Docstoc

LAPORAN KELBIN LENI

Document Sample
LAPORAN KELBIN LENI Powered By Docstoc
					LAPORAN KELUARGA BINAAN PADA NY. P DENGAN

     MASALAH TIDAK PERNAH IMUNISASI


           DI DESA PAYA BILI SA


           ( DUSUN PENDIDIKAN )


                 TAHUN 2011




              DI SUSUN OLEH :


           NAMA     : MIRNAWATI


           NIM      : 0903056


   STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN LANGSA


      PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN


                 TAHUN 2011
                        LEMBARAN PENGESAHAN


 LAPORAN MANAJEMEN KEBIDANAN KOMUNITAS KELUARGA BINAAN NY. L

DENGAN MASALAH EFEK SAMPING PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI DI DESA

                    PAYA BILI SA DUSUNN PENDIDIKA


                             MAHASISWI




                            ( MIRNAWATI)




MENGETAHUI                                 MENGETAHUI


DOSEN PEMBIMBING I                   DOSEN PEMBIMBING II




HENNI WATI, SST M.kes              FAUZIAH IBDA,Amd.Keb.SKM




                            MENGETAHUI


                         Ka. PRODI KEBIDANAN




                         HENNIWATI, SST M.Kes
LAPORAN KELUARGA BINAAN PADA NY. N DENGAN

           MASALAH ASI EKSLUSIF


           DI DESA PAYA PELAWI


           ( DUSUN PETUA ABAS )


                 TAHUN 2011




              DI SUSUN OLEH :


           NAMA     : SUKMA YANTI


           NIM      : 0903071


   STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN LANGSA


      PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN


                 TAHUN 2011
                        LEMBARAN PENGESAHAN


 LAPORAN MANAJEMEN KEBIDANAN KOMUNITAS KELUARGA BINAAN NY. L

DENGAN MASALAH EFEK SAMPING PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI DI DESA

                    PAYA BILI SA DUSUNN PENDIDIKA


                             MAHASISWI




                           ( LENI SAFRITA)




MENGETAHUI                                   MENGETAHUI


DOSEN PEMBIMBING I                   DOSEN PEMBIMBING II




HENNI WATI, SST M.kes             FAUZIAH IBDA,Amd.Keb.SKM




                            MENGETAHUI


                         Ka PRODI KEBIDANAN




                        HENNIWATI, SST M.Kes
                            KATA PENGANTAR

      Puji beserta syukur saya ucapkan kepada Allah SWT karena atas limpahan

rahmat, nikmat dan taufik, dan hidayahnya saya dapat menyelesaikan laporan

kegiatan belajar lapangan ( PBL ) STIKes Cut Nyak Dhien Langsa Akademi

Kebidanan di Desa paya bili sa kecamatan birem bayeun kabupaten aceh timur dari

tanggal 25 april s/d 13 mei 2011 sehingga laporan keluarga binaan yang saya buat

dapat terselesaikan.


      Saya juga menyadari dalam penyusunan laporan PBL ini masih sangat

banyak kekurangan. Untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran yang dapat

memacu saya untuk jadi lebih baik oleh dosen pembimbing dan teman-teman yang

membacanya.


      Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada :


1. Akramudin,S.Sos selaku Camat Birem Bayeun


2. H. Abul Hayat, SKM, M. Kes selaku Ketua STIKes Cut Nyak Dhien Langsa

3. Drs. H. Abdullah Itam, BSC,MM selaku Puket II Yayasan STIKes Cut Nyak

    Dhien Langsa

4. Henniwati, SST, M.Kes selaku Pjs. Prodi D-III Kebidanan STIKes Cut Nyak

    Dhien Langsa

5. M.nasir selaku Geuchik desa Paya Bili Sa
6. Nurmansyah selaku Sekdes Desa Paya Bili Sa

7. Nursafaini Amd Keb selaku Bidan DesaPaya Bili Sa

8. Henni wati, SST M.kes selaku Dosen pembimbing I

9. Fauziah Ibda, Amd.Keb SKM selaku Dosen pembimbing II




10.Haris Munandar SKM, Nurasidah SST, dan Listia Muklis SST, MUktarudin

   ST, Wardah SE, Ridwan SE, Rahmawati Spd, Retno utari SS, selaku Dosen

   Supervisor

11.Orang tua yang selalu memberi doa, semangat dan dukungannya


Semoga laporan ini dapat di gunakan sebagai mestinya.




                                          Paya Bili Sa, 10 mei 2011


                                                Penyusun




                                                LENI SAFRITA


                                                NIM : 0903013
                            KATA PENGANTAR

      Puji beserta syukur saya ucapkan kepada Allah SWT karena atas limpahan

rahmat, nikmat dan taufik, dan hidayahnya saya dapat menyelesaikan laporan

kegiatan belajar lapangan ( PBL ) STIKes Cut Nyak Dhien Langsa Akademi

Kebidanan di Desa paya bili sa kecamatan birem bayeun kabupaten aceh timur

dari tanggal 25 april s/d 13 mei 2011 sehingga laporan keluarga binaan yang saya

buat dapat terselesaikan.


      Saya juga menyadari dalam penyusunan laporan PBL ini masih sangat

banyak kekurangan. Untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran yang dapat

memacu saya untuk jadi lebih baik oleh dosen pembimbing dan teman-teman yang

membacanya.


      Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada :


1. Akramudin,S.Sos selaku Camat Birem Bayeun


2. H. Abul Hayat, SKM, M. Kes selaku Ketua STIKes Cut Nyak Dhien Langsa

3. Drs. H. Abdullah Itam, BSC,MM selaku Puket II Yayasan STIKes Cut Nyak

    Dhien Langsa
4. Henniwati, SST, M.Kes selaku Pjs. Prodi D-III Kebidanan STIKes Cut Nyak

   Dhien Langsa

5. M.nasir selaku Geuchik desa Paya Bili Sa

6. Nurmansyah selaku Sekdes Desa Paya Bili Sa

7. Nursafaini Amd Keb selaku Bidan DesaPaya Bili Sa

8. Henni wati, SST M.kes selaku Dosen pembimbing I

9. Fauziah Ibda, Amd.Keb SKM selaku Dosen pembimbing II

10.Haris Munandar SKM, Nurasidah SST, dan Listia Muklis SST, MUktarudin

   ST, Wardah SE, Ridwan SE, Rahmawati Spd, Retno utari SS, selaku Dosen

   Supervisor

11.Orang tua yang selalu memberi doa, semangat dan dukungannya


Semoga laporan ini dapat di gunakan sebagai mestinya.




                                          Paya Bili Sa, 10 mei 2011


                                                Penyusun


                                                MIRNAWATI


                                                NIM : 0903056
                                     BAB I


                               PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


      Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan

preventif yang paling dasar dan utama bagi wanita, meskipun tidak selalu diakui

demikian. Peningkatan dan perluasan pelayanan keluarga berencana merupakan

salah satu usaha untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu tinggi akibat

kehamilan yang dialami oleh wanita. Banyak wanita harus menentukan pilihan

kontrasepsi yang sulit, tidak hanya karena terbatasnya jumlah metode yang tersedia

tetapi juga karena metode-metode tertentu mungkin tidak dapat diterima

sehubungan dengan kebijakan nasional KB, kesehatan individual dan seksualitas

wanita atau biaya untuk memperoleh kontrasepsi (Depkes RI, 1998).
1.2 TUJUAN


1.2.1 Tujuan umum


      Mempelajari hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemilihan

alat kontrasepsi beserta efek samping dari pemakaian alat kontrasepsi.


1.2.2 Tujuan khusus :


       Mengidentifikasi tingkat pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi.


       Mengidentifikasi pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi.

       Mengidentifikasi ibu tentang pemakaian alat kontrasepsi.


       Mengidentifikasi ibu tentang efek samping pemakaian alat kontrasepsi.


       Ibu harus mengetahui manfaat alat kontrasepsi.


1.3 MANFAAT


1.3.1 Bagi Ibu


    Dengan adanya keikutsertaan dalam KB maka dapat mencegah kehamilan


 Sedikit efek samping


 Dengan adanya tingkat pengetahuan ibu tentang KB maka mencegah sedikit

    radang panggul
 Dengan adanya tingkat pengetahuan ibu tentang KB maka akan sedikit untuk

   membantu mencegah kanker endometrium dan kehamilan ektopik.


1.3.2 Bagi Program Kesehatan


   Sebagai bahan masukan yang digunakan untuk penerapan KB dapat

     meningkatkan mutu pelayanan kesehatan

   Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi karena kehamilan,

     persalinan dan nifas.
                                    BAB II


                             HASIL KEGIATAN

A. Gambaran Umum lokasi keluarga binaan

a. Data Geografi

           Desa        : Paya Bili Sa


           Dusun             : Pendidikan


           Kecamatan : Birem bayeun


           Kabupaten : Aceh timur


           Batasan Wilayah


           Utara : Berbatas dengan Alue Gadeng Gampong

           Selatan     : Berbatas dengan Paya Bili Dua

           Barat : Berbatas sungai / PTPN - 1

           Timur : Berbatas dengan Alue Gadeng Dua/ merbau Dua

b. Data Demografi


1. Jumlah KK                 : 178 KK


2. Jumlah Keluarga Binaan    : 1    Keluarga

3. Jumlah Anggota Keluarga   : 3    Orang
1.Identitas Keluarga


Nama Kepala Keluarga   : Herman


Jenis Kelamin          : Laki-laki


Umur                   : 29 Tahun


Suku Bangsa            : Aceh/Indonesia


Pendidikan             : SMP


Status Pernikahan      : Usia Menikah, Suami   : 27 Th, Istri 22Th


                        Lama Pernikahan              : 3Tahun


                       Dusun Didesa Paya Bili Sa
11.Anggota Keluarga


    N     Nama          Umur L/P       Pendidika    Pekerjaan        Ket

    o                                      n

    1   Herman           29       L      SMP        Wiraswasta
    2   Yati             25       P      SMP           IRT
    3   Sri widia       7 bln     P        -            -




    111. Status Kesehatan Keluarga


N       Nam Umu          L/     Gangguan       kesehatan Kondisi Saat

o        a     r         P      yang     sedang/pernah Ini

                                diderita, kapan?

 -       -          -     -                -                     -
         1V. Kematian Anggota Keluarga ( 1 Tahun terakhir )


     N    Nama      Umur Jenis               Penyebab     Bln/Tg

     o                      Kelamin                       l

     -       -         -            -            -            -




I.       Status Kesehatan Individu ( anggota Keluarga )


          Kesehatan Aseptor KB

         a. Apakah Ibu menjadi akseptor KB


            TIDAK , jenis alat kontrasepsi yang digunakan Pil.


            Alasan : Karna ibu belum pernah menggunakan KB


         b. Asuhan yang diperoleh       :


         - Kontrol Ke Bidan jika ingin menjadi akseptor KB

         - Tindakan/pengobatan/nasehat yang diperoleh     : Diberikan Penkes dari

           Bidan
     ASUHAN KEBIDANAN PADA KELUARGA NY. Y DENGAN

                                PENDEKATAN SOAP




S   : NY Y berusia 25 tahun dengan masalah ibu belum pernah menggunakan

    alat kontrasepsi dan ingin menjadi akseptor KB.


O   : Dalam pemeriksaan


    BB             : 50 Kg


    TB             : 148Cm


    TD             : 120/80 mmHg


    Respirasi      : 22 X/m


    Pols           : 80 X/m


    T              : 36,5 0 C


A   : Ny. Y berusia 25 tahun G: 1 P: 0 A: 0 belum pernah menggunakan alat

    kontrasepsi.


    Masalah        : Karena masih menyusui dan Kurangnya informasi dan

                   pemahaman ibu tentang jenis   pemakaian alat kontrasepsi.
    Dasar       : Kurangnya pengetahuan tentang jenis alat kontrasepsi dan

                efek samping dari kontrasepsi.


    Kebutuhan : Penyuluhan, konseling dan pendidikan kesehatan




P    : 1. Jelaskan pada ibu bahwa program KB sangat penting bagi keluarga


2. Berikan konseling pada ibu tentang pemakaian alat kontrasepsi


3. Anjurkan pada ibu untuk memilih alat kontrasepsi

4. Jelaskan pada ibu jenis alat kontrasepsi


5. Menjelaskan pada ibu tentang efek samping


6. Menjelaskan pada ibu tentang manfaat alat kontrasepsi.
                              BAB III


                               SAP


                    (SATUAN ACARA PENYULUHAN)

1. Tujuan     : Pengetahuan tentang perubahan-perubahan pada pemakaian alat

             kontrasepsi


             Pengertian alat kontrasepsi


             Manfaat alat kontrasepsi

             Macam-macam alat kontrasepsi

             Efek samping alat kontrasepsi


2. Sasaran : Keluarga Ny. Y


3. Waktu    : Tanggal 09 Mei 2011


4. Tempat : Rumah keluarga Ny. Y


  II.   TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

            Setelah diberikan penyuluhan, sasaran mampu memahami tentang

        pemakaian alat kontrasepsi dan efek samping dari alat kontrasepsi
  111.TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS

       Setelah mengikuti penyuluhan ibu di harapkan dapat :


               Menyebutkan pengertian alat kontrasepsi


               Menyebutkan macam-macam alat kontrasepsi


               Menyebutkan apa – apa saja efek samping dari alat kontrasepsi


               Dapat menyebutkan manfaat dari alat kontrasepsi


III.   KEGIATAN PENYULUHAN

a. Pendekatan         :Komunikasi


b. Metode                   :


                      -     Ceramah


                      -     Tanya jawab
Tabel : Kegiatan Penyuluhan tentang pemakaian alat kontrasepsi di rumah

                             keluarga Ny. Y


    Tahap                   Kegiatan                 Waktu

Pembukaan         - Mengucapkan Salam               10 Menit

                  - Menjelaskan tujuan

                     penyuluhan

Penyajian      1. Menjelaskan meteri penyuluhan     30 Menit

                  a. Informasi tentang pengertian

                     alat kontrasepsi

                  b. Informasi tentang manfaat

                     alat kontrasepsi
                  c. Informasi tentang macam-

                      macam

                      alat kontrasepsi

                 d. Informasi tentang efek

                      samping dari       alat

                      kontrasepsi

               2. Memberi kesempatan bertanya

               3. Menjawab pertanyaan dari

               peserta

Penutup           - Menyimpulkan materi         20 Menit

                      penyuluhan

                  - Mengucapkan salam




 IV . ALAT/MEDIA DAN SUMBER PENYULUHAN


 Sumber : - Buku panduan KB


          - Leavlet
   MATERI


KONTRASEPSI

A. Pengertian Kontrasepsi


      Kontrasepsi berasal dari kata Kontra berarti mencegah atau melawan,

sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur (sel wanita) yang matang

dan sel sperma (sel pria) yang mengakibatkan kehamilan. Maksud dari kontrasepsi

adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan

antara sel telur yang matang dengan sel sperma tersebut.


B. Cara kerja Kontrasepsi Pil


mempunyai fungsi sbb :


1. Mencegah implantasi

2. Menghalangi pertemuan sel telur dengan sperma.

3. Menekan ovulasi.

4. Lendir serviks mengental sehingga sulit di lalui oleh sperma




C. Metoda kontrasepsi


Pada umumnya metoda kontrasepsi dapat dibagi menjadi :
1.Metoda effektif jangka panjang


               1. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

               2. Susuk KB

               3. Kontrasepsi Mantap.




2.Metoda Mantap


      1. Metoda operasi wanita (MOW/Tubektomi)


      2. Metoda Operasi Pria (MOP/Vasektomi)


3. Metoda Efektif


      1. Pil KB


      2. Suntikan KB


4. Metoda sederhana


a. Dengan alat/obat


      1. Kondom


      2. Diafragma
      3. Kream, Jelli dan cairan berbusa


b. Tanpa alat/obat


    .Sanggama terputus

    .Pantang berkala



   MACAM-MACAM KONTRASEPSI


A. KONTRASEPSI STERILISASI


Yaitu pencegahan kehamilan dengan mengikat sel indung telur pada wanita

(tubektomi) atau testis pada pria (vasektomi). Proses sterilisasi ini harus dilakukan

oleh ginekolog (dokter kandungan). Efektif bila Anda memang ingin melakukan

pencegahan kehamilan secara permanen, misalnya karena faktor usia.


B. KONTRASEPSI TEKNIK


1. Coitus Interruptus (senggama terputus): ejakulasi dilakukan di luar vagina.

Efektivitasnya 75-80%. Faktor kegagalan biasanya terjadi karena ada sperma yang

sudah keluar sebelum ejakulasi, orgasme berulang atau terlambat menarik penis

keluar.
2. Sistem kalender (pantang berkala): tidak melakukan senggama pada masa subur,

perlu kedisiplinan dan pengertian antara suami istri karena sperma maupun sel

telur (ovum) mampu bertahan hidup s/d 48 jam setelah ejakulasi. Efektivitasnya

75-80%. Faktor kegagalan karena salah menghitung masa subur (saat ovulasi) atau

siklus haid tidak teratur sehingga perhitungan tidak akurat.




C. KONTRASEPSI MEKANIK

1. Kondom: Efektif 75-80%. Terbuat dari latex, ada kondom untuk pria maupun

wanita serta berfungsi sebagai pemblokir / barrier sperma. Kegagalan pada

umumnya karena kondom tidak dipasang sejak permulaan senggama atau

terlambat menarik penis setelah ejakulasi sehingga kondom terlepas dan cairan

sperma tumpah di dalam vagina. Kekurangan metode ini:


       Mudah robek bila tergores kuku atau benda tajam lain


       Membutuhkan waktu untuk pemasangan


       Mengurangi sensasi seksual


       Dapat menambahkan lendir pada vagina


2. Spermisida: bahan kimia aktif untuk 'membunuh' sperma, berbentuk cairan,

krim yang harus dimasukkan ke dalam vagina 5 menit sebelum senggama.
Efektivitasnya 70%. Sayangnya bisa menyebabkan reaksi alergi. Kegagalan sering

terjadi karena waktu larut yang belum cukup.


3. Vaginal diafragma: lingkaran cincin dilapisi karet fleksibel ini akan menutup

mulut rahim bila dipasang dalam liang vagina 6 jam sebelum senggama.

Efektivitasnya sangat kecil, karena itu harus digunakan bersama spermatisida

untuk mencapai efektivitas 80%. Cara ini bisa gagal bila ukuran diafragma tidak

pas, tergeser saat senggama, atau terlalu cepat dilepas (< 8 jam ) setelah senggama.




1. Pengertian


Kontrasepsi hormonal adalah alat atau obat kontrasepsi yang bertujuan untuk

mencegah terjadinya kehamilan dimana bahan bakunya mengandung preparat

estrogen dan progesterone.


2. Jenis kontrasepsi Berdasarkan jenis dan cara pemakaiannya dikenal tiga macam

kontrasepsi hormonal yaitu : Kontrasepsi Suntikan, Kontrasepsi Oral (Pil)

Kontrasepsi Implant.
a. Kontrasepsi Suntikan


1) Depo provera yang mengandung medroxyprogestin acetate 50 Mg.


2) Cyclofem yang mengandung medroxyprogesteron acetate dan strogen.


      Cara kerja alat Kontrasepsi Suntik:

    Menekan ovulasi

    Membuat lendir serviks menjadi kental sehingga penetrasi sperma

      terganggu

    Perubahan pada endometrium sehingga implantasi terganggu

    Menghambat transfortasi gamet oleh tuba


2. Keuntungan dan Kerugian


a. Keuntungan


    Resiko terhadap kesehatan kecil

    Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri

    Tidak di perlukan pemeriksaan dalam

    Efek samping sangat kecil

      b.Kerugian

    Terjadi perubahan pada pola haid seperti tidak teratur,perdarahan bercak

      atau spoting.
 Ketergantungan klien terhadap pelayanan kesehatan

 Tidak menjamin perlindungan terhadap penularan infeksi menular

  seksual,HIV/AIDS.

 Kemungkinan terlambatnya pemulihan kesuburan setelah penghentian

  pemakaian alat kontrasepsi.
                                   BAB IV

1. KESIMPULAN


      Pelayanan Keluarga Berencana yang merupakan salah satu didalam paket

Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial perlu mendapatkan perhatian yang

serius, karena dengan mutu pelayanan Keluarga Berencana berkualitas diharapkan

akan dapat meningkatkan tingkat kesehatan dan kesejahteraan. Tujuannya ialah

mempelajari hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemilihan alat

kontrasepsi. Konsepsi adalah pertemuan antara sel telur (sel wanita) yang matang

dan sel sperma (sel pria) yang mengakibatkan kehamilan. Maksud dari kontrasepsi

adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan

antara sel telur yang matang dengan sel sperma tersebut. Bermacam-macam tetapi

pada umumnya mempunyai fungsi sbb :


5. Mengusahakan agar tidak terjadi ovulasi

6. Melumpuhkan sperma.

7. Menghalangi pertemuan sel telur dengan sperma.
       Metode Kontrasepsi yaitu      :


          Metode Efektif jangka panjang


        Metode Mantap

        Metode Efektif

        Metode sederhana




2. SARAN

2.1. Bagi Ibu


       Sebaiknya Ibu dapat menerapkan program KB dikeluarga anda karena

program KB berfungsi menunda kelahiran, menjarangkan anak atau membatasi

jumlah anak yang diinginkan. Dan dengan prgram KB diharapkan akan dapat

meningkatkan tingkat kesehatan dan kesejahteraan Keluarga.


2.1.   Bagi Keluarga


       Selaku mendukung ibu dalam pemilihan alat kontrasepsi. Dan selalu

mengingatkan ibu agar kontrol ulang sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
                     DAFTAR PUSTAKA


Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi,Prof.dr.Abdul Bari
Saifudin,SpOG(K),MPH

Prof,Dr.dr.Biran Affandi, SpOG(K),dr Moh Baharuddin SpOG, Bd.Soekaemi Soekir,
Spd.

Edisi 2, Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawi Rohardjo, Jakarta,2oo6
                           DAFTAR ISI


   HALAMAN JUDUL


   LAPORAN PENGESAHAN


   KATA PENGANTAR……………………………………………              i


   DAFTAR ISI…………………………………………………… ..            iii


BAB I


PENDAHULUAN………………………………………………….                 1


1.1. LATAR BELAKANG………………………………………..            1


1.2. TUJUAN


1.2.1   Tujuan Umum……………………………………………...         2

1.2.2 Tujuan Khusus………………………………………………           2


1.3. MANFAAT…………………………………………………….               2


1.3.1   Bagi Ibu…………………………………………………… .          2

1.3.2   Bagi Program Kesehatan…………………………………..   3
BAB II


HASIL KEGIATAN………………………………………………..                   3


A. GAMBARAN UMUM LOKASI KELUARGA BINAAN


      -   Data Geografi………………………………………………..          4

      -   Data Demografi……………………………………………..          4

      -   Identitas Keluarga Binaan…………………………………..   5


B. SOAP………………………………………………………………                      8


BAB III


      -   SAP …………………………………………………………… 10

      -   MATERI ……………………………………………………. 13


BAB IV


PENUTUP


A. KESIMPULAN………………………………………………                      20


B. SARAN……………………………………………………….                       21


   2.1. Bagi Ibu   ………………………………………………                21

   2.2. Bagi Keluarga……………………………………………..             21


DAFTAR PUSTAKA

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:762
posted:8/10/2011
language:Indonesian
pages:34
faisal syam faisal syam http://
About