Konsep Dasar Word by kakashiriyane

VIEWS: 63 PAGES: 8

More Info
									SISTEM BERKAS
KONSEP DASAR
     Berkas adalah sistem penyimpanan, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat
        penyimpanan eksternal.
     Sistem berkas atau pengarsipan adalah Suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara
        menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan
     Sistem Akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file
     Organisasi File adalah Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan pada
        file
Istilah-istilah dasar
     Entitas
     Atribut
     Field
     Record
     File
     Basis Data
     Key (Primary Key, secondary key, candidate key, alternative key, composite key dan foreign
        key)
Klasifikasi Data
     Kelompok Data Tetap
        Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu yang lama,
misalnya Data Pribadi Mahasiswa, Data Mata Kuliah
     Kelompok Data Tak Tetap
        Kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan, misalnya data rencana studi
mahasiswa yang berubah setiap semester
     Kelompok Data yang bertambah menurut waktu
        Kelompok data yang merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan kelompok data
tak tetap. Misalnya Data Transkip Nilai
FILE
     Karakteristik Umum File
        1. Persitence
        2. Sharability
        3. Size
Konsep File
    Terdiri dari nama dan ekstensi
Konsep File
     Nama – informasi untuk pengacuan file, disimpan dalam bentuk yg dapat dibaca user
     Tipe – diperlukan untuk sistem yang mendukung tipe berbeda
     Lokasi – pointer ke lokasi file pada perangkat
     Size – ukuran file saat ini
     Proteksi – mengontrol siapa yang bisa membaca, menulis, atau mengeksekusi file
     Time, date, dan user identification – data untuk proteksi, security, dan monitoring penggunaan
Direktori
        Berisi informasi mengenai file. Kebanyakan informasi berkaitan dengan penyimpanan.
        biasanya dimiliki sistem operasi dan dapat diakses dengan rutin-rutin di sistem operasi
     Pandangan pemakai
            ◦    Direktori menyediakan pemetaan nama file ke file. Informasi terpenting pada direktori
                 adalah berkaitan dengan penuimpanan, termasuk lokasi dan ukuran penyimpanan file.
     Beberapa konsep penting yang dipahami oleh pemakai:
            ◦    Hirarki Direktori
            ◦    Jalur Pengaksesan (path-name)
            ◦    Perintah-perintah memanipulasi direktori
Tugas Sistem File
       Memelihara direktori dari identifikasi file dan lokasi informasi
       Menentukan jalan (pathway) bagi aliran data antara main memory dan alat penyimpanan
        sekunder.
       Mengkoordinasi komunikasi antara CPU dan alat penyimpanan sekunder, dan sebaliknya.
       Menyiapkan file penggunaan input atau output.
       Mengatur file bila penggunaan input atau output telah selesai.
Jenis File (1)
     Master File
        1. Berisi data statis
        2. Data tentang satu sisi dari organisasi.
        3. Berisi data historis
        4. Isinya relative permanen
Jenis File (2)
Jenis Master File
       Reference master file
            ◦    File yang berisi record yang tidak berubah / jarang berubah
            ◦    Contoh
        File pelanggan yang berisi field : nomor rekening, nama dan alamat
       Dynamic master file
            ◦    File yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu atau
                 berdasarkan suatu peristiwa transaksi.
            ◦    Contoh
        File stock barang
        File pemesanan tempat duduk
Jenis File (3)
     Transaction File
             File yang berisi record-record yang akan memperbaharui / meng-update record-record
                 yg ada pada master file.
             Meng-update dapat berupa: penambahan record, penghapusan dan perbaikan record.
Jenis File (4)
     Report File
        1. Berisi data yang bentuknya telah disesuaikan dengan kepentingan user
        2. Data yang akan ditampilkan pada monitor
        3. Data yang akan dicetak
        4. Dihasilkan oleh Report writer, Application Program
Jenis File (3)
     Work File
        1. Temporary File
        2. File Kerja
        3. Untuk memindahkan data dari satu program ke program yang lain
Jenis File (4)
     Program File
        1. Berisi perintah untuk memproses data
        2. Bisa berisi perintah dalam :
                 a. Hihg Level Language
                 b. Low Level Language
                 c. Machine Language
                 d. Job Control Language
        3. Perintah Bisa berbentuk :
                 a. Source Code
                 b. Hasil Kompilasi
                 c. Hasil proses lainnya
Jenis File (5)
     Text File
        1. Berisi : Alphanumeric dan Graphic Data
        2. Berasal dari program Text Editor
        3. Hanya dapat diproses oleh program text editor
Jenis File (6)
     Dump File
           File yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-
update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami
kekeliruan.
           Contoh : membuat salinan dari seluruh data dalam perusahaan tersebut (back-up)
Jenis File (7)
     Library File
           Digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.
Contoh : penyimpanan program aplikasi myob untuk pembuatan laporan akuntansi
     History File
           Merupakan tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file. File ini
berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang
terjadi.
Contoh : laporan akhir tahun perusahaan, seperti rangkuman seluruh data dalam perusahaan untuk
disimpan.


RECORD
     Ukuran Record biasanya dinyatakan dalam byte
     Jenis Record menurut panjangnya :
                Fixed Length Record
                Variable Length Record
MODEL AKSES FILE (1)
     Input File
           File yang hanya dapat dibaca dengan program
           Contoh
           Transaction file merupakan input file untuk meng-update program
           Program file dari source code merupakan input file untuk program compiler
     Output File
           File yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang dibuat dengan program.
           Contoh
           Report file merupakan output dari program yang meng-update master file
           Program file yang berupa object code merupakan output file dari program compiler
Model Akses File (2)
     Input/Output File
           File yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program
           Contoh
           Master File
       Work File dengan sort program
ORGANISASI FILE (1)
    Suatu teknik / cara yang digunakan untuk menyatakan / menggambarkan dan menyimpan
       record-record dalam sebuah file.
    Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
            Sequential File
            Relatif File
            Index Sequential File
            Multi-Key file
Organisasi File (2)
    Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu
       :
            Direct Access
            Sequential Access
Organisasi File (3)
Direct Access
    Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record
       yang ada.
    Contoh :            Magnetic Disk.
                         Compact Disk
Organisasi File (4)
Sequential Access
       Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di
       depannya.
       Contoh :         Magnetic Tape.
Operasi pada File (1)
Berdasarkan model proses
   1. Batch
       suatu proses yang dilakukan secara kelompok atau grup
   2. Iterative
       suatu proses yang dilakukan secara satu persatu yaitu record per record
Operasi pada File (2)
Berdasarkan Model Operasi
   1. Create
       Pembuatan berkas dengan cara membuat struktur tabel lebih dahulu, kemudian record-record
dimuat ke dalam berkas
   2. Update
        Pengubahan isi dari berkas diperlukan untuk menjaga agar berkas tetap up to date
(diperbaharui).
        Ada 3 bagian dalam update : Insert, Modify dan Delete
Operasi pada File (3)
    3. Retrieval
        Pengaksesan sebuah berkas untuk tujuan mendapatkan informasi.
        a. Comphrehensive Retrieval
        Proses untuk mendapatkan informasi dari semua record dalam berkas.
        misal : display all, list nama alamat
            ◦     Select * From Mahasiswa
             Select NIM, Nama From Mahasiswa
        b. Selective Retrieval
        Mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu
        Misal : List for program studi = ‘TI’
         Select * From Pegawai Where Gaji = 2000000
                      Select Nama, Alamat From Mahasiswa Where IP >= 3.50
Operasi pada File (4)
    4. Maintenance
        Perubahan yang dibuat terhadap berkas dengan tujuan memperbaiki program dalam
mengakses berkas tersebut.


        a. Restructuring
        Perubahan struktur berkas
        Misal : panjang field diubah, penambahan field baru
        b. Reorganizing
        Perubahan organisasi berkas dari organisasi yang satu menjadi organisasi berkas yang lain.
        Misalnya : dari organisasi berkas sequential menjadi berkas sequential di indeks.


Catatan (....)
Model Operasi File
    Untuk Master File dan Program File, kita dapat melakukan Create, Update, Retrieve,
       dan Maintenance.
    Untuk Work File, kita dapat melakukan Create, Update, dan Retrieve, tetapi tidak
       dapat dilakukan Maintenance.
    Untuk Report File, umumnya tidak dilakukan Update, Retrieve, atau Maintenance.
    Untuk Transaction File, umumnya hanya dapat dilakukan Create dan digunakan untuk
       sekali proses.

								
To top