Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Dasar Pengoperasian Sistem Linux4

VIEWS: 232 PAGES: 8

									Dasar Pengoperasian Sistem Linux
Oleh : R. Kresno Aji <aji at smg dot linux dot or dot id> Waktu : Sabtu, 16 Juni 2001 14:41:31 JAVT << Balik Lanjut >>

1. Melihat Direktori Aktif
Jika kita ingin mengetahui sebenarnya kita berada di direktori mana, kita bisa memberikan perintah print working direktori, yaitu : [masaji@masaji.net~] $ pwd /home/masaji Artinya kita sedang berada di direktori /home/masaji.

2. Melihat Isi Direktori
Sekarang beralih bagaimana kita melihat file-file Linux yang ada, cobalah perintah dibawah ini: [masaji@masaji.net~] [masaji@masaji.net~] [masaji@masaji.net~] [masaji@masaji.net~] $ $ $ $ ls ls -l ls -R ls -a

tentunya anda akan merasakan apa perbedaannya, pilihan -l berguna untuk mengetahui informasi lengkap ttg file/direktori yang dilihat, contoh : masaji@masaji:~ > ls -l total 23 drwxr-xr-x 6 masaji drwxr-xr-x 6 masaji drwx-----3 masaji drwxr-xr-x 5 masaji -rw-r--r-1 masaji drwxr-x--- 44 masaji drwxr-xr-x 3 masaji -rw-r--r-1 masaji drwxr-xr-x 23 masaji -rw-r--r-1 masaji drwxr-xr-x 4 masaji masaji@masaji:~ >

users users users users users users users users users users users

397 435 5501 612 941 1060 195 1261 721 1108 503

May Apr May May May May Mar May May May May

10 20 14 13 13 9 21 13 11 13 14

22:04 00:34 09:14 14:44 23:56 11:10 00:48 23:55 07:24 23:55 06:08

Desktop KDesktop Mail bin cron-1 doc office52 pico-1 pict sudo-1 tmp

Kita bisa mengetahui kalau direktori /bin itu kepunyaan 'root' dan termasuk dalam group 'root', dibuat tanggal 23 Desember jam 01:35 Arti dari field pertama di sebelah kiri (misal : drwxr-xr-x). Perintah ls di Linux juga mengijinkan kita untuk menggunakan wildcard. Fungsi wildcard di Linux hampir serupa dengan di sistem operasi DOS, yaitu menggunakan : * - untuk mewakili serangkaian huruf yang belum diketahui dan ? - untuk mewakili satu huruf Contoh: jika kita ingin melihat file apa saja di direktori :

/etc yg huruf depannya p, maka kita berikan perintah

[masaji@masaji.net]$ ls doc/Linux/HOWTO N* Nfs-1 Nfs-2 Pilihan -R di perintah ls artinya kita melihat semua file yang ada di seluruh sub-sub direktori yang terdapat dalam direktori yang aktif. Pilihan -a artinya kita melihat semua file termasuk 'hidden file' , yaitu file file yang dimulai dengan tanda titik (.) Untuk memuat file-file di dalam sebuah direktori yang sangat banyak dan tidak cukup ditampung dalam 1 layar, kita bisa menggunakan pemipaan ke utilitas more atau less, contoh : [masaji@masaji.net~] $ ls -lagR | more [masaji@masaji.net~] $ ls -lagR | less Untuk melihat semua option yang ada silakan lihat manual page untuk perintah ls : [masaji@masaji.net~] $ man ls

3. Berpindah Direktori
Untuk berpindah direktori, kita bisa menggunakan perintah cd. Cara penggunaan hampir sama dengan perintah CD di DOS, perbedaannya : pada linux menggunakan tanda slash ( / ) bukan backslash seperti pada DOS. Untuk memasuki direktori /usr/doc kita akan memberikan perintah : [masaji@masaji.net~] $ cd /usr/doc Kita bisa memasuki home direktori kita hanya dengan mengetikkan : [masaji@masaji.net~] $ cd atau [masaji@masaji.net~] $ cd ~ hasilnya adalah : [masaji@masaji.net~] $ Kita bisa beralih langsung ke direktori yang aktif sebelum sekarang dengan memberikan perintah : [masaji@masaji.net~] $ cd -

4. Bekerja dengan disket
Device untuk disk drive terletak pada /dev/fd0 untuk 'drive' A, dan/dev/fd1 untuk 'drive' B'. Untuk memformat sebuah disket 1.44 MB di drive A kita bisa menggunakan perintah : [root@masaji.net]# fdformat /dev/fd0H1440 sedangkan untuk memformat disket dengan kapasitas 1.2 MB di drive B, kita bisa menggunakan perintah : [root@masaji.net]# fdformat /dev/fd0H1200

Setelah anda proses format dan verify selesai, anda harus menentukan filesystem apakah yang akan dibuat di disket tsb. Untuk membuat disket dengan format filesystem ext2, anda cukup mengetikkan perintah : [root@masaji.net] # mkfs /dev/fd0 atau [root@masaji.net]# mke2fs /dev/fd0 atau [root@masaji.net]# mkfs.ext2 /dev/fd0 Sedangkan untuk membuat disket 1.44 MB dengan filesystem MS-DOS anda tinggal mengetikkan perintah: [root@masaji.net]# mkfs -t msdos /dev/fd0 atau [root@masaji.net]# mkdosfs /dev/fd0 atau [root@masaji.net]# mkfs.msdos /dev/fd0 Jika anda ingin membaca sebuah disket, anda harus memount/memuatnya dulu kedalam suatu direktori, sebagai contoh anda ingin membaca disket di drive A dan ingin memetakan isi direktori/file filenya di direktori /floppy, maka perintah yang digunakan : [root@masaji.net]# mount /dev/fd0 /floppy Perintah diatas akan menyebabkan direktori /floppy berisi direktori/file-file dari disket di drive A. Catatan : sebelum anda mencabut disket dari drive disket, anda wajib melakukan un-mount device tsb, dengan perintah umount <mount-point-dir>, atau umount <device>. [root@masaji.net]# umount /dev/fd0 perintah mount bisa juga digunakan untuk memount partisi lain dari harddisk, anda bisa membaca manual dari perintah mount tersebut.

4.a. Menyalin Seluruh Disket (diskcopy) dari Sebuah Disket ke Disket lainnya
Jika anda ingin menyalin sebuah disket ke disket lainnya dengan cara membaca per-track dan sector seperti perintah DISKCOPY pada DOS, anda dapat membuat image dari disket sumber dulu ke dalam sebuah file di harddisk dengan perintah : [root@masaji.net]# dd if=/dev/fd0 of=/tmp/file-image atau dengan utilitas cat dan memanfaatkan fasilitas pengalihan : [root@masaji.net]# cat /dev/fd0 > /tmp/file-image

setelah file image terbentuk, anda bisa mengganti disket asal dengan disket target/tujuan, lalu salin fileimage menuju ke disket : [root@masaji.net]# dd if=/tmp/file-image of=/dev/fd0 atau bisa juga dengan memanfaatkan utilitas cat dan fasilitas pengalihan : [root@masaji.net]# cat /tmp/file-image > /dev/fd0 Agar anda tahu saja, saat ini banyak distribusi linux yg menyediakan perintah mcopy dan mdir untuk menyalin disket tanpa memberikan perintah "mount"

5. Melihat Isi File
Untuk melihat isi suatu file di Unix, kita menggunakan perintah 'cat'. 'more' atau 'less'. Contoh : [root@masaji.net]# more selamat Selamat belajar Linux Beda masing-masing perintah adalah : cat berfungsi sebagaimana halnya TYPE pada DOS, yaitu dengan langsung mencetak semua isi file yang bersangkutan tanpa berhenti setiap kali layar penuh. more berfungsi sebagaimana halnya TYPE <namafile> |MORE pada DOS, yaitu mencetak isi file yang bersangkutan, tetapi akan berhenti setiap kali layar penuh, menunggu penekanan tombol spasi untuk mencetak baris berikutnya. Untuk keluar dari more sebelum semuanya selesai dicetak, ketikkan q.less mengijinkan kita untuk menggunakan panah atas dan panah bawah untuk melakukan navigasi atas isi file tersebut. Untuk keluar dari less sebelum semuanya selesai dicetak, ketikkan q.

6. Menyalin File
Untuk menyalin file, Linux menyediakan perintah 'cp' dengan sintaks sebagai berikut : cp <file_sumber> <file_target/direktori> Misalnya, bila kita ingin menyalin file /home/masaji/temp/coba menuju ke direktori /home/masaji/doc, maka kita gunakan perintah seperti ini : [masaji@masaji.net]$ cp coba /home/masaji/doc atau [masaji@masaji.net]$ cp coba doc perintah cp juga mengijinkan kita untuk melakukan penyalinan beberapa file sekaligus, misalnya kita ingin menyalin 3 file sekaligus yang bernama : coba1, coba2, coba3 ke dalam direktori /home/masaji/doc/coba, maka kita cukup mengetikkan perintah : [masaji@masaji.net]$ cp coba* /doc/coba

7. Menghapus File
Linux menyediakan perintah/utilitas 'rm' untuk menghapus file, dengan syntax :

rm [option] <file_yg_akan_dihapus> Pada kebanyakan mesin Unix rm akan menyertakan option -i yaitu konfirmasi ulang sebelum benar-benar melakukan penghapusan terhadap file. Hal ini karena file sistem berbasis unix didisain untuk multiuser, jadi sulit untuk dilakukan undelete terhadap file-file yang telah dihapus. Perintah rm juga mengijinkan kita untuk menggunakan wildcard (coba lihat kembali tentang wildcard pada perintah ls diatas ). Pilihan rm yang sering digunakan : d f i r ----direktori menghapus direktori yang ada isinya (hanya root yg bisa) force menghapus file tanpa konfirmasi terlebih dulu. interactive konfirmasi sebelum penghapusan. R, --recursive menghapus semua isi direktori beserta sub-subnya.

Contoh, jika anda ingin menghapus semua isi direktori /tmp, anda bisa memberikan perintah : [root@masaji.net]# rm -rf /tmp

8. Mengganti Nama File
Untuk mengganti nama file kita menggunakan perintah 'mv' Sintaksnya adalah : mv <nama_file_lama> <nama_file_baru> Contoh kita akan mengganti file rubah.tar.gz menjadi ru.tgz, kita berikan perintah : [masaji@masaji.net~]$ mv rubah.tar.gz ru.tgz

9. Memindahkan File ke direktori Lain
Selain untuk mengganti nama file, perintah mv juga bisa digunakan untuk memindahkan suatu file ke direktori lain, perintah ini juga mengijinkan penggunaan wildcard Misalnya kita ingin memindahkan file /usr/sbin/ppp-on ke direktori /bin maka kita cukup mengetikkan perintah : [root@masaji.net]# mv /usr/sbin/ppp-on /bin

10. Mengetahui Jenis File
Kita dapat mengidentifikasikan sebuah file dengan menggunakan utilitas 'file'. Misalkan kita akan mencari tahu file /etc/passwd itu berjenis apa, kita bisa memberikan perintah file <nama_file> contoh : masaji@masaji:~ > file doc/linux/Howto/Inggris/Wireless-HOWTO doc/linux/Howto/Inggris/Wireless-HOWTO: English text masaji@masaji:~ > file /bin/gzip /bin/gzip: ELF 32-bit LSB executable, Intel 80386, version 1, dynamically linked (uses shared libs), not stripped masaji@masaji:~ >

11. Menterjemahkan perintah dari DOS ke Linux

Berikut ini adalah alih bahasa sintaks perintah yang biasa anda gunakan pada DOS untuk ditransfer pada Linux. Dikiri adalah perintah DOS, dan perintah Linux di kanannya DOS COPY DEL MOVE REN TYPE cp rm mv mv more, less, cat LINUX

Contoh: DOS C:\GUIDO>copy joe.txt joe.doc C:\GUIDO>copy *.* total C:\GUIDO>copy fractals.doc prn C:\GUIDO>del temp C:\GUIDO>del *.bak C:\GUIDO>move paper.txt tmp\ C:\GUIDO>ren paper.txt paper.asc C:\GUIDO>print letter.txt C:\GUIDO>type letter.txt C:\GUIDO>type letter.txt

LINUX $ cp joe.txt joe.doc $ cat * > total $ lpr fractals.doc $ rm temp $ rm *~ $ mv paper.txt tmp/

$ mv paper.txt paper.as $ lpr letter.txt $ more letter.txt $ less letter.txt $ cat letter.txt > C:\GUIDO>type letter.txt > nul /dev/null Tidak ada $ more *.txt *.asc $ cat section*.txt | Tidak ada less

Keterangannya sebagai berikut:
* (asterix) adalah karakter yang paling fleksibel, * mewakili semua file kecuali file hidden. ketika menggunakan perintah more, tekan [SPASI] untuk melihat semua file yang ada, anda diijinkan menggunakan panah. Tidak ada UNDELETE pada Linux, maka dari itu berpikirlah dua kali sebelum menghapus. Linux mempunyai wildcard yang lain : yaitu [ ]. Gunakan: abc* untuk mewakili file file yang dimulai dengan huruf a,b,c; *I-N,1,2,3 mewakili file yang diakhiri dengan huruf : I,J,K,L,M,N,1,2,3 ; Tidak seperti RENAME - nya DOS ; perintah mv *.xxx *.yyy tidak berlaku di Linux (tidak ada rename massal). Menggunakan cp -i dan mv -i akan ditampilkan peringatan apabila akan terjadi penimpaan file (overwritten) terhadap file lain.

12. Membandingkan Dua Buah File
Suatu saat mungkin kita ingin membandingkan isi dari dua buah file teks yang berbeda, apakah isinya sama atau tidak. Untuk keperluan itu Linux memberikan utilitas diff, dengan syntax : diff [option] <file_satu> <file_dua>

Pilihan yang sering digunakan adalah :
B - menyebabkan spasi dan tab dibelakang diabaikan e - menghasilkan skrip yang berguna untuk utilitas ed agar file pertama isinya jadi sama persis dengan file ke dua.

Coba perhatikan contoh dibawah ini :
[root@masaji.net /]# cat satu Ini adalah contoh file pertama yang akan dibedakan dengan diff. [root@masaji.net /]# cat dua Ini adalah contoh file kedua yang akan dibedakan dengan diff. [root@masaji.net /]# diff satu dua 1c1 < Ini adalah contoh file pertama --> Ini adalah contoh file kedua

13. Melihat Kapasitas Hard Disk
Untuk melihat kapasitas spasi yang terpakai dan spasi yang masih kosong, Linux menyediakan perintah 'df'. Contoh : masaji@masaji:~ > df Filesystem 1k-blocks Used Available Use% Mounted on /dev/hda9 5726956 3936864 1790092 69% / /dev/hda5 1843820 541284 1302536 29% /Data /dev/hda6 23300 6876 15221 31% /boot /dev/hdc2 2947808 1213272 1734536 41% /home /dev/hdd1 971632 621312 350320 64% /Swap /dev/hda8 1052184 505640 546544 48% /Music /dev/hdd3 3897924 2131888 1564824 58% /Backup /dev/hdc1 2044240 530872 1513368 26% /Program /dev/hda1 1226524 902976 323548 74% /Windows masaji@masaji:~ > Artinya : direktori / (root direktori) berada pada partisi /dev/hda9, mempunyai kapasitas 5.726,956 MB, spasi yang digunakan 3.936.864 KB dan masih tersedia spasi kosong sebesar 1.790,092 MB dan persentase spasi yang telah terpakai adalah 69%. Sama halnya dengan lainnya.

14. Melihat Spasi yang Digunakan dalam Suatu Direktori
Jika anda ingin mengetahui berapa banyak ruangan yang dipakai oleh suatu direktori, anda bisa menggunakan perintah du. Misalnya, anda ingin mengetahui berapa banyak ruangan yang digunakan pada direktori /tmp : [root@masaji.net /mmm]# du /tmp 12 /tmp/lost+found 1 /tmp/screens/S-tamu 1 /tmp/screens/S-root 3 /tmp/screens

1 29 30 1 40 114

/tmp/.X11-unix /tmp/.XF86Setup431/2e3e0245-35a6bf65 /tmp/.XF86Setup431 /tmp/.ICE-unix /tmp/coba /tmp

Pada contoh di atas, ruangan yang telah terpakai dalam direktori /tmp adalah 114 KB.


								
To top