Latar Belakang Data Dan Informasi

Description

Latar Belakang Data Dan Informasi document sample

Shared by: tgw21361
-
Stats
views:
224
posted:
6/30/2011
language:
Indonesian
pages:
23
Document Sample
scope of work template
							Direktorat Jenderal Hortikultura
KEMENTERIAN PERTANIAN




    PENGELOLAAN DATA DAN
       INFORMASI DITJEN
         HORTIKULTURA


    Disampaikan pada : Forum Komunikasi Statistik dan Sistem
                      Informasi Pertanian
                    Mataram, 16 Juni 2010
 VISI

Terwujudnya sistem produksi hortikultura yang
efisien, berdaya saing dan berkelanjutan serta
menghasilkan produk yang mencukupi dan
aman konsumsi
   MISI
1. Mendorong terciptanya kebijakan dan regulasi
   untuk pengembangan agribisnis hortikultura
2. Mendorong meningkatnya investasi hortikultura
3. Mendorong tersedianya infrastruktur kawasan dan
   sistem distribusi hortikultura
4. Membina ketersediaan benih, pupuk dan sarana
   produksi lainnya
5. Membina penerapan teknologi maju dan ramah
   lingkungan
6. Membina penerapan sistem perlindungan tanaman
   Hortikultura
   MISI
7. Membina penerapan sistem pasca panen,
   pengolahan dan pemasaran hortikultura
8. Mendorong terbinanya sistem penyuluhan,
   informasi pembiayaan dan pelayanan lainnya
9. Mendorong terbinanya sistem sumberdaya
   manusia (SDM) yang profesional
10.Membina kelembagaan dan manajemen yang
   efektif, efisien dan profesional
11.Mendorong penerapan sistem jaminan keamanan
   pangan segar asal hortikultura
Tujuan

1. Meningkatnya ketersediaan produk
   hortikultura bermutu dan bahan
   baku industri olahan
2. Meningkatnya daya saing produk
   hortikultura di pasar domestik
   maupun internasional
3. Meningkatnya luas lahan produksi
   hortikultura yang ramah lingkungan
4. Meningkatkan kesejahteraan petani
       Strategi Pengembangan
       Hortikultura melalui 6 Pilar :
1. Pengembangan Kawasan Agribisnis
     Hortikultura
2.   Penataan Rantai Pasokan (Supply Chain
     Management)
3.   Penerapan Budidaya Pertanian yang Baik
     (Good Agricultural Practices/GAP) dan
     Standard Operating Procedure (SOP)
4.   Fasilitasi Terpadu Investasi Hortikultura
     (FATIH)
5.   Pengembangan Kelembagaan Usaha
6.   Peningkatan Konsumsi dan Akselerasi
     Ekspor
Komoditas Binaan Ditjen
Hortikultura (SK Mentan No.
511/Kpts/PD 310/9/2006)

1. Komoditas Buah-buahan    = 60 Jenis
2. Komoditas Sayuran        = 80 Jenis
3. Komoditas Biofarmaka     = 66 Jenis
4. Komoditas Tanaman Hias   = 117 Jenis
         JUMLAH             = 323 Jenis
Komoditas yang telah dipantau
melalui SPH = 90 Jenis


1. Komoditas Buah-buahan    = 26 Jenis
2. Komoditas Sayuran        = 25 Jenis
3. Komoditas Biofarmaka     = 15 Jenis
4. Komoditas Tanaman Hias   = 24 Jenis
         JUMLAH             = 90 Jenis
Pengelompokan Jenis Tanaman :
1. Buah Tahunan Pohon dan Perdu : alpukat, duku,
   durian, jambu air, mangga, manggis, nangka, jeruk,
   belimbing, salak, sirsak, apel, dan jambu biji
2. Buah Semusim dan Merambat : markisa, anggur,
   melon, semangka, blewah dan stroberi
3. Buah Terna : nenas, pepaya dan pisang
4. Sayuran Umbi : bawang merah, bawang putih,
   kentang, lobak dan wortel
5. Sayuran Daun : bawang daun, kol/kubis, petsai/
   sawi, kembang kol, kangkung dan bayam
6. Sayuran Buah : cabe besar, cabe rawit, kacang
   merah, paprika, tomat, terong, buncis, ketimun, labu
   siam, kacang panjang, melinjo, petai dan jengkol
7. Jamur
         Pengelompokan .... lanjutan
8. Tanaman Hias Daun/Bunga Potong : anggrek,
   anthurium bunga, anyelir, gerbera, gladiol, heliconia,
   krisan, mawar, sedap malam, dracaena,
   phylodendron, monstera, cardyline, anthurium daun,
   dan pakis
9. Tanaman Hias Pot dan Taman : palem, aglonema,
   euphorbia, adenium, soka, difenbacia, sansieviera
   dan calladium
10.Tanaman Hias Tabur : melati
11.Tanaman Biofarmaka Rimpang : jahe, lengkuas,
   kencur, kunyit, lempuyang, temulawak, temuireng,
   temukunci dan dringo
12.Tanaman Biofarmaka Non Rimpang : kapulaga,
   mengkudu/pace, mahkota dewa, kejibeling,
   sambiloto dan lidah buaya
     Sasaran Produksi dan PDB Hortikultura
     Tahun 2010 :
No                        URAIAN                   SASARAN      PENING
                                                                KATAN
                                                                 (%)
I    A.   Produksi Buah :                         18.853.058
          • Buah Tahunan Pohon dan Perdu (Ton)      9.549.879      3,40
          • Buah Semusim dan Merambat (Ton)          814.400       3,77
          • Buah Terna (Ton)                        8.488.779      2,53
     B.   Produksi Sayuran :                      10.612.372
          • Sayuran Umbi (Ton)                      2.463.006      2,54
          • Sayuran Daun (Ton)                      3.186.699      2,65
          • Sayuran Buah (Ton)                      4.912.108      3,59
          • Jamur (Ton)                               50.559       8,55
     C.   Produksi Tanaman Hias :
          • T. Hias Bunga/Daun Potong (Tangkai)   248.080.490      7,22
          • T. Hias Pot dan Taman (Pohon)          12.183.236      5,00
          • T. Hias Bunga Tabur (Kg)               24.970.713     11,34
                                         Sasaran .... Lanjutan
No                        URAIAN                 SASARAN       PENING
                                                               KATAN
                                                                (%)
      D.   Produksi Biofarmaka :                487.933.227
           • Tan. Biofarmaka Rimpang (Kg)        417.906.019      2,33
           • Tan. Biofarmaka Non Rimpang (Kg)     70.027.208      2,74


II.        PDB Subsektor Hortikultura (Atas          88.851
           Dasar Harga Berlaku)
           • Buah-buahan (Rp. Milyar)                46.721
           • Sayuran (Rp. Milyar)                    30.106
           • Tanaman Hias (Rp. Milyar)                 5.039
           • Biofarmaka                                6.985
     Perkembangan Produksi Hortikultura
     Tahun 2005 -2009
N     Komodi                                    Produksi
o       tas
                     2005          2006          2007          2008         2009*
1.   Buah2an        14.786.599    16.171.130    17.116.622    18.027.889    18.521.552
     (Ton)
2.   Sayuran         9.101.987     9.527.463     9.455.464    10.035.094    10.510.054
     (Ton)
3.   Tan. Hias :
     • Bunga Po    173.240.364   166.645.684   179.374.218   205.564.659   262.667.876
     tong (Tgk)
     • Dracaena      1.131.621      905.039      2.041.962     1.863.764     2.251.840
     (batang)
     • Melati       22.552.537    24.795.996    15.775.751    20.388.119    28.262.919
     (Kg)
     Palem            751.505       986.340      1.171.768     1.149.420     1.476.641
     (Pot)
4.   Biofarma      342.388.877   447.557.634   474.911.940   465.257.355   472.316.096
     ka (Kg)


     * = Angka Sementara
     Perkembangan PDB* Hortikultura
     Tahun 2005 -2009

N      Komodi tas                        Nilai PDB (Milyar Rp)
o
                       2005       2006         2007         2008         2009**
1.   Buah2an           31.694     35.448        42.362       47.060       50.595
2.   Sayuran           22.630     24.694        25.587       28.205       29.005
3.   Tan. Hias          4.662      4.734         4.741           4.960     5.348
4.   Biofarmaka         2.806      3.762         4.105           3.853     4.109
HORTIKULTURA          61.792     68.639        76.795       84.078       89.057

     * = Hasil kajian Ditjen Hortikultura
     ** = Angka Ramalan
    KEGIATAN PERSTATISTIKAN DAN
   SISTEM INFORMASI HORTIKULTURA
             TAHUN 2010
1. Menyelenggarakan acara Sinkronisasi ASEM dan
   ATAP Hortikultura bekerjasama dengan
   Pusdatin Kementan dan BPS
2. Menyusun Buku Pedoman Pengumpulan Data
   Produktivitas Hortikultura Secara Nasional
   (bawang merah dan cabe) bekerjasama dengan
   Pusdatin Kementan dan BPS
3. Melakukan Pengumpulan Data Produktivitas
   (ubinan) Bawang Merah dan Cabe di 10 Propinsi
   (Sumut, Sumbar, Sumsel, Lampung, Jabar,
   Jateng, DIY, Jatim, NTB dan Sulsel) bekerjasama
   dengan Pusdatin Kementan dan BPS
                Kegiatan 2010 ….. Lanjutan :

4. Penghitungan PDB Hortikultura Tahun
   2009 (Kajian Ditjen Hortikultura)
5. Inisiasi Metode Peramalan Hortikultura
6. Pemasyarakatan Hortikultura Melalui
   Sistem Informasi Berbasis Website
7. Penyempurnaan Jaringan Sistem
   Informasi Hortikultura
     RENCANA INDIKATIF TAHUN 2011
1. Pertemuan Sinkronisasi ASEM, ATAP dan
     ARAM Hortikultura bekerjasama dengan
     Pusdatin Kementan dan BPS
2.   Penyusunan Buku Pedoman Pengumpulan
     Data Produktivitas Hortikultura Secara
     Nasional bekerjasama dengan Pusdatin
     Kementan dan BPS
3.   Implementasi Produktivitas Hortikultura
     Komoditas Unggulan (Cabe dan Bawang)
4.   Penghitungan PDB Hortikultura per Kelompok
     Komoditas Bekerjasama Dengan Pusdatin
     Kementan dan BPS
5.   Pengukuran Luas Areal dengan Peralatan GPS
     bekerjasama dengan Pusdatin Kementan
                 Rencana 2011 …. Lanjutan :
8. Pemasyarakatan Hortikultura Melalui Sistem
   Informasi Berbasis Website
9. Penyempurnaan Jaringan Sistem Informasi
   Hortikultura
10.Penyusunan Metode Peramalan
   Hortikultura
11.Penyusunan angka produksi tingkat
   Kabupaten (Bekerjasama dg BPS)
12.Pembahasan Angka Konversi beberapa
   komoditas unggulan (utamanya tan.hias)
13.Peningkatan Kapabilitas Pengelola Data
   Pelatihan Metodologi Ubinan
   Pelatihan Metodologi Angka Ramalan
      Dukungan Instansi Terkait
No.        KEGIATAN            DUKUNGAN YG DIHARAPKAN
                              PUSDATIN               BPS
1.    Pertemuan            Pembahasan         Pembahasan data
      Sinkronisasi ASEM,   data
      ATAP dan ARAM
2.    Penyusunan Pedoman Pembahasan           Pembahasan
      Data Produktivitas metodologi           metodologi
      Hortikultura
3.    Implementasi         Pelatihan          • Penyediaan
      Produktivitas Cabe   Instruktur           Daftar Sampel
      dan Bawang                                Blok Sensus
                                              • Penyediaan Peta
                                                Sketsa BS
4.    Penghitungan PDB     • Penanggung       • Penyusunan
      Hortikultura per       jawab kegiatan     metodologi
      Kelompok             • Survey           • Survey lapangan
                             lapangan
5.    Pengukuran Luas      • Penanggung
      Areal dengan           jawab kegiatan           -
      Peralatan GPS        • Survey
                        Dukungan ….Lanjutan :
No       KEGIATAN          PUSDATIN                BPS
     .
6. Penyempurnaan      • Pengembangan
   Jaringan dan         jaringan nirkabel            -
   Website            • Penambahan
                        koneksi
7. Penyusunan         Pembahasan            Pembahasan
   Metode Peramalan   metodologi            metodologi
   Hortikultura
8. Penyusunan angka                         Penyediaan data
   produksi tingkat             -           produksi per
   Kabupaten                                kabupaten
9. Pembahasan         Penentuan             Penentuan metod.
   Angka Konversi     metodologi dan data   dan data
10 Peningkatan        • Pelatihan           • Pelatihan Metod.
   Kapabilitas          Metodologi Ubinan     Ubinan
                      • Pelatihan           • Pelatihan
                        Metodologi ARAM       Metodologi ARAM
            PERMASALAHAN

1. Kinerja Pelaporan SPH di beberapa provinsi
   masih rendah akibat kurangnya SDM yang
   handal
2. Tingginya tingkat mutasi pegawai di daerah,
   banyak Mantan yang sudah terlatih
   dipindahkan ketempat lain
3. Kualitas data yang dikumpulkan masih
   meragukan, seperti produktivitas yang
   berfluktuatif dari waktu ke waktu
4. Dana yang diperlukan untuk pembinaan data
   (untuk pengadaan peralatan dan insentif
   petugas) dirasa masih belum memadai
      Solusi Pemecahan Masalah
1. Perlu dilakukan pembinaan SDM pengelola
   data secara berkelanjutan

2. Diharapkan adanya dukungan Pemda untuk
   melakukan pembinaan/pelatihan bagi
   petugas/Mantan yang baru diangkat

3. Kegiatan pengukuran produktivitas/ubinan
   hortikultura (diutamakan untuk komoditas
   unggulan) perlu diintensifkan

4. Diharapkan Pemda dapat mengalokasikan
   dana APBD bagi kegiatan perstatistikan di
   daerah, disamping dana APBN dari Pusat.

						
Related docs
Other docs by tgw21361
Large Government Contractors
Views: 11  |  Downloads: 0
Lasting Power of Attorney Contract
Views: 37  |  Downloads: 0
Learner License Laws in Ga
Views: 2  |  Downloads: 0
Landscaping Job Form
Views: 4  |  Downloads: 0
Learning Centre Investment Strategy
Views: 23  |  Downloads: 0
Lease Agreement Alberta
Views: 10  |  Downloads: 0
Landscaping Business Forms - PowerPoint
Views: 4  |  Downloads: 0
Learning About Basic of Bussiness Management
Views: 8  |  Downloads: 0
Last Day of Work Notice
Views: 70  |  Downloads: 0