Bahan Ajar Dasar Rangkaian listrik by MahmudienPepes

VIEWS: 532 PAGES: 5

									Rangkain listrik: suatu kumpulan elemen atau komponen listrik
dengan cara - cara
tertentu dan mempunyai paling sedikit satu lintasan tertutup
Elemen listrik ada 2 macam yaitu:

1. Aktif: menghasilkan energi sumbertegangan dan sumber arus
2. Pasif: tidak dapat menghasilkan energi, tetapi menyerap energi
atau menyimpan energi

Elemen berdasarkan jumlah terminalnya:
1. Elemen listrik 2 terminal: Sumber tegangan(V), sumber arus(A),
Resistor(R), induktor(L), kapasitor(C)

2. Elemen listrik lebih dari 2 terminal: Transistor dan IC

ARUS

Kuat Arus ialah banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui
suatu penghantar kawat


     V
I=
     R
Dimana :

I        = Kuat Arus (A)
V        = Tegangan atau Beda Potensial (V)
R        = Hambatan listrik (Ω)
Macam arus:
1. Arus searah (direct
current/DC):
arus yang mempunyai
polaritas tetap atau konstan
terhadap waktu.


2. Arus bolak balik
(alternating current/ AC);
arus yang mempunyai nilai
polaritas berubah
terhadap waktu.




TEGANGAN
Dua macam istilah tegangan:

1. Tegangan turun/ voltage drop
jika dipandang dari potensial lebih tinggi ke potensial lebih
rendah A ke B
Vab: 5volt




2. Tegangan naik / voltage rise
jika dipandang dari potensial rendah ke potensial
tinggi    B ke A
Vab: - 5volt
Potensial tinggi      = banyak muatan positifnya
Potensial rendah      = banyak muatan negatifnya

V=I.R

Dimana:

V         = Tegangan atau Beda Potensial (V)
I         = Kuat Arus (A)
R         = Hambatan (Ω)


HAMBATAN

Hambatan listrik (Resistan) ialah sifat suatu benda yang sangat
menentukan besar kecil kuat arus listrik yang melalui benda
tersebut. Satuan hambatan dalam Sistem Internasional (SI) ialah
ohm.

     V
R=
     I

Dimana :

R    = Hambatan (Ω)
V    = Tegangan atau Beda Potensial (V)
I    = Kuat Arus (A)

                           Gambar rangkaian tertutup, rangakaian
                           tertutup dapat mengalir pada beban dan juga
                           pada sumber. Pada beban, arus mengalir dari
                           kutub positif menuju kutub negative.
                           Sedangkan di dalam sumber, arus mengalir
                           dari kutub negatif positimenuju kutub
                           positif.
ENERGI LISTRIK

Energi listrik ialah energi yang dimiliki oleh suatu konduktor
(penghantar listrik yang baik) yang bermuatan listrik.

Energi listrik dapat berubah menjadi energi lain misalnya menjadi :
  - energi panas pada setrika listrik
  - energi cahaya pada lampu pijar
  - energi mekanik pada motor listrik

besarnya energi listrik ditunjukan dengan rumus :

W=VIt

Dimana :

W    = Energi listrik (J)
V    = Tegangan atau Beda Potensial (V)
I    = Kuat arus (A)
t    = Waktu (detik)
DAYA LISTRIK

Daya listrik (P) ialah banyaknya energi (usaha) listrik yang terjadi
setiap detik.

Persamaan untuk daya listrik :

     W
P=       =VI
     t
Dimana :

P    = Daya listrik(Joule per detik(J/dt), (Watt (W),
     (Voltampere (VA)
W    = Energi listrik (J)
t    = Waktu (detik)
V    = Tegangan atau Beda Potensial (V)
I    = Kuat Arus (A)

								
To top