Docstoc

osteporosis

Document Sample
osteporosis Powered By Docstoc
					       OSTEOPOROSIS


Adl penyakit sistemik tulang yang disifati
oleh berkurangnya massa tulang danb
kelainan mikroarsitektur jaringan tulang shg
tulang mjd rapuh dengan resiko tulang
mudah patah.
• Gg metabolisme tulang sehingga massa
  tulang menurun.
• Komponen matrik - mineral dan protein
  berkurang sehingga reabsorbsi lebih cepat
  dari pada formasi shg tulang menjadi tipis
  -- mudah patah.
• Ketebalan tulang kompakta menurun,
  diameter rongga medulary meningkat -
  pelebaran rongga sumsum tulang saluran
  havers.
• Tulang yang sering terkena adalah vertebrae
  dan pelapis tulang tengkorak.
• Etiologi : nutrisi, fisik, hormonal, genetic.
• Faktor yang utama :
• Defisiensi kalsium.Keb kalsium 1000 – 1200 mg
  kalsium perhari.
• Segelas susu sapi = 300 mg, susu kedelai= 350
  mg, sayur berdaun hijau tua = 80 – 100 mg
  kalsium.
• Kurangnya latihan yang teratur
• Imobilisasi dapat menurunkan massa tulang
• Kontraksi otot dapat merangsang formasi tulang
• Perbedaan jenis kelamin
• Pada post menopouse - estrogen
  menurun - kalsium menurun bisa juga
  krn gg kelenjar endokrin ex : coushing
  thyrotoxicosis/ hipersekresi kel adrenal.
• Faktor resiko : kurang terkena sinar
  matahari, banyak mengkonsumsi alkohol,
  nikotin, kafein dll.
• Alat untuk memeriksa adanya
  osteoporosis  Bone densitometer.
• Pengkajian keperawatan.
• Rasa nyeri / sakit pinggang bawah, nyeri leher,
  BB menurun, aktifitas menurun, imobilisasi.
• Nutrisi- kekurangan Vit C/D3( meningkatkan
  penyerapan kalsium dalam usus &
  meningkatkan retensi kalsium di ginjal) dan
  kalsium ( Mineral utama dlm pembentukan
  tulang, magnesium ), konsumsi alkohol/kafein
• Pykt endokrin- DM, hiperthyroidsm, caushings
  syndroma, acromegali, hypoganadism.
• Pengkajian fisik : - adanya nyeri tekan,
  nyeri pergerakan, periksa mobilitas,
  adakah nyeri membungkuk ?
• Psikososial - pd wanita tua akan
  menjadi takut beraktifitas, cemas,
  perubahan konsep diri.
• Gejala yang ditimbulkan disalah mengerti
  oleh yang merasakannya, spt ngilu / nyeri
  di bag yang keropos, yang srg dianggap
  masuk angin, nyeri pada bag persendian
  srg dianggap rematik, tdk tahan dingin,
  tumit nyeri, tulang pangkal paha menciut
  shg pincang, tl mudah retak / patah,
  walaupun dg aktifitas ringan spt
  mengangkat beban atau memutar badan
  dengan cepat, apalagi klo terbentur / jatuh.
• Massa tulang puncak ( PBM ) peak bone
  mass yang rendah
• Kehilangan massa tulang stlh menopouse.
• Kehilangan massa tulang karena faktor
  usia
• Faktor resiko lainnya
• --- menyebabkan Massa tulang ( BMD )
  Bone Mineral Density yang rendah
• -- sebabkan Fraktur----krn kualitas
  tulang yang buruk ( arsitektur ), faktor non
  skeletal ( kecenderungan untuk jatuh.
•   Kemungkinan diagnosa kep :
•   Gg mobilitas fisik
•   Goal peningkatan mobilitas dan aktifitas
•   Intervensi :
    – gunakan papn matras u t4 tdr
    – bila ada indikasi gunakan alat bantu walker /
      tongkat
    – bantu & ajarkan ROM u lath fungsi sendi dan
      cegah kontraktur
    – Ajarkan body mechanik pd psn & kelg u
      cegah fraktur.
• Lanjutan…
  – ajarkan penggunaan korset/brace dan
   tujuannya
  – beri analgetik, hormonal, kalsium, vitamin D
   sesuai th/ dokter
  – beri diit tinggi kalsium dan vitamin C dan D
  – monitor kadar kalsium.
• Gg konsep diri
• Goal : koping positif dr pasien
• Intervensi :
  – bantu ps u ekspresikan perasaan dan
   dengarkan dg penuh perhatian.
  – bantu ps u identufikasi pengalaman masa
   lalu yang timbulkan kesuksesan/ kebanggan u
   dapat menerima diri kembali
  – identifikasi dg ps ttg alternatif pemecahan
   mslh yg positif u percaya diri
  – bantu ps u peningkatan komunikasi dg kelg
   dan teman2
• Kurang pengetahuan ; perawatan
  osteoporosis dirumah.
• Goal : klien dan kelg memahami cara
  perawatan osteoporosis di rumah dengan
  benar
• Intervensi :
  – jelaskan pentingnya diit yang tepat, aktifitas
   yang sesuai serta istirahat yang cukup.
  – jelaskan penggunaan obat yang diberikan
   dengan detail (dosis, waktu, efek samping dll)
  – jelaskan pentingnya lingk yg aman ex lantai
   tdk licin, menghindari jatuh, pegangan tangan
  – hindari gerakan yang cepat dan tiba – tiba.
• Lanjutan ….
  – jelaskan u kurangi kafein, alkohol, merokok
   bila pasien sblmnya mengkonsumsi
  – jelaskan pentingnya follow up

  Evaluasi
   - tidak tjd komplikasi
   - aktifitas dan mobilisasi terpenuhi
   - perilaku yang adaptif
   - memahami cara perawatn di rumah.
Matur nuwun

				
DOCUMENT INFO