Docstoc

filsafat Olahraga

Document Sample
filsafat Olahraga Powered By Docstoc
					HAKIKAT ILMU OLAHRAGA

              Oleh:
  SRI SANTOSO SABARINI,M.Or
  http://susnadispd.blogspot.com/
        ILMU OLAHRAGA
ILMU OR: Merupakan ilmu terapan yang
menggunakan cara pendekatan interdisipliner
dan juga kros-disipliner.
Ilmu-ilmu pendukungnya meliputi: ilmu alam,
ilmu sosial, dan juga humaniora.
ILMU OR merupakan bagian dari ilmu, landasan
ontologis, epistemologis dan aksiologis berlaku
pada Ilmu OR, yang membatasi kekhususannya
pada objek yang menjadi bidang kajiannya.
          MEDAN KAJIAN
Secara ontologis medan kajian ilmu
   keolahragaan meliputi;
1. Bermain
2. Olahraga
3. Pendidikan Jasmani
4. Rekreasi
5. Tari
             BERMAIN
Adalah dorongan naluri, fitrah manusia,
secara suka rela tanpa paksaan
didalamnya mengandung unsur
pendidikan sebagai upaya menuju
kedewasaan melalui rangsangan fisik,
mental sosial dan moral yang berguna
untuk mencapai pertumbuhan dan
perkembangan secara normal.
                  Olahraga
Istilah secara generik OR secara sempit berarti prestasi-
kompetisi-elit untuk segelintir individu berkemampuan
super yang pelaksanaannya dikelola secara formal
seperti yang lazim dijumpai dalam cabang-cabang OR
resmi, tetapi juga jenis aktivitas jasmani lain yang
tujuannya dapat diidentivikasi sbb:
OR Pendidikan
OR Kesehatan
OR Rekreatif
OR Rehabilitatif
OR Kompetitif
      Pendidikan Jasmani
Adalah proses sosialisasi via aktivitas
jasmani, bermain atau olahraga yang
bersifat selektif untuk mencapai tujuan
pendidikan pada umumnya.
              Rekreasi
Adalah suatu bentuk kegiatan sukarela
dalam waktu luang bukan aktivitas survival
yang berupa aktivitas jasmani atau
kegiatan berolahraga.
               Tari
Adalah fenomena peragaan keterampilan
ketangkasan yang bernuansa seni atau
estetika.
Ilmu Olahraga mengkaji tentang fenomena manusia
yang berolahraga / bergerak dengan aturan tertentu.
Fenomena tersebut dapat diidentifikasi antara lain:

  Biologis                 Historis
  Anatomis                 Filosofis
  Fisiologis               Estetis
  Psikologis               Etika dan Moral
  Mekanis                  Religius
  Pedagogis                Teknologis
  Medis                    Manajerial
  Sosiologis
     Olahraga Sebagai Disiplin
            Akademik
Kiblat perkembangan ilmu olahraga di Indonesia adalah
Amerika.
Di Amerika kebanyakan generasi senior berkecimpung
di bidang penjas (Physical Education) perkembangannya
lebih mengarah ke pendidikan profesi dibanding subyek
keilmuannya (akademik).
Namun demikian pendidikan akademik memang bisa
dikombinasikan dengan pendidikan profesi.
Disiplin akademik adalah suatu tubuh pengetahuan
(body knowledge) yang terorganisasi dan secara kolektif
terpadu dalam materi studi formal.
   Definisi Ilmu Keolahragaan:
Menurut hasil semiloka nasional th 1998 di
  Surabaya;
Ilmu Keolahragaan adalah pengetahuan
  yang sistematis dan terorganisir tentang
  fenomena keolahragaan yang dibangun
  melalui sebuah sistem penelitian ilmiah
  yang diperoleh dari medan-medan
  penyelidikan.
Disiplin Ilmu Keolahragaan bersandar
pada postulat,asumsi dan prinsip yang
 berbeda sesuai dengan akar rumpun
              disiplin ilmu
Disiplin Ilmu OR rumpun Humaniora
(hermeneutical normative science)
Postulat :
Gerak yg hakikatnya menunjukkan adanya
kehidupan.
Asumsi :
Pengalaman nyata menghasilkan
kematangan dan kedewasaan.
Prinsip :
Pembinaan berlangsung melalui
pelakonan secara langsung.
  Disiplin Ilmu OR rumpun ilmu alam
             (natural science)
Postulat :
 Gerak merupakan fungsi organ tubuh atau
  fungsi fisiologis .
Asumsi :
 Pengulangan membuat fungsi kian
  sempurna.
Prinsip :
 Peningkatan fungsi organ itu terjadi
  memlalui latihan.
  Disiplin Ilmu OR rumpun ilmu sosial
       (social-behaviour science)
Postulat :
 Ativitas tercermin dalam perilaku.
Asumsi :
 Interaksi sosial berbuah pada perilaku
  harmonis dalam hubungan antar orang.
Prinsip :
 Belajar berlangsung melalui aktivitas
  sendiri.
     PENDEKATAN KAJIAN
   KEILMUAN TERHADAP OR
      tinjauan epistemologi
ADA 2 MACAM PENDEKATAN:
1. Pendekatan Interdisiplin
2. Pendekatan kros disiplin
    Pendekatan Interdisiplin
Pengkajian diambil dari berbagai disiplin ilmu
yang relevan, diantaranya adalah:
Anatomi
Fisiologi
Psikologi
Pedagogi
Sosiologi
Kinesiologi
Antropologi budaya
     Pendekatan kros disiplin
Pengkajian dilakukan secara terpadu dalam
    lingkup aspek yang dikaji. Dengan
pendekatan kros disiplin berkembang aspek-
       aspek bidang studi antara lain:

 Kesehatan Olahraga     Pedagogi Olahraga
 Biomekanika Olahraga   Sejarah Olahraga
 Psikologi Olahraga     Filsafat Olahraga
 Sosiologi Olahraga     Perkembangan gerak
                        Belajar gerak
PERKEMBANGAN TERMINOLOGI
       OLAHRAGA
Zaman mesir kuno di kota sparta dan athena memiliki
bentuk aktivitas pendidikan “Gymnastic” yang bertujuan
untuk membentuk tubuh yang baik.
Pada abad ke -18 (1895-1904) muncul istilah “Physical
Culture” buku yang ditulis Charles Wesley Emerson dari
Boston th 1904 yang berarti ilmu dan seni latihan tubuh.
Pada akhir abad ke-19 muncul istilah “Physical Training”
di AS adalah program latihan fisik yang dirancang untuk
meningkatkan kondisi fisik serta keterampilan gerak
militer AS.
Tahun (1893-1906) muncul istilah “Physical Education”
yaitu adanya nilai didik dalam Physical Training.
Di Indonesia ada 2 istilah Pendidikan jasmani diganti
dengan pendidikan olahraga, tahun 2007 s/d sekarang
balik ke penjasor.
Sebagai disiplin akademik di Indonesia menggunakan
nama Ilmu Olahraga.
STUKTUR DASAR ILMU OR
        ADA 3 DIMENSI

     1. Dimensi Theory field
      2. Dimensi research
   3. Dimensi sport disciplines
    Dimensi sport disciplines
 Meliputi berbagai macam cabang olahraga
   yang ada, yaitu:
1. Atletik
2. Senam
3. Renang
4. Sepak bola
5. Bola voli
6. Bola basket, dsb.
         Dimensi research
Wilayah penelitian yang meliputi berbagai
 aspek teoritis maupun empiris yang ada
 dalam fenomena keolahragaan dan
 menjelajahi permasalahan sebagai upaya
 pendalaman dan pengembangan tubuh
 pengetahuan olahraga.
       Dimensi Theory field
Adalah bidang kajian keilmuan, yang meliputi:
Kesehatan Olahraga
Biomekanika Olahraga
Psikologi Olahraga
Sosiologi Olahraga
Pedagogi Olahraga
Sejarah Olahraga
Filsafat Olahraga
Sistematika teory field dibuat oleh
 Haag 1976 di Olympic Scientific
    Cougrress menghasilkan:
Kelompok Humanity, meliputi: Sport Phylosophy,
Sport history, Sport theology
Kelompok biological sciences, meliputi: Sport
medicine, Sport physiology, Sport biomechanics
Kelompok behavioral sciences, meliputi: Sport
pedagogy, Sport psycology, Sport sociology,
Motor learning, Motor Development.
Varia, meliputi kelompok bidang-bidang yang
sulit dikelompokkan, yaitu: Sport management,
Sport infra structure,
        Dimensi AKSIOLOGI
Interdependensi OR dan Pranata Sosial: olahraga telah
berkembang di masyarakat sebagai kekuatan sosial
tidak bisa lepas dari pengaruh ideologi, politik, sosial,
budaya hankam dan agama.
Aplikasi ilmu keolahragaan dalam domain perilaku
gerak: secara langsung dalam domain perilaku gerak
manusia dipengaruhi oleh anthopometrik, kemampuan
teknik gerak dan keterampilan taktis.
Aplikasi Ilmu OR dalam kinerja Profesional:
menghasilkan berbagai profesi seperti : guru, pelatih,
bidang pelatihan olahraga kemasyarakatan, dan bidang
lainnya seperti: bisnis & ekonomi OR, Media Masa &
OR, Rekreasi & OR, Kesehatan & OR.
     TERIMA KASIH

          KITA JUMPA
       MINGGU DEPAN!!!!
http://susnadispd.blogspot.com/

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1582
posted:6/27/2011
language:Indonesian
pages:26