Docstoc

Surat Perjanjian Perbankkan

Document Sample
Surat Perjanjian Perbankkan Powered By Docstoc
					Tahun Ke-X ~ 17 November 2006




                                Disebarkan Secara GRATIS
                                        RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006




                                                                              Menyelesaikan pendidikan S-1 dari Universitas Klabat
                                                                              dengan gelar Sarjana Ekonomi (Akuntansi) kemudian
                                                                              memperoleh gelar Master of Accounting dari The
                                                                              University of Western Australia. Saat ini bekerja di Chevron
                                                                              Indonesia Company, Jakarta. Menikah dengan Ellen Rita
                                                                              Muntuuntu dan dikaruniai dua orang anak, Janelle Melinda
                                                                              (9 tahun) dan Daniel Jonathan (7 tahun).


“Hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,      yang para anggotanya bertikai dalam memperebutkan berbagai jabatan
tanpa mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia.               dalam jemaat. Namun banyak juga yang menginformasikan bahwa dalam
Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap                jemaat mereka, selalu kesulitan mencari calon pegawai jemaat, apakah itu
yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri.” Filipi 2:2, 3.                jabatan Ketua ataupun jabatan-jabatan lainnya.
                                                                                     Berbagai alasan dikemukakan oleh mereka-mereka yang menolak
      Charles Plumb sedang duduk di sebuah restoran ketika seorang pria        menjadi pegawai jemaat. Ada yang merasa kurang mampu, tidak cukup
menghampirinya dan berkata, "Anda Plumb, kan, yang menerbangkan                berpengalaman, dan bahkan merasa tidak layak. Ada pula yang sekedar
pesawat jet tempur di Vietnam? Anda pernah berada di pesawat                   menolak dan menyarankan kepada panitia pemilih untuk
pengangkut Kitty Hawk sebelum Anda tertembak jatuh!" "Bagaimana                mempertimbangkan orang lain yang lebih mampu. Mungkin yang lebih
Anda bisa tahu semuanya?" tanya Plumb. Pria yang ternyata berada satu          tepat maksud mereka adalah sebaiknya panitia pemilih mencari orang lain
kapal induk dengan Plumb itu menjawab, "Saya yang menyiapkan parasut           yang bersedia melayani Tuhan, karena mereka sendiri tidak bersedia atau
Anda." Kemudian ia menambahkan, "Tampaknya parasut itu berfungsi               belum bersedia. Saya dapat memahami apabila ada yang merasa tidak
dengan baik." "Iya benar, memang demikian," sahut Plumb.                       layak atau kurang mampu tapi mempunyai keinginan untuk melayani
      Malam itu Plumb membayangkan pria itu sedang berdiri di atas meja        Tuhan. Tentu kepada yang merasa kurang mampu Tuhan akan memberi
dalam perut kapal induk dan melipat parasut dengan hati-hati bagi orang-       kesanggupan yang memadai dan akan menambahkan yang kurang.
orang yang hidupnya mungkin bergantung pada parasut tersebut. Plumb            Sesungguhnya mereka yang merasa tidak layak tapi ingin sekali melayani
merasa sedih dan menyesal saat ia berpikir, berapa kali aku telah melewati     Tuhan, mereka inilah yang pantas untuk mengemban tugas dan tanggung
pria ini tanpa mengucapkan selamat pagi, hanya karena aku seorang pilot        jawab yang besar dalam pekerjaan Tuhan.
pesawat jet dan ia seorang kelasi rendahan?                                          Mudah-mudahan kita tidak sedang menghindar dari pekerjaan Tuhan
      Kisah ini mengingatkan kita akan perkataan Raja Daud, “Sebab,            dengan dalih tidak sanggup atau merasa kurang layak. Bagi sebahagian
bagian orang yang tinggal di dekat barang-barang adalah sama seperti           orang, bukan jabatan itu sendiri yang menjadi issue. Dengan kata lain,
bagian orang yang pergi berperang; itu akan dibagi sama-sama.” 1               bukanlah jabatan yang mereka inginkan atau tidak inginkan, tapi lebih
Samuel 30:24b. Dua ratus anak buah Daud yang sudah terlalu lelah untuk         kepada tugas dan tanggung jawab dari jabatan tersebut. Jadi kalaupun ada
maju memerangi orang Amalek tinggal di perkemahan untuk menjaga                yang menolak dan mengatakan saya menolak karana saya bukanlah orang
perbekalan. Namun, ketika Daud kembali dari medan perang, ia tidak             yang mencari jabatan atau mencari nama, mudah-mudahan penolakan
membedakan mereka dengan orang-orang yang berperang bersamanya. Ia             tersebut bukanlah alasan yang dibuat-buat dan bahwa mereka menolak
berkata, "Bagian mereka adalah sama".                                          lebih karena menghindar dari tugas dan tanggung jawab. “Setiap orang
      Dalam melayani Tuhan, tidak ada orang yang posisinya lebih tinggi        yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di
atau rendah, tidak ada tugas yang mulia atau hina. Dimata Tuhan semua          depan Bapa-Ku yang di sorga.” Matius 10:32
sama pentingnya. Kita semua bergantung satu sama lain. Jangan pernah                 Kepada setiap orang Allah memberikan kesanggupan-kesanggupan
lupakan mereka yang menyiapkan parasut kita.                                   tertentu. Sayang sekali kalau kesanggupan yang Tuhan berikan kita sia-
Tentu kita sudah pernah mendengar istilah yang sering dipakai dalam            siakan, seberapa kecilpun dan tidak berarti menurut pendapat kita sendiri.
dunia bisnis yaitu “Teamwork”. Teamwork yang terjemahan bebasnya               Akan sangat menyedihkan bila nantinya kesanggupan atau talenta yang
adalah “kerjasama tim” juga diperlukan dalam tugas pelayanan di dalam          kita miliki diambil karena kita menolak menggunakannya untuk pekerjaan
jemaat. Dalam pekerjaan Tuhan diperlukan teamwork yang baik, dimana            Tuhan, dan untuk kemuliaan Allah.
masing-masing pekerja dituntut untuk memikirkan kepentingan orang                    Harapan saya semoga kita dapat bekerjasama dan bersedia
lain. Keberhasilan bersama untuk kemuliaan Tuhan haruslah menjadi              mengambil bagian dalam pekerjaan pelayanan di jemaat kita masing-
tujuan setiap pekerja. Disini kita diharapkan tidak mencari kepentingan        masing. Tentu bukan dengan setengah-setengah tapi dengan sukacita dan
sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Teladan kita untuk hidup seperti itu    dengan segenap hati. “Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk
adalah Yesus Kristus, yang dalam pekerjaan pelayanan-Nya di dunia              dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga.” Pengkhotbah 9:10a. Marilah
memilih 12 murid untuk membantu dan berbagi tugas dengan-Nya. Yesus            kita menikmati berkat Allah melalui pelayanan kita dalam jemaat. Tuhan
juga memiliki pengikut-pengikut setia yang lain, selain ke 12 murid, dan       pasti memberkati pelayanan saudara. Selamat hari Sabat!
semuanya mempunyai peran dalam tim penginjilan-Nya.
      Saat ini kita tengah memasuki periode waktu dimana jemaat sibuk          Pada Minggu ini, Renungan Utama KADNet mengangkat topic mengenai
dalam pembentukan Panitia Istimewa, yang bertugas memilih Panitia              “Menikmati Berkat Allah Melalui Pelayanan Kita dalam Jemaat” Kiranya
Pemilih, yang kemudian akan memilih para pegawai jemaat. Sudah                 membawa banyak berkat bagi para pembaca setia KADNet. Denny Kalangi .
beberapa kali kita mendengar ataupun membaca tulisan mengenai jemaat

           Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                               -2-
                                            RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006




       KADNett mediia
       KADNe med a
TEAM       KADNet       International 2006-2007:
                                                        THERE ARE A LOT OF BLESSING AT THE BOTTOM OF THE
Burbank CA: Eric Sumanti; Highland, CA: Roger
Tauran Torrance, Ca: Jerry Kiroyan Seattle, WA:
                                                                             CROSS
Glen Walean, Eddie E. Saerang Toledo, Ohio: Lina
Cantwell Thousand Oaks, CA: Lim T. Swee
                                                              A MESSAGE TO CHURCH WORKERS
Makassar: Stephen Salainti Ontario, CA:
Hamonangan Tambunan; Laguna CA: Kenneth                                  Dunia terkagum-kagum dan 147 juta rakyat Bangladesh merasa bangga
Mambo; Redlands, CA: Boldwin Sampouw; New
Jersey, NJ: Frederik Wantah San Bernardino, CA:                          karena Muhammad Yunus dan Grameen Bank Prakalpa berhasil meraih
Blihert Sihotang SSD & Manila, Philippines:                              Nobel Perdamaian 2006. Nama M. Yunus hampir tidak terdengar di
Moldy R. Mambu, Yane Sinaga AIIAS, AUP &                                 Indonesia sebelum Komite Nobel mengumumkan nama tersebut, karena
Manila: Max Langi, Douglas Sepang, Richard
Sabuin, Jerry Karundeng, Bruce Mauri, Robert
                                                                         untuk calon pemenang hadiah Nobel Perdamaian, Indonesia menjagokan
Walean Jr. Sydney, Australia: Irma Hill; Jerman:                         Presiden SBY yang telah berhasil mendamaikan Aceh yang telah bergolak
Franklin M. Tambunan Bangkok, Thailand: Sam                              selama 30 tahun terakhir.
Carolus; Jakarta: Wiesye Schirm, Peggy Iskandar-                              Kabarnya kiat sukses bank yang menggeluti kredit mikro ini terletak
Wowor, Osvald Taroreh, Bonar Panjaitan, Wilhon
Silitonga, Samuel Pandiangan, Dewi Muskita,                              pada 6,6 juta nasabahnya yang sebagian besar terdiri dari kaum wanita.
Christo Tambingon, Ramlan Sormin, Jannus                                 Rupanya wanita miskin Bangladesh yang mendapat pinjaman dari bank ini
Hutapea, Amir Manurung, Joy Sitompul, Richard      memegang uang dengan penuh tanggung jawab, dan menggunakannya untuk sesuatu yang
Legoh, Yanuaria Pandoh, Handry Sigar, Sondang
Panjaitan-Sirait, Edison Mawikere, Wisyanti
                                                   bermanfaat bagi dirinya dan keluarganya bukan seperti kebanyakan yang terjadi di negara lain di
Siahaan, Early Hutapea, Lorraine Lesiasel, Hanny   mana kredit mikro akhirnya dibelikan barang-barang konsumtif dan bukan untuk modal kerja.
Bogar, Herschel Najoan, Ivan Kembuan, Davy         Oleh sebab itu tidak mengherankan bila tingkat pengembalian kredit tersebut mencapai 100 %.
Politon, Erick Tumetel, Arieta Pulumahuny, Ketty   Sebelumnya wanita Bangladesh meminjam uang dari lintah darat, yang mengambil komisi terlalu
Sunarto, Willy Wuisan, Gunawan Tjokro, Norman
Tetelepta, Muriel Siagian, Royke Sundalangi.       tinggi, sehingga si miskin makin miskin dan terjerat hutang. Muhammad Yunus kemudian
Ronie Panambunan, Michael Mangowal, Leonora        memutus jerat para rentenir ini dengan mendirikan bank yang memberikan kredit mikro.
Manullang,       Maylinda     Manurung,    Sonny        Keberhasilan ini menyebabkan Grameen Bank menjadi inspirasi diberbagai negara di dunia,
Situmorang Riau: Melvin Simatupang, Christian
Sihotang Manado: Yotham Bindosano, Lucky
                                                   seringkali diundang oleh Bank Dunia untuk memberikan penyuluhan kredit mikro keberbagai
Mangkey, Tommy Pantouw, Janette Sepang, Caddy      negara sehingga saat ini kiat mereka sudah ditiru di 40 negara, dan ujung-ujungnya M. Yunus
Malonda, Irma Pakasi Kediri: Dale Sompotan,        mendapat hadiah Nobel.
Hadi Waluyo; UNKLAB: Green Mandias, Cherry              INILAH CONTOH KONGKRET DARI APA YANG PERNAH DISEBUT OLEH C. K.
Lumingkewas Manokwari: Harry Salainti, Hendy
Sahetapy Palembang: Lin Saputra, Henky Wijaya;     PRAHALAT BAHWA ADA KEBERUNTUNGAN DI KAKI SEBUAH PYRAMID: there is a
Medan: Reuben Supit Surabaya: Kristiono, Jerry     fortune at the bottom of the pyramide. Usaha yang pada awalnya kelihatan akan merugi dan
Wauran; SLAPur: Jonathan Wagiran Bitung: Dave      memang demikian awalnya tetapi dengan tekad dan ketulusan , akhirnya usaha tersebut selain bisa
Sampouw Pematang Siantar: David Panjaitan,
Rudolf W. Sagala UNAI, Bandung: Iim Heriyana,
                                                   membantu orang-orang miskin yang terhimpit hutang dan khususnya wanita, ternyata bisa juga
Albinur Limbong; Balikpapan: Adiat Sarman,         mendatangkan keuntungan bahkan sampai hadiah yang sangat prestigious yaitu menjadi
Tommy Tampubolon RSA Bandung: Bruce                pemenang hadiah Nobel Perdamaian.
Sumendap, Reynold Malingkas Timika: Frangky             M Yunus dan Garmeen Bank juga tidak tiba-tiba sukses. Bayangkan saja, Grameen Bank
Watulingas, Harold Oijaitou Kuala Kencana:
Stance Triwandono-Mambu, Samuel Rorimpandey,       dimulai tahun 1976, tiga puluh tahun lalu. Di awal kegiatannya M. Yunus juga pernah terancam
Stanly Keles Cimahi: Denny Kalangi, Robert         tuntutan pengadilan karena kredit mikro yang dia berikan ternyata gagal dikembalikan, padahal
Peyoh, Albert Marbun, IPH, Bandung: Roy            sumber kredit itu ia pinjam dari perbankkan konvensional, untung dia tidak pernah jera dan selalu
Hutasoit Tobelo: Linda Sumarauw Batam: Jones
Napitupulu, Joice Manurung Sorong: Richard
                                                   mencoba mempelajari setiap masalah yang muncul, sehingga akhirnya berhasil menemukan cara
Tamba Solo: Ari Palgunadi, Ellen Ramadhianto;      yang paling sesuai untuk dijalankan.
Tomohon: Larry Wenur, Janice Losung Andrews             Bulan-bulan ini adalah masa pemilihan di setiap jemaat di Indonesia dan bahkan di dunia,
University: Hudyard Muskita Silver Spring, MD:     sekali setahun kita akan memilih para pimpinan gereja kita yang akan bersama–sama jemaat untuk
Ellen Missah Asuza, CA: Harlond Naibaho; Loma
Linda, CA: Jackie Sihotang, Deborah Panggabean-    melayani Yesus. Barangkali ada di antara kita yang berpikir bahwa lebih baik saya membuang
Pardede, Charles Pakpahan, Martein Moningka,       waktu saya untuk sesuatu yang lain yang lebih berharga daripada melayani jemaat yang tidak
Widdy Widitora, Denny Sondakh, Herry Korompis,     menghasilkan uang, TETAPI INGATLAH UCAPAN PRAHALAT TADI DAN JUGA
James Waworoendeng.
                                                   PENGALAMAN M. YUNUS. Dengan mengambil analogi ucapan Prahalat saya ingin
KADNet MINISTRY: KADNet media                      mengatakan kepada semua pegawai jemaat bahwa: THERE ARE A LOT OF BLESSING AT
ministry is a non-profit media project We          THE BOTTOM OF THE CROSS. Mudah-mudahan semua pemilihan pegawai sidang akan
publish religious news and articles for the        berlangsung dengan aman dan baik dan Yesus dipermuliakan dalam pelayanan kita semua. Amin.
Indonesian       Seventh-Day      Adventist
community and their friends worldwide.
Articles selected and the staff of KADNet
support the beliefs and doctrines of the
Seventh-day Adventist Church. Subscription
is free. KADNet adalah proyek nirlaba.             Gunawan Tjokro
Penerbit, tulisan dan staff KADNet
mendukung dan menghormati kepercayaan              The opinions expressed in this editorial column is strictly the writer’s personal opinion. They do not reflect the
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh,                 opinions of this publication, the Editors or the KADnet Team members. Questions or comments may be directed to
GMAHK                                              Redaksi@kadnet.info, or KADNet2@netscape.Net. KADNet reserves the right to publish or reject readers’
                                                   comments. Eric Sumanti, General Manager, KADNet




            Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                                      -3-
                                    RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006



                                                                       bijaksana. Ia menjawab si ular, “Buah pohon pohon dalam taman ini
                                                                       boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada ditengah-
                                                                       tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba
                                                                       buht itu, nanti kamu mati.” Tetapi ular itu berkata kepada perempuan
                                                                       itu: “Sekali – kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui,
                                                                       bahwa pada waktu kamu memkannya matamu akan terbuka, dan
                                                                       kamu akan menjadi seperti Allah, mengetahui tentang yang baik dan
                                                                       jahat.”
               UJIAN MASA PENCOBAAN                                          Disini bapak pembohon itu membuat pernyataannya secara
                                                                       kontradiksi langsung dengan firman Allah. Setan meyakinkan Hawa
          Diterjemahkan bebas oleh: Deborah Panggabean
                                                                       bahwa ia telah diciptakan secara kekal, sehingga tidak ada
           Kordinator Tim Penterjemah: Wiesye Schirm
                                                                       kemungkinan untuk menjadi mati. Ia mengatakan kepada perempuan
                   Sumber: Confrontation, Ch. 3
                                                                       itu bahwa Allah mengetahui jika ia dan suaminya memakan buah
                                                                       pohon pengetahuan baik dan jahat itu, maka pengertian mereka akan
      Allah menempatkan manusia untuk dicobai, agar ia dapat           dicerahkan, berkembang, dan mulia, menjadikan mereka sama dengan
membentuk karakter integritas yang handal demi kebahagiaan             Allah sendiri. Dan si ular itu menjawab Hawa bahwa perintah Allah,
manusia itu sendiri, serta kemuliaan Sang Penciptanya. Ia telah        melarang mereka untuk memakan buah pengetahuan baik dan jahat,
melengkapi Adam dengan kuasa berpikir yang lebih tinggi dari semua     diberikan kepada mereka sebagai perintah kepada bawahan agar
karya yang telah diciptakan. Kuasa mentalnya sedikit lebih rendah      mereka tidak mengetahui akan pengetahuan, yang merupakan
dari para malaikat. Ia dapat mengenal keagungan dan kemuliaan alam,    kekuasaan.        Si Ular meyakinkannya bahwa buah pohon ini
dan mengerti tentang karakter Bapak Semawai melalui karya yang         diinginkan diatas segala pohon yang ada ditaman untuk membuat
telah diciptakanNya. Ditengah keagungan taman Eden, disetiap           mereka mejadi bijaksana, serta meninggikan mereka menjadi sejajar
benda yang terlihat pada pemandangannya menyaksikan kasih              dengan Allah. Ia telah, kata si Ular, menolak kamu dari buah pohon
Allahnya dan kuasaNya yang tak terbatas. Pelajaran moral yang          itu, dimana dari antara semua pohon pohon, sangat diinginkan karena
pertama diberikan kepada Adam adalah penyangkalan diri. Kuasa          rasanya yang paling lezat dan dapat meningkatkan rangsangan. Hawa
untuk memerintah diri sendiri telah diletakkan diatas kedua telapak    berpikir bahwa apa yang dikatakan oleh si ular adalah sangat
tangannya. Pertimbangan, alasan alasan, serta kata hati hendaknya      bijaksana, dan larangan Allah adalah tidak adil. Ia memandang
menjadi dasar pemerintahan. “Dan Allah mengambil manusia itu dan       dengan keinginan yang amat sangat atas pohon dimana buahnya
menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan                 terlihat sangat menarik. Si ular itu memakannya kelihatan dengan
memelihara taman itu. Lalu Tuhan Allah memberi perintah ini            penuh kesukaan. Ia pun menginginkan buah yang diatas segala
kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan           variasi buah buah dimana Allah telah berikan kepadanya untuk
buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik       dimakan. Hawa telah melebihi apa yang Allah telah perintahkan. Ia
dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari       berkata kepada Adam and Hawa, "Tetapi pohon pengetahuan baik
engkau memakannya, pastilah engkau mati.” Adam dan Hawa telah          dan jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau
diijinkan untuk menikmati semua pohon pohon didalam taman yang         memakannya, pastilah engkau mati.” Dalam pertentangan Hawa dan
selamat. Ada satu larangan. Pohon larangan itu sangat menarik dan      si ular, ia menambahkan “jangan engkau merabanya.” Disini
indah sama seperti pohon pohon lainya yang ada di dalam taman.         kehalusan si ular terlihat. Dengan kalimat Hawa ini memberikan
Pohon itu disebut pohon pengetahuan karena dengan memakan              keuntungan baginya; ia memetik buah itu dan meletakannya diatas
buanya dimana Tuhan Allah telah berkata,: “Engkau jangan makan         telapak tangan Hawa, menggunakan kata katanya sendiri, Ia telah
buah dari pohon itu,” mereka akan mengetahui dosa, pengalaman          berkata, Jika engkau menjamahnya, engkau akan mati. Kau lihat ini
tidak menurut.                                                         tidak ada kesukaran datang kepadamu dengan memegang buah itu,
      Hawa pergi dari sisi suaminya, mengagumi keindahan alam,         tidak juga engkau akan mati dengan memakannya. Hawa takluk oleh
menikmati warna warni serta wewangian bunga bunga, dan                 kebohongan halus dari setan dalam rupa seekor ular. Ia memakan
mengagumi keindahan pepohonan dan semak belukar.                  Ia   buah itu, dan menyadari tidak ada kematian. Kemudian ia pun
merenungkan larangan yang Allah telah berikan bagi mereka              memetik buah itu bagi dirinya dan bagi suaminya. “Perempuan itu
mengenai pohon pengatahuan baik dan jahat. Ia merasa senang            melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap
dengan keindahan dan kekayaan alam yang Allah telah sediakan guna      kelihatannya, lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi
memenuhi segala kebutuhan manusia. Semuanya ini, demikian ia           pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan
berkata pada dirinya, Allah telah memberikannya untuk dinikmati.       diberikannya juga kepada suaminya yang bersama sama dengan dia,
Semuanya adalah milik kami. Mereka adalah milik kami; Karena           dan suaminyapun memakannya.”
Allah telah berfirman, “Semua pohon dalam taman ini boleh kau                Pengetahuan Adam dan Hawa mengenai Allah sepatutnya telah
makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang      dipuaskan melalui pekerjaan yang telah diciptakan Allah dan instruksi
baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya.” Hawa            yang telah mereka terima dari malaikat malaikat suci. Tetapi
berjalan mendekati pohon larangan itu, dan rasa ingin tahunya          perasaan ingin tau telah dibangkitkan untuk lebih mengenal dengan
dibangkitkan untuk mengetahui bagaimana kematian tersembunyi           apa yang Allah telah rancangan untuk tidak diketahui oleh mereka.
didalam buah dari pohon yang indah ini. Dia dikejutkan oleh satu       Adalah demi kebahagian mereka untuk tidak mengetahui akan dosa.
jawaban dan diulangi oleh satu suara yang asing. “Tentulah Allah       Pengetahuan yang tertinggi dimana mereka pikir akan didapatkan
telah berfirman, semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan         dengan memakan buang larangan, membawa mereka kedalam
buahnya, bukan?” Hawa tidak sadar bahwa dia telah memperlihatkan       kejatuhan dosa dan perasaan bersalah.
apa yang sedang dipikirkannya itu bertentangan dengan dirinya                .
sendiri; karena itu, ia sangat terkejut mendengar pertanyaan yang
diulangi oleh seekor ular. Sesungguhnya ia mengira bahwa si ular itu
mengetahui akan pikiran pikirannya, tentunya si ular adalah sangat


          Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info               -4-
                                     RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


                                                                             Pada 19 Juli, Presiden George W Bush memveto Undang-
                                                                       Undang yang bermaksud menyediakan dana nasional untuk penelitian
                                                                       sel induk embrionik. Dengan demikian Bush menggunakan hak
                                                                       vetonya untuk pertama kali selama ia menjabat sebagai presiden
                                                                       (hampir 6 tahun). Dalam komentarnya Bush menegaskan: "Undang-
                                                                       Undang ini mendukung untuk membunuh kehidupan manusiawi yang
                                                                       tidak berdosa, dengan harapan memperoleh manfaat bagi orang lain.
                                                                       Para ilmuwan Amerika tentu merasa kecewa sekali dengan kejadian
   Compiled by James E. Waworoendeng , Loma Linda, CA                  ini. Mereka justru sangat mengharapkan bantuan dana dari pemerintah
                                                                       untuk penelitian yang tergolong mahal ini. Keputusan Bush ini
           Misfortune is but a stepping stone to fortune.              menemui banyak kritik. Kritik itu sering kali sangat tajam dan
                      Henry David Thoreau                              kadang-kadang juga tidak adil. Misalnya, Bush dituduh mengambil
                                                                       sikap anti-ilmiah. The whole of science is under attack, seru seorang
                 The geat blessing of mankind are                      peneliti Inggris. Tetapi hal itu pasti tidak benar. Pemerintah Bush pun
                  within us and within our reach                       selalu mendukung tradisi Amerika mengutamakan ilmu pengetahuan,
                             Seneca                                    sehingga tercipta iklim di mana hampir semua Hadiah Nobel bidang
                                                                       fisika, kimia, dan kedokteran berhasil diraih oleh peneliti Amerika.
        Far away in the sunshine are my highest aspirations.           Hanya saja, Bush berpendapat bahwa ilmu pengetahuan tidak
    I may not reach them, but I can look up and see their beauty,      merupakan nilai mutlak yang mengalahkan semua nilai lain.
        believe in them, and try to follow where they lead.                  Kritik lain mengatakan bahwa Bush membiarkan keyakinan
                         Louisa May Alcott                             keagamaannya menghalangi kebebasan penelitian ilmiah. Ia tidak
                                                                       boleh mengambil norma dari agama, guna diberlakukan bagi ilmu
                                                                       pengetahuan. Dengan demikian kita kembali lagi ke zaman Galilei
                                                                       (abad ke-17), ketika Gereja mencoba mendikte ilmu pengetahuan.
                                                                       Kritik ini pun kurang fair. Keberatan yang diajukan oleh Bush tidak
                                                                       berlaku untuk agama saja. Pasti tidak semua anggota parlemen UE
                                                                       dan DPR AS yang mengajukan suara "tidak setuju" (dan jumlahnya
                                                                       tidak kecil) mengambil alasannya dari agama. Martabat khusus
                                                                       kehidupan manusiawi harus menjadi nilai penting untuk semua orang.
                                                                       Hanya saja, agama barangkali lebih peka untuk nilai ini ketimbang
                                                                       ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan selalu asyik memperoleh
                                                                       pengetahuan baru, apalagi kalau pengetahuan itu mungkin akan
  AGAMA DAN DISKUSI TENTANG PENILITIAN                                 membawa manfaat tak terduga untuk umat manusia. Akan tetapi,
               SEL INDUK                                               apakah dengan demikian sikap ilmu pengetahuan tidak menjadi
                    OLEH: K. BERTENS                                   terlalu berat sebelah?
                                                                             Daripada mengacu ke kasus Galilei, lebih tepat adalah
Staf Pusat Pengembangan EtikaUniversitas Atma Jaya, Jakarta
                                                                       perbandingan dengan eksperimen-eksperimen para dokter Nazi
                                                                       Jerman sekitar Perang Dunia II. Dokter-dokter Nazi ini tidak segan
 “…kehidupan manusiawi tidak pernah boleh dibunuh, bahkan bila         membuat penelitian kejam yang mengakibatkan banyak korban mati,
dilakukan demi tujuan luhur sekalipun. Sebab, dengan demikian kita     setelah penderitaan amat besar. Di depan Pengadilan Nuremberg,
    mengorbankan kehidupan manusiawi satu kepada kehidupan             pengadilan internasional yang mengadili dokter-dokter Nazi ini,
                        manusiawi lain….”                              beberapa masih mencoba membela diri dengan menekankan bahwa
                                                                       penelitian mereka sangat berguna untuk kemajuan ilmu pengetahuan.
Pertanyaan tentang etis tidaknya penelitian sel induk sudah beberapa   Namun, tidak seorang hakim pun yang bersedia menerima pembelaan
tahun menduduki ranking teratas dalam agenda bioetika. Sifat unik      macam itu. Sesudah pengalaman pahit ini, dunia kedokteran
dari sel induk ini membuka perspektif yang sama sekali baru untuk      mengembangkan suatu etika penelitian biomedis yang kian lama kian
ilmu kedokteran. Mungkin kita bisa mengembangkan pengobatan            mendetail. Tujuan utama adalah melindungi subyek manusia yang
baru dengan menggantikan sel-sel yang sudah rusak dengan sel-sel       terlibat dalam penelitian itu. Misalnya, Deklarasi Helsinki yang
induk yang berpotensi tumbuh sebagai sel-sel baru yang sehat. Dalam    dirumuskan oleh World Medical Association pada tahun 1964,
hal ini dipikirkan penyakit Parkinson dan Alzheimer (disebabkan oleh   menetapkan: Concern for the interests of the subject must always
kerusakan sel otak) dan banyak jenis kanker yang sampai sekarang       prevail over the interests of science and society (Keprihatinan untuk
belum ada obatnya. Di sini muncul masalah etis yang tidak kecil.       kepentingan-kepentingan subyek penelitian selalu harus melebihi
Selama penelitian ini embrio muda dimusnahkan, berarti kita            kepentingan- kepentingan ilmu pengetahuan dan masyarakat). Jadi,
membunuh kehidupan manusia yang baru.                                  martabat manusia perorangan selalu lebih besar daripada kemajuan
     Apakah hal itu dapat dibenarkan? Banyak ilmuwan berpendapat       ilmu penge- tahuan.
bahwa prosedur ini dapat dibenarkan karena manfaat besar untuk               Tidak kebetulan bahwa di Jerman sekarang keberatan terhadap
umat manusia yang bisa diharapkan dari penelitian biomedis ini.        penelitian sel induk embrionik lebih besar daripada di kebanyakan
Tetapi banyak orang tidak setuju. Mereka beranggapan bahwa             negara Eropa lain. Hal yang sama tampak juga dalam diskusi tentang
kehidupan manusiawi tidak pernah boleh dibunuh, bahkan bila            masalah euthanasia. Rupanya pengalaman pahit dengan dokter-dokter
dilakukan demi tujuan luhur sekalipun. Sebab, dengan demikian kita     Nazi dulu di sana masih ada bekasnya. Walaupun kalangan ilmiah
mengorbankan kehidupan manusiawi satu kepada kehidupan                 pada umumnya tanpa ragu-ragu mendukung penelitian tentang sel
manusiawi lain. Artinya, kehidupan manusiawi dipakai secara            induk embrionik, jangan kita lupa bahwa sikap ini sebenarnya
instrumental. Hal itu selalu tidak etis, karena bertentangan dengan    bertolak belakang dengan tradisi profesi kedokteran. Dalam Sumpah
martabat intrinsik kehidupan itu.                                      Dokter di seluruh dunia, dokter muda yang mulai menunaikan

                 Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                        5
                                     RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


tugasnya menyatakan: I will maintain the utmost respect for human                tidak mampu mempresentasikan diri dengan baik (tidak
life from its beginning (Aku akan mempertahankan rasa hormat                      mengenali diri sendiri dengan baik, tidak tahu kekuatan dan
setinggi-tingginya untuk kehidupan manusia, mulai dari                            ketrampilan diri sendiri, tidak mengenakan busana yang
permulaannya) (Deklarasi Jenewa, versi 1983). Dan siapa dapat                     pantas, dsb.)
menyangkal bahwa embrio muda-meski masih kecil sekali-                           datang terlambat.
merupakan permulaan kehidupan manusia yang baru?                         4. Tidak datang ketika dipanggil wawancara
                                                                         5. Tidak membawa dokumen yang diminta sebagai kelengkapan
                                                                             persyaratan
Kontributor artikel di kolom ini tidak selalu berasal dari anggota       6. Tidak siap dan tidak mampu mengisi form aplikasi standar yang
GMAHK. Tujuan kolom ini ialah untuk meningkatkan kesanggupan kita            disediakan perusahaan secara lengkap dan meyakinkan
memahami perspektif non-Advent                                           7. Tidak bisa membuat resume yang menarik
                                                                         8. Tidak fokus dan tekun dalam mencari dan melamar pekerjaan
                                                                             Bagaimana dengan Anda? Pastikan diri Anda benar-benar siap
                                                                         untuk memasuki dunia kerja dan telah meminimalkan semua kendala
                                                                         yang membuat Anda sulit untuk dipekerjakan.

                                                                         Kirimkan photo pemuda advent di Jemaat Anda untuk dijadikan
                                                                            header di kolom muda-mudi ke muda-mudi@kadnet.info.
                                                                             Photo yang diharapkan adalah yang memenuhi kriteria :
                                                                                 ceria, sopan, rapi, diversitas (ras atau etnik)
                                                                              menggambarkan Advent itu "pelangi" bukan hanya
                                                                                                   monoras.
                                                                               Diasuh Oleh Ari Palgunadi & Ellen Ribkayanti
                                                                         Bagi Muda-Mudi KADNET yang memiliki ide acara PA, artikel, tips,
                                                                         kesaksian maupun pertanyaan untuk dikonsultasikan, silahkan kirim
                                                                                     melalui email ke muda-mudi@kadnet.info




             TIPS KARIR
 MENDAPAT PEKERJAAN: SULIT ATAU TIDAK
                SIAP?
                        SUMBER: KARIR.COM

Banyak pencari kerja mengeluh sulit mendapatkan pekerjaan. Tidak
terlalu mengherankan. Faktanya, jumlah pencari kerja memang jauh
lebih banyak daripada lowongan yang tersedia.
      Tetapi tahukah Anda, di lain pihak banyak perusahaan juga
mengeluh sulit mendapatkan tenaga kerja, bukan hanya yang sudah
berpengalaman melainkan juga yang baru lulus. Apa yang                                               Pertanyaan :
sesungguhnya terjadi?                                                      Benarkah wajah Tuhan Yesus mirip seperti yang
      Pencari kerja kadang sulit mendapatkan pekerjaan bukan hanya
semata-mata karena lowongan yang terbatas atau tidak ada kesesuaian
                                                                           ada sekarang ini dan di manakah gambar Tuhan
kompetensi, melainkan juga karena KETIDAKSIAPAN dan                                  Yesus yang asli disimpan ?
HAMBATAN yang dengan atau tanpa sengaja mereka ciptakan
sendiri. Apa saja yang termasuk di dalamnya?
1. Nomor telepon yang dicantumkan pada resume tidak aktif/tidak                                 Komentar Pembaca
      bisa dihubungi.
2. Data-data lain mengenai pengalaman kerja dan sebagainya yang               Sejauh yang saya ketahui, tidak ada lukisan gambar dari Tuhan
      disajikan dalam resume tidak akurat atau sudah tidak valid lagi.   Yesus yang otentik. Tapi menurut beberapa sumber, lukisan yang
3. Tidak bisa meyakinkan HRD pada saat wawancara :                       tertua terdapat di gua-gua katakomb tempat dimana orang-orang
          tidak bersemangat                                             Kristen dulu bersembunyi saat penganiayaan dari orang-orang
          tidak tahu jabatan yang dilamar apa                           Romawi. Gambar-gambar itu diperkirakan dilukis pada akhir abad ke
          tidak punya gambaran tentang perusahaan dan posisi yang       3 dan ke 4, jadi sebelum Constantine bertobat menjadi Kristen. Dan
           dilamar                                                       ini pun tidak dapat dipastikan tepat, karena pelukisnya tentu tidak
          tidak mampu menunjukkan sikap yang profesional melalui        pernah melihat wajah Yesus yang sebenarnya dan hanya menduga-
           cara berkomunikasi, cara berinteraksi, cara menjawab dan      duga dari apa yang mereka baca atau dengar dari orang-orang yang
           mengajukan pertanyaan                                         juga bukan merupakan saksi mata.
          tidak mampu berkomunikasi dengan baik

                 Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                       6
                                    RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


     Mengenai kemiripan, ya saya rasa mungkin bisa saja mirip kalau          Sekarang ini wajah Yesus ada dalam berbagai versi. Ada yang
para pelukis itu membandingkan atau menggunakan model dari             seperti orang Afrika, ada yang matanya sipit seperti orang Tiongkok
orang-orang Yahudi yang kira-kira beraut wajah penuh kasih sayang,     tetapi yang paling banyak adalah gambar Yesus versi orang Eropa.
sabar dan saleh serta sehat dan sangat intelek. Misalnya mencari       Mengapa para artis sangat sulit untuk melikaskan wajah Yesus ? Ada
seorang yang bertubuh atlit yang mempunyai kesanggupan berjalan        beberapa faktor penyebabnya, seperti:
kaki sangat jauh dan bekerja sebagai tukang kayu yang kasar karena     (1) Tidak adanya bukti yang dapat dipercaya bahwa gambar Yesus
waktu itu tidak ada kendaraan dan tidak ada alat-alat pertukangan            ada,
sehingga semuanya harus dikerjakan dengan tangan sendiri termasuk      (2) Penulis Injil tidak pernah menerangkan wajah Yesus dengan
memotong batang pohon dan menggergajinya menjadi papan dan                   spesific. Mereka selalu melukiskan Yesus dengan figur yang
meraut dengan alat-alat yang sederhana. Lalu mereka membayangkan             berbeda
wajahnya yang ramah, baik budi dan lain sebagainya.                    (3) Para pengikut Kristus yang mula-mula tidak memiliki gambar
                                                       Sammy Lee             Yesus.
                                                                             Salah satu gambar Yesus hasil karya Christian Art yang masih
     Secara fisik kita semua belum pernah melihat wajah Yesus          bisa ditemukan adalah ditembok kuburan Kristen di Catacomb pada
secara clear karena tidak ada manusia sekaring ini yang masih hidup    akhir abad ketiga dan awal abad ke empat. Di tembok ini Yesus
dari zamannya Yesus. Seorang Senior Lecture in Bible Studies yang      mempunyai dua gambar yang berbeda, yang pertama Dia
bernama Robert K, Mclver, professor disekolah kita Avandole            digambarkan seperti seorang yang sudah tua dan berjambang dan
College, membahas suatu interpertasi dan pengenalan tentang Yesus      mengenakan jubah sedangkan yang satu lagi polos (barefaced), muda
didalam bukunya "THE FOUR FACES OF YESUS". Wajah Yesus                 dan memegang sebuah tongkat, yang selalu Dia bawa dan dikenal
beliau terangkan dapat dilihat dari sudut pandangan "Four Gospel"      dengan ”Tongkat Ajaib.”
yaitu Matius, Markus, Lukas, dan Johanes. Jadi apabila kita lihat            Gambar yang lain yang populer adalah ”image of Edessa.”
keempat buku ini secara karekteristik dan pendalamannya, maka kita     Menurut sejarah suatu kali Yesus mencuci mukanya dan Dia
dapat membayangkan bagaimana wajah Yesus tersebut.                     mengelap wajahnya dengan sebuah kain dan entah bagaimana,
     Sebagai contoh kita dapat membayangkan bagaimana expressi         gambar wajah Yesus langsung ada di kain tersebut dan duplikat
wajah Yesus pada waktu kritikan datang dari orang Parisi dikala        gambar telah beredar kemana-mana. Contoh lain dari wajah Yesus
Maria Magdalena meminyaki Yesus dengan minyak yang mahal               ditemukan pada tahun 1353 di Turin Italy yang dikenal dengan
(Matius 26:6-13) Disamping contoh yang lain kita bisa bayangkan        “Shroud of Turin.”
bagaimana raut wajah Yesus dikala ia menghadapi penyalipan                   Di samping lukisan para artis, ada begitu banyak orang yang
(Johannes 19). Dan banyak contoh-contoh lainnya didalam keempat        menyatakan melihat wajah Yesus melalui berbagai penglihatan /
kitab Injil ini. Jadi wajah Yesus itu dapat kita expressikan dan       penampakan. Di berbagai negara fenomena seperti itu sudah sering
bayangkan dari tabiat Yesus itu sendiri. Makanya ada istilah yang      terjadi, tidak terkecuali di Indonesia, baik di Manado, di Kupang, di
menyatakan "Dari tabiatnyalah orang itu dikenal"                       Ambon, di Jakarta dan diberbagai tempat. Salah satu yang sangat
     Kita dapat melihat expressi wajah anak kita apabila ia sedang     populer adalah penampakan di langit di atas bandara Somalia yang
berbohong atau menyatakan kejujuran. Begitu juga jika sahabat saya     kemudian orang-orang disadarkan bahwa itu hanyalah rekayasa yang
sedang marah walaupun itu hanya diuraikan melalui tulisan, tapi saya   diisi wajah bintang film yang memerankan Yesus dalam film ”Yesus
bisa bayangkan bagaimana posisi wajahya ketika mengekpresikan          of Nazareth”, begitupun dengan berbagai penampakan yang pada
kemarahan itu.                                                         umumnya disadari hanyalah rekayasa belaka.
                                                 Purasa Marpaung             Entah bagaimana manusia berusaha untuk melukiskan Yesus,
                                                                       usaha mereka akan sia-sia. Allah berfirman, Jangan ada Illah lain
     Terus terang saya pribadi enggan mau menatap mata gambar          dihadapmu. Allah tidak mau umat-umatNya meng-ilahkan gambar
yang disebut sebagai Juruselamat kita itu; dan sejujurnya saya tidak   dan patung Yesus. Allah dengan sedemikian rupa telah mengatur
suka melihat gambar itu. Mirip sekali dengan teman-teman kenalan       supaya wajahnya jangan menjadi berhala. Untuk itulah janganlah ada
kami di Turkey, di mana kami hidup selama 6 tahun; kadang mirip        motivasi kita untuk mencari wajah Yesus yang sebenarnya. Adalah
dengan step-son saya. Kita mahluk yang tidak ada artinya dibanding     lebih berbahagia mereka yang percaya sekalipun tidak melihat
dengan Sang Pencipta kita.                                             wajahNya. (Yohanes 20 : 29)
     Saya lebih merasakan kemuliaanNya di dalam hati jika melihat
Kitab Suci "The Gospel" sama dengan pada waktu Musa melihat Api                             Pertanyaan Berikutnya :
di semak belukar yang tidak terbakar ... There He Was, and He Has        Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik dan istri
Been, in my Faith.                                                     (11 Samuel 5: 13) atau hanya mengambil beberapa isteri saja
                                         Wiesye Sumarauw Schirm                             (I Tawarikh 14: 3)
                       Tanggapan Redaksi                                                  Pertanyaan 2 minggu depan :
      Pada waktu Yesus memulai pelayananNya, semua orang ingin          Kenapa dalam Perjanjian antara Allah dan Nuh dikatakan
bertemu denganNya muka dengan muka bahkan orang yang belum              bahwa Dia akan mengingat perjanjian itu setelah melihat
mengenalnyapun sudah mempunyai gambaran bagaimana Yesus itu.               busur di awan. (Kejadian 9 : 16) Apakah itu bukan
Tetapi sangat disayangkan tidak ada satupun artis yang pernah               menunjukkan bahwa Allah seakan-akan pelupa ?
mengabaikan gambar Yesus yang asli. Setelah kematian Yesus
banyak artis berusaha untuk mengambar wajahNya. Mereka berusaha            Pertanyaan atau tanggapan ditujukan kepada Tim Redaksi
mereka-reka bagaimana wajah asli Yesus yang sebenarnya. Ada                                (Herschel, Suhadi, Lisa)
beberapa artis di abad pertama dan kedua berusaha mencari informasi              melalui email ke tanyajawab@kadnet.info.
melalui saksi hidup yang masih sempat melihat Yesus hidup tetapi        Redaksi dibantu oleh Pdt. J. Kuntaraf, Pdt. B. Sumendap, Pdt. H.
usaha ini tidak begitu berhasil karena informasi yang diterima para              Tambunan, Pdt. HI. Missah. Pdt. R.A. Sabuin
artis dari setiap saksi hidup ini berbeda-beda.

                 Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                      7
                                      RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


  Jangan lupa cantumkan nama, jemaat/konfrens/daerah/negara               dan di antara jemaatnya, sehingga menghambat pelayanannya di
   (bila berdomisili di luar Indonesia). Redaksi berhak mengedit          jemaat tersebut sbb:
     komentar dan tidak menampilkan komentar atas berbagai
                            pertimbangan.                                 1.   Keingingan mencari ketenaran atau meninggikan dirinya.
 Kami juga menyarankan untuk tidak meringkas kata-kata seperti                 Ada yang terlihat langsung, akan tetapi ada yang begitu baiknya
  beberapa kata yang diringkas menjadi “utk., dgn, tdk, yg, dll.”.             dibungkus oleh alasan-alasan aktifitas departemen atau upaya
           TERIMA KASIH ATAS TANGGAPAN ANDA.                                   untuk menunjukkan kasih Kristen atau memberikan bantuan,
                                                                               sampai kepada membantu penyelesaian suatu masalah, akan
                                                                               tetapi sangat jelas sekali terlihat sebagai upaya untuk
                                                                               meninggikan dirinya atau menampilkan dirinya. Pada awalnya
                                                                               sifat ini tidak ada, akan tetapi iblis secara langsung atau melalui
                                                                               orang-orang sekelilingnya secara lihai dapat membuat seseorang
                                                                               ketua jemaat makin merasa prestise, makin merasa tinggi, makin
                                                                               merasa hebat sehingga terperosok pada perilaku yang dulu di
                                                                               surga lucifer tunjukkan kepada Allah, merasa perlu meninggikan
                                                                               dirinya karena kehebatannya.

                                                                          2.   Menghalalkan segala cara asal tujuan tercapai.
                                                                               Tidak sedikit ada yang mendahulukan kepentingan pribadinya.
                                                                               Tujuan pribadi atau kelompoknya harus tercapai dengan cara-
                                                                               cara dunia yang dihalalkan (seperti; money politic, job politic,
                                                                               facility politic, family politic, friends politic, sampai kepada
        “MENGALAHKAN DIRI SENDIRI UNTUK                                        dengan sengaja mengedarkan gosip dan berita tidak
                                                                               benar/fitnah). Cara-cara dunia berpolitik kadang dibawa ke
           PELAYANAN SEPARUH HATI”                                             dalam gereja sehingga menjadi kebiasaan dan juga kadang
              OLEH: BILLY R. ASSA                                              dikemas melalui suatu selubung yang secara langsung tidak
KETUA GMAHK JEMAAT MT.HARYONO 1, KONFERENS DKI                                 terlihat, akan tetapi tetap terbaca oleh anggota jemaat, yang
                   JAKARTA                                                     memiliki mata, telinga dan perasaan.

            KOLOM TIPS -TIPS SEBAGAI KETUA JEMAAT                         3.   Takut mengatakan/menyatakan pendapatnya.
          Diasuh dan Dikoordiner Oleh Willy U. Wuisan                          Ada yang tidak tahu caranya menyatakan hal yang salah dengan
                    willywuisan@yahoo.com                                      cara yang dapat diterima oleh orang lain, ada pula yang takut jadi
                                                                               tidak populer dan kehilangan dukungan. Akibatnya,
                                                                               kehadirannya pada rapat majelis hanya sebagai peserta abstain
                          Tahun ini adalah tahun pertama saya
                                                                               saja dalam perbincangan-perbincangan dalam rapat majelis tsb.
                          mendapatkan tugas pelayanan sebagai ketua
                          di Jemaat MT. Haryono I, Jakarta. Walau
                                                                          4.   Memaksakan kehendaknya/pendapatnya sendiri.
                          sudah beberapa tahun sebagai majelis
                                                                               Ada pribadi yang secara alamiah selalu mau memaksakan
                          jemaat, akan tetapi tahun ini adalah suatu
                                                                               maunya kepada orang lain, atau juga oleh karena senioritas,
                          pengalaman yang luar biasa bagi kehidupan
                                                                               atau jasa-jasa yang banyak, ataupun karena kekayaan serta
                          pelayanan di gereja. Betapa tidak, ini adalah
                                                                               merasa yang paling pintar atau yang merasa paling besar
                          suatu pengalaman iman baru bagi saya yang
                                                                               pendukungnya di majelis.
                          mendekati usia 45 tahun.
                               Akan tetapi sempat saya tersentak,
                                                                          5.   Mudah merasa tersinggung dan suka bertengkar.
                          seolah terbangun dan diingatkan saat
                                                                               Ada juga pribadi yang memang secara alamiah suka bertengkar.
membaca kembali kriteria-kriteria seorang ketua jemaat, yaitu seperti
                                                                               dan ada pula yang bila mendengar kritikan terhadap dirinya atau
tertulis pada 1 Timotius 3:1–7 dan Galatia 5:22–23, Titus 1:6-9,
                                                                               mendengar ada yang tidak sependapat terhadap dirinya, kurang
serta tulisan roh nubuat pada buku Testimonies vol 1, halaman 209.
                                                                               dapat mengontrol emosinya.
Panduan-panduan tersebut, ringkasnya menuntut kehidupan dari si
ketua jemaat dan istri serta anak-anaknya yang harus menjadi contoh
                                                                          6.   Terperangkap pada budaya Eksklusifisme.
iman, baik dalam pikiran, hati, perkataan dan perbuatan/tindakan.
                                                                               Akibat dari kehebatan diri dan kemampuan mempengaruhi orang
Tanda tanya besar dalam hati saya, dapatkah saya menghidupi seperti
                                                                               lain, atau karena kemampuan keuangannya, seorang ketua jemaat
yang tertulis pada panduan-panduan di atas?
                                                                               cenderung difavoritkan atau dijagokan atau disenangi sejumlah
      Untuk dapat mengerti seluk-beluk tentang ketua jemaat, saya
                                                                               orang tertentu. Lingkaran ini setiap hari akan makin kuat dan
coba rewind lagi ingatan jauh mundur ke jemaat-jemaat yang pernah
                                                                               pada akhirnya melahirkan suatu kelompok atau kelompok-
saya menjadi anggota atau bergereja baik di Jakarta/Jawa, Sulawesi
                                                                               kelompok di dalam gereja. Seorang ketua jemaat yang bijaksana
dan Sumatera Utara, sampai kepada jemaat di mana saya dibesarkan
                                                                               akan tahu bahwa ini adalah jebakan iblis, dan dia harus berusaha
waktu berada di bangku sekolah dasar.
                                                                               kembali kepada upaya-upaya untuk menggalang keterlibatan dan
      Ada banyak sekali ketua-ketua jemaat yang saya lihat walaupun
                                                                               kepercayaan serta kebersamaan di antara semua anggota jemaat.
dari golongan ekonomi biasa-biasa, atau yang pendidikannya rendah,
                                                                               Sehingga semua anggota jemaat merasa              terlayani dan
sangat menjadi berkat bagi jemaatnya karena dapat menghidupkan
                                                                               diperhatikan, yang pada akhirnya menimbulkan rasa “seiman dan
kehidupan iman yang dapat di contoh dan menjadi inspirasi iman bagi
                                                                               sepenanggungan atau persaudaraan”, dan apabila ada kegiatan
orang lain. Akan tetapi saya dapati pula ada 8 hal di mana seorang
                                                                               tertentu, semangat gotong royong saling bantu membantu (moril,
ketua jemaat biasanya menjadi bahan gosip atau perbincangan miring
                                                                               tenaga, pikiran, materiil) akan sangat cepat muncul tanpa

                 Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                            8
                                      RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


     diminta-minta melalui list sumbangan, surat khusus permohonan        saya adalah “Bagaimana dapat Mengalahkan Diri Sendiri ?”.
     sponsor atau himbauan-himbauan dari mimbar oleh Pendeta atau         Pelajaran Sekolah Sabat bulan Juli – September 1993 tentang
     Bendahara Jemaat.                                                    Penatua Jemaat, membuat saya menemukan kuncinya,              yaitu
         Saya sendiri melihat diri masih dalam perjuangan untuk           dikatakan “teladan iman Kristen itu akan dapat kita menangkan,
     dapat menang dari jebakan-jebakan di atas. Terkadang sadar           apabila roh kudus bersama dengan kita.”
     akan hal-hal yang kurang baik tersebut, akan tetapi di                    Yohanes 15:5 mengatakan “.... barang siapa yang tinggal di
     kesempatan lain, terulang lagi perilaku yang seperti itu, dan        dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak. Sebab di luar
     demikian terjadi lagi, berulang-ulang.                               Aku engkau tidak dapat berbuat apa-apa”. Ayat ini sangat membuat
                                                                          saya terkesan, dan makin yakin saya bahwa peperangan iman ini perlu
Melihat kecenderungan-kecenderungan di atas, saya berkesimpulan,          mendapatkan bantuan roh kudus. Apalah artinya diri kita dalam
seorang ketua jemaat harus dapat menang atas dirinya sendiri              melawan “Kecenderungan berbuat dosa kita” dan “ melawan kuasa
dulu, baru ia akan dapat melayani dengan sepenuh hati sesuai              dan tipu muslihat dari lucifer”.
panduan-panduan pada ayat-ayat Alkitab di atas.
                                                                          Oleh karena itu beberapa hal saya lakukan dan mungkin sama seperti
Untuk bisa menang akan pertempuran pelayanan iman ini, kita perlu         rekan-rekan ketua jemaat lainnya yang lebih senior dan sudah lebih
mengerti betul apa faktor-faktor penyebab kita dapat jatuh dan            dahulu menjalani pertempuran iman sejak bertahun-tahun lalu, yaitu :
terjebak dalam perangkap-perangkap seperti di atas. Dalam hal ini
saya sadari musuh terbesar kita ada dua yaitu:                            I.   Menjaga kesucian tubuh.
                                                                               Makanan, gaya hidup, hiburan/kepelesiran dunia, lingkungan di
1.   Tubuh yang mewarisi kecenderungan berbuat dosa.                           mana kita habiskan waktu senggang, moralitas/kehidupan sex
     Bahkan seorang Nabi Nuh yang telah bertahan selama 120 tahun              perlu dikondisikan. Dengan tubuh yang kita dapat jaga
     membangun bahtera di tengah cemoohan orang, yang lolos dari               kesuciannya, maka roh kudus akan bersemayam di dalam tubuh
     bencana air bah karena imannya, jatuh kepada perbuatan daging             kita. Segala dosa-dosa kesayangan yang dulu saya simpan, saya
     meminum anggur hingga mabuk.           Nuh memang setia, akan             mulai tinggalkan dan dari yang awalnya pengkondisian, sampai
     tetapi ia seperti juga kita, mewarisi tubuh yang cenderung                menjadi kebiasaan untuk menjaga tubuh ini suci.
     berbuat dosa. Saya memiliki profil pribadi “Cholerik” &
     “Plakmatik”, di mana orang model ini selalu ingin menang dan         II. Doa khusus pagi di kantor dan di rumah pada tengah malam
     mendominasi serta sangat perfeksionist. Sehingga kalau saya              Saat semua orang sudah tidur, dan dalam keadaan begitu hening
     lihat bertahun-tahun lalu mundur kebelakang, banyak konflik              doa khusus tengah malam, di mana pembicaraan bisa bebas
     yang terjadi yang saya lakukan karena dorongan untuk ingin               sebebas-bebasnya dan tidak dikejar-kejar waktu, segala
     selalu bertengkar. Sering sudah diupayakan untuk hati-hati untuk         perasaaan senang, sedih dan permohonan pertolongan begitu
     tidak berkonflik dengan orang lain, akan tetapi sayangnya sering         mengalir dengan lancar. Saya merasa Allah begitu dekat, dan
     juga hal itu terlupakan oleh karena insting bertengkar selalu saja       bahasa yang saya pakai adalah bahasa untuk berbicara dengan
     muncul.                                                                  seorang teman.     Beban sebagai seorang ketua seakan lepas,
                                                                              paling tidak untuk malam itu. Pernah saya terlupa melakukan
2.   Upaya Lucifer yang tidak mengenal lelah.                                 hal ini karena begitu lelah lalu jatuh tertidur, dan pagi harinya
     Kita lihat bagaimana lucifer begitu bertubi-tubi menyerang Ayub          ada perasaan ganjil dan ada yang kurang. Saya tahu saya tidak
     agar ia undur dalam imannya, bahkan Yesus pun berkali -kali ia           bebicara tadi malam dengan sahabat saya Yesus.
     cobai (di padang gurun dan di atas gunung) justru di saat-saat
     calon korbannya dalam keadaan lemah dan menderita. Saya                   Di kantor, saat saya baru duduk di meja, saya biasakan baca 1
     merasa lucifer begitu licik dan tahu apa kelemahan-kelemahan              pasal dari kitab Mazmur dan melayangkan doa khusus.
     saya, sehingga dari kelemahan-kelemahan tersebut dia masuk                Terkadang yang dimintakan keberhasilan dalam pekerjaan pada
     dan saya sering jatuh lagi, dan jatuh lagi. Sudah pasti dia tahu          hari itu namun tidak terjadi, malah sering juga kegagalan dan
     taktik yang jitu untuk menyerang, karena ia memiliki kuasa dan            kesalahan-kesalahan yang saya buat dengan bodohnya. Akan
     dia tentu seorang psikolog yang ahli dan seorang penipu yang              tetapi pada penutupan hari saat saya tutup dengan doa lagi,
     ulung, bahkan terhadap Hawa dan Adam yang memiliki                        semua itu apa berhasil atau gagal atau belum dijawab, adalah
     hubungan langsung dengan Allah dapat terpikat tipuan lucifer              baik bagi saya. Karena Tuhan tentu punya rancangan yang Ia
     dan jatuh ke dalam dosa.                                                  tahu lebih cocok dan baik untuk saya.
          Banyak ketua-ketua jemaat yang dikarenakan terjebak oleh
     hal-hal di atas, sehingga pelayanannya bukan menjadi berkat          III. Berpuasa secara rutin.
     bagi jemaatnya, akan tetapi malah menciptakan keributan                   Dalam keprihatinan akan iman yang masih jatuh bangun, dan
     ataupun gosip serta suara miring di antara anggota jemaat.                segala kelemahan-kelemahan sebagai manusia, saya putuskan
     Alhasil saat yang bersangkutan membawakan firman atau                     untuk melakukan puasa rutin yaitu setiap hari Sabat. Beberapa
     berkhotbah atau mengajar pelajaran Sekolah Sabat, yang                    hal saya dapat dari kebiasaan itu, pertama pada hari Sabat, saat
     menjadi salah satu tugas utama seorang ketua jemaat yaitu                 interaksi sangat intens dengan anggota majelis dan anggota
     memberi makanan rohani kepada anggota, tidak mendapat                     jemaat di gereja, pikiran dan mulut serta tingkah laku saya
     penerimaan dari anggota jemaat tertentu. Kalau sudah seperti              terkondisikan oleh puasa tersebut. Banyak kali juga, walau sudah
     ini, maka apapun yang dilakukan oleh sang ketua jemaat akan               berpuasa saya masih muncul amarah dengan pengendara mobil
     menjadi serba salah dan selalu dikonotasikan negatif oleh                 lain saat akan ke gereja kerena buru-buru di lampu
     anggota jemaat, padahal ia sudah mulai berusaha melakukannya              merah/simpang jalan. Tetapi banyak kali juga puasa rutin pada
     dengan hati yang sungguh-sungguh.                                         hari Sabat ini menolong untuk mengontrol pikiran, mulut dan
                                                                               tindakan-tindakan. Harapan saya, pengkondisian itu satu hari
    Masa tugas sebelas bulan, bukan usia dewasa bagi seorang ketua             kelak akan menjadi kebiasaan bagi saya.
jemaat seperti saya, dan oleh karena saya melihat peperangan terbesar

                  Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                        9
                                    RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


IV. Selalu Datang Kepada Allah.                                        mengajar saya bahwa sukses dalam konteks Allah terkadang lain
    Wahyu 14:7 yang mengatakan “Takutlah akan Allah dan                dengan sukses yang kita bayangkan.
    muliakanlah Dia ....” juga sangat membuat saya terkesan, karena          Ada banyak ketua jemaat yang pekerjaannya dan hidupnya
    saya ibaratkan itu adalah panggilan bagi saya untuk kembali        sangat diberkati Allah, dan tentu Allah mengasingkan mereka untuk
    kejalan-Nya. Saat saya baca SDA Bible Commentary, makna            maksud-maksud tertentu seperti untuk membantu pekerjaan Tuhan
    ayat ini juga adalah “Selalu Datang Kepada Allah”. Jadi suatu      dengan keuangan serta harta mereka, dan karena memang itu baik
    kebiasaan baru selalu menyerahkan segala yang mau kita buat        bagi mereka.
    atau segala permasalahan, saya jadikan kebiasaan baru. Kalau             Akan tetapi, saat kita mulai hidupkan hidup yang menang atas
    dulu untuk hal-hal major saja saya bawakan dalam doa, sekarang     diri sendiri dan berserah kepada Allah, kenyataaan sering juga
    dalam susah dan senang, bawakan semua itu kepada Allah             berbanding terbalik. Segala permasalahan datang bertubi-tubi.
    melalui doa dan puji-pujian. CD mobil saya, saya penuhi dengan     Masalah dan tantangan bisa jadi akan makin banyak, akan tetapi kita
    lagu-lagu gereja, dan begitu nikmat bila macet di jalan menyanyi   akan menjalani pelayanan kita sebagai ketua jemaat dengan suka
    lagu-lagu gereja.    Terkadang sedih bila kita lihat ada ketua     cita, apabila kita kondisikan hidup kita untuk; 1. menjaga kesucian
    jemaat yang sudah tidak sensitif akan tindakan yang sudah          tubuh kita, agar roh kudus tinggal dalam tubuh kita, 2. Biasakan
    seperti layar tancap terlihat oleh segenap anggota jemaat, di      doa khusus pagi dan malam, agar Tuhan buka jalan atau berikan
    mana kata-katanya sudah tidak sesuai/tidak sinkron dengan          yang terbaik bagi kita, 3. Berpuasa secara rutin, sehingga ada
    tindak-tanduknya. Ini terjadi karena maunya adalah datang          latihan bagi kita untuk mengikat keingingan-keinginan daging kita,
    kepada diri sendiri, bukan datang kepada Allah.         Sebabnya   terutama pada hari Sabat., 4. Selalu datang kepada Allah, apa itu
    adalah karena sudah hilang sensitifitas iman. Yang benar bisa      dalam kesenangan dan kesusahan.
    dikatakan salah, yang salah bisa dipaksakan agar benar. Begitu           Biarkan Allah yang menjadi nahkoda bagi hati, pkiran, mulut
    mudah mengatakan orang lain salah dan menghakimi orang lain,       dan tindak-tanduk kita, agar kita menjadi pemimpin-pemimpin gereja
    padahal yang ia katakan itu jelas-jelas juga mengena balik         yang sensitif. Sensitif atas suara bisikan roh kudus, sehingga apabila
    menggambarkan perilakunya sendiri.                                 kita menyimpang atau jatuh karena kemanusiaan kita yang cenderung
                                                                       berbuat dosa, atau karena begitu hebat tipuan lucifer itu, maka
     Seorang teman saya pernah bertanya kepada saya, Billy setelah     secepat itu pula kita akan bangkit dan kembali kepada Allah.
kamu banyak melayani dan secara rutin berpuasa apa hidup kamu                Iman kita akan makin hari makin bertumbuh, dan hal itu akan
makin makmur dan terlepas dari persoalan-persoalan? Jawaban saya       menjadi pertunjukan kemulian nama Allah bukan diri kita sendiri,
mengejutkan dia, tidak juga! Justru masalah apa itu di kantor          sehingga pelayanan kita sebagai ketua Jemaat akan menjadi berkat
maupun di rumah dan lain sebagainya yang tadinya tidak muncul          dan meradiasikan iman kepada keluarga kita dan anggota jemaat yang
sekarang muncul dengan skala kuantitas dan kualitas yang lebih         lainnya.
besar. Contohnya, dalam hal pekerjaan/jabatan di kantor, saat                Tips ini agak pribadi sekali, tetapi itulah perjuangan saya sampai
sepuluh tahun lalu saya masih setengah kaki di kehidupan di dunia,     sekarang ini, doakan saya agar dapat selalu datang kepada Allah dan
saya pernah mencapai tingkatan direktur perusahaan. Walau dalam        menjadi pelayan Allah..
doa-doa dan puasa kita sisipkan permintaan agar sukses, Tuhan




                                                                            Seluruh masyarakat dari Ndugu-ndugu yang sebelumnya telah
      ”MEPAAO, SABAT A MAKANE..”                                       mendapat kabar kedatangan rombongan dari Jayapura itu menyambut
  LAPORAN KEGIATAN KKR TEAM GLOBAL                                     dengan suka cita sambil merapatkan diri ke badan pesawat dan
                                                                       kemudian mengangkut perlengkapan Team KKR ini. Setelah itu
   EVANGELISM DI DAERAH PEGUNUNGAN                                     rombongan ini memulaikan Perjalanan pendakian yang memakan
    NDUGU-NDUGU, KAB. PANIAI - PAPUA                                   waktu 3-4 jam dengan tantangan pegunungan, sehingga
                                                                       membutuhkan tenaga yang cukup kuat menuju kampung Sanepa.
Dilaporkan Oleh Pdt. Harld Oijaitou, TK Mimika & Pdt. T. Mayai         Namun jarak yang jauh dan tantangan alam tidak menjadi masalah
Papua [KADNet] –Teriakan khas ”Waita” yang dipimpin oleh kepala        bagi mereka. Melewati beberapa pos peristirahatan akhirnya team ini
suku besar Aita (Bapak) Hubertus Migau seakan memancing seluruh        tiba di desa Sanepa (Ndugu-ndugu) dengan penuh selamat.
masyarakat pegunungan sebagai sambutan terhadap datangnya sebuah       Masyarakat di beberapa desa berkumpul di gereja kita. Karena
Pesawat Cessna jenis Pilatus berlogo Tiga Malaikat milik GMAHK         menurut mereka Gereja Advent juga ada ’Orang Barat’ (tamu dari
Daerah Missi Papua yang membawa rombongan Team KKR Global              luar negri). Rombongan pertama yang datang pada hari kamis (26/10)
Evangelism yang dipimpin oleh Pdt. Ralph Robbert. Teriakan ini         itu 2 (dua) orang, yaitu: Pdt. Ralph Robert dan Pdtm. Alfian
bagaikan suara khas burung cendrawasih sehingga seluruh masyarkat      Sadondang. Nanti pada hari jumat (27/10) Pdt. Tonny Mayai juga
dan aparat pemerintah berlari menuju lapangan terbang Pogapa untuk     datang dari Timika dengan menumpang pesawat Cessna milik MAF
menjemput rombangan yang datang pada saat itu.                         (Gereja Kemah Injili) Di Tanah Papua.


                 Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                        10
                                   RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


     Dengan menggunakan pengeras suara yang dibawa oleh team         Tuhan pada minggu depannya hari Kamis, tanggal 2 November 2006,
maka kepala-kepala suku memberikan pengumuman kepada seluruh         rombongan kedua yang terdiri dari: Pdt. F. Kafiar, Mr. Kris Allen dan
masyarakat di desa-desa sekitar untuk menghadiri KKR itu.            Bob Robberts selaku Pilot kita tiba di sana. Saudara, begitu
Saudaraku, sungguh luar biasa animo masyarakat untuk menghadiri      antusiasnya masyarakat untuk datang menjemput rombongan yang
KKR dan belajar firman Allah. KKR dimulaikan pada hari jumat         kedua.
malam tanggal 27 Oktober 2006 dengan menggunakan tiga bahasa,              Karena menurut mereka pilot dan Ketua Sinode Advent yang
yaitu bahasa Inggris, bahasa Indonesia dan Bahasa Moni (bahasa       datang. Pada waktu rombongan Ketua Daerah tiba di Ndugu-ndugu,
setempat). Gereja kita yang berukuran 6x12 m persegi itu tidak       disambut dengan tarian khas yang disebut ’Waita’. Ketika ketua
mampu menampung semua orang yang datang. Anak-anak saja sudah        Daerah Pdt. Kafiar berada di sana dan sementara melihat secara dekat
memenuhi gereja. Sedangkan orang dewasa lebih banyak lagi. Kita      betapa kerinduan masyarakat untuk belajar Firman Tuhan beliau
harus mengatur cara duduk sehingga ada juga orang dewasa yang        mengatakan,” Luar biasa...” kita harus bekerja keras. Karena masih
berada dalam gereja walaupun berdiri. Melihat begitu banyak orang    banyak lembah dan gunung yang belum dimasuki oleh Pekabaran
maka para TSPM memasang terpal di depan gereja, namun itupun         Hari Sabat/Tiga Malaikat.
tidak mencukupi. Dari malam ke malam rata-rata yang hadir                  Ketika rombongan ini tiba di Sanepa, di sela – sela kesibukan
mencapai 300 sampai 500 orang banyaknya.                             kegiatan ini, pilot Bob Robberts mengambil kesempatan membuat
                                                                     pegobatan dan pemeriksaan gigi secara gratis di sana, dan ini begitu
                                                                     menyita perhatian masyarakat untuk datang ke tempat ’praktek’ pilot
                                                                     yang selama beberapa saat menjadi ’dokter gigi’. Setelah berjalan
                                                                     dengan baik selama beberapa malam, Puji Tuhan, tepatnya pada hari
                                                                     Sabat, tanggal 4 November 2006, telah diadakan upacara baptisan
                                                                     bagi 23 Jiwa yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan
                                                                     Juruslamat Pribadi mereka, dan acara Baptisan dipimpin langsung
                                                                     oleh Pdt. Kafiar. Inilah baptisan kedua di Kampung Ndugu – ndugu
                                                                     ini sejak dibukanya post pelayanan ini pada Agustus 2005 yang lalu,
                                                                     setelah sempat dibuat baptisan yang pertama pada bulan Maret yang
                                                                     lalu.




Melihat begitu banyaknya masyarakat yang rindu belajar Firman
Allah, apalagi di sana juga hadir Gembala-gembala (Pendeta) dari
gereja Katolik dan Kingmi maka Pdt. Ralph begitu gembira dalam
menyampaikan Firman Tuhan. Kegiatan yang dilaksanakan di sana
adalah malam KKR dan siangnya pendalaman Alkitab kepada
masyarakat dan juga bersama masyarakat yang lain untuk membuat
lapangan terbang Advent di atas tanah yang telah diserahkan kepada
gereja kita.



                                                                     Beliau dan kami meneteskan air mata suka cita karena ada jiwa-jiwa
                                                                     yang mau datang kepada Yesus. Walaupun airnya sangat dingin, Pdt.
                                                                     Kafiar bertahan sampai selesai. Team KKR Ndugu2 akhirnya
                                                                     meninggalkan Ndugu2 menuju Pogapa dan terbang menuju Nabire
                                                                     untuk turunkan Mr. Kris Allen dan selanjutnya berangkat dengan
                                                                     jarak tempuh 2 jam ke Jayapura. Saudara...Betapa polos dan rindunya
                                                                     saudara-saudara kita di sana untuk belajar Firman Allah. Doa dan
                                                                     Dukungan Saudara sangat kami harapkan, agar Pelayanan pekerjaan
                                                                     Tuhan di sana dapat terbuka demi penyelamatan jiwa-jiwa di sana.
                                                                     Pada kesempatan ini kami menyampaikan kepada saudara/i bahwa
                                                                     masih banyak desa-desa sekitar yang rindu kalau boleh pekabaran hari
                                                                     Sabat masuk ke sana. Tapi untuk saat ini kita belum bisa untuk datang
                                                                     ke sana. Dalam rencana ke depan nanti sangat lebih baik bila kita
                                                                     mempunyai sebuah Klinik Advent dan membangun sebuah rumah
                                                                     bagi petugas yang nantinya ke sana. Bila kita memiliki sebuah klinik
                                                                     maka ini adalah suatu jaring yang sangat tepat untuk mempengaruhi
Setelah melihat sudah ada yang berminat untuk dibaptiskan, maka      dan melayani serta memberikan resep dan doa sehingga Roh Kudus
kami mengirimkan berita kepada Ketua GMAHK Daerah Missi              akan mendesak mereka untuk bergabung dengan kita dalam kandang-
Papua, Pdt. DR. F. Kafiar untuk mengadakan acara baptisan. Puji

                Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                    11
                                   RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


Nya sebelum terlambat. Sekarang ini Post pelayanan Ndugu – ndugu           Menurut Mr. Jeremiah, yang merupakan coordinator dari tim
sementara dilayani oleh 3 orang TSPM jebolan 1000 MM.                 “SHARE HIM” bahwa pada saat yang bersamaan KKR yang sama
     Mepaoo...(Saudara-saudara) Kepala-kepala suku katakan            juga dilaksanakan di 7 tempat berbeda di seputar Daerah Misi Papua
mengapa sampai Kebenaran ini baru saja masuk di sini, kami mau        yaitu 3 lokasi berada di Kabupaten Nabire, 3 lokasi berada di
agar semua masyarakat kami tahu tentang Sabat. Pada kesempatan ini    Kabupaten Biak dan 1 lokasi berada di daerah pegunungan Ndungu-
kami mengucapkan banyak terima kasih kepada anak-anak Tuhan           Ndungu, dan menurut laporan beliau manakala beliau meninjau
secara pribadi dan Jemaat-jemaat yang selama ini sangat membantu      pelaksanaan yang berada di salah satu lokasi didaerah Nabire setiap
sehingga gereja kita sudah selesai. Namun kami sangat mengharapkan    malam terdapat rata-rata 700 tamu yang hadir.
dukungan saudara terus sehingga rencana untuk membangun sebuah        Untuk 3 lokasi yang ada di kota Manokwari masing-masing lokasi
klinik dan rumah pendeta/petugas dapat diselesaikan untuk pelayanan   telah dibuka secara resmi oleh utusan pemerintah setempat, dan
yang lebih baik. Bila saudara ingin untuk pergi dan melihat secara    khusus pada lokasi yang berada di Jl. Brawijaya berkesempatan
langsung kami sangat berterima kasih,. Pos pelayanan yang baru ini    membuka acara tersebut adalah asisten III Bupati Kabupaten
menawarkan obyek alam yang sangat indah. Ada air-air terjun,          Manokwari Bpk. Drs. Jos Paiky. Dalam sambutannya beliau
panorama alam dari bukit dan nyanyian pohon cemara yang merdu         mengatakan bahwa ditengah era modernisasi maka diperlukan acara
seakan mengagungkan kebesaran sang Pencipta. Tuhan memberkati         KKR seperti ini dan dia mengharapkan dalam bagian akhir
saudara untuk dukungan serta doa bagi pekerjaanNya di sana. Sabat     sambutannya, kalau boleh diakhir dari acara KKR ini ada jiwa yang
Amakanie....Aita, Ama (saudara-saudari) Amin.                         bertobat.


KKR SHARE HIM DI MANOKWARI IRIAN JAYA                                  PELAKSANAAN KKR SHARE HIM DI JEMAAT
               BARAT                                                          AMBAN DAN BRAWIJAYA
Dilaporkan Oleh Harry Salainti, Tim Kadnet Manokwari                  Dilaporkan Oleh Harry Salainti, Tim Kadnet Manokwari
Manokwari [KADNet] – Serentak di tiga lokasi diseputaran kota         Manokwari [KADNet] – Untuk KKR yang bertempat di Jl.
Manokwari pada tanggal 27 Oktober 2006 digelar 3 KKR yang             Brawijaya yang dikoordinir oleh Jemaat Amban dan Brawijaya
diprakarsai oleh “SHARE HIM” (Sebuah tim penginjilan global yang      dengan pembicara Mrs. Carrie Klaus, dan diterjemahkan oleh Sdr.
berpusat di Amerika Serikat yang diketuai oleh Robert S. Folkenberg   Harry Salainti. Dari malam kemalam telah dihadiri oleh tamu yang
mantan ketua GC) KKR yang akan berlangsung hingga tanggal 11          terbilang cukup banyak, dan telah diisi dengan acara kesehatan dll.
November tersebut tersebar di 3 lokasi yaitu di Jl. Brawijaya yang    Walaupun setiap malamnya harus pulang larut malam karena khotbah
dikoordinir oleh Jemaat Brawijaya dan Jemaat Amban, di Jl. Karya      yang cukup memakan waktu lama tidak meurunkan minat para tamu
ABRI yang dikoordinir oleh Jemaat Sanggeng dan di Jl. Gunung Salju    untuk datang dari malam kemalam.
yang dikoordinir oleh Jemaat Wosi dan Jemaat Kemiri.                        Menjelang minggu pertama usai setan tidak tingal diam dia
                                                                      berusaha untuk menggagalkan acara, panitia yang mulai merasa
                                                                      kecapean karena pulang larut malam menjadi sasaran setan, kemudian
                                                                      kekurangan dana untuk transportasi juga menjadi kendala memasuki
                                                                      minggu kedua namun puji Tuhan, walaupun setan giat tapi kalau
                                                                      diserahkan lewat doa akan segala pergumulan maka jalan akan
                                                                      terbuka lebar. Tuhan mengirimkan orang-orang yang berbaik hati
                                                                      untuk menunjang transportasi dengan kendaraan-kendaraan pribadi
                                                                      mereka.
                                                                            Atas segala kerja keras dan doa yang tekin dari semua anggota
                                                                      maka alhasil pada akhir KKR ada 15 Jiwa dari site ini yang
                                                                      dibaptiskan pada sabat tanggal 11 November 2006, dan kedua jemaat
                                                                      sangat bersuka cita atas jiwa-jiwa yang baru ini, tolong doakan
                                                                      mereka karena sebagian besar dari para baptisan pada site ini adalah
                                                                      orang-orang muda yang masih bergumul dengan pendidikan mereka,
                                                                      pekerjaan mereka bahkan orang tua mereka yang mungkin akan
                                                                      menolak mereka.

                                                                      Pengalaman di 2 side yang lain
                                                                      Tempat lain dari KKR dengan tim yang sama adalah di Jemaat Kemiri
Setiap lokasi memiliki satu pembicara yang telah disediakan oleh      yang mengambil lokasi di depan kampus Universitas Negeri Papua
“SHARE HIM” untuk lokasi di Jl. Gunung Salju didatangkan              dengan pembicara Steve Marshall dan penerjemah Sdr. Zeth Nawan.
pembicara dari Canada yaitu Mr. Steve Marshall dan sebagai            Ditempat ini pada minggu kedua terjadi pencobaan yang cukup berat
penerjemah Sdr. Zeth Nawan, mantan mahasiswa UNKLAB yang              dimana seorang kepala suku dan dengan tombak dan kapak ingin
kini bertugas di daerah Kabupaten Bintuni Provinsi Iran Jaya Barat,   menggagalkan akan acara karena 3 orang anaknya yang mengikuti
dan untuk lokasi di Jl. Karya ABRI sebagai pembicara adalah Mr.       KKR di tempat tersebut dari malam kemalam akhirnya jatuh sakit
Steve Klause dari Michigan USA dan diterjemahkan oleh Sdr. Stenly     mengakibatkan kepala suku ini mengamuk namun setelah dijelaskan
Sakul yang juga merupakan tamatan Universitas Klabat dan saat ini     dengan baik dan setelah anak-anaknya dibawah untuk bertobat maka
tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil di Pemerintahan Kabupaten       diapun kembali tenang. Ada – ada saja yang setan ingin buat guna
Raja Ampat, sedangkan untuk lokasi Jl. Brawijaya sebagai pembicara    menghalangi akan pekerjaan Tuhan.
adalah Mrs. Carrie Klause yang juga dari Michigan USA dan                  Diakhir dari seluruh rangkaian KKR-KKR ini maka untuk
diterjemahkan oleh Sdr. Harry Salainti.                               seluruh side di wilayah Manokwari telah dibaptiskan sebanyak 51

                Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                    12
                                    RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


jiwa, padahal baru pada beberapa bulan yang lalu lewat KKR
Yayasan Kornelius di wilayah ini baru dibaptiskan 48 jiwa, ini          KEGIATAN IKAU CHAPTER KEPRI DALAM
merupakan prestasi tersendiri bagi pekerjaan Tuhan di wilayah           MEMBANTU KORBAN KEBAKARAN DI BALOI,
Manokwari.
                                                                                     BATAM
                                                                       Dikirimkan Oleh Hendrik Sinaga, Ketua IKAU Chapter Kepri
      KKR 2 PENDETA DI DESA KANONANG
                                                                       Batam [KADNet] – Kemarin siang, Minggu 12 November 2006,
                MINAHASA                                               team telah menyampaikan bantuan ke Posko Square 91.
                                                                             Sebelumnya kami pergi kelokasi kebakaran di Baloi dan sesuai
Dilaporkan Oleh Herschel Najoan, TK Jakarta
                                                                       data yang kami peroleh bahwa jumlah KK yang menjadi korban
Kawangkoan [KADNet] – Desa Kanonang adalah sebuah desa di              adalah 700 KK dimana tidak satupun rumah yang lolos. Sebagaimana
kecamatan Kawangkoan, kabupaten Minahasa, Sulwase Utara yang           terlihat dalam photo, sudah ada beberapa orang yang mencoba untuk
sangat dikenal di daerah itu terutama karena ditempat itu terdapat     membangun kembali rumahnya dengan harapan mereka bisa dapat
tempat wisata religius yaitu Bukit Kasih. Tempat wisata ini adalah     ganti rugi, apabila lokasi kebakaran akan diambil alih oleh
tempat wisata yang menggambarkan semangat toleransi beragama           pemerintah/pengusaha.
yang tinggi dimana di bukit itu terdapat tempat ibadah dari semua
agama resmi di Indonesia.
     Di balik kebanggaan masyarakat setempat dengan adanya Bukit
Kasih tersebut, warga gereja Advent cukup menyayangkan karena di
daerah tersebut belum berdiri gereja Advent untuk melengkapi simbol
toleransi yang ditonjolkan di Bukit Kasih. Atas dasar harapan besar
dari keluarga Korengkeng Moniung yang merupakan warga desa
Kanonang yang berdomisili di Manado dan warga Advent di jemaat
sekitar maka diprakarsailah sebuah KKR yang dibawakan oleh 2
orang hamba Tuhan yaitu Pdt. Jeffrey Pioh, mantan direktur Pemuda
Daerah Minahasa Selatan yang sekarang ini menjadi Pendeta Wilayah
Kawangkoan dan Pendeta Ratu dari Konfrens Minahasa Utara yang
juga sebagai putra desa Kanonang.
     KKR yang termasuk KKR akbar ini dimulai pada hari Rabu
tanggal 1 November 2006 dan berakhir pada hari jumat malam
tanggal 10 November 2006. Pada awalnya KKR ini mengalami
tantangan dari warga setempat dengan alasan bahwa di tempat itu
tidak ada warga Advent namun ibu Nelly Najoan Watti yang juga
sebagai panitia seksi perlawatan kemudian mengadakan pendekatan
ke pemerintah setempat dan ke Polsek setempat dan akhirnya KKR
bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Menurut ibu Nelly,         Pada saat ini seluruh korban di tempatkan di ruko lantai tiga di Square
bahwa KKR ini bisa berjalan tidak lain karena Tuhan yang bekerja       91. Bantuan yang diberikan adalah berupa uang sebesar
sehingga tidak ada yang mustahil dan pendekatan persahabatan adalah    Rp.3.000.000,- dan rencana penyerahan pakaian kami tiadakan untuk
kunci bagi mereka yang mengeraskan hati. Hubungan dekat ibu Nelly      tidak overlapping dengan jemaat kita.
yang lebih akrab dipanggil tante Itong ini dengan masyarakat sekitar        Demikian laporan singkat yang dapat kami laporkan dari
sangat membantu dalam pendekatan dan perlawatan sehingga tidak         lapangan bantuan Kebakaran Baloi, Batam. Team yang hadir :
heran walaupun pada awalnya sempat menghadapi tantangan dari           Hendrik, Heriyanto, Alberth dan Lilis Hani (Koordinator Sosial).
kalangan tertentu namun dengan kuasa Tuhan, tamu-tamu yang hadir
bisa mencapai 100 orang selain dari warga Advent sekitar baik dari
kecamatan Sonder, Kawangkoan, Tompaso dan juga dari Langowan.
Tidak mau ketinggalan juga pada acara KKR ini para penyanyi dari
SLA Tompaso II yang sebenarnya lokasinya tidak terlalu jauh dari
desa Kanonang, begitu juga para penyanyi dari Unklab, dari Sonder
dan dari jemaat-jemaat lainnya.
     Sampai berita ini diturunkan sudah ada beberapa orang yang
melalui perlawatan sudah menyatakan diri siap untuk dibaptiskan.
Sama seperti proyek KKR di berbagai tempat, di desa Kanonang-pun
mengalami tantangan yang sama. Ada usaha-usaha dari kalangan
tertentu yang berusaha menghalangi supaya umat dari gereja lain
tidak berpindah gereja namunbiarlah hanya kuasa Tuhan yang bekerja
sehingga mereka yang sudah mempelajari Firman Tuhan mengambil
keputusan yang tepat dalam hidupnya.




                 Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                       13
                                     RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


                                                                         Suwuh dan Scripture Reading oleh Brammy Tilaar. Sermon oleh
                                                                         Anthony Francis dengan topik “Dare to be a Daniel” yang
                                                                         diterjemahkan oleh Jill Wullur. Berani seperti Daniel berarti berani
                                                                         berdiri teguh, walaupun apa yang akan terjadi. Bila kita percaya pada
                                                                         Tuhan, memelihara hubungan dengan Tuhan dan menyembah hanya
                                                                         kepada Tuhan, maka Tuhan akan menjaga dan memberkati kita.
                                                                               Sesudah khotbah disambung dengan Induction Ceremony.
                                                                         Diawali dengan penyulutan lilin-lilin seperti Spirit of Pathfinder
                                                                         Candles, Pathfinder Classes (Friend, Companion, Explorer, Ranger,
                                                                         Voyager, Guide) Candles, dan Pledges & Law Candles. Consecration
                                                                         Prayer oleh Michael Rotinsulu dan dilanjutkan dengan Welcoming
                                                                         Pathfinder New Members. Mereka yang dilantik adalah Alpha
                                                                         Rotinsulu, Alphie Rotinsulu, Belva Wantah, Brammy Tilaar, Brenda
                                                                         Gonie, Davis Harahap, Jennifer Lalaki, Juliffer Lalaki, Kevin
                                                                         Kattiandagho, Sandra Harahap dan Seisy Paomei. Acara berakhir
                                                                         dengan Closing Song “Onward Christian Soldiers (Maju Tentra
                                                                         Yesus)” LS# 285 dan Benediction oleh Anthony Francis. Nampak
                                                                         dalam gambar mereka yang baru dilantik berdiri bersama Anthony
                                                                         Francis (Pathfinder Coordinator Northern New Jersey Area), Julia
                                                                         Sulu (Pathfinder Director FISDAC 2006), Christine Rotinsulu
                                                                         (Pathfinder Director FISDAC 2005) dan Michael Rotinsulu (First
                                                                         Elder FISDAC 2006).
  INDUCTION CEREMONY OF FISDAC EAGLE
Dilaporkan Oleh Frederik Wantah, TK New Jersey
                                                                                KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI
New Jersey [KADNet] – Ini merupakan hari yang bersejarah bagi
“Fisdac Eagle.”     Setelah lebih setahun digembleng oleh para                  ”KEBAHAGIAAN SEJATI DAN ABADI”
Pathfinder Director First Indonesian SDA Church (FISDAC), South
                                                                         Dikirimkan Oleh Dept. Komunikasi GMAHK WJTDIY
Plainfield, New Jersey yaitu Christine Rotinsulu (2005) dan Julia Sulu
(2006), maka anak-anak Pathfinder FISDAC yang bergabung dalam            Semarang [KADNet] – Pada tanggal, 05 – 11 November 2006 telah
klub “Fisdac Eagle” pada Sabat (4/11) akhirnya merasa lega setelah       diadakan acara Kebaktian Kebangunan Rohani Se-Distrik Semarang
mengikuti Induction Ceremony (Upacara Pelantikan) yang dipimpin          dan sekitarnya di Gedung UNAKI Semarang yang didahului dengan
oleh Anthony Francis, Pathfinder Coordinator Northern New Jersey         KKR Satelit di Gereja-gereja dan Cabang Sekolah Sabat sebanyak 11
Area of Allegheny East Conference.                                                                   tempat pada tanggal, 29 Oktober – 04
                                                                                                     November 2006.
                                                                                                     Dilanjutkan dengan KKR Penuaian
                                                                                                     dengan pembicara Pdt. JF. Manulang,
                                                                                                     MA Dir. Komunikasi UIKB, dan seminar
                                                                                                     rumah tangga dibawakan oleh Pdt. JM.
                                                                                                     Sagala salah satu gembala jemaat di
                                                                                                     DKI, selama acara KKR berlangsung
                                                                                                     dari malam kemalam tamu yang hadir
                                                                                                     rata-rata 50-60 Orang permalam.
                                                                                                           Walaupun persiapan sangat minim
                                                                         dan waktu yang padat tentunya banyak kekurangan dari panitia
                                                                         penyelenggara, yang diketuai oleh Bp. Robby dari Jemaat Mataram
                                                                         Semarang, akan tetapi kesempitan itu menjadi kesempatan dan tidak
                                                                         menyurutkan semangat kerja panitia justru panitia saling bahu
                                                                         membahu untuk melengkapi kekurangan tersebut.




Acara khotbah pada Sabat itu khusus dipegang oleh Pathfinder.
Dimulai dengan marching mengikuti urutan barisan masing-masing
Colorguard, Director, Staff, Pathfinder Units. Pledge of Allegiance to
the Bible & Flag oleh Alpha Rotinsulu. Responsive Reading oleh
Christine Rotinsulu. Remarks oleh Julia Sulu. Opening Song
“Pathfinder (Pandu-Pandu)” LS# 295. Pathfinder Pledge oleh Alphie
Rotinsulu dan Pathfinder Law oleh Kevin Kattiandagho. “What
pathfindering means to me?” oleh Seisy Paomei. Pathfinder Report
oleh Julia Sulu. Tithes & Offerings Appeal oleh Belva Wantah yang
diiringi Music Instrument oleh Davis Harahap dan Tithes & Offerings
Prayer oleh Juliffer Lalaki. Ministry in Music oleh adik Clifton

                 Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                       14
                                   RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


Pada hari terakhir KKR pada saat Pdt. JF. Manulang, MA                   5.   Bukit Moria digabung dengan Galilea Manggar bertempat
mengadakan panggilan disambut dengan hangat oleh ke 33 Jiwa yang              di Hotel Bandara, pembicara James Le Blanc
datang kedepan mimbar untuk menyerahkan diri dibaptiskan, mereka         6.   Batu Ampar digabung dengan KM 14 bertempat di Gereja
sepakat untuk menyatakan komitmen mereka menerima Yesus                       Batu Ampar, pembicara Ms. Ellen Kim
sebagai Juru Selamat pribadi mereka.                                     7.   Samboja/KM 41 bertempat di Gereja KM 41, pembicara
     Hari sabat tanggal, 11 November 2006 acara kebaktian diadakan            Sang Yim
di GMAHK Mataram Jl. MT. Haryono No. 478 Semarang, setelah
selesai acara kebaktian khotbah diadakan upacara baptisan yang       Total baptisan 56 jiwa pada gabungan Sabat 28 Oktober 2006.
kudus, dan 33 Jiwa dibaptiskan oleh Pdt. JF. Manulang, Pdt. JM.      II. KKR 3 titik di distrik Samarinda yaitu:
Sagala, Pdt. E. Hutauruk, Pdt. Pamudji Raharjo, Pdt. Tugimin, Pdt.        1. Samarinda kota bertempat di GMAHK Samarinda
Jhoni Jahamau, dan Pdt. L. Simalango. Setelah slesai seluruh                   pembicara Pdt. J. Sinaga
rangkaian acara kebaktian ditutup dengan acara ramah-tamah                2. Bukit Torsina digabung dengan Lempake bertempat di
bersama.                                                                       Gedung Mulia Budi, pembicara Pdtm. L. Tamba
                                                                          3. Loa Janan bertempat di Gereja Loa Janan, pembicara Pdtm.
                                                                               GS. Abineno, Pdtm. Dwi Juniarto, PS. Octo Ferdinand, dan
                                                                               PS Carlos Nababan.

                                                                     Total baptisan 11 jiwa (di Gedung Bioskop)
                                                                          Sabat tanggal 28 Oktober 2006 telah diadakan gabungan
                                                                     sedistrik Balikpapan, dan diadakan di Gedung Bioskop Pertamina,
                                                                     acara sekolah sabat seluruhnya dibawakan oleh para pembicara KKR.
                                                                     Khotbah disampaikan oleh Pdt. Edison Panjaitan, Sekretaris
                                                                     Kependetaan UIK. Setelah kebaktian selesai diadakan Upacara
                                                                     Baptisan di Kolam renang Pertamina, puji Tuhan sebanyak 54 jiwa
                                                                     telah dibaptiskan ditambah 2 jiwa telah dibaptis sebelumnya, setelah
                                                                     itu potluck bersama seluruh titik-titik KKR di distrik Balikpapan
                                                                          Selama di Balikpapan, koordinator dan pembicara asing tinggal
                                                                     di Adhika Hotel Bahtera, dengan harga khusus selama 2 minggu
                                                                     KKR. Makan siang untuk mereka disediakan secara bergilir oleh
                                                                     jemaat-jemaat dan anggota juga simpatisan.
                                                                          Terima kasih untuk dukungan kehadiran seluruh anggota jemaat
                                                                     di setiap titik KKR, selama KKR 13-28 Oktober 2006 dengan 19
                                                                     judul pembahasan. Khususnya KKR di Samboja dengan kehadiran
                                                                     sekitar 100 orang tamu setiap malam, sedangkan tamu di dalam kota
                                                                     Balikpapan, relatif berkurang.
                                                                          Terima kasih untuk pihak Polres Balikpapan untuk izin dan
SHARE HIM EVANGELISM DI BALIKPAPAN DAN                               pengamanan juga untuk Polda Kaltim di Balikpapan khususnya untuk
    SAMARINDA 13 – 28 OKTOBER 2006                                   Mabes Polri di Jakarta, yang memberikan rekomendasi, No. Pol.
                                                                     SI/YANMIN/768-IX/2006 BAINTELKAM sehingga tercipta
Dikirimkan Oleh . WA. Sandy – Direktur Komunikasi GMAHK              keamanan kota yang kondusif, selama pelaksanaan KKR.
DKKT                                                                      Coordinator Share Him Ministry ini, yakni Pst. Harold Kehney
Balikpapan [KADNet] – Puji Tuhan, “Terima kasih” itulah kata yang    telah datang ke Balikpapan pada awal Juni 2006 lalu, untuk
tepat kami sampaikan untuk Tuhan. Pada peristiwa besar dan yang      berkordinasi dengan Officers DKKT dan para pendeta, ketua-ketua
pertama kali berlangsung di daerah Kalimantan Kawasan Timur yaitu    Jemaat, guna persiapan peristiwa akbar tersebut.
dengan kedatangan tamu pembicara asing dalam group besar.            Terima kasih kepada:
Pembicara asing ini juga sering menggunakan kata “Puji Tuhan!”,      1. Tujuh Pembicara asing dan pembicara lokal
terima kasih untuk menyapa anggota dan para tamu di tempat-tempat    2. Para Penterjemah
KKR.                                                                 3. Kordinator Share Him Ministry – Harold Kehney
      Daerah Kalimantan Kawasan Timur mendapat kesempatan            4. Officers dan Staff DKKT
istimewa karena pihak Share Him Ministry dari South Carolina         5. Gembala, Ketua-ketua Jemaat
Conference, Amerika Serikat yang mendanai KKR ini sebanyak           6. Majelis Jemaat dan seluruh jemaat
$1500/titik KKR, memilih Kalimantan sebagai tempat untuk             7. Panitia di 10 titik KKR
mengadakan KKR. Satu-satunya di Indonesia untuk tahun 2006.          8. Polres Balikpapan, Polda Kaltim
Mereka mendanai 10 titik KKR, 7 titik di distrik Balikpapan, dan 3   9. Mabes POLRI di Jakarta
titik di distrik Samarinda.                                          10. Dan kepada semua pihak yang tidak sempat kami sebutkan satu-
I. KKR 7 titik di distrik Balikpapan yaitu:                               persatu
      1. Agape A bertempat di Gereja, pembicara Tood Rhoades         Tahun 2007 sekitar bulan Juli, akan datang lagi ke Kalimantan 9
      2. Agape B (khusus Pemuda) bertempat di Hotel Bintang,         mahasiswa, 1 profesor dari Union College – Amerika Serikat. Kami
            pembicara Dennis Reeds                                   tunggu akan menunggu kedatangan tamu-tamu kami
      3. Agape II (YPAB) bertempat di gedung sekolah YPAB,
            pembicara John Sutton II
      4. Martadinata digabung dengan Prapatan bertempat di
            Gedung Narwastu, pembicara Robert Housley

                Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                   15
                                    RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006



  SEMINAR WAHYU DAN DOKTRIN ALKITAB,
 PDT. RAMLI MENDE DAN PELAYANAN KOOR
    PA TAMAN HARAPAN, DI DOYO LAMA
Dikirimkan Oleh Janette Najoan, Tim Komunikasi Jemaat Taman
Harapan Jakarta
Jayapura [KADNet] – Musim liburan lebaran 22 – 29 October yang
lalu merupakan kesempatan yang indah bagi anggota Koor PA Taman
Harapan dibawah pimpinan Sdr. Mario Lintuuran, Ketua PA
sekaligus ketua rombongan karena bisa menyisihkan waktu liburan
untuk melayani pekerjaan Tuhan yang ada di negeri Papua. Adapun        Kegiatan KKR dibuka secara resmi pada Hari Minggu malam,
maksud pelayanan Koor PA Taman Harapan ke Papua adalah                 langsung oleh Bpk. John Ibo, Ketua DPR Jayapura. Selanjutnya
membantu KKR tepatnya Seminar Wahyu dan Doktrin Alkitab yang           kegiatan rutin setiap hari adalah membagikan berkat Tuhan melalui
dibawakan oleh Pdt. Ramli Mende, Direktur Penatalayanan Daerah         lagu-lagu pujian, memenuhi undangan anggota untuk mengadakan
Jayapura pada tanggal 22-28 October, Pengobatan Cuma-Cuma setiap       pelayanan di rumah-rumah sehubungan dengan silaturahmi, syukuran
hari sebelum KKR dimulai, Bhakti Sosial dan ditutup dengan Konser      maupun ulang tahun. Kemudian pada sore hari mulai pukul 16:00
pada Hari Sabat sore.                                                  kegiatan pengobatan cuma-cuma sudah dimulai tepat di samping
                                                                       lokasi KKR yang dipimpin oleh dr. Jasinthia Togatorop dan dr. Mario
                                                                       Lintuuran, didampingi oleh para calon perawat dan calon dokter yang
                                                                       juga merupakan anggota Koor PA Taman Harapan.




Dengan jumlah anggota 40 orang (34 anggota koor + Pdt. Jacky
Runtu, dr. Jasinthia Togatorop, Novanda Buluh (pelatih vocal), Ztr.
Meiske Lintuuran, Ztr. Lilian Wantah dan Ztr. Ellen Walean) bertolak
dari Dewi Sartika, Jakarta Timur pada Hari Sabtu malam pukul 22:00
WIB menuju airport. Dengan menggunakan flight Air Efata, take off
pukul 00:50 dari Jakarta tujuan Jayapura, transit di Ambon dan
Timika, perjalanan semalam yang cukup melelahkan akhrinya bisa
tiba di Airport Sentani, Jayapura pada besok harinya yaitu Minggu
pagi pukul 10:30 WIT.
     Setelah turun dari pesawat langsung disambut dengan spanduk
“Selamat Datang Koor PA Taman Harapan” oleh Pdt. Ramli
Mende, Pdt. Melky Kainama, beserta seluruh Panitia KKR termasuk
Ketua KNPI Jayapura yaitu Bpk. Fritz Yom.
     Setelah urusan bagasi selesai, rombongan diangkut ke lokasi
KKR yaitu tepatnya di Doyo Lama tepat di tepi Danau Sentani.
Dengan menggunakan Balai Adat Ondo Afi Marweri atau Balai Adat
Kepala Suku di daerah tersebut. Setibanya di lokasi, rombongan
disambut dengan tarian adat Papua yang cukup menarik, selanjutnya
pengalungan kembang kepada Pdt. Jacky Runtu (Dir. PA Konferens
DKI Jakarta), dr. Mario Lintuuran (Ketua Rombongan), Ibu Meiske
Lintuuran (Sponsor) dan Sdr. Yanel Tumalun (Conductor).                Pukul 18:00 kegiatan kelas untuk anak-anak dimulai hingga pukul
     Rombongan ditempatkan di Gedung Gereja MAHK Doyo Lama             19:00, cerita Alkitab, lagu-lagu pujian dan energizer yang menjadi
yang terletak di atas bukit dengan pemandangan Danau Sentani yang      kegemaran anak-anak yang setiap malam hadir berkisar 60-80 anak.
cukup menawan, setiap sore bisa menikmati keindahan sunset. Jarak      Pada setiap malam juga Koor PA Taman Harapan membawakan lagu
dari Balai Adat tempat lokasi KKR dan Gereja Doyo Lama hanya           pujian di kebaktian KKR.
sekitar 100 meter.

                 Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                   16
D
                                         RENUNGAN BUKA SABAT & ANEKA BERITA 17 NOVEMBER 2006


         Seminar Wahyu dan Doktrin Alkitab berjalan lancer dari malam       jaraknya 1 jam perjalanan dengan kendaraan. Pada penutupan KKR
    ke malam yang dibawakan oleh Pdt. Ramli Mende, di akhir seminar         Sabat ini, Pdt. Jacky Runtu mendapat kesempatan istimewa untuk
    diadakan ruang tanya jawab dan diskusi bagi para hadirin yang hadir     membawakan Firman Tuhan pada saat jam khotbah.
    pada saat itu. Antusias dari seluruh tamu yang hadir terlihat melalui        Puji Tuhan karena pada akhir KKR, ketika diadakan panggilan
    banyak pertanyaan yang masuk dan harus dijawab, sebagai Moderator       oleh Pdt. Ramli Mende maka ada 15 jiwa yang berdiri dan
    adalah Bpk. Adolf Waramory (Kepala Sekolah SLA Doyo Lama),              menyerahkan diri kepada Tuhan. Upacara baptisan diadakan di
    tanpa terasa setiap malam KKR berakhir pada pukul 22:00. Semangat       sungai Doyo Lama, dilakukan oleh Pdt. Ramli Mende dan Pdt. Lukas
    dari anggota dan tamu-tamu tidak pernah surut hingga pada hari          Yanis. Penerimaan anggota diadakan setelah tutup Sabat dan
    terakhir KKR.                                                           langsung diserahkan kepada Jemaat-jemaat yang membimbing.
         Suatu keistimewaan dari KKR ini karena pemerintah setempat         Selain itu ada satu pulau di tengah-tengah Danau Sentani dimana
    mendukung akan kegiatan kerohanian ini, yaitu Ketua Adat Ondo Afi       orang-orang di sana sudah mulai menyucikan Sabat tapi mereka
    Besar dan Ondo Afi Kecil, yang juga memerintahkan pengawalan            masih belum bisa membedakan makanan haram dan halal sehingga
    keamanan daerah sekitar. Panitia juga menyiapkan bus-bus jemputan       masih memerlukan dukungan tenaga untuk menjangkau jiwa-jiwa di
    di beberapa titik jemputan untuk mempermudah tamu-tamu                  pulau tersebut.
    menjangkau lokasi yang lumayan jauh kemudian diantar pulang                  Konser Koor PATH pada Hari Sabat sore dimulai pukul 15:00
    setelah KKR selesai.                                                    hingga pukul 18:00, dibawakan dalam tiga session dengan jumlah
                                                                            keseluruhan ada 23 lagu pujian, ini adalah puncak dari pelayanan
                                                                            Koor PATH di daerah Doyo Lama, setelah seminggu pelayanan.
                                                                                 Hari Minggu pagi rombongan bersiap-siap bertolak ke Airport
                                                                            karena harus berangkat ke Jakarta dengan Air Efata pada pukul 11:00
                                                                            WIT. Dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan, selama seminggu
                                                                            kami bergaul dengan masyarakat sekitar dan panitia yang sangat baik
                                                                            membuat perpisahan ini terlalu berat, air mata kebahagiaan karena
                                                                            pelayanan dan air mata sedih karena harus berpisah tergerai pada saat
                                                                            rombongan harus berangkat ke Jakarta.
                                                                                 Semoga Tuhan yang maha baik akan selalu menyertai kita dalam
                                                                            pelayanan kita dimanapun kita berada, hingga kita tidak akan pernah
                                                                            berpisah lagi pada saatnya nanti di kerajaan surga.
                                                                                 Rombongan tiba kembali di Jakarta dengan selamat tapi mohon
                                                                            bantuan doa saudara sekalian karena sebagian dari rombongan yang
                                                                            harus dirawat di Rumah Sakit hingga saat ini karena menderita
                                                                            penyakit Malaria krn lokasi yang kami tuju adalah daerah endemic
                                                                            Malaria. Yang dirawat di Rumah Sakit diantaranya adalah:
                                                                            1. Pendeta Jacky Runtu – RS. Mitra Keluarga Jatinegara
                                                                            2. Yanel Tumalun (Conductor) – RS. International Bintaro
    Koor PATH mendapat kesempatan juga berkunjung ke kota Jayapura,         3. Audi Tatoya (Pianist) – RS. Remedika, skrg dipindah ke RS.
    ke gereja-gereja sekitar, SLA Doyo Baru dan juga Kantor Gereja               Budi Asih.
    MAHK Daerah Jayapura sekaligus membawakan lagu-lagu pujian.             4. Regina Tendean – RS. Budi Asih, Jakarta Timur.
                                                                            5. Vensa Fernando – RS. Budh Asih, Jakarta Timur.
                                                                            6. James Taco – RS. Budi Asih, Jakarta Timur.
                                                                            7. Journamell Ponoke – RS. Budi Asih, Jakarta Timur.
                                                                            8. Dian Lestari – RS. Budi Asih.
                                                                                 Terima kasih kepada seluruh pihak, handai taulan, saudara,
                                                                            kerabat, kekasih dan para sponsors yang telah membantu “Eastern
                                                                            Gospel Project – Each One Reach One” ini. Terima kasih yang
                                                                            sebesar-besarnya juga buat seluruh Panitia “Seminar Wahyu dan
                                                                            Doktrin Alkitab” dan sponsors yang berada di Doyo Lama, Jayapura
                                                                            untuk seluruh dukungan, partisipasi dan pelayanan selama Koor
                                                                            PATH berada di lokasi. Tiada kata yang paling indah selain Terima
                                                                            Kasih dan kiranya Tuhan mencurahkan berkat yang limpah untuk
                                                                            membalas semua budi baik.




                                                                                          Bersambung ke

                                                                                     Bagian 2
    Pada hari Rabu malam Koor PATH mendapat kesempatan untuk
    melayani Jemaat Abepura (30 menit dari lokasi), gereja yg terbesar di
    Abepura, khotbah dibawakan oleh Pdt. Jacky Runtu dan dilanjutkan
    dengan konser lagu-lagu rohani oleh Koor PATH, Garden Voice dan
    Novanda Bulu.
        Kebaktian hari Sabat diadakan gabungan seluruh gereja sekitar
    Sentani bahkan ada yang datang dari Abepura dan Jayapura yang

                     Published by: KAWANUA ADVENT SEDUNIA – Website: http://www.kadnet.info - Email: redaksi@KADNet.info                      17

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:120
posted:8/18/2011
language:Indonesian
pages:17
Description: Surat Perjanjian Perbankkan document sample