Pedoman skripsi

Document Sample
Pedoman skripsi Powered By Docstoc
					PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI

Edisi Revisi

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia 2009

KATA PENGANTAR Bismillahirrahmaanirrahiim Assalamu’alaikum Wr.Wb Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, segenap civitas akademika STIE Indonesia (STEI). Teriring doa semoga kesuksesan senantiasa diraih dalam setiap aktivitas. Amin. Alhamdulillah, buku Pedoman Penulisan Skripsi 2009 ini, telah selesai proses penyusunan dan editing. Buku ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan pedoman dan penjelasan rinci mengenai penulisan skripsi bagi mahasiswa program studi S1 Akuntansi di lingkungan STEI. Pedoman ini meliputi lay out yang distandarkan untuk skripsi, sistematika pembahasan, metoda penelitian, mekanisme penulisan dan hal-hal lain yang berhubungan dengan proses penulisan skripsi. Diharapkan dengan adanya buku Pedoman Penulisan Skripsi ini, standarisasi dan keseragaman format penulisan skripsi di lingkungan STEI dapat dicapai. Buku ini disusun oleh Jurusan Akuntansi dan memperoleh dukungan dari Bapak/. Ibu Dosen Pembimbing Skripsi. Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak/ Ibu Dosen Pembimbing Skripsi yang telah berkenan membaca dan kemudian memberi saran dan masukan dalam proses editing buku pedoman ini. Selanjutnya buku pedoman ini akan dievaluasi secara berkala oleh jurusan akuntansi. Buku Pedoman Penulisan Skripsi 2009 dapat di download dari blog Program Studi S1 Akuntansi STEI di www.programstudis1akuntansi.blogspot.com atau bagi yang memerlukan hard copy dapat menghubungi Jurusan Akuntansi STEI. Saran dan masukan dapat disampaikan melalui blog tersebut. Demikianlah kata pengantar ini kami sampaikan, semoga buku Pedoman Penulisan Skripsi 2009 ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Wassalamu’alaikum Wr.Wb Jakarta, 15 Juli 2009 JURUSAN AKUNTANSI Program Studi S1 Akuntansi

1

BAB I PENDAHULUAN
1.1. TUJUAN Buku Pedoman Penulisan Skripsi Program Studi Strata-1 (S-1) Akuntansi 2008 ini bertujuan untuk memberikan arahan kepada mahasiswa Program Studi S-1 Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI) dalam menulis skripsi sesuai dengan SK Ketua STEI No. 048/Kep/STEI/X/2006 tanggal 10 Oktober 2006. Ketentuan dan format yang terkandung di dalamnya merupakan panduan untuk penulisan skripsi yang berlaku di lingkungan Program Studi S-1 Akuntansi, Jurusan Akuntansi, STEI, Jakarta.

1.2.

KETENTUAN UMUM

1.2.1. Ukuran Kertas ORIGINAL VERSIONSkripsi dicetak pada kertas HVS berukuran A4 (21 x 29.7 cm) dan berat 80 gram. 1. 2. Setiap halaman naskah skripsi harus mempunyai batas tepi halaman (margin) dengan ketentuan batas 4 cm dari tepi kiri kertas dan 3 cm dari tepi kanan, atas dan bawah kertas (lihat Lampiran 1).

1.2.2. Penomoran Halaman 1. Lembar sampul dalam sampai dengan lembar DAFTAR LAMPIRAN menggunakan angka romawi kecil (i, ii, iii, iv, v, vi, …. , dst). 2. Bab I dan seterusnya menggunakan angka latin (1,2,3,4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, … , dst). 3. Penomoran diletakkan di kanan atas dengan batas 1,5 cm di bawah tepi atas kertas, kecuali halaman bab. Penomoran diletakkan di tengah bawah (lihat Lampiran 1).

1.2.3. Ukuran Huruf 1. Jenis huruf (font) yang digunakan adalah Times New Roman. 2. Untuk isi teks gunakan ukuran 12 pt dengan jarak baris adalah 1.5 spasi. 3. Untuk judul bab gunakan ukuran 16 pt dicetak tebal (bold) dan ditulis huruf kapital semuanya serta diletakkan di tengah (center).

2 Contoh :

BAB IV PROSEDUR PENELITIAN
4. Jarak antara judul bab dengan sub-bab adalah 3 spasi, sedangkan antara sub-bab dengan sub-sub-bab atau alinea pertama 2,5 spasi, dan antar alinea berjarak 2 spasi. 5. Untuk sub-bab gunakan ukuran 12 pt dan dicetak tebal (bold) serta tidak perlu huruf kapital semuanya, hanya huruf awal di setiap kata saja. Contoh : 2.1. Review Hasil Penelitian Terdahulu 6. Untuk sub-sub-bab gunakan ukuran 12 pt dicetak tebal (bold) dan tidak perlu huruf besar semuanya, hanya pada awal kalimat saja. ORIGINAL VERSION Contoh : 2.2.1. Telaah teoritis dan pengembangan hipotesis 7. Untuk sub-sub-sub bab gunakan ukuran 12 pt tidak perlu dicetak tebal (bold) dan tidak perlu huruf besar semuanya, hanya pada awal kalimat saja. Contoh : 2.2.1.1. Pengertian Akuntansi pemasaran 8. Bila ada persamaan, maka persamaan dalam teks ditulis sedekat mungkin dan berjarak satu ketukan dengan lambang operasional bilangan. Setiap persamaan dalam teks diberi nomor berurutan. Contoh : Ŷ = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + …+ wbnXn …………….. (2.1)

Penomoran persamaan menggunakan huruf yang dicetak tebal (bold). Penomoran ini disesuaikan dengan nomor bab yang sedang diacu dan diurut. Contohnya persamaan (2.1), artinya persamaan tersebut terdapat pada Bab II dengan nomor urut 1.

3 9. Kata-kata (terma) asing yang belum dikenal padanan dalam Bahasa Indonesia-nya, dituliskan dengan huruf miring. Contoh ; underpricing, co-channel interference, merger, dan lain sebagainya.

1.2.4. Pencetakan dan Penjilidan 1. Naskah skripsi dibuat dengan menggunakan bantuan komputer yang dicetak dengan menggunakan pencetak (printer) dengan tinta hitam (bukan dot matrix). Khusus pada pencetakan gambar/tabel yang membutuhkan warna, dapat dicetak berwarna. 2. Naskah skripsi dicetak pada satu muka halaman (tidak bolak-balik). 3. Halaman kosong diperlukan untuk pemisah antar bab, menggunakan kertas tipis berwarna biru muda dan berlogo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia hitam putih dengan ukuran tinggi 10 cm dan diletakkan di tengah-tengah. 4. Skripsi harus dijilid dengan sampul keras (hardcover) ukuran A4 dengan warna biru ORIGINAL VERSIONmuda dan menggunakan tulisan kuning emas.

4

BAB II BAGIAN PRA-ISI
Bagian Pra-Isi Skripsi terdiri atas :
1. Sampul depan (hard cover). 2. Lembar sampul dalam. 3. Lembar pernyataan keaslian skripsi. 4. Lembar persetujuan Pembimbing. 5. Lembar panitia penguji skripsi. 6. Kata pengantar. 7. Abstrak skripsi. 8. Daftar isi. 9. Lembar daftar tabel (jika ada). 10. Lembar daftar gambar (jika ada). ORIGINAL VERSION 11. Lembar daftar lampiran (jika ada).

2.1. SAMPUL DEPAN (HARD COVER) Sampul depan skripsi berwarna merah marun dengan tulisan kuning emas. Pada sampul depan dicetak judul skripsi (maksimum 3 baris), identitas penulis, logo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia hitam putih, identitas bidang studi, Jakarta, dan tahun penyelesaian skripsi. Jenis huruf (font) yang digunakan pada sampul adalah Times New Roman dengan huruf kapital, yang diletakkan di tengah, dengan ketentuan ukuran sebagai berikut : 1. Judul skripsi dan kata “SKRIPSI“, ukuran huruf 16 pt. 2. Kata “OLEH”, ukuran huruf 12 pt. 3. Nama dan NPK mahasiswa, ukuran huruf 14 pt. 4. Logo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia, ukuran tinggi 3,5 cm. 5. Kata “Program Studi Strata-1 Akuntansi“, ukuran huruf 14 pt. 6. Kata “Jurusan Akuntansi“, ukuran 14 pt. 7. Kata “Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia“, ukuran huruf 14 pt 8. Kata “Jakarta”, ukuran huruf 14 pt. 9. Tahun penyelesaian, ukuran huruf 14 pt. Contoh format penulisan sampul depan (cover) skripsi ini dapat dilihat pada Lampiran 2.

5 Adapun untuk punggung sampul dituliskan nama penulis, NPK, judul, logo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia, dan tahun penyelesaian skripsi. Ukuran huruf pada punggung sampul adalah 10 pt dengan jenis huruf Times New Roman menggunakan huruf kapital dan tulisan emas. Posisi logo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia dan tahun penyelesaian di sebelah kanan. Format penulisan pada punggung sampul dapat dilihat pada Lampiran 3.

2.2. LEMBAR SAMPUL DALAM Format penulisan pada lembar sampul dalam sama dengan sampul depan (cover) namun antara logo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Indonesia dan tulisan Program Studi S-1 Akuntansi disisipkan kalimat sebagai berikut :

SKRIPSI INI DIAJUKAN UNTUK MELENGKAPI SEBAGIAN PERSYARATAN MENJADI SARJANA EKONOMI
ORIGINAL VERSION Kalimat di atas menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital yang dicetak tebal (bold) dan diletakkan di tengah dengan ukuran 14 pt. Format penulisan halaman ini dapat dilihat pada Lampiran 4.

2.3. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI Lembar pernyataan keaslian ditulis pada halaman baru. Lembar ini antara lain memuat judul skripsi, pernyataan penulis tentang keaslian karya tulisnya dan tanda tangan serta nama penulis. Kata PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI pada halaman ini ditulis menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital yang diletakkan di tengah dengan ukuran huruf 16 pt yang dicetak tebal (bold). Jarak kata tersebut adalah 3 spasi dari atas kertas. Judul skripsi pada halaman ini ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal (bold) serta diletakkan di tengah. Isi teks pada halaman ini ditulis dengan huruf Times New Roman 12 pt berjarak 1,5 spasi. Adapun untuk isi kalimat pernyataan tidak dicetak tebal dan tidak perlu diletakkan di tengah. Untuk tempat, tanggal, tanda tangan, nama dan NPK diletakkan di sebelah kanan dengan nama penulis digarisbawahi. Tanggal yang tercantum adalah tanggal penyelesaian skripsi. Format penulisan halaman ini dapat dilihat pada Lampiran 5.

6 2.4. LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING Lembar Persetujuan Pembimbing ditulis pada halaman baru. lembar ini antara lain memuat judul skripsi, pernyataan pembimbing skripsi bahwa skripsi dinyatakan memenuhi syarat sebagai skripsi di Program Studi S–1 Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI), tanggal pengesahan, nama dan tanda tangan pembimbing skripsi, serta diketahui oleh Ketua Jurusan Akuntansi. Kata PERSETUJUAN PEMBIMBING ditulis menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital yang diletakkan di tengah dengan ukuran huruf 16 pt yang dicetak tebal (bold). Jarak kata tersebut adalah 3 spasi dari atas kertas. Isi teks pada halaman ini ditulis dengan huruf Times New Roman 12 pt berjarak 1,5 spasi. Judul skripsi pada halaman ini ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal (bold) serta diletakkan di tengah. Format penulisan halaman ini dapat dilihat pada Lampiran 6.

2.5. LEMBAR PANITIA PENGUJI SKRIPSI ORIGINAL VERSION Lembar panitia penguji skripsi ditulis pada halaman baru. Lembar ini antara lain

memuat judul skripsi, pernyataan panitia penguji bahwa skripsi ini telah diuji dalam sidang skripsi, tanggal sidang dan nilai skripsi, nama dan tanda tangan Ketua Jurusan Akuntansi, Kepala Program Studi S-1 Akuntansi, pembimbing skripsi dan anggota penguji skripsi. Kata PANITIA PENGUJI SKRIPSI ditulis menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital yang diletakkan di tengah dengan ukuran huruf 16 pt yang dicetak tebal (bold). Jarak kata tersebut adalah 3 spasi dari atas kertas. Judul skripsi pada halaman ini ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal (bold) serta diletakkan di tengah. Isi teks pada halaman ini ditulis dengan huruf Times New Roman 12 pt berjarak 1,5 spasi. Format penulisan halaman ini contohnya dapat dilihat pada Lampiran 7.

2.6. KATA PENGANTAR Lembar ini ditulis pada halaman baru dan dibuat maksimal 2 halaman. Ungkapan ucapan terima kasih ditujukan kepada dosen pembimbing atas kontribusi dalam penulisan skripsi, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI), Ketua Jurusan Akuntansi dan Kepala Program Studi Strata-1 Akuntansi serta pihak lain yang turut memberikan masukan kepada penulis. Penulisan isi halaman ini harus menggunakan Bahasa Indonesia yang baku dan tidak diperkenankan menggunakan bahasa “dialek“ atau bahasa “pergaulan“.

7 Kata KATA PENGANTAR pada lembar ini ditulis menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital yang diletakkan di tengah dan ukuran 16 pt yang dicetak tebal (bold). Jarak kata tersebut adalah 3 spasi dari tepi atas kertas. Isi teks ditulis menggunakan huruf Times New Roman dengan ukuran 12 pt dan berjarak 1,5 spasi. Contoh format penulisannya dapat dilihat di Lampiran 8.

2.7. ABSTRAK Ketentuan mengenai cara penulisan dan isi abstrak sebagai berikut : 1. Abstrak ditulis pada halaman baru. 2. Isi abstrak mencakup tujuan atau pertanyaan yang ingin dijawab, metoda penelitian dan kesimpulan yang diperoleh dari penelitian. 3. Abstrak tidak melampaui 200 kata. 4. Isi abstrak adalah : a. Latar belakang dan tujuan penelitian ORIGINAL VERSION Proses penelitian dan analisis data b. c. Kesimpulan 5. Pada abstrak perlu disampaikan rekomendasi penulis yang dapat ditonjolkan. 6. Isi teks pada abstrak menggunakan jarak baris 1 spasi. 7. Baris-kolom pertama memuat nama penulis, NPK, Program Studi S-1 Akuntansi dan juga nama pembimbing yang diletakkan dalam satu baris-kolom. 8. Baris-kolom kedua berisi judul skripsi yang ditulis dengan menggunakan huruf kapital dan cetak tebal (bold) serta diletakkan di tengah-tengah. 9. Baris-kolom ketiga merupakan isi abstrak, yang diawali dengan kata ABSTRAK yang terletak di sebelah kiri dengan menggunakan huruf kapital dan dicetak tebal. 10. Kalimat pertama isi abstrak skripsi berjarak 2 spasi dari kata ABSTRAK. 11. Awal paragraf baru dipisahkan dengan 2 spasi dari kalimat paragraf yang mendahuluinya. 12. Lembar abstrak diakhiri dengan daftar kata kunci (Keywords) yang terletak pada baris-kolom keempat. Penulisan kata kunci menggunakan huruf yang dicetak tebal dan dicetak miring (bold-italic). Contoh format halaman abstrak dapat dilihat pada Lampiran 9.

8 2.8. DAFTAR ISI Lembar DAFTAR ISI ditulis pada halaman baru. Kata DAFTAR ISI pada halaman ini ditulis menggunakan huruf Times New Roman ukuran 16 pt dengan huruf kapital yang dicetak tebal (bold) dan diletakkan di tengah. Jarak kata tersebut adalah 3 spasi dari tepi atas ke kertas. Ketentuan penulisan DAFTAR ISI adalah sebagai berikut : 1. Penulisan kata : sampul dalam, pernyataan keaslian skripsi sampai dengan berbagai daftar ditulis dengan menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital yang berukuran 12 pt. Nomor halaman menggunakan angka romawi kecil (i, ii, iii, iv, v,…, dst). 2. Nomor halaman untuk bab, sub bab sampai dengan Lampiran menggunakan huruf latin (1, 2, …, dst). Di atas nomor halaman pada setiap lembar DAFTAR ISI dituliskan kata “Halaman”. 3. Nomor bab ditulis dengan angka romawi besar tanpa diakhiri dengan titik, sedangkan sub-bab ditulis dengan 2 (dua) angka latin yang dipisahkan dengan titik. Angka ORIGINAL VERSION pertama menunjukkan nomor bab dan angka kedua menunjukkan nomor urut sub-bab dalam bab. 4. Jika sub-bab memiliki sub-sub bab ditulis dengan menggunakan 3 (tiga) angka latin yang dipisahkan dengan titik. Angka latin pertama menunjukkan nomor bab dan angka latin kedua menunjukkan nomor sub-bab dalam bab, sedangkan angka latin ketiga menunjukkan nomor urut sub-sub-bab dalam bab. 5. Jika sub-sub bab memiliki sub-sub-sub bab, maka sub-sub-sub bab tidak perlu dimasukkan dalam DAFTAR ISI. Pada DAFTAR ISI yang dicamtumkan adalah bab, sub-bab dan sub-sub bab. 6. Judul bab ditulis dengan menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital yang berukuran 12 pt dan dicetak tebal (bold). 7. Judul sub bab dan sub-sub bab ditulis dengan menggunakan huruf Times New Roman berukuran 12 pt dan tidak perlu huruf kapital semuanya, hanya huruf pertama kata saja yang menggunakan huruf kapital. Lembar DAFTAR ISI dapat terdiri dari satu halaman atau lebih., dan contohnya dapat dilihat pada Lampiran 10.

9 2.9. DAFTAR TABEL Lembar daftar tabel memuat nomor tabel, judul tabel dan nomor halaman tempat tabel dimuat. Halaman ini ditulis pada halaman baru. Kata DAFTAR TABEL pada halaman ini ditulis menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital yang diletakkan di tengah dan ukuran huruf 16 pt yang dicetak tebal (bold). Jarak kata tersebut adalah 3 spasi dari tepi atas kertas. Di atas nomor halaman dituliskan kata “Halaman”. Nomor tabel ditulis dengan dua angka latin yang dipisahkan oleh sebuah titik. Angka pertama menunjukkan nomor bab tempat tabel tersebut terdapat, sedangkan angka kedua menunjukkan nomor urut tabel dalam bab tersebut. Kata tabel dan nomor pada halaman ini ditulis dengan dicetak tebal (bold), sedangkan judul tabel dan halaman tidak dicetak tebal. Di bagian dalam isi skripsi, judul tabel diletakkan di bagian kiri dengan jarak 5 ketukan dari pinggir tabel. Judul diletakkan di atas tabel, dengan cara penulisan menggunakan huruf kecil kecuali setiap awal kata pada judul yang ditulis menggunakan huruf kapital. Baris-baris judul tabel berjarak 1 spasi. Sumber tabel disebutkan di bawah tabel sebelah kiri dengan ORIGINAL VERSION ukuran huruf 10 pt dan dicetak miring (italic), dan menyebutkan tahun penerbitan menggunakan sumber. Ukuran lebar tabel disesuaikan dengan marjin pengetikan (kiri dan kanan). Di bawah ini adalah contoh tabel pada bagian dalam skripsi dan cara penulisan. Tabel 4.5. Perkembangan Produksi, Konsumsi dan Impor Beras di Sumatera Utara, Tahun 2005 – 2007. Tahun 2005 2006 2007 Produksi Beras (ton) 676.600 691.625 755.564 Konsumsi Beras (ton) 731.475 748.867 789.101 Impor Beras (ton) 70.600 40.510 46.267

Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Propinsi Sumatera Utara (2007)

Tabel 4.5 di atas menunjukkan tabel tersebut terdapat di Bab IV dan tabel ke-5 di bab tersebut. Untuk format penulisan DAFTAR TABEL dapat dilihat pada Lampiran 11.

2.10. DAFTAR GAMBAR Lembar DAFTAR GAMBAR memuat nomor gambar, judul gambar dan nomor halaman tempat gambar dimuat. Lembar ini di tulis pada halaman baru. Kata DAFTAR GAMBAR pada halaman ini ditulis dengan huruf Times New Roman menggunakan huruf kapital yang

10 diletakkan di tengah dan ukuran huruf 16 pt yang dicetak tebal (bold). Jarak kata tersebut adalah 3 spasi dari tepi atas kertas. Di atas nomor halaman dituliskan kata “Halaman”. Nomor gambar ditulis dengan dua angka latin yang dipisahkan oleh sebuah titik. Angka pertama menunjukkan nomor bab tempat gambar tersebut berada, sedangkan angka kedua menunjukkan nomor urut gambar dalam bab tersebut. Kata gambar dan nomor gambar pada halaman ini ditulis dengan dicetak tebal (bold), sedangkan judul gambar dan halaman tidak dicetak tebal. Format penulisan daftar gambar/diagram/bagan sama seperti DAFTAR TABEL di atas (lihat Lampiran 12). Di dalam isi skripsi, gambar diletakkan di tengah-tengah. Judul gambar diletakkan di bawah gambar dan ditulis berjarak 5 ketukan dari kiri dengan huruf kecil kecuali setiap awal kata yang ditulis dengan huruf kapital. Baris-baris judul gambar berjarak 1 spasi. Ukuran lebar bingkai gambar disesuaikan dengan marjin pengetikan (kiri dan kanan). Di bawah ini adalah contoh gambar pada bagian dalam skripsi dan cara penulisannya.

ORIGINAL VERSION 80
M i l y a r R p

70 60 50 40 30 20 10 0 2001 2002 2003 2004 Tahun
Gambar 4.1. Pertumbuhan Assets, Liabilities dan Equity PT. Terang Bulan Purnama, Yogyakarta, Tahun 2001 – 2007.

Equity Liabilities Assets

2005

2006

2007

2.11. DAFTAR LAMPIRAN Lembar DAFTAR LAMPIRAN memuat nomor lampiran, judul lampiran dan nomor halaman tempat lampiran dimuat. Lembar DAFTAR LAMPIRAN ini ditulis pada halaman baru. Kata DAFTAR LAMPIRAN pada lembar ini ditulis dengan Times New Roman huruf kapital

11 yang diletakkan di tengah dan berukuran 16 pt yang dicetak tebal (bold). Jarak kata tersebut adalah 3 spasi dari tepi atas kertas. Di atas nomor halaman dituliskan kata “Halaman”. Kata lampiran menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital berukuran 12 pt yang diikuti dengan nomor lampiran yang ditulis dengan angka latin dan dicetak tebal (bold). Adapun judul lampiran tidak menggunakan huruf kapital semua, hanya huruf pertama dari tiap awal kata saja. Judul lampiran dan nomor halaman tidak dicetak tebal. Format penulisan DAFTAR LAMPIRAN sama dengan penulisan DAFTAR TABEL di atas (lihat Lampiran 13). Untuk penelitian yang menggunakan data kualitatif harus melampirkan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian tersebut, misalkan berupa daftar pertanyaan atau kuesioner.

ORIGINAL VERSION

12

BAB III BAGIAN ISI SKRIPSI
Bagian isi skripsi ini dibagi menjadi beberapa bab, yang diawali dengan Bab Pendahuluan dan diakhiri dengan Bab Kesimpulan dan Saran. Jumlah bab ditetapkan terdiri dari 5 bab, yaitu : BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V PENDAHULUAN KAJIAN PUSTAKA PROSEDUR PENELITIAN HASIL-HASIL PENELITIAN KESIMPULAN DAN SARAN

Tiap bab ditulis pada halaman terpisah. Penulisan judul bab dengan menggunakan huruf Times New Roman dengan huruf kapital yang diletakkan di tengah dengan ukuran huruf 16 pt yang dicetak tebal (bold). Jarak kata tersebut adalah 3 spasi dari tepi atas kertas. Judul bab terdiri ORIGINAL VERSION dari nomor bab. Nomor bab ditulis pada baris pertama. Contoh :

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Berikut ini akan dijelaskan rincian sub bab dan sub-sub bab yang diterapkan di lingkungan Jurusan Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI).

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Masalah Penelitian 1.1.1. Latar belakang masalah Bagian ini berisikan isu-isu dan hasil-hasil penelitian terdahulu. Latar belakang ini merupakan pula upaya peneliti mengidentifikasi masalah-masalah penelitian.

13 1.1.2. Perumusan masalah pokok Pada bagian ini peneliti memilih dan menetapkan satu dari isu-isu yang telah diidentifikasi itu menjadi masalah pokok yang akan diteliti. Masalah pokok penelitian (MPP) hanya satu saja dan diungkap dalam bentuk pertanyaan. Judul : PENDETEKSIAN EARNINGS MANAGEMENT, UNDERPRICING DAN PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) DI INDONESIA Contoh Perumusan Masalah Penelitian : “Bagaimana mendeteksi earnings management dan underpricing pada perusahaan yang melakukan initial public offering (IPO) ?” 1.1.3. Spesifikasi masalah pokok Pada bagian ini peneliti menguraikan elemen-elemen atau spesifikasi MPP dan ORIGINAL VERSION dirumuskan menjadi pertanyaan-pertanyaan penelitian. Contoh Spesifikasi Masalah Penelitian : 1. 2. 3. Apa motif perusahaan melakukan earnings management ? Bagaimana cara perusahaan melakukan earnings management ? Bagaimana teknik untuk mendeteksi suatu perusahaan melakukan earnings management ? 4. Bagaimana teknik underpricing yang dilakukan perusahaan dan underwriter pada saat initial publik offering (IPO) ? 5. Bagaimana mengukur kinerja suatu perusahaan pada saat IPO ?

1.2. Kerangka Teori Kerangka teori ini merupakan “logic of discovery” peneliti dalam upaya memecahkan MPP atau menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian atau kerangka konseptual dari peneliti untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian. Kerangka Teori berisikan : 1.2.1. Identifikasi variabel-variabel penelitian Uraikan variabel (-variabel) penelitian yang tersirat didalam MPP di bagian I.1.2. Misalkan ada dua variabel pokok yaitu variabel bebas (vb) dan variabel terikat (vt). Apakah vb dan vt masing-masing hanya terdiri dari satu elemen, atau mempunyai

14 sub-sub variabel ? Apa saja sub-sub variabel tersebut ? Mengapa demikian ? Perlu dijelaskan. Selain vb dan vt apakah ada variabel tersirat (compounded) yang turut berpengaruh pada vt dan vb. Variabel tersirat dapat berbentuk variabel moderator (vm) yaitu variabel yang dapat mempengaruhi hubungan antara vb dan vt, dan dapat pula merupakan variabel intervening (vi) yaitu variabel yang mengganggu hubungan langsung antara vb dan vt. Bila penelitian deskriptif dan komparatif, bagian ini menjelaskan variabel-variabel mandiri yang diteliti. 1.2.2. Uraian konsepsional tentang variabel Uraian konsepsional ini juga disebut postulat. Untuk penelitian asosiatif, bagian ini menjelaskan hubungan diantara seluruh variabel penelitian, baik secara teoritis maupun operasional. Oleh karena itu, uraian konsepsional mengenai hubungan variabel-variabel tersebut mengandung asumsi-asumsi. Selaian hubungan vb dan vt serta sub-sub variabel, perlu pula diuraikan (jika ada) posisi variabel-variabel tersirat. Penggambaran dengan menggunakan bagan dapat ORIGINAL VERSION penjelasan pola hubungan tersebut. Untuk penelitian deskriptif dan komparatif, bagian ini berisikan uraian konsepsional teoritis dan operasional tentang variabel-variabel mandiri yang telah ditetapkan pada bagian sebelumnya. 1.2.3. Hipotesis penelitian Berdasarkan uraian pada bagian-bagian sebelumnya hipotesis penelitian ditetapkan berupa pernyataan. Perlu diingat, hipotesis dapat lebih dari satu sesuai tujuan penelitiannya. Namun jika penelitian hanya menjelaskan/mendeskripsikan variabel-variabel mandiri, maka peneliti diperkenankan tidak merumuskan suatu hipotesis penelitian. memudahkan

1.3. Tujuan dan Kegunaan Penelitian

1.3.1. Tujuan penelitian Tujuan bab 1.2.3. penelitian disesuaikan dengan masalah pokok penelitian yang dikemukakan pada sub-sub bab 1.1.2 dan hipotesis yang telah dirumuskan dalam sub-sub

15 1.3.2. Kegunaan penelitian Kegunaan penelitian diungkap bagi : 1. Peneliti. 2. Masyarakat, khususnya masyarakat tempat penelitian dilakukan. 3. Perbaikan praktek-pratek profesional. 4. Pengembangan disiplin ilmu. 1.4. Ruang Lingkup Penelitian (jika diperlukan) Sub-bab ini tidak selalu harus ada. Jika dari judul yang ditulis sudah jelas ruang lingkup masalahnya, maka sub-bab ini tidak diperlukan. Namun jika judulnya mengindikasikan hal yang luas cakupannya, maka perlu dijelaskan batasan penelitian dan pembahasan. 1.5. Batasan Terminologi (jika ada) Definisi pengertian terma-terma (ungkapan) yang masih baru atau asing (belum lazim) ORIGINAL VERSION digunakan dalam keseluruhan skripsi. yang

BAB II KAJIAN PUSTAKA Bab ini memuat teori-teori yang digunakan dan mendasari penelitian dan penyusunan skripsi. Teori-teori dituangkan berdasarkan pustaka yang dibaca peneliti berupa buku-buku, jurnal penelitian, buletin/majalah Akuntansi, penelitian sebelumnya yang belum terpublikasi, surat kabar, artikel di internet, dan sebagainya. Perlu diingat bahwa bab ini bukan kumpulan pengertian/definisi atau kumpulan kutipan, dan yang ditulis dalam bab ini ditekankan pada pemikiran, analisis, dan konsep peneliti secara kritis berdasarkan telaah atas teori-teori yang dibacanya. Berikut ini sub bab yang terdapat di bab ini.

2.1. Review Hasil-hasil Penelitian Terdahulu Pada sub bab ini direview beberapa penelitian yang pernah dilakukan oleh peneliti sebelumnya, minimum 2 hasil penelitian. Dalam review hasil penelitian dikemukakan penelitian tersebut dilakukan oleh siapa, tahun penelitian dilakukan, metoda/prosedur yang diterapkan, apa hasil-hasil penelitian mereka dan bagaimana pendapat peneliti yang sekarang tentang hasil-hasil tersebut; apa kekuatan, apa kelemahan, masalah-masalah apa

16 yang belum dipecahkan/dijawab. Hasil-hasil penelitian yang direview ialah yang berkaitan dengan MPP yang diteliti. 2.2. Landasan Teori Perkembangan teori mutakhir mengenai atau yang berkaitan dengan MPP. Jika dianggap terlalu umum, judul sub bab “Landasan Teori” dapat diganti dengan judul yang lebih spesifik atau dikembangkan menjadi beberapa sub-bab yang runut sesuai dengan topik yang dipilih. Setiap bagian dimulai dengan pengertian pokok dari istilah-istilah yang menjadi topik skripsi, teori-teori atau implementasi, prosedur, proses, sampai ke alternatifalternatif aplikasinya. Semuan dibahas dengan kritis mengenai keunggulan, kelemahan, persyaratan-persyaratan implementasinya, dan seterusnya. Dengan demikian, peneliti akan lebih mudah menentukan metoda pemecahan masalah penelitiannya.

2.3. Hubungan antar Variabel Penelitian ORIGINAL VERSION Berdasarkan landasan teori-teori yang digunakan, maka peneliti dapat menguraikan keterkaitan logis antara variabel penelitian yang satu dengan variabel yang lain. Dalam hal ini, peneliti harus menunjukkan proses dan mekanisme hubungan antar variabel penelitian tersebut.

BAB III PROSEDUR PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Pada bagian ini dikemukakan dimana data penelitian dikumpulkan/didapatkan, serta berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan seluruh kegiatan penelitian.

3.2. Strategi dan Metoda Penelitian Strategi penelitian yang digunakan, misalnya : deskriptif, asosiatif atau komparatif. Buat alasan-alasan mengapa memilih strategi tersebut dan jelaskan bagaimana prosedur penelitian sesuai dengan strategi yang digunakan. Metoda penelitian, misalnya : survei secara cross section. Buat alasan-alasan mengapa memilih survei sampel dan jelaskan apa dan bagaimana prosedur metoda cross section itu. Atau misalnya survei data time series atau data longitudinal. Jelaskan periode datanya serta alasan memilih periode tersebut.

17

3.3. Populasi dan Sampel Penelitian 1. Populasi dalam suatu penelitian dibedakan antara : a. Populasi umum, misalnya semua Perusahaan Tekstil (PT) di Indonesia. b. Populasi sasaran: PT di Jawa Barat. Buat alasan-alasan mengapa lingkup penelitian dibatasi pada Propinsi Jawa Barat dan penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan populasi umum dan populasi sasaran. 2. Sampel. a. Buat alasan-alasan dan penjelasan mengenai metoda sampling yang digunakan. Apa kekuatan dan kelemahan metoda sampling yang dipilih dan digunakan itu. b. Bila yang menjadi sampel hanya PT Swasta Nasional perlu diberi penjelasan mengapa demikian. c. Berikan uraian mengenai aplikasi metoda sampling yang dipakai dalam penentuan sampel penelitian. ORIGINAL VERSION 3.4. Unit-unit Analisis Penelitian Pada bagian ini perlu dijelaskan hal-hal sebagai berikut : 1. 2. Apa yang menjadi unit-unit analisis penelitian. Apakah orang, lembaga atau kasus. Apakah unit-unit analisis itu sebagai individu atau kelompok. Apa kegunaan unit-unit analisis penelitian berkaitan dengan pengumpulan dan analisis data.

3.5. Metoda Pengumpulan Data Pada bagian ini dijelaskan metoda yang sesuai untuk mengumpulkan/mendapatkan data penelitian. Jika akan dilakukan pengukuran atas subyek penelitian, bagaimana caranya. 3.6. Instrumen Pengumpulan Data (jika ada) Pada bagian ini perlu dijelaskan hal-hal sebagai berikut : 1. Tunjukkan alasan-alasan mengenai instrumen pengumpulan data yang dipilih dan uraian apa yang dimaksud dengan instrumen yang dipilih itu 2. Bila yang dipilih kuesioner, bentuk pertanyaan mana yang dipilih, apakah terbuka (jelaskan kelebihan dan kelemahannya), tertutup (jelaskan kelebihan dan kelemahannya), atau gabungan terbuka dan tertutp.

18 3. 4. Apakah instrumen mempunyai cara pengukuran tertentu ? Apakah menggunakan skala nominal, ordinal, interval atau rasio ? Berikan alasan mengenai skala yang digunakan dan penjelasan bagaimana menerapkan skala pengukuran tersebut dalam penelitian ini. 5. Uraian mengenai sifat data yang didapat melalui cara pengukuran yang demikian. Bila datanya bersifat diskrit (diskontinu), jelaskan apa yang dilakukan untuk memperoleh data yang kontinu. 6. Pengujian terhadap instrumen penelitian yang digunakan untuk menentukan validitas dan keandalan (reliabilitas) instrumen. a. Uraian tentang apa yang dilakukan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen tsb. b. Metoda yang digunakan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen tersebut c. Hasil-hasil pengujian berkenaan dengan validitas dan reliabilitas

3.7. Metoda Analisis Data ORIGINAL VERSION Pada bagian ini perlu dijelaskan hal-hal sebagai berikut : 1. Cara pengolahan data yang telah dikumpulkan. Apakah dikerjakan secara manual atau dengan komputer ? dipakai. 2. Cara penyajian data. Apakah dalam bentuk tabel, diagram, atau bentuk lainnya ? alasan pemilihan metoda tersebut. 3. Alat analisis statistik data. Perlu dijelaskan metoda statistika yang digunakan dan Jika menggunakan komputer, sebutkan program yang

BAB IV HASIL-HASIL PENELITIAN 1. Penelitian yang dilakukan mengenai perusahaan/lembaga tertentu, hendaknya mencantumkan profil perusahaan/lembaga tersebut, bidang usaha, produk dan/atau jasa yang diberikan, serta hal-hal lain terkait permasalahan penelitian. Bagian ini tidak perlu mendetail karena dibatasi maksimal 2 halaman.
2. Rangkuman data (hasil pengolahan dan analisis). Berikan uraian tentang data yang disajikan.

3. Temuan-temuan yang bertalian dengan pertanyaan-pertanyaan penelitian/hipotesishipotesis penelitian. Diperlukan Interpretasi yang mendalam atas temuan-temuan penelitian. Bila ada, juga dipaparkan temuan-temuan lain/sampiran (selain dari yang berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan penelitian atau hipotesis-hipotesis penelitian).

19 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 1. Apabila memang diperlukan, bab dapat diawali dengan pembahasan secara lebih mendalam hasil-hasil penelitian dan kaitannya dengan teori-teori yang ada. 2. Buatlah kesimpulan-kesimpulan dari hasil penelitian. Kesimpulan-kesimpulan ini dirumuskan sedemikian rupa sehingga merupakan pendapat-pendapat baru atau tesistesis/dalil-dalil yang akan dipertahankan dalam ujian skrispi. 3. Buat pula saran-saran atau rekomendasi-rekomendasi berdasarkan hasil pembahasan sebelumnya untuk ditindaklajuti oleh peneliti-peneliti lain yang mempunyai minat. Saran-saran tersebut harus spesifik, terkait dengan hasil penelitian dan bernilai praktis, serta dapat dijalankan (workable). Selain itu, saran juga dapat berupa Action Plan atau rekomendasi apa yang harus dilakukan oleh perusahaan-perusahaan atau lembagalembaga lain, khususnya yang menjadi sampel penelitian. 4. Perlu diungkapkan juga masalah-masalah yang muncul selama berlangsungnya penelitian yang keterbatasan penelitian atau hal-hal yang dapat dikembangkan untuk pengembangan penelitian selanjutnya. ORIGINAL VERSION

20

BAB IV BAGIAN PENUTUP
4.1 KUTIPAN DALAM SKRIPSI Terdapat beberapa metoda yang dapat digunakan dalam penulisan kutipan dalam skripsi yang diambil dari jurnal, text book, atau sumber-sumber lain. Pada dasarnya metoda-metoda tersebut dapat digunakan. Metoda yang bisa digunakan antara lain, penggunaan daftar kutipan (end note), catatan kaki dan kutipan langsung.. Dalam pedoman penulisan skripsi kutipan dalam skripsi dibuat dengan metoda end note. Penjelasan penggunaan end note sebagai kutipan dalam skripsi disajikan berikut ini.

4.2.

DAFTAR KUTIPAN (END NOTE) Daftar kutipan dibuat, jika metoda catatan akhir (end note) digunakan dalam penulisan

kutipan dalam skripsi. Teknis penulisan kutipan dengan metode end note dijelaskan berikut ini. DAFTAR KUTIPAN bukan merupakan bab tersendiri, oleh karena itu tidak diberi ORIGINAL VERSION nomor bab. DAFTAR KUTIPAN ditulis pada halaman baru dengan judul DAFTAR KUTIPAN berjarak 3 spasi dari batas tepi atas. Bahan pustaka yang tidak dikutip atau digunakan sebagai referensi langsung di dalam skripsi tidak perlu dicantumkan dalam DAFTAR KUTIPAN, melainkan ditulis di dalam Daftar Pustaka. Kutipan disusun berdasarkan nomor urut kutipan dari Bab I sampai dengan Bab V. Hal yang patut dicamkan adalah kutipan tidak boleh mendominasi suatu halaman, apalagi satu halaman penuh. Berikut ini adalah ketentuan penulisan kutipan. a. Bila dikutip sebagian (hanya garis besarnya saja) Jenis kutipan ini memerlukan pemahaman dan analisis yang memadai dari penulis. Kutipan hanya berupa intisari atau pokok pikiran yang tertuang dalam buku pustaka. Kutipan ditulis seperti alenia biasa. Contoh : Jika dividen tunai yang akan dipilih, dewan direksi harus memastikan bahwa kondisi perusahaan memungkinkan untuk melakukannya. Tiga kondisi yang patut dipenuhi oleh suatu perusahaan yang akan membagikan dividen adalah (1) saldo laba yang cukup besar, (2) memiliki kas yang memadai untuk membagikan dividen, dan (3) tindakan formal dari dewan komisaris. 1

21 Keputusan pembagian dividen harus diformulasikan untuk dua dasar tujuan dengan memperhatikan kepentingan memaksimalkan kekayaan pemilik perusahaan dan pembiayaan yang memadai.2 b. Bila dikutip seluruhnya (ingat tidak mendominasi halaman suatu bab) i. Jika tidak lebih dari 3 baris Penulisan kutipan seperti alinea kalimat biasa dengan ukuran 1,5 spasi Contoh: Menurut Zaki Baridwan, dividen merupakan pembagian laba kepada pemegang saham perusahaan sebanding dengan jumlah lembar saham yang dimilikinya.3 ii. Jika 4 baris atau lebih Penulisan kutipan dalam alinea tersendiri dengan ukuran 1 spasi dan huruf tebal. Contoh : ORIGINAL VERSION Saldo laba akan dilaporkan secara terpisah dari modal saham karena sisa laba akan dipergunakan untuk membayar dividen. Hal ini berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan yang menyatakan : Seluruh saldo laba dianggap bebas untuk dibagikan sebagai dividen, kecuali jika diberikan indikasi mengenai pembatasan terhadap saldo laba, misalnya dicadangkan untuk perluasan pabrik atau untuk memenuhi ketentuan undang-undang maupun ikatan tertentu.4 Berikut ini cara penulisan bahan pustaka yang dikutip atau diacu dalam kegiatan penulisan skripsi di Jurusan Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia.

Dikutip dari Buku 1. Dalam DAFTAR KUTIPAN, nama pengarang ditulis lengkap, tidak dibalik, bila ada dua atau tiga pengarang, dipisahkan dengan koma. 2. Bila terdapat lebih dari tiga pengarang maka hanya pengarang pertama saja yang disebut, nama-nama lainnya diganti dengan singkatan et al. 3. Antara nama pengarang dan judul buku dipergunakan tanda koma. 4. Judul buku digunakan dengan menggunakan huruf italic (huruf miring). 5. Tempat, nama penerbit dan tahun terbit ditempatkan dalam tanda kurung. 6. Antara tempat terbit dengan penerbit digunakan tanda titik dua ( : ). 7. Antara tahun terbit dan nomor halaman buku yang dikutip dipergunakan koma.

22 8. Buku karya terjemahan, penerjemah ditulis setelah judul dan diberi keterangan alih bahasa sebelum nama penerjemah.

Contoh buku dengan satu pengarang [1] Glen V Berg, Elements of Structures Dynamics, (New York : Prentice Hall Int., 1998), Hal. 45.

Contoh buku dengan dua atau tiga pengarang [2] L. Gottschalk, C. Kluckhohn, and R. Angell, The Use of Personal Documents in History, Anthropology and Sociology, (New York: McGraw Hill, 1964), Hal. 5.

[3] Altman Edward I and Edith Hotchkiss, Corporate Financial Distress and Bankruptcy, (New York : John Wiley and Sons,Inc., 2006), Hal. 130. Contoh buku dengan banyak pengarang [4] Alton C. Morris, et al., English the first year, (New York : McGraw Hill, 1964), ORIGINAL VERSION Hal. 51. Contoh buku terjemahan [5] Anthony Robert N.dan Vijay Govindarajan, Sistem Pengendalian Akuntansi, Alih bahasa: F.X. Kurniawan Tjakrawala, (Jakarta : Salemba Empat, 2001), Hal. 89.

Dikutip dari Artikel Jurnal/Surat Kabar 1. Pada artikel jurnal, judul artikel ditulis di antara tanda kutip. 2. Antara pengarang dengan judul artikel dipisahkan dengan koma. 3. Judul artikel jurnal ditulis dengan huruf italic (huruf miring). 4. Antara judul artikel dengan jurnal dipisahkan dengan koma. 5. Keterangan no. volume menggunakan angka romawi besar, waktu penerbitan di dalam kurung dan diakhiri dengan nomor halaman dengan pemisah menggunakan koma. 6. Artikel pada surat kabar, penulisan judul artikel ditempatkan dalam tanda kutip, nama surat kabar ditulis dengan menggunakan huruf miring (huruf italic), tanggal terbit surat kabar ditulis lengkap dan diakhiri dengan nomor halaman.

23 Contoh artikel jurnal [6] Jaka Isgiyarta, “Analisis Alokasi Biaya Overhead Perusahaan Pabrikasi di Indonesia“, Jurnal Ekonomi (Kajian Ekonomi, Akuntansi dan Akuntansi) STEI, V (Januari-Maret, 2004), Hal. 96-108.

Contoh artikel surat kabar [7] “Revaluasi Aset Masih Terhambat”, Republika, 26 Desember 2007, Hal 17.

Dikutip dari Skripsi/Tesis/Desertasi 1. Judul skripsi/tesis/disertasi ditempatkan dalam tanda kutip 2. Keterangn tentang jenis karya, program dan fakultas/Jurusan ditempatkan setelah judul dengan pemisah menggunakan koma. 3. Antara tempat pembuatan dan jenis karya dipisahkan dengan menggunakan koma 4. Antara tempat dengan tahun pembuatan dipisahkan dengan menggunakan koma, ORIGINAL VERSION diikuti dengan nomor halaman yang dipisahkan dengan koma. Contoh skripsi [8] Lukmanul, “Analisis Economic Value Added (EVA) sebagai Pengukur Kinerja Keuangan PT. Goodyear Indonesia, Tbk.“, Skripsi Strata-1 Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia, Jakarta, 2004, Hal. 30.

Dikutip dari Internet 1. Peraturan format penulisan untuk karya cetak berlaku juga pada format penulisan sumber informasi dari internet. 2. Pada format ini ditulis tanggal akses dan alamat yang diakses. 3. Alamat akses ditulis lengkap dan digaris bawahi. Contoh bila ada penulisnya : [9] Bennet Stewart, (2005) Bennet Stewart Explains EVA: The Real Key to Creating Wealth, Diakses 28 Maret 2006, http://www.sternstewart.com/evaabout.

Contoh bila tidak ada penulisnya : [10] http://www.bankruptcyaction.com/insolart1.html, diakses 10 Maret 2006.

24

Contoh artikel jurnal di internet : [11] Kevin B. Hendricks, Vinod R. Singhal (2003), “The Effect of Supply Chain Glitches on Shareholder Wealth”. Journal of Operations Management, 21, 501522. Diakses 27 Mei 2005 dari Sciencedirect, http://www. Sciencedirect.com/science/journal/02726963 Contoh daftar kutipan dapat dilihat pada lampiran 14.

4.3. DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA berisi semua pustaka yang digunakan dalam proses penyusunan skripsi. Semua pustaka yang tercantum pada DAFTAR PUSTAKA harus benar-benar dirujuk dalam penulisan skripsi. Format penulisan DAFTAR PUSTAKA dapat dilihat pada Lampiran 15. Susunan Daftar Pustaka : 1. DAFTAR PUSTAKA ditulis pada halaman baru dengan judul DAFTAR PUSTAKA ORIGINAL VERSION berjarak 3 spasi dari batas tepi atas, dan ditulis dengan huruf Times New Roman menggunakan huruf kapital yang diletakkan di tengah dengan ukuran huruf 16 pt dicetak tebal (bold). 2. Urutan penulisan suatu pustaka dalam DAFTAR PUSTAKA adalah nama pengarang, tahun terbit, judul buku, jilid atau edisi, penerbit dan kota penerbit. Setiap bagian dipisahkan dengan tanda titik. 3. Nama belakang (family name) pengarang dituliskan terlebih dulu (ditulis terbalik dengan tanda koma sebagai pemisah). Jika pengarang lebih dari satu orang, maka nama pengarang kedua dan seterusnya tidak ditulis terbalik. 4. Jika pustaka diterbitkan oleh suatu lembaga tanpa nama pengarang, maka nama pengarang dituliskan Anonimous. 5. Disusun berdasarkan abjad nama pengarang. 6. Judul pustaka ditulis dengan huruf tebal (bold) atau huruf miring (italic) atau dengan garis bawah. 7. Setiap baris kedua dan seterusnya dalam suatu pustaka, tulisan menjorok ke dalam sebanyak 5 ketukan. 8. Jarak 1 spasi untuk tiap baris dan 1,5 spasi untuk tiap judul pustaka.

25 Contoh penulisan pustaka dengan satu pengarang Berg, Glen V. 1998. Elements of Structures Dynamics. Prentice Hall International. New York. Contoh penulisan pustaka dengan dua atau tiga pengarang Branson, William H, Kurt C Kluckhohn, and John R Angell. 2001 Macroeconomics. Second Edition. McGraw Hill. New York. Ghatak, Subrata and Kent Ingersent. 2006. Agriculture and Economic Development. The Johns Hopkins University Press. Baltimore, Maryland. Contoh penulisan pustaka tanpa nama pengarang Anonimous. 1994. Gerakan 30 September Pemberontakan Partai Komunis Indonesia : Latar Belakang, Aksi, dan Penumpasannya. Sekretariat Negara Republik Indonesia. Pusat Grafika Indonesia – Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Jakarta. ORIGINAL VERSION penulisan pustaka dari internet bila ada penulisnya Contoh Stewart, Bennet. 2005. Bennet Stewart Explains EVA : The Real Key to Creating Wealth. Diakses 28 Maret 2006, http://www.sternstewart.com/evaabout. Contoh penulisan pustaka dari internet bila tidak ada penulisnya http://www.bankruptcyaction.com/insolart1.html, diakses 10 Maret 2006.

4.4. LAMPIRAN Lampiran dapat berupa tabel, gambar dan sebagainya yang merupakan pendukung kegiatan skripsi. Setiap Lampiran ditulis pada halaman baru dengan nomor sesuai dengan urutan dan judul lampiran berjarak 3 spasi dari batas atas. Lampiran dapat disusun/ditulis secara vertikal (portrait) maupun horisontal (landscape).

4.5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP DAFTAR RIWAYAT HIDUP berisi data pribadi, pendidikan formal dan pengalaman organisasi (bila ada). DAFTAR RIWAYAT HIDUP ditulis pada halaman baru dengan judul DAFTAR RIWAYAT HIDUP berjarak 3 spasi dari batas tepi atas dengan siza 16 pt dan dicetak tebal (bold). Penulisan isi DAFTAR RIWAYAT HIDUP

26 menggunakan huruf Time New Roman ukuran 12 pt dengan ukuran spasi 1,5. Seluruh kata diawali dengan huruf kapital. Contoh format DAFTAR RIWAYAT HIDUP dapat dilihat di Lampiran 16.

ORIGINAL VERSION

27

BAB V PEDOMAN LAIN
Penyimpanan skripsi tidak hanya dalam bentuk hardcopy saja, namun penyimpanan skripsi dapat dalam bentuk file atau softcopy pada sebuah Compact Disc (CD). Sehubungan dengan hal tersebut perlu ada pedoman untuk penyimpanan dalam bentuk file atau softcopy ini. Untuk menjaga kualitas dan kelestarian CD, direkomendasikan CD yang dipergunakan adalah yang berkualitas baik dengan merek yang terkenal, seperti Verbatim, Maxcell, Benq, dsb.

5.1 STANDARISASI FORMAT PDF NASKAH SKRIPSI Bagi mahasiswa yang akan mengikuti wisuda diwajibkan mengumpulkan skripsi dalam bentuk digital dengan ketentuan: a. Isinya sama dengan naskah hardcopynya ORIGINAL VERSION• • Lembar pengesahan sudah ditandatangani dan di stempel Lembar pernyataan sudah ditandatangani dan dibubuhi materai Rp6000

b. Dilengkapi dengan book mark sama seperti daftar isi tesis c. Diserahkan dalam bentuk CDROM

5.1.1 FORMAT PDF Kelebihan menggunakan format PDF • PDF (Portable Document Format) adalah salah satu format naskah digital yang tidaj terpengaruh dengan sistem operasi yang digunakan, dengan kata lain format PDF leboh fleksibel untuk dijalankan di berbagai macam komputer dan naskah tidak mengalami perubahan bentuk font, setting lay out ataupun tata letak. • Naskah dalam format PDF sudah tidak dapat dilakukan editing, sehingga keaslian naskah dapat dipertanggungjawabkan Maksud dan tujuan kebijakan untuk mengumpulkan naskah digital adalah: • Naskah digital tersebut menjadi salah satu sarana pengembangan perpustakan digital STIE Indonesia

28

5.1.2 PROSEDUR SINGKAT UNTUK MENGUBAH NASKAH SKRIPSI KE FORMAT PDF 1. Persyaratan: a. Pada komputer yang dipakai harus telah terinstall Adobe Acrobat, disarankan menggunakan versi 5.0 atau yang lebih baru b. Selain itu harus terinstall pula Adobe PDFWriter yang merupakan virtual printer untuk mengkonversi naskah ke PDF (Installer PDFWriter jadi satu dengan installer Adobe Acrobat atau memilih pulihan custom pada waktu menginstall Adobe Acrobat) 2. Bukalah naskah skripsi anda dengan program word processing yang digunakan 3. Pilih menu File, kemudian print 4. Pada kota dialog print ubahlah nama printer menjadi PDFWriter, pastikan option page range terpilih all. ORIGINAL VERSION 5. Klik pada OK untuk memulai konversi ke file PDF. 6. Isikan nama file penampung pada kotak dialog save PDF File as, kemudian klik tombol save, ingat letak folder penyimpanan hasil konversi. 7. Jika proses transfer selesai, berarti naskah telah berubah menjadi file PDF 8. Bukalah file PDF anda menggunakan program Adobe Acrobat 9. Untuk beberapa naskah yang berbeda tata layoutnya (Seperti: cover s.d abstraksi menggunakan penomoran halaman romawi sedang isi skripsi menggunakan penomoran halaman angka) proses penggabungan dilakukan di dalam program Adobe Acrobat • • • • • Naskah cover s.d abstraksi dikonversi ke PDF Isi skripsi dikonversi ke PDF Buka naskah cover s.d abstraksi dengan menggunakan Adobe Acrobat Tempatkan naskah pada halaman terakhir Pilih menu – document Untuk menggabungkan naskah isi pilih insert page kemudian cari/pilih naskah isi skripsi yang telah dikonversi ke PDF

29 5.1.3 PEMBUATAN BOOKMARK 1. Buka naskah PDF dengan Adobe Acrobat 2. Untuk menampilkan jendela bookmark piilih menu Window – Bookmark atau tekan tombol F5 3. Klik tombol Bookmark – New Bookmark (pada jendela bookmark) atau tekan tombol CTRL+B 4. Ketikkan nama bookmark sesuai dengan halaman yang sedang aktif/ tampil, misalnya yang sedang aktif adalah halaman judul/ cover, maka dalam new bookmark diberi nama HALAMAN JUDUL 5. Geser ke halaman berikutnya atau bab berikutnya kemudian ulangi langkah 3 dan 4 6. Begitu seterusnya yang terpenting adalah nama bookmark yang dibuat disesuaikan dengan halaman yang sedang aktif 7. Book mark dibuat berurutan sesuai daftar isi dalam naskah skripsi

5.2. FORMAT CD ORIGINAL VERSION Ketentuan format CD untuk skripsi dalam bentuk softcopy sebagai berikut : 1. File softcopy skripsi disimpan dalam CD berukuran standar (diameter 12 cm / 4,6 inci) 2. File softcopy skripsi dalam bentuk pdf. 3. CD diberi label yang berisi : a. Judul skripsi. b. Nama penulis. c. NPK penulis. d. Program Studi S-1 Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia. e. Tahun lulus (misal tahun 2008). 4. Label diletakkan pada permukaan CD. 5. Penulisan label menggunakan huruf Times New Roman berukuran 10 pt dengan jarak 1 spasi, yang ketentuan sebagai berikut : a. Judul, nama penulis dan NPK menggunakan huruf kapital yang dicetak tebal (bold). b. Nama Strata-1 Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia dan tahun lulus tidak perlu menggunakan huruf kapital semua, hanya pada awal kata saja dan tidak perlu dicetak tebal (bold). 6. Format label pada permukaan CD dapat dilihat pada Lampiran 17.

30

5.3. FORMAT LABEL PENYIMPANAN CD (LABEL TEMPAT CD) CD disimpan dalam tempat penyimpanan yang terbuat dari plastik bening. Tempat penyimpanan CD diberi label yang berukuran 12x12 cm. Jenis huruf (font) yang digunakan pada label adalah Times New Roman dengan huruf kapital, yang diletakkan di tengah, dengan ketentuan ukuran sebagai berikut : 1. Judul skripsi, ukuran huruf 11 pt, cetak tebal (bold). 2. Kata “oleh”, ukuran huruf 11 pt, cetak tebal (bold). 3. Nama Mahasiswa, ukuran huruf 11 pt, cetak tebal (bold). 4. NPK, ukuran huruf 11 pt, cetak tebal (bold). 5. Logo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia ukuran tinggi 2 cm dengan garis segi lima. 6. Program Studi S-1 Akuntansi dan Jurusan Akuntansi, ukuran huruf 11 pt, cetak tebal (bold). 7. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia, ukuran huruf 11 pt, cetak tebal (bold). 8. Tahun penyelesaian, ukuran huruf 11 pt, cetak tebal (bold). 9. Jarak tiap ORIGINAL VERSION baris adalah 1 spasi. 10. Label ini dimasukkan ke dalam tempat penyimpanan CD yang terbuat dari plastik bening. 11. Format label penyimpanan CD dapat dilihat pada Lampiran 18.

31

Lampiran 1. Ukuran Kertas A4 dan Margin.
1,5 cm Nomor halaman di tepi kanan 1,5 cm

3 Cm

4 Cm ORIGINAL VERSION Ukuran Kertas A4 (21,0 x 29,7 cm)

3 Cm

1,5 cm 3 Cm Nomor halaman bab di tengah 1,5 cm

32

Lampiran 2. Contoh Sampul Depan (Hard Cover).

ANALISIS PRODUCTION ORDER QUANTITY DALAM UPAYA PENGENDALIAN BIAYA PERSEDIAAN DI PT INFODOOTD SUKSES SEJAHTERA

SKRIPSI

ORIGINAL VERSION

OLEH :

AKHMAD STEIVANO 11050333

PROGRAM STUDI STRATA-1 AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA JAKARTA 2008

33

Lampiran 3. Contoh Punggung Sampul.

QANITA SURYONO NPK 21060277

PENGARUH BIAYA PROMOSI DAN BIAYA PENGEMBANGAN PRODUK PADA VOLUME PENJUALAN DI PT WIN’S INDONESIA

2008

ORIGINAL VERSION

34

Lampiran 4. Contoh Lembar Sampul Dalam.

ANALISIS PRODUCTION ORDER QUANTITY DALAM UPAYA PENGENDALIAN BIAYA PERSEDIAAN DI PT INTI GANDA PERDANA

SKRIPSI

OLEH : ORIGINAL VERSION

AKHMAD STEIVANO 11050333

SKRIPSI INI DIAJUKAN UNTUK MELENGKAPI SEBAGIAN PERSYARATAN MENJADI SARJANA EKONOMI

PROGRAM STUDI STRATA-1 AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA JAKARTA 2008

35

Lampiran 5. Contoh Lembar Pernyataan Keaslian Skripsi.

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul :

ANALISIS PRODUCTION ORDER QUANTITY DALAM UPAYA PENGENDALIAN BIAYA PERSEDIAAN DI PT INTI GANDA PERDANA
yang disusun untuk melengkapi sebagian persyaratan menjadi Sarjana Ekonomi (SE) pada Program Studi S-1 Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI), Jakarta, adalah karya saya sendiri, bukan merupakan tiruan, duplikasi ataupun ORIGINAL VERSION plagiat dari skripsi, atau karya ilmiah lain yang sudah dan atau belum dipublikasikan di lingkungan STEI dan di perguruan tinggi lainnya, kecuali bagian yang sumber informasinya dicantumkan sebagaimana mestinya.

Jakarta, 4 Juli 2008

Akhmad Steivano NPK 11050333

36

Lampiran 6. Contoh Lembar Persetujuan Pembimbing.

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi dengan judul :

ANALISIS PRODUCTION ORDER QUANTITY DALAM UPAYA PENGENDALIAN BIAYA PERSEDIAAN DI PT INTI GANDA PERDANA
dibuat untuk melengkapi sebagian persyaratan menjadi Sarjana Ekonomi (SE) di Program Studi S–1 Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI). Skripsi ini ditulis di bawah bimbingan Prof. Dr. Muhammad Gade dan diketahui oleh ORIGINAL VERSION Program Studi S–1 Akuntansi, serta dinyatakan memenuhi syarat sebagai Kepala skripsi di Program Studi S–1 Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI).

Jakarta, 27 Juli 2008

Menyetujui Pembimbing,

Mengetahui Ketua Jurusan S–1 Akuntansi,

Prof. Dr. Muhammad Gade

Harries Hidayat, S.E., M.Si

37

Lampiran 7. Contoh Lembar Panitia Penguji Skripsi.

PANITIA PENGUJI SKRIPSI
Skripsi dengan judul :

PENERAPAN SISTEM JUST IN TIME DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT NIKOMAS GEMILANG

telah diuji dalam suatu sidang skripsi yang diselenggarakan oleh Program Studi S–1 Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI), pada tanggal 10 Agustus 2008 dengan nilai A ORIGINAL VERSION

Panitia Ujian Skripsi

1. ................................... ; Harries Hidayat, S.E., M.Si (Ketua Jurusan Akuntansi)

2. ................................... ; Lies Zulfiati, S.E., M.Si (Ka. Program Studi S–1Akuntansi)

3. .................................. ; Prof. Dr. Muhammad Gade (Pembimbing)

4. .................................. ; Dr. Marhendra Herlambang, SE, MSi (Anggota Penguji)

5. .................................. ; Dra. Ipomoea Reptans, MBA (Anggota Penguji)

38

Lampiran 8. Contoh Kata Pengantar.

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas berkat karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang merupakan sebagian persyaratan dalam memperoleh gelar Sarjana Ekonomi di Program Studi S–1 Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI). Skripsi ini dapat diselesaikan berkat bantuan, bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak, sehingga segala macam kendala yang dihadapi dapat diatasi dengan baik. Pada kesempatan ini penulis sampaikan ungkapan terima kasih yang setulusnya kepada : 1. Bapak Prof. Dr. Muhammad Gade, atas waktu dan kesabaran yang telah diberikan dalam membimbing pembuatan skripsi ini. 2. Bapak Agus Hidayat, BSc, MEng. Stud. selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu ORIGINAL VERSION Ekonomi Indonesia (STEI). 3. Bapak Harries Hidayat, S.E, M.Si, selaku Ketua Jurusan Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI). 4. Ibu Lies Zulfiati, S.E., M.Si selaku Kepala Program Studi S-1 Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI). 5. Segenap dosen di Program Studi S-1 Akuntansi, STEI, atas ilmu yang telah diberikan selama penulis menyelesaikan studi. 6. Mama, Papa dan Mas Jul yang selalu memberikan dukungan moril dan materiil. 7. Bapak Gondokusumo dan semua karyawan di Bagian Produksi PT Indonesia Jaya yang telah banyak membantu dalam memperoleh data penelitian yang diperlukan. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam skripsi ini masih terdapat kekurangan/kelemahan, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk penyempurnaan skripsi ini. Jakarta, 4 Juli 2008

Akhmad Steivano NPK 11050333

39

Lampiran 9. Contoh Abstrak.

Akhmad Steivano NPK 11050333 Program Studi S-1 Akuntansi

Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Muhammad Gade

ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGENDALIAN PROYEK PADA DIVISI ENGINEERING PT. REKAYASA INDUSTRI ABSTRAK Proyek konstruksi menghasilkan satuan informasi yang sangat besar dan kompleks. Dengan sistem informasi yang baik, masalah yang timbul dapat dideteksi lebih awal, sedemikian sehingga alternatif-alternatif penyelesaian dapat diperoleh. Oleh karena itu, telah dikembangkan suatu sistem inforamsi dalam pengendalian proyek (Project Management Information Control System, PMICS) yaitu sistem informasi berbasais komputer yang berfungsi sebagai database dalam ORIGINAL VERSION suatu proyek konstruksi. Berkaitan dengan hal tersebut, maka dalam penulisan skripsi ini akan dilakukan suatu Analisis Wewenang yang merupakan tahap awal dalam penerapan PMICS. Analisis yang dilakukan adalah mempelajari sejumlah informasi dalam penanganan suatu proyek yang dikhususkan pada kegiatan engineering dan memetakan berbagai jenis informasi yang ada terhadap fungsi Akuntansi konstruksi atau personil yang bertanggung jawab menyediakan dan juga mengakses informasi tersebut. Metoda yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan di PT Rekayasa Industri. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan alat bantu analisis berupa matriks. Diharapkan dengan hasil analisis tahap awal dari PICS berupa Matriks Personil terhadap Fungsi dan Matriks Personil terhadap Infomasi, dan kemudian dilanjutkan dengan tahap-tahap berikutnya pada akhirnya akan dapat dikembangkan suatu sistem informasi yang berbasis komputer untuk mendukung penanganan berbagai permasalahan pada Akuntansi informasi proyek.

Kata kunci : Sistem, Informasi, Akuntansi Konstruksi, Fungsi

40

Lampiran 10. Contoh Daftar Isi

DAFTAR ISI
Halaman SAMPUL DALAM ...........…………………………………………………... .......................................................... i ii iii iv v vi viii xi xii xiii

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI

PERSETUJUAN PEMBIMBING .....……………………………………........ PANITIA PENGUJI SKRIPSI KATA PENGANTAR ABSTRAK SKRIPSI DAFTAR ISI ......………………………………………......

.....…………………………………………………..... ........................................................................................

..………………………………………………………………...

DAFTAR ORIGINAL VERSION TABEL………………………………………………………………... DAFTAR GAMBAR…………………………………………………………….. DAFTAR LAMPIRAN…………………………………………………………...

BAB I

PENDAHULUAN…………………………………………………….. 1.1. Masalah Penelitian………………………………………………... 1.1.1. Latar belakang masalah ................…………………………. 1.1.2. Perumusan masalah pokok .................……………………... 1.1.3. Spesifikasi masalah pokok ................…………………….... 1.2. Kerangka Teori……………………………………………………. 1.2.1. Identifikasi variabel-variabel penelitian……………………. 1.2.2. Uraian konseptual tentang variabel………………………… 1.2.3. Hipotesis penelitian ………….…………………………… 1.3. Tujuan dan Kegunaan Penelitian…………………………………..

1 1 1 3 3 4 4 5 6 7

41 Halaman 1.3.1. Tujuan penelitian…………………………………………… 1.3.2. Kegunaan penelitian……………………………………….. 8 9

BAB II KAJIAN PUSTAKA ………………………………………………... 2.1. Review Hasil-hasil Penelitian Terdahulu………………………… 2.2. Laporan Keuangan……………………………………………….. 2.3. Prediksi Kebangkrutan…………………………………………… 2.3.1. Pengertian kesulitan keuangan dan kebangkrutan…………. 2.3.2. Pihak-pihak yang berkepentingan………………………....... 2.3.3. Model prediksi kebangkrutan……………………………….. ORIGINAL VERSION 2.4. Model Altman……………………………………………………. 2.4.1. Model Altman pada perusahaan go public ……………….... 2.4.1.1. Variabel modal kerja/total aktiva (MK/TA)………... 2.4.1.2. Variabel laba ditahan/total aktiva (LD/TA)………... 2.4.1.3. Variabel EBIT/total aktiva (EBIT/TA)…………….. 2.4.1.4. Variabel nilai pasar ekuitas/total aktiva (NPE/TA).... 2.4.1.5. Variabel penjualan/total aktiva (P/TA)…………….. 2.4.2. Model Altman perusahaan private ..………………………. 2.4.3. Model Altman perusahaan non-manufaktur …………..….. 2.4.4. Keunggulan Model Altman………………………………… 2.4.5. Kelemahan Model Altman………………………………… 2.5. Economic Value Added (EVA)…………………………………… 2.5.1. Definisi EVA………………………………………………. 2.5.2. Perhitungan EVA…………………………………………...

10 10 13 15 15 17 19 21 21 22 23 24 25 27 28 30 33 34 36 36 37

42 Halaman 2.5.2.1. NOPAT……………………………………………. 2.5.2.2. WACC…………………………………………….. 2.5.2.3. Cost of debt (Cd)………………………………….. 2.5.2.4. Cost of equity (Ce)………………………………… 2.5.2.5. Invested capital……………………………………. 2.5.3. Kelemahan EVA…………………………………………… 2.5.4. Keunggulan EVA………………………………………….. 37 38 40 41 42 43 44

BAB III PROSEDUR PENELITIAN…………………………….…………. 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian.......................................................... ORIGINAL VERSION 3.2. Strategi dan Metoda Penelitian……………………….…………. 3.2.1. Strategi penelitian……………………………….……….... 3.2.2. Metoda penelitian………………………………….……… 3.3. Populasi dan Sampel…………………………………….………. 3.3.1. Populasi…………………………………………….…….. 3.3.2. Sampel……………………………………………………. 3.4. Unit-unit Analisis Penelitian………………………………….… 3.5. Metoda Pengumpulan Data ……………………………………… 3.6. Metoda Analisis Data………………………………………….…. 3.6.1. Metoda pengolahan data…………………………………... 3.6.2. Metoda penyajian data……………………....……………. 3.6.3. Metoda analisis statistik……………………....…………..

45 45 45 46 47 47 48 49 50 51 51 51 52 52

43 Halaman BAB IV HASIL-HASIL PENELITIAN……………………………………. 4.1. Deskripsi Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar Di BEJ ........................................................................................ 4.2. Deskripsi Data………………………………………………….. 4.3. Analisis Model Altman ...…………………………………….. 4.3.1. Rasio modal kerja terhadap total aktiva (X1)……………. 4.3.2. Rasio laba ditahan terhadap total aktiva (X2)………….... 4.3.3. Rasio nilai pasar ekuitas terhadap total aktiva (X3)…....... 4.3.4. Rasio penjualan terhadap total aktiva (P/TA)…………..... 4.3.5. Perhitungan model Altman ...…………………………..... ORIGINAL VERSION 4.4. Analisis EVA………………………………………………….… 4.4.1. NOPAT………………………………………………….. 4.4.2. Invested capital………………………………………….. 4.4.3. Cost of capital…………………………………..……….. 4.4.4. WACC………………………………………………..…. 4.4.5. Perhitungan EVA………………………………………… 4.5. Kesesuaian Analisis Altman dengan EVA .....……………........ 55

55 57 58 58 59 60 62 63 65 65 67 70 71 72 73

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN .....……………………………….... 5.1. Keterbatasan Penelitian…………………………………………. 5.2. Kesimpulan ....…………………………………………………. 5.3. Saran …………………………………………………………..

75 75 75 76 77 79

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... LAMPIRAN ..........................................................................................................

44

Lampiran 11. Contoh Daftar Tabel.

DAFTAR TABEL
Halaman

Tabel 3.1. Tabel 3.2. Tabel 4.1. Tabel 4.2. Tabel 4.3. Tabel 4.4. Tabel 4.5. ORIGINAL VERSION Tabel 4.6. Tabel 4.7.

Prediksi Altman Perusahaan Makanan dan Minuman……………. NOPAT Perusahaan Makanan dan Minuman…………………….. Invested Capital Perusahaan Makanan dan Minuman……………. Cost of Debt Perusahaan Makanan dan Minuman………………... Cost of Equity Perusahaan Makanan dan Minuman……………… WACC Perusahaan Makanan dan Minuman……………………... EVA Perusahaan Makanan dan Minuman………………………... Kesesuaian Analisis Altman dengan EVA………………………... Peringkat Altman Perusahaan Makanan dan Minuman…………...

62 62 63 65 66 67 79 80 82

45

Lampiran 12. Contoh Daftar Gambar.

DAFTAR GAMBAR
Halaman

Gambar 1.1. Keterkaitan antar Variabel Penelitian.........................……………. Gambar 2.1. Model Prediksi Kebangkrutan.......................…………………….. Gambar 3.1. Model Economic Value Added (EVA)………….......................…. Gambar 4.1. Rasio-rasio pada Model Altman…………………...……………... Gambar 4.2. Perbandingan Model Altman dan EVA………………………...…

5 20 54 58 74

ORIGINAL VERSION

46

Lampiran 13. Contoh Daftar Lampiran.

DAFTAR LAMPIRAN
Halaman

Lampiran 1. Struktur Organisasi Perusahaan.........................…….........………. Lampiran 2. Perhitungan Model EVA............................…………………...….. Lampiran 3. Perhitungan Model Altman.................………….......................…. Lampiran 4. Surat Keterangan Riset……………………..……...……………... Lampiran 5. Daftar Riwayat Hidup……………………………...…………...…

80 81 82 83 84

ORIGINAL VERSION

47

Lampiran 14. Contoh Daftar Kutipan

DAFTAR KUTIPAN
[1] [2] Glen V Berg, Elements of Structures Dynamics, (New York : Prentice Hall Int., 1998), Hal. 45 L. Gottschalk, C. Kluckhohn, and R. Angell, The Use of Personal Documents in History, Anthropology and Sociology, (New York : McGraw Hill, 1964), Hal. 5. Altman Edward I and Edith Hotchkiss, Corporate Financial Distress and Bankruptcy, (New York : John Wiley and Sons,Inc., 2006), Hal. 130 Alton C. Morris, et al., English The First Year, (New York : McGraw Hill, 1964), Hal. 51

[3]

[4]

[5] Anthony Robert N dan Vijay Govindarajan, Sistem Pengendalian Akuntansi, Alih bahasa : F.X. Kurniawan Tjakrawala, (Jakarta : Salemba Empat, 2001), Hal. 89 [6] Jaka Isgiyarta, “Analisis Alokasi Biaya Overhead Perusahaan Pabrikasi di ORIGINAL VERSION Indonesia“, Jurnal Ekonomi (Kajian Ekonomi,, Akuntansi dan Akuntansi) STEI, V (Januari-Maret, 2004), Hal. 96-108. [7] [8] “Revaluasi Aset Masih Terhambat”, Republika, 26 Desember 2007, Hal 17. Lukmanul, “Analisis Economic Value Added (EVA) sebagai Pengukur Kinerja Keuangan PT. Goodyear Indonesia, Tbk.“, Skripsi Strata-1 Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia, Jakarta, 2004, Hal. 30. Bennet Stewart, (2005) Bennet Stewart Explains EVA: The Real Key to Creating Wealth, Diakses 28 Maret 2006, http://www.sternstewart.com/ evaabout.

[9]

[10] http://www.bankruptcyaction.com/insolart1.html, diakses 10 Maret 2006. [11] Kevin B. Hendricks and Vinod R. Singhal (2003), “The Effect of Supply Chain Glitches on Shareholder Wealth”. Journal of Operations Management, 21, 501522. Diakses 27 Mei 2005 dari Sciencedirect, http://www.Sciencedirect.com/ science/journal/02726963

48

Lampiran 15. Contoh Daftar Pustaka

DAFTAR PUSTAKA
Anonimous. 1994. Gerakan 30 September Pemberontakan Partai Komunis Indonesia : Latar Belakang, Aksi, dan Penumpasannya. Sekretariat Negara Republik Indonesia. Pusat Grafika Indonesia – Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Jakarta. Anonimous. 2004. Standar Akuntansi Keuangan. Ikatan Akuntan Indonesia. Edisi revisi. Salemba Empat. Jakarta. Berg, Glen V. 1998. Elements of Structures Dynamics. Prentice Hall International. New York. Branson, William H, Kurt C Kluckhohn, and John R Angell. 2001 Macroeconomics. Second Edition. McGraw Hill. New York. ORIGINAL VERSION Ghatak, Subrata and Kent Ingersent. 2006. Agriculture and Economic Development. The Johns Hopkins University Press. Baltimore, Maryland. http://www.bankruptcyaction.com/insolart1.html, diakses 10 Maret 2006. Stewart, Bennet. 2005. Bennet Stewart Explains EVA : The Real Key to Creating Wealth. Diakses 28 Maret 2006, http://www.sternstewart.com/evaabout.

49

Lampiran 16. Contoh Daftar Riwayat Hidup

DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Data pribadi Nama NPK Tempat dan Tanggal Lahir Agama Kewarganegaraan Alamat Telepon ORIGINAL VERSION Pendidikan Formal SDN Pengadilan II, Bogor SMPN 8, Bogor SMUN 3, Bogor STIE Indonesia : Lulus Tahun 1998 : Lulus Tahun 2001 : Lulus Tahun 2004 : Tahun 2004 sampai sekarang : Akhmad Steivano : 11040333 : Bogor, 4 Juli 1988 : Islam : Indonesia : Jln Pawon Blok B No. 4 RT 07/RW 02, Kelurahan Cimahpar, Bogor 16171 : (0251) 123456/081299999999

Pengalaman Organisasi 1999 – 2001 2003 – 2004 2005 – 2007 2005 – 2007 : Anggota Paskibraka SMPN 8, Bogor : Bendahara OSIS SMUN 3, Bogor : Pengurus UKMJ Akuntansi STEI : Pengurus HMI Rayon Jakarta Timur

50

Lampiran 17. Contoh Format Label pada Permukaan CD

PENDETEKSIAN EARNINGS MANAGEMENT, UNDERPRICING DAN PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) DI INDONESIA OLEH : AKHMAD STEIVANO 11040333

ORIGINAL VERSION

PROGRAM STUDI STRATA-1 AKUNTANSI JURUSAN MANAJEMEN SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA 2008

51

Lampiran 18. Contoh Label Penyimpanan CD

PENDETEKSIAN EARNINGS MANAGEMENT, UNDERPRICING DAN PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) DI INDONESIA SKRIPSI

OLEH : AKHMAD STEIVANO 11040333

ORIGINAL VERSION

PROGRAM STUDI STRATA-1 AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA 2008

Penutup
Demikian isi buku Pedoman Skripsi 2009. Jika ada pertanyaan, saran dan masukan sehubungan dengan pedoman penulisan skripsi ini dapat langsung disampaikan ke Jurusan Akuntansi atau melalui email:
jurusanakuntansistei@gmail.com

atau blog

www.programstudis1akuntansi.blogspot.com


				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:6157
posted:7/15/2009
language:Indonesian
pages:54