MAKALAH EKSPOR IMPOR INDONESIA

Document Sample
MAKALAH EKSPOR IMPOR INDONESIA Powered By Docstoc
					               NAMA :        DONNI NOVIYADI

               KELAS :       X-2




               SMAN 4 TASIKMALAYA

JL. LETKOL RE. DJAELANI CILEMBANG TLP. (0265) 330015
        CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA 46123
KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillhahirabil’alamin, puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT., sebagai
pencipta atas segala kehidupan yang kita lihat, kita dengar dan kita rasa yang
senantiasa memberikan rahmat, hidayah dan inayah-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan tugas ekonomi ini. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah
kepada Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan para
pengikutnya yang tetap istiqomah hingga yaumil akhir.

Terima kasih dan rasa syukur yang dalam, penulis sampaikan kepada Bapak dan
Mamaku tersayang yang telah membesarkan dan mendidikku dengan kesabaran,
kasih sayang, doa dan cucuran keringat yang mengalir selama hidup ini. Sungguh,
kasih sayang Bapak dan Mama adalah anugerah terindah yang tak dapat tergantikan
oleh apa pun.

Dalam kesempatan ini, penulis juga ingin mengucapkan terima kasih dengan hati
yang tulus kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah
ini semoga Allah senantiasa membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda.

Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari
semua pihak guna perbaikan di masa yang akan datang. Akhirnya semoga amal baik
yang telah diberikan oleh semua pihak kepada penulis, mendapat balasan yang
setimpal dari Allah SWT. Harapan penulis semoga makalah ini dapat bermanfaat
bagi semua pihak.
PENDAHULUAN

Beberapa orang menganggap bahwa ilmu ekonomi dimulai dan diakhiri dengan
hukum permintaan dan penawaran. Jelas bahwa anggapan ini terlalu mengandalkan
ilmu ekonomi satu seksi atau ilmu ekonomi satu menit. Akan tetapi hukum yang
dikenal dengan hukum penawaran dan permintaan memang merupakan bagian yang
terpenting dalam pemahaman kita mengenai sistem pasar.

Pertama kita perlu mengetahui apa saja yang mempengaruhi permintaan dan
penawaran komoditi tertentu berikutnya baru kita dapat melihat bagaimana
permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana
sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi
terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran. Permintaan dan
penawaran membantu kita dalam memahami keberhasilan sistem harga dan juga
kegagalannya.

Makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu mata kuliah Softskill dan
mengetahui permintaan dan penawaran dalam menentukan keberhasilan sistem
harga dan juga kegagalannya.
PERMINTAAN DAN PENAWARAN

   1. A. Pengertian Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang atau komoditi yang diminta oleh pembeli untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat sosial dalam suatu pasar ekonomi sedangkan
penawaran adalah jumlah barang atau komoditi yang akan diproduksi dan
ditawarkan untuk dijual dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat sosial
dalam suatu pasar ekonomi.

   1. Hukum permintaan dan Penawaran

Hukum permintaan adalah makin tinggi harga suatu barang, makin sedikit jumlah
barang yang diminta dan sebaliknya makin rendah harga suatu barang makin
banyak jumlah barang yang diminta. Adanya kenaikan permintaan menyebabkan
kenaikan harga pada harga ekuilibrium maupun kuantitas ekuilibrium. Penurunan
permintaan akan menyebabkan penurunan harga ekuilibrium maupun kuantitas
ekuilibrium.

Hukum penawaran adalah makin tinggi harga suatu barang, makin banyak jumlah
barang yang ditawarkan oleh para penjual dan sebaliknya makin rendah harga suatu
barang, makin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Kenaikan harga penawaran
akan menyebabkan penurunan harga ekuilibrium dan menyebabkan kenaikan
kuantitas ekuilibrium. Penurunan penawaran menyebabkan kenaikan harga
ekuilibrium dan menyebabkan penurunan kuantitas ekulibrium

Kurva permintaan adalah suatu kurve yang menggambarkan sifat hubungan antara
harga suatu barang dan jumlah barang tersebut yang diminta oleh para pembeli.
Kurve permintaan dibuat berdasarkan data riil di masyarakat tentang jumlah
permintaan suatu barang pada berbagai tingkat harga, yang disajikan dalam bentuk
tabel.

   1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi

Permintaan seseorang atau suatu masyarakat akan suatu barang ditentukan

oleh banyak faktor. Diantara faktor-faktor tersebut yang terpenting adalah :

   1.   Harga barang itu sendiri
   2.   Harga barang-barang lain yang bersifat substitutif terhadap barang tersebut
   3.   Pendapatan rumah-tangga atau pendapatan masyarakat
   4.   Selera seseorang atau masyarakat
   5.   Jumlah penduduk.

Fungsi permintaan ( demand function) adalah persamaan yang menunjukkan
hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dan semua faktor-faktor yang
mempengaruhinya.

Berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan seperti yang telah
disebutkan diatas, maka dapat disusun fungsi permintaan umum, sebagai berikut :

Qd = f ( Pq, Ps.i, Y, S, D), di mana :
Qd = jumlah barang yang diminta

Pq = harga barang itu sendiri

Ps.i = harga barang-barang substitusi ( i = 1,2,…,n)

Y = pendapatan

S = selera

D = jumlah penduduk.

Pengaruh Faktor-Faktor Selain Harga Barang Itu Sendiri Terhadap Permintaan

Perubahan permintaan suatu barang yang dipengaruhi oleh faktor-faktor selain
harga barang itu sendiri, akan ditunjukkan oleh pergeseran kurve permintaan ke kiri
atau ke kanan. Pergeseran ke kiri menunjukkan penurunan jumlah permintaan,
sedangkan pergeseran ke kanan menunjukkan peningkatan jumlah permintaan.

Kurva Penawaran dan Fungsi Penawaran

Faktor – faktor yang mempengaruhi penawaran :

1     Harga barang itu sendiri

2     Harga barang-barang lain (barang-barang substitusi)

3     Biaya produksi

4     Tujuan-tujuan perusahaan

5     Tingkat teknologi yang digunakan

Kurve penawaran adalah kurve yang menunjukkan hubungan antara tingkat harga
barang tertentu dan jumlah barang tersebut yang ditawarkan oleh penjual. Kurve ini
dibuat atas dasar data riel mengenai hubungan tingkat harga barang dan jumlah
penawaran barang tersebut yang dinyatakan dalam daftar penawaran (tabel
penawaran).

Fungsi penawaran adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah
barang yang ditawarkan oleh penjual dan semua faktor yang mempengaruhinya.
Fungsi penawaran secara umum ditulis :

Qs = f (Pq, Pl.i, C, O, T), di mana :

Qs = jumlah barang yang ditawarkan

Pq = harga barang itu sendiri

Pl.i = harga barang-barang lain (i = 1,2, ….,n)

O = tujuan-tujuan perusahaan
T = tingkat teknologi yang digunakan.

Pengaruh Faktor-Faktor Selain Harga Barang Itu Sendiri

Apabila pengaruh harga barang itu sendiri (Pq) terhadap jumlah barang yang
ditawarkan (Qs) ditunjukkan oleh gerakan naik-turun di sepanjang kurve penawaran,
maka untuk pengaruh harga barang-barang lain (Pl), biaya produksi (C), tujuan-
tujuan perusahaan (O), dan teknologi (T) ditunjukkan oleh pergeseran kurve
penawaran ke kiri atau ke kanan.

Penentuan Harga Pasar dan Jumlah Barang Yang Diperjualbelikan

Harga pasar atau harga keseimbangan :

Tingkat harga di mana jumlah barang yang ditawarkan oleh para penjual sama
dengan jumlah barang yang diminta oleh para pembeli. Pada kondisi demikian
dikatakan bahwa pasar dalam keadaan keseimbangan atau ekuilibrium.

Penentuan harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan dalam keadaan

keseimbangan dapat dilakukan melalui tiga cara :

   1. tabel (angka)
   2. grafik (kurve)
   3. matematik

Untuk menentukan keadaan keseimbangan pasar kita dapat menggabungkan tabel
permintaan dan tabel penawaran menjadi tabel permintaan dan penawaran.

Keadaan keseimbangan pasar dapat ditentukan dengan menggabungkan kurve
permintaan dan kurve penawaran menjadi kurve permintaan dan penawaran.

Keadaan keseimbangan dapat pula ditentukan secara matematik, yaitu dengan
memecahkan persamaan permintaan dan persamaan penawaran secara serentak
atau simultan.

   1. D. Penentuan Harga Keseimbangan

Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang
terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran.
Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil
kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas
yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah
tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan
pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

Untuk menentukan keadaan keseimbangan pasar kita dapat menggabungkan tabel
permintaan dan tabel penawaran menjadi tabel permintaan dan penawaran.

Keadaan keseimbangan pasar dapat ditentukan dengan menggabungkan kurve
permintaan dan kurve penawaran menjadi kurve permintaan dan penawaran.
Keadaan keseimbangan dapat pula ditentukan secara matematik, yaitu dengan
memecahkan persamaan permintaan dan persamaan penawaran secara serentak
atau simultan

EKSPOR DAN IMPOR

Pengertian / Definisi Ekspor dan Impor Serta Kegiatannya

Kegiatan menjual barang atau jasa ke negara lain disebut ekspor, sedangkan
kegiatan membeli barang atau jasa dari negara lain disebut impor, kegiatan
demikian itu akan menghasilkan devisa bagi negara. Devisa merupakan masuknya
uang asing kenegara kita dapat digunakan untuk membayar pembelian atas impor
dan jasa dari luar negeri.

Kegiatan impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Produk impor
merupakan barang-barang yang tidak dapat dihasilkan atau negara yang sudah
dapat dihasilkan,tetapi tidak dapat mencukupi kebutuhan rakyat.

A. Produk ekspor dan impor dari negara Indonesia

Secara umum produk ekspor dan impor dapat dibedakan menjadi dua yaitu barang
migas dan barang non migas. Barang migas atau minyak bumi dan gas adalah
barang tambang yang berupa minyak bumi dan gas. Barang non migas adalah
barang-barang yangukan berupa minyak bumi dan gas,seperti hasil
perkebunan,pertanian,peternakan,perikanan dan hasil pertambangan yang bukan
berupa minyak bumi dan gas.

1. Produk ekspor Indonesia

Produk ekspor Indonesia meliputi hasil produk pertanian, hasil hutan, hasil
perikanan, hasil pertambangan, hasil industri dan begitupun juga jasa.

a. Hasil Pertanian

Contoh karet, kopi kelapa sawit, cengkeh,teh,lada,kina,tembakau dan cokelat.

b. Hasil Hutan

Contoh kayu dan rotan. Ekspor kayu atau rotan tidak boleh dalam bentuk kayu
gelondongan atau bahan mentah, namun dalam bentuk barang setengah jadi
maupun barang jadi, seperti mebel.

c. Hasil Perikanan

Hasil perikanan yang banyak di ekspor merupakan hasil dari laut. produk ekspor
hasil perikanan, antara lain ikan tuna, cakalang, udang dan bandeng.

d. Hasil Pertambangan

Contoh barang tambang yang di ekspor timah, alumunium, batu bara tembaga dan
emas.

e. Hasil Industri
Contoh semen, pupuk, tekstil, dan pakaian jadi.

f. Jasa

Dalam bidang jasa, Indonesia mengirim tenaga kerja keluar negeri antara lain ke
malaysia dan negara-negara timur tengah.

2. Produk Impor Indonesia

Indonesia mengimpor barang-barang konsumsi bahan baku dan bahan penolong
serta bahan modal. Barang-barang konsumsi merupakan barang-barang yang
digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,seperti makanan, minuman, susu,
mentega, beras, dan daging. bahan baku dan bahan penolong merupakan barang-
barang yang diperlukan untuk kegiatan industri baik sebagai bahan baku maupun
bahan pendukung, seperti kertas, bahan-bahan kimia, obat-obatan dan kendaraan
bermotor.

Barang Modal adalah barang yang digunakan untuk modal usaha seperti mesin,
suku cadang, komputer, pesawat terbang, dan alat-alat berat. produk impor
indonesia yang berupa hasil pertanian, antara lain, beras, terigu, kacang kedelai
dan buah-buahan. produk impor indonesia yang berupa hasil peternakan antara lain
daging dan susu.

Produk impor Indonesia yang berupa hasil pertambangan antara lan adalah minyak
bumi dan gas, produk impor Indonesia yang berupa barng industri antara lain adalah
barang-barang elektronik, bahan kimia, kendaraan. dalam bidang jasa indonesia
mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri.

B. Kegiatan pertukaran barang dan jasa antara Indonesia dan luar negeri

Secara umum pertukaran barang dan jasa antara satu negara dengan negara lain
dilakukan dalam bentuk kerjasama antar lain:

1. Kerjasama Bilateral

kerjasama bilateral adalah kerjasama yang dilakukan oleh kedua negara dalam
pertukaran barangdan jasa.

2. Kerjasama regional

kerjasama regional adalah kerjasama yang dilakukan dua negara atau lebih yang
berada dalam satu kawasan atau wilayah tertentu.

3. Kerjasama multilateral

kerjasama multilateral adalah kerjasama yang dilakukan oleh lebih dua negara yang
dilakukan dari seluruh dunia.

C. Manfaat kegiatan ekspor dan impor

Berikut ini manfaat dari kegiatan ekspor dan impor

1. Dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
2. Pendapatan negara akan bertambah karena adanya devisa.

3. Meningkatkan perekonomian rakyat.

4. Mendorong berkembangnya kegiatan industri

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:4149
posted:7/2/2011
language:Indonesian
pages:9