Hal tentang wanita

Document Sample
Hal tentang wanita Powered By Docstoc
					                              Hal tentang wanita
                                  Oleh: Fandi Surya Wirawan
                           Source URL: http://blog.unikom.ac.id/v/2I0/




Wanita mana yang tidak menginginkan keamanan finansial bagi dirinya hingga tua nanti maupun untuk
masa depan keluarga tercinta? Pakar keuangan Suz e Orman mengamati banyak niat baik wanita dalam
mengatur keuangan justru menjadi kesalahan terbesar yang dilakukan.

Wanita yang terkenal akan bukunya yang berjudul Suz e Orman's Action Plan: New Rules for New Times,
menjabarkan 10 kesalahan finansial yang sering dilakukan wanita akibat kurangnya informasi maupun
keteledoran diri sendiri, seperti yang dikutip dari LifeScript.

1. Tidak Berani Menolak
Ini dia akar dari segala masalah. Wanita tidak bisa menolak. Teman yang meminjam uang, teman yang
menawarkan produk jualannya, teman mengajak jalan- jalan, dan masih banyak lagi. Semakin sering Anda
melakukannya, semakin tipis uang Anda kala membutuhkannya untuk investasi yang lebih besar.

2. Menabung Unt uk Biaya Sekolah Anak Sebelum Pensiun
Banyak ibu bertanya pada saya, "Suz e, dimana bank terbaik untuk menabung biaya sekolah anak saya?
" Sebenarnya Anda harus memikirkan dahulu biaya hidup Anda setelah pensiun nanti. Jika Anda harus
memilih, menabunglah untuk keduanya dengan prioritas biaya pensiun. "Mengapa? Bayangkan kelak
nantinya Anda menjadi beban hidup anak setelah pensiun. Beruntung jika anak Anda berbakti dan
membiayai hidup Anda dengan ikhlas. Jika tidak? Anda mau hidup dengan apa?"

3. Umur Anak Belum Cukup Unt uk Dapat Warisan
Normalnya, perusahaan asuransi jiwa tidak membayarkan asuransi jiwa Anda, jika ia belum mencapai 18
tahun, kata Orman. "Bila Anda meninggal, uang polis puluhan atau ratusan juta dari asuransi yang Anda
tinggalkan untuk anak Anda yang masih berusia 3 tahun, akan masuk ke rekening tertutup di bank, yang
mana tidak bisa diambil oleh sang anak. Jadi, buatlah rekening terpercaya dan tujukan langsung kepada
si penerima. Spesifiklah kepada siapa dan bagaimana proses pencairan uang asuransi bisa dilakukan.
                                                                                           PDFmyURL.com
si penerima. Spesifiklah kepada siapa dan bagaimana proses pencairan uang asuransi bisa dilakukan.
Konsultasikanlah kepada pihak asuransi Anda untuk lebih detailnya mengenai hal ini.

4 . Menganggap Surat Perjanjian Sudah Cukup
Salah. Bayangkan ketika Anda mengalami kecelakaan dan harus dirawat. Siapa yang akan mengurus
segala dokumen untuk Anda? Di sini, peranan orang terdekat sangatlah penting. Suami, orangtua, anak
ataupun sahabat harus tertuliskan dalam klausul baru, sehingga saat hal yang tidak diinginkan terjadi,
Anda bisa menunjuk orang terdekat yang dimaksud untuk menolong Anda mengurus segalanya.

5. Salah Membeli Asuransi Jiwa
"Wanita cenderung mengambil asuransi jiwa keseluruhan atau dengan variabel tertentu," kata Orman. Ada
yang menawarkan benefit pasca kematian maupun tabungan berjangka. Anda bisa melakukan yang lebih
baik. Caranya? Jika Anda ingin meneruskan uang kepada anak Anda, ciptakan dana investasi. Pilihlah
polis yang sifatnya polis asuransi berjangka. Berapa lama yang harus Anda beli? Biasanya, Anda akan
menginginkan yang menutupi hingga anak berusia 23 tahun.

6. Telit i Tanggal & Det ail
"Kesalahan kecil ini bisa berakhir menjadi tragedi. Perhatikan tanggal surat- surat Anda, entah itu pensiun,
asuransi bahkan dokumen milik suami Anda. Banyak wanita yang menjadi istri kedua dari seorang duda,
namun ketika sang suami meninggal, segala warisan jatuh ke istri pertama karena tidak memerhatikan
detail- detail surat berharga" tambah Orman.

7. Memberikan Kont rol Finansial Kepada Suami
Cinta memang buta, namun bukan berarti Anda menjadi perempuan bodoh karenanya. Libatkan diri dalam
mengelola keuangan keluarga. Jika saat ini ia yang mengatur dan segalanya baik- baik saja, tetap
pandai- pandailah melihat situasi. Anda tidak pernah tahu kapan pernikahan Anda berakhir atau musibah
datang. Utang tersembunyi atau pailit bisa jadi buah tanggungan dari sang suami yang meninggalkan
Anda.

8. Pembagian Hart a Jika Cerai
Tidak ada yang menginginkan rumah tangganya berantakan dan berakhir dengan perceraian. Namun jika
hal itu terjadi, setidaknya Anda mendapatkan apa yang menjadi hak Anda sebagai mantan istri dan tidak
hidup terlantar pasca perceraian. Kapan sebaiknya perjanjian pra- nikah ini ditetapkan? Tentunya saat
romansa sedang bermekaran di antara Anda berdua.

9. Anda Mendiskon Diri Sendiri
Jika Anda mengelola bisnis sendiri dan gagal mendapat keuntungan, bukan berarti Anda harus banting
harga. Hal ini juga berlaku saat perusahaan tempat Anda bekerja untung besar, namun kontribusi Anda
tidak berarti apa- apa di mata atasan. Carilah pekerjaan di tempat yang bisa menghargai talenta dan
kemampuan Anda. Ketika Anda menghargai diri sendiri, maka penghasilan pun semakin membaik, begitu
juga dengan keadaan finansial Anda.

10. Tenaga Sukarela
Anda bekerja, mengurus keluarga, dan membantu secara sukarela ketika diminta. Bantuan sukarela bisa
berupa tenaga maupun uang. Zaman sekarang, dimana banyak wanita bekerja keras menghidupi
keluarga, Anda juga perlu waktu dan dana untuk diri sendiri. Membantu sukarela memang patut diacungi
jempol, namun jika terlalu banyak, Anda akan kelelahan dan efeknya berimbas kemana- mana, termasuk
performa kerja dan kantong Anda.

Sumber:http://www.wolipop.com/read/2011/07/08/131430/1677336/1133/10-kesalahan-finansial-yang-sering-
dilakukan-wanita?w993301233




                                                                                                  PDFmyURL.com

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:7
posted:8/11/2011
language:Indonesian
pages:2