Prosiding - PDF

Document Sample
Prosiding - PDF Powered By Docstoc
					                 Prosiding




                 2 Desember    1999



~..




       Editor: Eko B. Hardiyanto


           FAKULTAS KEHUTANAN
      UNIVERSITAS GADJAH MADA
                   YOGYAKARTA

                 Februari     2000
             POLA BERKAS ISOZIM PADA Gmelina arborea Rosb.
      DENGAN BERBAGAI MAC AM BUFFER EKSTRAK DAN SISTEM EZIM
                                (Isozyme Banding Pattern of Gmelina arborea Roxb.
                                   in Several Extract Buffers and Enzyme Systems)

                                             Sapto Indrioko
                    Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 55281
                Telp. 0274-901400, Fax. 0274-902220, E-mail: fofgmu@ugmgtw.ugm.ac.id

                                                     ABSTRACT

                  The successful isozyme analysis in providing genetic information is determined by clear and easily
           readable banding pattern. The objective of this research was to comprehend the appropriate composition
           of extract buffer solution and the most matchable enzyme systems in the isozyme analysis of Gme/ina
           arborea~
                 Leaf buds of G, arborea seedlings were used as materials for this research. Several enzyme sys-
           tems, namely: Acid phosphatase (ACP), Esterase (EST), Glutamate oxaloacetate transaminase (GOT),
           Peroxidase (POD), Leucine aminopeptidase (LAP), and Shikimate dehydrogenase (ShDH) were applied
           to evaluate the suitable enzymes for genetic analysis in the future.
                 The suitable composition of extract buffer solutions for G, ar"borea consisted of 1M Tris-HCI pH
           7.5 (1 ml), 60% Glycerol (3,33 ml), 15% Tween 80 (0.5 mL), 200 mM Ditiothreitol (0.5 ml),
           Polyvinilpolypirrollidone  (0.6 g), and distilled water of 4.67 mi. Enzyme system of EST resulted the best
           banding pattern that might be used as genetic marker for isozyme analysis,

           Key words: isozyme analysis, Gme/ina arborea, extract buffer, enzyme system

                                                  PENDAHULUAN

          Penelitian mengenai variasi genetik suatu populasi diperlukan sebagai dasar untuk melaksanakan
    upaya pemuliaan pohon lebih lanjut. Sebelum melakukan analisis genetik ini, langkah awal yang perlu
    dipersiapkan ialah tersedianya penanda genetik (genetic marker) yan tepat.
          Analisis isozim merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi keragaman genetik berdasarkan
    penanda biokimia (biochemical marker). Isozim adalah variasi yang terdapat pada enzim yang sarna,
    memiliki kemiripan fungsi dan terdapat pada individu yang sarna. Hartl (1980) menjelaskan bahwa
    apabila variasi enzim tersebut dikontrol oleh aIel atau gen yang berbeda pada suatu lokus dan dapat
    dideteksi dengan elektroforesis maka'disebut alozim (allozyme).
          Variasi isozim dapat digunakan sebagai dasar penanda genetik karena merupakan refleksi langsung
    dari variasi genetik (Gardner et al., 1991). Hal ini berdasarkan inforrnasi genetik yang tersimpan dalam
"
    rantai nukleotida DNA dari gen ditranskripsi menjadi RNA, selanjutnya ditranslasi menjadi asam
    amino dan digabungkan menjadi protein (Crawford, 1990; Crowder, 1988). Apabila komposisi asam
    amino tersebut berbeda akan menyebabkan perbedaan pula dalam muatan ion, ukuran molekul dan
    konfigurasinya. Perbedaan isozim juga akan menghasilkan kecepatan gerak yang tidak sarna bila
    dikondisikan dalam medan listrik dan medium gel yang semi porus, sehingga setiap enzim yang berbeda
    akan menyebabkan pola ber'kas (banding pattern) yang berbeda pula (Bailey, 1983).
          Keberhasilan analisis isozim di dalam menyediakan informasi genetik tergantung pada kejelasan
    pola berkas yang dihasilkan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meneliti komposisi larutao
    buffer ekstrak yang paling sesuai dan sistem enzim yang tepat untuk analisis isozim pada Gmelina
    arborea.

                                              BAHAN DAN METODE

          Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuncup daun G. arborea. Terdapat 6 macam
    komposisi tarutan buffer~kstrak yang diuji seperti tercantum dalam Tabell dan Tabel2. Komposisi
    utama larutan buffer ekstrak yang digunakan mengacu pada Wendel dan Weeden (1989). Di samping
    itu terdapat 6 sistem enzim yang digunakan dahun penelitian ini yaitu : Acid phosphatase (ACP),
    &terase (EST), Glutamate oxaloacetate transaminase (GOT), Peroxidase (POD), Leucine aminopep-
    tidase (LAP), dan Shikimate dehydrogenase (ShDH).


                                                       275