MAKALAH IPS

					               KATA PENGANTAR
Peran dan kedudukan pembelajaran IPS sungguh sangat strategis. Tidak saja bagi siswa
tetapi juga bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia. Mata pelajaran
IPS menjadi strategis karena mengkaji seluruh aspek kehidupan sosial kita. Di dalamnya
kita bisa mempelajari kehidupan bangsa dari dimensi sejarah, geografi, ekonomi, politik,
antropologi, sosiologi, filsafat, dan psikologi sosialnya. Diharapkan siswa mampu
memetik pelajaran untuk kehidupan sosial kemasyarakatan yang lebih baik. Selain itu,
siswa nantinya bisa memiliki kecerdasan sosial yang tinggi, pemikiran yang rasional,
tidak emosional dalam menyikapi permasalahan sosial yang ada di lingkungannya, serta
aktif dalam mengembangkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam rangka turut memperbaiki pembelajaran IPS itulah buku ini kami susun. Buku ini
akan mendorong siswa untuk bisa aktif menemukan pengetahuan dan pengalaman dalam
beragam bentuk tugas yang berorientasi sosial kemasyarakatan. Di setiap akhir
pembelajaran, disajikan uji kompetensi yang dimulai dari sebuah wacana dengan
beragam tema yang berkaitan dengan materi pembelajaran dan ada di lingkungan sekitar.


                                                                    Penyusun



Daftar isi        dan pembahasan ;


       A. KATA PENGANTAR
       B. DAFTAR ISI DAN PEMBAHASAN
       C. P. RANGKUMAN MATERI IPS.EKONOMI :
          1. KELAS VII
          2. KELAS VIII
          3. KELAS IX
       D. P. RANGKUMAN MATERI IPS SEJARAH :
          1. KELAS VII
          2. KELAS VIII
          3. KELAS IX
       E. P.RANGKUMAN MATERI IPS GEOGRAFI :
          1. KELAS VII
          2. KELAS VIII
          3. KELAS IX
       F. PENUTUP
                              =
C..Pembahasan rangkuman
materi ips ekonomi
 1. KELAS VII

                Makhluk Sosial dan Ekonomi yang Bermoral

 Manusia merupakan makhluk yang kompleks karena memiliki peran sebagai makhluk
sosial dan makhluk ekonomi. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat mengabaikan
orang lain. Sebagai makhluk ekonomi, manusia mempunyai kecenderungan untuk
mementingkan diri sendiri. Meskipun demikian, kedua peran tersebut dapat berjalan
seimbang jika manusia menjalankannya dengan nilai-nilai moral.
1. Manusia sebagai Makhluk Sosial
Apa yang akan kamu rasakan ketika kamu seorang diri di rumah? Mungkin awalnya
kamu merasa bebas karena tidak ada seorang pun yang mengganggu. Akan tetapi, jika
sendirian terlalu lama kamu akan merasa bosan, kesepian, bahkan muncul rasa takut. Ini
menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Apa yang dimaksud dengan
makhluk sosial? Menurut Aristoteles, seorang filsuf dari Yunani, manusia adalah zoon
politicon. Artinya, manusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat. Manusia selalu
berusaha berinteraksi dengan orang lain. Bentuk interaksi manusia misalnya berbicara,
berjabat tangan, bercanda, bertanya, bekerja sama, dan berdiskusi. Interaksi tersebut
dilakukan secara langsung maupun menggunakan alat komunikasi, seperti telepon
genggam atau surat. Mengapa manusia perlu berinteraksi dengan manusia lain?
Hal ini berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Hampir dalam setiap
kegiatannya, manusia selalu melibatkan orang lain. Coba kamu pikirkan, berapa banyak
orang yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Nasi yang kita makan
berasal dari jerih payah petani. Lauk yang kita makan juga berasal dari usaha nelayan
atau peternak. Belum lagi piring, sendok, garpu, dan gelas. Semua peralatan tersebut
adalah hasil kegiatan industri yang melibatkan banyak orang. Jadi, jelaslah bahwa
manusia tidak dapat hidup tanpa orang lain. Manusia adalah makhluk sosial.
Kamu telah mengetahui bahwa kamu adalah makhluk sosial. Bagaimana usahamu untuk
berhubungan baik dengan manusia lain? Kamu dapat belajar menjadi makhluk sosial
yang selalu bersikap berdasarkan nilai moral. Nilai moral dalam bersikap harus kamu
terapkan di lingkungan rumah, sekolah, pertemanan, maupun di masyarakat. Kamu
harus belajar cara bertolerans
menghargai hasil karya orang lain, dan bersikap kasih sayang kepada orang lain. Kamu
juga tidak boleh membeda-bedakan orang berdasarkan suku bangsa, agama, maupun
ras. Kembangkan sikap menolong kepada sesama tanpa pamrih. Apabila kamu mau
menerapkannya, kehidupan sosial masyarakat pun akan aman dan tenteram.
    2. Manusia sebagai Makhluk Ekonomi
Homo economicus (dalam ejaan bahasa Indonesia biasa ditulis homo
ekonomikus) merupakan istilah Latin yang berarti bahwa manusia adalah makhluk
ekonomi. Manusia disebut sebagai makhluk ekonomi karena manusia selalu berpikir
tentang upaya untuk memenuhi kebutuhannya semaksimal mungkin dengan sumber
daya yang tersedia. Misalnya, setiap bulan kamu diberi uang saku oleh orang tuamu.
Jumlah uang saku yang kamu terima sudah ditentukan. Kamu sebagai makhluk ekonomi
pasti akan berusaha membelanjakan uang sakumu untuk memenuhi berbagai kebutuhan
sekolahmu.
Manusia sebagai makhluk ekonomi akan selalu bertindak dengan penuh perhitungan. Ia
akan berusaha berhemat dalam pengeluarannya. Ia tidak akan menghambur-hamburkan
uangnya untuk hal-hal yang tidak perlu. Perhatikan ibumu dalam mem- belanjakan dan
menggunakan uang. Beliau pasti sangat cermat dalam membelanjakan uang. Uang
belanja setiap bulan harus dibagi-bagi untuk memenuhi berbagai kebutuhan seluruh
anggota keluarga. Ada uang yang digunakan untuk kebutuhan pokok, seperti membeli
makanan bergizi, pakaian, dan keperluan pendidikan anak-anaknya. Ada uang yang
digunakan untuk memenuhi kebutuhan sosial seperti menyumbang pada hajatan
tetangga, menengok orang sakit, dan membayar iuran di lingkungan. Sebagian lagi
harus ditabung untuk kebutuhan yang tidak terduga dan kebutuhan masa depan.
    Manusia selalu berusaha memenuhi berbagai keinginannya dan memperoleh laba
sebesar-besarnya. Akan tetapi, manusia kadang mem- punyai sifat rakus, serakah, egois,
dan pemalas. Misalnya, untuk memperoleh laba yang lebih besar, seorang pedagang
berbohong tentang kualitas barang dagangan. Pedagang mengurangi timbangannya agar
berat barang dagangan yang dijual berkurang dari yang seharusnya. Mungkin kamu juga
pernah mendengar beredarnya makanan yang mengandung boraks atau formalin sebagai
bahan pengawet. Tentu hal ini sangat merugikan pembeli karena formalin dan boraks
merupakan zat yang membahayakan kesehatan manusia. Pedagang dan produsen seperti
itu hanya mementingkan diri sendiri dalam rangka memperoleh laba sebesar-besarnya,
tetapi tidak memperdulikan keselamatan dan kepentingan pembeli.
Manusia dituntut untuk mampu menyeimbangkan peranannya sebagai makhluk
ekonomi dan makhluk sosial dalam kehidupan masyarakat. Di satu sisi, manusia adalah
makhluk ekonomi yang mengharapkan keuntungan bagi dirinya. Di sisi lain, manusia
sebagai makhluk sosial dituntut untuk peduli dengan orang lain. Manusia tidak boleh
hanya memikirkan dirinya sendiri. Contohnya, di rumah seorang anak memakan semua
makanan tanpa memperdulikan saudara dan orang tuanya. Dalam hal ini, ia memang
telah memenuhi tuntutannya sebagai makhluk ekonomi, yaitu memenuhi kebutuhan.
Akan tetapi ia lupa pada perannya sebagai makhluk sosial, yaitu peduli dengan orang
lain.
Demikian juga, pelaku usaha harus peduli dengan kehidupan sosial dan tidak hanya
mengejar keuntungan ekonomi semata. Pelaku usaha harus mampu melihat bisnis
sebagai peluang untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi orang lain dan berusaha
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bentuk peran perusahaan dalam kegiatan
sosial antara lain memberi bantuan beasiswa, membentuk yayasan pendidikan, dan
membantu korban bencana.

                                   =

2. KELAS VIII

      HUBUNGAN-HUBUNGAN SOSIAL SEBAGAI PROSES SOSIAL
 1. Proses Sosial yang Asosiatif
Dalam kehidupan sehari-hari kalian mempunyai pengalaman pernah berhubungan
dengan orang lain, apakah dengan bapak, ibu, adik, kakak, kakek, nenek, teman, dan
seterusnya. Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan di rumah, kalian dibantu oleh bapak,
ibu, kakak, kakek, nenek atau pembantu. Di rumah di antara anggota keluarga saling
bekerjasama, hidup rukun, saling menyayangi dan mengasihi. Namun adakalanya di
antara anggota keluarga terdapat perbedaan pendapat, persaingan dalam memperebutkan
kasih sayang, bahkan bertengkar. Di antara anggota keluarga juga ada yang menjadi
penengah untuk melerai pertengkaran tersebut.
Di sekolah kalian dengan teman-teman bekerjasama untuk menyelesaikan tugas-tugas.
Kalian mungkin juga menjadi anggota klub kesebelasan di sekolahmu. Dalam
pertandingan untuk mengalahkan lawan sebelas orang harus membangun kerjasama
yang baik. Tanpa ada kerjasama yang baik sulit untuk mengalahkan lawan. Antar
pemain dalam satu klub kesebelasan satu sama lain saling bersaing untuk menjadi
pemain yang terbaik.
Yang kalian alami, baik di rumah maupun sekolah, merupakan proses sosial. Dalam
cerita di atas digambarkan adanya kerjasama, persaingan, pertengkaran, dan melerai
pertengkaran. Proses sosial tidak selalu menggambarkan hubungan sosial yang bersifat
positif, bisa juga bersifat negatif. Dengan kata lain, proses sosial tidak hanya bersifat
asosiatif, tetapi juga bisa bersifat disosiatif.
Proses sosial dikatakan asosiatif bila proses itu mengarah pada bentuk kerjasama dan
menciptakan kesatuan. Proses sosial yang bersifat asosiatif jika mempunyai empat
bentuk, yaitu: kerjasama (kooperasi), akomodasi, asimilasi dan amalgamasi.
    a. Kerjasama (Kooperasi)
Pernahkah kalian mengerjakan tugas secara berkelompok dengan teman-temanmu? Bila
pernah apa yang kalian dan teman-temanmu lakukan untuk menyelesaikan tugas itu ?
Bisakah tugas itu diselesaikan secara perorangan ? Bagaimana hasilnya bila tugas itu
dikerjakan secara perorangan dengan secara berkelompok ?
Sudah tentu kalian akan merasakan berat bila tugas itu kalian kerjakan sendiri dan akan
merasa lebih ringan bila dikerjakan secara bersama-sama. Atau tugas yang kalian
kerjakan sendiri mungkin hasilnya tidak lebih baik dibandingkan dikerjakan secara
bersama- sama. Masih ingat pepatah “berat sama dipikul ringan sama dijinjing.”
Ungkapan tersebut menggambarkan dalam kehidupan sosial untuk menyelesaikan
pekerjaan-pekerjaan, baik berat maupun ringan, akan lebih mudah bila dikerjakan secara
bersama-sama.
Dengan demikian, yang dimaksudkan dengan kerjasama adalah usaha bersama antara
orang perorang atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau beberapa tujuan
bersama. Kerjasama dapat terjadi antara orang perorang atau antarkelompok. Kerjasama
terjadi digerakkan oleh adanya tujuan bersama yang ingin dicapai. Pelaksanaan
kerjasama juga dibutuhkan iklim yang menyenangkan. Kerjasama tersebut akan
bertambah kuat bila ada bahaya dari luar yang mengancam.
   Kerjasama dapat terjadi pada kelompok primer, seperti keluarga, dan kelompok
sekunder seperti organisasi dan perusahaan. Kerjasama pada kelompok primer, seperti
dalam keluarga, lebih banyak bersifat spontan, tidak ada perencanaan terlebih dahulu.
Individu-individu anggota keluarga cenderung membaurkan diri dengan sesamanya di
dalam kelompok, dan masing-masing berusaha menjadi bagian dari kelompoknya.
Dalam kelompok primer ini orang perorang lebih senang bekerja dalam tim selaku
anggota tim daripada bekerja sendiri sebagai perorangan.
   Kerjasama yang terjadi pada kelompok sekunder lebih bersifat direncanakan secara
rasional dan sengaja daripada bersifat spontan atau berdasarkan emosi solidaritas.
Kelompok- kelompok sekunder merupakan kelompok yang bersifat terencana dan
diatur, serta umumnya tidak bersifat tatap muka. Kerjasama dalam kelompok sekunder
tidak hanya melibatkan anggota organisasi setempat, tetapi melibatkan juga individu-
individu lain yang melintasi batas-batas daerah atau Negara. Contoh, kerjasama
internasional antarnegara.

Sumber: koleksi pribadi
Berjasama seperti yang dilakukan oleh mahasiswa
pada gambar disamping m e r u p a k a n kerjasama
dalam
kelompok sekunder
Kerjasama dapat diupayakan melalui berbagai bentuk. Di antara bentuk-bentuk
kerjasama ini mungkin di antara kalian pernah melakukan. Ada empat bentuk kerjasama
yang selama ini terjadi di masyarakat, yaitu:
   • Tawar-menawar (bargaining) merupakan bagian dari proses pencapaian kesepakatan
untuk pertukaran barang atau jasa
  • Kooptasi (cooptation), yaitu usaha ke arah kerjasama yang dilakukan dengan jalan
menyepakati pimpinan yang akan ditunjuk untuk mengendalikan jalannya organisasi
atau kelompok,
 • Koalisi (coalition), yaitu usaha dua organisasi atau lebih hendak mengejar tujuan
yang
sama dengan cara yang kooperatif,

Patungan (joint-ventura), yaitu usaha bersama untuk mengusahakan suatu kegiatan,
demi keuntungan bersama yang akan dibagi nanti secara proporsional dengan cara
saling mengisi kekurangan masing-masing partner
  . Akomodasi
Menurut kalian apa yang dimaksudkan dengan akomodasi ? Untuk menjawab
pertanyaan itu tentu kalian pernah melihat perbedaan paham, pertentangan atau sengketa
antara dua pihak. Misalnya, perbedaan paham atau pendapat antarpengurus OSIS di
sekolah dalam mengambil keputusan. Pengurus OSIS yang berbeda pendapat akhirnya
menyepakati sebuah keputusan dan keputusan ini dapat diterima oleh pihak-pihak yang
berbeda pendapat. Kesepakatan ini memungkinkan pihak-pihak yang berbeda pendapat
berkerjasama, meskipun masing-masing masih berbeda pendapat.
Yang kalian harus selalu ingat adalah bahwa akomodasi tidak pernah dapat
menyelesaikan sengketa secara tuntas untuk selamanya. Akomodasi tidak akan
menghilangkan perbedaan paham atau pendapat, namun pihak-pihak yang berbeda
paham atau pendapat masih terus berinteraksi satu dengan lainnya. Dalam proses
akomodasi masing- masing pihak berpegang tuguh pada pendiriannya masing-masing.
Akomodasi dapat meredakan pertentangan untuk sementara.
         1. KELAS IX


   Fenomena globalisasi ekonomi bisa diidenti- fikasi dengan mudah. Fenomena-
fenomena terse- but antara lain banyaknya produk-produk luar negeri baik di pasar
tradisional maupun di pasar modern, berdirinya perusahaan-perusahaan mul- tinasional
serta transnasional, gencarnya iklan yang mempromosikan berbagai barang dari luar
negeri.
Motor penggerak terjadinya globalisasi ekono- mi adalah liberalisme ekonomi atau
sering disebut juga kapitalisme pasar bebas. Kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi
yang ditandai oleh ciri-ciri pokok sebagai berikut.

distribusi) dimiliki oleh individu/kelompok
sw ast a.

mar ket )y an g ber si f at k om p et i t i f (p asar y an g t er -
buka untuk siapa saja).
         l kapital diinvestasikan ke dalam berbagai
usaha untuk menghasilkan laba(pr ofi t ).
Kapitalisme pasar bebas atau liberalisme eko- nomi dikampanyekan olehA d am Sm i t
h . Ia berpen- dapat bahwa kapitalisme bekerja untuk kepenting- an semua orang, tidak
hanya untuk pemilik modal. A dam Smith percaya bahw a pasar bebas berjalan baik
ketika tidak ada campur tangan dari luar. Na- mun, ia tidak menolak campur tangan
pemerintah
      orang lebih merasa nyaman sebagai karyaw an te- tap di suatu perusahaan, dew asa
ini banyak orang merasakan hal itu sebagai belenggu. Banyak orang lebih memilih
pekerjaan paruh waktu (part time) yang lebih fleksibel.
Peran perempuan dalam dunia kerja berkem- bang dan semakin luas. Pekerjaan yang
pada masa lalu dianggap sebagai hanya untuk laki-laki se- karang banyak ditangani
kaum perempuan. Hal ini membawa perubahan cara pandang terhadap kaum
perempuan. Karier yang bagus, kesibukan pekerjaan yang menuntut konsentrasi serta
energi ekstra, serta kesempatan untuk mendapat pendi- dikan lanjut. Tidak seperti
masyarakat tradisional, yang melihat perempuan hanya sebagai sarana penerus
keturunan, saat ini perempuan mendapat- kan kesempatan untuk memilih nasib
   Suami yang dahulu didapuk hanya untuk men- cari nafkah, kini pun berubah.
Pekerjaan di rumah dibagi bersama. Istilah „pekerjaan perempuan‟ dan „pekerjaan laki-
laki‟ pun perlahan menghilang.
Konsekuensi lain adalah meningkatnya rasa ketidakpastian dan ketidaknyamanan.
Ketika pe- kerjaan dapat dipindahkan dengan mudah dari satu negara ke negara yang
lain, sedikit sekali pe- kerjaan yang aman. Ketika perekonomian dunia makin terkait
satu sama lain, berita buruk yang terjadi di negara yang satu bisa menjadi berita buruk
bagi semua negara. Peristiw a serangan te- roriskeWor l d Tr ade Cent er di New York,
11 Septem- ber 2001 misalnya, memiliki konsekuensi ekonomi bagi hampir semua
keluarga di muka bu-mi ini
c. Kebudayaan pop
 Karena globalisasi, citra( i mage) , gagasan, dan ga- ya hidup baru menyebar dengan
 cepat ke seluruh pelosok dunia. Perdagangan, teknologi informasi ba- ru, dan migrasi
 global telah memberi kontribusi be- sar bagi penyebaran citra( i mage) , gagasan, dan
 gaya hidup baru tersebut melintasi batas-batas negara.
 Banyak orang percaya bahw a kita sekarang hi- dup dalam suatu tatanan informasi
 tunggal, yaitu sebuah jaringan global yang bisa diakses secara cepat dalam jumlah
 banyak. Apakah Anda pernah menonton filmTi t ani c? FilmTi t ani c hanyalah satu dari
 sekian banyak produk budaya yang sukses menarik perhatian lintas negara. Apa
 hubungan antara kesuksesan filmTi t ani c dengan globalisasi? Hubungannya terletak
 pada serangkaian gagasan dan nilai yang disebarkan oleh filmTi t ani c ke seluruh dunia.
 Salah satu tema yang diangkat adalah ke- mungkinan cinta romantis antara dua anak
 manu- sia dari kelas dan tradisi berbeda. M eski gagasan seperti itu telah banyak
 diterima di dunia Barat, di sebagian besar dunia yang lain hal itu masih diang- gap tabu.
 FilmTi t ani c telah menyebarkan nilai baru soal perkawinan dan hubungan antarpribadi.
    dalam hal tertentu. Ia menerima bahwa pemerintah perlu menyediakan fasilitas-
 fasilitas yang tidak di- sediakan oleh pasar, seperti sekolah untuk orang miskin,
 angkatan bersenjata, sistem hukum, tetapi ia menegaskan bahw a satu-satunya peran
 pemerin- tah dalam bidang ekonomi adalah menghilangkan berbagai rintangan bagi
 berjalannya pasar bebas.
 Banyak pihak yang mendukung globalisasi ka- pitalisme dan perdagangan bebas, tapi
 banyak juga yang menentangya. Menurut para penentang glo- balisasi kapitalisme,
 perdagangan bebas hanya menguntungkan mereka yang kaya dan membuat yang miskin
 semakin miskin serta tergantung pada negara-negara kaya. Sekarang ini, kebanyakan
 kritik diarahkan kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang berada di garda
 depan dalam usaha meningkatkan perdagangan global.
 Globalisasi kapitalisme memberi dampak ter- tentu bagi semua negara, baik negara-
 negara maju maupun negara-negara miskin.


                                    =



 D. RANGKUMAN MATERI IPS SEJARAH
 1. KELAS VII

     Sejarah Hindu-Buddha dan Peninggalannya
di Indonesia
Pada masa perdagangan kuno, kota-kota di pesisir Pulau Sumatra dan Jawa berkembang
menjadi pusat perdagangan. Pedagang yang singgah di kota-kota pesisir tersebut tidak
hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri. Hal itu terjadi karena letak
Kepulauan Indonesia berada di daerah yang strategis, yaitu di antara dua benua dan dua
samudra. Keadaan ini menyebabkan Indonesia menjadi daerah yang dilewati jalur
perdagangan dan pelayaran internasional.
1. Masuk dan Berkembangnya Agama Hindu-Buddha
ke Indonesia
Menurut sejarawan van Leur danWolters, hubungan dagang antara Indonesia dan India
lebih dahulu berkembang daripada hubungan dagang antara Indonesia dan Cina. Namun,
sumber sejarah untuk mengungkapkan hubungan antara Indonesia dan India ini sangat
terbatas, yaitu melalui kitab-kitab sastra dan sumber- sumber dari Barat. Sementara itu,
orang-orang Cina mempunyai kebiasaan menuliskan kisah perjalanannya sehingga
banyak ditemu- kan sumber-sumber tentang hubungan dagang Indonesia-Cina.
Dari hubungan perdagangan, muncul beberapa teori mengenai proses masuknya budaya
Hindu-Buddha ke Indonesia. Teori-teori tersebut antara lain sebagai berikut:
a. Teori Brahmana
Penguasa-penguasa wilayah Nusantara ingin mendapat status terhormat di mata tamu-
tamunya, yaitu para pedagang asing dari India dan Cina. Mereka kemudian mengundang
para Brahmana dari India. Sebagian dari mereka kemudian memutuskan untuk memeluk
agama Hindu agar memperoleh penetapan sebagai kasta kesatria melalui upacaraw r a t y
a s t o m a yang harus diselenggarakan oleh seorang brahmana.
b. Teori Kesatria
Agama Hindu-Buddha masuk ke Indonesia akibat pengaruh para bangsawan. Teori ini
dikemukakan F.D.K. Bosch yang beranggapan bahwa telah terjadi kolonisasi oleh orang-
orang India. Daerah koloni ini menjadi pusat penyebaran budaya India. Bahkan ada yang
berpendapat bahwa kolonisasi yang terjadi disertai penaklukan melalui perang. Pemegang
peranan terhadap proses masuknya kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia adalah
golongan prajurit atau kasta kesatria.

      Pengetahuan bangsa-bangsa luar tentang letak strategis dan potensi yang dimiliki Nusantara mendorong
mereka untuk menjalin komunikasi dan interaksi. Dengan menggunakan jalur laut, mereka datang dengan
membawa pengaruh. Pelan-pelan bangsa kita mengenal beragam bentuk kebudayaan yang kita warisi hingga
kini.

A. Sejarah Hindu-Buddha dan Peninggalannya
di Indonesia

      Pada masa perdagangan kuno, kota-kota di pesisir Pulau Sumatra dan Jawa berkembang menjadi pusat
perdagangan. Pedagang yang singgah di kota-kota pesisir tersebut tidak hanya berasal dari dalam negeri,
tetapi juga dari luar negeri. Hal itu terjadi karena letak Kepulauan Indonesia berada di daerah yang strategis,
yaitu di antara dua benua dan dua samudra. Keadaan ini menyebabkan Indonesia menjadi daerah yang
dilewati jalur perdagangan dan pelayaran internasional.

1. Masuk dan Berkembangnya Agama Hindu-Buddha
ke Indonesia

      Menurut sejarawan van Leur danWolters, hubungan dagang antara Indonesia dan India lebih dahulu
berkembang daripada hubungan dagang antara Indonesia dan Cina. Namun, sumber sejarah untuk
mengungkapkan hubungan antara Indonesia dan India ini sangat terbatas, yaitu melalui kitab-kitab sastra dan
sumber- sumber dari Barat. Sementara itu, orang-orang Cina mempunyai kebiasaan menuliskan kisah
perjalanannya sehingga banyak ditemu- kan sumber-sumber tentang hubungan dagang Indonesia-Cina.
     Dari hubungan perdagangan, muncul beberapa teori mengenai proses masuknya budaya Hindu-Buddha
ke Indonesia. Teori-teori tersebut antara lain sebagai berikut:

a. Teori Brahmana

     Penguasa-penguasa wilayah Nusantara ingin mendapat status terhormat di mata tamu-tamunya, yaitu
para pedagang asing dari India dan Cina. Mereka kemudian mengundang para Brahmana dari India.
Sebagian dari mereka kemudian memutuskan untuk memeluk agama Hindu agar memperoleh penetapan
sebagai kasta kesatria melalui upacaraw r a t y a s t o m a yang harus diselenggarakan oleh seorang
brahmana.

b. Teori Kesatria

     Agama Hindu-Buddha masuk ke Indonesia akibat pengaruh para bangsawan. Teori ini dikemukakan
F.D.K. Bosch yang beranggapan bahwa telah terjadi kolonisasi oleh orang-orang India. Daerah koloni ini
menjadi pusat penyebaran budaya India. Bahkan ada yang berpendapat bahwa kolonisasi yang terjadi disertai
penaklukan melalui perang. Pemegang peranan terhadap proses masuknya kebudayaan Hindu-Buddha di
Indonesia adalah golongan prajurit atau kasta kesatria.

c. Teori Waisya

     Menurutnya N.J. Krom, golongan kesatria bukan merupakan golongan terbesar di antara orang-orang
India yang datang ke Indonesia. Krom berpendapat bahwa masuknya Hindu-Buddha ke Indonesia karena
peranan kepada kasta waisya (pedagang). Mereka menetap di Indonesia kemudian menyebarkan kebudayaan
India melalui hubungan dengan penguasa di Indonesia. Krom mengisyaratkan telah terjadi perkawinan antara
pedagang India dan penduduk asli Indonesia.

    2. KELAS VIII

.                 KEKALAHAN JEPANG DAN KEKOSONGAN KEKUASAAN
    Perang Dunia II terjadi setalah Jepang membombardir Pearl Harbour pada 7 Desember
    1941. Hancurnya Pearl Harbour, ternyata memudahkan Jepang untuk mewujudkan cita-
    citanya, yaitu membentuk Persekemakmuran Asia Timur Raya. Daerah-daerah di Asia
    Timur dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia berhasil diduduki oleh Jepang.
    Pembentukan Persekemakmuran Asia Timur Raya berhasil diwujudkan, meskipun
    hanya untuk sementara.
    Serangan Jepang ke Indonesia (Hindia Belanda) pertama-tama terjadi 11 Januari 1942
    dengan mendarat di Tarakan (Kalimantan Timur). Balikpapan yang merupakan daerah
    yang kaya akan minyak bumi, jatuh ketangan Jepang 24 Januari 1942, disusul kemudian
    Pontianak 29 Januari 1942, Samarinda 3 Pebruari 1942, Banjarmasin 10 Pebruari 1942.
    Dalam perkembangannya, Jepang mulai mengalami kesulitan, terutama setelah Amerika
    Serikat menarik sebagian pasukannya dari Eropa. Pada bulan Mei 1942, serangan
    Jepang terhadap Australia dapat dihentikan karena tentara Jepang menderita kekalahan
    dalam pertempuran Laut Koral (Karang). Serangan Jepang terhadap Hawai juga dapat
    digagalkan oleh tentara Amerika Serikat dalam pertempuran di Midway pada bulan Juni
    1942.
Kekalahan Jepang terhadap Sekutu, dengan ditanda tanganinya perjanjian Post Dam,
maka secara resmi Jepang menyerahkan kekuasaan pada Sekutu. Dengan demikian di
Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan. Kesempatan ini oleh bangsa Indonesia
dimanfaatkan untuk memproklamasikan kemerdekaan.
Serangan Jepang ke Indonesia (Hindia Belanda) pertama-tama terjadi 11 Januari 1942
dengan mendarat di Tarakan (Kalimantan Timur). Balikpapan yang merupakan daerah
yang kaya akan minyak bumi, jatuh ketangan Jepang 24 Januari 1942, disusul kemudian
Pontianak 29 Januari 1942, Samarinda 3 Pebruari 1942, Banjarmasin 10 Pebruari 1942.
Dalam perkembangannya, Jepang mulai mengalami kesulitan, terutama setelah Amerika
Serikat menarik sebagian pasukannya dari Eropa. Pada bulan Mei 1942, serangan
Jepang terhadap Australia dapat dihentikan karena tentara Jepang menderita kekalahan
dalam pertempuran Laut Koral (Karang). Serangan Jepang terhadap Hawai juga dapat
digagalkan oleh tentara Amerika Serikat dalam pertempuran di Midway pada bulan Juni
1942.
Kekalahan Jepang terhadap Sekutu, dengan ditanda tanganinya perjanjian Post Dam,
maka secara resmi Jepang menyerahkan kekuasaan pada Sekutu. Dengan demikian di
Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan. Kesempatan ini oleh bangsa Indonesia
dimanfaatkan untuk memproklamasikan kemerdekaan.
Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour pada tanggal 8 Desember 1941, Amerika Serikat
seakan-akan lumpuh. Dalam kenyataannya Jepang tidak dapat melumpuhkan Amerika
Serikat, bahkan Amerika bangkit dan menjadi musuh yang paling berat bagi Jepang.
Melihat fenomena ini muncul pertanyaan apakah serangan Jepang terhadap Pearl
Harbour itu bukan langkah yang keliru (Lihat Onghokham, 1989: 163). Lebih-lebih
setelah lima bulan Perang Asia Timur Raya berkorbar, Amerika Serikat telah dapat
memukul balik Jepang. Dalam perang laut Karang (4 Mei 1942) dan disusul dengan
perang di Guadacanal (6 Nopember 1942), Jepang secara berturut-turut menderita
kekalahan. Kekalahan yang paling besar dialami Jepang dalam pertempuran laut di
dekat Kepulauan Bismarck (1 Maret 1943).
Untuk mengakhiri peperangan ini, maka pada tanggal 6 Agustus 1945 Amerika Serikat
menjatuhkan bom atom yang pertama di atas kota Hirosyima. Tiga hari kemudian,
tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan lagi di atas Nagasaki. Akibatnya
bukan saja membawa kerugian material, karena hancurnya kedua kota tersebut dan
banyaknya penduduk yang menemui ajalnya. Tetapi secara politis telah mempersulit
kedudukan Kaisar Hirohito, karena harus dapat menghentikan peperangan secepatnya
guna menghindari adanya korban yang lebih banyak lagi.
Hal ini berarti bahwa Jepang harus secepatnya menyerah kepada Sekutu atau Serikat.
Akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945.
Menurut rencana, dengan mengambil tempat di atas geladak kapal perang Amerika
Serikat “Missouri” yang berlabuh di teluk Tokyo ditandatangani kapitulasi penyerahan
Jepang antara Jenderal Douglas Mc Arthur dengan Hirohito pada tanggal 2 September
1945.


E . RANGKUMAN MATERI IPS
GEOGRAFI
 1. KELAS VII

                Mengapa Gempa Sering Mengguncang Bumi Indonesia?
   Kepulauan Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu
lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik. Lempeng Eurasia dan Australia bertumbukan di
lepas pantai barat Pulau Sumatra, lepas pantai selatan Pulau Jawa, lepas pantai selatan
Kepulauan Nusa Tenggara, dan berbelok ke arah utara ke perairan Maluku sebelah
selatan. Antara lempeng Australia dan Pasifik terjadi tumbukan di sekitar Pulau Papua.
Sementara pertemuan antara ketiga lempeng itu terjadi di sekitar Sulawesi. Oleh karena
itu, di pulau-pulau sekitar pertemuan tiga lempeng itu sering terjadi gempa bumi.
  Berikut ini adalah 25 wilayah rawan gempa bumi Indonesia, yaitu Aceh, Sumatra Utara
(Simeulue), Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten Pandeglang, Jawa Barat,
Bantar Kawung, Yogyakarta, Lasem, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa
Tenggara Timur, Kepulauan Aru, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi
Tengah, Sulawesi Utara, Sangir Talaud, Maluku Utara, Maluku Selatan, Kepala Burung–
Papua Utara, Jayapura, Nabire, Wamena, dan Kalimantan Timur.
   b. Tenaga Eksogen
Tenaga pembentuk wajah Bumi yang hebat selain tenaga endogen adalah tenaga eksogen.
Tenaga endogen berasal dari dalam Bumi, sebaliknya tenaga eksogen berasal dari luar
Bumi. Tenaga endogen bersifat membangun, sementara itu tenaga eksogen bersifat
merusak. Beberapa proses alam yang terjadi karena tenaga eksogen sebagai berikut.
1) Pelapukan
Pelapukan merupakan proses pengelupasan atau peng- hancuran kulit Bumi oleh tenaga
eksogen. Tingkat pelapukan di setiap daerah berbeda-beda tergantung kondisi daerah
tersebut. Misalnya, di daerah tropis yang pengaruh suhu dan air sangat dominan, tebal
pelapukan dapat mencapai seratus meter, sementara itu di daerah subtropis tebal
pelapukan hanya beberapa meter.
Berdasarkan proses terjadinya, pelapukan dapat dibedakan
menjadi tiga jenis sebagai berikut.
a) Pelapukan Fisik
Pada proses ini batuan akan mengalami perubahan fisik, baik bentuk maupun ukurannya.
Batuan yang besar menjadi kecil dan yang kecil menjadi halus. Pelapukan ini disebut
juga pelapukanm e k a n i s karena proses berlangsungnya secara mekanik. Pelapukan
fisis dapat disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut.
(1) Perbedaan Temperatur yang Tinggi
Peristiwa ini terutama terjadi di daerah beriklim kontinental atau gurun. Pada siang hari
suhu di daerah gurun bisa mencapai 50°C. Suhu yang tinggi (panas) pada siang hari
menyebabkan batuan mengembang. Sebaliknya, pada malam hari batuan menyusut
karena suhu udara yang rendah (dingin). Suhu udara yang berubah-ubah bisa terus-
menerus akan mengakibatkan permukaan batuan pecah atau retak-retak. Pelapukan yang
disebabkan oleh perubahan suhu udara disebuteksfoliasi.
 c) Pelapukan Kimiawi
Pelapukan kimiawi disebabkan oleh reaksi kimia. Air, oksigen, dan karbon dioksida
adalah unsur utama penyebab pelapukan kimiawi. Air hujan mempunyai peran besar
dalam melarutkan batuan. Ada beberapa jenis pelapukan kimia, yaitu oksidasi, pelarutan
dan karbonasi, hidrasi, serta hidrolisis.
Faktor yang berpengaruh terhadap tingkat dan jenis pelapukan adalah iklim, jenis batuan,
kegiatan manusia, penutup vegetasi, dan relief. Faktor yang paling berpengaruh adalah
iklim dan jenis batuan. Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi pelapukan kimiawi.
(1) IklimUnsur iklim yang mempengaruhi pelapukan batuan
adalah curah hujan dan temperatur udara. Pelapukan kimia mudah terjadi pada kondisi
udara yang hangat dan lembap seperti daerah tropis. Pelapukan kimiawi berlangsung
lebih cepat di daerah dengan curah hujan dan temperatur rendah seperti daerah subtropis,
subkutub, serta pe- gunungan.
(2) Komposisi Mineral dan Struktur Batuan
Pelapukan kimiawi dapat dibantu oleh pelarutan dan mineral batuan yang tidak stabil.
Batuan yang mempunyai struktur lemah mudah mengalami retak-retak sehingga
mempermudah pelapukan. Pada daerah tropik retakan batuan mudah dimasuki air hujan
sehingga memudahkan reaksi kimia di dalamnya. Pada daerah dingin batuan yang
mempunyai retakan memudahkan pelapukan oleh proses pembekuan air yang masuk ke
dalamnya. Pelapukan

 2 . KELAS VIII

                     BENTUK-BENTUK DATARAN
.1. Wilayah Dataran tinggi
Dataran Tinggi adalah bentuk muka bumi yang relatif datar yang letaknya di daerah yang
tinggi, yaitu memiliki ketinggian antara 700-800 meter di atas permukaan laut. (Gambar
Ciri-ciri daerah ini beriklim sejuk, area pertaniannya dibuat berteras, cadangan air cukup.
2.
Wilayah Pegunungan
Pegunungan merupakan deretan atau rangkaian gunung yang menjulang tinggi
dibandingkan daerah sekitarnya. Pegunungan memiliki ketinggian lebih dari 500 m di
atas permukaan laut. (Gambar 1.2) Ciri-cirinya adalah cadangan air tanah yang tersedia
sedikit, topografi bergelombang.
3. Wilayah Dataran Rendah
Dataran rendah adalah bentuk muka bumi yang relatif datar dan letaknya di daerah yang
rendah memiliki ketinggian kurang dari 600 meter di atas permukaan laut. Ciri-cirinya
daerahnya datar, ketersediaan air cukup. (Gambar 1.3)
Dataran yang terkenal di Indonesia antara lain:

Dataran tinggi; Contoh: Bandung, Sukabumi,Gayo, dan Alas

Dataran rendah: Contoh: Karawang, Sidoarjo

Daerah Pantai: Contoh: Pantai Utara Pulau Jawa , Pantai Timur,
Sumatra, Kalimantan Barat.
Gambar 1.1 Dataran tinggi Sawahlunto Sumatra
Barat
Gambar 1.2 Pegunungan di Tengger di Bromo
Jawa Timur
Gambar 1.3
4. Wilayah Dataran Pantai
Daerah pantai adalah daerah yang letaknya ditepi laut dimana sejauh air pasang masih
bisa mencapai daratan. (Gambar 1.4) Dari uraian di atas tentunya kalian akan memahami,
saat ini kamu bertempat tinggal dimana? Di dataran tinggi? Di dataran rendah? Ataukah
kalian
berdomisili di daerah pantai? Jadi menurut pendapat kalian apa yang dimaksud dengan
dataran tinggi, dataran rendah, atau daerah pantai itu? Berikan contoh di daaerah kalian


3.KELAS IX

                        Pengertian negara berkembang
Negara berkembang adalah istilah yang digu- nakan untuk menjelaskan dan
mengkategorikan negara-negara di dunia yang memiliki standar hi- dup relatif rendah,
sektor industri yang kurang berkembang, skor Indeks Pembangunan M anusia atau Human
Development Index (HDI) berada pada tingkat menengah ke baw ah, serta rendahnya pen-
dapatan perkapita. Negara yang dikategorikan sebagai negara berkembang adalah negara
yang be- lum mencapai tingkat negara maju, tetapi bukan negara gagal (failed state).
Dengan kata lain, negara berkembang berada di antara negara maju (tingkat teratas)
dengan negara gagal (tingkat terendah).
Negara berkembang yang memiliki tingkat per- tumbuhan ekonomi yang lebih maju
dibandingkan negara lain yang setingkat, tetapi belum mencapai tingkat negara maju
disebut negara industri baru (newly industrialized country/NICs). Dengan kata lain,
negara industri baru sedang berkembang menca- pai tingkat negara maju tetapi belum
cukup untuk disebut sebagai negara maju. N egara-negara yang memiliki pertumbuhan
ekonomi relatif stabil dalam jangka w aktu lama, juga dapat digolongkan sebagai negara
industri baru. Beberapa negara yang masuk kategori negara industri baru, antara lain
Argentina, Brasil, Mek- siko, China (termasuk Taiwan dan Hongkong), Singapura, Korea
Selatan, Yunani, Spanyol, dan Portugal.
Sebagian besar negara di dunia, yakni sekitar 76% dikategorikan sebagai negara
berkembang. N egara-negara tersebut adalah sebagian besar ne- gara di A frika, A merika
Tengah, dan sebagian ne- gara di Laut Karibia. Termasuk juga negara-negara A rab, serta
sebagian besar negara A sia Tenggara.
Di luar kategori negara berkembang dan negara maju, ada beberapa negara yang
dikelompokkan sebagai negar a gagal (failed state). N egara-negara i ni masih
menghadapi perang sipil serta memiliki penguasa yang otoriter. Misalnya, Afghanistan,
Haiti, Somalia, Myanmar, Irak, dan Korea Utara.
Menurut dataT he W or l d Ban k, yang termasuk negara sedang berkembang
(digolongkan menurut wilayahnya) adalah sebagai berikut.

 1.Negara-negara Afrika
1. Angola
2. Benin
3. Botswana
4. Burkina Fao
5. Burundi
6. Kemarun
7. Chad
8. Pantai Gading
9. Kongo
10. Djibouti
11. M esir
12. Ethiopia
13. Gabon
14. Ghana
15. kenya
16. Lesotho
17. Liberia
18. Libia

2.negara Negara timur
1.bahamas
2. Barbados
3. Costa Rica
4. Cuba
5. Rep. Dominika
6. El Salvador
7. Guatemala

3.Negara-negara Amerika Selatan
1. Bolivia
2. Colombia
3. Chile
4. Ekuador
5. Paraguai

4.Negara-negara Amerika Utara
1. Bahamas
2. Barbados
3. Costa Rica
4. Cuba
5. Rep. Dominika
6. El Salvador
7. Guatemala
Unsur-unsur
                   Fisik dan Sosial Kawasan
                        Asia tenggara
   A. Bentang alam
Luas wilayah Asia Tenggara                    - diri atas pulau-pulau dan bagian daratan
Benua Asia. Asia Tenggara merupakan wilayah pertemu- an gugusan Pegunungan Muda
Mediterania dan Sirkum Pasifik. Kedua gugusan pegunungan itu bertemu di wilayah
Indonesia bagian Timur, tepat- nya di Laut Banda (Maluku).
Pegunungan muda merupakan pegunungan yang masih dinamis. Oleh karena itu di
kawasan Pegunungan Muda Mediterania dan Sirkum Pasifik terdapat banyak gunung api
aktif, khususnya di In- donesia dan Filipina.
Selain gugusan pegunungan, di wilayah Asia Tenggara juga terdapat dataran rendah.
Misalnya lembah-lembah sungai, pesisir semenanjung, dan sebagainya. Wilayah tersebut
umumnya subur

     B. Iklim
Secara keseluruhan, w ilayah Asia Tenggara ber- ada di sekitar ekuator/ khatulistiwa,

Kesamaan letak astronomis tersebut menye- babkan negara-negara di kawasan A sia
Tenggara memiliki iklim yang tidak jauh berbeda.
                                 r (Pulau Kaliman-
tan, Sulawesi, dan Sumatera di Indonesia, Ma- laysia, dan Brunei) memiliki iklim
ekuator, yaitu iklim tropis dengan curah hujan tinggi. M usim hujan dan kemarau
berganti setiap sete- ngah tahun sekali. Oleh karena itu, di kawasan ini banyak terdapat
hutan hujan tropis.
           -wilayah di atas atau di bawah garis
ekuator (Filipina Utara, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, M yanmar; Pulau Jaw a,
Sumba, Flores dan sebagainya di wilayah Indonesia; serta Timor Leste) mengalami iklim
musim tro- pika. Di wilayah tersebut banyak ditemui hu- tan musim dan sabana.
         -daerah pegunungan memiliki iklim pe-
gunungan. Kaw asan ini juga banyak mendapat hujan orografis. Oleh karenanya banyak
dite- mui hutan-hutan lebat di daerah pegunungan.
                               =
    F. PENUTUP :
      Pelajaran ini akhirnya sudah selesai dan dari isi makalah ini ada Ips sejarah,Ips
geografi dan Ips ekonomi .

                            TERIMA KASIH
                                     TEKS

                   Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Yang terhormat Bapak ….,
Ibu-ibu, Bapak-bapak, hadirin dan hadirat,
Para remaja yang berbahagia,

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Bismilahirrahmanirrahim, alhadulillahirabbil „aalamin, marilah kita brsama2 bersyukur
ke hadirat Allah SWT, atas rahmat, taufik dan hidayah-Nya kpd kita semua, sehingga
hingga detik ini kita masih diberi kesempatan yang baik untuk memperingati “Maulid
Nabi” Muhammad SAW junjungan kita.

Yang kedua salam dan shalawat juga kita panjatkan kepada Nabi Besar kita Muhammad
SAW, semoga beliau senantiasa di tempatkan oleh Allah di sisi-Nya sebagai umat yang
memperoleh derajat yang paling tinggi di akhirat. Amin !

Hadirin yang mulia, sebagai umat Islam kita wajib menjunjung nilai-nilai agama kita,
yakni nilai-nilai yang ada pada kaidah Al Qur‟an dan hadits. Pada malam yang
berbahagia ini, kita mencoba menggali nilai-nilai agama Islam lebih jauh lagi, khususnya
yang berkaitan dengan sejarah lahirnya Nabi Besar kita Muhammad SAW.

Saya yakin bahwa kelahiran Muhammad di dunia ini merupakan petunjuk yang lebih
meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Untuk itu tepatlah jika kita malam ini
mengkaji lebih jauh tentang Muhammad sebagai Nabi akhir zaman, yang sekaligus
menjadi panutan dalam memperaktekkan hidup ini hingga di akhirat nanti.

Atas nama Ketua Panitia, sekali lagi kami menyampaikan selamat datang kepada hadirin,
sekaligus selamat mendengarkan ceramah agama tentang Maulid Nabi Muhammad SAW,
yang Insya Allah akan segera disampaikan oleh yang terhormat Al Ustad Bapak Kyai….
Terima kasih kami sampaikan pula kepada beliau yang terhormat Bapak Kyai H. Amin
Farid yang malam ini berkenan hadir untuk memberikan siraman rohani kepada kami
semua.

Akhirul kalam, wabillahi taufiq wal hidayah.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:5225
posted:7/29/2011
language:Indonesian
pages:16