Pembuahan dan nidasi by peutuah

VIEWS: 72 PAGES: 1

									Pembuahan dan nidasi

Untuk tiap kehamilan harus ada spermatozoon,ovum,pembuahan ovum (konsepsi). Tiap
spermatozoon terdiri atas tiga bagian yaitu kaput atau kepala yg berbentuk lonjong agak gepeng
dan mengandung bahan nukleus,ekor,dan bagian yg silindrik menghubungkan kepala dengan
ekor. Dengan getaran ekornya spermatozoon dapat bergerak cepat. Dalam pertumbuhan
embrional spermatogonium berasal dari sel-sel primitif tubulus-tubulus testis. Pada masa
pubertas sel-sel spermatogonium tersebut dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig mulai aktif
mengadakan mitosis, dan terjadilah spermatogenesis yg amat kompleks itu. Tiap
spermatogonium membelah dua dan menghasilkan spermatosit pertama. Spermatosit pertama ini
membelah dua dan menjadi dua spermatosit sekunder. Spermatosit sekunder membelah dua lagi
tetapi dengan hasil bahwa dua spermatid masing-masing memiliki jumlah kromosom setengah
dari jumlah yg khas untuk jenis itu. Dari spermatid ini kemudian tumbuh spermatozoon.


pertumbuhan embrional oogonium yg kelak menjadi ovum terjadi di genital ridge, dan di dalam
kandungan jumlah oogonium bertambah terus sampai pada kehamilan enam bulan. Pada waktu
dilahirkan,bayi mempunyai sekurang-kurangnya 750.000 oogonium. Jumlah ini berkurang akibat
pertumbuhan dan degenerasi folikel-folikel. Pada umur 6-15 tahun ditemukan 439.000, pada 16-
25 tahun hanya 34.000. Pada masa menopause semua menghilang. Sebelum janin dilahirkan
sebagian besar oogonium mengalami perubahan pada nukleusnya. Terjadi pula migrasi dari
oogonium-oogonium ke arah korteks ovarii,sehingga pada waku dilahirkan korteks ovarii terisi
dengan primordial 0varian follicles. Padanya dapat dilihat bahwa kromosomnya telah
berpasangan.DNAnya berduplikasi,yg berarti bahwa sel menjadi tetraploid.

								
To top