Docstoc

presus jiwa

Document Sample
presus jiwa Powered By Docstoc
					ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA Tn.S
DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI :
HALUSINASI DI RUANG P10 RSJ PROF. DR.
        SOEROYO MAGELANG
              DISUSUN OLEH :
                INDRA YOKI I
              JONI CAHYONO
                  KARTONO
                 LESTARI R
               LILI MEGAWATI
                 LUTVYTA K
            MASSADIAN ADEFITA
           MUH. TAUFIK AL MUNIR
           MUKHOEROTUL ANNUR
            NANANG PRASETYO
             NANDRA FERNANDI
            PENGERTIAN
• Halusinasi adalah persepsi yang
  salah(misalnya tanpa stimulus eksternal)
  atau persepsi sensori yang tidak sesuai
  dengan realita/kenyataan seperti melihat
  bayangan atau mendengarkan suara-
  suara yang sebenarnya tidak ada. (
  Johnson,B.S, 1995:42)
          TANDA DAN GEJALA
Data subjektif:
• Tidak mampu mengenal waktu, orang dan tempat.
• Tidak mampu memecahkan masalah.
• Mengungkapkan adanya halusinasi(missal : mendengar suara-
  suara/melihat bayangan).
• Mengeluh cemas dan khawatir.
Data objektif:
• Mudah tersinggung
• Apatis dan cenderung menarik diri
• Menggerakkan bibirnya tanpa mengeluarkan suara
• Gerakan mata yang cepat
• Pikiran yang berubah-ubah dan konsentrasi rendah
• Kadang tampak ketakutan
             PENYEBAB
• Gangguan persepsi sensori halusinasi
  sering disebabkan karena panik, stress
  berat yang mengancam ego yang lemah,
  dan isolasi menarik diri
             TINJAUAN KASUS
PENGKAJIAN
1. Identitas pasien
   Nama             : Tn.S
   Umur             : 23 tahun
   Jenis kelamin    : Laki-laki
   Status           : Belum kawin
   Agama            : Islam
   Alamat           : Brebes
   Pekerjaan        : Wiraswasta
   Pendidikan       : SD
   Tanggal masuk    : 27 Oktober 2009
   Bangsal dirawat : P10
   No RM            : 036750
   Tanggal pengkajian : 17 November 2009
   Diagnosa medis : F.20.3 (Skizofrenia tak terinci)
ALASAN MASUK
   Mengamuk terhadap orang tua, marah-
   marah,mudah tersinggung, bicara sendiri, tertawa
   sendiri, malas bekerja, sering keluyuran.
FAKTOR PREDISPOSISI
   Pasien pernah mengalami gangguan jiwa
   sebelumnya pasien mengalami gangguan jiwa
   ±sejak tahun 2006,pasien pernah dirawat di RSJ
   Tegal, pengobatan sebelumnya kurang berhasil
   pasien rutin control dan minum obat. Pasien
   merupakan pelaku tindak kriminal, dari keterangan
   pasien diperoleh data bahwa pasien dulunya
   adalah seorang preman dan pecandu narkoba.
   Tidak ada anggota keluarga yang mengalami
   gangguan jiwa,
            K. ANALISA DATA
                      No.D
     Tanggal / jam                                   Data                                    Masalah
                         X

17        November    1.     DS :- Pasien mengatakan pernah                      Resiko perilaku kekerasan
      2009,     jam                memukul orang.
      09.00 WIB              DO     :    Riwayat   klien    dirumah   memukul
                                 orang tua.
                             Mudah tersinggung.



17        November    2.     DS : Klien mengatakan mendengar suara-suara pada    Gangguan persepsi sensori :
      2009,     jam              malam hari yang isinya menyuruh pasien untuk        halusinasi
      11.00 WIB                  menemui      seseorang,  suara-suara tersebut
                                 membuat pasien merasa terganggu
                             DO : Kadang tersenyum sendiri
                                 Bicara sendiri



18        November    3.     DS :-Klien mengatakan malas                         Isolasi social : Menarik diri
      2009,     jam                berhubungan dengan orang lain
      09.00 WIB                  -Klien mengatakan lebih senang
                                  sendiri
                             DO :-Klien terlihat sering menyendiri
                                  -Klien jarang berinteraksi
                                   dengan orang lain
L. RENCANA KEPERAWATAN
Tgl/ jam   No.   Perencanaan                                                                         paraf
           Dx
                 Tujuan          Kriteria hasil         Intervensi
17               TUM :           Ekspresi wajah         - Sapa klien dgn ramah baik secara
Novem            Klien bisa      bersahabat,            verbal maupun non verbal
ber              mengontrol      menunjukkan rasa       - Perkenalkan diri dengan sopan
2009                             senang, ada kontak     - Tanyakan nama lengkap klien dan
11.00            halusinsinya    mata, mau berjabat
                 TUK I: BHSP                            nama yang disukai klien
WIB                              tangan, mau menyebut
                                 nama, mau menjawab,    - Jelaskan tujuan pertemuan
                                 mau duduk              - Jujur dan menepati janji
                                 berdampingan dgn       - Tunjukkan sikap empati dan menerima
                                 perawat, mau           klien apa adanya
                                 mengutarakan masalah   -Beri perhatian kepadaklien dan
                                 yang dihadapi.         perhatikan kebutuhan dasar klien

                                 -Klien dapat           - Adakan kontak sering dan singkat
                 TUK II :         menyebutkan           secara bertahap
                 Klien dapat      waktu, isi, dan       - Observasi tingkah laku klien dengan
                 mengenal         frekuensi             halusinasinya, bicara dan tertawa tanpa
                 halusinasinya                          stimulus, memandang ke kiri dan ke
                                  timbulnya
                                                        kanan seolah-olah ada teman bicara.
                                  halusinasi
                                                        - Bantu klien mengenal halusinasinya
                                 -Klien dapat
                                                        - Diskusikan dengan klien tentang suara,
                                  Mengungkapkan         waktu dan frekuensi terjadinya halusinasi.
                                  Perasaan terhadap     - Diskusikan dengan klien apa yang
                                 halusinasinya          dirasakan jika terjadi halusinasi
Tgl/   No    Perencanaan                                                                             paraf
jam    .Dx
             Tujuan           Kriteria hasil                   Intervensi
             TUK III: Klien   -Klien dapat                     -Identifikasikan bersama klien
             dapat             menyebutkan tindakan yang       tindakan yang dilakukan jika
             mengontrol        biasanya dilakukan untuk        terjadi halusinasi.
             halusinasinya                                     -Diskusikan manfaat cara yang
                               mengendalikan
                                                               digunakan klien, jika bermanfaat
                               halusinasinya.                  beri pujian.
                              -Klien dapat                     -Diskusikan cara yang baru untuk
                               menyebutkan cara baru.          mengontrol halusinasi.
                              -Klien dapat                     -Bantu klien memilih dan melatih
                               memilih cara                    cara memutus halusinasi secara
                               mengatasi                       bertahap.
                               halusinasi seperti yang telah   -Beri kesempatan untuk
                               didiskusikan dengan klien.      melakukan cara yang telah
                                                               dilatih. Evaluasi hasilnya dan beri
                              -Klien dapat                     pujian jika berhasil.
                               Melaksanakan cara yang telah    -Anjurkan klien mengikuti terapi
                               di pilih untuk mengendalikan    aktivitas kelompok, orientasi
                               halusinasinya.                  realita , dan stimulus persepsi.
                              -Klien dapat mengikuti terapi
                               aktivitas kelompok
Tgl/   No    Perencanaan                                                                               paraf
jam    .Dx
             Tujuan           Kriteria hasil                   Intervensi

             TUK IV: Klien    -Keluarga dapat membina          -Bhsp dengan menyebutkan nama,
             mendapat          hubungan saling percaya         tujuan pertmuan dengan sopan dan
             dukungan dari    dengan perawat.                  ramah.
             keluarga dalam   -Keluarga dapat menyebutkan      -Anjurkan klien menceritakan
             mengontrol                                        halusinasinya kpd klg dalam
             halusinasinya     pengertian,tanda dan tindakan
                                                               mengontrol halusinasinya.
                               untuk mengendalikan
                              halusinasi                       -Diskusikan dgn klg pada saat
                                                               berkunjung tentang: Pengertian,
                                                               gejala, cara yang dapat dilakukan
                                                               untuk memutus, cara merawat
                                                               anggota keluarga yang
                                                               berhalusinasinya dirumah (Beri
                                                               kegiatan, jangan biarkan sendiri,
                                                               makan bersama, bepergian
                                                               bersama, memantau obat-obatan,
                                                               dan cara pemberiannya untuk
                                                               mengatasi halusinasi)
                                                               -Beri informasi waktu control
                                                               kerumah sakit dan bagaimana cara
                                                               mencari bantuan jika halusinasi tidak
                                                               dapat diatasi dirumah
                                                                informasi kapan perlu mendapat
                                                               bantuan.
Tgl/   No    Perencanaan                                                                               paraf
jam    .Dx
             Tujuan              Kriteria hasil                     Intervensi
             TUK V:              -Klien dan keluarga dapat          -Diskusikan dengan klien dan
             Klien dapat         menyebutkan manfaat, dosis dan     keluarga tentang dosis dan
             memanfaatkan obat   efek samping                       frekuensi serta manfaat minum
             dengan baik.         obat.                             obat.
                                 -Klien dapat mendemonstrasikan     -Anjurkan klien minta sendiri
                                 penggunaan obat dengan benar       obat pada perawat dan
                                 -Klien mendapat                    merasakan manfaatnya.
                                 Informasi tentang efek dan efek    -Anjurkan klien untuk bicara
                                 samping obat                       dengan dokter tentang manfaat
                                                                    dan efek samping obat yang
                                 -Klien dapat                       dirasakan.
                                 Memahami akibat berhenti minum     -Diskusikan akibat berhenti
                                 obat tanpa konsultasi              minum obat tanpa konsultasi
                                 -Klien dapat Manyebutkan prinsip   dengan dokter.
                                 5 benar penggunaan obat            -Bantu klien menggunakan obat
                                                                    dengan prinsip 5 benar.
                                                                    ( benar obat, benar dosis, benar
                                                                    cara, benar waktu, benar pasien
                                                                    )
 CATATAN KEPERAWATAN
Hari/tgl     Dx Keperawatan     Implementasi                  Evaluasi
17           Gangguan           SP1:                          S : Klien mengatakan nama saya “B”
     Nove        persepsi       -Membina hubungan             Klien mengatakan mendengar suara-suara yang
     mber        sensori    :    saling percaya                    mengganggunya
     2009        Halusinasi     -Mengidentifikasi             Klien mengatakan suara itu muncul malam
     11.30                        Jenis halusinasi, isi,           hari,menyuruh untuk menemui seseorang.
     WIB                          waktu, frekuensi,           Klien mengatakan bingung ketika suara-suara itu muncul
                                  situasi, dan respon         Klien mengatakan sudah mengetahui cara menghardik
                                  klien terhadap                   halusinasi
                                  halusinasi
                                -Mengajarkan klien            O : Klien menjawab salam
                                 dengan cara                  Klien menyebutkan nama
                                menghardik halusinasi         Klien bercerita tentang permasalahan yang dihadapi
                                Menganjurkan klien            Klien mendemonstrasikan cara menghardik halusinasi
                                      memasukkan cara         .
                                      menghardik halusinasi   A : BHSP dapat terjalin
                                      dalam jadwal kegiatan   Klien sudah mampu mengenal jenis halusinasinya dan
                                      harian                       mampu mendemonstrasikan cara menghardik

                                                              P: -Perawat
                                                              lanjutkan SPII yaitu mengajarkan klien cara mengontrol
                                                                   halusinasi dengan cara bercakap-cakap dengan
                                                                   orang lain
                                                              -Klien
                                                              Anjurkan klien mengingat-ingat dan mendemonstrasikan
                                                                   cara mengontrol halusinasi pada SPI
18           SP II:                                S : klien mengatakan sudah mengerti cara mengontrol
     N0ve    Mengevaluasi jadwal kegiatan harian        halusinasi dengan cara bercakap-cakap dengan
     mber         klien                                 orang lain
     2009    Melatih       klien   mengendalikan   O : Kontak mata ada
     09.00        halusinasi dengan bercakap-      Klien tampak rileks
     WIB          cakap dengan orang lain          Klien tampak bercakap-cakap dengan teman lain
             Menganjurkan        klien    untuk    A : Klien mampu
                  mendemonstrasikan         cara   mendemonstrasikan cara kontrol halusinasi dengan cara
                  tersebut                              bercakap-cakap dengan orang lain
                                                   P : -Perawat
                                                   Lanjutkan SP 3 yaitu
                                                   mengontrol halusinasi dengan cara melakukan kegiatan
                                                   -Klien
                                                   Anjurkan klien mengingat dan mendemonstrasikan cara
                                                        kontrol halusinasi pada SP 2
19           SP3:                                  S : klien mengatakan sudah membuat jadwal kegiatan
     Nove    Mengevaluasi jadwal kegiatan harian        harian
     mber         klien                            O : klien menulis jadwal kegiatan yang dipilih
     2009    Melatih klien mengontrol halusinasi   A : Klien dapat melakukan kegiatan untuk
     09.30        dengan melakukan kegiatan             mengendalikan halusinasi.
     WIB     Menganjurkan klien memasukkan         P : perawat :
                  dalam jadwal kegiatan harian     Lanjutkan SP4 yaitu memberikan pendidiksn kesehatan
                  klien                                 tentang penggunaan obat secara teratur
                                                   Klien :
                                                   Anjurkan klien melakukan kegiatan yang sudah
                                                        dijadwalkan

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:256
posted:7/15/2011
language:Indonesian
pages:13