Rpp Menjelaskan Menu Aplikasi Basis Data by cnq18959

VIEWS: 621 PAGES: 36

Rpp Menjelaskan Menu Aplikasi Basis Data document sample

More Info
									       DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
              DIREKTORAT PEMBINAAN SMP
                  JAKARTA. MEI   TAHUN 2007




                                                              1
1. Memahami prinsip-prinsip teknologi dasar, yang terdiri dari hubungan
   teknologi   dan   masyarakat,   penanganan     produk    teknologi   serta
   perancangan dan pembuatan produk teknologi.

2. Memahami penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, dan
   prospeknya di masa datang

3. Menguasai dasar-dasar ketrampilan komputer

4. Menggunakan perangkat pengolah kata, pengolah angka, pengolah
   basis data, pengolah grafis dan pengolah animasi untuk menghasilkan
   karya informasi

5. Memahami prinsip dasar internet/intranet dan menggunakannya untuk
   memperoleh informasi


CATATAN:

Kalimat dengan garis bawah menunjukkan tambahan SKL dari yang sudah ada dalam
Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006




                                                                            2
       DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
              DIREKTORAT PEMBINAAN SMP




                                                              3
       DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
              DIREKTORAT PEMBINAAN SMP
                  JAKARTA. MEI   TAHUN 2007




                                                              4
                       STRUKTUR KURIKULUM
                            SMP - SBI

               Komponen                    Kelas dan Alokasi Waktu
                                           VII      VIII       IX
A. Mata Pelajaran

   1. Pendidikan Agama                     2         2         2
   2. Pendidikan Kewarganegaraan           2         2         2
   3. B. Indonesia                         4         4         4
   4. B. Inggris                           6         6         6
   5. Matematika                           5         5         5
   6. Ilmu Pengetahuan Alam                5         5         5
    7. Ilmu Pengetahuan Sosial             4         4         4
    8. Seni Budaya                         2         2         2
   9. Pendidikan Jasmani, Olahraga   dan
                                           2         2         2
      Kesehatan
 10. TIK                                   2         2         2

B. Muatan Lokal                            2         2          2
C. Pengembangan Diri                       2         2          2
                                Jumlah     38        38        38




                                                                     5
A. Standar Isi (SK dan KD)



                     KELAS VII : SEMESTER 1



     STANDAR KOMPETENSI                      KOMPETENSI DASAR
 1. Memahami hubungan timbal        1.1 Menunjukkan beberapa perkembangan
    balik antara perkembangan           teknologi   yang mendasar dalam
    teknologi dan perubahan-            kehidupan sehari-hari
    perubahan dalam masyarakat      1.2 Menjelaskan hubungan timbal balik
                                        kebutuhan         manusia        dengan
                                        perkembangan produk teknologi
                                    1.3 Menjelaskan fakta dan pendapat, sebab
                                        dan akibat serta kejadian tentang
                                        perkembangan-perkembangan
                                        teknologi dan dampaknya

 2. Memahami proses suatu           2.1 Menafsirkan prinsip-prinsip keamanan
    pekerjaan secara benar, aman        kerja dalam kehidupan sehari-hari
    dan sadar lingkungan            2.2 Memahami dan mematuhi simbol serta
                                        rambu-rambu keselamatan kerja.

 3. Memahami penggunaan             3.1 Mengidentifikasi berbagai peralatan
    teknologi informasi dan             teknologi informasi dan komunikasi
    komunikasi, dan prospeknya di   3.2 Mendeskripsikan sejarah
    masa mendatang                      perkembangan teknologi informasi dan
                                        komunikasi dari masa lalu sampai
                                        sekarang
                                    3.3 Menjelaskan peranan teknologi
                                        informasi dan komunikasi di dalam
                                        kehidupan sehari-hari
                                    3.4 Mengidentifikasi berbagai keuntungan
                                        dari penggunaan teknologi informasi
                                        dan komunikasi
                                    3.5 Mengidentifikasi berbagai dampak
                                        negatif dari penggunaan teknologi
                                        informasi dan komunikasi




                                                                             6
   STANDAR KOMPETENSI                     KOMPETENSI DASAR
4. Mengenal operasi dasar        4.1 Mengaktifkan komputer sesuai prosedur
   peralatan komputer            4.2 Mematikan komputer sesuai prosedur
                                 4.3 Melakukan operasi dasar pada
                                     operating system dengan sistematis.

5. Mempraktikkan keterampilan    5.1 Mengidentifikasi berbagai komponen
   dasar komputer                    perangkat keras komputer
                                 5.2 Mengidentifikasi berbagai perangkat
                                     lunak program aplikasi
                                 5.3 Memahami kegunaan dari beberapa
                                     program aplikasi
                                 5.4 Mempraktikkan satu program aplikasi




                KELAS VII : SEMESTER 2


   STANDAR KOMPETENSI                     KOMPETENSI DASAR
6. Menggunakan perangkat lunak   6.1 Mengidentifikasi menu dan ikon pada
   pengolah kata untuk               perangkat lunak pengolah kata
   menyajikan informasi          6.2 Menjelaskan fungsi menu dan ikon
                                     pada program pengolah kata
                                 6.3 Menggunakan menu dan ikon pokok
                                     pada perangkat lunak pengolah kata
                                 6.4 Membuat dokumen pengolah kata
                                     sederhana
7. Menggunakan perangkat lunak   7.1 Mengidentifikasi menu dan ikon pada
   pengolah angka untuk              perangkat lunak pengolah angka
   menyajikan informasi          7.2 Menjelaskan fungsi menu dan ikon
                                     pada program pengolah angka
                                 7.3 Menggunakan menu dan ikon pokok
                                     pada perangkat lunak pengolah angka
                                 7.4 Membuat dokumen pengolah angka
                                     sederhana




                                                                           7
8. Menggunakan perangkat lunak   8.1 Mengidentifikasi menu dan ikon pada
   basis data untuk mengolah         perangkat lunak basis data
   data                          8.2 Menjelaskan fungsi menu dan ikon
                                     pada program basis data
                                 8.3 Menggunakan menu dan ikon pokok
                                     pada perangkat lunak basis data
                                 8.4 Membuat karya sistem basis data




                 KELAS VIII : SEMESTER 1


   STANDAR KOMPETENSI                     KOMPETENSI DASAR
1. Menggunakan perangkat lunak   1.1 Mengidentifikasi menu dan ikon pada
   pengolah grafis untuk             perangkat lunak pengolah grafis
   menyajikan informasi          1.2 Menjelaskan fungsi menu dan ikon
                                     pada program pengolah grafis
                                 1.3 Menggunakan menu dan ikon pokok
                                     pada perangkat lunak pengolah grafis
                                 1.4 Membuat karya grafis sederhana
2. Menggunakan perangkat lunak   2.1 Mengoperasikan perangkat lunak hasil
   pengolah animasi                  multimedia.
   menghasilkan karya            2.2 Mengidentifikasi menu dan ikon pada
   multimedia                        perangkat lunak pengolah animasi
                                 2.3 Menjelaskan fungsi menu dan ikon
                                     pada program pengolah animasi
                                 2.4 Menggunakan menu dan ikon pokok
                                     pada perangkat lunak pengolah
                                     animasi
                                 2.5 Membuat karya animasi sederhana

3. Melakukan Video Editing       3.1 Pengambilan video (Capture)
                                 3.2 Mengedit clip video
                                 3.3 Memberikan efek animasi
                                 3.4 Membuat karya video sederhana




                                                                            8
                    KELAS VIII : SEMESTER 2


     Standar Kompetensi                        Kompetensi Dasar
4. Memahami dasar-dasar           4.1 Menjelaskan pengertian dasar
   penggunaan Internet/intranet       Internet/intranet
                                  4.2 Memahami dasar-dasar sistem
                                      jaringan di Internet/intranet
                                  4.3 Mengenal ukuran kecepatan akses
                                      Internet
                                  4.4 Mengidentifikasi perangkat keras yang
                                      digunakan dalam akses
                                      Internet/intranet
                                  4.5 Melakukan berbagai cara untuk
                                      memperoleh sambungan jaringan lokal
                                      (intranet)
                                  4.6 Melakukan berbagai cara untuk
                                      memperoleh sambungan Internet

5. Menggunakan Internet untuk     5.1 Mendemonstrasikan akses internet
   memperoleh informasi               sesuai dengan prosedur
                                  5.2 Mengidentifikasi beberapa layanan
                                      informasi yang ada di Internet
                                  5.3 Mengakses beberapa situs untuk
                                      memperoleh informasi yang
                                      bermanfaat
                                  5.4 Mengolah informasi dari internet
                                      dengan menggunakan program
                                      aplikasi

6. Membuat desain WEB (Front      6.1 Mengidentifikasi menu dan ikon pada
   Page, Publisher, dreamwiver        perangkat lunak pengolah animasi
   dsb.)                          6.2 Menjelaskan fungsi menu dan ikon
                                      pada program desain WEB
                                  6.3 Menggunakan menu dan ikon untuk
                                      desain WEB
                                  6.4 Membuat desain WEB sederhana




                                                                            9
     Standar Kompetensi                       Kompetensi Dasar
7. Menunjukkan perubahan dan      7.1 Menyebutkan contoh-contoh perubahan
   hubungan antara profesi dan        yang mendasar antara profesi dan
   perkembangan teknologi.            perkembangan teknologi
                                  7.2 Mengidentifikasi karakteristik suatu
                                      profesi
                                  7.3 Mengidentifikasi karakteristik
                                      perkembangan suatu profesi dan
                                      teknologi.
                                  7.4 Memutuskan penyelesaian masalah
                                      dalam suatu profesi yag dipilih
                                      berdasarkan potensi diri dan
                                      perkembngan teknologi




                   KELAS IX : SEMESTER 1


  STANDAR KOMPETENSI                        KOMPETENSI DASAR
 1. Menggambarkan bagian-         1.1 Menjelaskan prinsip kerja dari sistem
    bagian, fungsi dan hubungan       komunikasi tradisional dan masa kini.
    bagian-bagian sistem          1.2 Mengenal fungsi media penghantar pada
    komunikasi masa kini              sistem telekomunikasi.
    (transmisi sinyal,            1.3 Menjelaskan pengertian komunikasi
    penyimpanan dan konversi).        isyarat.
                                  1.4 Menjelaskan istilah-istilah yang terdapat
                                      pada sistem komunikasi.
                                  1.5 Menerapkan komputer sebagai sarana
                                      untuk berkomunikasi.
 2. Membuat produk                2.1 Mengidentifikasi masalah-masalah
    berdasarkan hasil rancangan       teknis untuk pembuatan peralatan
    sendiri dengan                    komunikasi.
    menggunakan berbagai jenis    2.2 Membuat peralatan komunikasi
    bahan yang sesuai untuk           sederhana.
    komunikasi




                                                                           10
Sistem Teknik

     STANDAR KOMPETENSI                        KOMPETENSI DASAR
    3. Mengembangkan                 3.1 Mengidentifikasi Input, Proses, Out put
       pendekatan sistem melalui         (IPO) pada alat teknik.
       perkembangan teknologi        3.2 Mengidentifikasi komponen pendukung
       dalam bidang permesinan           sistem teknik yang menyangkut materi,
       dan konstruksi.                   energi, dan informasi.
                                     3.3 Menunjukan cara kerja komponen
                                         teknik.

    4. Menemukan gagasan baru        4.1 Memecahkan masalah persambungan
       untuk memecahkan masalah          dan konstruksi.
       teknik sesuai dengan          4.2 Memecahkan masalah kontrol atau
       kebutuhan masyarakat              pengendalian sistem.

.



Teknologi Konstruksi

    5. Memahami hubungan timbal      5.1 Menunjukkan beberapa perkembangan
       balik antara perkembangan         teknologi bahan yang mendasar dan
       teknologi dan perubahan-          pengaruhnya dalam kehidupan sehari-
       perubahan dalam                   hari baik positif maupun negatip
       masyarakat dengan cara        5.2 Mendeskripsikan tentang
       observasi atau penyelidikan       perkembangan-perkembangan
       terbatas                          teknologi berdasarkan argumen terbuka
                                         terhadap norma-norma dan nilai-nilai
                                         dalam penggunaan bahan

    6. Memahami jenis-jenis bahan 6.1 Memilih bahan sesuai dengan sifatnya
       dan sifatnya serta             serta hubungannya dengan produk
       hubungannya dengan fungsi,     dalam kehidupan sehari-hari
       manufaktur dan perancangan 6.2 Menjelaskan perlakuan jenis-jenis
       suatu produk teknologi         bahan dan menguji sifat-sifat bahan
                                      untuk perancangan suatu produk
                                      teknologi

    7. Memahami perancangan          7.1 Mengidentifikasi dan menentukan
       suatu produk                      masalah-masalah teknis
                                     7.2 Membuat gambar rencana kerja
                                     7.3 Menyusun laporan perancangan



                                                                              11
  8. Memahami cara melakukan         8.1 Menentukan jenis dan fungsi
     pekerjaan teknik secara             penggunaan alat untuk pembuatan
     benar, aman dan sadar               produk teknologi
     lingkungan                      8.2 Memanfaatkan peralatan untuk proses
                                         dalam pembuatan produk teknologi

  9. Memahami pembuatan              9.1 Merencanakan pembuatan produk
     produk teknik berdasarkan       9.2 Membuat produk sesuai dengan
     rancangan sendiri dan               kebutuhan sehari-hari
     kelompok dengan
     menggunakan berbagai
     macam bahan

  10. Mengevaluasi proses            10.1 Menguji bahan konstruksi
      perencanaan pembuatan               berdasarkan rancangan
      produk berdasarkan kriteria    10.2 Mengevaluasi bahan konstruksi
      yang telah ditentukan               berdasarkan hasil rancangan




                     KELAS IX : SEMESTER 2

Teknologi Pengendali

    STANDAR KOMPETENSI                         KOMPETENSI DASAR
  11. Menggambarkan bagian-           11.1 Menjelaskan prinsip kerja dan fungsi
      bagian, fungsi dan hubungan          bagian-bagian pada sistem
      antar bagian sistem                  pengendali.
      pengendali meliputi sinyal-     11.2 Menerapkan prinsip sistem
      sinyal : input (sensor), proses      pengendali sederhana pada
      (orang, hubungan elektronik,         kehidupan sehari-hari.
      komputer), output               11.3 Menjelaskan prinsip kerja dan fungsi
      (penggerak).                         antara sistem analog dan sistem
                                           digital.


  12. Membandingkan sistem           12.1 Membedakan (kelebihan dan
      analog dan sistem digital           kekurangan) antara sistem analog
      dalam memproses informasi.          dan sistem digital.

                                     13.1 Menggambarkan bagian-bagian dan



                                                                              12
    STANDAR KOMPETENSI                          KOMPETENSI DASAR
   13. Menyelidiki cara kerja sistem        hubungan antar bagian pada sistem
       pengendali.                          pengendali.
                                       13.2 Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja
                                            dari bagian-bagian pada sistem
                                            pengendali dan menerapkan pada
                                            kehidupan sehari-hari.

   14. Menemukan gagasan baru          14.1 Mengidentifikasi masalah yang terkait
       untuk memecahkan masalah             dengan sistem pengendali sederhana
       teknik sesuai dengan                 yang dibutuhkan masyarakat.
       kebutuhan masyarakat.           14.2 Membuat sistem pengendali
                                            sederhana untuk memecahkan
                                            masalah dimasyarakat.




PILIHAN:
Teknologi Produksi (Pilihan)

      STANDAR KOMPETENSI                          KOMPETENSI DASAR
1. Membuat perancangan suatu              1.1 Mengidentifikasi prosedur teknis
   produk.                                1.2 Menentukan prosedur teknis
                                              dalam perancangan suatu produk.
                                          1.3 Menerapkan prosedur teknis dalam
                                              merancang suatu produk .
2. Membuat produk berdasarkan             2.1 Menyiapkan bahan dan alat untuk
   rancangan                                  pembuatan produk
                                          2.2 Membuat suatu produk
                                              berdasarkan rancangan
                                          2.3 Menyusun laporan pembuatan
                                              suatu produk.



Teknologi Transportasi (pilihan)

      STANDAR KOMPETENSI                      KOMPETENSI DASAR
3. Menunjukkan hubungan timbal balik 3.1 Mengenali beberapa
   antara perkembangan teknologi         perkembangan teknologi
   transportasi dan Logistik dengan      transportasi dan Logistik yang
   perubahan-perubahan dalam             mendasar dan pengaruhnya


                                                                               13
   masyarakat melalui pengamatan           terhadap kehidupan sehari-hari baik
   atau penyelidikan terbatas.             positif maupun negatif
                                       3.2 Menggambarkan pengaruh orang
                                           dan lingkungan terhadap
                                           pengembangan moda transportasi
                                           berdasarkan hasil pengamatan
                                       3.3 Mengambil keputusan dalam
                                           menyelesaikan masalah
                                           transportasi barang dan orang
                                           secara demokratis.

4. Mengidentifikasi ciri-ciri utama    4.1 Mengatur penyimpanan barang
   suatu industri dan mekanisme            (logistik) dalam fase-fase produksi
   kerjanya berdasarkan observasi      4.2 Mengelola penyimpanan barang
   dan pengalaman langsung                 agar mutu tetap terjaga.

5. Menunjukan contoh-contoh akibat     5.1 Mengidentifikasi jenis-jenis polusi
   pengembangan teknologi                  yang diakibatkan oleh moda
   transportasi terhadap lingkungan        transportasi
   hidup.                              5.2 Menganalisis akibat-akibat
                                           penggunaan moda transportasi
                                           yang tidak terkontrol terhadap
                                           lingkungan, kesehatan dan
                                           keselamatan

6. Menganalisis bentuk-bentuk          6.1 Mengidentifikasi bentuk perubahan
   sumber dan pemindahan tenaga            tenaga yang bekerja pada suatu
   yang digunakan di dalam alat moda       moda transportasi
   transportasi dan membuat            6.2 Menunjukan sistem pemindah
   sistemnya                               tenaga yang bekerja pada suatu
                                           moda transportasi

7. Mengidentifikasi bagian-bagian,     7.1 Menggambarkan sistem Logistik
   fungsi, dan hubungan bagian-            berbagai moda transportasi
   bagian sistem komunikasi pada       7.2 Menggambarkan sistem komunikasi
   moda transportasi dan Logistik          pada berbagai moda transportasi.
   masa kini.
8. Menemukan gagasan dalam             8.1 Menentukan fungsi model moda
   pembuatan model moda                    transportasi yang akan dibuat
   transportasi sesuai dengan          8.2 Memilih konstruksi dan
   kebutuhan masyarakat                    persambungan pada model moda
                                           transportasi

9. Mendesain suatu produk model        9.1 Membuat sketsa dan ganbar teknik
   moda transportasi                       model moda transportasi
                                       9.2 Membuat rencana kerja pembuatan


                                                                                 14
                                              model moda transportasi

10. Membuat model moda transportsi         10.1 Menyiapkan alat dan bahan/
    berdasarkan rancangan sendiri               sistem kontruksi jadi yang akan
    dengan menggunakan berbagai                 dikerjakan secara proporsional
    jenis bahan yang sesuai dan/ atau           dan efisien
    sistem konstruksi jadi, seperti lego
    dan fisher technic atau kombinasi
    bahan-bahan yang ada.



Teknologi Penjernihan Air (pilihan)

    STANDAR KOMPETENSI                          KOMPETENSI DASAR
11. Menunjukan hubungan antara         11.1 Menunjukan permasalahan
    upaya pemenuhan kebutuhan               pemenuhan kebutuhan air dan contoh
    air dan perkembangan                    perkembangan teknologi, dalam
    teknologi serta dampaknya               kehidupan sehari-hari
    terhadap pemenuhan                 11.2 Mengidentifikasi dampak penerapan
    kebutuhan air melalui                   proses produksi terhadap pemenuhan
    penyelidikan terbatas                   kebutuhan air.

12. Membuat perancangan suatu          12.1 Mengidentifikasi prosedur teknis
    produk perjernihan air                  perancangan penjernihan air
                                       12.2 Menentukan prosedur teknis dalam
                                            perancangan suatu produk
                                            penjernihan air.
                                       12.3 Menerapkan prosedur teknis dalam
                                            membuat alat penjernihan air.
13. Membuat produk alat                13.1 Menyiapkan bahan dan alat untuk
    penjernihan air berdasarkan             pembuatan penjernihan air
    rancangan                          13.2 Membuat alat penjernihan air
                                            berdasarkan rancangan.
                                       13.3 Menyusun laporan perancangan


B. Arah Pengembangan


   Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk
   mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator
   pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan
   pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar
   Penilaian.


                                                                                  15
       DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
              DIREKTORAT PEMBINAAN SMP
                  JAKARTA. MEI   TAHUN 2007




                                                          16
                                         BAB I
                                    PENDAHULUAN


A.   Latar belakang
     Pesatnya perkembanan Teknologi Informasi dan komunikasi dipicu oleh temuan
     dalam bidang rekayasa material mikroelektronika. Perkembangan ini berpengaruh
     besar terhadap berbagai aspek kehidupan, bahkan perilaku dan aktivitas manusia
     kini banyak tergantung kepada teknologi informasi dan komunikasi. Mata pelajaran
     Teknologi Informasi dan Komunikasi dimaksudkan untuk mempersiapkan peserta
     didik agar mampu mengantisipasi pesatnya perkembangan tersebut, melalui
     pembelajaran yang mengembangkan proses kemampuan berfikir untuk
     menghasilkan karya informasi dan dapat mengkomunikasikan karyanya.
     Implementasi Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan
     Nasional membawa implikasi terhadap model pembelajaran serta teknik penilaian
     yang dilaksanakan di kelas.
     Ada kecendrungan dewasa ini untuk kembali pada pemikiran bahwa anak akan
     belajar lebih baik dalam lingkungan yang mendukung. Proses pembelajaran
     berlangsung dalam bentuk kegiatan yang menekankan pada pengalaman belajar,
     bukan mentransfer pengetahuan dari guru ke siswa. Proses pembelajaran lebih
     dipentingkan dari pada hasil. Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami apa
     yang dipelajarinya, bukan mengetahuinya. Pembelajaran yang berorientasi pada
     penguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetisi menggingat jangka pendek
     tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan persoalan dalam kehidupan
     jangka panjang.
     Penilaian hasil belajar peserta didik dilakukan oleh guru untuk memantau proses,
     kemajuan, perkembangan hasil belajar peserta didik sesuai dengan potensi yang
     dimiliki dan kemampuan yang diharapkan secara berkesinambungan. Penilaian
     juga dapat memberikan umpan balik kepada guru agar dapat menyempurnakan
     perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
     Penyusunan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian merupakan rangkaian
     program pendidikan yang utuh, dan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa
     dipisahkan satu dengan yang lainnya. Untuk itu, perlu ada model penilaian yang
     dapat dijadikan sebagai salah satu acuan atau referensi oleh guru dalam
     penyelenggaraan pembelajaran di sekolah.


B.   Tujuan
     Panduan Pembelajaran dan Penilaian TIK ini disusun untuk para pendidik dan
     tenaga kependidikan dengan tujuan :
     1.   Memberikan orientasi baru tentang pembelajaran dan penilaian berdasarkan
          Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
     2.   Memberikan wawasan secara umum tentang pembelajaran dan             penilaian
          yang dilaksanakan pada tingkat kelas.
     3.   Memberikan rambu-rambu pembelajaran dan penilaian TIK
     4.   Memberikan prinsip-prinsip pengolahan pembelajaran dan penilaian.


                                                                                    17
C.   Ruang Lingkup TIK
     Ruang lingkup mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi meliputi aspek-
     aspek sebagai berikut.
     1. Prinsip-prinsip teknologi dasar, yang terdiri dari hubungan teknologi dan
        masyarakat, penanganan produk teknologi serta perancangan dan pembuatan
        produk teknologi.
     2. Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk mengumpulkan,
        menyimpan, memanipulasi, dan menyajikan informasi
     3. Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindah data dari satu
        perangkat ke perangkat lainnya.




                                        BAB II
                            ACUAN PEMBELAJARAN TIK


B.   Standar Kompetensi Lulusan TIK
     1. Memahami prinsip-prinsip teknologi dasar, yang terdiri dari hubungan teknologi
        dan masyarakat, penanganan produk teknologi serta perancangan dan
        pembuatan produk teknologi.
     2. Memahami penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, dan prospeknya
        di masa datang
     3. Menguasai dasar-dasar ketrampilan komputer
     4. Menggunakan perangkat pengolah kata, pengolah angka, pengolah basis data,
        pengolah grafis dan pengolah animasi untuk menghasilkan karya informasi
     5. Memahami prinsip dasar internet/intranet dan menggunakannya untuk
        memperoleh informasi


C.   Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK dan KD)
     Standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dimaksud terdapat pada permen
     DIKNAS no.22 tahun 2005, yang telah dikembangkan menjadi SK dan KD untuk
     pelaksanaan rintisan sekolah bertaraf internasional.


D.   Silabus
     Silabus disusun berdasarkan Standar Isi, yang di dalamnya berisikan Identitas Mata
     Pelajaran, Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD), Indikator, Materi
     Pokok, Kegiatan pembelajaran, Alokasi Waktu, Sumber Belajar, dan Penilaian.



                                                                                    18
1. Identitas Mata Pelajaran
   Identitas terdiri dari nama sekolah, kelas/semester, mata pelajaran, dan standar
   kompetensi. Identitas silabus ditulis di atas matriks silabus
2. Standar Kompetensi
   Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan peserta didik yang
   menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang
   diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu. Standar Kompetensi diambil
   dari Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar) Mata Pelajaran.
3. Kompetensi Dasar
   Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan minimal yang harus
   dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai SK mata pelajaran tertentu.
   Kompetensi dasar dipilih dari yang tercantum dalam Standar Isi.
4. Materi Pokok/Pembelajaran
   Materi Pokok yang dimaksud adalah materi ajar yang sesuai dengan
   kompetensi yang akan dicapai (SK dan KD).
   Materi Pokok disusun atas pertimbangan berikut:
   a. relevansi materi pokok dengan SK dan KD;
   b. tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual
      peserta didik;
   c. kebermanfaatan bagi peserta didik;
   d. struktur keilmuan;
   e. kedalaman dan keluasan materi;
   f.   relevansi dengan kebutuhan peseta didik dan tuntutan lingkungan;
   g. alokasi waktu.
   Selain itu juga harus diperhatikan:
    a. kesahihan (validity): materi memang benar-benar teruji kebenaran dan
       kesahihannya;
    b. tingkat kepentingan (significance): materi yang diajarkan memang benar-
       benar diperlukan oleh siswa diperlukan oleh siswa;
    c. kebermanfaatan (utility): materi tersebut memberikan               dasar-dasar
       pengetahuan dan keterampilan pada jenjang berikutnya;
    d. layak dipelajari (learnability): materi layak dipelajari baik dari aspek tingkat
       kesulitan maupun aspek pemanfaatan bahan ajar dan kondisi setempat;
    e. menarik minat (interest): materinya menarik               minat    siswa    dan
       memotivasinya untuk mempelajari lebih lanjut.
5. Kegiatan Pembelajaran
   Kegiatan pembelajaran adalah proses penyajian materi ajar yang dirancang
   untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik
   melalui interaksi antarpeserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
   sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar.


                                                                                    19
   Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan
   pembelajaran yang bervariasi, inovatif dan berpusat pada peserta didik.
   Kegiatan pembelajaran memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta
   didik
6. Indikator
   Indikator merupakan ciri dari ketercapaian suatu kompetensi dasar. Rumusan
   Indikator harus sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan, potensi daerah
   dan peserta didik serta dirumuskan dengan kata kerja operasional yang terukur
   dan atau dapat diobservasi
7. Penilaian
   Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan
   indikator Di dalam kegiatan penilaian ini terdapat tiga komponen penting, yang
   meliputi: (a) teknik penilaian, (b) bentuk instrumen, dan (c) contoh instrumen
8. Alokasi waktu
   Alokasi waktu pembelajaran mata pelajaran Teknologi Informasi dan
   Komunikasi adalah 2 jam pelajaran per minggu. Untuk ketercapaian suatu
   Kompetensi Dasar tertentu, waktu yang dialokasikan perlu memperhatikan:
   a. minggu efektif per semester,
   b. alokasi waktu mata pelajaran, dan
   c. jumlah kompetensi per semester.
9. Sumber belajar
   Sumber belajar merupakan segala sesuatu yang diperlukan dalam proses
   pembelajaran, yang dapat berupa: buku teks, lembar kerja pembelajaran, media
   cetak, media elektronika, nara sumber, lingkungan alam sekitar, dan
   sebagainya.
Dengan demikian, silabus pada dasarnya menjawab permasalahan-permasalahan
sebagai berikut.
1. Kompetensi apa saja yang harus dicapai siswa sesuai dengan yang dirumuskan
   oleh Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar).
2. Indikator apa sajakah yang harus ditentukan untuk mencapai Kompetensi
   Dasar.
3. Materi Pokok apa sajakah yang perlu dibahas dan dipelajari peserta didik untuk
   mencapai Kompetensi Dasar.
4. Kegiatan pembelajaran yang bagaimanakah yang seharusnya diskenariokan
   oleh guru sehingga peserta didik mampu berinteraksi dengan objek belajar.
5. Bagaimanakah cara mengetahui ketercapaian kompetensi berdasarkan
   Indikator sebagai acuan dalam menentukan jenis dan aspek yang akan dinilai.
6. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai Kompetensi Dasar
   tertentu.
7. Sumber Belajar apa sajakah yang dapat diberdayakan untuk mencapai Standar
   Kompetensi dan Kompetensi Dasar tertentu.



                                                                              20
D.   Rencana Pelaksana Pembelajaran (RPP)
     Rencana pelaksana pembelajaran merupakan pegangan bagi guru dalam
     melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium, dan/atau lapangan untuk
     setiap Kompetensi dasar. Di dalam RPP secara rinci meliputi Tujuan
     Pembelajaran,Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Langkah-langkah
     Kegiatan pembelajaran, Sumber Belajar, dan Penilaian
     1. Tujuan Pembelajaran
        Tujuan Pembelajaran berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang
        ditargetkan/dicapai dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Tujuan
        pembelajaran dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang operasional dari
        kompetensi dasar. Apabila rumusan kompetensi dasar sudah operasional,
        rumusan tersebutlah yang dijadikan dasar dalam merumuskan tujuan
        pembelajaran. Tujuan pembelajaran dapat terdiri atas sebuah tujuan atau
        beberapa tujuan.
     2. Materi Pembelajaran
        Materi pembelajaran adalah materi yang digunakan untuk mencapai tujuan
        pembelajaran. Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada
        materi pokok yang ada dalam silabus.
     3. Metode Pembelajaran
        Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat pula diartikan
        sebagai model atau pendekatan pembelajaran, bergantung pada karakteristik
        pendekatan dan/atau strategi yang dipilih.
     4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
        Untuk mencapai suatu kompetensi dasar harus dicantumkan langkah-langkah
        kegiatan setiap pertemuan. Pada dasarnya, langkah-langkah kegiatan memuat
        unsur kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.
        Akan tetapi, dimungkinkan dalam seluruh rangkaian kegiatan, sesuai dengan
        karakteristik model yang dipilih, menggunakan urutan sintaks sesuai dengan
        modelnya. Oleh karena itu, kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan
        kegiatan penutup tidak harus ada dalam setiap pertemuan.




     5. Sumber Belajar
        Sumber belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber,
        alat, dan bahan. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional. Misalnya,
        sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referens, dalam RPP harus
        dicantumkan judul buku teks tersebut, pengarang, dan halaman yang diacu.
        Pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus
        yang dikembangkan oleh satuan pendidikan.




                                                                                   21
   6. Penilaian
      Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen
      yang dipakai untuk mengumpulkan data. Dalam sajiannya dapat dituangkan
      dalam bentuk matrik horisontal atau vertikal. Apabila penilaian menggunakan
      teknik tes tertulis uraian, tes unjuk kerja, dan tugas rumah yang berupa proyek
      harus disertai rubrik penilaian.




                                      BAB III
               KOMPONEN PENDUKUNG PEMBELAJARAN (TIK)


A. Siswa
  Dalam pembelajaran TIK siswa diberi banyak kesempatan untuk berpartisipasi
  secara aktif. Siswa lebih banyak melakukan sesuatu daripada hanya mendengar
  dan menjawab pertanyaan-pertanyaan guru. Mereka menyelidiki fenomena TIK
  dengan melakukan berbagai kegiatan menggunakan alat dan media yang nyata dan
  belajar dari apa yang mereka lakukan. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut,
  siswa diberi kesempatan untuk memilih pendekatan dan merencanakan waktu serta
  kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan sendiri. Dengan demikian kondisi ini akan
  meningkatkan motivasi siswa dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran.
  Interaksi antar siswa sangat ditekankan di dalam pembelajaran TIK. Siswa belajar
  secara mandiri dan berkelompok, sehingga mereka diberi kesempatan untuk
  mengembangkan kemampuan diri, saling bertukar pikiran, saling membantu dan
  mengungkapkan gagasannya terhadap persoalan tertentu. Siswa saling
  mendengarkan gagasan yang dikemukakan, berusaha untuk saling meyakinkan
  argumentasi mereka dan mencapai kesepakatan atas solusi yang paling
  memungkinkan. Melalui kegiatan diskusi siswa dapat mengembangkan keterampilan
  berkomunikasi      dalam mengemukakan pendapat serta sikap kritis terhadap
  permasalahan TIK.
  Pembelajaran TIK harus membangun karakter dan kemampuan berpikir siswa
  melalui tahapan-tahapan berikut:
     Mengungkapkan ide
      Melalui proses berpikir siswa menemukan gagasan untuk menyelesaikan suatu
      masalah
     Pembuatan rancangan (desain),
      Ide yang diperoleh siswa kemudian didesain sebagai perencanaan penyelasaian
      masalah, dapat berupa gambar(sketsa, flowchart) atau yang lainnya.
     Membuat Produk
      Desain yang sudah dibuat diimplemantasikan melalui pengerjaan untuk
      menghasilkan produk
     Melakukan pengujian.


                                                                                  22
       Siswa melakukan evaluasi kelayakan (fungsi, manfaat, standar) produk yang
       dihasilkannya.


B. Guru
  Guru mempunyai peranan yang penting dalam membimbing dan mendorong siswa.
  Dalam pembelajaran TIK, guru berperan sebagai pembimbing atau fasilitator.
  Sebelum pelajaran dimulai, guru menyiapkan bahan dan meyakinkan bahwa bahan-
  bahan yang diperlukan sudah tertata dan tersedia. Di awal pelajaran, guru
  menyampaikan tujuan pembelajaran dengan cara yang menarik dan menantang
  imajinasi siswa. Kemudian guru mengajak dan mendorong siswa melakukan
  kegiatan yang memungkinkan siswa dapat menemukan sendiri temanya. Selama
  kegiatan berlangsung, guru harus selalu siap memberikan bantuan jika diperlukan,
  tetapi tidak memberikan jawaban semuanya, melainkan memberikan kesempatan
  kepada siswa untuk menentukan pendekatan dan strategi masing-masing. Guru
  mendorong siswa memikirkan solusi yang memungkinkan dan mendiskusikannya
  dengan teman-temannya. Pada akhir kegiatan guru membahas hasil-hasil kelompok
  yang difokuskan pada perbedaan dan persamaan yang pokok. Guru mendorong
  para siswa untuk turut mengambil bagian dalam diskusi mencari solusi. Guru juga
  membuat ringkasan hasil-hasil kegiatan yang utama dan membantu siswa untuk
  menarik kesimpulan.
  Guru juga harus menjamin bahwa pembelajaran TIK disesuaikan dengan keragaman
  kemampuan dan latar belakang siswa yang bermacam-macam. Keragaman yang
  terjadi pada siswa terletak pada:
  1.   Kemampuan untuk bekerja secara mandiri
       Siswa yang tidak biasa bekerja mandiri membutuhkan lebih banyak bimbingan
       dan petunjuk tentang cara melakukan kegiatan.
  2.   Kemampuan dan pendekatan dalam belajar
       Sebagian siswa senang melakukan kegiatan-kegiatan nyata. Sebagian lagi
       lebih menyukai kegiatan-kegiatan yang melibatkan konsep dan fenomena yang
       abstrak. Ada juga perbedaan yang terjadi antara siswa yang cepat dan lambat
       dalam belajarnya, Bagi siswa yang cepat dalam belajar perlu diberi tugas-tugas
       tambahan. Siswa yang mengalami masalah dalam membaca, tugas-tugas yang
       diberikannya perlu disertai dengan gambar-gambar dan menggunakan bahasa
       yang sederhana.
  3.   Motivasi mempelajari TIK
       Untuk meningkatkan motivasi siswa, perlu memasukkan tugas-tugas yang ada
       kaitannya dengan situasi kehidupan sehari-hari dan minat atau keinginan
       pribadi, tugas yang akan menghasilkan sesuatu yang menarik dan nyata, serta
       memberikan siswa kesempatan untuk melakukan kontrol atas kegiatan
       pembelajaran mereka.




                                                                                  23
C. Alat Bantu Pembelajaran
     1. Alat dan Bahan
          Alat Bantu mengajar merupakan sarana/alat pendukung dalam kegiatan belajar
          mengajar dan dapat berupa media cetak, media elektronik, prototipe, trainer,
          kondisi lingkungan dan sebagainya. Alat bantu pembelajaran ini dikembangkan
          agar siswa mudah mempelajari materi pelajaran, memudahkan guru dalam
          menyampaikan materi pelajaran serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi
          proses belajar mengajar.
     2. Tempat Belajar.
          Tempat belajar yang dimaksud adalah tempat di mana proses pembelajaran TIK
          berlangsung. Tempat ini bisa laboratorium komputer, kelas, ruang kerja bagi
          penerapan pembelajaran teknologi dasar dan diluar sekolah.


D.   Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3)
     Keselamatan dan kesehatan kerja adalah keselamatan        yang bertalian dengan
     manusia, alat kerja, bahan dan ruang tempat kerja.
     Pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja perlu ditekankan kepada semua
     pihak yang berhubungan dengan pembelajaran TIK di sekolah karena bertujuan
     memberikan kesadaran kepada siswa tentang pentingnya keselamatan dan
     kesehatan kerja. Selain itu, untuk melindungi siswa dalam melakukan pekerjaan,
     meningkatkan hasil produk dan produktivitas kerja serta menjamin terpeliharanya
     keselamatan peralatan secara aman dan efisien.




                                        BAB IV
                   PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TIK


A.   Penyiapan Alat dan bahan Pembelajaran TIK
     1.    Penyiapan bahan ajar
           Penyampaian materi pelajaran dan seluruh aktivitas dalam proses belajar
           mengajar TIK sudah dirancang dan disajikan dalam bentuk bahan ajar. Oleh
           karena itu bahan ajar memegang peran yang penting dalam aktivitas belajar
           mengajar TIK.
           Langkah-langkah yang diperlukan dalam penyiapan bahan ajar yang akan
           digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah sebagai berikut :
           a. Bahan ajar yang akan digunakan harus dibahas terlebih dahulu dengan tim
              guru TIK untuk melihat kelebihan dan kelemahannya disesuaikan dengan
              stuasi, kondisi dan kebutuhan sekolah.




                                                                                   24
          b. Setelah kelemahan bahan ajar tersebut diketahui maka kelemahan itu
             diperbaiki atau disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah, sedangkan
             kelebihannya diberi penguatan.
          c.   Setelah bahan ajar diperbaiki selanjutnya bahan ajar tersebut diperbanyak
               sesuai dengan jumlah siswa.
     2.   Penyiapan Lembar Kerja
          Lembar kerja adalah panduan kerja/praktik yang digunakan dalam proses
          pembelajaran yang meliputi langkah-langkah kegiatan sesuai dengan rencana
          pembelajaran yang telah dirumuskan.
     3.   Penyiapan alat dan bahan
          Kegiatan belajar mengajar TIK membutuhkan peralatan yang sesuai dengan
          SK dan KD yang akan dicapai.
          Langkah-langkah yang diperlukan dalam menyiapkan alat yang dibutuhkan
          dalam pembelajaran TIK adalah sebagai berikut :
          a. Melakukan analisis kebutuhan alat yang digunakan dalam pembelajaran
             sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai.
          b. Menyiapkan alat yang dibutuhkan dalam pembelajaran tersebut. Apakah
             alat masih baik atau sudah rusak atau mungkin alat tersebut tidak tersedia
             di Laboratorium.
          c. Jika alat tersebut rusak atau tidak ada di laboratorium, maka alat itu harus
             diperbaiki atau membeli yang baru.
          Pembuatan produk sebagai akumulasi proses berpikir melalui aktivitas
          menemukan ide, mendesain, membuat, dan menguji memerlukan bahan.
          Bahan tersebut jenisnya bergantung kepada kompetensi yang akan dicapai.
          Banyaknya bahan juga bergantung pada disain yang dibuat oleh siswa. Oleh
          karena itu dalam pengadaan bahan, diperlukan langkah-langkah sebagai
          berikut:
          a. Melakukan analisis kebutuhan bahan berdasarkan kompetensi yang akan
             dicapai dalam pembelajaran.
          b. Bahan-bahan yang dibutuhkan disiapkan berdasarkan hasil analisisnya.
          c.   Bahan yang dibutuhkan dapat disesuaikan dengan kondisi dan lingkungan
               sekolah.




B.   Strategi Pembelajaran
     Beberapa prinsip pembelajaran yang harus diperhatikan dalam mata pelajaran TIK
     adalah sebagai berikut:
     1. Kegiatan pembelajaran disusun berdasarkan atas satu tuntutan kompetensi
        dasar secara utuh.
     2. Pembelajaran berpusat pada siswa (student centered). Guru harus selalu
        berpikir kegiatan apa yang bisa dilakukan agar siswa memiliki kompetensi yang
        telah ditetapkan.


                                                                                      25
3. Pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan siswa, sumber belajar dan
   sarana yang tersedia
4. Pembelajaran bersifat spiral (terjadi pengulangan-pengulangan pembelajaran
   materi tertentu).
5. Pembelajaran memperhatikan pelayanan terhadap perbedaan individual siswa
   seperti: bakat, minat, kemampuan, latar belakang keluarga, sosial-ekomomi,
   dan budaya, serta masalah khusus yang dihadapi siswa yang bersangkutan.
6. Sifat kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dalam program TIK adalah :
   Teori dan Praktek yang mencerminkan ciri khas dalam pegembangan
   kemapuan mata pelajaran TIK
7. Pembelajaran didasarkan pada teori konstruktivisme. Dalam pelaksanaannya
   sebaiknya menggunakan pendekatan pemecahan masalah dan/atau analisis
   sistem yang dicapai melalui aktivitas belajar sambil melakukan (Learning by
   Doing). Pemberian peluang bagi siswa untuk mencari, mengolah, dan
   menemukan sendiri pengetahuan, di bawah bimbingan guru
8. Metoda pembelajaran: demonstrasi, diskusi, studi kasus, percobaan, dan
   pembuatan karya bidang TIK.


Pendekatan dan metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran TIK
adalah sebagai berikut:
1. Pendekatan Pembelajaran
   a. Pendekatan sistem adalah suatu pendekatan pembelajaran pada program
      TIK untuk memperoleh pandangan yang lebih baik dan komprehensif
      mengenai produk produk teknologi yang ditemui dalam kehidupan sehari-
      hari. Dengan pemahaman yang utuh dan benar terhadap suatu produk
      teknologi diharapkan siswa dapat menggunakan produk-produk tersebut
      lebih optimal, aman dan bertanggung jawab. Untuk jangka panjang,
      pendekatan ini berfungsi untuk melakukan inovasi (pengembangan) suatu
      produk.
   b. Pendekatan pemecahan masalah (problem solving) adalah pembelajaran
      yang mengarahkan peserta didik untuk dapat memecahkan masalah
      melalui proses berpikir yang sistematis.


2. Metode
   Metode adalah cara yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan
   belajar mengajar di kelas sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran
   yang telah ditetapkan.
   Contoh :
   Metode ceramah. Dalam metode ceramah proses belajar mengajar yang
   dilaksanakan oleh guru umumnya didominasi dengan cara ceramah.
   Dalam pembelajaran Pendidikan Teknologi Dasar (TIK), ada beberapa motode
   yang umum digunakan, diantaranya adalah :
   a. Metode Tanya jawab


                                                                           26
     Metode tanya jawab adalah suatu cara mengelola pembelajaran dengan
     mengahasilkan pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan siswa
     memahami materi tersebut. Metoda Tanya Jawab akan menjadi efektif bila
     materi yang menjadi topik bahasan menarik, menantang dan memiliki nilai
     aplikasi tinggi. Pertanyaaan yang diajukan bervariasi, meliputi pertanyaan
     tertutup (pertanyaan yang jawabannya hanya satu kemungkinan) dan
     pertanyaan terbuka (pertanyaan dengan banyak kemungkinan jawaban),
     serta disajikan dengan cara yang menarik.
b.   Metode Diskusi
     Metode diskusi adalah suatu cara mengelola pembelajaran dengan
     penyajian materi melalui pemecahan masalah, atau analisis sistem produk
     teknologi yang pemecahannya sangat terbuka. Suatu diskusi dinilai
     menunjang keaktifan siswa bila diskusi itu melibatkan semua anggota
     diskusi dan menghasilkan suatu pemecahan masalah.
     Jika metoda ini dikelola dengan baik, antusiasme siswa untuk terlibat
     dalam forum ini sangat tinggi. Tata caranya adalah sebagai berikut: harus
     ada pimpinan diskusi, topik yang menjadi bahan diskusi harus jelas dan
     menarik, peserta diskusi dapat menerima dan memberi, dan suasana
     diskusi tanpa tekanan.
c.   Metode Pemberian Tugas
     Metode pemberian tugas adalah cara mengajar atau penyajian materi
     melalui penugasan siswa untuk melakukan suatu pekerjaan. Pemberian
     tugas dapat secara individual atau kelompok. Pemberian tugas untuk
     setiap siswa atau kelompok dapat sama dan dapat pula berbeda.
     Agar pemberian tugas dapat menunjang keberhasilan proses
     pembelajaran, maka: 1) tugas harus bisa dikerjakan oleh siswa atau
     kelompok siswa, 2) hasil dari kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan
     presentasi oleh siswa dari satu kelompok dan ditanggapi oleh siswa dari
     kelompok yang lain atau oleh guru yang bersangkutan, serta 3) di akhir
     kegiatan ada kesimpulan yang didapat.
d.   Metode Eksperimen
     Metode eksperimen adalah suatu cara pengelolaan pembelajaran di mana
     siswa melakukan aktivitas percobaan dengan mengalami dan
     membuktikan sendiri suatu yang dipelajarinya. Dalam metode ini siswa
     diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri
     dengan mengikuti suatu proses, mengamati suatu obyek, menganalisis,
     membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri tentang obyek yang
     dipelajarinya. Di dalam TIK, percobaan banyak dilakukan pada pendekatan
     pembelajaran analisis sistem terhadap produk teknik atau bahan.
     Percobaan dapat dilakukan melalui kegiatan individual atau kelompok. Hal
     ini tergantung dari tujuan dan makna percobaan atau jumlah alat yang
     tersedia. Percobaan ini dapat dilakukan dengan demonstrasi, bila alat yang
     tersedia hanya satu atau dua perangkat saja.
e.   Metode Demonstrasi
     Metode demonstrasi adalah cara pengelolaan pembelajaran dengan
     memperagakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses,


                                                                            27
           situasi, benda, atau cara kerja suatu produk teknologi yang sedang
           dipelajari. Demontrasi dapat dilakukan dengan menunjukkan benda baik
           yang sebenarnya, model, maupun tiruannya dan disertai dengan
           penjelasan lisan.
           Demonstrasi akan menjadi aktif jika dilakukan dengan baik oleh guru dan
           selanjutnya dilakukan oleh siswa. Metoda ini dapat dilakukan untuk
           kegiatan yang alatnya terbatas tetapi akan dilakukan terus-menerus dan
           berulang-ulang oleh siswa.


  f.   Metode Tutorial/Bimbingan
       Metode tutorial adalah suatu proses pengelolaan pembelajaran yang
       dilakukan melalui proses bimbingan yang diberikan/dilakukan oleh guru
       kepada siswa baik secara perorangan atau kelompok kecil siswa.
       Disamping metoda yang lain, dalam pembelajaran Pendidikan Teknologi
       Dasar, metoda ini banyak sekali digunakan, khususnya pada saat siswa
       sudah terlibat dalam kerja kelompok.
       Peran guru sebagi fasilitator, moderator, motivator dan pembimbing sangat
       dibutuhkan oleh siswa untuk mendampingi mereka membahas dan
       menyelesaikan tugas-tugasnya
        Penyelenggaraan metoda tutorial dapat dilakukan seperti contoh berikut
       ini:
       -     Misalkan sebuah kelas dalam bahan ajar Pengerjaan Kayu 2, jam
             pelajaran pertama digunakan dalam bentuk kegiatan klasikal untuk
             menjelaskan secara umum tentang teori dan prinsip.
       -     Kemudian para siswa dibagi menjadi empat kelompok untuk membahas
             pokok bahasan yang berbeda, selanjutnya dilakukan rotasi antar
             kelompok.
       -     Sementara para siswa mempelajari maupun mengerjakan tugas-
             tugas, guru berkeliling diantara para siswa, mendengar, menjelaskan
             teori, dan membimbing mereka untuk memecahkan problemanya.
       -     Dengan bantuan guru, para siswa memperoleh kebiasaan tentang
             bagaimana mencari informasi yang diperlukan, belajar sendiri dan
             berfikir sendiri.
       -     Perhatian guru dapat diberikan lebih intensif kepada siswa yang
             sedang mengoperasikan alat-alat yang belum biasa digunakan.


3. Pengelolaan kelas
   Pengorganisasian kelas dilakukan dengan cara: bervariasi dengan
   mengombinasikan kegiatan individu/perorangan, berpasangan, kelompok, dan
   klasikal.
   Pengelolaan kelas dalam pembelajaran TIK lebih menekankan pada
   pengertian pengorganisasian siswa pada saat pelaksanaan proses belajar
   mengajar selama satu periode atau jangka waktu tertentu.



                                                                               28
   Sesuai dengan karakteristik materi pembelajaran TIK, maka dalam satu
   periode pembelajaran siswa akan melalui/mengikuti proses pembelajaran yang
   bersifat Teoritis, Praktik dan Praktikum. Mengingat jumlah siswa dalam satu
   kelas relatif besar serta adanya keterbatasan sarana pembelajaran khususnya
   peralatan, maka pengorganisasian siswa perlu direncanakan oleh guru
   sebelum melaksanakan proses belajar mengajar program TIK. Melalui
   pengorganisasian kelas yang baik diharapkan setiap siswa akan mendapatkan
   pengalaman belajar yang adil dan merata saat mengikuti kegiatan belajar
   mengajar.
   Pengelolaan kelas atau pengorganisasian siswa dalam        pembelajaran TIK
   dapat dibedakan atas 2 bentuk, yaitu :
   -   Pengorganisasian siswa secara klasikal (sistem seri)
   -   Pengorganisasian siswa secara kelompok atau grouping (sistem paralel-
       rotasi).


4. Pelaksanaan
  Pengorganisasian kelas secara klasikal adalah mengkondisikan semua siswa
  memperoleh materi pembelajaran yang sama pada waktu proses belajar
  mengajar yang sama berlangsung. Pengorganisasian dengan cara ini dalam
  pembelajaran TIK umumnya dilakukan pada saat materi pendahuluan atau
  meteri-materi yang sifatnya konsep yang dibahas secara teoritis. Beberapa
  materi yang dikerjakan secara proyek, pengelolaan kelasnya juga
  menggunakan cara klasikal.
   Dalam pengorganisasian siswa secara kelompok, siswa dibagi dalam
   beberapa kelompok belajar dan masing-masing kelompok mendapatkan materi
   pembelajaran yang berbeda pada saat proses belajar mengajar yang sama.
   Agar pada akhir kegiatan atau periode pembelajaran semua siswa
   mendapatkan materi yang sama maka dilakukan sistem rotasi.
   Pengorganisasian secara kelompok ini digunakan untuk pembelajaran materi-
   materi TIK yang proses pembelajarannya bersifat Praktik atau Praktikum alat di
   sekolah terbatas.




                                                                              29
       DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
              DIREKTORAT PEMBINAAN SMP
                  JAKARTA. MEI   TAHUN 2007


              MODEL PENILAIAN KELAS

                                                          30
               Untuk Mata Pelajaran IPA SMP-SBI
            (Pelengkap dari Buku Penilaian Kelas KTSP Tahun 2006)


A. Penilaian Hasil Belajar
   1. Tujuan
       Tujuan penilaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran TIK adalah untuk
       mengetahui sejauhmana kompetensi siswa tentang TIK dan pemanfaatannya,
       serta mengembangkan sikap kritis, kreatif, apresiatif dan mandiri serta
       menghargai karya cipta di bidang TIK. Penilaian hasil belajar dilakukan untuk
       mengetahui sejauhmana indikator-indikator ketercapaian kompetensi yang
       seharusnya dikuasai telah dicapai siswa.


    2. Cakupan Penilaian
       Penilaian hasil belajar pada mata pelajaran TIK mencakup semua materi atau
       kompetensi yang ada dalam SK/KD mata pelajaran TIK. Kompetensi yang dinilai
       meliputi ranah kognitif, efektif dan psikomotor secara terpadu.


   3. Acuan Penilaian
       Penilaian dilakukan dengan acuan kriteria (penilaian acuan patokan) sesuai
       dengan indikator-indikator atau kriteria yang ditentukan dalam standar
       kompetensi lulusan mata pelajaran TIK. Kriteria penilaian berhubungan langsung
       dengan tujuan pembelajaran dan harus tercantum secara jelas dan terukur
       dalam pedoman mata pelajaran TIK.


   4. Prinsip Penilaian Authentic Assessment
       Penilaian pada mata pelajaran TIK dilakukan berdasarkan prinsip authentic
       assessment atau penilaian sebenarnya. Melalui prinsip tersebut, penilaian
       dilakukan menggunakan berbagai teknik dan jenis instrumen serta mengkaitkan
       materi penilaian dengan konteks dan aplikasi TIK dalam kehidupan sehari-hari.
       Hal ini akan mempermudah dalam mengungkap kompetensi siswa secara lebih
       akurat. Penilaian diarahkan untuk mengetahui penguasaan siswa dalam
       mengkaitkan dan mengaplikasikan materi mata pelajaran TIK dengan kehidupan
       sehari-hari. Melalui penilaian ini, siswa memperoleh kesempatan untuk
       mengungkapkan berbagai kemajuan belajar yang diperolehnya yang relevan
       dengan standar kompetensi lulusan mata pelajaran TIK.


   5. Prosedur Penilaian
       Dalam prosedur penilaian, pendidik seharusnya menggunakan langkah-langkah
       sistematis sebagai berikut.
       a. Perumusan Indikator Pencapaian
          Dalam SI tidak ada rumusan indikator pencapaian. Oleh karena itu, dalam
          pengembangan silabus yang akan ditindaklanjuti dengan kegiatan penilaian,


                                                                                  31
   pendidik harus merumuskan indikator sebagai pertanda pencapaian
   keberhasilan penguasaan KD dengan kriteria:
   1) sesuai tingkat perkembangan berpikir peserta didik;
   2) berkaitan dengan SK dan KD;
   3) memperhatikan aspek manfaat dalam kehidupan sehari-hari (life skills);
   4) harus dapat menunjukkan pencapaian hasil belajar peserta didik secara
      utuh (kognitif, afektif, dan psikomotor);
   5) memperhatikan sumber-sumber belajar yang relevan;
   6) dapat diukur/dapat dikuantifikasikan/dapat diamati;
   7) menggunakan kata kerja operasional.


b. Penyusunan Kisi-kisi
   Kisi-kisi penilaian merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan
   perencanaan pembelajaran dalam bentuk silabus dan rencana pelaksanaan
   pembelajaran. Di dalam silabus, pendidik harus dapat menunjukkan
   keterkaitan antara SK, KD, materi pokok/materi pembelajaran, alokasi waktu,
   sumber belajar di satu sisi, dengan indikator pencapaian KD yang
   bersangkutan beserta teknik penilaian dan bentuk instumen yang digunakan.
   Teknik penilaian dan bentuk instrumennya dapat dituliskan dalam satu kolom,
   dan dapat pula dituliskan pada kolom yang berbeda. Berikut ini disajikan
   salah satu contoh format kisi-kisi penilaian yang menyatu dengan silabus.




   Contoh salah satu format kisi-kisi penilaian yang menyatu dengan
   silabus.
   Contoh 1.



                                                                               32
                                          Silabus Pembelajaran


   Sekolah               : ...................................
   Mata Pelajaran              : ...................................
   Kelas/Semester              : ...................................
   Standar Kompetensi : ................................................


   Kompetensi        Materi Pokok/   Kegiatan Indika- Penilaian Alokasi    Sumber
     Dasar              Materi     Pembelajaran tor             Waktu      Belajar
                     Pembelajaran




   Keterangan:
      Standar Kompetensi (SK) diambil dari SI atau SI yang dirumuskan oleh
       KTSP bila rumusan SI lebih tinggi dari rumusan SI menurut
       Permendiknas no 22 Tahun 2006.
      Kompetensi Dasar (KD): jabaran dari SK yang bersangkutan
      Materi Pokok/Materi Pembelajaran: Materi yang dipilih yang mendukung
       pencapaian KD yang bersangkutan.
      Kegiatan Pembelajaran: kegiatan yang dirancang untuk memberikan
       pengalaman belajar dalam rangka pencapaian KD yang bersangkutan.
      Indikator pencapaian: ciri yang menandai pencapaian KD yang
       bersangkutan.
      Penilaian: memuat teknik penilaian dan bentuk instrumen yang dipilih
       yang sesuai dengan indikator yang ditetapkan
      Alokasi waktu: lama kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di dalam
       kelas/laboratorium.
      Sumber Belajar: rujukan, objek, dan/atau bahan yang digunakan untuk
       kegiatan pembelajaran.




c. Pelaksanaan Penilaian
   Pelaksanaan penilaian dalam pembelajaran TIK dilakukan secara terpadu
   dengan pembelajaran di kelas/laboratorium (berbasis kelas) melalui test


                                                                               33
        tertulis, pengumpulan kerja siswa (potofolio), hasil karya (produk), penugasan
        (proyek) dan kinerja (performance). Prosedur pelaksanaan penilaian
        disesuaikan dengan tujuan dan kegiatan pembelajaran. Melalui keterpaduan
        antara penilaian dan pembelajaran, pelaksanaan penilaian dilakukan pada
        sebelum pembelajaran, selama pembelajaran dan setelah pembelajaran.


6. Teknik Penilaian
   Teknik penilaian menggunakan on going assessment dengan multi metode
   meliputi penilaian proses dan produk, antara lain: paper and pencil test,
   performance test, portfolio, individual oral presentations, yang dilakukan baik
   secara formal maupun informal.
   Bentuk instrumen yang dipilih harus sesuai dengan teknik penilaiannya.
   Instrument dikembangkan secara sistimatis sesuai dengan prosedur
   pengembangan instrumen. Instrumen harus         valid, reliablel, fokus pada
   kompetensi yang diharapkan, komprehensif, obyektif, berkesinambungan, dan
   mendidik. Oleh karena itu, bentuk instrumen yang dikembangkan dapat berupa
   bentuk instrumen yang tergolong teknik:
   a. Tes tulis, dapat berupa tes esai/uraian, pilihan ganda, isian, menjodohkan
      dan sebagainya.
   b. Tes lisan,
        Pada test lisan, soal-soal dan jawabannya disampaikan secara lisan. Test
        yang dilakukan dengan cara demikian akan memungkinkan siswa dapat
        belajar kembali, hal ini disebabkan adanya dialog antara siswa dengan
        penguji. Intrumen yang digunakan dapat berupa daftar pertanyaan.
   c.   Tes unjuk kerja, dapat berupa tes identifikasi, tes simulasi, dan uji petik kerja
        produk, uji petik kerja prosedur, atau uji petik kerja prosedur dan produk.
        Pada test unjuk kerja ini guru mengevaluasi siswa mengenai aspek-aspek
        keterampilan, kemampaun dan sikap melakukan sesuatu dalam bidang
        teknologi, baik di dalam workshop, di lingkungan sekolah, maupun di
        lapangan dalam kehidupan sehari-hari.
        Pada test semacam ini, soal-soal test biasanya disampaikan dalam bentuk
        tugas-tugas. Penilaiannya dilakukan baik terhadap proses pelaksanaan
        tugas-tugas tersebut maupun terhadap hasil yang dicapai.
   d. Penugasan, seperti tugas proyek atau tugas rumah.
   e. Observasi yaitu dengan menggunakan lembar observasi.
   f.   Wawancara yaitu dengan menggunakan pedoman wawancara
   g. Portofolio
        Portofolio merupakan kumpulan hasil kerja dan tugas-tugas siswa yang
        diberi komentar oleh guru tentang kemajuan siswa dalam mengerjakan
        tugas-tugas tersebut. Penilaian portofolio ini bermanfaat untuk pelayanan
        siswa secara individual. Skor nilai dalam portofolio menggunakan cacatan
        perkembangan siswa yang dilakukan oleh guru.




                                                                                      34
         Untuk membuat penilaian yang adil, obyektif, dan akurat, guru harus
         bersikap optimal, yaitu: (a) Memanfaatkan bukti-bukti hasil kerja siswa dari
         sejumlah penilaian yang dilakukan dengan berbagai cara, (b) membuat
         keputusan yang adil terhadap penguasaan kemampuan siswa dengan
         mempertimbangkan hasil kerja yang dikumpulkan seperti dokumen
         pekerjaan, karya, dan atau prestasi dalam bidang karya siswa.
  h. Penilaian diri dengan menggunakan lembar penilaian diri
  i.     Penilaian Antarteman
         Penilaian antarteman merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik
         untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan temannya dalam berbagai hal.



  Berikut ini disajikan ragam teknik penilaian beserta bentuk instrumen yang dapat
  digunakan.


       Tabel 1. Ragam Teknik Penilaian beserta Ragam Bentuk Instrumennya
          Teknik                Bentuk Instrumen
 Tes tulis                Tes isian
                           Tes uraian
                           Tes pilihan ganda
                           Tes menjodohkan
                           Dll.
 Tes lisan                Daftar pertanyaan
 Tes unjuk kerja          Tes identifikasi
                           Tes simulasi
                           Uji produk
                           Uji prosedur
                           Uji prosedur dan produk
 Penugasan                Tugas proyek
                           Tugas rumah
 Observasi                Lembar observasi
 Wawancara                Pedoman wawancara
 Portofolio               Dokumen pekerjaan, karya, dan/atau prestasi siswa
 Penilaian diri           Lembar penilaian diri
7. Penskoran dan Pelaporan Hasil Penilaian




                                                                                       35
        Pensekoran dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif serta menyesuaikan
        dengan format penilaian sekolah-sekolah bertaraf International yang telah ada.
        Pembobotan dilakukan secara seimbang dan proporsional. Hasil penilaian
        digunakan sebagai masukan bagi siswa, guru dan sekolah untuk
        menyempurnakan pembelajaran. Terdapat dialog secara rutin antara sekolah
        dengan orang tua, antara guru dengan siswa, serta antar guru terkait dengan
        hasil belajar siswa. Pelaporan hasil belajar (Rapor) disusun sedemikian rupa
        sehingga bersifat fleksibel baik untuk kepentingan nasional maupun
        internasional.


B.   Evaluasi Proses Pembelajaran
     Evaluasi Proses Pembelajaran bertujuan untuk      menghasilkan informasi
     tentang ketercapaian kompetensi oleh peserta didik. Hasil evaluasi harus
     dilaksanakan agar guru dapat perbaikan proses pembelajaran. Misalnya,
     guru dapat mengambil keputusan terbaik dan cepat untuk memberikan
     bantuan optimal kepada kelas dalam mencapai kompetensi yang telah
     ditargetkan dalam kurikulum, atau guru harus mengulang pelajaran dengan
     mengubah      strategi    pembelajaran,   dan    memperbaiki     program
     pembelajarannya. Oleh karena itu, program yang telah dirancang, strategi
     pembelajaran yang telah disiapkan, dan bahan yang telah disiapkan perlu
     dievaluasi, direvisi, atau mungkin diganti apabila ternyata tidak efektif
     membantu peserta didik dalam mencapai penguasaan kompetensi.
     Perbaikan program tidak perlu menunggu sampai akhir semester, karena
     bila dilakukan pada akhir semester bisa saja perbaikan itu akan sangat
     terlambat. Evaluasi proses ini antara lain dapat didasarkan pada hasil
     belajar yang diperoleh peserta didik dan kelancaran pelaksanaan proses
     pembelajaran.




                                                                                   36

								
To top