www by peutuah

VIEWS: 416 PAGES: 19

									www.trinoval.web.id
Stikes Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap

Laman
      Contact
      Beranda


Blog ini
Di-link Dari Sini
Web
Blog ini




Di-link Dari Sini




Web




Sabtu, Mei 16, 2009
ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN PDA (PATENT DUCTUS
ARTERIOSUS)

         ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN

                      PATENT DUCTUS ARTERIOSUS

I. DEFINISI

      Ductus Arteriosus adalah saluran yang berasal dr arkus aorta VI pada janin yang
   menghubungkan arteri pulmonalis dengan aorta descenden. Bayi normal menutup secara
  fungsional 10-15 jam setelah lahir secara anatomis mjd ligamentum arteriosum usia 2-3 mgg.
  Jika tidak menutup  PDA.

      Patent Ductus Arteriosus (PDA) atau Duktus Arteriosus Paten (DAP) adalah kelainan
  jantung kongenital (bawaan) dimana tidak terdapat penutupan (patensi) duktus arteriosus
  yang menghubungkan aorta dan pembuluh darah besar pulmonal setelah 2 bulan pasca
  kelahiran bayi. Biasanya duktus arteriosus akan menutup secara normal dalam waktu 2 bulan
  dan meninggalkan suatu jaringan ikat yang dikenal sebagai ligamentum arteriosum. PDA
  dapat merupakan kelainan yang berdiri sendiri (isolated), atau disertai kelainan jantung lain.

      Kegagalan penutupan ductus anterior (arteri yang menghubungkan aorta & arteri
  pulmonalis) dalam minggu I kelahiran selanjutnya terjadi patensy / persisten pada pembuluh
  darah yang terkena aliran darah dari tekanan > tinggi pada aorta ke tek yang > rendah di
  arteri pulmunal  menyebabkan Left to Right Shunt.

II. PREVALENSI

      Prevalensi bayi aterm sekitar 5-10% dari semua CHD. Diperkirakan insidens dari PDA
  sebesar 1 dari 2000 kelahiran normal, dan insidens pada bayi perempuan 2 x lebih banyak
  dari bayi laki-laki. Sedangkan pada bayi prematur diperkirakan sebesar 15 %.

III. PATOFISIOLOGI

   Duktus arteriosus adalah pembuluh darah yang menghubungkan aliran darah pulmonal ke
     aliran darah sistemik dalam masa kehamilan (fetus).

   Hubungan ini (shunt) ini diperlukan oleh karena sistem respirasi fetus yang belum bekerja
     di dalam masa kehamilan tersebut.

   Aliran darah balik fetus akan bercampur dengan aliran darah bersih dari ibu (melalui vena
     umbilikalis) kemudian masuk ke dalam atrium kanan dan kemudian dipompa oleh
     ventrikel kanan kembali ke aliran sistemik melalui duktus arteriosus.

   Tahapan penutuan anatomis duktus adalah sebagai berikut:

      Terpisahnya endotelium dari lamina elastik internal, yang mengakibatkan edema
        subendotelial.

      Bertumbuhnya sel-sel endotelial, migrasi sel-sel otot polos yang tida berdiferensiasi ke
        dalam jaringan wubendotelium dan fragmentasi dari lamina elastik internal

      penutupan lumen oleh aposisi sel endotelium
    akumulasi lipid yang diikuti oleh degenerasi subendotelial ke arah central dan
      keluar/perifer sehingga lapisan endotel hilang.




 Jika duktus tetap terbuka, darah yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh akan kembali
   ke paru-paru sehingga memenuhi pembuluh paru-paru.

 Pada saat lahir resistensi dalam sirkulasi pulmonal dan sistemik hampir sama, persamaan
   tsb jg pada resistensi dalam aorta dan arteri pulmonalis. Karena tekanan sistemik
     melebihi tekanan pulmonal, darah mulai mengalir dr aorta, melintasi ke duktus ke arteri
     pulmonalis (left to right shunt)  darah kembali bersirkulasi melalui paru & turun ke
     atrium kiri  ventrikel kiri  pengaruh perubahan sirkulasi  meningkatkan kerja
     jantung bag kiri  meningkatkan kongesti pemb drh pulmonal & memungkinkan
     resistensi  meningkatkan tekanan ventrikel kanan & hypertrofi.

   Normalnya duktus arteriosus berasal dari arteri pulmonalis utama (atau arteri pulmonalis
     kiri) dan berakhir pada bagian superior dari aorta desendens, ± 2-10 mm distal dari
     percabangan arteri subklavia kiri.

   Dinding duktus arteriosus terutama terdiri dari lapisan otot polos (tunika media) yang
     tersusun spiral.

   Diantara sel-sel otot polos terdapat serat-serat elastin yang membentuk lapisan yang
    berfragmen, berbeda dengan aorta yang memiliki lapisan elastin yang tebal dan tersusun
    rapat (unfragmented).

   Sel-sel otot polos pada duktus arteriosus sensitif terhadap mediator vasodilator
    prostaglandin dan vasokonstriktor (pO2).

   Setelah persalinan terjadi perubahan sirkulasi dan fisiologis yang dimulai segera setelah
     eliminasi plasenta dari neonatus.

   Adanya perubahan tekanan, sirkulasi dan meningkatnya pO2 akan menyebabkan
    penutupan spontan duktus arteriosus dalam waktu 2 minggu.

   Duktus arteriosus yang persisten (PDA) akan mengakibatkan pirai (shunt) L-R yang
    kemudian dapat menyebabkan hipertensi pulmonal dan sianosis.

   Besarnya pirai (shunt) ditentukan oleh diameter, panjang PDA serta tahanan vaskuler paru
     (PVR)

IV. MANIFESTASI KLINIK

  Gejala –gejalanya yaitu :

   Tidak menimbulkan gejala bila PDA kecil. Tanda-tanda CHF muncul pada PDA besar.

   Murmur kontinyu (machinery) derajat 1 sampai 4/6 terdengar dengan jelas pada ULSB
    atau daerah infraklavikula kiri yang merupakan petanda khas kelainan ini. Rumble apikal
    terdengar pada PDA besar.
   Pulsasi nadi perifer yang lemah dan lebar

   CHF dan infeksi paru berulang seringkali terjadi pada PDA besar.

   Penutupan spontan PDA tidak akan terjadi pada bayi aterm.

   Akan terjadi hipertensi pulmonal dan PVOD bila PDA dibiarkan tanpa tindakan
    penutupan.

   Sianosis yang terjadi pada PDA dengan PVOD dikenal sebagai sianosis diferensial oleh
     karena hanya ekstremitas bawah yang biru sedangkan ekstremitas atas tetap normal.

V. PENGKAJIAN

  1. Adanya cyanosis: bila telah terjadi penyakit vaskuler paru dalam aliran pirau berubah dari
      kanan ke kiri.

  2. Keluhan bila aliran ke paru cukup besar: batuk yang sering, tampak lelah waktu minum
      susu, sesak nafas & pertumbuhan fisik yang lambat.

VI. PEMERIKSAAN

  1. Tachipneu bila aliran pirau besar

  2. Sianosis pada kuku jari tangan kiri & kedua kaki bila telah terjadi sindrom eisenmenger.

  3. Nadi perifer menghentak

  4. Murmur & thrill (teraba getaran) di sela iga II kiri yang menjalar ke bawah klavikula kiri.

  5. Bila telah terjadi hipertensi pulmonal maka bunyi jantung II mengeras dan bising diastolik
      melemah atau menghilang.

  6. Bila telah terjadi hipertensi pulmonal maka bunyi jantung II mengeras dan bising diastolik
      melemah atau menghilang

  7. EKG serupa dengan kelainan VSD. Pada PDA kecil-sedang dapat terjadi LVH atau
      normal. CVH bila PDA besar. Atau RVH bila telah terjadi PVOD.

  8. Foto toraks juga menyerupai kelainan VSD. Pada PDA kecil bayangan jantung normal.
      PDA sedang-besar terjadi kardiomegali dan peningkatan PVM. Adanya PVOD akan
       mengakibatkan ukuran jantung normal dengan pembesaran MPA dan peningkatan
       corakan vaskulerisasi hilus.

   9. Melalui pemeriksaan ekho 2-D dan Doppler dapat divisualisasi adanya PDA dan besarnya
       shunt. Pemeriksaan angiografi biasanya tidak dibutuhkan kecuali bila terdapat kecurigaan
       PVOD.

VII. DIAGNOSA KEPERAWATAN

     1. Perubahan COP b.d malformasi jantung

     2. Volume cairan yang berlebih b.d perubahan COP

     3. Risiko injury b.d cardiac chateterization

     4. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d fatique selama makan & pe
        kebutuhan kalori

     5. Koping keluarga inefektif b.d prognosis/diagnosis

     6. Perubahan parenting b.d hospitalisasi, ketakutan

     7. Perubahan tumbang b.d CHD

     8. Kurang pengetahuan ttg keperawatan & pentingnya pengobatan.

VIII. PENATALAKSANAAN

     1. PDA dioperasi secepatnya jika kesempatan untuk menutup sendiri tidak mungkin lagi
         (usia >14-16 mggu)  mencegah endokarditis infeksi.

     2. Neonatus <> usaha untuk menutup PDA dgn pemberian indometacin peroral dosis 0,2
         mg/KgBB/8 jam diulang smp 3 dosis.

     3. Jika gagal jantung  digitalis, diuretik & vasodilator

     4. Prematur  hindari diuretik & vasodilator krn menghambat penutupan spontan.

                               DAFTAR PUSTAKA
- Carpenito, Lynda Juall, 2000, Buku Saku Diagnosa Keperawatan, Edisi 8, EGC, Jakarta.
- Doenges, M.E.,Moorhouse M.F.,Geissler A.C., 2000, Rencana Asuhan Keperawatan, Edisi 3,
    EGC, Jakarta.

- Engram, Barbara, 1998, Rencana Asuhan Keperawatan Medikal Bedah, Volume 3, EGC,
   Jakarta.

- Ignatavicius D.D., Bayne M.V., 1991, Medical Surgical Nursing, A Nursing Process Approach,
    An HBJ International Edition, W.B. Saunders Company, Philadelphia.

- www.askep.blogspot.com

Dibuat Oleh Trinoval Yanto Nugroho di Sabtu, Mei 16, 2009
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google
Buzz
Label: Askep
Menurut Anda

0 komentar:

Poskan Komentar

Link ke posting ini

Buat sebuah Link

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langgan: Poskan Komentar (Atom)




Silahkan Cari Disini
          Cari

didukung oleh
Silahkan Berlangganan Disini
Enter your email address:




 trinoval         en_US     Subscribe



Delivered by FeedBurner




Posisi Pengunjung
Recent Visitors

Visited



Statistik Blog

            137513



Pengunjung Website




Followers


Links
Nugroz Aza




Buat Lencana Anda




Halaman Populer



   

       Askep HIPERBILIRUBIN

       HIPERBILIRUBIN A. PENGERTIAN • Hiperbilirubin adalah suatu keadaan dimana
       kadar bilirubin dalam darah melebihi batas atas nilai normal bi...

      Askep HIPOSPADIA

       HIPOSPADIA A. PENGERTIAN 1. Hipospadia adalah suatu kelainan bawaan
       congenital dimana meatus uretra externa terletak di permukaan ventral...




   

       ASKEP MARASMUS

       KONSEP DASAR MARASMUS A. Pengertian 1. Marasmus adalah suatu bentuk
       malgizi protein energi karena kelaparan, semua ...
   ASKEP PERSALINAN NORMAL DAN KEHAMILAN PEB

    KONSEP DASAR PERSALINAN NORMAL DAN KEHAMILAN PEB A.
    PERSALINAN 1. PENGERTIAN Menurut Wiknjosastro (2002), persalinan adalah
    proses membuk...

   ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KELUARGA DENGAN MASA
    HAMIL

    ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KELUARGA DENGAN MASA
    HAMIL A. Pendahuluan Periode kehamilan adalah periode persiapan, bai...

   Askep LABIO PALATO SKISIS

    LABIO PALATO SKISIS A. PENGERTIAN 1. Labio / Palato skisis merupakan
    kongenital yang berupa adanya kelainan bentuk pada struktur wajah (Nga...






    ASKEP GLOMERULO NEFRITIS AKUT (GNA)

    A. PENGERTIAN Glomerulo Nefritis adalah gangguan pada ginjal yang ditandai dengan
    peradangan pada kapiler glomerulus yang fun...

   ANEMIA DEFISIENSI BESI

    ANEMIA DEFISIENSI BESI A. DEFINISI - Anemia defisiensi besi (ADB) adalah
    anemia yang timbul akibat kosongnya cadangan besi ...






    ASKEP ANAK DENGAN FIMOSIS

    KONSEP DASAR FIMOSIS A. Pengertian 1. Fimosis adalah tercerutnya kepala zakar
    oleh lubang kulup yang terlalu sempit. ...

   PENYEDIAAN AIR BERSIH
       PENYEDIAAN AIR BERSIH A. Pengertian Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan
       Republik Indonesia Nomor 1405/menkes/sk/xi/2002 tentang Persya...



  Yesterday's Top 5
        Links
      No outgoing links.
   Track your links for free
      at MyBlogLog.com




Page Rank


My BlogLog

Recent Visitors




You! Join Now.




                                      Fahri Zal



                                       nindhy




                                        Joeli



                                       Agung
                       LoonyKutieWoman



                             Aoi




                             ardi



                           Z Next




See all 3 members...


Grab This!
MyBlogLog
About Me




Trinoval Yanto Nugroho, S.Kep
       Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia
       Sebagai mahasiswa di Stikes Alirsyad Cilacap.
Lihat profil lengkapku



Labels
      Akupuntur (9)
      Anestesi (2)
      Antivirus (4)
      Artikel Islami (4)
      Askep (33)
      Askep Anak (17)
      Askep fraktur (2)
      Askep Ginjal (2)
      Askep Jantung (4)
      Askep Jiwa (7)
      Askep Kelenjar (1)
      Askep Keluarga (1)
      Askep Kulit (1)
      Askep Lansia (4)
      Askep Respiratory (3)
      Beauty (3)
      Bekam (1)
     Business Wisdom (34)
     Cancer (5)
     Computer (1)
     Dunia Herbal (17)
     Ginjal (3)
     Hidup Sehat (2)
     ICU (3)
     Kep. Operasi (2)
     Komunitas (5)
     Kumpulan Serial Number (1)
     Kumpulan Skripsi (2)
     Kumpulan Software Gratis (13)
     Materi Kuliah (6)
     maternitas (17)
     Metodologi Penelitian (3)
     Other (4)
     Penyakit (8)
     Penyakit Hati (1)
     SAP (22)
     Tips dan Trick HP (1)
     Trick Komputer (5)




Blog Archive
     ► 2011 (19)
        o ► April (1)
                Kumpulan Serial Number
        o ► Maret (18)
                Download Craagle Terbaru versi 3.0 Full
                Download TuneUp Utilities 2011 Full Version (Softw...
                Download Corel Draw X5 Full Version
                Mempercepat koneksi internet
                MEMATIKAN AUTOPLAY
                DOWNLOAD Game for Hp "jar"
                Mp3 Download Aplication
                Desktop Aquarium
                MICROSOFT OFFICE 2010 PORTABLE
                DOWNLOAD VIRTUAL DJ PRO 6.01
                Mengubah Tampilan Firefox Menjadi 3D
               DOWNLOAD SOFTWARE TERBARU GRATISS....
               Winamp 5.61 Full free..
               Download CCleaner 2.29.1111
               Download AVG Internet Security 2011
               Download Kaspersky Internet Security 2011
               DOWNLOAD ANTIVIRUS AVAST FREE
               Download Avira Personal Gratis

   ► 2010 (201)
      o ► Desember (1)
              Penanganan Kerusakan Akibat Virus
      o ► November (11)
              Cara Menghitung KB Kalender (KB Alami)
              Cara Membuat Installer Bootable USB Drive Windows ...
              Blokir Website Yang Mengandung Unsur Pornografi De...
              Cari Driver Secara Online dengan Devid.info
              Download IDM 6.02 Full Version
              PENGARUH PEMBERIAN TEH ROSELLA TERHADAP
                 PENURUNAN ...
              PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN SELEDRI TERHADAP
                 PENURU...
              PERIODE ANTENATAL
              ASKEP PERSALINAN NORMAL DAN KEHAMILAN PEB
              Askep Plasenta Previa
              SAP IUD dan AKDR
      o ► Oktober (23)
              ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANJUT USIA (LANSIA) DEN...
              ASKEP LANSIA DENGAN GANGGUAN PSIKOSOSIAL
              Plasenta, Tali Pusat, Selaput Janin dan Cairan Amn...
              Perubahan Anatomi dan Fisiologi Wanita Hamil Kulia...
              ASKEP MARASMUS
              HIPERTENSI PADA PASIEN HEMODIALISA
              FLU BURUNG
              ASKEP GASTRITIS
              ASKEP ANAK DENGAN FIMOSIS
              ASKEP GLOMERULO NEFRITIS AKUT (GNA)
              PERAWATAN KOLOSTOMI
              PENGKAJIAN REFLEK PADA BAYI
              ASKEP ARDS
              KONSEP NIFAS, EKLAMSI, FORCEPS
              ASKEP KANKER SERVIKS
                 ASKEP PRE EKLAMSIA
               ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN GANGGUAN
                  MUSKULOS...
               CYSTOMA OVARI
               KETUBAN PECAH DINI
      o   ►   Agustus (1)
      o   ►   Juli (17)
      o   ►   Juni (2)
      o   ►   Mei (91)
      o   ►   April (55)

   ▼ 2009 (96)
      o ► Oktober (2)
      o ► Juni (9)
      o ▼ Mei (33)
              Coklat Sangat Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh
              Banyak Cara Melangsingkan Tubuh Wanita
              Apotek Hidup
              Tugas Keperawatan Jiwa
              Asuhan Keperawatan Anak dengan Leukemia
              MIASTENIA GRAVIS
              KONSEP DASAR ICU
              PENYAKIT CAMPAK
              MITOSIS
              Pemeriksaan Fisik Todler (Usia 1-3 Tahun)
              PENGKAJIAN SISTEM NAFAS
              TUMBUH KEMBANG USIA REMAJA
              KONSEP MODEL PERILAKU KEPERAWATAN JIWA
              TUMBUH KEMBANG
              ALERGI
              ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN PDA (PATENT
                DU...
              ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN SEPSIS
              PENGKAJIAN FISIK GINJAL
              Askep Sinusitis
              Askep pada anak dengan Kejang Demam
              endokarditis
              PERKEMBANGAN menurut DENVER II (DDST II)
              PEMERIKSAAN OBSTETRI DAN ASUHAN ANTENATAL
              REAKSI HOSPITALISASI PADA ANAK
              BATU GINJAL
               Asuhan Keperawatan Ibu Hamil dengan TBC
              ASUHAN KEPERAWATAN PASA PASIEN DENGAN
                HIDRONEFROSI...
              ASUHAN KEPERAWATAN KUSTA
              KOMUNIKASI DALAM KEPERAWATAN
              ASUHAN BAYI BARU LAHIR
              ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR
                KRUR...
              ASKEP CIDERA KEPALA
              Keluarga Besar S1 Keperawatan angkatan 2006 Stikes...
       o   ► April (52)




Download Askep
ASKEP AIDS
  - ASKEP AIDS 2
  - ASKEP ALERGI
  - ASKEP ANAK DENGAN SEPSIS
  - ASKEP ANEMIA
  - ASKEP APPENDIKS
  - ASKEP ASMA BRONKIAL
  - ASKEP ASMA
  - ASKEP ATRESIA ANI
  - ASKEP AUTISME
  - ASKEP AUTISME 2
  - ASKEP BAYI SEPSIS
  - ASKEP BPH
  - ASKEP BRONCHOPNEUMONIA
  - ASKEP CHF
  - ASKEP DEKUBITUS
  - ASKEP DERMATITIS
  - ASKEP DHF
  - ASKEP D INSIPIDUS
  - ASKEP DIARE
  - ASKEP DIARE 2
  - ASKEP DIFTERIA
  - ASKEP DM
  - ASKEP EPILEPSI
  - ASKEP EPILEPSI 2
 - ASKEP GAGAL NAFAS
 - ASKEP GAGAL NAFAS 2
 - ASKEP GASTRITIS_EROSIF
 - ASKEP GNA
 - ASKEP GNA 2
 -A
 - ASKEP HEMOROID
 - ASKEP HEMOROID 2
 - ASKEP HEP_D
 - ASKEP HERNIA
 - ASKEP HERNIA 2
 - ASKEP HIPERPARATIROID
 - ASKEP HIPERTENSI
 - ASKEP HIPERTIROID
 - ASKEP ILLEUS
 - ASKEP ILLEUS 2
 - ASKEP IMA
 - ASKEP IMA 2
 - ASKEP IRDS
 - ASKEP INSUFISIENSI AORTA
 - ASKEP JANTUNG_REMATIK
 - ASKEP JANTUNG_REMATIK 2

 - ASKEP JIWA DENGAN ISOLASI SOSIAL
 - ASKEP KOLELITIASIS
 - ASKEP KULIT
 - ASKEP PDA
 - ASKEP PEMBEDAHAN LAMBUNG
 - ASKEP SINDROM PUTUS ZAT
 - ASKEP SITOMEGALI
 - ASKEP SPONDILITIS ANKILOSA
 - ASKEP SPONDILITIS ANKILOSA 2
 - ASKEP STROKE
 - ASKEP TETANUS
 - ASKEP TETRALOGI FALOT
 - ASKEP TYPHOID ABDOMINALIS
 - ASKEP VENTILATOR
 - ASKEP VENTILATOR2


Materi Kuliah
Analisa Gas Darah
Askep Artritis Rematoid
Askep Bayi Sepsis
Askep C H F
Askep Dekubitus
Askep DM
Askep Hemoroid
Askep Hiperparatiroid
Askep Kulit
Fungsi Terapeutik Bermain
Nyeri Post Operasi
Pemeriksaan Fisik Todler (1-3 Tahun)
Perawatan Tali Pusat
Perhitungan Tenaga Perawat Di Rumah Sakit (ICU)
Saraf Kranial
Tumbuh Kembang

  Terimakasih atas kunjungan Anda di Situs ini. Copyright © www.trinoval.web.id. Template
                          Awesome Inc.. Didukung oleh Blogger.

								
To top