KURIKULUM-Paud

Document Sample
KURIKULUM-Paud Powered By Docstoc
					          KURIKULUM
            PAUD




DISAMPAIKAN PADA PELATIHAN PENDIDIK PAUD
           DI SKB PURWOKERTO
             KAB. BANYUMAS
                   2011
      LATAR BELAKANG
• USIA LAHIR MEMASUKI PENDIDIKAN DASAR
  (MASA EMAS)
• MASA KRITIS DLM TAHAP KEHIDUPAN
  MANUSIA
• MASA YANG TEPAT BAGI MELETAKKAN
  DASAR PERKEMBANGAN ANAK
• MAKA PENDIDIKAN HARUS DIMULAI SEJAK
  DINI
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan
 pengaturan kegiatan pengembangan yang
 menyelenggarakan kegiatan pembelajaran




          MENU PEMBELAJARAN
         GENERIK/PERMENDIKNAS
             NO.58, Th.2009
  Kurikulum Lembaga PAUD

   Program pembelajaran yang
dikembangkan oleh setiap lembaga
PAUD. Kurikulum memuat kegiatan
pembelajaran yang dilaksanakan di
  lembaga diwarnai oleh visi, misi
  dan filosopi lembaganya dengan
tetap mengacu pada Standar (Menu
      Pembelajaran Generik).
         FILOSOFI PAUD
1. Ki Hajar Dewantoro
   Masa kanak-kanak/kinderperiod usia 1
   – 7 tahun
   Masa pertumbuhan jiwa dan pikiran usia
   7 – 14 tahun
   Masa sosialperiod atau terbentuknya
   budi pekerti usia 14 – 21 tahun
• Semboyan ”tut wuri handayani”
  Memberi kebebasan yang luas selama
  tidak membahayakan anak.
• Sistem”among’’
  Memberi kemerdekaan, kesukarelaan,
  demokrasi, toleransi, ketertiban,
  kedamaian, kesesuaian dengan keadaan
  dan menghindari perintah dan paksaan.
2. MARTIN LUTHER (1483 – 1546)
  – Di sekolah ada tempat dimana anak dapat
    belajar membaca
  – Keluarga adalah pihak paling penting dalam
    pendidikan anak
  – Sekolah tidak hanya untuk proses
    sosialisasi tetapi juga untuk pendidikan
    moral dan agama
3. JOHN AMOS COMENIUS (1592 – 1670)
  – Pendidikan harus dimulai sejak tahun-tahun
    awal
  – Pendidikan memperhatikan aspek
    kematangan
  – Pembelajaran terbaik terjadi ketika semua
    indra anak terlibat secara langsung
  – Menggunakan buku yang ada ilustrasi
4. JOHN LOCK (1632 – 1704)
  – Teori tabularasa; anak dilahirkan sebagai
    tablet kosong atau “kertas putih”
  – Lingkungan membentuk pola pikir
  – Pengalaman penting dalam menentukan
    perkembangan anak
  – Latihan sensori membuat anak lebih siap
    belajar
5. ROUSSEAU (1712 – 1778)
  – Pembelajaran yang dilakukan menggunakan
    pendekatan alam
  – Pendidikan naturalistik membiarkan anak
    tumbuh tanpa intervensi
    •   Tidak membandingkan anak satu sama lain
    •   Memberikan kebebasan anak untuk
        mengeksplorasi tanpa membahayakan diri
        sendiri dan orang lain
  – Kesiapan anak merupakan faktor penting
    dalam pembelajaran
6.       PESTALOZZI (1746 – 1827)
     –    Pendidikan memperhatikan kematangan anak
     –    Pendidikan harus didasarkan pada pengaruh
          sensori “objek pembelajaran”
          •   Guru harus membawa benda sesungguhnya ketika
              mengajar.
     –    Cara terbaik dalam menanamkan konsep adalah
          menggunakan benda-benda tiruan
     –    Mengelompokkan anak dalam berbagai usia
     –    Ibu adalah guru terbaik bagi anaknya
7. FROBEL (1782 - 18520
  – Adanya kurikulum dan metodologi yang
    sesuai dengan perkembangan anak
  – Mengamati kegiatan perkembangan anak
    dan memfasilitasi jika mereka akan belajar
    sesuatu; mereka akan belajar ketika mereka
    siap belajar
  – Pentingnya belajar melalui bermain
    •   Anak akan mudah menyerap makna
        pembelajaran, ketika kegiatan dilakukan melalui
        bermain
8. MARIA MONTESSORI
  –   Menghargai anak sebagai individu yang unik
  –   Pembelajaran bersifat individual
  –   Anak memiliki pikiran yang cepat menyerap
  –   Ada masa peka dan menggunakan materi yang
      dapat merangsang sensori
  –   Lingkungan yang dipersiapkan
  –   Belajar sendiri (otomatis)
  –   Menjadikan anak sebagai pusat pembelajaran
      dan mengobservasinya.
  –   Mengajarkan praktek keterampilan hidup.
9. JOHN DEWEY (1859 - 1952)
  – Mengutamakan minat anak daripada
    materi
  – Kurikulum berpusat pada anak
  – Belajar tentang keterampilan hidup yang
    sangat diperlukan
  – Kelas “learning by doing” dengan
    aktivitas yang banyak
10. Howard Gardner (1943 - )
  – Teori Multiple-Intellegence
FUNGSI

   KURIKULUM PAUD BERFUNGSI SEBAGAI
    PEDOMAN (DITUANGKAN DALAM ACUAN
    MENU PEMBELAJARAN GENERIK/
    PERMENDIKNAS NO.58 Th.2009)

   PENYELENGGARAAN
    KEG. PENDIDIKAN AUD
    PADA BERBAGAI JENIS LEMBAGA
TUJUAN

   TUJUAN UMUM
    MENGEMBANGKAN
    BERBAGAI POTENSI
    ANAK SEJAK DINI
    SEBAGAI PERSIAPAN
    UNTUK HIDUP DAN
    DPT MENYESUAIKAN
    DIRI DG
    LINGKUNGAN
Tujuan Khusus

   Anak mampu melakukan Ibadah, mengenal,
    percaya Tuhan, dan ciptaan Nya
   Anak mampu mengelola ketrampilan tubuh
   Anak mampu menggunakan bahasa untuk
    berkomunikasi
   Anak mampu berfikir logis, kritis, memecahkan
    masalah
   Anak mampu mengenal lingk alam, link sosial,
    menghargai keragaman sosial budaya
   Anak memiliki kepekaan thd irama, berbagai
    bunyi
   Anak mampu mandiri
Pembelajaran yang berorientasi
prinsip-2 perkembangan anak
• Anak belajar dgn baik, jika kebutuhan
  fisiknya terpenuhi
• Siklus belajar anak selalu berulang-ulang
• Anak belajar melalui interaksi sosial
• Minat merupakan motivasi belajar
• Pembelajaran harus memperhatikan
  individu.
• Belajar dari sederhana-rumit, konkrit-ke
  abstrak
    MENYUSUN RENCANA
       PEMBELAJARAN
Fungsi :
- Menentukan kualitas dan keberhasilan
  program
- Sebagai acuan dalam mengarahkan

  dan mengawasi proses belajar,
  mengatur kelas menemukan
  kebutuhan setap anak.
      PRINSIP MENYUSUN RENCANA
              PEMBELAJARAN
   Sesuai tahap perkembangan anak
   Memenuhi kebutuhan anak
   Menyeluruh (semua aspek
    perkembangan)
   Operasional (Jelas dan dpt diukur,
    dapat dilaksanakan)
   Mengoptimalkan potensi lingkungan
KOMPONEN DLM MENYUSUN
RENCANA PEMBELAJARAN


   Tujuan yang akan dicapai
   Konsep yang akan dibangun bersama
    anak/materi kurikulum
   Tema
   Kosa kata
   Metode yang dikembangkan
   Sarana yang diperlukan
   Waktu
        PELAKSANAAN
     PROSES PEMBELAJARAN
• LONGGAR, TIDAK
  PERLU DIATUR
  SECARA KETAT

• DIMULAI DGN
  MENARIK MINAT
  ANAK

• KEGIATAN ANAK
  HENDAKNYA
  BERVARIASI
              PENILAIAN

• TUJUAN :
   Mendapatkan
  informasi proses dan
  hasil petumbuhan dan
  perkembangan anak
        PRINSIP-2 PENILAIAN
   Menyeluruh (semua aspek perkembangan)

   Terus menerus (bertahap)

   Obyektif ( apa adanya) Mendidik
    (memberi motivasi)

   Bermakna (bagi anak, guru, orang tua)
    •CARA PENILAIAN

• Pengamatan

• Pencatatan anecdot

• Portofolio – hasil kerja
        •LAPORAN
        PENILAIAN
• Berupa laporan perkembangan

• Bentuk : Diskripsi/Uraian singkat
  tentang perkembangan anak yang
  telah dicapai

• Dilaporkan pada orang tua secara
  berkala
                           Asp pengem-
                           Asp Pengemb                  kompetensi
         Kel Usia                                                                 indikator
                              bangan



No   Aspek             Lahir-1 tahun   > 1 tahun -2     > 2 tahun – 3   > 3 tahun – 4   > 4 tahun – 5   > 5 tahun – 6
     Pengembangan                      tahun            tahun           tahun           tahun           tahun



1    Moral dan Nilai   Mendengar-kan   Mendengarkan     Bersenandung    Mngikuti        Menyanyikan     Menyanyikan
     Agama             seandung lagu   senandung lagu   lagu            nyanyian lagu   lagu            lagu
                       keagamaan       keagamaan                        keagamaan       keagamaan       keagamaan




                       Mendengarkan    Mengikuti        Mengikuti       Mengikuti       Berdoa sbl      Selalu berdoa
                       doa             bacaan doa,      bacaan          bacaan doa      dan ssd         sbl dan ssd
                                       berdoa           doa/berdoa      dg lengkap      melakkan        melakkan
                                       sebelum dan      sebelum dan     sbl elakukan    kegiatan dgn    keguatan dg
                                       ssd melakukan    ssd melakukan   keg/meniruk     sikap berdoa    sikap berdoa
                                       kegiatan         kegiatan        an sikap
                                                                        berdoa
kompetensi

   perkembangan Moral dan Nilai Agama

   Indikator : kemampuan melakukan ibadah,
    mengenal dan percaya akan Tuhan dan
    cipataan Nya
             LAYANAN KESEHATAN DAN GIZI
                 (LAHIR S/D 6 TAHUN)

No   Aspek Layanan       Lahir-1 tahun   > 1 tahun -2   > 2 tahun –   > 3 tahun –   > 4 tahun –   > 5 tahun –
                                         tahun          3 tahun       4 tahun       5 tahun       6 tahun


1    Gizi Seimbang       Asi Ekslusif    ASI dan        Makanan       Makanan       Makanan       Makanan
                         sampai 4        makanan        Keluarga      keluarga      keluarga      keluarga dg
                         bulan           keluarga dgn   dgn gizi      gizi          dgn gizi      gizi
                                         gizi           seimbang      seimbang      seimbang      seimbang
                                         seimbang


                         dst
2    Deteksi dini        Timbang         Timbang        Timbang       Idem …        Idem …        Idem …
     Perkembangan anak   berat anak      berat badan    berat badan   lihat garis   lihat garis   lihatlah
                         setiap bulan    anak setiap    anak setiap   pertumbuh     pertumbuh     termasuk
                         scr teratur     bulan scvr     bulan scvr    annya         annya         yang mana
                         Hasilnya        terautr dan    terautr dan                               (gemuk,
                         masukan         diukur TB/BB   diukur                                    normal,
                         dlm KMS …       hasilnya …     TB/BB                                     kurus atau
                                                        hasilnya …                                kurus
                                                                                                  sekali
Sekian & Terima kasih
             ”Makanan Sehat”
       (Irama: ”Saya Mau Tamasya”)



•   Kalau kau mau makan, jangan lupa berdoa
•   Kalau kau sedang makan, gunakan tangan kanan
•   Jangan cela makanan, jika sudah terhidang
•   Makanan yang sehat, bolehlah engkau makan
MARI-MARI-MARI
MARI TEMAN-TEMAN
MARI, BERMAIN BERSAMA
PEGANG HIDUNG, HU!
PEGANG KUPING, HU!
PEGANG HIDUNG KUPING BERGANTIAN

				
DOCUMENT INFO
About