Docstoc

Tugas Bahasa Indonesia 1

Document Sample
Tugas Bahasa Indonesia 1 Powered By Docstoc
					                      Kerangka Karangan
                Tugas 1 Bahasa Indonesia




                             Ahli Program
                           Teknik Elektro NR


             1. Ganjar Sulaksono                           5115099150




                    Universitas Negeri Jakarta
SI Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik / Jurusan
             Teknik Elektro Non Reg
  Kampus universitas negeri jakarta Jl.Rawamangun muka,Jakarta 13220. Email : unj_elektro@yahoo.com
Tugas Bahasa Indonesia 1

Kerangka karangan skripsi

Bab I. Pendahuluan

A. Latar Belakang Masalah

Kebakaran merupakan situasi atau kondisi yang sangat tidak diinginkan dan merugikan
orang banyak, khususnya si pemilik rumah/pabrik/wilayah tertentu, dan biasanya terjadi
karena percikan api atau gesekan listrik yang mengakibatkan konsetling, bahkan dari
kelalaian manusia itu sendiri. Dari hal diatas kesemuanya dapat menyebabkan kebakaran
akan tetapi tidak akan terjadi jika kita mempunyai suatu alat pendeteksi untuk
mengetahui gejala-gejala tersebut. Oleh karena itulah penulis ingin agar semua
perusahaan/pabrik/industry kecil ataupun masyarakat dapat merasa aman dari bahaya
kebakaran yang sewaktu-waktu dapat mengancam siapa saja dengan mencoba membuat
alat pendeteksi kebakaran dengan melihat dari gejala-gejala kebakaran tersebut, seperti
suhu, asap, cahaya, dan api. Alat pendeteksi kebakaran ini menggunakan IC
mikrokontroler tipe AT89S51, karena IC ini tergolong murah dan mudah dalam
penggunaanya. Berdasarkan uraian diatas mka penulis mencoba memberikan sumbangsih
ke masyarakat luas dan sebagai pengaplikasian ilmu pengetahuan dalam bidang
elektronika yang telah dimiliki.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan maka timbul permasalahan-
permasalahan sebagai berikut :

           1. Bagaimana alat pendeteksi kebakaran yang efektif digunakan saat ini ?

           2. Bagaimana pengaruh sensitifitas sensor terhadap kerja alat ?

           3. Bagaimana system kerja alat pendeteksi kebakaran itu ?

           4. Dll.

C. Pembatasan Masalah

Karena begitu banyak cakupan masalah dalam penelitian ini, maka perlu pembatasan
masalah yaitu : cara membuat alat pendeteksi kebakaran dengan sensor terpadu
berbasiskan mikrokontroler AT89S51 yang kemudian dapat mengkontrol kerja peralatan
system penanggulangan bahaya kebakaran yaitu mengaktifkan buzzer, pintu darurat,
kipas, dan menyemprotkan air saat terjadinya kebakaran.
D. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, identifikasi, dan pembatasan masalah, maka dirumuskan
masalah sebagai berikut : bagaimana cara membuat alat pendeteksi kebakaran dengan
sensor terpadu berbasiskan mikrokontroler AT89S51 ?

E. Tujuan Penelitian

           1. Membuat rangkaian pemadam kebakaran dengan mempergunakan sensor
           suhu, kepekatan asap, dan api.

           2. Dll.

F. Kegunaan Penelitian

           1. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi masyarakat luas dalam
           menjaga keamanan rumah/lingkungan dariterjadinya bahaya kebakaran.

           2. Dll.

Bab II. Deskripsi Teori dan Kerangka Berpikir

A. Deskripsi Teori

           1. Kebakaran

               a. Definisi

               b. Sebab-sebab timbulnya kebakaran

               c. Pengenalan kelas-kelas kebakaran

               d. Pencegahan dan penanggulangan kebakaran

               d.1 prinsip pemadaman kebakaran

               d.2 pencegahan kebakaran

               d.2.1 fire detection system

               d.2.2 fire hydrant system

               d.2.3 fire sprinkler system

               d.2.4 halon system
                  d.2.5 portaste fire extinguisher

2. system mikrokontroler

a. mikrokontroler atmel keluarga 51 (MCS-51)

b. fungsi pin-pin mikrokontroler

c. organisasi memori

d. program status word

e. stack pointer

f. data pointer

        3. set instruksi

                  a. Instruksi aritmatika

                  b. Instruksi logika

                  c. Instruksi transfer data

                  d. Look up tastes

                  e. Instruksi Boolean

                  f. Instruksi percabangan

                  g. jump taste

                  h. subrutin dan interupsi

                  i. conditional jump

        4. rangkaian sensor

                  a. Sensor suhu

                  b. Sensor asap

                  c. Sensor api

        5. integrated circuit (IC)
              a. Op-AMP / penguat operasional

              b. Pengubah A/D

              c. IC ULN2003AP

       6. rangkaian driver output

              a. Motor DC

              b. Relay

              c. Buzzer

              d. Pompa air aquarium

B. Kerangkan Berpikir

Bab III. Metodologi Penelitian

A. Tujuan operasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat alat pendeteksi kebakaran terprogram
berbasis mikrokontroler AT89S51.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di rumah laboratorium jurusan teknik elektronika Fakultas
Teknik Universitas Negeri Jakarta dan laboratorium BTMP, BPPT serpong,sedangkan
waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2004/2005.

C. Metode Penelitian

Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimen laboratorium.

D. Instrumen Penelitian

Dalam penelitian ini instrumen-instrumen penelitian adalah alat-alat ukur yang digunakan
selama pembuatan dan pengujian alat dibuat.

E. Pelaksanaan Penelitian

1. Proses pembuatan alat

              a. Pembuatan skema rangkaian dan jalur PCB
               b. Perakitan komponen

               c. Pembuatan program

2. Prinsip kerja blok rangkaian

               a. Rangkaian system minimum AT89S51

               b. Rangkaian ADC 0808

               c. Rangkaian sensor suhu, asap, dan api

               d. Rangkaian driver output

F. Pengujian blok rangkaian

1. Pengujian rangkaian ADC 0808

2. Pengujian rangkaian sensor suhu

3. Pengujian rangkaian sensor asap

4. Pengujian rangkaian sensor api

5. Pengujian rangkaian driver output dan plant

Bab IV. Hasil Penelitian

A. Hasil pengujian

               1. Hasil pengujian rangkaian ADC 0808

               2. Hasil pengujian rangkaian sensor suhu

               3. Hasil pengujian rangkaian sensor asap

               4. Hasil pengujian rangkaian sensor api

               5. Hasil pengujian rangkaian driver output dan plant

B. Analisis hasil penelitian

               1. Pengujian rangkaian ADC 0808

               2. Pengujian rangkaian sensor suhu
                3. Pengujian rangkaian sensor asap

                4. Pengujian rangkaian sensor api

                5. Penguuian rangkaian driver output dan plant

Bab V. kesimpulan, implikasi, dan saran

A. Kesimpulan

Alat ini memiliki beberapa fungsi yaitu mendeteksi perubahan suhu, kepekatan asap, dan
timbulnya api yang ada pada suatu ruangan, memberikan peringatan dengan buzzer,
melakukan pemadaman dengan proses sprayer air, mengeluarkan asap pada mangan saat
tejadinya kebakaran dengan pengaktifan kipas dan membuka pintu darurat secara
otomatis.

B. Implikasi

Alat pendeteksi kebakaran ini dapat dijadikan sebagai salah satu solusi dalam
memberikan keamanan pada suatu ruangan atau gedung dari terjadinya bahaya
kebakaran, akan tetapi alat ini masih perlu untuk dikembangkan lebih lanjut sesuai
dengan kebutuhan. Dalam hal ini dapat dikembangkan dalam memodifikasikan program
pada kondisi-kondisi tertentu.

C. Saran

Berisikan saran penulis untuk para pembaca atau untuk para mahasiswa dalam hal
perbaikan atau pengembangan alat pendeteksi kebakaran ini.



DAFTAR PUSTAKA

               www.toshiba.com
               www.national.com
               www.caltron.com
               www.atmel.com
               Annur, Ariza. 2003. Sistem Alarm Kebakaran Serta Pemadamannya.
                Jakarta.
               Eko.Putra, Agfianto. 2002. Teknik Antarmuka Komputer. Yogyakarta.
                Graha Ilmu.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:286
posted:6/19/2011
language:Indonesian
pages:7