang meliputi:                                    includes:

• Memastikan bahwa laporan keuangan                           • To ensure the company’s published financial
  perusahaan yang dipublikasikan telah                          report meets prevailing standards including
  memenuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku                     implementation of appropriate accounting
  termasuk diterapkannya stándar akuntansi                      standards.
  yang sesuai.                                                • To ensure that business risks have been
• Memastikan bahwa risiko usaha telah dikelola                  correctly managed and the system of internal
  dengan baik dan sistem pengendalian intern                    control has functioned well.
  dilaksanakan dengan memadai.                                • Business activities are performed with
• Aktivitas usaha telah dilaksanakan dengan                     attention to ethics and according to
  memperhatikan etika dan telah sesuai                          applicable regulations.
  dengan peraturan yang berlaku.                              • To recommend on the appointment of a
• Memberikan rekomendasi mengenai                               Public Accountant and the Office of Public
  penunjukan Akuntan Publik dan Kantor                          Accountant to the Board of Commissioners
  Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris                         to be proposed at the Annual Shareholders
  untuk disampaikan kepada Rapat Umum                           General Meeting.
  Pemegang Saham.                                             • To identify matters which need attention
• Melakukan identifikasi mengenai hal-hal yang                  from the Board of Commissioners.
  perlu mendapat perhatian Dewan Komisaris.                   • To examine the company’s financial report
• Melakukan penelaahan atas informasi                           before publication.
  keuangan Perusahaan yang akan                               • To examine the independence and objectivity
  dipublikasikan                                                of the public accountant.
• Menelaah independensi dan objektifitas                      • To examine the adequacy of the public
  akuntan publik.                                               accountant’s report to ensure that all
• Melakukan penelaahan atas kecukupan                           significant risks have been considered.
  pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan                     • To examine the effectiveness of internal
  publik untuk memastikan semua risiko                          control systems.
  penting telah dipertimbangkan.                              • To examine the Company’s compliance as a
• Melakukan penelaahan atas efektifitas                         listed company with banking and stock
  pengendalian intern.                                          market regulations and other laws and
• Melakukan penelaahan tingkat kepatuhan                        regulations related to the activities of a
  Perusahaan Tercatat terhadap peraturan                        company.
  perundang-undangan di bidang perbankan                      • To perform inspection of any suspicion of
  dan pasar modal serta peraturan perundang-                    error in decisions of a meeting of Directors
  undangan lainnya yang berhubungan dengan                      or any deviation from the implementation
  kegiatan perusahaan.                                          of a decision of a meeting of Directors and
• Melakukan pemeriksaan terhadap dugaan                         bring them to the Board of Commissioners
  adanya kesalahan dalam keputusan rapat                        for consideration.


B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                     119
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report



      Direksi atau penyimpangan dalam pelaksanaan           During the implementation of these duties,
      hasil keputusan rapat Direksi untuk mendapat          members of the Audit Committee interact
      perhatian Dewan Komisaris.                            directly with the management, the Compliance
                                                            Work Unit and the Internal Audit Working Unit.
      Dalam pelaksanaan tugas tersebut, anggota             Information-gathering is also achieved through
      Komite Audit melakukan interaksi langsung             reports of internal audit and compliance
      dengan manajemen, Satuan Kerja Kepatuhan              analysis carried out by the Compliance
      dan Satuan Kerja Audit Intern. Informasi              Division.
      juga diperoleh dari laporan yang diberikan
      sehubungan dengan pelaksanaan audit internal          The Audit Committee also observes the
      dan analisa kepatuhan yang dilakukan oleh             composition of capital investment in
      Divisi Compliance.                                    productive assets, credit provision growth,
                                                            non-performing loans (NPL), completion of
      Komite Audit melakukan pemantauan terhadap            Legal Lending Limit (BMPK) requirements,
      komposisi penanaman dana dalam aktiva                 capital investment ratio and self-assessment
      produktif, pertumbuhan pemberian kredit, non          of Bank Mega’s level of health. In addition, the
      performing loan, pemenuhan ketentuan Batas            Audit Committee also analyzes the results of
      Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), rasio               inspections by the Internal Audit Working Unit,
      permodalan dan self assessment atas tingkat           Bank Indonesia, external auditors and of other
      kesehatan Bank Mega. Selain itu, Komite               authorities and also monitors steps taken as a
      Audit juga melakukan pemantauan terdapat              result of these inspections.
      Hasil Pemeriksaan Satuan Kerja Audit Intern,
      Bank Indonesia, auditor eksternal dan otoritas
      lainnya serta melakukan pemantauan tindak
      lanjut yang telah dilakukan terhadap hasil
      pemeriksaan tersebut.




                 Nama                Pengangkatan Direksi     Bidang keahlian          Rangkap Jabatan


         Achjadi Ranuwisastra           12 Maret 2007           Perbankan          Ketua Komite Remunerasi
                 Ketua                                                                   dan Nominasi


           Rachman Mawardi
                                        12 Maret 2007       Keuangan & Akuntansi              -
               Anggota
           Gunaryo Gunawan
                                        12 Maret 2007       Hukum dan Perbankan               -
               Anggota

      Susunan Anggota Komite Audit
      Audit Committees Composition


                                Nama                                        Jumlah Kehadiran Rapat

                        Achjadi Ranuwisastra                                           14

                           Rachman Mawardi                                             14

                           Gunaryo Gunawan                                             14
                     Jumlah Rapat dalam 1 tahun                                        14

      Data Kehadiran Rapat Komite Audit
      Attendance Record of Audit Committee Meetings




120
    Bulan                                                      Kegiatan


    Maret        Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 11 (sebelas) Cabang untuk periode
                 pemeriksaan Januari & Februari 2007


     April
                 Penelaahan Kegiatan Usaha Tahun 2006


                 Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 18 (delapan belas) Cabang untuk periode
     Mei         pemeriksaan Maret 2007

                 Penelaahan Kegiatan Usaha Triwulan I tahun 2007




                 Persetujuan Audit Committee Charter
     Juni
                 Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 13 (tiga belas) Cabang untuk periode
                 pemeriksaan April 2007



     Juli        Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 15 (lima belas) cabang untuk periode
                 pemeriksaan Mei 2007



                 Penelaahan Kegiatan Usaha Triwulan II tahun 2007
   Agustus
                 Pembahasan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 10 (sepuluh) Cabang untuk periode pemeriksaan
                 Juni 2007

 September
                 Pembahasan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 13 Cabang untuk periode pemeriksaan Juli 2007



                 Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 10 (sepuluh) Cabang untuk periode
                 pemeriksaan Agustus 2007.
  November
                 Penelaahan Kegiatan Usaha Triwulan III tahun 2007.

                 Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 12 (dua belas) Cabang/ unit kerja untuk
                 periode pemeriksaan September 2007.



                 Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 7 (tujuh) Cabang untuk periode
                 pemeriksaan Oktober 2007
  Desember
                 Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan SKAI pada 6 (enam) Cabang untuk periode
                 pemeriksaan November 2007

Aktivitas Komite Audit tahun 2007
Audit Committee Activity in 2007




 Achjadi Ranuwisastra                               Rachman Mawardi                        Gunaryo Gunawan




             Ketua                                       Anggota                               Anggota




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                   121
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Laporan
      Komite Pemantau Risiko
      Risk Monitoring Committee’s Report



      Komite Pemantau Risiko dibentuk untuk              The Risk Monitoring Committee is formed to
      membantu Dewan Komisaris dalam melakukan           assist the Board of Commissioners to evaluate
      evaluasi kesesuaian antara Kebijakan               the suitability of Risk Management Policy and
      Manajemen Risiko dengan pelaksanaannya             its implementation, and monitors and evaluates
      serta melakukan pemantauan dan melakukan           the performance of the Risk Management
      evaluasi pelaksaaan tugas Komite Manajemen         Committee and Risk Management Work Unit.
      Risiko dan satuan Kerja Manajemen Risiko.          In line with these function, the Risk Monitoring
      Sesuai dengan fungsi tersebut, Komite              Committee has duties and responsibilities as
      Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung        follows:
      jawab sebagai berikut:
                                                         1. Offer opinion and recommendations to the
      1. Memberikan pendapat dan rekomendasi                Board of Commissioners regarding the Risk
         kepada Dewan Komisaris mengenai                    Management Policy of Bank Mega and its
         Kebijakan Manajemen Risiko Bank Mega dan           implementation.
         pelaksanaanya.
                                                         2. Identify matters which need the attention
      2. Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan           of the Board of Commissioners related to risk
         perhatian Dewan Komisaris sehubungan               management implementation.
         dengan pelaksanaan manajemen risiko.
                                                         3. Examine the quality of information contained
      3. Melakukan penelaahan atas kualitas                 in the Risk Profile Report which has been
         informasi Risk Profile Report yang telah           submitted to Bank Indonesia.
         disampaikan kepada Bank Indonesia.
                                                         4.Review the functioning of risk management
      4. Melakukaan penelaahan atas berfungsinya
                                                           at Bank Mega.
         manajemen risiko pada Bank Mega.
                                                         5. Produce working guidelines for the Risk
      5. Membuat Pedoman Kerja Komite Pemantau
                                                            Management Committee.
         Risiko.


                 Nama             Pengangkatan Direksi    Bidang keahlian          Rangkap Jabatan


          Rachmat Maulana            12 Maret 2007                                Anggota Komite
                                                             Perbankan
               Ketua                                                           Remunerasi & Nominasi


            Purwo Yunianto
                                     12 Maret 2007           Keuangan                      -
               Anggota
            Mustamir Bakri
                                     12 Maret 2007        Manajemen Risiko                 -
              Anggota
      Susunan Anggota Komite Pemantau Risiko
      Member Compotision of Risk Monitoring Committee



122
                               Nama                                          Jumlah Kehadiran Rapat

                        Rachmat Maulana                                                3

                          Purwo Yunianto                                               3

                          Mustamir Bakri                                               3

                  Jumlah Rapat dalam 1 tahun                                           3
Data Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko
Attendance Record of Risk Monitoring Committee Meetings




    Bulan                                                      Kegiatan


                Persetujuan Risk Monitoring Committee Charter
     Juni
                Pemantauan Manajemen Risiko dalam hal ketersediaan Kebijakan untuk tiap risiko




                Pemantauan four eyes principle dalam proses pemberian kredit

                Pemantauan penerapan manajemen risiko pada transaksi valas dicabang
 September
                Pemantauan terhadap turn over pegawai

                Pembahasan mengenai risiko pasar

                Pembahasan mengenai laporan Risk Profile Juni 2007




                Pembahasan tentang hasil audit sehubungan dengan risiko operasional

                Pemantauan terhadap turn over pegawai
  Desember
                Pembahasan mengenai risiko pasar

                Pembahasan mengenai risiko kredit sehubungan dengan analisa kredit


Aktivitas Komite Pemantau Risiko tahun 2007
Risk Monitoring Committee Activity in 2007




Rachmat Maulana                                    Purwo Yunianto                            Mustamir Bakri




      Ketua                                            Anggota                                   Anggota




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                    123
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Laporan Komite
      Remunerasi dan Nominasi
      Remuneration and Nomination Committee’s
      Report


      Komite Remunerasi dan Nominasi dibentuk        The Remuneration and Nomination
      untuk membantu Dewan Komisaris dalam           Committee was formed to assist the Board of
      melakukan pemantauan terhadap Kebijakan        Commissioners to monitor Remuneration and
      Remunerasi dan Nominasi serta tugas-tugas      Nomination Policies. In this role, the Committee
      utama lainnya, yaitu sebagai berikut:          of Remuneration and Nomination performs
      1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan       these main duties:
         remunerasi.
                                                     1. Evaluate remuneration policy.
      2. Memberikan rekomendasi Kepada Dewan
         Komisaris mengenai kebijakan remunerasi     2. Provide recommendations to the Board of
         bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk         Commissioners regarding remuneration
         disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang         policy for the Boards of Commissioners and
         Saham.                                         Directors to be proposed to the Annual
                                                        Shareholders General Meeting.
      3. Memberikan rekomendasi Kepada Dewan
         Komisaris mengenai kebijakan remunerasi     3. Provide recommendations to the Board of
         bagi Pejabat Eksekutif dan pegawai secara      Commissioners regarding remuneration for
         keseluruhan untuk disampaikan kepada           the Executive Officers and for all employees,
         Direksi.                                       to be proposed to the Directors.

      4.Menyusun dan memberikan rekomendasi          4.Compose and make recommendations
        mengenai sistem serta prosedur pemilihan       to the Board of Commissioners on systems
        dan/atau penggantian anggota Dewan             and procedures of appointment and/or
        Komisaris dan Direksi kepada Dewan             replacement of members of the Boards of
        Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat       Commissioners and Directors to be proposed
        Umum Pemegang Saham.                           to the Annual Shareholders General Meeting.

      5. Memberikan rekomendasi mengenai calon       5. Provide recommendations regarding
         anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi       candidates for members of the Board of
         kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan       Commissioners and/or Directors to the
         kepada Rapat Umum Pemegang Saham.              Board of Commissioners to be proposed to
                                                        the Annual Shareholders General Meeting.
      6. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
         Komisaris untuk calon anggota Komite        6. Provide recommendations to the Board
         Independen.                                    of Commissioners regarding candidates for
                                                        Independent Committee members.




124
               Nama               Pengangkatan Direksi          Bidang keahlian          Rangkap Jabatan

   Achjadi Ranuwisastra
                                       24 Mei 2007                 Perbankan           Ketua Komite Audit
           Ketua
      Rachmat Maulana                                                                    Ketua Komite
                                       24 Mei 2007                 Perbankan
          Anggota                                                                       Pemantau Risiko
            Ariza Sufian
                                       24 Mei 2007              Kepegawaian/HR                  -
             Anggota
Susunan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Composition of Remuneration and Nomination Committee




                                Nama                                           Jumlah Kehadiran Rapat

                       Achjadi Ranuwisastra                                              3

                           Rachmat Maulana                                               3

                             Ariza Sufian                                                3

                   Jumlah Rapat dalam 1 tahun                                            3
Data Kehadiran Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Attendance Record of Remuneration and Nomination Committee




    Bulan                                                      Kegiatan


     Juni         Membuat Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi & Nominasi


                  Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi, khususnya untuk pegawai frontliner
     Juli
                  Memberikan rekomendasi kebijakan remunerasi untuk pegawai khususnya frontliner



                  Membahas mengenai sistem serta prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota
   Oktober
                  Dewan Komisaris dan Direksi


Aktivitas Komite Remunerasi dan Nominasi
Activity of Remuneration and Nomination Committee




Achjadi Ranuwisastra                              Rachmat Maulana                                Ariza Sufian




         Ketua                                         Anggota                                      Anggota




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                      125
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Komite Eksekutif
      Executive Committee




      Dalam pelaksanaan fungsi pengendalian intern,       In implementing their function of internal
      Direksi membentuk 7 (tujuh) Komite Eksekutif        control, the Directors form 7 (seven) Executive
      yaitu :                                             Committees, as follows:

      1. Komite Manajemen Risiko                          1. Risk Management Committee
      Tugas Komite Manajemen Risiko :                     Duties of the Risk Management Committee:
      • Mengevaluasi dan merekomendasi Kebijakan          • Evaluate and make recommendations on Risk
        Manajemen Risiko beserta perubahannya,              Management Policy and changes, including
        termasuk strategi manajemen risiko serta            risk management strategy, risk exposure and
        eksposure risiko dan contingency plan dari
                                                            the contingency plan from every division.
        setiap direktorat.
                                                          • Evaluate synchronization between Bank
      • Mengevaluasi agar strategi bisnis Bank Mega
                                                            Mega’s business and risk strategies.
         sejalan dengan strategi risiko.

      • Menetapkan Risk Appetite Bank Mega                • Establish the Risk Appetite of Bank Mega.

      • Memberikan persetujuan Kebijakan dan              • Approve Policies and Procedures to identify,
        Prosedur untuk identifikasi, pengukuran,            assess, monitor, control, and supervise all
        pemantauan, pengendalian dan pengawasan             risks.
        atas seluruh risiko yang ada.
                                                          • Conduct improvement and refinement of
      • Melakukan perbaikan dan penyempurnaan               the imposition of risk management both
        terhadap penerapan manajemen risiko yang            periodically and incidentally and evaluate
        dilakukan secara berkala maupun bersifat            the effectiveness of risk management
        insidentil, dan melakukan evaluasi terhadap         implementation.
        efektivitas penerapan manajemen risiko.
                                                          • Deliver justification on matters associated
      • Memberikan penetapan (justification)                with irregular business decisions.
        atas hal-hal yang terkait dengan keputusan-
        keputusan bisnis yang menyimpang dari             • Evaluate and approve the defining of the
        prosedur normal (irregularities).                   level of risk proposed by each risk-taking
                                                            unit.
      • Mengevaluasi dan menyetujui penetapan
        limit risiko yang diajukan setiap bidang risiko
                                                          • Evaluate the Risk Profile Report from Risk
        (risk taking unit).
                                                            Management Division based on information
      • Mengevaluasi Laporan Profile Risiko dari            and data from business units before they are
        Divisi Manajemen Risiko berdasarkan                 forwarded to Bank Indonesia as routine
        informasi dan data dari unit bisnis, sebelum        reports.
        disampaikan ke Bank Indonesia sebagai
        laporan rutin.




126
• Menetapkan capital allocation untuk masing-                  • Determine capital allocation for each risk
  masing jenis risiko.                                           category.

• Merekomendasikan produk baru yang                           • Recommend new products proposed by
  diajukan oleh bisnis dan komitenya masing-                    business units and their respective
  masing.                                                       committees.

Susunan Anggota Komite                                        Structure of Committee Members
Anggota Tetap                                                 Permanent Members
• Direktur Utama, sebagai Ketua Komite
                                                              • President Director, as Head of Committee
• Direktur Risk Management & Compliance
                                                              • Director of Risk Management & Compliance
• Direktur Kredit
                                                              • Director of Loans
• Direktur Treasury & International Banking
                                                              • Director of Treasury & International Banking
• Pemimpin Divisi Manajemen Risiko, selaku
  Sekretaris Komite                                           • Division Head of Risk Management, as
                                                                Secretary of Committee
Anggota Tidak Tetap
• Direktur terkait sesuai dengan bidang yang                  Non-Permanent Members
  akan dibahas.                                               • Directors related to specific area
• Pemimpin Divisi terkait                                     • Related Division Head
• Pemimpin SKAI                                               • Head of SKAI
• Pemimpin Divisi Kepatuhan                                   • Head of Compliance Division



                                     Agenda Pembahasan Komite Tahun 2007


 Memberikan persetujuan Kebijakan Risiko Kepatuhan dan Kebijakan Perkreditan


 Mengevaluasi Laporan Profil Risiko


 Penilaian Tingkat Kesehatan Bank (rapat dilakukan secara rutin setiap triwulan)



 Pengendalian Internal
   Monitoring Transaksi Operasional oleh Operation Control (pemindahan user administrator, pemaparan
   hasil pemeriksaan dokumen kredit
   Pemaparan Hasil Temuan SKAI (Pembahasan konsep Ketentuan mengenai reward & punishment)
   Branch Scorring ( MCRR & jaringan sibuk)




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                     127
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      2. Komite Sumber Daya Manusia                          2. Human Resources Committee
      Tugas Komite Sumber Daya Manusia :                     Duties of Human Resources Committee
      Komite Sumber Daya Manusia membantu                    The Human Resources Committee assists the
      Direksi menjalankan strategi bisnis di bidang          Directors in implementing business strategy in
      kepegawaian seperti menyediakan dan                    human resources by means such as providing
      menempatkan sumber daya manusia yang                   and appointing professional human resources
      profesional sesuai dengan kebutuhan pada               suitable to the needs of the organizational
      struktur organisasi Bank Mega, merumuskan              structure of Bank Mega. The committee is
      bentuk-bentuk penghargaan bagi karyawan                also required to formulate forms of reward
      berprestasi dan sanksi bagi karyawan yang
                                                             for high-achieving employees and sanctions
      melanggar serta memberikan masukan
                                                             for employees who breach regulations. The
      terhadap masalah kepegawaian yang dihadapi.
                                                             Committee also gives advice on employment
                                                             problems that may arise.
      Susunan Anggota Komite
      Direktur Utama
      Direktur Risk Management & Compliance                  Committee Members
      Direktur Treasury & International Banking              President Director
      Direktur Retail Banking                                Director of Risk Management & Compliance
      Direktur Kredit                                        Director of Treasury & International Banking
      Direktur Human Capital & Corporate Services            Director of Retail Banking
      Chief of IT & Operation                                Director of Credit
      Pimpinan Divisi HRAD                                   Director of Human Capital & Corporate Services
                                                             Chief of IT & Operations
                                                             Head of HRAD Division


                                      Agenda Pembahasan Komite Tahun 2007


                                  Standarisasi posisi CMO, AMO dan CRA


                                  Usulan kenaikan gaji berkala, bonus dan insentif


                                  Usulan remunerasi frontliners

                                  Usulan perbaikan Komite SDM




      3. Asset Liability Committee (ALCO)                    3. Asset Liability Committee (ALCO)
      Tugas ALCO :                                           Duties of ALCO:
      ALCO membantu Direksi dalam melakukan                  ALCO assists the Directors in executing
      pembahasan dan pengambilan keputusan                   discussion of and formation of decisions on
      atas pengelolaan dan pengendalian Rencana              the management and control of the Bank’s
      Anggaran Belanja (RAB) Bank yang mencakup              Expenditure Budget Plan (RAB) which includes
      likuiditas, kualitas aset, rentabilitas, penetapan     liquidity, asset quality, rentability, pricing of
      pricing baik terhadap dana pihak ketiga                both third-party funds and treasury asset &
      maupun asset & liability treasury dan rasio-           liability and parameter ratios on the bank’s
      rasio parameter penilaian kesehatan bank.              health assessment.




128
Susunan Anggota Komite                                        Committee Members
• Direktur Utama (Ketua)                                      • Head: President Director
• Direktur Bidang Treasury (Wakil Ketua)                      • Deputy Head: Director of Treasury
• Financial Management Division Head                          • Secretary: Financial Management Division
  (Sekretaris)                                                  Head
• Anggota:                                                    • Members:
  - Direksi lainnya                                             - Other Directors
  - Treasury Division Head                                      - Treasury Division Head
  - Pemimpin Divisi Perkreditan                                 - Credit Division Head
  - Pemimpin Divisi Funding
                                                                - Funding Division Head
  - Pemimpin Network Management Division
                                                                - Network Management Division Head
  Head

Laporan Kerja                                                 Performance Report
                                                              Throughout 2007, ALCO routinely reviewed
Selama tahun 2007, ALCO melakukan
pembahasan secara rutin tentang Economic                      the Economic Indicator (MT), financial
Indicator (MT), kinerja keuangan, Dana Pihak                  performance, Third-Party Funds, and the
Ketiga dan Laba Rugi perusahaan sebagai                       Loss & Profit of the company as matters to
bahan pertimbangan dalam memberikan                           be considered in making decisions on the
keputusan tentang kinerja keuangan                            company’s financial performance for the next
perusahaan pada periode berikutnya.                           period.

4. Komite Kebijakan Perkreditan                               4. Credit Policy Committee
Tugas Komite Kebijakan Perkreditan:                           Duties of Credit Policy Committee
Komite Kebijakan Perkreditan membantu                         The Credit Policy Committee assists the
Direksi dalam merumuskan Kebijakan                            Directors in formulating Bank Mega’s Credit
Perkreditan Bank Mega, menetapkan target                      Policy, sets credit market targets and business
market kredit berikut sektor-sektor usaha yang                sectors to avoid, monitors and evaluates the
perlu dihindari , serta melakukan pemantauan                  progress and quality of credit portfolio in a
dan evaluasi terhadap perkembangan dan                        comprehensive manner.
kualitas portfolio kredit secara keseluruhan.
                                                              Credit Committee members
Susunan Anggota Komite                                        Structure of Credit Committee in Head Office:
Susunan Anggota Komite Kredit Kantor Pusat
                                                              Head: President Director
Bank Mega adalah sebagai berikut:
                                                              Deputy: Credit Director
Ketua: Direktur Utama
                                                              Member:
Wakil Ketua: Direktur Kredit
Anggota:                                                        - Retail Banking Director
 - Direktur Retail Banking                                      - Treasury & International Banking Director
 - Direktur Treasury & International Banking                    - Head of Credit Business Division
 - Pemimpin Divisi Bisnis Perkreditan                           - Head of Credit Risk Acquisition Division
 - Pemimpin Divisi Credit Risk Acquisition                      - Head of Department in Credit Business
 - Pemimpin Bagian/jabatan setingkat                              Division
  Pemimpin Bagian pada Divisi Bisnis
  Perkreditan                                                 Structure of Credit Committee in Regional
                                                              Offices:
Susunan Komite Kredit Regional Office adalah                  Head: Regional Manager
sebagai berikut :                                             Member:
Ketua : Regional Manager                                        - Credit Risk Acquisition Head
Anggota :
  - Credit Risk Acquisition Head


B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                      129
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




        - Deputy Regional Manager Commercial                  - Deputy Regional Manager Commercial
          Loan                                                  Loans
        - Deputy Regional Manager Consumer Loan               - Deputy Regional Manager Consumer
                                                                Loans
      Susunan Komite Kredit Cabang
      Ketua: Pemimpin Cabang                               Structure of Credit Committee in Branch
      Anggota:                                             Offices:
       - Deputy Manager Kredit                             Head: Branch Manager
       - Credit Risk Acquisition Officer                   Member:
                                                             - Deputy Credit Manager
                                                             - Credit Risk Acquisition Officer




          Bulan                                             Kegiatan


         Januari    BWMK Bank Garansi Askrindo


        Februari    Perubahan Kedua Kebijakan dan Prosedur MOJF Mirroring


                    Ketentuan Pembuatan Proposal Kredit
          Maret
                    Ketentuan Pencairan Fasilitas Kredit
                    Kebijakan Monitoring & Supervisi Kredit



                    Ketentuan Jumlah Minimal Pemberian Fasilitas Kredit
          April
                    Implementasi Mega Credit Risk Rating (MCRR) System




                    Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK)

                    Adjustment Penilaian Agunan
           Mei
                    Kebijakan Fasilitas Warehouse Receipt Financing (Mega Warehouse Financing)

                    Perubahan Pertama SK Direksi tentang Komite Kredit

                    Agunan Kredit di lokasi tanah Meruya




                    Jangka Waktu SPPK
          Juni
                    Ketentuan Mengenai ORI Sebagai Agunan Kredit

                    Ketentuan Mengenai Polis asuransi Mega Idaman Sebagai Agunan Kredit


      Laporan Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Selama Tahun 2007
      Performance Report of Credit Policy Committee in 2007


130
    Bulan                                                      Kegiatan


                Perubahan pertama Kebijakan Fasilitas Warehouse Receipt Financing
     Juli
                Laporan Keuangan Debitur



                Provisi dan Biaya Administrasi Bank Garansi
   Agustus
                Perubahan Pertama atas Kebijakan Monitoring & Supervisi Kredit

                Kebijakan Asset Based Financing




                Pembiayaan KPR Mega Griya dalam Mata Uang USD
 September
                Batas Wewenang Memutus Kredit Pejabat Bank Mega

                Perubahan Pertama SK No. 050/DIRBM-RIMD/07 tentang BWMK Pejabat Bank Mega



   Oktober      Pembiayaan Tower BTS




                Perubahan I atas Kebijakan BPR Linkage & Ket Mengenai Proses Kredit

                Perubahan I atas Ketentuan Mengenai ORI Sebagai Agunan Kredit
  November
                Kebijakan Foreign Exchange (Forex) Line untuk Nasabah

                Memorandum Analisa Kredit (MAK) untuk obligor ≤ Rp. 2 miliar

                Pembiayaan Rumah Toko (Ruko)




                Penetapan Safety Margin untuk Tanah Kosong

                Ketentuan Pinalty Pelunasan Dipercepat untuk Kredit Komersial & Korporasi

                Perubahan Kedua atas Ketentuan Tentang ORI sebagai Agunan Kredit
 Desember
                Perubahan I atas SE. 076/DIRBM/05 tentang Fasilitas Kredit dengan Agunan Tunai

                Pemberian Fasilitas Kredit Kepada Pihak Terkait, Karyawan dan Keluarga Karyawan

                Buku Pedoman Kredit Komersial




Laporan Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Selama Tahun 2007
Performance Report of Credit Policy Committee in 2007


B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                        131
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      5. Komite Teknologi Informasi                   5. Information Technology Committee
      Tugas Komite Teknologi Informasi (KTI)          Duties of Information Technology Committee
      • Merumuskan dan memutuskan Kebijakan           (KTI)
        jangka panjang dan jangka pendek dalam hal    • Formulate and decide on long-term and
        perencanaan dan penerapan system                short-term policy regarding planning and
        informasi tehnologi yang akan diterapkan di     implementation of information technology
        Bank Mega.                                      systems to be applied at Bank Mega.

      • Melakukan evaluasi & menetapkan kebijakan,    • Evaluate and authorize the policy, application
        penyesuaian maupun penyempurnaan
                                                        of or improvement of applied information
        terhadap system informasi yang diterapkan.
                                                        systems.
      • Melakukan analisa terhadap perkembangan
                                                      • Analyze developments and changes in
        dan perubahan system informasi tehnologi
        terutama dibidang perbankan.                    information technology systems in the
                                                        banking industry.
      • Memutuskan prioritas proyek tehnologi
        system informsi yang sedang atau akan         • Prioritize which information technology
        dilaksanakan berdasarkan tingkat                system used or to be used with referernce to
        kepentingan bisnis.                             levels of business interest.

      Susunan Anggota Komite                          Committee Members
      • Direktur Human Capital Management &           • Director of Human Capital Management &
        Corporate Services                              Corporate Services
      • Direktur Retail Banking                       • Director of Retail Banking
      • Direktur Kredit                               • Director of Credit
      • Chief of IT & Operation Services              • Chief of IT & Operation Services
      • RIMD (Risk Management Division)
                                                      • RIMD (Risk Management Division)
      • SKAI (Saatuan Kerja Audit Intern)
                                                      • SKAI (Internal Audit Working Unit)
      • OPSD (Operation & Services Division)
                                                      • OPSD (Operation & Services Division)
      • ITDD (Information & Technology
                                                      • ITDD (Information & Technology
        Development Division) sebagai Ketua KTI
      • ITSD ( Information & Technology Servicves       Development Division) as Head of ITC
        Division) sebagai Sekretaris KTI              • ITSD ( Information & Technology Services
      • CGCD (Compliance & Good Corporate               Division) as Secretary of ITC
        Division)                                     • CGCD (Compliance & Good Corporate
      • CACD (Card Center Division)                     Governance Division)
      • CRB 1 (Corporate Banking I)                   • CACD (Card Center Division)
      • LFBD (Liabilities & Fee Based Division)       • CRB 1 (Corporate Banking I)
                                                      • LFBD (Liability & Fee Based Division)




132
                                     Agenda Pembahasan Komite Tahun 2007


 System Development Life Cycle (Project Charter, Change Control Form)


 Priority Project Business tahun 2007


 Project Operation & IT


 Pembahasan Project Credit Card, Project Liability & Fee Based Division, dan Project Electronic Banking Division

Laporan Kerja Komite Teknologi Informasi Selama Tahun 2007
Performance Report of Information Technology Committee in 2007


6. Komite Pengadaan Barang                                    6. Procurement Committee
Tugas Komite Pengadaan Barang                                 Duties of Procurement Committee
Komite Pengadaan Barang membantu Direksi                      The Procurement Committee assists the
dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi                  Directors in enhancing effectiveness and
sehubungan dengan pengadaan barang-barang                     efficiency involving the procurement of
keperluan operasional Bank Mega.                              operational requirements of Bank Mega.

Susunan Anggota Komite                                        Committee members
Direktur Penanggung Jawab :                                   Responsible Director
Direktur Human Capital Management &                           Director of Human Capital Management &
Corporate Services                                            Corporate Services

Unit Kerja Pelaksana/Pendukung                                Facilitator Work Unit
- Pengadaan                                                   - Procurement
- Property & Facility                                         - Property & Facility
- Corporate Legal                                             - Corporate Legal
- Operation                                                   - Operation
- IT                                                          - IT
- Promosi                                                     - Promotion
- Card Center                                                 - Card Center

                                     Agenda Pembahasan Komite Tahun 2007


 Pengadaan barang cetakan
 Pengadaan SOP
 Pengadaan seragam frontliners
 Pengadaan kartu Lebaran, Natal dan Imlek
 System pemesanan Alat Tulis Kantor
 Personal Computer yang akan dihibahkan
 Action plan pembukaan kantor
 Network Service Point
Laporan Kerja Komite Pengadaan Barang Selama Tahun 2007
Performance Report of Procurement Committee in 2007


B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                         133
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      7. Komite Produk                                 7. Product Committee
      Tugas Komite Produk:                             Duties of Product Committee:
      Steering Committee                               Steering Committee
      • Memberikan input/saran maupun usulan atas      • Provides input and suggestions on product
        rencana pengembangan produk dan                  development plans and various supporting
        berbagai program pendukungnya.                   programs.

      • Memberikan persetujuan atas inisiatif produk   • Approve product initiatives (including
        (mencakup persetujuan atas features, sales/      approval of features, programs, and sales/
        marketing program dan budget, serta target       marketing budget and sales targets).
        penjualan)
                                                       Operational Committee
      Operational Committee                            • Bring into existence product initiatives
      • Merealisasikan inisiatif produk yang telah       approved by the Steering Committee for
        disetujui oleh Steering Committee agar           finalization according to target.
        dapat diselesaikan sesuai rencana/target.
                                                       • Coordinate product development
      • Mengkoordinasikan proses pengembangan
                                                         processes from idea generation stage up
        produk mulai dari tahap penentuan idea
                                                         to implementation stage (acting as Project
        generation sampai dengan tahap
                                                         Manager).
        implementasi (bertindak sebagai Project
        Manager).
                                                       • Monitor the result of implementation
      • Memonitor hasil proses implementasi , baik       process, in terms of product specification
        dari segi pemenuhan spesifikasi produk pada      acceptability, operational processes
        sistem, proses operasional sesuai prosedur,      according to procedures, sales level and
        tingkat penjualan, dan marketing program.        marketing programs.

      • Merealisasikan rencana pengembangan            • Create product development plans according
        produk sesuai tugas yang telah ditetapkan        to tasks set since “Project Kick Off”, to
        pada saat awal “Project Kick Off” untuk          ensure target achievement is in accordance
        meyakinkan bahwa pencapaian target telah         with plans, in terms of both product
        sesuai rencana, baik dari segi spesifikasi       specification and target launch dates.
        produk maupun target waktu peluncuran
        produk                                         • Review implementation in each area of tasks.

      • Melakukan review atas hasil implementasi       • Form a Resources Panel that consists of
        sesuai ruang lingkup tugasnya.                   related divisions, with the aim of ensuring
                                                         that a product initiative has been supported
      • Resources panel yang terdiri dari Divisi-        by proper processes and correct procedures,
        divisi terkait, dengan tujuan untuk              with good risk management, compliance
        meyakinkan bahwa suatu inisiatif produk          with legal rules, and with provision of staff
        telah ditunjang oleh adanya proses dan           or other parties directly involved with the
        prosedur yang tepat, manajemen risiko yang       operational process of the product.
        baik, memenuhi ketentuan legal, dan
        kesiapan dari staf/pihak-pihak yang terkait
        langsung dalam proses operasional produk
        tersebut.




134
Susunan Anggota Komite                                        Committee members
• Ketua 1: Direktur Kredit                                    • Head 1: Director of Credit (for asset /lending
  (untuk produk-produk aset /lending)                           products)
  Ketua 2: Direktur Retail Banking                              Head 2: Director of Retail Banking (for
  (untuk produk-produk liabilities dan fee                      liabilities and fee-based income products)
  based income)                                                 Head 3: Director of Treasury & International
  Ketua 3: Direktur Treasury & International                    Banking (for products related to Treasury &
  Banking (untuk produk- produk terkait                         International Banking)
  Treasury & International Banking)                           • Secretary of the Committee: Risk
• Sekretaris Komite: Risk Management Head                       Management Head
• Anggota Tetap:                                              • Permanent Members:
  - Chief of IT & Operation Services                            - Chief of IT & Operation Services
  - Financial Management Division Head                          - Financial Management Division Head
  - Corporate Secretary & Legal Division Head                   - Corporate Secretary & Legal Division Head
  - Compliance & GCG Division Head                              - Compliance & GCG Division Head
  - Internal Audit (SKAI) Head
                                                                - Internal Audit (SKAI) Head
  - IT & Operation Development Division Head
                                                                - IT & Operation Development Division Head
  - Risk Management Head
                                                                - Risk Management Head
• Anggota Tidak Tetap:
                                                              • Temporary Members:
  - Inisiator (Product Owner)
                                                                - Initiator (Product Owner)
  - Direktur terkait
                                                                - Related Directors
  - Division Head terkait
                                                                - Related Division Heads




                                     Agenda Pembahasan Komite Tahun 2007

 Evaluasi produk Implant Banking, Mega Refund


 Pembahasan produk baru:

  •   Tabungan Mega Absolut USD
  •   Mega Depo Equity 2
  •   Mega Absolut Type AD
  •   Sintetik Idaman
  •   Mega Dinamis
  •   Mega Depo Premiun
  •   Mega Ultima
  •   Mega payroll

 Pembahasan produk ORI 2007


 Pembahasan Visa Prepaid Card


 Pembahasan Reksadana




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       135
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Daftar Kehadiran Direksi dan Chief of IT & Operation pada Rapat Komite
      Eksekutif Tahun 2007


               Peserta Meeting                   KMR         SDM         ALCO          KKP         KTI           KPB   KP

               Yungky Setiawan                    10           10           8           -            -            -    12

                     Suwartini                     13          7            7           -            -            -    12

               Kostamam Thayib                     5           8           10           -            2            -    11

               Daniel Budirahaju                   5           10           9           -            1            -    5

              Tjutjut Bramantoro                   -           10           4           -            3            -    -

                    J.B. Kendarto                  4           7            7           -            -            -    1

              Benny Witjaksono*                    -           2            3           -            -            -    -

          Dominador M.De Jesus Jr.                 -           7            9           -            4            -    12
       *) : Per 28 Maret 2007 pindah tugas menjadi Dirut Bank Syariah Mega Indonesia
      *) : As per 28 March 2007 as President Director of Bank Syariah Mega Indonesia

      Keterangan:

      KMR : Komite Manajemen Risiko           KKP : Komite Kebijakan Perkreditan            KP : Komite Produk

      SDM : Komite SDM                        KTI : Komite Teknologi Informasi

      ALCO : Asset Liabilities Committee      KPB : Komite Pengadaan Barang




      Daftar Kehadiran Divisi pada Rapat Komite Eksekutif Tahun 2007


               Peserta Meeting                   KMR         SDM         ALCO          KKP         KTI           KPB   KP

             Human Resources
                                                   -           10           -           -            3            -    -
           Administration Division
               Risk Management
                                                   13           -          11           2            4            -    18
                    Division
            Financial Management
                                                   4            -          10           -            -            -    15
                   Division

                 Legal Division                    7            -           -           -            -            -    5

         Compliance & GCG Division                 7            -           -           2            4            -    15

          Satuan Kerja Audit Intern                11           -           -           1            4            -    15

              IT Service Division                  -            -           -           -            4            -    15




136
          Peserta Meeting                 KMR         SDM         ALCO       KKP         KTI           KPB   KP

     IT Development Division                -            -           -        -            4            -    15

      Liabilities & Fee Based
                                            4            -           9        -            4            2    13
               Division

 Network Management Division                3           3            8        -            -            -    2

         Treasury Division                  4            -           9        -            2            -    3

 Credit Administration Division             4            -          11        -            -            -    2

  Consumer Bussiness Division               -            -           4        -            -            -    2

       Card Center Division                 3            -           -        -            -            -    1

   Operation Services Division              -            -           -        -            4            1    18

      Corporate Secretary &
                                            3            -           2        -            -            -    3
        Services Division
   Credit Risk Acquisition Mng
                                            -            -           -        1            -            -    1
             Division

 Commercial Bussiness Division              -            -           8        -            -            -    -

  Corporate Bussiness Division              -            -          12        1            4            -    -

 Banking Procurement Division               -            -           -        -            -            8    -

   Special Asset Management &
                                            4            -           -        -            -            -    -
      Restrukturing Division

 Unit Khusus Pengenalan Nasabah             4            -           -        -            1            -    -

  Property & Facility Management
                                            -            -           -        -            -            1    -
              Division

  Capital Market Service Division           -            -           -        -            1            -    6

  Indirect Retail Financial Division        -            -           7        -            -            -    -

      Total Frekuensi Meeting               13          10          12        2            4            8    18



Keterangan:

KMR : Komite Manajemen Risiko          KKP : Komite Kebijakan Perkreditan         KP : Komite Produk

SDM : Komite SDM                       KTI : Komite Teknologi Informasi

ALCO : Asset Liabilities Committee     KPB : Komite Pengadaan Barang




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        137
      L ap o ra n Tat a Ke l o l a Pe rusa ha a n
      Corporate Governance Report




      Penanganan Benturan Kepentingan
      Conflict of Interest Management




      Bank Mega memiliki ketentuan mengenai          Rules on conflict of interest at Bank Mega are
      benturan kepentingan yang tercantum dalam      defined in the Guidelines on Commitment
      Panduan Komitmen Integritas. Selain itu        to Integrity, while rules on decision-making
      ketentuan mengenai pengambilan keputusan       on transactions that involve conflicting
      terhadap transaksi yang mengandung benturan    interests are defined in the Operational Policy,
      kepentingan terdapat juga dalam Kebijakan      particularly aimed at persons with the authority
      Operasional, khususnya yang mengatur tentang   to provide credits and select vendors for
      kewenangan memutus kredit dan ketentuan        procurement.
      penunjukan vendor pengadaan barang.
                                                     Through 2007 there was one transaction which
      Selama periode tahun 2007 terdapat transaksi   involved conflict of interest, the rental of part
      yang mengandung benturan kepentingan,          of an office building by a Group company, in
      yaitu penyewaan sebagian gedung kantor         which the decision to rent the premises was
      kepada perusahaan Group, namun demikian        made not by Chairul Tanjung as the Ultimate
      keputusan mengenai penyewaan tidak diambil     Shareholder but by Achjadi Ranuwisastra as
      oleh Chairul Tanjung sebagai Pemegang saham    the Independent Commissioner, based on
      Pengendali, tetapi oleh Achjadi Ranuwisastra   authority given by the Annual Shareholders
      (selaku Komisaris Independen) berdasarkan      General Meeting.
      Kuasa yang diberikan dari hasil keputusan
      RUPSLB.




138
Data Transaksi yang mengandung Benturan Kepentingan Periode Tahun 2007

          Nama dan Jabatan yang             Nama dan Jabatan                            Nilai Transaksi
                                                                     Jenis Transaksi                      Keterangan
 No         memiliki benturan              Pengambil Keputusan                         (jutaan Rupiah)
              kepentingan

               Bank Mega :
         Yungky Setiawan, Dirut &
                                           Achjadi Ranuwisastra,     Sewa Menyewa
         Benny Witjaksono Direksi
  1                                        Komisaris Independen         Gedung               1.115
             Asuransi Umum:
           Robby Loho, Dirut &
        Rachman A. Kustomi, Direksi

                Bank Mega :
         Yungky Setiawan, Dirut &
                                           Achjadi Ranuwisastra,     Sewa Menyewa
         Benny Witjaksono Direksi
  2                                        Komisaris Independen         Gedung              1.263
            Asuransi Mega Life:
           Antonius Stan, Dirut &
         Claudi Ingkiriwang, Direksi

                Bank Mega :
          Yungky Setiawan, Dirut &
                                           Achjadi Ranuwisastra,     Sewa Menyewa
          Benny Witjaksono Direksi
  3                                        Komisaris Independen         Gedung              1.045
             Mega Capital Ind:
            Rindiatmoko, Dirut &
           Nani Susilowati, Direksi

                Bank Mega :
          Yungky Setiawan, Dirut &
                                           Achjadi Ranuwisastra,     Sewa Menyewa
          Benny Witjaksono Direksi
  4                                        Komisaris Independen         Gedung               323
            Para Bandung Prop:
           Wibowo Iman, Dirut &
            Hilman Salim, Direksi

                Bank Mega :
          Yungky Setiawan, Dirut &
                                           Achjadi Ranuwisastra,     Sewa Menyewa
          Benny Witjaksono Direksi
  5                                        Komisaris Independen         Gedung              2.891
                   BSMI:
           Budi Wisakseno, Dirut &
            Ani Murdiati, Direksi




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                             139
      L ap o ra n Tat a Ke l o l a Pe rusa ha a n
      Corporate Governance Report




      Penerapan Fungsi Kepatuhan,
      Auditor Intern dan Auditor Ekstern
      Compliance, Internal and Eksternal
      Auditor Application


      Kepatuhan                                       Compliance
      Bank Mega menerapkan budaya kepatuhan           Bank Mega implements a culture of compliance
      pada setiap jenjang organisasi dengan cara      at every level of the organization through
      penegakan disiplin, memelihara etika bisnis,    disciplinary enforcement, maintenance of
      dan bertanggung jawab untuk memenuhi            business ethics and by acting responsibly in
      ketentuan perundang-undangan yang berlaku.      complying with applicable laws.

      Untuk melaksanakan pengawasan dan               In executing supervision and monitoring of
      pemantauan penerapan kepatuhan, Bank Mega       the implementation of compliance, Bank Mega
      telah melaksanakan langkah – langkah sebagai    adopts the following measures:
      berikut :
                                                      1. Appoints the Director of Compliance, as set
      1. Menunjuk Direktur Kepatuhan sebagaimana         out in Bank Indonesia regulations.
         diatur dalam Ketentuan Bank Indonesia.
                                                      2. Forms the compliance work units of
      2. Membentuk unit kerja kepatuhan yaitu            Compliance & Good Corporate Governance
         Compliance & Good Corporate Governance          Division, Risk Management Division and
         Division, Risk Management Division dan          Internal Audit Working Unit.
         Satuan Kerja Audit Intern.
                                                      3. Composes Compliance Policy.
      3. Membuat Kebijakan Kepatuhan.
                                                      4.Provides information regarding prevailing
      4.Menyediakan informasi mengenai ketentuan        regulations and monitors their
        yang berlaku dan melakukan monitoring           implementation.
        terhadap pelaksanaannya.
                                                      5. Monitors the application of work guidelines in
      5. Melakukan monitoring terhadap ketersediaan      every work unit and monitors updates to
         pedoman kerja pada setiap unit kerja            these guidelines.
         dan melakukan pemantauan updating yang
         dilakukan.                                   6. Actively participates in a compliance study
                                                         in relation to drafts of regulation, policy, and
      6. Secara aktif ikut serta dalam pelaksanaan       Standard Operating Procedure (SOP) to be
         uji kepatuhan dalam hal rancangan               applied.
         ketentuan, kebijakan dan Standar Operating
         Procedure (SOP) yang akan diterapkan.        7. Ensures that there is a reward and
                                                         punishment system in implementing
      7. Memastikan adanya reward dan punishment         compliance.
         system dalam pelaksanaan kepatuhan.
                                                      8. Ensures that the implementation of Code of
      8. Memastikan bahwa pelaksanaan code of            Conduct is effective.
        conduct berjalan dengan efektif.




140
9. Menyelenggarakan pelatihan agar karyawan                   9. Arranges employee training to ensure
   memahami standar kepatuhan dan dapat                          understanding of compliance standards
   menjalankan transaksi sesuai dengan hukum                     and ensures that transactions are executed
   dan peraturan yang berlaku.                                   according to the prevailing laws and
                                                                 regulations.
10.Mendukung dan mengembangkan
   lingkungan kerja yang menghargai prinsip-                  10.Supports and develops a work environment
   prinsip kepatuhan.                                            that respects the principles of compliance.

11. Menghindari rekomendasi dan keputusan/                    11. Avoids making recommendations and taking
    tindakan yang bertentangan dengan hukum                       decisions or actions not in accordance with
    dan peraturan yang berlaku.                                   prevailing laws and regulations.

Pengelolaan kepatuhan dilakukan oleh seluruh                  While the Director of Compliance and the
karyawan tanpa kecuali. Direktur Kepatuhan                    Compliance Work Unit are responsible for
dan Unit Kerja Kepatuhan bertanggung jawab                    implementing compliance consequently,
terhadap pelaksanaan kepatuhan secara                         compliance management is the responsibility
konsisten.                                                    of every employee without exception.

Pengelolaan kepatuhan secara menyeluruh                       The Internal Audit Working Unit, Internal
dibantu oleh Satuan Kerja Audit Intern, Internal              Control, and External Auditor support
Control dan Auditor Eksternal melalui jasa                    comprehensive compliance management
audit dan assessmentnya.                                      through their audit and assessment services.

Peran Direktur Kepatuhan                                      The Role of Compliance Director
Direktur Kepatuhan merupakan pejabat level                    The Director of Compliance is a Director-
Direksi yang mempunyai kewenangan untuk                       level executive who has authority to study
menguji rencana kebijakan atau keputusan                      draft policies or decisions to be taken by the
yang akan diambil oleh pengurus bank (Direksi
                                                              Boards (Directors and Commissioners) to
dan Dewan Komisaris) guna memastikan
                                                              ensure that the policies or decisions do not
bahwa kebijakan atau keputusan tersebut
tidak menyimpang dan atau melanggar                           breach prudential regulations. The Director
ketentuan kehati-hatian. Direktur Kepatuhan                   of Compliance will propose cancellation or
akan meminta untuk membatalkan atau                           prevention of a policy and/or decision if
mencegah ditetapkannya kebijakan dan atau                     factors are found that are not compliance
keputusan apabila dari hasil kajian ternyata                  with prudential principles. If the management
rencana kebijakan dan atau rancangan                          continues to apply the decision / policy then
keputusan tersebut mengandung unsur-unsur                     the Director of Compliance is obliged to report
ketidakpatuhan terhadap ketentuan kehati-                     to Bank Indonesia at least 7 (seven) workdays
hatian. Jika manajemen tetap menjalankan                      after the implementation of the decision or
keputusan tersebut, maka Direktur Kepatuhan
                                                              policy.
mempunyai kewajiban untuk melaporkan
kepada Bank Indonesia selambat-lambatnya


B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                      141
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah              The main function of the Director of
      dilaksanakannya keputusan atau kebijakan              Compliance is to prevent decisions in
      tersebut.                                             important transactions which contain non-
                                                            compliant factors and where implementation
      Fungsi utama Direktur Kepatuhan adalah                of the decisions could cause a risk for the
      mencegah diambilnya keputusan-keputusan
                                                            bank. Important transactions in this context
      dalam transaksi-transaksi penting yang
                                                            include credits, investments and/or other fund
      didalamnya mengandung unsur ketidakpatuhan
      dan apabila keputusan tersebut tetap diambil          allocations, treasury, trading, and derivative
      dapat menimbulkan risiko bagi bank. Transaksi-        transactions.
      transaksi penting tersebut meliputi perkreditan,
      penanaman dan atau penempatan dana                    To avoid such conflicts of interest, Bank Mega’s
      lainnya, treasury, trading dan transaksi derivatif.   Director of Compliance does not supervise
                                                            the divisions of credit, investment and/or
      Untuk menghindari terjadinya konflik                  other fund allocations, treasury, bookkeeping
      kepentingan tersebut, Direktur Kepatuhan Bank         (accounting and budgeting), and audit (SKAI).
      Mega tidak membawahi bidang perkreditan,
      bidang penanaman dan atau penempatan dana
                                                            Moreover, the Director of Compliance may
      lainnya, bidang Treasury, bidang Pembukuan
                                                            not be involved directly or indirectly in any
      (Akunting dan Anggaran) dan bidang Audit
      (SKAI).                                               decision-making process related to bank
                                                            operational activities to prevent conflicts of
      Agar Direktur Kepatuhan dapat terhindar               interest in implementing his/her duties.
      dari konflik kepentingan dalam melaksanakan
      fungsinya, maka Direktur Kepatuhan tidak              The Director of Compliance also may not
      terlibat secara langsung maupun tidak                 occupy a position that could give the authority
      langsung dalam setiap rangkaian proses                to influence transactions or the result of his/her
      pembuatan keputusan yang menyangkut                   supervisions, directly or indirectly.
      kegiatan-kegiatan operasional bank.
                                                            In this context, the Director of Compliance may
      Direktur Kepatuhan juga tidak merangkap
                                                            not be a member of the Credit Committee,
      sebagai pejabat yang langsung maupun tidak
      langsung mempunyai kewenangan untuk                   but in line with his/her duties is obliged to
      mempengaruhi transaksi-transaksi tersebut             participate in every Credit Committee activity
      serta hasil pengawasannya.                            to prevent any decision containing non-
                                                            compliant factors being made.
      Dalam kaitan tersebut, Direktur Kepatuhan
      tidak menjadi anggota Komite Kredit, namun            The Director of Compliance also may
      wajib mengikuti setiap kegiatan Komite Kredit         not be a member of other Committees
      dalam menjalankan fungsinya untuk mencegah            related to treasury, trading, as well as other
      diambilnya keputusan yang mengandung                  supplementary aspects (productive assets).
      unsur ketidakpatuhan. Demikian halnya dengan
      Komite-komite lainnya yang berkaitan dengan
      Treasury, Trading maupun aspek penyertaan
      (aktiva produktif) lainnya.




142
    Bulan                                                      Kegiatan




                 Mengikuti Dialog Perbankan dengan topik Prospek Bisnis Perbankan 2007 yang
                 diselenggarakan oleh LPPI

                 Mengikuti Seminar Enterprise Risk Management ; an IT Implementation Perspective yang
    Januari
                 diselenggarakan oleh IRPA

                 Mengikuti Seminar Perekonomian 2007 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Emiten Indonesia

                 Melakukan meeting koordinasi dengan Wilayah Timur di Surabaya




                 Menghadiri Lokakarya Forum Budaya Kerja Perbankan Nasional di Kantor Bank
                 Indonesia Surabaya


                 Mengikuti Seminar mengenai Nota Kesepahaman antara BI dengan KPK serta
                 penjelasan Kriteria Tindak Pidana di Perbankan bertempat di Bank Indonesia


                 Mengikuti Seminar looking a head to the implementation of the standardized
                 approach to credit risk, yang diselenggarakan oleh IRPA


                 Mengikuti Forum Diskusi Peran Lembaga Keuangan Komersial dalam Pendanaan
   Februari
                 Pembangunan Nasional paska CGI yang diselenggarakan oleh IBI dan Bank Mandiri


                 Forum Diskusi Strategi Kebijakan Pengembangan dan Pembiayaan Sektor Ekspor
                 Indonesia, yang diselenggarakan oleh IBI dan Bank Mandiri


                 Sosialisasi Peraturan Bapepam dan Lembaga Keuangan No.X.K.6 dan Annual Report
                 Award, yang diselenggarakan oleh Bapepam


                 Sosialisasi mengenai SE Eksternal No.9/1/DPNP tanggal 15 Februari 2007 perihal
                 Pinjaman Luar Negeri Bank, yang diselenggarakan oleh BI




                 Diskusi terbatas anggota IBI mengenai “Peredaran Uang Tunai” , yang
    Maret
                 diselenggarakan oleh IBI

Aktivitas Direktur Kepatuhan tahun 2007
Activity of Director of Compliance in 2007




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                 143
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




          Bulan                                             Kegiatan


                       Mengikuti Rapat Pleno Komite Kebijakan Nasional Governance yang diselenggarakan
          Maret
                       pada tanggal 8 Maret 2007 oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG)


                       Tindak Lanjut Sosialisasi Pedoman GCG


                       Forum GCG Perbankan


                       Pedoman Publik Governance


                       APCONEX, Senior Executive Sharing Session tentang Issues & Solution on Banking
                       Excelent, yang diselenggarakan oleh Perbanas



                       Mengikuti Asian Bankers Summit yang diselenggarakan oleh Asian Bankers Summit
                       bersama Perbanas


                       Mengikuti pertemuan Komite Masyarakat Perbankan Peduli yang diselenggarakan
           April
                       oleh Perbanas


                       Bertindak sebagai nara sumber dalam acara obrolan hukum dengan topik “Haramkah
                       memberikan Kredit baru kepada Debitur bermasalah” , diselenggarakan oleh Asosiasi
                       Advokat Indonesia


                       Mengikuti acara launching Kajian Stabilitas Keuangan Semester II tahun 2006 dengan
                       topik Memelihara Stabilitas Keuangan dalam Rangka Mendukung Pertumbuhan
                       Ekonomi



                       Mewakili Perbanas dalam acara penyerahan dana Gerakan menabung Nasional dari BI
                       ke Perbanas , yang bertempat di BI



                       Mengikuti studi banding mengenai Risk Management yang diselenggarakan oleh
           Juni
                       Deutsche Bank di London dan Jerman



                       Menghadiri Rapat Koordinasi Pincab dan Pincapem Bank Mega se-wilayah Timur
            Juli
                       bertempat di Surabaya

      Aktivitas Direktur Kepatuhan tahun 2007
      Activity of Director of Compliance in 2007




144
    Bulan                                                      Kegiatan


      Juli       Menghadiri peringatan HUT Bank Indonesia ke 54 dan peresmian beberapa produk BI,
                 diselenggarakan oleh BI


                 Menghadiri meeting Panitya Konser Perbanas


                 Menghadiri Exit Meeting Hasil Pemeriksaan BI bertempat di Bank Indonesia

   Agustus
                 Menghadiri Management meeting khusus membahas tentang obligasi


                 Menghadiri meeting mengenai Strategic Direction of Para Group


                 Menghadiri Breakfast Meeting yang diselenggarakan oleh IRPA (Indonesian Risk
                 Profesional Association)



                 Menghadiri Seminar Prof. Muhammad Yunus dan penghargaan Nobel Lauret yang
                 diselenggarakan oleh Bank Indonesia


                 Menghadiri Rapat Pleno I, IBI


                 Menghadiri undangan Annual Report Award yang diselenggarakan oleh BAPEPAM



                 Menghadiri Nasional Seminar dengan topik “Sustaining Company Value through GCG
                 based Business Practices di Nusadua - Denpasar oleh RSM AAJ Associate dengan
                 Komite Kebijakan Nasional Governance



 September       Menghadiri dan memberikan pengarahan pada Workshop Legal 2007 yang
                 diselenggarakan oleh Bank Mega


                 Melakukan perjalanan dinas ke KC Palembang untuk sosialisasi KYC, GCG dan Risk
                 Management


                 Memberikan materi dan pengarahan pada Workshop Pemantapan Administrasi Kredit
                 yang diselenggarakan oleh Bank Mega

Aktivitas Direktur Kepatuhan tahun 2007
Activity of Director of Compliance in 2007




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                          145
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




          Bulan                                                Kegiatan



                       Menghadiri presentasi mengenai Fitch Rating (tanggal 24 Agustus 2007) dan menghadiri
         Oktober
                       pembahasan hasil Fitch Rating (tanggal 17 September 2007) dalam rangka penerbitan
                       obligasi sub ordinasi.



                       Melakukan perjalanan dinas ke KC Pontianak untuk sosialisasi KYC, GCG dan Risk Management


                       Melakukan perjalanan dinas ke KC Balikpapan dan Samarinda untuk sosialisasi KYC,
                       GCG dan Risk Management


        November       Melakukan perjalanan dinas ke KC Makasar untuk sosialisasi KYC, GCG dan Risk
                       Management


                       Menghadiri meeting mengenai rencana pembentukan Ethics Committee Bank Mega

      Aktivitas Direktur Kepatuhan tahun 2007
      Activity of Director of Compliance in 2007




      Pelaksanaan Pengelolaan Kepatuhan                       Implementation of Compliance
      Pelaksanaan pengelolaan kepatuhan pada                  Management
      bidang perkreditan dilakukan dengan
                                                              The implementation of compliance
      memberikan opini terhadap: permohonan
                                                              management in the field of credit is conducted
      kredit baru; permohonan perpanjangan dengan
      disertai adanya perubahan jaminan, plafond              by provision of opinions on new credit
      dan perubahan persyaratan; penambahan                   requests, extension requests, alterations in
      plafond, serta usulan perubahan kondisi /               guarantee, maximum limit and requirements,
      persyaratan kredit dengan jumlah fasilitas di           additional maximum limit and proposals for
      atas Rp 5 miliar.                                       changes in credit requirements/conditions for
                                                              amounts above Rp 5 billion.
      Selain itu, Compliance Division juga
      memberikan opini terhadap usulan                        The Compliance Division also provides opinions
      permohonan kredit program seperti (BPR                  on proposals on requests for credit such
      Linkage, Implant Banking Program, Mega Oto
                                                              as BPR Linkage, Implant Banking Program,
      Joint Financing, Mega Inventory Finance, dan
                                                              Mega Oto Joint Financing, Mega Inventory
      Developer Line), serta melakukan monitoring
      kepatuhan di bidang penempatan dana dalam               Finance and Developer Line, and also monitors
      pasar uang dengan memberikan opini terhadap             compliance in fund allocations in the money
      permohonan kerjasama Money Market Line dan              market and provides opinions on Money Market
      perubahan fasilitas / line dengan bank-bank             Line collaboration requests and changes in
      counterpart.                                            facilities/line with counterpart banks.

      Pemantauan penerapan kepatuhan dalam                    The Compliance Division monitors compliance
      pelaksanaan prinsip kehati-hatian, dilakukan            with implementation of prudential principles
      dengan cara memantau hasil penilaian (self              through a process of self assessment of Bank



146
assessment) Tingkat Kesehatan Bank Mega                       Mega’s health level – CAMELS - every quarter.
– CAMELS secara berkala (triwulanan).
                                                              To prevent the possibility of fraud in
Pencegahan penyimpangan terhadap                              contradiction of prevailing regulations the
ketentuan yang berlaku dilakukan dengan                       Division of Compliance studies draft decisions
melakukan pengkajian rancangan keputusan
                                                              and policies regarding the creation of policy
dan rancangan kebijakan yang berkaitan
                                                              and SOPs in credit, operations, product
dengan penyusunan kebijakan dan SOP
perkreditan, operasional, usulan produk, dan                  proposal and GCG implementation.
implementasi GCG.
                                                              Further, monitoring of adequacy of Work
Monitoring terhadap kecukupan Pedoman                         Guidelines in every work unit is performed to
Kerja pada setiap unit kerja juga dilakukan                   ensure activities of work units are conducted
untuk memastikan bahwa aktivitas unit kerja                   in accordance with clear Work Guidelines that
dilakukan berdasarkan Pedoman Kerja yang                      have been approved by respective Directors. At
jelas dan telah disetujui oleh Direktur terkait.              the end of 2007, all work units had up-to-date
Posisi akhir tahun 2007, seluruh unit kerja telah             Work Guidelines.
memiliki Pedoman Kerja terkini.




                    Nama                                     Jabatan                      Pinjaman

   Dewan Komisaris

                                                       Komisaris Utama                   Tidak Ada
              Chairul Tanjung

                                                            Komisaris                    Tidak Ada
           Achjadi Ranuwisastra

                                                            Komisaris                    Tidak Ada
             Rachmat Maulana

   Direksi

                                                        Direktur Utama                      Ada
             Yungky Setiawan

                                                             Direktur                    Tidak Ada
                  Suwartini

                                                             Direktur                    Tidak Ada
             Kostaman Thayib

                                                             Direktur                       Ada
             Daniel Budirahaju

                                                             Direktur                    Tidak Ada
                J.B Kendarto

                                                             Direktur                    Tidak Ada
             Tjutjut Bramantoro

Data Pihak Terkait
Related Parties Record




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                     147
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




                                                                                                    Jumlah
        No                 Penyediaan Dana                              Debitur             Nominal (Jutaan Rupiah)


         1               Kepada Pihak Terkait
                                                                          282                      202.874

         2                Kepada Debitur Inti
                              a. Individu                                 25                      4.666.141
                               b. Group                                   10                      3.105.560

      Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan dana besar posisi Desember 2007
      Provision of Fund to Related Parties and large exposures as per December 2007




      Kepatuhan Terhadap Peraturan posisi                          Compliance to Regulations at
      31 Desember 2007                                             December 31, 2007
      1. Rasio Kecukupan Modal (CAR)                               1. Capital Adequacy Ratio (CAR)
         Tingkat CAR Bank Mega adalah 11,84%, telah                   The CAR of Bank Mega was 11.87%, above
         melebihi persyaratan minimum yang                            the minimum requirement regulated by Bank
         ditetapkan oleh Bank Indonesia, yaitu 8%
                                                                      Indonesia of 8%
      2. Giro Wajib Minimum (GWM)
         GWM Bank Mega adalah 11,17 %                              2. Minimum Reserve Requirement (GWM)
                                                                     GWM of Bank Mega was 11.17%
      3. Posisi Devisa Netto (PDN)
         PDN adalah 6,61%, sementara berdasarkan                   3. Net Currency Position (PDN)
         peraturan Bank Indonesia maksimum adalah                    PDN of Bank Mega was 6.20%, well below
         sebesar 20%                                                 Bank Indonesia’s regulation maximum of 20%

      4.Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)                     4. Legal Lending Limit (BMPK)
        Tidak terdapat pelanggaran BMPK, namun                       There was no violation of BMPK but there
        terdapat pelampauan BMPK yang disebabkan
                                                                     was an excess of BMPK caused by MOJF
        karena adanya pembiayaan MOJF. Terhadap
                                                                     financing. This excess was resolved on
        pelampauan BMPK tersebut telah
        diselesaikan pada tanggal 13 Desember 2007                   December 13, 2007 (with Letter 367/DIRBM-
        (dengan nomor surat 367/DIRBM-IRFD/07                        IRFD/07 Desember 17, 2007).
        tanggal 17 Desember 2007). Sehingga
        untuk posisi 31 Desember 2007 tidak                        5. Non-Performance Loan Ratio (NPL)
        terdapat pelanggaran dan pelampauan                          The NPL Ration of Bank Mega was 1.53%.
        BMPK.
                                                                   Internal Fraud and Problem-Solving
      5. Rasio Kredit Bermasalah (NPL)                             Efforts by the Bank
         Rasio NPL adalah 1,53% .                                  Cases suspected of having fraudulent aspects
                                                                   were followed up immediately by related
      Penyimpangan (Internal Fraud) Yang                           Divisions. To anticipate and prevent other
      Terjadi dan Upaya Penyelesaian Oleh                          fraud cases that could cause a loss to the
      Bank                                                         Bank as well as to customers/employees,
      Kasus-kasus yang diduga fraud telah di follow-
                                                                   Bank Mega formed a special work unit to take
      up dengan segera oleh Divisi terkait. Guna



148
mengantisipasi dan menghindari terjadinya                          care of banking cases called Fraud Banking
kasus/fraud yang dapat berdampak pada                              Investigation (FBI), which operates as part of
kerugian Bank maupun nasabah/karyawan,                             the Compliance & Good Corporate Governance
Bank Mega telah membentuk unit kerja khusus                        Division.
untuk menangani kasus-kasus perbankan,
yaitu Fraud Banking Investigation (FBI) yang
                                                                   As an expression of the values of a company
berada dibawah organisasi Compliance & Good
                                                                   responsible for its duties, the FBI work unit
Corporate Governance Division.
                                                                   continually observes the presumption of
Dalam menjalankan tugas kerjanya unit kerja                        innocence principle in any investigation of a
FBI senantiasa mengedepankan praduga tak                           case of fraud. FBI provided information on
bersalah dalam setiap melakukan investigasi                        banking crimes and on the modes of current
kasus/fraud, sebagai bentuk tata nilai                             banking crimes and their solutions periodically
perusahaan yang bertanggung jawab. Dari segi                       via the Mega-web network.
services, FBI juga telah mengadakan sharing
knowledge seputar kejahatan perbankan dan                          Throughout 2007 no case of fraud which
secara berkala menginformasikan modus-                             caused a loss of Rp. 100 million or more was
modus tindak kejahatan bank terkini dan cara
                                                                   committed by internal parties in Bank Mega.
penanggulangannya melalui jaringan Mega-
web.

Selama tahun 2007 tidak terdapat kasus/fraud
yang menimbulkan kerugian sebesar RP 100
juta atau lebih yang dilakukan oleh pihak
internal Bank Mega.


                                                           Jumlah Kasus yang Dilakukan Oleh
  Internal Fraud dalam                  Pengurus                           Pegawai Tetap                   Pegawai Tidak Tetap
         1 tahun
                            Tahun Sebelumnya   Tahun Berjalan   Tahun Sebelumnya   Tahun Berjalan   Tahun Sebelumnya   Tahun Berjalan



       Total Fraud                  -                -                 -                   -               -                 -

    Telah diselesaikan                               -                                     -                                 -

      Dalam proses
     penyelesaian di                -                -                 -                   -               -                 -
      internal Bank



   Belum diupayakan
    penyelesaiannya                -                 -                 -                   -               -                 -


 Telah ditindaklanjuti
 melalui proses hukum                                -                                     -                                 -

Daftar Fraud tahun 2007 dengan Kerugian lebih dari 100 juta Rupiah yang dilakukan oleh Pihak Internal
Record of Fraud in 2007 with the loss of more than 100 million Rupiah implemented by Internal unit




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                              149
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Permasalahan Hukum dan Upaya                             Legal Problems and Efforts at
      Penyelesaian oleh Bank                                   Problem-Solving by the Bank
      Permasalahan hukum yang terjadi pada tahun               Legal problems in 2007 together with their
      2007 beserta status penyelesaiannya dapat                status are seen in the table below.
      dilihat pada tabel dibawah ini.


                           Permasalahan Hukum                                          Jumlah

                                                                             Perdata            Pidana

        Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap)              2                   1


                         Dalam Proses Penyelesaian                             5                   2

                                    Total                                      7                   3
      Permasalahan Hukum PT Bank Mega Tbk Periode Tahun 2007
      Legal Problems of PT Bank Mega Tbk Period of 2007




      Kegiatan Compliance

                                            Kegiatan Compliance Tahun 2007


       Mengikuti Workshop mengenai Operation Risk Management Proof of Concept


       Mengikuti Seminar Nasional dengan tema mewaspadai “Cybercrime sebagai penyalahgunaan
       kemajuan teknologi informasi dan komunikasi


       Mengikuti Seminar tentang Implementasi GCG yang diselenggarakan oleh IRPA


       Menghadiri study banding Risk Management dengan Deutche Bank di Frankfurt dan London,
       tanggal 2 – 6 Juni 2007


       Aktif sebagai Wakil Ketua FPKP (Forum Pencegahan Kejahatan Perbankan) seluruh Indonesia



       Mengeluarkan kebijakan sebagaimana tertuang dalam SE No.062/DIRBM-CGCD/07 tanggal 04
       Juli 2007 mengenai Compliance Checklist System untuk melakukan pemantauan kepatuhan pada
       proses pemberian kredit (khusus kredit komersial) dengan plafond sampai dengan Rp 5 miliar



       Fasilitator Training Fraud Prevention dan verifikasi dokumen untuk Officer Development Program,
       Frontliner Transformation Programme, Pelatihan Credit Crash Course Program, Pelatihan
       Manajemen Risiko level 1 batch 7




150
                                         Kegiatan Compliance Tahun 2007


 Penyempurnaan web site dengan melakukan penambahan fitur penayangan pelaku dan up-dating
 modus kejahatan


 Melakukan monitoring pelaksanaan transparansi produk dan pengadaan SOP


 Membuat mapping ketentuan internal yang berlaku pada Bank Mega


 Membuat summary Paket Ketentuan Perbankan untuk diinformasikan kepada Direktur Kepatuhan
 dan seluruh unit kerja



 Membuat materi TOR (Term of References) dengan Topik “Haramkah Pemberian Kredit Baru untuk
 Debitur yang (pernah) bermasalah


 Monitoring Pembentukan Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi & Nominasi


 Monitoring Pembuatan Tata tertib dan Pedoman Kerja Komite


 Mengikuti seminar “Good Corporate Governace”, “Sustaining Company”, “Value through GCG-
 Based Bussiness Practices”


 Mengikuti seminar sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi



 Partisipan dalam studi implementasi Good Corporate Governance di sektor Swasta dan BUMN/
 BUMD tahun 2007, diadakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan MUC
 research and marketing Consultans (November 2007)



 Membuat Resume Laporan Hasil Audit (LHA) untuk memantau kepatuhan terhadap ketentuan
 yang berlaku


 Menyusun data base kerugian risiko operasional


 Membuat daftar kewajiban pelaporan kepada BI


 Publikasi mapping ketentuan (SE, ND & SK internal) dan ketentuan BI yang berlaku dalam website
 CGCD – FBI


 Menjadi Fasilitator mengenai Fraud untuk materi Risk and Control


 Membuat mapping ketentuan internal dan Ketentuan BI




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                        151
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




                                       Kegiatan Compliance Tahun 2007


      Sebagai pengajar pada Level 1, Level 2 dan Level 3 Sertifikasi BSMR


      Mempersiapkan pembuatan buku saku Panduan Komitmen Integritas


      Melakukan pemeriksaan finalisasi Kebijakan Resiko Kepatuhan


      Melakukan Pemeriksaan finalisasi Kebijakan resiko Reputasi


      Penandatanganan Komitmen Integritas oleh Dewan Komisaris dan Direksi



      Auditor Internal                                  Internal Auditor
      Audit Internal dilakukan oleh Satuan Kerja        Internal Audit is performed by the Internal
      Audit Internal (SKAI), yang merupakan Divisi      Audit Working Unit (SKAI) which acts as
      independen dan bertanggung jawab langsung         an independent Division and is directly
      kepada Direktur Utama. Tugas utama Audit          responsible to the President Director. The
      Internal adalah melakukan pemeriksaan secara      main task of the Internal Audit is to inspect
      on the spot ke cabang-cabang dan unit kerja/      branches and work units/divisions on the spot,
      Divisi, serta memberikan rekomendasi bila         and provide recommendations when fraud or
      terjadi penyimpangan dan atau kelemahan           a weakness of a system is found. In addition
      dalam hasil pemeriksaan. Disamping melakukan      to routine inspections, SKAI also performs
      pemeriksaan rutin, SKAI juga melakukan spesial    a special audit if there is an indication of a
      audit bilamana terdapat indikasi atau terjadi     possibility of fraud which can lead to financial
      kasus penyimpangan yang dapat mengarah            loss.
      pada kerugian financial atau bersifat fraud.
                                                        Results of inspections by SKAI are contained
      Hasil pemeriksaan yang dilakukan SKAI             in the form of an Audit Result Report (LHA)
      dituangkan dalam bentuk Laporan Hasil             which is submitted to the President Director,
      Audit (LHA) untuk kemudian disampaikan            the Audit Committee, Compliance Director, and
      kepada Direktur Utama, Komite Audit,              related work units. In line with regulations of
      Direktur Kepatuhan dan unit kerja terkait.        Bank Indonesia regarding Periodical Reports,
      Sebagaimana ketentuan Bank Indonesia perihal      SKAI is obliged to submit a Report on Audit
      Laporan Berkala, SKAI berkewajiban untuk          Result Main Findings to Bank Indonesia each
      menyusun Laporan Pokok-pokok Hasil Audit          semester.
      untuk disampaikan ke Bank Indonesia setiap
      semester.                                         In terms of human resources support, SKAI
                                                        includes professionals with the backgrounds of
      SKAI memiliki tenaga-tenaga professional          and experience as Auditor, Public Accountant,
      yang berlatar belakang pengalaman Auditor,        Technology, Law, Credit, Human Resources,
      Akuntan Publik, Teknologi, Hukum, Kredit,         Treasury, as well as International Transactions.
      Sumber Daya Manusia, Treasury, dan juga           The scale and quality of human resources in the
      Transaksi Internasional. Jumlah dan kualitas      SKAI unit will always be aligned in relationship
      sumber daya yang ada di unit SKAI akan            to the number of network offices and the
      senantiasa disesuaikan dengan jumlah jaringan     development of products with their associated
      kantor dan perkembangan produk serta jenis-       risks.
      jenis risiko yang ada.



152
Dalam menjalankan tugas, SKAI mengacu pada                    In implementing its duties, SKAI consistently
program/rencana kerja tahunan dan jadwal                      applies conditions of annual work program/
audit sehingga pelaksanaan kegiatan audit                     plan and audit schedule so that the execution
terarah sesuai dengan Standar Pelaksanaan                     of audit activities is well targeted and in
Fungsi Audit Intern Bank (SPFAIB). Dalam                      accordance with the Standard Implementation
pelaksanaannya SKAI telah menggunakan                         of Bank Internal Audit Function (SPFAIB), in
metode pemeriksaan berdasarkan Risk Based                     which SKAI uses an inspection method based
Audit.                                                        on Risk-Based Audit procedures.

Auditor Eksternal                                             External Auditor
Auditor eksternal ditunjuk berdasarkan                        The selection of an external auditor is
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                           dependent on the decision of the Annual
(RUPS) dengan mempertimbangkan                                Shareholders General Meeting (RUPS) and
rekomendasi dari Komite Audit, dan pihak                      considers recommendations from the Audit
Auditor Eksternal yang ditunjuk telah terdaftar               Committee. The External Auditor appointed
pada Bank Indonesia.                                          must be registered with Bank Indonesia.

Untuk menjaga independensi, Kantor Akuntan                    To maintain independence, a Public Accountant
Publik hanya dapat melakukan jasa audit                       Office may only perform a general audit
umum atas laporan keuangan Bank Mega                          service on Bank Mega’s financial report for
paling lama 5 (lima) tahun buku berturut-turut.               a maximum of 5 (five) consecutive years.
Akuntan dari Kantor Akuntan Publik yang                       Meanwhile an accountant on duty in the same
sama hanya dapat melakukan jasa audit umum                    Public Accountant Office may only perform a
atas laporan keuangan Bank Mega paling                        general audit service on Bank Mega’s financial
lama 3 (tiga) tahun berturut-turut. Kantor                    report for a maximum of 3 (three) consecutive
Akuntan Publik dan Akuntan dapat menerima                     years. The Public Accountant Office and the
penugasan audit kembali untuk perusahaan                      Accountant can accept a new request to audit
setelah 3 tahun buku berturut – turut tidak                   the company after 3 (three) consecutive years
mengaudit Bank.                                               of no Bank audit service.

Auditor Eksternal melakukan pemeriksaan hasil                 In addition, the External Auditor also examines
kinerja SKAI minimal 1 kali dalam 3 tahun, dan                the result of SKAI performance at least 1 (one)
hasil laporannya disampaikan kepada Bank                      time every 3 (three) years and submits its
Indonesia.                                                    report on the result to Bank Indonesia.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                      153
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Penerapan Manajemen Risiko dan
      Sistem Pengendalian Intern
      Risk Management and Internal Control System
      Implementation


      Sebagai bentuk implementasi manajemen             As a form of risk management implementation
      risiko sebagaimana diatur dalam PBI               regulated by Bank Indonesia Regulation (PBI)
      5/8/2003 dan SE BI 5/21/DPNP/2003 tentang         Number 5/8/2003 and Recommendation Letter
      Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum, Risk        Number 5/2/DNNP/2003 on Implementation
      Management Division yang berada di bawah          of Public Bank Risk Management, the Risk
      Direktorat Risk Management & Compliance           Management Division which operates under the
      berfungsi sebagai:                                Compliance and Risk Management Directorate
      • Oversight function untuk manajemen              performs the following functions:
         risiko bank secara keseluruhan                 • Oversight function for overall banking risk
                                                          management
      • Sentral kebijakan manajemen risiko
        untuk delapan jenis risiko                      • Is the center for risk management policy for
                                                          eight risk categories
      • Mengusulkan penetapan limit risiko per
        individual maupun per segmentasi                • Presents risk limits for individuals and by
                                                          segment
      • Mengembangkan berbagai alat
        pengukuran risiko, serta                        • Develops various risk assessment tools

      • Mempunyai peran sebagai sekretaris              • Conducts its role as secretary of the Risk
        dari Komite Manajemen Risiko                      Management Committee (KMR), Credit Policy
        (KMR), Komite Kebijakan Perkreditan               Committee (KKP) and Product Committee
        (KKP) dan Komite Produk (KP) yang                 (KP), which represent a strategic role due to
        merupakan peran strategis karena                  its involvement in new policy development at
        selalu actual terhadap kebijakan baru             the Bank. Additionally, the Risk Management
        yang akan dikembangkan oleh Bank.                 Division (RIMD) also plays an active part in
        Risk Management Division (RIMD) juga              Asset Liability Management at ALCO
        berperan aktif dalam Asset Liability              Meeting.
        Management dalam ALCO Meeting.
                                                        The results of evaluation for 2007 demonstrate
      Dari hasil evaluasi tahun 2007, proses            that the process of risk management, divided
      manajemen risiko yang terbagi dalam               into risk identification, risk measurement,
      identifikasi risiko, pengukuran risiko,           risk monitoring, and risk control, has been
      pemantauan risiko dan pengendalian risiko         implemented satisfactorily.
      telah dapat dijalankan sebagaimana yang
      diharapkan.                                       Basically, risk identification has become
                                                        nature and habit for every Bank Mega staff
      Identifikasi risiko pada dasarnya telah menjadi   member since, besides being well-equipped
      nature dan habit dari setiap personil Bank        by the Company with standard operational
      Mega dimana selain dari telah dilengkapinya       procedures, every functional unit always
      dengan pedoman operasional standar, proses        performs a check and balance process.
      check and balance juga selalu dilaksanakan di
      setiap area fungsional.


154
Pengelolaan risiko dan aktifitas baru                         Furthermore, the formation of a working
menjadi lebih efektif dengan dibentuknya                      group under the Product Committee has
working group di bawah Komite Produk.                         encouraged risk management, and new
Penyempurnaan ini memastikan bahwa setiap                     activities have become more effective. This
produk dan aktifitas baru telah dikaitkan                     refinement ensures that every new product
dengan aspek manajemen risiko, aspek                          and activity has been tested for aspects of risk
hukum dan aspek pembukuan/akuntansi                           management, legal aspects and accounting
sebelum produk tersebut diluncurkan. Selain                   aspects before the product is launched. As
itu, cakupan pengelolaan risiko produk                        well, the scope of product risk management
dan aktifitas Bank diperluas tidak hanya                      and the Bank’s activities are widened not only
untuk produk dan aktifitas baru tetapi juga                   for new products and activities but also for
penyempurnaan pada existing produk.                           existing products.

Sepanjang tahun 2007, Divisi Risk Management                  Throughout 2007, the Risk Management
juga aktif dalam berbagai working group yang                  Division was actively involved in several
diadakan oleh Bank Indonesia, diantaranya                     working groups arranged by Bank Indonesia,
yaitu pembahasan tentang market risk, kredit                  for instance a discussion of market risk, credit
risk, operasional risk dan Program “Ayo ke                    risk, operational risk, and the “Let’s go to the
Bank”.                                                        Bank” program.

Untuk Risiko Kredit, Identifikasi awal dilakukan              For Credit Risk, early identification is executed
berdasarkan produk. Dalam prosesnya, analis                   by reference to the product, whereby in
kredit membuat analisa yang menyeluruh,                       its processes Credit Analysis performs a
diantaranya mengenai profil dan kemampuan                     comprehensive assessment that includes the
debitur.                                                      profile and capabilities of the debtor.

Untuk Risiko Pasar, identifikasi dilakukan                    On the other hand, the identification of Market
berdasarkan kelompok produk seperti nilai                     Risk is performed by product categories,
tukar, suku bunga dan berbagai derivatifnya.                  such as exchange value and interest and their
Identifikasi juga berdasarkan jenis transaksi dan             other derivatives, besides referring to types of
rincian produk, sedangkan dari sisi treasury                  transaction and product. The Spectrum and
penggunaan sistem Spectrum dan Bloomberg                      Bloomberg systems are used by Treasury in this
digunakan untuk proses identifikasi ini.                      identification process.

Pelaksanaan penilaian risiko secara mandiri                   Self-assessment of risk is carried out with
menggunakan program bantu Mega Risk                           the help of a support program called Mega
Control Assessment (MeRCA), yaitu dengan                      Risk Control Assessment (MeRCA), by means
memberi kesempatan kepada setiap unit di                      of providing the opportunity to every unit
kantor operasional untuk mengidentifikasi                     in operational offices to identify their own
risiko yang melekat dan menilai pelaksanaan                   risks and assess control implementation
pengawasan secara mandiri.                                    independently.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        155
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Hal ini sangat efektif dalam meningkatkan          This is very effective in advancing the
      awareness unit-unit di Kantor Cabang.              awareness of units at Branch Offices.

      Pengukuran risiko dibuat dalam laporan             Risk assessment is published in monthly
      profil risiko setiap bulan. Proses penggukuran     risk profile reports using several specific
      menggunakan beberapa alat ukur tersendiri          measurement tools, such as “Mega Credit Risk
      dari berbagai risiko yang ada, diantaranya         Rating (MCRR)” which is used to measure the
      adalah “Mega Credit Risk Rating (MCRR)”            risk levels of Bank Mega debtors based on
      yang digunakan untuk mengukur tingkat risiko       their gradings and the use of a “Compliance
      dari debitur-debitur Bank Mega berdasarkan
                                                         Check List”. The Credit Committee uses
      gradingnya dan penggunaan “Compliance
                                                         these assessment results as considerations in
      Check List”. Tujuan pengukuran sebagaimana
                                                         deciding on credit approvals.
      tersebut diatas digunakan sebagai salah satu
      bahan pertimbangan bagi Komite Kredit dalam
      memutuskan persetujuan kredit.                     In relation to market risk, one method
                                                         of measurement is with a VaR (Value at
      Risiko pasar diukur antara lain dengan             Risk) calculation, where foreign exchange
      menghitung VaR (value at risk) dimana untuk        risk assessment is conducted periodically.
      mengukur risiko valuta asing telah dilakukan       Meanwhile, interest risk is still calculated by
      secara periodik, sedangkan risiko suku             referring to standard calculation of KPMM
      bunga masih mengacu kepada perhitungan             (Minimum Capital Adequacy), in line with BI
      standar KPMM (Kecukupan Pemenuhan Modal            requirements.
      Minimum) sesuai ketentuan BI.
                                                         Meanwhile, the effectiveness of Key Risk
      Efektifitas penggunaan Key Risk Indicator (KRI)    Indicator (KRI) usage as one of several
      sebagai salah satu alat ukur risiko operasional,   operational risk measurement tools has made
      membawa proses manajemen risiko                    the operational risk management process an
      operasional menjadi semacam alat peringatan        early warning tool. This allows any trend in
      dini (early warning signal), sehingga trend        changes to the level of operational risk to be
      perubahan tingkat risiko operasional dapat         immediately identified.
      dipantau dengan segera.
                                                         The Credit Policy Committee and Product
      Komite Kebijakan Perkreditan dan Komite
                                                         Committee also possesses monitoring
      Produk berfungsi melakukan monitoring
                                                         functions for risk management processes
      terhadap proses manajemen risiko di berbagai
                                                         in various functional areas, where policies
      area fungsional, dimana kebijakan yang
                                                         proposed by business units will be evaluated
      diajukan oleh unit bisnis akan terlebih dahulu
      dievaluasi dari berbagai sudut risiko sebelum      first from many aspects of risk before being
      dapat dimplementasikan.                            implemented.

      Beberapa alat ukur lainnya sedang                  At present, several other measurement tools
      dikembangkan untuk dapat memberikan                are being developed to provide a picture
      gambaran tingkat risiko secara lebih akurat dan    of risk levels in a more accurate and timely
      tepat waktu. Hal ini dapat terlaksana setelah      manner. This will be achieved by refining the
      Management Information System dan data             Management Information System and data
      warehouse telah disempurnakan.                     warehouse.

      Pemantauan risiko telah dilakukan secara           Although close monitoring of risk has been
      melekat pada setiap unit yang dilakukan oleh       performed with every unit by their respective
      masing-masing supervisor. Namun demikian           supervisors, nevertheless SKAI and the
      SKAI, Compliance dan RIMD (Risk Management         Divisions of Compliance and RIMD (Risk


156
Division) ditugaskan untuk memonitor setiap                   Management Division) are still assigned to
perkembangan yang terjadi yang dapat                          monitor every change that could trigger a risk.
menimbulkan terjadinya risiko.                                Monitoring the credit risk in branches/
                                                              regions is performed by the AMO (Account
Monitoring terhadap risiko kredit di cabang/                  Management Officer) who is assigned to
wilayah dilakukan oleh AMO (Account
                                                              monitor credits granted to debtors and by
Manajemen Officer) yang bertugas memantau
kredit (setelah dicairkan ke debitur) dan                     Credit Supervision (a unit under the Credit
Supervisi Kredit (Unit dibawah Divisi Credit                  Administration Division).
Administration)
                                                              The Treasury MM Dealer monitors the
Monitoring risiko likuiditas dilakukan Treasury               liquidity risk through cash-flow monitoring,
MM Dealer dengan memantau cashflow.                           while market risk for trading is monitored by
Sedangkan risiko pasar untuk trading dimonitor                Treasury FX, MM and Fixed Income, supported
oleh Treasury FX, MM, dan Fixed Income                        by measurement results from the RIMD.
dengan bantuan hasil-hasil pengukuran dari
RIMD.
                                                              As well as being implemented as a built-in
                                                              factor, risk control is also conducted by SARD
Pengendalian risiko selain dilakukan secara
built in, juga dilakukan oleh SARD (Special                   (Special Asset Management Restructuring
Asset Management Restructuring Division)                      Division), which is assigned to restructure
yang bertugas melakukan restrukturisasi atas                  credits which have started to be non-
kredit-kredit yang mulai bermasalah namun                     performing but which can still be improved.
masih dapat diperbaiki. SARD berperan dalam                   Another role of SARD is to manage and
mengelola serta melikuidasi asset-aset yang                   liquidate assets submitted by troubled debtors
diserahkan oleh debitur bermasalah yang                       which cannot be restructured any further.
sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan
restrukturisasi.                                              The Company conducted risk management and
                                                              internal control systems well and periodically
Manajemen Risiko dan sistem pengendalian
intern telah dilaksanakan dengan baik,                        monitored the health levels of the Bank. Results
dan secara berkala telah dilakukan pula                       of CAMELS self-assessment throughout 2007
pemantauan terhadap tingkat kesehatan Bank.                   are contained in the table below:
Hasil dari self assessment CAMELS selama
tahun 2007 adalah sebagai berikut:                            Bank Strategic Plans
                                                              In 2007, the Bank followed a business strategy
Rencana Strategis Bank                                        to maintain the competitive excellence that
Strategi bisnis Bank tahun 2007 adalah                        it has possessed up until now and continually
mempertahankan keunggulan bersaing                            strove to maintain exceptional and maximal
yang selama ini telah dimiliki Bank, dan
                                                              business growth in a consistent manner as
secara berkesinambungan mengupayakan
                                                              follows:
pertumbuhan bisnis yang maksimal dan
berkualitas melalui:                                          • Significant credit growth by maintaining
• Pertumbuhan kredit yang signifikan                             quality to achieve maximum results.
  dengan tetap memperhatikan
  kualitasnya sehingga akan memberikan                        • Significant improvement in third-party fund
  imbal hasil yang maksimal.                                    composition to achieve improved pricing,
                                                                competitiveness and improvement in fee-
• Perbaikan komposisi dana pihak ketiga                         based income.
  secara signifkan untuk memperbaiki
  pricing, meningkatkan daya saing dan
  meningkatkan fee-based income.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       157
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




        No                 Triwulan                            CAMELS                     Hasil Penilaian

                                                            Capital ( C )             1   (Sehat)   1 (Sehat)
                                                         Asset Quality ( A )          2   (Sehat)   2 (Sehat)
                        I (Maret 2007)                   Management ( M )             2   (Sehat)   2 (Sehat)
         1
                                                             Earning ( E )            2   (Sehat)   2 (Sehat)
                                                            Liquidity ( L )           2   (Sehat)   2 (Sehat)
                                                      Sensitivity to Market ( S )     2   (Sehat)   2 (Sehat)

                                                                                             2 (Sehat)
                                                       Kesimpulan Peringkat

                                                            Capital ( C )             1   (Sehat)   1 (Sehat)
                                                         Asset Quality ( A )          2   (Sehat)   2 (Sehat)
                        II (Juni 2007)                   Management ( M )             2   (Sehat)   2 (Sehat)
         2
                                                             Earning ( E )            1   (Sehat)   1 (Sehat)
                                                            Liquidity ( L )           2   (Sehat)   2 (Sehat)
                                                      Sensitivity to Market ( S )     2   (Sehat)   2 (Sehat)

                                                       Kesimpulan Peringkat                  2 (Sehat)


                                                            Capital ( C )             1   (Sehat)   1 (Sehat)
                                                         Asset Quality ( A )          2   (Sehat)   2 (Sehat)
                    III (September 2007)                 Management ( M )             2   (Sehat)   2 (Sehat)
         3
                                                             Earning ( E )            1   (Sehat)   1 (Sehat)
                                                            Liquidity ( L )           2   (Sehat)   2 (Sehat)
                                                      Sensitivity to Market ( S )     2   (Sehat)   2 (Sehat)

                                                       Kesimpulan Peringkat                  2 (Sehat)


                                                            Capital ( C )             1   (Sehat)   1 (Sehat)
                                                         Asset Quality ( A )          2   (Sehat)   2 (Sehat)
                    IV (Desember 2007)                   Management ( M )             2   (Sehat)   2 (Sehat)
         4
                                                             Earning ( E )            1   (Sehat)   1 (Sehat)
                                                            Liquidity ( L )           2   (Sehat)   2 (Sehat)
                                                      Sensitivity to Market ( S )     2   (Sehat)   2 (Sehat)


                                                       Kesimpulan Peringkat                  2 (Sehat)


      Dalam tahun 2007, profil risiko Bank Mega berada di kategori : Low - Moderate
      In 2007, Bank Mega’s risk profile was categorised: Low - Moderate




158
  No        Jenis Risiko                Maret                 Juni             September         Desember


   1           Kredit           Moderate to Low        Moderate to Low       Moderate to Low   Moderate to Low


   2          Likuiditas            Moderate               Moderate             Moderate          Moderate


   3            Pasar                   Low                   Low               Moderate            Low


   4        Operasional             Moderate               Moderate             Moderate          Moderate


   5         Kepatuhan              Moderate               Moderate             Moderate          Moderate


   6          Strategik                 Low            Moderate to Low       Moderate to Low   Moderate to Low


   7           Hukum                    Low                   Low                 Low               Low


   8          Reputasi                  Low                   Low                 Low               Low


    Predikat Risiko Bank
                                        Low                   Low               Moderate            Low
    Secara Keseluruhan


Perkembangan profil risiko tahun 2007
Risk Profile Development in 2007



• Perbaikan dalam efisiensi dan                               • Improvement of efficiency and productivity.
  produktivitas.
                                                              • Improvement of operational quality to
• Peningkatan kualitas operasional guna                         advance the quality of service for customers.
  meningkatkan kualitas pelayanan
  kepada nasabah.                                             • Stimulate enthusiasm, leadership spirit and
                                                                entrepreneurship.
• Membangun semangat dan jiwa
  kepemimpinan serta enterpreneurship.                        • Maximize existing human resources to give
                                                                maximum contribution by implementing
• Memaksimalkan sumber daya manusia                             revitalization programs and at the same time
  yang ada sehingga dapat memberikan                            improvement of training and recruitment of
  kontribusi yang maksimal dengan cara
                                                                qualified and reliable human resources.
  melakukan program revitalisasi dan
  sekaligus meningkatkan pelatihan serta
  perekrutan tenaga-tenaga yang lebih handal
  dan berkualitas.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       159
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Tahun 2007 merupakan tahun yang                The year represented a period of challenge
      penuh tantangan bagi industri perbankan        for the banking industry due to economic
      akibat kondisi perekonomian yang belum         conditions which remained less than conducive
      menguntungkan dan banyaknya bencana            and with many natural disasters occurring in
      alam yang terjadi di Indonesia, sehingga       Indonesia. Given these conditions, the Board of
      Dewan Komisaris dan seluruh jajaran Direksi    Commissioners together with all Directors of
      Bank Mega harus mengupayakan dan atau          Bank Mega had to strive hard and/or formulate
      merumuskan strategi bisnis untuk menunjang     business strategy to support the success of
      keberhasilan Bank Mega.                        Bank Mega.
      Untuk mencapai hasil usaha yang lebih baik
                                                     In striving to achieve a better business result
      dan pertumbuhan yang berkualitas serta
                                                     and quality of growth as well as create
      komitmen dan kerjasama optimal yang
                                                     optimum commitment and cooperation
      bersinergi dari seluruh unit kerja, maka
      manajemen telah menetapkan tahun 2007          from every work unit to produce synergy,
      dengan tema “No Limit” yaitu komitmen          the management established the theme “No
      bersama untuk mencapai hasil yang luar biasa   Limit” for 2007. The theme represented a
      dengan cara menciptakan terobosan dan          joint commitment to attain an extraordinary
      peluang baru, yang mencakup pemberian          result by creating breakthroughs and new
      keleluasaan dalam hal pertumbuhan kredit       opportunities which included credit growth
      dan penghimpunan dana dengan tetap             and fund gathering, while still adhering to
      memperhatikan prinsip kehati – hatian.         prudential principles.




160
Transparansi Kondisi Keuangan
dan Non Keuangan Bank
Financial Condition and Non Financial Bank
Transparancy


Sekretaris Perusahaan                                         Corporate Secretary
Struktur Tata Kelola Perusahaan dan                           The structure of Good Corporate Governance
pelaksanaan prinsip-prinsipnya telah                          and implementation of its principles are
dicantumkan dalam Laporan Tahunan dengan                      contained in the Annual Report and refer to
mengacu pada standard yang dikeluarkan                        the standard published by the Monetary &
oleh Otoritas Moneter dan Pasar Modal serta                   Stock Market Authority and best practices
praktek GCG yang baik. Sejak Desember 2007,                   of GCG. Since December 2007, Bank Mega
Bank Mega telah memiliki buku panduan                         has possessed a book of guidelines on Good
Tata Kelola Perusahaan (GCG Policy) yang                      Corporate Governance (GCG Policy) that
mencakup pembahasan mengenai Struktur                         represents a discussion on the Structure
Tata Kelola Perusahaan dan penerapannya.                      of Good Corporate Governance and its
                                                              implementation.
Informasi mengenai kegiatan operasional,
produk dan kinerja Bank Mega disampaikan                      The publication of information regarding
kepada pihak-pihak yang berkepentingan                        operational activities, products and the
secara berkala melalui saluran media yang
                                                              performance of Bank Mega to related
mudah diakses, seperti: Laporan Keuangan,
                                                              parties is executed periodically through
Laporan Komite Audit, penerbitan Stakeholders
                                                              accessible media, such as: Financial Report,
News, penerbitan Mega News setiap triwulan,
                                                              Audit Committee Report, publication of
penerbitan Annual Report, Public Expose
                                                              Stakeholder News, quarterly publication of
setiap tahun dan laporan atas setiap Aksi
                                                              Mega News, publication of the Annual Report,
Perusahaan kepada otoritas bursa (BEJ & BES).
                                                              annual Public Expose, and reporting of every
Sebagai perusahaan terbuka, prinsip                           Corporate Action to the stock market authority
utama yang dipegang oleh Bank Mega                            (Indonesian Stock Exchange).
adalah keterbukaan dan kesetaraan. Hal itu
ditunjukkan dengan membuat mekanisme                          As an open company, the main principles
yang lengkap untuk memproses setiap                           upheld by Bank Mega are transparency and
masukan dan pengaduan dari pihak-pihak                        equality. This is proven by the creation of
yang berkepentingan dengan Bank Mega.                         a complete mechanism to process every
Selain datang langsung ke kantor Cabang Bank                  input and complaint from stakeholders to
Mega atau melalui media surat, masukan dan                    Bank Mega. As well as by delivery directly
pengaduan juga dapat disampaikan melalui                      to a branch of Bank Mega or through letters,
sarana elektronik yang disediakan oleh Bank                   inputs and complaints can also be conveyed
Mega seperti Mega Call yang dapat diakses 24                  through the electronic facilities available such
jam, situs internet Bank Mega dengan alamat                   as 24-hour Mega Call and the website at www.
www.bankmega.com.                                             bankmega.com .

Di dalam Laporan Tahunan dijelaskan secara                    Furthermore, the Annual Report contains a
umum risiko yang menjadi pantauan Direksi                     general explanation of risks monitored by
dan Dewan Komisaris termasuk semua faktor                     the Boards of Commissioners and Directors




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       161
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      dan variabel luar yang mempengaruhinya,          including all factors and outside variables with
      seperti: kondisi ekonomi, suku bunga dan kurs.   the potential to influence performance, such
                                                       as: economic conditions, interest rates, and
      Laporan tahunan Bank Mega disertai dengan        exchange rates.
      tanda tangan dan pernyataan tanggung jawab
      dari Direktur Keuangan dan Presiden Direktur,    The composition and presentation of the
      dan terhadap penyusunan serta penyajiannya       Annual Report has been modified according
      telah disesuaikan dengan ketentuan dari          to the regulations of Bapepam that state that
      Bapepam. Sebelum dipublikasikan, semua           the Bank Mega Annual Report should include
      laporan keuangan telah dibahas dan disetujui     the signatures and statements of responsibility
      oleh Komite Audit, Dewan Komisaris dan           from the Financial Director and the President
      Direksi.                                         Director. Before being published, all financial
                                                       reports are studied and approved by the Audit
      Produk Bank Mega dibuat secara transparan        Committee, Board of Commissioners and the
      dengan mempertimbangkan aspek bisnis             Directors.
      dan risiko yang melekat. Produk yang telah
      dikaji secara cermat akan diluncurkan dengan
                                                       With respect to Bank Mega products,
      memberikan keterangan yang jelas yang
                                                       transparency is achieved by considering
      mencakup kepentingan semua pihak yaitu
                                                       associated business aspects and risks. Products
      nasabah, Bank dan pihak lain yang terkait
                                                       that have been studied closely will be launched
      dengan produk tersebut, untuk kemudian
                                                       with clear information to cover the interests
      dipublikasikan melalui media masa, media
                                                       of all, whether customers, the Bank and
      elektronik, internet dan brosur-brosur, maupun
      penjelasan secara langsung di kantor Bank        other parties related to the product. Every
      Mega.                                            description is then published through the mass
                                                       media, electronic media, internet, brochures,
      Seluruh Produk yang telah diluncurkan,           and direct briefings in Bank Mega offices.
      dilaporkan ke Bank Indonesia dan dilakukan
      performance analysis secara berkala untuk        Every product that is launched is reported to
      mengetahui keberhasilan dan permasalahan         Bank Indonesia, and Bank Mega implements a
      atau risiko yang timbul guna mencari solusi      step-by-step performance analysis to measure
      yang terbaik.                                    the level of achievement and problems or risks
                                                       triggered in order to find the best solution.
      Program Hubungan Investor
      Sebagai Perusahaan Terbuka yang tercatat di      Investor Relations Program
      Bursa Efek Indonesia, telah dibentuk Investor    As a Public Company listed on the Indonesian
      Relations Department yang bertugas untuk         Stock Exchange, the Company has formed
      menyediakan informasi keuangan dan non-          a Department of Investor Relations with the
      keuangan terkini yang dibutuhkan oleh otoritas   duty of providing financial and non-financial
      pasar modal, para pemegang saham serta           information required by the stock market
      stakeholder lainnya.                             authority, shareholders and other stakeholder.

      Penyediaan informasi tersebut antara             Provision of information is by means of a
      lain dalam bentuk Laporan Keuangan               variety of media, including Financial Reports,
      Publikasi, Newsletter Stakeholder News dan       the Stakeholder News newsletter, and by
      penyelenggaraan Public Expose sebagaimana        holding Public Expose, in line with prevailing
      ketentuan yang berlaku.                          regulations.




162
Media Komunikasi lain dengan                                  Other Means of Communication with
Stakeholders                                                  Stakeholders
Untuk memberikan informasi yang transparan                    To provide transparent information to
kepada stakeholder, Bank Mega secara                          stakeholders, Bank Mega routinely publishes
rutin telah menerbitkan Annual Report,                        the Annual Report, Stakeholder News and
Stakeholder News dan Bulletin Pride. Annual                   Bulletin Pride. The Annual Report gives a
Report memberikan gambaran secara utuh                        comprehensive picture of the company’s path
tentang perjalanan perusahaan selama satu                     for the period of a year, from both financial and
tahun baik dari sisi keuangan maupun non-                     non-financial aspects.
keuangan. Stakeholder News diterbitkan secara
rutin setiap triwulan berisi laporan kinerja                  Stakeholder News is publish routinely every
perusahaan dan agenda/kegiatan penting pada                   quarter, containing company performance
triwulan tersebut.                                            reports and agenda/important activities for
                                                              that quarter. Stakeholder News is disbursed
Stakeholder News dibagikan keseluruh cabang,                  to every branch, stock market analysts and
analis pasar modal serta pihak-pihak lain
                                                              other parties requiring the information. Bulletin
yang membutuhkan, sedangkan Bulletin Pride
                                                              Pride is a internal magazine that is published
merupakan majalah intern perusahaan yang
                                                              routinely each month. It contains up-to-date
terbit secara rutin setiap bulan dimana edisi
                                                              themes and articles from the editors as well as
penerbitannya akan menampilkan tema-tema
                                                              contributions from Bank Mega employees.
yang up-to-date yang merupakan hasil tulisan
dari redaksi dan sumbangan artikel dari seluruh
karyawan Bank Mega.
                                                              Customer Relations Program
                                                              As an active form of endeavor to advance
Program Hubungan Nasabah                                      the relationship with customers, Bank Mega
Untuk meningkatkan hubungan dengan                            periodically holds a Service Day event, where
nasabah, Bank Mega secara rutin mengadakan                    the management of Bank Mega directly
Service Day, yaitu manajemen Bank Mega                        provides service to customers.
secara langsung memberikan pelayanan                          Throughout 2007, as well as these routine
terhadap nasabah. Selain program                              programs, Bank Mega held five Customer
rutin tersebut, selama tahun 2007 telah                       Gathering events at several of its Branches
diselenggarakan pula kegiatan Customer                        and at the Head Office. These were Customer
Gathering di beberapa Kantor Cabang dan                       Gathering Krida Mega Pass in Mataram
kantor Pusat sebanyak lima kali (yaitu :                      on January 29, 2007, Customer Gathering
Customer Gathering Krida Mega Pass di                         Tabungan Mega Absolut in Denpasar on
Mataram pada tanggal 29 Januari 2007,                         August 14, 2007, Customer Gathering Mega
Customer Gathering Tabungan Mega Absolut                      Depo Equity in Jakarta on September 18,
di Denpasar pada tanggal 14 Agustus 2007,                     2007, Customer Gathering Mega Depo Equity
Customer Gathering Mega Depo Equity di                        in Pekanbaru on September 20, 2007 and
Jakarta pada tanggal 18 September 2007,                       Customer Gathering Mega Depo Equity in
Customer Gathering Mega Depo Equity di                        Medan on November 9, 2007.
Pakanbaru pada tanggal 20 September 2007,
dan Customer Gathering Mega Depo Equity di                    The Customer Gathering & Service Day is a
Medan pada tanggal 9 November 2007).                          routine agenda of Bank Mega which is planned
                                                              as a means of maintaining good relationships
Customer Gathering & Service Day merupakan                    with customers and as an appreciation from
agenda rutin Bank Mega yang bertujuan                         Bank Mega to each of its customers. Through
sebagai sarana silahturahmi dengan para                       such events, it is expected that Bank Mega




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        163
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      nasabah, sekaligus sebagai wujud apresiasi            as well as the customers will appreciate the
      Bank Mega kepada seluruh Customer Bank                latest developments, exchange information and
      Mega. Dalam acara ini diharapkan baik                 provide inputs for both parties’ development.
      Bank Mega maupun nasabah dapat saling
      mengetahui perkembangan, saling memberikan
      informasi dan memberikan masukan bagi
      perkembangan kedua belah pihak.




      Press Release Tahun 2007

       No                                                 Kegiatan


        1    Launching & Gathering Krida Mega Pass di Mataram


             Penandatanganan Dukungan Dana Pembangunan Jalan Tol Seksi IV – Makassar oleh PT Bank Mega
        2
             Tbk Menara Bank Mega – Jakarta, 25 April 2007


        3    Peresmian Relokasi / Pemindahan alamat Kantor Cabang Bekasi 14 Mei 2007


             Peresmian Kantor PT. Bank Mega, Tbk. Kantor Cabang Pembantu Bekasi – Jababeka cikarang,
        4
             25 Mei 2007


             Peresmian Kantor PT. Bank Mega, Tbk. Kantor Cabang Pembantu Jakarta – Mega Plaza Jakarta,
        5
             8 Juni 2007


             Penandatanganan Dukungan Dana Pembangunan Jalan Tol Waru - Juanda Surabaya oleh
        6
             PT Bank Mega Jbk Mega Executive Club – Jakarta, 21 Juni 2007


        7    Peresmian relokasi / pemindahan alamat Kantor Cabang Pembantu Jakarta – Saharjo 25 Juni 2007


        8    Peresmian relokasi / pemindahan alamat Kantor Cabang Jakarta – Pluit, 2 Juli 2007


             Peresmian relokasi Bank Mega Kantor Cabang Jakarta – Sudirman Plaza dan Bank Mega Kantor
        9
             Cabang Pembantu Jakarta – Sampurna Square Jakarta, 09 Juli 2007


        10   Peresmian PT. Bank Mega, Tbk. Kantor Wilayah Makasar. Makasar, 12 Juli 2007


        11   Tabungan Mega Absolute & Tabungan Mega Dana PT. Bank Mega, Tbk. Jakarta, 24 Juli 2007


        12   Customer Gathering PT. Bank Mega, Tbk Denpasar, 14 agustus 2007




164
Press Release Tahun 2007

  No                                                       Kegiatan


  13    Press Gathering PT. Bank Mega Tbk Jakarta, 20 Agustus 2007


  14    Bagi Mu Negeri “Hibah 800 Komputer” PT. Bank Mega Tbk Yogyakarta, 31 Agustus 2007


        Corporate Social Responsibilities (CRS) Edukasi Perbankan Kepada Masyarakat “Ayo ke Bank”
  15    Kepada Siswa Pelajar SMA 3 Al-Azhar dan Pelaksanaan Service Day oleh PT. Bank Mega, Tbk,
        Jakarta, 04 September 2007



        Kegiatan Donor Darah Mega Peduli Dalam Rangka Corporate Social Responsibility PT. Bank Mega
  16
        Tbk Jakarta, 11 September 2007


  17    Customer Gathering PT. Bank Mega, Tbk Jakarta, 18 September 2007


        Customer Gathering dan Penawaran Produk Mega Depo Equity Hotel Aryaduta, Pekanbaru-Riau,
  18
        20 September 2007


  19    Peresmian relokasi sementara Bank Mega kantor Cabang Malang, 27 September 2007


        Due Diligence Meeting & Public Expose Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Bank Mega Tahun
  20
        2007 PT. Bank Mega, Tbk Jakarta, 31 Oktober 2007


        Peresmian Kantor PT. Bank Mega, Tbk. kantor Cabang Pembantu Pati – Panglima Sudirman,
  21
        9 November 2007


        Corporate Social Responsibilities (CSR) Bank Mega Peduli Pendidikan Bangsa - Hibah 1000 Komputer
  22
        Bandung, 8 November 2007


  23    Peresmian PT. Bank Mega, Tbk. Kantor Wilayah Medan, 16 November 2007


  24    Customer Gathering dan Penawaran Produk Mega Depo Equity di Medan, 9 November 2007


  25    “Pertumbuhan Laba Bank Mega Tertinggi Di antara Perbankan Nasional” Jakarta, 19 November 2007


        Penandatanganan Penambahan Plafon 200 miliar Kerjasama Join Financing PT Bank Mega Tbk
  26
        – Nusa Surya Ciptadana Finance Semarang, 20 November 2007


        Peresmian Kantor PT. Bank Mega, Tbk. Kantor Cabang Bojonegoro – Untung Surapati,
  27
        5 Desember 2007


  28    Teknologi Emv (Euro Master Visa) Kartu Kredit Mega Visa, 04 Desember 2007


        Peresmian Kantor PT. Bank Mega, Tbk. Kantor Cabang Pembantu Jakarta – Pantai Indah Kapuk,
  29
        19 Desember 2007




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                 165
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Pelaksanaan Self Assessment
      Tata Kelola Perusahaan
      Self Assessment of
      Corporate Governance Implementation


      Penilaian Tata Kelola Perusahaan               Self Assessment of
      Secara Mandiri                                 Good Corporate Governance
      Untuk menilai pelaksanaan tata kelola Bank     To asses the implementation of Good
      Mega dan kepatuhan terhadap ketentuan Bank     Corporate Governance at Bank Mega and its
      Indonesia perihal pelaksanaan GCG oleh Bank    compliance with Bank Indonesia regulations
      Umum, pada tahun 2008 Bank Mega telah          in relation to GCG implementation by a Public
      melakukan self assessment tentang praktek      Bank, in 2008 Bank Mega performed self-
      Tata Kelola Perusahaan untuk periode tahun     assessment on GCG practices for 2007.
      2007.
                                                     Under the supervision of the Risk Management
      Penilaian dikoordinasikan oleh Compliance      Director & Compliance Assessment, the self-
      & Good Corporate Governance Division           assessment was coordinated by the Division
      dibawah supervisi Direktur Risk Management     of Compliance & Good Corporate Governance
      & Compliance. Self assessment melakukan        through an assessment of 11 (eleven) aspects,
      penilaian terhadap 11 (sebelas) aspek, yaitu   as follows:
      sebagai berikut :                              1. Implementation of Duties and
      1. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung                 Responsibilities of the Board of
         Jawab Dewan Komisaris                          Commissioners

      2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung              2. Implementation of Duties and
         Jawab Direksi                                  Responsibilities of the Directors

      3. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas           3. Completeness and Implementation of
         Komite                                         Committee Duties

      4. Penanganan Benturan Kepentingan             4. Handling of Conflicts of Interest

      5. Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank             5. Implementation of Bank Compliance
                                                        Function
      6. Penerapan Fungsi Audit Intern
                                                     6. Implementation of Internal Audit Function
      7. Penerapan Fungsi Audit Ekstern
                                                     7. Implementation of External Audit Function
      8. Penerapan Fungsi Manajemen Risiko
         dan Pengendalian Intern                     8. Implementation of Risk Management
                                                        Function and Internal Control
      9. Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait
         (related Party) dan Debitur Besar           9. Provision of Funds to Related Parties and
         (Large Exposure)                               Large Exposures

      10.Transparansi Kondisi Keuangan dan           10.Transparency of Financial and Non-financial
          Non Keuangan, Laporan Pelaksanaan             Conditions, GCG Implementation Report and
          GCG dan Laporan Internal                      Internal Reports


166
11. Rencana Strategis Bank                                    11. Strategic Plan of the Bank

Pemeringkatan dari seluruh aspek diatas                       The setting of ratings for every aspect above
dilakukan dengan membandingkan antara                         was performed by comparing the performance
kinerja pelaksanaan GCG dan kriteria minimum                  of GCG implementation and minimum criterion
yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.                    set by Bank Indonesia. The result of the self-
Hasil self assessment tersebut menyimpulkan                   assessment showed that GCG implementation
bahwa pelaksanaan GCG di lingkungan Bank                      at Bank Mega was “Good,” with total grades of
Mega mendapatkan peringkat “Baik” dengan                      1.80 (highest grade scale is 1 and lowest 5)
total nilai 1,80 (skala nilai tertinggi adalah 1 dan
terendah adalah diatas 5).                                    In establishing rankings, the assessment
                                                              method used in this self-assessment covered 4
Metode penilaian meliputi 4 tahap, yaitu:                     stages:
• Questioner penilaian yang dilakukan                         • Questionnaire of assessment completed by
  oleh para responden.                                           respondents.
• Observasi di dalam perusahaan                               • Observation of the company based on
  berdasarkan data pendukung.                                    supporting data
• Diskusi panel.                                              • Panel discussion
• Tahap validasi.                                             • Validation stage

Lima dimensi GCG yang diukur adalah :                         Meanwhile, the five GCG dimensions measured
1. Komitmen terhadap GCG.                                     were :
2. Peran stakeholder dalam pelaksanaan GCG.                   1. Commitment to GCG.
3. Keterbukaan dan transparansi.                              2. Role of stakeholders in GCG implementation.
4. Tanggung jawab Dewan Komisaris dan                         3. Openness and transparency.
   Direksi.                                                   4. Responsibility of Board of Commissioners
5. Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.                    and Directors.
                                                              5. Compliance to prevailing regulations.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Dalam Pengembangan Budaya                                     Implementation of Good Corporate
Perusahaan Dan SDM                                            Governance in Development of
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang                    Company Culture and Human
perbankan, Bank Mega bertekad serta memiliki                  Resources
komitmen untuk menjalankan kegiatan                           Since the company operates in the area
usahanya dengan senantiasa menjunjung tinggi                  of banking, Bank Mega is determined and
etika bisnis, nilai-nilai serta penegakan prinsip-            committed to operate its business activities
prinsip Good Corporate Governance dimana                      by always upholding a high level of business
hal ini tercermin dalam visi, misi, nilai-nilai dan           ethics, GCG values and enforcement of GCG
strategi Bank Mega.                                           principles, as reflected in the vision, mission,
                                                              values and strategy of Bank Mega.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       167
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Pelaksanaan strategi maupun nilai-nilai Bank    The consistent and continuous implementation
      Mega secara konsisten dan berkesinambungan      of the values of Bank Mega are hoped to
      diharapkan akan menghasilkan budaya             produce a company culture that can support
      perusahaan yang mendukung pencapaian visi       the attainment of the vision ‘Pride of the
      ’Menjadi Kebanggaan Bangsa’ dan misi Bank       Nation’ and Bank Mega’s mission of ‘Deliver
      Mega untuk ’Mewujudkan hubungan baik yang       sustainable customer relationships by means
      berkesinambungan dengan nasabah melalui         of superior financial service offerings and
      pelayanan jasa keuangan dan kemampuan           excellent organization capabilities to increase
      kinerja organisasi terbaik untuk meningkatkan   shareholders’ values.’
      nilai bagi para pemegang saham’.
                                                      As a form of this commitment, on November
      Sebagai wujud dari komitmen tersebut, pada      15, 2007 the Board of Commissioners and the
      tanggal 15 November 2007 Dewan Komisaris        Directors signed a Commitment of Integrity
      dan Direksi telah menandatangani Komitmen       which represents a package on how to do
      Integritas yang merupakan kemasan untuk         business ethically as defined under GCG.
      melakukan bisnis secara etika yang dituangkan
      dalam Good Corporate Governance.                The Commitment of Integrity regulates the
                                                      Code of Conducts to which the Board of
      Dalam Komitmen Integritas diatur mengenai       Commissioners, Directors and Employees must
      code of conduct yang harus dipatuhi oleh        comply. The Code of Conducts is a formulation
      seluruh Dewan Komisaris, Direksi dan            of attitudes and behavior agreed upon by every
      Karyawan. Code of Conduct merupakan             level of employees at Bank Mega. The Code
      rumusan sikap dan perilaku yang disepakati      of Conducts represent explanations of the
      bersama seluruh jajaran Bank Mega yang          company values of “Entrepreneurship, Ethics,
      merupakan penjabaran nilai-nilai perusahaan     Cooperation, Dynamic and Commitment” in
      yaitu “Kewirausahaan, Etika, Kerjasama,         efforts to realize the company’s vision and
      Dinamis, dan Komitmen” untuk mencapai visi      mission.
      dan misi perusahaan.
                                                      Responsibilities of all parties in implementing
      Tanggung jawab masing-masing pihak dalam        Code of Conducts, include:
      penerapan Code of Conduct meliputi:
                                                      1. It is compulsory to know, to understand, and
      1. Kewajiban untuk mengetahui, memahami            to implement the Code of Conducts of Bank
         dan menerapkan code of conduct Bank             Mega.
         Mega.
                                                      2. Refraining from activities which could
      2. Tidak melakukan usaha-usaha untuk               disturb the implementation of the Code of
         mengganggu penerapan code of conduct            Conducts.
         Bank Mega.
                                                      3. Willingness to accept sanctions according
      3. Bersedia menerima punishment sesuai             to regulations if the Code of Conducts is
         dengan peraturan dalam code of conduct          breached.
         jika melakukan pelanggaran.
                                                      4. Responsibility for maintenance of a
      4. Bertanggung jawab untuk mempertahankan          work environment conducive to open
         suatu lingkungan kerja yang dapat               communication regarding ethical matters.
         menciptakan komunikasi yang terbuka
         tentang masalah - masalah etika.




168
5. Supervisor level dan Manajerial level                      5. Employees of the level of Supervisor and
   diwajibkan untuk memberikan kebebasan                         Manager are obliged to provide responsible
   yang bertanggung jawab, memfasilitasi                         freedoms, facilitate inputs and to answer
   masukan-masukan, menjawab keraguan                            doubts over the ethics of a conduct. They
   terhadap etis atau tidaknya suatu tindakan                    are also obliged to take preventive measures
   serta mengambil langkah pencegahan,                           and investigate reports regarding Code of
   dan menyelidiki kebenaran laporan yang                        Conducts breaches by their employees.
   disampaikan mengenai pelanggaran code of
   conduct oleh sub ordinate.                                 6. Operational Control/Compliance are
                                                                 required to monitor the implementation of
6. Operational Control/Compliance Area                           the Code of Conducts.
   Representatif diwajibkan untuk melakukan
   monitoring/pemantauan terhadap                             The values of the Code of Conducts encompass
   Pelaksanan Code of Conduct.                                the following:

Nilai-nilai dalam code of conduct meliputi :                  1. A work climate conducive to performance,
                                                                 creativity and high work motivation
1. Iklim kerja yang mendukung kinerja,                           according to applicable regulations at Bank
   kreatifitas dan motivasi kerja tinggi                         Mega.
   sesuai dengan ketentuan yang berlaku
   di Bank Mega.                                              2. Relationships with customers and other third
                                                                 parties.
2. Hubungan dengan nasabah dan pihak
   ketiga lainnya.                                            3. Ethics and morality as work foundations.

3. Etika dan moral sebagai landasan kerja.                    4. Commitment in social responsibility.

4. Komitmen dalam tanggung jawab sosial.                      5. Internal and external communication.

5. Komunikasi intern dan ekstern.                             From the aspect of Human Resources
                                                              management, description of the values of the
Penjabaran nilai-nilai dari code of conduct                   Code of Conducts includes the following:
ditinjau dari pengelolaan SDM adalah meliputi
hal-hal penting sebagai berikut:                              1. To create a conducive work environment in
                                                                 order to encourage creativity and
1. Terciptanya lingkungan kerja yang                             productivity in every employee.
   kondusif agar setiap karyawan dapat
   bekerja secara kreatif dan produktif.                      2. Availability of transparent information that
                                                                 employees should be aware of through a
2. Tersedianya informasi yang transparan                         smooth and timely system of
   dan perlu diketahui oleh karyawan                             communication.
   melalui sistem komunikasi yang
   berjalan baik dan tepat waktu.                             3. Employees may not use Bank Mega, its
                                                                 facilities or the good relationship of Bank
3. Karyawan dilarang memanfaatkan                                Mega with external parties for personal
   Bank Mega, fasilitas atau hubungan                            benefit.
   baik Bank Mega dengan pihak ekstern
   untuk kepentingan pribadi.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                      169
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      4. Tidak terdapat diskriminasi berdasarkan    4. No discrimination on grounds of ethnicity,
         suku, agama, ras, aliran dan jender           religion, race, belief and gender, and without
         serta bebas tekanan.                          pressure.

      5. Terdapat mekanisme yang                    5. Existence of a mechanism that allows
         memungkinkan karyawan untuk                   employees to apply company values by
         menerapkan nilai-nilai perusahaan             upholding highly ethical standards and to
         dengan menjunjung tinggi standar etika        follow the policies, regulations, and internal
         serta mematuhi kebijakan, peraturan           procedures set at Bank Mega.
         dan prosedur intern yang berlaku di
         Bank Mega.                                 6. Availability of Human Resources system and
                                                       instruments that include a recruitment
      6. Tersedianya sistem dan perangkat SDM          system, performance assessment,
         yang meliputi sitem rekruitmen,               compensation and education and training.
         penilaian kinerja, kompensasi serta
         pendidikan dan latihan.                    In relation to GCG implementation, Bank Mega
                                                    requires its employees to:
      Dalam pelaksanaan GCG, Bank Mega              1. Understand the duties and responsibilities
      mengharuskan karyawan :                          according to respective job descriptions that
      1. Memahami tugas dan tanggung jawab             have been mutually agreed.
         sesuai dengan job description yang
         telah disepakati bersama.                  2. Understand the regulations of the company.

      2. Memahami peraturan perusahaan              3. Understand the prevailing laws that operate
                                                       both internally and externally in relation to
      3. Memahami peraturan perundang-                 fields of work.
         undangan yang berlaku baik intern
         maupun ekstern yang terkait dengan         4. Not to conduct violations of regulations and
         bidang pekerjaan.                             laws, including ethical standards, honesty
                                                       and integrity.
      4. Tidak melakukan pelanggaran terhadap
         peraturan dan perundangan termasuk         5. Be willing to be responsible for work results
         standar etika, kejujuran dan integritas.      and decisions made.

      5. Bersedia mempertangjawabkan hasil          6. Develop and learn in order to reach the
         kerja maupun keputusan yang telah             standard of competence required in the
         dibuat.                                       positions in which they are responsible.

      6. Mengembangkan diri dan belajar             7. Maintain self-discipline and implement the
         untuk mencapai standar kompetensi             authorized Policies and Procedures.
         yang disyaratkan jabatan yang menjadi
         tanggungjawabnya.

      7. Memelihara disiplin diri dan
         melaksanakan Kebijakan dan Prosedur
         yang telah ditetapkan.




170
Kesimpulan Umum Hasil Self                                         General Summary of Assessment
Assessment Pelaksanaan Good                                        Result of Bank Mega Good Corporate
Corporate Governance Bank Mega                                     Governance Implementation
Dari hasil self assessment pelaksanaan Good                        From the result of self-assessment of GCG
Corporate Governance Bank Mega tahun 2007                          implementation of Bank Mega in 2007, it was
yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa                      demonstrated that Bank Mega has attained
Bank Mega berada pada peringkat “Tata Kelola                       “Good Governance” with the composite grade
Baik” dengan nilai komposit “1,80”. Adapun                         of “1.80”. Result of this assessment is contained
peringkat masing-masing faktor adalah sebagai                      in the table below:
berikut:




                                Aspek Penilaian                              Bobot (%)     Peringkat       Nilai


    Pelaksanaan Tugas Dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                       10,00           1            0,1


          Pelaksanaan Tugas Dan Tanggung Jawab Direksi                         20,00           2           0,4


              Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite                         10,00           2           0,2


                  Penanganan Benturan Kepentingan                              10,00           2           0,2


                  Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank                              5.00            2            0,1


                              Fungsi Audit Intern                              5.00            1           0,05


                              Fungsi Audit Ekstern                             5.00            1           0,05


     Fungsi Manajemen Risiko termasuk Pengendalian Intern                      7.50            2           0,15


    Penyediaan Dana Kepada Pihat Terkait (Related Party) dan
                                                                               7.50            2           0,15
                Debitur Besar (Large Exposures)



  Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan
                                                                               15.00           2           0,3
           Pelaksanaan GCG dan Pelaporan Internal


                         Rencana Strategis Bank                                5.00            2            0,1

                                     Nilai                                    100 %                        1,80
Hasil Self Assessment Penerapan Good Corporate Governance Bank Mega Tahun 2007
Self Assessment Result of Good Corporate Governance Application of Bank Mega in 2007


Keterangan:

 Nilai Komposit                                      Predikat Komposit

 Nilai Komposit < 1.5                                Sangat Baik

 1.5 ≤ Nilai komposit < 2.5                          Baik

 2.5 ≤ Nilai Komposit < 3.5                          Cukup Baik

 3.5 ≤ Nilai Komposit < 4.5                          Kurang Baik

 4.5 ≤ Nilai Komposit < 5                            Tidak Baik




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                             171
      L a p o ra n Tat a Ke l o l a Pe r usaha a n
      Corporate Governance Report




      Dalam hal pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan   Improvements are still required in the
      masih perlu dilakukan penyempurnaan            application of Good Corporate Governance as
      terhadap hal-hal sebagai berikut:              follows:

      1. Kepatuhan terhadap kewajiban                1. Compliance of external reporting
         pelaporan eksternal.                           responsibilities
         Terdapat kelemahan dalam hal                   Weakness exists in the area of external
         kepatuhan kewajiban pelaporan                  reporting responsibilities. This was caused
         eksternal. Hal ini disebabkan karena           by a lack of responsibility and discipline
         kurangnya tanggung jawab dan disiplin          of relevant members of staff and because
         petugas terkait serta monitoring dari          monitoring and supervision remains less than
         supervisor yang belum berjalan secara          maximal.
         maksimal.
                                                       The following action plan has been
        Terhadap hal tersebut akan dilakukan           developed to deal with this problem:
        rencana tindak (action plan) sebagai           a. Increase level of monitoring and
        berikut:                                          supervision of the leadership of work units
        a. Meningkatkan monitoring dan                    responsible for external reporting.
           supervisi dari pemimpin unit kerja          b. Create a warning system of external
           yang bertanggung jawab terhadap                reporting responsibilities without
           pelaporan tersebut.                            reducing the responsibility of work units
        b. Membuat warning system kewajiban               to systematically perform updating in line
           pelaporan eksternal, tanpa mengurangi          with regulations that apply in this area
           tanggung jawab unit kerja terkait untuk
                                                          (target for implementation July 2008).
           selalu melakukan updating terhadap
           ketentuan yang mengatur perihal
                                                     2. Compliance with prudential principles in the
           tersebut (target waktu pelaksanaan
                                                        provision of credit to related parties and
           Juli 2008).
                                                        large exposures.
                                                        In 2007 these principles were exceeded in
      2. Kepatuhan dalam prinsip kehati-hatian
                                                        the provision of credit to MOJF, although this
         dalam penyediaan dana kepada pihak
                                                        was settled in terms of CAMEL Rating during
         terkait (related party) dan debitur besar
                                                        the third quarter of the year.
         (large Exposures).
         Pada tahun 2007 terjadi pelampauan
         BMPK yang disebabkan karena pemberian       3. Development of business strategy
         kredit MOJF, namun demikian telah              Weakness existed in the development
         diselesaikan pada masa triwulan IV pada        of business strategies of the bank, with
         penilaian CAMEL Rating.                        inadequate attention to the composition of
                                                        business risk through the Risk Control
      3. Penyusunan strategi bisnis                     System (RCR) strategy of the bank because
         Terdapat kelemahan dalam hal penyusunan        the Risk Control System had yet to be
         rencana bisnis Bank karena belum               applied in an optimal manner.
         sepenuhnya memperhatikan tingkat risiko
         komposit Risk Control System (RCR) -          This is to be dealt with by use of the
         strategis Bank karena Risk Control System     following action plan:
         belum dijalankan secara maksimal.             a. Increase the use of the Risk Control
                                                          System in the development of business
        Terhadap hal tersebut akan dilakukan              plans and the evaluation of the
        rencana tindak (action plan) sebagai              achievement of business plans in earlier
        berikut:                                          years.




172
   a. Meningkatkan penggunaan Risk                               b. The Bank business plan for 2008 has been
      Control System dalam penyusunan                              completed based on past performance and
      rencana Bisnis dan mengevaluasi                              market potential.
      pencapaian rencana bisnis tahun
      sebelumnya.                                             4. Improvement of effectiveness of the
   b. Penyusunan rencana bisnis Bank tahun                       Remuneration & Nomination Committee
      2008 telah disusun berdasarkan past                        The effectiveness of the Remuneration &
      performance dan potensial Market.                          Nomination Committee needs to be
                                                                 improved since, during 2007, the frequency
4. Peningkatan efektivitas kerja Komite                          of meetings was minimal and the Committee
   Remunerasi & Nominasi                                         failed to provide recommendations to the
   Efektivitas Kerja Komite Remunerasi                           Board of Commissioners on remuneration
   & Nominasi perlu ditingkatkan karena                          policy as implemented by the Directors and
   selama tahun 2007, frekwensi meeting                          other recommendations in line with the
   yang diadakan sangat minim dan belum                          duties and responsibilities of the Committee
   memberikan rekomendasi kepada Dewan                           (target date December 2008)
   Komisaris perihal Kebijakan remunerasi
   yang dilaksanakan oleh Direksi dan                         5. Application of the Code of Conduct
   rekomendasi lainnya sesuai dengan tugas                       Weakness was identified in the application
   dan tanggung jawab Komite (target                             of the Code of Conduct. This was because
   waktu Desember 2008).                                         the Code of Conduct was only developed in
                                                                 2007, and ethical standards up until now
5. Penerapan Code of Conduct                                     have been based on Company standards.
   Terdapat kelemahan dalam hal penerapan
   Code of Conduct. Hal ini disebabkan
                                                                 An action plan to deal with this situation has
   karena Code of Conduct baru dirumuskan
                                                                 been formed as follows:
   pada tahun 2007, ketentuan etika selama
                                                                 a. Creation of a Guide Book on Commitment
   ini melekat pada ketentuan Perusahaan.
                                                                    to Integrity based on GCG aspects and the
                                                                    Code of Conduct (March 2008)
   Terhadap hal tersebut akan dilakukan
                                                                 b. Perform effective internal socialization
   rencana tindak (action plan) sebagai
                                                                    in a direct manner and via e-learning
   berikut:
                                                                    (April – December 2008)
   a. Pembuatan Buku Panduan Komitmen
      Integritas yang berisikan aspek-aspek
      GCG dan Code of Conduct (Maret 2008).
   b. Melakukan sosialisasi Internal baik
      secara langsung dan melalui e-learning
      (April – Desember 2008).




                                                           Menyetujui




       Chairul Tanjung                                                                  Yungky Setiawan
       Komisaris Utama                                                                  Direktur Utama




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        173
      Satuan Kerja Audit Internal
      Internal Audit Working Unit




      Sepanjang tahun 2007, Satuan Kerja Audit           Throughout 2007, the Internal Audit Working
      Internal (SKAI) Bank Mega telah melaksanakan       Unit (SKAI) of Bank Mega performed its duties
      tugas dan kewajibannya sesuai dengan mandat        and responsibilities in line with the mandate
      yang diamanatkan oleh Bank Indonesia dan           set by Bank Indonesia and the management.
      manajemen. Beberapa pencapaian penting             A number of important achievements were
      oleh SKAI Bank Mega telah berhasil menunjang       recorded by Bank Mega’s SKAI toward the
      terciptanya iklim kerja yang prudent dan           creation of a prudent work climate in line with
      sejalan dengan semangat penerapan Tata             the spirit of the application of strong Good
      Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko yang        Corporate Governance and Risk Management
      kuat dalam struktur organisasi bisnis yang terus   in the continuously developing business
      berkembang.
                                                         organization.
      Sesuai peraturan yang telah ditetapkan oleh
                                                         In accordance with the regulations established
      Bank Indonesia, SKAI memiliki fungsi tugas dan
                                                         by Bank Indonesia, SKAI possesses duties and
      tanggung jawab untuk:
      • Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan          responsibilities as follows:
        Komisaris dalam melakukan pengawasan             • Assist the duties of the President Director
        dengan penjabaran operasional terkait               and the Board of Commissioners in
        perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan             performing oversight of operational activities
        atas hasil audit yang dilakukan.                    connected to planning, implementation and
      • Membuat analisa dan penilaian di bidang             the results of audits.
        keuangan, akuntansi, operasional serta           • Perform analysis and judgment in the areas
        kegiatan lainnya melalui pemeriksaan                of finance, accounting and operational as
        langsung dan pengawasan secara tidak                well as other functions by means of direct
        langsung.                                           inspection and indirect monitoring.
      • Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk        • Identify all possibilities to improve and
        memperbaiki dan meningkatkan efisiensi              expand efficiencies in the use of human
        penggunaan sumber daya manusia (SDM)                resources and budgeted finances.
        dan keuangan yang telah dianggarkan              • Provide advice on improvements and
        sebelumnya.                                         information in an objective manner on
      • Memberikan saran perbaikan dan informasi            activities inspected by SKAI at all levels of
        yang obyektif tentang kegiatan yang                 management.
        diperiksa oleh SKAI pada semua tingkatan
        manajemen.
                                                         In performing these duties, SKAI is directly
                                                         responsible to the President Director of Bank
      Dalam melaksanakan tugas tersebut, SKAI
                                                         Mega, and presents its reports, both verbal
      bertanggung jawab langsung kepada Direktur
      Utama Bank Mega, dan menyampaikan laporan          and written, to the President Director and the
      secara lisan dan tertulis kepada Direktur Utama    Board of Commissioners with copies to the
      dan Dewan Komisaris dengan tembusan                Director of Compliance of Bank Mega.
      kepada Direktur Kepatuhan Bank Mega.




174
Berikut adalah pencapaian penting yang telah                  A number of important achievements of SKAI
berhasil dilaksanakan oleh SKAI sepanjang                     during 2007 were as follows:
tahun 2007:                                                   • Perform audit of 123 branches and 12
• Melakukan Audit terhadap 123 Kantor                           Divisions
  Cabang dan 12 Divisi                                        • Perform Internal Standard Audit (ISO 9001)
• Melakukan Audit Mutu Internal (ISO 9001)                      on two occasions
  sebanyak 2 kali.                                            • Perform an audit of Mega Oto Joint
• Melakukan Audit Mega Oto Joint Financing                      Financing (MOJF) at 26 branch offices
  (MOJF) di 26 Kantor Cabang                                  • In the Audit Information Technology System
• Pada bagian Audit Teknologi Sistem                            (TSI) the following steps were taken:
  Informasi (TSI) telah dilakukan hal-hal
                                                                - Audit of 2 branch offices and 5 divisions
  sebagai berikut:
                                                                - Development of the incentive audit
  - Audit di 12 Kantor Cabang dan 5 Divisi
                                                                   program
  - Pengembangan program audit Insentif
                                                                - Development of software audit
  - Pengembangan audit software
  - Pembuatan dan implementasi audit rating                     - Creation and implementation of IT audit
    IT.                                                            rating.

Kegiatan audit yang telah dilakukan terhadap                  Audit activities performed at a number of
beberapa Kantor Cabang dilaksanakan                           branch offices utilized Risk-Based Audit – RBA
menggunakan Risk Based Audit – RBA, yang                      - which represents a form of inspection with
merupakan pemeriksaan dengan prioritas                        priority on regions of high risk. Before the
pada wilayah-wilayah berisiko tinggi. Sebelum                 audit, SKAI is used to measure the level of risk
melakukan audit, SKAI akan menghitung                         at each branch, so that branches with high
besarnya tingkat risiko pada setiap Cabang,                   levels of risk can be prioritized for audit.
sehingga Cabang dengan tingkat risiko yang
lebih tinggi akan menjadi prioritas untuk                     In the area of human resources, Bank Mega
diaudit.                                                      takes especial attention of the qualities of its
                                                              auditors, who are supported with a variety of
Terkait kualitas SDM, Bank Mega sangat                        development and training programs conducted
memperhatikan kualitas auditor yang dimiliki                  on a comprehensive basis dependent
oleh karena itu para auditor selalu dibekali                  on analysis of the requirements of each
dengan berbagai program pengembangan dan
                                                              individual. These development and training
pelatihan yang dilakukan secara komprehensif
                                                              programs include education, development, risk
berdasar analisis kebutuhan setiap personil.
                                                              management certification and the granting
Pengembangan dan pelatihan dilaksanakan
                                                              of awards to employees of quality. As well as
melalui program-program di bidang
pendidikan, pembinaan, sertifikasi manajemen                  provided training programs outside the office,
risiko dan pemberian penghargaan kepada                       the Company also provides in-house training in
pegawai berprestasi. Selain menyediakan
pelatihan training di luar kantor, Perusahaan




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       175
      S at u a n Ke r j a Aud i t In te rna l
      Internal Audit Working Unit




      juga memberikan pelatihan ini melalui inhouse        which all audit staff are provided with insights
      training yang diikuti oleh seluruh tenaga            into professional practices in the areas of risk-
      auditor dengan tenaga pengajar professional          based audits and corporate credit audits by
      dalam bidang risk based audit dan audit kredit       professional tutors.
      korporasi.
                                                           Goals of Implementation of Risk-
      Tujuan Implementasi Risk Based Audit                 Based Audit
      Pada tahun 2007, Bank Mega telah                     During 2007, Bank Mega’s implementation of
      mengimplementasikan Risk Based Audit (RBA)           Risk-Based Audit (RBA) proved to be of great
      yang sangat bermanfaat dalam pelaksanaan
                                                           value in the conduct of audits and created
      audit sehingga menjadi lebih efektif dan efisien.
                                                           improved effectiveness and efficiency. This
      Hal ini tercapai berkat pemberian prioritas
                                                           provided priority to audits focused on areas of
      untuk audit dengan fokus pada area-area
                                                           activity with a high level of risk.
      aktifitas utama yang berisiko tinggi.

      Penerapan risk based audit memberi dampak            The application of risk-based audit provided
      besar dalam merubah pola pikir auditee               a major impact in changing the mind-set of
      sehingga mereka dapat lebih mengerti                 auditors by making them better understand
      dan memperhatikan risiko-risiko yang ada             and attend to risks that exist in every banking
      pada setiap aktifitas perbankan yang dapat           activity and which can cause losses for
      merugikan Cabang. Adapun manfaat-manfaat             branches. Benefits achieved by branches
      yang diperoleh Cabang dalam pelaksanaan              through the application of RBA are as follows:
      RBA ini adalah:                                      1. Branch offices improve understanding of
      1. Kantor Cabang akan lebih mengerti                    risks existent in all operational and credit
         terhadap risiko-risiko yang terdapat pada            activities, including Credit Risk, Operational
         setiap aktivitas Operasional dan Perkreditan         Risk, Liquidity Risk, Market Risk, Legal Risk,
         yang dijalankan, antara lain; Risiko Kredit,         Reputation Risk, Compliance Risk and
         Risiko Operasional, Risiko Likuiditas, Risiko        Strategic Risk.
         Pasar, Risiko Hukum, Risiko Reputasi, Risiko
         Kepatuhan serta Risiko Strategis.                 2. Branch offices will be more attentive and
                                                              will implement internal risk control systems
      2. Kantor Cabang akan lebih memperhatikan               in order to mitigate these risks. The minimum
         dan melaksanakan pengendalian internal /
                                                              Risk Control System that must be followed
         risk control system, sehingga dapat
                                                              includes:
         memitigasi risiko-risiko tersebut. Risk Control
                                                              a. Active oversight of the Branch Leader or
         System yang wajib dijalankan antara lain
                                                                 Senior Official.
         adalah:
         a. Pengawasan aktif Pemimpin Cabang atau             b. Implementation of policy, procedures and
            Pejabat Senior                                       authority
         b. Pelaksanaan Kebijakan, Prosedur dan Limit         c. Satisfactory Information System
            Kewenangan                                           Management
         c. Kecukupan Sistem Informasi Manajemen
         d. Sistem Pengendalian Internal                   3. Branch offices must understand risk mapping
                                                              in every area of credit provision and
      3. Kantor Cabang dapat mengetahui risk                  operations, and eventually all audit rating
         mapping pada setiap aktifitas perkreditan            units at branch level must be familiar with it.
         dan operasional, serta pada akhirnya
         diketahui secara keseluruhan penilaian audit
         rating cabang.




176
4. Kantor Cabang akan lebih mengerti best                     4. Branch offices will better understand best
   practise yang sedang diterapkan di                            practices that are now being introduced in
   perbankan Indonesia terkait dengan bidang                     the banking industry in connection with risk-
   audit yaitu risk based audit.                                 based audits.

5. Rekomendasi yang disampaikan oleh SKAI                     5. Recommendations that are forwarded by
   lebih terfokus pada area-area yang berisiko                   the SKAI will be more focused on areas of
   sehingga lebih bermanfaat bagi Kantor                         risk to the advantage of branches that have
   Cabang yang telah diaudit.                                    been audited.
Berdasarkan hal-hal tersebut diatas,
                                                              Based on the issues above, the Company
Perusahaan menilai bahwa SKAI Bank Mega
                                                              believes that SKAI at Bank Mega has achieved
telah berhasil mengimplementasi RBA sesuai
                                                              implementation of RBA in line with best
dengan best practise yang sedang berkembang
saat ini.                                                     practices at this time.

Audit Rating System                                           Audit Rating System
Tahun 2007 merupakan tahun pertama SKAI                       The year 2007 represented the first time in
melakukan audit rating system dengan tujuan                   which SKAI has conducted the audit rating
untuk mempermudah pemeriksaan dan                             system with the goal of making the process of
pengawasan agar dapat berjalan lebih efektif.                 inspection and monitoring easier, in order to
Predikat penilaian yang diberikan atas hasil                  make it more effective. Values that are given
audit rating system adalah Strong, Satisfactory,              in the audit result rating system are Strong,
Moderate dan Weak. Melalui implementasi                       Satisfactory, Moderate and Weak. By means of
sistem tersebut, SKAI berharap dapat                          implementation of this system, SKAI is hoped
memetakan tingkat risiko yang ada di Kantor-                  to be able to map the level of risk that exists at
kantor Cabang.                                                all branch offices.

Tinjauan ke Depan                                             Outlook
Implementasi Risk Based Audit yang                            The implementation of Risk-Based Audit in
dilaksanakan pada tahun 2007 telah mendorong                  2007 encouraged Bank Mega to continue to
Bank Mega untuk terus menyempurnakan RBA                      perfect RBA in 2008 by means of increases
pada tahun 2008 melalui penambahan risk
                                                              in risk control systems in every risk-laden
control system dalam setiap penilaian risiko
                                                              operational and credit activity at branch
aktifitas operasional dan perkreditan di Kantor
                                                              offices.
Cabang.

Dari sisi kesiapan SDM, perkembangan bisnis                   From the point of view of preparedness of
Bank Mega yang sangat pesat menuntut                          human resources, the development of business
tersedianya auditor yang handal dan memiliki                  at Bank Mega requires the availability of
standar yang tinggi. Untuk itu, Bank Mega                     competent auditors of a high standard. For
senantiasa melakukan pengembangan dan                         this reason, Bank Mega continues to intensively
memberikan pelatihan intensif kepada auditor-                 develop and train the auditors of Bank Mega in
auditor Bank Mega sehingga SKAI dapat                         order that SKAI can achieve the performance
mencapai sasaran kerja dalam waktu yang telah                 targets that have been set.
ditentukan.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                         177
      Manajemen Risiko
      Risk Management




      Bank Mega telah memformulasikan strategi untuk
      mengidentifikasi, memonitor dan mencegah risiko yang
      berhubungan dengan kegiatan yang dapat menimbulkan
      pengaruh negatif terhadap usaha Perusahaan melalui
      pengelolaan risiko yang terarah dan didukung oleh tata kelola
      perusahaan yang baik serta kebijakan Perusahaan yang mapan.

      Bank Mega has formulated a strategy to identify, monitor and
      limit risk related to activities that can produce a negative
      impact on the business of the Company, by means of directed
      risk management and supported by good management
      standards and mature Company policies.

      Bank Mega menyadari bahwa sebagai                 Bank Mega is aware that as an institution
      penghimpunan dana masyarakat dan                  trusted with public funds and a provider of
      pemberian pinjaman, kegiatan bisnis               credit, the Company’s business activities
      Perusahaan tidak akan terlepas dari berbagai      cannot be separated from a number of
      faktor risiko usaha serta permasalahan yang       business risk factors and problems with the
      dapat mengakibatkan timbulnya dampak              potential to create negative impacts on the
      negatif bagi kelangsungan kegiatan usaha          sustainability of the Company’s business.
      Perusahaan. Untuk menghindari risiko-             To avoid such risks, Bank Mega consistently
      risiko tersebut, Bank Mega senantiasa             utilizes competent resources in managing
      mengerahkan sumber daya yang memadai              its business activities, increases its alertness
      dalam pengelolaan kegiatan usaha sambil           and minimizes risk by means of efficient
      terus meningkatkan kesiagaan serta                business strategies and increasingly effective
      menimimalisasikan risiko melalui strategi usaha   communications. The following report
      yang efisien dan komunikasi yang lebih efektif.   discusses a number of risk management
      Laporan berikutnya akan mengulas beberapa         techniques conducted by the Company in
      pengelolaan risiko yang dijalankan Perusahaan     response to and in anticipation of risks that will
      sebagai jawaban dan antisipasi atas risiko yang
                                                        vary from time to time.
      selalu berubah dari waktu ke waktu.

      Pengelolaan Risiko Kredit                         Credit Risk Management
                                                        The year 2007 represented an important year
      Tahun 2007 merupakan tahun yang penting
                                                        for credit operations at Bank Mega, including
      dalam kinerja perkreditan Bank Mega, termasuk
      dalam pengelolaan risiko kreditnya. Bank          in the management of credit risk. Bank Mega
      Mega melakukan rencana revitalisasi berbagai      introduced revitalization plans for a number
                                                        of aspects of credit at the beginning of the



178
                     100%




                                           35,4
                                  35,5




                                                    38,6



                                                            39,9



                                                                     37,9



                                                                              41,8



                                                                                       43,4




                                                                                                         44,6
                                                                                                44,9




                                                                                                                  45,5




                                                                                                                                    46,2
                                                                                                                           47,0
                                  8,7



                                           11,2



                                                    12,2



                                                            13,6



                                                                     15,6



                                                                              13,7




                                                                                                         14,8
                                                                                       13,4
  Kredit Korporasi




                                                                                                14,0




                                                                                                                  14,6




                                                                                                                                    15,2
                                                                                                                           14,5
  Kredit Komersil
                                  55,8



                                           53,4



                                                    49,2



                                                            46,5



                                                                     46,5



                                                                              44,6




                                                                                                         40,6
                                                                                       43,2




                                                                                                                  39,9
                                                                                                41,1




                                                                                                                                    38,6
                                                                                                                           38,5
  Kredit Konsumer
                       0%
                                Jan      Feb      Mar      Apr     Mei      Jun      Jul      Aug      Sept     Oct      Nov      Dec
Komposisi Portofolio Kredit
Credit Portfolios Composition


aspek perkreditan pada awal tahun dan hasil                        year and their achievement through the year
pelaksanaan sepanjang tahun tersebut telah                         indicated satisfactory results. The Company
menunjukkan pencapaian yang cukup baik.                            achieved significant growth and performed
Perusahaan berhasil tumbuh dengan signifikan                       reprofiling of commercial credit, while the
dan melakukan reprofiling ke kredit komersial,                     level of risk remained below average. This
sementara tingkat risiko tetap dijaga di bawah                     is evidenced by a number of indicators, as
rata rata; hal ini dapat terlihat antara lain di                   follows:
beberapa indikator sebagai berikut:
                                                                   1. Composition of credit portfolio
1. Komposisi portofolio kredit                                        The credit portfolio graphic above
   Grafik komposisi portfolio di atas                                 demonstrates that the Company’s strategy
   menunjukan bahwa strategi reprofiling                              of credit reprofiling achieved results in line
   portofolio kredit Perusahaan berjalan ke arah                      with plans. The proportions of commercial,
   yang sesuai dengan perencanaan. Dengan                             corporate and consumer credit became
   porsi kredit konsumer, komersial dan                               more balanced and the Company hopes that
   korporasi yang makin berimbang, Perusahaan                         exposure concentration of the credit
   berharap bahwa exposure concentration
                                                                      portfolio toward risk factors has been
   portofolio kredit terhadap suatu faktor risiko
                                                                      reduced. Further, the proportion of
   tertentu dapat ditekan. Selanjutnya, porsi
                                                                      commercial credit will continue to be the
   dari kredit komersial akan terus menjadi
                                                                      main focus of development strategy of the
   fokus strategi pengembangan utama
                                                                      Company in the future.
   Perusahaan di masa depan.

2. Non Performing Loan                                             2. Non-Performing Loans
  Sepanjang tahun 2007, Perusahaan dapat                              Through 2007, the Company achieved a
  menekan tingkat Non Performing Loan                                 reduction in the level of Non-Performing
  (NPL), baik secara persentase maupun secara                         Loans (NPL) both in terms of percentage
  nominal. Sehubungan dengan keberhasilan                             and in nominal terms. In line with this
  ini, Bank Mega akan terus melakukan                                 achievement, Bank Mega will continue to
  pengelolaan kualitas portofolio kredit sesuai                       manage the quality of its credit portfolio in
  dengan risk appetite yang prudent.                                  line with prudent risk appetite.

Selain faktor NPL, Perusahaan harus tetap                          As well as the NPL factor, the Company must
mengelola beberapa parameter risiko kredit                         continue to manage a number of other credit
lainnya, yaitu:                                                    risk parameters, such as:
• Rasio LDR Valuta Asing (khususnya USD),                          • The loan-to-deposit ratio (LDR) of foreign
  yang dijaga dengan batas maksimal 90%;                              exchange (especially USD) should be kept to
• Komposisi Kredit Valuta Asing dibanding                             a maximum of 90%;
  Total Kredit, yang dijaga dengan batas                           • The composition of foreign currency credit
  maksimal 25%;                                                       compared to total credit should be kept to a
• Penyelesaian pelampauan BMPK sesuai                                 maximum of 25%;
  kesepakatan dengan Bank Indonesia;                               • Completion of exceeded BMPK in line with
• Peningkatan modal Perusahaan melalui                                Bank Indonesia regulations;
  penerbitan obligasi subordinasi sebesar                          • Increase in Company capital by means of a



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                                 179
      M a n a jeme n R i si ko
      Risk Management


                               2,5%




                                                                    1,07
                                                           0,98
                                                  0,97




                                                                              1,06
                                         0,99




                                                                                                                                                                      0,55
        Kolektibilitas 5




                                                                                                                                                             0,59
                                                                                                     0,98
                                                                                       0,99




                                                                                                                                                                      0,16
                                                                                                                                               0,87
                                                                                                                                 0,89
                                                           0,37




                                                                                                                   0,91
                                                  0,33




                                                                    0,41
                                         0,16




                                                                              0,32




                                                                                                                                                             0,21
        Kolektibilitas 4




                                                                                                                                                                      0,81
                                         0,64




                                                           0,63




                                                                                       0,21 0,21




                                                                                                                                               0,23 0,18
                                                  0,61




                                                                                                                                                             0,58
                                                                                                     0,19 0,22
                                                                    0,58




                                                                                                                                 0,20 0,17
                                                                              0,52




                                                                                                                   0,18 0,18
        Kolektibilitas 3
                                 0%
                                       Jan      Feb      Mar      Apr       Mei      Jun           Jul           Aug           Sept          Oct           Nov      Dec

      Data Kolektibilitas Tahun 2007
      Collectibility Record in 2007


        Rp 1 Triliun yang telah efektif pernyataan                           Rp 1 Trillion subordinate bond issue,
        pendaftarannya di BAPEPAM per tanggal                                registered with BAPEPAM on 28 December
        28 Desember 2007 dan telah memperoleh                                2007 with a license from Bank Indonesia for
        ijin Bank Indonesia untuk diakui sebagai                             inclusion as a component in capital at the
        komponen modal pada akhir bulan Januari                              end of January 2008. This effectively
        2008. Dengan efektifnya hal tersebut maka                            brought a significant rise in the Company’s
        BMPK Perusahaan meningkat cukup                                      BMPK.
        signifikan;                                                        • Formation of an Internal Control Team
      • Dibentuknya tim Internal Control – Kredit,                           – Credit, with an initial focus on the area
        dengan fokus kerja awal meliputi                                     of inspection of credit administration in the
        pemeriksaan aspek administratif perkreditan                          Greater Jakarta area.
        untuk wilayah Jabodetabek.
                                                                           Operational Risk Management
      Pengelolaan Risiko Operasional                                       The following are a number of issues that
      Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat                           should be noted in relation to aspects of
      dicatat dalam aspek risiko operasional                               operational risk during 2007:
      sepanjang tahun 2007, antara lain:
                                                                           • MeRCA (Mega Risk & Control Assessment)
      • MeRCA (Mega Risk & Control Assessment)
                                                                             As in earlier years, MeRCA was a main
          Seperti tahun sebelumnya, MeRCA adalah
                                                                             tool used by the Risk Management Division
          salah satu alat utama yang digunakan divisi
                                                                             for assessment and which at the same time
          Risk Management untuk melakukan
                                                                             increased the awareness of employees at
          assessment dan sekaligus meningkatkan
          awareness personil di kantor cabang dan                            branch and sub-branch offices of a number
          cabang pembantu terhadap beberapa pokok                            of important points in branch risk operations,
          penting dalam risiko operasional cabang,                           including:
          yang meliputi:                                                     i. Limits, transaction authority and office
          i. Limit dan kewenangan transaksi dan                                   activities;
              aktivitas kantor;                                              ii. Understanding of operational procedures
          ii. Pengetahuan prosedur operasional                                    with concentration on high-risk and high-
              dengan titik berat pada area-area high risk                         volume areas such as: suspended
              dan high volume seperti: suspend account,                           accounts, dormant accounts,
              dormant account, penatausahaan User ID,                             User ID administration, and PIN
              dan pengelolaan PIN;                                                management;
      iii. Pengetahuan fitur dan risiko produk-                              iii. Understanding of features and risks of
              produk yang ada;                                                    existing products;
      iv. Pemahaman terhadap aspek KYC.                                      iv. Understanding of aspects of KYC.

      Implementasi MeRCA yang dilakukan dua kali                           Implementation of MeRCA, performed
      sepanjang tahun 2007 menunjukkan bahwa                               twice during 2007, indicated that the level
      tingkat risiko operasional tersebut di atas                          of operational risk remained low. This was
      tergolong rendah. Hal ini dapat disimpulkan                          confirmed by the results of measurement
      dari hasil penilaian kemampuan 77% responden                         which found satisfactory ability of 77% of
      yang dinilai memadai sedangkan responden                             respondents while the level of respondents
      yang dinilai memiliki sistem kontrol risiko yang                     considered to have weak risk control systems
      lemah hanya berjumlah 2,7%.                                          was only 2.7%.


180
                                    250.000
                In Million Rupiah
Jutaan Rupiah




                                                                                    241.282
                                                                        227.508
                                                            210.818




                                                                                                213.190
                                                194.930




                                                                                                                                                                                    212.207
                                                                                                                                                                        189.946
                                                                                                            163.676



                                                                                                                        163.376




                                                                                                                                                            167.300
                                                                                                                                                159.402
                                                                                                                                    156.278
                                         0
                                              Jan         Feb         Mar         Apr         Mei         Jun         Jul         Aug         Sept        Oct         Nov         Dec

                  Non Performing Loan Tahun 2007
                  Non Performing Loan in 2007


• Internal Control – Operasional                                                                                      • Internal Control – Operational
  Hasil pemeriksaan Internal Control                                                                                    Results of Internal Control inspection
  – Operasional menunjukkan penurunan                                                                                   - Operational demonstrated a significant
  jumlah temuan penyimpangan secara                                                                                     reduction in the number of abuses, with
  signifikan, dimana temuan penyimpangan                                                                                findings of abuse at less than 1% of 5.7
  tercatat kurang dari 1% dari 5.7 juta total                                                                           million total transactions inspected during
  transaksi yang diperiksa sepanjang tahun                                                                              2007. The number of abuses in 2007 was a
  2007. Temuan penyimpangan tahun 2007                                                                                  great improvement on the level of 2.5%
  ini jauh lebih baik dibandingkan hasil temuan                                                                         found in 2006.
  penyimpangan di tahun 2006 yang mencapai
  2,5%.                                                                                                               Management of Market Risk and
                                                                                                                      Liquidity
Pengelolaan Risiko Pasar dan                                                                                          In 2007, Bank Mega formed the Internal Control
Likuiditas                                                                                                            unit – Treasury, which is tasked with early
Pada tahun 2007, Bank Mega telah membentuk                                                                            identification of mistakes that occurred in the
unit Internal Control – Treasury yang bertugas                                                                        operational activities of Treasury. The duties of
melakukan identifikasi dini atas kesalahan-
                                                                                                                      Internal Control include monitoring on a daily
kesalahan yang terjadi dalam pengendalian
                                                                                                                      basis of transaction administration by Treasury
aktivitas operasional Treasury. Tugas Internal
                                                                                                                      and monitoring of tools used in the Treasury
Control tersebut antara lain adalah memantau
                                                                                                                      system.
secara harian pengadministrasian transaksi
Treasury serta memonitor alat-alat yang
digunakan dalam sistem Treasury.                                                                                      Meanwhile in the management of liquidity
                                                                                                                      risk, the Company developed and automated
Sedangkan dalam pengelolaan risiko likuiditas,                                                                        a number of ratio measurement and report
Perusahaan telah melakukan pengembangan                                                                               development methods to be used for Asset &
dan otomatisasi berbagai perhitungan rasio                                                                            Liability meeting materials. Additionally, the
serta penyusunan laporan yang digunakan                                                                               Company also developed and expanded the
sebagai materi rapat Asset & Liability                                                                                application of an Internal Model in the form
Committee. Selain itu, Perusahaan juga telah                                                                          of Value at Risk (VaR), simulation scenarios
mengembangkan dan memperluas cakupan                                                                                  and stress tests. As well, to measure foreign
penggunaan Internal Model yaitu Value at                                                                              exchange risk, Value at Risk measurement
Risk (VaR), simulasi skenario dan stress test.                                                                        was applied in order to measure a number
Disamping untuk mengukur risiko valuta                                                                                of obligation risks and money market risks.
asing, perhitungan Value at Risk juga telah                                                                           In support of this step, the Company also
diterapkan agar dapat mengukur berbagai                                                                               purchased and is currently testing a VaR
risiko obligasi dan risiko money market. Untuk                                                                        application, VARWORKS, which is capable of
mendukung langkah ini, Perusahaan juga telah                                                                          automating Treasury instrument measurement
membeli dan sedang melakukan uji coba atas                                                                            and is hoped to fulfill requirements in the
aplikasi VaR, yaitu VARWORKS. Aplikasi ini                                                                            application of capital calculation in line with
mampu melakukan otomatisasi perhitungan                                                                               Basel II.
instrumen-instrumen Treasury dan diharapkan
dapat memenuhi persyaratan dalam penerapan
perhitungan permodalan sesuai dengan Basel
II.


B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                                                                                    181
      M a n a jeme n R i si ko
      Risk Management




      Pada tahun 2007, Perusahaan telah                    In 2007, the Company prepared itself to
      mempersiapkan diri untuk memiliki                    develop ability to manage a number of
      kemampuan dalam mengelola berbagai produk            complex derivative products such as structured
      derivatif yang kompleks seperti structured           investment products for retail marketing to
      investment products yang dipasarkan                  customers. This preparation was performed by
      secara retail kepada nasabah. Persiapan ini          a number of methods of calculation, systems
      dilakukan dengan melakukan berbagai metode           and infrastructure so that the Company
      perhitungan, sistem, dan infrastruktur sehingga      will be able to launch these innovative and
      Perusahaan akan mampu meluncurkan produk-            competitive products to the market in the
      produk yang inovatif dan kompetitif di pasar         future.
      pada masa mendatang.
                                                           Risk Profile
      Profil Risiko                                        Every third quarter, the Company performs
      Pada setiap kuartal ketiga, Perusahaan               periodical risk profile measurement of 8 main
      melakukan penilaian risk profile secara              risks to the Company. This is performed in
      periodik atas 8 risiko utama Perusahaan. Hal ini     line with regulations 5/8/PBI/2003 and SE BI
      dilakukan sesuai dengan regulasi 5/8/PBI/2003
                                                           5/21/DPNP regarding the Application of Risk
      dan SE BI 5/21/DPNP mengenai Penerapan
                                                           Management for Public Banks. The risk profile
      Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Penilaian
                                                           measurement in the fourth quarter of 2007 was
      risk profile terhadap ke empat triwulan 2007
                                                           performed with the following results:
      telah dilaksanakan dengan hasil sebagai
                                                           Composite Risk Profile trend during 2006-
      berikut:
      Tren Profil Risiko Komposit tahun 2006 – 2007        2007 demonstrated a low level of risk, with the
      menunjukkan tingkat risiko yang rendah,              exception of the third quarter of 2007 where
      dengan pengecualian pada kuartal ketiga tahun        the following aspects occurred:
      2007 dimana terjadi hal-hal berikut:

         High Risk                            2006        2007




         Moderate Risk




         Low Risk




          1Q06           2Q06   3Q06        4Q06           1Q07       2Q07         3Q07         4Q07




      • reklasifikasi portofolio obligasi dari “Hold to    • reclassification of obligation portfolio from
        Maturity” (HTM) ke “Available for Sale” (AFS)        “Hold to Maturity” (HTM) to “Available for
        dan sebagian kecil ke “Trading”; dan                 Sale” (AFS) and a small portion to “Trading”;
      • fluktuasi beberapa market risk factor yang           and
        disebabkan oleh sub-prime mortgage di              • fluctuation of a number of market risk factors
        pasar Amerika Serikat yang membawa                   caused by the sub-prime mortgage market
        dampak terhadap pasar-pasar di seluruh               in the United States, which produced an
        dunia.                                               impact on markets globally.

      Faktor-faktor tersebut diatas khususnya telah        The above factors had especially affected the
      menyebabkan tingkat risiko sempat menyentuh          risk movement to moderate level, however by
      level moderate, akan tetapi dapat kembali lagi       the last quarter of 2007 the risk was returned
      ke tingkat risiko rendah pada kuartal terakhir       to low level.
      2007.


182
Basel II                                                      Basel II
Sejak tahun 2004, Perusahaan telah berupaya                   Since 2004, the Company has striven to
memenuhi persyaratan untuk pelaksanaan                        fulfill the regulations of Basel II, has begun to
Basel II, sehingga Perusahaan mulai                           construct a number of tools to assist in risk
membangun beberapa alat bantu pengelolaan                     management and continues to improve its
risiko serta terus dilakukan penyempurnaannya.                position in this area.

Dalam mempersiapkan pelaksanaan metode                        In preparation for implementation of the
Internal Rating Based (IRB) untuk risiko kredit,              Internal Rating Based (IRB) method of credit
pada tahun 2007 Perusahaan secara intensif                    risk, in 2007 the Company conducted intensive
telah melakukan sosialisasi penggunaan sistem                 socialization of the use of the credit rating
credit rating – Mega Credit Risk Rating (MCRR),               system – Mega Credit Risk Rating (MCRR)
yang dibangun dan mulai diimplementasikan                     - which was formulated and began to be
pada tahun 2006. Saat ini seluruh cabang                      implemented in 2006. At this time all branches
telah menggunakan MCRR dengan baik. Selain                    are using MCRR adequately. In addition,
itu secara rutin Perusahaan juga melakukan                    the Company routinely performed tests of
uji coba perhitungan kecukupan modal risiko
                                                              measurement of capital adequacy of credit
kredit dengan menggunakan Standardized
                                                              risk by use of the Standardized Approach, with
Approach melalui simulasi Quantitative Impact
                                                              simulations using Quantitative Impact Study
Study (QIS).
                                                              (QIS).
Sedangkan untuk penerapan Basic Indicator
Approach (BIA) untuk risiko operasional telah                 Meanwhile to apply the Basic Indicator
dilakukan simulasi secara rutin setiap bulan.                 Approach (BIA) of operational risk, simulations
Selanjutnya, sebagai persiapan pelaksanaan                    were performed routinely each month. Then,
metode Standardized Approach, telah                           in preparation for the application of the
dilakukan pemisahan aktivitas Perusahaan ke                   Standardized Approach method, activities
dalam lini bisnis-lini bisnis yang sesuai dengan              of the Company in different business lines
sifat dan karakteristik Perusahaan. Seperti                   have been separated in line with the nature
pada metode BIA, Perusahaan juga telah                        and characteristics of the Company. With the
melakukan uji coba perhitungan capital charge                 BIA method, the Company has performed
dengan metode Standardized Approach. Di                       capital charge measurement tests using the
sisi lain, guna menyempurnakan MIS dan                        Standardized Approach method. From a
untuk mendukung pendekatan BIA dan                            different perspective, to perfect MIS and to
Standardized Approach, infrastruktur data                     support the BIA and Standardized Approach
warehouse sedang dikembangkan sehingga                        systems, data warehouse infrastructure is being
memungkinkan memberikan informasi gross                       developed so that the potential to provide
income per-masing-masing lini bisnis secara                   information on gross income for each business
lebih efisien.                                                line can be presented more efficiently.

Sejak tahun 2006, pengelolaan market risk                     Since 2006, management of market risk has
dilaksanakan dengan menerapkan Internal                       been performed by establishment of the
Model melalui penggunaan Value at Risk (VaR).                 Internal Model by use of Value at Risk (VaR). In
Tahun berikutnya, Perusahaan melakukan                        the following year, the Company improved the
pengembangan atas Internal Model tersebut,                    Internal Model in order that within a relatively
sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama                  short time the establishment of limits based on
lagi, penentuan limit berdasarkan metode                      the VaR method will be possible. Additionally,
VaR dapat dimungkinkan. Selanjutnya,                          the VaR method together with the stress test
metode VaR bersama dengan stress test akan                    will be further developed to measure capital
dikembangkan lebih jauh lagi untuk dapat                      adequacy.
mengukur kecukupan modal.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                        183
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Corpo rate So c i al Re s p ons ib ilit y


Untuk mewujudkan visi “Menjadi Kebanggaan
Bangsa”, Bank Mega terus berupaya
mengimplementasikan Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan (CSR) sebagai bagian
dari penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
baik. Implementasi CSR merupakan bentuk
kepedulian Perusahaan untuk memberikan
kontribusi atas perkembangan dan kemajuan
bangsa.


To realize the vision “Pride of the Nation,” Bank Mega continues
to strive to implement Corporate Social Responsibility (CSR)
as a part of its application of Good Corporate Governance. The
implementation of CSR represents the Company’s concern to
make a contribution to the development of the nation.
      Co r p orate So c i a l Re spo nsibility
      Ta n g g ung Jawab So si al Perusaha a n




      Dalam menjalankan roda perusahaan,               In conducting its business operations,
      Bank Mega juga berperan sebagai Good             Bank Mega also plays the role of a Good
      Corporate Citizen dengan menempatkan             Corporate Citizen by taking on issues of social
      isu-isu tanggung jawab sosial sebagai bagian     responsibility as a part of normal business
      dari aktivitas usahanya. Pelaksanaan CSR         activities. The implementation of CSR is
      dilakukan dengan memberi penekanan lebih         conducted by way of assistance to improve
      terhadap peningkatan kualitas kehidupan          quality of life, with the commitment to make
      serta komitmen untuk memberikan kontribusi       a contribution to sustainable economic
      terhadap peningkatan ekonomi secara              development.
      berkelanjutan.
                                                       In 2007, Bank Mega was consistent in applying
      Selama tahun 2007, Bank Mega secara              its CSR programs by way of Mega Sharing
      konsisten melaksanakan program CSR melalui       (Mega Berbagi), including with the donation
      Mega Berbagi, diantaranya penyaluran             of funds to victims of flooding in a number of
      sumbangan bagi korban banjir di beberapa titik   areas of Jakarta in February. In March, Bank
      di Jakarta pada bulan Februari. Selanjutnya      Mega inaugurated playgrounds and libraries
      pada bulan Maret tahun yang sama, Bank           for children living near the Bank Mega Tower.
      Mega meresmikan Taman Bermain dan                In August, Bank Mega conducted the Concern
      Perpustakaan bagi anak-anak yang berlokasi       for National Education program by donating
      di samping gedung Menara Bank Mega.              computers to primary schools affected by the
      Selanjutnya pada bulan Agustus, Bank Mega        earthquake at Yogyakarta, while in September
      mengadakan kegiatan Peduli Pendidikan            a banking education program was mounted
      Bangsa dengan melakukan hibah komputer           at SMA Al-Azhar 3 in Kebayoran Baru, South
      untuk SD korban gempa di Yogyakarta yang         Jakarta. Together with the Indonesian Red
      kemudian disusul pada bulan September            Cross, Bank Mega held blood donation
      dengan penyelenggaraan edukasi perbankan         programs for employees of the bank. With
      di SMA Al-Azhar 3 Kebayoran Baru, Jakarta        the arrival of the Muslim festival of Idul Fitri
      Selatan. Bekerjasama dengan PMI Jakarta,         in October, Bank Mega distributed gifts of
      Bank Mega melakukan donor darah yang             basic foods to low-income people, orphans
      diikuti karyawan-karyawati Bank Mega.            and the poor in all areas of the country. In the
      Bersamaan dengan datangnya hari Raya Idul        same month, Bank Mega Berbagi also made a
      Fitri, pada bulan Oktober Bank Mega di seluruh   donation to persons who evacuated from the
      Indonesia melakukan pembagian sembako            area of volcano Gunung Kelud.




186
kepada masyarakat yang kurang beruntung/                      As its year-end CSR activity for 2007, in
panti asuhan/kaum dhuafa. Di bulan yang                       November Bank Mega held an activity called
sama, Bank Mega Berbagi juga memberikan                       Care for Education by means of Donation
sumbangan bagi para pengungsi di Gunung                       Program 1,000 Computers, making gifts of
Kelud.                                                        usable computers to the Islamic University,
                                                              Bandung (Unisba).
Sebagai kegiatan CSR akhir tahun 2007, pada
bulan November Bank Mega mengadakan
kegiatan Peduli Pendidikan melalui Program
Hibah 1.000 Komputer dengan memberikan
hibah komputer layak pakai yang diberikan
kepada Universitas Islam Bandung (Unisba).




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                  187
Data Perusahaan
Cor p o rate D at a
                                                                                            Board of Commissioners




                                         Risk Monitoring Committee, Audit Committee,
                                            Remuneration & Nomination Committee


                                                                                                Office of the President
                                                                                                       Director
                                                                                                       Pres. Dir.

                                                           CFO




                                                                                                      Treasury & International
            Retail Banking Directorate               Credit Directorate
                                                                                                        Banking Directorate
                   Director Retail                    Director Credit
                                                                                                            Director TIB

                                                                               IT & Operation
                                                                            Services Directorate
                                                                              Chief of IT & Opt




      Card Business
         General
        Manager
                           Liabilities
                                                        Corporate
                          & Fee Base                                             IT Service
                                                        Business 1                                       Treasury Division
                         Management                                                Division
                                                          Division                                         Division Head
                            Division                                            Division Head
      Card Center                                      Division Head
                         Division Head
         Division
      Division Head
                                                        Corporate
                          Electronic                                           IT Development             Capital Market
                                                        Business 2
                       Banking Division                                            Division              Services Division
                                                          Division
                        Division Head                                           Division Head             Division Head
                                                       Division Head


                                                                                                           International
                                                       Commercial                 Operation                  Banking &
                                                     Business Division         Service Division              Financial
                                                      Division Head             Division Head               Institution
                                                                                                              Division
                                                                                                           Division Head
                                                                                   Credit
                                                        Consumer
                                                                               Administration
                                                     Business Division
                                                                                  Division
                                                      Division Head
                                                                               Division Head



                                                       Indirect Retail            Financial
                                                          Financing             Management
                                                           Division                Division
                                                        Division Head           Division Head




190
Struktur Organisasi
Organization Structure




           Steering Committees : Credit, ALCO, Human Capital, IT,
              Service, Risk Management, Product, Credit Policy




     Human Capital
                                     Risk Management &
   Management & Corp.
                                    Compliance Directorate
   Services Directorate
                                        Director RMC
      Director HCMS




                                                                                              Network
                                                                                             Management
                                                                                               General
                                           Corporate                                          Manager
       Human Capital
                                            Secretary
       Management &
                                            & Service                    SKAI
       Development
                                          Development               Division Head
          Division                           Division
       Division Head                      Division Head                               Network
                                                                                                     Regional Offices
                                                                                    Management
           Human                                                   Special Asset                        Regional
                                                                                       Division
         Resources                                                 Management &                         Manager
                                          Legal Division                            Division Head
       Administration                                              Restructuring
                                          Division Head
      Division Division                                               Division
            Head                                                   Division Head
                                                                                                          Branch
                                                                                                          Offices
           Banking                                                   Credit Risk                          Branch
                                          Compliance &                                                    Manager
        Procurement                                                  Acquisition
                                          GCG Division
           Division                                                    Division
                                          Division Head
        Division Head                                               Division Head
                                                                                                       Sub Branch
                                                                                                         Offices
                                                                                                       Sub Branch
         Property &                            Risk                                                     Manager
          Facility                        Management
        Management                           Division
          Division                        Division Head
          Division
            Head
                                          Special Unit
                                             “KYC”
                                          Special Dept.
                                              Head




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                          191
                                  Tertinggi              Terendah              Penutupan           Volume (Saham)


                               2007        2006        2007       2006       2007       2006       2007          2006

       Kuartal Pertama       Rp 2.175    Rp 2.300    Rp 2.000   Rp 2.000   Rp 2.000   Rp 2.100   478.000    1.025.500


       Kuartal Kedua        Rp 3.300      Rp 2.475   Rp 2.000   Rp 2.025   Rp 3.200   Rp 2.300   609.500    2.645.000


       Kuartal Ketiga       Rp 4.200     Rp 2.450    Rp 3.100   Rp 2.000   Rp 3.600   Rp 2.325    139.500       397.000


       Kuartal Keempat      Rp 3.400     Rp 2.350    Rp 3.075   Rp 2.000   Rp 3.150   Rp 2.100   398.000        252.500


      Informasi Pemegang Saham
      Shareholders Information




          Tahun                         Keterangan                   Jumlah Saham                Pencatatan


          2000                Penawaran Umum Perdana                 562.500.000


          2001             Dividen Saham dan Saham Bonus             752.250.000
                                                                                             Bursa Efek Jakarta &
                                                                                             Bursa Efek Surabaya
          2002               Penawaran Umum Terbatas I               940.230.000


          2005             Dividen Saham dan Saham Bonus             1.425.388.642

                             Penawaran Umum Terbatas II
          2006                                                       1.625.443.188

      Kronologis Pencatatan Saham
      Chronology of Shareholders Listing




                                   Nama                                         Saham
                                                                                                            %

           PT. Mega Corpora (d/h PT. Para Global Investindo)                 897.562.265                 55,22

                        Masyarakat (kepemilikan <5%)                         727.880.923                 44,78

                                   Total                                     1.625.443.188              100,00

      Komposisi Pemegang Saham per 31 Desember 2007
      Shareholders Composition as per 31 December 2007




192
    Tahun       Dividen per Saham (Rp)        Jenis Dividen     Jumlah Pembayaran (Rp)      % Dividen terhadap
                                                                                               Laba Bersih

    2002                   11,27                  Tunai                 8.544.900.000              30%

    2003                  76,66                   Tunai               72.080.000.000               40%

    2004                   113,17                 Tunai                 106.405.101.412            40%

    2005                 136,00                   Tunai                127.871.280.000             40%

    2005                 204,13                   Saham                191.929.738.359             60%

    2006                        -                    -                                -             0%

Kronologis Pencatatan Saham
Chronology of Shareholders Listing


Kepemilikan Saham PT Bank Mega                                Share ownership of PT Bank Mega Tbk
Tbk                                                           Based on Decree of the Minister for Justice
Berdasarkan SK Menteri Hukum & HAM                            and Human Rights No. W7-04909 HT.01.04-
Nomor: W7-04909 HT.01.04-TH.2007 tanggal                      TH.2007 of 2 May 2007 on Approval of
02 Mei 2007, tentang persetujuan Akta                         Changes in the Rules of Incorporation of
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas                   Limited Liability Companies, the name of the
(terlampir) telah dilakukan perubahan nama                    holding company of Bank Mega was changed
PT. Para Inti Holdindo menjadi PT. CT Corpora.                from PT. Para Inti Holdindo to become PT. CT
Adapun pemegang saham PT. CT Corpora                          Corpora. The shareholders of this company is
adalah Keluarga Chairul Tanjung                               Chairul Tanjung Family.

Berdasarkan SK Menteri Hukum & HAM                            Based on Decree of the Minister for Justice and
Nomor: C-03043 HT.01.04-TH.2007 tanggal                       Human Rights No. C-03043 HT.01.04-TH.2007
13 Nopember 2007, tentang persetujuan Akta                    of 13 November 2007 on Approval of Changes
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan telah                      in the Rules of Incorporation of a Company, the
dilakukan perubahan nama PT. Para Global                      name PT. Para Global Investindo, the holder of
Investindo selaku pemegang saham PT. Bank                     55.22% of shares in Bank Mega was changed
Mega Tbk. sebesar 55,22% menjadi PT. Mega                     to PT. Mega Corpora. The composition of
Corpora. Adapun komposisi pemegang saham                      shareholders in PT. Mega Corpora is as follows:
PT. Mega Corpora adalah:                                      a. PT. CT Corpora              99,99 %
  • PT. CT Corpora            99,99 %                         b. PT. Para Rekan Investama 00,01 %.
  • PT. Para Rekan Investama  00,01 %.




        PT. CT Corpora
 (d/h PT. Para Inti Holdindo)
  - Keluarga Chairul Tanjung
             100%
                                                PT. Mega Corpora
                                                                                        PT. Bank Mega Tbk.
                                        (d/h PT. Para Global Investindo)
                                                                                    - PT. Mega Corpora 55,22%
                                             - PT. CT Corpora 99,99%
                                                                                       - Publik (<5%) 44,78%
                                        - PT. Para Rekan Investama 0,01%


  PT. Para Rekan Investama
 - Keluarga Chairul Tanjung
            100%



Skema Kepemilikan Saham PT Bank Mega Tbk
Shares Ownership Scheme of PT Bank Mega Tbk



B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                       193
      Dewan Ko mi s a ri s
      B o a rd O f Co mmi ssi o n e r s




      Chairul Tanjung                                         Achjadi Ranuwisastra
      Komisaris Utama                                         Komisaris Independen
      President Commissioner                                  Independent Commissioner

      Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta pada      Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Kebumen
      tahun 1962. Menyelesaikan pendidikan Kedokteran         pada tahun 1944. Menyelesaikan pendidikan Sarjana
      Gigi pada tahun 1987 di Universitas Indonesia dan       Ekonomi jurusan Perusahaan, Universitas Padjadjaran,
      memperoleh gelar Master of Business Administration      Bandung pada tahun 1968 dan mengikuti berbagai
      Executive dari IPPM pada tahun 1993.                    kursus di bidang perbankan di dalam maupun di luar
                                                              negeri.
      Mengawali karir pada tahun 1983 sebagai Managing
      Director pada CV Abadi Medical and Dental               Mengawali karir dengan bergabung di Bank Ekspor
      Supply. Tahun 1986 - 1987 sebagai Kepala Proyek         Impor Indonesia / Bank Exim pada tahun 1969
      Pembangunan Unit Perawatan Thalasemia RSCM-             sebagai pegawai pimpinan dan menjabat kepala
      Jakarta. Sejak tahun 1996 sampai saat ini, beliau       cabang di beberapa daerah di Indonesia dan terakhir
      menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Mega.             menjabat sebagai Direktur sejak tahun 1992 sampai
      Pada tahun 2001 sampai sekarang beliau menjabat         tahun 1997. Tahun 1998 - 1999 beliau menjabat
      sebagai Komisaris Utama PT. Televisi Transformasi       sebagai Wakil Komisaris Utama – Bank Danamon
      Indonesia / Trans TV. Beliau juga menjabat sebagai      Indonesia. Tahun 1997 - 1998 menjabat sebagai
      Komisaris Utama PT. Duta Visual Nusantara Teve          Komisaris Bank Mega dan pada tahun 1998 - 2004
      Tujuh / Trans 7 sejak tahun 2006. Pada tahun            menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mega. Beliau
      2007 beliau menjabat sebagai Komisaris Utama            menjabat kembali sebagai Komisaris Bank Mega
      PT. Mahagaya Perdana yang merupakan pemegang            sejak tahun 2004 sampai sekarang.
      lisensi branded internasional seperti Etienne Aigner,
      Hugo Boss, Miu-Miu, Tods dan produk fashion
      terkenal lainnya.                                       An Indonesian Citizen, born in Kebumen in 1944. He
                                                              completed his studies with a degree in Economics
                                                              specializing in corporate business at Padjadjaran
      An Indonesian Citizen, born in Jakarta in 1962. He      University in Bandung in 1968, and since then has
      graduated from faculty of Dentistry, University of      attended a number of courses in banking both in
      Indonesia in 1987 and obtained a Master degree of       Indonesia and overseas.
      Business Administration Executive from IPPM in 1993.
                                                              He began his career at Bank Ekspor Impor Indonesia
      Beginning his career in 1983 as Managing Director       / Bank Exim in 1969 as an executive officer and
      of CV Abadi Medical and Dental Supply. In 1986          headed branches in a number of regions in Indonesia,
      and the following year he was the Project Leader        finally serving as a Director from 1992 to 1997. From
      for the Thalasemia Unit Development Program at          1998 until 1999 he served as Deputy President
      Jakarta’s RSCM Hospital. Since 1996 until the present   Commissioner for Bank Danamon Indonesia. From
      time, he has served as President Commissioner of        1997 - 1998 he was appointed a Commissioner
      Bank Mega. From 2001 until now, he has served as        of Bank Mega and from 1998 - 2004 he served
      President Commissioner of PT. Televisi Transformasi     as President Director of Bank Mega. He was re-
      Indonesia / Trans TV. He has also served as President   appointed as a Commissioner of Bank Mega from
      Commissioner at PT. Duta Visual Nusantara Teve          2004 until now.
      Tujuh / Trans 7 since 2006. In 2007 he was appointed
      as President Commissioner for PT. Mahagaya
      Perdana, the holder of licenses for international
      brands including Etienne Aigner, Hugo Boss, Miu-Miu,
      Tods and other well-known fashion products.




194
Rachmat Maulana
Komisaris Independen
Independent Commissioner

Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta pada
tahun 1950. Menyelesaikan pendidikan terakhir
Magister Management dalam bidang Keuangan dan
Perbankan pada tahun 1996 di Universitas Airlangga
Surabaya.

Tahun 1973 memulai karir sebagai bankir di Citibank
sampai dengan tahun 1980. Tahun 1980 - 1985
bergabung dengan PT. Finconesia sebagai Sub
Manager Corporate Finance. Tahun 1985 beliau
bergabung dengan Bank Pacific sebagai Pemimpin
Cabang, sampai dengan tahun 1989. Dari tahun
1989 - 1996 bergabung dengan Bank International
Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Pemimpin
Wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur. Tahun 1996
- 1997 beliau menjabat sebagai Direktur Fuji Bank
International Indonesia dan tahun 1997 menjabat
sebagai Direktur Ritel dan Komersial Bank Nasional.
Pada tahun 1997 - 2005 beliau menjabat sebagai
Direktur Kredit Bank Mega dan sejak tahun 2005
sampai saat ini menjabat sebagai Komisaris Bank
Mega.


An Indonesian Citizen, born in Jakarta in 1950. He
finished his education with a Master of Management
degree specializing in Finance and Banking in 1996 at
Airlangga University, Surabaya.

He began his career in 1973 as a banker at Citibank,
where he worked until 1980. From 1980 until 1985
he served with PT. Finconesia as Sub-Manager
Corporate Finance. In 1985 he joined Bank Pacific as
a Branch Head, serving in that position until 1989.
From 1989 to 1996 he worked with Bank International
Indonesia, in his last position with the bank serving
as East Java and Eastern Indonesia District Head.
From 1996 to 1997 he served as a Director of Fuji
Bank International Indonesia and in 1997 became
Director of Retail and Commercial for Bank Nasional.
From 1997 until 2005 he served as Credit Director
for Bank Mega and from 2005 until the present as a
Commissioner of Bank Mega.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T   195
      Dewan M a n a j e me n
      B o a rd O f M an ag e me nt




      Yungky Setiawan
      Direktur Utama
      President Director

      Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta           He began his career in 1986 as Assistant Manager
      pada tahun 1962. Memperoleh gelar Bachelor of           in the Sales & Distribution Department of PT. Sudhi
      Science Business Administration dari City University    Mitra, holder of the license for Kimberly Clark
      Canada pada tahun 1986. Beliau mengikuti Harvard        Corporation, remaining in that position until 1987.
      Executive Program di Harvard Business School,           He entered the banking profession in 1988 as Card
      Massachusetts tahun 1997 dan pada tahun 2003            Marketing Manager, Card Center Bank Danamon
      mempelajari Strategic Marketing Planning pada           Indonesia and later became Vice President Product
      University of Michigan - Business School. Beliau juga   and Service Development in 1997. From March until
      mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan di          September 1997 he served as President Director of
      bidang perbankan di dalam maupun di luar negeri.        PT. Danamon Kreasi Pariwara and from September
                                                              until December 1997 as Marketing Director of PT.
      Mulai bekerja pada tahun 1986 sebagai Assistant         Danamon Asuransi.
      Manager Sales & Distribution Dept. di PT. Sudhi
      Mitra pemegang lisensi dari Kimberly Clark              In 1998 he joined Bank Mega as Director of Retail
      Corporation sampai dengan tahun 1987. Mengawali         Banking. From 2004 until now he has served as
      karir dalam bidang perbankan pada tahun 1988            President Director of Bank Mega.
      sebagai Manager Card Marketing, Card Center Bank
      Danamon Indonesia dan terakhir menjabat sebagai
      Vice President Product and Service Development
      pada tahun 1997. Dari bulan Maret - September 1997
      menjabat sebagai President Director PT. Danamon
      Kreasi Pariwara dan pada bulan September -
      Desember 1997, beliau menjabat sebagai Marketing
      Director PT. Danamon Asuransi.

      Pada tahun 1998 beliau bergabung dengan Bank
      Mega sebagai Direktur Ritel Banking sampai dengan
      tahun 2004. Mulai tahun 2004 sampai dengan
      sekarang beliau menjabat sebagai Direktur Utama
      Bank Mega.


      An Indonesian Citizen, born in Jakarta in 1962. He
      obtained a degree of Bachelor of Science Business
      Administration from City University of Canada in
      1986. He attended the Harvard Executive Program
      at Harvard Business School, Massachusetts in 1997
      and in 2003 studied Strategic Marketing Planning at
      the University of Michigan Business School. He has
      also attended a number of education and training
      programs in banking both in Indonesia and overseas.




196
Suwartini                                                     Kostaman Thayib
Direktur                                                      Direktur
Director                                                      Director

Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Prabumulih              Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Palembang
pada tahun 1953. Menyelesaikan Master of Bussiness            pada tahun 1962. Menyelesaikan pendidikan
Administration di Century University, New Mexico.             terakhir dalam bidang Management & Business
Memulai karir pada tahun 1978 sebagai Senior                  Administration di Portland State University, Oregon,
Personel Administration and Finance Officer pada              Amerika Serikat, pada tahun 1991, beliau memperoleh
United Nation High Commmissioner Refugees /                   gelar Master of Science di Universitas yang sama
UNHCR sampai dengan tahun 1992.                               pada tahun 1991.

Memulai karir dalam bidang perbankan di Bank                  Memulai karir pada tahun 1987 sebagai Manager
Bepede Indonesia pada tahun 1992 sampai dengan                Operasional di PT Program Pendidikan Teknologi
tahun 1995 menjabat sebagai Assisten Direksi.                 Komputer selanjutnya bekerja sebagai engineer di
Pada tahun 1995 - 1998 beliau menjabat Senior Vice            berbagai perusahaan software di Indonesia. Karir
President - Pemimpin Divisi SDM dan Umum di PT                beliau dalam bidang perbankan diawali di Bank
Hastin Internasional Bank. Pada tahun 1998 mulai              Central Asia pada tahun 1992 dengan jabatan terakhir
bergabung dengan Bank Mega dan menjabat sebagai               sebagai Deputy Division Head Consumer Banking
Senior Vice President - Pemimpin Divisi SDM, Umum             pada tahun 2002. Pada tahun 2002 menjabat
dan Corporate Secretary sampai dengan tahun 2000.             sebagai SVP dan Group Head Consumer Liabilities
Tahun 2000 - 2006 beliau menjabat sebagai Direktur            and Electronic Banking di Bank Mandiri sampai
Kepatuhan & Umum. Dan sejak tahun 2006 sampai                 dengan tahun 2003. Pada tahun 2003, beliau juga
dengan sekarang beliau menjabat sebagai Direktur              menjabat sebagai President Commisioner PT. AXA
Risk Management & Compliance.                                 Mandiri Financial Services – Indonesia. Bergabung di
                                                              Bank Mega sejak tahun 2004 sebagai Direktur Retail
                                                              Banking.
An Indonesian Citizen, born in Prabumulih in 1953.
She completed her Master of Business Administration
at Century University, New Mexico. She began her              An Indonesian Citizen, born in Palembang in
career in 1978 as Senior Personnel Administration             1962. He completed his education with a degree
and Finance Officer at the United Nations High                in Management & Business Administration from
Commissioner for Refugees / UNHCR, retaining that             Portland State University, Oregon, USA, in 1991, and
position until 1992.                                          gained a Master of Science degree from the same
                                                              university, also in 1991.
She joined the banking industry at Bank Bepede
Indonesia in 1992 until 1995 as Assistant to the              His career began in 1987 as Manager Operational
Directors. From 1995 until 1998 she worked as Senior          at PT Program Pendidikan Teknologi Komputer and
Vice President – Human Resources and General                  then worked as an engineer at a number of software
Division Head at PT Hastin Internasional Bank. In             companies in Indonesia. His career in banking began
1998 she joined Bank Mega as Senior Vice President            at Bank Central Asia in 1992, with his last position
- Human Resources, General Affairs and Corporate              at that bank as Deputy Division Head Consumer
Secretary Division Head, remaining in that position           Banking in 2002. From 2002 until 2003 he was SVP
until 2000. From 2000 until 2006 she served as                and Group Head Consumer Liabilities and Electronic
Director of Compliance and General Affairs, while             Banking at Bank Mandiri. In 2003, he also served as
from 2006 until now she has served as Director for            President Commisioner of PT. AXA Mandiri Financial
Risk Management & Compliance.                                 Services – Indonesia. He joined Bank Mega in 2004
                                                              as Director of Retail Banking.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                           197
      Dewan M a n a j e me n
      B o a rd O f Man ag e me nt




      Daniel Budirahaju                                      J.B. Kendarto
      Direktur                                               Direktur
      Director                                               Director

      Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta pada     Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Yogyakarta
      tahun 1952 memperoleh gelar Bachelor of Business       pada tahun 1955, memperoleh gelar Sarjana Ekonomi
      Administration di Technical College of Cologne,        dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun
      Germany, pada tahun 1982.                              1979. Beliau aktif mengikuti berbagai pelatihan di
                                                             bidang perbankan di luar negeri.
      Memulai karirnya pada tahun 1982 sebagai
      Management Trainee di European Asian Bank,             Memulai karir perbankan di Bank Ekspor Impor
      Hamburg, sampai dengan tahun 1984. Pada tahun          Indonesia / Bank Exim pada tahun 1979 sebagai
      1984 beliau bekerja di Deutsche Bank, Jakarta          trainee calon pegawai pimpinan, beliau telah
      dengan jabatan terakhir sebagai Head of Credit         memegang berbagai jabatan di Kantor Pusat dan
      Administration sampai dengan tahun 1989. Tahun         sebagai pemimpin cabang dalam dan luar negeri.
      1989 beliau bekerja di Bank Central Asia dengan        Menjabat sebagai Direktur Treasury & International
      jabatan terakhir sebagai Head of Corporate Banking     Banking Bank Exim dari tahun 1998 - 1999. Dari
      sampai dengan tahun 2003. Dari tahun 2003 - 2005       tahun 1999 - 2003 menjabat sebagai Executive Vice
      beliau sebagai Konsultan Independen di Toronto,        President Group Institution and Overseas Network
      Kanada dan mulai tahun 2005 sampai dengan              dan Executive Vice President Direktorat Treasury &
      sekarang bergabung dengan Bank Mega menduduki          Global Market Bank Mandiri. Dari tahun 2003 - 2006
      jabatan Direktur Kredit.                               menjabat sebagai Direktur dan Senior Vice President
                                                             Treasury & International Bank Mandiri. Bergabung
                                                             dengan Bank Mega pada tahun 2007 sebagai
      An Indonesian Citizen, born in Jakarta in 1952, he     Direktur Treasury & International Banking.
      obtained a Bachelor of Business Administration at
      the Technical College of Cologne, Germany, in 1982.
                                                             An Indonesian Citizen, born in Yogyakarta in 1955,
      His career began in 1982 as Management Trainee         he obtained a Bachelor of Economics degree from
      at European Asian Bank, Hamburg, working there         Gadjah Mada University in Yogyakarta in 1979. He has
      until 1984. In 1984 - 1989 he joined Deutsche Bank     also attended a number of training courses in aspects
      in Jakarta where he rose to become Head of Credit      of banking both in Indonesia and overseas.
      Administration. In 1989 he joined Bank Central Asia,
      with his last position there as Head of Corporate      His career began at Bank Ekspor Impor Indonesia
      Banking until 2003. From 2003 until 2005 he            / Bank Exim in 1979 as a management trainee, and
      worked as an Independent Consultant in Toronto,        was later appointed to a variety of positions at
      Canada. He joined Bank Mega in 2005 until now,         head office and as branch office head at domestic
      where he serves as Director of Credit.                 and overseas branches. He was Director Treasury
                                                             & International Banking for Bank Exim from 1998
                                                             until 1999. From 1999 until 2003 he served at Bank
                                                             Mandiri as Executive Vice President Group Institution
                                                             and Overseas Network and Executive Vice President
                                                             Directorate Treasury & Global Markets. From 2003
                                                             until 2006 he was Director and Senior Vice President
                                                             Treasury & International at Bank Mandiri. He joined
                                                             Bank Mega in 2007 as Director of Treasury &
                                                             International Banking.




198
Tjutjut Bramantoro                                            Dominador M. De Jesus Jr
Direktur                                                      Chief of IT & Operation
Director                                                      Chief of IT & Operation

Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Probolinggo             Warga Negara Philippines, lahir di Manila tahun 1947.
pada tahun 1956, memperoleh gelar Insinyur dari               Pendidikan Master in Business Management, Asian
Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya pada             Institute of Management, Citibank Scholar.
tahun 1980.
                                                              Mengawali karir di perbankan pada tahun 1974
Memulai bekerja pada tahun 1980 sebagai System                sebagai eksecutive trainee di Citibank,NA,
Engineer, IBM Indonesia sampai dengan tahun 1985.             Philippines dan jabatan terakhir adalah Senior Branch
                                                              Operations-Cebu Branch, Citibank,NA, Philippines
Karir di bidang perbankan diawali pada tahun 1985
                                                              tahun 1989. Pada tahun 1989 sebagai Vice President
sebagai Information Technology Head, Citibank N.A.
                                                              for Operations, Urban Development Bank – Manila
di Jakarta sampai dengan tahun 1995. Tahun 1995               Philippines. Tahun 1990 beliau pindah ke Bank
bergabung dengan Bank Universal sebagai Internal              Danamon Indonesia, dengan jabatan terakhir pada
Audit Head sampai dengan tahun 1998. Jabatan                  tahun 1995 sebagai Executive Vice President for
terakhir di Bank Universal sebagai Direktur pada              Technology Projects Division. Dari tahun 1996 - 1999
tahun 1999 - 2002. Pada tahun 2003 bergabung                  sebagai Chief Executive Officer, PT. Danamon Usaha
dengan Bank Mega sebagai Group Head dan                       Lestari / PT. Danamon Sanatel. Tahun 2000 – 2002
Strategic Project Leader sampai dengan tahun 2006.            sebagai Direktur Financial Services Industry, Business
Pada tahun 2006 beliau diangkat sebagai Direktur              Consulting, Arthur Andersen – Indonesia. Dari tahun
Human Capital Management & Corporate Services.                2002 – 2003 beliau menjabat sebagai Senior Advisor
                                                              & Internal Consultant, PT. Bank Mandiri Tbk. Dan
                                                              pada tahun 2004 - 2006 beliau menjabat sebagai
                                                              Senior Advisor, PT Bank BNI Tbk. Bergabung dengan
An Indonesian Citizen, born in Probolinggo in 1956,
                                                              Bank Mega pada tahun 2006 sebagai Chief of IT &
he obtained a degree of engineer from Technology
                                                              Operations Services.
Institute Sepuluh November, Surabaya in 1980.

He began work in 1980 as System Engineer at IBM               A citizen of the Philippines, he was born in Manila
Indonesia until 1985. His career in banking began             in 1947. He has a Master in Business Management
in 1985 when he was appointed as Information                  degree from the Asian Institute of Management as a
Technology Head, Citibank N.A. in Jakarta until 1995.         Citibank Scholar.
In 1995 he joined Bank Universal as Internal Audit
Head until 1998. He was appointed as a Director of            He began his career in banking in 1974 as an
Bank Universal in 1999, remaining in that position            executive trainee at Citibank, NA in the Philippines
until 2002. In 2003 he joined Bank Mega as Group              and rose to become Senior Branch Operations - Cebu
Head and Strategic Project Leader, retaining that             Branch, Citibank, NA, the Philippines in 1989. In 1989
position until 2006. In 2006 he was appointed                 he became Vice President for Operations, Urban
Director of Human Capital Management & Corporate              Development Bank – Manila, the Philippines. In 1990
                                                              he moved to Bank Danamon Indonesia, where he
Services.
                                                              stayed until 1995 when his position was Executive
                                                              Vice President for Technology Projects Division. From
                                                              1996 until 1999 he was Chief Executive Officer, PT.
                                                              Danamon Usaha Lestari / PT. Danamon Sanatel. From
                                                              2000 until 2002 he was Director Financial Services
                                                              Industry, Business Consulting, Arthur Andersen –
                                                              Indonesia. From 2002 until 2003 he was Senior
                                                              Advisor & Internal Consultant, PT. Bank Mandiri Tbk.
                                                              From 2004 until 2006 he was Senior Advisor, PT
                                                              Bank BNI Tbk. He joined Bank Mega in 2006 as Chief
                                                              of IT & Operations Services.


B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                             199
      Ko mite Au d i t
      Au dit Co mmi t te e




      Achjadi Ranuwisastra                                     Rachman Mawardi
      Ketua                                                    Anggota Komite
      Chief                                                    Committee Member

      Warga Negara Indonesia Lahir di Kebumen                  Warga Negara Indonesia Beliau lahir di Garut, pada
      tanggal 1 Maret 1944, menjabat sebagai Ketua             tanggal 10 Nopember 1941. Lulus dari Fakultas
      Komite Audit Bank Mega sejak tahun 2004. Beliau          Ekonomi Jurusan Akuntansi, Universitas Padjadjaran
      bertanggung jawab atas pemantauan dan evaluasi           pada tahun 1968. Sejak tahun 1970 – 1996 bekerja di
      atas perencanaan dan pelaksanaan audit serta             Bank Exim Mulai dari Staf sampai menduduki Kepala
      pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam          Biro dengan pangkat terakhir Direktur Muda dengan
      rangka menilai kecukupan proses pelaporan                berbagai tugas dan jabatan di bidang Pengawasan,
      keuangan.                                                Kredit Dan Operasional Perbankan. Tahun 1997 -
                                                               2004 menjabat sebagai Komisaris Bank Mega.

      An Indonesian citizen, he was born in Kebumen            Menjabat sebagai Anggota Komite Audit Bank
      on 1 March 1944 and has been Chief of the Audit          Mega sejak tahun 2004. Sebagai Anggota Komite
      Committee of Bank Mega since 2004. He is                 Audit, beliau bertanggung jawab memantau dan
      responsible for monitoring and evaluation of audit       mengevaluasi pelaksanaan tugas SKAI, kesesuaian
      planning and implementation and oversight of             antara pelaksanaan audit dan laporan keuangan
      steps taken as a result of audits as part of financial   dengan standar audit dan akuntansi yang berlaku,
      reporting processes.                                     serta tindak lanjut oleh Direksi atas temuan SKAI,
                                                               akuntan publik, dan hasil pengawasan Bank
                                                               Indonesia.


                                                               An Indonesian citizen, he was born in Garut on 10
                                                               November 1941. Graduated in Accountancy from the
                                                               Faculty of Economics at Padjadjaran University in
                                                               1968, from 1970 until 1996 he worked at Bank Exim,
                                                               beginning as a Staff Officer and becoming Chief
                                                               Bureau, with his final position as Junior Director with
                                                               a variety of responsibilities and positions in the area
                                                               of Monitoring, Credit and Banking Operations. From
                                                               1997 until 2004 he has served as a Commissioner of
                                                               Bank Mega.

                                                               He has served as a Member of the Audit Committee
                                                               of Bank Mega since 2004. As a Member of the Audit
                                                               Committee, he is responsible for oversight and
                                                               evaluation of the operations of SKAI, compliance
                                                               between audit implementation and financial
                                                               reporting according to prevailing audit and
                                                               accounting standards, as well as of related steps of
                                                               the Directors on SKAI findings, the public accounting,
                                                               and oversight by Bank Indonesia.




200
Gunaryo Gunawan
Anggota Komite
Committee Member

Warga Negara Indonesia Lahir di Surabaya, pada
tanggal 5 September 1933 dan sejak tahun 1997
menjabat sebagai Anggota Komite Audit Bank Mega.
Dengan tugas mendukung Ketua dalam segala hal
yang berkaitan dengan tugas Komite.


An Indonesian citizen, he was born in Surabaya on
5 September 1933 and since 1997 has served as a
Member of the Audit Committee of Bank Mega. He is
responsible for supporting the Committee Chief in all
aspects related to the duties of the Committee.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T   201
      Ko mite Pe ma n t a u R i siko
      R is k M o ni to r i ng Co mmi ttee




      Rachmat Maulana                                      Mustamir Bakri
      Ketua                                                Anggota Komite
      Chief                                                Committee Member

      Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta pada   Warga Negara Indonesia Lahir di Bukittinggi pada
      tahun 1950. Menyelesaikan Magister Management        tahun 1944. Pada tahun 1969 beliau menamatkan
      dalam bidang Keuangan dan Perbankan tahun            Sarjana Ekonomi dari Universitas Andalas.
      1996 di Universitas Airlangga Surabaya. Sebagai      Bergabung dengan Bank Indonesia pada tahun
      Ketua Komite Pemantau Risiko Bank Mega sejak 12      1974 dan mengikuti pendidikan calon pengawas
      Maret 2007. Beliau juga merangkap jabatan sebagai    Bank Indonesia sampai dengan tahun 1976. Beliau
      anggota Komite Remunerasi & Nominasi Bank Mega.      mengikuti pendidikan mengenai Loan Analysis di
                                                           FDIC Washington pada tahun 1996 dan pada tahun
                                                           1996 mengikuti SESPI Bank Indonesia di Jakarta.
      An Indonesian citizen, he was born in Jakarta in     Sebagai anggota Komite Pemantau Risiko di Bank
      1950. He received a Master of Management degree      Mega terhitung mulai tanggal 12 Maret 2007.
      in Finance and Banking in 1996 from Airlangga
      University, Surabaya. He has served as Chief of
      the Risk Monitoring Committee of Bank Mega           An Indonesian citizen, he was born in Bukittinggi in
      since 12 March 2007. He is also a member of the      1944 and received a Bachelor of Economics degree
      Remuneration and Nomination Committee of Bank        from Andalas University in 1969. He joined Bank
      Mega.                                                Indonesia in 1974, where he was trained in monitoring
                                                           with Bank Indonesia up until 1976. He also took part
                                                           in an education program on Loan Analysis at FDIC in
                                                           Washington in 1996 and in the same year took part
                                                           in SESPI Bank Indonesia in Jakarta. He became a
                                                           member of the Risk Monitoring Committee at Bank
                                                           Mega on 12 March 2007.




202
Purwo Yunianto
Anggota Komite
Committee Member

Warga Negara Indonesia Lahir di Jakarta pada tahun
1955. Mendapatkan gelar MBA pada tahun 1993 dari
University of Illinois – USA. Mengawali karir di bidang
perbankan pada tahun 1979 sebagai management
trainee di Bank Ekspor Impor Indonesia / Bank
Exim. Jabatan terakhir di Bank Exim adalah Kepala
Biro Kredit pada tahun 1999. Beliau pindah ke Bank
Mandiri sebagai Kepala Divisi Risk Management
– Financial Institution tahun 1999 - 2002. Beliau
juga mengajar MM UGM – Jakarta sejak tahun
2002 - 2006 dan dari tahun 2004 hingga saat ini
beliau menjadi Direktur Keuangan PT Tirto Bumi
Prakarsatama (jalan tol). Bergabung sebagai anggota
Komite Pemantau Risiko di Bank Mega terhitung
mulai tanggal 12 Maret 2007.


An Indonesian citizen, he was born in Jakarta in 1955
and obtained an MBA in 1993 from the University
of Illinois, USA. His career in the banking industry
began in 1979 as a management trainee at Bank
Ekspor Impor Indonesia / Bank Exim, where his
final position in 1999 was Head of Credit Bureau.
He moved to Bank Mandiri as Chief of the Risk
Management Division – Financial Institutions, holding
the position from 1999 to 2002. He also taught at the
UGM Master of Management Course in Jakarta from
2002 until 2006 and served from 2004 until now as
Finance Director for PT Tirto Bumi Prakarsatama (toll
roads). He became a member of the Risk Monitoring
Committee of Bank Mega on 12 March 2007.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T   203
      Ko mite Re mu n e ra s i & No minasi
      Re m u ne ration & N o mi nation Com m ittee




      Achjadi Ranuwisastra                                  Rachmat Maulana
      Ketua                                                 Anggota Komite
      Chief                                                 Committee Member

      Warga Negara Indonesia Lahir di Kebumen tanggal       Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta pada
      1 Maret 1944 menjabat sebagai Ketua Komite            tahun 1950. Menyelesaikan pendidikan terakhir
      Remunerasi dan Nomisasi Bank Mega sejak 24 Mei        Magister Management dalam bidang Keuangan dan
      2007. Beliau merangkap jabatan sebagai Ketua          Perbankan pada tahun 1996 di Universitas Airlangga
      Komite Audit Bank Mega.                               Surabaya. sebagai anggota Komite Remunerasi
                                                            dan Nominasi Bank Mega sejak 24 Mei 2007. Beliau
                                                            merangkap jabatan sebagai Ketua Komite Pemantau
      An Indonesian Citizen, born in Kebumen on 1 March     Risiko Bank Mega.
      1944, he has served as Chief of Remuneration and
      Nomination Committee of Bank Mega since 24 May
      2007. He is also served as Chief of Audit Committee   An Indonesian Citizen, born in Jakarta in 1950.
      of Bank Mega.                                         Completed his study in Magister Management
                                                            in Finance and Banking in 1996 in University of
                                                            Airlangga, Surabaya. He became a member of
                                                            Remuneration and Nomination Committee of Bank
                                                            Mega since 24 May 2007. He is also served as Chief
                                                            of Risk Monitoring Committee of Bank Mega.




204
                                                              S ekretaris Per usahaan
                                                              Corporate Sec retary




Ariza Sufian                                                  Dony Oskaria
Anggota Komite                                                Sekretaris Perusahaan
Committee Member                                              Corporate Secretary

Warga Negara Indonesia Lahir di Jakarta pada tahun            Warga Negara Indonesia. Lahir di Tanah Datar tahun
1961. Menamatkan Sarjana Hukum dari Universitas               1969. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hubungan
Krisnadwipayana – Jakarta pada tahun 1987.                    Internasional – Universitas Padjadjaran, Bandung
Bergabung dengan Bank Mega tahun 2003 menjabat                pada tahun 1994. Saat ini sedang mengambil
sebagai Human Resource Management Division Head               program MBA pada Asian Institute of Management
dan menjabat sebagai anggota Komite Remunerasi                Philippine.
dan Nominasi Bank Mega sejak 24 Mei 2007.
                                                              Mengawali karir di bidang perbankan pada tahun
                                                              1995 di Bank Universal dengan jabatan terakhir
An Indonesian citizen, he was born in Jakarta in 1961.        pada tahun 2003 sebagai Branch & Card Operations
He gained a Bachelor of Laws degree from Jakarta’s            Division Head. Pada tahun 2003 - 2004 bekerja di
Krisnadwipayana University in 1987. He joined Bank            Bank Permata, terakhir menjabat sebagai Jakarta
Mega in 2003 as Human Resource Management                     Operation, E-Operation Head & Retail Banking Biz
Division Head and has served as a member of the               Partner. Bergabung dengan Bank Mega pada tahun
Remuneration and Nomination Committee of Bank                 2004 sebagai Operation Development Division Head
Mega since 24 May 2007.                                       dan pada tahun 2006 menjabat sebagai Service
                                                              Quality Division Head. Beliau menjabat sebagai
                                                              Corporate Secretary & Service Development Division
                                                              Head pada tahun 2007 sampai dengan sekarang.


                                                              An Indonesian Citizen, born in Tanah Datar in 1969.
                                                              He graduated as a Bachelor of International Relations
                                                              at Padjadjaran University in Bandung in 1994. He is
                                                              currently studying for an MBA at the Asian Institute
                                                              of Management, the Philippines.

                                                              He entered banking in 1995 with Bank Universal,
                                                              with his last position at the bank in 2003 as Branch
                                                              & Card Operations Division Head. In 2003 - 2004 he
                                                              worked at Bank Permata, with his last position there
                                                              as Head of Jakarta Operation, E-Operation & Retail
                                                              Banking Biz Partner. He joined Bank Mega in 2004
                                                              as Operation Development Division Head and in
                                                              2006 was appointed Service Quality Division Head.
                                                              He has served as Corporate Secretary & Service
                                                              Development Division Head since 2007.




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                            205
      Produk Kami
      Our Products
      Bank Mega memiliki beberapa jenis produk                   Bank Mega possesses several products which was
      yang tergolong dalam kategori sebagai berikut:             grouped in the following category:


      Simpanan                                                   Trade Finance
      Saving Deposit and Current Accounts                        • Mega SKBDN
      • Mega Dana Saving Account                                 • Mega Stanby LC
      • Mega Maxi Saving Account and Competitive Rate            • Mega Letter of Credit
      • Mega Ultima Saving Account at very competitive rate      • Mega Bank Garansi
      • Mega Dollar US and SIN Dollar Saving Account
      • Mega Pro Individual Saving Account                       Treasuri
      • Mega Bisnis Business Entity Current Account              Treasury
      • Mega Optima Current Account at Competitve Rate           • Foreign Exchange Transactions (Spot, Forward &
      • Mega Giro Valas US & SIN Dollar Current Account            Swap)
      • Mega Depo Time Deposit                                   • Money Market
      •   Mega   Depo Equity                                     • Marketable Securities/Bonds
      •   Mega   DOC On Call Deposit                             • SBI
      •   Mega   Rencana Real/Installment Saving Account
      •   Mega   Absolute                                        Layanan
                                                                 Services
                                                                 •   Mega ATM
      Pinjaman                                                   •   Mega Pass
      Loans                                                      •   Mega Call
      •   Mega   Guna Multi Purpose Loan                         •   Mega Mobile Banking
      •   Mega   OTO Car Loan                                    •   Mega Auto Pay
      •   Mega   Griya House Loan                                •   Mega Internet Banking
      •   Mega   Reno Renovation Housing Loan                    •   Mega Tax
      •   Mega   Medika Medical Professional Loan                •   Mega SDB (Safe Deposit Box)
      •   Mega   Refund                                          •   Mega Wali Amanat
      •   Mega   Modal Kerja Inventory Financing Cosumer Goods   •   Mega Concentration Account
      •   Mega   Investasi Investment Loan                       •   Mega PC Banking
      •   Mega   Sindikasi Corporate and Syndication Loan        •   Mega Automatic PIB
      •   Mega   PRK (Pinjaman Rekening Koran)                   •   Mega Custody Service
          Overdraft Facility                                     •   Mega Security Agent
      • Mega Oto Asset Purchase                                  •   Mega Transfer
      • Mega Oto Joint Financing                                 •   Mega Kliring
          Consumer Mega Otto Joint Financing                     •   Mega Inkaso
      •   Mega Inventory Financing                               •   Mega Intercity Clearing
      •   Mega Supplier Financing                                •   Settlement Bank
      •   Kredit Modal Kerja Working Capital Loan                •   Mega Payroll
      •   Kredit Modal Kerja Permanen                            •   Mega Internet Banking
          Permanent Working Capital Loan                         •   Pembayaran Tagihan Listrik Electricity Billing Payment
      • Kredit Pengusaha Kecil dan Mikro                         •   Pembayaran Telepon dan Telepon Seluler
          Micro and Small Enterprise Loan
                                                                     Telephone and Cellular Billing Payment
      • Kredit kepada Korporasi Primer dan Anggotanya            • Mega First Priority Banking
          Primary Cooperative Loan
                                                                 • MoneyGram
      • Pembiayaan Fasilitas Ekspor Impor
          Trade Finance Facility
      • Mega Implant Implant Banking Program                     Pembayaran dengan Kartu
                                                                 Payment Card
      • Jaminan dan Garansi Bank Bank Guarantee
                                                                 • Credit Card Mega Visa
                                                                 • Debit dan ATM Card Mega Pass

                                                                 Transaksi Internasional
                                                                 International Transactions
                                                                 • Remittance
                                                                 • Collection




206
Jaringan Cabang
Branch Networks




Kantor Pusat                                 Kantor Cabang                           Kantor Cabang Pembantu
Menara Bank Mega                             Jakarta-Sudirman Plaza                  Jakarta-Gedung Jaya
Jl. Kapten Tendean Kav. 12-14A               Sudirman Plaza Banking Hall 1st Floor   Gedung Jaya Ground Floor
Jakarta 12790                                Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78           Jl. MH. Thamrin No. 12
Tel.(021) 79175000 (Hunting)                 Jakarta 12920                           Jakarta 10340
Fax.(021) 79187100                           Tel.(021) 5793 5988 (Hunting)           Tel. (021) 327937, 327928, 327545
                                             Fax.(021) 5793 5959                                (Hunting)
KANTOR WILAYAH JAKARTA                                                               Fax.(021) 328036
Menara Bank Mega                             membawahi :
Jl. Kapten Tendean Kav. 12-14A                                                       Kantor Cabang Pembantu
Jakarta 12790                                Kantor Cabang Pembantu                  Jakarta-Tanjung Karang
Tel.(021) 79175000 (Hunting)                 Jakarta-Benhil                          Gedung Bank Exim Lantai Dasar
Fax.(021) 79187100                           Jl. Benhil Raya No. 88                  Jl. Tanjung Karang No.3-4A,
                                             Jakarta 10210                           Jakarta 10230
Kantor Cabang                                Tel.(021)) 57951661                     Tel. (021) 2305364 (Hunting)
Jakarta Tendean                              Fax.(021) 57951663                      Fax.(021) 2305360
Menara Bank Mega Lantai Dasar,
Jl. Kapten Tendean Kav. 12-14A               Kantor Cabang Pembantu                  Kantor Cabang Pembantu
Jakarta 12790                                Jakarta-BEJ                             Jakarta-Tanah Abang
Tel.(021) 79175000                           Gedung Bursa Efek Jakarta               Jl. Fachrudin Tanah Abang Bukit
Fax.(021) 79187100                           Tower II Mezzanine Floor                Block C No. 49, Jakarta 10200
                                             Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 - 53         Tel. (021) 3926751 (Hunting)
membawahi :                                  Jakarta 12190                           Fax.(021) 324088, 3852324
                                             Tel.(021) 5152008, 5152009, 5152602
Kantor Cabang Pembantu                       Fax.(021) 5152603                       Kantor Cabang Pembantu
Jakarta-Warung Buncit                                                                Jakarta-Kramat Raya
Jl. Warung Buncit Raya 21 B/2                Kantor Cabang Pembantu                  Jl. Kramat Raya No 178B
Jakarta 12510                                Jakarta-Chase Plaza                     Jakarta Pusat
Tel.(021) 7902530                            Gedung Plaza Chase Lantai Dasar         Tel. (021) 3144389
Fax.(021) 7902532                            Jl. Jend. Sudirman Kav. 21              Fax.(021) 3144585
                                             Jakarta 12910
Kantor Cabang Pembantu                       Tel.(021) 5207110 (Hunting)             Kantor Cabang Jakarta-Kota
Jakarta-Gatot Subroto                        Fax.(021) 5207119                       Jl. Pintu Besar Utara No. 31-33,
Gedung Patra Jasa Lantai Dasar                                                       Jakarta 10310
Jl. Gatot Subroto No. 32-34                  Kantor Cabang Pembantu                  Tel. (021) 6902667 - 6913083
Jakarta 12950                                Jakarta-Sampurna Square                 Fax.(021) 6916465
Tel.(021)52900222/224/226/227/228            Sampoerna Strategic Tower A,
Fax.(021) 52900225                           Lantai Dasar                            membawahi:
                                             Jl. Jendral Sudirman Kav. 45-46
Kantor Cabang Pembantu                       Jakarta 12930                           Kantor Cabang Pembantu
Jakarta-Kemang                               Tel.(021) 5771123 (Hunting)             Jakarta-Glodok
Wisma Bakrie CSU Lantai I                    Fax.(021) 5772364                       Kompleks Ruko Glodok Plaza
Jl. Kemang Raya No.4,                                                                Blok G No. 5, Jakarta 11150
Jakarta Selatan                              Kantor Cabang                           Tel.(021) 6598088 (Hunting)
Tel.(021) 7180771                            Jakarta-Gani Djemat                     Fax.(021) 6000113
Fax.(021) 7180773                            Plaza Gani Djemat
                                             Jl. Imam Bonjol No. 76-78               Kantor Cabang Pembantu
                                             Jakarta 10310                           Jakarta-Pangeran Jayakarta
                                             Tel.(021) 3902858-59 (Hunting)          Jl. Pangeran Jayakarta No.109D,
                                             Fax.(021) 31901864                      Jakarta 11110
                                                                                     Tel.(021) 6266735 (Hunting)
                                             membawahi :                             Fax.(021) 6266683




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                               207
      J a r in g a n C a b a n g
      B ran c h N e t wo r ks




      Kantor Cabang Pembantu                       Kantor Cabang Pembantu                   Kantor Cabang Pembantu
      Jakarta-Mangga Dua                           Jakarta-Rawamangun                       Jakarta-Bintaro
      Komplek Ruko Harco Mangga Dua                Jl. Paus No. 89 B, Rawamangun,           Ruko Bintaro Sektor I, Blok E - 20
      Blok E 32,                                   Jakarta 13220                            Pasanggrahan, Bintaro
      Jl. Mangga Dua Raya,Jakarta Pusat            Tel. (021) 4753070, 4752945              Tel.(021) 7351008 (Hunting)
      Tel.(021) 6000188 (Hunting)                  Fax.(021) 4756277                        Fax.(021) 7351012
      Fax.(021) 6123162
                                                   Kantor Cabang Pembantu                   Kantor Cabang Pembantu
      Kantor Cabang Pembantu                       Jakarta-Cempaka Mas                      Tangerang-Ciputat
      Jakarta-ITC Mangga Dua                       Rukan Graha Cempaka Mas Blok B No. 1     Komplek Pertokoan Megamal Ciputat
      ITC Mangga Dua Lantai 4 Blok A No. 14 – 15   Jl. Let. Jend. Suprapto, Jakarta 10640   Jl. Ciputat Raya Blok A/3 Ciputat 15
      Jl. Mangga Dua Raya, Jakarta 14430           Tel.(021) 4222929                        Tangerang 15412
      Tel.(021) 62300855                           Fax.(021) 4222980                        Tel.(021) 7444221
      Fax.(021) 62300880                                                                    Fax.(021) 7443661
                                                   Kantor Cabang Pembantu
      Kantor Cabang                                Kelapa Gading Boulevard Raya             Kantor Cabang Pembantu
      Jakarta-Rasuna Said                          Jl. Boulevard Raya Blok CN 3 No. 3       Jakarta-Fatmawati
      Menara Kadin Indonesia Lantai Dasar          Kelapa Gading Jakarta 14240              Jl. R.S. Fatmawati No. 80 E - F
      Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-3 Kav. 5,        Tel.(021) 45840533                       Jakarta 12430
      Jakarta 12950                                Fax.(021) 45840660                       Tel.(021) 75915141
      Tel.(021) 57903637                                                                    Fax.(021) 75914868
      Fax.(021) 57903638                           Kantor Cabang
                                                   Jakarta-Sunter Wisma Justus              Kantor Cabang
      membawahi:                                   Wisma Justus Lantai Dasar                Jakarta-Hasanudin
                                                   Jl. Danau Sunter Utara                   Gedung Dani Prisma Lantai 1
      Kantor Cabang Pembantu                       Blok 03 No. 27 – 28, Jakarta 14350       Jl. Sultan Hasanudin No. 47-48
      Jakarta-Saharjo                              Tel.(021) 65830032                       Jakarta 12160
      Jl. Dr. Saharjo No. 107 C, Jakarta 12180     Fax.(021) 65830783                       Tel.(021) 2702772, 7232772, 7232727
      Tel.(021) 8305781- 2, 8312268                                                         Fax.(021) 2702773
      Fax.(021) ) 8295198                          membawahi:
                                                                                            membawahi:
      Kantor Cabang Pembantu                       Kantor Cabang Pembantu
      Jakarta-Pasar Minggu                         Jakarta-Sunter                           Kantor Cabang Pembantu
      Jl. Raya Pasar Minggu Km 17 No. 5A           Ruko Sunter Mall, Sunter Agung           Jakarta-Mayestik
      Jakarta Selatan                              Jl. Danau Sunter Utara,                  Jl. Kyai Maja No. 53 C, Jakarta 12130
      Tel.(021) 7974337                            Blok G7 – 3 No. 4, Jakarta 14350         Tel.(021) 72798545
      Fax.(021) 79195646                           Tel. (021) 65306423-23                   Fax.(021) 72798556
                                                   Fax.(021) 65306426
      Kantor Cabang Pembantu                                                                Kantor Cabang Pembantu
      Jakarta-Jatinegara                           Kantor Cabang Pembantu                   Jakarta-ITC Permata Hijau
      Komplek Bona Gabe Blok A No. 5               Jakarta-Cempaka Putih                    Grand ITC Permata Hijau
      Jl. Jatinegara Timur Raya 101                Jl. Letjend, Suprapto No. 60             Ruko Emerald No. 9
      Jakarta 13310                                Cempaka Putih, Jakarta 10520             Jl. Arteri Permata Hijau , Jakarta 12210
      Tel.(021) 8515408                            Tel.(021) 4225877                        Tel.(021) 53663522 (Hunting)
      Fax.(021) 8515438                            Fax.(021) 4225887                        Fax.(021) 52663516

      Kantor Cabang Pembantu                       Kantor Cabang                            Kantor Cabang Pembantu
      Jakarta-MT. Haryono                          Jakarta-Pondok Indah                     Jakarta-Duta Mas
      Wisma Indomobil I                            Pondok Indah Plaza 1                     Komp. Pertokoan Duta Mas Fatmawati
      Jl. MT. Haryono Kav. 8, Jakarta              Jl Taman Duta I Blok UA 14               Blok B1 No. 6
      Tel.(021) 8520778                            Jakarta 12310                            Jl. RS. Fatmawati 39, Jakarta 12150
      Fax.(021) 8520180                            Tel.(021) 75911608                       Tel.(021) 7233830 (Hunting)
                                                   Fax.(021) 75911607                       Fax.(021) 7233783
      Kantor Cabang Pembantu
      Jakarta-Mega Plaza                           membawahi:                               Kantor Cabang
      Gedung Mega Plaza, Lantai Dasar                                                       Jakarta-Roxy Mas
      Jl. HR. Rasuna Said Kav. C-3                 Kantor Cabang Pembantu                   Pertokoan Roxy Niaga Mas Blok B II No 1
      Jakarta 12920                                Depok-ITC                                Jl. KH. Hasyim Ashari, Jakarta 10150
      Tel. (021) 5212929                           ITC Depok                                Tel.(021) 6334956, 6334958
      Fax.(021) 5212959                            Jl. Margonda Raya No. 56, Depok          Fax.(021) 6334957
                                                   Tel.(021) 77214436
      Kantor Cabang                                Fax.(021) 77214435                       membawahi:
      Jakarta-Kelapa Gading
      Jl. Boulevard Barat , Blok LA 1 No. 5 – 6    Kantor Cabang Pembantu                   Kantor Cabang Pembantu
      Jakarta 14240                                Cinere                                   Jakarta-Hasyim Ashari
      Tel.(021) 45854822                           Jl Cinere Raya Blok A No 1 B             Jl. K.H. Hasyim Ashari 9E
      Fax.(021) 45854819                           Cinere – Depok                           Jakarta 10130
                                                   Tel.(021) 7535438                        Tel.(021) 6329327 (Hunting)
      membawahi:                                   Fax.(021) 7536148                        Fax.(021) 6326585




208
Kantor Cabang Pembantu                       Kantor Kas                              Kantor Cabang Pembantu
Jakarta-Jembatan Lima                        Bekasi-Elizabeth                        Tangerang-BSD
Kompleks Ruko Jembatan Lima Indah            Rumah Sakit Elizabeth Lantai Dasar      Ruko BSD Sektor VII Blok RL No. 27
No.15E                                       Jl. Raya Narogong 202                   Tangerang 15310
Jl. K.H. Mansyur Jakarta                     Kemang Pratama,Bekasi 17116             Tel.(021) 5388208
Tel.(021) 6331341 (Hunting)                  Tel.(021) 8206399                       Fax.(021) 5388211
Fax.(021) 6330785                            Fax.(021) 8206590
                                                                                     Kantor Cabang Pembantu
Kantor Cabang Pembantu                       Kantor Cabang Pembantu                  Green Garden
Jakarta-Tanjung Duren                        Bekasi-Jababeka                         Komplek Ruko Green Garden
Jl. Tanjung Duren Raya No. 98                Ruko Jababeka 1 Shop House,             Blok I – 9 No 12A
Blok L-IV Kav. 290, Jakarta 11470            Blok B 14 – 15                          Jl. Panjang, Jakarta Barat 11520
Tel.(021) 5645966                            Cikarang 17550                          Tel.(021) 5800123
Fax.(021) ) 5645967                          Tel.(021) 893 4646                      Fax.(021) 5811506
                                             Fax.(021) 893 4346
Kantor Cabang Pembantu                                                               Kantor Cabang Pembantu
Jakarta-Universitas Tarumanegara             Kantor Cabang                           Jakarta-Kebon Jeruk Intercon
Jl. Letjend. S. Parman No. 1,                Jakarta-Gunung Sahari                   Komplek Ruko Intercon Plaza
Lantai 1 Gedung Blok I, Grogol,              Gedung Konica Lt. 1                     Blok F No. 9
Jakarta 11440                                Jl. Gunung Sahari No. 78                Jl. Taman Kebun Jeruk, Jakarta 11630
Tel.(021) 56963004                           Jakarta 10610                           Tel.(021) 58903686
Fax.(021) 56962415                           Tel.(021) 4227671 (Hunting)             Fax.(021) 5853789
                                             Fax.(021) 4227617
Kantor Cabang                                                                        Kantor Cabang Pembantu
Bekasi-A.Yani                                membawahi:                              Jakarta-Puri Indah
Ruko Bekasi Mas                                                                      Rukan Sentra Niaga Puri Indah
Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. A3 - 5             Kantor Cabang Pembantu                  Blok T - 6 No. 22 Kembangan
Bekasi 17141                                 Jakarta-Senen                           Jakarta 11610
Tel.(021) 88960133                           Kompleks Segitiga Senen Blok C8         Tel.(021) 58356388
Fax.(021) 88960134                           Jl. Senen Raya No. 135, Jakarta 10410   Fax.(021) 58356387
                                             Tel.(021) 3855124 (Hunting)
membawahi:                                   Fax.(021) 6123162                       Kantor Cabang
                                                                                     Jakarta-Pluit
Kantor Cabang Pembantu                       Kantor Cabang Pembantu                  Jl. Pluit Kencana Raya No. 67
Cibubur-Legenda Wisata                       Jakarta-Pasar Baru                      Jakarta 14450
Ruko Little China JA-01                      Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 7A         Tel.(021) 6628873
Jl. Alternatif Trans Yogi Km. 6              Jakarta 11160                           Fax.(021) 6628874
Cibubur 16967                                Tel.(021) 6011885-8 (Hunting)
Tel.(021) 8235009                            Fax.(021) 6011883                       membawahi:
Fax.(021) 8234837
                                             Kantor Cabang Pembantu                  Kantor Cabang Pembantu
Kantor Cabang Pembantu                       Jakarta-Lokasari                        Jakarta-Muara Karang
Bekasi-Juanda                                Komplek Pertokoan THR Lokasari          Jl. Muara Karang Raya No. 50 E
Jl. Ir. H. Juanda 137 Blok A No. 5           Blok B 25 – 27                          Jakarta Utara
Bekasi 17112                                 Jl. Mangga Besar, Jakarta 11170         Tel.(021) 6621018
Tel.(021) 8806229                            Tel.(021) 6259886                       Fax.(021) 6621155
Fax.(021) 8807215                            Fax.(021) 6591325
                                                                                     Kantor Cabang Pembantu
Kantor Cabang Pembantu                       Kantor Cabang                           Jakarta-Tubagus Angke
Lippo Cikarang                               Jakarta-Kebon Jeruk                     Komp. Duta Mas Blok D9/A Kav. No. 7
Ruko Plaza Menteng Blok A6                   Gedung Graha Kencana Ground Floor       Jl. Tubagus Angke, Jakarta Barat
Jl. MH. Thamrin Lippo Cikarang               Jl. Perjuangan No. 88 Kebon Jeruk       Tel.(021) 56944575
Cikarang 17550                               Jakarta 11530                           Fax.(021) 56944576
Tel.(021) 89907877 (Hunting)                 Tel.(021) 53673982 (Hunting)
Fax.(021) 89907879                           Fax.(021) 53673979                      Kantor Cabang Pembantu
                                                                                     Jakarta-Citra Garden 2
Kantor Cabang Pembantu                       membawahi:                              Komplek Ruko Citra Niaga No. A2
Jakarta-Kalimalang                                                                   Jl. Kebahagiaan, Jakarta 11830
Komplek Ruko XML (Kalimalang) No. 43         Kantor Cabang Pembantu                  Tel.(021) 54370788
Jl. KH. Noer Ali, Kalimalang, Bekasi 17136   Tangerang-Daan Mogot                    Fax.(021) 54370790
Tel.(021) 8640525 (Hunting)                  Jl. Daan Mogot No. 27B
Fax.(021) 8640779                            Tangerang 15111                         Kantor Cabang Pembantu
                                             Tel.(021) 55772060                      Jakarta-CBD Pluit
Kantor Cabang Pembantu                       Fax.(021) 55772063                      Gedung Perwata Pluit Lantai 1
Cibubur-Citra Grand                                                                  Komplek CBD PLuit
Komplek Ruko Citra Grand Blok R1 No 16                                               Jl. Pluit Selatan Raya, Jakarta 14450
Jl. Raya Alternatif Cibubur 17435                                                    Tel.(021) 30027578
Tel.(021) 84592345                                                                   Fax.(021) 30027579
Fax.(021) 8452345




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                   209
      J a r in g a n C a b a n g
      B ran c h N e t wo r ks




      Kantor Cabang Pembantu                  Kantor Cabang                             Kantor Cabang Garut
      Jakarta-Pantai Indah Kapuk              Bandung-Supermal                          Jl. Ciledug No. 146
      Rukan Cordoba Blok G No. 17             Bandung Supermall                         Kota Kulon, Garut 44112
      Bukit Golf Mediterania                  Ground Floor Blok A 60-62                 Tel.(0262) 242191
      Pantai Indah Kapuk, Jakarta 14440       Jl. Gatot Subroto No. 289                 Fax.(0262) 24190
      Tel.(021) 55966039                      Bandung 40273
      Fax.(021) 55966040                      Tel. (022) 9101072 (Hunting)              Kantor Cabang Purwakarta
                                              Fax.(022) 9101078                         Jl. RE Martadinata No. 12
      Kantor Cabang                                                                     Nagri Tengah
      Lampung-Laksmana Malahayati             membawahi:                                Purwakarta 41114
      Jl. Laksamana Malahayati 24                                                       Tel.(0264) 200018
      Teluk Betung,                           Kantor Cabang Pembantu                    Fax.(0264) 200019
      Bandar Lampung 35224                    Bandung-Buah Batu
      Tel.(0721) 474668 (Hunting)             Jl. Buah Batu No. 141, Bandung 40286      KANTOR WILAYAH SURABAYA
      Fax.(0721) 474670                       Tel.(022) 7322855 (Hunting)               Jl. Raya Darmo No. 95 A
                                              Fax.(022) 7322856                         Surabaya 60265
      membawahi:                                                                        Tel. (031) 5688297
                                              Kantor Cabang Pembantu                    Fax.(031) 5688304-5
      Kantor Cabang Pembantu                  Bandung-Pasir Kaliki
      Lampung-Kartini                         Jl. Pasir Kaliki No. 167, Bandung 40173   Kantor Cabang
      Jl. Kartini Blok B1 No. 25              Tel.(022) 6002708 (Hunting)               Surabaya-Darmo
      Bandar Lampung                          Fax.(022) 6002707                         Jl. Raya Darmo No. 95 A
      Tel.(0721) 242468                                                                 Surabaya 60265
      Fax.(0721) 242471                       Kantor Cabang Pembantu                    Tel. (031) 5688297
                                              Bandung-Kopo                              Fax.(031) 5688304-5
      Kantor Cabang Bogor                     Kompleks Kopo Plaza Blok B Nomor 8
      Jl. Ir. H. Juanda No. 38 – 40           Jalan Peta/Lingkar Selatan                Kantor Cabang
      Bogor 16122                             Bandung 40264                             Surabaya-Yos Sudarso
      Tel.(0251) 356545 (Hunting)             Tel.(022) 6002955 (Hunting)               Jl. Yos Sudarso No. 17
      Fax.(0251) 356546                       Fax.(022) 6002957                         Surabaya 60271
                                                                                        Tel. (031) 5310241, 5310932, 5352133
      membawahi:                              Kantor Cabang Pembantu                    Fax.(031) 5480929
                                              Bandung-Setrasari
      Kantor Cabang Pembantu                  Setrasari Mal Ruko A7                     membawahi:
      Bogor-Padjajaran                        Jl. Ir. Sutami, Bandung
      Ruko Sentra V Point                     Tel.(022) 2009860 (Hunting)               Kantor Cabang Pembantu
      Jl. Padjajaran No. 1 Blok ZC Sukasari   Fax.(022) 2009854                         Surabaya-Kertajaya
      Bogor 16143                                                                       Jl. Kertajaya No. 65,Surabaya
      Tel.(0251) 387030                       Kantor Cabang Pembantu                    Tel.(031) 5014655-7
      Fax.(0251) 387031                       Bandung-Juanda                            Fax.(031) 5014653
                                              Jl. Ir. H. Juanda No. 126 B, Bandung
      Kantor Cabang Cilegon                   Tel.(022) 2532129                         Kantor Cabang Pembantu
      Jl. Raya SA Tirtayasa No. 17 G          Fax.(022) 2532017                         Surabaya-Gresik
      Jombang Wetan – Cilegon 42411                                                     Kompleks Pertokoan Multi Sarana
      Tel.(0254) 388882                       Kantor Cabang Pembantu                    Karsa Blok A No. 08
      Fax.(0254) 388622                       Bandung-Sudirman                          Jl. Gubernur Suryo, Gresik 61116
                                              Komplek Ruko Sudirman Plaza Blok 91F      Tel.(031) 3979936 (Hunting)
      Kantor Cabang Pontianak                 Jl. Jend. Sudirman No. 66-68, Bandung     Fax.(031) 3982015
      Jl. H. Agus Salim No. 10 – 12           Tel.(022) 4260117
      Pontianak                               Fax.(022) 4260116                         Kantor Cabang Pembantu
      Tel.(0561) 738363, 739822 (Hunting)                                               Surabaya-Kedung Doro
      Fax.(0561) 749078                       Kantor Cabang                             Jl. Kedung Doro Nomor 105
                                              Cirebon-Pangeran Suryanegara              Surabaya 60261
      KANTOR WILAYAH BANDUNG                  Pertokoan Cirebon Grand Center            Tel.(031) 5354494 (Hunting)
      Bandung Supermall                       Jl. Pangeran Suryanegara                  Fax.(031) 5354530
      Ground Floor Blok A 60-62               Blok D 10-11, Cirebon
      Jl. Gatot Subroto No. 289               Tel.(0231) 211110 (Hunting)               Kantor Cabang Pembantu
      Bandung 40273                           Fax.(0231) 238800                         Surabaya-Ngagel
      Tel. (022) 9101072 (Hunting)                                                      Komplek RMI
      Fax.(022) 9101078                       Kantor Cabang Tasikmalaya                 Jl. Ngagel Jaya Selatan Blok D – 12
                                              Jl. Gunung Sabeulah No. 2D                Surabaya 60284
                                              Kelurahan Yudanagara                      Tel.(031) 5017115
                                              Tasikmalaya 46121                         Fax.(031) 5052956
                                              Tel.(0265) 338509
                                              Fax.(0265) 337735




210
Kantor Cabang Pembantu                     Kantor Cabang Pembantu               Kantor Cabang Jember
Surabaya-Mulyosari                         Malang-Kawi                          Jl. A. Yani No. 19
Jl. Mulyosari No. 360 E, Surabaya 60112    Jl. Terusan Kawi No. 2 Kav. 7        Jember 68137
Tel.(031) 5910343                          Malang 65146                         Tel.(0331) 481010
Fax.(031) 5912740                          Tel.(0341) 576234                    Fax.(0331) 481616
                                           Fax.(0341) 576232
Kantor Cabang                                                                   Kantor Cabang Blitar
Surabaya-Sungkono                          Kantor Cabang                        Jl. Cempaka No. 14
Kompleks Wonokitri Indah Kav. S 3-5        Denpasar-Teuku Umar                  Blitar, Jawa Timur
Jl. Mayjend Sungkono,Surabaya 60225        Jl. Teuku Umar No. 263,              Tel. (0342) 816398
Tel. (031) 5619731 (Hunting)               Denpasar 80113                       Fax.(0342) 816397
Fax.(031) 5674654                          Tel.(0361) 233236, 237137
                                           Fax.(0361) 237136                    Kantor Cabang Tulungagung
membawahi:                                                                      Jl. Diponegoro No. 130
                                           membawahi:                           Tulungagung, Jawa Timur
Kantor Cabang Pembantu                                                          Tel.(0355) 337066
Surabaya-Kembang Jepun                     Kantor Cabang Pembantu               Fax.(0355) 337069
Jl. Kembang Jepun No. 180-184              Denpasar-Ubud
Surabaya 60162                             Jl. Raya Ubud, Desa Kutur No. 115    Kantor Cabang Bojonegoro
Tel.(031) 3525343-46                       Gianyar, Bali                        Jl. Untung Suropati No. 18
Fax.(031) 3552206                          Tel.(0361) 977638                    Bojonegoro, Jawa Timur
                                           Fax.(0361) 977636                    Tel. (0353) 893500
Kantor Cabang Pembantu                                                          Fax.(0353) 893505
Surabaya-Kapas Krampung                    Kantor Cabang Pembantu
Jl. Kapas Krampung No. 162                 Denpasar-Gatot Subroto               KANTOR WILAYAH MEDAN
Surabaya 60133                             Jl. Gatot Subroto Tengah No. 296 C   Kantor Cabang Bank Mega Medan
Tel.(031) 5026033 (Hunting)                Denpasar                             Lantai 4
Fax.(031) 5025977                          Tel.(0361) 424600                    Jl. Kapten Maulana Lubis No. 11
                                           Fax.(0361) 430588                    Medan 20111
Kantor Cabang Pembantu                                                          Tel. (061) 4567090
Surabaya-Jemur Andayani                    Kantor Cabang Pembantu               Fax.(061) 4567022
Jl. Jemur Andayani No. 11C                 Denpasar-Seminyak
Surabaya 60292                             Jl. Raya Basangkasa No. 10           Kantor Cabang
Tel.(031) 8434951 (Hunting)                Denpasar 80361                       Medan-Maulana Lubis
Fax.(031) 8434957                          Tel.(0361) 737725                    Jl. Kapt. Maulana Lubis No. 11
                                           Fax.(0361) 737728                    Medan
Kantor Cabang Pembantu                                                          Tel. (061) 4511618
Surabaya-Sidoarjo                          Kantor Cabang Mataram                Fax.(061) 4555525
Jl. A. Yani No. 41 – 43 Blok C             Jl. Pejanggik No. 129
Sidoarjo                                   Cakranegara, Mataram 83231           membawahi:
Tel.(031) 8959787 (Hunting)                Tel.(0370) 648988 (hunting),
Fax.(031) 8959786                                     649002 (direct)           Kantor Cabang Pembantu
                                           Fax.(0370) 648990                    Medan-MT. Haryono
Kantor Cabang Pembantu                                                          Jl. MT. Haryono 144-146, Medan 20212
Surabaya-HR Muhammad                       membawahi:                           Tel.(061) 4157165 (Hunting)
Komplek Ruko HR. Muhammad                                                       Fax.(061) 4157056
Square Kav. A1                             Kantor Cabang
Jl. HR Muhammad 140 B-1                    Jombang-Wachid Hasyim                Kantor Cabang Pembantu
Surabaya 60189                             Jl. K.H.Wachid Hasyim 181            Medan-Cirebon
Tel.(031) 7382805(Hunting)                 Jombang 61415                        Jl. Cirebon No. 45 , Medan 20212
Fax.(031) 7382859                          Tel. (0321) 861473, 861602, 862133   Tel.(061) 4555525 (Hunting)
                                           Fax.(0321) 861282                    Fax.(061) 4555508
Kantor Cabang
Malang-Suprapto                            Kantor Cabang                        Kantor Cabang Pembantu
Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 27            Kediri-Erlangga                      Medan-Pulo Brayan
Malang 65111                               Jl. Erlangga No. 19, Kediri 64122    Jl. Yos Sudarso Komodor Laut No. 16
Tel. (0341) 361653 (Hunting)               Tel. (0354) 694009 (Hunting)         E/F, Medan 20116
Fax.(0341) 361658                          Fax.(0354) 694010                    Tel.(061) 6636110
                                                                                Fax.(061) 6636106
membawahi:
                                           Kantor Cabang Madiun                 Kantor Cabang
Kantor Cabang Pembantu                     Jl. Panglima Sudirman No. 23         Batam-Imam Bonjol
Malang-Gatot Subroto                       Madiun                               Gedung Dana Graha
Jl. Gatot Subroto No. 21, Malang           Tel. (0351) 483678                   Jl. Imam Bonjol, Nagoya
Tel.(0341) 343877 (Hunting)                Fax.(0351) 483676                    Batam
Fax.(0341) 343873                                                               Tel. (0778) 459075(Hunting)
                                                                                Fax.(0778) 450362

                                                                                membawahi:




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                             211
      J a r in g a n C a b a n g
      B ran c h N e t wo r ks




      Kantor Cabang Pembantu                   Kantor Cabang                             membawahi:
      Batam Mukakuning                         Padang-Moch. Yamin
      Wisma Batamindo Lt. 1 No. 6              Jl. Jend. Sudirman No. 42 B - C           Kantor Cabang Pembantu
      Jl. Rasamala 1, Mukakuning               Padang 25128                              Banjarmasin–Banjarbaru
      Batam 29433                              Tel. (0751) 20999                         Jl. Jend. A. Yani Km. 36.5
      Tel.(0770) 612999                        Fax.(0751) 23099                          Banjarbaru, Banjarmasin
      Fax.(0770) 612755                                                                  Tel.(0511) 4787575
                                               Kantor Cabang Tanjung Pinang              Fax.(0511) 4787585
      Kantor Cabang                            Jl. Merdeka No.1
      Palembang-Kapten A. Rivai                Tanjung Pinang, Riau                      Kantor Cabang Pembantu
      Jl. Kapten A. Rivai No. 31F              Tel. (0771) 313911                        Banjarmasin–A. Yani
      Palembang 30129                          Fax.(0771) 314419                         Jl. Jend. A. Yani Km. 3.5 No. 66 A
      Tel.(0711) 373160 (Hunting)                                                        Karang Mekar – Banjarmasin
      Fax.(0711) 354140                        KANTOR WILAYAH MAKASSAR                   Tel.(0511) 3263399
                                               Ruko Metro Square Blok C No. 42           Fax.(0511) 3266681
      membawahi:                               Jl. Veteran Utara
                                               Makassar 90141                            Kantor Cabang
      Kantor Cabang Pembantu                                                             Manado–Tendean
      Palembang-Sayangan                       Kantor Cabang                             Kompleks Mega Mas Blok I B1No. 1
      Jl. Sayangan No. 72, Kelurahan 16 Ilir   Makasar-Achmad Yani                       Boulevard Raya, Manado - 95111
      Palembang                                Jl. Ahmad Yani No. 7, Makasar             Tel.(0431) 840011 (Hunting)
      Tel.(0711) 375838                        Tel.(0411) 323232 (Hunting)               Fax.(0431) 840017
      Fax.(0711) 375607                        Fax.(0411) 336122
                                                                                         membawahi:
      Kantor Cabang Pembantu                   membawahi:
      Palembang-PTC                                                                      Kantor Cabang Pembantu
      Mal Palembang Trade Center (PTC)         Kantor Cabang Pembantu                    Manado-UNSRAT
      Blok 18                                  Makassar–Achmad Yani                      Jl. Raya Kampus UNSRAT
      Jl. R. Sukamto No. 8A                    Jl. Achmad Yani No. 43, Makassar          Manado
      Palembang 30114                          Tel.(0411) 318356                         Tel.(0431) 821790
      Tel.(0711) 382382                        Fax.(0411) 318107                         Fax.(0431) 821590
      Fax.(0711) 382234
                                               Kantor Cabang Pembantu                    Kantor Cabang
      Kantor Cabang                            Makassar–Panakukang                       Samarinda–Agus Salim
      Pekanbaru-Sudirman                       Jl. Raya Boulevard Jasper II No. 45 C     Jl. H. Agus Salim 3B-C
      Jl. Jenderal Sudirman No. 450            Panakukang, Makassar                      Samarinda 75117
      Pekanbaru                                Tel.(0411) 425036 (Hunting)               Tel.(0541) 748899 (Hunting)
      Tel.(0761) 885888 (Hunting)              Fax.(0411) 425037                         Fax.(0541) 736919
      Fax.(0761) 885757
                                               Kantor Cabang Pembantu                    membawahi:
      membawahi:                               Makassar–Metro Square
                                               Jl. Veteran Utara Kompleks Ruko           Kantor Cabang Pembantu
      Kantor Cabang Pembantu                   Makassar Square, Blok B No. 7             Samarinda–S. Parman
      Pekanbaru-Riau                           Makassar 90141                            Komplek Ruko Simpang Dr. Sutomo
      Jl. Riau No. 58 B, Kampung Baru          Tel.(0411) 326565                         Petak 12
      Pekanbaru                                Fax.(0411) 325212                         Jl. S. Parman No. 1, Samarinda 75123
      Tel.(0761) 33299                                                                   Tel.(0541) 201222 (Hunting)
      Fax.(0761) 38600                         Kantor Cabang Balikpapan                  Fax.(0541) 202048
                                               Jl. Ahmad Yani No. 33 - 34
      Kantor Cabang                            Balikpapan 76123                          Kantor Cabang Kendari
      Jambi-Gatot Subroto                      Tel.(0542) 441357 (Hunting)               Jl. A. Yani No. 30 AB Blok A3-A4
      Jl. Jenderal Gatot Subroto No. 102-104   Fax.(0542) 441586                         Kendari 93117
      Jambi                                                                              Tel.(0401) 333232
      Tel.(0741) 50769 (Hunting)               membawahi:                                Fax.(0401) 328733
      Fax.(0741) 24008
                                               Kantor Cabang Pembantu                    Kantor Cabang Palu
      membawahi:                               Balikpapan-Sudirman                       Jl. Jend. Sudirman No. 15
                                               Komplek Balikpapan Permai No. 9           Besusu Tengah, Palu 94111
      Kantor Cabang Pembantu                   Jl. Jenderal Sudirman, Balikpapan 76114   Tel.(0451) 465408
      Jambi-Wiltop                             Tel.(0542) 443448 (Hunting)               Fax.(0451) 465407
      Komplek Wiltop                           Fax.(0542) 443449
      Jl. Sultan Thata No. 29 – 30, Jambi
      Tel.(0741) 7837169                       Kantor Cabang                             KANTOR WILAYAH SEMARANG
      Fax.(0741) 7837168                       Banjarmasin–Lambung Mangkurat             Gedung Griya Bina Artha Lantai 2
                                               Jl. Lambung Mangkurat No. 45, 46 & 48     Jl. Pemuda 142
                                               Banjarmasin                               Semarang 50132
                                               Tel.(0511) 3366460 (Hunting)
                                               Fax.(0511) 3366462




212
Kantor Cabang                              membawahi:                                Kantor Cabang Sampit
Semarang-Pemuda                                                                      Jl. Ahmad Yani No. 51
Jl. Pemuda No. 108                         Kantor Cabang Pembantu                    Sampit 74322
Semarang 50133                             Yogyakarta-Sriwedani                      Tel. (0531) 32523
Tel.(024) 3587050 (Hunting)                Jl. Sriwedani No. 6 ABC                   Fax. (0531) 32051
Fax.(024) 3549371                          Yogyakarta 55122
                                           Tel. (0274) 554949 (Hunting) / 555609     Kantor Cabang Gorontalo
membawahi:                                 Fax.(0274) 557420                         Jl. Ahmad Yani No. 139
                                                                                     Gorontalo 96114
Kantor Cabang Pembantu                     Kantor Cabang Kudus                       Tel. (0435) 824999
Semarang-Peterongan                        Komplek Pertokoan Ahmad Yani No. 15       Fax. (0435) 830462
Komplek Ruko Plaza Peterongan              Jl. Ahmad Yani, Kudus
Jl MT Haryono No 719 Blok A 12             Tel.(0291) 446458                         Kantor Cabang Mamuju
Semarang 50242                             Fax.(0291) 446369                         Jl. Andi Pangerang Pettarani No. 45
Tel.(024) 8413255                                                                    Mamuju 91511
Fax.(024) 8413236                          membawahi:                                Tel. (0426) 22433
                                                                                     Fax. (0426) 22290
Kantor Cabang Pembantu                     Kantor Cabang Pembantu Pati
Semarang-Suari                             Jl. Panglima Sudirman No. 87              Kantor Cabang Palopo
Ruko Suari Blok D                          Pati 59111                                Jl. Kelapa No. 60
Jl. Suari No. 7, Semarang Tengah           Tel. (0295) 385663                        Palopo 91921
Semarang 50137                             Fax.(0295) 386223                         Tel. (0471) 23000
Tel.(024) 3522992                                                                    Fax. (0471) 21002
Fax.(024) 3522995                          Kantor Cabang Pekalongan
                                           Jl. KH. Mansyur No. 30 Blok 5 & 6         Kantor Cabang Probolinggo
Kantor Cabang Purwokerto                   Pekalongan                                Jl, Sukarno Hatta No. 35
Komplek Ruko Kranji Megah                  Tel.(0285) 431238                         Probolinggo 67211
Jl. Jend. Sudirman No. 393                 Fax.(0285) 431239                         Tel. (0355) 437929
Purwokerto                                                                           Fax. (0355) 437922
Tel.(0281) 642726                          Kantor Cabang Tegal
Fax.(0281) 642741                          Jl. Gajah Mada No. 103                    Kantor Cabang Tarakan
                                           Pekauman – Tegal Barat, Jawa Tengah       Jl. Jend. Sudirman No. 2
membawahi:                                 Tel.(0283) 324545                         Tarakan – 77111
                                           Fax.(0283) 324600                         Tel. (0551) 21108 (Hunting)
Kantor Cabang Pembantu Cilacap                                                       Fax. (0551) 22558
Ruko A. Yani Square No. 2 – 3              Kantor Cabang Pembantu
Jl. A. Yani No. 391                        Sumbawa                                   Kantor Cabang Banyuwangi
Cilacap 53213                              Jl. Diponegoro No. 55, Sumbawa            Jl. Ahmad Yani No. 46
Tel.(0282) 520366                          Tel.(0371) 626669                         Lingkungan Mulyosari
Fax.(0282) 520122                          Fax.(0371) 626660                         Banyuwangi 68414
                                                                                     Tel. (0333) 419288(hunting)
Kantor Cabang                              Kantor Cabang Sorong                      Fax. (0333) 419282
Solo–Slamet Riyadi                         Jl. Sudirman No. 60, Sorong 98415
Jl. Slamet Riyadi No. 323                  Tel.(0951) 331731                         Kantor Cabang Ketapang
Solo 57142                                 Fax.(0951) 331922                         Jl. Let. Jend R. Suprapto No. 159
Tel.(0271) 733660                                                                    Ketapang
Fax.(0271) 733662                          Kantor Cabang Timika                      Tel. (0534) 3037099 (Hunting)
                                           Jl. Cendrawasih No. 99, Timika 99910      Fax. (0534) 3037098
membawahi:                                 Tel.(0901) 324234
                                           Fax.(0901) 324233                         Kantor Cabang Sukabumi
Kantor Cabang Pembantu                                                               Jl. Sudirman No.49
Solo–Urip Sumoharjo                        Kantor Cabang Merauke                     Sukabumi 43121
Jl. Urip Sumoharjo No. 47, Solo            Jl. Raya Mandala No. 330, Merauke 99611   Tel. (0266) 215500 (Hunting)
Tel.(0271) 662668                          Tel.(0971) 324500                         Fax. (0266) 233222
Fax.(0271) 662601                          Fax.(0971) 324566
                                                                                     Kantor Cabang Pembantu
Kantor Cabang Pembantu Klaten              Kantor Cabang Pembantu                    Medan Petisah
Jl. Pemuda Selatan No. 119                 Serang                                    Jl. Sultan Iskandar Muda No. 137
Klaten 57412                               Jl. Ahmad Yani No. 15                     Medan 20119
Tel.(0272) 329242                          Serang 42151                              Tel. (061) 4664676 (Hunting)
Fax.(0272) 329241                          Tel. (0254) 216070                        Fax. (061) 4564611
                                           Fax. (0254) 216027
Kantor Cabang
Yogyakarta-Sudirman                        Kantor Cabang Bengkulu
Jl. Jendral Sudirman No. 44                Jl. Jend Sudirman No. 237
Yogyakarta 55224                           Bengkulu 36115
Tel.(0274) 548622 (Hunting)                Tel. (0736) 347088
Fax.(0274) 548623                          Fax. (0736) 25543                                 open in the first quarter of 2008




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T                                                       213
      Per t a n ggu n gj awa b a n Lapo ran Keuangan
      M an a g emen t Re sp o nsi b ility On Fina nc ial Report




      Laporan Tahunan ini, berikut laporan keuangan      This Annual Report, including the financial reports
      dan informasi lain yang terkait merupakan          and other related informations is the responsibility
      tanggung jawab manajemen PT. Bank Mega Tbk.        of the management of PT. Bank Mega Tbk. and as
      dan ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan      such has been signed by all members of the Board of
      Komisaris dan Direksi di bawah ini.                Commissioners and Board of Directors, whose names
                                                         are shown below.




      Board of Commissioners                      Board of Directors
      Dewan Komisaris                             Dewan Direksi




      Chairul Tanjung                             Yungky Setiawan                      Daniel Budirahaju
      Komisaris Utama                             Direktur Utama                       Direktur
      President Commissioner                      President Director                   Director




      Achjadi Ranuwisastra                        Suwartini                           J.B. Kendarto
      Komisaris Independen                        Direktur                            Direktur
      Independent Commissioner                    Director                            Director




      Rachmat Maulana                             Kostaman Thayib                     Tjutjut Bramantoro
      Komisaris Independen                        Direktur                            Direktur
      Independent Commissioner                    Director                            Director




214
Laporan Keuangan
Financial Statements

P T B a n k Mega Tbk


3 1 D es emb e r 2 0 07 d an 2 006
31 Decem ber 2007 and 2006




B A N K M E G A L A P O R A N TA H U N A N 2 0 0 7 A N N U A L R E P O R T   215
      Laporan Keuangan                     Financial Statements
      Beserta Laporan Auditor Independen   With Independent Auditor’s Report
      Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal     Year Ended
      31 Desember 2007                     December 31, 2007
      Dengan Angka Perbandingan            With Comparative Figures
      Untuk Tahun 2006                     For 2006

      PT. Bank Mega Tbk.                   PT. Bank Mega Tbk.




216

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:642
posted:8/22/2011
language:Indonesian
pages:217
Description: Strategi Bisnis Bank document sample