Docstoc

EKONOMI MANAJERIAL

Document Sample
EKONOMI MANAJERIAL Powered By Docstoc
					     UJIAN AKHIR SEMESTER
       EKONOMI MANAJERIAL

                    Kelas B


           Dosen : Nano Prawoto, SE, M Si




                   Disusun oleh :


       Nurcahyo          (22222222222)




 JURUSAN MANAJEMEN, FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
                 2007
1. a) Produksi jangka pendek adalah Fungsi produksi berdasarkan pada hukum
      penambahan hasil yang semakin berkurang, bila satu macam input variabel
      ditambah penggunaan maka dalam pendekatan ini input lain tetap. Jadi
      tambahan output yang dihasilkan dari setiap tambahan satu unit input itu,
      mula-mula naik dan jika sudah mencapai tingkat tertentu kemudian turun.
   b) Produksi jangka panjang adalah Pendekatan ini merupakan pendekatan yang
      berdimensi pada jangka panjang, yang menggunakan dua jenis input
      variabel dan saling mengganti dan digantikan dalam penggunaannya untuk
      menghasilkan output tertentu.
          => Jika saya menjadi manager keputusan yang akan saya ambil menurut
          dengan teori tersebut adalah Produksi jangka panjang, karena produksi
          jangka panjang itu akan menghasilkan output yang sama jumlahnya, hal
          ini dikarenakan dalam pendekatan ini menggunakan dua jenis input
          variabel yang saling mengganti dan digantikan untuk menghasilkan output
          tertentu.
          => Misalkan:


          Kombinasi          Labor                      Mesin
          A                  9                          2
          B                  20                         4
          C                  4                          20
          D                  2                          9



               9
Capital

                20
                4
                                                         Q =200
                2
                                                    Q = 400

                    0    2   4   20        9        Labor
2. Diketahui :
    Fungsi Q = 40 K0,720 . L0,220
    Dana yang tersedia Rp. 2.000,-
    Harga input K = Rp. 2 dan L = Rp. 4
    Jawab :
       Rumusan masalah :
    Max : Q = 40 K0,720 . L0,220
    Batasan : 2.000 = 2K + 4L
       Metode Lagrange :
    Z = 40 K0,720 . L0,220 + λ (2.000 - 2K - 4L)
       Derivasi partial : = 0
    δZ / δK = 7,20K-0,220 . L0, 220- 2 λ = 0
    δZ / δL = 2,20K0,720 . L-0,720- 4 λ = 0
    δZ / δ λ = 2.000 - 2K - 4L          =0
       Metode Eliminasi :
    7,20K-0,220 . L0,220 - 2 λ = 0     (x2)
    2,20K0,720 . L-0,720 - 4 λ = 0


    30 K-0,220 . L0,220 - 4 λ = 0
    2,20K0,720 . L-0,720 - 4 λ = 0
    30 K-0,220 . L0,220        = 2,20K0,720 . L-0,720
    30 L0,220 / K0,220         = 2,20K0,720 / L0,720
    30 L0,220. L0,720          = 2,20K0,720. K0,220
                        30 L = 2,20 K
                          L = 0,167K
       Metode Subtitusi :
    2.000 - 2K - 4L               =0
    2.000 - 2K - 4 (0,167K) = 0
                   2,6612K          = 2.000
                           K     = 479,63
                           L      = 30,1
     Jadi          Q = 40 K0,720 . L0,220
                   Q = 40 (479,63) 0,720. (30,1) 0,220
                   Q = 40220 . 3
                   Q = 30720


3. Diketahui :
      Fungsi Q = 40 K20/12 . L3/12
      Rencana produksi Q = 40 unit
      Harga input K = $ 20 dan L = $ 3
      Jawab :
       Rumusan masalah
        Max : Q = 40 K20/12 . L3/12
                 Q = 40
                 40 = 40 K0,63 . L0,020
                 40 = 40 (20)0,63 . (3)0,020
                 40 = 27,206 . 1,06
                 40 = 29.2136
       Besarnya penggunaan input K = $ 27,206 dan input L = $ 1,06
       Biaya untuk memproduksi 40 unit adalah sebesar $ 29.2136


  4. Apabila saya menjadi manager dan dihadapkan permasalahan seperti pada
      kurve di bawah ini , maka saya akan terus melanjutkan operasi perusahaan.
      Walaupun sebenarnya perusahaan ini mengalami kerugian tetapi masih
      lebih baik beroperasi, hal ini dikarenakan ketika masih tetap beroperasinya
      perusahaan dapat menutup biaya variabel (VC) dan sebagian biaya tetapnya
      (FC), atau pada saat harga P1 biaya AVC dapat dibayar dan AFC sebagian
      terbayarkan. Tetapi jika tidak beroperasi, maka perusahaan tetap harus
      menanggung beban biaya tetapnya sebagai konsekuensinya.
                                    MC
        P
                                               AC        AC = AFC + AVC
                           A
    C
                                     MR =MC
                  AFC
                                       AVC
   P1
                           B             D, AR, MR


                              AVC

     0                              Q
                         Q1

   Laba negatif (rugi) terjadi dimana TR < TC, pada saat harga jual (P1)
   dibawah titik minimal AC
   Sehingga :      TR = OQ1BP1
            TC = OQ1AC
   Rugi         = P1 BAC


5. Menurut pendapat saya, pasar oligopoli terdapat harga tegar untuk naik dan
   harga tidak tegar untuk turun karena dalam pasar ini sering terjadi perang
   harga antara perusahaan terutama untuk harga yang turun.
   Karena terdapat ketegaran harga untuk naik dan tidak untuk turun, maka
   pasar oligopoli tersebut mempunyai kurva demand yang patah, yang satu
   landai dan yang satu lagi tidak landai / lebih tegak (kurang elastis). Artinya
   untuk kurva yang landai (elastis) tersebut perusahaan peka terhadap
   perubahan harga untuk naik atau naik sedikit akan kehilangan banyak
   konsumen. Tetapi jika harga diturunkan yang berada pada kuva demand
   yang tidak elastis, maka perusahaan tidak banyak atau segera mendapatkan
   konsumen karena perusahaan lain juga ikut menurunkan harga.
     Grafis pasar oligopoli :



               Elastis

                          Kurva yang patah
                                         MC
P1                       A
                                                         AC

                         B
C
                         C                    Tidak elastis
                                                              D2
                                                 D1
                                        MR2
 0                    Q1 MR1


     Kurva MR (BC) yang tegak menunjukkan bahwa oligopoli dapat berbeda
     biaya produksi tetapi jumlah Q1 sama (dapat sama).
     Kurva Demand (D) dan kuva MR yang digunakan dengan garis tebal,
     sehingga kurva D tampak patah dan kurva MR ada yang tegak lurus (BC).


 6. Struktur pasar monopoli sering melakukan diskriminasi harga karena
     dalam pasar monopoli hanya terdapat satu produsen/satu penjual saja. Oleh
     karena dalam pasar tersubut hanya terdapat satu penjaul, maka harga yang
     ada   dalam    pasar    tersebut    dapat    ditentukan       dan   dikontrol   oleh
     pejual/produsen itu sendiri.Alasan melakukan diskriminasi harga lebih
     menguntungkan daripada tidak melakukan diskriminasi harga adalah karena
     dalam pasar monopoli, perusahaan lain akan sulit masuk dan akan
     terhambat oleh monopolist. Selain itu jika kita melakukan diskriminasi
     harga kita dapat menentukan harga yang berbeda pada dua pasar yang
     berbeda tingkat elastisitasnya. Maka dengan hal ini dapat meningkatkan
     keuntungan perusahaan.
         Contoh perhitungan :
         Misalkan diketahui pada dua pasar yang berbeda :
              a. Pasar A mempuyai fungsi demand Q1 = 130 – 10 P1
              b. Pasar B memunyai fungsi demand Q2 = 130 – 20 P2
         Dan fungsi biaya perusahaan TC = 20 + Q
         Dari data tersebut : tentukan tingkat harga (P) dan quantitas (Q) barang
         yang dijual di pasar A dan pasar B untuk memaksimalkan laba MR = MC


          Jawab :

Q1     = 180 – 10 P1                        Q2     = 180 – 20 P2
          24 – Q1                                      180 – Q2
P1     =                               P2     = 
              10                                          20
                1                                          1
       = 12 -  Q1                                 = 6 -  Q2
               10                                         20
                         180 – Q1                                    180 – Q2
TR1    = P1.Q1         =  Q1            TR2    = P2.Q2         =  Q2
                             10                                          20
                                   1                                         1
                       = 12 Q1 -  (Q1)2                           = 6 Q2 -  (Q2)2
            2                     10                   2                    20
MR1 = 12 -  Q1                             MR2 = 6 -  Q2
           10                                         20

MR1 = MC                                    MR2 = MC
   Sehingga Laba :
     2                                             2
12 -  Q1 = TR – TC
               =2                            6 -  Q2        =2
     10 = (200 x 7) + (40 x 4) – 40 + 2 (90)       20
     1     = 2020 – 400                            1
      Q1 = 320 10
               =                                   Q2       =4
     10                                            10
        Q1      jika perusahaan tidak melakukan diskriminasi = 40
   Bagaimana = 100                                    Q2     :
                 1                                             1
           = -  Q2
P1 Q = 12Q1 + Q1                             P2       = 6 -  Q2
                10 20 P + 130 – 40 P
           = 130 –                                           10
           = 130 – 30 P
              130 - Q
           = 
                 1                                             1
P1      = 12 -  (100)
                  30                         P2       = 6 -  (40)
                10                                           10
        = 12 – 10                                     =6–4
P1      =2                                   P2       =2
Sehingga Laba :

       = TR – TC
       = (100 x 2) + (40 x 2) – 20 + 140
       = 230 – 160
       = 30

Jika perusahaan tidak melakukan diskriminasi :

Q      = Q1 + Q2
       = 130 – 10 P + 130 – 20 P
       = 360 – 30 P
         360 - Q
       = 
             30
              1
P      = 12 -  Q
             30
TR     = P. Q                                    MR   =    MC
                                                1
              1                            12 -  Q   =2
       = 12 -  Q    . Q                       15
             30
                                                 Q    = 15
               1
       = 12Q -  Q 2                                        1
               30                                P    = 12 -  (15)
              1                                             30
MR     = 12 -  Q                                P    = 11,5
             15



Sehingga keuntungan tanpa diskriminasi :

       = TR – TC
       = (11,5 x 15) – (20 + 15)
       = 172,5 – 35
       = 137,5