KBK-Sisnil 28-07-03 by suzukiyanto

VIEWS: 39 PAGES: 54

									       PENGEMBANGAN
KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

           Dalam Rangka Sosialisasi KSPBK



           Departemen Pendidikan Nasional
  Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
                       2003
                                                      1
        MENGAPA
KURIKULUM HARUS BERUBAH ?
1. POTENSI SISWA
   Berbeda-beda
   Berkembang jika stimulus tepat
2. KONDISI PENDIDIKAN KITA
   Mutu hasil pendidikan rendah
   Mengabaikan aspek:
        Moral
        Akhlak
        Budi pekerti
        Seni & Olah Raga, serta
        Life skill

3. PERSAINGAN GLOBAL
   AFTA & AFLA
   Yang mampu akan berhasil/eksis, dan   2

   Yang kurang mampu akan gagal
4.Persaingan pada kemampuan SDM
  • Kemampuan SDM produk lembaga
    pendidikan

5.Persaingan terjadi pada lembaga
  pendidikan
  Perlu :
  • Standar kompetensi lulusan
  • Standar kompetensi matapelajaran
  • Standar kompetensi dijabarkan
    menjadi sejumlah kompetensi dasar   3
LANDASAN YURIDIS - 1

TAP MPR No.IV/MPR/1999, BAB IV-E
GBHN 1999-2003
 Dalam bidang pendidikan perlu melakukan
pembaharuan sistem pendidikan termasuk
pembaharuan kurikulum, berupa diversifikasi
kurikulum untuk melayani keberagaman peserta
didik, penyusunan kurikulum yang berlaku
secara nasional dan lokal sesuai dengan
kepentingan setempat, serta diversifikasi jenis
secara profesional
                                              4
LANDASAN YURIDIS - 2
PP NO. 25 TAHUN 2000
(Tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan
Provinsi Sebagai Daerah Otonomi)
Pasal 2 Ayat (3)
Bidang pendidikan dan kebudayaan

Kewenangan Pusat :
 Penetapan standar kompetensi siswa dan warga belajar
   serta pengaturan kurikulum nasional dan penilaian hasil
   belajar secara nasional serta pedoman pelaksanaannya
 Penetapan standar materi pembelajaran pokok
 Penetapan kalender pendidikan dan jumlah jam efektif
   setiap tahun bagi pendidikan dasar, menengah dan luar
   biasa

Kewenangan Daerah :
 Kebijakan penerimaan siswa baru
 Penyediaan buku pelajaran pokok/modul pendidikan
   mulai dari TK sampai dengan menengah                 5
 Penyelenggaraan Sekolah Luar Biasa dan Balai
Landasan Yuridis - 3
UU NO. 22 TAHUN 1999
(Tentang Pemerintah Daerah, Bab IV Pasal 7)

1. Kewenangan daerah mencakup kewenangan dalam seluruh bidang
   pemerintahan kecuali kewenangan dalam bidang politik luar negeri,
   pertahanan keamanan, peradilan, moneter dan fiskal, agama, serta
   kewenangan bidang lain.

2. Kewenangan bidang lain, meliputi perencanaan nasional dan
   pengendalian pembangunan nasional secara makro, dana
   perimbangan
   keuangan, sistem administrasi negara dan lembaga perekonomian
   negara, pembinaan dan pemberdayaan sumberdaya manusia,
   pemberdayaan sumberdaya alam serta teknologi tinggi yang
   strategis,
   konservasi dan “STANDARDISASI NASIONAL”


                                                                       6
LANDASAN AKADEMIK/FILOSOFIS
KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

JOHN DEWEY
 Peran pendidikan adalah mengajar siswa cara menjalin
  hubungan antara sejumlah pengalaman pengalaman
  baru melalui pengalaman lama menjadi pengetahuan

VYGOTSKY
 Pengalaman di luar kelas dibawa ke kelas
 Pengalaman belajar siswa sangat penting

AUSUBEL (Teori Belajar Kognitif):
 Informasi diorganisasikan dalam pikiran dan dalam
  struktur kognitif yang berhubungan dengan standar
  kompetensi


                                                         7
TEORI BELAJAR AUSUBEL


 Bila siswa diberi informasi baru, informasi tersebut
  akan masuk ke dalam susunan kognitif dan melekat
  pada infromasi yang telah ada apabila informasi baru
  tersebut memiliki makna bagi siswa.
 Struktur kognitif yang ada bertindak sebagai advanced
  organizer

                      KESIMPULAN

 Pengalaman belajar sangat penting dalam
  melaksanakan kurikulum berbasis kompetensi
 Tugas guru menentukan pengalaman belajar siswa,
  memilih strategi mengajar dalam melaksanakan proses
  pembelajaran siswa, dan menilai tingkat pencapaian
  kompetensi siswa

                                                          8
      IMPLIKASI KEBIJAKAN
Penyempurnaan sistem pendidikan dengan
menitik beratkan pada :

   Pelaksanaan otonomi pengelolaan pendidikan
   Pelaksanaan wajib belajar
   Pengembangan dan pelaksanaan Kurikulum
    Berbasis Kompetensi
   Penyelenggaraan sistem pendidikan yang terbuka
   Peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan
   Penyediaan sarana belajar yang memadai
   Pembiayaan pendidikan yang berkeadilan
   Pemberdayaan peran serta masyarakat
   Pengawasan, evaluasi dan akreditasi pendidikan

                                                      9
  KONSEPTUALISASI
  Pendidikan Berbasis Kompetensi
  Adalah bentuk pendidikan yang diselenggarakan untuk
  menyiapkan lulusannya menguasai seperangkat kompetensi
  yang dapat bermanfaat bagi kehidupannya kelak.

 Kurikulum Berbasis Kompetensi
  Merupakan suatu desain kurikulum yang dikembangkan
  berdasarkan seperangkat kompetensi tertentu.

 Pembelajaran Berbasis Kompetensi
  Adalah program pembelajaran di mana hasil belajar atau
  kompetensi yang diharapkan dicapai oleh siswa, sistem
  penyampaian, dan indikator pencapaian hasil belajar
  dirumuskan secara tertulis sejak perencanaan dimulai.


                                                           10
         BAGAIMANA KBK ?

        Bertolak dari kompetensi
        Menempatkan siswa sebagai subyek
         pendidikan.
        Mendudukkan kompetensi sebagai acuan
        Memberikan perhatian pada hasil &
         proses


11
                    ELEMEN ESENSIAL
            PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI


        Kompetensi: pengetahuan, keterampilan, dan prilaku yang
         didemonstrasikan
        Kriteria penilaian kompetensi
        Penilaian kompetensi siswa
        Kemajuan belajar siswa ditentukan oleh kompetensi yang
         ditampilkan


12
Perbedaan Kurikulum 1994 dengan KBK

  Aspek               Kur. 1994                             KBK
Kewenangan     Kurnas    80%                      Kurnas    20%
Pengembangan   Kur Lokal 20%                      Kur Lokal 80%


Pendekatan     Berbasis konten                  Berbasis Kompetensi
Pembelajaran   Fokus program sekolah: ‘Guru dan Fokus program sekolah:
               yang akan dikerjakannya’         ‘Siswa dan yang akan
                                                dikerjakannya’
Penataan                                          Terjadi penataan materi, jam
Isi/Konten                                        belajar dan struktur program
Model          Diawali dengan kegiatan uji coba   Diawali dengan kegiatan
Sosialisasi    Ditetapkan secara nasional         piloting
               melalui Kepmen dan dilaksanakan    Sebelum ditetapkan sudah
               secara bertahap                    dilaksanakan secara terbatas


                                                                            13
                                                   PERBEDAAN ANTARA
                                    KUR’94 (dan sebelumnya) DENGAN KBK
ASPEK FILOSOPI
            KURIKULUM 1994                                  KBK
• Struktur keilmuan yang hasilnya       • Kompetensi lulusan
  berupa materi pelajaran               • Standar kompetensi
                                             o Struktur keilmuan – Karekteristik
                                               bidang studi
                                             o Perkembangan psikologi siswa –
                                               Karakteristik siswa
                                             o Standar kompetensi negara lain
                                             o Perkembangan dan tuntutan
                                               masyarakat
• Dikembangkan tujuan kurikuler,        •   Kompetensi dasar
  TIU,TIK                               •   Indikator pencapaian kompetensi
                                        •   Materi pokok
                                        •   Pengalaman belajar siswa
                                        •   Sistem penilaian berkelanjutan
                                        •   Alokasi waktu sesuai kedalam materi
                                        •   Sumber bahan/alat

• Fokus pada aspek kognitif             • Fokus pada kognitif, psikomotor, dan
                                          afektif                            14
  Direktorat PLP © 2003
                                                     PERBEDAAN
ASPEK TUJUAN                              KURIKULUM ’94 DAN KBK
             KURIKULUM 1994                              KBK
• Siswa menguasai materi pelajaran       • Siswa mencapai kompetensi tertentu
• Bahan ajar berdasar pada TIU dan TIK • Bahan ajar memanfaatkan
                                         sumberdaya di dalam dan di luar
                                         sekolah

• Tujuan berdasarkan pada tujuan         • Tujuan berdasar pada kompetensi
  institusional, tujuan kurikuler, TIU     yang ingin dicapai
  dan TIK

• Menyiapkan siswa melanjutkan ke        • Memberikan bekal akademik untuk
  jenjang pendidikan tinggi                melanjutkan ke jenjang pendidikan
                                           tinggi
                                         • Mampu memecahkan masalah secara
                                           wajar dan menjalani hidup secara
                                           bermartabat

                                                                             15
 Direktorat PLP © 2003
                                                 PERBEDAAN
ASPEK MATERI PEMBELAJARAN
                                      KURIKULUM ’94 DAN KBK
         KURIKULUM 1994                             KBK
 • Materi pembelajaran ditentukan    • Materi pembelajaran ditentukan
   pemerintah                          oleh sekolah berdasarkan standar
                                       kompetensi dan kompetensi
                                       dasar
 • Materi pelajaran sama untuk       • Pusat hanya menetapkan materi
   semua sekolah                       pokok (esensial)

 • Target guru menyampaikan          • Target guru memberikan
   semua materi pelajaran              pengalaman belajar untuk
                                       mencapai kompetensi
 • Fokus pada aspek kognitif         • Fokus pada aspek kognitif,
                                       psikomotor dan afektif

 • Disusun berdasarkan TIU dan TIK   • Disusun berdasarkan karakteristik
                                       mata pelajaran, perkembangan
                                       peserta didik dan sumberdaya
                                       yang tersedia                   16
 Direktorat PLP © 2003
                                                PERBEDAAN
ASPEK PROSES PEMBELAJARAN
                                     KURIKULUM ’94 DAN KBK
        KURIKULUM 1994                              KBK

• Bersifat klasikal dengan tujuan   • Bersifat individual
  menguasai materi pelajaran          (mempertimbangkan kecepatan
                                      siswa yang tidak sama)

• Guru sebagai pusat pembelajaran   • Guru sebagai fasilitator dan siswa
                                      sebagai subjek pendidikan

• Pembelajaran cenderung            • Pembelajaran dilakukan di dalam
  dilakukan di kelas                  dan di luar kelas

• Metode mengajar cenderung         • Metode mengajar bervariasi
  monoton

• Pembelajaran mengejar target      • Pembelajaran berdasar pada
  penyampaian materi                  kompetensi dasar yang harus
                                      dicapai
                                    • Ada program remedial dan
                                      pengayaan                       17
 Direktorat PLP © 2003
                                                     PERBEDAAN
                                          KURIKULUM ’94 DAN KBK
ASPEK CARA PENILAIAN
        KURIKULUM 1994                                    KBK
• Acuan norma                            • Acuan kriteria
• Penilaian menekankan pada              • Penilaian mencakup tiga aspek :
  kemampuan kognitif                       kognitif, psikomotor dan afektif
• Penyusunan bahan penilaian             • Didasarkan pada materi esensial yang
  didasarkan pada tujuan per kelas dan     benar-benar relevan dengan
  per semester                             kompetensi yang harus dicapai siswa
• Keberhasilan siswa diukur dan          • Keberhasilan siswa diukur dan
  dilaporkan berdasarkan perolehan         dilaporkan berdasarkan pencapaian
  nilai yang dapat diperbandingkan         kompetensi tertentu dan bukan
  dengan nilai siswa lainnya               didasarkan atas perbandingan dengan
                                           hasil belajar siswa yang lain
• Ujian hanya menggunakan teknik         • Ujian menggunakan berbagai teknik
  paper and pencil test                    (performance test, objective test,dll)
                                           dan metode penilaian portfolio



                                                                               18
 Direktorat PLP © 2003
Pendekatan dalam
pengembangan KBK

 Orientasi pada pencapaian hasil dan
  dampaknya (outcome oriented)
 Berbasis pada Standar Kompetensi dan
  Kompetensi Dasar
 Bertolak dari Kompetensi Tamatan/Lulusan
 Pengembangan kurikulum berdiferensiasi
 Utuh dan menyeluruh (holistik)
 Menerapkan prinsip ketuntasan belajar
  (mastery learning)

                                             19
Prosedur Pengembangan KBK

• Perumuskan kompetensi lulusan
• Perumuskan kompetensi rumpun matapelajaran
• Penentuan susunan rumpun matapelajaran, matapelajaran
  dan perkiraan alokasi waktu
• Penentuan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
  untuk setiap matapelajaran
• Identifikasi dan penentuan Materi Pokok
• Identifikasi dan penentuan Pengalaman Belajar
• Penentuan indikator pencapaian hasil belajar




                                                          20
KEWENANGAN PENGEMBANGAN
 •   Pusat: menentukan
      1. Standar Kompetensi dan kompetensi
         Dasar
      2. Pedoman Umum dan Pedoman
         Khusus


 •   Daerah/Sekolah: Mengembangkan
      1. Silabus, dan
      2. Sistem Pengujian



                                             21
         KONSEP SILABUS

 Garis besar, ringkasan, ikhtisar, pokok-pokok isi/materi
  pembelajaran

 Menjawab pertanyaan apa yang akan diajarkan (Standar
  Kompetensi, Kompetensi Dasar, Materi Pokok)

 Memberikan rambu-rambu bagaimana mengajarkannya
  (Pengalaman Belajar, Alokasi Waktu dan Sumber Bahan)



                                                             22
PRINSIP PENYUSUNAN SILABUS


  Ilmiah, sesuai kondisi siswa, sistematis

  Relevansi, konsistensi, dan adekuasi
   (kecukupan antar komponen silabus)




                                              23
KOMPONEN SILABUS

1.   Standar Kompetensi
2.   Kompetensi Dasar
3.   Materi Pokok
4.   Pengalaman Belajar
5.   Alokasi Waktu
6.   Sumber Bahan / Alat




                           24
PROSEDUR KERJA
PENGEMBANGAN SILABUS
1.   Menentukan STANDAR KOMPETENSI
2.   Menguraikan Standar Kompetensi menjadi sejumlah
     KOMPETENSI DASAR
3.   Menjabarkan kemampuan dasar menjadi MATERI POKOK
     beserta URAIANNYA
4.   Menentukan PENGALAMAN BELAJAR
5.   Menentukan perkiraan WAKTU
6.   Memilih SUMBER BAHAN / ALAT


                                                        25
STANDAR KOMPETENSI

 Kebulatan pengetahuan, keterampilan, sikap,
   dan tingkat penguasaan yang diharapkan
   dicapai dalam mempelajari suatu
   matapelajaran

 Cakupan Standar Kompetensi
  1. Standar Isi (Content standard)
  2. Standar penampilan (Performance standard)




                                                 26
STANDAR
 Batas dan arah kemampuan yang harus dimiliki
  dan dapat dilakukan siswa setelah mengikuti
  proses pembelajaran

 Memperlakukan peserta didik sesuai dengan
  potensinya dan membantu mereka agar mampu
  melakukan sesuai dengan kemampuannya

 Menuntut peserta didik untuk mencapai
  peringkat prestasi dan performans tertentu


                                                 27
Standar Yang Efektif
 Meningkatkan performans siswa

 Dikembangkan pada level nasional

 Tiap daerah bisa mengembangkan standar
  berdasarkan standar nasional

 Terkait dengan reformasi pembelajaran,
  penilaian, pendidikan guru, dan alokasi
  sumberdaya pendukung


                                            28
KOMPETENSI DASAR

 Merupakan jabaran dari standar kompetensi


 Adalah pengetahuan, keterampilan dan sikap minimal
  yang harus dikuasai dan dapat diperagakan oleh
  siswa.




                                                   29
  MATERI POKOK
Arti:
 Adalah pokok-pokok materi yang harus dipelajari oleh siswa
  sebagai sarana pencapaian kemampuan dasar

Jenis:
 Pengetahuan, keterampilan, sikap
 Fakta, konsep, prinsip, prosedur

Urutan
 Prosedural, hirarkhis, kombinasi




                                                           30
PENGALAMAN BELAJAR
   Menunjukkan aktivitas belajar yang dilakukan siswa dalam
    berinteraksi dengan objek belajar untuk mencapai kemampuan
    dasar.
   Pengalaman belajar dapat dipilih sesuai dengan
    kompetensinya, dapat dicapai di dalam kelas dan di luar kelas
   Bentuk:
    Mendemonstrasikan, mempraktikkan, mensimulasikan,
    mengadakan eksperimen, menganalisis, mengaplikasikan,
    menemukan, mengamati, meneliti, menelaah, dll.
   Perlu Memperhatikan:
    Life Skill dan CTL



                                                                31
Kecakapan Hidup
(Life Skills)

Adalah kecakapan yang dimiliki seseorang untuk
mampu memecahkan permasalahan hidup
secara wajar dan menjalani kehidupan secara
bermartabat tanpa merasa tertekan, kemudian
secara proaktif mencari serta menemukan solusi
sehingga akhirnya mampu mengatasinya.




                                            32
Jenis-jenis Kecakapan Hidup




                              33
PENEKANAN KBK PADA SETIAP
   JENJANG PENDIDIKAN




                            34
        PERBANDINGAN ANTARA
LIFE SKILLS DENGAN VOCATIONAL SKILLS




                                   35
  PENEKANAN PEMBELAJARAN ANTARA
       KECAKAPAN HIDUP DAN
SUBSTANSI MATAPELAJARAN PADA SETIAP
        JENJANG PENDIDIKAN


    Kecakapan Hidup




                       Substansi Materi

    TK   SD    SLTP   SLTA   S1    S2     S3

                                               36
 Contextual Teaching and Learning
 (CTL)

   Pada hakikatnya merupakan implementasi dalam penentuan
 materi pembelajaran dan pengalaman belajar yang disesuaikan
 dengan karakteristik siswa dan/atau daerah
   Pembelajaran kontekstual didasarkan pada hasil penelitian
 John Dewey (1916) yang menyimpulkan bahwa siswa akan
 belajar dengan baik bila apa yang dipelajari terkait dengan apa
 yang telah diketahui dan dengan kegiatan atau peristiwa yang
 terjadi di sekelilingnya
   Kegiatan dan strategi yang ditampilkan dapat berupa
 kombinasi dari kegiatan berikut:
1.   Pembelajaran   otentik (authentic instruction)
2.   Pembelajaran   berbasis inkuiri (inquiry-based learning)
3.   Pembelajaran   berbasis masalah (problem-based learning)
4.   Pembelajaran   layanan (service learning)
5.   Pembelajaran   berbasis kerja (work-based lerning)

                                                                37
                        Prinsip dasar
    Pembelajaran Kontekstual                        (CTL)
   Menekankan pada pemecahan masalah
   Mengenal kegiatan mengajar yang terjadi di berbagai konteks
    seperti rumah, masyarakat, dan tempat kerja.
   Mengajar siswa untuk memantau dan mengarahkan belajarnya
    sehingga menjadi pembelajar yang aktif dan terkendali
   Menekankan pembelajaran dalam konteks kehidupan siswa
   Mendorong siswa belajar dari satu dengan lainnya dan belajar
    bersama, dan
   Menggunakan penilaian otentik




                                                                   38
ALOKASI WAKTU


 Alokasi waktu pembelajaran suatu kemampuan dasar
  tertentu diperhitungkan berdasarkan analisis dan atau
  pengalaman penggunaan jam pembelajaran untuk
  mencapai suatu kemampuan dasar di kelas




                                                          39
SUMBER BAHAN / ALAT
 Utama: buku teks dan buku kurikulum,
              jurnal, hasil penelitian, terbitan
              berkala, dokumen negara dll., serta
              peralatan utama penunjang pembelajaran
 Lainnya: referensi/literatur, buku, serta peralatan
              penunjang lainnya.




                                                        40
                                                                     Contoh Format Silabus


                             CONTOH PENGEMBANGAN SILABUS

Sekolah                        :
Mata Pelajaran                 :
Kelas/Semester                 :
Standar Kompetensi … (no.)     : ………………. (diisi dengan Standar Kompetensi yang dimaksud)




  Kompetensi          Materi Pokok           Pengalaman Belajar             Waktu          Sumber
    dasar           (beserta uraiannya)     (dengan memperhatikan          (menit )         Bahan
                                               CTL dan life skill)




                                                                                               41
                          CARA MENGISI FORMAT SILABUS


   Nama sekolah             : Diisi nama sekolah tempat siswa belajar
   Mata Pelajaran           : Diisi nama mata pelajaran
   Kelas                    : Diisi kelas berapa standar kompetensi tersebut harus dicapai melalui proses pembelajaran
   Semester                 : Diisi semester berapa standar kompetensi tersebut harus dicapai melalui proses
                               pembelajaran
   Standar kompetensi       : Diisi dengan rumusan standar kompetensi yang akan dikembangkan silabusnya


       No       Kompetensi Dasar                  Materi              Pengalaman Belajar      Alokasi Waktu     Sumber Bahan/Alat*
                                                  Pokok                     siswa

              Memuat kemampuan          Memuat materi                 Memuat alternatif     Memuat alokasi      Memuat nomor
              dasar hasil penjabaran    pembelajaran hasil            pengalaman belajar    waktu yang          atau kode jenis
              dari standar kompetensi   penjabaran masing-masing      siswa yang terpilih   diperlukan untuk    sumber bahan yang
              yang telah dirumuskan     kompetensi dasar beserta      yang dapat dipakai    menguasai masing-   digunakan beserta
                                        uraiannya secara agak rinci   untuk mencapai        masing kompetensi   halaman yang dirujuk
                                                                      penguasaan            dasar
                                                                      kompetensi dasar




   Sumber Bahan/Alat*:
   Nama penulis. Tahun terbit. Judul buku/sumber bahan. Kota penerbit: Nama penerbit.


                                                                                                                                       42
SISTEM PENGUJIAN BERBASIS
KOMPETENSI
    STANDAR KOMPETENSI
    KEMAMPUAN DASAR
    MATERI PEMBELAJARAN
    PENGALAMAN BELAJAR
    INDIKATOR PENCAPAIAN
    PENGUJIAN: JENIS TAGIHAN
              BENTUK SOAL
    CONTOH SOAL
    ASPEK AFEKTIF: NONUJIAN, OBSERVASI, INVENTORI.
     MISALNYA: MINAT, SIKAP, DISIPLIN, DSB.




                                                      43
SISTEM UJIAN
BERKELANJUTAN

 UJIAN DENGAN SISTEM BLOK
 TIAP BLOK TERDIRI DARI SATU ATAU LEBIH
  KEMAMPUAN DASAR
 MENGUKUR SEMUA KEMAMPUAN DASAR
 HASIL UJIAN DIANALISIS DAN DITINDAKLANJUTI
  MELALUI PROGRAM REMEDIAL DAN PROGRAM
  PENGAYAAN
 UJIAN MENCAKUP ASPEK KOGNITIF DAN
  PSIKOMOTOR
 ASPEK AFEKTIF DIUKUR MELALUI PANGAMATAN, DAN
  INVENTORI

                                             44
          TUJUAN PENILAIAN
Menilai kemampuan individual melalui pekerjaan tertentu
Menentukan kebutuhan pelatihan
Membantu dan mendorong siswa
Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik
Menentukan strategi pembelajaran
Akuntabilitas lembaga


           ACUAN PENILAIAN
Acuan norma
Acuan kriteria



                                                         45
     ASUMSI ACUAN PENILAIAN

     ACUAN NORMA:
      Kemampuan orang berbeda.
      Tes harus bisa membedakan orang.
      Menggunakan distribusi normal.
      Parameter butir: tingkat kesulitan dan daya beda



     ACUAN KRITERIA:
      Semua orang bisa belajar apa saja hanya waktu yang
      diperlukan berbeda.
      Parameter butir: tingkat pencapaian dan indeks sensitivitas
      Standar harus ditentukan terlebih dahulu
      Hasil penilaian: lulus dan tidak lulus
46
                   PENILAIAN

                 JENIS TAGIHAN

     –   PEKERJAAN RUMAH
     –   ULANGAN HARIAN
     –   KUIS
     –   UJIAN BLOK


47
    BENTUK SOAL/INTRUMEN

   Pilihan ganda
   Benar - salah
   Uraian objektif
   Uraian nonobjektif
   Performen
   Menjodohkan
   Jawab singkat
   Sebab akibat
   Isian




                           48
                INVENTORI AFEKTIF
                         BEDA SEMANTIK

PELAJARAN SEJARAH

Menyenangkan :….:....:……:..…:....:….:….:   membosankan
Berguna                                    tidak berguna
Sulit                                      mudah
Banyak                                     sedikit
Penalaran                                  hapalan




                                                           49
SEKOLAH

Bersih       :….:....:……:..…:....:….:….: kotor
Menyenangkan                             membosankan
Nyaman                                   sumpek
Indah                                    jelek
Rapi                                     kacau
Tenang                                   bising
dst.




                                                       50
              KISI-KISI SISTEM UJIAN BERKELANJUTAN
Kelas                 :   …………………                        Semester:    ……………………

Standar Kompetensi: ……………………………………………………………………….….



 Kompetensi    Materi Pokok/   Pengalaman    Indikator                   Penilaian
   Dasar       Pembelajaran      Belajar    Pencapaian
                                                             Jenis       Bentuk        Contoh
                                                            Tagihan    Instrumen     Instrumen




                                                                                        51
              CONTOH FORMAT SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN
                           (Penggabungan)


     Nama Sekolah           : ……………………………………………………..
     Mata Pelajaran         : ……………………………………………………..
     Kelas/Sem              : ……………………………………………………..
     Standar Kompetensi     :……………………………………………………………………………

                Materi                             Sumber                           Penilaian
Kompetensi                  Pengalaman   Alokasi              Indikator
             Pokok/Pembel                          Bahan /                 Jenis      Bentuk      Contoh
  Dasar                       Belajar    Waktu               Pencapaian
                ajaran                              Alat                  Tagihan   Instrumen   Instrumen




                                                                                                    52
                     Pengembangan
       Satuan Pembelajaran (SP)
   Identitas mata pelajaran (nama mata pelajaran, kelas, semester,
    dan waktu atau banyaknya jam).
   Kompetensi dasar
   Materi pokok (beserta uraiannya).
   Strategi pembelajaran (kegiatan pembelajaran secara konkret
    yang harus dilakukan oleh siswa dalam berinteraksi dengan
    materi pelajaran dan sumber belajar untuk menguasai
    kompetensi dasar).
   Media (yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran).
   Penilaian/asesmen dan tindak lanjut (instrumen dan prosedur
    yang digunakan, serta tindak lanjut hasil penilaian, misalnya
    remedi atau pengayaan).
   Sumber bahan / Alat

                                                                  53
MANFAAT PEMBELAJARAN
BERBASIS KOMPETENSI:
1. Menghindari duplikasi dalam pemberian materi pembelajaran.
2. Mengupayakan konsistensi kompetensi yang ingin dicapai dalam
   mengajarkan suatu mata pelajaran.
3. Meningkatkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan, kecepatan,
   dan kesempatan siswa.
4. Membantu mempermudah pelaksanaan akreditasi.
5. Memperbaharui sistem evaluasi dan pelaporan hasil belajar siswa.
6. Memperjelas komunikasi dengan siswa tentang tugas, kegiatan, atau
   pengalaman belajar yang harus dilakukan dan cara yang digunakan
   untuk menentukan keberhasilan belajarnya.
7. Meningkatkan akuntabilitas publik.
8. Memperbaiki sistem sertifikasi.



                                                                54

								
To top