Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

REV1-BAB_II_landasan_Teori_edithhadiansyah

VIEWS: 41 PAGES: 12

									                                     BAB II
                              LANDASAN TEORI


2.1 Sistem Informasi
2.1.1 Pengertian Sistem
       Istilah sistem sudah menjadi sangat popular dalam dunia analisis dan
perancangan sistem . Sistem      digunakan untuk mendeskripsikan banyak hal,
khususnya untuk aktifitas-aktifitas yang diperlukan untuk memproses data.
Usaha-usaha yang telah dilakukan pada masa yang lalu dalam mengaplikasikan
teknologi untuk memproseskan data terfokus pada pengembangan mesin-mesin
yang mampu menjalankan suatu operasi data yang lebih efisien.
       Pengertian sistem       menurut (Jogiyanto, Hm, 2002, p4,) adalah
“sekumpulan elemen atau variable yang saling berinteraksi, saling tergantung,
terorganisasi dan terpadu melakukan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan
tertentu. Elemen tersebut bisa berupa organisasi, orang atau benda yang
melakukan pekerjaan. Masing-masing elemen melakukan pekerjaannya juga
harus melakukan hubungan/kerjasama untuk melakukan pekerjaan yang lain,
dimana pekerjaan tersebut merupakaan tujuan bersama dari masing masing
elemen”.
       Pada saat ini banyak pihak yang telah mendalamai masalah sistem untuk
kebutuhannya sehingga definisinya pun menjadi beragam. Ada pun pengertian
sistem menurut (Amsyah, Zulkifli, Drs. 2000,p6) adalah “kumpulan elemen yang
saling berinteraksi membentuk kesatuan, dalam interaksi yang kuat maupun
lemah dengan pembatas yang jelas”.
       Berbeda dengan pengertian sistem menurut (Edhy, Sutanta, 2004,p15)
adalah “Suatu totalitas yang terdiri dari komponen-komponen dan unsure-unsur
yang saling berinteraksi menuju suatu tujuan tertentu”.


2.1.2 Pengertian Informasi
       Suatu susunan organisasi pasti tidak terlepas dari adanya informasi, karena
itu informasi sangat dibutuhkan guna meningkatkan kualitas pekerjaan dan
memudahkan dalam berkomunikasi baik informasi yang dating dari luar maupun
dari dalam.
       Berbicara tentang informasi, maka banyak para ahli yang bergerak
dibidangnya mendefinikan tentang informasi tersebut, diantaranya menurut
(Amsyah, Zulkifli, Drs. 2000,p8) informasi adalah “Data yang sudah diproses
menjadi bentuk yang lebih berguna bagi pemakainya dan mempunyai nilai piker
yang nyata bagi pembuatan keputusan pada saat sedang berjalan atau untuk
proyek masa depan”.
       Berbeda dengan pernyataan yang dikemukakan oleh (Fathansyah,
2001,p14) bahwa informasi adalah “makna atau pengertian yang dapat diambil
dari suatu data dengan menggunakan konversi-konversi yang umum digunakan di
dalam referensinya”.
       Sedangkan menenurut (Gordon B Davis, 2000,p10) bahwa informasi
adalah “Data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerima
dan mempunyai nilai yang nyata atau dapat dirasakan dalam bentuk-bentuk yang
sekarang atau keputusan-keputusan akan mendatang”.


2.2 Pengertian Content Management System (CMS)
       Content Management System, disingkat CMS adalah perangkat lunak yang
memungkinkan      seseorang   untuk    menambahkan      dan/atau   memanipulasi
(mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content
Management System) terdiri dari dua elemen:

      aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
      aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).

   Elemen CMA memperbolehkan manajer isi yang mungkin tidak memiliki
pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej
pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu
memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan
menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi
atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui
situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda,
walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis
Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan
pengarsipan. (http://id.wikipedia.org/wiki/CMS)



                                                                             6
2.3 Sekilas Tentang OpenCart

       OpenCart merupakan sistem online shopping open source cart berbasis
PHP. Sebuah solusi e-commerce untuk pedagang di internet dengan kemampuan
untuk menciptakan toko online, bisnis online, dan berpartisipasi dalam e-
commerce dengan biaya yang minimal. OpenCart dirancang memiliki akan
banyak fitur, mudah digunakan, dan Search Engine Friendly dan dengan
antarmuka visual yang menarik.

2.3.1 Persyaratan Sistem OpenCart
       OpenCart dapat diinstal pada server web yang menjalankan:
      Apache atau Windows IIS
      PHP 5
      MySQL


       OpenCart tidak akan bekerja dengan baik (atau sama sekali) tanpa
teknologi tersebut. Jika hosting tidak menyediakan teknologi ini biasanya dapat
menghubungi dukungan teknis pada hosting. Beberapa host mungkin mengenakan
biaya berulang tambahan untuk mengaktifkan update ini pada pemilik website.


2.3.2 Instalasi Pada OpenCart
       1.      Upload semua file dan folder ke server Anda dari folder "Upload".
       Hal ini dapat ke mana saja pilihan Anda. Contoh: / Public_html / toko
       atau / public_html
       2.      Untuk Linux / Unix pastikan folder berikut dan file dapat ditulis.


         chmod 0755 atau 0777 image /
         chmod 0755 atau 0777 image / cache /
         chmod 0755 atau 0777 cache /
         chmod 0755 atau 0777 download /
         chmod 0755 atau 0777 config.php
         chmod 0755 atau 0777 admin / config.php


       3.      Pastikan Anda telah menginstal sebuah Database MySQL.



                                                                                    7
       4.     Kunjungi alamat instalasi toko contoh: http://www.example.com
       5.     Ikuti petunjuk pada layar.
       6.     Hapus direktori instalasi.



2.4 Layanan Hosting Internet

       Layanan hosting internet adalah jasa layanan internet yang menyediakan
sumber daya peladen-peladen        untuk disewakan sehingga memungkinkan
organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP,
EMAIL, atau DNS. Peladen hosting terdiri dari sebuah peladen atau gabungan
peladen-peladen yang terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi.
Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu shared hosting, dedicated server, VPS
atau "Peladen maya terdedikasi", dan colocation server.
       Shared Hosting adalah layanan hosting di mana sebuah account hosting
ditaruh bersama-sama beberapa account hosting lain dalam satu server yang sama,
dan memakai services bersama-sama.
       Dedicated Server adalah server yang dipergunakan untuk menjalankan
aplikasi dengan beban tinggi dan tidak bisa dioperasikan dalam shared hosting
atau VPS. Server server tersebut bisa disediakan sendiri oleh penyewa atau
dipinjamkan dari pemilik lokasi pusat data kepada penyewa.


       VPS adalah Virtual Private Server atau server virtual. Server ini dibuat
dengan melakukan proses virtualisasi sistem operasi yang dipergunakan. Oleh
sebab itu maka didalam VPS terdapat beberapa sistem operasi yang berjalan
secara bersamaan
       Co location adalah sebuah tempat yang dipergunakan untuk meletakkan
server secara bersama sama di suatu gedung atau ruangan (pusat data). Server
server tersebut dipergunakan untuk berbagai macam kebutuhan seperti hosting,
penyimpanan data suatu perusahaan, vpn server dan berbagai macam kebutuhan
IT perusahaan yang lainnya.




                                                                              8
2.2 Pengertian Pemasaran
       Istilah marketing jika diartikan menurut istilah Indonesia adalah
pemasaran atau perniagaan. Sudah banyak para ahli dibidangnya yang
mendefinisikan tentang pemasaran yang kelihatannnya agak berbeda. Ada yang
menitik beratkan pada fungsi, segi barangnya, segi kelembagaannya, segi
managemennya dan ada pula yang menitikberatkan dari semua segi sebagai
sebuah sistem .
       Menurut (Nasution, Mulia. Se., 2006,p18) pemasaran adalah “Aktifitas
perusahaan yang mengadakan proses produksi untuk menghasilkan barang dan
jasa untuk mendapatkan kepuasan dengan operasi yang menguntungkan
produsen”.
       Dikemukakan berbeda menurut (Sofyan Assauri. Se. Mba., 2006,p8)
pemasaran adalah “Kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan
memuaskan kebutuhan serta keinginan melalui proses pertukaran”.


2.3 Pengertian Penjualan
       Penjualan merupakan salah satu fungsi dari pemasaran atau bagian dari
kegiatan pemasaran karena proses penjualan sangat penting dan menentukan oleh
karena itulah suatu perusahaan untuk dapat melakukan suatu penjualan yang baik
harus mempunyai pemasaran yang baik pula.
       Berbicara tentang penjualan, banyak para ahli yang bergerak dibidangnya
mendefinisikan tentang penjualan. Menurut (Nasution, Mulia. Se., 2006,p16)
bahwa pengertian penjualan adalah “Pola hubungan antar bagian-bagian yang
saling berkaitan untuk melakukan kegiatan yaitu memproses data penjualan
sehingga dihasilkan data yang cepat, tepat dan akurat yang dapat memuaskan
kedua belah pihak baik penjual maupun pembeli sehingga tujuan perusahaan
dapat tercapai”.
       Berbeda dengan (Saladin, Djaslin. H. Se., 2004,p21) yang mengemukakan
bahwa pengertian penjualan adalah “Proses social dan menajerial dimana
seseorang atau kelompok orang memperoleh apa yang mereka butuhkan dan
inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai”.




                                                                            9
2.4 Konsep Dasar Aplikasi Berbasis Web
2.4.1 E-Commerce
       Pada internet dikenal isitilah E-commerce. E-commerce menurut (Onno,
W. Purbo Dan Aang Arif Wahyudi., 2001,p2) adalah “Satu sel dinamis teknologi,
aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan
komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang,
pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik”.
       Pengertian lain dari E-commerce menurut (Riyanto, Tosin,. 2000,p1)
adalah “Proses pemesanan untuk produk barang atau jasa lewat teknologi
internet”.
       Dari pengertian diatas E-commerce memungkinkan anda bertransaksi
dengan cepat dan biaya yang murah.


2.4.2 Internet dan Intranet
       Referensi menurut (Suryana, T., 2000, p3) internet adalah “Kumpulan
sumber daya informasi atau kumpulan dari jaringan computer yang berbeda host,
client dan server yang secara bersama menyediakan dan menggunakan layanan
informasi dan hubungan”. Para pengguna dapat saling berkirim E-mail, File dari
suatu computer ke computer lain.
       Sedangkan Intranet menurut (Suryana, T., 2000,p7) adalah “Jaringan
yang tidak terhubung ke internet namun menggunakan standar komunikasi
internet dan fasilitas-fasilitas untuk menyediakan informasi user pada jaringan
pribadi”.
       Computer yang dihubungkan ke Internet adalah computer yang
menggunakan paket Transport Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).
TCP/IP yang dipakaui dalam sistem              Internet merupakan protocol yang
mempunyai kekukatan dalam menginterkoneksi berbagai sistem operasi. TCP/IP
adalah “Kumpulan umumdari aturan yang mengijinkan dari berbagai jenis sitem
untuk berkomunikasi”.


Elemen dasar dari internet ada tiga, yaitu :
   1. Penyedia layanan informasi
       Elemen ini menyediakan layanan informasi yang diakses melalui internet.
       Penyedia layanan informasi ini biasanya disebut provider yang


                                                                            10
       menyediakan informasi berupa situs yang didalamnya terdapat berbagai
       macam informasi.
   2. Pengguna
       Elemen ini mengakses informasi yang disediakan oleh layanan informasi.
       Pengguna biasa disebut dengan User yang memanfaatkan informasi dari
       penyedia layanan informasi.
   3. Penyedia layanan hubungan
       Elemen ini menyediakan layanan akses atau hubungan ke media informasi
       internet. Penyedia layananan hubungan biasa disebut Internet Service
       Provider yang menyediakan hubungan Internet ke pengguna untuk
       dihubungkan ke jaringan internet.


2.4.3 Layanan Informasi Internet


2.4.3.1 Layanan Berbasis Surat
       Referensi menurut (Onno, W. Purbo Dan Aang Arif Wahyudi., 2001, ),
Elektronik Surat (E-Mail) merupakan pelayanan untuk mengirim dan menerima
pesan-pesan. Setiap pesan dikirim dari suatu sistem ke sistem -sitem lain menuju
tujuan akhir.


2.4.3.2 Pelayanan Telnet
       Referensi menurut (Onno, W. Purbo Dan Aang Arif Wahyudi., 2001,p34),
Telnet adalah “Pelayanan yang memberikan kesempatan untuk menghubungi
sistem remote atau sistem yang terletak ditempat yang jauh”. Telnet dapat
digunakan untuk menghubungi host dinegara lain, kemudian bisa login ke host
tersebut. Telnet juga memberi kesempatan pada dua program bekerja secara
kooperatif dengan saling menukar data melalui internet.


2.4.3.3 File Transfer Protocol (FTP)
       Referensi menurut (Onno, W. Purbo Dan Aang Arif Wahyudi., 2001,p36)
File Transfer Protocol (FTP) adalah “Pelayanan yang memberikan kesempatan
untuk mentransfer file dari suatu sistem ke sistem lain”. Dalam internet, FTP
sering digunakan untuk menyalin file dari suatu host remote ke host local (Proses
Downloading) dan juga mentransfer file dari host local ke sebuah host remote


                                                                              11
(proses uploading). Akses untuk suatu server disebut anonymous FTP yang
memungkinkan semua pengguna dapat masuk server lain.


2.5 World Wide Web
       Referensi menurut (Onno, W. Purbo Dan Aang Arif Wahyudi., 2001,p25),
web atau yang secara utuh disebut World Wide Web adalah “Suatu layanan
internet yang menyajikan informasi menggunakan Hypermedia dimana setiap
halaman dapat berisi referensi ke suara atau gambar dalam format file tertentu”.
Web tidak dapat dikatan sebagai internet walaupun berhubungan sangat erat. Web
memberikan kesempatan untuk mencari dan menampilkan data apa saja yang
diakses oleh suatu hubungan dari web page, jadi dapat memungkinkan
pengaksesan layanan FTP melalui Web Browser, dokumen WWW ditulis dalam
bahasa yang disebut HTML yang pada intinya merupakan teks biasa dengan
format perintah tertentu.


2.5.1 Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
       Referensi menurut (Onno, W. Purbo Dan Aang Arif Wahyudi., 2001,p27)
Hypertext Transfer Protocol adalah “Bahasa yang terstruktur yang dirancang
untuk menandai dokumen yang dikirim pada internet dengan mengikuti aturan-
aturan penulisan tags”. Protokol HTTP bersifat request-response, yaitu client
menyampaikan request ke server dan server memberikan response yang sesuai
dengan request tersebut.


2.5.2 Web Browser dan Web Server
       Referensi menurut (Onno, W. Purbo Dan Aang Arif Wahyudi., 2001,p18),
Web Browser adalah program perangkat lunak pada sisi client yang bertugas
mengambil serta menampilkan informasi dalam web dari server. Sedangkan web
server merupakan server yang bertugas mengatur mekanisme layanan web.


2.6 Konsep Dasar Analisis Sistem
       Pengertian Konsep Dasar Analisis Sistem       menurut (Jogiyanto, Hm,
2002,p3) adalah “Suatu pengertian dari suatu sistem informasi yang utuh ke
dalam bagian-bagian komponensnya dengan maksud untuk mengindentifikasikan
dan mengevaluasi permasalahannya, kesempatan atau hambatan yang terjadi dan


                                                                             12
kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-
perbaikannya”.
       Berbeda dengan (Gordon B Davis, 2000,p5) pengertian Konsep Dasar
Analisis Sistem adalah “Sebagai orang yang menaganalisis sistem (mempelajari
masalah-masalah yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai
sistem) untuk mengidentifikasi pemecahan yang beralasan”.
       Berarti analisis sistem      bukan mempelajari proses mana yang harus
ditangani oleh computer dan mana proses yang dikerjakan secara manual, tetapi
penekanan dilakukan pada pemahaman secara detail dari suatu situasi untuk
menentukan perubahan apa yang harus dibuat.




2.7 Konsep Dasar Perancangan Basis Data
       Perancangan pada basis data (database) adalah perancangan yang
digunakan pada pembuatan sistem          informasi perangkat lunak (software) ini.
Basis data sendiri dapat didefinisikan sebagai berikut:
   1. Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang
       diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali
       dengan cepat dan mudah.
   2. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama
       sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudancy) yang tidak perlu
       untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
   3. Kumpulan file atau table atau pun arsip yang saling berhubungan yang
       disimpan dalam media penyimpanan elektronik.
       Perancangan basis data terdiri dari ERD (Entity Relationship Data),
       normalisasi, table relasi atau relasi File, struktur File.


2.7.1 Entity Relationship Diagram (ERD)
       Entity Relationship Diagram (ERD) menurut (Gordon B Davis, 2000,p17)
adalah “Model konsepsional untuk mendeskripsikan hubungan atau relasi atar
penyimpanan”. Jadi Entity Relationship Diagram digunakan untuk pemodelan
struktur hubungan antar data. Komponen-komponen yang digunakan yaitu:
   1. Entitas (Entity), objek yang diidentifikasi dalam lingkungan pemakai,
       sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks yang dirancang.


                                                                               13
   2. Atribut, elemen dari entitas yang berfungsi mendeskripsikan karakteristik
       dari entitas.
   3. relasi antar entitas, lebih dari suatu entitas yang saling berelasi.


2.7.2 Normalisasi
       Menurut (Fathansyah, 2001,p16) bahwa normalisasi merupakan “Suatu
upaya untuk memperoleh sebuah basis data dengan struktur yang baik dan ruang
penyimpanan yang efisien dengan menerapkan aturan pada setiap skema relasi”.




2.7.3 Tabel Relasi
       Pengertian Table Relasi menurut (Fathansyah, 2001,p23) adalah “Data
yang menggambarkan hubungan antara table yang satu dengan table yang
lainnya”.
       Model basis data relational sering pula disebut sebagai model Relasional
atau Basis Data Relasional. Model Basis Data ini ditemukan atau diperkenalkan
pertama kalinya oleh E.F Codd. Model basis data menunjukan suatu cara atau
mekanisme yang digunakan untuk mengelola atau mengorganisasi data secara
fisik dalam memori sekunder yang berdampak pula pada bagaimana kita
mengelompokan dan membentuk keseluruhan data yang terkait dalam sistem
yang sedang ditinjau.


2.7.4 Struktur Data (File)
       Struktur data (File) menurut (Fathansyah, 2001,p28) adalah “Suatu objek
sistem perangkat lunak yang merupakan elemen-elemen dari sistem perangkat
lunak yang dirancang pada salah satu objek tersebut”. Struktur data terdiri dari
elemen-elemen data yang disebut dengan item data, sehingga secara prinsip
struktur data ini dapat digambarkan dengan menyebutkan nama dari item-item
datanya.


2.8 Basis Data (Database)
       Basis Data (Database) merupakan “Salah satu komponen yang paling
penting di dalam sistem informasi karena merupakan dasar dalam menyediakan
informasi bagi pemakai”, Dikemukakan oleh (Fathansyah, 2001,p32). Database


                                                                             14
terdiri dari berbagai macam data yang tersusun sehingga pemakai dapat dengan
mudah untuk menambah, mengurangi, menghapus ataupun mengambil data yang
dibutuhkan. Tujuan dari desain Database yaitu untuk menentukan data-data yang
dibutuhkan dalam sistem , sehingga informasi yang nantinya akan dihasilkan
dapat terpenuhi dengan baik.


2.9 Structure Query Language (SQL)
        Structure Query Language (SQL) menurut (Fathansyah, 2001,p8)
merupakan “Salah satu bahasa untuk mengolah database yang didukung oleh
banyak database server”. Dalam konteks bahasa SQL pada umumnya informasi
tersimpan dalam table-tabel yang secara logic merupakan struktur dua dimensi
yang terdiri atas baris-baris data (row atau record) yang berada dalam satu atau
lebih kolom. SQL – Bahasa query terstruktur merupakan suatu cara dimana
aplikasi selalu mengirimkan perintah ke database relasional. Penggunaan bahasa
ini sangat penting bagi penggunaan aplikasi yang cukup besar dan akan menjadi
lebih hemat waktu pemrograman jika menggunakan database yang sama.


2.10 Sekilas tentang PHP
        Referensi menurut ABD[1], Hypertext Prepocessor dikenal sebagai
sebuah bahasa Scripting yang menyatu dengan tag-tag HTML, dieksekusi di
server dan digunakan untuk membuat jalaman web yang dinamis dan menarik.
Versi awal dari PHP yang dibuat oleh Rasmus Lerduff pada tahun 1995. dengan
nama awalnya yaitu PHP/FI (Form Interface). PHP merupakan script untuk
pemrograman script server-side script secara on the fly sedangkan yang dimaksud
dengan server side script adalah sintaks dan perintah-perintah yang diberikan
akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan pada dokumen HTML,
dokumen HTML yang dihasilakn dari suatu aplikasi setiap program PHP disebut
script. Script berupa file teks yang dapat dibuat dengan menggunakan program
editor file teks biasa seperti notepad atau ultra edit.


2.11 PhpMyAdmin
        phpMyAdmin adalah suatu aplikasi yang dibuat dengan bahasa
pemrograman PHP yang ditujukan untuk pengelolaan basis data MySQL melalui
Internet. Proyek ini dimulai pada tahun 1998 oleh Tobias Ratschiller dan pada


                                                                             15
tahun 2001 diteruskan pengembangannya melalui SourceForge oleh Olivier
Müller,        Marc         Delisle         dan   Loïc       Chapeaux.
(http://id.wikipedia.org/wiki/PhpMyAdmin)




                                                                   16

								
To top