Fungi Jamur by fjzhangxiaoquan

VIEWS: 736 PAGES: 40

									Fungi (Jamur)
Ciri Jamur
   Struktur dan Fungsi Tubuh
       Organisme eukariotik
       Dinding sel mengandung kitin
       Tidak punya khlorofil
       Heterotrof
            Saprofit, pengurai sampah organik
            Parasit, merugikan organisme lain
            Simbiosis, saling menguntungkan
Ciri Jamur
   Ukuran dan Bentuk Tubuh
       Ada yang uniseluler
       Ada yang multiseluler
       Namun sebagian besar multiseluler
            Ada yang membentuk benang/hifa
                 Membentuk selaput putih seperti kapas
            Ada yang membentuk tubuh
                 Mangkuk, payung, setengah lingkaran, kuping
Ciri Jamur
   Ukuran dan Bentuk Tubuh
    Gambar Jamur Multiseluler

                                                                      Tersusun dari rangkaian
                                                                      sel yang membentuk
                                                                      benang dengan atau
                                                                      tanpa sekat melintang
                                                                      yang disebut dengan
                                                                      Hifa.
                                                                      Hijau = hifa/benang
                                                                      Sporangium = kuning
                                                                      Spora = biru
     This image is copyright Dennis Kunkel at www.DennisKunkel.com,
Ciri Jamur
Ciri Jamur
   Ukuran dan Bentuk Tubuh
       Hifa ada 2  miselium vegetatif (utk
                     menyerap makanan)
                    miselium generatif (utk
                     reproduksi)
Ciri Jamur
   Cara Hidup
       Menyerap zat organik dari lingkungannya
       Sebelum diserap, diurai terlebih dahulu
        oleh enzim yang dikeluarkan jamur,
        pencernaan ini disebut dengan pencernaan
        ekstraseluler
        Ciri Jamur
   Cara Hidup
       Saprofit, makanan dari sisa-sisa
        organisme yang mati dan bahan
        tdk hidup (serasah, ranting, daun,
        pakaian, kertas, dll)  pelapukan
        dan pembusukan
       Parasit, penyebab penyakit karena
        memperoleh makanan dari
        inangnya
       Simbiosis, jamur Ascomycetes
        bekerja sama dengan ganggang
        hijau biru membentuk lumut kerak
        (lichen), semut dengan
        Termitomyces
                                             Lichen = Alga HB + Ascomycotina
Ciri Jamur
   Habitat
       Hidup di tempat lembab
       Hidup di organisme hidup
       Hidup di bangkai organisme
       Dapat hidup di lingkungan yang asam
       Dapat hidup di lingkungan konsentrasi gula tinggi
       Lumut kerak (Lichen) bisa hidup di gurun, gunung
        salju, kutub
Ciri Jamur
   Reproduksi
       Aseksual
            Jamur uniseluler  kuncup/tunas dan fragmentasi
            Jamur multiseluler  spora, zoospora
       Seksual
            Spora seksual: zigospora, askosospora, basidiospora
Klasifikasi Jamur
   Klasifikasi Jamur berdasar atas cara
    reproduksi seksualnya
       Zygomycotina
       Ascomycotina
       Basidiomycotina
       Deuteromycotina
Zygomycotina
   Ciri-ciri
        Hifa tidak bersekat
        Reproduksi aseksual:
         fragmentasi, spora
        Reproduksi seksual:
         zigospora
        Hidup di sisa-sisa
         makanan, tumb, hewan
       Reproduksi Zygomycotina
   Sexual  Zygospora
Reproduksi Zygomycotina
   Asexual  fragmentasi miselium atau spora
    vegetatif






                          Roti Tawar
         Zygomycotina
   Peranan bagi manusia
       Rhizopus oryzae  Pembuatan tempe
       Rhizopus nigricans  Pembusukan
        pada makanan
                                            Rhizopus stolonifer  Jamur pada roti basi
       Mucor javanicus  Pembuatan tape
       Mucor mucedo  Pengurai kotoran
        hewan
       Pilobolus sp  Pengurai kotoran
        hewan
       Mikoriza = zygomycotina + akar
        tumbuhan  membantu kesuburan
        tanaman


                                            Mikoriza
        Ascomycotina
   Ciri-ciri:
       Hifa bersekat melintang atau
        bercabang
       Hidup saprofit, parasit, dan
        bersimbiosis
       Reproduksi aseksual melalui
        kuncup, fragmentasi dan
        konidiospora.
       Reproduksi seksual melalui
        askospora.
Reproduksi Ascomycotina
   Seksual  Askospora




               Kantung Spora
Reproduksi Ascomycotina
   Aseksual  Konidiospora
               Ascomycotina
                                                                    Morchella esculenta          Sarcosypha coccinea
                   Peranan bagi manusia
                      Neurospora crassa  pembuatan oncom
                      Saccharomyces cereviceae  pembuatan roti,
                       minuman beralkohol
                      Saccharomyces ellipsoideus  pembuatan wine
                      Saccharomyces tuac  pembuatan tuak dari air
                       buah nira
                      Morchella esculenta, Sarcosypha coccinea 
Saccharomyces sp       dimakan                                                              Penicillium notatum  antibiotik



                       Venturia inaequalis
                        merusak buah
                       apel



                                        Claviceps purpurea  penyakit ergot pd tumb jenis
                                             rumput jika dimakan maka ternak/manusia yang
                                                                  memakannya jadi lumpuh
      Ascomycotina: Family Helvellaceae




Gyromitra infula   Semua spesies Gyromitra beracun
Basidiomycotina
   Ciri-ciri:
        Hifa bersekat melintang
        Bentuknya ada yang
         payung, kuping,
         setengah lingkaran.
        Hidup saprofit pada
         sisa-sisa mahluk hidup
        Reproduksi aseksual:
         konidiospora
        Reproduksi seksual:
         basidiospora
                                   Amanita phalloides
Reproduksi Basidiomycotina
   Reproduksi Aseksual  Konidiospora
   Reproduksi Seksual  Basidiospora (spt gambar)
                Basidiomycotina
                                                                                 Ganoderma applanatum  jamur kayu utk obat
                                                                                 atau suplemen
                         Peranan bagi manusia
                               Auricularia polytricha  jamur kuping
                               Volvariella volvacea  jamur merang
                               Lentinulla edodes  jamur shitake
                               Puccinia graminis  jamur karat parasit pada daun jagung
                               Puccinia arachidis  parasit pada kacang tanah

Amanita phalloides       Hemileia vastatrix  parasit pada   Agaricus brunnescens 
 mematikan                                                                                Ustilago maydis  parasit pada jagung
                         daun kopi                           mushroom
              Basidiomycotina




Amanita phalloides                                               Amanita virosa  sangat mematikan sekali
                     Amanita muscaria  menyebabkan halusinasi
 mematikan
Deuteromycotina
   Ciri-ciri:
        Hifa bersekat
        Disebut juga jamur tidak sempurna (Fungi Imperfectia)
         karena belum diketahui reproduksi seksualnya sehingga
         tidak dapat dibedakan antara Ascomycotina atau
         Basidiomycotina
   Sedikit demi sedikit dengan berjalannya penelitian,
    beberapa spesies telah dapat dipindahkan ke
    Ascomycotina seperti:
        Monilia sitophila  Neurospora crassa (jamur oncom)
        Aspergillus  Euroticum
        Candida  Pichia
        Pennicillium  Talaromyces
Deuteromycotina
   Peranan buruk ( - ) bagi manusia
       Tinea versicolor, penyebab panu
       Malassezia furfur, penyebab panu
       Trichophyton sp & Microsporum sp, penyebab ketombe
       Epidermophyton floocossum, penyebab kaki atlet
       Aspergillus fumigatus, penyebab Infeksi Saluran Pernapasan
       Tolypocladium inflatum, obat penekan reaksi kekebalan
        tubuh
       Arthrobotrys dactyloides, pemangsa cacing dengan membelit
Plus+
   Jamur jangan dimakan karena sulit untuk membedakan
    yang bisa dimakan atau yang beracun. Lagipula kadar
    kalorinya juga tidak banyak.
   Pada umumnya jamur yang bisa dimakan adalah tidak
    berwarna mencolok, tidak bercahaya, tidak ada gelang
    pada tangkainya, tidak berbau memuakkan, tidak
    memberi efek hitam jika disentuhkan benda perak
   Jika salah makan maka 30 menit akan menyebabkan sakit
    perut, jika tidak dirawat dengan segera 6 jam berikutnya
    dapat menyebabkan kematian
   Lebih baik tidak memakan jamur daripada beresiko.
Jamur Beracun
                                                                          More information
                                                                          about biocontrol




       Manfaat Jamur
          Sebagai biokontrol hama (secara alami)




Biocontrol - a healthy spruce budworm      ...dies and becomes covered with conidiophores of
larva which, when inoculated with          the fungus.
Metarhizium anisopliae (Hyphomycetes)...
                                                                         More information
                                                                         about biocontrol




Manfaat Jamur
   Sebagai makanan dan obat




Fungi as food - enokitake,          Fungi as food - Volvariella volvacea label (JAMUR MERANG)
Flammulinas velutipes - etiolated
basidiomata as grown in culture
                                                                                     More information
                                                                                     about biocontrol




  Manfaat Jamur
      Berperan dalam pembuatan makanan




Sweetened tempeh as sold in Kaliurang, Java, Indonesia   blue cheese, courtesy of Penicillium roquefortii
    Lichenes (Liken)
   Liken (lumut kerak)
       Hubungan saling menguntungkan
        antara:
            Ascomycotina, Basidiomycotina,
             Deuteromycotina
                          DENGAN
            Ganggang Hijau
       Dalam hal:
            Jamur memperoleh hasil fotosintesis
             dari ganggang
            Ganggang memperoleh nutrisi untuk
             fotosintesis dari jamur
                                                   Letharia vulpina
Lichenes (Liken)
   Ciri-ciri
       Hidup epifit (menempel) di tembok, batu sehingga lapuk
        karena liken mengeluarkan enzim
       Tidak memiliki alat reproduksi khusus, cara reproduksi
        dengan fragemntasi sesuai dengan jenis ganggang atau
        spora sesuai dengan jenis jamurnya. Dalam kondisi kurang
        menguntungkan alat perkembangbiakan vegetatifnya berupa
        soredium (beberapa sel fotosintetik yang dikelilingi hifa)
       Sebagai vegetasi perintis
       Digunakan sebagai indikator pencemaran lingkungan karena
        peka terhadap pencemaran logam berat
Lichenes (Liken)
   Peranan
       Usnea berbata & Usnea
        dasypoga, sebagai bahan
        obat karena mengandung
        asam usnin
Lichenes (Liken)
   Peranan
       Cladonia rangiferina,
        hidup di bawah salju dan
        sumber makanan rusa
        kutub
Lichenes (Liken)
   Peranan
       Lobaria linita hidup di
        gunung dan sumber
        makanan kambing
        gunung
Lichenes (Liken)
   Peranan
       Rocella tinctoria, indikator
        asam basa sehingga dapat
        digunakan bahan baku
        kertas lakmus
Lichenes (Liken)
   Peranan
       Centraria islandica, bahan suplemen
Mikoriza
   Mikoriza
       Hubungan saling menguntungkan antara:
            Zygomycotina, Ascomycotina, Basidiomycotina,
             Deuteromycotina
                           DENGAN
            Akar Tumbuhan Tingkat Tinggi
       Dalam hal:
            Jamur memperoleh gula dan asam amino dari tumbuhan
            Jamur melindungi akar tumbuhan dari infeksi mikroorganisme
            Tumbuhan memperoleh hormon, air dan mineral terutama
             fosfor yang diserap jamur dari tanah
            Tumbuhan lebih tahan kering dan suhu yang ekstrim
Mikoriza
   Mikoriza
       Endomikoriza
            Hifa jamur masuk ke dalam jaringan akar
             sehingga hifa tidak terlihat
       Ektomikoriza
            Hifa jamur hanya menempel pada akar
             sehingga memperluas permukaan akar dam
             akar dapat menyerap air dan mineral lebih
             banyak

								
To top