pijat bayi

Document Sample
pijat bayi Powered By Docstoc
					SAP : PIJAT BAYI

bawah judul
SAP : PIJAT BAYI
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN
POKOK BAHASAN :
PIJAT BAYI

A. Latar Belakang
Tanpa disadari ketika memandikan bayi, mengeringkan tubuhnya dengan menggosok
punggungnya, atau bermain-main dengan cara memijat kakinya, sebenarnya banyak rangsangan
yang dilakukan padanya.
Memberikan rangsangan pada bayi memang banyak caranya. Salah satu diantaranya melalui
pijatan (stroking). Pijat merupakan bentuk ideal untuk merealisasikannya, sebab saat memijat
bayi, ibu ”melatih” dirinya untuk lebih engenal bayinya. Dengan memijat bagian demi bagian
tubuh bayi secara lembut, ibu belajar mengenali tubuh dan bahasa tubuh bayinya secara
individual. Dari sini akan diketahui pijatan mana yang menyenangkan bagi bayi dan mana yang
tidak disukainya. Lama-lama kita akan menjadi lebih terampil dan percaya diri dalam mengurus
bayi.

Dikalangan masyarakat Indonesia, ilmu pijat bayi tradisional sudah lama dikenal, dam sampai
saat ini di daerah-daerah masih sering dilakukan oleh dukun pijat bayi. Ilmu pijat bayi umumnya
mudah dipelajari dengan beberapa kali latihan, orang tua akan mahir melakukannya. Selain itu
pijat bati juga mudah karena hanya menggunakan minyak (baby oil).

B. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Umum:
Setelah akhir proses pembelajaran para peserta mampu memahami tentang pijat bayi.
Tujuan Khusus:
Setelah mengikuti proses pembelajaran selama 30 menit, peserta mampu :
1. Menyebutkan tentang pengertian pijat bayi.
2. Menyebutkan kontra indikasi pijat bayi.
3. Menyebutkan manfaat pijat bayi..
4. Menjelaskan persiapan melakukan pijat bayi.
5. Menjelaskan cara melakukan pijat bayi.

C. Sasaran
Seluruh ibu-ibu nifas yang datang ke Puskesmas Srondol.

D. Target
Ibu-ibu yang mempunyai bayi usia 6 bulan-7 bulan.

E. Pengorganisasian
Moderator : Wiwik Widiastutik
Penyaji : Dwi Asliwanti
Fasilitator : Indrwati
Observer : Asrin Nikmah


F. Strategi Pelaksanaan
Waktu : 1 Maret 2006
jam 09.00 – 09.30 WIB.
Tempat : Ruang tunggu Puskesmas Srondol
Kegiatan belajar mengajar :
1. Perkenalan
2. Menjelaskan tujuan
3. Menjelaskan materi
4. Diskusi dan tanya jawab
5. Evaluasi




G. Susunan Acara
1. Pembukaan oleh moderator selama 5 menit
2. Acara inti :
a. Penyuluhan kesehatan & demonstrasi pijat bayi oleh mahasiswa 15 menit.
b. Diskusi dan tanya jawab 5 menit.
3. Penutup dan doa 5 menit

H. Metode
1. Ceramah tentang konsep preeklampsia.
2. Diskusi dan Tanya jawab

I. Media
1. Leaflet
2. Pantom/boneka bayi
3. Baby oil & handuk

J. Evaluasi
Evaluasi dilakukan secara lisan :
1. Menyebutkan tentang pengertian pijat bayi.
2. Menyebutkan kontra indikasi pijat bayi.
3. Menyebutkan manfaat pijat bayi..
4. Menjelaskan persiapan melakukan pijat bayi.
5. Menjelaskan cara melakukan pijat bayi.

PIJAT BAYI

A. PENGERTIAN
Pijat bayi adalah terapi sentuhan kulit dengan menggunakan tangan. Ini memang bukan hal baru
lagi, walaupun pengaruh positif pijat bayi ini belum diyakini benar. Sentuhan pada kulit bayi
melalui seni pijat ternyata dapat meningkatkan produksi ASI. Penelitian ”Cynthia Mersmann”
membuktikan bila bayi dipijat, produksi ASI perah ibunya akan lebih banyak. Jadi pijat dapat
meningkatkan lamanya pemberian ASI eksklusif oleh ibu bekerja. Pijat bati dipercaya dapat
meningkatkan stimulus otaknya, membantu pertumbuhannya, memperlancar system
pencernaannya, bahkan membantu system kekebalan tubuhnya. Juga dapat membina hubungan
antara ibu dengan bayinya.

B. KONTRA INDIKASI
a. Jangan dilakukan pada bayi yang suhu tubuhnya tinggi
b. Jangan dilakukan pada bayi yang sedang sakit

C. MANFAAT PIJAT BAYI
1. Mampu meningkatan daya taha tubuh bayi.
2. Membuat bayi tidur lebih nyenyak dan lelap.
3. Meningkatkan kesiagaan untuk mudah balajar sesuatu.
4. Memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan.
5. Merangsang fungsi pencernaan dan pembuangan sisa-sisa makanan.
6. Meningkatkan kenaikan berat badan.
7. Membuat bayi lebih tenang.
8. Mengurangi kembung dan sakit perut.
9. Meningkatkan hubungan batin antara orang tua dan bayi.



D. HAL-HAL YANG PERLU DIPERSIAPKAN
1. Atur temperetur ruang memijat bayi, jangan sampai bayi kedinginan saat dibuka bajunya.
2. Letakkan bayi di tempat yang aman.
3. Ketikan akan memijat perhatikan tangan dan jari pemijat, jangan sampai jari-jari tangan
pemijat yang kasar menggores kulit bayi yang lembut dan peka.
4. Buka cincin dan gelang ketikan akan memijat bayi, selain lebih nyaman juga tidak
membahayakan.
5. Pada saat akan mengoleskan minyak, teteskan minyak di telapak tangan pemijat dulu baru
kemudian dioleskan ke bayi.

E. PEMIJATAN BAYI
1. KAKI & TANGAN
a. Perahan India
Lakukan dari pangkal paha/pundak ke pergelangan kaki/tangan.
b. Perahan Swedia
Lakukan dari pergelangan kaki/tangan ke paha/pundak
c. Telapak kaki/tangan
Buat urutan di telapak secara bergantian mulai dari tumit ke arah jari
d. Jari-jari
Gerakan dilakukan dengan memijat jari-jari dan diakhiri dengan tarikan lembut pada setiap jari
e. Punggung Kaki/tangan
Dengan ibu jari secara bergantian, urutlah punggung kaki/tangan dari pergelangan keki/tangan ke
jari kaki/tangan.
f. Gerakan menggulung
Menggulung dari pangkal paha/pundak sampai kepergelangan kaki/tangan dengan kedua telapak
tangan.
g. Gerakan akhir
Rapatkan kedua kaki dan usapkan bersamaan
2. PERUT
a. Mengayuh pedal sepeda
Gerakkan kedua tanga bergantian dari perut atas ke bawah
b. Menekuk lutut dan tekan menuju perut, bisa juga dengan cara bergantian tekuk ke perut
c. Bulan Matahari
Tangan kanan membentuk lingkaran dari arah perut kanan bawah (sesuai arah jam); kemudian
tangan kiri mengikuti dengan lingkaran bulan.
Bentuk lingkaran searah jarum jam dari tangan kiri mulai dari perut kanan bawah, kemudian
diikuti dengan tangan kanan membuat gerakan setengan lingkaran mulai dari perut kanan bawah
sampai perut kiri bawah.
d. i love you
”i” Buat gerakan membentuk huruf ”i” dari perut kiri atas ke bagian kiri bawah.
”love” Pijat dimulai dari kanan atas lalu ke kiri bawah membentuk huruf ”L” terbalik
”you” Pijat dimulai dari kanan atas, lalu ke kiri sampai ke perut kiri bawah membentuk huruf
”U” terbalik
e. Gelembung Udara
Tekan searah jarum jam dari kanan bawah ke kiri bawah

3. DADA
Pijatan ”kupu-kupu” memperkuat paru paru dan jantung
Letakkan kedua tanag pamijat di tengan dada bayi dan gerakkan ke atas kemudian ke sisi luar
tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati, lalu dari tengan
dada bayi pijat menyilang ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.


4. PUNGGUNG
Pijatan ”maju mundur” memperkuat otot untuk menyakgga tulang belakang.
Pijat dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan ke sepanjang
punggungnya, luncurkan salah satu telapak tangan dari leher sampai pantat bayi dengan sedikit
tekanan. Dengan jari-jari pemijat buat gerakan-gerakan melingkar terutama pada otot di sebelah
tulang punggung. Buat gerakan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kakinya untuk
mengakhiri pijatan.
5. WAJAH
Pijatan ”senyum” melemaskan otot wajah
a. Tekan jari-jari pemijat pada kening bayi, pelipis dan pipi.
b. Gunakan kedua jari untuk memijat daerah di atas alis.
c. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung ke arah pipinya.
d. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat sekitar mulutnya hingga tersenyum.
e. Pijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum.
f. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

PENUTUP

Bayi adalah sosok tubuh kecil, mungil dan imut, oleh sebab itu kita selalu ingin menyentuhnya,
dan ingin mencintai dan menyayanginya. Untuk mewujudkan rasa cinta dan sayang ini salah
satunya dengan memberikan perhatian. Perwujudan perhatian kita salah satunya dengan
memberikan pijatan. Karena dengan pemijatan ini dapat membantu bayi dalam pertumbuhan dan
perkembangannya.
Pijatan pada bayi akan lebih memberikan kesempatan kepada ibu untuk mengenali bayinya,
mengerti bahasa tubuh bayinya secara individual, pijatan bayi inipun dapat membantu bayi untuk
mengenal dan beradaptasi dengan dunia luar yang serba baru dan asing baginya, dan juga lebih
meningkatkan hubungan batin antara ibu dan bayinya.
Pijatan pada bayi memberikan banyak manfaat, seperti hal di atas, untuk itu para orang tua harus
banyak mengetahui cara pemijatan bayi dengan cara yang baik dan benar agar tidak memberikan
suatu kesalahan. Begitu pula dengan perawat, harus mengetahui teknik pemijatan bayiyang
berguna untuk penyuluhan bagi masyarakat awam yang balum paham akan pemijatan bayi selain
itu juga bermanfaat saat kita mempunyai seorang anak.

DAFTAR PUSTAKA
Ayah bunda no.23, tanggal 7-20 September 1996. memijat bayi sentuhan kasih.

Ayah bunda no.3, tanggal 13-26 Pebruari 1996. cara tepat pijat bayi.

Roesti, Utami. 2004. Bayi segat berkat Asi Ekskisif. PT. Elex Media Komputindo, Keluarga
Gramedia, Jakart

SELENGKAPNYA di: SAP : PIJAT BAYI askep-askeb-kita.blogspot.com | asuhan-
keperawatan-kebidanan.co.cc




Keuntungan dan Cara Pijat Bayi

March 17th, 2010 by MelindaCare

Siapa yang tidak senang dipijat? Dari orang dewasa hingga anak-anak, bahkan bayi sekalipun
suka dipijat. Dipijat memang menyenangkan apabila dilakukan secara tepat. Pijat yang dilakukan
bagi bayi sendiri ternyata memberikan efek positif bagi kesehatan fisiknya. Tahukah Anda?
Bahwa memijat bayi dipercaya dapat meningkatkan kontak batin serta jalinan kasih antara ibu
dan sang bayi atau ayah dan bayinya.
Pijatan yang dilakukan secara tepat pada bagian dada tentunya memberikan fungsi dapat
memperkuat jantung dan paru-paru. Pada bagian wajah akan dapat melemaskan otot wajah,
punggung serta memperkuat otot tulang belakang, sedangkan bagian perut dapat mengurangi
sembelit, untuk kaki dan tangan dapat memperkuat kaki dan tangannya. Keuntungan lainnya,
pijat pada bayi merupakan yang sangat aman untuk menyembuhkan bayi yang lahir prematur.
Tak hanya itu, juga dapat memacu pertumbuhan susunan otot dan kelenturan yang baik bagi
pertumbuhan fisik bayi, serta memacu sistem pernafasan, pencernaan, peredaran darah,
kekebalan dan denyut jantung bayi. Selain itu, bayi dapat tidur lebih nyenyak dan makan lebih
banyak.




Pemijatan cocok saat bayi berusia seminggu sampai 3 tahun. Pijatan dapat dilakukan selama
kurang lebih 15 menit pada pagi dan malam hari menjelang tidur. Namun bila Anda belum tahu
atau belum pernah memijat bayi sebelumnya, pelajari dahulu cara memijat bayi yang baik dan
benar untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sebelum melakukan pemijatan, sebaiknya beri
ASI atau makan terlbih dahulu agar bayi tidak lapar. Kemudian siapkan minyak oles. Namun,
bila bayi tidak mau atau menangis sebaiknya jangan dilanjutkan. Selamat mencoba.

Baby Care Bantu Anak Tumbuh Sehat dan Kuat

Mulailah dengan sentuhan lembut disertai kontak mata. Anda juga dapat menyanyikan lagu
untuk sang bayi atau mengajaknya berbicara sebelum memulai pijatan. Beberapa cara pijatan
lembut pada bayi dapat dilakukan di bagian dada, paha dan betis, kaki, wajah, perut dan tangan.
Seberapa seringkah frekuensi pijat pada bayi dilakukan? Anda dapat melakukannya secara rutin
atau menyesuaikan waktu Anda. Baby Care Melinda Hospital memiliki jadwal yang dapat Anda
sesuaikan. Untuk jadwal pijat yang dilakukan di kelas dan private, Baby Care menyediakan
waktu hari Rabu pada pukul 10.00 – 11.00 WIB dengan biaya hanya Rp. 15.000,- saja,
sedangkan untuk private pukul 12.00 – 14.30 WIB dengan biaya sebesar Rp. 25.000,-. Dan pada
hari Sabtu untuk private disediakan waktu pukul 10.00 – 14.30 WIB dengan biaya Rp. 25.000,-.
Namun sebelum Anda datang, Anda diharuskan mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui
telepon.




Setelah dipijat, bayi Anda dapat melakukan senam bayi yang akan dibantu oleh tenaga medis
profesional dalam bidangnya. Baby Care Melinda Hospital akan membuat anak Anda tumbuh
sehat dan kuat.
Foto: Google
http://product.melindahospital.com/keuntungan-dan-cara-pijat-bayi

« Leaflet Chronic Kidney Disease

Konsep Remaja »

Leaflet Pijat Bayi

Posted by dwixhikari pada 6 April 2010

Pijat Bayi
Oleh : Niken Jayanthi, S.Kep

PENGERTIAN
Pemijatan pada bayi merupakan suatu ikatan yang indah antara bayi dan orang tuanya, Pijat bayi
sangat bermanfaat bagi perkembangan fisik dan emosi bayi.

KAPAN USIA YANG TEPAT UNTUK MEMULAI PIJATAN?
Teknik memijat yang tersaji di sini dapat mulai dilakukan kapanpun orang tua ingin segera
memulainya. Pijatan paling bermanfaat bagi bayi adalah dipijat setiap hari pada enam atau tujuh
bulan usianya.

WAKTU YANG TEPAT
UNTUK MEMULAI PIJATAN
Pagi hari saat orang tua dan bayi siap memulai hari.
Pada waktu malam untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak.

SEBELUM MULAI, PASTIKAN :
Tangan Anda bersuh dan hangat
Kuku dan perhiasan Anda tidak akan menggores kulit bayi
Ruang Anda hangat dan tidak berangin
Bayi tidak dalam keadaan lapar atau baru saja makan.
Anda tidak terganggu selama + 15 menit.
Anda duduk dengan nyaman dan santai
Bayi dibaringkan di tempat yang rata dengan alas kain yang lembut.
Anda telah menyiapkan handuk, popok ekstra, baju ganti, dan baby oil.

TIPS YANG BOLEH DILAKUKAN :
 Terus lakukan kontak mata dengan bayi Anda.
 Nyanyikan lagu atau putarkan musik lembut untuk membantu Anda dan bayi Anda lebih
relaks.
 Mulailah dengan sentuhan ringan dan perlahan tingkatkan tekanan pada saat Anda semakin
yakin dan bayi anda terbiasa dipijat.
 Perhatikan isyarat yang ditunjukkan bayi Anda.
 Jika Anda menggunakan baby oil, mandikan bayi setelah dipijat.
Jauhkan baby oil dari mata bayi.
Konsultasikan kepada dokter anak untuk mendapat keterangan lebih lanjut.

TIPS YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN
• Memijat bayi tidak lama setelah ia makan/ disusui.
• Membangunkan bayi Anda untuk dipijat
• Memijat bayi jika dalam keadaan sakit.
• Memijat bayi dengan paksa.
• Memaksakan possisi saat memijat bayi.

KEUNTUNGAN DARI MEMIJAT BAYI SETIAP HARI
 Memacu sistem sirkulasi bayi, dan denyut jantung, pernapasan, pencernaan, dan kekebalan
tubuh.
 Mendidik bayi untuk tenang dalam menghadapi stress.
 Mendorong pertumbuhan susunan otot.
 Sangat berarti untuk persiapan tubuh dalam berbagai kegiatan sera meningkatkan gerakan dan
ketenangan bayi.
 Memberi pengetahuan yang besar bagi seorang Ayah/Ibu untuk lebih memahami anak mereka.
 Bagi seorang Ibu, pemijatan pada bayi juga membantu untuk melancarkan ASI sehingga
membantu kelancaran dalam produksi susu maupun kemampuan Ibu mendapatkan ketenangan.

LANGKAH – LANGKAH
1. KAKI & TANGAN
a. Perahan India
Lakukan dari pangkal paha/pundak ke pergelangan kaki/tangan.
b. Perahan Swedia
Lakukan dari pergelangan kaki/tangan ke paha/pundak
c. Telapak kaki/tangan
Buat urutan di telapak secara bergantian mulai dari tumit ke arah jari
d. Jari-jari
Gerakan dilakukan dengan memijat jari-jari dan diakhiri dengan tarikan lembut pada setiap jari
e. Punggung Kaki/tangan
Dengan ibu jari secara bergantian, urutlah punggung kaki/tangan dari pergelangan keki/tangan ke
jari kaki/tangan.
f. Gerakan menggulung
Menggulung dari pangkal paha/pundak sampai kepergelangan kaki/tangan dengan kedua telapak
tangan.
g. Gerakan akhir
Rapatkan kedua kaki dan usapkan bersamaan

2. PERUT
a. Mengayuh pedal sepeda
Gerakkan kedua tangan bergantian dari perut atas ke bawah
b. Menekuk lutut dan tekan menuju perut, bisa juga dengan cara bergantian tekuk ke perut
c. Bulan Matahari
Tangan kanan membentuk lingkaran dari arah perut kanan bawah (sesuai arah jam); kemudian
tangan kiri mengikuti dengan lingkaran bulan.
Bentuk lingkaran searah jarum jam dari tangan kiri mulai dari perut kanan bawah, kemudian
diikuti dengan tangan kanan membuat gerakan setengah lingkaran mulai dari perut kanan bawah
sampai perut kiri bawah.
d. I love you
”i” Buat gerakan membentuk huruf ”i” dari perut kiri atas ke bagian kiri bawah.
”love” Pijat dimulai dari kanan atas lalu ke kiri bawah membentuk huruf ”L” terbalik
”you” Pijat dimulai dari kanan atas, lalu ke kiri sampai ke perut kiri bawah membentuk huruf
”U” terbalik
e. Gelembung Udara
Tekan searah jarum jam dari kanan bawah ke kiri bawah

3. DADA
Pijatan ”kupu-kupu” memperkuat paru paru dan jantung
Letakkan kedua tanag pamijat di tengan dada bayi dan gerakkan ke atas kemudian ke sisi luar
tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati, lalu dari tengan
dada bayi pijat menyilang ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.

4. PUNGGUNG
Pijatan ”maju mundur” memperkuat otot untuk menyakgga tulang belakang.
Pijat dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan ke sepanjang
punggungnya, luncurkan salah satu telapak tangan dari leher sampai pantat bayi dengan sedikit
tekanan. Dengan jari-jari pemijat buat gerakan-gerakan melingkar terutama pada otot di sebelah
tulang punggung. Buat gerakan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kakinya untuk
mengakhiri pijatan.

5. WAJAH
Pijatan ”senyum” melemaskan otot wajah
a. Tekan jari-jari pemijat pada kening bayi, pelipis dan pipi.
b. Gunakan kedua jari untuk memijat daerah di atas alis.
c. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung ke arah pipinya.
d. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat sekitar mulutnya hingga tersenyum.
e. Pijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum.
f. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

http://rentalhikari.wordpress.com/2010/04/06/leaflet-pijat-bayi/

SAP : PIJAT BAYI

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN
POKOK BAHASAN :
PIJAT BAYI

A. Latar Belakang
Tanpa disadari ketika memandikan bayi, mengeringkan tubuhnya dengan menggosok
punggungnya, atau bermain-main dengan cara memijat kakinya, sebenarnya banyak rangsangan
yang dilakukan padanya.
Memberikan rangsangan pada bayi memang banyak caranya. Salah satu diantaranya melalui
pijatan (stroking). Pijat merupakan bentuk ideal untuk merealisasikannya, sebab saat memijat
bayi, ibu ”melatih” dirinya untuk lebih engenal bayinya. Dengan memijat bagian demi bagian
tubuh bayi secara lembut, ibu belajar mengenali tubuh dan bahasa tubuh bayinya secara
individual. Dari sini akan diketahui pijatan mana yang menyenangkan bagi bayi dan mana yang
tidak disukainya. Lama-lama kita akan menjadi lebih terampil dan percaya diri dalam mengurus
bayi.

Dikalangan masyarakat Indonesia, ilmu pijat bayi tradisional sudah lama dikenal, dam sampai
saat ini di daerah-daerah masih sering dilakukan oleh dukun pijat bayi. Ilmu pijat bayi umumnya
mudah dipelajari dengan beberapa kali latihan, orang tua akan mahir melakukannya. Selain itu
pijat bati juga mudah karena hanya menggunakan minyak (baby oil).

B. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Umum:
Setelah akhir proses pembelajaran para peserta mampu memahami tentang pijat bayi.
Tujuan Khusus:
Setelah mengikuti proses pembelajaran selama 30 menit, peserta mampu :
1. Menyebutkan tentang pengertian pijat bayi.
2. Menyebutkan kontra indikasi pijat bayi.
3. Menyebutkan manfaat pijat bayi..
4. Menjelaskan persiapan melakukan pijat bayi.
5. Menjelaskan cara melakukan pijat bayi.

C. Sasaran
Seluruh ibu-ibu nifas yang datang ke Puskesmas Srondol.

D. Target
Ibu-ibu yang mempunyai bayi usia 6 bulan-7 bulan.

E. Pengorganisasian
Moderator : Wiwik Widiastutik
Penyaji : Dwi Asliwanti
Fasilitator : Indrwati
Observer : Asrin Nikmah


F. Strategi Pelaksanaan
Waktu : 1 Maret 2006
jam 09.00 – 09.30 WIB.
Tempat : Ruang tunggu Puskesmas Srondol
Kegiatan belajar mengajar :
1. Perkenalan
2. Menjelaskan tujuan
3. Menjelaskan materi
4. Diskusi dan tanya jawab
5. Evaluasi




G. Susunan Acara
1. Pembukaan oleh moderator selama 5 menit
2. Acara inti :
a. Penyuluhan kesehatan & demonstrasi pijat bayi oleh mahasiswa 15 menit.
b. Diskusi dan tanya jawab 5 menit.
3. Penutup dan doa 5 menit

H. Metode
1. Ceramah tentang konsep preeklampsia.
2. Diskusi dan Tanya jawab

I. Media
1. Leaflet
2. Pantom/boneka bayi
3. Baby oil & handuk

J. Evaluasi
Evaluasi dilakukan secara lisan :
1. Menyebutkan tentang pengertian pijat bayi.
2. Menyebutkan kontra indikasi pijat bayi.
3. Menyebutkan manfaat pijat bayi..
4. Menjelaskan persiapan melakukan pijat bayi.
5. Menjelaskan cara melakukan pijat bayi.

PIJAT BAYI

A. PENGERTIAN
Pijat bayi adalah terapi sentuhan kulit dengan menggunakan tangan. Ini memang bukan hal baru
lagi, walaupun pengaruh positif pijat bayi ini belum diyakini benar. Sentuhan pada kulit bayi
melalui seni pijat ternyata dapat meningkatkan produksi ASI. Penelitian ”Cynthia Mersmann”
membuktikan bila bayi dipijat, produksi ASI perah ibunya akan lebih banyak. Jadi pijat dapat
meningkatkan lamanya pemberian ASI eksklusif oleh ibu bekerja. Pijat bati dipercaya dapat
meningkatkan stimulus otaknya, membantu pertumbuhannya, memperlancar system
pencernaannya, bahkan membantu system kekebalan tubuhnya. Juga dapat membina hubungan
antara ibu dengan bayinya.

B. KONTRA INDIKASI
a. Jangan dilakukan pada bayi yang suhu tubuhnya tinggi
b. Jangan dilakukan pada bayi yang sedang sakit
C. MANFAAT PIJAT BAYI
1. Mampu meningkatan daya taha tubuh bayi.
2. Membuat bayi tidur lebih nyenyak dan lelap.
3. Meningkatkan kesiagaan untuk mudah balajar sesuatu.
4. Memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan.
5. Merangsang fungsi pencernaan dan pembuangan sisa-sisa makanan.
6. Meningkatkan kenaikan berat badan.
7. Membuat bayi lebih tenang.
8. Mengurangi kembung dan sakit perut.
9. Meningkatkan hubungan batin antara orang tua dan bayi.



D. HAL-HAL YANG PERLU DIPERSIAPKAN
1. Atur temperetur ruang memijat bayi, jangan sampai bayi kedinginan saat dibuka bajunya.
2. Letakkan bayi di tempat yang aman.
3. Ketikan akan memijat perhatikan tangan dan jari pemijat, jangan sampai jari-jari tangan
pemijat yang kasar menggores kulit bayi yang lembut dan peka.
4. Buka cincin dan gelang ketikan akan memijat bayi, selain lebih nyaman juga tidak
membahayakan.
5. Pada saat akan mengoleskan minyak, teteskan minyak di telapak tangan pemijat dulu baru
kemudian dioleskan ke bayi.

E. PEMIJATAN BAYI
1. KAKI & TANGAN
a. Perahan India
Lakukan dari pangkal paha/pundak ke pergelangan kaki/tangan.
b. Perahan Swedia
Lakukan dari pergelangan kaki/tangan ke paha/pundak
c. Telapak kaki/tangan
Buat urutan di telapak secara bergantian mulai dari tumit ke arah jari
d. Jari-jari
Gerakan dilakukan dengan memijat jari-jari dan diakhiri dengan tarikan lembut pada setiap jari
e. Punggung Kaki/tangan
Dengan ibu jari secara bergantian, urutlah punggung kaki/tangan dari pergelangan keki/tangan ke
jari kaki/tangan.
f. Gerakan menggulung
Menggulung dari pangkal paha/pundak sampai kepergelangan kaki/tangan dengan kedua telapak
tangan.
g. Gerakan akhir
Rapatkan kedua kaki dan usapkan bersamaan
2. PERUT
a. Mengayuh pedal sepeda
Gerakkan kedua tanga bergantian dari perut atas ke bawah
b. Menekuk lutut dan tekan menuju perut, bisa juga dengan cara bergantian tekuk ke perut
c. Bulan Matahari
Tangan kanan membentuk lingkaran dari arah perut kanan bawah (sesuai arah jam); kemudian
tangan kiri mengikuti dengan lingkaran bulan.
Bentuk lingkaran searah jarum jam dari tangan kiri mulai dari perut kanan bawah, kemudian
diikuti dengan tangan kanan membuat gerakan setengan lingkaran mulai dari perut kanan bawah
sampai perut kiri bawah.
d. i love you
”i” Buat gerakan membentuk huruf ”i” dari perut kiri atas ke bagian kiri bawah.
”love” Pijat dimulai dari kanan atas lalu ke kiri bawah membentuk huruf ”L” terbalik
”you” Pijat dimulai dari kanan atas, lalu ke kiri sampai ke perut kiri bawah membentuk huruf
”U” terbalik
e. Gelembung Udara
Tekan searah jarum jam dari kanan bawah ke kiri bawah

3. DADA
Pijatan ”kupu-kupu” memperkuat paru paru dan jantung
Letakkan kedua tanag pamijat di tengan dada bayi dan gerakkan ke atas kemudian ke sisi luar
tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati, lalu dari tengan
dada bayi pijat menyilang ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.


4. PUNGGUNG
Pijatan ”maju mundur” memperkuat otot untuk menyakgga tulang belakang.
Pijat dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan ke sepanjang
punggungnya, luncurkan salah satu telapak tangan dari leher sampai pantat bayi dengan sedikit
tekanan. Dengan jari-jari pemijat buat gerakan-gerakan melingkar terutama pada otot di sebelah
tulang punggung. Buat gerakan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kakinya untuk
mengakhiri pijatan.
5. WAJAH
Pijatan ”senyum” melemaskan otot wajah
a. Tekan jari-jari pemijat pada kening bayi, pelipis dan pipi.
b. Gunakan kedua jari untuk memijat daerah di atas alis.
c. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung ke arah pipinya.
d. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat sekitar mulutnya hingga tersenyum.
e. Pijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum.
f. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

PENUTUP

Bayi adalah sosok tubuh kecil, mungil dan imut, oleh sebab itu kita selalu ingin menyentuhnya,
dan ingin mencintai dan menyayanginya. Untuk mewujudkan rasa cinta dan sayang ini salah
satunya dengan memberikan perhatian. Perwujudan perhatian kita salah satunya dengan
memberikan pijatan. Karena dengan pemijatan ini dapat membantu bayi dalam pertumbuhan dan
perkembangannya.
Pijatan pada bayi akan lebih memberikan kesempatan kepada ibu untuk mengenali bayinya,
mengerti bahasa tubuh bayinya secara individual, pijatan bayi inipun dapat membantu bayi untuk
mengenal dan beradaptasi dengan dunia luar yang serba baru dan asing baginya, dan juga lebih
meningkatkan hubungan batin antara ibu dan bayinya.
Pijatan pada bayi memberikan banyak manfaat, seperti hal di atas, untuk itu para orang tua harus
banyak mengetahui cara pemijatan bayi dengan cara yang baik dan benar agar tidak memberikan
suatu kesalahan. Begitu pula dengan perawat, harus mengetahui teknik pemijatan bayiyang
berguna untuk penyuluhan bagi masyarakat awam yang balum paham akan pemijatan bayi selain
itu juga bermanfaat saat kita mempunyai seorang anak.

DAFTAR PUSTAKA
Ayah bunda no.23, tanggal 7-20 September 1996. memijat bayi sentuhan kasih.

Ayah bunda no.3, tanggal 13-26 Pebruari 1996. cara tepat pijat bayi.

Roesti, Utami. 2004. Bayi segat berkat Asi Ekskisif. PT. Elex Media Komputindo, Keluarga
Gramedia, Jakarta

Pijat Perut Bayi

Catatan: hindari pemijatan pada tulang rusuk atau ujung tulang rusuk




                            1. Mengayuh sepeda, Lakukan gerakan memijat pada perut bayi
seperti mengayuh pedal sepeda, dari atas ke bawah perut, bergantian dengan tangan kanan &
kiri.




                             2. Mengayuh sepeda dengan kaki diangkat, Angkat kedua kaki
bayi dengan salah satu tangan, Dengan tangan yang lain, pijat perut bayi dari perut bagian atas
sampai ke kari-jar kaki




                              3. Ibu jari kesamping, Letakkan kedua ibu jari di samping kanan &
kiri pusar perut, Gerakkan kedua ibu jari ke arah tepi perut kanan & kiri




                               4. Bulan-matahari, Buat lingkaran searah jarum jam dengan jari
tangan kiri mulai dari perut sebelah kanan bawah (daerah usus buntu) ke atas, kemudian kembali
ke daerah kanan bawah (seolah membentuk gambar matahari {M}) beberapa kali, Gunakan
tangan kanan untuk mambuat gerakan setengah lingkaran mulai dari bagian bawah perut bayi
sampai bagian kiri perut bayi (seolah membentuk gambar bulan {B}), Lakukan kedua gerakan
ini secara bersama-sama. Tangan kiri selalu membuat bulatan penuh (matahari), sedangkan
tangan kanan akan membuat gerakan setengah lingkaran (bulan)
                                5. Gerakan I Love You, ”I”, pijatlah perut bayi mulai dari bagian
kiri atas ke bawah dengan menggunakan jari-jari tangan kanan membentuk huruf ”I”, ”LOVE”,
pijatlah perut bayi membentuk huruf ”L” terbalik, mulai dari kanan atas ke kiri atas, kemudian
dari kiri atas ke kiri bawah, ”YOU”, pijatlah perut bayi membentuk huruf ”U” terbalik, mulai
dari kanan bawah (daerah usus buntu) ke atas, kemudian ke kiri, ke bawah, & berakhir di perut
kiri bawah




                             6. Gelembung atau jari-jari berjalan, Letakkan ujung jari-jari satu
tangan pada perut bayi bagian kanan, Gerakkan jari-jari anda pada perut bayi dari bagian kanan
ke bagian kiri guna mengeluarkan gelembung gelembung udara


Daftar Pustaka Cara Pijat Bayi

Ball, Jane. 1999. Pediatric Nursing; Caring For Children 2nd ed. Appleton & Lange
Stanford. Conecticut

Hurlock, E. B. 1996. Psikologi perkembangan, suatu pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan.
Jakarta : Erlangga

Kozier, B. Erb, Olivieri. 1995. Fundamental of Nursing 4th ed. California : Addison - Wesley
Publishing Company

Nelson, WE. Vaughan, Behrman. 1999. Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta : EGC
Profil Kesehatan Jawa Barat. 2003. Jawa Barat : Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat.

Roesli, U. 2001. Pedoman Pijat Bayi. Jakarta : Trubus Agriwidya
Soetjiningsih. 2001. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : EGC
Wong, DL, Whaley. 1995. Nursing Care of Infant and Children 5th ed. St. Louis : Mosby Year
Book Inc


Tentang Pijat

Pijat adalah terapi sentuh tertua yang dikenal manusia dan yang paling populer.
Pijat adalah seni perawatan kesehatan dan pengobatan yang dipraktekkan sejak berabadabad
silam. Bahkan, diperkirakan ilmu ini telah dikenal sejak awal manusia diciptakan ke dunia,
mungkin karena pijat berhubungan sangat erat dengan kehamilan dan proses kelahiran manusia.
Pengalaman pijat pertama yang dialami manusia ialah pada waktu dilahirkan, yaitu melalui jalan
lahir ibu.

Dewasa ini, para pakar telah dapat membuktikan secara ilmiah tentang apa yang telah lama
dikenal manusia, yaitu terapi sentuh dan pijat pada bayi mempunyai banyak manfaat. Terapi
sentuh terutama pijat menghasilkan perubahan fisiologis yang menguntukngkan dan dapat diukur
secara ilmiah, antara lain melalui pengukuran kadar cortisol ludah, kadar cortisol plasma secara
radioimmunoassay, kadar hormon stres (cathecolamine) air seni, dan pemeriksaan EEG.

Walaupun masih perlu penelitian lanjutan untuk memastikan hasil-hasil penelitian terhadap
terapi sentuh/pijatan, penemuan yang telah dihasilkan sudah cukup menjadi alasan untuk
dilakukannya pijat bayi secara rutin guna mempertahankan kesehatan bayi. Apalagi pijat bayi ini
terbukti murah, mudah, dan telah biasa dilakukan di Indonesia sehingga bukan hal yang baru
bagi kultur kita. Tak ada tehnik atau cara pijat yang baku, setiap individu dapat melakukan sesuai
tehnik, cara, dan keinginannya yang khusus dan tersendiri. Namun sebaiknya, pemijatan dimulai
dari kaki bayi umumnya bayi lebih menerima apabila di pijat pada daerah kaki.

Dengan demikian, akan memberi kesempatan pada bayi untuk membiasakan di pijat sebelum
bagian lain dari disentuh. karenanya, urutan pemijatan bayi dimulai dari bagian kaki, perut,
dada,tangan, muka, dan diakhiri pada bagian punggung. Susunan/urutan bagian tubuh yang akan
dipijat juga dapat disesuaikan secara individual, sesuai kesukaan bayi. Pijat bayi menjadi sangat
berarti dan bermanfaat apabila dilakukan oleh ibu atau ayah, disertai dengan penyaluran kasih
sayang pada bayinya.


5. Mengurangi stress dan ketegangan
6. Meningkatkan kesiagaan
7. Membuat tidur lelap
8. Mengurangi rasa sakit mengurangi kembung dan sakit perut
9. Meningkatkan hubungan batin antara orang tua dan bayi
10. Meningkatkan produksi air susu ibu

Waktu Pemijatan
Pemijatan dapat dilakukan pada bayi usia 0-12 bulan. Untuk bayi yang berusia di bawah 7 bulan,
pemijatan dapat dilakukan setiap hari. Waktu pemijatannya sebaiknya dilakukan 2 kali sehari yaitu:
1. Pagi hari, pada saat orang tua dan anak siap untuk memulai hari baru
2. Malam hari, sebelum tidur.
Persiapan Sebelum Memijat
1. Mencuci tangan dan dalam keadaan hangat.
2. Hindari kuku dan perhiasan yang bisa menggores kulit bayi.
3. Ruang untuk memijat usahakan hangat dan tidak menguap.
4. Bayi selesai makan atau tidak berada dalam keadaan lapar.
5. Usahakan tidak diganggu dalam waktu lima belas menit untuk melakukan semua tahap pemijatan.
6. Baringkan bayi di atas kain rata yang lembut dan bersih.
7. Ibu/ayah duduk dalam posisi nyaman dan tenang.
8. Siapkan handuk, popok, baju ganti, dan minyak bayi (baby oil/lotion).
9. Sebelum memijat, mintalah izin kepada bayi dengan cara membelai wajah dan kepala bayi sambil
mengajak bicara.

Proses Pemijatan
Selama melakukan pemijatan, dianjurkan untuk selalu melakukan hal-hal berikut :
1. Memandang mata bayi, disertai pancaran kasih sayang selama pemijatan berlangsung.
2. Bernyanyilah atau putarkan lagu-lagu yang tenang/lembut, untuk membantu menciptakan suasana
tenang selama pemijatan berlangsung.
3. Awalilah pemijatan dengan melakukan sentuhan ringan, kemudian secara bertahap tambahkanlah
tekanan pada sentuhan yang dilakukan, khususnya apabila anda sudah merasa yakin bahwa bayi mulai
terbiasa dengan pijatan yang sedang dilakukan.
4. Sebelum melakukan pemijatan, lumurkan lotion yang lembut sesering mungkin.
5. Sebaiknya pemijatan dimulai dari kaki bayi, umumnya bayi lebih menerima apabila dipijat pada
daerah kaki. Dengan demilian, akan memberi kesempatan pada bayi untuk membiasakan dipijat
sebelum bagian lain disentuh. Oleh karena itu, urutan pemijatan dimulai dari bagian kaki, perut, dada,
tangan, muka, dan diakhiri pada bagian punggung.
6. Tanggaplah pada isyarat yang diberikan oleh bayi anda. Jika bayi menangis, cobalah menenangkan
bayi sebelum melakukan pemijatan. Jika bayi menangis lebih keras, hentikan pemijatan karena mungkin
bayi mengharapkan untuk digendong, disusui, atau sudah sangat ingin tidur.
7. Mandikan bayi segera setelah pemijatan berakhir agar bayi merasa lebih segar dan bersih setelah
terlumuri minyak bayi. Namun, apabila pemijatan dilakukan pada malam hari, bayi cukup diseka dengan
air hangat agar bersih dari minyak bayi.
8. Lakukan konsultasi pada dokter atau perawat untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut tentang
pemijatan bayi.
9. Hindarkan mata bayi dari baby oil/lotion, hal-hal yang tidak dianjurkan selama pemijatan :
- Memijat bayi langsung setelah selesai makan.
- Membangunkan bayi khusus untuk pemijatan.
- Memijat bayi pada saat bayi dalam keadaan tidak sehat.
- Memijat bayi pada saat bayi tidak mau dipijat.
- Memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi
                                3. Telapak kaki, Urutlah telapak kaki dengan kedua ibu jari secara
bergantian, dimulai dari tumit kaki menuju jari-jari di seluruh telapak kaki




                            4. Tarikan lembut jari, Pijatlah jari-jarinya satu persatu dengan gerakan
memutar menjauhi telapak kaki, diakhiri dengan tarikan kasih yang lembut pada tiap ujung jari




                                  5. Gerakan peregangan, Dengan mempergunakan sisi dari jari telunjuk,
pijat telapak kaki mulai dari batas jari-jari ke arah tumit, kemudian ulangi lagi dari perbatasan jari ke
arah tumit, Dengan jari tangan lain regangkan dengan lembut punggung kaki pada daerah pangkal kaki
ke arah tumit
                               6. Titik tekanan, Tekan-tekanlah kedua ibu jari secara bersamaan di
seluruh permukaan telapak kaki dari arah tumit ke jari-jari




                               7. Punggung kaki, Dengan mempergunakan kedua ibu jari secara
bergantian pijatlah punggung kaki dari pergelangan kaki ke arah jari-jari secara bergantian




                               8. Peras & putar pergelangan kaki, Buatlah gerakan seperti memeras
dengan mempergunakan ibu jari & jari-jari lainnya di pergelangan kaki bayi




9. Perahan cara swedia, Peganglah pergelangan kaki bayi, Gerakkan tangan anda secara bergantian dari
pergelangan kaki ke pangkal paha




                             10. Gerakan menggulung, Pegang pangkal paha dengan kedua tangan
anda, Buatlah gerakan menggulung dari pangkal paha menuju pergelangan kaki
                                  11. Gerakan akhir, Setelah gerakan diatas dilakukan pada kaki kanan &
kiri, rapatkan kedua kaki bayi, Letakkan kedua tangan anda secara bersamaan pada pantat & pangkal
paha, Usap kedua kaki bayi dengan tekanan lembut dari paha ke arah pergelangan kaki. Ini merupakan
gerakan akhir bagian kaki




                               3. Ibu jari kesamping, Letakkan kedua ibu jari di samping kanan & kiri
pusar perut, Gerakkan kedua ibu jari ke arah tepi perut kanan & kiri




                                 4. Bulan-matahari, Buat lingkaran searah jarum jam dengan jari tangan
kiri mulai dari perut sebelah kanan bawah (daerah usus buntu) ke atas, kemudian kembali ke daerah
kanan bawah (seolah membentuk gambar matahari {M}) beberapa kali, Gunakan tangan kanan untuk
mambuat gerakan setengah lingkaran mulai dari bagian bawah perut bayi sampai bagian kiri perut bayi
(seolah membentuk gambar bulan {B}), Lakukan kedua gerakan ini secara bersama-sama. Tangan kiri
selalu membuat bulatan penuh (matahari), sedangkan tangan kanan akan membuat gerakan setengah
lingkaran (bulan)
                                 5. Gerakan I Love You, ”I”, pijatlah perut bayi mulai dari bagian kiri atas
ke bawah dengan menggunakan jari-jari tangan kanan membentuk huruf ”I”, ”LOVE”, pijatlah perut bayi
membentuk huruf ”L” terbalik, mulai dari kanan atas ke kiri atas, kemudian dari kiri atas ke kiri bawah,
”YOU”, pijatlah perut bayi membentuk huruf ”U” terbalik, mulai dari kanan bawah (daerah usus buntu)
ke atas, kemudian ke kiri, ke bawah, & berakhir di perut kiri bawah




                               6. Gelembung atau jari-jari berjalan, Letakkan ujung jari-jari satu tangan
pada perut bayi bagian kanan, Gerakkan jari-jari anda pada perut bayi dari bagian kanan ke bagian kiri
guna mengeluarkan gelembung gelembung udara


Pijat Dada Bayi




                             1. Jantung besar, Buatlah gerakan yang menggambarkan jantung
dengan meletakkan ujung-ujung jari kedua telapak tangan anda di tengah dada/ulu hati, Buat
gerakan ke atas sampai di bawah leher, kemudian ke samping di atas tulang selangka, lalu ke
bawah membentuk bentuk jantung dan kembali ke ulu hati
                             2. Kupu-kupu, Buatlah gerakan diagonal seperti gambaran kupu-
kupu dimulai dengan tangan kanan membuat gerakan memijat menyilang dari tengah dada/ulu
hati kea rah bahu kanan, & kembali ke ulu hati, Gerakkan tangan kiri anda ke bahu kiri dan
kembali ke ulu hati




                                  3. Hidung : Senyum I, Letakkan kedua ibu jari anda pada pertengahan
alis, Tekankan ibu jari anda dari pertengahan kedua alis turun melalui tepi hidung ke arah pipi dengan
membuat gerakan ke samping & ke atas seolah membuat bayi tersenyum




                              4 Mulut bagian atas : Senyum II, Letakkan kedua ibu jari anda di atas
mulut di bawah sekat hidung, Gerakkan kedua ibu jari anda dari tengah ke samping & ke atas ke daerah
pipi seolah membuat bayi tersenyum
                              5. Mulut bagian bawah : Senyum III, Letakkan kedua ibu jari anda
ditengah dagu, Tekankan kedua ibu jari pada dagu dengan gerakan dari tengah ke samping, kemudian ke
atas kea rah pipi seolah membuat bayi tersenyum




                                 6. Lingkaran kecil di rahang, Dengan jari kedua tangan, buatlah
lingkaran-lingkaran kecil di daerah rahang bayi




                             7. Belakang telinga, Dengan mempergunakan ujung-ujung jari, berikan
tekanan lembut pada daerah belakang telinga kanan & kiri, Gerakkan ke arah pertengahan dagu di
bawah dagu

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1972
posted:7/25/2011
language:Indonesian
pages:26