Proposal Penawaran Investasi - PowerPoint by onx12605

VIEWS: 491 PAGES: 44

More Info
									1.   Pejabat pembuat komitmen dalam
     menetapkan paket-paket pekerjaan yang
     akan dilelangkan perlu mempertimbangkan
     dokumen anggaran dan melakukan
     penyesuaian apabila diperlukan.

     B
2. Panitia pengadaan tidak boleh meneruskan
   proses pengadaan ke tahap evaluasi apabila
   jumlah peserta yang memenuhi persyaratan
     administrasi kurang dari 2 (dua) peserta.

                       s
3. Dalam pelelangan umum secara
   pascakualifikasi dengan sistem gugur, bila
   jumlah penawaran yang memenuhi
   persyaratan teknis hanya 2 (dua) penawaran
   dari 10 (sepuluh) penawaran yang masuk,
   maka pelelangan harus diulang.
4. Pada pelelangan umum dengan
   pascakualifikasi, penawaran yang terendah
   dapat digugurkan apabila usaha kecil yang
   bersangkutan tidak memiliki keterangan
   dukungan keuangan dari bank.
                     S
5. Tenaga ahli yang dikontrak
   secara individu wajib memenuhi
   ketentuan adanya surat izin
   usaha sebagai penyedia jasa
   seperti SIUP.
               S
6. Metoda evaluasi kualitas
   dapat digunakan untuk
   pengadaan pembangunan
   pembangkit listrik tenaga
   air.
             S
7. Panitia pengadaan tidak wajib
   membatalkan proses pengadaan
   meskipun telah menemukan
   indikasi pengaturan harga
   lelang.
                S
8. Pejabat pengadaan adalah personil
      yang diangkat oleh Pengguna
     Anggaran untuk melaksanakan
    pemilihan penyedia barang / jasa
   dengan nilai sampai dengan Rp. 50
                  juta.
9. Panitia Pengadaan pada saat melakukan
   evaluasi teknis untuk pengadaan barang /
   jasa pemborongan/jasa lainnya dengan
   metoda evaluasi sistim gugur dapat
   menambah faktor-faktor/ unsur-unsur yang
   dievaluasi dari yang telah ditetapkan dalam
   dokumen pengadaan.
10. Pada tahap evaluasi administrasi
     terhadap hal-hal yang kurang
      jelas dan meragukan, panitia
      pengadaan dapat melakukan
               klarifikasi.
11. Kegiatan pengadaan barang/jasa
    merupakan bagian dari keseluruhan
    proses pelaksanaan suatu kegiatan
    yang hasilnya merupakan
    tanggungjawab dari pemimpin
    kegiatan.
Paket-paket pekerjaan yang akan
   dilelangkan ditetapkan panitia
  pengadaan dan pejabat pembuat
             komitmen.
13. Untuk kontrak yang
sederhana, penerbitan Surat
 Perintah Mulai Kerja dapat
    dilakukan bersamaan
    dengan tanggal mulai
     berlakunya kontrak.
14. Dalam pelelangan umum secara
   pascakulifikasi, penyedia yang boleh
     memasukkan penawaran adalah
        penyedia yang memenuhi
         persyaratan kualifikasi.
15. Kontrak lumpsum adalah sistem
     kontrak yang hanya mengikat
         nilai total penawaran.
16. Sertifikat keahlian pengadaan
  barang/jasa merupakan salah satu
   persyaratan wajib untuk diangkat
  menjadi Pejabat Pembuat Komitmen,
   panitia/pejabat pengadaan serta
 panitia penerima/pemeriksa barang.
17. Pejabat Pembuat Komitmen memutuskan
    untuk membatalkan proses pelelangan
    dengan alasan ada sanggahan dari peserta
    karena panitia pengadaan tidak menuangkan
    perubahan dokumen pengadaan ke dalam
    addendum dokumen pengadaan.
18. Pada proses pelelangan umum dengan
    pascakualifikasi, hanya calon peserta lelang
    yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan
    dalam dokumen kualifikasi yang boleh
    memasukkan penawaran.
19. HPS telah memperhitungkan Pajak
  Pertambahan Nilai (PPN), biaya umum
     dan keuntungan yang wajar bagi
         penyedia barang / jasa.
20. Pengadaan vaksin flu burung dengan nilai Rp.
    500.000.000,- ( lima ratus juta rupiah )
    dapat menggunakan metode penunjukkan
    langsung dengan alasan kebutuhan mendesak
    yang tidak bisa ditunda.
Apabila terjadi perubahan dokumen pengadaan
pada saat penjelasan, maka perlu dibuat
addendum dokumen pengadaan yang harus
disahkan oleh :
A. Panitia Pengadaan
B. Pejabat Pembuat Komitmen
C. Pengguna Anggaran
D. Kepala Satuan Kerja
Untuk pekerjaan pembangunan gedung sekolah menengah
yang memiliki 10 unit kelas di lokasi yang sama dan menjadi
satu bangunan dengan nilai total anggaran Rp.2,5 milyar, maka
A.Pengadaan dibagi menjadi 5 unit dengan nilai per paket Rp.
500 juta untuk dilaksanakan oleh 5 unit usaha kecil setempat.
B.Anggaran dapat diserahkan kepada Komite Sekolah untuk
melaksanakan pembangunan secara swakelola.
 C.Pekerjaan dilelangkan dalam bentuk 1 paket pekerjaan.
D. Tidak ada jawaban yang benar.
X. Dalam menetapkan persyaratan kualifikasi,
panitia pengadaan dilarang mempersyaratkan :
A. Peserta harus memiliki kantor di wilayah
lokasi        kegiatan untuk memudahkan
korespondensi.
B. Peserta harus memiliki kantor dengan alamat
       tetap.
C. Dimilikinya izin usaha berkaitan dengan bidang
       pekerjaan yang akan dilelangkan.
D. Tersedianya tenaga teknis sesuai dengan bidang
       pekerjaan yang dilelangkan.
X. Pada proses pengadaan peralatan kantor dengan
nilai Rp.80 juta dengan cara pelelangan umum,
pengumuman :
A. Dilakukan di surat kabar pada masa awal
       pengumuman
B. Dilakukan di papan pengumuman instansi ybs.
C. Dilakukan setelah diterbitkannya surat penetapan
       penyedia barang/jasa
D. Tidak perlu dilakukan.
X. Evaluasi dengan metoda pagu anggaran
paling tepat diterapkan untuk pekerjaan jasa
konsultansi :
a. Perencanaan kawasan pariwisata.
b . Peningkatan kapasitas manajemen SDM.
C. Pengawasan konstruksi jalan negara.
d. Perencanaan bangunan 3 lantai
X.      Hasil evaluasi dengan metode sistem gugur dlm pelelangan
umum untuk pekerjaan pembangunan jembatan, adalah :
a.      Daftar urutan penawaran yang dimulai dari urutan harga
        penawaran terendah yg memenuhi persyaratan teknis.
b.      Daftar urutan penawaran yang dimulai dari urutan penawaran
        dengan nilai tertinggi.
c.      Daftar urutan penawaran yang dimulai dari urutan harga
        penawaran terendah diantara yg lulus administrasi dan
teknis.
d.      Daftar urutan penawaran yang dimulai dari urutan harga
        terevaluasi terendah.
X. Pada saat evaluasi biaya, Panitia pengadaan
dapat melakukan koreksi kecuali terhadap kesalahan :
a. Perkalian antara volume dengan harga satuan.
b. Penjumlahan seluruh penawaran.
c. Pencantuman nilai Pajak Pertambahan Nilai.
d.    Penulisan harga satuan barang.
X. Agar dapat segera mengantisipasi keterlambatan
serta untuk pengendalian dan pengawasan pekerjaan
jasa pemborongan, kemajuan pekerjaan dicatat dalam:
a. Laporan harian dan mingguan.
b. Laporan mingguan dan bulanan.
c. Laporan bulalan dan tahunan.
d.   Laporan harian, mingguan dan bulanan
X. Pada pengadaan jasa konsultansi yg menggunakan metode
evaluasi kualitas, pembukaan dokumen penawaran harga
hanya dilakukan terhadap :
a.     Penyedia yg lulus evaluasi teknis dan harga yg paling
       rendah.
b.     Penyedia yg memiliki nilai teknis terbaik yg
melewati ambang batas               persyaratan teknis.
c.     Penyedia yg memiliki nilai proposal teknis yg memenuhi
       syarat dan melampaui ambang batas persyaratan
       teknis.
d.     Penyedia yg perolehan nilainya melewati ambang batas.
X. Pelaksanaan pengadaan yg tidak wajib dilaksanakan
berdasarkan Keppres 80/2003, adalah :
a.     Swakelola dari APBN yg dilaksanakan oleh
kelompok masyarakat.
b.     Swakelola yg dilaksanakan oleh BUMD.
c.     Pekerjaan investasi BUMN dengan dana penyertaan
       modal dari pemerintah.
d.     Pengadaan oleh perguruan tinggi negeri.
X.    Dalam hal digunakan kontrak lumpsum, apabila hasil
pengukuran volume pekerjaan jasa pemborongan senilai 2.100
m3 sedangkan volume awal dalam kontrak adalah 2.000 m3,
maka pembayaran yang diberikan kepada pemborong sebesar
a.    2.100 m3.
b.    2.050 m3.
c.    2.000 m3.
d.    Sesuai hasil negosiasi.
X. Apabila barang yang memenuhi persyaratan
banyak tersedia di pasar dengan kualitas dan
keunggulan teknis yang hampir setara, sedangkan
harganya bervariasi dan tidak sepadan dengan
keunggulan teknisnya, maka metode evaluasi yang
paling tepat dipergunakan adalah:
A. Sistem nilai
B. Sistem gugur
C. Sistem evaluasi pagu anggaran
D. Sistem penilaian biaya selama umur ekonomis
X. Pelaksanaan pengadaan yang tidak harus tunduk
pada Keputusan Presiden No. 80 Tahun 2003 adalah :
A.   Swakelola dari APBN yang dilaksanakan oleh
     kelompok masyarakat.
B.   Pengadaan dari sumber dana BUMD.
C.   Pekerjaan investasi BUMN dengan dana
     penyertaan modal dari Pemerintah.
D.   Pengadaan oleh perguruan tinggi negeri.
X.     Apabila masa pemeliharaan untuk pekerjaan pembangunan
rumah dinas senilai Rp. 100.000.000,-(Seratus juta rupiah) dipastikan
akan melewati tahun anggaran yang sedang berjalan, maka langkah
yang sebaiknya dilakukan pejabat pembuat komitmen adalah :
A.     Membayar sebesar 100% dari nilai kontrak dengan syarat
       penyedia barang/jasa menyerahkan jaminan pemeliharaan
       senilai 5%.
B.     Membayar sebesar 95% dari nilai kontrak, dan 5% sisanya
       disimpan direkening pribadi penggunaan barang/jasa.
C.     Membayar sebesar 95% dari nilai kontrak, dan sisanya
       dialokasikan di tahun anggaran berikutnya.
D.     Membayar sebesar 100% dari nilai kontrak dan pada akhir
       tahun anggaran dibuatkan MOU yang menyetakan kesanggupan
       penyedia menyelesaikan seluruh pekerjaannya.
X. Pada pelelangan umum secara pascakualifikasi,
bila terdapat penyedia barang/jasa yang menawarkan
tidak mengisi formulir isian kualifikasi secara lengkap,
maka panitia dapat :
A. Melanjutkan penawaran penyedia yang
       bersangkutan diproses pada tahap berikutnya.
B. Meminta penyedia memasukkan penawaran ulang.
C. Meminta penyedia melengkapi kekurangan data
       isian
D. Menggugurkan penawaranan dalam proses
       evaluasi.
X. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan
pelaksanaan pekerjaan jasa pemborongan, seluruh
aktivitas kegiatan dicatat di dalam laporan tersebut
dibawah ini, kecuali :
A. Laporan harian
B. Laporan mingguan
C. Laporan bulanan
D.   Laporan tahunan
X.      Pengadaan jasa konsultansi dengan menggunakan metode
evaluasi kualitas, pembukaan dokumen penawaran harga Hanya
dilakukan terhadap :
A.      Penyedia yang lulus evaluasi teknis dan harga yang paling
        rendah
B.      Penyedia yang memiliki proposal teknis yang memenuhi syarat
        dan melampaui ambang batas persyaratan teknis.
C.     Penyedia yang memiliki nilai teknis terbaik yang melewati
       ambang batas persyaratan teknis.
D.     Penyedia yang perolehan nilainya melewati ambang batas.
X. Hal-hal yang harus dimuat dalam
Kerangka Acuan Kerja adalah sebagai berikut,
kecuali :
A. Cara pembayaran
B. Latar belakang pekerjaan
C. Tujuan dan sasaran pekerjaan
D. Kualifikasi tenaga ahli yang diperlukan
X. Pengumuman dalam proses penunjukkan
langsung untuk pengadaan ATK dengan nilai Rp. 40 Juta
dilakukan pada
A.    Setelah ada surat penetapan dari PEJabatan
      pembuat komitmen
B.    Setelah ditetapkan hasil prekualifikasi
C.    Setelah diterbitkan Surat Penunjukkan Penyedia
      Barang / Jasa
D.    Awal proses penunjuk langsung
X. Penawaran harga dinyatakan tidak
memenuhi syarat, apabila:
A. Total harga penawaran di atas pagu
    anggaran
B. Total harga penawaran melebihi HPS akan
    tetapi masih dibawah pagu anggaran
C. Total harga penawaran dibawah 80 % HPS
D. Ada perbedaan antara angka dan huruf pada
    penulisan total penawaran harga
X. Unsur-unsur yang dinilai dalam evaluasi
teknis jasa konsultan perusahaan adalah
A. Jumlah peralatan yang dimiliki
B. Kemampuan keuangan
C. Ijin usaha
D. Pengalaman perusahaan konsultan dan
pendekatan dan metodologi, serta kualifikasi
tenaga ahli
Untuk pengadaan barang dengan nilai dibawah Rp.
50.000.000,-(lima puluh juta rupiah), maka pengguna
barang/jasa dapat :
A. Mengangkat panitia pengadaan berjumlah 4
      orang
B. Hanya boleh mengangkat panitia pengadaan
C. Mengangkat panitia pengadaan berjumlah 2
      (dua) orang
D.    Dapat mengangkat pejabat pengadaan atau
      panitia pengadaan
Biaya yang harus disediakan agar pelaksanaan
pengadaan dapat berjalan dengan benar adalah :
A. Fee bagi pengguna/panitia pengadaan.
B. Biaya pengumuman rencana pengadaan
      dan pengumuman pelelangan.
C. Fee bagi penyedia-penyedia yang
      mengundurkan diri.
D. Biaya tak terduga
Pada pembukaan penawaran, panitia pengadaan
dilarang melakukan :
A. Membacakan di hadapan peserta mengenai
       kelengkapan dokumen penawaran.
B. Menggugurkan penawaran yang tidak lengkap.
C. Menggugurkan penawaran yang terlambat.
D. Membuat berita acara pembukaan penawaran

								
To top