perawatan pc

Document Sample
perawatan pc Powered By Docstoc
					                                        PERAWATAN PC


         Berikut sejumlah kiat sederhana bagaimana sesekali kita dapat memanjakan PC dengan
melakukan perawatan pc, perawatan laptop atau perawatan notebook dan perawatan periferal. dengan
metode perawatan PC yang baik maka akan kita dapatkan performa pc yang selalu terjaga setiap
waktu.
Pertama, bersihkan PC dari debu. Aktivitas ini memang terkesan sepele sekali. Jangan lupa, sebagai
negara beriklim tropis dengan tingkat kelembapan tinggi, cuaca di Indonesia sangat mengundang debu.
Gunakan kain lembut untuk mengelap peranti PC. Pada celah kecil yang sulit dicapai, pakailah cotton
bud. Noda yang agak sulit dihilangkan seperti akibat tumpahan kopi pada keyboard, bisa coba
dihilangkan dengan tisu lembap yang tidak terlalu basah.
Kedua, “bongkar” semua yang tersembunyi dari keyboard. Celah tidak beda dengan sofa. Keduanya
sama-sama menyimpan segudang benda dan kotoran. Kalau dibongkar maka di balik sebuah keyboard
tersembunyi begitu banyak jenis noda kotoran yang luar biasa. Kian tebal kotoran di balik celahnya,
kian sulit tombol difungsikan.
Ketiga, jangan melupakan printer. Sesekali bukalah semua peranti printer agar udara segar masuk ke
dalamnya dan kelembapan bisa ditekan. Untuk membersihkan bagian luar printer, gunakan kain
lembap.
Keempat, sayangilah monitor Anda. Agar pandangan ke layar monitor bisa optimal, bersihkan layar
dengan teliti, bukan asal bebas debu dengan bulu ayam atau kain kering. Lepaskan semua kabel yang
melekat di monitor. Lap dengan teliti dan perlahan sampai debu terkecil hingga cetakan sidik jari
hilang dari permukaannya.
Kelima, jangan lupakan mouse. Bagian bawah mouse yakni roller ball perlu mendapat perhatian
ekstra. Roller ball yang kotor dapat mempersulit gerakan mouse dan berimbas pada kursor. Untuk
mouse optik tinggal membersihkan bagian bawah mouse yang di lewati sinar.
                                   PERAWATAN PROCESSOR


Processor sebagai otak utama pada komputer juga dapat menyebabkan masalah untuk komputer, salah
satunya karena terjadi panas berlebih (overheating) sehingga dapat membuat komputer sering restart
dan mungkin mati tiba-tiba. Untuk itu, diperlukan beberapa tips untuk menjaga suhu processor, dengan
memastikan pendingin processor (headsink) dan fan dapat bekerja dengan baik.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan processor :

      Pastikan bagian atas prosesor Anda telah diolesi dengan thermal paste. Thermal Paste atau
       Thermal Grease adalah bahan gel yang berfungsi untuk mengangkat panas dari prosesor ke
       headsink. Untuk thermal paste yang berwarna silver memiliki kualitas lebih baik ketimbang
       yang berwarna putih.
      Pastikan casing memiliki jalur sirkulasi yang lancar, karena casing yang kurang sirkulasi akan
       menyebabkan komponen hardware didalamnya, termasuk processor, menjadi lebih cepat panas.
      Rapikan kabel-kabel, terutama kabel tipe ATA yang berukuran lebih besar dan lebar
       dibandingkan kabel SATA. Kabel yang rapi dapat memperlancar aliran udara dalam casing.
      Untuk komputer pribadi, mungkin Anda adpat membuka penutup casing, untuk efektivitas
       kelancaran sirkulasi udara, walaupun mungkin tidak sesuai dengan nilai estetika dan tidak enak
       dilihat karena hardware di dalamnya tampak dari luar.

Berikut tips utama untuk merawat processor :

      Putuskan hubungan atau kontak listrik dari komputer Anda. Diamkan beberapa saat agar
       headsink lebih dingin, kemudian buka headsink dan kipas dari processor.
      Pisahkan kipas dan headsink, lalu bersihkan kipas dengan kain basah. Bersihkan celah headsink
       dari debu, atau cuci dengan menggunakan kuas atau sikat yang lembut. Keringkan headsink
       dan usahakan tidak ada sisa air di celah headsink agar tidak konslet.
      Pasang lagi kipas dengan headsink, lalu pasangkan keduanya ke processor seperti sediakala.
      Anda dapat melakukan perawatan 3 bulan sekali, terutama dalam ruangan yang ber-AC.
       Namun, jika lingkungan banyak debu, perawatan dapat dilakukan setiap sebulan sekali.
                                     Cara Merawat RAM PC


siapkan   penghapus   kertas   dan   kuas..Jangan   lupa   cabut   kabel   power   dari   STEKER,
Pertama cabut RAM (DDR/SDR) di PC anda, Selanjutnya bersihkan benkRAM/tempat melekatnya
RAM(memori) anda dengan kuas, untuk RAM yang tidak terbaca atau terbaca sebagian, siapkan
penghapus pensil, gosok bagian tembaga yang berwarna yang digunakan untuk menempelkan pada
MOTHERBOARD sampai benar-benar tidak ada kotoran atau ada bekas karat. Setelah selesai
tempelkan kembali RAM ke PC, lalu hidupkan PC anda
                                   Perawatan Operating System


- Melakukan Back up data dan file-file penting pada waktu yang terjadwal
- Melakukan clean up dengan menghapus semua file temporer, seperti: *.tmp, *.chk, ~*.*, file-file
  dari recycle bin, web browser history dan temporary internet files.
- Melakukan scandisk
- Melakukan defragmentasi file
- Melakukan checking dan updating anti virus
                                              Sejarah Linux


       Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi
yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix
dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada
PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix.
Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai. Kemudian pada tahun 1991 ia
membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix,
Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds
mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.
       Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix.
Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer
lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya
bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make. Saat Linux 1.0 diluncurkan
pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive
multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric
multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). Linux bahkan memiliki
maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijeaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan
ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”.
       Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya.
Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai
Macintosh. Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejumlah distributor (seperti RedHat,
Caldera, dsb) yang berkompetisi untuk berebut pangsa pasar. Oleh karena itu dibentuk kelompok
bernama Linux Standard Base. Kelompok ini bekerja untuk memastikan bahwa beragam distribusi
Linux yang ada tetap bisa menjalankan aplikasi yang sama dan saling berinteroperasi. Saat ini ada
tujuh distribusi Linux paling terkenal, yaitu :
1. RedHat Linux, distributor paling populer di AS dan salah satu yang paling mudah digunakan.
2. Mandrake Linux, distributor yang menambahkan update dan patch untuk RedHat Linux.
3. Caldera Open Linux, distibrusi Linux dengan instalasi dan lingkungan pengguna berbasis grafis
yang bagus.
4. Suse Linux, distribusi Linux paling populer di Eropa yang juga menyediakan perangkat instalasi dan
panduan berbahasa Indonesia.
5. Slackware Linux.
6. Debian GNU/Linux.
7. TurboLinux, distribusi Linux paling populer di Asia yang menyediakan dukungan untuk set karakter
khusus Asia.


Catatan :
Distributor Linux masih banyak lagi. Yang mana yang terbaik tergantung dari kenyamanan pengguna.
Masing-masing mempunyai kelebihan dan kelemahan sendiri.


Kemampuan LINUX
  Multiuser
  Multiprocessor
  Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan (background)
  MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
  Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
  Local dan Network File System
  Security, login dengan password, ownership, group
  X-Window System

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: perawatan
Stats:
views:253
posted:6/22/2011
language:Indonesian
pages:6