GIS Hybrid and Integrated System _Disarikan dari Fundamentals of
Document Sample


GIS Data Model (Lanjutan)
(Disarikan dari: Fundamentals of GIS, M.N. Demers, 2000, pp. 36, 52-53)
Faculty of Computer Science
University of Indonesia
Dr. Aniati Murni
Hybrid and Integrated System (1)
• Pengertian 1: Struktur data vektor dan struktur data raster
dapat dipadukan pada suatu sistem, dengan melengkapi
fasilitas konversi vektor ke raster dan raster ke vektor. Selain
itu juga disediakan fungsi-fungsi untuk mengolah masing-
masing struktur data
• Pengertian 2: Data SIG terdiri dari dua bentuk data: yaitu
data grafis yang menyatakan entitas obyek dan data attribut.
Data grafis yang terdiri dari data koordinat dan data topology
disimpan di berkas yang terpisah dari data attribut. Data
attribut ditangani oleh database management system.
Penggabungan kedua tipe data dilakukan melalui suatu
kode identifikasi, misal kode identifikasi poligon, garis atau
titik. Hal yang sama juga dapat dilakukan ‘linkage’ antara
grid-cell modules dengan database management system.
• Pengertian 3: Operasional SIG secara keseluruhan yang
terdiri dari SIG software, CAD software, Image Processing
software, GPS software, Open-Source components, DBMS
system
Hybrid and Integrated System (2)
• Dengan demikian hybrid vector GIS dapat
digambarkan sebagai berikut:
Integrated GIS
• Separate files for entities and attributes:
Data Model Relasional
Struktur Data Model Relasional : antara tabel ‘Jalan’
dan obyek ‘Bangunan’ di sepanjang ‘Jalan’
Sumber:
Dinar D.A. Putranto,
‘Pendekatan Basisdata
Berorientasi Obyek untuk
Manajemen Tata Ruang Kota’,
Disertasi Doktor, ITB, 2000.
Object-Oriented Database Management System (1)
Sumber: Dinar D.A. Putranto, ‘Pendekatan Basisdata Berorientasi Obyek
untuk Manajemen Tata Ruang Kota’, Disertasi Doktor, ITB, 2000.
• Pertumbuhan penduduk dapat menyebabkan perubahan
pemanfaatan ruang dalam Tata Ruang Kota
Key Issues:
Pertambahan Jumlah Penduduk
Evaluasi Kebijakan
Pola Pemanfaatan Ruang
Rencana Tata Ruang Wilayah
Object-Oriented Database Management System (2)
Sumber: Dinar D.A. Putranto, ‘Pendekatan Basisdata Berorientasi Obyek
untuk Manajemen Tata Ruang Kota’, Disertasi Doktor, ITB, 2000.
• Sub Kelas Pelayanan Masyarakat
Pemetaan dan Tabulasi Hasil Pemilu
(Disarikan dari: Komisi Pemilihan Umum 1999)
Faculty of Computer Science
University of Indonesia
Dr. Aniati Murni
10 Bentuk Laporan Yang Diperlukan (1)
1. Jumlah kursi anggota DPR RI, DPRD I, DPRD II per DT I
atau per Propinsi (dalam 1 halaman)
DT I Jml.Penduduk Jml.Kursi DPR Jml. Kursi DPR I Jml. Kursi DPR II
Total Dipilih Diangkat Total Dipilih Diangkat
1. D.I. Aceh 4.114.400 12 55 49 6 365 326 39
2. SumUt
3. SumBar
.
.
27. IrJa
Jumlah 209.389.000 462 1.630 1.455 175 11.785 10.495 1.290
10 Bentuk Laporan Yang Diperlukan (2)
2. Jumlah kursi anggota DPR RI, DPRD I, DPRD II per DT I
per DT II atau per Kabupaten dan Kotamadya (dalam 20 halaman)
DI Aceh Jml.Penduduk Jml.Kursi DPR Jml. Kursi DPR I Jml. Kursi DPR II
Total Dipilih Diangkat Total Dipilih Diangkat
Kabupaten
1. Aceh Besar 243.400 1 3 3 0 30 27 3
2. Pidie
.
Kotamadya
1. B. Aceh
,
Jumlah 4.114.400 12 55 49 6 365 326 39
Penampilan Peta 3-Dimensi (1)
Tabel 2 dengan 19 halaman dapat disajikan dalam 3 peta
Peta Jumlah Penduduk dan Jumlah Kursi DPR RI per Kabupaten dan per
Kotamadya untuk Propinsi Jawa Barat
7
3 7 6 Jumlah Penduduk
3
2 2 (Max sekitar 4 juta)
1 1 2 3
2
4 3 1
1 6 2 2 Jumlah Kursi DPR RI
4 4 2 (Max 7 orang)
4
3
Sumber Peta Untuk Contoh: Kiri : Kabupaten
Atlas IPS Indonesia & Dunia
Kanan: Kotamadya
Drs. Imam Suhardiman
Penampilan Peta 3-Dimensi (2)
Tabel 2 dengan 19 halaman dapat disajikan dalam 3 peta
Peta Jumlah anggota dipilih dan diangkat untuk DPR DT1 per Kabupaten dan
per Kotamadya untuk Propinsi Jawa Barat
dan
Peta Jumlah anggota dipilih dan diangkat untuk DPR DT1I per Kabupaten dan
per Kotamadya untuk Propinsi Jawa Barat
Jumlah Yang Dipilih
(Max sekitar 9 untuk DPRD I dan 40 untuk DPRD II)
Jumlah Yang Diangkat
(Max sekitar 7 untuk DPRD I dan 5 untuk DPRD II)
10 Bentuk Laporan Yang Diperlukan (3)
3. Rekapitulasi jumlah pemilih yang terdaftar per DT I atau
per Propinsi (dalam 1 halaman)
Propinsi Jml.Penduduk Jml.Pemilih Laki-Laki Perempuan
1. DI Aceh 4.114.400 1.427.679 703.608 724.051
2. SumUt
.
.
.
27. IrJa
Jumlah 209.389.000 118.158.778 58.581.934 59.576.844
10 Bentuk Laporan Yang Diperlukan (4)
4. Rekapitulasi jumlah pemilih yang terdaftar (seperti laporan per
Propinsi) per Propinsi per Kabupaten dan Kotamadya (dalam 20
halaman)
5. Penetapan calon DPR berdasarkan perolehan suara terbanyak per
Propinsi (dalam 27 halaman). Informasi yang disajikan terdiri
dari jatah kursi berdasarkan perolehan suara setiap partai (ada
formulanya). Tabulasi terdiri dari 27 halaman.
6. Jumlah sementara anggota DPRD II per Propinsi per
Kabupaten dan Kotamadya. Informasi yang disajikan adalah
jumlah calon per partai per Kabupaten dan Kotamadya. Tabulasi
terdiri dari 180 halaman.
10 Bentuk Laporan Yang Diperlukan (5)
7. Hasil perhitungan suara per Propinsi per Kabupaten dan Kotamadya,
Informasi yang disajikan terdiri dari jumlah suara per partai. Tabulasi
terdiri dari 40 halaman.
8. Hasil perhitungan kursi DPR RI per Propinsi. Informasi per partai
yang disajikan terdiri dari: perolehan suara, jumlah kursi tahap I (ada
formulasinya), sisa suara, jumlah kursi sisa tahap II (ada formulasi-
nya, dan jumlah total perolehan kursi. Tabulasi dalam 27 halaman.
9. Daftar calon terpilih anggota DPR RI yang diperoleh setiap partai per
Propinsi per Kabupaten dan Kotamadya.. Tabulasi dalam 74 halaman
10. Daftar kebutuhan barang keperluan pemilu per propinsi per Kabu-
paten dan Kotamadya. Laporan dalam 51 halaman. Barang-barang
termasuk buku perUU, surat suara, form A,B,C,D,E,G, radio SSB,
mesin ketik, kalkulator, Faximile, tinta sidik jari, meterai, poster,
pidato KPU, dll.
10 Bentuk Laporan Yang Diperlukan (6)
Jatah Kursi DPR
Unit = 5 kursi
Unit = 500 suara
Merah = PDIP
Hijau = PPP
Biru = PAN
Kuning = Golkar
Citra DKI Jakarta Tahun 1998
(Courtesy BPN)
Basis Data Non-Spatial (1)
Atribut Tabel Propinsi
Nama atribut Type Deskripsi
IDProp Bilangan Kode Propinsi
NamaProp String Nama Propinsi
J-Penduduk Bilangan Jumlah Penduduk
J-Pemilih Bilangan Jumlah Pemilih Suara
P-Laki Bilangan Pemilih Laki-laki
P-Perempuan Bilangan Pemilih Perempuan
J-DPRRI Bilangan Jumlah Kursi DPR RI
J-DPRDI Bilangan Jumlah Kursi DPRD I
J-Dipilih-I Bilangan Jumlah anggota DPRD I yang dipilih
J-Diangkat-I Bilangan Jumlah anggota yang diangkat / ABRI
J-DPRDII Bilangan Jumlah Kursi DPRD II
J-Dipilih-II Bilangan Jumlah anggota DPRD II yang dipilih
J-Diangkat-II Bilangan Jumlah anggota yang diangkat / ABRI
Basis Data Non-Spatial (2)
Tabel Propinsi
IDProp 1 2 ... 27
NamaProp D.I. Aceh Sum Ut ... Ir Ja
J-Penduduk 4.114.400
J-Pemilih 1.427.679
P-Laki 703.608
P-Perempuan 724.051
J-DPRRI 12
J-DPRDI 55
J-Dipilih-I 49
J-Diangkat-I 6
J-DPRDII 365
J-Dipilih-II 326
J-Diangkat-II 39
Basis Data Non-Spatial(3)
Atribut Tabel Kabupaten dan Kotamadya
Nama Atribut Type Deskripsi
IDProp Bilangan Kode Propinsi (DT I)
ID-DT2 Bilangan Kode Kabupaten / Kotamadya
NamaDT2 String Nama Kabupaten / Kotamadya
J-Penduduk Bilangan Jumlah penduduk DT2
J-Pemilih Bilangan Jumlah pemilih DT2
P-Laki dst. dst.
P-Perempuan
J-DPRRI
J-DPRDI
J-Dipilih-I
J-Diangkat-I
J-DPRDII
J-Dipilih-II
J-Diangkat-II
Basis Data Non-Spatial (4)
Atribut Tabel Partai
Nama Atribut Type Deskripsi
IDPartai Bilangan Kode Partai
NamaKetua String Nama Ketua Partai
Alamat String Alamat Kantor Pusat Partai
NoPdf String Nomor Pendaftaran Partai
T-Pdf String Tanggal berdirinya / didaftarkan
NamaPendiri String Nama pendiri parta
GbLambang Grafik/Citra Gambar Lambang Partai
Get documents about "