; 14 Glosarium
Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out
Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

14 Glosarium

VIEWS: 1,293 PAGES: 4

  • pg 1
									A adegan : 1 pemunculan tokoh baru atau pergantian susunan (layar) pada pertunjukan wayang; 2 bagian babak di lakon (sandiwara, film, dsb) alur : 1 rangkaian peristiwa yang direka dan dijalin dengan saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian; 2 jalinan peristiwa dalam karya sastra untuk mencapai efek tertentu (pautannya dapat diwujudkan oleh hubungan temporal atau waktu dan oleh hubungan kausal atau sebab-akibat). aposisi : ungkapan yang berfungsi menambah atau menjelaskan ungkapan sebelumnya dalam kalimat yang bersangkutan. argumentatif : 1 memiliki (mengandung) alasan yang dapat dipakai sebagai bukti; 2 karangan yang bertujuan membuktikan pendapat artikel : 1 karya tulis lengkap, misalnya laporan, berita atau esai di majalah, surat kabar; 2 bagian undang-undang atau peraturan yang berupa ketentuan pasal; 3 unsur yang dipakai untuk membatasi atau memodifikasi nomina. autobiografi : riwayat hidup pribadi yang ditulis sendiri B bibliografi : daftar buku atau karangan yang merupakan sumber rujukan dari sebuah tulisan atau karangan atau daftar tentang suatu subjek ilmu; daftar pustaka. biografi : riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain. C catatan kaki : keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku (biasanya dicetak dengan huruf yang lebih kecil daripada huruf di dalam teks guna menambahkan rujukan uraian di dalam naskah pokok).

ceramah : 1 pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dsb; 2 suka bercakap-cakap (tidak pendiam); 3 cerewet; banyak cakap. cerita berbingkai : cerita yang didalamnya mengandung cerita lain (pelaku atau peran dalam cerita itu bercerita). cerpen : cerita pendek. D daftar pustaka : : daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit, dsb yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku, dan disusun menurut abjad. denotasi : makna kata atau kelompok kata yang didasarkan atas penunjukan yang lugas pada sesuatu di luar bahasa atau yang didasarkan atas konversi tertentu dan bersifat objektif. deskriptif : bersifat deskripsi; bersifat menggambarkan apa adanya. dialog : 1 percakapan (di sandiwara, cerita, dsb); karya tulis yang disajikan dalam bentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih; 3 kata-kata yang diucapkan oleh pemain untuk mengungkapkan pikiran atau perasaannya tanpa ditujukan kepada pemain lain. disertasi : karangan ilmiah yang ditulis untuk memperoleh gelar doktor. diskusi : pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah. dongeng : 1 cerita yang tidak benar-benar terjadi (terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh); 2 perkataan (berita, dsb) yang bukan-bukan atau tidak benar. drama : 1 komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan; 2 cerita atau kisah terutama yang melibatkan konflik atau emosi, yang khusus disusun untuk pertunjukan teater; 3 kejadian yang menyedihkan.

161

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas XI SMA/MA

E eksperimental : bersangkutan dengan percobaan. eksposisi : 1 uraian (paparan) yang bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan; 2 pameran; 3 bagian awal karya sastra yang berisi keterangan tentang tokoh dan latar. ekstrinsik : berasal dari luar (tentang nilai mata uang, sifat manusia, atau nilai suatu peristiwa); bukan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sesuatu; tidak termasuk intinya. endosentris : dikatakan tentang ungkapan yang maknanya berasal dari makna-makna konstituennya (dalam semantik); 2 berfungsi secara sintaksis dengan cara yang sama dengan pemadunya yang mana saja. episode : (bagian) riwayat atau peristiwa (yang seakan-akan berdiri sendiri); seri cerita. epos : cerita kepahlawanan; syair panjang yang menceritakan riwayat perjuangan seorang pahlawan; wiracarita. F fabel : cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti). frasa : gabungan dua kata atau lebih yang bersifat non-predikatif. frasa adjektival : frasa endosentris berinduk satu yang induknya adjektiva dan modifikatornya adverbia. frasa verbal : 1 frasa endosentris berinduk satu yang induknya verba dan modifikatornya berupa partikel modal; 2 bagian dari kalimat yang berupa verba dengan atau tanpa objek dan atau keterangan dalam kaidah struktur frasa dan yang berfungsi sebagai predikat. G gagasan pendukung : hasil pemikiran yang mendukung gagasan utama. gagasan utama : ide utama; ide pokok. H hikayat : karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, dan silsilah bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar untuk meramaikan pesta.

hipotesis : sesuatu yang dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (teori, preposisi, dsb) meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan; anggapan dasar. I idiom : 1 konstruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna unsurnya; 2 bahasa dan dialek yang khas menandai suatu bangsa, suku, kelompok, dll. intonasi : 1 lagu kalimat; 2 ketepatan penyajian tinggi rendah nada (dari seorang penyanyi). intrinsik : terkadung di dalamnya (tentang kadar logam mulia dalam mata uang, harkat seseorang, atau suatu peristiwa. K karangan : 1 hasil mengarang; cerita; buah pena; 2 ciptaan; gubahan (lagu, musik, nyanyian); 3 cerita mengada-ada (yang bibuat-buat); 4 hasil rangkuman (susunan). komedi : sandiwara ringan yang penuh dengan kelucuan meskipun kadang-kadang kelucuan itu bersifat menyindir dan berakhir dengan bahagia; drama ria. konflik : 1 percekcokan; perselisihan; pertentangan; 2 ketegangan atau pertentangan di dalam cerita rekaan atau drama (pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dalam diri satu tokoh, pertentangan antara dua tokoh, dsb). kostum : pakaian khusus (dapat pula merupakan pakaian seragam) bagi perseorangan, regu olahraga, rombongan, kesatuan, pertunjukan, upacara, dll. kutipan : 1 pungutan; petikan; nukilan; sifat; 2 pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri. L lafal : cara seseorang atau sekelompok orang dalam suatu masyarakat bahasa mengucapkan bunyi bahasa. laporan penelitian : segala sesuatu yang dilaporkan; berita (dalam hal ini penelitian).

162

latar : 1 permukaan; 2 halaman; 3 rata; datar; 4 dasar warna (pada pakaian, dsb); 5 keterangan mengenai waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra; 6 keadaan atau situasi (yang menyertai ujaran atau percakapan); 7 dekor pemandangan yang dipakai dalam pementasan drama, seperti pengaturan tempat kejadian, perlengkapan, dan pencahayaan. legenda : cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan peristiwa sejarah. M makalah : 1 tulisan resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibaca di muka umum dalam suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan; 2 karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi. melodrama : 1 pergelaran, seperti sandiwara, dengan lakon yang sangat sentimental, mendebarkan, dan mengharukan yang lebih mengutamakan ketegangan daripada kebenaran; 2 lakon modern yang serius, tetapi belum dapat disebut sebagai drama duka; 3 pergelaran seni deklamasi yang diiringi musik. meterai : cap tanda berupa gambar yang tercantum pada kertas atau terukir (terpateri) pada kayu, besi, dsb. mimik : peniruan dengan gerak-gerik anggota badan dan raut muka. mite : cerita yang mempunyai latar belakang sejarah, dipercayai oleh masyarakat sebagai cerita yang benar-benar terjadi; dianggap suci, banyak mengadung hal-hal yang ajaib, dan umumnya ditokohi oleh dewa. moderator : 1 orang yang bertindak sebagai penengah (hakim, wasit); 2 pemimpin sidang (rapat, diskusi) yang menjadi pengarah pada acara pembicaraan atau pendiskusian masalah. N notulen : catatan singkat mengenai jalannya persidangan (rapat) serta hal yang dibicarakan dan diputuskan. novel : karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seorang dengan orang disekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.

P parabel : cerita rekaan untuk menyampaikan ajaran agama, mural, atau kebenaran umum dengan menggunakan perbandingan atu ibarat. paragraf : bagian bab dalam suatu karangan (biasanya mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan baris baru); alinea. paragraf deduktif : paragraf yang bersifat deduksi (paragraf yang kesimpulannya ditarik dari keadaan khusus; penyimpulan dari yang umum ke yang khusus). paragraf induktif : paragraf yang bersifat induksi (paragraf yang metode pemikirannya bertolak dari kaidah (hal-hal atau peristiwa) khusus untuk menentukan hukum (kaidah) yang umum; penarikan kesimpulan berdasarkan keadaan yang khusus untuk diperlakukan secara umum; penentuan kaidah umum berdasarkan kaidah khusus). penelitian : 1 pemeriksaan yang teliti; penyelidikan; 2 kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum. penokohan : 1 proses, cara, perbuatan menokohkan; 2 penciptaan citra tokoh dalam karya sastra. peristiwa : 1 kejadian (hal, perkara, dsb); kejadian yang luar biasa (menarik perhatian, dsb); yang benar-benar terjadi; 2 pada suatu kejadian (kerap kali dipakai untuk memulai cerita). pias : 1 lajur tikar pandan yang mendatar dijahit menjadi layar; 2 lajur; jalur; 3 bagian di keempat pinggiran halaman yang kosong tidak dicetak (atas, muka, bawah, dan belakang). premis : 1 apa yang dianggap benar sebagai landasan kesimpulan kemudian; dasar pemikiran; alasan; 2 asumsi; 3 kalimat atau preposisi yang dijadikan dasar penarikan kesimpulan di dalam logika. proposal : rencana yang dituangkan dalam rancangan kerja prosa : karangan bebas (tidak terikat oleh kaidah yang terdapat dalam puisi). R rangkuman : 1 pelukan; 2 ringkasan; ikhtisar (dari uraian) dsb.

163

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas XI SMA/MA

regresi : 1 (urutan dsb) mundur; urutan berbalik ke belakang; 2 penyusutan luas (air) laut yang disebabkan oleh faktor tertentu; 3 proses berbalik ke tahap perkembangan perilaku sebelumnya yang dialami orang karena frustasi; 4 hubungan rata-rata antara variabel. reproduksi : pengembangbiakan; tiruan; hasil ulang. resensi : pertimbangan atau pembicaraan tentang buku; ulasan buku. S sambutan : 1 penerimaan; 2 balasan; reaksi; sanggahan; 3 pidato; 4 barang yang dibeli dengan pembayaran kemudian; 5 barang yang dititpkan untuk dijual. satire : gaya bahasa yang dipakai dalam kesusastraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang; 2 sindiran atau ejekan. skenario : rencana lakon sandiwara atau film berupa adegan demi adegan yang tertulis secara terperinci. skripsi : karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademisnya. surat kuasa : surat yang berisi tentang pemberian kuasa kepada seseorang untuk mengurus sesuatu.

T tambo : 1 sejarah; babad; hikayat; riwayat kuno; 2 uaraian sejarah suatu daerah yang sering kali bercampur dengan dongeng. tesis : 1 pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen yang dikemukan dalam karangan; untuk mendapatkan gelar kesarjanaan pada perguruan tinggi; 2 karangan ilmiah yang ditulis untuk mendapatkan gekar kesarjanaan pada suatu perguruan tinggi (universitas); disertasi. tokoh : 1 rupa (wujud dan keadaan); macam atau jenis; 2 bentuk badan; perawakan; 3 orang yang terkemuka dan kenamaan (dalam bidang politik, kebudayaan, dsb); 4 pemegang peran (peran utama) dalam roman atau drama. tragedi : 1 sandiwara sedih (pelaku utamanya menderita kesengaraan lahir dan batin yang luar biasa atau sampai meninggal); 2 peristiwa yang menyedihkan. W watak : sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku; budi pekerti; tabiat. wawancara : 1 tanya jawab dengan seseorang (pejabat, dsb) yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal, untuk dimuat di surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisi; 2 tanya jawab direksi (kepala personalia, kepala humas) perusahaan dengan pelamar pekerjaan; 3 tanya jawab peneliti dengan narasumber.

164


								
To top