Docstoc

LAPORAN HASIL PRAKTEK BELAJAR LAPANGAN

Document Sample
LAPORAN HASIL PRAKTEK BELAJAR LAPANGAN Powered By Docstoc
					LAPORAN HASIL PRAKTEK BELAJAR LAPANGAN

        (PBL) DI DESA KEDE BIREM

          KEC.BIREM BAYEUN

                     OLEH

              KELOMPOK IV

             Ketua          : Yeni Zulfianti

             Sekretaris     : Nurul isra

             Anggota        :

                1. Nurhayati
                2. Zahriana
                3. Yoana haulussy
                4. Salmawati
                5. Sri yuneva
                6. Suryani
                7. Yusmalinda
                8. Vivi suryani
                9. Cherly maidalena
                10. Dahera harfani
                11. Evi yana
                12. Intan sari
                13. Nasriani
                14. Nurleli
                15. Deri mahyani
           SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes)
               YAYASAN CUT NYAK DHIEN LANGSA
                           TAHUN 2011




                     HALAMAN PERSETUJUAN
        Laporan ini telah disetujui oleh tim pembimbing PBL
Program studi D-III Kebidanan STIKeS Yayasan Cut Nyak Dhien Langsa


                                 OLEH
                           KELOMPOK IV
                         Ketua          : Yeni Zulfianti
                         Sekretaris     : Nurul Isra
                         Anggota        :
                            1. Zahriana
                            2. Nurhayati
                            3. Yoana haulussy
                            4. Salmawati
                            5. Sri yuneva
                            6. Suryani
                            7. Yusmalinda
                            8. Vivi suryani
                            9. Cherly maidalena
                            10. Dahera harfani
                            11. Evi yana
                            12. Intan sari
                      13. Nasriani
                      14. Nurleli
                      15. Deri mahyani




Langsa,14 mei 2011
Dosen pembimbing                         Dosen pembimbing II




(IRMA HAR TATI SKM)                        (MISRITA SST)
                                      KATA PENGANTAR


      Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kehadirat Allah SWT,karena dengan rahmat dan karunia-
Nya penulis dapat menyusun Laporan Hasil Praktek Belajar Lapangan (PBL) di Desa Kede Birem
Kec.Birem Bayeun.Shalawat beriringi salam kepada Rasulullah yang menjadi teladan utama bagi seluruh
pengikutnya dalam menjalani hidup didunia fana ini.
      Ucapan terima kasih juga tidak lupa penulis ucapkan kepada orang-orang yang telah membantu
selesainya Laporan Hasil Kegiatan Belajar Lapangan ini:
    1. Bapak Akramuddin,SH selaku camat didesa birem bayeun
    2. Bapak Ir.H.Zainal Abidin,Bie.MM selaku Ketua Yayasan Cut Ntak Dhien Langsa
    3. Bapak H.Abul Hayat,SKM,M.Kes selaku Ketua STIKes Yayasan Cut Nyak Dhien Langsa
    4. Bapak Drs.H.Abdullah Itam,Bsc.MM selaku PUKET II STIKes Yayasan Cut Nyak Dhien Langsa
    5. Ibu Henniwati,SST.M.Kes selaku Pjs Prodi D-III Kebidanan STIKes Cut Nyak Dhien Langsa
    6. Bapak Amri Prabudi selaku Geucik Desa Kede birem bayeun
    7. Bapak Sutiyono sebagai sekdes desa keude birem
    8. Bapak Aris Winandar,SKM selaku supervisor
    9. Ibu Irma Hartati SKM selaku pembimbing I
    10. Ibu Misrita SST selaku pembimbinig II
    11. Kedua orang rua atas segala dukungannya
    12. Teman-teman seperjuangan atas semangat dan kerjasamanya.

Laporan hasil kegiatan praktek belajar lapangan (PBL) STIKes Cut Nyak Dhien Langsa Prgram Studi D-III
kebidanan di desa Keude Birem Bayeun kec.Aceh Timur yang berlangsung dari tanggal 25 april s/d 1 mei
2011.Dimana,pengambilan data dilakukan sejak tanggal 26 s/d 29 april 2011 sehingga kami dapat
menyusun laporan Praktek Hasil Praktek Belajar Lapangan ( PBL ) ini.

Penulis juga menyadari dalam penyususnan laporan hasil praktek belajar lapangan ( PBL ) ini masih jauh
dari kata sempu8rna.Baik dari segi isi,penulisan maupun bahasa yang digunakan.Untuk itu penulis
sangat mengharapkan kritik san saran yang membangun,sehingga dapat memacu penulis untuk menjadi
lebih baik dimasa yang akan datang.
                                                           Langsa,   mei 2011




                                                                Penulis

                                                              Kelompok IV




                                              DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR


BAB I PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
1.2.Tujuan
1.3.Manfaat


BAB II HASIL KEGIATAN
2.1.deskriptif daerah PBL
2.2.Penyajian data dari kuisioner
2.3.masalah didaerah PBL
2.4.Perioritas pemecahan masalah
2.5.Rencana intervensi
2.6.Metodelogi intervensi
2.7.Hasil intervensi serta evaluasi singkat
BAB III PENUTUP
3.1.kesimpulan
3.2.saran
3.4.kepustakaan dan lampiran yang relevan
3.5.dokumentasi/foto awal s/d akhir kegiatan




                                        DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 penyajian Data
Tabel 1: distribusi frekuensi jumlah penduduk desa kede birem berdasarkan jenis kelamin dan
jumlah KK pada tahun 2011
Table 2: distribusi frekuensi jumlah penduduk desa kede birem berdasarkan umur pada tahun
2011
Table 3: distribusi frekuensi jumlah penduduk desa kede birem berdasarkan tingkat pendidikan
pada tahun 2011
Table 4: distribusi frekuensi jumlah KK / Istri desa kede birem berdasarkan jenis pekerjaan pada
tahun 2011
Table 5: disrtibusi frekuensi jenis tempat pembangunan air limbah di desa kede birem
berdasarkan jumlah rumah pada tahun 2011
Table 6: distribusi frekuensi jumlah penduduk di desa kede birem berdasarkn jumlah Akseptor
KB pada tahun 2011
Table 7: distribusi frekuensi penduduk di desa kede birem berdasarkan jumlah cakupan imunisasi
pada tahun 2011
Table 8: distribusi frekuensi penduduk desa kede birem berdasarkan tempat pelayanan kesehatan
yang di kunjungi pada tahun 2011
Tabel 9: distribusi frekuensi jumlah fasilitas umum di desa kede birem pada tahun 2011.




Table 2.4. prioritas pemecahan masalah
Table 2.4.1. prioritas masalah imunisasi pada anak
Table 2.4.2 prioritas masalah pada alat kontrasepsi
Table 2.4.3 prioritas masalah pada balita BGM
Table 2.4.4 prioritas masalah pada kesehatan lingkungan
                                              BAB I
                                       PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
      Praktek belajar lapangan merupakan salah satu indicator kebersihan mahasiswa dalam menerima
ilmu yang telah diberikan oleh tenaga pendidik. Dengan adanya praktek belajar lapangan ini diharapkan
setiap mahasiswa dapat mengidentifikasi masalah yang ada di masyrakat tempat praktek belajar
lapangan di lakukan dan berusaha untuk memecahkan masalah tersebut.
      Salah satu wujud dari pelaksanaan praktek belajar lapangan ini adalah loka karya mini ( LOKMIN )
yang di laksanakan setelah mengadakan orientasi dan sosialisasi di wilayah desa tempat praktek
belajar lapangan di lakukan.
      Loka karya mini ( LOKMIN ) ini dilaksanakan dengan menampilkan seluruh profil desa atau
wilayah yang di tempati yaitu dengan mengelompokkan penduduk berdasarkan umur, pekerjaan,
pendidikan, akseptor KB, cakupan imunisasi, tempat pembuangan limbah dan jarak kandang ternak.
Setelah itu, masalah yang terdapat pada masyarakat di wilayah tersebut dapat di temukan dan digali
serta berusaha untuk memecahkannya dengan partisipasi dan peran serta masyarakat setempat.


1.2 Tujuan
      Dapat mengidentifikasikan masalah yang terjadi di wilayah atau tempat dimana praktek belajar
lapangan dilakukan dan berusaha mambangkitkan partisipasi masyarakat setempat untuk memecahkan
masalah tersebut secera bersama dengan kerja sama yang baik.
    1.2.2 Tujuan Khusus
    1) Untuk mengetahui profil dan fasilitas yang ada diwilayah PBL.
    2) Untuk menyajikan       data dari kuisioner    mengenai jumlah penduduk berdasarkan umur,
         pendidikan, pekerjaan, cakupan imunisasi, akseptor KB, tempat pembuangan limbah, dan jarak
         kandang ternak dari rumah.
    3) untuk menemukan masalah yang ada di daerah praktek belajar lapangan
    4) untuk memprioritas masalah yang ada di daerah praktek belajar lapangan berdasarkan jumlah
         masalah yang ada
    5) untuk menyusun rencana terhadap masalah yang telah ditemukan
    6) untuk menentukan metodelogi pelaksanaan rencana yang telah di buat untuk menyelsaikan
         masalah
    7) untuk mengemukakan hasil intervensi serta evaluasi singat dari pelaksanaan intervensi tersebut.


1.3 Manfaat
1.3.1    Untuk masyarakat
        Membantu masyarakat dalam menemukan           masalah yang terdapat pada dirinya        serata
membantunya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. Meningkatkan peran serta dan
partisipasi masyarakat terhadap kesehatan individu dan lingkungan, sehingga dapat meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat. Selain itu, juga membantu masyarakat dalam mengambil keputusan
terhadap hal yang menyangkut kesehatan diri, keluarga dan lingkungan.




1.3.2    Untuk puskesmas
        Menjadi bahan pertimbangan untuk mengenali masalah yang terdapat di desa dan maenentukan
perencanaan untuk memecahkan permasalahan tersebut. Selain itu, menjadi indicator untuk mengukur
keberhasilan program yang dijalankan sehingga dapat menjadi dasar untuk memperbaiki kualitas
pelayanan terhadap masyarakat di wilayah kerjanya.


1.3.3    Untuk mahasiswa
        Menjadi dasar untuk terju dan berkecimpung dalam pelayanan kesehatan di masyarakat serta
meningkatkan pemahaman bagi mahasiswa untuk mengetahui masalah yang terdapat di masyarakat
dan memecahkan masalah tersebut menurut urutan prioritas nya. Selain itu juga bisa menjadi bahan
perbandingan bagi mahasiswa terhadap teori yang di dapatkan di pendidikan formal dengan lingkungan
nyata yang non normal .


1.3.4    Untuk pendidikan
        Menjadi bahan pertimbangan untuk kegiatan praktek belajar lapangan mahasiswa ke depannya
serta menjadi penentu keberhasilan pendidikan dalam memberikan pembelajaran bagi mahasiswa nya.
Selai itu juga menjadi dasar untuk perbaikan management pendidikan dari segala aspek.




                                             BAB II
                                    HASIL KEGIATAN
2.1 DESKRIPTIF DAERAH PBL
        Desa atau gampong kede birem bayeun merupakan salah satu desa yang terdapat diaerah
kerja wilayah Kec.Birem Bayeun.Desa ini terdiri dari lima dusun yang masing-masingnya
dipimpin oleh kepala lorong.Adapun dusun tersebut antara adalah:
    1. dusun utama
    2. dusun damai
    3. dusun setia
    4. dusun bahagia
    5. dusun pertanian

        luas wilayah desa kede birem adalah 202 hektar .dengan wilayah yang tidak begitu luas
tersebut,jumlah penduduk desa ini cukup besar yaitu 1614 jiwa.adapun batas-batas desa kede
birem adalah:
        Utara        : Aramia
        Selatan      : Timbang Langsa
        Barat        : Birem Rayeuk
        Timur        : Laut




       Desa kede birem ini dipimpin oleh seorang Geucik.Sebagai seorang pemimpin,ia mampu
mengayomi masyarakatnya dengan bijaksana tanpa membedakan suku yang melekat pada diri
individu.Selain itu,partisipasinya terhadap pengembangan peran serta masyarakat juga tinggi
sehingga pada umunya disini sudah peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan lingkungan
sekitar.Pusat pemerintah desa sukarejo terletak didusun bahagia.Disana terdapat kantor desa,SD,
dan sebuah puskesmas.

       Nelayan dan petani merupakan mata pencaharian yang mayoritas terdapat didesa Kede
Birem.Mengenai komunikasi,informasi dan transportasi,penduduk kede birem sudah agak maju
karena     setiap   rumah      sudah   ditemukan   televise,radio,dll.Sedangkan   untuk    alat
transportasi,masyarakat sukarejo menggunakan sepeda motor dan mobil sewa.Walaupun
demikian,masyarakat sudah bisa dikatakan hidup dengan cukup.Kede birem merupakan desa
yang komplit akan budaya,karena tidak hanya ditempati oleh masyarakat aceh tetapi ada juga
masyatakat jawa.Namun demikian,penduduk didesa kede birem ini hidup dengan damai dan
berdampingan tanpa ada rasa perbedaan suku dan kebudayaan.
2.2 PENYAJIAN DATA

Nama gechik : Ambri Prabudi

Jumlah KK            : 340
Jumlah jiwa          : 1614
Laki-laki            : 808
Perempuan            : 806
Wus                  : 310
Pus                  : 253
jumlah Ibu hamil     : 12
Jumlah balita        : 143



      Berdasarkan data di atas dapat di lihat bahwa jumlah penduduk desa keude birem
mayoritas laki-laki yaitu 808 jiwa dan minoritasnya adalah perempuan yaitu 806 jiwa.
Tabel 1 : Distribusi Frekuensi Jumlah Penduduk Desa Kede Birem

Berdasarkan jenis kelamin Pada Tahun 2011

     No            Penduduk                LK            PR             Jumlah     Persentase
    1        Utama                          90           90                 180      11,15
    2        Damai                          83           83                 166      10,29
    3        Bahagia                       157          156                 313      19,39
    4        Setia                         246          245                 495      30,67
    5        Pertanian                     230          230                 460      28,50
             Total                         808          806                 1614     100%
  Sumber: hasil pendataan mahasiswa prodi D-III Kebidanan STIKes CND 2011


        Berdasarkan tabel satu di atas dapat di simpulkan bahwa mayoritas penduduk desa keude
birem paling banyak yaitu terdapat di dusun setia yaitu 30,67% sedangkan mayoritasnya terdapat
di dusun damai yaitu 10,29%.
                 Tabel 2 : distribusi frekuensi jumlah penduduk desa kede birem

                                    Berdasarkan umur pada tahun 2011




           No                   Umur                             Jumlah         Persentase
       1          0-5 bulan                              15                   0,93%
       2          6-11 bulan                             25                   1,55%
       3          12-23 bulan                            25                   1,55%
       4          24-60 bulan                            88                   5,45%
       5          6-12 tahun                             227                  14,06%
       6          13-19 tahun                            174                  10,78%
       7          20-35 tahun                            370                  22,30%
       8          36-45 tahun                            322                  19,95%
       9          >46 tahun                              278                  17,23%
                  TOTAL                                  1614                 100%
   Sumber : hasil pendataan mahasiswi prodi D-III Kebidanan STIKes CND,2011


       Berdasarkan tabel 2 diatas dapat di lihat bahwa penduduk keude birem mayoritasnya
pasangan usia subur yaitu berumur 20-35 tahun dengan jumlah 22,30%.Sedangkan jumlah
penduduk minoritasnya adalah bayi 0-5 bulan dengan persentasenya 0,93% dari jumlah
penduduk desa keude birem.
   Table 3 : distribusi frekuensi jumlah penduduk desa kede birem berdasarkan tingkat
                                         pendidikan pada tahun 2011

        No                   Pendidikan                              Jumlah          persentase
          1       Belum/tidak sekolah                       143                   8,90%
          2       Masih sekolah                             784                   48,59%
          3       Tamat SD                                  279                   17,29%
          4       Tamat SLTP                                121                   7,51%
          5       Tamat SLTA                                127                   7,89%
          6       Diploma                                   60                    3,72%
                  Total                                     1614                  100%
       Sumber : hasil pendataan mahasiswi prodi D-III Kebidanan STIKes CND,2011


       Berdasarkan table 3 di atas dapat di lihat bahwa tingkat pendidikan di desa keude
biremmayoritasnya adalah misih sekolah yaitu sebesar 48,59% sedangkan minoritasnya adalah
tamat diploma yaitu 3,72%.




Table 4 : istribusi frekuensi jumlah KK/Istri desa kede birem berdasarkan jenis pekerjaan
                                                 pada tahun 2011

     No                 Jenis pekerjaan                            Jumlah           Persentase
       1       PNS/POLRI/P.Swasta                                       50   14,71%
       2       Nelayan                                                  92   27,06%
       3       Petani/berkebun                                          23   6,76%
       4       Pedagang/wirawasta                                      126   37,06%
       5       Lain-lain                                                49   14,41%
               TOTAL                                                   340   100%
  Sumber : hasil pendataan mahasiswi prodi D-III Kebidanan STIKes CND,2011


     Berdasarkan table 4 diatas dapat di lihat bahwa penduduk desa keude birem mayoritasnya
adalah pedagang/wiraswasta dengan persentase 37,06% sedangkan minoritasnya adalah
petani/berkebun dengan persentasenya 6,76% di hitung berdasarkan jumlah KK.




       Tabel 5:Distribusi Frekuensi Jenis Tempat Pembuangan Air Limbah Di Desa

                  Birem Bayeun Berdasarkan Jumlah Rumah pada tahun 2011
    No           Tempat Pembangunan                                 Jumlah                  Persentase
                          Limbah
    1            Kolam                                                   -                      -
    2            Sungai/danau                                           17                    5,35%
    3            Selokan Umum                                          156                   49,06%
    4            SPAL Khusus                                             8                    2,51%
    5            Lain-lain                                             137                   43,08%
                 TOTAL                                                 318                    100%

  Sumber : hasil pendataan mahasiswi prodi D-III Kebidanan STIKes CND,2011


            Berdasarkan table 5 di atas dapat di simpulkan bahwa mayoritas tempat pembuangan
limbah masyarakat keude birem adalah selokan umum yaitu sebesar 49,06% dan minoritasnya
adalah lain-lain seperti dibiarkan begitu saja di belakang rumah yaitu sebanyak 43,08%.




    Tabel 6: Distribusi Frekuensi Jumlah Penduduk di Sukarejo Berdasarkan Jumlah
                                         Akseptor KB pada tahun 2011

        No             Jenis KB                   Jumlah                       Persentase
        1        Pil                                 80                         31,62%
        2        Suntik                              29                         11,46%
        3        AKDR                                 _                            _
        4        AKBK                                 6                          2,37%
        5        Lain-lain                           143                        56,55%
                 TOTAL                               253                         100%
    Sumber : hasil pendataan mahasiswi prodi D-III Kebidanan STIKes CND,2011
       Berdasarkan table 6 di atas dapat dilihat bahwa jumlah akseptor KB di desa keude birem
mayoritasnya adalah pengguna lain-lain seperti KB alamiah,mal dan tidak menggunakan
kontrasepsi yaitu sebanyak 56,55% sedangkan minoritasnya adalah pengguna alat kontrasepsi
AKBK yaitu sebesar 2,37%.




   Table 7 : distribusi frekwensi balita desa keude birem berdasarkan jumlah cakupan
                                           imunisasi pada tahun 2011

      No             Cakupan imunisasi                             Jumlah     Persentase
       1      Belum lengkap                                           23        16,08
       2      Lengkap                                                 54        37,78
       3      Tidak lengkap                                           76        53,14
              Total                                                  143        100%
   Sumber : Hasil pendataan mahasiswi prodi D-III Kebidanan STIKes CND;2011


       Berdasarkan table 7 di atas dapat di lihat bahwa cakupan imunisasi di desa keude birem
mayoritasnya tidak lengkap yaitu sebanyak 53,14% dan minoritasnya adalah bayi yang belum
lengkap imunisasi yaitu sebesar 16,08%.
   Tabel 8 : distribusi frekuensi jumlah penduduk desa kede birem berdasarkan tempat
                      pelayanan kesehatan yang dikunjungi pada tahun 2011

      No           Pelayanan kesehatan                            Jumlah          Persentase
       1      Posyandu                                                37            14,62
       2      Pustu                                                    -              -
       3      Puskesmas                                              187            73,92
       4      Rumah sakit                                             23             9,09
       5      Klinik                                                   4             1,58
       6      Lain-lain                                                2             0,79
              Total                                                  253            100%
       mahasiswi prodi D-III Kebidanan Sumber : hasil pendataan STIKes CND,2011


       Berdasarkan table 8 di atas dapt dilihat bahwa mayoritas penduduk desa keude birem
mengunjungi puskesmas sebagai tempat pelayanan kesehatan yaitu 73,92% sedangkan
minoritasnya adalah lain-lain seperti ke dukun yaitu sebanyak 0,79%.
  Table 9 : distribusi frekuensi jumlah fasilitas umu didesa kede birem pada tahun 2011

                 No                 Jenis fasilitas                           Jumlah
                   1      Polindes                                                 -
                   2      Puskesmas                                                1
                   3      Sekolah                                                  2
                   4      Masjid                                                   1
                   5      Balai desa                                               1
                   6      Kantor desa                                              1
                   7      Poskamling                                               -
                          T0tal                                                    6
               Sumber : hasil pendataan mahasiswi prodi D-III Kebidanan STIKes CND,2011


       Berdasarkan table 9 diatas dapat di lihat bahwa fasilitas umum yang mayoritas terdapat di
desa keude birem adalah sekolah yaitu sekolah sebanyak 2 buah.




2.3 MASALAH DIDESA KEUDE BIREM

     Setelah melakukan sosialisasi,pendataan,dan tabulasi data selama 21 hari,maka masalah
yang dapat penulis temukan didesa Kede Birem ini adalah masih banyak bayi yang tidak di
imunisasi dikarenakan suami yang tidak setuju anaknya untuk di imunisasi,dan masih besarnya
persentase ibu yang tidak menggunakan alat kontrasepsi sedangkan pasangan usia subur didaerah
ini cukup besar.dan yang paling disayangkan adalah masih adanya balita yang berat badannya
dibawah garis merah (BGM) yang dapat berpotensi terjadinya gizi buruk beserta lingkungan dan
sanitasi dasar yang tidak memadai.

       Semua permasalahan ini juga merupakan tanggung jawab bagi pemerintah desa Keude
birem dan kami sebagai mahasiswi yang melakukan praktek lapangan didaerah ini.Dengan
demikian,perlu dilakukan prioritas masalah gunz mencari pemecahan masalah yang tepat dan
bermanfaat bagi perkembangan desa Keude birem ini.




2.4 PRIORITAS PEMECAHAN MASALAH

                           2.4.1.masih ada bayi yang tidak di Imunisasi

   No      kriteria                  Perhitungan        Skor              Pembenaran
   1       Sifat masalah             2/2 x 1            1                 Dapat
                                                                          menimbulkan
                                                                          masalah      bagi
                                                                          kesehatan
   2       Kemungkinan dirubah       1/1 x 2            2                 Hanya sebagian
                                                                          dapat dirubah
   3       Potensi dicegah           ½x2                ½                 Dapat     dicegah
                                                                          melalui penkes
4    Penonjolan masalah      0/0 x 1           0               Ibu menganggap
                                                               hal yang biasa
5    Jumlah                                    3½




                     2.4.2.masih banyak pasangan usia subur

                     yang tidak menggunakan alat kontrasepsi

No   Kriteria                Perhitungan       skor            Pembenaran
1    Sifat masalah           2/2 x 1           1               Mempengaruhi
                                                               kesehatan diri
2    Kemungkina dirubah      1/1 x 2           2               Hanya sebagian
                                                               dapat    dirubah
                                                               karena berbagai
                                                               faktor
3    Potensi dicegah         2/3 x 1           2/3             Dapat    dicegah
                                                               melalui penkes
4    Penonjolan masalah      2/2 x 1           1               Hal yang tidak
                                                               perlu
                                                               dikhawatirkan
5    Jumlah                                    4 2/3
         2.4.4 masalah ibu hamil yang belum mendapatkan imunisasi TT

  No     kriteria             Perhitungan    Skor         Pembenaran
  1      Sifat masalah        ½x1            1            Sangat berpengaruh
                                                          terhadap kesehatan
  2      Kemungkinan          1/1 x 2        2            Hanya        sebagian
         dirubah                                          yang dapat dirubah
  3      Potensi masalah      1/1 x 1        1            Dapat        dicegah
                                                          dengan penkes
  4      Penonjolan masalah   0/0 x 1        0            Dianggap        dapat
                                                          mengancam
                                                          kesehatan keluarga
  5      Jumlah                              3½




2.5 RENCANA INTERVENSI
     Berdasarkan prioritas masalah yang sudah dikemukakan diatas,maka intervensi yang akan
dilakukan berhubungan dengan masalah tersebut adalah :

2.5.1 Masalah adanya balita yang BGM (Bawah Garis Merah)

     Masa balita merupakan masa yang sangat menentukan bagi pertumbuhan dan
perkembangan anak.Dimana saat ini anak membutuhkan makanan yang nergizi guna membantu
pertumbuhannya secara optimal.Namun,pengetahuan orang tua akan makanan yang bergizi bagi
anank masih sangat kurang.Oleh sebab itu,disini kami akan mengadakan penyuluhan tentang
makanan yang bergizi serta bagaimana menyiapkan makanan tersebut agar membangkitkan
nafsu makan anak.Kami disini juga akan member bantuan berupa susu dan vitamin

2.5.2 masalah penggunaan alat kontrasepsi

     Penggunaan karena masalah penggunaan alat kontrasepsi dapat menimbulkan dampak
buruk bagi kesehatan reproduksi ibu,maka kami akan memberikan penyuluhan tentang
pentingnya penggunaan alat kontrasepsi.Sehingga dari penyuluhan yang kami berikan ibu dapat
mengerti tentang jenis-jenis alat kontrasepsi,bagaimana kelebihan dan efek sampingnya.Dengan
begitu,mutu pelayanan Keluarga Berencana berkualitas diharapkan dapat meningkatkan tingkat
kesehatan dan kesejahteraan keluarga




2.5.3 masalah kesehatan lingkungan

     Lingkungan merupakan tempat dimana seluruh kegiatan dilakukan,jadi kebersihan
lingkungan    menjadi     tolak   ukur   untuk   keberhasilan   kegiatan   yang   dilakukan
tersebut.Jadi,lingkungan yang bermasalah dapat menjadi pemicu timbulnya barbagai penyakit
yang berhubungan dengan kebersihan lingkungan yang bebas dari masalah adalah hal positif
untuk dikembangkan.

2.5.4 Masalah imunisasi
     Imunisasi merupakan tolak ukur untuk kelangsungan kesehatan anak kedepannya.Oleh
sebab itu pentingnya imunisasi telah kami berikan dalam berbagai kesempatan melalui
penyuluhan.Dengan demikian,besar harapan kami agar orang tua dapat bekerjasama dalam
memenuhi kebutuhan imunisasi bayinya.




2.6.METODELOGI INTERVENSI

     Dalam pelaksanaann intervensi terhadap rencana yang telah dikemukakan,penulis
menggunakan metode pendekatan dan komunikasi terhadap masyarakat serta sosialisasi yang
tepat.denagn begitu,semua rencana yang telah ada dapat berjalan dengan semestinya dan
mendapatkan hasil yang diinginkan.Selain itu,membangkitkan partisipasi dan peran serta
masyarakat terhadap intervensi yang dilakukan melalui pendekatan dengan tokoh masyarakat
dan orang-orang yang berpengaruh dalam lingkungan masyarakat Keude Birem.Seperti bapak
geuchik,sekretaris desa,bidan desa,ibu-ibu PKK,kader desa dan lain sebagainya.Selain
itu,pendekatan dengan tokoh pemuda setempat juga kami lakukan agar adanya generasi muda
yang mau peduli dan tanggap terhadap masalah kesehatan.Namun,metode yang paling banyak
mengundang partisipasi masyarakat adalah memberikan penyuluhan kesehatan saat dilakukannya
pengajian,arisan oleh ibi-ibu
2.7.HASIL INTERVENSI ERTA EVALUASI SINGKAT

        Setelah melakukan sosialisali dan intervensi selama lebih kurang 14 hari,maka hasil yang
dapat diperoleh dari kegiatan tersebut adalah sudah bisa dikatakan cukup karena sebagian ibu-ibu
sudah     mengerti    dengan      kesehatan   diri,keluarga    dan   lingkungan   walaupun     belum
sepenuhnya.Selain itu,selama kami mengikuti kegiatan didesa Keude Birem misalnya seminar
dan pengajian kami selalu memberikan penyuluhan yang bertemakan kesehatan.Partisipasi ibu-
ibu dapat dilihat dengan banyaknya yang bertanya mengenai kesehatan,mengikuti posyandu dan
kegiatan positif lainnya.

        Namun,dalam      setiap     pelaksanaan     kegiatan     pasti   menemui     kendala     dan
rintangan.Disini,penulis menemukan kendala yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat
terhadap kegiatan yang kami lakukan karena kesibukan terhadap pekerjaan masing-masing.
                                         BAB III

                                        PENUTUP

3.1.Kesimpulan

       Desa keude birem merupakan desa nelayan pertambakan diwilayah kecamatan birem
bayeun.dimana luas daerah ini sekitar 202 hektare dan terdiri dari lima (5) dusun.pada
umumnya,mata pencaharian masyarakat disini adalahnelayan pertambakan sedangkan istrinya
adalah ibu rumah tangga.dengan dasar pendidikan yang mayoritasnya sekolah dasar,mereka
mampu berpartisipasi terhadap pelayanan kesehatan dasar walaupun belum keseluruhan.maka
masalah yang dapat penulis temukan didesa keude birem ini adalah masih banyak anak yang
tidak mendapatkan imunisasi dikarenakan larangan dari suami,masalah yang tak kalah besarnya
yaitu masih banyak ibu yang tidak menggunakan alat kontrasepsi sedangkan pasangan usia subur
didesa keude birem ini cukup besar.masalah anak yang masih ada dibawah garis merah juga
masih sangat memprihatinkan.

       Berdasarkan masalah diatas maka penulis merencanakan beberapa kegiatan yang dapat
membawa perubahan terhadap kesehatan masyarakat didesa keude birem.adapun metodelogi
yang kami gunakan adalah pendekatan dengan orang-orang yang berpengaruh dalam masyarakat
tersebut.

       Namun kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan kegiatan selama berada didesa keude
birem banyak menemukan kendala baik yang dating dari pribadi kami sendiri maupun dari
lingkungan tempat kami mengadakan kegiatan tersebut.




3.2. Saran-saran

3.2.1.Bagi masyarakat

   1. Agar lebih meningkatkan partisipasi terhadap kegiatan yang berlangsung dimasyarakat
   2. Agar lebih perduli terhadap kesehatan diri,keluarga dan lingkungan sekitar
   3. Kepada tokoh masyarakat diharapkan agar selalu memberikan informasi yang dapat
        memacu partisipsi masyarakat seperti geuchik,sekretaris desa,bidan desa,kader dan
        organisasi lainnya.

3.2.2. Bagi mahasiswa

   1. Agar lebih meningkatkan sosialisasi dalam lingkungan bermasyarakat
   2. Meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan sehingga tidak aka nada kecanggungan
        saat terjun kelapangan.

3.2.3. Bagi pendidikan

   1. Lebih mengenali tempat yang akan diadakannya praktek belajar lapangan
   2. Saat memberikan pembelajaran sebelum terjun kelapangan,diharapkan lebih terfokus dan
        mengevaluasi mahasiswinya.

3.3. Kepustakaan dan lampiran yang relevan

        Mahasiswa program studi D III Kebidanan Yayasan Stikes Cut Nyak Dhien langsa 2011.
Laporan hasil praktek belajar lapangan (PBL) didesa keude birem kecamatan Birem bayeun
tahun 2011.keude birem:keude birem,birem bayeun.




Imunisasi

Pengertian imunisasi

Imunisasi adalah tindakan untuk memberikan perlindungan (kekebalan) dalam tubuh bayi dan
anak.

   Imunisasi                      Penyakit yang bisa dicegah
   Hepatitis B                    Mencegah hepatitis B (kerusakan hati)
   BCG                            Mencegah TB/ tuberculosis (sakit paru-paru)
   POLIO                          Mencegah polio (lumpu layu)pada tungkai kaki dan lengan
                                tangan
    DPT                         Mencegah : difteri/pertusis (penyumbatan jalan nafas),
                                batuk rejan (batuk 100 hari), dan tetanus
    CAMPAK                      Mencegah campak (radang paru, radang otak dan
                                kebutaan)




       Umur                           Jenis imunisasi
       0-7 hari                       HB O
       1 bulan                        BCG, POLIO 1
       2 bulan                        DPT / HB 1, POLIO 2
       3 bulan                        DPT /HB 2, POLIO 3
       4 bulan                        DPT / HB 3, POLIO 4
       9 bulan                        CAMPAK



Keluarga berencana

Adalah suatu cara untuk menunda atau menjarangkan kehamilan.

Jenis dan manfaat alat kontrasepsi.

      PIL
      Keuntungannya
         1. Sangat efektif bila digunakan benar
         2. Tidak menggangu hubungan seksual
         3. Tidak mempengaruhi asi
         4. Nyaman, dan mudah digunakan
         5. Sedikit efek samping
         6. Dapat dihentikan setiap saat keterbatasan
         7. Peningkatan / penurunan berat badan
         8. Bila lupa satu pil saja, kegagalan menjadi lebih besar.
     SUNTIK
      Keuntungan
         1. Resiko terhadap kesehatan kecil
         2. Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri
         3. Tidak diperlukan pemeriksaan dalam
         4. Efek samping sangat kecil.

KETERBATASAN

  1. Terjadi perubahan pada pola haid tidak teratur
  2. Keterngantungan terhadap pelayanan kesehatan klien harus kembali setiap 30 hari untuk
      mendapatkan suntikan
     AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim)
      Keuntungannya
         1. Efek sampingnya sangat kecil
         2. Tidak menggangu hubungan sreksual
         3. Kesuburan kembali sesudah AKDR di angkat

KETERBATASAN

  1. Diperlukan pemeriksaan dalam dan penyaring infeksi genatalia
  2. Diperlukan tenaga terlatih untuk pemasangan dan pencabutan AKDR
     KBA (keluarga berencana alamiah)
      Keuntungan
         1. Dapat digunakan untuk menghindari mencapai kehamilan
         2. Tidak ada resiko kesehatan
         3. Murah atau tanpa biaya

KETERBATASAN

  1. Keefektifan tergantung dari kemauan dan disiplin pasngan
  2. Perlu pencatatan setiap hari
  3. Perlu pantangan selama masa subur.

PETUNJUK BAGI IBU HAMIL AGAR TETAP SEHAT

  1. Tiap hari makanlah 1-2 piring lebih banyak
  2. Cukup istirahat dan hindari kerja berat
  3. Periksalah kehamilan segera setelah tidak haid dan lakukan setiap bulan
  4. Dapatkan imunisasi TT 2 kali sebelum kehamilan 8 bulan
  5. jagalah kebersihan badan dan gigi setiap hari
  6. tariklah putting susu
  7. timbang berat badan ibu setiap bulan
  8. minum 1 tablet tambah darah setiap hari.

TENTANG BAHAYA PADA IBU HAMIL

     Pucat
     Demam
     Muntah terus dan tidak bisa makan
     Sakit kepala atau kaki bengkak
     Keluar darah dari jalan lahir
     Keluar air ketuban sebelum waktunya
     Kejang
     Nyeri hebat di perut.
                                 DAFTAR PUSTAKA

Buku kader posyandu : dalam usaha perbaikan gizi keluarga.jakarta : departemen
kesehatan,2006.

Buku kesehatan ibu dan anak : Jakarta : departemen kesehatan dan JICA,1997.

Noviawati setya arum,Dyah.panduan lengkap pelyanan KB terkini,mitra cendikia,jokjakarta :
2009.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:3015
posted:8/10/2011
language:Indonesian
pages:32
faisal syam faisal syam http://
About