Docstoc

ASI EKSKLUSIF

Document Sample
ASI EKSKLUSIF Powered By Docstoc
					                                     BAB I
                               PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
         ASI adalah makanan terbaik bagi bayi, bukan susu sapi (susu formula).
   Beberapa alasan mengapa ASI lebih baik ketimbang susu sapi adalah sebagai
   berikut.
         ASI mengandung lemak yang sangat tepat untuk pertumbuhan dan
   perkembangannya. Jumlahnya tepat secara proporsional, mudah dicema dan
   diserap karena mengandung enzim lipase. Pada susu formula enzim ini tidak
   ada karena akan hancur bila dipanaskan, sehingga bayi menemukan kesukaran
   untuk menyerap susu formula (Roesli Utami, 2001). Bentuk lemak ASI yang
   utama adalah AA dan DHA yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan sel-sel
   otak yang optimal.
         Bagaimana dengan protein ASI? Protein ASI lebih rendah ketimbang
   Susu Sapi perbandingannrya 3:1, tetapi mempunyai nilai nutrisi yang lebih
   tinggi serta lebih mudah dicema. Hampir semua susu sapi proteinnya berupa
   kasein dan hanya sedikit berupa Soluble Whey Protein. Kasein ini membentuk
   gumpalan yang liat dalam usus bayi, sedangkan SWP membentuk gumpalan
   lemak yang mudah dicema dan diserap. Taurin terdapat dalam ASI tetapi tidak
   dalam susu sapi (Raiha, 1985) dan berfungsi sebagai neurotransmiter dan
   berperan penting untuk proses maturasi otak (Gaul, 1985).
         Karbohidrat ASI yang utama adalah Laktosa, kadarnya 20% - 30% lebih
   banyak dari susu sapi. Laktosa penting untuk jaringan otak yang sedang
   tumbuh, meningkatkan penyerapan Ca yang penting untuk pertumbuhan tulang,
   meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang baik (Lactobacilus bifidus).
         Mineral ASI, konsentrasinya lebih rendah dari pada susu pengganti mana
   pun, sehingga akan lebih mudah diterima oleh kapasitas metabolik bayi. Rasio
   Kalsium dengan Fosfor (2:1) pada ASI. Konsentrasi Fosfor yang tinggi pada
   susu sapi akan menyebabkan penyerapan yang berlebihan yang menyebabkan
   terjadi Hipokalsemia Neonatal. Zat Besi (Fe) dalam ASI diserap oleh tubuh
   bayi sampai 70% dibandingkan dengan penyerapan hanya 30% dari susu sapi,



                                       1
  ASI juga mengandung Na, K dan Clor yag lebih rendah dibandingkan dengan
  susu sapi tetapi jumlah ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi (
  Suharjo 1995).


1.2 TUJUAN
       Agar pembaca dapat mengetahui semua isi tentang maklah ini yang
  membahas tentang "ASI EKSKLUSIF" yang disertai dengan cara menyusui
  yang benar.




                                   2
                                   BAB II
                              PEMBAHASAN


2.1 ASI EKSKLUSIF
  Pengertian:
        ASI ekslusif adalah memberikan ASI saja tanpa makanan dan minuman
  lain kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan (Depkes RI, 2003). Pada tahun
  2002 World Health Organization menyatakan bahwa ASI eksklusif selama 6
  bulan pertama hidup bayi adalah yang terbaik. Dengan demikian ketentuan
  sebelumnya (bahwa ASI eksklusif itu cukup 4 bulan) sudah tidak berlaku lagi.
  Menyusui eksekusif adalah memberikan hanya ASI segera setelah lahir sampai
  bayi berusia 6 bulan dan memberikan kolostrum (Depkes RI, 2005).


2.2 KOMPOSISI ASI
        Komposisi dan volume dapat berubah saat dilahirkan dan 6 bulan
  kemudian. Berdasarkan waktu produksinya, ASI digolongan dalam tiga
  kelompok yakni :
  1. Kolostrum
     Kolostrum (susu awal) adalah ASI yang keluar pada hari pertama. Setelah
     kelahiran bayi, berwarna kekuningan dan lebih kental, karena menagandung
     banyak vitamin A, protein dan zat kekebalan yang penting untuk
     melindungi bayi dari penyakit infeksi. Kolostrum juga mengandung vitamin
     A, E, dan K serta beberapa mineral seperti Natrium dan Zn (Depkes RI,
     2001).
     Menurut Roesli (2000) kolostrum adalah ASI yang keluar dari hari pertama
     sampai hari ke-4 yang merupakan cairan emas, cairan pelindung yang kaya
     zat anti infeksi dan berprotein tinggi. Volume kolostrum adalah 150 – 300
     ml / 24 jam.


  2. ASI transisi/peralihan
     ASI peralihan adalah ASI yang keluar setelah kolostrum sampai sebelum
     menjadi matang. Biasanya diproduksi pada hari ke 4-10 setelah kelahiran.



                                      3
      Kandungan protein akan makin rendah sedangkan kadar karbohidrat dan
      lemak makin tinggi dibandingkan pada kolostrum, juga volume akan makin
      meningkat (Krisnatuti, 2000)


   3. ASI matang/mature
      ASI matang/mature adalah ASI yang dikeluarkan pada sekitar hari ke-14
      dan seterusnya komposisi relatif tetap (Roesli, 2000). Merupakan suatu
      cairan berwarna putih kekuningan yang diakibatkan warna dari gambar Ca-
      casenat riboflavin, dan karoten yang terdapat di dalamnya. Pada ibu yang
      sehat dimana produksi ASI cukup, ASI ini merupakan makanan satusatunya
      yang paling baik dan cukup untuk bayi sampai umur 6 bulan (Soetjiningsih,
      1997). Selama 6 bulan pertama, volume ASI pada ibu sekurang-kurangnya
      sekitar 500 – 700 ml/hari, bulan kedua sekitar 400 – 600 ml/hari dan 300 –
      500 ml/hari setelah bayi berusia satu tahun (Suhardjo, 1998).


2.3 Manfaat Menyusui
         Manfaat ASI sangat besar dalam upaya meningkatkan kualitas hidup
   anak, karena dengan menyusui tidak hanya memberi keuntungan pada bayi saia,
   tetapi juga bagi ibu dan keluarga, bahkan bagi negara. Keuntungan menyusui
   bagi bayi
   1. Ditinjau dari aspek gizi
      Kandungan gizi lengkap dan sesuai dengan kebutuhan bayi untuk tumbuh
      kembang yang optimal. Mudah dicerna dan diserap, karena perbandingan
      Whey protein /casein adalah 80/20, sedangkan susu sapi 40/60. Disamping
      itu ASI mengandung lipase yang memecah trigliserida menjadi asam lemak
      dan gliserol. Laktosa dalam ASI mudah terurai menjadi glukosa dan
      galaktosa, dan enzim laktase sudah ada sejak bayi lahir.
   2. Ditinjau dari aspek imonologi
      Mengandung kekebalan antara lain:
      Imunitas selular yaitu lekosit sekitar 4000/ml ASI yang terutama terdiri dari
      Makrofag Imunitas humoral, misalnya IgA- enzim pada ASI yang
      mempunyai      efek    antibakteri       misalnya   lisozim,    katalase   dan



                                           4
   peroksidase.Laktoferin Faktor bifidus Antibodi lainnya: Interferon, faktor
   antistafilokokus, antibodi HSV, B12 binding protein, dan komplemen C3
   dan C4. Tidak menyebabkan alergi.
3. Ditinjau dari aspek psikologis
   Mendekatkan hubungan ibu dan bayi menimbulkan perasaan aman bagi
   bayi, yang penting untuk mengembangkan dasar kepercayaan dengan mulai
   mempercayai orang lain ibu dan akhimya mempunyai kepercayaan pada diri
   sendiri.
4. Manfaat lainnya bagi bayi
   1.   Mengurangi insidens karies dentis
   2.   Mengurangi maloklusi rahang
   3.   Asi mengandung sekitar 13 macam hormon antara lain ACTH, TRH,
        TSH, EGF, Prolaktin, Kortikosteroit, Prostaglandin, dll.


   Keuntungan Menyusui bagi Ibu
   1. Aspek kesehatan Ibu
        Dapat mengurangi pendarahan post partum,mempercepat involusi
        uterus dan mengurangi insidens karsinoma payudara.
   2. Aspek psikologis
        Mendekatkan hubungan ibu dan anak serta memberikan perasaan
        diperlukan.
   3. Aspek keluarga berencana
        Menunda kembalinya          kesuburan, sehingga   dapat    menjarangkan
        kehamilan. Perlu diketahui bahwa frekuensi menyusui yang sering baru
        mempunyai efek keluarga berencana.


   Keuntungan menyusui bagi keluarga
   1. Hemat karena tidak perlu menyediakan dana untuk membeli susu
        formula
   2. Bayi jarang sakit, bisa menghemat biaya pengobatan
   3. Mendekatkan hubungan bayi dengan keluarga.




                                       5
      Keuntungan bagi bangsa dan Negara
      1. Dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian anak. Karena nilai
         gizi yang optimal dan adanya faktor protektif pada ASI, maka anak
         jarang sakit dan kematian anak yang minum ASI lebih rendah.
      2. Mengurangi subsidi rumah sakit untuk perawatan Ibu dan anak. Rumah
         sakit tidak perlu me'mbeli susu formula, botol dot, bahan bakar untuk
         mensterilkan botol, dll. Disamping itu dengan rawat gabung akan
         menurunkan insiden infeksi nusokomial, sehingga selain perawatan Ibu
         dan anak lebih pendek, juga menghemat pembelian antibiotika, cairan
         infus, dll.
      3. Mengurangi subsidi biaya perawatan anak sakit. Telah terbukti bahwa
         bayi yang minum susu botol lebih sering sakit diare, penyakit infeksi
         saluran pernafasan dan malnutrisi daripada yang minum ASI.
      4. Mengurangi devisa negara untuk membeli susu formula.
      5. Meningkatkan kualitas generasi penerus.
         Karena anak yang mendapatkan ASI tumbuh kembang secara optimal,
         dengan demikian kualitas generasi penerus terjamin.
         Jadi betapa besarnya andil menyusui dalam hidup ini, sehingga sangat
         disayangkan kalau sampai ada ibu yang tidak mau menyusui bayinya
         sendiri. Sikap dan perilaku yang salah seperti ini harus kita luruskan,
         agar tercipta anak-anak yang sehat jasmani, mental, maupun sosial.


2.4 Cara Menyusui
         Seorang ibu dengan bayi pertamanya mungkin akan mengalami berbagai
   masalah karena tidak mengetahuinya cara menyusui yang benar. Oleh sebab itu
   untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai
   teknik menyusui.
   a. Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan:
   b. Membersihkan puting susu dengan air atau minyak, sehingga epitel yang
       lepas tidak menumpuk.
   c. Puting susu ditarik-tarik setiap mandi, sehingga menonjol untuk
       memudahkan isapan bayi.



                                      6
   d. Bila puting susu belum menonjo1 dapat memakai pompa susu atau dengan
       jalan operasi.
         Terdapat macam posisi menyusui, cara menyususi yang tergolong biasa
   dilakukan adalah dengan duduk, berdiri atau berbaring.


2.5 Cara penyimpanan ASI
         ASI dikeluarkan dapat disimpan untuk beberapa saat dengan syarat :
   a. Disimpan di udara bebas dalam tempat yang bersih selama 6 - 8 jam
   b. ASI yang disimpan dalam lemari es (tidak dibekukan) harus diberikan
      dalam 2 x 24 jam sejak ASI tersebut dikeluarkan dari payudara.
   c. Untuk didimpal lama, harus dibukukan pada temperatur pendingin sampai
      18 oC dapat disimpan sampai 6 bulan.
         Pada penyimpanan dengan cara dibekukan tidak berpengaruh terhadap
   komponen kekebalan yang dikandungnya. Apabila ASI akan diberikan pada
   bayi setelah didinginkan tidak boleh dipanaskan karena akan merusak kualitas
   khususnya unsur kekebalan, ASI cukup didiamkan beberapa saat dalam suhu
   kamar agar tidak terlalu dingin.


2.6 Tips sukses memberikan ASI eksklusif
   Menyusui dalam satu jam setelah kelahiran
   Menyusui secara ekslusif, hanya memberi ASI. Artinya, tidak ditambah
   makanan atau minuman lain, bahkan air putih sekalipun.
   Menyusui kapanpun bayi meminta (on-demand), sesering yang bayi mau, siang
   dan malam. Pada payudara kanan dan kiri. Jangan dijadwalkan. Produksi ASI
   mengikuti hukum permintaan, semakin sering dihisap, maka semakin banyak
   ASI diproduksi.
   Pompa payudara sehabis menyusui. Payudara yang kosong akan semakin
   mempercepat produksi ASI.
   Mengeluarkan ASI dengan memompa atau memerah dengan tangan, disaat
   tidak bersama anak. Kalau bayi masih tampak kurang puas juga, pompa ASI
   dan masukkan ke botol untuk diberikan ke bayi. Tapi sebenarnya penggunaan
   dot tidak dianjurkan paling tidak sampai usia bayi 6 bulan sebab dapat



                                       7
mengganggu perkembangan sistem syaraf dan struktur tulang kepala.
Jangan terlalu cepat memindahkan posisi menyusui dari payudara kiri ke kanan,
dan sebaliknya. ASI yang keluar setelah 15 menit pertama justru banyak
mengandung lemak yang dapat mengenyangkan bayi. Jangan lakukan posisi
menyusui tiduran sampe ketiduran kalau ibu punya kebiasaan tidur, karena bayi
bisa tertindih dan tidak bisa bernafas. Makan makanan yang bergizi dan minum
cairan yang cukup banyak. Bisa air putih, jus buah, susu rendah lemak, kuah
makanan. Makanannya usahakan banyak sayur hijau dan makanan laut. Daun
katuk segar lebih cepat menghasilkan daripada suplemen. seperti Pro ASI atau
Lancar ASI. Jangan pikirkan diet dulu. Melangsingkan tubuh bisa dilakukan
kapan saja sementara, menyusui waktukya cuma sebentar sementara manfaat
baiknya untuk bayi adalah untuk kecerdasan dan daya tahan tubuhnya. Minum
madu juga sangat bermanfaat
Mengendalikan emosi dan pikiran agar tenang. Ibu harus cukup istirahat dan
jangan stres! Stres bikin ASI mendadak kering.
Yang terpenting yaitu rasa percaya diri bahwa kita mampu untuk memberikan
yang terbaik untuk bayi kita yaitu ASI.




                                     8
                                    BAB III
                                    PENUTUP


3.1 Kesimpulan
   “Bahwa ASI adalah Makanan Utama Bayi bukan Susu Sapi”, tidak ada Susu
   yang lebih baik dari pada ASI.


3.2 Saran
   Sebaiknya kita harus mulai dari awal dalam pemberian “ASI EKSKLUSIF”
   agar kesehatan bayi lebih terjamin dan kebal terhadap penyakit.




                                        9
                            DAFTAR PUSTAKA


Ambarajas, 2008, Asuhan Kebidanan Nifas, Jogyakarta.
www.bkkbn.co.id/webs/detail program




                                      10
               MAKALAH
            ASI EKSKLUSIF

    Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Askeb III
                   Semester 3




                     Oleh :
       1.   DIAN PUSPITA SARI   (Moderator)
       2.   DWI PRIHANI         (Notulen)
       3.   HENI ULFA DIANA     (Penyaji)
       4.   MEGARINA            (Operator)
       5.   SITI KIFAYAH        (Penyaji)




      PRODI D III KEBIDANAN
STIKES BAHRUL „ULUM TAMBAKBERAS
                 JOMBANG
                  2010/2011
                             KATA PENGANTAR




Assalamualaikum Wr.wb


       Pertama-tama penulis ingin men gucapkan rasa syukur pada Allah SWT, atas
limpahan karunia, rahmat & hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
pembuatan tugas makalah tentang “ASI EKSKLUSIF” dengan baik dan lancar.
       Pada kesempatan kali ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada ibu
yulichati selaku pembimbing mata kuliah ASKEB III.
       Serta kepada teman-teman yang telah membantu dalam penyelesaian makalah
ini.
       Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan
dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran
yang membangun dari para pembaca demi perbaikan dan kesempurnaan makalah-
makalah selanjutnya. Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini dapat
bermanfaat dan memberikan informasi kepada semua pihak.


Wassalamualaikum Wr. Wb




                                             Jombang, 14 Oktober 2010




                                             Penulis




                                       ii
                                                 DAFTAR ISI




HALAMAN JUDUL ........................................................................................               i
KATA PENGANTAR .....................................................................................                 ii
DAFTAR Isi ....................................................................................................     iii


BAB I        : PENDAHULUAN .........................................................................                 1
               1.1 Latar Belakang ...........................................................................        1
               1.2 Tujuan .......................................................................................    2


BAB II : PEMBAHASAN ............................................................................                     3
               2.1 Asi Eksklusif ............................................................................        3
               2.2 Komposisi Asi ..........................................................................          3
               2.3 Cara Menyusui ..........................................................................          4
               2.4 Manfaat Menyusui ....................................................................             6
               2.5 Cara Penyimpanan ASI .............................................................                7
               2.6 Tips Sukses Memberikan Asi ...................................................                    7


BAB III : PENUTUP .....................................................................................              9
               3.1 Kesimpulan ...............................................................................        9
               3.2 Saran-saran ...............................................................................       9


DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................               10




                                                          iii
                     KESIMPULAN DARI PERTANYAAN


1. Apa manfaat ASI bagi Negara ?
   Jawab :
   1. Dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian anak.
   2. Mengurangi subsidi rumah sakit untuk perawatan ibu dan anak.
   3. Mengurangi subsidi biaya perawatan anak sakit.
   4. Mengurangi devisa negarauntuk membei susu formula.
   5. Meningkatkan kualitas generasi penerus.
2. Apabila ASI disimpan pada suhu 18 o selama 6 buan apakah penyimpanan ASI
   tersebut tidak terlalu lama ?
   Jawab :
   Tidak, karena pada penyimpanan dengan cara dibekukan tidak berpengaruh
   terhadap komponen kekebalan yang dikandungnya. Apabila akan diberikan
   pada bayi setelah didinginkan tidak boleh dianaskan kerena akan merusak
   kualitas khusunya unsur kekebalan, ASI cukup didiamkan beberapa saat dalam
   suhu kamar agar tidak terlalu dingin.
3. Jelaskan keuntungan selama ibu menyusui yang terdiri dari 3 (tiga) aspek yaitu:
   Jawab :
   1. Aspek kesehatan ibu
       Dengan isapan mulut bayi, dia akan merangsang hipotalamus, hipopise
       posterior dan akan dikeluarkan hormon oksitosin dan otot di dalam ikterus
       sehingga pembuluh-pembuluh darah akan menutup sehingga tidak akan
       terjadi anemia.
   2. Aspek Psikologis
       Bisa mendekatkan hubungan ibu dan anak.
       Maksudnya jika bayi dipeluk ibu, bayi akan merasakan kenyamanan.
   3. Aspek Keluarga
       Dapat menunda kehamilan
       Maksudnya : dengan di keluarkan hormon oksitosin meningkat sehingga
       hormon esterogen progesteron menurun sehingga akan menekan proses
       ovulasi.



                                           iv
Kelompok 7
1. Berapa jumlah kadar karbohidrat yang terdapat pada ASI Eksklusif ?
   a. Kadarnya 5% - 10%
   b. Kadarnya 10% - 15%
   c. Kadarnya 15% - 20%
   d. Kadarnya 20% - 30%


2. Pemberian ASI Eksklusif dapat dilakukan selama berapa bulan ?
   a. Sejak lahir sampai 6 bulan
   b. Sejak lahir sampai 2 tahun
   c. Sejak lahir sampai 8 tahun
   d. Sejak lahir sampai 7 bulan


3. Di bawah ini yang termasuk keuntungan menyusui bagi ibi adalah ?
   a. Aspek sosial budaya
   b. Aspek lingkungan
   c. Aspek psikologis
   d. Aspek gizi




                                       v

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:599
posted:7/16/2011
language:Indonesian
pages:15