Docstoc
EXCLUSIVE OFFER FOR DOCSTOC USERS
Try the all-new QuickBooks Online for FREE.  No credit card required.

kalimat

Document Sample
kalimat Powered By Docstoc
					Manakah yang bisa disebut kalimat?

1.   Berdiri aku di senja senyap.
2.   Mendirikan pabrik baja di Cilegon.
3.   Berenang itu menyehatkan kita.
4.   Karena perbuatannya sangat tidak manusiawi.
Yang dimaksud dengan kalimat adalah susunan
kata yang mengungkapkan pikiran yang utuh.
Kalimat, baik lisan maupun tulisan, sekurangnya
harus memiliki subjek (S) dan predikat (P). Jika
tidak memiliki unsur S atau P, pernyataan itu
tidak bisa disebut kalimat. Susunan kata yang
seperti itu ialah frasa.
Jika dilihat dari predikatnya, kalimat-kalimat
dalam bahasa Indonesia dapat digolongkan
menjadi dua macam, yaitu
a. kalimat-kalimat yang berpredikat kata kerja
dan
b. kalimat-kalimat yang berpredikat selain kata
Contoh:
  Proyek raksasa itu dikerjakan oleh para mahasiswa FTI
  UBL.
  Kata kerja dalam kalimat itu ialah dikerjakan. Kata
  dikerjakan merupakan predikat dalam kalimat itu. Setelah
  menemukan predikat, kita dapat menentukan subjek
  dengan cara bertanya dengan menggunakan predikat,
  seperti berikut ini.
  Apa yang dikerjakan oleh para mahasiswa FTI Universitas
  Merah Putih?
  Jawaban pertanyaan itu ialah proyek saksasa itu. Deretan
  kata proyek saksasa itu merupakan subjek kalimat
  tersebut. Jadi, susunan kata Proyek raksasa itu dikerjakan
  oleh para mahasiswa FTI Universitas Merah Putih bisa
Ketiga kalimat di atas merupakan contoh kalimat yang
berpredikat selain kata kerja.

Harga buku itu / dua puluh ribu rupiah.
         S              P (K.Bil.)
Komputer itu / rusak.
  S         P (KS)
Ayahku / dokter
   S    P (KB)
     Berdasarkan penelitian para ahli, pola kalimat dasar
     dalam bahasa Indonesia ialah sebagai berikut.

1.   KB + KK             :    Virus menyebar.
2.   KB + KS             :    Komputer itu rusak.
3.   KB + KBil           :    Nilainya seratus.
4.   KB1 + KK + KB2                 : Neutron membeli roti.
5.   KB1 + KK + KB2 + KB3:    Agus membawakan Noris buku.
6.   KB1 + KB2                      : Reza petani.

     Keenam pola kalimat dasar iu dapat diperluas dengan
     berbagai keterangan dan dapat pula pola-pola dasar itu
     digabung-gabungkan sehingga kalimat menjadi luas dan
     kompleks.
   Menurut strukturnya, kalimat dapat digolongkan atas
    kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Kalimat tunggal
    memiliki satu gagasan, sedangkan kalimat majemuk
    memiliki gagasan yang bersegi-segi. Kalimat majemuk
    dapat bersifat setara, tidak setara (bertingkat), dan
    campuran.

   Kalimat Tunggal
   Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri atas satu
    subjek dan satu predikat. Meskipun hanya terdiri atas
    satu subjek dan satu predikat, bukan berarti bahwa
    kalimat tunggal selalu merupakan kalimat yang pendek.
    Kalimat-kalimat yang panjang pun dapat dikembalikan
    kepada kalimat-kalimat dasar yang sederhana. Kalimat-
    kalimat tunggal yang sederhana itu terdiri atas satu
    subjek dan satu predikat.
   Kalimat Majemuk Setara Penjumlahan
Kalimat ini merupakan hasil penggabungan dua kalimat
tunggal atau lebih yang dihubungkan dengan kata dan
atau serta jika kedua kalimat tunggal atau lebih itu
sejalan.

Contoh:

    Dosen menjelaskan.
    Mahasiswa mendengarkan.
    Dosen menjelaskan dan mahasiswa mendengarkan.
Kalimat ini merupakan hasil penggabungan dua kalimat
tunggal atau lebih yang dihubungkan dengan kata tetapi,
sedangkan, dan melainkan jika kedua kalimat tunggal
atau lebih itu menunjukkan pertentangan.

Contoh:
  Ia bukan mahasiswa FTI, melainkan mahasiswa Fikom.

   Puspitek terletak di Serpong, sedangkan PT Dirgantara
Indonesia         terletak di Bandung.

  Reza tidak berbelanja, tetapi hanya melihat-lihat.
Kalimat ini merupakan hasil penggabungan dua
kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan
dengan kata lalu dan kemudian jika kejadian
yang dikemukakannya berurutan.

Contoh:
Upacara peresmian proyek pembangunan
kampus baru Universitas Merah Putih telah
selesai, lalu Pak Rektor mempersilakan para
tamu untuk beramah-tamah sembari mencicipi
hidangan yang telah disiapkan.
Kalimat ini merupakan hasil penggabungan dua
kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan
dengan kata atau jika kedua kalimat tunggal
atau lebih itu menunjukkan pemilihan.

Contoh:
Mereka membayar secara kontan, atau mereka
dapat mencicilnya selama tiga tahun.
    Contoh:
   Sari datang.
   Sari melihat-lihat.
   Sari membeli seperangkat komputer.
   Sari datang, Sari melihat-lihat, dan Sari membeli
    seperangkat komputer.
   Sari datang, melihat-lihat, dan membeli seperangkat
    komputer.

   Anton tidak meminta uang Arifin.
   Anton hanya meminjam uang Arifin.
   Anton tidak meminta uang Arifin, tetapi hanya meminjam
Kalimat majemuk tidak setara terdiri atas satu
suku kalimat yang bebas (klausa bebas) dan
satu suku kalimat atau lebih yang tidak bebas
(klausa terikat). Jalinan kalimat ini
menggambarkan taraf kepentingan yang
berbeda-beda di antara unsure gagasan yang
majemuk. Inti gagasan dituangkan ke dalam
induk kalimat, sedangkan pertaliannya dari
sudut pandangan waktu, sebab, akibat, tujuan,
syarat, dan sebagainya dengan aspek gagasan
yang lain diungkapkan dalam anak kalimat.
Komputer itu dilengkapi dengan alat-alat
  modern.
(tunggal)
Mereka masih dapat mengacaukan data-data
  komputer.
(tunggal)
 Walaupun komputer itu dilengkapi dengan
  alat-alat modern, mereka masih dapat
  mengacaukan data-data komputer.
Anak kalimat:
Walaupun komputer itu dilengkapi dengan alat-
alat modern.
Induk kalimat:
Kalimat jenis ini terdiri atas kalimat majemuk tidak setara
(bertingkat) dan kalimat majemuk setara, atau kalimat
majemuk setara dan kalimat majemuk tidak setara
(bertingkat).

Contoh:
Walaupun berbagai tantangan menghadang, mereka
berhasil mencapai puncak gunung itu dan bisa
menancapkan bendera merah putih di sana.
(kalimat majemuk tidak setara dan kalimat majemuk
setara)

Tugas yang sederhana itu telah dia selesaikan dengan
mudah, sedangkan saya mengalami kegagalan karena
saya melalaikan cara-cara mengerjakannya.
(kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk tidak
setara)
Buatlah 5 kalimat tunggal, 5 kalimat
majemuk setara, 5 kalimat majemuk
tidak setara, dan 5 kalimat majemuk
campuran.
Kalimat yang dibuat harus mengunakan
laras bahasa bidang studi yang tengah
Anda tekuni.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:116
posted:7/31/2011
language:Indonesian
pages:15